http://www.docstoc.com/docs/41688835/paradigma-baru-PKn http://koir.multiply.

com/journal/item/9/kurikulum http://indonesia-admin.blogspot.com/2010/02/komponen-komponen-kurikulum.html

1.Komponen Tujuan Kurikulum merupakan suatu program yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan itulah yang dijadikan arah atau acuan segala kegiatan pendidikan yang dijalankan. Berhasil atau tidaknya program pengajaran di Sekolah dapt diukur dari seberapa jauh dan banyaknya pencapaian tujuan-tujuan tersebut. Dalam setiap kurikulum lembaga pendidikan, pasti dicantumkian tujuan-tujuan pendidikan yang akan atau harus dicapai oleh lembaga pendidikan yang bersangkutan. 2.Komponen Isi/Materi Isi program kurikulum adalah segala sesuatu yang diberikan kepada anak didik dalam kegiatan belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan. Isi kurikulum meliputi jenis-jenis bidang studi yang diajarkan dan isi program masing-masing bidang studi tersebut. Bidangbidang studi tersebut disesuaikan dengan jenis, jenjang maupun jalur pendidikan yang ada. 3.Komponen Media(sarana dan prasarana) Media merupakan sarana perantara dalam pengajaran. Media merupakan perantara untuk menjabarkan isi kurikulum agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Oleh karena itu, pemanfaatan dan pemakaian media dalan pengajaran secara tepat terhadap pokok bahasan yang disajikan pada peserta didik akan mempermudah peserta didik dalam menanggapi, memahami isi sajian guru dalam pengajaran. 4.Komponen Strategi Strategi merujuk pada pendekatan dan metode serta peralatan mengajar yang digunakan dalam pengajaran. Tetapi pada hakikatnya strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu saja. Pembicaraan strategi pengajaran tidak hanya terbatas pada hal itu saja. Pembicaraan strategi pengajaran tergambar dari cara yang ditempuh dalam melaksanakan pengajaan, mengadakan penilaian, pelaksanaan bimbiungan dan mengatur kegiatan, baik yang secara \umum berlaku maupun yang bersifat khusus dalam pengajaran. Strategi pelaksanaan kurikulum berhubungan dengan bagaimana kurikulum itu dilaksanakan disekolah. Kurikulum merupakan rencana, ide, harapan, yang harus diwujudkan secara nyata disekolah, sehingga mampu mampu mengantarkan anak didik mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum yang baik tidak akan mencapai hasil yang maksimal, jika pelaksanaannya menghasilkan sesuatu yang baik bagi anak didik. Komponen strategi pelaksanaan kurikulum meliputi pengajaran, penilaian, bimbingan dan penyuluhan dan pengaturan kegiatan sekolah. 5.Komponen Proses Belajar Mengajar Komponen ini sangat penting dalam sistem pengajaran, sebab diharapkan melalui proses belajar mengajar akan terjadi perubahan-perubahan tingkah laku pada diri peserta didik. Keberhasilan pelaksanaan proses belajar mengajar merupakan indicator keberhasilan pelaksanaan kurikulum. Kemampuan guru dalam menciptakan suasana pengajaran yang kondusif, merupakan indicator kreativitas dan efektifitas guru dalam mengajar. Dan hal tersebut dapat dicapai bila guru dapat;

Evaluasi kurikulum Evaluasi merupakan komponen untuk melihat efektifitas pencapaian tujuan. pembelajaran.Menerapkan metode mengajarnya c. These outcomes are generally not explicitly intended because they are not stated by teachers in their oral or written list of objectifies.Memusatkan pada kompetensi yang relevan.the hidden curriculum refers to the outcomes. Dalam konteks kurikulum evaluasi dapat berfungsi untuk mengetahui apakah tujuan yang telah ditetapkan telah tercapai atau belum. Diantara macam-macam kurikulum pendidikan adalah kurikulum formal. Kurikulum non formal terdiri atas aktifitas-aktifitas yang juga direncanakan akan tetapi tidak berkaitan langsung dengan pelajaran akademis dikelas. Jenis-jenis penilaian meliputi : a) Penilaian awal pembelajaran (Input program) b) Penilaian proses pembelajaran (Program) c) Penilaian akhir pembelajaran. keberhasilah siswa. Kurikulum formal mencakup kegiatan di kelas dan bersifat terencana. . mencontek.. dan non formal.memusatkan pada kepribadiannya dalam mengajar. Evaluasi merupakan salah satu komponen kurikulum. potential / actual . Hidden Curriculum Kurikulum tersembunyi (the hidden curriculum) adalah kurikulum yang tidak direncanakan[13]. dan keberadaan kurikulum ini dipandang sebagai pelengkap (suplemen) kurikulum formal. juga digunakan sebagai umpan balik dalam perbaikan strategi yang ditetapkan. Berdasarkan hasil evaluasi dapat dibuat keputusan kurikulum itu sendiri.blogspot. Hilda Taba mengatakan bahwa curriculum is a plan for learning . cara anak menjawab. school policy documents or curriculum projects. Dalam hal selanjutnya kurikulum dapat dipandang sebagai ideal / real curriculum.(output program) http://konseppendidikan. yaitu aktifitas dan pengalaman anak di sekolah harus direncanakan agar menjadi kurikulum. guru dan proses pembelajaran itu sendiri. terdapat juga kurikulum tersembunyi (hidden curriculum). disiplin dalam belajar.. b.com/docs/41688835/paradigma-baru-PKn a.Memusatkan pada proses dan produknya d.html 2.com/2009/08/hidden-kurikulum-paradigma-pendidikan. menurut Nasution (1993:11) kurikulum sebenarnya mencakup pengalaman yang direncanakan tetapi juga yang tidak direncanakan yang disebut dengan hidden curriculum seperti.docstoc.. sikap terhadap asatidz (guru). membina mental diri. informal. kesulitan dan upaya bimbingan yang diperlukan. sebagaimana yang telah disebutkan diatas. Disamping kurikulum-kurikulum tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa hidden curriculum tidak direncanakan oleh sekolah dalam menjalankan berbagai programnya serta tidak ditulis dan dibicarakan oleh para pendidik (guru). Kurikulum ini antara lain berupa aturanaturan tak tertulis dikalangan siswa. dan juga disebut hidden curriculum[14]. which are not explicitly intended by educators. Seddan (1983) dalam Print (1995:10) menyatakan bahwa[15]: . dengan evaluasi dapat diperoleh informasi yang akurat tentang penyelenggaraan pembelajaran. Dalam hal ini murid berperan sebagai perencana dan pelaku . nor are they included in educational statement of in intent such as syllabus.http://www. Kurikulum ini murni usaha anak didik (santri/murid) dalam mengembangkan potensi dalam dirinya baik itu berkonotasi positif maupun negative. dan masih banyak hal lainnya.

Kebiasaan guru datang tepat waktu ketika mengajar di kelas. kepala sekolah. yaitu segala sesuatu yang terjadi pada saat pelaksanaan kurikulum ideal menjadi kurikulum faktual. sebagai contoh.docstoc. dengan kata lain murid sebagai penentu keberhasilan dalam hidupnya.docstoc. akan menjadi kurikulum tersembunyi yang akan berpengaruh kepada pembentukan kepribadian peserta didik. http://www.com/docs/9330786/pemngembangan-kurikulum 1. . Segala sesuatu itu bisa berupa pengaruh guru. tenaga administrasi. atau bahkan dari peserta didik itu sendiri. Kurikulum tersembunyi (hidden curriculum).com/docs/41688835/paradigma-baru-PKn yang berhak akan masa depan yang dia inginkan.http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful