P. 1
komposisi gaya

komposisi gaya

|Views: 4,789|Likes:
Published by supandinata

More info:

Published by: supandinata on Jan 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2015

pdf

text

original

komposisi gaya

gaya-gaya yang kongruen (berpotongan ) adalah gaya-gaya yang semua garis aksinya melewati satu titik yang sama. gaya yang bekerja pada suatu benda titik tersebut kongruen karena semua gaya tersebut melalui satu titik yang sama., yaitu benda titik. seatu benda berada dalam kesetimbangan di bawah pengaruh gaya gaya kongruen dengan syarat benda tidak mengalami percepatan. Syarat pertama bagi kesetimbangan adalah bahwa ΣF = 0 atau, dalam bentuk komponen, bahwa ΣFx=ΣFy=ΣFz=0 Atau, resultan dari semua gaya eksternal yang bekerja pada benda tersebut harus sama dengan nol. frederick j. bueche and eugene hecht.2006.schoum's outlines fisika universitas edisi kesepuluh.jakarta:erlangga
http://look-mylife.blogspot.com/2010/11/komposisi-gaya_13.html

komposisi gaya
gaya adalah suatu besaran vektor yang baik besarnya mau pun aarahnya harus ditentukan untuk dapat menggambarkan gaya itu secara keseluruhan. gaya dapat direpresentasikan secara grafis dengan sebuah garis yang disebu vektor, yang digambar sejajar denganarah gaya dan panjangnya sebanding dengan besar gaya tersebut. (hal.112) sebuah gaya dapat dibagi-bagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dengan membalik proses yang digambarkan di atas atau menganggap gaya-gaya itu sebagai resultan dari dua atau lebih komponen. tekniknya disebut penguraian. teknik ini sangat berguna karena memungkinkan sistemgaya diuraikan menjadi dua atau lebih himpunan gaya yang bekerja dengan arah saling tegak lurus atu ortogonal (dua arah saling tegak lurus).(hal.113) struktur adalah benda kaku yang dikenai gaya-gaya luar yang disebut beban. responsnya terhadap beban ini tergantung pada karakteristik sistem gaya. jika struktur itu tidak dikenai suatu gaya, struktur tersebut dapat dikatakan dalam keadaan diam. jika pada struktur dikenai sbuah gaya atau sekelompok gaya yang mempunyai resultan, struktur itu akan bergerak (atau lebih tepatnya lagi mengalami percepatan) yang disebabkan oleh gaya-gaya itu. besarnya percepatan tergantung pada massa struktur dengan besarnya gaya. jika struktur tersbut dikenai sekumpulan gaya yang tidak mempunyai resultan, yaitu sekumpulan gaya yang membentuk segitiga gaya atu poligon gaya yang tertutup, struktur tersebut dapat tetap diam dalam keadaan keseimbangan statis. keadaan yang seperti ini adalah keadaan yang sdi perlukan oleh suatu sistem gaya yang bekera pada suatu struktur yang sebenarnya. (hal113-114)

Gaya (bisa tarik atau tolak) timbul karena fenomena gravitasi. tolong hapus pesan ini. Angus J.Struktur&Arsitektur Edisi Kedua.2002. a Di dalam ilmu fisika. Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah Newton (dilambangkan dengan N). sebuah benda dengan massa konstan akan dipercepat sebanding dengan gaya netto yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Setelah dirapikan. Gaya memiliki besar dan arah.Macdonald. . magnet atau yang lain sehingga mengakibatkan percepatan. lihat Gaya (disambiguasi). Berdasarkan Hukum kedua Newton. ensiklopedia bebas Artikel bertopik fisika ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. sehingga merupakan besaran vektor.Jakarta:Erlangga Gaya (fisika) Dari Wikipedia bahasa Indonesia. gaya atau kakas adalah apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami percepatan.[1]. Untuk kegunaan lain dari Gaya.

sekarang dipahami bahwa partikel saling memengaruhi satu sama lain melalui interaksi fundamental. Di fisika. Gaya netto secara matematis sama dengan laju perubahan momentum benda dimana gaya beraksi. Sebaliknya. gaya netto yang bekerja pada sebuah benda adalah sebanding dengan laju perubahan momentum yang dialaminya. Hal ini mungkin dialami sebagai angkatan. mungkin dikerahkan oleh otot-otot kita. kalau sesuatu mengatakan seseorang mengukur gaya. . Di fisika. dorongan atau tarikan. Konsep gaya telah membentuk bagian dari statika dan dinamika sejak zaman kuno. tak seorang pun dapat mengukur gaya secara langsung. Percepatan benda sebanding dengan penjumlahan vektor seluruh gaya yang beraksi padanya (dikenal sebagai gaya netto atau gaya resultan). deformasi atau kenaikan tekanan terhadap benda.Penjelasan lain yang mirip. Tetapi. Ukuran neraca pegas mengukur ketegangan pegas. gaya adalah aksi atau agen yang menyebabkan benda bermassa bergerak dipercepat. yang masih membentuk bagian fisika modern. Kontribusi kuno terhadap statika berpuncak dalam pekerjaan Archimedes di abad ke tiga sebelum Masehi. energi dan tekanan. menjadikan gaya sebagai konsep yang berguna hanya pada konsep makroskopik. dinamika Aristoteles disatukan kesalahpahaman intuisi peranan gaya yang akhirnya dikoreksi dalam abad ke 17. Yang lebih pokok ialah momentum. misalnya.[2] Gaya bukanlah sesuatu yang pokok dalam ilmu fisika. Karena momentum adalah kuantitas vektor (memiliki besar dan arah). sedikit berpikir akan membuat seseorang menyadari bahwa apa yang diukur sebenarnya adalah tekanan (atau mungkin kemiringannya). gaya adalah juga kuantitas vektor. kita memerlukan definisi yang lebih presisi. Sebenarnya. meskipun ada kecenderungan untuk memperkenalkan ilmu fisika lewat konsep ini. dll. "Gaya" yang Anda rasakan saat meraba kulit anda. Efek rotasi ditentukan oleh torka. Sebagai benda standar kita menggunakan (atau agaknya membayangkan bahwa kita menggunakannya!) silinder platinum yang disimpan di International Bureau of Weights and Measures dekat Paris dan disebut kilogram standar. Hanya empat interaksi fundamental yang dikenal: kuat. Kita mendefinisikan gaya di sini dalam hubungannya dengan percepatan yang dialami benda standar yang diberikan ketika ditempatkan di lingkungan sesuai. yang sebenarnya adalah tekanannya. sementara deformasi dan tekanan ditentukan oleh stres yang diciptakan oleh gaya. gaya mungkin juga menyebabkan rotasi. Menurut perkembangan mekanika kuantum. Dalam bahasa sehari-hari gaya dikaitkan dengan dorongan atau tarikan. berpuncak dalam pekerjaan Isaac Newton. sebenarnya adalah sel syaraf tekanan Anda yang mendapat perubahan tekanan. Dalam benda yang diperluas.

Namun teori ini meskipun berdasarkan pengalaman sehari-hari bagaimana objek bergerak (misal kuda dan pedati). Daftar isi [sembunyikan] • • • • • • • • • 1 Sejarah 2 Jenis-jenis Gaya 3 Definisi Kuantitatif 4 Gaya dalam Relativitas Khusus 5 Gaya dan Potensial 6 Gaya konservatif 7 Gaya non konservatif 8 Satuan Ukuran 9 Referensi [sunting] Sejarah Aristoteles dan pengikutnya meyakini bahwa keadaan alami objek di bumi tak bergerak dan bahwasannya objek-objek tersebut cenderung ke arah keadaan tersebut jika dibiarkan begitu saja. gaya konstan menyebabkan laju perubahan konstan (turunan waktu) dari momentum. memiliki kesulitan perhitungan yang menjengkelkan untuk proyektil. Isaac Newton dikenal sebagai pembantah secara tegas untuk pertama kalinya. dan gagasan pertengahan akhir bahwa objek dalam gerak terpaksa membawa gaya dorong bawaan adalah pengaruh pekerjaan Galileo. Galileo menunjukkan bahwa benda dipercepat oleh gravitasi yang mana tak gayut massanya dan berargumentasi bahwa objek mempertahankan kecepatan mereka jika tidak dipengaruhi oleh gaya . Beberapa teori telah dibahas selama berabad-abad. yang menuju “gerak alami”. lemah (digabung menjadi satu interaksi elektrolemah pada tahun 1970-an). Dengan pengembangan teori medan kuantum dan relativitas umum. dan tak alami atau gerak terpaksa. Pada tahun 1784 Charles Coulomb menemukan hukum kuadrat terbalik interaksi antara muatan listrik menggunakan keseimbangan torsional.elektromagnetik. Secara esensi. disadari bahwa “gaya” adalah konsep berlebihan yang muncul dari kekekalan momentum . Aristoteles membedakan antara kecenderungan bawaan objek-objek untuk menemukan “tempat alami” mereka (misal benda berat jatuh). bahwa secara umum.sebagai turunan waktu momentum: F = dp/dt. Gaya nuklir kuat dan gaya nuklir lemah ditemukan pada abad ke 20. ia memberi definisi matematika pertama kali dan hanya definisi matematika dari kuantitas gaya itu sendiri . yang mana adalah gaya fundamental kedua. semisal penerbangan panah. Galileo melakukan eksperimen dimana batu dan peluru meriam keduanya digelindingkan pada suatu kecuraman untuk membuktikan kebalikan teori gerak Aristoteles pada awal abad 17.biasanya gesekan. yang memerlukan penerapan kontinyu gaya. dan gravitasi (dalam urutan penurunan kuat interaksi).

Contoh: • Objek berat dalam keadaan jatuh bebas.didefinisikan sebagai lintasan ruang-waktu terpendek antara dua titik ruang-waktu. Gaya sentrifugal adalah gaya percepatan yang muncul secara sederhana dari percepatan rotasi kerangka acuan. dan disebut lintasan balistik objek. Pandangan mekanika kuantum modern dari tiga gaya fundamental pertama (seluruhnya kecuali gravitasi) adalah bahwa partikel materi (fermion) tidak secara langsung berinteraksi dengan satu sama lain namun agaknya dengan mempertukarkan partikel virtual (boson). • Objek berat di atas meja ditarik ke bawah menuju lantai oleh gaya gravitasi (yakni beratnya). [sunting] Jenis-jenis Gaya Meskipun terdapat dengan jelas banyak tipe gaya di alam semesta. bola basket yang dilempar dari landasan bergerak dalam bentuk parabola sebagaimana ia dalam medan gravitasi serba sama. Seluruh gaya yang lain berbasiskan pada keempat gaya ini. gesekan adalah perwujudan gaya elektromagnetik yang beraksi antara atom-atom dua permukaan. Pada waktu yang sama. objek yang bergerak secara bebas dalam medan gravitasi secara sederhana mengalami gerak inersia sepanjang garis lurus dalam ruang-waktu melengkung . Dalam relativitas umum. Hal ini adalah definisi berat (W = mg) objek. menghasilkan gaya netto nol. Garis lurus ini dalam ruang-waktu dipandang sebagai garis lengkung dalam ruang. Hasil pertukaran ini adalah apa yang kita sebut interaksi elektromagnetik (gaya Coulomb adalah satu contoh interaksi elektromagnetik). mereka seluruhnya berbasis pada empat gaya fundamental. Melainkan. ia sesungguhnya merasa aksi gaya normal terhadapnya dari bawah. namun hal ini juga bergantung pada gaya elektromagnetik yang mengikat isi-isi setiap atom. dan adalah jadinya bertanggung jawab untuk "kekakuan" materi. Perubahan momentumnya sebagaimana dp/dt = mdv/dt = ma =mg (jika massa m konstan). Sebagai contoh. yang tidak memperkenankan atom-atom untuk menerobos satu sama lain.) . Lintasan ruang-waktunya (ketika dimensi ekstra ct ditambahkan) adalah hampir garis lurus. Turunan waktu perubahan momentum dari benda adalah apa yang kita labeli sebagai "gaya gravitasi". Gaya nuklir kuat dan gaya nuklir lemah hanya beraksi pada jarak yang sangat pendek dan bertanggung jawab untuk "mengikat" nukleon tertentu dan menyusun nuklir. Prinsip perkecualian Pauli bertanggung jawab untuk kecenderungan atom untuk tak "bertumpang tindih" satu sama lain. dan prinsip perkecualian Pauli. (Jika objek adalah orang. Sebagai contoh. Gaya elektromagnetik beraksi antara muatan listrik dan gaya gravitasi beraksi antara massa.(momentum 4 dalam relativitas dan momentum partikel virtual dalam elektrodinamika kuantum). Dengan demikian sekarang ini dikenal gaya fundamental adalah lebih akurat disebut “interaksi fundamental”. gravitasi tidaklah dipandang sebagai gaya. meja menahan gaya ke bawah dengan gaya ke atas yang sama (disebut gaya normal). sedikit melengkung (dengan jari-jari kelengkungan berorde sedikit tahun cahaya). Gaya-gaya dalam pegas dimodelkan oleh hukum Hooke adalah juga hasil gaya elektromagnetik dan prinsip perkecualian Pauli yang beraksi bersama-sama untuk mengembalikan objek ke posisi keseimbangan. jadi kita sebut kuantitas mg "gaya gravitasi" yang beraksi pada objek. dan tak ada percepatan.

Mengetahui massa (katakanlah. gaya magnetik. Akan tetapi. . dan lagi tak ada percepatan yang terjadi. Pasang beragam massa (2 kg. Kecepatan adalah konstan hanya karena gaya dari jari dan gesekan kinetik saling menghilangkan satu sama lain. objek terus-menerus bergerak dipercepat sebagai respon terhadap gaya konstan. Objek berat di atas meja didorong dengan jari cukup keras sehingga gesekan statis tak dapat membangkitkan gaya yang cukup untuk menandingi gaya yang dikerahkan oleh jari. 1 kg) dan percepatan jatuh bebas (katakanlah.) kita dapat mengkalibrasi timbangan dan kemudian menggunakan skala tertentu ini untuk mengukur banyak gaya yang lain (gesek. ini perlu untuk menerapkan gaya yang secara pasti membatalkan gaya gesek kinetik dari permukaan meja dan kemudian objek berpindah dengan kecepatan konstan yang sama. yang dikenai gaya konstan dari beratnya. gaya reaksi. memperoleh dalam kecepatannya dalam arah sebanding dengan waktu jatuh. dan jadinya (sebelum ia mencapai kecepatan dimana gaya tahanan udara menjadi signifikan dibandingkan dengan gaya gravitasi) laju perolehan momentum dan kecepatannya adalah konstan. Objek berat suspended pada timbangan. dst). Objek berat mencapai tepi meja dan jatuh. ia tidak pindah karena gaya dari jari-jari tangan pada objek sekarang dilawan oleh gaya baru gesekan statis. namun dibebaskan dari gaya normal dan gaya gesek dari meja. Gaya baru terbangkitkan ini secara pasti menyeimbangkan gaya yang dikerahkan pada objek oleh jari. 9. gaya samping yang berlawanan dari gesekan statis meningkat secara pasti menuju titik dari posisi sempurna. Jika jari dipindah dengan kecepatan konstan. dibangkitkan antara objek dan permukaan meja. Gesekan statis meningkat atau menurun secara otomatis. gaya listrik.8 meter/detik2) kita dapat menentukan timbangan dengan tanda "9..• • Objek berat di atas meja dengan lembut didorong dalam arah menyamping oleh jari-jari. 3 kg. Karena objek tidak bergerak (sehingga turunan waktu dari momentumnya adalah nol) maka selama percepatan jatuh bebas g ia harus mengalami percepatan yang diarahkan sama dan berlawanan a = -g dikarenakan aksi pegas.. Jika gaya dari jari-jari dinaikkan (hingga suatu titik). Sekarang objek. dan objek mulai terdorong melintasi permukaan meja. Fakta ini pertama kali ditemukan oleh Galileo. Percepatan ini dikalikan dengan massa objek adalah apa yang kita labeli sebagai "gaya reaksi pegas" yang mana secara nyata sama dan berlawanan dengan berat objek mg. • • • • • • • .8 N". Tanpa gesekan.

secara pasti dengan menuliskan hukum sebagai persamaan. ide intuitif dikuantifikasi menggunakan definisi operasional yang konsisten dengan persepsi langsung. ketika dua gaya berkasi pada suatu objek. Sehingga. dan hukum Hooke untuk pegas: seluruhnya diformulasikan dan secara eksperimental dibuktikan sebelum Isaac Newton menguraikan secara rinci tiga hukum geraknya. adalah penjumlahan vektor gaya asal. Sebagai contoh. Sebagaimana dengan seluruh penambahan vektor hasil-hasil ini dalam aturan jajaran genjang: penambahan dua vektor yang diwakili oleh sisi-sisi jajaran genjang. hukum Boyle untuk tekanan gas. hukum kedua Newton dapat diambil sebagai definisi kuantitatif massa. Dengan pertimbangan yang lebih. gayut sudut antara garis-garis aksi mereka.[sunting] Definisi Kuantitatif Kita memiliki pemahaman intuitif ide gaya. Definisi masih valid. gaya hasil. Jumlahkan komponen-komponen gaya ini menggunakan penambahan vektor menghasilkan gaya asal. satuan relatif gaya dan massa ditetapkan. sebagai laju perubahan momentum. Kasus paling sederhana dari keseimbangan statis adalah ketika dua gaya adalah sama dalam besar namun berlawanan arah. Ketika kecepatan suatu objek meningkat demikian juga energinya dan oleh karenanya ekivalensi massanya (inersia). Sebagaimana dapat ditambahkan. Sebagaimana dengan konsep fisika yang lain (misal temperatur). gaya pertama kali secara kuantitatif diselidiki dalam keadaan keseimbangan statis dimana beberapa gaya membatalkan satu sama lain. Secara historis. karena gaya dapat secara langsung dirasakan sebagai dorongan atau tarikan. [sunting] Gaya dalam Relativitas Khusus Dalam teori relativitas khusus. analisis Archimedes dari pengungkit. namun lebih presisi. resultan. dengan komponen ketiga (vertikal) pada penjuru sudut terhadap dua komponen horisontal. Ini menyisakan cara yang paling biasa dari pengukuran gaya. menggunakan peralatan sederhana semisal timbangan berat dan neraca pegas. Menggunakan peralatan demikian. massa dan energi adalah sama (sebagaimana dapat dilihat dengan menghitung kerja yang diperlukan untuk mempercepat benda). sukses empirik yang diberikan hukum Newton. . Eksperimen demikian membuktikan sifat-sifat yang rumit bahwa gaya adalah kuantitas vektor aditif: mereka memiliki besar dan arah. Pendekatan ini diabaikan oleh sejumlah besar buku teks. Hal ini memerlukan gaya yang lebih besar untuk mempercepat benda sejumlah yang sama daripada itu lakukan pada kecepatan yang lebih rendah. Besar resultante bervariasi dari perbedaan besar dua gaya terhadap penjumlahan mereka. Gaya kadangkadang didefinisikan menggunakan hukum kedua Newton. beberapa hukum gaya kuantitatif ditemukan: gaya gravitasi sebanding dengan volume objek yang terdiri dari material (secara luas dimanfaatkan saat ini untuk mendefinisikan standar berat). Vektor-vektor gaya dapat juga menjadi tiga dimensi. menggunakan orbit astronomi untuk menentukan gaya gravitasi). gaya juga dapat diuraikan (atau dipecah). prinsip Archimedes untuk gaya apung. memberi vektor resultan ekivalen yang sama dalam besar dan arah terhadap transversal jajaran genjang. sebagai perkalian massa m kali percepatan atau lebih umum. hal itu kadang-kadang digunakan untuk mengukur kuat gaya (sebagai contoh. Hal ini disebut prinsip superposisi. satu menunjuk ke utara dan satu menunjuk timur. gaya horisontal menunjuk timur laut dapat dipecah menjadi dua gaya.

tekanan. gaya non konservatif beraksi untuk mengubah energi internal sistem dan seringkali dikaitkan dengan transfer panas.m. Sebagai contoh. Hubungan antara gaya non konservatif makroskopis dan gaya konservatif mikroskopis dideskripsikan oleh perlakuan detail dengan mekanika statistik. Akan tetapi. Gaya. yang mana adalah ekivalen dengan kg. Hal ini berarti bahwa untuk sistem tertutup. Sebagai contoh. Gaya konservatif sama dengan gradien potensial. Dalam sistem tertutup makroskopis. tegangan. gaya elektromagnetik. namun mewujud sebagai model gaya yang tak gayut sembarang vektor posisi skala makro. oleh karena itu. Gaya konservatif meliputi gravitasi. dan gaya pegas. energi mekanis netto adalah kekal kapan pun gaya konservatif beraksi pada sistem. dan seretan (drag). Tiap-tiap gaya ini. Gaya non konservatif selain friksi meliputi gaya kontak yang lain.a dapat digunakan dengan yang mana pun. konsep yang sama secara matematis dari medan energi potensial dapat digunakan untuk kesesuaian. . Satuan CGS lebih awal adalah dyne. Pernyataan ulang secara matematis definisi energi (melalui definisi kerja). Menurut Hukum Kedua Termodinamika.[sunting] Gaya dan Potensial Disamping gaya. [sunting] Gaya non konservatif Untuk skenario fisis tertentu. medan skalar potensial didefinisikan sebagai medan yang mana gradien adalah sama dan berlawanan dengan gaya yang dihasilkan pada setiap setiap titik. seluruh gaya ini adalah hasil gaya konservatif karena tiap-tiap gaya makroskopis ini adalah hasil netto gradien potensial mikroskopis. Hal ini seringkali dikarenakan tinjauan makrofisis yang mana menghasilkan gaya sebagai kemunculan dari rata-rata statistik makroskopik dari keadaan mikro. Gaya dapat diklasifikasi sebagai konservatif atau non konservatif. [sunting] Gaya konservatif Gaya konservatif yang beraksi pada sistem tertutup memiliki sebuah kerja mekanis terkait yang memperkenankan energi untuk mengubah hanya antara bentuk kinetik atau potensial. adalah tak mungkin untuk memodelkan gaya sebagaimana dikarenakan gradien potensial. memiliki model yang gayut pada posisi seringkali diberikan sebagai vektor radial eminating dari potensial simetri bola. untuk sembarang deskripsi detail yang cukup. gaya gravitasi yang beraksi pada suatu benda dapat dipandang sebagai aksi medan gravitasi yang hadir pada lokasi benda. terkait secara langsung dengan perbedaan energi potensial antara dua lokasi berbeda dalam ruang dan dapat ditinjau sebagai artifak. oleh karena itu. [sunting] Satuan Ukuran Satuan SI yang digunakan untuk mengukur gaya adalah newton (simbol N). friksi disebabkan oleh gradien banyak potensial elektrostatik antara atom-atom.s-2. benda (artifact) medan potensial dalam cara yang sama bahwa arah dan jumlah aliran air dapat ditinjau sebagai artifak pemetaan kontur (contour map) dari ketinggian area. Hubungan F = m. gaya non konservatif hasil yang diperlukan dalam transformasi energi dalam sistem tertutup dari kondisi terurut menuju kondisi lebih acak sebagaimana entropi meningkat.

[sunting] Referensi 1. ^ See for example pages 9-1 and 9-2 of Feynman. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.21." 2. "Force: Any external agent that causes a change in the motion of a free body. ^ "glossary". . NASA. Diakses pada 9 April 2008. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Earth Observatory. 20 Desember 2011. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Leighton and Sands (1963). or that causes stress in a fixed body. • • Halaman ini terakhir diubah pada 11.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->