BUDIDAYA TANAMAN SAWI Jagad Indonesia ini memungkinkan dikembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi

pertumbuhan dan perkembangan bagi manusia. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan untuk bisnis sayuran. Di antara tanaman sayur-sayuran yang mudah dibudidayakan adalah caisim. Karena caisim ini sangat mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Selain itu juga sangat potensial untuk komersial dan prospek sangat baik.. Ditinjau dari aspek klimatologis, aspek teknis, aspek ekonomis dan aspek sosialnya sangat mendukung, sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia. Sebutan sawi orang asing adalah mustard. Perdagangan internasional dengan sebutan green mustard, chinese mustard, indian mustard ataupun sarepta mustard. Orang Jawa, Madura menyebutnya dengan sawi, sedang orang Sunda menyebut sasawi. B. MANFAAT. Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. JENIS SAWI A. KLASIFIKASI BOTANI. Divisi : Spermatophyta. Subdivisi : Angiospermae. Kelas : Dicotyledonae. Ordo : Rhoeadales (Brassicales). Famili : Cruciferae (Brassicaceae). Genus : Brassica. Spesies : Brassica Juncea. B. JENIS-JENIS SAWI. Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma. Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi sawi monumen. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasae dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina. SYARAT TUMBUH Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia ini. Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter

Warna kulit benih coklat kehitaman. banyak mengandung humus. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. serta pembuangan airnya baik. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Dan bebas dari daerah ternaungi. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu. suhu dan tempat menyimpannya. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan. misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. teknik penanaman. Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan. serta pemeliharaan tanaman. tanaman ini cocok bils di tanam pada akhir musim penghujan. Tahaptahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan. Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7. sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. B. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik. penyediaan pupuk dan pestisida. A. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan. Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. Benih sawi berbentuk bulat. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. kadar air. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan. PENGOLAHAN TANAH. . Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. kecil-kecil. subur. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun.di atas permukaan laut. kangkung darat. rerumputan. BENIH. varietas. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan mesilnya dengan dianginkan. penyiapan benih. wortel. Tanaman sawi tahan terhadap air hujan. Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau. BUDIDAYA TANAMAN SAWI Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. bayam. Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. semak atau pepohonan yang tumbuh. Dengan demikian. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung.

Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat. yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. Bila tidak terlalu panaspenyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2). Pilihlah bibit yang baik. disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm . Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman. seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha. C. dan 7. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. PENANAMAN VERTIKULTUR Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut : 1. bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada. PENANAMAN. lalu disiram dengan sprayer. Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. 30 x 30 dan 20 x 20 cm. PEMELIHARAAN. Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam. Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman. bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea. penyiraman ini tergantung pada musim. Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi. tinggi bedengan 20 – 30 cm.5 gram Kcl. kemudian diamati 3 – 5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan. penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan.Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah. Tahap selanjutnya yaitu penjarangan. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru. E. Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. TSP 100 kg/ha. lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm. pindahkan bibit dengan hati-hati. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. PEMBIBITAN. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan. yaitu dengan urea 50 kg/ha. tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur. Dua minggu sebelum di tabur benih. . 10 gram TSP. penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm. Pemeliharaan adalah hal yang penting. Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Kcl 75 kg/ha. D.

B. pupuk kandang. 3. Bercak daun alternaria. Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House. 3. bentuk dan ukuran daun. Sediakan media tanam berupa tanah top soil. Paling pendek umur 40 hari. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm. Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0. PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN. Penyakit rebah semai (dumping off). tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar. Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm. 2. PENYAKIT. Virus mosaik. Penyakit embun tepung (downy mildew). masukkan bibit ke lubang tersebut. 8. busuk Rhizoctonia (bottom root). usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media.2. PENANAMAN HIDROPONIK. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu0. 5. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm. . 3. Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman. 2.5 cm. Cacing bulu (cut worm). Busuk basah (soft root). 5. Ulat tritip (Plutella maculipennis).). Bercak daun. 3. Penyakit akar pekuk. Umur panen sawi paling lama 70 hari. Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna. 5. 7. 1. 5. Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut : 1. 4. 9. pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata. Busuk daun. Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. 4. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai. Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell. tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar. Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam. 1. 2. 4. akar yang terlalu panjang dapat digunting. HAMA. 6. 4. Ulat Thepa javanica. dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya. selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm. Siput (Agriolimas sp. selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih. HAMA DAN PENYAKIT A. Siapkan wadah persemaian .). bibit dicabut dengan hatihati.

Pengemasan. 2. jagung. Kenyataan yang sering kita jumpai dilapang. Keenambelas unsur hara tersebut terbagi kedalam dua bagian besar yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro. Pengolahan. petani kadang hanya memberikan unsur hara makro saja sedangkan pemberian unsur hara mikro itu sendiri sering dilupakan. Memang tak dapat dipungkiri bahwa selama ini masyarakat petani merasa tanamannya telah diberikan nutrisi yang cukup dengan pemupukan konvensional tersebut. Namun tanpa kita sadari kondisi demikian mengandung resiko cukup besar. mereka merasa sudah cukup karena produksi yang dihasilkan tidak begitu mengecewakan. Hal ini dapat kita lihat pada saat pemupukan tanaman padi. Unsur hara makro terdiri dari 9 unsur sedangkan unsur mikro atau trace element terdiri dari 7 unsur. SP-36. dll. Dengan penggunaan dosis yang ada. Penympanan. KCl maupun pupuk majemuk lainnya. kita hanya memberikan pupuk tunggal berupa urea. 3. KESEIMBANGAN HARA DALAM TANAH DAN TANAMAN Suatu tanaman dapat tumbuh. Pencucian dan pembuangan kotoran.Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah : 1. 5. Unsur mikro sendiri dibutuhkan sekitar mg – gram/tanaman saja. berkembang dan berproduksi sampai menyelesaikan suatu siklus hidup dengan sempurna biasanya membutuhkan enam belas unsur esensial. . kakao. Hal ini dimungkinkan karena masyarakat kita seringkali berpendapat bahwa penggunaan pupuk konvensional sudah cukup memberikan nutrisi bagi perkembangan maupun pertumbuhan tanaman. Sortasi. 4. Unsur hara makro biasanya dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang lebih besar atau lebih banyak dibandingkan unsur hara mikro yaitu dalam satuan gram-kg/tanaman. cengkeh.

Ibaratnya 4 sehat 5 sempurna. Disini jelas dibutuhkan adanya keseimbangan antara rasio pertumbuhan daun dengan akar. Pada fase pertumbuhan vegetatif. karena baik unsur hara makro maupun mikro besar pengaruhnya dalam menentukan pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman. Pertumbuhan tanaman dapat didefinisikan sebagai proses bertambahnya ukuran dan jumlahsel-sel tanaman yang diikuti adanya pertumbuhan berat kering tanaman. seperti halnya tubuh manusia. Bila pertumbuhan akar lebih cepat dari daun (pucuk) maupun sebaliknya akan berpengaruh kurang baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman itu sendiri. perbandingan atau rasio daun (pucuk) dan akar sangat menentukan perkembangan selanjutnya terutama dalam hal produksi.Ketidakseimbangan pemberian unsur hara antara makro pada tanaman memyebabkan pertumbuhan yang tidak optimal Keseimbangan hara makro dengan mikro sangat mempengaruhi pertumbuhan perkembangan tanaman seperti yang diinginkan Bila kita telaah lebih lanjut. Jadi. Dalam tanaman mungkin kita bisa menyamakan dengan pemberian unsur hara makro harus diimbangi pula dengan unsur hara mikro. sebenarnya pemberian pupuk yang selama ini dilakukan petani masih kurang memuaskan. Artinya agar baik pertumbuhan akar maupun daun sama-sama tumbuh dan berkembang secara normal dan seimbang tanpa saling mendominasi. nutrisi yang diberikan haruslah berimbang. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman terbagi menjadi dua fase yaitu fase pertumbuhan vegetatif dan fase pertumbuhan generatif. Disinilah terlihat adanya peranan yang penting dari unsur hara mikro yang seringkali kita lupakan. Urea sebagai pensuplai unsur Nitrogen (N) bagi tanaman Pupuk SP-36 sebagai pensuplai unsur Phospor (P) bagi tanaman Pupuk KCl sebagai pensuplai unsur Kalium (K) bagi tanaman . sedangkan perkembangan tanaman dapat diartikan sebagai suatu proses menuju tercapainya kedewasaan. Mengapa? Karena produksi yang dihasilkan tanaman selama ini ternyata masih dapat dioptimalkan lagi bila kita memberikan unsur tambahan berupa unsur hara mikro.

Hal ini menyebabkan akar akan kekurangan karbohidrat yang dengan sendirinya pertumbuhan akar akan berjalan lebih lambat dibandingkan pertumbuhan daun. lebih besar serta lebih pesat ketimbang pertumbuhan daunnya. Pupuk Multi N yang ada di pasaran salah satunya adalah pupuk Multi NP Cap Kapal Terbang dengan kandungan N sebesar 12 %. Dalam daun tersebut. karbohidrat yang terbawa dari akar ditambah dengan karbohidrat yang sudah ada pada daun akan membentuk protein untuk proses pembentukan pucuk. . pada pupuk multi ini tidak hanya terkandung unsur hara makro saja namun juga terkandung unsur hara mikro. maka sebagian besar akan diserap oleh akar untuk diangkut ke daun bersama karbohidrat. Artinya. dibutuhkan keadaan N dalam tanah yang cukup. Salah satu upaya untuk memenuhi keadaan unsur N yang seimbang tersebut adalah dengan memberikan pupuk multi N yang ditenggarai mampu memberikan pengaruh positif bagi ketersediaan N dalam tanah. Untuk menstabilkan keadaan ini.01%.01 %. Ca sebanyak 40 ppm. Multi NP itu sendiri adalah pupuk majemuk yang berbentuk bubuk kristal putih seperti vitsin. Karena pertumbuhan vegetatif begitu pesat. akar akan tumbuh relatif lebih cepat. Mg sebanyak 10 ppm. Pupuk Yang dimaksud dengan Multi adalah pupuk tersebut mempunyai kandungan unsur yang cukup lengkap. bila kadar N dalam tanah rendah. Sedangkan kandungan unsur mikro antara lain Cl < 0.01%. akan menyebabkan turunnya rasio daun dan akar. artinya tidak berlebihan juga tidak kekurangan. Mn kurang dari 0.50 ppm. selain itu juga mengandung P2O5 sebesar 56% yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan ATP yang nantinya akan dipakai pada proses fotosintesis tanaman. Sebaliknya bila konsentrasi N di dalam tanah terlalu tinggi. SO4 sebanyak 0. Hal ini erat kaitannya dengan jumlah N yang diserap oleh akar karena akan segera dipergunakan untuk pembentukan asam amino di dalam akar bersama – sama dengan Karbohidrat yang turun dari daun membentuk protein melalui proses pembelahan dan pembesaran sel yang pada akhirnya akan dipergunakan untuk proses pembentukan akar.Rasio atau perbandingan daun dan akar sangat ditentukan oleh konsentrasi nitrogen (N) di dalam tanah. pada pupuk Multi NP juga terkandung K2O sebanyak 1. Selain dua unsur hara tersebut. Karena itu. Semakin rendah konsentrasinya. Zn 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm. maka karbohidrat yang diangkut ke akar menjadi lebih sedikit.

1. cabe. umbi maupun bunganya.Multi NP dengan kandungan NH4 12 % dan P2O5 61% Multi KP dengan kandungan K2O 32. Dalam fase ini perlu diketahui dua hal penting yang berhubungan dengan rasio C/N dari tanaman. Kandungan Chlor rendah sehingga tidak menurunkan (pH) derajat keasaman tanah dan tidak meracuni tanaman. Dengan adanya keseimbangan dari rasio daun dengan akar. C tidak lain adalah karbon dari karbohidrat sedangkan N merupakan Nitrogen dari asam amino dan protein. Mengapa demikian? Karena tanaman tersebut lebih difokuskan pada pembentukan daunnya. sehingga fase vegetatif dari tanaman tersebut dirangsang untuk lebih dominan 2. Membantu pertumbuhan vegetatif tanaman. karena kandungan N dalam Multi NP ini cenderung terfokus pada pembentukan daun dan menghijaukan warnanya. maka pemberian pupuk K dan P dalam jumlah yang cukup akan memberikan hasil yang optimal saat fase generatif. sehingga tanaman tambah subur dan kokoh. Untuk memenuhi kebutuhan fase generatif itulah maka peranan pupuk multi yang mengandung K dan P dalam jumlah lebih besar sangat dibutuhkan saat fase generatif. cengkeh dan lain-lain. 4.Untuk tanaman yang hanya dipanen daunnya seperti kubis. maka Multi NP Cap Kapal Terbang merupakan solusi terbaik dalam memenuhi unsur hara sesuai dengan kebutuhannya. apel. Sedangkan untuk tanaman yang diambil buah. sawi kangkung dan bayam membutuhkan nilai rasio C/N yang rendah. 6.6% dan P2O5 berbentuk serbuk putih mirip gula pasir 50. Dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman seperti melon. Pupuk Multi KP . Mudah diaplikasikan dan murah (efisien). maka pertumbuhan vegetatif akan berjalan normal dan sempurna. Pemberian pupuk yang mengandung unsur N tinggi akan membuat rasio C/N menjadi rendah sehingga dapat merangsang pertumbuhan vegetatif secara normal. Disaat tanaman mulai memasuki masa generatif yang ditandai dengan munculnya bunga. mangga . selada.67% berbentuk serbuk putih mirip vetsin Beberapa kelebihan pupuk Multi NP dibandingkan pupuk yang lain adalah : 1. Dapat digunakan sebagai bahan pertanian untuk sistem hidronponik dan aeroponik. Sangat cocok digunakan pada masa vegetatif. kubis. 8. 2. timun. anggur kakao . namun juga karena kandungan N-nya. jeruk. Kondisi demikian secara langsung akan berpengaruh pada tanaman untuk memasuki fase pertumbuhan generatif. Diantara beberapa pupuk yang ada. bawang. maka ion NH4+ yang tersedia siap diserap oleh akar tanaman secara optimal. 3. fase generatif tanaman tersebut harus lebih diperhatikan. Hal ini bukan hanya karena sifat fisiknya saja yang berbentuk kristal. semangka. 7. Dengan larut secara sempurna. Mempercepat pembentukan akar dipersemaian (dapat dipakai sebagai starter pembentukan akar pada tanaman yang baru dipindah tanam) 5. Larut secara sempurna dalam air. tomat.

Selain unsur makro.01 %.merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur makro sperti N sebanyak 0.67 %.01 % . Hal ini dapat menyebabkan rasio C/N menjadi tinggi yang diikuti dengan produksi buah dan umbi yang maksimal. Dapat menghindari kemungkinan adanya fiksasi unsur dalam tanah.Dapat mencegah tanaman dari pertumbuhan vegetatif yang berlebihan. Hal ini disebabkan karena unsur hara yang masuk lewat daun akan segera diproses pada proses fotosintesis yang memang terjadi di daun. penulis adalah pemerhati masalah pertanian berdomisili di Makassar-Sulsel) Sun. Tidak memerlukan suatu proses pengawasan (kontrol) yang sering dilakukan terutama bila gejala-gejalanya belum nampak.MS. Dapat menghindari adanya interlasi unsur terutama unsur yang bersifat antagonis. Antagonisme unsur K yang menyebabkan unsur Ca tertekan dan antagonisme unsur Ca yang menyebabkan unsur Mg tertekan. 3. 1 Nov 2009 @21:36 Tulis Komentar Nama Top of Form . Adapun beberapa keunggulan dari Multi KP diantaranya : 1. Dengan dosis 3 – 5 gr/l maka pupuk ini sangat efisien (murah) dibandingkan dengan pupuk daun formulasi lain. 5. Pemupukan tanaman lewat daun atau yang lebih dikenal dengan istilah foliar feeding ditujukan agar pupuk dapat tersebar secara merata dan masuk ke dalam daun melalui stomata (mulut daun) dan celah-celah kutikula. Lalu. K2O sebanyak 32. (Ir. Mn sebanyak kurang dari 0. Zn sebanyak 40 ppm dan Cu sebanyak 2 ppm. pupuk Multi KP pun dapat diaplikasikan lewat daun. Misalnya unsur phosfat (P) pada tanah asam yang mengandung Fe dan Al akan membentuk senyawa kompleks FeAl Phosfat yang mengendap sehingga P tidak dapat diserap oleh akar tanaman. apa bedanya dengan Multi NP? Selain kandungannya. Menas Tjionger’s.50 ppm. Demikian pula halnya dengan ion H2SO4 . Memberikan respon yang lebih cepat (waktu) bila dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah. 2. 5. Sama halnya dengan pupuk multi NP . Ca 40 ppm serta Mg 9 ppm. Misalnya antagonisme unsur Mg menyebabkan unsur K menjadi tertekan. Beberapa keuntungan pemupukan lewat daun dibandingkan dengan pemupukan lewat tanah diantaranya : 1. Lebih ekonomis baik dari segi jumlah pupuk maupun cara pemberiannya.Cepat larut secara sempurna dalam air sehingga ion K+ dapat segera tersedia bagi tanaman.Buah menjadi lebih tahan terhadap penyimpanan dan pengangkutan jarak jauh.87 %. P2O5 sebanyak 50. Disamping itu dapat dicampurkan dengan pestisida lain saat aplikasi. bentuk fisik antara pupuk Multi NP dengan Multi KP juga dapat dibedakan dimana Multi NP berupa serbuk kristal mirip gula pasir sedangkan Multi KP lebih mirip vetsin. Meningkatkan kemampuan pengisian buah 4.Kalau pemberian lewat tanah mungkin saja pupuk tersebut terurai.6 %. pupuk ini juga mengandung unsur hara mikro seperti Cl sebanyak kurang dari 0. 2. tercuci atau terfiksasi.Meminimalkan gugur bunga dan buah. SO4 sebanyak 0. 4.Dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit jamur dan bakteri. 3.

2003). struktur batang. Klasifikasi tanaman sawi dalam(Rukmana. terutama pada sistem perakaran. buah (polong) maupun bijinya. 2002) sebagai berikut : Divisi : Spermatophyta Kelas : Angiospermae Sub-kelas : Dicotyledonae . broccoli dan lobak atau rades. yakni famili cruciferae (brassicaceae) olek karena itu sifat morfologis tanamannya hampir sama. Pati-Indonesia All Rights Reserved TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Tanaman sawi (Brassica juncea L.) masih satu famili dengan kubis-krop. Sawi hijau bisa dikonsumsi dalam bentuk mentah sebagai lalapan maupun dalam bentuk olahan dalam berbagai macam masakan. CIPTA ASRI. Selain itu berguna untuk pengobatan (terapi) berbagai macam penyakit (Cahyono. Sawi termasuk ke dalam kelompok tanaman sayuran daun yang mengandung zat-zat gizi lengkap yang memenuhi syarat untuk kebutuhan gizi masyarakat.E-mail (tidak dipublikasikan) URL http:// Komentar Kode Rahasia Masukkan hasil penjumlahan dari 6+1+8 Bottom of Form Copyright 2012 CV. kubis bunga. bunga.

Sistem perakaran tanaman sawi memiliki akar tunggang (radix primaria) dan cabang-cabang akar yang bentuknya bulat panjang (silindris) menyebar kesemua arah dengan kedalaman antara 30-50 cm. serta menguatkan berdirinya batang tanaman (Heru dan Yovita. Universitas Sumatera Utara . Akar-akar ini berfungsi antara lain mengisap air dan zat makanan dari dalam tanah.Ordo : Papavorales Famili : Brassicaceae Genus : Brassica Spesies : Brassica juncea L. 2003).

Tanaman sawi hijau tergolong tanaman yang tahan terhadap curah hujan. tidak berbulu dan tidak berkrop. empat helai daun mahkota bunga berwarna kuning cerah. Tanaman ini selain tahan terhadap suhu panas (tinggi) juga mudah berbunga dan Universitas Sumatera Utara . Stuktur bunga sawi tersusun dalam tangkai bunga (inflorescentia) yang tumbuh memanjang (tinggi) dan bercabang banyak. Pada umumnya pola pertumbuhan daunnya berserak (roset) hingga sukar membentuk krop (Sunarjono.Batang tanaman sawi pendek sekali dan beruas-ruas sehingga hampir tidak kelihatan. Batang ini berfungsi sebagai alat pembentuk dan penopang daun (Rukmana. 2003) Tanaman sawi pada umumnya banyak ditanam di dataran rendah. Tanaman sawi umumnya mudah berbunga dan berbiji secara alami baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Tiap kuntum bunga sawi terdiri atas empat helai daun kelopak. sehingga penanaman pada musim hujan masih bisa memberikan hasil yang cukup baik. Syarat Tumbuh Iklim Curah hujan yang cukup sepanjang tahun dapat mendukung kelangsungan hidup tanaman karena ketersedian air tanah yang mencukupi. empat helai benang sari dan satu buah putik yang berongga dua (Rukmana. 2004). . Akan tetapi tanaman sawi yang tidak tahan terhadap air yang menggenang. Sawi berdaun lonjong. halus. (Cahyono. Curah hujan yang sesuai untuk pembudidayaan tanaman sawi hijau adalah 1000-1500 mm/tahun. 2002). 2002).

Universitas Sumatera Utara . terdapat juga ion Al-hidroksida. Pada tanah masam lahan kering banyak ditemukan ion Al3+ yang bersifat masam karena dengan air ion tersebut dapat menghasilkan H+. Kelembapan yang tinggi tidak sesuai dengan yang dikehendaki tanaman. Ada kekhawatiran tentang hujan asam. tetapi hampir semua hujan adalah ber pH rendah (asam).6 karena pelarutan karbon dioksida di dalam air. Akhirnya proses fotosintsis tidak berjalan dengan baik sehingga semua proses pertumbuhan pada tanaman menurun. yaitu apabila tercapai kcjenuhan ion Al3+ tertentu. Dengan demikian kadar gas CO2 tidak dapat masuk kedalam daun. Ketika air hujan murni berada dalam kesetimbangan dengan karbon dioksida. Air hujan ini yang dalam kesetimbangan dengan atmosfer akan memiliki pH sekitar 5. Kelembapan udara yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman sawi hijau yang optimal berkisar antara 80%-90%.2009). menyebabkan mulut daun (stomata) tertutup sehingga penyerapan gas karbondioksida (CO2) terganggu.6 (Madjid. 2007). Dalarn keadaan tertentu. 2002). sehingga kadar gas CO2 yang diperlukan tanaman untuk fotosintesis tidak memadai. (Cahyono. Air Hujan murni yang tidak mengandung bahan pencemar pada dasarnya adalah air distilasi. dengan demikian dapat menimbulkan variasi kemasaman tanah (Yulianti. Kelembapan udara yang tinggi lebih dari 90 % berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tanaman. Tanah masam adalah tanah dengan pH rendah karena kandungan H+ yang tinggi. maka konsentrasi ion hidrogen yang dihasilkan menyebabkan pH 5. 2003).menghasilkan biji secara alami pada kondisi iklim tropis Indonesia (Haryanto dkk.

sedangkan proses pernapasan (respirasi) meningkat lebih besar. 1996). Akibatnya produksi pati hasil fotosintsis lebih banyak digunakan untuk energi pernapasan dari pada untuk pertumbuhan tanaman sehingga tanaman tidak mampu untuk tumbuh dengan sempurna. Karena suhu udara yang tinggi lebih dari batasan maksimal yang di kehendaki tanaman. Tanah Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah yang subur. dan produksinya rendah. 2003). tidak menggenang (becek). tata aerasi dalam tanah berjalan dengan baik. serta kualitas daun juga rendah (Cahyono.Selain dikenal sebagai tanaman sayuran daerah iklim sedang (sub-tropis) tetapi saat ini berkembang pesat di daerah panas (tropis). dapat menyebabkan proses fotosintasis tanaman tidak berjalan sempurna atau bahkan terhenti sehingga produksi pati (karbohidrat) juga terhenti. tanaman kurus.1°C serta penyinaran matahari antara 10-13 jam per hari (Sastrahidajat dan Soemarno. aktifitas kehidupan jasad renik tanah dan reaksi pupuk yang diberikan ke Universitas Sumatera Utara . Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7 (Haryanto dkk. Suhu udara yang tinggi lebih dari 210 C dapat menyebabkan tanaman sawi hijau tidak dapat tumbuh dengan baik (tumbuh tidak sempurna). 2006) Kemasaman tanah sangat berpengaruh terhadap ketersediaan hara didalam tanah.6°C dan siang hari 21. gembur dan banyak mengandung bahan organik (humus). Kondisi iklim yang dikehendaki untuk pertumbuhan tanaman sawi adalah daerah yang mempunyai suhu malam hari 15. Dengan demikian pada suhu udara yang tinggi tanaman sawi hijau pertumbuhannya tidak subur.

dan molbdenium (Mo). 2003). alumunium (Al). kondisi tanah yang masam (kurang dari 5. Sifat biologis yang baik adalah tanah banyak mengandung bahan organik (humus) dan bermacammacam unsur hara yang berguna untuk pertumbuhan tanaman. Universitas Sumatera Utara . 1990). tanaman akan menderita penyakit klorosis dengan menunjukkan gejala daun berbintik-bintik kuning dan urat-urat daun berwarna perunggu dan daun berukuran kecil dan bagian tepi daun berkerut (Cahyono. menyebabkan beberapa unsur hara . 2003). seperti besi (Fe). karena dapat menimbulkan reaksi masam.(Cahyono. Pada tanah-tanah yang mengandung liat perlu pengolahan lahan secara sempurna antara lain pengolahan tanah yang cukup (Suhardi. Sawi dapat ditanam pada berbagai jenis tanah. seperti magnesium. Sehingga dengan demikian bila sawi ditanam dengan kondisi yang terlalu masam. serta tanah yang banyak terdapat jasad renik tanah atau organisme tanah pengurai bahan organik. netral ataupun basa. Ketersediaan unsur hara mikro lebih tinggi pada pH rendah. yang secara langsung ataupun tidak dapat mempengaruhi ketersediaan hara makro atau hara mikro. Semakin tinggi pH tanah ketersediaan hara mikro semakin kecil (Hasibuan. boron (B). namun untuk pertumbuhan yang paling baik adalah jenis tanah lempung berpasir seperti tanah andosol. Di samping itu. Pada pH tanah yang rendah akan menyebabkan terjadinya gangguan pada penyerapan hara oleh tanaman sehingga secara menyeluruh tanaman akan terganggu pertumbuhannya. 2010).5). Penambahan pupuk ke dalam tanah secara langsung akan mempengaruhi sifat kemasamannya. dan mangan (Mn) dapat menjadi racun bagi tanaman.dalam tanah. menjadi tidak tersedia dan beberapa unsur hara.

atau metabolit sekunder dapat berasal dari ekstrak tanaman. tepung tulang atau enzim (Musnamar. 2001). tepung ikan. pengolahan lahan. 1995). Tanaman sayur semusim berumur pendek dan ditanam dengan jarak tanam rapat. Mengingat hasil pemupukan pada jenis tanaman yang tidak sama tidak selalu memberikan hasil yang baik maka ada hal yang perlu diperhatikan yaitu tingkat kesuburan tanah. Senyawanya mengandung karbon. kadar air. tepat waktu dan tepat pemberian. penyiangan dan pemilihan bibit yang baik (Sutarya dan Grubben. sifat pupuk yang diberikan. reaksi tanah.Pupuk Cair SuperPlant Pupuk cair adalah pupuk berbentuk cairan. 2005). Aplikasi pupuk cair biasanya dilakukan dengan menyemprotkan pupuk ke daun tanaman dan dapat juga dilakukan dengan menyiramkan langsung ke perakaran tanaman. Aplikasi pupuk cair dilakukan dengan cara disemprotkan ke daun dan sebaiknya tidak dilakukan pada kondisi terik matahari atau kelembaban rendah karena larutan pupuk akan cepat menguap. tepat dosis. vitamin. Pengembalian bahan organik kedalam tanah adalah hal yang mutlak dilakukan untuk mempertahankan hasil yang mendekati optimum jika dalam pelaksaannya memperhatikan empat kunci yaitu tepat jenis. Pupuk cair umumnya hasil ekstrak bahan yang sudah dilarutkan dengan pelarut seperti air atau minyak. Pemupukan juga disarankan Universitas Sumatera Utara . Pemupukan lewat daun ini umumnya dilakukan dengan cara melarutkan pupuk tersebut ke dalam air lalu larutan pupuk tersebut disemprotkan ke permukaan daun (Prihmantoro. pemupukan dilakukan lewat daun dengan pupuk disebut pupuk daun.

Stomata ini membuka dan menutup secara mekanis yang diatur oleh tekanan turgor dari sel-sel penutup. Fungsi lapisan luar yang bersifat hidrofobik adalah melindungi tanaman dari hilangnya air karena transpirasi. 2002) Penyerapan hara tanaman lewat daun sangat dibatasi oleh adanya dinding luar sel epidermis. 2002) Ada dua kelompok pupuk daun berdasarkan unsur hara yang dikandungnya. Masuknya pupuk ini karena ada proses difusi dan osmosis pada lubang mulut daun yang lazim disebut stomata. dan selulosa yang bersifat semi hidrofilik. yaitu penyerapan haranya lebih cepat dibanding pupuk yang diberikan lewat akar. Dinding ini tertutup oleh lapisan malam (wax) atau juga kutin yang mengandung pectin. Sementara jika tekanan turgor menurun maka stomata akan menutup (Sutedjo. yaitu kelompok pupuk yang mengandung unsur hara makro dan kelompok pupuk yang mengandung unsur hara mikro. hemiselulosa.tidak dilakukan pada saat hujan karena larutan pupuk akan hilang tercuci oleh air hujan (Danarti dan Najiyati. 1994). Penyerapan unsur hara lewat daun umumnya melalui stomata. 1995). Tetapi. stomata akan membuka. Ada satu hal kelebihan yang mencolok dari pupuk daun. Demikian juga. adanya lapisan luar yang hidrofobik ini untuk menjaga agar tidak terjadi pencucian yang berlebihan atas larutan organik dan anorganik dari daun oleh air hujan (Rosmarkam dan Yuwono. beberapa pakar ilmu fisiologi tanaman menduga bahwa di samping diserap stomata penyerapan unsur hara juga dapat melalui ektodesmata (Rosmarkam dan Yuwono. Jika tekanan turgor meningkat. Unsur mikro adalah unsur hara esensial yang Universitas Sumatera Utara .

SuperPlant adalah pupuk cair import berteknologi tinggi dan diproduksi dibawah pengawasan mutu yang ketat serta disesuaikan dengan keadaan iklim. Pemberiannya dapat terukur dengan tepat karena pupuk anorganik umumnya memiliki takaran hara yang tepat. Pupuk anorganik murah diangkut karena jumlah relative sedikit dibanding pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. Sangat mudah digunakan cukup dicampurkan dengan air bersih lalu semprotkan keseluruh bagian daun / pucuk pohon. Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah yang cukup. SuperPlant diproduksi khusus untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. 2002). artinya selalu tersedia di pasaran.dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit tapi mutlak harus tersedia (Rosmarkam dan Yuwono. tetap saja dalam penggunaan masih terdapat kekurangan. 4. 2007). Menurut Lingga dan Marsono (2007). Kebutuhan tanaman akan hara dapat dipenuhi dengan perbandingan hara yang tepat 3. 2. tanah dan tanaman. Adapun beberapa kekurangan dari pupuk cair adalah bila dosis pemupukan salah (terlalu tinggi) maka daun akan rusak. ada beberapa keuntungan dari pupuk anorganik yaitu: 1. terutama pada musim kering (Lingga dan Marsono. Universitas Sumatera Utara . Sehingga biaya angkut pupuk menjadi lebih murah Meskipun pupuk cair mempunyai banyak kelebihan. SuperPlant sangat praktis penggunaanya cukup diaplikasi dengan cara penyemprotan.

Agro Dynamics Indo kandungan Pupuk cair SuperPlant antara lain. Tabel 2.Menurut PT.50% 5 Boric Acid 3.80% 3 Amino Acid 7.12% 2 Acetic Acid 2. Kandungan Pupuk Cair Mikro Superplant No Kandungan Jumlah 1 Water 55.00% 4 Potassium Humate 2.75% .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful