Unsur Golongan VII A Sifat-sifat unsur golongan VII A (F, Cl, Br, I, At) adalah sebagai berikut

:
y y y y y y y y y y y

y y

y

y

y y

Umumnya tidak terdapat dalam unsur bebas di alam karena sifat yang sangat reaktif Kecuali At (bersifat radioaktif), membentuk senyawa unsur diatomik X2 Membentuk ion X(pangkat negatif) dengan kecenderungan semakin ke bawah semakin sulit terbentuk Reaktivitas dengan senyawa lain untuk membentuk senyawa halida semakin ke bawah semakin berkurang Kecuali Flour, dapat larut dalam air dengan tersolvasi. Flour bereaksi sempurna dalam air membentuk HF Makin ke bawah stabilitas HX makin menurun Kecuali HF, semua HX bersifat asam kuat Kecuali F, dapat membentuk asam oksi yang stabil Kekuatan reduktor adalah HF < HCl < HBr < HI Urutan titik didih adalah HCl < HBr < HI < HF Unsur-unsur kimia yang berada pada golongan 17/VII A di dalam tabel periodik dikelompokan sebagai golongan Halogen. Golongan tersebut dinamakan ´Halogen´ yang artinya ´pembentuk garam´ ( berasal dari bahasa yunani: Halos: Garam; Genes : Pembentuk ). Unsur-unsur pembentuk garam tersebut terdiri dari: Flourin ( F ), Klorin ( Cl ), Bromin ( Br ), Yodium ( I ), Astatin ( At ) dan unsur Ununseptium( Uus ) yang belum ditemukan. Kelima unsur yang telah ditemukan adalah sebagai berikut: 1. Flourin ( F ) ditemukan dalam Flourspar oleh Schwandhard pada tahun 1970 dan pada tahun 1886 Ferdinand Hendri Moissan dari Francis berhasil membuar gas Flourin melalui proses Elektrolisis. 2. klorin ( Cl ) ditemukan oleh Schele pada tahun 1974 diberi nama oleh Davy pada tahun 1810. 3. Bromin ( Br ) ditemukan oleh Balard pada tahun 1826. Brom merupakan zat cair bewarna coklat kemerahan, mudah menguap pada suhu kamar, uapnya bewarna merah. Brom bersifat kurang reaktif dibandingkan Clor. 4. Yodium ( I ) ditemukan oleh Courtois pada tahun 1811. 5. Astatin ( At ) ditemukan oleh DR. Corson, K.R. Mackenzie, dan E. Segre pada tahun 1940. Astatin merupakan unsur radioaktif pertama yang dibuat sebagai hasil pemboman Bismut dengan partikel alfa.

y y y

y

Afiinitas elektron khlorin (348.5 kJmol-1) adalah yang terbesar dan fluorin (332.6 kJmol-1) nilainya terletak di antara afinitas elektron khlorin dan bromin (324.7 kJmol1). Keelektronegativan fluorin adalah yang tertinggi dari semua halogen. Karena halogen dihasilkan sebagai garam logam, unsurnya dihasilkan dengan elektrolisis. Afiinitas elektron khlorin (348.5 kJmol-1) adalah yang terbesar dan

sedangkan titik lelehnya lebih rendah sehingga berwujud cair. ‡ Iodin dan Astatin berwujud padat karena titik didih dan titik bekunya lebih tinggi.5 80 127 210 Jari-jari atom (pm) 72 99 115 133 155 Jari-jari ion X. biasanya terjadi dengan unsur Karbon dan membentuk apa yang disebut Halogen-organik. atau obat antibiotika Vancomycin. Sementara ikatan kovalen.7 kJmol-1).5 2.78oC 184. y . Keelektronegativan fluorin adalah yang tertinggi dari semua halogen. ‡ Kelarutan halogen dalam air dalam satu golongan dari atas kebawah kelarutannya semakin kecil karena bertambahnya massa atom relatif.5 3.5oC 302oC Kerapatan (g/cm3) 1. Sifat ± sifat halogen : 1.1 1.136 180 195 216 Keelektronegatifan 4. Sifat fisik unsur halogen Sifat fisik Fluorin Klorin Bromin Iodin Astatin Wujud zat gas gas cair padat Padat Warna Kuning muda Hijau kekuningan Merah kecoklatan ungu Titik didih -188.6 kJmol-1) nilainya terletak di antara afinitas elektron khlorin dan bromin (324. Sifat kimia unsur halogen Sifat kimia Flourin Klorin Bromin Iodin Astatin Massa atom 19 35.6oC 58. yakni ikatan ionik dengan unsur logam. alias garam dapur. Astatin.14oC -34.98oC -7. seperti contohnya garam dapur. Sedangkan bromin kelarutannya paling besar karena berwujud cair (paling mudah larut ). At. 4HF + O2 flourin tidak larut tetapi bereaksi: 2F2 + 2H2O. ‡ Bromin memiliki titik didih lebih tinggi dari suhu ruangan. tidak memiliki nuklida stabil dan sangat sedikit sifat kimianya yang diketahui.2 Energi ionisasi 1680 1260 1140 1010 ‡ Jari-jari atom dari atas ke bawah dalam tabel periodik semakin bertambah karena jumlah kulit terisi elektron semakin banyak. Dengan sifat yang reaktif ini. ‡ Elektronegatifitas dari F sampai At semakin kecil karena jari-jarinya semakin besar sehingga akan terletak jauh terhadap inti maka elektron akan sulit untuk diterima. ditambahkan 2. Tetapi. Contoh yang paling akrab dengan kita.0 Kelarutan dalam air (g/Lair) bereaksi 20 42 3 ‡ Flourin dan klorin berwujud gas pada suhu ruangan sebabtitik didih dan titik leleh/beku yang lebih rendah dari suhu ruangan ( 25oC ).0 3. ‡ Jari-jari ion lebih besar dari jari-jari atom karena akan menerima elektron sehingga kulitnya terisi penuh.y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y fluorin (332. Dari situ terlihat. Agar iodin larut dengan baik. ‡ Iodin sukar larut dalam air. adalah ikatan ionik dari unsur Halogen Natrium dan Chlor. Halogen biasanya membentuk dua macam ikatan.25oC 113. atau ikatan kovalen dengan unsur non-logam.8 2.0 5. tidak semua ikatan unsur halogen bersifat merugikan.35oC 337oC Titik beku -219.62oC -100.0 2. bahkan diantaranya amat berguna bagi kehidupan manusia.

y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y ‡ Energi ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena jika jari-jari atom kecil. Dalam bentuk ion klorida. klorin berwarna kuning kehijauan. H+ tersebut mengakibatkan kekuatan asam. unsur ini termasuk kelompok halogen atau grup 17 (sistem lama: VII or VIIA). lebih dekat dengan inti. energi ionisasinya semakin kuat/besar. pemutih. dan asam iodida ( HI ).> Br. Dalam bentuk cair atau padat. ‡ Sifat asam sifat asam yang dapat dibentuk dari unsur halogen. yod dan brom terdapat pada air laut sebagai halida dari garam-garam natrium. semakin keatas ikatan antara atom HX semakin kuat. Kekuatan asam halida bergantung pada kekuatan ikatan antara HX atau kemudahan senyawa halida untuk memutuskan ikatan antara HX. adalah unsur kimia dengan simbol Cl dan nomor atom 17. walaupun memiliki Mr terkecil tetapi memiliki ikatan antar molekul yang sangat kuat ³ikatan hydrogen´ sehingga titik didihnya paling tinggi. ‡ Sifat oksidator: F2 > Cl2 > Br2 > I2 ‡ Sifat reduktor : I. Unsur-unsur halogen di alam ‡ Fluor dalam mineral fluorspar (CaF2). asam bromida ( HBr ). Asam halide ( HX ) Asam halida terdiri dari asam fluorida ( HF ). Tetapi. klor sering digunakan sebagai oksidan. berlangsung tidaknya suatu reaksi dapat dilihat dari reaksi pendesakkan halogen. Dalam bentuk gas. Senyawa halida akan sulit terurai menjadi H+ dan X¬-. kriolit (Na3AlF6) dan fluorapatit ([Ca3(PO4)2]3CaF2) ‡ Klor.> Cl. ‡ Daya pengoksidasi ‡ Potensial reduksi F2 paling besar sehingga akn mudah mengalami reduksi dan disebut oksidator terkuat. kalium. Dalam tabel periodik. dan sangat beracun. unsur ini adalah pembentuk garam dan senyawa lain yang tersedia di alam dalam jumlah yang sangat berlimpah dan diperlukan untuk pembentukan hampir semua bentuk kehidupan. magnesium dan kalsium ‡ Yodium terdapat pada ganggang laut dan lumut juga terdapat di Chili (sendawa chili (NaNO3) ‡ Unsur astatin bersifat radioaktif Clor Klor (bahasa Yunani: Chloros. asam klorida ( HCl ). atau desinfektan. . ‡ Reaksi pendesakkan ‡ Berlangsungnya suatu reaksi tidak hanya ditentukan oleh potensial sel. dan oksilhalida. Jadi kekuatan asam halida: HF < HCl < HBr Hi > HBr > HCl Pada senyawa HF. ³hijau pucat´). a. yaitu: asam halida. Halogen yang terletak lebih atas dalam golongan VII A dalam keadaan diatomik mampu mendesak ion halogen dari garamnya yang terletak dibawahnya. termasuk manusia. Dalam golongan VII A. Sedangkan terlemah adalah I2 karena memiliki potensial reduksi terkecil.> F‡ Reduktor terkuat mudah melepas electron ion iodida paling mudah mengalami oksidasi melepas electron sehingga bertindak sebagai reduktr kuat.

Garam yang terbentuk disebut Halida. Natrium fluorida ( NaF ) untuk mengawetkan kayu. Ion clorida merupakan anion yang terkandung dalam plasma darah. 2. zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. Florine Florine berwarna kuning pucat (meskipun beberapa buku keliru menyatakan sebagai hijau pucat atau tidak berwarna) Keberadaan di Alam Halogen merupakan golongan non-logam yang sangat reaktif. cairan tubuh. fotografi. air mata.. Flourin ditemukan dalam mineral-mineral pada kulit bumi: fluorspar ( CaF2 ) dan kriolid ( Na3¬AlF6 ). Bromin. sehingga unsurunsurnya tidak dijumpai pada keadaan bebas. senyawa dan mineral seperti kamalit dan silvit. dan kalsium. Belerang hexafluorida ( SF6 ) sebagai insulator.y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y Brom Brom (Yunani: . 6. Asam flourida digunakan untuk mengukir ( mengetsa ) gelas. Kegunaan Halogen Fluorin 1.53 M Cl¬. Garam halida yang paling banyak adalah NaCl 2. air ludah. ion halida juga terdapat dalam tubuh manusia. dan Iodin terkandung pada air laut dalam bentuk garam-garam halida dari natrium. Sebagai catatan. Banyaknya ion halida pada air laut: 0. Selain di alam. . dan cairan ekskresi. adalah unsur kimia pada tabel periodik yang memiliki simbol I dan nomor atom 53. 4. Selain itu. dan sebagai pewarna. Klorin. Dalam bentuk gas. Amerika Serikat. Pada umumnya ditemukan dialam dalam bentuk senyawa garam-garamnya. Unsur ini diperlukan oleh hampir semua mahkluk hidup. Yodium terutama digunakan dalam medis. Ion flourida merupakan komponen pembuat bahan perekat flouroaptit [ Ca5(PO¬4)3F ] yang terdapat pada lapisan email gigi. klorin ditemukan di alam sebagai gas Cl2.8% berat air laut. yodium ditemukan dalam bentuk molekul diatomik. Yodium adalah halogen yang reaktivitasnya paling rendah dan paling bersifat elektropositif. 3. Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6 ) digunakan untuk bahan campuran pasta gigi. brómos ± berbau pesing). Dalam bentuk cairan. adalah unsur kimia pada tabel periodik yang memiliki simbol Br dan nomor atom 35. tapi kelangkaan astatin membuat sulit untuk mengkonfirmasikan hal ini. Yodium Yodium (Yunani: Iodes ± ungu). magnesium. 5X10-7 M I-. Seperti halnya semua unsur halogen lain. Iodin ditemukan dalam jumlah berlimpah sebagai garan ( NaIO3 ) di daerah Chili. kalium. Kriolit ( Na3AlF6 ) sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan alumunium. air susu. Unsur dari deret kimia halogen ini berbentuk cairan berwarna merah pada suhu kamar dan memiliki reaktivitas di antara klor dan yodium. Iodin yang ditemukan dalam senyawa NaI banyak terdapat pada sumber air diwatudakon ( Mojokerto ). brom bersifat toksik. Ion iodida terdapat dalam kelenjar tiroid.. seharusnya astatin lebih rendah reaktivitasnya dan lebih elektropositif dari pada yodium. 8X10-4 M Br. 5. Freon-12 ( CF2Cl2 ) sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC.

Teflon digunakan sebagai pada peralatan mesin. Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan pengisi batu baterai. 8. Metil bromide( CH3Br )zat pemadam kebakaran 4. Untuk mengekstrasi logam tersebut.) sebagai serbuk pengelontang atau kapur klor.y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y y 7. 5. Natrium bromide( NaBr )sebagai obat penenang saraf 2. Etilen dibromida( C2H4Br2 )ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2. 9. Bromin 1. Kalium klorat ( KCl ) bahan pembuat mercon dan korek api. Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri logam. Iodin 1. Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2 )2 ] sebagai zat disenfekton pada air ledeng. Klorin 1. 6. Seng klorida ( ZnCl2 ) sebagai bahan pematri ( solder ). CaOCl2/( Ca2+ )( Cl. 3. 2. . 3. Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman. Perak bromide( AgBr )disuspensikan dalam gelatin untuk film fotografi 3. 7. Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai garam dapur. 4. 2.)( ClO. Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai pengelontang ( breaching agent ) untuk kain dan kertas. Sebagai obat antiseptic mengidentifikasi amilum Kalium Iodat( KIO3 )ditambahkan pada garam dapur Iodoform( CHI3 )merupakan zat organic Perak Iodida( AgI )digunakan dalam film fotografi. 4. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful