ABORSI

BAB I PENDAHULUAN

1. 1Latar Belakang Masalah Saat ini aborsi menjadi salah satu masalah yang cukup serius, dilihat dari tingginya angka aborsi yang kian meningkat dari tahun ke tahun. Di Indonesia sendiri, angka pembunuhan janin per tahun sudah mencapai 3 juta. Angka yang tidak sedikit mengingat besarnya tingkat kehamilan di Indonesia. Selain itu, ada yang mengkategorikan aborsi itu pembunuhan. Ada yang melarang atas nama agama. Ada yang menyatakan bahwa jabang bayi juga punya hak hidup sehingga harus dipertahankan, dan lain-lain. Aborsi merupakan masalah kesehatan masyarakat karena memberikan dampak pada kesakitan dan kematian ibu. Sebagaimana diketahui penyebab utama kematian ibu hamil dan melahirkan adalah perdarahan, infeksi dan eklampsia. Namun sebenarnya aborsi juga merupakan penyebab kematian ibu, hanya saja muncul dalam bentuk komplikasi perdarahan dan sepsis. Akan tetapi, kematian ibu yang disebabkan komplikasi aborsi sering tidak muncul dalam laporan kematian, tetapi dilaporkan sebagai perdarahan atau sepsis. Hal itu terjadi karena hingga saat ini aborsi masih merupakan masalah kontroversial di masyarakat. Di satu pihak aborsi dianggap ilegal dan dilarang oleh agama sehingga masyarakat cenderung menyembunyikan kejadian aborsi, di lain pihak aborsi terjadi di masyarakat. Ini terbukti dari berita yang ditulis di surat kabar tentang terjadinya aborsi di masyarakat, selain dengan mudahnya didapatkan jamu dan obat-obatan peluntur serta dukun pijat untuk mereka yang terlambat datang bulan. Tidak ada data yang pasti tentang besarnya dampak aborsi terhadap kesehatan ibu, WHO memperkirakan 10-50% kematian ibu disebabkan oleh aborsi (tergantung kondisi masing-masing negara). Diperkirakan di seluruh dunia setiap tahun dilakukan 20 juta aborsi tidak aman, 70.000 wanita meninggal akibat aborsi tidak aman, dan 1 dari 8 kematian ibu disebabkan oleh aborsi tidak aman. Di Asia tenggara, WHO memperkirakan 4,2 juta aborsi dilakukan setiap tahunnya, di antaranya 750.000 sampai 1,5 juta terjadi di Indonesia. Risiko kematian akibat aborsi tidak aman di wilayah Asia diperkirakan antara 1 dari 250, negara maju hanya 1 dari 3700. Angka tersebut memberikan gambaran bahwa masalah aborsi di Indonesia masih cukup besar.

By eko hariyanto

Apa saja Undang-Undang yang mengatur tentang aborsi ? 1. dampak-dampak yang ditimbulkan.Bagaimana masalah aborsi ditinjau dari segi HAM ? 7. Untuk menjawab tujuan tersebut.Bagaimana masalah aborsi ditinjau dari segi medis ? 8.1. jenis-jenis aborsi. By eko hariyanto .Bagaimana pandangan Pancasila mengenai aborsi ? 6. serta masalah aborsi jika dilihat dari sudut pandang medis dan HAM.3 Tujuan Penulisan Tujuan utama yang hendak dicapai dari penulisan makalah ini adalah mengetahui seluk-beluk aborsi.Bagaimana pandangan agama mengenai aborsi ? 5. serta cara pencegahannya. Dengan penulisan makalah ini. perlu diketahui definisi aborsi. tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pandangan agama dan Pancasila. Selain itu.2 Rumusan Masalah 1.Apa definisi aborsi ? 2. hal-hal yang melatarbelakangi terjadinya aborsi.Apa saja dampak aborsi bagi kehidupan manusia ? 4.diharapkan semakin banyak orang yang sadar dan peduli akan dampak-dampak aborsi.Apa penyebab aborsi ? 3.

Info Kit on Women’s Health oleh Institute for Social. •Infeksi akut dan infeksi kronis saat kehamilan yang mengharuskan janin dalam kandungan diaborsi. Mereka beranggapan bahwa sah-sah saja bila menggugurkan kandungan. Penyebab Aborsi Hal-hal yang melatarbelakangi tindakan aborsi antara lain: •Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi (pembuahan). •Faktor ekonomi. embrio. Jenis-jenis Aborsi •Abortus spontan Berlangsung tanpa tindakan apapun dan disebabkan kerena kurang baiknya sel telur dan sel sperma. misalnya karena virus. atau parasit. Banyak orang memilih aborsi sebagai jalan keluar.BAB II LANDASAN TEORI 1. •Secara umum : Pengguguran kandungan.Pengertian Aborsi •Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) : Suatu tindakan yang disengaja untuk mengakhiri kehamilan seorang ibu ketika janin sudah aDa tandatanda kehidupan dalam rahim. baik dalam bentuk zigot. misalnya pemerkosaan yang mengakibatkan kehamilan di luar nikah. yaitu dikeluarkannya janin sebelum waktunya. •Menurut Fact About Abortion. •Pandangan sempit orang-orang tentang hak asasi manusia. sebelum usia janin (fetus) mencapai 20 minggu. janin maupun plasenta. baik itu secara sengaja maupun tidak. 2. •Takut dikucilkan bila hamil di luar nikah. infeksi bakteri. •Tindakan seks bebas yang mengakibatkan kehamilan yang tidak dinginkan. 3. Studies and Action (Maret 1991) : Penghentian kehamilan setelah tertanamnya telur (ovum) yang telah dibuahi dalam rahim (uterus). •Aborsi terapeutik By eko hariyanto . •Kekerasan seksual. •Aborsi buatanPengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi.

4. d)Kemandulan. 2)Dampak secara psikologis Dampak psikologis yang ditimbulkan oleh aborsi tidak kalah besar dibandingkan dampak secara fisik. Dampak-dampak Aborsi 1)Dampak secara fisik Banyak sekali kerugian secara fisik yang ditimbulkan oleh aborsi. e)Timbulnya penyakit kanker (kanker payudara. antara lain: a)Pendarahan dan infeksi. f)Perasaan dikucilkan oleh masyarakat. hati). leher rahim. c)Percobaan bunuh diri. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa. bahkan efeknya bisa lebih parah. By eko hariyanto . f)Kematian.Pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. d)Pelaku bisa beralih ke obat-obatan terlarang. Kerugian secara psikologis antara lain: a)Kehilangan harga diri. b)Rasa sakit yang intens. b)Menimbulkan perasaan bersalah yang amat besar. c)Merusak organ tubuh lain. e)Gangguan mental.

aborsi bukan hanya sekedar soal hak perempuan untuk memilih. Ironisnya jika yang menghendaki aborsi adalah calon ibu itu sendiri. By eko hariyanto . Namun demikian. atau bahkan dokter yang melakukan aborsi.Pandangan Agama mengenai Aborsi Agama memandang aborsi sebagai suatu tindakan melawan kodrat Tuhan sebagai pemegang hak hidup manusia. Hal ini dengan jelas mengindikasikan bahwa Allah memandang bayi dalam kandungan sebagai manusia sama seperti orang dewasa. Pandangan Agama Islam mengenai Aborsi Umat Islam percaya bahwa Al-Quran adalah Undang-Undang paling utama bagi kehidupan manusia. Seperti telah dikatakan di atas. Tidak ada agama yang membenarkan tindakan pembunuhan. Melalui iman dalam Kristus. aborsi adalah tindakan pembunuhan yang berarti melawan perintah Allah. agama-agama tidak memperbolehkan aborsi karena aborsi telah melawan printah Allah dan melanggar hak hidup manusia. Berikut ini pandangan tiap-tiap agama mengenai aborsi: Pandangan Agama Kristen-Katolik mengenai Aborsi Alkitab tidak pernah secara khusus berbicara mengenai soal aborsi.” (QS 16:89) Jadi. Kolose 1:14). Agama melihat aborsi sebagai suatu tindak kejahatan karena merupakan pembunuhan. Aborsi juga berkenaan dengan hidup matinya manusia yang diciptakan dalam rupa Allah (Kejadian 1:26-27. Allah berfirman: “Kami menurunkan Al-Quran kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu. 9:6). Pada dasarnya. Perempuan yang telah melakukan aborsi. dosa aborsi tidaklah lebih sulit diampuni dibanding dengan dosa-dosa lainnya. Yeremia 1:5 memberitahu kita bahwa Allah mengenal kita sebelum Dia membentuk kita dalam kandungan. Bagi orang Kristiani. Artinya. ada banyak ajaran Alkitab yang membuat jelas apa pandangan Allah mengenai aborsi. jelaslah bahwa ayat-ayat yang terkandung didalam Al-Quran mengajarkan semua umat tentang hukum yang mengendalikan perbuatan manusia. Bagi mereka yang telah melakukan aborsi. atau laki-laki yang mendorong aborsi. semuanya dapat diampuni melalui iman di dalam Yesus Kristus. dengan merampas hak hidup janin dalam kandungan. Roma 8:1. Keluaran 21:22-25 memberikan hukuman yang sama kepada orang yang mengakibatkan kematian seorang bayi yang masih dalam kandungan dengan orang yang membunuh. semua agama yang diakui di Indonesia tidak membenarkan praktik aborsi.BAB III PEMBAHASAN 1. semua dosa apapun dapat diampuni (Yohanes 3:16. Mazmur 139:13-16 berbicara mengenai peran aktif Allah dalam menciptakan dan membentuk kita dalam rahim. Hak paling asasi untuk memperoleh kehidupan telah dirampas.

Al-Quran menyatakan.adalah ciptaan Allah yang mulia. Banyak sekali ayat-ayat dalam Al-Quran yang bersaksi akan hal ini. Sesungguhnya membunuh mereka adalah dosa yang besar. Nabi sangat menjunjung tinggi kehidupan.” semua (QS orang. Salah satunya. 5:32) Dan barang siapa yang memelihara keselamatan nyawa seorang manusia. Pertama: Manusia . Hukum Islam sangat tegas terhadap para pelaku zinah.” (QS 17:31) Keempat: Aborsi adalah membunuh. Syarat yang harus dipenuhi terjadinya makhluk hidup : a. Pandangan Agama Buddha mengenai Aborsi Dalam pandangan agama Buddha aborsi adalah suatu tindakan pengguguran kandungan atau membunuh makhluk hidup yang sudah ada dalam rahim seorang ibu.Tidak ada satupun ayat didalam Al-Quran yang menyatakan bahwa aborsi boleh dilakukan oleh umat Islam.berapapun kecilnya .Mata utuni hoti : masa subur seorang wanita b. Membunuh berarti melawan terhadap perintah Allah. sejak mulai diciptakaNya unsur tanah dan sejak kamu masih dalam kandungan ibumu. Agama Islam sangat menjunjung tinggi kesucian kehidupan. Membunuh berarti melakukan tindakan kriminal. Bahkan dalam kasus hamil diluar nikah sekalipun. maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan manusia Ketiga: Umat Islam dilarang melakukan aborsi dengan alasan tidak memiliki uang yang cukup atau takut akan kekurangan uang. ”Dia lebih mengetahui keadaanmu. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga.” (QS: 53:32) Keenam: Nabi Muhammad SAW tidak pernah menganjurkan aborsi.”(QS 17:70) Kedua: Membunuh satu nyawa sama nyawa artinya dengan membunuh semuanya. Ayat Al-Quran mengingatkan akan firman Allah yang bunyinya: “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut melarat.Mata pitaro hoti : terjadinya pertemuan sel telur dan sperma By eko hariyanto . Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan umat manusia. Tindakan yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang pedih. Allah sudah mengenal kita. Sejak kita masih sangat kecil dalam kandungan ibu. Hamil diluar nikah berarti hasil perbuatan zinah.” (QS 5:36) Kelima: Sejak kita masih berupa janin. banyak sekali ayat-ayat yang menyatakan bahwa janin dalam kandungan sangat mulia. Allah sudah mengenal kita. Sebaliknya.

Kitab-kitab suci Hindu antara lain Rgveda 1. Dalam Majjhima Nikaya 135 Buddha bersabda "Seorang pria dan wanita yang membunuh makhluk hidup. Bukan hanya pelaku saja yang melakukan tindak pembunuhan. kejam dan gemar memukul serta membunuh tanpa belas kasihan kepada makhluk hidup.29 : “Ma no gam asvam purusam vadhih” artinya : Jangan membunuh manusia dan binatang. kesadaran penerusan dalam siklus kehidupan baru (pantisandhi-citta) kelanjutan dari kesadaran ajal (cuti citta).1. Dan Atharvaveda X.1.Gandhabo paccuppatthito : adanya gandarwa.114.c. Bagaimanapun mereka telah melakukan tindak kejahatan dan akan mendapatkan akibat di kemudian hari. Oleh karena itulah perbuatan aborsi disetarakan dengan menghilangkan nyawa. dan menyiksa. Dalam epos Bharatayuda Sri Krisna telah mengutuk Asvatama hidup 3000 tahun dalam penderitaan. Suatu pembunuhan telah terjadi bila terdapat lima faktor sebagai berikut : a)Ada makhluk hidup (pano) b)Mengetahui atau menyadari ada makhluk hidup (pannasanita) c)Ada kehendak (cetana) untuk membunuh (vadhabacittam) d)Melakukan pembunuhan ( upakkamo) e)Makhluk itu mati karena tindakan pembunuhan ( tena maranam) Apabila terdapat kelima faktor dalam suatu tindakan pembunuhan.7 menyatakan : “Ma no mahantam uta ma no arbhakam” artinya : Janganlah mengganggu dan mencelakakan bayi.29 : “Anagohatya vai bhima” artinya : Jangan membunuh bayi yang tiada berdosa. Atharvaveda X. akibat perbuatan yang telah dilakukannya itu ia akan dilahirkan kembali sebagai manusia di mana saja ia akan bertumimbal lahir. ibu sang bayi juga melakukan hal yang sama. yang memiliki energi karma Dari penjelasan diatas agama Buddha menentang dan tidak menyetujui adanya tindakan aborsi karena telah melanggar pancasila Buddhis. maka telah terjadi pelanggaran sila pertama. meyakiti. Pandangan Agama Hindu mengenai Aborsi Aborsi dalam teologi Hinduisme tergolong pada perbuatan yang disebut “Himsa karma” yakni salah satu perbuatan dosa yang disejajarkan dengan membunuh. Membunuh dalam pengertian yang lebih dalam sebagai “menghilangkan nyawa” mendasari falsafah “atma” atau roh yang sudah berada dan melekat pada jabang bayi sekalipun masih berbentuk gumpalan yang belum sempurna seperti tubuh manusia. karena Asvatama telah membunuh semua bayi yang ada dalam kandungan istri-istri keturunan By eko hariyanto . umurnya tidaklah akan panjang". menyangkut sila pertama yaitu panatipata. Oleh karena itu sila berhubungan erat dengan karma maka pembunuhan ini akan berakibat buruk yang berat atau ringannya tergantung pada kekuatan yang mendorongnya dan sasaran pembunuhan itu.

Masalah Aborsi Ditinjau dari Segi HAM Abortus atau pengguguan kandungan merupakan tindakan yang tidak selaras dengan norma agama.Pandawa. •Hiperemesis gravidarum yang berat. 2. karena telah melanggar hak asasi manusia untuk hidup. serta membuat istri-istri itu mandul selamanya. sklerosis yang luas dan berat. Berikut ini alasanalasan diperolehkannya aborsi dalam dunia medis: •Abortus yang mengancam (threatened abortion) disertai dengan perdarahan yang terus menerus. •Penyakit keganasan pada saluran jalan lahir. Selain itu hak asasi manusia adalah merupakan pemberian dari Tuhan. dan chorea gravidarum. By eko hariyanto . misalnya diabetes yang tidak terkontrol. Jika dipandang dari segi agama lahir hidup dan matinya manusia. 4. •Epilepsi. •Mola Hidatidosa atau hidramnion akut. Masalah Aborsi Ditinjau dari Segi Medis Dalam dunia medis. bukan manusia yang menentukan akan tetapi Tuhan Yang Maha Kuasa yang berkuasa atas kehidupan manusia. dapat disimpulkan bahwa agama hindu menolak praktik aborsi. •Infeksi uterus akibat tindakan abortus kriminalis. atau jika janin telah meninggal (missed abortion). Aborsi yang dilakukan secara ilegal dan bukan karena alasan medis merupakan suatu tindakan yang tidak beradab dan tidak berperikemanusiaan. yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun. •Prolaps uterus gravid yang tidak bisa diatasi. Tentu saja secara legal dan dengan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan. Aborsi yang dilakukan secara ilegal jelas-jelas melanggar sila ke-2 Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Pandangan Pancasila mengenai Aborsi Pancasila mengandung nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang termuat dalam kelima silanya. aborsi dengan alasan-alasan tertentu dan sangat mendesak boleh dilakukan. •Penyakit-penyakit metabolik. •Telah berulang kali mengalami operasi caesar. •Penyakit-penyakit dari ibu yang sedang mengandung. Jika dipandang dari hak asasi yang dimiliki oleh setiap manusia hal tersebut merupakan hal yang tidak berperikemanusiaan karena seperti yang telah dibahas di atas. hukum dan norma sosial atau HAM sekalipun. Dari sini. pengertian dari hak asasi manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan. 3.

Pasal 349 Jika seorang dokter. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Pasal 348 (1) Barang siapa dengan sengaja menggunakan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. Berdasarkan indikasi medis yang mengharuskan diambilnya tindakan tersebut. Oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu dan dilakukan sesuai dengan tanggung jawab profesi serta berdasarkan pertimbangan tim ahli. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. b.Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan: PASAL 15 1) Dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan atau janinnya. 2.Dalam KUHP Bab XIX Pasal 346 s/d 350 dinyatakan sebagai berikut : Pasal 346: “Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kndungannya atau menyuruh orang lain untuk itu. 2) Tindakan medis tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dilakukan: a. ataupun membantu melakukan salah satu kejahatan dalam pasal 347 dan 348. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. c. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. Pada sarana kesehatan tertentu. Undang-Undang yang Mengatur Aborsi Ketentuan-ketentuan tentang aborsi diatur dalam: 1. dapat dilakukan tindakan medis tertentu. d. bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346.5. By eko hariyanto . Pasal 347 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun”. diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat dditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan. Dengan persetujuan ibu hamil yang bersangkutan atau suami atau keluarganya. 3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tindakan medis tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Kelahiran seorang bayi adalah anugerah yang teramat luar biasa dari Allah. Aborsi bukanlah jalan keluar karena setidaknya banyak alternatif yang bisa diharapkan untuk menjamin perkembangan bayi tersebut. Aborsi bukanlah jalan keluar karena setidaknya banyak alternatif yang bisa diharapkan untuk menjamin perkembangan bayi tersebut. aborsi. Aborsi hukumnya haram dan merupakan tindakan kriminal atau jarimah. karena ini adalah kejahatan yang terbesar. sosial. selama. •Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik. yang lebih parah adalah resiko gangguan psikologis. bahaya penyakit menular seksual (PMS). tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita. kehamilan yang tidak diinginkan. •Memahamkan umat beragama tentang hukum agama mengenai aborsi. •Perlunya pendidikan seksual sejak dini tentang kesehatan reproduksi remaja. ekonomi. Kelahiran seorang bayi adalah anugerah yang teramat luar biasa dari Allah. •Berupaya mencegah pengesahan RUU Kesehatan yang memuat pasal-pasal tentang legalisasi praktik By eko hariyanto . •Aborsi menjadi fenomena dan problem sosial yang telah menjadi budaya di masyarakat. SARAN •Solusi yang lain mungkin jauh lebih efektif daripada harus membahayakan keselamatan ibu atau setidaknya menghindari penderitaan psikologis dan harus membunuh jiwa yang tak berdosa. Seperti membiarkan bayi tersebut diadopsi oleh orang lain misalnya. kehamilan dan pencegahan. dan pasca-kehamilan untuk menekan aborsi dan meniadakan kebutuhan pelayanan aborsi. kecuali dalam kondisi darurat/indikasi medis.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN •Banyak orang yang melakukan aborsi dengan alasan-alasan tertentu. Walaupun aborsi dilarang secara undang-undang tapi banyak yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Sebagian besar orang yang melakukan abortus adalah karena alasan kesehatan. •Semua agama sangat tidak berkenan atas pembunuhan seperti yang dilakukan dalam tindakan aborsi. •Pentingnya mengingatkan pemerintah akan layanan kesehatan yang baik bagi ibu pada masa pra. hubungan seksual. Melakukan aborsi apapun alasannya mengandung suatu persoalan yang mengancam keselamatan dan kesehatan ibu. hal tersebut cukup bijak demi kebaikan bersama. Hidup manusia dari dalam kandungan itu layak untuk mendapatkan segala usaha untuk memastikan kelahirannya.

BAB V DAFTAR PUSTAKA http://abortus.htm file:///E:/PANCASILA/aborsi.htm file:///E:/PANCASILA/contoh.aborsi.com/2008/02/04/mengenal-agama-hindu-edisi-4/ http://id.htm http://davidanggara.html http://id.blogspot.html http://stevan777.000%20Remaja%20Lakukan%20Aborsi %20%C2%AB%20Aspirasi%20News.com/showthread.html http://singaraja.com/law-and-politics/law/1964599-hukum-aborsi-bagian-ii MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA “ ABORSI “ By eko hariyanto .com/2007/11/metode-metode-aborsi.com/2009/09/pandangan-agama-hukum-etika-dan.ngobrolaja.php?p=44489 file:///E:/PANCASILA/Gugur_kandungan.blogspot.shvoong. Kita berkewajiban mengingatkan pemerintah akan kewajibannya untuk memenuhi hak kesehatan ibu dan wanita secara khusus serta umat secara umum.html file:///E:/PANCASILA/Tiap%20Tahun%20700.com/2008/01/02/makalah-aborsi-untuk-pelajar-sma-mahasiswa/ file:///E:/PANCASILA/makalah-aborsi.wordpress.wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful