BUDIDAYA TANAMAN SAWI Jagad Indonesia ini memungkinkan dikembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi

pertumbuhan dan perkembangan bagi manusia. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan untuk bisnis sayuran. Di antara tanaman sayur-sayuran yang mudah dibudidayakan adalah caisim. Karena caisim ini sangat mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Selain itu juga sangat potensial untuk komersial dan prospek sangat baik.. Ditinjau dari aspek klimatologis, aspek teknis, aspek ekonomis dan aspek sosialnya sangat mendukung, sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia. Sebutan sawi orang asing adalah mustard. Perdagangan internasional dengan sebutan green mustard, chinese mustard, indian mustard ataupun sarepta mustard. Orang Jawa, Madura menyebutnya dengan sawi, sedang orang Sunda menyebut sasawi. B. MANFAAT. Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. JENIS SAWI A. KLASIFIKASI BOTANI. Divisi : Spermatophyta. Subdivisi : Angiospermae. Kelas : Dicotyledonae. Ordo : Rhoeadales (Brassicales). Famili : Cruciferae (Brassicaceae). Genus : Brassica. Spesies : Brassica Juncea. B. JENIS-JENIS SAWI. Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma. Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi sawi monumen. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasae dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina. SYARAT TUMBUH Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia ini. Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter

seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan. penyediaan pupuk dan pestisida. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. kecil-kecil. B. Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan mesilnya dengan dianginkan. Tahaptahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan. varietas. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. . kangkung darat. subur. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur. serta pemeliharaan tanaman. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Benih sawi berbentuk bulat. bayam. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu. Dengan demikian. banyak mengandung humus. teknik penanaman. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. penyiapan benih. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain. Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan. karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. wortel. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7. serta pembuangan airnya baik. BUDIDAYA TANAMAN SAWI Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. rerumputan. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. BENIH. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik. Tanaman sawi tahan terhadap air hujan. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan. misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. A. Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Warna kulit benih coklat kehitaman. PENGOLAHAN TANAH. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. Dan bebas dari daerah ternaungi. tanaman ini cocok bils di tanam pada akhir musim penghujan. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan. Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. suhu dan tempat menyimpannya. semak atau pepohonan yang tumbuh. kadar air.di atas permukaan laut. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur.

tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. D. C. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. Tahap selanjutnya yaitu penjarangan. lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm. Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. PENANAMAN VERTIKULTUR Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut : 1. . Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm. Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Kcl 75 kg/ha. 30 x 30 dan 20 x 20 cm. Dua minggu sebelum di tabur benih. lalu disiram dengan sprayer. yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm . penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. Bila tidak terlalu panaspenyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan. yaitu dengan urea 50 kg/ha. pindahkan bibit dengan hati-hati. Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan. Pemeliharaan adalah hal yang penting. seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha. PENANAMAN. bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea.Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah. Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman. 10 gram TSP. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat. kemudian diamati 3 – 5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan. TSP 100 kg/ha. penyiraman ini tergantung pada musim. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi. PEMELIHARAAN.5 gram Kcl. E. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru. Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam. PEMBIBITAN. Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih. Pilihlah bibit yang baik. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman. lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2). tinggi bedengan 20 – 30 cm. dan 7. Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur.

B. Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell. pupuk kandang. selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm. Ulat tritip (Plutella maculipennis). 2. 2.). selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih. masukkan bibit ke lubang tersebut. Busuk basah (soft root). Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna. 3. 1. Paling pendek umur 40 hari. PENANAMAN HIDROPONIK. 6. Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam. Penyakit rebah semai (dumping off). usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media. Bercak daun. 5. 8. 4. 2. tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu0. Busuk daun. Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House. tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar. Ulat Thepa javanica. 3. 5. 9. bibit dicabut dengan hatihati. HAMA. Virus mosaik. PENYAKIT.5 cm. 7. dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya. 3. Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman. Sediakan media tanam berupa tanah top soil. Umur panen sawi paling lama 70 hari. . Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0. Siapkan wadah persemaian .). Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm. bentuk dan ukuran daun. 4. Bercak daun alternaria. 5. Cacing bulu (cut worm). HAMA DAN PENYAKIT A. Penyakit embun tepung (downy mildew). 4. pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai. Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. 4. akar yang terlalu panjang dapat digunting. Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut : 1. PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN. Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. 3. Penyakit akar pekuk.2. busuk Rhizoctonia (bottom root). 1. Siput (Agriolimas sp. 5. Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya.

kita hanya memberikan pupuk tunggal berupa urea. Sortasi. mereka merasa sudah cukup karena produksi yang dihasilkan tidak begitu mengecewakan. Keenambelas unsur hara tersebut terbagi kedalam dua bagian besar yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. 4. Unsur hara makro biasanya dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang lebih besar atau lebih banyak dibandingkan unsur hara mikro yaitu dalam satuan gram-kg/tanaman. Unsur mikro sendiri dibutuhkan sekitar mg – gram/tanaman saja. 2. Pengemasan. Memang tak dapat dipungkiri bahwa selama ini masyarakat petani merasa tanamannya telah diberikan nutrisi yang cukup dengan pemupukan konvensional tersebut. 3. KCl maupun pupuk majemuk lainnya. . Pencucian dan pembuangan kotoran. petani kadang hanya memberikan unsur hara makro saja sedangkan pemberian unsur hara mikro itu sendiri sering dilupakan.Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah : 1. 5. dll. Dengan penggunaan dosis yang ada. SP-36. cengkeh. Penympanan. KESEIMBANGAN HARA DALAM TANAH DAN TANAMAN Suatu tanaman dapat tumbuh. Hal ini dapat kita lihat pada saat pemupukan tanaman padi. Kenyataan yang sering kita jumpai dilapang. kakao. Pengolahan. Hal ini dimungkinkan karena masyarakat kita seringkali berpendapat bahwa penggunaan pupuk konvensional sudah cukup memberikan nutrisi bagi perkembangan maupun pertumbuhan tanaman. Unsur hara makro terdiri dari 9 unsur sedangkan unsur mikro atau trace element terdiri dari 7 unsur. berkembang dan berproduksi sampai menyelesaikan suatu siklus hidup dengan sempurna biasanya membutuhkan enam belas unsur esensial. Namun tanpa kita sadari kondisi demikian mengandung resiko cukup besar. jagung.

Urea sebagai pensuplai unsur Nitrogen (N) bagi tanaman Pupuk SP-36 sebagai pensuplai unsur Phospor (P) bagi tanaman Pupuk KCl sebagai pensuplai unsur Kalium (K) bagi tanaman . Dalam tanaman mungkin kita bisa menyamakan dengan pemberian unsur hara makro harus diimbangi pula dengan unsur hara mikro. seperti halnya tubuh manusia. sedangkan perkembangan tanaman dapat diartikan sebagai suatu proses menuju tercapainya kedewasaan. Pertumbuhan tanaman dapat didefinisikan sebagai proses bertambahnya ukuran dan jumlahsel-sel tanaman yang diikuti adanya pertumbuhan berat kering tanaman. Jadi. Disini jelas dibutuhkan adanya keseimbangan antara rasio pertumbuhan daun dengan akar. Bila pertumbuhan akar lebih cepat dari daun (pucuk) maupun sebaliknya akan berpengaruh kurang baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman itu sendiri. Artinya agar baik pertumbuhan akar maupun daun sama-sama tumbuh dan berkembang secara normal dan seimbang tanpa saling mendominasi. Pada fase pertumbuhan vegetatif. nutrisi yang diberikan haruslah berimbang. Disinilah terlihat adanya peranan yang penting dari unsur hara mikro yang seringkali kita lupakan. sebenarnya pemberian pupuk yang selama ini dilakukan petani masih kurang memuaskan. Mengapa? Karena produksi yang dihasilkan tanaman selama ini ternyata masih dapat dioptimalkan lagi bila kita memberikan unsur tambahan berupa unsur hara mikro. perbandingan atau rasio daun (pucuk) dan akar sangat menentukan perkembangan selanjutnya terutama dalam hal produksi.Ketidakseimbangan pemberian unsur hara antara makro pada tanaman memyebabkan pertumbuhan yang tidak optimal Keseimbangan hara makro dengan mikro sangat mempengaruhi pertumbuhan perkembangan tanaman seperti yang diinginkan Bila kita telaah lebih lanjut. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman terbagi menjadi dua fase yaitu fase pertumbuhan vegetatif dan fase pertumbuhan generatif. Ibaratnya 4 sehat 5 sempurna. karena baik unsur hara makro maupun mikro besar pengaruhnya dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman.

Rasio atau perbandingan daun dan akar sangat ditentukan oleh konsentrasi nitrogen (N) di dalam tanah. SO4 sebanyak 0. Sedangkan kandungan unsur mikro antara lain Cl < 0. karbohidrat yang terbawa dari akar ditambah dengan karbohidrat yang sudah ada pada daun akan membentuk protein untuk proses pembentukan pucuk. . Salah satu upaya untuk memenuhi keadaan unsur N yang seimbang tersebut adalah dengan memberikan pupuk multi N yang ditenggarai mampu memberikan pengaruh positif bagi ketersediaan N dalam tanah. lebih besar serta lebih pesat ketimbang pertumbuhan daunnya. Untuk menstabilkan keadaan ini. Dalam daun tersebut. akar akan tumbuh relatif lebih cepat. pada pupuk multi ini tidak hanya terkandung unsur hara makro saja namun juga terkandung unsur hara mikro. Pupuk Yang dimaksud dengan Multi adalah pupuk tersebut mempunyai kandungan unsur yang cukup lengkap.50 ppm. Mg sebanyak 10 ppm.01%.01%. Sebaliknya bila konsentrasi N di dalam tanah terlalu tinggi. Semakin rendah konsentrasinya. Pupuk Multi N yang ada di pasaran salah satunya adalah pupuk Multi NP Cap Kapal Terbang dengan kandungan N sebesar 12 %. Mn kurang dari 0. akan menyebabkan turunnya rasio daun dan akar. dibutuhkan keadaan N dalam tanah yang cukup. selain itu juga mengandung P2O5 sebesar 56% yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan ATP yang nantinya akan dipakai pada proses fotosintesis tanaman. Ca sebanyak 40 ppm. artinya tidak berlebihan juga tidak kekurangan. bila kadar N dalam tanah rendah. Artinya. Zn 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm. Karena pertumbuhan vegetatif begitu pesat. pada pupuk Multi NP juga terkandung K2O sebanyak 1. Selain dua unsur hara tersebut. Hal ini erat kaitannya dengan jumlah N yang diserap oleh akar karena akan segera dipergunakan untuk pembentukan asam amino di dalam akar bersama – sama dengan Karbohidrat yang turun dari daun membentuk protein melalui proses pembelahan dan pembesaran sel yang pada akhirnya akan dipergunakan untuk proses pembentukan akar. maka sebagian besar akan diserap oleh akar untuk diangkut ke daun bersama karbohidrat. Hal ini menyebabkan akar akan kekurangan karbohidrat yang dengan sendirinya pertumbuhan akar akan berjalan lebih lambat dibandingkan pertumbuhan daun. Multi NP itu sendiri adalah pupuk majemuk yang berbentuk bubuk kristal putih seperti vitsin. maka karbohidrat yang diangkut ke akar menjadi lebih sedikit.01 %. Karena itu.

Hal ini bukan hanya karena sifat fisiknya saja yang berbentuk kristal. karena kandungan N dalam Multi NP ini cenderung terfokus pada pembentukan daun dan menghijaukan warnanya. maka ion NH4+ yang tersedia siap diserap oleh akar tanaman secara optimal. Dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman seperti melon. Dengan adanya keseimbangan dari rasio daun dengan akar. cabe. 3. namun juga karena kandungan N-nya. Kondisi demikian secara langsung akan berpengaruh pada tanaman untuk memasuki fase pertumbuhan generatif. bawang. Dengan larut secara sempurna. fase generatif tanaman tersebut harus lebih diperhatikan. Mengapa demikian? Karena tanaman tersebut lebih difokuskan pada pembentukan daunnya. Disaat tanaman mulai memasuki masa generatif yang ditandai dengan munculnya bunga. Pupuk Multi KP . 1.Untuk tanaman yang hanya dipanen daunnya seperti kubis. Larut secara sempurna dalam air. 6. anggur kakao . Kandungan Chlor rendah sehingga tidak menurunkan (pH) derajat keasaman tanah dan tidak meracuni tanaman. 2.67% berbentuk serbuk putih mirip vetsin Beberapa kelebihan pupuk Multi NP dibandingkan pupuk yang lain adalah : 1. tomat. Mempercepat pembentukan akar dipersemaian (dapat dipakai sebagai starter pembentukan akar pada tanaman yang baru dipindah tanam) 5. 4. Sedangkan untuk tanaman yang diambil buah. maka pemberian pupuk K dan P dalam jumlah yang cukup akan memberikan hasil yang optimal saat fase generatif. timun. maka Multi NP Cap Kapal Terbang merupakan solusi terbaik dalam memenuhi unsur hara sesuai dengan kebutuhannya. 8.Multi NP dengan kandungan NH4 12 % dan P2O5 61% Multi KP dengan kandungan K2O 32. Dalam fase ini perlu diketahui dua hal penting yang berhubungan dengan rasio C/N dari tanaman. Diantara beberapa pupuk yang ada. sawi kangkung dan bayam membutuhkan nilai rasio C/N yang rendah. Mudah diaplikasikan dan murah (efisien). jeruk. sehingga fase vegetatif dari tanaman tersebut dirangsang untuk lebih dominan 2. semangka.6% dan P2O5 berbentuk serbuk putih mirip gula pasir 50. Sangat cocok digunakan pada masa vegetatif. maka pertumbuhan vegetatif akan berjalan normal dan sempurna. Membantu pertumbuhan vegetatif tanaman. kubis. mangga . apel. selada. Pemberian pupuk yang mengandung unsur N tinggi akan membuat rasio C/N menjadi rendah sehingga dapat merangsang pertumbuhan vegetatif secara normal. sehingga tanaman tambah subur dan kokoh. cengkeh dan lain-lain. Untuk memenuhi kebutuhan fase generatif itulah maka peranan pupuk multi yang mengandung K dan P dalam jumlah lebih besar sangat dibutuhkan saat fase generatif. 7. Dapat digunakan sebagai bahan pertanian untuk sistem hidronponik dan aeroponik. C tidak lain adalah karbon dari karbohidrat sedangkan N merupakan Nitrogen dari asam amino dan protein. umbi maupun bunganya.

Buah menjadi lebih tahan terhadap penyimpanan dan pengangkutan jarak jauh. Misalnya unsur phosfat (P) pada tanah asam yang mengandung Fe dan Al akan membentuk senyawa kompleks FeAl Phosfat yang mengendap sehingga P tidak dapat diserap oleh akar tanaman. 3.6 %. 4. Antagonisme unsur K yang menyebabkan unsur Ca tertekan dan antagonisme unsur Ca yang menyebabkan unsur Mg tertekan. Hal ini disebabkan karena unsur hara yang masuk lewat daun akan segera diproses pada proses fotosintesis yang memang terjadi di daun.Dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit jamur dan bakteri. Disamping itu dapat dicampurkan dengan pestisida lain saat aplikasi. 3. Tidak memerlukan suatu proses pengawasan (kontrol) yang sering dilakukan terutama bila gejala-gejalanya belum nampak.Meminimalkan gugur bunga dan buah. 2. pupuk Multi KP pun dapat diaplikasikan lewat daun. apa bedanya dengan Multi NP? Selain kandungannya. pupuk ini juga mengandung unsur hara mikro seperti Cl sebanyak kurang dari 0. Adapun beberapa keunggulan dari Multi KP diantaranya : 1. Menas Tjionger’s. Demikian pula halnya dengan ion H2SO4 .Dapat mencegah tanaman dari pertumbuhan vegetatif yang berlebihan.Cepat larut secara sempurna dalam air sehingga ion K+ dapat segera tersedia bagi tanaman. Dengan dosis 3 – 5 gr/l maka pupuk ini sangat efisien (murah) dibandingkan dengan pupuk daun formulasi lain. Beberapa keuntungan pemupukan lewat daun dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah diantaranya : 1. (Ir.01 % . Hal ini dapat menyebabkan rasio C/N menjadi tinggi yang diikuti dengan produksi buah dan umbi yang maksimal. Lalu. P2O5 sebanyak 50. Lebih ekonomis baik dari segi jumlah pupuk maupun cara pemberiannya. 5. Zn sebanyak 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm.merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur makro sperti N sebanyak 0.67 %. Dapat menghindari adanya interlasi unsur terutama unsur yang bersifat antagonis. K2O sebanyak 32. Meningkatkan kemampuan pengisian buah 4. 2. 1 Nov 2009 @21:36 Tulis Komentar Nama Top of Form .87 %. Sama halnya dengan pupuk multi NP . Misalnya antagonisme unsur Mg menyebabkan unsur K menjadi tertekan. Memberikan respon yang lebih cepat (waktu) bila dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah. SO4 sebanyak 0. Dapat menghindari kemungkinan adanya fiksasi unsur dalam tanah. tercuci atau terfiksasi. bentuk fisik antara pupuk Multi NP dengan Multi KP juga dapat dibedakan dimana Multi NP berupa serbuk kristal mirip gula pasir sedangkan Multi KP lebih mirip vetsin. Mn sebanyak kurang dari 0.50 ppm. penulis adalah pemerhati masalah pertanian berdomisili di Makassar-Sulsel) Sun.Kalau pemberian lewat tanah mungkin saja pupuk tersebut terurai. Selain unsur makro. Pemupukan tanaman lewat daun atau yang lebih dikenal dengan istilah foliar feeding ditujukan agar pupuk dapat tersebar secara merata dan masuk ke dalam daun melalui stomata (mulut daun) dan celah-celah kutikula.MS. 5. Ca 40 ppm serta Mg 9 ppm.01 %.

bunga. Selain itu berguna untuk pengobatan (terapi) berbagai macam penyakit (Cahyono.E-mail (tidak dipublikasikan) URL http:// Komentar Kode Rahasia Masukkan hasil penjumlahan dari 6+1+8 Bottom of Form Copyright 2012 CV. Pati-Indonesia All Rights Reserved TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Tanaman sawi (Brassica juncea L. yakni famili cruciferae (brassicaceae) olek karena itu sifat morfologis tanamannya hampir sama. Klasifikasi tanaman sawi dalam(Rukmana. buah (polong) maupun bijinya. Sawi termasuk ke dalam kelompok tanaman sayuran daun yang mengandung zat-zat gizi lengkap yang memenuhi syarat untuk kebutuhan gizi masyarakat. 2003). Sawi hijau bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah sebagai lalapan maupun dalam bentuk olahan dalam berbagai macam masakan. terutama pada sistem perakaran. broccoli dan lobak atau rades. struktur batang. 2002) sebagai berikut : Divisi : Spermatophyta Kelas : Angiospermae Sub-kelas : Dicotyledonae . CIPTA ASRI. kubis bunga.) masih satu famili dengan kubis-krop.

Akar-akar ini berfungsi antara lain mengisap air dan zat makanan dari dalam tanah. Sistem perakaran tanaman sawi memiliki akar tunggang (radix primaria) dan cabang-cabang akar yang bentuknya bulat panjang (silindris) menyebar kesemua arah dengan kedalaman antara 30-50 cm. Universitas Sumatera Utara . serta menguatkan berdirinya batang tanaman (Heru dan Yovita. 2003).Ordo : Papavorales Famili : Brassicaceae Genus : Brassica Spesies : Brassica juncea L.

sehingga penanaman pada musim hujan masih bisa memberikan hasil yang cukup baik. Tanaman sawi umumnya mudah berbunga dan berbiji secara alami baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. 2002). halus. . empat helai daun mahkota bunga berwarna kuning cerah. empat helai benang sari dan satu buah putik yang berongga dua (Rukmana. Tiap kuntum bunga sawi terdiri atas empat helai daun kelopak. tidak berbulu dan tidak berkrop.Batang tanaman sawi pendek sekali dan beruas-ruas sehingga hampir tidak kelihatan. Stuktur bunga sawi tersusun dalam tangkai bunga (inflorescentia) yang tumbuh memanjang (tinggi) dan bercabang banyak. Sawi berdaun lonjong. Tanaman sawi hijau tergolong tanaman yang tahan terhadap curah hujan. Pada umumnya pola pertumbuhan daunnya berserak (roset) hingga sukar membentuk krop (Sunarjono. 2003) Tanaman sawi pada umumnya banyak ditanam di dataran rendah. 2002). Tanaman ini selain tahan terhadap suhu panas (tinggi) juga mudah berbunga dan Universitas Sumatera Utara . Curah hujan yang sesuai untuk pembudidayaan tanaman sawi hijau adalah 1000-1500 mm/tahun. 2004). (Cahyono. Syarat Tumbuh Iklim Curah hujan yang cukup sepanjang tahun dapat mendukung kelangsungan hidup tanaman karena ketersedian air tanah yang mencukupi. Batang ini berfungsi sebagai alat pembentuk dan penopang daun (Rukmana. Akan tetapi tanaman sawi yang tidak tahan terhadap air yang menggenang.

Universitas Sumatera Utara . Pada tanah masam lahan kering banyak ditemukan ion Al3+ yang bersifat masam karena dengan air ion tersebut dapat menghasilkan H+. Ketika air hujan murni berada dalam kesetimbangan dengan karbon dioksida. 2003). Tanah masam adalah tanah dengan pH rendah karena kandungan H+ yang tinggi.6 (Madjid. Kelembapan udara yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman sawi hijau yang optimal berkisar antara 80%-90%. dengan demikian dapat menimbulkan variasi kemasaman tanah (Yulianti. Dengan demikian kadar gas CO2 tidak dapat masuk kedalam daun. yaitu apabila tercapai kcjenuhan ion Al3+ tertentu. menyebabkan mulut daun (stomata) tertutup sehingga penyerapan gas karbondioksida (CO2) terganggu. sehingga kadar gas CO2 yang diperlukan tanaman untuk fotosintesis tidak memadai. (Cahyono. Akhirnya proses fotosintsis tidak berjalan dengan baik sehingga semua proses pertumbuhan pada tanaman menurun. Kelembapan udara yang tinggi lebih dari 90 % berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tanaman.menghasilkan biji secara alami pada kondisi iklim tropis Indonesia (Haryanto dkk. maka konsentrasi ion hidrogen yang dihasilkan menyebabkan pH 5. Kelembapan yang tinggi tidak sesuai dengan yang dikehendaki tanaman. 2002).6 karena pelarutan karbon dioksida di dalam air. Ada kekhawatiran tentang hujan asam. tetapi hampir semua hujan adalah ber pH rendah (asam). terdapat juga ion Al-hidroksida. Air Hujan murni yang tidak mengandung bahan pencemar pada dasarnya adalah air distilasi. 2007). Air hujan ini yang dalam kesetimbangan dengan atmosfer akan memiliki pH sekitar 5.2009). Dalarn keadaan tertentu.

Kondisi iklim yang dikehendaki untuk pertumbuhan tanaman sawi adalah daerah yang mempunyai suhu malam hari 15. dapat menyebabkan proses fotosintasis tanaman tidak berjalan sempurna atau bahkan terhenti sehingga produksi pati (karbohidrat) juga terhenti. Tanah Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah yang subur. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7 (Haryanto dkk. serta kualitas daun juga rendah (Cahyono.Selain dikenal sebagai tanaman sayuran daerah iklim sedang (sub-tropis) tetapi saat ini berkembang pesat di daerah panas (tropis).1°C serta penyinaran matahari antara 10-13 jam per hari (Sastrahidajat dan Soemarno. tidak menggenang (becek). tata aerasi dalam tanah berjalan dengan baik. gembur dan banyak mengandung bahan organik (humus). 2003).6°C dan siang hari 21. Suhu udara yang tinggi lebih dari 210 C dapat menyebabkan tanaman sawi hijau tidak dapat tumbuh dengan baik (tumbuh tidak sempurna). aktifitas kehidupan jasad renik tanah dan reaksi pupuk yang diberikan ke Universitas Sumatera Utara . sedangkan proses pernapasan (respirasi) meningkat lebih besar. 2006) Kemasaman tanah sangat berpengaruh terhadap ketersediaan hara didalam tanah. dan produksinya rendah. 1996). Karena suhu udara yang tinggi lebih dari batasan maksimal yang di kehendaki tanaman. Dengan demikian pada suhu udara yang tinggi tanaman sawi hijau pertumbuhannya tidak subur. Akibatnya produksi pati hasil fotosintsis lebih banyak digunakan untuk energi pernapasan dari pada untuk pertumbuhan tanaman sehingga tanaman tidak mampu untuk tumbuh dengan sempurna. tanaman kurus.

dan molbdenium (Mo). dan mangan (Mn) dapat menjadi racun bagi tanaman.5). seperti besi (Fe). seperti magnesium. 2010). Di samping itu. tanaman akan menderita penyakit klorosis dengan menunjukkan gejala daun berbintik-bintik kuning dan urat-urat daun berwarna perunggu dan daun berukuran kecil dan bagian tepi daun berkerut (Cahyono. karena dapat menimbulkan reaksi masam. kondisi tanah yang masam (kurang dari 5. menyebabkan beberapa unsur hara . Sehingga dengan demikian bila sawi ditanam dengan kondisi yang terlalu masam. 2003). Sifat biologis yang baik adalah tanah banyak mengandung bahan organik (humus) dan bermacammacam unsur hara yang berguna untuk pertumbuhan tanaman.dalam tanah. Pada tanah-tanah yang mengandung liat perlu pengolahan lahan secara sempurna antara lain pengolahan tanah yang cukup (Suhardi. menjadi tidak tersedia dan beberapa unsur hara. serta tanah yang banyak terdapat jasad renik tanah atau organisme tanah pengurai bahan organik. 1990). Ketersediaan unsur hara mikro lebih tinggi pada pH rendah. netral ataupun basa. Pada pH tanah yang rendah akan menyebabkan terjadinya gangguan pada penyerapan hara oleh tanaman sehingga secara menyeluruh tanaman akan terganggu pertumbuhannya. Universitas Sumatera Utara . Sawi dapat ditanam pada berbagai jenis tanah. namun untuk pertumbuhan yang paling baik adalah jenis tanah lempung berpasir seperti tanah andosol. alumunium (Al). Penambahan pupuk ke dalam tanah secara langsung akan mempengaruhi sifat kemasamannya.(Cahyono. boron (B). yang secara langsung ataupun tidak dapat mempengaruhi ketersediaan hara makro atau hara mikro. 2003). Semakin tinggi pH tanah ketersediaan hara mikro semakin kecil (Hasibuan.

penyiangan dan pemilihan bibit yang baik (Sutarya dan Grubben. Aplikasi pupuk cair dilakukan dengan cara disemprotkan ke daun dan sebaiknya tidak dilakukan pada kondisi terik matahari atau kelembaban rendah karena larutan pupuk akan cepat menguap.Pupuk Cair SuperPlant Pupuk cair adalah pupuk berbentuk cairan. Pemupukan lewat daun ini umumnya dilakukan dengan cara melarutkan pupuk tersebut ke dalam air lalu larutan pupuk tersebut disemprotkan ke permukaan daun (Prihmantoro. 2001). pemupukan dilakukan lewat daun dengan pupuk disebut pupuk daun. reaksi tanah. Mengingat hasil pemupukan pada jenis tanaman yang tidak sama tidak selalu memberikan hasil yang baik maka ada hal yang perlu diperhatikan yaitu tingkat kesuburan tanah. pengolahan lahan. Aplikasi pupuk cair biasanya dilakukan dengan menyemprotkan pupuk ke daun tanaman dan dapat juga dilakukan dengan menyiramkan langsung ke perakaran tanaman. Pengembalian bahan organik kedalam tanah adalah hal yang mutlak dilakukan untuk mempertahankan hasil yang mendekati optimum jika dalam pelaksaannya memperhatikan empat kunci yaitu tepat jenis. Tanaman sayur semusim berumur pendek dan ditanam dengan jarak tanam rapat. 2005). Pupuk cair umumnya hasil ekstrak bahan yang sudah dilarutkan dengan pelarut seperti air atau minyak. atau metabolit sekunder dapat berasal dari ekstrak tanaman. tepung tulang atau enzim (Musnamar. kadar air. vitamin. sifat pupuk yang diberikan. Pemupukan juga disarankan Universitas Sumatera Utara . tepung ikan. Senyawanya mengandung karbon. tepat waktu dan tepat pemberian. 1995). tepat dosis.

Unsur mikro adalah unsur hara esensial yang Universitas Sumatera Utara .tidak dilakukan pada saat hujan karena larutan pupuk akan hilang tercuci oleh air hujan (Danarti dan Najiyati. Jika tekanan turgor meningkat. yaitu kelompok pupuk yang mengandung unsur hara makro dan kelompok pupuk yang mengandung unsur hara mikro. Fungsi lapisan luar yang bersifat hidrofobik adalah melindungi tanaman dari hilangnya air karena transpirasi. hemiselulosa. dan selulosa yang bersifat semi hidrofilik. 2002) Penyerapan hara tanaman lewat daun sangat dibatasi oleh adanya dinding luar sel epidermis. Tetapi. adanya lapisan luar yang hidrofobik ini untuk menjaga agar tidak terjadi pencucian yang berlebihan atas larutan organik dan anorganik dari daun oleh air hujan (Rosmarkam dan Yuwono. Penyerapan unsur hara lewat daun umumnya melalui stomata. stomata akan membuka. Demikian juga. 1995). beberapa pakar ilmu fisiologi tanaman menduga bahwa di samping diserap stomata penyerapan unsur hara juga dapat melalui ektodesmata (Rosmarkam dan Yuwono. Ada satu hal kelebihan yang mencolok dari pupuk daun. Sementara jika tekanan turgor menurun maka stomata akan menutup (Sutedjo. Stomata ini membuka dan menutup secara mekanis yang diatur oleh tekanan turgor dari sel-sel penutup. Dinding ini tertutup oleh lapisan malam (wax) atau juga kutin yang mengandung pectin. yaitu penyerapan haranya lebih cepat dibanding pupuk yang diberikan lewat akar. 1994). Masuknya pupuk ini karena ada proses difusi dan osmosis pada lubang mulut daun yang lazim disebut stomata. 2002) Ada dua kelompok pupuk daun berdasarkan unsur hara yang dikandungnya.

SuperPlant adalah pupuk cair import berteknologi tinggi dan diproduksi dibawah pengawasan mutu yang ketat serta disesuaikan dengan keadaan iklim. ada beberapa keuntungan dari pupuk anorganik yaitu: 1. tetap saja dalam penggunaan masih terdapat kekurangan. SuperPlant sangat praktis penggunaanya cukup diaplikasi dengan cara penyemprotan. Pupuk anorganik murah diangkut karena jumlah relative sedikit dibanding pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. SuperPlant diproduksi khusus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Universitas Sumatera Utara . Sehingga biaya angkut pupuk menjadi lebih murah Meskipun pupuk cair mempunyai banyak kelebihan. artinya selalu tersedia di pasaran.dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit tapi mutlak harus tersedia (Rosmarkam dan Yuwono. 2. terutama pada musim kering (Lingga dan Marsono. 2007). Adapun beberapa kekurangan dari pupuk cair adalah bila dosis pemupukan salah (terlalu tinggi) maka daun akan rusak. Kebutuhan tanaman akan hara dapat dipenuhi dengan perbandingan hara yang tepat 3. Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah yang cukup. 4. Sangat mudah digunakan cukup dicampurkan dengan air bersih lalu semprotkan keseluruh bagian daun / pucuk pohon. Pemberiannya dapat terukur dengan tepat karena pupuk anorganik umumnya memiliki takaran hara yang tepat. 2002). tanah dan tanaman. Menurut Lingga dan Marsono (2007).

00% 4 Potassium Humate 2.75% .50% 5 Boric Acid 3.80% 3 Amino Acid 7.Menurut PT. Kandungan Pupuk Cair Mikro Superplant No Kandungan Jumlah 1 Water 55.12% 2 Acetic Acid 2. Agro Dynamics Indo kandungan Pupuk cair SuperPlant antara lain. Tabel 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful