BUDIDAYA TANAMAN SAWI Jagad Indonesia ini memungkinkan dikembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi

pertumbuhan dan perkembangan bagi manusia. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan untuk bisnis sayuran. Di antara tanaman sayur-sayuran yang mudah dibudidayakan adalah caisim. Karena caisim ini sangat mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Selain itu juga sangat potensial untuk komersial dan prospek sangat baik.. Ditinjau dari aspek klimatologis, aspek teknis, aspek ekonomis dan aspek sosialnya sangat mendukung, sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia. Sebutan sawi orang asing adalah mustard. Perdagangan internasional dengan sebutan green mustard, chinese mustard, indian mustard ataupun sarepta mustard. Orang Jawa, Madura menyebutnya dengan sawi, sedang orang Sunda menyebut sasawi. B. MANFAAT. Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. JENIS SAWI A. KLASIFIKASI BOTANI. Divisi : Spermatophyta. Subdivisi : Angiospermae. Kelas : Dicotyledonae. Ordo : Rhoeadales (Brassicales). Famili : Cruciferae (Brassicaceae). Genus : Brassica. Spesies : Brassica Juncea. B. JENIS-JENIS SAWI. Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma. Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi sawi monumen. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasae dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina. SYARAT TUMBUH Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia ini. Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter

Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan mesilnya dengan dianginkan. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. kecil-kecil. PENGOLAHAN TANAH. serta pemeliharaan tanaman. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan. Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Tanaman sawi tahan terhadap air hujan. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. B. karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung. A. Dengan demikian. sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau.di atas permukaan laut. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. varietas. misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. penyediaan pupuk dan pestisida. kadar air. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan. rerumputan. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. semak atau pepohonan yang tumbuh. serta pembuangan airnya baik. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu. Dan bebas dari daerah ternaungi. tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun. tanaman ini cocok bils di tanam pada akhir musim penghujan. Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan. penyiapan benih. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. bayam. seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan. BUDIDAYA TANAMAN SAWI Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. Benih sawi berbentuk bulat. kangkung darat. wortel. suhu dan tempat menyimpannya. Warna kulit benih coklat kehitaman. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. BENIH. . Tahaptahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan. banyak mengandung humus. Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan. Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. subur. teknik penanaman. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh.

10 gram TSP. PENANAMAN VERTIKULTUR Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut : 1. . PENANAMAN. D. PEMELIHARAAN. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan. tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur. Kcl 75 kg/ha. lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm. Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. penyiraman ini tergantung pada musim. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. TSP 100 kg/ha. bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea. kemudian diamati 3 – 5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan. penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan. Pemeliharaan adalah hal yang penting. Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam. Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi. C. Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Tahap selanjutnya yaitu penjarangan. PEMBIBITAN. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2). 30 x 30 dan 20 x 20 cm. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru. disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat.5 gram Kcl. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan. yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. E. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman. seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha. Dua minggu sebelum di tabur benih. tinggi bedengan 20 – 30 cm. pindahkan bibit dengan hati-hati. Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm . dan 7. lalu disiram dengan sprayer.Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm. penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Pilihlah bibit yang baik. yaitu dengan urea 50 kg/ha. lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. Bila tidak terlalu panaspenyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari.

Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm. 5. bentuk dan ukuran daun. Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell. 4. akar yang terlalu panjang dapat digunting. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. 4. Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. masukkan bibit ke lubang tersebut. HAMA DAN PENYAKIT A. Busuk basah (soft root). Penyakit akar pekuk.). 3.5 cm. bibit dicabut dengan hatihati. usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media. Busuk daun. 9. B. dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya. Virus mosaik. 2. Umur panen sawi paling lama 70 hari. PENANAMAN HIDROPONIK. 2. Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House. 5. 7. PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN. 8. Penyakit rebah semai (dumping off). Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai. HAMA. pupuk kandang. 6. Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman. Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna. 1. Ulat tritip (Plutella maculipennis).2. selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm. 3. selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih. pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata. Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya. PENYAKIT. 1. 3. Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm. 3. Ulat Thepa javanica. Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut : 1. Sediakan media tanam berupa tanah top soil. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm. 5. 2. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0. Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam. tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar. tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar. Bercak daun alternaria. 4. Bercak daun. Penyakit embun tepung (downy mildew). Siput (Agriolimas sp. . Paling pendek umur 40 hari. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu0. 4. Cacing bulu (cut worm). Siapkan wadah persemaian . 5. busuk Rhizoctonia (bottom root).).

petani kadang hanya memberikan unsur hara makro saja sedangkan pemberian unsur hara mikro itu sendiri sering dilupakan. jagung. Sortasi. Memang tak dapat dipungkiri bahwa selama ini masyarakat petani merasa tanamannya telah diberikan nutrisi yang cukup dengan pemupukan konvensional tersebut. Pencucian dan pembuangan kotoran. Unsur hara makro terdiri dari 9 unsur sedangkan unsur mikro atau trace element terdiri dari 7 unsur. cengkeh. mereka merasa sudah cukup karena produksi yang dihasilkan tidak begitu mengecewakan. berkembang dan berproduksi sampai menyelesaikan suatu siklus hidup dengan sempurna biasanya membutuhkan enam belas unsur esensial. . Unsur hara makro biasanya dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang lebih besar atau lebih banyak dibandingkan unsur hara mikro yaitu dalam satuan gram-kg/tanaman. Kenyataan yang sering kita jumpai dilapang. KCl maupun pupuk majemuk lainnya. KESEIMBANGAN HARA DALAM TANAH DAN TANAMAN Suatu tanaman dapat tumbuh. Dengan penggunaan dosis yang ada. Penympanan. Keenambelas unsur hara tersebut terbagi kedalam dua bagian besar yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. 3. Pengemasan. kakao. dll. Hal ini dimungkinkan karena masyarakat kita seringkali berpendapat bahwa penggunaan pupuk konvensional sudah cukup memberikan nutrisi bagi perkembangan maupun pertumbuhan tanaman. kita hanya memberikan pupuk tunggal berupa urea. 5. 4. SP-36.Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah : 1. Namun tanpa kita sadari kondisi demikian mengandung resiko cukup besar. Unsur mikro sendiri dibutuhkan sekitar mg – gram/tanaman saja. 2. Hal ini dapat kita lihat pada saat pemupukan tanaman padi. Pengolahan.

seperti halnya tubuh manusia. Pada fase pertumbuhan vegetatif. perbandingan atau rasio daun (pucuk) dan akar sangat menentukan perkembangan selanjutnya terutama dalam hal produksi. Artinya agar baik pertumbuhan akar maupun daun sama-sama tumbuh dan berkembang secara normal dan seimbang tanpa saling mendominasi. Disini jelas dibutuhkan adanya keseimbangan antara rasio pertumbuhan daun dengan akar. Urea sebagai pensuplai unsur Nitrogen (N) bagi tanaman Pupuk SP-36 sebagai pensuplai unsur Phospor (P) bagi tanaman Pupuk KCl sebagai pensuplai unsur Kalium (K) bagi tanaman .Ketidakseimbangan pemberian unsur hara antara makro pada tanaman memyebabkan pertumbuhan yang tidak optimal Keseimbangan hara makro dengan mikro sangat mempengaruhi pertumbuhan perkembangan tanaman seperti yang diinginkan Bila kita telaah lebih lanjut. Jadi. karena baik unsur hara makro maupun mikro besar pengaruhnya dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman. Dalam tanaman mungkin kita bisa menyamakan dengan pemberian unsur hara makro harus diimbangi pula dengan unsur hara mikro. Mengapa? Karena produksi yang dihasilkan tanaman selama ini ternyata masih dapat dioptimalkan lagi bila kita memberikan unsur tambahan berupa unsur hara mikro. Ibaratnya 4 sehat 5 sempurna. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman terbagi menjadi dua fase yaitu fase pertumbuhan vegetatif dan fase pertumbuhan generatif. Disinilah terlihat adanya peranan yang penting dari unsur hara mikro yang seringkali kita lupakan. sebenarnya pemberian pupuk yang selama ini dilakukan petani masih kurang memuaskan. Bila pertumbuhan akar lebih cepat dari daun (pucuk) maupun sebaliknya akan berpengaruh kurang baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman itu sendiri. Pertumbuhan tanaman dapat didefinisikan sebagai proses bertambahnya ukuran dan jumlahsel-sel tanaman yang diikuti adanya pertumbuhan berat kering tanaman. nutrisi yang diberikan haruslah berimbang. sedangkan perkembangan tanaman dapat diartikan sebagai suatu proses menuju tercapainya kedewasaan.

artinya tidak berlebihan juga tidak kekurangan. Pupuk Multi N yang ada di pasaran salah satunya adalah pupuk Multi NP Cap Kapal Terbang dengan kandungan N sebesar 12 %. . Dalam daun tersebut. SO4 sebanyak 0. bila kadar N dalam tanah rendah. Semakin rendah konsentrasinya. akar akan tumbuh relatif lebih cepat.01%. Hal ini erat kaitannya dengan jumlah N yang diserap oleh akar karena akan segera dipergunakan untuk pembentukan asam amino di dalam akar bersama – sama dengan Karbohidrat yang turun dari daun membentuk protein melalui proses pembelahan dan pembesaran sel yang pada akhirnya akan dipergunakan untuk proses pembentukan akar. Sedangkan kandungan unsur mikro antara lain Cl < 0. Artinya. pada pupuk multi ini tidak hanya terkandung unsur hara makro saja namun juga terkandung unsur hara mikro. Pupuk Yang dimaksud dengan Multi adalah pupuk tersebut mempunyai kandungan unsur yang cukup lengkap. Ca sebanyak 40 ppm. lebih besar serta lebih pesat ketimbang pertumbuhan daunnya. Hal ini menyebabkan akar akan kekurangan karbohidrat yang dengan sendirinya pertumbuhan akar akan berjalan lebih lambat dibandingkan pertumbuhan daun. Zn 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm. dibutuhkan keadaan N dalam tanah yang cukup. Multi NP itu sendiri adalah pupuk majemuk yang berbentuk bubuk kristal putih seperti vitsin.01%. Karena pertumbuhan vegetatif begitu pesat. Salah satu upaya untuk memenuhi keadaan unsur N yang seimbang tersebut adalah dengan memberikan pupuk multi N yang ditenggarai mampu memberikan pengaruh positif bagi ketersediaan N dalam tanah. selain itu juga mengandung P2O5 sebesar 56% yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan ATP yang nantinya akan dipakai pada proses fotosintesis tanaman.50 ppm. Karena itu. akan menyebabkan turunnya rasio daun dan akar. pada pupuk Multi NP juga terkandung K2O sebanyak 1. Sebaliknya bila konsentrasi N di dalam tanah terlalu tinggi. Selain dua unsur hara tersebut.Rasio atau perbandingan daun dan akar sangat ditentukan oleh konsentrasi nitrogen (N) di dalam tanah. maka sebagian besar akan diserap oleh akar untuk diangkut ke daun bersama karbohidrat. maka karbohidrat yang diangkut ke akar menjadi lebih sedikit.01 %. Untuk menstabilkan keadaan ini. Mg sebanyak 10 ppm. Mn kurang dari 0. karbohidrat yang terbawa dari akar ditambah dengan karbohidrat yang sudah ada pada daun akan membentuk protein untuk proses pembentukan pucuk.

namun juga karena kandungan N-nya. selada. Kandungan Chlor rendah sehingga tidak menurunkan (pH) derajat keasaman tanah dan tidak meracuni tanaman. Pupuk Multi KP . mangga . Dalam fase ini perlu diketahui dua hal penting yang berhubungan dengan rasio C/N dari tanaman. sehingga tanaman tambah subur dan kokoh. anggur kakao . 6. maka pertumbuhan vegetatif akan berjalan normal dan sempurna. Hal ini bukan hanya karena sifat fisiknya saja yang berbentuk kristal. C tidak lain adalah karbon dari karbohidrat sedangkan N merupakan Nitrogen dari asam amino dan protein. 7. 4. Dengan adanya keseimbangan dari rasio daun dengan akar. 8. 2. Disaat tanaman mulai memasuki masa generatif yang ditandai dengan munculnya bunga. tomat. Pemberian pupuk yang mengandung unsur N tinggi akan membuat rasio C/N menjadi rendah sehingga dapat merangsang pertumbuhan vegetatif secara normal. Larut secara sempurna dalam air. umbi maupun bunganya. bawang.67% berbentuk serbuk putih mirip vetsin Beberapa kelebihan pupuk Multi NP dibandingkan pupuk yang lain adalah : 1.6% dan P2O5 berbentuk serbuk putih mirip gula pasir 50.Untuk tanaman yang hanya dipanen daunnya seperti kubis. Mudah diaplikasikan dan murah (efisien). Untuk memenuhi kebutuhan fase generatif itulah maka peranan pupuk multi yang mengandung K dan P dalam jumlah lebih besar sangat dibutuhkan saat fase generatif. jeruk. cengkeh dan lain-lain. maka ion NH4+ yang tersedia siap diserap oleh akar tanaman secara optimal.Multi NP dengan kandungan NH4 12 % dan P2O5 61% Multi KP dengan kandungan K2O 32. fase generatif tanaman tersebut harus lebih diperhatikan. Mengapa demikian? Karena tanaman tersebut lebih difokuskan pada pembentukan daunnya. 1. karena kandungan N dalam Multi NP ini cenderung terfokus pada pembentukan daun dan menghijaukan warnanya. Kondisi demikian secara langsung akan berpengaruh pada tanaman untuk memasuki fase pertumbuhan generatif. Mempercepat pembentukan akar dipersemaian (dapat dipakai sebagai starter pembentukan akar pada tanaman yang baru dipindah tanam) 5. semangka. cabe. maka Multi NP Cap Kapal Terbang merupakan solusi terbaik dalam memenuhi unsur hara sesuai dengan kebutuhannya. Dengan larut secara sempurna. kubis. maka pemberian pupuk K dan P dalam jumlah yang cukup akan memberikan hasil yang optimal saat fase generatif. Dapat digunakan sebagai bahan pertanian untuk sistem hidronponik dan aeroponik. Dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman seperti melon. Membantu pertumbuhan vegetatif tanaman. Sedangkan untuk tanaman yang diambil buah. timun. apel. 3. Diantara beberapa pupuk yang ada. Sangat cocok digunakan pada masa vegetatif. sehingga fase vegetatif dari tanaman tersebut dirangsang untuk lebih dominan 2. sawi kangkung dan bayam membutuhkan nilai rasio C/N yang rendah.

01 % . Menas Tjionger’s. Dapat menghindari adanya interlasi unsur terutama unsur yang bersifat antagonis.01 %. tercuci atau terfiksasi. Ca 40 ppm serta Mg 9 ppm. 5.Buah menjadi lebih tahan terhadap penyimpanan dan pengangkutan jarak jauh. 4. Misalnya antagonisme unsur Mg menyebabkan unsur K menjadi tertekan. Mn sebanyak kurang dari 0. penulis adalah pemerhati masalah pertanian berdomisili di Makassar-Sulsel) Sun. Lebih ekonomis baik dari segi jumlah pupuk maupun cara pemberiannya. Misalnya unsur phosfat (P) pada tanah asam yang mengandung Fe dan Al akan membentuk senyawa kompleks FeAl Phosfat yang mengendap sehingga P tidak dapat diserap oleh akar tanaman. Memberikan respon yang lebih cepat (waktu) bila dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah.Cepat larut secara sempurna dalam air sehingga ion K+ dapat segera tersedia bagi tanaman.87 %.Dapat mencegah tanaman dari pertumbuhan vegetatif yang berlebihan.MS. 2. (Ir. 1 Nov 2009 @21:36 Tulis Komentar Nama Top of Form . K2O sebanyak 32. Zn sebanyak 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm.merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur makro sperti N sebanyak 0. apa bedanya dengan Multi NP? Selain kandungannya. P2O5 sebanyak 50. Pemupukan tanaman lewat daun atau yang lebih dikenal dengan istilah foliar feeding ditujukan agar pupuk dapat tersebar secara merata dan masuk ke dalam daun melalui stomata (mulut daun) dan celah-celah kutikula.Kalau pemberian lewat tanah mungkin saja pupuk tersebut terurai. Disamping itu dapat dicampurkan dengan pestisida lain saat aplikasi. Selain unsur makro. Lalu. 3. Beberapa keuntungan pemupukan lewat daun dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah diantaranya : 1.Dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit jamur dan bakteri. 2.67 %. 3. Adapun beberapa keunggulan dari Multi KP diantaranya : 1. pupuk Multi KP pun dapat diaplikasikan lewat daun. Hal ini dapat menyebabkan rasio C/N menjadi tinggi yang diikuti dengan produksi buah dan umbi yang maksimal. pupuk ini juga mengandung unsur hara mikro seperti Cl sebanyak kurang dari 0. Dapat menghindari kemungkinan adanya fiksasi unsur dalam tanah. Dengan dosis 3 – 5 gr/l maka pupuk ini sangat efisien (murah) dibandingkan dengan pupuk daun formulasi lain. Hal ini disebabkan karena unsur hara yang masuk lewat daun akan segera diproses pada proses fotosintesis yang memang terjadi di daun. Antagonisme unsur K yang menyebabkan unsur Ca tertekan dan antagonisme unsur Ca yang menyebabkan unsur Mg tertekan. SO4 sebanyak 0. Sama halnya dengan pupuk multi NP .Meminimalkan gugur bunga dan buah. Demikian pula halnya dengan ion H2SO4 . 5. bentuk fisik antara pupuk Multi NP dengan Multi KP juga dapat dibedakan dimana Multi NP berupa serbuk kristal mirip gula pasir sedangkan Multi KP lebih mirip vetsin.6 %.50 ppm. Tidak memerlukan suatu proses pengawasan (kontrol) yang sering dilakukan terutama bila gejala-gejalanya belum nampak. Meningkatkan kemampuan pengisian buah 4.

Klasifikasi tanaman sawi dalam(Rukmana. CIPTA ASRI. 2002) sebagai berikut : Divisi : Spermatophyta Kelas : Angiospermae Sub-kelas : Dicotyledonae . 2003). buah (polong) maupun bijinya. Selain itu berguna untuk pengobatan (terapi) berbagai macam penyakit (Cahyono. Pati-Indonesia All Rights Reserved TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Tanaman sawi (Brassica juncea L.) masih satu famili dengan kubis-krop.E-mail (tidak dipublikasikan) URL http:// Komentar Kode Rahasia Masukkan hasil penjumlahan dari 6+1+8 Bottom of Form Copyright 2012 CV. broccoli dan lobak atau rades. terutama pada sistem perakaran. Sawi termasuk ke dalam kelompok tanaman sayuran daun yang mengandung zat-zat gizi lengkap yang memenuhi syarat untuk kebutuhan gizi masyarakat. kubis bunga. Sawi hijau bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah sebagai lalapan maupun dalam bentuk olahan dalam berbagai macam masakan. bunga. yakni famili cruciferae (brassicaceae) olek karena itu sifat morfologis tanamannya hampir sama. struktur batang.

Sistem perakaran tanaman sawi memiliki akar tunggang (radix primaria) dan cabang-cabang akar yang bentuknya bulat panjang (silindris) menyebar kesemua arah dengan kedalaman antara 30-50 cm. serta menguatkan berdirinya batang tanaman (Heru dan Yovita. Akar-akar ini berfungsi antara lain mengisap air dan zat makanan dari dalam tanah. Universitas Sumatera Utara . 2003).Ordo : Papavorales Famili : Brassicaceae Genus : Brassica Spesies : Brassica juncea L.

Tanaman sawi umumnya mudah berbunga dan berbiji secara alami baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. sehingga penanaman pada musim hujan masih bisa memberikan hasil yang cukup baik. Tanaman ini selain tahan terhadap suhu panas (tinggi) juga mudah berbunga dan Universitas Sumatera Utara . Syarat Tumbuh Iklim Curah hujan yang cukup sepanjang tahun dapat mendukung kelangsungan hidup tanaman karena ketersedian air tanah yang mencukupi. tidak berbulu dan tidak berkrop. empat helai benang sari dan satu buah putik yang berongga dua (Rukmana. 2002). 2004). 2003) Tanaman sawi pada umumnya banyak ditanam di dataran rendah. Tiap kuntum bunga sawi terdiri atas empat helai daun kelopak. Sawi berdaun lonjong. Pada umumnya pola pertumbuhan daunnya berserak (roset) hingga sukar membentuk krop (Sunarjono. Tanaman sawi hijau tergolong tanaman yang tahan terhadap curah hujan. Stuktur bunga sawi tersusun dalam tangkai bunga (inflorescentia) yang tumbuh memanjang (tinggi) dan bercabang banyak. empat helai daun mahkota bunga berwarna kuning cerah. Akan tetapi tanaman sawi yang tidak tahan terhadap air yang menggenang. . Curah hujan yang sesuai untuk pembudidayaan tanaman sawi hijau adalah 1000-1500 mm/tahun. halus. Batang ini berfungsi sebagai alat pembentuk dan penopang daun (Rukmana.Batang tanaman sawi pendek sekali dan beruas-ruas sehingga hampir tidak kelihatan. (Cahyono. 2002).

Air hujan ini yang dalam kesetimbangan dengan atmosfer akan memiliki pH sekitar 5. Kelembapan yang tinggi tidak sesuai dengan yang dikehendaki tanaman. tetapi hampir semua hujan adalah ber pH rendah (asam). Dengan demikian kadar gas CO2 tidak dapat masuk kedalam daun. dengan demikian dapat menimbulkan variasi kemasaman tanah (Yulianti. Tanah masam adalah tanah dengan pH rendah karena kandungan H+ yang tinggi. 2007). sehingga kadar gas CO2 yang diperlukan tanaman untuk fotosintesis tidak memadai. maka konsentrasi ion hidrogen yang dihasilkan menyebabkan pH 5.2009). Kelembapan udara yang tinggi lebih dari 90 % berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tanaman. Universitas Sumatera Utara . Akhirnya proses fotosintsis tidak berjalan dengan baik sehingga semua proses pertumbuhan pada tanaman menurun. 2002). terdapat juga ion Al-hidroksida. 2003). Ketika air hujan murni berada dalam kesetimbangan dengan karbon dioksida.menghasilkan biji secara alami pada kondisi iklim tropis Indonesia (Haryanto dkk. Air Hujan murni yang tidak mengandung bahan pencemar pada dasarnya adalah air distilasi. Ada kekhawatiran tentang hujan asam. Kelembapan udara yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman sawi hijau yang optimal berkisar antara 80%-90%. Pada tanah masam lahan kering banyak ditemukan ion Al3+ yang bersifat masam karena dengan air ion tersebut dapat menghasilkan H+. yaitu apabila tercapai kcjenuhan ion Al3+ tertentu.6 karena pelarutan karbon dioksida di dalam air. Dalarn keadaan tertentu. (Cahyono.6 (Madjid. menyebabkan mulut daun (stomata) tertutup sehingga penyerapan gas karbondioksida (CO2) terganggu.

Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7 (Haryanto dkk.6°C dan siang hari 21. Dengan demikian pada suhu udara yang tinggi tanaman sawi hijau pertumbuhannya tidak subur. tidak menggenang (becek). tata aerasi dalam tanah berjalan dengan baik. dapat menyebabkan proses fotosintasis tanaman tidak berjalan sempurna atau bahkan terhenti sehingga produksi pati (karbohidrat) juga terhenti. aktifitas kehidupan jasad renik tanah dan reaksi pupuk yang diberikan ke Universitas Sumatera Utara . Karena suhu udara yang tinggi lebih dari batasan maksimal yang di kehendaki tanaman.Selain dikenal sebagai tanaman sayuran daerah iklim sedang (sub-tropis) tetapi saat ini berkembang pesat di daerah panas (tropis). tanaman kurus. 2006) Kemasaman tanah sangat berpengaruh terhadap ketersediaan hara didalam tanah. serta kualitas daun juga rendah (Cahyono. 2003). gembur dan banyak mengandung bahan organik (humus). Tanah Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah yang subur. 1996). Kondisi iklim yang dikehendaki untuk pertumbuhan tanaman sawi adalah daerah yang mempunyai suhu malam hari 15. Suhu udara yang tinggi lebih dari 210 C dapat menyebabkan tanaman sawi hijau tidak dapat tumbuh dengan baik (tumbuh tidak sempurna). Akibatnya produksi pati hasil fotosintsis lebih banyak digunakan untuk energi pernapasan dari pada untuk pertumbuhan tanaman sehingga tanaman tidak mampu untuk tumbuh dengan sempurna.1°C serta penyinaran matahari antara 10-13 jam per hari (Sastrahidajat dan Soemarno. sedangkan proses pernapasan (respirasi) meningkat lebih besar. dan produksinya rendah.

yang secara langsung ataupun tidak dapat mempengaruhi ketersediaan hara makro atau hara mikro. Pada tanah-tanah yang mengandung liat perlu pengolahan lahan secara sempurna antara lain pengolahan tanah yang cukup (Suhardi. Di samping itu. dan mangan (Mn) dapat menjadi racun bagi tanaman. kondisi tanah yang masam (kurang dari 5. Pada pH tanah yang rendah akan menyebabkan terjadinya gangguan pada penyerapan hara oleh tanaman sehingga secara menyeluruh tanaman akan terganggu pertumbuhannya. menyebabkan beberapa unsur hara .5). dan molbdenium (Mo). 1990). Sifat biologis yang baik adalah tanah banyak mengandung bahan organik (humus) dan bermacammacam unsur hara yang berguna untuk pertumbuhan tanaman.dalam tanah. Penambahan pupuk ke dalam tanah secara langsung akan mempengaruhi sifat kemasamannya. Ketersediaan unsur hara mikro lebih tinggi pada pH rendah.(Cahyono. Sawi dapat ditanam pada berbagai jenis tanah. alumunium (Al). seperti besi (Fe). Sehingga dengan demikian bila sawi ditanam dengan kondisi yang terlalu masam. seperti magnesium. namun untuk pertumbuhan yang paling baik adalah jenis tanah lempung berpasir seperti tanah andosol. 2003). karena dapat menimbulkan reaksi masam. Universitas Sumatera Utara . boron (B). 2003). menjadi tidak tersedia dan beberapa unsur hara. tanaman akan menderita penyakit klorosis dengan menunjukkan gejala daun berbintik-bintik kuning dan urat-urat daun berwarna perunggu dan daun berukuran kecil dan bagian tepi daun berkerut (Cahyono. netral ataupun basa. serta tanah yang banyak terdapat jasad renik tanah atau organisme tanah pengurai bahan organik. 2010). Semakin tinggi pH tanah ketersediaan hara mikro semakin kecil (Hasibuan.

Aplikasi pupuk cair biasanya dilakukan dengan menyemprotkan pupuk ke daun tanaman dan dapat juga dilakukan dengan menyiramkan langsung ke perakaran tanaman. 1995). Tanaman sayur semusim berumur pendek dan ditanam dengan jarak tanam rapat. Pemupukan lewat daun ini umumnya dilakukan dengan cara melarutkan pupuk tersebut ke dalam air lalu larutan pupuk tersebut disemprotkan ke permukaan daun (Prihmantoro. 2001). vitamin. Aplikasi pupuk cair dilakukan dengan cara disemprotkan ke daun dan sebaiknya tidak dilakukan pada kondisi terik matahari atau kelembaban rendah karena larutan pupuk akan cepat menguap. tepung tulang atau enzim (Musnamar. Pengembalian bahan organik kedalam tanah adalah hal yang mutlak dilakukan untuk mempertahankan hasil yang mendekati optimum jika dalam pelaksaannya memperhatikan empat kunci yaitu tepat jenis. tepung ikan. reaksi tanah. penyiangan dan pemilihan bibit yang baik (Sutarya dan Grubben. kadar air. tepat dosis. Mengingat hasil pemupukan pada jenis tanaman yang tidak sama tidak selalu memberikan hasil yang baik maka ada hal yang perlu diperhatikan yaitu tingkat kesuburan tanah. tepat waktu dan tepat pemberian. pemupukan dilakukan lewat daun dengan pupuk disebut pupuk daun. Senyawanya mengandung karbon.Pupuk Cair SuperPlant Pupuk cair adalah pupuk berbentuk cairan. atau metabolit sekunder dapat berasal dari ekstrak tanaman. 2005). sifat pupuk yang diberikan. Pemupukan juga disarankan Universitas Sumatera Utara . Pupuk cair umumnya hasil ekstrak bahan yang sudah dilarutkan dengan pelarut seperti air atau minyak. pengolahan lahan.

Fungsi lapisan luar yang bersifat hidrofobik adalah melindungi tanaman dari hilangnya air karena transpirasi. 2002) Ada dua kelompok pupuk daun berdasarkan unsur hara yang dikandungnya. Unsur mikro adalah unsur hara esensial yang Universitas Sumatera Utara . stomata akan membuka. Jika tekanan turgor meningkat. Sementara jika tekanan turgor menurun maka stomata akan menutup (Sutedjo. Dinding ini tertutup oleh lapisan malam (wax) atau juga kutin yang mengandung pectin.tidak dilakukan pada saat hujan karena larutan pupuk akan hilang tercuci oleh air hujan (Danarti dan Najiyati. 2002) Penyerapan hara tanaman lewat daun sangat dibatasi oleh adanya dinding luar sel epidermis. Penyerapan unsur hara lewat daun umumnya melalui stomata. Demikian juga. Tetapi. 1994). beberapa pakar ilmu fisiologi tanaman menduga bahwa di samping diserap stomata penyerapan unsur hara juga dapat melalui ektodesmata (Rosmarkam dan Yuwono. yaitu kelompok pupuk yang mengandung unsur hara makro dan kelompok pupuk yang mengandung unsur hara mikro. yaitu penyerapan haranya lebih cepat dibanding pupuk yang diberikan lewat akar. Stomata ini membuka dan menutup secara mekanis yang diatur oleh tekanan turgor dari sel-sel penutup. hemiselulosa. 1995). dan selulosa yang bersifat semi hidrofilik. Ada satu hal kelebihan yang mencolok dari pupuk daun. adanya lapisan luar yang hidrofobik ini untuk menjaga agar tidak terjadi pencucian yang berlebihan atas larutan organik dan anorganik dari daun oleh air hujan (Rosmarkam dan Yuwono. Masuknya pupuk ini karena ada proses difusi dan osmosis pada lubang mulut daun yang lazim disebut stomata.

Adapun beberapa kekurangan dari pupuk cair adalah bila dosis pemupukan salah (terlalu tinggi) maka daun akan rusak. tanah dan tanaman. Pupuk anorganik murah diangkut karena jumlah relative sedikit dibanding pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. 2007). Universitas Sumatera Utara . SuperPlant diproduksi khusus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Pemberiannya dapat terukur dengan tepat karena pupuk anorganik umumnya memiliki takaran hara yang tepat. Kebutuhan tanaman akan hara dapat dipenuhi dengan perbandingan hara yang tepat 3. artinya selalu tersedia di pasaran. SuperPlant sangat praktis penggunaanya cukup diaplikasi dengan cara penyemprotan. ada beberapa keuntungan dari pupuk anorganik yaitu: 1. tetap saja dalam penggunaan masih terdapat kekurangan. terutama pada musim kering (Lingga dan Marsono. Sehingga biaya angkut pupuk menjadi lebih murah Meskipun pupuk cair mempunyai banyak kelebihan. SuperPlant adalah pupuk cair import berteknologi tinggi dan diproduksi dibawah pengawasan mutu yang ketat serta disesuaikan dengan keadaan iklim. Menurut Lingga dan Marsono (2007). Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah yang cukup.dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit tapi mutlak harus tersedia (Rosmarkam dan Yuwono. 2002). Sangat mudah digunakan cukup dicampurkan dengan air bersih lalu semprotkan keseluruh bagian daun / pucuk pohon. 2. 4.

Tabel 2.75% . Agro Dynamics Indo kandungan Pupuk cair SuperPlant antara lain.50% 5 Boric Acid 3. Kandungan Pupuk Cair Mikro Superplant No Kandungan Jumlah 1 Water 55.00% 4 Potassium Humate 2.80% 3 Amino Acid 7.Menurut PT.12% 2 Acetic Acid 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful