P. 1
ABORSI

ABORSI

|Views: 805|Likes:
Published by Strexone Gta

More info:

Published by: Strexone Gta on Jan 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2013

pdf

text

original

ABORSI

BAB I PENDAHULUAN

1. 1Latar Belakang Masalah Saat ini aborsi menjadi salah satu masalah yang cukup serius, dilihat dari tingginya angka aborsi yang kian meningkat dari tahun ke tahun. Di Indonesia sendiri, angka pembunuhan janin per tahun sudah mencapai 3 juta. Angka yang tidak sedikit mengingat besarnya tingkat kehamilan di Indonesia. Selain itu, ada yang mengkategorikan aborsi itu pembunuhan. Ada yang melarang atas nama agama. Ada yang menyatakan bahwa jabang bayi juga punya hak hidup sehingga harus dipertahankan, dan lain-lain. Aborsi merupakan masalah kesehatan masyarakat karena memberikan dampak pada kesakitan dan kematian ibu. Sebagaimana diketahui penyebab utama kematian ibu hamil dan melahirkan adalah perdarahan, infeksi dan eklampsia. Namun sebenarnya aborsi juga merupakan penyebab kematian ibu, hanya saja muncul dalam bentuk komplikasi perdarahan dan sepsis. Akan tetapi, kematian ibu yang disebabkan komplikasi aborsi sering tidak muncul dalam laporan kematian, tetapi dilaporkan sebagai perdarahan atau sepsis. Hal itu terjadi karena hingga saat ini aborsi masih merupakan masalah kontroversial di masyarakat. Di satu pihak aborsi dianggap ilegal dan dilarang oleh agama sehingga masyarakat cenderung menyembunyikan kejadian aborsi, di lain pihak aborsi terjadi di masyarakat. Ini terbukti dari berita yang ditulis di surat kabar tentang terjadinya aborsi di masyarakat, selain dengan mudahnya didapatkan jamu dan obat-obatan peluntur serta dukun pijat untuk mereka yang terlambat datang bulan. Tidak ada data yang pasti tentang besarnya dampak aborsi terhadap kesehatan ibu, WHO memperkirakan 10-50% kematian ibu disebabkan oleh aborsi (tergantung kondisi masing-masing negara). Diperkirakan di seluruh dunia setiap tahun dilakukan 20 juta aborsi tidak aman, 70.000 wanita meninggal akibat aborsi tidak aman, dan 1 dari 8 kematian ibu disebabkan oleh aborsi tidak aman. Di Asia tenggara, WHO memperkirakan 4,2 juta aborsi dilakukan setiap tahunnya, di antaranya 750.000 sampai 1,5 juta terjadi di Indonesia. Risiko kematian akibat aborsi tidak aman di wilayah Asia diperkirakan antara 1 dari 250, negara maju hanya 1 dari 3700. Angka tersebut memberikan gambaran bahwa masalah aborsi di Indonesia masih cukup besar.

By eko hariyanto

Bagaimana masalah aborsi ditinjau dari segi HAM ? 7. Dengan penulisan makalah ini. perlu diketahui definisi aborsi.Bagaimana masalah aborsi ditinjau dari segi medis ? 8. dampak-dampak yang ditimbulkan. tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pandangan agama dan Pancasila. Untuk menjawab tujuan tersebut. Selain itu. By eko hariyanto . hal-hal yang melatarbelakangi terjadinya aborsi.diharapkan semakin banyak orang yang sadar dan peduli akan dampak-dampak aborsi.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan Penulisan Tujuan utama yang hendak dicapai dari penulisan makalah ini adalah mengetahui seluk-beluk aborsi.Apa definisi aborsi ? 2.Bagaimana pandangan agama mengenai aborsi ? 5. jenis-jenis aborsi.Apa saja dampak aborsi bagi kehidupan manusia ? 4. serta cara pencegahannya. serta masalah aborsi jika dilihat dari sudut pandang medis dan HAM.1.Apa penyebab aborsi ? 3.Apa saja Undang-Undang yang mengatur tentang aborsi ? 1.Bagaimana pandangan Pancasila mengenai aborsi ? 6.

sebelum usia janin (fetus) mencapai 20 minggu. baik dalam bentuk zigot. Studies and Action (Maret 1991) : Penghentian kehamilan setelah tertanamnya telur (ovum) yang telah dibuahi dalam rahim (uterus). •Menurut Fact About Abortion. atau parasit. •Infeksi akut dan infeksi kronis saat kehamilan yang mengharuskan janin dalam kandungan diaborsi.BAB II LANDASAN TEORI 1. •Pandangan sempit orang-orang tentang hak asasi manusia. Mereka beranggapan bahwa sah-sah saja bila menggugurkan kandungan. Penyebab Aborsi Hal-hal yang melatarbelakangi tindakan aborsi antara lain: •Kelainan pertumbuhan hasil konsepsi (pembuahan). Banyak orang memilih aborsi sebagai jalan keluar. •Kekerasan seksual. baik itu secara sengaja maupun tidak. infeksi bakteri. •Tindakan seks bebas yang mengakibatkan kehamilan yang tidak dinginkan. •Faktor ekonomi. janin maupun plasenta. misalnya karena virus. 3. Info Kit on Women’s Health oleh Institute for Social. •Aborsi terapeutik By eko hariyanto . •Secara umum : Pengguguran kandungan. misalnya pemerkosaan yang mengakibatkan kehamilan di luar nikah. embrio.Pengertian Aborsi •Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) : Suatu tindakan yang disengaja untuk mengakhiri kehamilan seorang ibu ketika janin sudah aDa tandatanda kehidupan dalam rahim. Jenis-jenis Aborsi •Abortus spontan Berlangsung tanpa tindakan apapun dan disebabkan kerena kurang baiknya sel telur dan sel sperma. •Takut dikucilkan bila hamil di luar nikah. •Aborsi buatanPengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi. yaitu dikeluarkannya janin sebelum waktunya. 2.

By eko hariyanto . 2)Dampak secara psikologis Dampak psikologis yang ditimbulkan oleh aborsi tidak kalah besar dibandingkan dampak secara fisik. 4. b)Menimbulkan perasaan bersalah yang amat besar. e)Timbulnya penyakit kanker (kanker payudara. c)Merusak organ tubuh lain. d)Kemandulan. bahkan efeknya bisa lebih parah. d)Pelaku bisa beralih ke obat-obatan terlarang. Dampak-dampak Aborsi 1)Dampak secara fisik Banyak sekali kerugian secara fisik yang ditimbulkan oleh aborsi. b)Rasa sakit yang intens. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa. antara lain: a)Pendarahan dan infeksi. f)Kematian. e)Gangguan mental. f)Perasaan dikucilkan oleh masyarakat. leher rahim. c)Percobaan bunuh diri. hati).Pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Kerugian secara psikologis antara lain: a)Kehilangan harga diri.

9:6). agama-agama tidak memperbolehkan aborsi karena aborsi telah melawan printah Allah dan melanggar hak hidup manusia. Agama melihat aborsi sebagai suatu tindak kejahatan karena merupakan pembunuhan. Seperti telah dikatakan di atas. Hak paling asasi untuk memperoleh kehidupan telah dirampas. aborsi bukan hanya sekedar soal hak perempuan untuk memilih. atau laki-laki yang mendorong aborsi. semuanya dapat diampuni melalui iman di dalam Yesus Kristus. By eko hariyanto . Perempuan yang telah melakukan aborsi. Pada dasarnya. Keluaran 21:22-25 memberikan hukuman yang sama kepada orang yang mengakibatkan kematian seorang bayi yang masih dalam kandungan dengan orang yang membunuh. Allah berfirman: “Kami menurunkan Al-Quran kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu. semua dosa apapun dapat diampuni (Yohanes 3:16. Namun demikian. Yeremia 1:5 memberitahu kita bahwa Allah mengenal kita sebelum Dia membentuk kita dalam kandungan.” (QS 16:89) Jadi. Kolose 1:14). Pandangan Agama Islam mengenai Aborsi Umat Islam percaya bahwa Al-Quran adalah Undang-Undang paling utama bagi kehidupan manusia. ada banyak ajaran Alkitab yang membuat jelas apa pandangan Allah mengenai aborsi. dengan merampas hak hidup janin dalam kandungan. aborsi adalah tindakan pembunuhan yang berarti melawan perintah Allah. dosa aborsi tidaklah lebih sulit diampuni dibanding dengan dosa-dosa lainnya.BAB III PEMBAHASAN 1. Bagi mereka yang telah melakukan aborsi. Hal ini dengan jelas mengindikasikan bahwa Allah memandang bayi dalam kandungan sebagai manusia sama seperti orang dewasa. Berikut ini pandangan tiap-tiap agama mengenai aborsi: Pandangan Agama Kristen-Katolik mengenai Aborsi Alkitab tidak pernah secara khusus berbicara mengenai soal aborsi. Melalui iman dalam Kristus. atau bahkan dokter yang melakukan aborsi. semua agama yang diakui di Indonesia tidak membenarkan praktik aborsi.Pandangan Agama mengenai Aborsi Agama memandang aborsi sebagai suatu tindakan melawan kodrat Tuhan sebagai pemegang hak hidup manusia. Aborsi juga berkenaan dengan hidup matinya manusia yang diciptakan dalam rupa Allah (Kejadian 1:26-27. Mazmur 139:13-16 berbicara mengenai peran aktif Allah dalam menciptakan dan membentuk kita dalam rahim. Artinya. Tidak ada agama yang membenarkan tindakan pembunuhan. Bagi orang Kristiani. Roma 8:1. Ironisnya jika yang menghendaki aborsi adalah calon ibu itu sendiri. jelaslah bahwa ayat-ayat yang terkandung didalam Al-Quran mengajarkan semua umat tentang hukum yang mengendalikan perbuatan manusia.

Membunuh berarti melawan terhadap perintah Allah. Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan umat manusia.”(QS 17:70) Kedua: Membunuh satu nyawa sama nyawa artinya dengan membunuh semuanya. Agama Islam sangat menjunjung tinggi kesucian kehidupan.” (QS: 53:32) Keenam: Nabi Muhammad SAW tidak pernah menganjurkan aborsi.Mata pitaro hoti : terjadinya pertemuan sel telur dan sperma By eko hariyanto . Bahkan dalam kasus hamil diluar nikah sekalipun. Sebaliknya. Salah satunya. Nabi sangat menjunjung tinggi kehidupan.berapapun kecilnya . Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga.” (QS 5:36) Kelima: Sejak kita masih berupa janin. sejak mulai diciptakaNya unsur tanah dan sejak kamu masih dalam kandungan ibumu.” (QS 17:31) Keempat: Aborsi adalah membunuh. Al-Quran menyatakan.Mata utuni hoti : masa subur seorang wanita b.adalah ciptaan Allah yang mulia. Hukum Islam sangat tegas terhadap para pelaku zinah. Banyak sekali ayat-ayat dalam Al-Quran yang bersaksi akan hal ini. Ayat Al-Quran mengingatkan akan firman Allah yang bunyinya: “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut melarat. Hamil diluar nikah berarti hasil perbuatan zinah. Membunuh berarti melakukan tindakan kriminal. Tindakan yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang pedih.Tidak ada satupun ayat didalam Al-Quran yang menyatakan bahwa aborsi boleh dilakukan oleh umat Islam. Pandangan Agama Buddha mengenai Aborsi Dalam pandangan agama Buddha aborsi adalah suatu tindakan pengguguran kandungan atau membunuh makhluk hidup yang sudah ada dalam rahim seorang ibu. Syarat yang harus dipenuhi terjadinya makhluk hidup : a. ”Dia lebih mengetahui keadaanmu. Pertama: Manusia . Allah sudah mengenal kita. maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan manusia Ketiga: Umat Islam dilarang melakukan aborsi dengan alasan tidak memiliki uang yang cukup atau takut akan kekurangan uang. banyak sekali ayat-ayat yang menyatakan bahwa janin dalam kandungan sangat mulia. Sejak kita masih sangat kecil dalam kandungan ibu.” semua (QS orang. 5:32) Dan barang siapa yang memelihara keselamatan nyawa seorang manusia. Allah sudah mengenal kita. Sesungguhnya membunuh mereka adalah dosa yang besar.

ibu sang bayi juga melakukan hal yang sama.1. akibat perbuatan yang telah dilakukannya itu ia akan dilahirkan kembali sebagai manusia di mana saja ia akan bertumimbal lahir.29 : “Anagohatya vai bhima” artinya : Jangan membunuh bayi yang tiada berdosa. umurnya tidaklah akan panjang". Dan Atharvaveda X. dan menyiksa. Oleh karena itu sila berhubungan erat dengan karma maka pembunuhan ini akan berakibat buruk yang berat atau ringannya tergantung pada kekuatan yang mendorongnya dan sasaran pembunuhan itu.114. karena Asvatama telah membunuh semua bayi yang ada dalam kandungan istri-istri keturunan By eko hariyanto . Oleh karena itulah perbuatan aborsi disetarakan dengan menghilangkan nyawa.c.1. kesadaran penerusan dalam siklus kehidupan baru (pantisandhi-citta) kelanjutan dari kesadaran ajal (cuti citta).Gandhabo paccuppatthito : adanya gandarwa. menyangkut sila pertama yaitu panatipata. kejam dan gemar memukul serta membunuh tanpa belas kasihan kepada makhluk hidup. yang memiliki energi karma Dari penjelasan diatas agama Buddha menentang dan tidak menyetujui adanya tindakan aborsi karena telah melanggar pancasila Buddhis. Pandangan Agama Hindu mengenai Aborsi Aborsi dalam teologi Hinduisme tergolong pada perbuatan yang disebut “Himsa karma” yakni salah satu perbuatan dosa yang disejajarkan dengan membunuh. Kitab-kitab suci Hindu antara lain Rgveda 1. Dalam epos Bharatayuda Sri Krisna telah mengutuk Asvatama hidup 3000 tahun dalam penderitaan.7 menyatakan : “Ma no mahantam uta ma no arbhakam” artinya : Janganlah mengganggu dan mencelakakan bayi. Atharvaveda X. Bagaimanapun mereka telah melakukan tindak kejahatan dan akan mendapatkan akibat di kemudian hari. maka telah terjadi pelanggaran sila pertama. meyakiti.29 : “Ma no gam asvam purusam vadhih” artinya : Jangan membunuh manusia dan binatang. Bukan hanya pelaku saja yang melakukan tindak pembunuhan. Membunuh dalam pengertian yang lebih dalam sebagai “menghilangkan nyawa” mendasari falsafah “atma” atau roh yang sudah berada dan melekat pada jabang bayi sekalipun masih berbentuk gumpalan yang belum sempurna seperti tubuh manusia. Suatu pembunuhan telah terjadi bila terdapat lima faktor sebagai berikut : a)Ada makhluk hidup (pano) b)Mengetahui atau menyadari ada makhluk hidup (pannasanita) c)Ada kehendak (cetana) untuk membunuh (vadhabacittam) d)Melakukan pembunuhan ( upakkamo) e)Makhluk itu mati karena tindakan pembunuhan ( tena maranam) Apabila terdapat kelima faktor dalam suatu tindakan pembunuhan. Dalam Majjhima Nikaya 135 Buddha bersabda "Seorang pria dan wanita yang membunuh makhluk hidup.

atau jika janin telah meninggal (missed abortion). •Penyakit-penyakit metabolik. Aborsi yang dilakukan secara ilegal jelas-jelas melanggar sila ke-2 Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. 3.Pandawa. misalnya diabetes yang tidak terkontrol. •Penyakit keganasan pada saluran jalan lahir. karena telah melanggar hak asasi manusia untuk hidup. Tentu saja secara legal dan dengan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan. Masalah Aborsi Ditinjau dari Segi Medis Dalam dunia medis. Jika dipandang dari segi agama lahir hidup dan matinya manusia. dan chorea gravidarum. Selain itu hak asasi manusia adalah merupakan pemberian dari Tuhan. •Prolaps uterus gravid yang tidak bisa diatasi. Pandangan Pancasila mengenai Aborsi Pancasila mengandung nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang termuat dalam kelima silanya. pengertian dari hak asasi manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan. dapat disimpulkan bahwa agama hindu menolak praktik aborsi. yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun. By eko hariyanto . aborsi dengan alasan-alasan tertentu dan sangat mendesak boleh dilakukan. Masalah Aborsi Ditinjau dari Segi HAM Abortus atau pengguguan kandungan merupakan tindakan yang tidak selaras dengan norma agama. Aborsi yang dilakukan secara ilegal dan bukan karena alasan medis merupakan suatu tindakan yang tidak beradab dan tidak berperikemanusiaan. 2. •Mola Hidatidosa atau hidramnion akut. •Epilepsi. bukan manusia yang menentukan akan tetapi Tuhan Yang Maha Kuasa yang berkuasa atas kehidupan manusia. Jika dipandang dari hak asasi yang dimiliki oleh setiap manusia hal tersebut merupakan hal yang tidak berperikemanusiaan karena seperti yang telah dibahas di atas. 4. Dari sini. •Hiperemesis gravidarum yang berat. Berikut ini alasanalasan diperolehkannya aborsi dalam dunia medis: •Abortus yang mengancam (threatened abortion) disertai dengan perdarahan yang terus menerus. •Telah berulang kali mengalami operasi caesar. serta membuat istri-istri itu mandul selamanya. hukum dan norma sosial atau HAM sekalipun. sklerosis yang luas dan berat. •Penyakit-penyakit dari ibu yang sedang mengandung. •Infeksi uterus akibat tindakan abortus kriminalis.

diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. Dengan persetujuan ibu hamil yang bersangkutan atau suami atau keluarganya. Undang-Undang yang Mengatur Aborsi Ketentuan-ketentuan tentang aborsi diatur dalam: 1. c.Dalam KUHP Bab XIX Pasal 346 s/d 350 dinyatakan sebagai berikut : Pasal 346: “Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kndungannya atau menyuruh orang lain untuk itu. By eko hariyanto . bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346. d. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. (2) Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut. Pasal 349 Jika seorang dokter.Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan: PASAL 15 1) Dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan atau janinnya. dapat dilakukan tindakan medis tertentu. maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat dditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencaharian dalam mana kejahatan dilakukan. 2. b. diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. 2) Tindakan medis tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dilakukan: a. Pasal 347 (1) Barang siapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya.5. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun”. ataupun membantu melakukan salah satu kejahatan dalam pasal 347 dan 348. Pasal 348 (1) Barang siapa dengan sengaja menggunakan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya. diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu dan dilakukan sesuai dengan tanggung jawab profesi serta berdasarkan pertimbangan tim ahli. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Berdasarkan indikasi medis yang mengharuskan diambilnya tindakan tersebut. Pada sarana kesehatan tertentu. 3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tindakan medis tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

•Pentingnya mengingatkan pemerintah akan layanan kesehatan yang baik bagi ibu pada masa pra. yang lebih parah adalah resiko gangguan psikologis. Kelahiran seorang bayi adalah anugerah yang teramat luar biasa dari Allah. kehamilan yang tidak diinginkan. tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita. ekonomi. sosial. Aborsi bukanlah jalan keluar karena setidaknya banyak alternatif yang bisa diharapkan untuk menjamin perkembangan bayi tersebut. aborsi. Sebagian besar orang yang melakukan abortus adalah karena alasan kesehatan. hal tersebut cukup bijak demi kebaikan bersama. Aborsi bukanlah jalan keluar karena setidaknya banyak alternatif yang bisa diharapkan untuk menjamin perkembangan bayi tersebut. kecuali dalam kondisi darurat/indikasi medis. •Perlunya pendidikan seksual sejak dini tentang kesehatan reproduksi remaja. Seperti membiarkan bayi tersebut diadopsi oleh orang lain misalnya.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN •Banyak orang yang melakukan aborsi dengan alasan-alasan tertentu. •Aborsi menjadi fenomena dan problem sosial yang telah menjadi budaya di masyarakat. kehamilan dan pencegahan. •Semua agama sangat tidak berkenan atas pembunuhan seperti yang dilakukan dalam tindakan aborsi. Melakukan aborsi apapun alasannya mengandung suatu persoalan yang mengancam keselamatan dan kesehatan ibu. selama. karena ini adalah kejahatan yang terbesar. Aborsi hukumnya haram dan merupakan tindakan kriminal atau jarimah. hubungan seksual. Walaupun aborsi dilarang secara undang-undang tapi banyak yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi. bahaya penyakit menular seksual (PMS). •Memahamkan umat beragama tentang hukum agama mengenai aborsi. SARAN •Solusi yang lain mungkin jauh lebih efektif daripada harus membahayakan keselamatan ibu atau setidaknya menghindari penderitaan psikologis dan harus membunuh jiwa yang tak berdosa. Kelahiran seorang bayi adalah anugerah yang teramat luar biasa dari Allah. •Berupaya mencegah pengesahan RUU Kesehatan yang memuat pasal-pasal tentang legalisasi praktik By eko hariyanto . dan pasca-kehamilan untuk menekan aborsi dan meniadakan kebutuhan pelayanan aborsi. Hidup manusia dari dalam kandungan itu layak untuk mendapatkan segala usaha untuk memastikan kelahirannya. •Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik.

htm file:///E:/PANCASILA/aborsi.htm http://davidanggara. BAB V DAFTAR PUSTAKA http://abortus.000%20Remaja%20Lakukan%20Aborsi %20%C2%AB%20Aspirasi%20News.blogspot.htm file:///E:/PANCASILA/contoh.html http://id.php?p=44489 file:///E:/PANCASILA/Gugur_kandungan. Kita berkewajiban mengingatkan pemerintah akan kewajibannya untuk memenuhi hak kesehatan ibu dan wanita secara khusus serta umat secara umum.html http://stevan777.blogspot.wordpress.com/showthread.com/2007/11/metode-metode-aborsi.aborsi.html http://singaraja.com/2008/01/02/makalah-aborsi-untuk-pelajar-sma-mahasiswa/ file:///E:/PANCASILA/makalah-aborsi.shvoong.html file:///E:/PANCASILA/Tiap%20Tahun%20700.ngobrolaja.wordpress.com/2008/02/04/mengenal-agama-hindu-edisi-4/ http://id.com/law-and-politics/law/1964599-hukum-aborsi-bagian-ii MAKALAH PENDIDIKAN PANCASILA “ ABORSI “ By eko hariyanto .com/2009/09/pandangan-agama-hukum-etika-dan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->