BUDIDAYA TANAMAN SAWI Jagad Indonesia ini memungkinkan dikembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi

pertumbuhan dan perkembangan bagi manusia. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan untuk bisnis sayuran. Di antara tanaman sayur-sayuran yang mudah dibudidayakan adalah caisim. Karena caisim ini sangat mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Selain itu juga sangat potensial untuk komersial dan prospek sangat baik.. Ditinjau dari aspek klimatologis, aspek teknis, aspek ekonomis dan aspek sosialnya sangat mendukung, sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia. Sebutan sawi orang asing adalah mustard. Perdagangan internasional dengan sebutan green mustard, chinese mustard, indian mustard ataupun sarepta mustard. Orang Jawa, Madura menyebutnya dengan sawi, sedang orang Sunda menyebut sasawi. B. MANFAAT. Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. JENIS SAWI A. KLASIFIKASI BOTANI. Divisi : Spermatophyta. Subdivisi : Angiospermae. Kelas : Dicotyledonae. Ordo : Rhoeadales (Brassicales). Famili : Cruciferae (Brassicaceae). Genus : Brassica. Spesies : Brassica Juncea. B. JENIS-JENIS SAWI. Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma. Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi sawi monumen. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasae dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina. SYARAT TUMBUH Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia ini. Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter

banyak mengandung humus. serta pembuangan airnya baik. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan mesilnya dengan dianginkan. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain. Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan. tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun. teknik penanaman. Tahaptahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan. BENIH. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. tanaman ini cocok bils di tanam pada akhir musim penghujan. Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur. seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan. Dan bebas dari daerah ternaungi. wortel. misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. penyiapan benih. Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. varietas. kangkung darat. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Benih sawi berbentuk bulat. A. penyediaan pupuk dan pestisida. bayam. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu. Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. Warna kulit benih coklat kehitaman. kecil-kecil. Tanaman sawi tahan terhadap air hujan. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7. subur. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan. Dengan demikian. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu. PENGOLAHAN TANAH. BUDIDAYA TANAMAN SAWI Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik.di atas permukaan laut. semak atau pepohonan yang tumbuh. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. kadar air. rerumputan. . Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. serta pemeliharaan tanaman. suhu dan tempat menyimpannya. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. B. Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh.

TSP 100 kg/ha. penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm. lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm. Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat. disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. C. Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman. Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. . Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. 10 gram TSP. seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha. Pilihlah bibit yang baik. Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur.5 gram Kcl. PENANAMAN VERTIKULTUR Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut : 1. lalu disiram dengan sprayer. tinggi bedengan 20 – 30 cm. Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam. penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. PENANAMAN. pindahkan bibit dengan hati-hati. bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea. Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Bila tidak terlalu panaspenyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. kemudian diamati 3 – 5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan. Kcl 75 kg/ha. penyiraman ini tergantung pada musim. Tahap selanjutnya yaitu penjarangan. Dua minggu sebelum di tabur benih. dan 7.Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah. pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih. PEMBIBITAN. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru. Pemeliharaan adalah hal yang penting. D. Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. 30 x 30 dan 20 x 20 cm. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan. E. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm . yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. yaitu dengan urea 50 kg/ha. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2). bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada. Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman. PEMELIHARAAN. tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam.

Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House. bentuk dan ukuran daun. selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm.). tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar. Penyakit rebah semai (dumping off). Penyakit embun tepung (downy mildew). Siput (Agriolimas sp. Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell. 9. 4. Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman. masukkan bibit ke lubang tersebut. 2. Penyakit akar pekuk. Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut : 1. 3. selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih. 5. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu0. HAMA DAN PENYAKIT A. PENYAKIT. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai. 4. PENANAMAN HIDROPONIK.5 cm. Bercak daun.). PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN. 2. 7. . 4. tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar. 5. Sediakan media tanam berupa tanah top soil. pupuk kandang. 5. 3. Cacing bulu (cut worm). Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm. Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya. 8. Virus mosaik. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. Ulat Thepa javanica. usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media. Busuk daun. Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm. Busuk basah (soft root). 1. Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. 6. Umur panen sawi paling lama 70 hari. 3. Paling pendek umur 40 hari. Bercak daun alternaria. dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm. 4. B. 5. busuk Rhizoctonia (bottom root). akar yang terlalu panjang dapat digunting. 2. pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata. 3. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0. Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam. bibit dicabut dengan hatihati. Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna. 1. HAMA. Ulat tritip (Plutella maculipennis). Siapkan wadah persemaian .2.

Memang tak dapat dipungkiri bahwa selama ini masyarakat petani merasa tanamannya telah diberikan nutrisi yang cukup dengan pemupukan konvensional tersebut. cengkeh. 3. 2. KESEIMBANGAN HARA DALAM TANAH DAN TANAMAN Suatu tanaman dapat tumbuh. Kenyataan yang sering kita jumpai dilapang. jagung. Keenambelas unsur hara tersebut terbagi kedalam dua bagian besar yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. Pencucian dan pembuangan kotoran. Sortasi. 5. Hal ini dimungkinkan karena masyarakat kita seringkali berpendapat bahwa penggunaan pupuk konvensional sudah cukup memberikan nutrisi bagi perkembangan maupun pertumbuhan tanaman. 4. berkembang dan berproduksi sampai menyelesaikan suatu siklus hidup dengan sempurna biasanya membutuhkan enam belas unsur esensial.Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah : 1. mereka merasa sudah cukup karena produksi yang dihasilkan tidak begitu mengecewakan. Pengolahan. Unsur hara makro biasanya dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang lebih besar atau lebih banyak dibandingkan unsur hara mikro yaitu dalam satuan gram-kg/tanaman. Unsur mikro sendiri dibutuhkan sekitar mg – gram/tanaman saja. Namun tanpa kita sadari kondisi demikian mengandung resiko cukup besar. . dll. kita hanya memberikan pupuk tunggal berupa urea. kakao. Hal ini dapat kita lihat pada saat pemupukan tanaman padi. Unsur hara makro terdiri dari 9 unsur sedangkan unsur mikro atau trace element terdiri dari 7 unsur. Dengan penggunaan dosis yang ada. Pengemasan. petani kadang hanya memberikan unsur hara makro saja sedangkan pemberian unsur hara mikro itu sendiri sering dilupakan. SP-36. KCl maupun pupuk majemuk lainnya. Penympanan.

nutrisi yang diberikan haruslah berimbang. Mengapa? Karena produksi yang dihasilkan tanaman selama ini ternyata masih dapat dioptimalkan lagi bila kita memberikan unsur tambahan berupa unsur hara mikro. Disinilah terlihat adanya peranan yang penting dari unsur hara mikro yang seringkali kita lupakan. Pertumbuhan tanaman dapat didefinisikan sebagai proses bertambahnya ukuran dan jumlahsel-sel tanaman yang diikuti adanya pertumbuhan berat kering tanaman. Disini jelas dibutuhkan adanya keseimbangan antara rasio pertumbuhan daun dengan akar. seperti halnya tubuh manusia. sedangkan perkembangan tanaman dapat diartikan sebagai suatu proses menuju tercapainya kedewasaan. sebenarnya pemberian pupuk yang selama ini dilakukan petani masih kurang memuaskan. Artinya agar baik pertumbuhan akar maupun daun sama-sama tumbuh dan berkembang secara normal dan seimbang tanpa saling mendominasi. Bila pertumbuhan akar lebih cepat dari daun (pucuk) maupun sebaliknya akan berpengaruh kurang baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman itu sendiri. perbandingan atau rasio daun (pucuk) dan akar sangat menentukan perkembangan selanjutnya terutama dalam hal produksi. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman terbagi menjadi dua fase yaitu fase pertumbuhan vegetatif dan fase pertumbuhan generatif. Jadi. Ibaratnya 4 sehat 5 sempurna.Ketidakseimbangan pemberian unsur hara antara makro pada tanaman memyebabkan pertumbuhan yang tidak optimal Keseimbangan hara makro dengan mikro sangat mempengaruhi pertumbuhan perkembangan tanaman seperti yang diinginkan Bila kita telaah lebih lanjut. Pada fase pertumbuhan vegetatif. Dalam tanaman mungkin kita bisa menyamakan dengan pemberian unsur hara makro harus diimbangi pula dengan unsur hara mikro. Urea sebagai pensuplai unsur Nitrogen (N) bagi tanaman Pupuk SP-36 sebagai pensuplai unsur Phospor (P) bagi tanaman Pupuk KCl sebagai pensuplai unsur Kalium (K) bagi tanaman . karena baik unsur hara makro maupun mikro besar pengaruhnya dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman.

selain itu juga mengandung P2O5 sebesar 56% yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan ATP yang nantinya akan dipakai pada proses fotosintesis tanaman. artinya tidak berlebihan juga tidak kekurangan. Sedangkan kandungan unsur mikro antara lain Cl < 0. Selain dua unsur hara tersebut. Artinya. pada pupuk Multi NP juga terkandung K2O sebanyak 1. maka karbohidrat yang diangkut ke akar menjadi lebih sedikit.01 %. . Karena itu. maka sebagian besar akan diserap oleh akar untuk diangkut ke daun bersama karbohidrat. Multi NP itu sendiri adalah pupuk majemuk yang berbentuk bubuk kristal putih seperti vitsin. Mg sebanyak 10 ppm. akan menyebabkan turunnya rasio daun dan akar. Hal ini menyebabkan akar akan kekurangan karbohidrat yang dengan sendirinya pertumbuhan akar akan berjalan lebih lambat dibandingkan pertumbuhan daun. karbohidrat yang terbawa dari akar ditambah dengan karbohidrat yang sudah ada pada daun akan membentuk protein untuk proses pembentukan pucuk. Sebaliknya bila konsentrasi N di dalam tanah terlalu tinggi. lebih besar serta lebih pesat ketimbang pertumbuhan daunnya. Untuk menstabilkan keadaan ini. Mn kurang dari 0.50 ppm. Hal ini erat kaitannya dengan jumlah N yang diserap oleh akar karena akan segera dipergunakan untuk pembentukan asam amino di dalam akar bersama – sama dengan Karbohidrat yang turun dari daun membentuk protein melalui proses pembelahan dan pembesaran sel yang pada akhirnya akan dipergunakan untuk proses pembentukan akar. pada pupuk multi ini tidak hanya terkandung unsur hara makro saja namun juga terkandung unsur hara mikro. Semakin rendah konsentrasinya. Dalam daun tersebut. SO4 sebanyak 0.01%. Ca sebanyak 40 ppm. Pupuk Yang dimaksud dengan Multi adalah pupuk tersebut mempunyai kandungan unsur yang cukup lengkap. Pupuk Multi N yang ada di pasaran salah satunya adalah pupuk Multi NP Cap Kapal Terbang dengan kandungan N sebesar 12 %. akar akan tumbuh relatif lebih cepat. Zn 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm. dibutuhkan keadaan N dalam tanah yang cukup.01%. Karena pertumbuhan vegetatif begitu pesat. bila kadar N dalam tanah rendah. Salah satu upaya untuk memenuhi keadaan unsur N yang seimbang tersebut adalah dengan memberikan pupuk multi N yang ditenggarai mampu memberikan pengaruh positif bagi ketersediaan N dalam tanah.Rasio atau perbandingan daun dan akar sangat ditentukan oleh konsentrasi nitrogen (N) di dalam tanah.

Mempercepat pembentukan akar dipersemaian (dapat dipakai sebagai starter pembentukan akar pada tanaman yang baru dipindah tanam) 5. Dalam fase ini perlu diketahui dua hal penting yang berhubungan dengan rasio C/N dari tanaman. jeruk. timun. C tidak lain adalah karbon dari karbohidrat sedangkan N merupakan Nitrogen dari asam amino dan protein. sehingga tanaman tambah subur dan kokoh. Dapat digunakan sebagai bahan pertanian untuk sistem hidronponik dan aeroponik. Mengapa demikian? Karena tanaman tersebut lebih difokuskan pada pembentukan daunnya. maka pemberian pupuk K dan P dalam jumlah yang cukup akan memberikan hasil yang optimal saat fase generatif. Dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman seperti melon. maka pertumbuhan vegetatif akan berjalan normal dan sempurna. Disaat tanaman mulai memasuki masa generatif yang ditandai dengan munculnya bunga. karena kandungan N dalam Multi NP ini cenderung terfokus pada pembentukan daun dan menghijaukan warnanya. Sangat cocok digunakan pada masa vegetatif. 6. maka ion NH4+ yang tersedia siap diserap oleh akar tanaman secara optimal. 4.Untuk tanaman yang hanya dipanen daunnya seperti kubis. Hal ini bukan hanya karena sifat fisiknya saja yang berbentuk kristal.Multi NP dengan kandungan NH4 12 % dan P2O5 61% Multi KP dengan kandungan K2O 32. cengkeh dan lain-lain. Dengan adanya keseimbangan dari rasio daun dengan akar.67% berbentuk serbuk putih mirip vetsin Beberapa kelebihan pupuk Multi NP dibandingkan pupuk yang lain adalah : 1. apel. semangka. 7. mangga . Kondisi demikian secara langsung akan berpengaruh pada tanaman untuk memasuki fase pertumbuhan generatif. tomat. selada. namun juga karena kandungan N-nya. sehingga fase vegetatif dari tanaman tersebut dirangsang untuk lebih dominan 2. Dengan larut secara sempurna. kubis. 3.6% dan P2O5 berbentuk serbuk putih mirip gula pasir 50. Kandungan Chlor rendah sehingga tidak menurunkan (pH) derajat keasaman tanah dan tidak meracuni tanaman. Mudah diaplikasikan dan murah (efisien). Diantara beberapa pupuk yang ada. Untuk memenuhi kebutuhan fase generatif itulah maka peranan pupuk multi yang mengandung K dan P dalam jumlah lebih besar sangat dibutuhkan saat fase generatif. bawang. Pemberian pupuk yang mengandung unsur N tinggi akan membuat rasio C/N menjadi rendah sehingga dapat merangsang pertumbuhan vegetatif secara normal. sawi kangkung dan bayam membutuhkan nilai rasio C/N yang rendah. 8. maka Multi NP Cap Kapal Terbang merupakan solusi terbaik dalam memenuhi unsur hara sesuai dengan kebutuhannya. Sedangkan untuk tanaman yang diambil buah. 2. Membantu pertumbuhan vegetatif tanaman. fase generatif tanaman tersebut harus lebih diperhatikan. 1. Larut secara sempurna dalam air. Pupuk Multi KP . anggur kakao . cabe. umbi maupun bunganya.

01 % . 5. pupuk Multi KP pun dapat diaplikasikan lewat daun. Hal ini disebabkan karena unsur hara yang masuk lewat daun akan segera diproses pada proses fotosintesis yang memang terjadi di daun. Dengan dosis 3 – 5 gr/l maka pupuk ini sangat efisien (murah) dibandingkan dengan pupuk daun formulasi lain.6 %.Cepat larut secara sempurna dalam air sehingga ion K+ dapat segera tersedia bagi tanaman. Adapun beberapa keunggulan dari Multi KP diantaranya : 1. 4.merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur makro sperti N sebanyak 0. Selain unsur makro. Memberikan respon yang lebih cepat (waktu) bila dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah. 2. Misalnya unsur phosfat (P) pada tanah asam yang mengandung Fe dan Al akan membentuk senyawa kompleks FeAl Phosfat yang mengendap sehingga P tidak dapat diserap oleh akar tanaman.Meminimalkan gugur bunga dan buah.Buah menjadi lebih tahan terhadap penyimpanan dan pengangkutan jarak jauh. 3. Lebih ekonomis baik dari segi jumlah pupuk maupun cara pemberiannya.Kalau pemberian lewat tanah mungkin saja pupuk tersebut terurai. 2. Zn sebanyak 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm. (Ir.Dapat mencegah tanaman dari pertumbuhan vegetatif yang berlebihan. 5. Dapat menghindari adanya interlasi unsur terutama unsur yang bersifat antagonis. penulis adalah pemerhati masalah pertanian berdomisili di Makassar-Sulsel) Sun. Antagonisme unsur K yang menyebabkan unsur Ca tertekan dan antagonisme unsur Ca yang menyebabkan unsur Mg tertekan. Menas Tjionger’s. Mn sebanyak kurang dari 0. bentuk fisik antara pupuk Multi NP dengan Multi KP juga dapat dibedakan dimana Multi NP berupa serbuk kristal mirip gula pasir sedangkan Multi KP lebih mirip vetsin.50 ppm.87 %. 3. 1 Nov 2009 @21:36 Tulis Komentar Nama Top of Form . Ca 40 ppm serta Mg 9 ppm. Disamping itu dapat dicampurkan dengan pestisida lain saat aplikasi.01 %. Meningkatkan kemampuan pengisian buah 4. Beberapa keuntungan pemupukan lewat daun dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah diantaranya : 1. tercuci atau terfiksasi. apa bedanya dengan Multi NP? Selain kandungannya.MS. Dapat menghindari kemungkinan adanya fiksasi unsur dalam tanah. Pemupukan tanaman lewat daun atau yang lebih dikenal dengan istilah foliar feeding ditujukan agar pupuk dapat tersebar secara merata dan masuk ke dalam daun melalui stomata (mulut daun) dan celah-celah kutikula.Dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit jamur dan bakteri. SO4 sebanyak 0. Hal ini dapat menyebabkan rasio C/N menjadi tinggi yang diikuti dengan produksi buah dan umbi yang maksimal. Lalu. Tidak memerlukan suatu proses pengawasan (kontrol) yang sering dilakukan terutama bila gejala-gejalanya belum nampak. Misalnya antagonisme unsur Mg menyebabkan unsur K menjadi tertekan. Sama halnya dengan pupuk multi NP . Demikian pula halnya dengan ion H2SO4 . P2O5 sebanyak 50. K2O sebanyak 32.67 %. pupuk ini juga mengandung unsur hara mikro seperti Cl sebanyak kurang dari 0.

CIPTA ASRI. yakni famili cruciferae (brassicaceae) olek karena itu sifat morfologis tanamannya hampir sama. Sawi hijau bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah sebagai lalapan maupun dalam bentuk olahan dalam berbagai macam masakan. Klasifikasi tanaman sawi dalam(Rukmana. struktur batang. Selain itu berguna untuk pengobatan (terapi) berbagai macam penyakit (Cahyono. broccoli dan lobak atau rades. buah (polong) maupun bijinya. Pati-Indonesia All Rights Reserved TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Tanaman sawi (Brassica juncea L. terutama pada sistem perakaran. 2003).) masih satu famili dengan kubis-krop.E-mail (tidak dipublikasikan) URL http:// Komentar Kode Rahasia Masukkan hasil penjumlahan dari 6+1+8 Bottom of Form Copyright 2012 CV. kubis bunga. 2002) sebagai berikut : Divisi : Spermatophyta Kelas : Angiospermae Sub-kelas : Dicotyledonae . bunga. Sawi termasuk ke dalam kelompok tanaman sayuran daun yang mengandung zat-zat gizi lengkap yang memenuhi syarat untuk kebutuhan gizi masyarakat.

Ordo : Papavorales Famili : Brassicaceae Genus : Brassica Spesies : Brassica juncea L. 2003). Universitas Sumatera Utara . Sistem perakaran tanaman sawi memiliki akar tunggang (radix primaria) dan cabang-cabang akar yang bentuknya bulat panjang (silindris) menyebar kesemua arah dengan kedalaman antara 30-50 cm. Akar-akar ini berfungsi antara lain mengisap air dan zat makanan dari dalam tanah. serta menguatkan berdirinya batang tanaman (Heru dan Yovita.

Syarat Tumbuh Iklim Curah hujan yang cukup sepanjang tahun dapat mendukung kelangsungan hidup tanaman karena ketersedian air tanah yang mencukupi. Tiap kuntum bunga sawi terdiri atas empat helai daun kelopak. Tanaman sawi umumnya mudah berbunga dan berbiji secara alami baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. 2003) Tanaman sawi pada umumnya banyak ditanam di dataran rendah. Akan tetapi tanaman sawi yang tidak tahan terhadap air yang menggenang. Tanaman sawi hijau tergolong tanaman yang tahan terhadap curah hujan. . Batang ini berfungsi sebagai alat pembentuk dan penopang daun (Rukmana. Sawi berdaun lonjong. 2004). 2002). Tanaman ini selain tahan terhadap suhu panas (tinggi) juga mudah berbunga dan Universitas Sumatera Utara . sehingga penanaman pada musim hujan masih bisa memberikan hasil yang cukup baik. Pada umumnya pola pertumbuhan daunnya berserak (roset) hingga sukar membentuk krop (Sunarjono.Batang tanaman sawi pendek sekali dan beruas-ruas sehingga hampir tidak kelihatan. empat helai benang sari dan satu buah putik yang berongga dua (Rukmana. halus. 2002). Stuktur bunga sawi tersusun dalam tangkai bunga (inflorescentia) yang tumbuh memanjang (tinggi) dan bercabang banyak. (Cahyono. tidak berbulu dan tidak berkrop. empat helai daun mahkota bunga berwarna kuning cerah. Curah hujan yang sesuai untuk pembudidayaan tanaman sawi hijau adalah 1000-1500 mm/tahun.

Kelembapan yang tinggi tidak sesuai dengan yang dikehendaki tanaman. Kelembapan udara yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman sawi hijau yang optimal berkisar antara 80%-90%. Pada tanah masam lahan kering banyak ditemukan ion Al3+ yang bersifat masam karena dengan air ion tersebut dapat menghasilkan H+. Dengan demikian kadar gas CO2 tidak dapat masuk kedalam daun. Ketika air hujan murni berada dalam kesetimbangan dengan karbon dioksida. 2002). Tanah masam adalah tanah dengan pH rendah karena kandungan H+ yang tinggi. Air hujan ini yang dalam kesetimbangan dengan atmosfer akan memiliki pH sekitar 5. Ada kekhawatiran tentang hujan asam.6 karena pelarutan karbon dioksida di dalam air. 2007). Kelembapan udara yang tinggi lebih dari 90 % berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tanaman.menghasilkan biji secara alami pada kondisi iklim tropis Indonesia (Haryanto dkk. (Cahyono. terdapat juga ion Al-hidroksida. Dalarn keadaan tertentu.6 (Madjid. Akhirnya proses fotosintsis tidak berjalan dengan baik sehingga semua proses pertumbuhan pada tanaman menurun. tetapi hampir semua hujan adalah ber pH rendah (asam).2009). Universitas Sumatera Utara . Air Hujan murni yang tidak mengandung bahan pencemar pada dasarnya adalah air distilasi. 2003). maka konsentrasi ion hidrogen yang dihasilkan menyebabkan pH 5. menyebabkan mulut daun (stomata) tertutup sehingga penyerapan gas karbondioksida (CO2) terganggu. sehingga kadar gas CO2 yang diperlukan tanaman untuk fotosintesis tidak memadai. dengan demikian dapat menimbulkan variasi kemasaman tanah (Yulianti. yaitu apabila tercapai kcjenuhan ion Al3+ tertentu.

Kondisi iklim yang dikehendaki untuk pertumbuhan tanaman sawi adalah daerah yang mempunyai suhu malam hari 15. sedangkan proses pernapasan (respirasi) meningkat lebih besar. dan produksinya rendah. dapat menyebabkan proses fotosintasis tanaman tidak berjalan sempurna atau bahkan terhenti sehingga produksi pati (karbohidrat) juga terhenti. aktifitas kehidupan jasad renik tanah dan reaksi pupuk yang diberikan ke Universitas Sumatera Utara . tata aerasi dalam tanah berjalan dengan baik. 2006) Kemasaman tanah sangat berpengaruh terhadap ketersediaan hara didalam tanah.6°C dan siang hari 21. Tanah Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah yang subur. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7 (Haryanto dkk.Selain dikenal sebagai tanaman sayuran daerah iklim sedang (sub-tropis) tetapi saat ini berkembang pesat di daerah panas (tropis). serta kualitas daun juga rendah (Cahyono. 1996).1°C serta penyinaran matahari antara 10-13 jam per hari (Sastrahidajat dan Soemarno. Suhu udara yang tinggi lebih dari 210 C dapat menyebabkan tanaman sawi hijau tidak dapat tumbuh dengan baik (tumbuh tidak sempurna). tanaman kurus. Dengan demikian pada suhu udara yang tinggi tanaman sawi hijau pertumbuhannya tidak subur. gembur dan banyak mengandung bahan organik (humus). Karena suhu udara yang tinggi lebih dari batasan maksimal yang di kehendaki tanaman. Akibatnya produksi pati hasil fotosintsis lebih banyak digunakan untuk energi pernapasan dari pada untuk pertumbuhan tanaman sehingga tanaman tidak mampu untuk tumbuh dengan sempurna. tidak menggenang (becek). 2003).

yang secara langsung ataupun tidak dapat mempengaruhi ketersediaan hara makro atau hara mikro. menyebabkan beberapa unsur hara . Pada tanah-tanah yang mengandung liat perlu pengolahan lahan secara sempurna antara lain pengolahan tanah yang cukup (Suhardi. 2003). menjadi tidak tersedia dan beberapa unsur hara. 2010). Sawi dapat ditanam pada berbagai jenis tanah. Sehingga dengan demikian bila sawi ditanam dengan kondisi yang terlalu masam. 2003). Ketersediaan unsur hara mikro lebih tinggi pada pH rendah. Sifat biologis yang baik adalah tanah banyak mengandung bahan organik (humus) dan bermacammacam unsur hara yang berguna untuk pertumbuhan tanaman.(Cahyono. Penambahan pupuk ke dalam tanah secara langsung akan mempengaruhi sifat kemasamannya. Universitas Sumatera Utara . boron (B).5). karena dapat menimbulkan reaksi masam. dan molbdenium (Mo). 1990). dan mangan (Mn) dapat menjadi racun bagi tanaman. Semakin tinggi pH tanah ketersediaan hara mikro semakin kecil (Hasibuan. alumunium (Al). serta tanah yang banyak terdapat jasad renik tanah atau organisme tanah pengurai bahan organik. Di samping itu. tanaman akan menderita penyakit klorosis dengan menunjukkan gejala daun berbintik-bintik kuning dan urat-urat daun berwarna perunggu dan daun berukuran kecil dan bagian tepi daun berkerut (Cahyono. kondisi tanah yang masam (kurang dari 5.dalam tanah. seperti magnesium. seperti besi (Fe). netral ataupun basa. namun untuk pertumbuhan yang paling baik adalah jenis tanah lempung berpasir seperti tanah andosol. Pada pH tanah yang rendah akan menyebabkan terjadinya gangguan pada penyerapan hara oleh tanaman sehingga secara menyeluruh tanaman akan terganggu pertumbuhannya.

1995). Tanaman sayur semusim berumur pendek dan ditanam dengan jarak tanam rapat. kadar air. 2001). atau metabolit sekunder dapat berasal dari ekstrak tanaman. penyiangan dan pemilihan bibit yang baik (Sutarya dan Grubben. 2005). sifat pupuk yang diberikan. tepung tulang atau enzim (Musnamar. pemupukan dilakukan lewat daun dengan pupuk disebut pupuk daun. tepat dosis. pengolahan lahan. tepat waktu dan tepat pemberian. Pengembalian bahan organik kedalam tanah adalah hal yang mutlak dilakukan untuk mempertahankan hasil yang mendekati optimum jika dalam pelaksaannya memperhatikan empat kunci yaitu tepat jenis. vitamin. Pemupukan juga disarankan Universitas Sumatera Utara . Pemupukan lewat daun ini umumnya dilakukan dengan cara melarutkan pupuk tersebut ke dalam air lalu larutan pupuk tersebut disemprotkan ke permukaan daun (Prihmantoro. Mengingat hasil pemupukan pada jenis tanaman yang tidak sama tidak selalu memberikan hasil yang baik maka ada hal yang perlu diperhatikan yaitu tingkat kesuburan tanah. Senyawanya mengandung karbon. tepung ikan. reaksi tanah. Aplikasi pupuk cair biasanya dilakukan dengan menyemprotkan pupuk ke daun tanaman dan dapat juga dilakukan dengan menyiramkan langsung ke perakaran tanaman.Pupuk Cair SuperPlant Pupuk cair adalah pupuk berbentuk cairan. Pupuk cair umumnya hasil ekstrak bahan yang sudah dilarutkan dengan pelarut seperti air atau minyak. Aplikasi pupuk cair dilakukan dengan cara disemprotkan ke daun dan sebaiknya tidak dilakukan pada kondisi terik matahari atau kelembaban rendah karena larutan pupuk akan cepat menguap.

tidak dilakukan pada saat hujan karena larutan pupuk akan hilang tercuci oleh air hujan (Danarti dan Najiyati. dan selulosa yang bersifat semi hidrofilik. Masuknya pupuk ini karena ada proses difusi dan osmosis pada lubang mulut daun yang lazim disebut stomata. Demikian juga. 2002) Penyerapan hara tanaman lewat daun sangat dibatasi oleh adanya dinding luar sel epidermis. beberapa pakar ilmu fisiologi tanaman menduga bahwa di samping diserap stomata penyerapan unsur hara juga dapat melalui ektodesmata (Rosmarkam dan Yuwono. Jika tekanan turgor meningkat. 1994). 2002) Ada dua kelompok pupuk daun berdasarkan unsur hara yang dikandungnya. Dinding ini tertutup oleh lapisan malam (wax) atau juga kutin yang mengandung pectin. yaitu kelompok pupuk yang mengandung unsur hara makro dan kelompok pupuk yang mengandung unsur hara mikro. Penyerapan unsur hara lewat daun umumnya melalui stomata. Tetapi. 1995). Unsur mikro adalah unsur hara esensial yang Universitas Sumatera Utara . stomata akan membuka. Fungsi lapisan luar yang bersifat hidrofobik adalah melindungi tanaman dari hilangnya air karena transpirasi. adanya lapisan luar yang hidrofobik ini untuk menjaga agar tidak terjadi pencucian yang berlebihan atas larutan organik dan anorganik dari daun oleh air hujan (Rosmarkam dan Yuwono. yaitu penyerapan haranya lebih cepat dibanding pupuk yang diberikan lewat akar. Ada satu hal kelebihan yang mencolok dari pupuk daun. hemiselulosa. Stomata ini membuka dan menutup secara mekanis yang diatur oleh tekanan turgor dari sel-sel penutup. Sementara jika tekanan turgor menurun maka stomata akan menutup (Sutedjo.

SuperPlant adalah pupuk cair import berteknologi tinggi dan diproduksi dibawah pengawasan mutu yang ketat serta disesuaikan dengan keadaan iklim. Pupuk anorganik murah diangkut karena jumlah relative sedikit dibanding pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. 2. ada beberapa keuntungan dari pupuk anorganik yaitu: 1. Adapun beberapa kekurangan dari pupuk cair adalah bila dosis pemupukan salah (terlalu tinggi) maka daun akan rusak. terutama pada musim kering (Lingga dan Marsono. tetap saja dalam penggunaan masih terdapat kekurangan. 2002). 2007). SuperPlant sangat praktis penggunaanya cukup diaplikasi dengan cara penyemprotan. Sangat mudah digunakan cukup dicampurkan dengan air bersih lalu semprotkan keseluruh bagian daun / pucuk pohon. SuperPlant diproduksi khusus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Universitas Sumatera Utara .dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit tapi mutlak harus tersedia (Rosmarkam dan Yuwono. Sehingga biaya angkut pupuk menjadi lebih murah Meskipun pupuk cair mempunyai banyak kelebihan. Kebutuhan tanaman akan hara dapat dipenuhi dengan perbandingan hara yang tepat 3. tanah dan tanaman. Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah yang cukup. Pemberiannya dapat terukur dengan tepat karena pupuk anorganik umumnya memiliki takaran hara yang tepat. artinya selalu tersedia di pasaran. Menurut Lingga dan Marsono (2007). 4.

75% .80% 3 Amino Acid 7. Tabel 2.12% 2 Acetic Acid 2.00% 4 Potassium Humate 2. Agro Dynamics Indo kandungan Pupuk cair SuperPlant antara lain.50% 5 Boric Acid 3. Kandungan Pupuk Cair Mikro Superplant No Kandungan Jumlah 1 Water 55.Menurut PT.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful