Makalah

Akhlak
dosen Pembimbing: Drs.Hassanuddin,MA

di susun oleh: Muhamad Ananda Indirwan Npm: 1007210097 kelas: IIIc (teknik sipil)

Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara
Tahun ajaran: 2010-201
1

KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan, sehingga makalah yang berjudul AKHLAK ini dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. Sholawat dan salam atas junjungan alam Nabi besar Muhammad SAW yang telah memberikan teladan dan panutan kepada ummat Manusia di dunia. Ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam penyusunan makalah ini, yang telah memberikan ilmunya sehingga makalah ini dapat terselesaikan walaupun masih jauh dari kesempurnaan. saya berharap adanya kritik dan saran dari saudara dan saudari sekalian, Akhir kata Wassalamualaikum Wr. Wb

2

.......................................................................................... . . Rumusan Masalah .................. Daftar isi .................. Akhlak islami dalam kaitannya dengan status pribadi.............................................................. Kesimpulan ......................................... B............ Sumber dan ciri-ciri akhlak islami......... 4 4 5 BAB II PEMBAHASAN . Pribadi sebagai Anak ......................................... KATA PENGANTAR .... 1..................................... ........ 5..................................................... ............................ 1...................... 4................................................................................ 2......................... Saran ............................................... 24 24 24 25 3 .. apa itu akhlak.....DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................. Pengertian akhlak 1.............. 10 13 14 17 20 21 23 7.............................................. 2............................... Akhlak Da’I/ Mubaligh ............................................... Latar Belakang .......... ........................................... Akhlak kepada Anggota Masyarakat/ Jama’ah ............................................................................................... A.. Pribadi sebagai Hamba Allah . 2........................................... DAFTAR ISI .......................................... 6.......................... 2................................. Akhlak Pemimpin ...... BAB III PENUTUP ..................................................................... Akhlak Mahmudah dan Mazmumah...... 3........ 3 Akhlak Pada Ayah dan Ibu ........ II III BAB I PENDAHULUAN ....... Akhlak Pribadi 10 6 6 7 1..........................................

Kita misalnya mengatakan orang itu baik dan orang itu buruk. 4 . sifat baik dan buruk. Latar Belakang akhlak merupakan dua istilah yang banyak digunakan untuk menentukan suatu perbuatan yang dilakukan seseorang. ukuran untuk menilai baik dan buruk. sehingga dikatakan bahwa ilmu akhlak ini membahas tentang tingkah laku dan perbuatan manusia dan menetapkannya baik atau buruk. serta pandangan islam mengenai baik dan buruk nya suatu akhlak. Pembahasan masalah ini kita masukkan. Masalahnya apakah yang disebut baik dan buruk itu? Dan apa ukuran atau indicator yang dapat digunakan untuk menilai pebuatan itu baik atau buruk? Dan apakah baik dan buruk itu merupakan sesuatu yang mutlak atau relative? Dan bagaimana pandangan islam terhadap baik dan buruk berikut hal-hal yang tekait dengan keduanya itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dicarikan jawabannya sehingga pada saat kita menilai sesuatu itu baik atau buruk memiliki patokan atau indicator yang pasti. Untuk itu pada makalah ini akan dibahas pengertian akhlak.BAB I Pendahuluan 1.

Bagaimana penentuan akhlak baik dan buruk ? c. Apakah pengertian akhlak ? b. yaitu: a.2. Bagaimana sikap baik dan buruk nyasuatu akhlak? ? d. Bagaimana baik dan buruk nya akhlak dalam ajaran Islam ? 5 . Rumusan Masalah Pada makalah ini penulis mengemukan beberapa permasalahan.

tingkah laku atau tabiat. jamak dari khuluqun ‫ خل ُق‬yang menurut ٌ ُ bahasa berarti budi pekerti. yang juga erat ٌ َ hubungannya dengan khaliq ‫ خال ِق‬yang berarti pencipta. maka kebiasaan itu dinakamakan akhlak. Ahmad Amin memberikan definisi. bahwa yang disebut akhlak “Adatul-Iradah” atau kehendak yang dibiasakan. dengan tidak memertrlukan pertimbangan pikiran(lebih dahulu)”. Kata tersebut mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan khalqun ‫ خل ْق‬yang berarti kejadian.BAB II PEMBAHASAN 1. Prof. perangai. Pengertian Akhlak Kata “Akhlak” berasal dari bahasa arab. bahwa yang disebut akhlak ialah kehendak yang dibiasakan. Definisi ini terdapat dalam suatu tulisannya yang berbunyi: ً َ َ َ َ ُ ُ ْ ْ ُ ُ‫ع َرف ب َعْضهُم الخل ُقَ ب ِأن ّه عاد َة ُ ا ْلراد َةِ ي َعْنى أ َن ا ْلراد َة َ ا ِذا اع ْتاد َت شي ْأ فَعاد َت ُها ه ِي ال ْمسماة‬ ِ َ َ ّ َ ُ َ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ِ ‫بال ْخل ُق‬ ِ ُ ِ Artinya: “Sementara orang membuat definisi akhlak. Imam Al-Ghozali mengemukakan definisi Akhlak sebagai berikut: َ ‫ا َل ْخل ُقُ عبارة ٌ ع َن هَي ْئ َةٍ فى الن ّفس راسخةٍ ع َن ْها ت َصد ُر ا ْلفْعال ب ِسهُوْل َةٍ وَي ُسرٍمن غ َي ْرِ حاجةٍ ا ِلى‬ َ ِ َ ِ ْ ُ ِ َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ َ ْ ِ ْ ْ َ َ ِ ٍ‫فِك ْرٍ وَروِي ّة‬ ُ Artinya: Akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatanperbuatan dengan mudah. Artinya bahwa kehendak itu bila membiasakan sesuatu. ْ َ ٌ Secara epistemologi atau istilah akhlak bisa diartikan berbagai perspektif sesuai dengan para ahli tasawuf diantaranya : Ibnu Maskawaih memberikan definisi sebagai berikut: َ ‫حال للن ّفس داعي َة لهَا َ ا ِلى ا َفْعال ِها من غَي ْرِ فِك ْرٍ وَروِي ّة‬ ٌ ِ َ ِ ْ ِ ً َ ٍ ُ ْ ِ َ َ Artinya: “Keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pikiran (lebih dahulu)”. Dr.” 6 . demikian pula dengan akhluqun ٌ َ ‫ مخل ُوْق‬yang berarti yang diciptakan.

Sumber tersebut merupakan batasan-batasan dalam tindakan sehari-hari bagi manusia. 2. Ada yang menjelaskan arti baik dan buruk. Sehingga Prof. Dinyatakan dalam sebuah hadits Nabi: ّ َ َ َ ٍ ‫ع َن ا َن َس ب ْن ما َل ِك قال الن ّبى صلى الله ع َل َي ْهِ وَسل ّم : ت َرك ْت فِي ْك ُم ا َمري ْن ل َن ت َضل ّوا ما َ ت َمسك ْت ُم‬ ّ ّ َ ْ ُ َ َ َ ُ ْ ِ ْ ِ َ ْ ْ ْ ِ ِ ِ‫ب ِهِما ك ِتاب اللهِ وَسن ّة وَرسوْل ِه‬ َ َ ُ َ َ ُ َ Artinya: 7 . yakni bertitik tolak dari akidah yang diwahyukan Allah pada nabi/Rasul-Nya yang kemudian agar disampaikan kepada umatnya. Kita telah mengetahui bahwa akhlak islam adalah merupakan system moral/akhlak yang berdasarkan islam. karena merupakan system akhlak yang berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan. Sumber dan Ciri-Ciri Akhlak Islami Persoalan “Akhlak” di dalam islam banyak dibicarakan dan dimuat pada Al-Qur’n dan Al-Hadits. Memberi informasi kepada umat. Masingmasing dari kehendak dan kebiasaan ini mempunyai kekuatan. Memang sbagaimana disebutkan terdahulu bahwa secara umum akhlak/moral terbagi atas moral yang berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan dan kehidupan akhirat dan kedua moral yang sama sekali tidak berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan. apa yang semestinya harus diperbuat dan bagaimana harus bertindak. dasar/sumber pokok daripada akhlak islam adalah Al-Qur’an dan Al-Hadits yang merupakan sumber utama dari agama islam itu sendiri. maka tentunya sesuai pula dengan dasar daripada agama itu sendiri. moral ini timbul dari sumber-sumber sekuler.Makna kata kehendak dan kata kebiasaan dalam penyataan tersebut dapat diartikan bahwa kehendak adalah ketentuan dari beberapa keinginan manusia setelah bimbang. Kh. Dengan demikian. dan gabungan dari kekuatan dari kekuatan yang besar inilah dinamakan Akhlak. Bahkan berdekatan artinya satu dengan yang lain. Akhlak islam. tanpa memerlukan pertimbangan pikiran terlebih dahulu”. benar atau salah. Sehingga dengan mudah dapat diketahui. apakah perbuatan itu terpuji atau tercela. tetapi sebenarnya tidak berjauhan maksudnya. sedang kebiasaan ialah perbuatan yang diulang-ulang sehingga mudah melakukannya. Farid Ma’ruf membuat kesimpulan tentang definisi akhlak ini sebagai berikut: “Kehendak jiwa manusia yang menimbulkan perbuatan dengan mudah karena kebiasaan. Sekalipun ketiga definisi akhlak diatas berbeda kata-katanya.

Keyakinannya akan hari kemuadian/pembalasan. Dalam islam. yaitu Kitab Allah dan Sunah Rasul-Nya”. b. Tuntutan moral sesuai dengan bisikan hati nurani . yang apabila kamu berpegang kepada keduanya. Tujuan hidup setiap muslim. dengan segala pengabdiannya kepada Allah. d. diinterprestasikan oleh ulama mujtahid. maka tidak akan tersesat. membawa konsekuensi logis. dalam kehidupan masa kini maupun yang akan datang. Ia member sangsi terhadap moral dalam kecintaan dan kekuatannya kepada Allah. untuk mencapai keridhaan-Nya. hidup sejahtera lahir dan batin. Nasir menyebutkan bahwa Akhlak Islam berkisar pada: a. agung dan teguh. yang menurut kodratnya cenderung kepada kebaikan dan membenci keburukan. Memang tidak disangsikan lagi dengan bahwa segala perbuatan/tidakan manusia apapun bentuknya pada hakikatnya adalah bermaksud untuk mencapai kebahgiaan (saadah). Ajaran Akhlak Islam meliputi segala segi kehidupan manusia berdasrkan asas kebaikan dan bebas dari segala kejahatan. dengan janji dan sangsi Illahi yang Maha Adil. sebagai disebutkan oleh Abul A’la Maududi bahwa system moral/akhlak ada yang berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan dan kehidupan setelah mati. Sehubungan dengan Akhlak Islam. Islam tidak moral yang baru. berasaskan darI Al-Qur’an dan Al-Hadits. Islam tidak hanya mengajarkan tetapi menegakkannya. 8 . dapat dicapai dengan jalan menuruti perintah Allah yakni dengan menjahui segala larangan Allah dan mengerjakan segala perintah-Nya. ialah menghambakan dirinya kepada Allah. Drs. Dengan keyakinannya terhadap kebenaran wahyu Allah dan sunah Rasul-Nya. Sedangkan saadah menurut system moral/akhlak yang agamis(islam). yang bertentangan dengan ajaran dan jiwa islam. budi pekerti merupakan refleksi iman dari seseorang sebagai contoh(suri tauladan) yang pas dan benar ialah Rasullah Saw. e. sebagai standard dan pedoman utama bagi setiap moral muslim. c. Sahilun A.“ Dari Anas Bin Malik berkata: Bersabda Nabi Saw: Telah kutinggalkan atas kamu sekalian dua perkara.[1] Dengan demikian dapat ditegasakan disini bahwa dasar dari akhlak islam secara global hanya ada dua yakni: Percaya adanya Tuhan dan percaya adanya hari kemudian/ pembalasan. Sehingga tidak mustahil kalau Allah memilih beliau sebagai pemimpin umat manusia. sebagaimana yang tertera dalam pedoman dasar hidup bagi setiap muslim yakni Al-Qur’an dan Al-Hadits. mendorong manusia berbuat baik dan berusaha menjadi manusia sebaik mungkin. tanpa perasaan adanya tekanan-tekanan dari luar. Beliau memiliki akhlak yang sangat muia. dan hal ini adalah sebagai “natijah” dari problem akhlak.

Islam menciptakan akhlak yang mulia. Akan tetapi akhlak/etika ciptaan manusia bersifat berubah-rubah dan tidak selalu sama sesuai dengan kepentingan masyarakat dalam satu jaman atau satu bangsa. 5. membimbing. sistematis dan beralasan realitas. Dan ada cirri-ciri akhlak islamiyah yaitu: 1. Pengawasan yang menyeluruh 9 . langgeng dan mantap. “Akhlak islam” bersifat mengarahkan. Baik segala jaman. membangun peradaban manusia dan mengobati bagi penyakit social dari jiwa dan mental. Sebaliknya akhlak yang diciptakan manusia. mudah tidak mengandung kesulitan dan tidak mengandung perintah berat yang tidak dikerjakan oleh umat manusia di luar kmampuannya. Ia bersifat tetap. tidak dapat menjamin kebaikan dan hanya mementingkan diri sendiri. semua tempat. Juga “Akhlak” banyak dibicarakan tentang konsekuensi yang bagi manusia yang tidak berpegang pada “ akhlak islam”. Juga sebagai perangsang untuk berbuat kebaikan yang diiringi dengan pahala dan mencegah perbuatan jahat. 2. Kemantapan Akhlak Islamiayah menjamin kebaikan yang mutlak dan sesuai pada diri manusia. karena takut skan siksaan Allah SWT.“Akhlak” di dalam iajaran islam sangat rinci. Dalam ajaran Islam memelihara terhadap sifat terpuji. yang selalu memliharanya dengan kebaikan yang mutlak. 3. Kewajiban yang dipatuhi Akhlak yang bersumber dari agama Islam wajib ditaati manusia sebab ia mempunyai daya kekuatan yang tinggi menguasai lahir batin dan dalam keadaan suka dan duka. juga tunduk pada kekuasaan rohani yang dapat mendorong untuk tetap berpegang kepadanya. Karena Islam telah menciptakan akhlak yang luhur. Kebaikan yang menyeluruh Akhlak islami menjamin kebaikan untuk seluruh manusia. Tujuan berakhlak yang baik untuk mendapatkan kebahagiann di dunia dan akhirat. mendorong. Kebajikan yang mutlak Islam menjamin kebajikan mutlak. Dua simbolis tujuan inilah yang diidamkan manusia bukan semata berakhlak secara islami hanya bertujuan untuk kebahagiaan dunia saja. sebab yang menciptakan Tuhan yang bijaksana. dan waktu bagaimanapun. hati nurani dana lain sebagainya. Ia menjamin kebaikan yang murni baik untuk perorangan atau masyarakat pada setiap keadaan. Sebagai contoh aliran materialism. sehingga dapat dirasakan sesuai dengan jiwa manusia dan dapat diterima akal yang sehat. berwawasan multi dimensial bagi kehidupan. 4.

itu tidak. dengan adanya “akhlak Islami” dapat dihindari (pola hubungan manusia dengan manusia. Fungsi. 3. Ayah/ibu 4. islam menghargai hati nurani bukan dijadikan tolak ukur dalam menetapkan beberapa usaha. Anggota masyarakat 5. dan ada suatu peraturan yang berganti-ganti dan gejala dating dengan keteraturan-Nya. Akhlak islami dalam kaitannya dengan status pribadi Dibagian ini kami akan menjelaskan “Akhlak islami” yang mengatur dan membatasi kedudukan (satus) pribadi sebagai: 1. B. dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)”. Firman Allah dalam surat AlQiyamah: 1-2 . Pribadi sebagai Hamba Allah Kenyataan di jagad raya (dunia) membuktikan bahwa ada kekuatan yang tidak Nampak.Juga Dialah yang menjadi sebab adanya semua ini. Jama’ah 6. Dalam pengaturan alam semesta ini terlihat ketertiban. Hamba Allah 2. dan hubungan manusia dengan kholiqnya) keliruan bertindak. Da’i/Muballigh 7. yang artinya: “Aku bersumpah dengan hari kiamat. Dia mengatur dan memelihara alam semesta ini. Semua kenikmatan tersebut. Anak 3. 10 .Agama islam adalah pengawas hati nurani dan akal yang sehat. Pemimpin Dengan demikian “akhlak islami” mengarah kepada status pribadi yang berada pada kelompok social yang beraneka ragam. peran dan bagaimana semestinya berperilaku pada posisi(kedudukan) dalam kelompok sosial tersebut. Akhlak Pribadi 1. tetapi Allah SWT. bukan berarti “ Sang Pencipta mempunyai maksud kepada manusia supaya membalas dengan sesuatu.memerintahkan manusia agar senantiasa beribadah kepada-Nya.

Malah 11 . kalau kita ditolong oleh seseorang. Maka akan timbul di dalam hati bagaimana dapat membalas jasa atau membalas budi kepada orang yang telah member pertolongan itu. sebagai manusia yang normal yang mempunyai sifat kemanusiaan. Yang Maha Sempurna. maka kita harus memperhatikan ketentuan dari “Sesuatu” itu agar tujuan kita tercapai.Hubungan manusia dengan Allah adalah hubungan makhluk dengan kholiknya. Dan tumpuan serta pokok ketergantungan adalah ketergantungan kepada yang Maha Kuasa. Dalam masalah ketergantungan . Kalau kita ditolong oleh orang lain dalam hidup kita ini. Memenuhi ketentuan “Sesuatu” itu adalah sesuatu keharusan bagi kita. Ketergantungan manusia kepada Allah ini. Kita akan disebut orang yang “ tak tahu diri”. ialah Allah Rabul ‘alamin. difirmankan Allah: 2 :‫}الله الصمد}الخلص‬ ُ َ ّ ُ Artinya: “Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu”. menunjukkan betapa berterima kasihnya dan keinginan membalas budi walaupun tidak terbalas oleh dirinya. hidup manusia selalu mempunyai ketergantungan kepada yang lain. Dari segi kemanusiaan.Al-Ikhlas:2) Kalau di dalam sesuatu hal dalam hidup sehari-hari untuk mencapai suatu tujuan tergantung kepada “Sesuatu”.(QS. Yang Maha Perkasa. Kalau tidak dapat dapat memberikan balasan budi yang sepadan. yang hadiah itu sangat bermanfaat bagi kita. kemudian orang itu tidak kita terima kasih apalagi malah orang itu kita marahi. Dan untuk itu Allah memberikan ketentuan-ketentuan agar manusia dapat mencapainya. Allah Tuhan Maha Esa. Kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat. Maka untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat itu dengan sendirinya kita harus mengikuti ketentuan-ketentuan dari Allah SWT. Maka akan timbul di dalam hati bagaimana dapat membalas jasa atau membalas budi kepada oaring yang telah member tolong itu tadi. tergantung kepada izin dan ridha Allah. harus tahu berterima kasih kepada segala pihak yang telah memberikan jasa. Yang Maha Bijaksana. maka sewajarnyalah kalau kita berterima kasih kepada orang yang telah member pertolongan itu. Kalau kita diberi sesuatu sebagai hadiah oleh seseorang. dia mengharapkan mudah-mudahan dibalas kebaikannya itu dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah. sekurang-kurangnya akan mengatakan terima kasih dengan perbuatan yang hormat.tentu kita akan senang dan berterima kasih kepada orang yang member it.

Sifat berterima kasih kepada orang yang telah berjasa kepada dirinya adalah sifat kemanusiaan. قُل ْت : يا‬ َ َ َ ْ ُ َ َ َ ِ ّ َ َ ُ َ ‫رسول اللهِ ! ا َفَل ا ُب َشر ب ِهِ الناس؟ قال : ل ت ُب َشرهُم فَي َت ّك ِل ُوا‬ ْ ْ ّ ْ ُ ّ Artinya: “Adalah aku duduk di belakang Nabi di atas sebuah keledai yang dinamai Ufair. Seorang atasan harus berterima kasih dan berbudi kepada bawahannya. karena bawahannya telah memberikan bantuan kelancaran programnya. Bersabda kepada Mu’ َ َ َ َ ْ َ َ ٌ َ ُ ُ َ ُ َ ُ ‫ك ُن ْت رِد ْف الن ّبى صلى الله عليهِ وسل ّم ع َلى حمارِ ي ُقال ل َه ع ُفي ْر فَقال : يا َ معاذ، هَل ت َد ْرِىْ حق‬ َ ّ َ َ ِ ُ ِ ُ َ َ َ َ َ ُ ِ‫اللهِ ع َلى عباد ِهِ وَما حقّ العِبادِ ع َلى اللهِ ؟ قُل ْت : الله ورسوْل ُه ا َع ْل َم قال : فَإ ِن اللهِ ع َلى ال ْعِباد‬ َ ّ َ ْ َ َ َ ِ ُ ُ َ ُ ُ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ َ َ ْ َ َ ‫ا َن ي َعْب ُد ُوْه ُ وَلي ُشركوا ب ِهِ شي ْأ ً وَحقّ العِباد ِ ع َلى اللهِ ا َن لي ُعَذ ّب من ل ي ُشرِك ب ِهِ شي ْأ ً . Bawahan harus berterima kasih dan berbudi baik kepada atasannya karena bimbingan dan kebijaksanaannya. (QS. Dan kalau kita mau menghitungnya. Pada garis besarnya kewajiban manusia kepada Allah menurut hadits Nabi. Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui. maka bersabda Nabi: Hai Mu’adz apakah engkau mengetahui hak Allah atas hamba-Nya dan apa hak engkau mengetahui hak hamba terhadap Allah? Menjawab aku. manusia mempunyai kewajiban kepada Allah sebagai kholiknya. seseorang harus berbudi baik kepada temannya. ya Rasullah. Bersabda Nabi: maka bahwasanya hak Allah atas para hamba. yang telah member kenikmatan yang tak terhitung jumlahnya. ialah : Mereka menyembah-Nya dan tidak memperserikatkan Dia dengan sesuatu dan hak para hamba terhadap Allah. niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sungguh tak dapat dihitung dan tak dapat dinilai dengan materi banyaknya. Firman Allah: 18:‫}وَا ِن ت َعْد ّوا ن ِعْمة الله ل ت ُحصوْها ا ِن الله ل َغَفوْر رحي ْم }النخل‬ َ ُ ْ َ ِ َ َ ّ ْ ٌ ِ َ ُ ُ َ ْ Artinya: “Dan jaika kamu menghitung-hitung nikamat Allah. apa tidak lebih baik saya menggembirakan 12 .Dari tindakan moral inilah kemudian timbul adat-istiadat. sopan-santun dan tata susila. yang sesuai dengan bisikan hati nurani setiap orang. karena terlalu amat sangat banyaknya.An-Nahl:18) Secara moral manusiawi. Mka berkata aku. Tiada Allah mengadzabkan orang yang tidak memperserikatkan Dia dengan sesuatu. yang diriwayatkan dari sahabat Mu’adz bin Jabal bahwa Nabi Saw.timbul kehendak ingin membalas kebaikannya orang itu dengan sesuatu yang berharga baginya. Karena itulah kiranya sangat wajar dan seharusnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun Lagi maha Penyayang”. Apa yang telah kita terima dari Allah SWT. apabila setiap anak harus hormat dan berbudi baik kepada orang tuanya.

tidak langsung berkata itu baik. Sebab dapat menyakiti hati dan patah semangat. menurut kita itu jelek/buruk namun kita tidak seharusnya berkata demikian.para manusia dengan dia? Bersabda Nabi. Tetapi kita beri semangat dan dorongan yang dapat memacu dan bergiatnya si anak. Beribadah kepada-Nya. maka masyarakat (anak-anak) tidak dapat berujud. Hal ini dijelaskan di dalam surat Luqman: 12: ‫وَل َقَد ْ ا َت َي ْنا ل ُقمان ال ْحك ْمة ا َن اشك ُر ل ِل ّهِ وَمن ي َشك ُر فَإ ِن ّما ي َشك ُر ل ِن َفسهِ وَمن ك َفر فَإ ِن الله غ َن ِي‬ ِ ْ ّ َ َ ْ َ َ َ ّ َ َ ْ َ ُ ْ ُ ْ ْ َ ْ ْ ِ َ َ ِ 12:‫}حمي ْد ٌ }لقمان‬ ِ َ Artinya: 13 . Dengan demikian. Contoh dalam pendidikan akhlak. (Al-Lu’la uwal Marjan I:8) Jadi berdasarkan hadits ini kewajiban manusia kepada Allah pada garis besarnya ada 2( dua): 1. Selain daripada itu. atau itu buruk. Orang yang demikian ini mempunyai hak untuk tidak disiksa oleh Allah. apabila seorang anak baru saja belajar membaca. bahkan akan diberi pahala dengan pahala yang berlipat ganda. bias jadi dunia anak akan tidak mengenal akhlak yang lebih lanjut anak akan melakukan perbuatan yang abnormal kriminalitas dan lain sebagainya. berdialog kepada ayahnya tentang Tuhan. Mentauhidkan-Nya yakni tidak memusyrikkan-Nya kepada sesuatupun. didukung para gurunya berdusta juga di dalam mengajar dan segala pembicaraannya. Maka model mendidik akhlak anak. masyarakat yang akan dating tidak dapat berwujud karena adanya tiaptiap yang dibicarakan menjurus dusta. Pribadi sebagai Anak Ketika nabi Ibrahim masih kecil. 2. Dan apabila dunia anak terancam demikian. dengan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat bahkan dengan lipat ganda yang tak terduga banyaknya oleh manusia. 2. jangan kamu menggembirakan mereka yang menyebabkan mereka akan berpegang kepada untung saja”. Apabila keliru dalam mendidik akhlak anak. Dan yang membekas dan berwujud pada masyarakat yang merusak dan rendah martabatnya. kisah luqman yang diberi hikmah oleh Allah. dunia anak sangat penting diperhatikan. apabila anaka-anak sekolah berdusta di dalam segala apa yang mereka bicarakan. Dan kesimpulannya bahwa Tuhan telah member petunjuk kepada manusia bahwa memperTuhan benda adalah sangat keliru.

yaitu bersyukurlah kepada Allah. Mengapa demikian besar kasih sayang ibu kepada anaknya. Tidak bersikap sombong. Dengan mengerahkan seluruh perhatian. dan barang siapa yang tidak bersyukur. seakan-akan segala yang ada pada si ibu adalah untuk anaknya. Perintah menegakkan sholat. 14 . Jiwa. Atau karena anaknya sudah dua tiga ingin tidak ada yang keempat. Padahal sewaktu belum mengandung seakan belum mau mempunyai anak. betapa kasih saying si ibu kepada anaknya.“Dan sesungguhnya telah kami berikan hikmah kepada Luqman. amar ma’ruf. angkuh dan membanggakan diri sendiri (Luqman: 18) f. Kewajiban berbakti kepada kedua oaring tua (Luqman: 14) c. kasih saying semuanya ditumpahkan untuk si jabang bayi itu. kata timang yang mengandung doa dan harapan meluncur dicurahkan untuk si bayi. seperti susunan jasmaninya dan tumbuh dalam keadaan yang wajar baik jasmani maupun rohaninya. Perintah bersikap sopan. santun dalam berjalan atau berbicara (Luqman: 19) 3. jiwa raga dan tenaga si ibu melahirkan jabang bayinya dengan harap-harap cemas. Keharusan tetap berbakti kedua orang tua di dunia(Luqman: 15) d. Cemas kalau-kalau jabang bayinya tidak normal baik jasmani dan rohaninya atau ada gangguan-ganguan yang tidak diinginkannya. (QS. raga perhatian. Kata sanjung dan manjaan. nahi munkar dan sabar (Luqman: 17) e.Luqman: 12) Kelanjutan kisah Luqman yang termuat dalam ayat di atas. Berharap agar si bayi yang dilahirkannya sehat dan sempurna keadaannya sebagai manusia sempurna anggota badannya. Dan barang siapa yang bersyukur kepada Allah. bahwa beliau menasehati dan member pesan kepada generasi selanjutnya (anak-anak) untuk mewarisi nilai-nilai akhlak sebagai berikut: a. Di samping itu derita jasmani si ibu menahan dikala melahirkan jabang bayinya tersebut. Tetapi karena dikarunia Tuhan anak yang selanjutnya kasih saying ibu tidak ada bedanya antar kepada yang pertama yang kedua dan seterusnya. maka sesungguhnya Allah Maha Kaya Lagi Maha Terpuji”. Akhlak Pada Ayah dan Ibu Betapa berat tangguangan seorang ibu dikala mengandung dan demikian pula kalau sudah dating waktunya melahirkan. Dilarang berbuat syirik (Menyekutukan) Allah (Luqman: 13) b. Setelah jabang bayinya lahir. semoga kelak menjadi manusia yang ideal. agar si bayi selamat sentosa dalam pertumbuhannya menjadi manusia yang baik. maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri.

padahal tiada pamrih. b. Memang itu kareana “Hidayah”.Al-Isra: 23-24) 15 . dalam ilmu agama disebut “Hidayahghariziyyah”. kasihanilah mereka kedua. walaupun si anak tiada membalas kasih dan cinta ibu. Berbuat Baik kepada Ibu dan Ayah. dalam keadaan bagaimanapun. Tetapi kasih ibu bagaimanapun tiada akan berubah dan hilang. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.Dari mana datangnya cinta kasih saying kepada putranya. lemah lembut dan mempergunakan kata-kata mulia hal ini dituturkan dalam Firman Allah: ّ َ َ َ ْ ُ ‫وَقَضى رب ّك ا َل ت َعْب ُد ُوا ا َل ا ِياه ُ وَبال ْوَل ِد َي ْن ا ِحسانا ا ِما ي َب ْل ُغَن عن ْد َك ال ْك َب ِر ا َحد ُهُما ا َوْ ك ِل َهُما فَل َ ت َقل‬ ِ ّ َ َ ّ ّ ْ َ َ َ ّ َ َ ْ ِ ِ ً َ ّ ْ ‫ل َهُما ا ُف وَل ت َن ْهَرهُما وَقُل ل َهُما قَوْل ك َرِي ْما. walaupun seandainya orang tuanya berbuat lalim kepada anaknya. yang kalau kasihnya tiada terbalas bias berbalik menjadi benci. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku di waktu kecil.” (QS. maka jangan sekali-kali si anak berbuat tidak baik. Jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya samapi berumur lanjut dalam pemeliharaan kamu. Beberapa perkara yang harus di perhatikan dan dilaksanakan oleh seorang anak kepada Orang tua yakni: a. Hidayah itu tersebut insting atau naluri. Lain dengan cinta seorang kekasih kepada pacarnya. Walaupun keduanya Lalim Seorang anak menurut ajaran islam diwajibkan berbuat baik kepada ibu dan ayahnya. Allah tidak meridhoinya sehingga orang tua itu meridhoinya. Artinya jangan sampai seorang anak samapai menyinggung perasaan orang tuanya. anugerah dari pada Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Berkata Halus dan mulia kepada Ibu dan Ayah Kewajiban anak kepada orang tuanya berbicara menurut ajaran islam harus berbicara sopan. dengan melakukan yang tidak semestinya. واخفض ل َهُما جناح الذ ّل الرحمةِ وَقُل رب ارحمهُما‬ َ َ َ َ َ ْ َ ْ ّ َ ْ َ ْ ّ ّ َ َ ْ َ ْ ِ ْ َ ً 24-23 :‫}ك َما رب ّيانى صغِي ْرا }السراء‬ ِ َ َ َ ً َ Artinya: “Dan Tuhan telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain kepada-Nya dan hendaknya kamu berbuat baik kepada ibu bapak kamu dengan seabaik-baiknya. atau membalas atau mengimbangi ketidakbaikan orang tua kepada anaknya. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka dengan penuh kesayangan dan ucapakan doa:”Wahai Tuhanku.

حجى ع َنها أ َرأي‬ َ َ َ َ ِ َ ّ ‫ْ َ َ ْت لوكان ع َلى ا ُمك د َي ْن ا َك َن ْت قا ضي َه‬ ّ ُ ُ ِ َ ِ ْ ََ َ َ ْ َ َ ّ َ ّ َ َ َْ ّ ُ ٌ ِ َ ‫؟ ا ُقْضوا الله فالله ا َحقّ بال ْوَفاء‬ َ ُ ُ ِ َ {‫}رواه البخارى‬ Artinya: “Bahwa seorang perempuan dari Juhainah dating kepada Nabi Saw. sesungguhnya Allah lebih berhak untuk ditepati!” c. hajikanlah! Apakah kau tahu.Dari ayat-ayat tersebut. baik yang bersifat moaral. tapi ia tidak haji sampai meninggal dunia. kalau seandainya ibu mempunyai hutang. Doa yang sering di amalkan yakni: ‫الل ّهُم اغ ْفرلى وَل ِوال ِد َىّ وارحمهُما ك َما رب ّيانى صغِي ْرا‬ ِ َ َ َ َ ْ َ ْ َ ّ ِ ْ ِ ً َ َ b. Dan hal ini diperbolehkan menurut hadits riwayat Al-Bukhari dari Ibnu Abbas: َ َ َ َ ْ َ َ َ ‫ا َن امرأ َة ً من جهَي ْن َة جاءت ا ِلى الن ّبى صلى اللهِ ع َليهِ وَسل ّم ِ فَقال َت : ا ِن ا ُمى ن َذ َرت ا ِن ت َحج فَل َم‬ ّ َ ّ ْ ْ ُ ْ ِ ّ َ ْ ّ ّ ْ َ ِ َ َ‫تحج حتى ما تت أ َفَأ َحج ع َنها؟ قال : نعم . Apakah boleh saya menghajikannya? Jawab Rasullah:”ya. Kalau sewaktu hidup orang tua mempunyai janji kepada seseorang. Berbuat baik kepada Ibu dan atau Ayah yang sudah meninggal dunia Apabila ibu dan ayah masih hidup. d. Di waktu hidupnya ibu dan ayah. ia bertanya kepada Rasullah: Bahwasannya ibu saya telah bernazar untuk berhaji. Maka kewajiban anaknya untuk menunaikan haji untuk orang tuanya tersebut. 16 . dan itu mudah dilakukan dengan berbagai macam cara. si anak berkewajiban berbuat baik. beliau-beliau mempunyai teman-teman akrab. c. maka anaknya harus berusaha menunaikan menepati janji tersebut. Hal ini agama islam mengajarkan supaya seorang anak: a. Bersilaturrahmi kepada orang-orang yang mempunyai hubungan dengan kedua orang tua. apakah engkau membayarkannya? Bayarkan (tepatilah) kepada Allah. Umpamanya beliau akan naik haji. Mendoakan ayah ibu yang telah tiada itu dan memintakan ampun kepada Allah dari segala dosa orang tua kita. yang segulung-segalang orang tua kita dengan temannya. maupun yang bersifat material.lain. yang belum sampai melaksanakannya. Menepati janji kedua ibu bapak. Memuliakan teman-teman kedua orang tua. Dengan cara tidak menyinggung perasaan orang tua dan tidak berkata kasar kepada mereka. Bagaimana berbuat baik seorang anak kepada ayah dan atau ibunya yang sudah tiada. dapat di tarik kesimpulan bahwa sewajarnya seorang anak untuk berbuat baik kepada orang tua baik berbicara dan yang lain.

Tolong-menolong untuk kebaikan dan takwa kepada Allah adalah perintah Allah. Seperti di dalam Al-Qur’an surat l-Qalam ayat 4. “Salam” telah menempati kedudukan sendiri dalam Islam. sesuai tingkat usia. ayat 2: َ َ 2:‫}وَت َعاوَنوا ع َلى الب ِرى والتقوى وَلت َعاوَن ُوا ع َلى الث ْم ِ والعُد ْوان }المائدة‬ ِ ُ َ َ َ ِ َ َ ْ َ ّ َ ّ Artinya: … dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebaikan dan taqwa. sebagaimana juga dengan islam. cara member ucapan selamat. b. dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran/permusuhan”. Di dalam islam ada peribahasa yang menyatakan bahwa “bahasa menunjukkan taqwa”. Tata cara berbahasa Setiap muslim (umat islam) dan semua orang diperintah untuk selalu berbahasa dengan bahasa yang jelas dan baik. bahasa yang mudah dimengerti oleh lawan bicara. Akhlak mulia merupakan akhlak yang berlaku dan berlangsung di atas jalur Al-Qur’an dan perbuatan nabi Muhammad Saw. Akhlak kepada Anggota Masyarakat/ Jama’ah Pokok utama kerasulan nabi Muhammad Saw adalah menyempurnakan akhlak yang mulia. Dan kesemnilan tata cara diatas akan diterangkan secara terperinci di bawah ini: a. Dalam pergaulan yang sesuai dengan norma-norma agama. kerabat. Dalam sikap dan perbuatan. Lebih istimewa disbanding dengan agama di luar Islam. Tata cara salam Setiap masyarakat.4. cara menjenguk orang sakit. yang dapat ditarik hokum wajib kepada setiap kaum muslimin dengan cara yang sesuai dengan keadaan objek orang bersangkutan. cara makan dan minum. Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah. cara berkelakar atau becanda. 17 . Mencakup semua bentuk sikap dan perbuatan yang terpuji dikalangan orang-orang (masyarakat) yang bertaqwa. cara minta ijin masuk. cara salam. Dengan demikian setiap muslim diwajibkan untuk memlihara norma-norma (agama) di masyarakat terutama di dalam pergaulan sehari-hari baik keluarga rumah tangga. Di samping terpuji berdasarkan norma-norma yang ditetapkan Allah SWT. tetangga dan lingkungan kemasyarakatan.”Dan sesungguhnya engkau Muhammad mempunyai akhlak yang mulia”. agama atau bangsa memiliki tata cara member salam. dan cara ta’ziah. masyarakat dan tingkat kedudukannya. ada beberapa yang harus di perhatikan yakni bagaimana cara berbahasa. cara di majles pertemuan.

mendoakan si pengundang. Dalam adab minum. Apabila sifatnya undangan bagi yang mengundang mempersilahkan dengan bahasa yang sopan. f. Apabila menggunakan kendi (dan sejenisnya) tidak boleh melekat pada mulut di bibir kendi. menyalami teman yang mendahului duduk. Apabila tidak baik kembali. membaca “basmallah” dan diakhiri mengucapkan “Alhamdulillah”. Di samping itu juga jangan menggunakan bahasa yang dapat menyinggung perasaan teman duduk. waktu maupun prosedurnya bagi setiap orang yang ingin memasuki kamar. Yang demikian itu lebih baik bagimu agar kamu(selalu) ingat”. Dan bagi yang diundang dengan menyambut yang baik. tanpa bersandar sambil makan dan minum. d.An-Nur: 27) c. Tata cara di majelis pertemuan Bagaimana adab kita berada di majles pertemuan? Jawabannya adalah pertama kali baru masuk member salam. Dimulai membasuh sebelum makan. Sikap yang dimiliki oleh orang yang sedang makan dan minum adalah dengan duduk yang baik.Sebagaimana landasan salamdi dalam firman Allah surat An-Nur ayat 27: “Hai orang-orang yang beriman. jangan sekali-kali menggeser tempat duduk milik orang lain. Tata cara minta ijin masuk Di dalam masyarakat dan Negara ada aturan-atauran tertentu baik ijin masuknya. rumah orang lain atau Negara. Di dalam mengetuk pintu dilakukan secara wajar. maka paling awal yang dilakukan adalah member salam. kemudian baru dapat duduk yang telah disediakan. jangan mencaci hidangan yang ada di depannya. mendahulukan orang yang lebih tua. juga bila ke luar membaca doa kifaratul majelis. Tidak boleh berdiri tepat di tengah-tengah pintu ketika dibukakan. e. Apabila ditolak tidak boleh sedih hati namun harus dikendalikan dengan hati yang bersih. Tanpa bersuara. Tata cara member ucapan selamat 18 . Ketika ingin meninggalkan tempat minta ijin. jangan menarik nafas dan menghembuskan kembali ke dalam cangkir. Aturan Islam bagi seseorang yang ingin masuk rumah orang lain. tidak boleh menggunakan peralatan dari emas dan perak. (QS. Tata cara makan dan minum Cara memegang sesuatu makanan dan minuman dengan tangan kanan. walaupun tak berselera. menyatakan nama diri. janganlah kamu memasuki rumah yang buka rumahmu sebelum meminta ijin dan member salam kepada penghuninya.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan. Tidak bersifat dusta atau penipuan dan kata-kata kotor. sehingga tak ingat norma social. sesuka hati. berkelar atau becanda diperbolehkan.7(tujuh) rangkaian(munasabah) yang ada dalam islam ketika mengucapkan salam “ucapan salam”. c. Mengungkapkan dengan kata-kata yang meringankan beban batinnya orang yang sakit. Tata cara bekelar Di dalam ajaran Islam. d. Dalam rangka kelahiran seorang bayi kepada ibunya d. Namun hal itu bukan berarti bebas. mau mengunjungi orang sakit tetangganya (jamaah) adalah suatu tindakan terpuji. Tidak boleh berkelar sehingga menyakiti baik yang bersifat jasmaniah dan rohaniah seperti b. Bila sudah gawat ajari si sakit dengan kalimat tauhid dan bacaan surat yasin. Ketujuh rangkaian tersebut antara lain: a. Mendoakan secara khusus bagi si sakit ketika masuk h. f. Seseorang yang hidup di masyarakat. Ketika seseorang mendapat kenikmatan tertentu seperti kenaikan pangkat. e. f. c. 19 . Ketujuh peristiwa pada waktu dan suasana pemberian “ucapan selamat” tersebut telah ditentukan cara bagaimana member ucapan selamat (sebagaimana keterangan b). Segera mungkin setelah ada orang sakit Ajarkan doa peringan perih pada bagian tubuh Duduk agak dekat dengan kepala si sakit Mintalah ia mendoakan kita Tata cara ta’ziah b. Ada tiga syarat diperbolehkan bercanda yaitu: a. Dalam rangka acara pernikahan Kembalinya seorang musafir (yang berpergaian) Sekembalinya dari haji Pada hari raya idul fitri dan idul adha apa saja yang membuat seseorang merasakan kebahagiaan. Pulangnya seorang dari jihad g. c. dalam kunjungan orang sakit yaitu: a. g. e. i. mendapat hadiah g. Tata cara menjenguk orang sakit b. Tidak boleh berlebih-lebihan sehingga menjadikan lupa kepada Allah ucapan hinaan.

maka para nabi harus membekali diri dengan akhlakul karimah. Sebab Da’i/mubaligh di masyarakat menjadi suri tauladan secara langsung. para Da’i/ mubaligh yang menyeri atau mengangguk manusia untuk mentauhidkan Allah dan ikhlas dalam beribadah. Member nasehat yang baik. Menurut ajaran islam. Sifat terbuka Aktif berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat Mengembangkan sifat-sifat kooperatif. c. Menurut Jamludin Kafie. Di dalam hati Da’I ada bisikan-bisikan yang benar yang berada pada lisannya karena tergisik dari hati yang bersih. kemusiaan dan sikap-sikap toleransi. Segala apa yang mengganjal. Dan para sahabatnya. c. da’I harus berusaha terus membersihkan jiwa. Percaya diri dan yakin akan kebenaran yang dibawanya . Kemudian orang-orang saleh. Berani berkorban d. Mengucapkan perkataan yang pernah diucapkan oleh nabi Saw. f. Jalan yang harus ditempuh selanjutnya. Dalam mempersiapkan diri yang telah mengikrarkan untuk berjalan mengikuti manhaj para nabi dalam dakwah. sebagai Da’I. Member makan keluarga yang terkena musibah d.Ta’ziah dilakukan jamaah (masyarakat) dalam rangka meringankan beban lahir batin bagi keluarga yang ditimpa musibah. Menunjukkan rasa belasungkawa b. Baik perilaku. e. Dan senantiasa mohon petunujuk dan pertolongan dari Allah. sikap perbuatan maupun perkataannya. Da’I harus berusaha juga menerangi segala rahasia dirinya. pelaksana dakwah harus memperhatikan prinsip-prinsip kemimpinan yang baik yaitu: a. Dengan demikian dirinya menjadi baik atas kuasa Allah SWT. menutup dan tersembunyi di hati nurani. Akhlak Da’I/ Mubaligh Telah jelas ujian bagi penyebar agama islam yang paling hebat adalah para nabi. tata cara ta’ziah atara lain: a. Para Da’i memiliki ilham yang man merupakan martabat yang tinggi dalam dirinya yang selalu menghubungkan dengan Allah. kebijaksanaan dan keadilan social Tidak menjadi parasit atau membebani masyarakat 20 b. 5. Mka sikap dan tindakan tersebut bermaksud untuk menentramkan hati mereka. Sanggup menjadi pelopor dan perintis dalam kebajikan g.

Dan Ali adalah seorang pemimpin yang mampu sebagai pewaris ilmu rasullah dan pemelihara janjinya. Akhlak Mahmudah dan Mazmumah 21 . Juga perlu terus menambah wawasannya. Sebagai contoh seorang pemimpin sejati adalah Rasullah Saw dan para sahabatnya seperti Abu bakar sebagai orang yang berwibawa dan tenang. Dia adalah orang yang terpercaya terhadap rahasia-rahasianya. Baik amanat dari masyarakat/ warga atau Negara. Oerangnya penuh ramah tamah. cinta sesama dan selalu membenarkan dan menepati pada rasul yang agung. Umar bin khotob sebagai pemimpin yang mempunyai pendapat yang berbobot. kompleksitas permasalahan di masyarakat. Dia adalah seorang pemimpin yang meluruskan akida. bahwa pemimpin berakhlak baik apabila memiliki kepribadian yang sesuai dengan tata aturan (ketentuan) agama. sebab sifat. Semua pemimpin akan dimintai pertanggung jawabnya. Tanggung jawab yang ia pikul senantiasa bernafaskan amanat. Kerena beraneka ragam budaya . 7. perilaku dan sikapnya dapat membahagiakan orang lain (umat manusia) dan menampakkan karismatiknya pada yang dipimpin. jadi dapat dikemukakan di sini. keluarga dan Negara/bangsa. Akhlak pemimpin baik. kesejahteraan keluarganya. Demikianlah akhlak pemimpin yang dicontohkan kepada kita untuk menjadi pemimpin sejati. Optimis dan tidak putus asa[2] Dengan demikian sikap Da’I harus memahami kondisi dan situasi masyarakat yang menjadi sasarannya. Menurut Islam. 6. pemimpin Negara/bangasa akan dimintai pertanggung jawabnya oleh masyarakat dan lain sebagainya.h. Pemimpin keluarga bertanggung jawab atas kebahagiaan. masyarakat. Bahkan agama. Akhlak Pemimpin Tugas pemimpin tidak ringan. Utsman sebagai pengumpul firman Kitab Allah. Agama islam sangat memperhatikan masalah kepemimpinan. Sedangkan Ali bin Abi Thalib sebagai pemimpin yang pandai menyusun pasukan perang untuk mengalahkan orang-orang jahat.

Dan tahalli adalah mengisi jiwa ( yang telah kosong dari sifat-sifat tercela) dengan sifat-sifat yang terpuji (mahmudah). boros. pemaaf. homosex. egoistis. makan riba. culas. pensucian jiwa hingga dapat berada dekat dengan Tuhan. dengan istilah: Takhalli. demikian pula akhlak mazmumah dilahirkan oleh sifat-sifat mazmumah. menundukkan diri. ingin dipuji. lemah lembut. Di samping istilah tersebut Imam Al-Ghazali menggunakan juga istilah “munjiyat” untuk akhlak mahmudah dan “muhlihat” untuk yang mazmumah. aniaya. memperdaya. Sedangkan yang termasuk dalam akhlak mazmumah. menipu. Sebaliknya segala macam sikap dan tingkah laku yang tercela disebut dengan akhlak mazmumah. pengecut. menghoranati tamu. tenang. damai. khianat. persaudaraan. Di kalangan ahli tasawuf. Akhlak mahmudah tentunya dilahirkan oleh sifat-sifat mahmudah yang terpendam dalam jiwa manusia. dusta. Sedangkan yang dimaksud dengan akhlak mahmudah adalah segala macam sikap dan tingkah laku yang baik (yang terpuji). pemarah. adil. adu domba. mengikuti hawa nafsu. sombong. dengki. berlebih-lebihan. yakni tersikapnya tabir sehingga diperoleh pancaran Nur Ilahi. Jadi dalam rangka pembinaan mental. memelihara diri. sabar. curang. tahalli dan tajalli. merendahkan diri kepada Allah. dusta. berani. membunuh. jujur. tergopoh-gopoh. berolok-olok. berbuat baik. 22 . kikir.Ada 2 (dua) penggolongan akhlak secara garis besar yaitu: akhlak mahmudah(fadilah) dan akhlak mazmumah(qabihah). Takhalli adalah mengosongkan atau membersihkan jiwa dari sifat-sifat tercela. kebaikan. kita mengenal system pembinaan mental. mengingkari nikmat. kuat. mencuri. hingga akhirnya sampailah pada tingkat berikutnya dengan apa yang disebut “tajalli”. Oleh karena itu sebagaimana telah disebutkan terdahulu bahwa sikap dan tingkah laku yang lahir adalah merupakan cermin/ gambaran daripada sifat/kelakuan batin. memlihara kebersihan badan. berjiwa kuat dan lain sebagainya. penipuan. tolong menolong. dosa besar. disenangi. karena sifatsifat tercela itulah yang dapat mengotori jiwa manusia. lacur. merendahkan diri. menepati janji. bermuka manis. cenderung kepada kebaikan. malu. menyambung tali persaudaraan. peminum khamr. kasih sayang. menahan diri dari berlaku maksiat. murah hati. berbudi tinggi. aniaya. antara lain. mengumpat. merasa cukup dengan apa yang ada. maka pertama kali yang dilakukan adalah pengosongan atau pembersihan jiwa dari sifat-sifat tercela. ingin didengar kelebihannya. Beberapa akhlak mahmudah seperti bersikap setia.

dendam. merasa tidak perlu pada yang lain dan lain sebagainya yang menunjukkan sifat-sifat yang tercela[3] BAB III PENUTUP 23 .berbuat kerusakan.

1. dan dengan bertambahnya pengetahuan kita tentang Ahklak ini marilah kita bersama-sama berbenah diri. jamak dari khuluqun ‫ خل ُق‬yang menurut ٌ ُ bahasa berarti budi pekerti. yang juga erat ٌ َ hubungannya dengan khaliq ‫ خال ِق‬yang berarti pencipta. demikian pula dengan akhluqun ٌ َ ‫ مخل ُوْق‬yang berarti yang diciptakan. karena kita hidup di dunia ini hanya sementara. 2. jadi marilah kita bersama-sama untuk selalu melakukan kebajikan untuk bekal kita di Akhirat kelak. ْ َ ٌ Secara epistemologi atau istilah akhlak bisa diartikan berbagai perspektif sesuai dengan para ahli tasawuf diantaranya : Ibnu Maskawaih memberikan definisi sebagai berikut: َ ‫حال للن ّفس داعي َة لهَا َ ا ِلى ا َفْعال ِها من غَي ْرِ فِك ْرٍ وَروِي ّة‬ ٌ ِ َ ِ ْ ِ ً َ ٍ ُ ْ ِ َ َ Artinya: “Keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pikiran (lebih dahulu)”. perangai. Kata “Akhlak” berasal dari bahasa arab. dan kehidupan yang kekal adalah alam Akhirat. Kata tersebut mengandung segi-segi persesuaian dengan perkataan khalqun ‫ خل ْق‬yang berarti kejadian. tingkah laku atau tabiat. SARAN Dengan kita telah pelajari makalah tentang Akhlak ini semoga kita semua lebih menjadi lebih mengerti apa itu Akhlak Baik dan Buruk. dengan tidak memertrlukan pertimbangan pikiran(lebih dahulu)”. DAFTAR PUSTAKA 24 . KESIMPULAN Dari pembahasan diatas dapat kita tarik beberapa kesimpulan yang mendasari penulisan ini. Imam Al-Ghozali mengemukakan definisi Akhlak sebagai berikut: َ ‫ا َل ْخل ُقُ عبارة ٌ ع َن هَي ْئ َةٍ فى الن ّفس راسخةٍ ع َن ْها ت َصد ُر ا ْلفْعال ب ِسهُوْل َةٍ وَي ُسرٍمن غ َي ْرِ حاجةٍ ا ِلى‬ َ ِ َ ِ ْ ُ ِ َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ َ ْ ِ ْ ْ َ َ ِ ٍ‫فِك ْرٍ وَروِي ّة‬ ُ Artinya: Akhlak ialah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatanperbuatan dengan mudah.

Nata. Charis Zubair. MA. Ahmad.) Farid Ma’ruf.Amin.(Beirut:Dar al-Fikr.Dr.Akhlaq. 1983). Ahmad. Aklak Tasawuf.(ter. Kuliah Etika. 2002 25 .t. 1990)cet II. Etika (ilmu ahlak). Abuddin. JAKARTA.H.. PT Raja Grafindo Jakarta.Mu’jam Mufradat Alfadz Al-Qur’an.al-Raghib. (Jakarta: Rajawali Pers.III. Asfahani.cet.t.dari judul asli al. (Jakarta: Bulan Bintang.).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful