MATERI I Test Formatif 1

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat yang terdapat di bawah ini, dengan jalan membuat tanda silang (X) pada huruf kode (A, B, atau C ) jawaban tersebut! 1. Pancasila dasar Negara kita adalah: A. Nilai ± nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang telah dimiliki dan dilaksanakan sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. B. Nilai ± nilai kehidupan yang di ciptakan oleh para pemimpin pergerakan bangsa sejak permulaan Abad XX. C. Ciptaan Bung Karno Presiden I Republik Indonesia. 2. Mengenai Sila I untuk mendapatkan pengertian yang mantap, perlu di kembalikan kepada teori terjadinya dan pelaksanaan agama oleh manusia. Teori tersebut terdiri dari 2 ajaran yaitu: A. Teori kebudayaan dan Teori Teisme. B. Teori Kebudayaan dan Teori Wahyu. C. Teori Wahyu dan Teori Teisme. 3. Sebagai warga Negara yang Pancasilais, kita menganut teori wahyu karena teori wahyu: A. Lebih menarik. B. Merupakan agama. C. Konsisten dengan Sila I. 4. Jika Sila IV kita teliti dengan maka jelaslah bagi kita dalam kegiatan kehidupan bermasyarakat dan berNegara kita menganut: A. Demokrasi Langsung. B. Demokrasi perwakilan (tidak langsung). C. Demokrasi langsung dan Demokrasi tidak langsung. 5. Pendidikan Pancasila adalah pendidikan nilai ± nilai yang bertujuan membentuk sikap positif manusia sesuai dengan nilai ± nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai termasuk pengertian filsafat. Menilai berarti: A. Menimbang yang merupakan kegiatan manusia yang menghubungkan sesuatu dengan sesuatu untuk selanjutnya mengambil keputusan. B. Menimbang untuk mencari perbandingan. C. Menimbang guna sebagai suatu proses dari latihan berpikir. 6. Perkataan moral dari bahas latina Mos, artinya kesusilaan, tabiat dan kelakuan dalam bahasa Indonesia moral diterjemaahkan dengan: A. Ajaran tentang baik atau buruk kelakuan berdasarkan kodrat manusia. B. Ajaran yang menuntun orang pada kebaikan . C. Ajaran keagamaan. 7. Suatu cabang filsafat yang menyelidiki masalah yang berhubungan dengan moral adalah

filsafat moral yang disebut: A. Logika. B. Etika. C. Estetika. 8. Norma Menuntun kita dalam berbuat, yang mempunyai sanksi kalau terjadi pelanggaran hingga mengharuskan kita berbuat sesuatu keharusan tersebut secara ringkas norma dapat di sebutkan: A. Hasil pertimbangan tentang sesuatu yang di gunakan sebagai motivasi melakukan atau, tidak melakukan sesuatu. B. Petunjuk tingkah laku yang harus di laksanakan dalam hidup sehari hari berdasarkan suatu alasan ( motivasi ) tertentu dengan disertai sanksi. C. Ancaman / akibat yang akan di terima apabila norma di langgar. 9. Norma hukum lebih terjamin pelaksanaannya karena: A. Lebih sempurna dan lebih sistematis disbanding dengan norma lainnya. B. Mempunyai sanksi yang berat. C. Sanksi norma hukum pelaksanaannya nyata dan segera ( didukung pemerintah ) 10. Metode pendekatan untuk P4 dari tiga aspek utama (sejarah, hukum ketataNegaraan dan filsafat ) sangat penting terutama karena : A. P4 adalah masalah yang berat. B. Sehubungan alokasi waktu yang sangat terbatas bagi anda sebagai seorang mahasiswa yang mesti mempelajari bermacam ilmu untuk mendapatkan keahlian sesuai bidang studi masing ± masing. C. Pancasila hanya mempunyai tiga aspek saja.

MATERI I Tes Formatif 2

1. Dasar Negara kita Pancasila dirumuskan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945 di Jakarta A. Ia digali dari nilai ± nilai kehidupan bangsa kita. B. Pancasila adalah sublimasi paham Liberal dengan Sosialis. C. Pancasila adalah hasil renungan dan buah pikiran Presiden I kita. 2. Pancasila juga merupakan kepribadian Bangsa. Yang di maksud dengan kepribadian bangsa adalah: A. Persamaan suatau bangsa dengan bangsa lain. B. Hal yang membedakan suatu bangsa dengan bangsa lain. C. Keadaan alamiah suatu bangsa . 3. Pancasila juga di katakan sebagai perjanjian luhur dan tujuan yang hendak di capai hal itu di sebabkan 2 faktor

A. Kesepakatan Nasional terhadap P4 dan GBHN Repelita III . B. Dukungan rakyat terhadap pemerintah Orde Baru dan Pembangunan Nasional C. Kesepakatan Nasional waktu meletakan dasar Negara tanggal 18 Agustus 1945 dan masyarakat yang hendak kita wujudkan. 4. Dalam pasang surut sejarah pertumbuhan bangsa kita terdapat usaha legal untuk mengganti dasar Negara Pancasila. Kegiatan / usaha tersebut terjadi dalam sidang ± sidang A. Dewan Konstituante. B. Komite Nasional Indonesia Pusat ( KNIP). C. Majelis Permusyawarata Rakyat Sementara (MPRS). 5. Dalam Negara kita tidak boleh hidup paham atau Organisasi komunis. Sikap kita demikian berdasarkan: A. PKI telah dua kali secara terang ± terangan berkhianat dan berontak. B. Faham komunis bertentangan dengan Pancasila, karena itu dalam Negara Pancasila tiada tempat bagi Komunisme. C. Komunisme selalu bikin susah. 6. Melakukan pembangunan bangsa yang di lakukan secara bertahap dalam Repelita ± repelita dewasa ini memerlukan pembaruan. Pembaharuan yang di maksud adalah: A. Mengubah dan membuang semua yang lama. B. Meniru dunia barat yang modern. C. Usaha bangsa untuk mengembangkan kepribadianya sendiri dengan membuang yang buruk dan memperkuat yang baik serta mengadakan penyesuaian tuntutan dan kebudayaan masyarakat modern . 7. Dalam zaman kemajuan seperti sekarang, maka membangun masyarakat modern berarti harus membuka diri dalam usaha meletakan dasar ± dasar masyarakat modern kita pun membutuhkan bantuan luar negeri menghadapi kenyataan demikian, sikap kita sebaiknya adalah: A. Menerima semua bantuan luar negeri asal dapat meningkatkan pekonomian kita. B. Menerima semua bantuan luar negeri asal dapat melancarkan pembangunan. C. Menerima bantuan luar negeri asal bantuan itu tidak mengikat kita dalam arti luas. 8. Sehubungan penanaman nilai ± nilai kepribadian bangsa, maka pergantian generasai yang segera akan terjadi ini harus ditangani dengan bijaksana dan sungguh ± sungguh. Dikatakan demikian karena: A. Mereka ( generasi yang baru ) tidak mengalami langsung perjuangan Kemerdekaan yang melahirkan Negara kita. B. Masalah pemuda biasanya sensitive. C. Biasanya pemuda sangat kritis. 9. Dimensi penting lainya yang mendorong perlunya P4: A. Dalam perebutan pengaruh kita tidak ketinggalan B. Untuk menghadapi perkembangan dunia yang cepat dan mendasar serta berpacunya pembangunan bangsa ± bangsa termasuk persaingan idiologi dan perebutan pengaruh, kita perlu mengamalkan nilai ± nilai Pancasila agar kita tidak goyah dan tetap berdiri tegak dengan kokoh

Kesepakatan Nasional mengenai Pancasila B. Bahan pertimbangan yang diajukan Presiden kepada MPR dalam rangka sidang Umum tahun 1978 yang terdiri dari GBHN dan P4 sebelum sidang MPR bahan tersebut telah diolah oleh: A. jelaslah bahwa P4 yang akan menuntun tingkah laku sangat kita butuhkan dikatakan demikian karena: A. Dalam mengamalkan Pancasila kita perlu memperhatikan keinginan dan aspirasi orang lain. Ketua DPA D. C. Kesepakatan Nasional mengenai pedoman untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan nyata . Apabla kita telah mufakatmengenai pedoman menghayati dan mengamalkan Pancasila nanti. dan di masa yang akan datang kita di panggil oleh sejarah untuk besatu padu mengamalkan Pancasila. tokoh ± tokoh dan pemuka masyarakat terutama dunia perguruan tinggi dan ilmu pengetahuan di himbau dan diajak untuk memikirkan secara bersama ± sama bagaimana cara yang tepat jelas dalam bahasa yang sederhana agar kita dapat menghayati dan mengamalkan Pancasila yang di beri nama Eka Prasetia Pancakarsa. II tersebut merupakan: A. seyogianya hal tersebut di kukuhkan bersama menjadi ketetapan MPR. Dewan Pertahan Dan Keamanan Nasional C. Agar kita mampu mengatur perkembangan dunia. Seluruh lapisan masyarakat seluruh lapisan masyarakat.dan kuat. Pendapat tersebut dikemukakan oleh: A. Di masa lampau bangsa kita telah memberi segala pengorbanan untuk mempertahankan Pancasila. B. Badan Pekerja MPR D. Kesepakatan Nasional mengenai garis perjuangan bangsa D. 10. Dalam mengamalkan Pancasila semua kita perlu memiliki kesatuan bahasa. MATERI I Test Formatif 3 1. Tim Sebelas B. C. Kesepakatan Nasional mengenai GBHN C. Presiden C. Menteri Penerangan 2. kesatuan pandangan dan kesatuan gerak langkah yang akan menuntun kita semua. Senat Universitas Gajah Mada 3. Dengan adanya ketetapan MPR tentang P4 maka makin jelas pula jalan yang akan kita tempuh bersama untuk mewujudkan Pancasila dalam kehidupan nyata karena TAP MPR No. Dalam mengamalkan Pancasila kita harus bergotong royong dan bahu ± membahu. Ketua DPR ± MPR B.

Dalam mempertahankan kehidupan serta mengupayakan kehidupan yang baik manusia harus hidup bermasyarakat dalam kehidupan bermasyarakat tersebut perlu di jaga keserasian hubungan antara manusia dan ketertiban masyarakat itu sendiri untuk itu perlu sikap / perbuatan A. Mengembangkan perbuatan ± perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong royongan C. Gotong royong 10. Keputusan yang di ambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa B. Pendidikan B. Menertibkan dan menetapkan peraturan ± peraturan pelaksanaan C.4. Memberikan teladan dalam tindak ± tanduk kehidupan pribadi dan kehidupan sosialnya yang mencerminkan norma Pancasila D. Ketetapan MPR No. Tekad Yang bulat B. Melaksanakan pengawasan dengan ketat 9. Bersifat mutlak B. Pembinaan insan Pancasila perlu di usahakan. Sebagai pedoman dan pegangan dalam tingkah laku maka 36 butir tersebut: A. Kebebasan yang penuh pada individu C. Penambahan / pengurangan harus diatur dengan peraturan pemerintah D. pandangan pencasila tentang hal ini adalah: A. Mementingkan masyarakat D. Usaha tersebut terutama menyangkut bidang: A. Hubungan yang selaras serasi dan seimbang B. atau lembaga Negara / pemerintah yang dirinci atas 36 butir.II/1978 tersebut memberi pedoman dan menuntun sikap serta perbuatan seluruh rakyat dan badan. Saling mencintai sesama manusia D. Menghargai pendapat orang lain 6. Peningkatan kemakmuran C. karena itu pemimpin harus: A. Terserah secara alamiah 5. Pertahanan keamanan D. Dalam upaya pendidikan untuk pelaksanaan P4 perlu diaktifkan: . Semangat perjuangan tinggi C. Salah satu butir yang ditulis di bawah ini termasuk Sila I A.masing 7. Faktor kepemimpinan dalam pelaksanaan P4 menduduki tempat yang sangat strategis dan menentukan dalam masyarakat Indonesia. Pengendalian diri D. Penambahan / pengurangan seenak kita masing . Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain 8. Dalam kehidupan terdapat beberapa pandangan pokok mengenai hubungan manusia dalam masyarakat. Memerintahkan rakyat untuk berbuat sesuai dengan niali ± nilai Pancasila B. Boleh di tambah atau dikurangi C.

yaitu Hukum Dasar Tertulis dan Hukum Dasar Tidak Tertulis 3.A. Apabila kita menyebutkan UUD 1945. Pembukaan dan Batang Tubuh yang berisi pasal ± pasal (1 /37 ) di tambah aturan peralihan dan aturan tambahan B.7. Pembukaan dan Batang Tubuh . Hukum Dasar Tidak tertulis C. Seluruh lembaga pendidikan formal C. Dalam penyelenggaraan Negara UUD 1945 kita yang singkat yang hanya mengatur pokok adalah menguntungkan bagi Negara kita yang masih harus berkembang yang masih akan terus hidup secara dinamis dan mengalami perubahan ± perubahan hingga tidak akan ketinggalan jaman hal tersebut buka berarti bahwa UUD kita tidak lengkap dan mengabaikan kepastian hukum. Tambah UUD sesui selera penyelenggara Negara 4. Batang Tubuh dan Penjelasan C. Tidak perlu terpaut kepada dasar Negara 5. Penjelasan Otentik UUD 1945 seperti yang termuat dalam berita Republik Indonesia tahun II No. Penyelenggaraan Negara harus mengetahui Teks UUD 1945 dan juga harus menghayati semangat UUD 1945 sebab: A. Lebih mudah membuat dan mengubahnya C. Semangat penyelenggara Negara sangat penting dalam melaksanakan UUD 1945 C. Pengetahuan penyelenggara akan cukup luas B. Lembaga pendidikan formal pemerintah D. Melengkapi dan tidak bertentangan dengan UUD B. Yang dimaksud dengan UUD dalam UUD 1945: A. Pembukaan Batang Tubuh dan penjelasan 2. Ini enguntngkan karena: A. Pengaturan lebih lanjut diserahkan kepada penyelenggara aturan pokok itu dengan hukum dalam tingkat yang lebih rendah. Pembukaan B. Semua potensi masyarakat B. Hukum Dasar Tertulis B. Konvesi yang merupakan aturan ± aturan dasar tidak tertulis yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengara Negara sifatnya: A. Tambah UUD untuk mengikuti jaman C. Adanya kebebasan penguasa yang besar B.15 februari 1946 adalah menjelaskan: A. Keduanya. Batang Tubuh C. Kalau tidak demikian penyelenggara tidak akan di patuhi 6. Perguruan tinggi negeri MATERI II Test Formatif 1 1. maksudnya adalah: A.

Kerakyatan dan Permusyawaratan / perwakilan 10.7. Pembukaan UUD 1945 yang terdidri dari 4 alinea itu masing ± masing mengandung arti dan makna yang sangat dalam mempunyai nilai universal dan lestari. Memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita ± cita moral rakyat yang uhur B. Pengaturan tersebut dikenal sebagai: A. Tata Negara Dan tata Praja Indonesia 2. oleh karena itu. Batang Tubuh UUD 1945 telah mengaturPemerintah Negara Republik Indonesia secara garis besar.merdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas bumi harus di hapuskan karena tidak sesuia dengan perikemanusiaan dan perikeadilan´. Pemerintahan Republik Indonesia berdasar atas sistem konstitusi tidak bersifat absolutisme artinya ialah A. Mengandung nilai ± nilai yang dijungjung tinggi oleh bangsa beradab di permukaan bumi B. UUD harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain ± lain penyelenggara Negara untuk A. Cara pengendalian pemerintah diserahkan sepenuhnya kepada Presiden yang telah diangkat . Bertekad untuk merdeka B. Memlihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur C. Sistem pemerintahan Demorasi Pancasila C. Dengan pernyataan itu saja bangsa Indonesia: A. Pokok pikiran yang ketiga yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 ialah Negara yang berkedaulatan rakyat. Permusyawaratan / perwakilan C. Tidak dianut dan diselenggarakan di seluruh dunia C. Akan tetap berdiri di barisan yang paling depan untuk menentang dan menghapus penjajahan diatas dunia C. Kerakyatan B. berdasar atas: A. Aline pertama berbunyi :´ bahwa sesungguhnya ke. dikatakan universal karena: A. Memegang teguh cita ± cita moral rakyat yang luhur MATERI II Test Formatif 2 1. Tujuh Kunci pokok Pemerintah RI B. Pokok pikiran yang ke empat yang terkandung dalam UUD 1945 adalah Negara yang berdasar atas KeTuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Bertekad untuk merdeka dan akan tetap berdiri di barisan yang paling depan untuk menentang dan menghapus penjajah diatas dunia 9. Negara ± Negara modern telah menerapkanya 8.

Jabatan Politis B. Cara mengendalikan pemerintah harus sesuai dan mendapat persetujuan DPR sebagai badab politik yang mewakili rakyat 3. Nasihat DPA yang di sampaikan kepada pemerintah adalah: A. Presiden sebagai penyelenggara Negara tertinggi di bawah MPR. Tidak mengikat dalam bentuk apapun 8. Cara pengendalian pemerintah dibahas oleh ketentuan ± ketentuan Konstitusi dan hukum lainya produk konstitusi C. Terdapat saling kontrol dan pengawasan 5. Politis dan Teknis 9. Dalam menyelenggarakan pemerintah Negara RI: A. Hasil pemeriksaan BPK tentang penggunaan keungan Negara diserahkan kepada: A. Menteri Negara telah direstui oleh MPR 4. Dalam kedudukan sebagai penanggung jawab pemerintah Negara menteri Negara kuat karena A. Pada akhir masa jabatannya di depan sidang umum MPR C. Secara moral mengikat C. Secara Hukum mengikat B. Pelaksanaan mekanisme kepemimpinan Nasional Lima Tahunan : A. Setelah program ± program pelita yang bersangkutan selesai / rampung seluruhnya dilaksanakan 7. Terdapat Kerja sama diantara lembaga ± lembaga ( tertinggi dan tinggi ) Negara B. Menteri tidak tergantung pada DPR B. Hanya menguntungkan posisi pemerintah C. Kedudukan menteri lebih tinggi dari DPR C. Karena semua kita yakin dan tiada ragu sedikitpun tentang kebenaran Pancasila dan penyelenggaraan Negara yang berdasar UUD 1945 dapat menjamin Stabilitas politik dan pemerintah hingga ada peluang melaksanakan pembangunan untuk mencapai cita ± cita Nasional. Mentri Keuangan 10. Presiden C. menurut UUD 1945 harus mempertanggung jawabkan tugas kepada MPR: A. Masing ± masing lembaga Negara berjalan sendiri ± sendiri C. Jabatan Teknis C. Menjurus pada pemerintah Totaliter B. DPR tidak dapat menjatuhkan kabinet atau menteri . Pada Permulaan tahun kerja sesuai dengan tahun anggaran Negara B. Menjamin stabilitas pemerintah dan politik secar Demokrasi 6. Sehubungan hal tersebut kita bertekad mempertahankan dan melaksanakan Pancasila .B. Sesuai dengan tugas MA jabatan Ketua MA adalah A. DPR B.

Permasalahkan C. karena Konstitusi RIS : A. Dinamis dan mudah mengikuti kemajuan jaman C. hanya mengatur hal ± hal yang pokok ± pokok saja. Dalam sejarah ketataNegaraan kita telah berlaku 3 UUD. Persyaratan dan sumpah pemuda B. Dengan UUDS 1950 stabilitas Nasional tiada terwujud. Pemerintah mempunyai peluang yang cukup untuk beritindak sesuai dengan kepentingan kelompok yang memerintah B. Pengangkatan 1/3 jumlah Anggota MPR dari ABRI dapat dilihat dari dua sudut : (1) Upaya pengamanan / pelestarian UUD 1945 dan (2). kabinet jatuh bangun Labilitas itu terutama disebabkan A. Kemakmuran yang merata 2. diantara ketiga UUD itu yang paling lemah adalah konstitusi RIS. . Pengangkatan sepertiga MPR dan TAP MPR tentang referendum C. didapat kesepakatan Nasional ( konsesus Nasional) tentang pengangkatan 1/3 anggota MPR dari ABRI tetapi di belakang hal ini kembali di persoalkan. Tidak memenuhi keinginan otomi yang luas 4. Oleh pembawaan dan watak pemimpin kita pada waktu itu B.Pancasila pada waktu itu 5. Stabilitas Pemerintah C. Dalam sejarah ketataNegaraan kita upaya melestarikan tersebut berupa: A. dan UUDS 1950. Tidak mamou menciptakan stabilitas politik B. Punya dasar hyang cukup kuat. A dan B MATERI II Test Formatif 3 1.dan UUD 1945 secara lestari. UUD yang singkat adalah menguntungkan karena A. Pengaruh paham liberal yang masih terasa dalam UUDS 1950 C. Sehubungan dengan Uud 1945 sangat terasa manfaatnya bagi kehidupan kita bermasyarakat dan berNegara. Dengan pelaksanaan UUD 1945 secara mantap ( Murni dan Konsekwen ) dapatlah diciptakan: A. sedangkan pengaturan lebih lanjut diserahkan kepada hukum yang rendah tingkatannya 3. yaitu UUD 1945. lestraikan 6. Stabilitas Politik B. Amankan B. Konstitusi RIS. Belum memadainya kesadaran ber. terutama jika dibandingkan dengan 2 UUD lainya ( Konstituai Ris dan UUDS 1950 ) maka UUD 1945 wajib kita A. Tidak mampu melaksanakan pembangunan C. Sebagai pengamanan / pelestarian UUD 1945.

Pengamanan dan pelestarian Pancasila dan UUD 1945 telah menjadi kewajiban kita semua Usaha ± usaha konstitusi untuk itu tetap ditempuh yaitu: A. Tidak bertentangan dengan pasal 37 . Dihubungkan dengan pasal 37 UUD 1945. Tahun 1987 C. Sumpah jabatan anggota MPR C. Yang terakhir B. Upaya Pengamanan / pelestarian Pancasila dan UUD 1945 harus dilakukan karena menyangkut hal yang sangat prinsipil B. tidak semua hal yang tidak di sebut dalam UUD adalah inkonstitusional. maka referendum adalah: A. Mekanisme pelaksanaan pasal 37 C.Keadaan tersebut di tanggapi Bapak Presiden sebagai berikut: A. seperti halnya pemilu dan partai politik tidak disebut dalam UUD. Terhadap referendum ini timbul bebrapa pendapat apakah referendum yang tidak di sebut dalam UUD iti tidak bersifat inkonstitusional jawabanya tidak karena: A. Tiap tindakan MPR harus dimintai persetujuan rakyat melalui Referendum 10. Referendum sebagai upaya pengamanan dan pelestarian UUD 1945 tersebut di tetapkan oleh MPRdalam sidang umumnya : A. Pengangkatan 1/3 anggota MPR dan Abri B. Referendum adalah pemungutan suara rakyat untuk menentukan pendapat tentang haknya sebagai rakyat C. Mekanisme pengamanan konstitusional yang baru pelu di adakan menggantikan pengangkatan 1/3 jumlah anggota MPR dari ABRI 7. Substitusi dari pasal 37 B. Tahun 1983 9. Diserahkan kepada DPR sebagai inti MPR C. namun kita sepakat bahwa adanya parpol dan dilaksanakanya pemilu adalah dalam rangka pelaksanaan Demokrasi referendum dapat dibandingkan dengan hal tersebut B. Referendum 8.

ajaran ria politica tersebut dikemukakan oleh A. MPR adalah pemegang kekuasaan Negara tertinggi karena menurut sistem Demokrasi tidak langsung ini adalah: A. Karen biasanya dapat menimbulkan: A. Pemilik atau yang mempunyai kedaulatan C.MATERI III Test Formatif 1 1. Biasanya masalah pembagian kekuasaan dalam Negara selalu di hubungkan dengan ajaran Trias Politica yang merupakan penangkal atas terpusatnya kekuasaan Negara dalam satu tangan. Van Vollenhoven C. legislative dan yudikatif dalam Negara kita terdapat pula fungsi ± fungsi lainnya seperti: A. Pertimbangan dan pengawasan C. Integralistik 4. Demokrasi liberal B. Demokrasi Pancasila tidak menganut pemisahan kekuasaan menurut ajaran trias politica namun untuk penyelenggaraan Negara diadakanlah lembaga ± lembaga Negara dengan fungsi dan wewenang masing ± masing dikatakan emikian karena Demokrasi Pancasila menganut ajaran: A. Perencanaan B. Liberalisme B. Pemusatan kekuasaan Negara dalam satu tangan / badan bertentangan dengan Demokrasi. Hubungan InterNasional 5. Absolutisme C. Jika diteliti UUD 1945 ternyata di samping fungsi ± fungsi eksekutif. Supomo 2. Idealisme 3. Badan keNegaraan yang mempunya kekuasaan mutlak . Pelaksanaan dari kedaulatan rakyat B. Mostesquieu B. MPR lembaga tertinggi Negara merupakan penjelmaan serta pencerminan seluruh rakyat Indonesia. Demokrasi Totaliter C.

Pembentukan Negara kita melalui prosedur yang Demokrasi.6. Menyempurnakan wewenang Presiden sebagai mandataris MPR C. Memberi nasihat kepad menteri Negara 9. Presiden adalah mandataris MPR. Menetapkan Undang ± undang C. DPR . Ujian bagi DPR MATERI III Test Formatif 2 1. Mewakili dan membela serta memperjuangkan kepentingan rakyat 8. DPR dikatakan suatu badan Legislatif karena tugasnya A. Tugas untuk menetapkan UUD dan GBHN serta Memilih dan mengangkat Presiden ( dan wakil Presiden) adalah tugas ± tugas yang sangat berpengaruh pada penyelenggaraan Negara kita tugas ± tugas tersebut yang oleh UUD 1945 di bebankan dan menjadi tanggung jawab: A.undang dengan ketentuan harus dapat persetujuan DPR dalam sidang DPR berikutnya jika persetujuan itu tidak didapatkan dalam sidang berikutnya. Penyelenggara pemerintah Negara yang tertinggi dibawah MPR C. Mahkamah Agung B. Pengawas dan penilai pemerintah 7. DPR C. Sesuai dengan prinsip kedaulatan rakyat B. Direstui oleh pemerintah yang sedang berkuasa 2. Presiden B. Tidak semua lembaga Negara kita di bentuk melalui pemilu yang pembentukanya melalui pemilu adalah: A. Memberi jawaban atas pertanyaan BPK dan Mahkamah Agung C. artinya pembentukan tersebut: A. Kordinator lembaga ± lembaga Tinggi Negara lainya B. Memberi jawaban atas pertanyaan Presiden di samping berhak mengajukan usul kepad pemerintah B. maka peraturan pemerintah pengganti Undang ± undang tersebut harus di cabut kembali oleh Presiden wewenang Presiden tersebut diadakan untuk A. Mandataris dari pelaksanaan kedaulatan rakyat sehubungan dengan hal tersebut Presiden adalah: A. Mengawasi kebijaksanaan pemerintah sehari ± hari B. Dalam keadaan yang memaksa Presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah pengganti Undang . MPR 10. Kelancaran penyelenggaraan Negara yang dapat terhambat oleh suatu proses tata kerja B. Secara ilmiah dapat dipertanggung jawabkan C. Sebagai Badan penasihat DPA berkewajiban: A.

Keanggotaan MA menghendaki suatu persyaratan keahlian di samping persyaratan lainnya yang di maksud adalah keahlian dalam bidang A. Persyaratan keanggotaan BPK hendaknya orang yang mempuinyai keahlianatau pengalaman yang luas dalam bidang keuangan dan tokoh masyarakat yang cukup berpengaruh dengan latar belakang tersebut di harapkan anggota BPK mempunyai cukup keberanian melaksanakan tugasnya hal yang terakhir sangat penting sehubungan yang akan di periksanya adalah pertanggungjawaban penggunaan keuangan Negara oleh: A. Pembentukan DPA dilakukan oleh Presiden setelah mengadakan konsultasi dan mendengarkan pendapat: A.C. Dalam praktek penyelenggaraan Negara ada beberapa tugas yang akan dilaksanakan oleh Mahkamah Agung diantara tugas ± tugas tersebut tugas utama Mahkamah Agung Adalah di bidang A. Pemerintah B. MPR 4. Hukum B. Dalam penyelenggaraan Negara terdapat kerja sama dalam bentuk partner ship antara lembaga Negara. BPK C. Tugas menteri ± menteri Negara adalah : A. Mengangkat duta dan konsul C. Anggota DPR juga adalah anggota salah satu lembaga Negara lain Yaitu merangkap dengan keanggotaan: A. Membantu Presiden dalam penyelenggaraan pemerintah C. MPR B. Memberi grasi B. Penasihat B. DPA B. Politik C. Mewujudkan cita ± cita Nasional atas tanggung jawab sendiri 9. Memimpin bidang pemerintahan yang di tugaskan oleh MPR B. Membentuk UU . DPR C. PerUndang ± Undang C. Keuangan 8. Kehakiman 7. DPA 5. BPK 3. DPR C. Diantara Presiden dan DPR pun terdapat kerja sama yang demikian yaitu dalam: A. DPA 6.

B ± S Dalam Negara liberal terdapat kebebasan individu tanpa batas segala sesuatunya acuanya adalah kepentingan individu. Demikian pula dalam Negara totaliter 10. B ± S Hak ± hak asasi manusia yaitu hak yang di bawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa tidak boleh dikurangi atau ditiadakan 3.adalah urusan Negara itu sendiri bagi warga Negara sebagai pemilik hak asasi tidak wajib untuk menunjang Negara 4. MPR MATERI III Test Formatif 3 Tulislah huruf B atau S di lembar jawaban pada buku kerja anda jika jika pernyataan berikut ini benar atau salah 1. Mahkamah Agung C. B ± S Dalam kehidupan berNegara orang teikat atau tertentu posisinya ada hak dan ada pula kewajibannya. Droit de¶l homme et du citoyen. B ± S Untuk dapat mewujudkan dan menjamin hak ± hak warga Negara. DPR B. tentu Negara harus berada dalam keadaam mampu adan pelaksanaannya persoalan mampu atau tiadaknya Negara. universal declaration of human right dan lain ± lain 7. B ± S Dalam masyarakat sederhana yang penduduknya relatif sedikit dan hidup dalam susana kekeluargaan maslah hak asasi biasanya tidak di persoalkan 6. Dalam melaksanakan tugas tersebut. B ± S Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintah di sebut personal right 9. B ± S Hak asasi manusia berasal dari barat hal ini dapat di buktikan dengan adanya magna charta. UUD 1945 memuat hak ± hak asasi manusia / waga Negara hal itu dapat kita temui dalam . B ± S Dalam Negara kita yang berdasarkan Pancasila ini antara hak dan kewajiban terhadap hubungan timbal balik yang seimbang MATERI III Test Formatif 4 1. Fungsi BPK adalah memriksa pertanggung jawaban penggunaan keuangan Negara oleh pemerintah. terdapat kerja sama yang erat antara BPK dengan A. Kehidupan berNegara menimbulkan hak dan kewajiban 2.10. B ± S Yang di maksud dengan kewajiban asasi adalah kewajiban tiap pribadi untuk berbuat agar eksistensi Negara / masyarakat dapat dipertahankan dan Negara / masyarakat mempunyai kemampuan untuk mewujudkan dan menjamin hak asasi warganya 8. B ± S Antara Hak dan kewajiban warga Negara terdapat hubungan ketergantungan dapat tidaknya atau mampu tidaknya negaa mewujudkan dan menjamin hak warganya sangat berhubungan dan ergantung bagaimana peran serta warganya menunaikan kewajiban ± kewajiban 5.

Hak asasi manusia yang sangat mmendasar B. Salah satu tuuan Nasional kita adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam kebudayaan berupa keadilan B. Berguna bagi manusia C. Kegiatan Organisasi tersebut dapat dilakukan: A.A. Pertahanan B. Keamanan C. UUD 1945 dalam hubungan hak ± hak asasi manusia ini lebih lanjut karena ia memuat: A. Dilakukan dengan penuh tanggung jawab 5. Terpokok B. Pembukaan B. Dalam bidang perekonmian pasal 33 UUD 1945 berbunyi sebagai berikut A. yang merdeka . Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas kekeluargaan B. Hak yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai anugerah ±Nya sebagai manusia C. berdaulat adil dan makmur. Hak ± hak asasi manusia . Aturan Peralihan 2. Ada kegunaannya dan ada dasar hukumnya C. Dengan enuh kebebasan tanpa batas B. Demikian di cantumkan dalam alinea II alinea ini mengungkapkan hak asasi: A. Batang Tubuh C. Dalam bidang sosial berupa keadilan 3. Persamaan 4. bersatu. Fakir miskin dan anak ± anak yang terlantar dipelihara oleh Negara 7. Kodrati manusia 8. Hak warga Negara sebagai kebijaksanaan penguasa 6. Cabang ± cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak di kuasai leh Negara C. Hal ini bersangkut paut dengan pengakuan hak asasi dalam bidang: A. Kemerdekaan ceserikat dan berkumpul yang tercantum dalam pasal 28 UUD 1945 memberi kesempatan kepada warga Negara Indonesia untuk berOrganisasi kegiatan Organisasi termasuk dalam hak asasi. Dalam bidang ekonomi berupa kemakmuran C. Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang Kemerdekaan Negara Indonesia. Kemerdekaan iap penduduk untuk memeluk agamanya masing ± masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu seperti yang tercantum dalam pasal 29 ayat (2) UUD 1945 adalah A. Hak hidup manusia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa mutak harus di tegakan. karena ini adalah hak asasi A.

Dalam keseimbangan antara hak dan kewajiban B. Landsan hukum berNegara D. Bappenas D. Merupakan sarana dari pembangunan Nasional C. Bebas mutlak tanpa batas C. dan Pembukaan UUD 1945 D. Pemimpin masyarakat 10. Rakyat melalui MPR B. Pelaksanaan hak dan kewajiban warga Negara menurut UUD 1945 adalah A. Sebagai warga Negara B. Memberikan rangkaian pelita 5.B. Untuk memberikan sarana pembangunan naional B. Pasl 1 ayat 2. Landsan struktural berNegara 3. Dalam kehidupan berNegara GBHN merupakan A. Maksud GBHN tidak lain adalah A. DPR bersama Pemerintah C. Kita memandang manusia dalam tiga posisi yaitu A. Untuk memberikan arah dari pedoman bagi perjuangan bangsa Indonesia yang sedang membangun D. Makluk Tuhan C. Landasan falsafah berNegara B. Kodrat manusia 9. Pasal 1 ayat 1 dan 2 B. pasal 3. Mewujudkan keadaan yang di inginkan dalam watu limatahun berikutnya dan dam jangka penjang guna mencapai cita ± cita yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 . Pasal 5 ayat 1 dan 2 2. Kewajban asasi manusia C. Secara bertanggung jawab MATERI IV Test Formatif 1 1. Kabinet pembangunan 4. Masyarkat adil makmur B. Tujuan ditetapkannya GBHN adalah A. Hubungan antara GBHN dan UUD 1945 di tentukan oleh A. Pasal 3 dan pasal 4 C. Pada hakikatnya yang menentukan GBHN adalah A. Landasan politik / kebijaksanaan Negara C.

Garis ± Garis Besar Haluan Negara C. Landasan ideal dari GBHN B. GBHN dalam pelita IV dituangkan dalam ketetapan MPR A. Pertumbuhna ekonomi yang sangat tinggi D. B ± S Hakikat ³ Tujuan Nasional´ adalah sama dengan ³tujuam pembangunan´ 2. IV / MPR 1973 C.C. B ± S Bahwa hakikat manusia adalah untuk pembangunan. TAP MPR No. Peraturan pemerintah 8. TAP MPR No.dan kebudayaan MATERI IV Test Formatif 2 Petunjuk: tulislah B jika pertanyaan di bawah ini benar. tidak boleh bertentangan dengan: A. Landasan knstitusional GBHN D. Sarana GBHN sebagai pola umum Pembangunan Nasional adalah A. IV / MPR 1971 B. B ± S Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan tujuan akhir (µultimate goal¶)dari . Pancasila dan UUD 1945 D. TAP MPR No. Hakikat GBHN sebagai sarana Ampera adlah berkaitan dengan nilai ± nilai yang terkandung dalam A. IV / MPR 1978 D. Batang Tubuh UUD 1945 D. Landasan opersional GBHN 10. Stabilitas Nasional yang mantap 6. Undang ± Undang C. Sosial ekonomi D. Pasal 1 ayat 2 dan pasal 3 UUD 1945 merupakan A. Hakikat GBHN sebagai alat dan cara melaksanakan pembangunan Nasional dalam rangka mencapai tujuan Nasional. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan Pembukaan UUD 1945 B. ekonomi. II / MPR 1983 7. bukan sebaliknya pembangnan untuk manusia 3. Undang ± Undang dasar B. atau S jika pertanyaan salah 1. Landasan Struktural GBHN C. Sosial. Ideologi dan politik B. Ipoleksosbud Hankamnas C. TAP MPR No. Rencana pembangunan lima tahun 9.

Naiknya pendapatan Nasional yang tinggi C. Jumlah seluruh pendapatan dari semua sektor D. mentalitas dan kepribadian manusia pelaksnaannya ( filsafat administrasi) 8. Memberi manfaat pada kehidupan materi B. Stabilitas politik keNegaraan yang mantap D. pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh rakyat Indonesia B. Memberi manfaat kepada kemanusiaan.pertuangan Nasional bangsa Indonesia 4. B ± S Masyarakat adil dan makmur adalah masyarakat yang setiap anggotanya terdapat kesamaan dalam kemakmuran karena keadilan adalah sama dengan persamaan 7. Pembangunan bidang ekonomi yang kuat C. B ± S Pembangunan Nasional yang mempunyai sasaran pad segala bidang kehidupan pada hakikatnya bertujuan menghasikan manusia ± manusia yang Pancasilais MATERI IV Test Formatif 3 1. Semua pendapatan yang di peroleh Bumi Putera . Memberi manfaat bagi golongan ekonomi kuat 2. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi di sertai pelaksanaan asas pemerataan yang nyata 3. Sasaran atas manfaat dari pembangunan Nasional adalah: A. Sasaran terakhir pembangunan jangka panjang adalah A. B ± S Kebahagiaan hidup manusia akan tercapai bila manusia mampu mencitakan suasana yang serasi. Pertahanan dan keamanan yang tangguh 4. Stabilitas Nasional akan tercapai bila A. Tercapainya penanaman modal yang kuat D. Tecapai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi B. B ± S Berhasil atau tidaknya pelaksanaan pembangunan terletak pada watak corak. Penegertian konsep ³pendapatan Nasional´ dalam ekonomi adalah A. selaras dan seimbang dalam segala aspek kehidupan 5. kesejahteraan rakyat dan pembangunan pribadi warga Negara D. Memberi manfaat pada kehidupan kerohanian C. Jumlah seluruh pendapatandi bagi jumlah seluruh penduduk C. Naiknya pendapatan tiap warga Negara B. B ± S Pembangunan akanmmenghasilkan masyarakat yang maju dan mern seperti masyarakat bangsa eropa dan amerika 10. B ± S Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya adalah manusia yang berkecukupan sandang pangan dan papan ( perumahan) 9. B ± S Jika pembangunan mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan disertai dengan asas pemerataan yang nyata maka akan tercapai stabilitas Nasional yang mantap 6.

Swasembada pangan dan industri yang mengolah bahan baku menjadi bahan jadi C. Meletakan modal pembangunan yang besar dan kuat B. Meletakan tujuh asas pembangunan D. Meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan rakyat B. Terciptanya landasan yang kuat untuk tumbuh dan berkembang atas kekuatan sendiri menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila C. Meletakan nilai ± nilai dasar. Tujuan setiap tahap pembangunan adalah A. Meletakan nilai ± nilai dasar dalam pembangunan C. Jumlah penduduk modal rohani dan mental dan modal budaya . Pengambilan dan penggunaan sumber alam harus dilakukan secara rasional agar tidak mengakibatkan A. Titik berat repelita ketiga adalah A. Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya C. Pertania. Stabilitas bidang politik B. Pelaksanaan pembangunan Nasional harus berjalan bersama dengan : A. Kerusakan lingkungan sosial C. Peratanian dan industri yang mendukung pertanian B. Kemerdekaan dan kedaulatan. Pertanian dan industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku D. Pembangunan seluruh masyarakat Indonesia D. swasembada pangan dan industri mesin ± mesin berat dan ringan 6. sosial dan kepentingan generasi mendatang MATERI IV Test Formatif 4 1. Meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan rakyat dan meletakan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya 8. Pertanian. Kerusakan lingkungan alam B. Meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan rakyat B. Kerusakan lingkungan alam. Yang tertulis di bawah ini adalah modal dasar pembangunan Nasional kecuali: A. Stabilitas hukum 10. Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya D. Stabilitas ekonomi D. Stabilitas Nasional C. Sasaran pembangunan jangka panjang adalah: A. Pola dasar pembanguan Nasional mengandung pengertian : A. kedudukan geografis dan dan sumber kekayaan alam B. tujuan pembangunan hakikat pembangunan dan tujuh asas pembangunan 7.5. Pembanguan seluruh masyarakat Indonesia 9. Kerusakan lingkungan alam dan sosial D.

Meningkatkan ketahanan Nasional 5. Pemerataan keadilan sosial C. Yang tertulis di bawah ini adalah tercakup dalam wawasan nusantara. Stabilitas Nasional yang sehat dan dinamis 8. Tujuan pembangunan bidang transmigrasi adalah seperti berikut. Kecuali A. Faktor Demografi. Peningkatan industri berat dan industri ringan C. Tujuan setiap tahap pembangunan adalah seperti berikut. Peningkatan pada sektor perdagangan D. Peningkatan industri mesin untuk industri berat dan untuk industri ringan 6. Pemerataan kepadatan penduduk seluruh wilayah Indonesia B. Kebijaksanaan pembangunan berlandaskan Trilogi Pembangunan sepertitersebut dibawah ini. Untuk meningkatkan taraf hidup B. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan kesatuan pertahanan dan keamanan 4. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi D. geologi dan topografi B. sosial budaya geografi hidrografi. Bidang politik C. Peningkatan produksi dan penciptaan lapangan kerja . Sumber ± sumber kekayaan alam dan jumlah penduduk C. kecuali A. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik sosial dan budaya B. Faktor klimatologi. flora dan fauna D. Prioritas dalam pelita ke IV adalah dalam hal ± hal seperti berikut. Potensi efektif bangsa angkatan bersenjata RI 2. Bidang Budaya D. Kecuali: A. Bidang pelayanan Nasional B. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ketahanan Nasional C. Kecuali: A. Faktor kemungkinan pengembangan 3. Kecuail: A. Yang termasuk ³faktor dominan´ adalah seperti berikut: A. Untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat C. Pertahanan dan keamanan 7. Pembangunan bidang ekonomi B. Faktor klimatologi flora dan fauna D. Melakukan landasan yang kuat untuk untuk tahap pembangunan berikutnya D. Titik berat pada sektor pertanian dengan swasembada pangan C.C. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi D. Sejalan dengan prioritas pada pembangunan bidang ekonomi mak ditingkatkan pula pembangunan pada bidang. Kecuali A. Pemerataan pembangunan dan hasil ± hasilnya menuju tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat B.

kecerdasan dan keterampilan B. III / MPR/1983 C. Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila bertujuan seperti berikut. I/MPR/1983 D.B dan C . TAP MPR No. Meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.3 Tahun 1985 B. Eningkatan petahanan Nasional dan kesatuan bangsa 9. Kemakmuran masyarakat diutamakan . Yang menjadi tujuan pokok pembangunan bidang politik adalah: A. TAP MPR No. Undang ± undang No. Stabilitas Nasional C. TAP MPR No.8 Tahun 1985 4. Ekonomi Pancasila dilaksanakan dengan nyata D. GBHN 2. Produksi di kerjakan oleh semua untuk semua di bawah pimpinan dan penilikan anggota anggota masyarakat B. Meningkatkan kesadaran politik 10. Yang menjadi landasan idiil dan konstitusional pembangunan politik adalah: A. Undang ± undang No. bangun perusahaan yang sesuai dengan itu adlah koperasi MATERI V Test Formatif 1 1. Yang menjadi landasan yuridis operasional pembangunan bidang politik khusus tentang pemilihan umum adalah: A. Menurut penjelasan UUD 1945. TAP MPR No. II / MPR/1983 dan lima Undang ± undang pembangunan bidang politik C. Undang ± undang No.5 Tahun 1985 C. TAP MPR No.D. bukan bukan kemakmuran orang seorang C. I/MPR/1983 D. Pancasila dan UUD 1945 B. Memperinggi budi pekerti memperkuat kepribadian. Stabilitas bidang politik B. Pancasila dan UUD 1945 B. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekluargaan. Undang ± undang No. Yang menjadi landasan struktural dan yuridis operasional pembangunan bidang politik adalah: A.1 Tahun 1985 D. A. III/MPR/1983 3. mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air C. Stabilitas Nasional sebagai syarat keberhasilan pembangunan Nasional D. Kecuali: A. pasal 33 tercantu dasr Demokrasi ekonomi sebagai berikut: A. Menumbuhkan manusia ± manusia pembanguna yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama ± sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa D.

Undang ± undang No 8 tahun 1985 merupakan landasan yuridis pembangunan bidang politik khusus tentang: A. IV/ MPR/1983 D. Susunan dan kedudukan MPR. GBHN D. III/ MPR/1983 B. Bidang politik B. bebas dan Rahasia pada hakikatnya merupakan: . UU No.5. Landasan Struktural UU NO. Bidang ekonomi C. B dan C 10. Demokrasi Pancasila B. Organisasi Kemasyarakatan D. Undang ± undang dasar 1945 6. A. TAP MPR No. Pemilihan umum B. Hakikat Demokrasi Pancasila adalah Demokrasi A. 5/ 1985 adlah A. I/ MPR/1983 C. TAP MPR No. Pembangunan bidang ekonomi C. Yang berdasarkan niai ± nilai yang tekandung dalam Pancasila Pembukaan UUD 1945 dan UUD 1945 11. Pembangunan bidang politik merupakan bagian yang tak terpisahkan dari: A. Demokrasi Pancasila C. Hakikat pembangunan bidang politik adalah pengamalan dari: A. Pemilihan Umum B. Kedaulatan rakyat ( kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / perwakilan) D. Partai politik dan Golongan Karya 8. Pembangunan Nasional D. Organisasi Kemasyarakatan D. Demokrasi politik 12.1/1985. Umum. Pancasila Dan UUD 1945 C. Undang ± undang No 5 tahun 1985 merupakan landasan yuridis pembangunan bidang politik khusus tentang: A. Pembangunan bidang ketahanan Nasional 7. Referendum C. Pancasila B. Pada khusunya pemilihan umum merupakan realitas dari: A. 2/ 985. Asas langsung. Bidang sosial dan kebudayaan D. Partai politik dan Golongan Karya 9. Pembangunan bidang politik B. UU No. DPR dan DPRD C. TAP MPR No.

Perwakilan yang berdasarkan kriteria teritorial dan jumlah penduduk C. maka parpol dan golkar harus merupakan kekuatan sosial politik yang: A. Bila pelaksanaan pemungutan suara di suatu daerah pemilihan tidak dapat dilaksanakan karena gangguan keamanan atau terjadi bencana alam atau telah dilaksanakan tetapi terjadi . Perwakilan yang berdasarkan keseimbangan antara jumlah penduduk jawa dan penduduk luar jawa 14. Perwakilan yang berdasarkan kriteria teritorial B. Pasal 5 ayat (1) dan pasal 20 ayat (1) UUD 1945 B. Anggota MPR B. Asas tunggal Pancasila 13. Alasan yang memberikan dasar pada pengangkatan keanggotaan DPR bagi Golongan Karya ABRI adalah A.1 ahu 1985 adalah: A. B. Demi stabilitas politik dan stabilitas Nasional C.2/1980 D. Demi mempertahankan Pancasila B. Melaksanakan A. Dasar hukum penyusunan Undang ± undang No. dan C 15. TAP MPR RI No. III/MPR/1983 tentang pemilihan umum C.B. Inti dari pengertian ³ perwakilan berimbang´ adalah: A. Demi kelestaraian dan pengamalan Pancasila. Perwakilan yang berdasarkan keseimbangan antara DPR dan dan DPRD D. Mencantumkan asas tunggal Pancasila dalam anggaran dasarnya C. Anggota DPRD I dan DPRD II 19. Untuk menyusun Negara baru dengan filsafat baru C. DPRD I dan DPRD II D. Tujuan di selenggarakanya pemiliha umum pada hakikatnya adalah: A.A. B. Untuk memilih wakil ± wakil rakyat yang mampu membawa aspirasi dan hati nurani rakyat D. UU No. Asas pemilihan umum dalam pelakanaan Demokrasi Pancasila D. Karena A. Untuk memilih wakil ± wakil rakyat yang duduk dalam MPR DPR dan DPRD B. Mengakui asas tunggal Pancasila B. Karena anggota ABRI tidak ikut memilih dan dipilih dalam pemilihan umum D. dan C 17. 4 /1975 dan UU No.dan C 18. Asas politik bebas aktif C. Berdasar atas A. Pemilihan umum diselenggarakan tiap 5 tahun sekali melalui pemungitan suara yang dilaksanakan serentak dalam satu hari adalah untuk memilih A. Mengamalkan asas tunggal Pancasila dalam pembangunan Nasional D. Untuk mengisi lembaga legislatif sebagai unsur kelengkapan Negara 16. 15 /1959 yang telah diperbaiki dengan UU No. Asas Pancasila dan UUD 1945 B. Anggota DPR. Anggota MPR dan DPR C.

anggota Utusan kekuatan sosial politik peserta pemilihan umum. IV/MPR/1983 . Pasal 5 ayat (1) UUD 1945 D. Pasal 20 ayat (1) UUD 1945 3. Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah disesuaikan denga jumlah penduduk dan perkembangan keadaan daerah ketentuan ini diatur dalam A. III /MPR/1983 2. Dianggap atal secara keseluruhan B. Pasal 7 TAP MPR No. Dapat diadakan pemungutan suara lanjutan / susulan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan 20. Jumlah anggota majelis Permusyawaratan Rakyat.kekliruan atau kesalahan maka pemungutan suara itu: A. Pasal 4 TAP MPR No.ABRI yang ditetapkan berdasrkan imbangan susunan anggota DPR serta utusan golongan ± golongan sebagimana di maksud dalam UUD 1945 pernyataan ini datur dalam : A. Pasal 6 TAP MPR No. III /MPR/1983 C. Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 B. Majelis Permusyawaratan Rakyat berketetapan untuk mempertahankan UUD 1945 tidak berkehendak dan tidak akan melakukan perubahan terhadapnya serta akan melaksanakan secara murni dan konsekwen pernyataan ini diatur dalam A. III/MPR/1983 B. Asas Demokrasi ekonomi sesuai dengan pasal 33 UUD 194 MATERI V Test Formatif 2 1. Pancasila dan UUD 1945 B. Pasal 6 TAP MPR No. dan Golongan Karya . Pasal 4 TAP MPR No. Dapat diadakan pemungutan suara lanjutan / susulan dalam jangka waktu 1 (satu) bulan D. Anggota Mejelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas anggota ± anggota Dewan Perwakilan Rakyat di tambah dengan anggta utusan daerah yang dipilih oleh DPRD tingkat I. III /MPR/1983 D. Pasal 5 TAP MPR No. III/MPR/1983 D. Pasal 1 TAP MPR No. Kebijaksanaan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan D. III/MPR/1983 4. Pasal 7 TAP MPR No. Majelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas anggota ± anggota Dewan Perwakilan Rakyat di tambah dengan utusan utusan daerah dan golongan ± golongan menurut aturan yang ditetapkan dengan Undang ± Undang pernyataan ini diatur dalam: A. Program pembangunan sebagai pengamalan Pancasila C. III /MPR/1983 B. Pasal 5 TAP MPR No. Dianggap tidak sah C. III/MPR/1983 C. Bagi Organisasi peserta pemilihan umum dalam kampanye pemilihan umum dilarang mempersoalkan A. Pasal 2 ayat (1 UUD 1945 C.

golongan sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat (1) huruf c. Hal ± hal yang menyebabkan anggota MPR berhenti antar waktu adlah seperti tersebut di bawah ini kecuali: A. tidak terlibat G30S/PKI dan Organisasi terlarang yang lain C. 2 Tahun 1985. Diangkat dengan ketetapan Presiden atas usul panglima ABRI 7. Melalui Pemilihan Umum B. Anggota tambahan MPR yang disebut Utusan golongan . IV/MPR/1983 5. Tidak menderita sakit jiwa / atau nyata ± nyata tidak terganggu ingatan/jiwanya 9. Pasal 1 TAP MPR No. ketentuan ini diatur dalam: A. Harus menjadi anggota parpol atau Golongan Karya 10. Sudah berumur 21 tahun dan bertaqwa kepada Tuhan YME B. Pasal 4 TAP MPR No. berpengalaman dibidang Kemasyarakatan dan keNegaraan C. Dapat menulis huruf latin. Berhenti sebagai anggota DPR . Dengan ditetapkannya tentang referendumini maka ketentuan Undang ± Undang mengenai pengangkatan 1/3 anggota majelis di tinjau kembali. Warga Indonesia asli yang beragama islam D. IV/MPR/1983 D. ditetapkan dengan cara A. Ditetapkan oleh Presiden atas usul Organisasi golongan ± golongan D. Pasal 2 TAP MPR No. mampu berbahasa Indonesia dengan baik paling rendah pendidikan SLTP/sederajat. Di pilih oleh DPRD tingkat I C. Pasal 2 TAP MPR No. Tidak sedang di cabut hak piihnya dan tidak sedang menjalani pidana penjara D. Melalui Pemilihan Umum B. Syarat untuk menjadi anggota MPR adalah seperti tersebut dibawh ini Kecuali: A. Meninggal Dunia B. IV/MPR/1983 D. ditetapkan dengan cara A. UU No. Bukan bekas anggota PKI dan Organisasi masanya. Setia pada Pancasila dan UUD 1945. UU No. Diangkat dengan ketetapan Presiden atas usul panglima ABRI 8. Bertempat tinggal di lar wilayah RI D. Ditetapkan oleh Presiden atas usul Organisasi golongan ± golongan D. Pasal 4 TAP MPR No. Pasal 3 TAP MPR No. 2 Tahun 1985. Proklamasi 17 agustus 1945 dan mengemban Ampera B. Anggota tambahan MPR yang disebut Utusan Daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat (1) huruf a. Berhenti atas permintaan sendiri secara tertulis kepada ketua MPR C. Lanjutan syarat ± syarat untuk menjadi anggota MPR adalah seperti tersebut di bawah ini kecuali: A. Pasal 3 TAP MPR No. IV/MPR/1983 6.B. IV/MPR/1983 C. IV/MPR/1983 B. IV/MPR/1983 C. Di pilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat I C.

kecuali: A. 2/1985. Hak mengajukan Mosi tidak percaya atau kebijaksanaan pemerintah B.000. Calon utusan daerah C. Diganti menurut pasal 43 No. Hak mengajukan pernyataan pendapat dan hak mengajukan / menganjurkan seseorang jika jika dientukan oleh suatu peraturan perundang ± undangan 13. Hak tidak dapat dituntut di muka pengadilan karena pernyataan ± pernyataan yang di kemukakan dalam sidang MPR/DPR baik dalam sidang terbuka maupun dalam sidang tertutup baik yang diajukan secara lisan maupun secara tulisan B. Anggota MPR dari Dewan Perwakilan Rakyatyang berhenti antar waktu sebagaimana di maksud dalam pasal 4 ayat (2) tempatnya diisi oleh oleh yang tersebut di bawah in. 2/1985. Kecuali: A. Hak mengajukan pertanyaan C. Calon dari Golongan Karya 16. koreksi. Hak mengajukan rancangan Undang ± Undang dan hak mengadakan perubahan atas rancangan Undang ± Undang C. kecuali: A. kecuali: A. Tidak dapat di tuntut karena mengumumkan keputusan rapat tertutup yang disepakati untuk dirahasiakan dan mengumumkan rahasia Negara seperti diatur dalam Buku Kedua Bab I KUHP 15. Hak meminta keterangan kepada Presiden dan hak mengadakan penyelidikan B. Hak protokol D. Selain hak ± hak seperti diatur dalam ayat (1) tersebut diatas anggota DPR juga mempunyai hak ± hak seperti diatur dalam pasal 32 ayat (2) UU No. menilai dan mengadakan pengawasan serta meminta pertanggung jawaban atas pelaksanaan pembangunan kepada pemerintah / Presiden D. Tidak lagi memenuhi syarat ± syarat seperti tersebut dalam pasal 2 ayat (1) UUNO. Melanggar larangan perangkapan jabatan seperti diatur dalam pasal 38 ayat (2) UU NO. Bertempat tinggal di luar wilayah DKI 11. kecuali A.E. Jumlah anggota tambahan MPR yang berkedudukan sebagai utusan daerah dari daerah tingkat I yang berpenduduk 5.000. Hak ± hak di bawah ini adlah hak ± hak anggta DPR seperti diatur dalam pasal 32 ayat (1) UU No. Hak Mengajukan Kritik. Lanjutan mengenai hal ±hal yang menyebakan anggota MPR berhenti antar waktu adalah seperti tersebut di bawah ini.2 tahun 1985 B. Anggota MPR dan DPR mempunyai hak kekebalan eperti diatur dalam pasal 34 UU No. Dinyatakan dengan keputusan MPR karena melanggar janji / sumpah sebagai anggota MPR D. Hak keuangan /administratif 14. Ditahan oleh polisi karena dituduh melakukan tindak pidana C.000 ( sepuluh juta) . 2/1985 12. Calon utusan golongan ± golongan D. 2/1985.000 ( lima juta) sampai dengan 10. Calon Organisasi peserta pemilihan umum / atau calon Golongan Karya. ABRI B.2/1985 E.

400 (empat ratus ) orang dipilih melalui pemilihan umum ditambah 100 ( seratus ) orang dari Golongan Karya dan ABRI yang diangkat C. utusan daerah. 4 ( Empat) orang Utusan B. Salah satu bagian dari integral pembangunan Nasional B. Pembangunan di bidang politik merupakan: A. 6 ( Tujuh) orang Utusan D. Organisasi peserta pemilihan Umum 19. 6 ( Enam) orang Utusan C. 400 (empat ratus ) orang dipilih melalui pemilihan umum ditambah 100 ( seratus ) orang dari utusan golongan . Organisasi peserta pemilihan umumdan utusan daerah B. 5 ( Enam) orang Utusan C.orang mendapat utusan A. utusan Golongan Karya. Pembangunan partai politik dan Golongan Karya D. 500 (lima ratus ) orang anggota DPR ditambah 500 ( lima ratus ) orang utusan daerah B. Susunan anggota DPR terdidri atas wakil ± wakil dari: A.000. Jumlah anggota tambahan MPR yang berkedudukan sebagai Utusan Daerah dari daerah tingkat I yang berpenduduk 15. Organisasi peserta pemilihan Umum dan Utusan Golongan ± Golongan C. Kehendak pemerintah . 8 ( Delapan) orang Utusan 18. utusan golongan ± golongan dan utusan Golongan Karya ABRI MATERI VI Test Formatif 1 1. Jumlah anggoat DPR ditetapkan sebanyak 500 (lima ratus ) orang terdidri dari A. 500 (lima ratus ) orang anggota DPR ditambah 500 ( lima ratus ) orang utusan golongan C.golongan 20. 7 ( Delapan) orang Utusan 17. 400 (empat ratus ) orang dari utusan Organisasi peserta pemilu . 7 ( Tujuh) orang Utusan D. Titik berat pembangunan pada pelita IV C. 500 (lima ratus ) orang anggota DPR ditambah 500 ( lima ratus ) orang utusan daerah. Jumlah anggota MPR ditetapkan sebanyak 1000 orang terdiri dari: A. 500 (lima ratus ) orang anggota DPR ditambah 500 ( lima ratus ) orang utusan Golongan Krya ABRI D. utusan Organisasi peserta pemilihan umum dan utusan golongan . Organisasi peserta pemilihan Umum dan Golongan Karya Abri D.000 ( lima belas juta) ke atas mendapat utusan: A. 400 (empat ratus ) orang dipilih melalui pemilihan umum ditambah 100 ( seratus ) orang dari utusan daerah B.golongan D. 4 ( Empat) orang Utusan B.

Dihubungkan dengan tujuan Nasional kita maka politik Nasional: A. Dihubungkan dengan pembanguan politik yang sedang dilakukan mak penataan P4 yang di upayakan dewasa ini A. B dan C 6. Menggariskan usaha ± usah untuk mencapai tujuan Nasional yang dalam permasahanya di bagi dalam tahap ± tahaputama yaitu : jangka panjang. Dalam tindak tanduk hidup berbangsa dan berNegara mempraktekan Pancasila secbagai satu ± satunya asas C. UU tentang Parpol dan golkar B. B. jangka menengah dan jangka pendek B. Ilmiah ke dalam seluruh tata kehidupan politik Nasional B. UU tentang referendum dan undang ± undang tentang organisai Kemasyarakatan 8. Tidak ada pengaruhnya 7. RUU baru itu adalah A. Nilai nilai Pancasila ke dalam seluruh tata kehidupan politik Nasional C. Adapun dimensi pembangunan kultur politik adakah berkenaan dengan pembudayaan: A. A.B. Secara formal menetapkan Pncasila sebagai satu . UU tentang kekuatan social politik dan Organisasi Kemasyarakatan D.2. Ada juga pengaruhnya C. Factor satu satunnya yang menentukan sukses atau tidaknya pembangunan politik kita D. A. Dalam proses terbentuknya kelima UU tersebut adalah bantuan Departemen dalam negeri menyiapkan konsep kelima RUU tersebut kemudian dibentuk . Mempunyai saham yang besar untuk dapatnya pembangunan politik diterima masyarakat dengan kesadaran B. Sikap yang tangguh dari semua pihak untuk mempertahankan kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat C. Nilai ± nilai kedaulatan rakyat kedalam seluruh kehidupan politik Nasional D. Pembangunan Nasinal kita di bidang politik menuntut adanya: A. Strategi pencapaian tujuan Nasional D. Pembahasan kehidupan politik D. UU tentang Pemilu dan referendum C. Nilai ± nilai kekeluargaan ke dalam seluruh tata kehidupan politik Nasional 3.dan C 5. Partai politik dan Golongan Karya dalam kehiupan berbangsa dan berNegara sebagi modal dasra pembangunan A. A. Adalah dasar dari tujuan Nasional C.satunnya asas B. dan C 4. Mempertahankan dan meletarikan Pancasila D. Rasionalisai kekuatan social politik B. Sehubungan dengan pelaksanaan pembangunan dalam rangka pelita IV maka pemerintah harus menyiapkan 5 UU di bidang politik yang terdiri RUU yang merupakan perubahan dari UU yang telah ada dan RUU baru.

Bahwa kelima RUU tersebut diperlukan sebagai landasan dan kelanjutan pembangunan politik Nasional B. Timus B. Sebagai penyalur pendapat kelompok 2. Badan yang menyiapkan penyempurnaan rumusan yang bersifat redaksional yang materinya sudah disepakati oleh panja adalah: A. B. Psnitis kerja C. Menyimak keterangan pemerintah yang disampaikan Menteri Dalam Negeri tanggal 23 juni1984 dan pemandangan umum fraksi ± fraksi DPR tanggal 4 dan 5 September 1984. Atas dasar persamaan kehendak mempunyai kedudukan fungsi. C MATERI IV Test Formatif 2 1. Factor sejarah terjadinya partai ± partai politik dan Golongan Karya tersebut C. serta kedaulatannya berada di tangan anggota B. Untuk bekerja sam dengan manusia lainya 4. Dengan ditetapkanya Pancasila sebagai satu ± satunya asas bagi partai politik dan Golongan Karya maka kekhususan partai politik dan Golongan Karya terletak pada A. Pada hakikatnya partai politik dan Golongan Karya sebaagai Organisasi yang di bentuk oleh anggota masyarakat warga Negara Republik Indonesia A. Timcil C. Program ± programnya dalam memecahkan masalah ± maslah luas uyang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan Nasional B. Kekuatan manusia pada hakikatnya terletak pada kekuatan atau kemampuan A. A. hak dan kewajiban yang sama dan sederajat. Fisiknya B. Jiwanya C. dapat disimpulkan bahwa antara pemerintah dan DPR terdapat kesamaan pendapat dan dasar pemikiran yaitu: A. Panitia Khusus B. Pansus 10. Bahwa pembahasan kelima RUU di dasarkan atas tolak ukuryang sama yaitu Pancasila. Panitia antar departemen D.A. Panitia antar departemen 9. UUD 1945serta GBHN dan Tap MPR C. Karena dianjurkan pemerintah C. Pancasila sebagai satu ± satunya asas politik menempatkan Pancasila sebagai satu satunya . Tim perumus D. Bidang ideologi 3.

mengembangkan dan menyebarkan paham atau ajaran komunisme Marxisme Leninisme serta paham atau ajaran lain yang bertentangan dengan Pancasila dan undang ± undang dasat 1945 dalam segala bentuk dan perwujudannya menerima bantuan dari pihak asing yang merugikan kepentingan bangsa dan Negara 9.dasra landsan atau pedoman pokok setiap manusia warga Negara Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan berNegara itu berarti bahwa: 5. Seluruh orang dewaas 7. Bantuan dari Negara / pemerintah B. Mewujudkan cita ± cita bangsa sebagaiman dimaksud dalam undang ± undang dasar 1945 dan menciptakan masyarakat adil dan makmur yang merata spiritual dan material berdasarkan Pancasila dan undang ± undang dasar 1945 dalam wadah Negara kesatuan Republik Indonesia serta mengembangkan kehidupan Demokrasi Pancasila B. Supaya ada jaminan bahwa ketentuan ± ketentuan yang diatur oleh UU No. Mengenai keanggotaanUU No. 3/ 1985 menentukan bahwa´ yang dapat menjadi anggota partai politik dan Golongan Karya adalah warga Negara Republik Indonesia yang telah melalui penelitian / penyaringan oleh pengurus partai oleh pengurus partai politik dan Golongan Karya yang bersangkutan dan telah memenuhi persyaratan antara lain: A. Untuk menjalankan roda Organisasi dan pelaksanaan program programnya tiap Organisasi memrlukan uang / dana partai persatuan pembangunan Golongan Karya dan partai Demokrasi Indonesia menurut UU No. Usaha lain yang sah dan sumbangan yang tidak mengikat 8. Dalam hal sumber dana ini ternyata dewasa ini salah satu sumber tidak berperan lagi dengan baik /semestinya sumber dana yang dimaksud adalah: A. 3/ 1985 mendapatkan keuangan / dan tersebut adalh dengan iuran anggota sumbangan yang tidak mengikat usaha yang lain yang sah dan bantuan dari Negara / pemerintah. Cerdas dan sehat fisik dan tidak pernah terlibat kejahatan besar dan mampu bekerja sama dengan semua kekuatan social pilitiknya B. Telah berumur tujuh belas tahun atau sudah / pernah menikah dapat membaca dan menulis dan sanggup aktif mengikuti kegiatan sesuai dengan ketentuan yang di tetapkan oleh partai politik dan Golongan Karya dan jika yang bersangkutan sudah pegawai negeri sipil ditambah dengan ketentuan khusus sebagai berikut Pegawai negeri sipil dapat menjadi anggota partai politik atau Golongan Karya dengan sepengetahuan pejabat yang berwenang pegawai negeri sipil yang memegang jabatan ± jabatan tertentu tidak dapat menjadi anggota partai politik atau Golongan Karya kecuali dengan izin yang tertulis dari pejabat yang berwenang C. 3 / 1985 adalah A. Iuran anggota C. Menghimpun kekuatan dan mengambil alih kekuasaaan C. Mengadakan hubungan dengan luar negeri dalam bentuk apapun B. Mengoreksi tindakan pemerintah sebagai suprastruktur C. Konsisten dengan pembangunan politik kita maka partai politik dan Golongan Karya dilarang: A. 3/1985 terlaksana . Tujuan partai politik dan Golongan Karya menurut UU No. Menganut. Menguasai pemerintahan 6.

Undang ± Undang No. Presiden / Mandataris MPR C. artinya menyangkut kehidupan politik B. Masalah hankam 3. Berbahaya bagi kehidupan berNegara C. . Lebih besar pengaruhnya terhadap kehidupan politik di banding dengan Organisasi politik 2. Kesejahteraan rakyat B. mengingat banyak ragamnya Organisasi Kemasyarakatan yang tumbuh di masyarakat di pandang perlu diadakan penataan kehidupan Organisasi Kemasyarakatan penataan Organisasi Kemasyarakatan berkaitan erat dengan: A. Suatu Organisasi Kemasyarakatan yang besar tidak dapat di biarkan begitu saja artinya tidak di tata kembali sesuai dengan kebijaksanaan pembangunan politik karena Organisasi Kemasyarakatan: A.dengan baik maka terhadap tiga kekuatan social politik kita (2 partai politik dan Golongan Karya) diadakan pengawasan yang tentunya dengan sanksi badan atau pejabat yang berwenang mengadakan pengawasan tersebut adalah : A. 3/1985 tersebut maka batas waktu tersebut adalah A. Organisasi politik sudah berbuat demikian B. 1 April 1986 C. Penataan P4 secara tidak langsung dapat dilihat hasil ± hasilnya yang positif dikaitkan dengan penataan kembali Organisasi Kemasyarakatan keberhasilan penataran P4 sangat dapat di banggakan seluruh Organisasi Kemasyarakatan dewasa ini yang telah mengadakan munas. Organisasi Kemasyarakatan merupakan saran menyalurkan pendapat atau pikiran warga Negara. Organisasi Kemasyarakatan perlu menjadikan Pancasila sebagai satu ± satunya asas dikatakan demikian karena A. Demikian sikap para pemimpin kita C. 3/1985 dalam ketentuan perihalnya bahwa partai politik dan Golongan Karya harus sudah selesai menyesuaikan diri dengan ketentuan ± ketentuan undang ± undang ini termasuk perubahan perubahannya selambat lambatnya satu tahun setelah tanggal mulai berlakunya Undang ± Undang ini jika diteliti undang ± Undang No. Pembangunan yang sedang di laksanakan oleh bangsa Indonesia C. Majelis Permusyawaratan Rakyat B. Mempunyai dampak politik. Pembangunan bangsa adalah pengamalan Pancasila 4. 19 Februari 1986 B. 17 Agustus 1986 MATERI VI Test Formatif 3 1. Jaksa Agung 10.

berbangsa dan berNegara adalah logis kalau Organisasi Kemasyarakatan harus berasaskan Pancasila sebagai satu ± satunya asas karena mereka akan berperan serta didalam pembangunan Nasional pembangunan Nasional sendiri merupakan A. Sasaran yang hendak di capai 5. Sarana penyalur aspirasi anggota dan sebagai sarana komunikasi social timbal balik antara anggota dan atau Organisasi Kemasyarakatan dan antara Organisasi Kemasyarakatan dengan kekuatan social politik badan Permusyawaratan / Perwakilan Rakyat. Anggaran dasar B. Cita ± cita Pancasila B. Organisasi Kemasyarakatan berfungsi sebagai: A. Organisasi Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila sebagai satu satunya asas sebagaiman dimaksud adalah asas dalam kehidupan bermasyarakat. 5/1985) C. (1) sesuatu perubahan atau suatau pembaharuan tentu ada goncangannya (2) Pengaruh dari praktek liberalisme yang telah membudaya dikalangan sementara pemimpin C. Baitullmaal pengurus (Nadir)wakaf pesantren dan lain ± lain Organisasi atau perhimpunan yang anggotanya terdiri atas warga Negara Republik Indonesia dan orang asing dan Organisasi atau perhimpunann yang telah memiliki ststus badan hokum A. Pembukaan dan pembubaran bagi Organisasi Kemasyarakatan yang ruang lingkup .kongres atau muktamar telah mencantumkan Pancasila sebagai satu ± satunya asas dalam: A. fungsi agama dan keparcayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa untuk berperan serta dalam dalam pembangunan dalam rangka mencapai tujuan Nasional dalam wadah Negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasar Pancasila:. 5 /1985 yang dimaksud dengan Organisasi Kemasyarakatan adalah Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat warga Negara Republik Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kegiatan. profesi. A dan B 9. Jemaah Gereja. tidak mengerti masalahnya 6. Hukumnya ragu ( boleh masuk atau tidak ) 7. dan pemerintah C. ³Dalam Undang ± Undang No. Bukan Organisasi Kemasyarakatan ( UU No. Majelis Ta¶lim. 5/1985 B. Program jangka panjang Organisasi C. Demikian mental dan pembawaan rakyat B. Pengamalan Pancasila C. Adalah Organisasi Kemasyarakatan yang di atur oleh undang ± undang No. Sehubungan dengan ketentuan di atas maka Organisasi peribadatan seperti: Jemaah Mesjid. Wadah penyalur kegiatan sesuai kepentingan anggota. Landasan Pancasila 8. Melihat kenyataan dewasa ini kita telah yakin bahwa pada umumnya rakyat Indonesia menerima Pancasila sebagai satu ± satunya asas bagi Organisasi kekuatan social politik ataupun Organisasi Kemasyarakatan adanya suara ± suara yang mempersoalkan hal tersebut itu disebabkan: A. wadah pembinaan dan pengembangan anggotanya dalam usaha mewujudkan tujuan Organisasi dan wadah peran serta dalam usaha mensukseskan pembangunan Nasional B.

Ketua DPR-MPR C. Pemerintah pusat 10. Jaksa Tinggi Jawa Barat C. Wali Kota Bandung B. Ketua Mahkamah Agung B.keberadaannya bersifat Nasional setelah mendengar keterangan dari pengurus atau pengurus pusat Organisasi Kemasyarakatan yang bersangkutan dan telah memperoleh pertimbangan dalam segi hokum adalah wewenang: A. Gubernur Jawa Barat . Sedangkan pembekuan dan pembubaran bagi Organisasi Kemasyarakatan kota madya bandung adalah wewenang: A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful