P. 1
Penyakit dalam kehamilan

Penyakit dalam kehamilan

|Views: 18|Likes:

More info:

Published by: Utari Tri Prestianti on Jan 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2012

pdf

text

original

Penyakit-penyakit Yang Dialami Oleh Ibu Hamil

Posted:2008-03-19 17:43:04

Saat hamil, kondisi kesehatan ibu akan menentukan sehat-tidaknya pertumbuhan janin. Namun sebetulnya, kehamilan itu sendiri bisa menjadi penyebab menurunnya daya tahan ibu yang kemudian memicu munculnya beberapa penyakit. Apa saja aneka penyakit yang kerap muncul dan bagaimana hal tersebut bisa terjadi?Pendarahan Tidak sedikit wanita hamil mengalami perdarahan. Kondisi ini terjadi di awal masa kehamilan (trimester pertama), tengah semester (trimester kedua) atau bahkan pada masa kehamilan tua (trimester ketiga). Perdarahan pada kehamilan merupakan keadaan yang tidak normal sehingga harus diwaspadai. Ada beberapa penyebab perdarahan yang dialami oleh wanita hamil. Setiap kasus muncul dalam fase tertentu. Ibu hamil yang mengalami perdarahan perlu segera diperiksa untuk mengetahui penyebabnya agar bisa dilakukan solusi medis yang tepat untuk menyelamatkan kehamilan. Adakalanya kehamilan bisa diselamatkan, namum tidak jarang yang gagal. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kandungan disertai dengan pengajuan beberapa pertanyaanpertanyaan yang berhubungan dengan terjadinya perdarahan. Bila perlu dilakukan pemeriksaan penunjang seperti ultrasonographi (USG) dan pemeriksaan laboratorium. A.Pendarahan pada kehamilan muda (trimester pertama) Beberapa penyebab perdarahan yang terjadi pada usia kehamilan tiga bulan pertama : 1. Abortus (keguguran), beberapa tahapan keguguran : a. Abortus iminens Terjadinya perdarahan dari rahim pada tahap awal dimana mudigah (embrio) masih utuh dalam rahim. Pada tahap ini umumnya perdarahan hanya sedikit atau agak banyak namun tidak disertai mules. Pada abortus iminens ini harus dipastikan apakah janin masih dapat berkembang atau tidak. Caranya dengan melakukan pemeriksaan USG berulang kali. Sebagian kasus abortus iminens ini masih dapat dipertahankan kehamilannya. b. Abortus insipiens Pada tahap ini embrio masih utuh dalam rahim, namun sudah terjadi pembukaan dalam rahim. Biasanya muncul perdarahan lebih banyak dan timbul rasa mules. c. Abortus inkomplitPada tahap ini sudah terjadi pengeluaran hasil konsepsi, namun masih ada sisa yang tertinggal di dalam rahim. Umumnya perdarahan yang terjadi sangat banyak sampai bisa menimbulkan shock. d. Abortus komplitus Pada tahap ini semua hasil konsepsi sudah keluar dari rahim. Perdarahan berkurang menjadi lebih sedikit dan mulut rahim sudah menutup kembali. wanita yang mengalami abortus harus menjalani kuretase untuk membersihkan sisa-sisa perdarahan di dalam rahim. 2. Blighted ovum Adalah kehamilan yang tidak berkembang. Di dalam rahim hanya terdapat kantong kehamilan tanpa adanya embrio yang pada akhirnya akan berujung dengan keguguran. Kasus blighted ovum harus diselesaikan dengan tindakan dikuret. 3. Hamil anggur (mola hidatidosa) Adalah kehamilan yang tidak normal dimana pada perkembangannya bagian janin atau plasenta berubah sifat menjadi tumor yang berbentuk keguguran. Dan wanita yang mengalaminya harus dikuret 4. Kehamilan diluar kandungan Adalah kehamilan yang hasil konsepsi atau pembuahannya terletak diluar rongga rahim, misalnya terjadi di saluran telur (tuba), ovarium atau rongga perut. Hal ini menimbulkan perdarahan dalam perut dan dapat menimbulkan shock. B. Pendarahan pada tengah kehamilan kedua (trimester kedua) 1. Plasenta previa Kehamilan dimana letak palsenta berada di bawah menutupi jalan lahir, sehingga bila terjadi kontraksi akan menimbulkan perdarahan. Bila pada kasus plasenta previa perdarahan yang terjadi tidak terlalu banyak, ibu hamil dapat dirawat. Peluang kehamilan berlanjut sampai usia kehamilan cukup bulan masih terbuka. Tetapi bila perdarahan banyak sekali, terpaksa harus dilakukan operasi caesar dengan konsekuensi bayi lahir prematur. 2. Penyakit atau kelainan mulut rahimMisalnya pada polip serviks, atau mungkin menderita kanker serviks, padahal kehamilannya sendiri dalam kondisi normal. C. Pendarahan pada kehamilan tua (trimester ketiga) 1. Plasenta previa Plasenta letaknya rendah dan dapat berlanjut sampai di trisemester ketiga Solusi plasenta : Adalah terlepasnya sebagian plasenta sebelum bayi lahir, penyebabnya terutama bila pasien menderita hipertensi, preeklamsia, kekurangan asam folat atau terjadi trauma (benturan). Bila kasus perdarahan solusi plasenta bayi masih hidup, harus segera dilakukan operasi caesar. Tapi bila bayi telah meninggal maka akan dicoba lahir dengan persalinan normal dengan pengawasan medis yang ketat. Alergi Dan Penyakit Kulit Alergi bisa muncul dalam bentuk gatal-gatal, bersin-bersin, sampai asma. Salah satu faktor penyebabnya adalah sistem imunitas atau kekebalan tubuh. Kehamilan membuat kekebalan tubuh ibu menurun. Belum lagi adanya perubahan kadar hormon progesteron yang akan mempermudah munculnya alergi. Ada juga beberapa penyakit kulit yang muncul saat ibu hamil. Salah satunya peurigo gestationalis. Gejalanya berupa beruntusan dan gatal-gatal pada seluruh tubuh. Keluhan ini biasanya muncul di trimester kedua atau ketiga. Upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah menghindari alergen atau zat-zat pemicu alergi. "Kalau ibu alergi debu atau udara dingin, contohnya, ya sebaiknya menjauhlah dari sumber tersebut. Selain itu, makanlah makanan yang rendah lemak, tapi tinggi karbohidrat dan protein." Seandainya dengan upaya di atas, alergi tetap saja muncul, sebaiknya ibu hamil segera berkonsultasi pada dokter kandungan. "Saat kehamilan muda, konsumsi obat yang diminum harus betul-betul selektif. Kalaupun ibu hamil harus minum obat, dokter akan memastikan obat tersebut aman untuk janinnya, selain itu, kebersihan tubuh harus dijaga. Jangan sampai, karena gatal, ibu terus menggaruk kulitnya sampai luka yang memungkinkan kuman ataupun bakteri lain masuk. Saluran Pernafasan Penyakit yang juga sering muncul pada kehamilan adalah penyakit-penyakit yang ada hubungannya dengan

· Sering melakukan pemeriksaan sebelum kelahiran · Mengurangi makan garam. Akibatnya. dan teratur melakukan olahraga ringan. dan bayi Anda sudah dianggap sudah cukup berkembang.Pengobatannya: Pengobatan yang dilakukan tergantung pada seberapa dekat tanggal perkiraan kelahiran. jumlah urin dan mungkin meminta Anda untuk menjalani tes darah yang bisa menunjukkan bila Anda mengidap preeklamsia. Hal seperti ini juga disebut sebagai toxemia atau pregnancy induced hypertension (PIH)." Aspek lain yang juga menjadi penyebab munculnya penyakit saluran pernapasan adalah meningkatnya hormon progesteron. ibu hamil harus segera berkonsultasi pada dokter kandungannya secara intensif. untuk bisa menyediakan oksigen dalam jumlah yang sama atau malah lebih selama hamil mau tidak mau otot-otot itu dipacu bekerja lebih cepat. sehingga oksigen yang masuk ke paru-paru makin sedikit pula. protein dalam urin Preeklamsia berat: sakit kepala. gangguan buang air besar. Preeklamsia Preeklamsia adalah suatu kondisi dimana tekanan darah meningkat selama masa kehamilan. maka dokter akan menyarankan untuk mengeluarkan bayi Anda sesegera mungkin. Saluran Pencernaan Saluran pencernaan juga bisa terganggu selama kehamilan. mual/muntah. dokter mungkin akan merekomendasikan agar Anda melakukan hal-hal berikut ini: · Istirahat. Kalau memang diduga ada diabetes. Bila Anda mengidap preeklamsia sedang dan bayi Anda belum berkembang secara penuh. Bertambah tingginya kadar hormon progesteron dan hormon estrogen dibanding saat tidak hamil berpengaruh pada menurunnya kemampuan daya tangkap insulin. Bila tekanan darah meningkat. Penyebabnya. dan ibu hamil berusia lebih dari 40 tahun. Di antaranya adalah hipersalivasi atau produksi air liur berlebihan akibat pengaruh hormon estrogen. dokter akan menyarankan ibu untuk diet. dianjurkan untuk semua ibu hamil untuk kontrol gula darah secara teratur selama kehamilan dan juga mengkonsultasikan setiap masalah yang dialami. tapi tidak tertutup kemungkinan gangguan ini terjadi pada wanita yang sebelumnya normal. napas pun jadi semakin cepat yang membuat ibu hamil gampang tersengal-sengal. dan/atau jarang sekali BAK. dengan makin besarnya kandungan. pada ibu hamil terjadi perubahan metabolisme penghancuran karbohidrat. tidak dapat melihat cahaya yang terang. biasa disebut dengan sakit maag atau gastritis. mengingat hal tersebut tak bisa dicegah. Cara pencegahannya tak lain adalah dengan makan teratur. ruang paru-paru jadi lebih sempit. Gangguan yang menyangkut organ lambung juga sering muncul pada ibu hamil. Padahal. Peningkatan hormon ini menyebabkan otot-otot pernapasan menjadi kendur. ibu hamil usia remaja. napas pendek dan cenderung mudah cedera. Cara mengetahui bila mengidap preeklamsia: Pada pemeriksaan sebelum kelahiran dokter akan memeriksa tekanan darah. diabetes baru muncul setelah hamil dan satu-satunya cara untuk mengetahui kondisi ini adalah dengan screening. pandangan kabur. pemeriksaan dengan USG untuk melihat pertumbuhan janin. sakit di bagian perut. Segera hubungi dokter bila Anda mengalami pandangan kabur. Melemahnya daya tahan tubuh ibu maupun perubahan volume darah juga membuat ibu hamil lebih mudah terkena infeksi dibanding kondisi tidak hamil. Penyebab pasti terjadinya kasus preeklamsia tidak diketahui. ibu hamil biasanya jadi malas makan yang justru akan meningkatkan produksi asam lambung. di antaranya pneumonia. retensi air. Jadi. dan pemindaian dengan alat Doppler untuk mengukur efisiensi aliran darah ke plasenta. Bila Anda sudah dekat dengan tanggal perkiraan kelahiran. · Minum 8 gelas air per hari Bila Anda mengidap preeklamsia berat. Gangguan lain yang juga muncul. cukup istirahat. Yang penting perut tidak kosong dan selalu diisi. Sebagai kompensasinya. Upaya pencegahan yang bisa dilakukan antara lain dengan menerapkan pola hidup sehat. cobalah untuk memakan makanan ringan. Diabetes pada ibu hamil antara lain bisa menyebabkan preeklampsia dan keguguran ataupun persalinan prematur. berbaring pada sisi kiri tubuh agar janin tidak menindih urat darah. tuberkulosis dan influensa. · Ibu hamil yang ibunya atau saudara perempuannya pernah mengalami preeklamsia. Akibat rasa mual yang ditimbulkan. Kendati bisa saja sebelum kehamilan ibu sudah memiliki riwayat diabetes. terutama asupan makanan bergizi. fungsi pembekuan darah. Kalau tidak berselera makan makanan berat. Diabetes Ibu hamil juga rawan mengalami perubahan berupa kenaikan kadar gula darah yang tidak pernah dialami saat sebelum hamil. Gejala-gejalanya: Preeklamsia ringan: Tekanan darah yang tinggi. Oleh karena itu. · Ibu hamil yang sebelum kehamilannya memiliki penyakit darah tinggi atau penyakit ginjal. dan protein bisa ditemukan dalam urin. tubuh Anda menahan air. Dampaknya pada janin bisa berupa kelainan kongenital (cacat bawaan) dan giant baby atau lahir dengan berat lebih dari 4. kelelahan. Sumber: Berbagai sumber . adalah bertambah besarnya janin yang kemudian mendesak usus halus. atau kadar gula darah sewaktunya di atas 140. Dokter juga dapat melakukan beberapa tes. Pasalnya. dan perut kembung seperti kolik. diafragma atau sekat rongga dada pun kian tertekan ke atas. termasuk diantaranya: pemeriksaan ginjal. sakit kepala yang parah. terutama di kehamilan tua. sedikit buang air kecil (BAK).000 gram. Padahal inisulin sangat diperlukan untuk menetralisir peningkatan gula darah seseorang. sakit di perut bagian kanan atas. Bila muncul gejala ini. Berikut daftar ibu hamil yang memiliki resiko tinggi mengalami preeklamsia: · Baru pertama kali hamil. dokter akan mengobatinya dengan memberikan obat-obat untuk menekan tekanan darah sampai perkembangan bayi Anda cukup untuk dapat dilahirkan dengan selamat. Dalam istilah kedokteran disebut ileus yang akan menyebabkan ibu hamil mengalami mual-muntah secara berlebihan. · Ibu hamil dengan kehamilan kembar.saluran pernapasan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->