P. 1
Kelainan Kongenital Pada Traktus Genital

Kelainan Kongenital Pada Traktus Genital

|Views: 428|Likes:
Published by Meligasari L. Gaya

More info:

Published by: Meligasari L. Gaya on Jan 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2013

pdf

text

original

   

Duktus mulleri terbentuk di kedua sisi antara gonad dan mesonefros yang sedang berkembang. Kedua duktus Mulleri tersebut tumbuh ke arah bawah dan lateral dan akhirnya berbelok ke arah medial untuk bertemu dan menyatu di garis tengah. Duktus mulleri yang berfusi turun ke sinus urogenitalis untuk bergabung dengan tuberkel mulleri. Duktus mulleri yang telah menyatu tersebut membentuk korpus dan serviks uteri.

. keSetiap kegagalan penyatuan dua duktus Mulleri atau kegagalan penyerapan rongga diantara keduanya akan menyebabkan terbentuknya kornu uterus yang terpisah atau menetapnya septum uterus dengan derajat bervariasi.  Uterus terbentuk dari penyatuan dua duktus mulleri pada sekitar minggu ke-8-10.

.

Anomali kombinasi . Servikal 3. serviks dan vagina:  Agenesis/hipoplasia Mulleri segmental 1. Vaginal 2. tuba.Pengelompokan anomali duktus Mulleri menurut AFS (American Fertility Associaty) Berdasarkan gambaran anatomis dari uterus. Fundal 4.

Pasien tidak memiliki alat reproduksi potensial sehingga memerlukan intervensi medis dalam bentuk pembuahan secara invitro/penanaman invitro/ hasil konsepsi ke dalam uterus.Contoh: Contoh: Sindrom Mayer-Rokitansky-Kustner-Hauster Mayer-Rokitansky-Kustnerkombinasi dari agenesis uterus. serviks dan bagian atas vagina. .

Dengan kavitas endometrium Komunikantes Non Komunikantes Tanpa kavitas endometrium Terjadi bila salah satu duktus Mulleri gagal berkembang. Uterus unikornis dengan atau tanpa kornu rudimenter. 1. a. b. berkembang. . 2. rudimenter. sedangkan duktus yang satunya lagi berkembang normal.

ginjal tapak kuda yang sering terjadi bersamaan. USG IVP dan USG renal untuk menilai adanya agenesis ginjal. Nyeri siklik dengan perdarahan haid pada uterus unikornis non komukantes.±13% dari jumlah kelainan duktus Mulleri. HSG untuk menolong diagnosa uterus unikornis tidak selalu menemukan kornu rudimenter yang tidak berhubungan. MRI untuk menolong diagnosa dan dapat menemukan kornu rudimenter yang tidak berhubungan. .

 Uterus Didelfis (uterus duplex separatus) Sebagai hasil non fusi dari penyatuan kedua duktus Mulleri. Bisa didapatkan 2 vagina dengan septum yang partial atau kompleks mulai dari serviks sampai introitus vagina. . Bila tidak mempunyai sumbatan tidak ada gejala sampai menarche.

. Bisa ditemukan 2 serviks pada pemeriksaan ginekologik. Bisa menyebabkan riwayat abortus pada trimester 2. Nyeri siklik dengan adanya darah haid dapat ditemukan pada uterus didelfis dan satu vagina obstruksi.Keluhan paling sering: pembalut yang tidak bisa menahan aliran darah haid.

Parsial Terjadi karena fusi yang tidak lengkap pada daerah fundus. Uterus Bikornis Total (terbelah ke bawah sampai ostium internum). 1. . 2.

Evaluasinya dimulai dengan USG pada fase luteal siklus menstruasi ketika endometrial echo kompleks dapat dikenali lebih baik. . baik.Bagian bawah uterus dan serviks terjadi penggab secara lengkap dua cavum uteri berhub dg satu serviks dan satu vagina. uterus septata: sering menyebabkan kegagalan septata: reproduksi MRI. reproduksi. Perlu dibedakan dengan uterus septata: septata: uterus bikornis: sedikit gangguan untuk bikornis: reproduksi.

Paling sering terjadi. Uterus septata Total (septum sampai ostium internum). 1. Parsial. . 2.

Dapat digunakan HSG dan USG transvaginal sebagai sarana penunjan diagnostik untuk kasus ini.Terjadi karena kegagalan resorbsi setelah terjadi fusi secara lengkap. . Septum berada di tengah cavum uteri yang terdiri dari jaringan fibromuskuler yang miskin vaskularisasi.

. Gambarannya adalah: cavum uteri yang tunggal dengan fundus uteri konvek atau datar. cavum uteri ditunjukkan sebagia suatu belahan kecil pada fundus/cekungan (• 1.5 (• cm). Uterus arkuatus uterus dengan identasi kecil pada fundus dan sedikit septum.

MRI untuk melihat lekukan minimal pada fundus. .HSG tampak satu cavum uteri dengan fundus berbentuk saddle. IVP dan USG renal perlu dilakukan untuk menyingkirkan kelainan traktus urinarius.

 Berhubungan dengan pemakaian dietilstilbestrol (DES) cavum uteri berbentuk T. dan kelainan lain pada tahun 1945 sampai awal tahun 1970. persalinan prematur. DES esterogen sintetik yang diberikan untuk wanita yang sering abortus. .

Sekitar separuh dari mereka yang mempunyai defek pada uterus memiliki defek pada serviks khususnya serviks hipoplasia. . HSG: alat diagnosis utama yang digunakan.Cavum uteri berukuran lebih keci. setelah itu baru USG dan MRI sebagai lat pemeriksaan tambahan jika diperlukan.

2. terpisah. Ganda dua buah serviks yang berbeda dan masing2 dibentuk dari maturasi duktus Mulleri yang terpisah. Hemiserviks tunggal timbul dari maturasi Mulleri yang unilateral. 3. 4. Tunggal serviks normal Septata serviks yang terdiri dari sebuah cincin muskuler yang dipisahkan oleh septum dapat hanya terbatas pada serviks atau yang lebih sering lagi berlanjut ke bawah sebagai septum uteri atau ke atas sebagai septum vaginalis. . vaginalis.Tipe ± Tipe Serviks 1.

. Diagnosis bergantung pada pemeriksaan visualdan digital yang cermat terhadap serviks dan mempunyai makna yang penting.Baik serviks septata maupun serviks ganda sering disertai dengan septum vaginalis yang longitudinal sehingga banyak serviks septata yang didiagnosa sebagai serviks ganda. ganda. penting.

.

Kadang-kadang ujung terpisah. Septata transversal/melintang memiliki asal mula transversal/melintang yang berbeda terjadi akibat kanalisasi yang salah pada primordium duktus Mulleri yang bersatu dan bukan akibat penyatuan longitudinal yang salah. 2. Kadangsalah satunya buntu.Tipe ± Tipe Vagina 1. introitus dan menyerupai senapan yang berlaras ganda dengan masing-masing saluran berakhir pada masingserviks berbeda dan terpisah. 3. Vagina ganda sejati dua buah lengkap. . Ganda sulit dibedakan dengan vagina septata yang lengkap. lengkap. 4. Tunggal Vagina normal. salah. Septata longitudinal terdapat septum longitudinal lengkap. buntu.

ANOMALI VAGINA KONGENITAL       Transverse vaginal septum Vertical or complete vaginal septum Vaginal agenesis MRKH Agenesis of the lower vagina Obstructed hemi-vagina with ipsilateral renal hemigenesis (OVIRA) .

 Suatu presentase yang luas dari wanita dengan septum vagina transversal memiliki lubang yang kecil. pagar.Transverse vaginal septum  Yaitu: dinding horizontal jaringan yang Yaitu: dibentuk selama perkembangan embriologi dan membentuk pemisah vagina. atas.  . 4. dengan periode kecil.hari. menstruasi agak sedikit memanjang dibandingkan normal 4-7 hari. atau pagar. Jika terdapat obstruksi komplit dari septum vagina traansversal maka darah menstruasi akan terkumpul pada vagina bagian atas.

Agenesis vagina    Ditemukan pada kira2 1 dalam 5000 bayi perempuan. disebut sindroma Mayer-von Rokitansky-KustnerMayerRokitansky-KustnerHauser (MRKH). wanita mungkin tidak mempunyai vagina dan uterus. Wanita dengan agenesis vagina mungkin abnormalitas ini berdasarkan fakta bahwa vagina tida tumbuh selama perkembangan embriologi. Terdapat beberapa variasi dari sindroma ini. . Atau wanita mungkin tidak mempunyai vagina dan mungkin mempunyai uterus tunggal digaris tengah dan tidak mempunyai serviks. serviks. perempuan. hal ini embriologi. tetapi mempunyai ovarium yang normal. Seorang ini.

.

.

hematometra.   Diagnosis kelainan duktus Mulleri dapat dibuat bila wanita tersebut telah mengalami pubertas amenore primer . bahkan hematoperitoneum. hematoperitoneum. hematokolpos. hematosalfing. . hematometra. nyeri yang siklik suprapubik atau baru diketahui setelah pemeriksaan pada penderita infertilitas atau keluhan dyspareuni. dyspareuni. seks sekunder dalam batas normal. hematosalfing. Penderita dengan kelainan vagina dimana uterus normal tumor rongga pelvis/abdomen bagian bawah karena menumpuknya darah yang berupa hematokolpos.

 Bila ditemukan perkembangan saluran reproduksi yang asimetris. contrast filled urinary bladder but no uterus .pemeriksaan urologi diperlukan karena sering disertai dengan anomali traktus urinarius. CT (with rectal contrast) of the pelvis showing ectopic kidney.

Pada kelainan agenesis vagina . Pada setiap kelainan agenesis vagina dianjurkan intravenous pyelografi (IVP) kelainan traktus urinarius. ipsilateral. atau kelainan kaliks ginjal.   . traktus urinarius 15-20%. ektopik ginjal. ginjal 15pelvis. Bila terdapat atreia uteri pada salah satu sisi atau bila salah satu sisi dari vagina ganda memiliki ujung yang buntu umumnya terjadi pula anomali urologi ipsilateral.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->