GICI BUSINESS SCHOOL

MANAJEMEN KEUANGAN
MODUL
PROGRAM STUDI : S1 MANAJEMEN

2011

MATERI : 1. Ruang Lingkup Manajemen Keuangan 2. Nilai Waktu Terhadap Uang 3. Analisis Penggunaan Rasio Keuangan 4. Analis Dana dan Aliran Kas 5. Investasi dalam Aktiva Tetap ( Penganggaran Modal ) 6. Investasi dalam Aktiva Tetap (Teknik Penganggaran Modal) 7. Investasi dalam Efek 8. Biaya Modal dan Struktur Modal 9. Manajemen Modal Kerja 10. Manajemen Kas dan Surat Berharga Jangka Pendek 11. Manajemen Piutang 12. Manajemen Persediaan BAB 1. RUANG LINGKUP MANAJEMEN KEUANGAN DEFINISI MANAJEMEN KEUANGAN MANAJEMEN KEUANGAN :


Manajemen yang mengkaitkan pemerolehan (acquitition), pembiayaan /pembelanjaan (financing) dan manajemen aktiva dengan tujuan secara menyeluruh dari suatu perusahaan. (Manajemen terhadap fungsi keuangan) Semua kegiatan / aktivitas perusahaan yang bersangkutan dengan usaha mendapatkan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.

Manajemen keuangan dalam perkembangannya telah berubah : • Dari studi yang bersifat deskriptif menjadi studi yang meliputi analisa & teori yang normative • Dari bidang yang meliputi penggunaan dana / alokasi dana, manajemen dari aktiva & penilaian perusahaan di dalam pasar secara keseluruhan • Dari bidang yang menekankan pada analisa extern perusahaan menjadi bidang yang menekankan pada pengambilan keputusan di dalam perusahaan Pada hakekatnya masalah manajemen keuangan adalah : Menyangkut masalah keseimbangan finansial didalam perusahaan yaitu mengadakan keseimbangan antara aktiva dengan pasiva yang dibutuhkan serta mencari susunan kwalitatif daripada aktiva & pasiva tersebut dengan sebaik-baiknya. ♦ Pemilihan susunan kwalitatif daripada aktiva akan menentukan ‘ Struktur Kekayaan Perusahaan ‘ ♦ Pemilihan susunan kwalitatif daripada pasiva akan menentukan ‘ Struktur Finansial’ & ‘ Struktur Modal ‘ Perusahaan. Peranan MK dalam perusahaan (Peluang karier dalam MK):

Bertanggung jawab terhadap tiga keputusan pokok manajemen keuangan (pemerolehan (acquitition), pembiayaan /pembelanjaan (financing) dan manajemen aktiva secara efisien) • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat. • Menghadapi tantangan dalam mengelola aktiva secara efisien dalam perubahan yang terjadi di lingkungan : • persaingan antar perusahaan, • perekonomian dunia yang tidak menentu, • perubahan teknologi • tingkat inflasi dan bunga yang berfluktuasi FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN 1. Fungsi penggunaan dana (Allocation of fund) o Keputusan investasi/Capital budgeting / Investment decition o Pembelanjaan aktif o Bagaimana menggunakan dana secara efisien o Alokasi ke AL & AT (aktiva riil) 2. o o o o Fungsi mendapatkan dana (raising decision) / Obtion of funds Keputusan pembelanjaan /Financing decision Pembelanjaan pasif Bagaimana memperoleh dana yang paling efisien (murah) Tercermin di neraca sisi pasiva

LINGKUP MANAJEMEN KEUANGAN ♦ Pembicaraan tentang keputusan-keputusan dalam bidang keuangan, yaitu keputusan investasi, keputusan pembelanjaan & kebijaksanaan dividen dengan tujuan memaximumkan nilai perusahaan atau memaximumkan kemakmuran pemegang saham. ♦ Pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen keuangan, yaitu penggunaan dana & memperoleh dana, lewat keputusankeputusan investasi, pembelanjaan & kebijaksanaan dividen agar nilai perusahaan bias meningkat.

2 Modul Manajemen Keuangan GICI

Aliran kas antara pasar modal & operasi Operasi Perusahaan (Sekelompok Aktiva Riil) Penjelasan: Manajer Keuangan Pasar Modal (Pemodal yang memiliki Aktiva financial)

1.

Kas diperoleh dengan menjual financial asset (saham, obligasi/sekuritas lain) atau mendapatkan kredit dari bank atau sumber lain 2. Dana yang diperoleh dari pemberi dana digunakan untuk membeli real assets yang digunakan dalam operasional perusahaan 3. Apabila perusahaan bekerja dengan baik, real asset menghasilkan aliran kas masuk yang lebih besar dari jumlah yang dibayarkan(dikeluarkan) pada saat investasi 4. Pada akhirnya kas tersebut direinvestasikan atau dikembalikan kepada pemodal (pemegang obligasi maupun bank) Keputusan dalam Manajemen Keuangan 1. Keputusan investasi (Investment decision) Keputusan ini meliputi penentuan aktiva riil yang dibutuhkan untuk dimiliki perusahaan, 2. Keputusan pembelanjaan (Financing decision) Keputusan yang berkaitan dengan bagaimana mendapatkan dana yang akan digunakan untuk memperoleh aktiva riil yang diperlukan. 3. Kebijakan deviden (deviden policy) 4. Keputusan Manajemen Aktiva Keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan/penggunaan aktiva dengan efisien (biasanya lebih memperhatikan manajemen aktiva lancar (kas, piutang dan sediaa) TUJUAN MANAJEMEN KEUANGAN Perkembangan sasaran/tujuan perusahaan: Tujuan tradisional  memaksimumkan laba (tdk relevan lagi) dengan alasan memaksimumkan laba berarti tdk mempertimbangakan nilai waktu uang, risiko dan return masa datang tidak dipertimbangkan, kebijakan dividen tidak dipertimbangkan Memaksimumkan nilai perusahaan / kesejahteraan para pemegang saham melalui memaksimumkan harga pasar saham perusahaan.  tujuan yg lebih tepat/relevan. dengan alasan harga pasar mencerminkan evaluasi pasar terhadap prestasi perusahaan saat ini dan masa yad, mempertimbangkan kapan return diterima, jangka waktu terjadinya, risiko dari return dan kebijakan dividen. Tujuan Manajer Keuangan ♦ Merencanakan untuk memperoleh & menggunakan dana untuk memaximalkan nilai obligasi Fungsi Utama Manajer Keuangan ♦ Merencanakan memperoleh & menggunakan dana untuk menghasilkan kontribusi yang maximum terhadap operasi yang efisien dari suatu organisasi Manajemen Keuangan sering disebut ‘ Manajemen Aliran Dana ‘, karena : ♦ Dari waktu ke waktu akan ada dana yang masuk & keluar dar perusahaan ♦ Dana yang berasal dari berbagai sumber (internal & eksternal financing ) dialokasikan untuk berbagai penggunaan.

Sejarah Perkembangan Keuangan : Disiplin keuangan mengalami perkembangan dari disiplin yang deskriptif menjadi makin analisis dan teoritis (sumbangan dari ekonom sangat besar). Dari yang lebih menitik beratkan dari sudut pandang pihak luar menjadi berorientasi pengambilan keputusan bagi manajemen.

3 Modul Manajemen Keuangan GICI

Tahun 1920

1950 1970

Perkembangan Capital budgeting dirumuskan. Model ini menjelaskan perlunya memperhatikan nilai waktu uang sewaktu melakukan keputusan investasi. Kesulitan dalam penentuan tingkat bunga layak untuk menghitung present value. Capital budgeting sebagai dasar perkembangan teori penilaian (valuation) Harry Markowitz merumuskan portfolio theory, yang kemudian dikembangkan oleh Sharpe, Lintner, Treynor, pada tahun 1960 an dengan Capital Asset Pricing Model (CAPM). Teori dan model tersebut berguna untuk merumuskan risiko yang relevan untuk investasi. Muncul Arbritage pricing Theory dan option pricing theory. Teori pertama memberikan alternatif (selain CAPM) untuk menaksir harga aktiva. Sedangkan teori kedua menjelaskan bagaimana suatu opsi (pilihan) ditaksir nilainya.

BAB 2 NILAI WAKTU UANG

A. BUNGA MAJEMUK DAN NILAI MASA YANG AKAN DATANG
( FUTURE VALUE ) Rupiah saat ini selalu dihargai lebih tinggi daripada rupiah nanti. Kalau seseorang diminta memilih untuk menerima Rp. 1.000.000 saat ini ataukah misalnya, Rp. 1.000.000 sepuluh tahun yang akan datang dia tentu akan memilih untuk saat ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, nilai uang Rp. 1.000.000 yang anda punya sekarang tidak sama dengan Rp. 1.000.000 pada sepuluh tahun yang lalu atau sepuluh tahun kemudian. Hal sebaliknya akan berlaku apabila kita harus membayar atau mengeluarkan uang. Banyak para mahasiswa yang “ mempraktekkan “ hal ini. Mereka cenderung untuk membayar SPP mereka pada hari – hari terakhir batas pembayaran. Kalu jumlah yang dibayar sama besarnya, mengapa harus membayar lebih awal, kalau upaya untuk membayar sama saja? Konsep ini penting disadari karena dalam situasi inflasi dianggap tidak terlalu serius, perusahaan mungkin menggunakan historical cost dalam pencatatan transaksi keuangan, dan diterapkan prinsip bahwa satuan moneter dianggap sama. Padahal nilai uang pada waktu yang berbeda tidaklah bisa dianggap sama. Konsep time value of money ini sebenarnya ingin mengatakan bahwa jika Anda punya uang sebaiknya -bahkan seharusnya- diinvestasikan, sehingga nilai uang itu tidak menyusut dimakan waktu. Sebab, jika uang itu didiamkan, ditaruh di bawah bantal, brankas, atau lemari besi maka uang itu tidak bekerja dan karenanya nilainya semakin lama semakin turun. Sebagian besar dari kita mengenal konsep bunga majemuk sejak usia muda. Siapapun yang pernah memiliki rekening tabungan atau membeli oblegasi pemrintahpasti akan mendapat bunga majemuk. Bunga majemuk terjadi ketika bunga yang di bayarkan selama periode pertama ditambah kan pada pokoknya, kemudian selama periode kedua bunga yang diterima dihitung berdasrkan jumlah yang baru ini. Bunga Majemuk adalah penjumlahan dari uang pada permulaan periode atau jumlah modal pokok dengan jumlah bunga yang diperoleh selama periode tersebut. Rumusan umum : FVn = PV(1 + i )n Ket : FVn = Nilai masa depan investasi n tahun PV = Jumlah investasi awal n = Jumlah tahun i = Tingkat suku bunga Contoh kasus : Nova menyimpan uang sebesar Rp. 1.000 di bank DKI dengan tingkat suku bunga 6 % setahun. • Uang pada tahun pertama FV1 = PV(1 + i ) = 1.000 ( 1 + 0,06 ) = 1.000 ( 1.06 ) = 1.060 • Uang pada tahun ke empat FV4 = PV(1 + i )4 = 1.000 ( 1.06 )4 = 1.262 B. Menghitung Pertumbuhan Uang Dalam Perjalanan Waktu Dengan Bantuan Kalkulator Keuangan Dalam memecahkan permasalahan nilai waktu uang dengan kalkulator keuangan. Anda akan diberikan tiga atau empat variabel dan harus bisa memecahkan variabel yang ke empat. Ketika anda menggunakan kalkulator keuangan,

4 Modul Manajemen Keuangan GICI

yang harus dilakukan adalah memasukan angka angka dari tiga atau empat variabel yang ada kemudian tekan kunci variabel akhir yang akan menghitung nilainya. Untuk menyelesaikan persoalan nilai waktu uang menggunakan kalkulator keuangan. C.5 = $ 100(1 + 0. Present Value ( nilai sekarang ) merupakan kebalikan dari compound bvalue ( nilai majemuk ) adalah besarnya jumlah uang. Nilai Sekarang ( Present Value) Nilai sekarang adalah nilai sekarang dari pembayaran masa depan. Untuk mencari nilai masa depan suatu investasi yang dimajemukan dalam periode non-tahunan : FVn = PV(1 + i/m )nm Ket : FVn = Nilai masa depan investasi n tahun PV = Jumlah investasi awal n = Jumlah tahun i = Tingkat suku bunga (diskonto) m = Jumlah berapa kali pemajemukan terjadi Contoh kasus : Nova akan menabung $ 100 dengan tingkat suku bunga 12% dimajemukan dengan kuartalan. itu terbukti pada tabungan dan pinjaman dari lembaga keuangan maupun bank komersial yang pemajemukannya dalam periode kuartalan dan bahkan dalam beberapa kasus dilakukan berdasarkan harian. setiap soal mempunyai dua arus kas: satu arus kas dengan nilai negatif dan yang satunya.kita dapat menambah dan mengurangi nilai sekang dari pendapatan dan pengeluaran untuk menentukan nilai sekarang suatu investasi.806) = $ 180. Jadi present value menghitung nilai uang pada waktu sekarang bagi sejumlah uang yang baru akan kita miliki beberapa waktu kemudian.karna semua nilai sekarang dapat dibandingkan maka. tidak selalu demikian.ingatlah bahwa arus kas keluar biasanya dimasukan dengan angka negatif.60 E. kita mengasumsikan. G. Rumus : FVn = t Ket : FVn = Nilai masa depan dengan anuitas di akhir ke n PMT = pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima di akhir tiap tahun n = Jumlah tahun berlangsungnya anuitas i = Tingkat diskonto tahunan (bunga) 5 Modul Manajemen Keuangan GICI . Rumusnya : PV = FV n Ket : PV = Nilai sekarang jumlah uang dimasa depan FVn = Nilai masa depan investasi di akhir th ke n n = Jumlah tahun hingga pembayaran diterima i = Tingkat diskonto tahunan (bunga) F. bahwa periode pemajemukan selalu dalam tahunan.12/4 )4. arus kas masuk dengan nilai positif. yang paling populer adalah microsoft excel. namun. Secara umum.3 )20 = $ 100 (1. D. berapa pertumbuhan investasi tersebut di akhir tahun kelima? PV= $ 100 i = 12 % (0.Anuitas Majemuk (Compound Annuities) Menyimpan atau peng-investasi-kan sejumlah uang yang sama di akhir tahun dan memungkinkannya tumbuh.12) n =5 m =4 Perhitungan : FVn = PV(1 + i/m )nm FV5 = $ 100(1 + 0. Ada beberapa spreadsheet yang sering digunakan. Menangani Arus Kas Tak Seragam Berganda Konsep nilai sekarang memungkinkan kita untuk membawara arus kas masa depan kembali ke nilai sekarang dan meninjau arus kas ini dari sudut pandang keuangan saat ini. Spreadsheet dan Nilai Waktu Uang Dalam kenyataannya hampir setiap perhitungan melibatkan pergerakan nilai uang melalui waktu dibantu dengan menggunakan spreadsheet. Bunga Majemuk dengan Periode Non Tahunan Hingga saat ini. Tingkat diskonto (discount rate) adalah tingkat pengembalian atas suatu investasi beresiko sama yang akan didiskontokan.Yang dilakukan adalah dengan pemajemukan terbalik. Anuitas majemuk melibatkan penyimpanan atau penginvestasiaan sejumlah uang yang sama pada akhir tahun sejumlah tahun tertentu dan membiarkan jumlah itu bertambah.Apalagi. pada permulaan periode atas dasar tingkat bunga tertentu dari jumlah uang yang baru akan diterima beberapa waktu / periode yang akan datang.

hutang dan modal sendiri pada suatu saat tertentu. ANUITAS ABADI DAN TAK TERBATAS Anuitas abadi (perpetuity) adalah suatu anuitas yang berlanjutuntuk selamanya . untuk menentukan nilai sekarang proyek L. Modul Manajemen Keuangan GICI current ratio.CARA AGAR TINGKAT SUKU BUNGA YANG DAPAT DIPERBANDINGKAN Satu satunya cara untuk membandingkantingkat suku bunga secara logis adalah denhan mengubahnya kedalam periode pemajemukkan yang sama dan kemudian membandingkannya. PENGERTIAN STATEMEN KEUANGAN Statemen keuangan perusahaan adalah statemen yg memberikan ikhtisar mengenai keadaan keuangan perusahaan. Rasio-Rasio Neraca • Adalah rasio-rasio yg disusun dari data yg berasal dari neraca misalnya.n)(1+i) J. Sehingga hanya jumlah majemuk dai anuitas yang seharusnya menjadi sederhana. bahwa hubungan – hubungan kuantitatif dapat digunakan untuk mendiagnosa kekuatan dan kelemahan dalam kinerja suatu perusahaan. MANFAAT ANALISIS RASIO KEUANGAN Membantu penganalisis untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan perusahaan yg bersangkutan. dan ini membuat estimasi tingkat inflasi yang diinginkan menjadi lebih sulit lagi. PINJAMAN YANG DIAMORTISASI Pinjaman yang dilunasi dengan cara ini . Nilai Sekarang Anuitas Untuk mengetahui nilai sekarang dari anuitas harus mengikuti rumus berikut : PV = PMT Ket : PV = Nilai sekarang anuitas masa depan PMT = Pembayaran anuitas yang disimpan atau diterima di akhir tahun n = Jumlah tahun berlangsungnya anuitas i = Tingkat diskonto tahunan (bunga) I. Perusahaan multinasional: Nilai waktu uang Tingkat diskonto yang kita pakai untuk menggerakkan uang sepanjang waktu harus mencerminkan pengembalian untuk menunda berkonsumsi. 3 ANALISIS RATIO KEUANGAN 1. FVn(anuitas jatuh tempo) = PMT(FVIFAI. 3. cendrung berfluktuasi secara mengejutkan.dan kita harus menggunakan tingkat bunga atau tingkat diskonto yang tinggi secara ekstrim. 6 . dan Statemen Rugi-Laba (income statements) mencerminkan hasil-hasil yang dicapai selama suatu periode tertentu biasanya satu tahun. di negara negara yang menderita hyperinflasi tingkat inflasi.itulah proses pengubahan dalam menghitung persentase hasil tahunan. Ini adalah tingkat bunga pemajemukkan tahunan yang menghasilkan pengembalian yang sama sebagai tingkat nominal atau tingkat yang tercantum. NILAI SEKARANG ATAS ARUS KAS YANG KOMPLEKS Kita tidakhanya membandingkan nilai sekarang dari arus kas antar proyek. Salah satu pendekatan adalah membandingkan rasio-rasio perusahaan dengan pola industri atau lini usaha di mana perusahaan secara dominan beroperasi. tetapi juga arus kas masuk dan arus kas keluar dalam suatu proyek secara teliti. 4. Tingkat suku bunga nominal atau tingkat yang tercantum adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan dalam kontrak.Anuitas Jatuh Tempo Anuitas jatuh tempohanya mengubah pembayaran akhir tahun menjadi pembayaran awal tahun. ANALISIS STATEMEN KEUANGAN Konsep analisis keuangan. dengan pembayaran periodik yang sama jumlahnya. Sayangnya.H. K. current assets to total assets ratio. dimana Neraca (balance sheet) mencerminkan nilai aktiva. MACAM-MACAM RASIO KEUANGAN Beberapa tinjauan terhadap hubungan kuantitatif rasio keuangan: Dilihat dari sumbernya rasio dibagi menjadi 3: 1. Media komunikasi dan pertanggungjawaban/ pertanggungjelasan antara perusahaan dan para pemiliknya atau pihak lainnya 2. Untuk mengambil manfaat rasio keuangan kita memerlukan standar untuk perbandingan. Acid test-ratio. M. current lialibilities to total assets ratio dan lain sebagainya. Dan harus mencerminkan inflasi yang telah diantisipasi. disebut pengangsuran pinjaman di amortisasi. BAB. APY atau EAR = ( N. maka kita harus memajukkan arus kas dengan satu tahuntambahan. yaitu sejak pertama kali setiap tahun investasi ini akan membayarkan jumlah dolar yang sama.

40 Jumlah H. net operating margin. 000 Bangunan 0. 560.60 Juml.0 1.00 Biaya-biaya Keuntungan sebelum bunga & pajak Bi.00 Jumlah pasiva 00 1.200.00 000 0 Piutang 160.000 30.000 Statemen Laba – Rugi PT ABC Periode 31 Desember 2001 ( dalam ribuan rupiah ) Penjualan Harga pokok penjualan Laba kotor 4.400.000 3.2. Penyusutan 000 800. 3. Hutang Pajak 160. dan lain sebagainya. Rasio-Rasio Antar Statemen Keuangan • Adalah rasio keuangan yang disusun berdasarkan Neraca dan data lainnya yg berasal dari income statement. Hutang dagang 300.T.000 Akum. Rasio Statemen Rugi-Laba • Rasio-rsio yang disusun berdasarkan income statements. inventory turnover.00 0.0 100.840.000 430.000 160.000 3.00 200.000.00 000 0 Efek 200.L. 700. 1.000 7 Modul Manajemen Keuangan GICI .00 000 0 Persediaan 840. Bunga obligasi ( 5 % x Rp 600.0 1. Hutang jk.000 Jumlah Aktiva 0.000 400. 0.000 1.000. misalnya gross profit margin.L.000.00 Modal saham 00 200. Penyusutan 000 600.000 0 Aktiva Tetap Mesin 000 Akum. 000 Jumlah A.00 1. operating ratio. Hutang wesel 100. receivables turnover dan sebagainya.0 Modal sendiri 100.000. misalnya assets turnover. Neraca PT ABC PER 31 DESEMBER 2001 ( dalam ribuan rupiah ) Aktiva Lancar Hutang lancar Kas 200. Modal sendiri 00 3. Panjang Obligasi 0 600. 100.000 ) Keuntungan sebelum pajak Pajak penghasilan Keuntungan bersih setelah pajak 570. Agio saham 0 1.000 240. 000 Tanah 000 Intangibles 000 Jumlah A. Laba ditahan 0 00 440.

00 dijamin oleh oleh aktiva lancar Rp 2. RATIO LEVERAGE A.400.= 0.000 560.000 B.PERHITUNGAN RASIO-RASIO KEUANGAN RASIO KEUANGAN I.000 + 600. Cash Ratio C.00 Likuiditas darin total aktiva dan posisi modal kerja neto.000 1840. RASIO LIKUIDITAS A. Total Debt to Equity Ratio Total debt to total capital Assets Utg Lancar + Utg JK PJ Jumlah Modal/Aktiva 560.000 – 560.000 Kas + Efek = 400.400. Beberapa bagiam dari keseluruhan dana yang dibelanjai dengan utang.000 = 0.28 terdiri dari modal kerja (aktiva lancar) Bagian setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk keseluruhan hutang.000 = 0.00 dijamin oleh kas dan efek Rp 0.33 : 1 = 33% 1.71 atau 71% INTERPRETASI Kemampuan untuk membayar hutang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar.000 -----------------------------3.000 = HL 560. Setiap hutang Lancar Rp1.000.000 ------------. Current Ratio METODE PERHITUNGAN Aktiva Lancar -------------------Hutang Lancar 1.000 3. • Setiap utang lancar Rp 1.39 : 1 atau 39% Hutag JK Panjang Modal Sendiri 600.000 + 160. 33 % dari setiap rupiah modal sendiri Digunakan untuk menjamin hutang jangka panjang. Besarnya aktiva tetap tangible yang digunakan untuk menjamin hutang jangka B.840.000 = 1 : 1 atau 100% D. 28 : 1 atau 28 % H Lancar + H JK Panjang Jml Modal Sendiri 560.5 : 1 = 250% 560. Atau Berapa bagian dari aktiva yang digunakan untuk menjamin utang.71 • Kemampuan untuk membayar utang yg segera hrs dipenuhi • Dg aktiva lancar yg lebih likuid. Working Capital to Total Assets Ratio Aktiva Lancar – Ht Lancar ------------------------------------Jumlah Aktiva 1.000 + 600.000 + 20. 63% dari setiap rupiah modal sendirimenjadi jaminan utang.000.Intangibles HL Hutang Jk Pjg 8 Modul Manajemen Keuangan GICI .63 : 1 atau 63 % II. Bagian setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan jaminan untuk hutang jk panjang.000 = 0.000 --------------. 00 assets perusahaan Rp 0. 39 % dari setiap aktiva digunakan untuk menjamin utang. Setiap hutang Lancar Rp 1.= 2.00 dijamin dengan quick assets 1. Quick ratio (Acid Test ratio) Kas +Efek + Piutang Hutang Lancar 200. Tangible Assets Debt Coverage Jml Aktiva . Long Term Debt To Equity ratio C.50 Kemampuan membayar utang dengan segara yang harus dipenuhi dengan kas yang tersedia dalam perusahaan dan efek yang segera dapat diuangkan. Setiap Rp 1.000 = 0.

000 Penjualan Netto • ---------------------------------Aktiva lancar – H Lancar 4.000 – 100.000 --------------------. Atau kemampuan dana yang diinvestasi. ------------.33 Kemampuan dana yang tertanam dalam piutang berputar dalam suatu periode tertentu. Dana yang tertanam dalam keseluruhan aktiva rata-rata dlm 1 thn berputar 1.000 – 560. Dana yang tertanam dalam inventory berputar rata-rata 3.33X.000. Periode rata-rata persediaan berada di gudang . Times Interest Earned Ratio III.X 100 % =25% 4.000 = 1.= 3.000 • -------------------------1.000. Gross Profit Margin Laba Bruto per rupiah penjualan Setiap Penjualan menghasilkan laba bruto Rp 0. RASIO AKTIVITAS A.000 X 360 -----------------.4 hari 4. Kemampuan modal keja perusahaan berputar dalam satu periode siklus kas perusahaan Dana yang tertanam dalam modal kerja berputar rata-rata 4.000 -----------------------.000 X 360 • ------------------.8 X dalam satu tahun.RASIO KEUANGAN METODE PERHITUNGAN 3.= 10 hari 3. Working Capital Turn over III.000 D.400.000 Piutang rata-rata X 360 Penjualan Kredit 160.000.6 X dalam satu tahun.9 :1 atau 390% EBIT Bunga HTG JK panjang 430.25.= 14.kan untuk menghasilkan revenue.000 600.76 X atau 4.hasilkan Rp1. Total Assts Turn Over B. Inventory Turn Over E.000.000.000 = 14. Operating Income Penjualan Neto – Hpokok Penjualan – Biaya ADM danUmum 9 Modul Manajemen Keuangan GICI .000.000.000 – 3. Inventory berada di gudang rata-rata selama 10 hari. Dalam satu tahun rata-rata dana yang tertanam dalam piutang berputar selama 25X Periode rata-rata yang dibutuhkan dalam pengumpulan pihutang Piutang rata-rata dikumpulkan setiap 15 hari sekali.= -----------Jumlah Aktiva 300. Kemampuan dana yang tertanam dalam inventory berputar dalam satu periode tertentu.6 X 840.000 = 3.3 X 30. Average Collection Period Penjualan Kredit -----------------------Piutang Rata-rata 4.000.000 Inventory rata-rata X 360 • ----------------------------------Harga Pokok Penjualan 840.000 – 560.33 INTERPRETASI panjang setiap rupiahnya Setiap rupiah Hutang JKPJ dijamin oleh aktiva tangible sebesare RP 390 Besarnya jaminan keuntungan yang digunakan untuk membayar bunga Hutang JK PJG Kemampuan dana yang tertanam dlm keseluruhan aktivaberputar dalam satu periode tertentu.0000 2.000 = 4.000 Harga Pokok Penjualan --------------------------------Inventory Rata-Rata = 3000.000.8 X Penjualan Neto – Harga Pokok Penjualan ---------------------------------Penjualan Neto 4. RASIO KEUNTUNGAN A.= 25 X 160. Receivable Torn Over C. D. Atau setiap 1 Rupiah setiap thn dpt meng. Laba sebelum Bunga dan Pajak (net operating income) B.000 Penjualan Neto 400.000 -------------------------. Average Day’s Inventory E.000 600. 340.

= 15.= 89. Ukuran kinerja dianalisis dalam tiga kelompok: a.3 % 3.000 – 3.= 6 % 4.000 INTERPRETASI oleh setiap rupiah penjualan Setiap rupiah penjualan menghasilkan laba operasi Rp 0. Rate of Return for the Owners (Rate of Return on Net Worth) Pendekatan lain dalam analisis laporan keuangan Langkah pertama : Pengelompokkan Pengukuran dalam 3 aspek 1.000 ---------------------------------------=10.06 Kemampuan modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan Aktiva untuk menghasilkan keuntungan bagi semua investor.75% 4.ratio Penilaian UKURAN KINERJA/RATIOKEUANGAN RATIO PROFITABILITAS 1.000. Kemampuan modal sendiri dalam menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham preferen dan biasa.= 14.ratio pertumbuhan c.ratio profitabilitas b. Operating Ratio D.8 Kemampuan penjualan untuk menghasilkan laba bersih.= 13 % 1.14 untuk semua investor Kemampuan modal yg diinvestasikan Dlm keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan neto.840. Net Earning Power ratio / Return On Investment (ROI) Earninf After Tax ----------------------------Jumlah Aktiva 240. Setiap rupiah modal sendiri menghasilkan keuntungan neto Rp 0.2 % Penjualan $ 4.000.000 Earning After Tax ---------------------------ML Modas Sendiri = 240.000 EBIT -------------------------JML AKTIVA 430.25 % 4.RASIO KEUANGAN Ratio ( Operating Profit Margin) METODE PERHITUNGAN ---------------------------------------Penjualan Netto 4.000.000 + 570.000. Ukuran Kebijakan Keuangan 1.000 –570.000 -----------------.0 Laba Operasi Bersih $ 700. 000 G.000 Hrg Pokok P enjualan + Biaya ADM + Biaya Penj + Biaya Umum --------------------------------------Penjualan Neto 3. Setiap rupiah penjualan memerlukan biaya Rp 0.000. Ukuran Efisiensi Operasi 3.000 ---------------------. Ukuran kinerja 2.000 ---------------. Net Profit Margin E.620. Setiap satu rupiah modal yang diinvestasikan menghasilkan keuntungan Rp 0. Kinerja laba operasi Laba Operasi Bersih (NOI)/Penjualan 2. Hasil pengembalian atas total aktiva Laba Operasi Bersih $ 700.000 Keuntungan Neto sesudah Pajak -------------------------------------Penjualan Neto 240.000 = -------------------.000 ------------------------. Biaya operasi per rupiah penjualan .13 yg tersedia bagi pemegang shm preferen dan biasa C.8 --------------------------. Earning Power of Total Investmen rate of return of total assets) F.89 Makin besar rasio makin buruk Keuntungan neto per rupiah penjualan Setiap rupiah penjualan menghsilkan keuntungan neto sebesar Rp 0.000. Setiap satu dollar penjualan mampu menghasilkan laba operasi bersih $ 0.13 Kemampuan penggunaan 10 Modul Manajemen Keuangan GICI .= 8% 3.11.000.000.= ------------.

= 20% $ 3.2% $ 2.= ------------. Laba Operasi bersih. Setiap satu dollar penjualan mampu menghasilkan laba bersih $ 0. Laba Operasi Bersih terhadap Total Modal ---------------------------. Setiap satu dollar Equitas mampu menghasilkan laba bersih $ 0. semakin tinggi P/E.4% Marginal return to equity 15.8 = ---------------.390 ---------------.= 15. Ukuran Efisiensi Operasi Mengukur rasio aktivitas atau rasio perputaran adalah mengukur seberapa efektif perusahaan memanfaatkan investasi dan sumber daya ekonomis yang dimilikinya.= 15. Margin profitabilitas dari periode (lima tahun terakhir) 18.20 Kemampuan penggunaan modal untuk menghasilkan laba operasi bersih. UKURAN KINERJA/RATIOKEUANGAN METODE PERHITUNGAN INTEPRETASI Perputaran Persediaan Harga Pokok Penjualan $ 700.0 Laba Bersih ---------------------------Equitas pemegang saham $ 470.2 Pertumbuhan penjualan.= 5.6 = ---------------. UKURAN KINERJA/RATIOKEUANGAN METODE PERHITUNGAN A. Ukuran Kebijakan Keuangan Mengukur sampai seberapa jauh total aktiva dibiayai oleh pemilik. maka semakin bagus sebuah perusahaan.69 = ---------------. Mengukur nilai yg diberikan pasar keuangan kpd manajemen dan organisasi perusahaan sebagai sebuah perusahaan yg terus tumbuh.28 Kemampuan penjualan dalam menghasilkan laba bersih.= -----------.390. Faktor leverage Total Aktiva $ 3.= 28.= 10.3% 4 Laba bersih terhadap penjualan / Marjin laba atas penjualan Laba Operasi Bersih ---------------------------Total Modal (Total Modal / Hutang berbeban bunga atas total modal bunga + ekuitas pemegang saham) $ 700. Hasil pengembalian atas equitas / Return on Equity hasil pengembalian atas equitas 5. Tingkat profitabilitas marjinal 7.= 28.28 Mengukur pengembalian nilai buku kepada pemilik perusahaan.2 % Nilai buku ekuitas $ 13.4 Perubahan NOI ---------------------------Perubahan total modal $ 237.9 % $ 3.85 Harga pasar per saham $ 69.2% Penjualan $ 4.41 5.2 = ---------------.620.8 ------------------------= ----------.2 -----------------.UKURAN KINERJA/RATIOKEUANGAN (ROI) Laba operasi terhadap total aktiva 3.620.= Aktiva ----------. jika dibandingkan dengan pembiayaan yang disediakan oleh para kreditur.0 Laba Bersih $ 470. Rasio Harga Pasar terhadap nilai Buku (market –to – book – value) 2.= 18.07 INTEPRETASI Menegukur sampai sebrp jauh investasi ekuitas pemegang 11 Modul Manajemen Keuangan GICI .= ----------.634. Laba per saham da dividen per saham Harga pasar per saham ---------------------------Laba per saham $ 69. Setiap satu dollar modal mampu menghasilkan laba operasi bersih $ 0.0 Sama dengan di atas (aspek yang lain) 3.1 Perubahan NI $ 219.= 15. Setiap satu dollar aktiva mampu menghasilkan laba operasi bersih $ 0.= ---------------. Hasil pengembalian Marginal atas Equitas / Marginal return to equity) Rasio Pertumbuhan RATIO PENILAIAN Rasio harga/laba Harga pasar per saham terhadap laba per saham (price /earning ratio atau P/E ratio Semakin tinggi risiko tinggi faktor diskonto dan semakin rendah rasio P/E.4 % $ 1292.484.2 % Persediaan $ 4.= 2.8 % $ 1. Laba bersih.288 Mengukur perubahan margin profitabilitas dari beberapa periode.7 --------------------------.4 aktiva untuk menghasilkan laba operasi bersih.69 -------------------------.3 % Perubahan equitas $ 1147.

UKURAN KINERJA/RATIOKEUANGAN METODE PERHITUNGAN Ekuitas Rasio likuiditas $ 1. Laporan sumber dan penggunaan dana suatu perusahaan sangat penting artinya bagi bank dalam menilai permintaan kredit. 12 Modul Manajemen Keuangan GICI . 4 ANALISIS DANA DAN ALIRAN KAS ( SUMBER & PENGGUNAAN DANA ) Pentingnya Analisa dan Penggunaan Dana : Untuk mengetahui bagaimana dana digunakan dan bagaimana kebutuhan dana tersebut dibelanjai. Sumber Dana • Berkurangnya aktiva lancar selain kas • Berkurangnya aktiva tetap • Bertambahnya setiap jenis utang • Bertambahnya modal • Adanya keuntungan dari operasi perusahaan b.4 S DA BAB. Penggunaan Dana • Bertambahnya aktiva lancar selain kas • Bertambahnya aktiva tetap • Berkurangnya setiap jenis utang • Berkurangnya modal • Pembayaran cash divided • Adanya kerugian dalam operasi perusahaan INTEPRETASI saham diperbsr oleh penggunaan hutang dlm membiaya total aktiva.6334. Dana dalam Artian Kas a.

Rasio Aktivitas 3. 4. Rasio Profitabilitas Mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan memperoleh laba baik dalam hubungannya dg penjualan.ANALISIS RASIO KEUANGAN 1. Rasio Likuiditas Menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial yang berjangka pendek tepat pada waktunya. Rasio Likuiditas : 2. Rasio Profitabilitas ANALISIS DISKRIMINAN Pada dasarnya analisis diskriminan terdiri tiga tahap: 1. Rasio Aktivitas Menunjukkan sejauh mana efisiensi perusahaan dalam menggunakan aset untuk memperoleh penjualan. 3. 2. aset maupun laba bagi modal sendiri Formula Rasio Keuangan : 1. Rasio Leverage Menunjukkan kapasitas perusahaan untuk memenuhi kewajiban baik jangka pendek maupun jangka panjang. Rasio Leverage 4. Menyusun klasifikasi kelompok yang bersifat saling ekslusif. 13 Modul Manajemen Keuangan GICI .

setengah diantaranya mengalami kebangkrutan.999X5 Nilai kritis Z yang membedakan antara perusahaan yang bangkrut dengan yang tidak bangkrut adalah 2. 3.014X2 + 0.012X1 + 0.2. Fungsi diskriminan Z yang ditemukan adalah: Z=0.675. 14 Modul Manajemen Keuangan GICI . Menurunkan kombinasi linier dari ciri-ciri tersebut yang paling baik mendiskriminasikannya diantara kleompokkelompok (“paling baik” artinya kombinasi yang meminimumkan peluang adanya kesalahan klasifikasi) Altman menggunakan analisis diskriminan dengan menyususn suatu model untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan.006X4 + 0.Ia mengambil sampel yang terdiri dari 66 perusahaan manufaktir.033X3 + 0. Mengumpulkan data untuk pengamatan dalam kelompok.

Kelemahan : a. tentu saja bunga yang mereka peroleh berasal dari pendapatan perusahaan. Bagaimana syarat penerimaan minimum terhadap sebuah alternatif proyek ditentukan. 1. 5. 1.maka masing-masing orang dapat menangani tanggung jawab yang paling baik dapat ditanganinya. berhak untuk memperoleh manfaat serta keuntungan. → Seseorang menggunakan modalnya untuk mendirikan sebuah usaha dan menjadi pemilik tunggal usaha tersebut. Kepemilikan Individu (individual ownership). Lingkup aktivitas-aktivitas ini meliputi pengambilan keputusan untuk menentukan : 1. Jenis organisasi bisnis A. 4. Modal ekuitas yang diperlukan untuk melakukan perluasan usaha pada umumnya harus berasal dari keuntungan perusahaan setelah pajak. 2.BAB. PENDANAAN MODAL Sebagian besar analisis ekonomi teknik berkaitan dengan total modal yang digunakan. 3. 5 PENGANGGARAN MODAL ( PENDANAAN DAN PENGALOKASIAN MODAL ) Pendanaan dan pengalokasian modal adalah proses keputusan simultan mengenai berapa besar dan dari mana sumber daya akan diperoleh serta dikeluarkan untuk penggunaan masa datang. karena adanya ketidakpastian hidup perusahaan. Perbedaan antara sumber dana pinjaman dan ekuitas Jika modal pinjaman digunakan. bunga yang dibayar untuk dana pinjaman adalah beban yang dapat dikurangkan dari pajak (tax-deductible). tanpa diperlukan campur tangan pihak luar. Sulit bagi perusahaan untuk memperoleh modal pinjaman. 15 Modul Manajemen Keuangan GICI . Bagi perusahaan. tanpa memperhatikan dari mana sumber modal tersebut diperoleh. Bagaimana tinjauan postmortem (penelitian seksama setelah proyek berjalan) dilakukan. Bagaimana pemilihan akhir sebuah proyek dibuat. analisis ekonomi teknik lebih cenderung mengevaluasi proyeknya itu ketimbang kepentingan para penyelia modal. khususnya modal berjumlah besar dan periode waktu yang lama. Jumlah modal yang dapat dikumpulkan sangat terbatas. Persekutuan (partnership). Pemberi modal pinjaman tidak memperoleh bagian dari keuntungan yang dihasilkan penggunaan modal. 2. Pemilik individu yang mengendalikan perusahaan. Berapa besar jumlah uang yang diperoleh dan dari sumber apa. bunga harus dibayarkan kepada pemberi pinjaman. persekutuan secara otomatis berakhir. oleh karena itu. Bagaimana sebuah alternatif modal proyek (dan kombinasi berbagai alternatif) diidentifikasi dan dievaluasi. Hidup perusahaan ditentukan oleh hidup masing-masing sekutu. Dengan berkumpulnya dua orang atau lebih dengan bakat berbeda. khususnya dalam produksi barang dan jasa di masa datang. Kelebihan-kelebihan : a. b. B.. Pembubaran persekutuan hanya dapat terjadi pada waktu kapanpun jika telah disetujui melalui persetujuan semua partner. Persekutuan diikat oleh beberapa persyaratan hukum b. namun dia pun menanggung setiap kerugian yang akan terjadi. c. → menggabungkan sumber dana dari dua atau lebih pihak yang bergabung menjadi sekutu. jika salah seorang sekutu/mitra meninggal.

Kedua.0336) = $3. biasanya kurang dari lima tahun dan lebih sering lagi kurang dari dua tahun. $10. Surat utang merupakan janji tertulis untuk membayar kembali jumlah yang dipinjam berikut sejumlah bunga. dan tergantung kepada faktor dividen dan harga pasar. 2. Setiap anggota sekutu bertanggung jawab secara pribadi terhadap semua utang persekutuan. 2. dengan ketentuan jangka pembayaran kembali serta persyaratan-persyaratan lainnya.358 x 20 = $167. C. Komentar Obligasi diterbitkan dalam denominasi genap (nilai nominalnya) seperti satuan $1. perusahaan juga harus melihat tanggal jatuh tempo obligasi tersebut dan membayar kembali jumlah pokoknya kepada pemegang obligasi. Pembayaran bunga obligasi periodik dibuat. plus bunga yang dihasilkan.i%. bunga yang dibebankan dan resiko bisnis yang berkaitan dengan modal utang dapat diabaikan sehingga analisis dapat disederhanakan. pada tanggal tertentu di masa datang.000. seperti halnya harga saham pada waktu saham itu dijual. Gambaran tahapan 1. yang diakui hukum.20) = %100.000.000 = $8. maka biaya setengah tahunan penebusan obligasi akan sebesar : Diketahui : F = $100. Penebusan Obligasi Obligasi menggambarkan utang dan bunga obligasi merupakan biaya dalam menjalankan bisnis. saham preferen (preferred stock) yang memiliki keistimewaan dan pembatasan tertentu yang tidak dimiliki saham biasa.160 3. Lazimnya dilakukan pada akhir masa obligasi yang telah ditetapkan. Jumlah pembayaran bunga setiap obligasi dihitung sebagai nilai nominal (face value) dikalikan dengan tingkat bunga obligasi. 16 Modul Manajemen Keuangan GICI .N) A = $100. perusahaan beserta seluruh asetnya. memberikan tingkat bunga nominal setengah tahunan sebesar 10% dan harus ditebus dengan menggunakan singking fund yang memberikan bunga setengah tahunan sebesar 8%.716 Total biaya bunga dan penebusan seluruh obligasi selama 20 periode (10 tahun) adalah $8.000 (A/F. dalam satuan $1.358 x 2 = $16. Artinya. Pembeli saham adalah bagian dari pemilik. kondisi perekonomian secara umum. 1. obligasi dikatakan telah dibatalkan (retired) atau ditebus (redeemed).358 + $5. Pendekatan dengan model penilaian dividen (dividend vakuation model) : Pemilik saham biasa dalam sebuah perusahaan berhak untuk menerima dividen yang diumumkan oleh perusahaan. Saham biasa Nilai saham biasa merupakan sebuah ukuran terhadap laba/keuntungan yang akan diterima melalui kepemilikan saham. PENDANAAN DENGAN MODAL PINJAMAN Jika tambahan modal diperlukan hanya untuk jangka waktu relatif pendek.000. Transaksi biasanya dilakukan melalui seorang pialang. Perusahaan secara periodik menetapkan sejumlah uang. Harga pasar dapat secara drastis berubah oleh adanya spekulasi yang menyebabkan tidak akuratnya lagi harga pasar sebagai ukuran nilai saham aktual. PENDANAAN DENGAN MODAL EKUITAS Jika sebuah proyek dibiayai 100% modal ekuitas. 3. Jika kita anggap nilai dividen tunai setelah 1.358 Biaya tahunan = $8.000 (0. jumlah yang dibayar kembali biasanya nilai nominalnya. dst.358 Bunga setengah tahunan obligasi yang harus dibayar : Bunga = $100. 2. Pemberi pinjaman memperoleh sertifikat obligasi. Modal perseroan terbatas diperoleh dari penjualan saham. Agen peminjaman biasanya memerlukan aset berwujud (tangible) sebagai jaminan pinjaman atau setidaknya akan membuat kepastian bahwa posisi keuangan perusahaan peminjam dapat diandalkan sehingga hanya terdapat risiko minimal. perusahaan dapat meminjam dana dari sebuah bank atau agen peminjaman lainnya dengan menandatangani sebuah surat utang (note) jangka pendek.000 i= 8%/2 = 4% per periode N = 2x10 =20 periode Ditanya : A = F (A/F. Perseroan Terbatas (Corporation). namun jumlah yang dibayar oleh pemberi pinjaman ditentukan oleh penawaran dan permintaan pasar. Adalah sebuah badan buatan. Jika nilai nominal obligasi telah dibayar. Jika penerbitan obligasi 10 tahunan senilai $100. yang menggambarkan kepemilikan biasa tanpa jaminan khusus dari pengembalian investasi. disebut pemegang saham. Tingkat suku bunga yang dicantumkan dalam obligasi disebut sebagai bond rate dan pembayarannya dihitung dari perkalian nilai nominal dengan tingkat bunga obligasinya. maka analisis ekonomi teknik dapat dilakukan tanpa secara eksplisit menetapkan biaya modal sebagai sebuah beban.10/2 = $5. d. dapat menjalankan hampir semua jenis transaksi bisnis yang dapat dilakukan manusia sebenarnya. Para pemegang saham tidak dipaksa untuk menanggung kerugian di luar nilai saham yang mereka miliki. Peminjam menjual sebuah obligasi kepada pemberi pinjaman. Dibawah ini adalah siklus hidup pendanaan sebuah obligasi. Selain biaya periodik.000. Obligasi Jangka Panjang Obligasi pada dasarnya adalah surat utang (note) jangka panjang dari peminjam untuk si pemberi pinjaman.c. Terdapat beberapa jenis saham diantaranya : saham biasa (ordinary stock).4%. Harga pasar akan dipengaruhi oleh dividen. Terdapat kemungkinan timbulnya ketidaksamaan pendapat yang serius diantara para sekutu.000 x 0. Peminjam menebus obligasi dengan membayar pokoknya dan memperoleh sertifikat obligasi kembali. Dana yang terakumulasi tersebut disebut dana pelunasan (singking funds).000 Biaya setengah tahunan total = $3. sehingga terakumulasi sejumlah dana yang dibutuhkan untuk menebus obligasi pada saat jatuh tempo.

. Saham Preferen Pemilik saham preferen memperoleh dividen dari saham mereka.. Jika seorang investor bersedia membeli saham ini berdasarkan asumsi bahwa dividen tetap konstan dan harga meningkat 4% per tahun. ea = Andaikan bahwa selembar saham biasa berharga $100 dan memberikan dividen $8 yang dibayar tahunan. Dana penyusutan Dana yang disisihkan sebagai cadangan penyusutan biasanya ditahan dan digunakan dalam sebuah usaha. Perusahaan ini memproduksi produk yang stabil dan telah menjalankan bisnis ini selama 75 tahun. pasar saham tersebut tidak akan begitu banyak berfluktuasi. Kadang-kadang mereka memiliki hak istimewa tertentu.. ea = Div Po Div +g Po Jika harga saham masa datang diasumsikan meningkat sebesar g (dinyatakan dalam satuan desimal) setiap tahun. sebelum pemilik saham biasa menerima bagiannya.15 = $26. Karena tingkat dividen biasanya tetap. Contoh : Perusahaan CMX berharap memperoleh pengembalian neto setelah pajak sebesar $1. 2. Sebagai akibatnya. dana ini akan didistribusikan sebagai dividen. Selanjutnya.67 (b) Pengembalian terhadap ekuitas diperkirakan akan sebesar ($4. Dalam kasus ini e1 = 10%. jika harga jual saham biasa saat ini diketahui dan dividen tahunan untuk tahun lalu juga diketahui. Alasannya adalah laba ditahan diinvestasikan kembali didalam perusahaan dan biaya peluang (opportunity cost) pemilik perusahaan (pemegang saham) setidaknya harus sebesar ea. biaya ekuitas dapat diperkirakan dengan . harga saham biasa saat ini sama dengan PW dari rangkaian penerimaan dividen tak terbatas yang jumlahnya tetap konstan : Po = Div ( P / A. Jika investor bersifat indiferent terhadap kedua saham tadi. Berapakah tingkat pengembalian dari saham CMX yang diharapkan oleh investor ini? Jawaban : (a) Harga jual saham CMX saat ini seharusnya sebesar [$1. PN = harga jual saham biasa pada akhir tahun N Model penilaian dividen menggabungkan dua asumsi konservatif. penggantian peralatan dan lain-lain.20 atau 20% per tahun.04 = 0. jika dividen istimewa mereka tidak dibayarkan dalam periode spesifik tertentu..5)/200. tambahan pengembalian 2% diperlukan untuk mengkompensasi tambahan risiko pada investasi pertama. perusahaan 100% dibiayai oleh ekuitas dari 200. + + 2 N (1 + e a ) (1 + e a ) (1 + e a ) (1 + e a ) N Dimana ea = tingkat pengembalian per tahun (%) yang diinginkan oleh pemegang saham biasa (jumlah ini merupakan biaya ekuitas setelah pajak bagi perusahaan). Karena alasan ini. 3.000 saham perusahaan CMX dan percaya bahwa pendapatan neto perusahaan akan meningkat 5% per tahun di masa datang. Peningkatan harga diharapkan 4% per tahun. 4. e a . P0 = nilai saham biasa saat ini. ∞) = Div ea Dengan demikian. yaitu bahwa dividen konstan selama masa hidup perusahaan yang tak terbatas dan bahwa P0 = PN. Dengan demikian. berapa yang bersedia mereka bayar untuk saham perusahaan CMX jika divideen tetapkonstan? (b) Seorang investor yang optimis ingin memiliki 1. Dalam kasus ini.05 = 0.000(0. biasanya presentase dari nilainya.000/$26.12 atau 12% per tahun. (a) jika investor memerlukan 15% tingkat pengembalian dari investasinya. saham istimewa merupakan investasi yang lebih konservatif dibanding saham biasa dan memiliki beberapa sifat obligasi jangka panjang. 4. Saham kedua yang kurang beresiko sedang dipertimbangkan untuk dijual seharga $100 dan memberikan dividen $10 per tahun.600. dana tersebut. tingkat pengembalian yang diharapkan akan sekitar $8/$100+0. maka tingkat pengembalian ekuitas (saham biasa) secara konservatif diestimasi sebesar.000 lembar saham biasa dan memiliki dividen tahunan 50% dari pendapatan setelah pajak.67)+0. dengan g=0. Laba ditahan “Biaya” jenis modal ini (laba ditahan) biasanya diasumsikan identik dengan tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pemegang saham biasa. nilai saham biasa saat ini dalam model penilaian dividen dapat didekati oleh PW dari penerimaan kas masa datang selama periode kepemilikan N-tahun : Po ≅ Div1 Div 2 Div N PN + + . dana penyusutan memberikan dana investasi yang terus berputar yang dapat digunakan untuk menghasilkan keuntungan. merupakan sebuah sumber modal penting untuk mendanai usaha baru perusahaan.000saham]/0.pajak yang diterima selama tahun k sama dengan Divk. Dana ini dapat diinvestasikan kembali dan menjadi sumber modal internal penting untuk mendanai proyek baru. Jelas bahwa penyusutan harus dikelola dengan baik sehingga tersedia modal yang diperlukan untuk menggantikan kembali peralatan penting ketika waktu penggantian tiba. Sisa pendapatan 50% ditahan sebagai cadangan kas. Jika tidak.600 per tahun dari asetnya saat itu. LEASING SEBAGAI SUMBER MODAL 17 Modul Manajemen Keuangan GICI .

Diperkirakan tanah tersebut dapat dijual seharga pembeliannya pada akhir tahun kelima puluh. Sedangkan kontrak penjualan bersyarat akan mengalihkan andil kepemilikan atau hak kepada si penyewa dari aset yang sedang disewa.50)=0 Dari hasil perhitungan diperoleh i sebesar 6%.500 9. yang bisa jadi merupakan faktor penting.350+$9. Apa yang harus dilakukan perusahaan? Jawaban : (A) (B) (C (D) ( t ) =-(C ) E) ah BTCF Penyu =(A x40% = un sutan )-(B) Arus kas (A)+(D) Pe untuk pajak ndapatan penghasilan A kena pajak TCF Bangun gedung 0 $120.350 )100. MV truk diharapkan dapat diabaikan setelah enam tahun penggunaan normal. Tidak ada kesangsian bahwa leasing biasanya menyederhanakan masalah pemeliharaan. Contoh : Sebuah perusahaan sedang mempertimbangkan untuk membangun sebuah kompleks perkantoran dengan biaya $100. beberapa biaya tak langsung. -$120.000 5 +40.500 +6. yang menyertakan penyisihan inflasi harga umum adalah 15%.900 a Keuntungan modal dari bangunan Menggunakan metode IRR : IRR dari tambahan modal yang diperlukan untuk membeli bangunan adalah i% dimana.5.000+(-$2.000 berdasarkan daya beli tahun nol. perusahaan yang menggunakan properti (penyewa) tidak memperoleh kepemilikan terhadap atau berhak pada aset yang disewa tersebut.000 Sewa gedung 1 -16. Penghematan akan tergantung pada situasi aktual yang harus diteliti secara hati-hati dalam setiap kasus. Karena 6%<12%. Agar pembayaran leasing dapat dideduksi sebagai sewa. Baik truk disewa atau dibeli.00 +2 -8.i%.00 0+20. Perusahaan biasanya memperoleh pengembalian modal 20% sebelum pajak. Bagi perusahaan. Tarif pajak penghasilan efektif 40% dan MARR setelah pajak. pajak property. terdapat alternatif untuk menyewa gedung selama 50 tahun dengan biaya $16. sedangkan tarif pajak penghasilan 40%. Penyusutan dilakukan dengan menggunakan metode MACRS (GDS) periode pemulihan lima tahun (deduksi terjadi selama enam tahun). Leasing dapat menghemat biaya pemeliharaan. Contoh : Sebuah truk forklift dapat dibeli seharga $30.000 1 . Perusahaan ini menghasilkan laba dari seluruh aktivitas bisnisnya. Gunakan metode AW dan tentukan apakah truk forklift tersebut harus dibeli atau disewa. sehingga pengembalian modal setelah pajak menjadi 12%. dan meningkat 5% per tahun selama periode analisis.i%. Di samping membangun sendiri. Leasing juga memberikan pencegahan yang efektif terhadap timbulnya keusangan dan inflasi. Biaya pemeliharaan tahunan.250 2. maka lebih baik jika perusahaan menyewa bangunan.000.000 atau disewa $9. Kontrak sewa menyebutkan bahwa biaya pemeliharaan dibebankan kepada pemberi sewa (lessor). Jika dibeli.250 $2.200 per tahun yang dibayar pada setiap awal bulan.000. Jawaban : t (A) (B) (C (D ) ahu BTCF Penyusutana ) -(C )x40% ) n =( Arus kas A)-(B) untuk pajak A)+(D) Pe penghasilan (E =( AT 18 Modul Manajemen Keuangan GICI . dimana pembelian sebuah aset biasanya menggunakan dana dari kumpulan (pool) seluruh sumber modal perusahaan (yang sebagian besar adalah ekuitas). Analisis-analisis ini memberi kesimpulan bahwa manfaat leasing yang sebenarnya terletak pada kemungkinan perusahaan untuk memperoleh peralatan modern yang sangat dipengaruhi oleh cepatnya perubahan teknologi. asuransi dan biaya-biaya lainnya diperkirakan $5. sewa yang dibayarkan untuk penyewaan aset pada umumnya dapat dikurangkan (deductible) sebagai beban/biaya perusahaan.000(P/F. bukan perjanjian penjualan bersyarat (conditional sales agreement).900)(P/A.000 + 0 0 0.250.900 -50 =(1/50 $7.600 -50 16.000 pada sebidang tanah seharga $20. biasanya dikaitkan dengan kepemilikan. namun dapat juga tidak.000a 32.000 =20. meskipun secara penuh disusutkan berdasarkan metode garis lurus selama 50 tahun.50)+$32. periode analisis yang digunakan adalah 6 tahun.Leasing adalah sebuah sumber modal yang secara umum dianggap sebagai kewajiban jangka panjang yang mirip dengan hipotik.500 per tahun. yang sering sekali sulit untuk ditentukan. kontrak sewa harus berupa perjanjian sewa murni (true lease). Diperkirakan pula bahwa gedung yang telah dibangun. biaya pemeliharaan tahunan diperkirakan $1. akan memiliki nilai sisa $20. Selain itu.000 $120.000 +$2. Pada sewa murni.

15%.2) +$1.227 113 $3.760=30.281 179 2.15%.6)-$5.6) = -$6.767 609 1.000x 0. jika estimasi biaya pemeliharaan dan inflasi harga umum diyakini tidak tepat. perusahaan cenderung untuk memilih menyewa aset tersebut sebagai antisipasi terhadap perkembangan teknologi masa datang yang tidak pasti.ndapatan kena pajak 0 1 2 3 4 5 6 0 1 -5 6 a CF $30.3)+$653(P/F.732 3. 1.672 4.456=30.000x 0.2 9.200 -9. Jika modal tidak tersedia.15%. Biaya alternatif pembelian PW biaya pembelian peralatan setelah pajak : PW Pembelian (i %) = I − N O & M k (1 − t ) − d k (t ) MV +∑ N (1 + i ) (1 + i ) k k =1 DenganI = investasi modal MV = nilai pasar yang diharapkan pada akhir tahun N i = tingkat bunga per tahun N = masa hidup peralatan dalam tahun O&Mk = biaya operasi dan pemeliharaan selama tahun k t = tarif pajak penghasilan efektif dk = penyusutan selama tahun k Harus dicatat bahwa nilai pasar dan penyusutan dalam persamaan adalah negatif karena keduanya mengurangi biaya. 3.050=1000x5% 1.520 3.000=30.439<-$6.680 5.348 Alternatif membeli memerlukan lebih banyak biaya dibandingkan dengan alternatif menyewa (-$6.600=30. 65 61 0 0 0 0 0 MACRS diberikan dalam table MACRS b AW pada MARR=15% adalah -$6.348 AW = -$5.15%.200 9. 1.4)+ $617(P/F.6)+[$1.340=1.15%.15%.439 c AW pada MARR=15% adalah –$6.276=1216x5% 1.1152 3.439 AW=-$30.15%.000 Membeli truk (analisis A$) -$30.000(A/P. Biaya alternatif melakukan leasing Biaya sewa setelah pajak selama tahun k : lk = Lk (1-t) Denganlk = biaya sewa setelah pajak selama tahun k Lk = biaya sewa sebelum pajak selama tahun k t = tarif pajak penghasilan efektif PW biaya sewa setelah pajak selama kehidupannya N tahun : PW Sewa (i %) = ∑ k =1 N L k (1 − t ) (1 + t ) k Harus diperhatikan bahwa biaya pemeliharaan tahunan tidak dimasukkan ke dalam persamaan karena biaya tersebut diasumsikan ditanggung oleh pemberi sewa dan dimasukkan ke dalam biaya sewa tahunan Lk.348) dan kemungkinannya tidak akan dipilih.702 6.1)+$3.000x 0.728=30.609(P/F.000 b 1. perusahaan akan memilih untuk menyewa truk forklift tersebut karena perbedaan dalam nilai ekuitas tahunannya (annual equivalent worth) relatif kecil.0576 $7.000 x0.15%.15%. 2.893 7 1.6) = -$6.192 3.520(P/F.050 10.869 3 1.102=1050x5% 1.15%.918 4.216=1158x5% 1.200 $2.158=1102x5% 1.520(A/P.520 1.5)-113(P/F.770(P/F.000x 0.6)] (A/P.5)(A/P.058 $9.820 770 4.32 5.179(P/F. Selanjutnya.200 $6.276x5% Menyewa truk (analisis A$)c -$9.15%.456=30. 19 Modul Manajemen Keuangan GICI .680 $5.000x 0. Selanjutnya diasumsikan pula arus kas terjadi di akhir tahun.1152 1.

Program linier adalah prosedur matematis untuk memaksimumkan (atau meminimumkan) sebuah fungsi tujuan linier (linear objective function) yang dibatasi oleh salah satu atau lebih kendala (constraint). 7. Program linier merupakan teknik yang sangat berguna untuk memecahkan masalah alokasi modal ketika perusahaan tidak dapat mengimplementasikan semua proyek yang mungkin dapat meningkatkan PWnya.000 3 5. Fungsi tujuan (objective Function) masalah alokasi modal : Maksimumka nPWneto = ∑ B * X jj j =1 m j Dimana B*j = PW neto peluang investasi j selama periode perencanaan yang sedang dipertimbangkan Xj= bagian dari peluang j yang dilaksanakan selama periode perencanaan (catatan: Xj akan bernilai 0 atau 1. ALOKASI MODAL DI ANTARA BERBAGAI PROYEK INDEPENDEN Perusahaan selalu dihadapkan pada peluang yang bersifat independent untuk menginvestasikan modal mereka. Contoh : Perhatikan kelima proyek independent di bawah ini dan tentukan alokasi modal terbaik di antara proyek tersebut jika modal yang tersedia untuk diinvestasikan maksimum $300. FORMULASI PROGRAM LINIER PADA MASALAH PENGALOKASIAN MODAL Anggaplah bahwa tujuan sebuah perusahaan adalah memaksimumkan PW netonya melalui anggaran modal yang melibatkan sejumlah besar kombinasi proyek yang bersifat mutually exclusive.000 Jawaban : K Total PW Total pengeluaran Modal ombinasi (x103) (x103) AB 25+30=$55 100+125=$225 AC 25+35=60 100+150=250 AD 25+40=65 100+75=175 BC 30+35=65 125+150=275 BD 30+40=70 125+75=200 CD 35+40=75 150+75=225 ABC 25+30+35=90 100+125+150=375 ACD 25+35+40=100 100+150+75=325 BCD 30+35+40=105 125+150+75=350 ABD 25+30+40=95 100+125+75=300 * terbaik ABCD 25+30+35+40=130 100+125+150+75=450 Setelah mengeliminasi kombinasi-kombinasi yang melebihi plafon dana $300. Peluang-peluang itu biasanya menggambarkan sekumpulan alternatife mutually exclusive paling baik untuk memperbaiki operasi pada semua bidang perusahaan (misalnya. riset dan pengembangan.5.000. Jika risiko proyek kira-kira sama. maka dilakukan penghitungan PW setiap peluang investasi. Dalam menghitung PW neto masing-masing kombinasi yang bersifat mutually exclusive. Jika jumlah proyek yang sedang dipertimbangkan sangat banyak..000 $ 25. Kemudian ditentukan kombinasi berbagai proyek yang memaksimumkan PW dengan tetap memperhatikan berbagai kendala dalam penyediaan modal. modal yang tersedia bagi berbagai kemungkinan penggunaan. atau pengalokasian.000. 6. Pada sebagian besar kasus. 20 Modul Manajemen Keuangan GICI .000 D -75.000. metode manual dalam menentukan rencana investasi optimal cenderung menjadi rumit dan memerlukan waktu yang lama.000 C -150. ALOKASI MODAL Alokasi modal ditempatkan sebagai bagian dari fungsi investasi dan disinilah analisis ekonomi teknik memainkan peranan pentingnya dalam memperoleh proses persetujuan pengeluaran modal.000 4 0. P Pengeluaran modal P royek awal W A -$100. nilai Xj merupakan variabel keputusan) m = jumlah kombinasi alternatif yang bersifat mutually exclusive yang sedang dipertimbangkan.000 3 0. dll). pabrikasi. proses mengurutkan kombinasi proyek yang memiliki risiko hampir sama akan lebih baik dilakukan dengan menggunakan komputer. Jika jumlah kombinasi proyek menjadi sangat besar. MARR harus ditentukan. cij = pengeluaran tunai (misalnya investasi modal awal atau anggaran operasi tahunan) yang diperlukan peluang j pada periode waktu k. Perusahaan harus mencari solusi terhadap masalah penganggaran.000 B -125. jumlah modal dengan biaya yang meningkat pula. pilihan proyek yang tepat jatuh pada kombinasi ABD dengan PW maksimum $95.

Jawaban : Fungsi tujuan : Maksimumkan : 13. a.9XC2 + 9.Ck = pengeluaran tunai maksimum yang diperbolehkan pada periode k. Kendala pengeluaran modal pada periode k dari perencanaan : ∑C j =1 m kj X j ≤ Ck Saling keterkaitan antara peluang investasi. MARR perusahaan 12% sedangkan dana investasi yang tersedia $1. Dengan keterbatasan dana ini serta sifat kesalingketerkaitan di antara peluang yang tersedia. yaitu : 1.4XB1 + 8. maka Xr ≤ Xs atau Xr – Xs ≤ 0 Jika proyek u dan v bersifat mutually exclusive dan proyek r tergantung pada penerimaan proyek u dan v. proyek D tergantung dari penerimaan C1. Terdapat dua jenis batasan/kendala (constraint) dalam masalah penganggaran modal. maka Xp + Xq + Xr ≤ 1 Jika proyek r dapat diambil hanya jika proyek s telah terpilih.3 1 14 C 5 5 5 5 0. dana operasi untuk mendukung alternatif yang terpilih hanyalah $400. Dengan menggunakan metode PW dan MARR=10% per tahun.4 1 50 0 0 0 0 B 1 1 1 1 8. c.0 2 30 2 2 2 2 C 4 4 4 4 -1. Proyek C1 dan C2 bersifat mutually exclusive dan tergantung pada penerimaan B2.000 dalam tahun pertama.0 XD Dibatasi oleh 50XB1 + 30XB2 +14XC1 + 15XC2 +10XD ≤ 48 (kendala dana investasi) XB1 + XB2 ≤ 1 ( B1 dan B2 bersifat mutually exclusive) XC1 + XC2 ≤ XB2 (C1 dan C2 tergantung pada B2) XD ≤ XC1 (D tergantung pada C1) X = 0 atau 1 (proyek tidak dapat dibagi-bagi) Contoh : Mari kita perhatikan sebuah masalah alokasi modal tiga periode yang memiliki estimasi arus kas seperti diperlihatkan pada tabel di bawah ini. q. Terakhir. Jawaban : Peluang investasi Arus kas neto ($000). b. maka Xu + Xv ≤ 1 dan Xr ≤ Xu + Xv Contoh : Lima investasi modal proyek sedang dipertimbangkan untuk periode anggaran mendatang (yaitu persyaratan modal tahun nol).0 10 Proyek B1 dan B2 bersifat mutually exclusive. akhir PW neto ($000) pada tahuna 12%b 0 1 2 3 1 1 1 A 50 50 50 +135.000. kita harus memformulasikan situasi ini ke dalam bentuk program linier integer. 2.9 2 15 D 6 6 6 6 9. dan r bersifat mutually exclusive.3XC1 – 0.0 2 290 ( ( ( 180) 80) 80) 2 2 2 A 10 00 00 +119. P Arus kas ($000) akhir tahun k PW pada royek MARR=10% 0 1 2 3 4 B 2 2 2 2 13.200.3 1 225 ( ( ( Mutually 60) 70) 70) exclusive 2 1 1 A 00 80 60 +146. Kesaling keterkaitan serta arus kas kelima proyek diberikan berikut ini. tentukan kombinasi (portofolio) proyek mana yang paling baik jika jumlah modal hanya $48. Selain itu. Contoh : Jika proyek p.0XB2 – 1.3 3 370 ( ( ( 290) 170) 170) 21 Modul Manajemen Keuangan GICI .000.

12%. khususnya pada perusahaan besar. manajer divisi dan fungsional akan memutuskan alokasi modal pada sebagian besar proyek. namun ada dua alasan utama mengapa sebuah usulan proyek yang dinilai akan memberikan keuntungan tetap ditolak pada kedua tahap 22 Modul Manajemen Keuangan GICI . C3 8. A2. B2.1XC2 + 2. 1.C2.2XC1 – 13. manajemen tingkat atas dan dewan direksi akan selalu menyetujui keseluruhan anggaran modal. → memfokuskan pada bagaimana ukuran-ukuran manfaat keuangan seperti nilai sekarang (present worth-PW) dan tingkat pengembalian internal. kecuali terdapat situasi yang memperingan sehingga proyek-proyek tersebut tetap berada dalam portofolio (misalnya proyek-proyek yang harus didanani untuk menjamin pemenuhan persyaratan hukum). A3. Dua metode yang seringkali digunakan untuk mengukur manfaat ekonomi dalam tahap perencanaan sebuah proyek adalah metode periode pengembalian (payback period) dan metode IRR. Meskipun produktivitas modal penting.00 Saling keterkaitan diantara peluang investasi menimbulkan batasan : XA1 + XA2 + XA3 ≤ 1 A1. B1.3XA3 + 164.C3 pada A1 atau A2 X = 0. KAJI ULANG TERHADAP KEBIJAKAN DAN PROSEDUR ALOKASI MODAL PERUSAHAAN Tujuannya adalah memfokuskan pada bagaimana hasil dari analisis ekonomi teknik digunakan dalam proses pengalokasian modal perusahaan. C2.3)=+$135. Tujuan serta rencana strategis jangka panjang secara langsung akan mempengaruhi rencana laba yang harus dihasilkan dari anggaran modal.1 ( 6 +151.000(P/A. Proyek-proyek besar biasanya disusun tersendiri. penting untuk merangking proyek-proyek tersebut ke dalam sebuah portofolio menurut berbagai kriteria seleksi.200 Kendala biaya operasi tahun pertama : 60XA1 + 180XA2 + 290XA3 + 100XB1 + 250XB2 + 80XC1 + 65XC2 + 100XC3 ≤ 4. yaitu berdasarkan divisi operasi (jenis dan tujuan proyek) dan berdasarkan ukuran proyek dalam nilai dollar. Pertama adalah tahap perencanaan dan pemilihan.000+$150. perusahaan kecil menggunakan periode anggaran tiga sampai lima tahun. Proyek-proyek yang memiliki periode pengembalian yang lama dan atau/IRR yang rendah akan dihilangkan dari pertimbangan berikutnya.3 ( -13.3 XC3 Kendala/batasan anggaran : Kendala dana investasi : 225XA1 +290XA2 +370XA3 +600XB1 +1200XB2 +160XC1 +200XC2 +225XC3 ≤ 1.1 B 1 B 2 C 1 C 2 C 3 a 4 00 00 ( 200) 300) 6 00 00 ( 400) 400) 7 0 0 ( 50) 50) 8 0 0 ( 65) 65) 9 5 00 ( 5 +164. Dua metode untuk mengklasifikasikan usulan proyek. perusahaan berukuran besar dan menengah menggunakan periode anggaran lima tahun.1 untuk j = A1. sedangkan proyekproyek yang lebih kecil digabungkan ke dalam sebuah kelompok atau kategori.9XB2 + 8.1 independen 600 - 00 ( 100) 5 1. digunakan dalam proses penyediaan modal perusahaan.9 ( 7 +8. Sebuah proyek mungkin saja dibagi ke dalam dua tahap proses penganggaran modal. B2 tidak saling tergantung XB2 ≤ 1 XC1 + XC2 + XC3 ≤ XA1 + XA2 memperhitungkan ketidak-bebasan C1. yang selanjutnya disampaikan kepada manajemen pada hirarki lebih tinggi untuk dilakukan pengkajian dan persetujuan. Perencanaan dan penyaringan Tujuan utama perencanaan pengeluaran modal adalah untuk meyakinkan bahwa tujuan jangka panjang dapat dicapai. Profitabilitas modal yang diinvestasikan serta strategi dan tujuan perusahaan jangka panjang yang terkait di dalamnya biasanya dirangking sebagai dua kriteria paling atas. Setelah usulan proyek diklasifikasikan. A2. Periode anggaran biasanya berjangka tiga sampai sepuluh tahun.3XA1 + 146XA2 + 119.2 ( 6 ( 1 +2. Anggaran pengeluaran modal tahunan Sebuah prosedur normal penyusunan anggaran pengeluaran modal tahunan dalam sebuah perusahaan adalah manajer fungsional dan divisi menyusun daftar usulan proyek.20 0 Mutually exclusive dan tergantung pada penerimaan A1 dan A2 160 00 ( 250) 7 0 ( 80) 9 2 00 0 ( 65) 9 225 0 ( 100) 60) 70) Nilai dalam tanda kurung adalah biaya operasi tahunan (yang telah dikurangkan dalam penentuan arus kas neto) b Sebagai contoh. C1.300 Fungsi tujuan : Maksimumkan PW neto = 135. dan tahap kedua adalah tahap implementasi. A3 mutually exclusive XB1 ≤ 1 B1.1XB1 + 151. Seperti yang diperkirakan. 2. PW neto untuk A1 = -$225.

serta keseluruhan dampaknya terhadap perusahaan. Kebijakan pengeluaran modal dan prosedur penilaian Kebijakan pengeluaran modal dan prosedur penilaian dapat dibagi kembali ke dalam dua bagian besar : (1) tingkat persetujuan manajemen terhadap berbagai ukuran proyek. 6 23 Modul Manajemen Keuangan GICI . Sebagian besar perusahaan mengijinkan kelebihan sebesar 10% tanpa perlu menyampaikan AR baru. Diperkirakan dua sampai enam bulan sebelum implementasi. Apabila proyek merupakan pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan oleh kantor pusat. Sedangkan pembobotan didasarkan pada estimasi rasio utang/ekuitas serta pada BV saham. untuk mengindentifikasi masalah dan untuk menghasilkan estimasi yang lebih baik di masa datang. permintaan tambahan dana disampaikan kepada tingkat yang lebih tinggi dalam organisasi. Estimasi arus kas juga berperan penting dalam pengembangan peramalan arus kas jangka panjang perusahaan. Dalam mengkomunikasikan usulan proyek kepada tingkat manajemen yang lebih tinggi. namun sebagian lainnya menggunakan biaya perolehan modal ini sebagai titik awal dalam mengembangkan MARR setiap divisi. 2. Tujuan utama penilaian post audit adalah (1) untuk menentukan apakah tujuan proyek telah dicapai. Seringkali sebuah proyek melebihi biayanya akibat kesulitan dalam mengestimasi arus kas masa datang. Permintaan tambahan dana ini sering disertai oleh pembatasan anggaran berkaitan dengan investasi total maksimum yang akan diambil sebuah divisi pada sebuah periode anggaran. Secara umum. Selama proyek diimplementasikan. Implementasi proyek dan kajian postaudit Waktu implementasi sebuah proyek bisa pendek maupunpanjang. (2) pengendalian manajemen terhadap pengeluaran modal. maka diberikan otonomi kepada divisi untuk melakukan persetujuan sepanjang dapat dilakukan kontrol terhadap jumlah dana yang diinvestasikan oleh masing-masing divisi dan sepanjang analisis yang dilakukan divisi dianggap dapat diandalkan. kebiasaan yang dilakukan adalah mengembangkan estimasi arus kas. Apabila proyek yang diusulkan dapat diterima secara ekonomi menurut analisis divisi operasi. 6. 3. permintaan persetujuan (appropriation request-AR) harus disampaikan dan disetujui. 4. Namun demikian. meskipun sebagian besar perusahaan cenderung menggunakan one companywide rate. misalnya penggantian rutin. harus terdapat alat komunikasi yang efektif. (2) untuk menemukan derajat kesesuaian/kecocokan dengan rencana serta memastikan dimana timbul perbedaanya. dan (4) untuk mempelajari dari hasil. Laporan ini digunakan untuk menjamin bahwa proyek tersebut berada dalam jadwal yang tepat dan bahwa manajemen bersiap mengatasi masalah yang mungkin timbul. laporan perkembangan secara periodik selalu diberikan kepada tingkat manajemen yang sesuai. namun tanggung-jawab pengembangan kriteria seleksi/pemilihan yang logis secara ekonomi cenderung bervariasi dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Biaya modal perusahaan Pendekatan paling umum untuk menentukan biaya modal adalah rata-rata setelah pajak tertimbang (after-tax weighted average). Hal terakhir ini lebih banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan berskala menengah. Tiga jenis pendelegasian tanggung-jawab manajemen terhadap persetujuan proyek adalah sbb. Penentuan kebijakan pengeluaran modal adalah tanggung-jawab utama manajemen puncak.tersebut. Informasi mengenai arus kas ini akan memberikan indikasi mengenai ukuran proyek. 5. ringkasan keuangan semua usulan harus distandarisasi sehingga dapat dievaluasi secara konsisten dan adil. Alasan pertama adalah karena proyek tersebut tidak sesuai dengan tujuan perusahaan. Revisi/perbaikan biaya modal perusahaan selalu dilakukan setiap tahun.: 1. divisi diberi wewenang untuk mengelola dana di dalam batas pengendalian yang tepat. aspek teknik dan pemasaran setiap proyek yang diusulkan harus digambarkan selengkap mungkin dalam cara yang paling sesuai dengan masing-masing kasus. (3) untuk mendorong estimasi yang lebih hati-hati dalam proposal awal. Pada saat sebuah proyek akan diusulkan dan selanjutnya dipertimbangkan pendanaannya. Komunikasi Jika usulan proyek diserahkan dari satu unit organisasi ke unit lainnya untuk dilakukan kajian serta persetujuan. Alasan kedua adalah karena tidak tersedia modal untuk mendanai proyek tersebut. Tanggung-jawab implementasi proyek biasanya terletak pada manajemen divisi dan sponsor proyek. Beberapa perusahaan menggunakan biaya perolehan modal sebagai MARR untuk perencanaan pengeluaran modal. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan biaya modal setelah pajak biasanya menggunakan tingkat pasar saat ini sebagai basis biaya untuk setiap sumber dana. Apabila sebuah proyek memerlukan jumlah dana yang melebihi ketentuan. profitabilitas. 3. perlu digunakan sebuah format yang sebisa mungkin distandarisasi untuk menjamin keseragaman dan kelengkapan informasi dan evaluasi. BAB. namun normalnya dilakukan setelah satu tahun proyek beroperasi. Penilaian post-audit bervariasi dari tiga bulan sampai dua tahun sejak proyek dimulai.

(MIRR) Metode NPV dan IRR akan menghasilkan keputusan penerimaan / penolakan yang sama untuk proyekproyek yang independen.(Payback Period) 2.4.500 3. Manakah proyek yang sebaiknya diterima jika mereka bersifat saling eksklusif JAWABAN : DIKETAHUI : 1. Biaya yang belum dikembalikan pada awal tahun *= -$10. Proyek S dan Proyek T. Tahun sebelum pengembalian penuh Proyek S sesuai ekspektasi arus kas (tabel soal) modal akan kembali pada tahun ketiga ($6. Masing-masing proyek memiliki biaya sebesar $ 10. tetapi jika proyek-proyek tersebut saling eksklusif.000 dan biaya modal dari setiap proyek adalah 12 % . Tingkat pangembalian internal (IRR) dan tingkat pengembalian internal yang dimodifikasikan (MIRR) setiap proyek 2.5.000.1.500 3 3. tetapi NPV lebih unggul dari IRR.500)= -$3. Akan tetapi .500 + $ 3. Metode IRR yang dimodifikasikan (MIRR-Modified IRR) A.000) JADI Tahun sebelum pengembalian penuh adalah tahun ke-2 2.500 Pertanyaan : 1. A. Proyek akan diterima jika NPV-nya positif. karena menunjukkan berapa lama modal yang diinvestasikan akan berada dalam risiko.Metode Nilai Sekarang Bersih (NPV) Metode Nilai Sekarang Bersih mendiskontokan seluruh arus kas pada tingkat biaya modal proyek dan kemudian menjumlahkan arus-arus kas tersebut. pembayaran kembali memberikan indikasi mengenai risiko dan likuiditas suatu proyek. Ekspektasi arus kas bersih proyek adalah sebagai berikut : EKSPEKTASI ARUS KAS BERSIH TAHUN PROYEK S PROYEK T 0 ($10. Metode IRR yang dimodifikasi. Proyek akan diterima jika IRR-nya lebih besar daripada biaya modal A.000 3. NPV. Periode Pembayaran Kembali Periode pembayaran kembali didefinisikan sebagai sejumlah tahun yang dibutuhkan untuk mengembalikan biaya suatu proyek Metode ini mengabaikan arus kas diluar periode pembayaran kembali dan tidak mempertimbangkan nilai waktu dari uang. sedangkan IRR berasumsi arus kas akan diinvestasikan kembali pada tingkat IRR proyek. Metode NPV dan IRR lebih unggul daripada metode pembayaran kembali. A.500 24 Modul Manajemen Keuangan GICI . A. MENILAI PERINGKAT PROYEK Proses menganalisis potensi investasi aktiva tetap dapat dilakukan dengan lima teknik analisis penganggaran modal : 1.500= $10.TEKNIK PENGANGGARAN MODAL KOMPETENSI 1.000 3. PEMBAYARAN KEMBALI TERDISKONTO . A. JADI Tahun sebelum pengembalian penuh adalah tahun ke-2 Proyek T sesuai ekspektasi arus kas (tabel soal) modal akan kembali pada tahun ketiga ($3.000) 1 6.000 + $ 500= $10.2. maka dapat terjadi konflik peringkat. Periode pembayaran kembali . Tingkat pengembalian internal (IRR. Metode ini mempertimbangkan nilai waktu dari uang tetapi mengabaikan arus kas diluar periode pembayaran kembali. maka sebaiknya menggunakan metode NPV. Jika terjadi konflik peringkat.3. Metode pembayaran kembali terdiskonto ( Discounted payback period) 3.500 + $ 3. Metode IRR yang dimodifikasi memperbaiki masalah yang terdapat dalam IRR biasa. karena NPV berasumsi arus kas akan diinvestasikan kembali pada tingkat biaya modal perusahaan .$6. Manakah proyek yang sebaiknya diterima jika mereka bersifat independent 3. Direktur penganggaran modal telah meminta anda untuk menganalisis dua usulan investasi modal.000 3. Metode nilai sekarang bersih (NPV-Net Present Value) 4. CONTOH SOAL : Anda adalah seorang analis keuangan .500 2 3. nilai sekarang bersih (NPV). MENILAI PERINGKAT PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN LIMA TEKNIK YAITU PEMBAYARAN KEMBALI.000). IRR DAN MIRR) 2.500 4 1. Ekspektasi arus kas bersih proyek adalah 12 %. MENGAMBIL KEPUTUSAN PROYEK DALAM PENGANGGARAN MODAL Penganggaran Modal adalah proses menganalisis potensi investasi aktiva tetap dan keputusan penganggaran modal mungkin adalah keputusan paling penting yang harus diambil oleh para manajer keuangan. MIRR melibatkan perhitungan nilai akhir (TV) dari arus kas masuk yang dimajemukkan pada tingkat biaya modal perusahaan dan kemudian menentukan tingkat diskonto yang memaksa nilai sekarang TV menjadi sama dengan nilai sekarang arus kas keluar.500 + $3. Metode Pengembalian Internal (IRR) Metode pengembalian internal didefinisikan sebagai tingkat diskonto yang memaksa NPV proyek sama dengan nol. Metode Pembayaran Kembali Terdiskonto Metode Pembayaran Kembali Terdiskonto mirip dengan metode pembayaran kembali biasa kecuali bahwa metode ini mendiskontokan arus kas pada tingkat biaya modal proyek. Hitunglah periode pembayaran kembali.000) ($10.Internal Rate of Return) 5.500 (lihat tabel soal tahun pertama diharapkan arus kas 6. Investasi kembali pada tingkat biaya modal umumnya adalah asumsi yang lebih baik karena lebih mendekati kenyataan.

000+$3.000 =2. Pembayaran Kembali Tahun sebelum pengembalian penuh Pembayaran kembali S = PROYEK T ($10.500 =2.500.000 (lihat tabel soal tahun kedua diharapkan arus kas $3.12)2+$3.500/(1. NPV proyek S 3.01 NPV T = -$10.500/(1.$500 JADI Proyek S.23 TV T = $3.12)4 = $. a.12)1+$3. IRR proyek S 2.500 4 3.500)= -$3. TINGKAT PENGEMBALIAN INTERNAL CF1 CF2 CFn IRR =0 = CF0 +______+ ______ +…… + _____ (1+IRR)1 (1+IRR)2 (1+IRR)n 0= n CFt ∑ ______ t=0 (1+IRR)t IRR S = 18.000+$6.630.500/(1.12)2+$3.12)2+$3.d MODIFIKASI IRR PV BIAYA = PV NILAI AKHIR n CIFt (1+k)n-1 ∑ t=0 n COFt ∑ ______ = __________________________ t=0 (1+k)t (1+MIRR)n PV BIAYA = TV ______________ (1+MIRR)n TV S = $6.500)* 2 ( 500) 3 2.500) (3.000.500.000)= .72 1.000 + Biaya yang belum dikembalikan pada awal tahun _______________________________________ Arus kas selama tahun berjalan Pembayaran kembali s = 2 + $ 5.500/(1.000/$3.255.12)3+$3.000 JADI Proyek T.12)1+$3.000/(1.NILAI SEKARANG BERSIH CF1 CF2 CFn NPV= CF0 +______+ ______ +…… + _____ 1 2 (1+k) (1+k) (1+k)n = n CFt ∑ ______ t=0 (1+k)t NPV S = -$10. biaya yang belum dikembalikan pada awal tahun adalah .$3.c. MENGAMBIL KEPUTUSAN PROYEK DALAM PENGANGGARAN MODAL 2.000/(1.500 = .500/(1.12)3+$1000/(1.0 % IRR T = 15.$3.= . MIRR proyek S 25 Modul Manajemen Keuangan GICI .12)3+$3.12)1+$1000 = $17.000) 500 4. Manakah proyek yang sebaiknya diterima jika independen Proyek yang mendapat peringkat lebih tinggi 1.17 years Pembayaran kembali t = 2+ $3.12)2+$3.500/(1.500 = $16.500 1. metode pembayaran kembali proyek S 2.000 HASIL EKSPEKTASI ARUS KAS BERSIH (CFt) TAHUN PROYEK S 0 ($10.b.000/(1.$3.500/(1.12)1+$3.00/ $ 3.$3.86 years 1.61% MIRR T= 13.$6.12)3+$3.65 MIRR S= 14.500 (lihat tabel soal tahun kedua diharapkan arus kas $3.000) 1 (3.000/(1.500 (lihat tabel soal tahun pertama diharapkan arus kas 3. biaya yang belum dikembalikan pada awal tahun adalah .0% 1.73% B.12)4 = $.500/(1.$ 500 *= -$10.$ 3.000) (6.500)= -$6.727.966.500/(1.

Proyek S dan Proyek T. IRR.500 2 3. Tingkat pangembalian internal (IRR) dan tingkat pengembalian internal yang dimodifikasikan (MIRR) setiap proyek 2. tiga motif memegang kas – Motif transaksi – Motif berjaga-jaga – Motif spekulasi Kas yang efisien : Manajemen kas yang efisien terletak pada : – Penyediaan jumlah kas yang aman – Pengadaan kas dengan cepat – Investasi kas dalam investasi jangka pendek untuk menghasilkan penghasilan yang layak Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya persediaan kas minimal.000) 1 6.000 3. Keynes . Hitunglah periode pembayaran kembali. nilai sekarang bersih (NPV). Tambahan lagi. Masing-masing proyek memiliki biaya sebesar $ 20. • Perimbangan antara aliran kas masuk dengan aliran kas keluar • Penyimpanan terhadap aliran kas yang diperkirakan • Adanya hubungan yang baik dengan bank-bank 26 Modul Manajemen Keuangan GICI . Manakah proyek yang sebaiknya diterima jika eksklusif Kita akan memilih proyek S karena nilai NPV lebih tinggi pada k=12% TUGAS Anda adalah seorang analis keuangan .000) ($12.500 3.500 3 3.M. Manakah proyek yang sebaiknya diterima jika mereka bersifat independent 3.000 dan biaya modal dari setiap proyek adalah 12 % . dan MIRR.Seluruh metode menghasilkan peringkat Proyek S berada di atas Proyek T.500 Pertanyaan : 1. Ekspektasi arus kas bersih proyek adalah sebagai berikut : EKSPEKTASI ARUS KAS BERSIH TAHUN PROYEK S PROYEK T 0 ($12. Manakah proyek yang sebaiknya diterima jika mereka bersifat saling eksklusif BAB. Direktur penganggaran modal telah meminta anda untuk menganalisis dua usulan investasi modal. Ekspektasi arus kas bersih proyek adalah 12 %.500 4 1.000 3.000 3. kedua proyek dapat diterima menurut criteria NPV. 7 MANAJEMEN KAS DAN SURAT BERHARGA JANGKA PENDEK Kas Dalam Perusahaan Manfaat Kas: – Biaya operasi sehari-hari – Investasi baru aktiva tetap Aliran Kas : • Aliran kas keluar (Cash outflow) • Aliran kas masuk (Cash inflow) Sifat aliran kas : – Terus menerus (continue) – Tidak terus menerus (intermittent) Motivasi memegang kas : Menurut J. jadi kedua proyek seharusnya akan diterima jika kedua proyek tersebut independent 3.

dan dapat dipertahankan oleh perusahaan.Panduan dalam pengganggaran modal Menggunakan arus kas bukan laba akuntansi • Suatu perusahaan menerima dan mampu melakukan investasi kembali arus kas. sebab sudah tenggelam dalam proyek dan tak bisa diubah. • Kebutuhan modal kerja terikat sepanjang umur proyek. • Arus kas yang diperoleh dari bagian perusahaan manapun yang mungkin dihasilkan dari keputusan yang ada harus dipertimbangkan pada saat membuat keputusan tersebut Memasukan kebutuhan modal kerja • Proyek baru membutuhkan investasi tambahan dalam modal kerja. Mempercepat pengumpulan kas •Pengurangan waktu penagihan piutang Dengan cara : – Perusahaan melakukan penagihan sedini mungkin – Penggunaan preauthorized debit untuk menghilangkan proses penagihan • Pengurangan waktu pengumpulan kas Dalam mempercepat pengumpulan kas yang perlu diperhatikan : – Waktu pengumpulan • Lock box system • Bank konsentrasi. • Dalam mengukur arus kas dengan cara berpikir secara incremental – dilihat tambahan arus kas setelah pajak • Dasar : Aksioma 4 . • Jika hanya mengeser penjualan dari satu barisan produk ke barisan produk baru tidak akan membawa sesuatu yang baru. laba akuntasi ditujukan saat dihasilkan bukan saat uangnya ada ditangan. pangsa pasar diambil dari pesaing atau penjualan yang seharusnya hilang sebab produk pesaing yang baru. • Arus kas secara tepat menggambarkan waktu manfaat dan biaya : – Saat uang diterima – Saat dapat diinvestasi kembali – Saat harus dibayar Berpikir secara tambahan • Adanya kemungkinan untuk menemukan arus kas yang diharapkan perusahaan dari sebuah usulan investasi yang bersifat tambahan. tingkat pengembalian yang disyaratkan menggambarkan biaya dana yang dibutuhkan untuk mendukung proyek. inilah tambahan arus kas yang relevan. Tambahan arus kas – satu satunya pertambahan nilai yang dihitung. • Segala arus kas yang tidak dipengaruhi oleh keputusan menerima-menolak tidak dimasukan dalam analisis penganggaran modal Bertanggung jawab atas biaya kesempatan • Arus kas biaya kesempatan harus menggambarkan arus kas bersih yang seharusnya diterima jika proyek yang dipertimbangkan ditolak Putuskan apakah biaya overhead memang merupakan tambahan arus kas • Kosep pada apakah proyek spesifik mendapatkan manfaat dari biaya overhead tapi apakah jenis-jenis overhead adalah tambahan arus kas yang berhubungan dengan proyek dan relevan bagi penganggaran modal. Lanjutan ………… Waspada terhadap arus kas yang dialihkan dari produk yang sudah ada • Dalam menentukan arus kas proyek yang diusulkan harus mempertimbangkan hanya penjualan tambahan yang diterima perusahaan secara keseluruhan. Mancari pengaruh kebetulan atau sinergi • Dalam beberapa kasus proyek baru mengambil penjualan dari proyek perusahaan yang sekarang. • Intinya . baik mengalir ke dalam atau keluar Sunk Cost bukan tambahan arus kas • Arus kas dipengaruhi oleh pembuatan keputusan. usaha baru mungkin menghasilkan penjualan baru ke barisan produk/jasa yang sudah ada. maka biaya harus diukur berdasarkan tambahan. 27 Modul Manajemen Keuangan GICI . harus memisahkan keputusan investasi dari keputusan pembiayaan. Abaikan pembayaran bunga dan arus pembiayaan • Dalam evaluasi proyek baru dan menentukan arus kas. • Tambahan arus kas setelah pajak apa pun yang mempengaruhi perusahaan secara keseluruhan merupakan arus kas yang relevan. maka manajer (pertama) menentukan kelayakan proyek lalu menentukan bagaimana cara pendanaan yang terbaik. kebutuhan akan modal kerja dianggap arus kas walaupun modal kerja tersebut tetap terdapat pada perusahaan. • Sunk cost : arus kas yang sudah sering terjadi. jika proyek berakhirbiasanya ada arus balik kas masuk ketika modal kerja dapat diuangkan Pertimbangan tambahan biaya • Arus kas masuk dari proyek baru diukur berdasarkan tambahan.

Barang modal adalah barang-barang yang ada dalam perusahaan yang belum digunakan atau bagian debet pada neraca. (Schwiedland)  Modal adalah kekuasaan menggunakan yang diharapkan atas barang-barang modal yang belum digunakan. (Prof. (Prof.  Modal hanya terbatas pada pengertian uang.MEMPERLAMBAT PENGELUARAN KAS Pengendalian pengeluaran kas – sentralisasi hutang • Prosedur operasi pembayaran kas harus dibentuk • Payable through draft (PTD) . • Menyusun kembali estimasi keseluruhan penerimaan dan pengeluaran setelah adanya transaksi financial INVESTASI DALAM SEKURITAS • Investasi pada sekuritas akan dilakukan oleh perusahaan jika terdapat kelebihan kas. tujuan untuk mendapatkan bunga. penggunaan suatu rekening kas konsentrasi bersama-sama dengan berbagai rekening pembayaran kas yang bersaldo nol dengan tujuan meniadakan saldo kas menganggur dalam rekening pembayaran. • Menyusun perkiraan atau kebutuhan dana atau kredit bank/sumber dana lain yang diperlukan untuk menutup defisit kas karena rencana operasinya perusahaan. • penyelenggaraan suatu rekening pembayaran kas yang terpisah untuk pembayaran gaji dan deviden kas. dapat dilakukan dalam tiga segmen – Segmen kas tunai (ready cash segment) – Segmen kas terkendali (controllable cash segment) – Segmen kas bebas (free cash segment) Hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan sekuritas yang dapat segera dijual : – Keamanan – Marketabilitas – Pendapatan – Waktu jatuh tempo BAB. 8 MODAL & JENIS-JENIS MODAL DEFINISI MODAL Non physical Oriented  daya beli yang terkandung dalam barang modal. Menyusun estimasi penerimaan dan pengeluaran menurut rencana operasional perusahaan. suatu alat yang digunakan untuk memperlambat pembayaran. (A. (Prof. BUDGET KAS Yaitu estimasi terhadap posisi kas untuk suatu periode tertentu yang akan datang. 28 Modul Manajemen Keuangan GICI .Von Komorzynsky)  Modal sebagai kolektivitas dari barang-barang modal. dividen atau kenaikan harga sekuritas • Investasi portofolio jangka pendek. maupun berupa daya beli atau nilai tukar dari barang-barang yang tercatat di sebelah kredit.Meij)  Modal sebagai kekuasaan untuk menggunakan barang-barang modal. • Penyelenggaraan rekening bersaldo nol .Baker)   Physical Oriented  Hasil produksi yang digunakan untuk produksi lebih lanjut. (Lutge)  Modal meliputi uang dan barang. • Penyusunan budget kas – Perusahaan akan mengetahui dalam kondisi deficit atau surplus kas. – Periode penyusunan dalam bulanan atau kuartalan • Budget kas dapat dibedakan dalam dua bagian : – Estimasi penerimaan kas – Estimasi pengeluaran kas MAKSUD PENYUSUSAN BUDGET KAS Kemungkinan posisi kas sebagai hasil rencana operasi perusahaan • Kemungkinan adanya surplus atau deficit karena rencana operasinya perusahaan • Saat-saat kapan kredit dibayar kembali TAHAPAN PENYUSUNA BUDGET KAS .Amonn & J. Polak)  Modal sebagai barang-barang konkrit yang masih ada dalam perusahaan yang terdapat di sebelah debet pada neraca.

Elemen-elemennya selalu berubah dalam jangka pendek & jangka panjang. menjadi: Susunannya relatif variabel. aktiva lancar & aktiva tetap.MODAL AKTIF Tertera bentuknya debet di sebelah urut pada neraca. kredit Tertera di sebelah dikurangi. Berdasarkan fungsi bekerjanya modal aktif dibedakan menjadi: pada neraca. SUMBER DANA LABA DITAHAN AKUMULASI PENYUSUTAN 29 Modul Manajemen Keuangan GICI EKSTERN KREDITUR PEMILIK BANK & MODAL PERUSAHAAN PASAR NON BANK . Modal Asing Modal Tetap Sekali rnya sumbe nurut dibeli tidak mudah Me Men MODAL PASIF aktiva dalam perusahaan. modal Modal Kerja pasif dapat dibedakan Jumlahnya fleksibel. Berdasarkan asal. Berdasarkan lamanya perputaran. Modal sendiri Proses perputaran dalam jangka pendek. INTERN Proses perputarannya panjang. Susunannya relatif permanen.

Bersifat fleksibel. INTERN  Berasal dari hasil kegiatan perusahaan. Mempengaruhi politik perusahaan. Pengertian Modal Kerja Modal kerja didefinisikan sebagai modal yang digunakan untuk membiayai oprasional perusahaan sehari-hari. 2. Mempunyai hak atas laba setelah dikurangi pembayaran bunga atas modal asing. BAB. kelancaran perusahaan. keselamatan.9 Manajemen Modal Kerja 1. Dijamin mempunyai hak preferen (hak untuk didahulukan sebelum modal sendiri). terutama yang memiliki jangka waktu pendek. Modal Asing Memperhatikan kepentingan sendiri. Modal kerja juga diartikan seluruh aktiva lancar yang dimiliki suatu perusahaan 30 Modul Manajemen Keuangan GICI . Tidak berpengaruh kepada penyelenggaraan perusahaan. Ada beban bunga tanpa memandang adanya kerugian & keuntungan. Dapat dicari dari berbagai sumber.SUMBER PENAWARAN MODAL 1.  Kelebihan: Jumlah dana yang digunakan tidak terbatas. Dana yang tersedia sebagian besar telah memenuhi kebutuhan dana perusahaan. Hanya sementara turut bekerjasama dengan perusahaan. Menjadi jaminan & haknya setelah modal asing dalam likuidasi. Modal Sendiri Berkepentingan kepada kontinuitas. Tersedia setiap saat. Biaya pemakaian relatif mudah. EKSTERN  Berasal dari hasil kegiatan perusahaan.  Kelebihan: Perusahaan tidak mempunyai kewajiban untuk membayar.

Seluruh investasi dalam aktiva lancar.(kencana: 2010). f. Dalam praktiknya sering kali bahwa lebih dari separuh dari total aktiva merupakan bagian dari aktiva lancar (modal kerja perusahaan). Konsep kualitatif. Van Home. menyebutkan bahwa modal kerja adalah seluruh aktiva lancar. apabila rasio keuangannya. c. relative terbatas untuk memasuki pasar dengan modal besar dan jangka panjang. Memungkinkan perusahaan untuk memperoleh tambahan dana dari para kreditor. memenuhi syarat seperti likuiditas yang terjamin. Pendanaan perusahaan lebih mengandalkan pada utang jangka pendek. Perusahaan mampu melindungi diri apabila terjadi krisis modal kerja akibat turunnya nilai aktiva lancar. hal:214 5 Khasmir. Modal kerja yang diartikan seluruh aktiva lancar dikurangi dengan menambah pengeluaran pemerintah. Modal kerja bersih( net working capital). Manajemen modal kerja melibatkan sebagian 1 2 3 besar jumlah asset perusahaan. Perubahan tersebut akan berpengaruh terhadap modal kerja perusahaan. hal: 212 6 Khasmir. Pengantar Manajemen Keuangan. tetapi investasi lancar dalam piutang dan sedian tidak dapat dihindarkan harus segera terpenuhi. piutang. Van Home. perlu manajemen modal kerja. utang lancar dinamakan modal kerja bersih Sedangkan manajemen modal kerja merupakan suatu pengelolaan investasi perusahaan dalam aset jangka menyediakan lapangan kerja. pendek. Pengantar Manajemen Keuangan. Khusus bagi perusahaan kecil manajemen modal kerja sangat penting karena investasi dalam aktiva tetap dapat ditekan dengan menyewa. yang tentunya dapat mempengaruhi modal kerja. b. Modal kerja kotor( gross working capital). hal:214 3 Khasmir. d. modal kerja perusahaan dibagi 2 jenis: a. Bahwa kegiatan seorang manajer keuangan lebih banyak dihabiskan di dalam kegiatan oprasional perusahaan dari waktu kewaktu. dll. Pengantar Manajemen Keuangan. Memungkinkan perusahaan untuk memiliki sediaan yang cukup dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggannya. terutama bagi kesehatan keuangan dan kinerja perusahaan adalah: a. Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan. b. dan juga saldo kas. hal: 210 2 James C. Dengan modal kerja yang cukup perusahaan memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban pada waktunya. Pemenuhan kewajiban yang sudah jatuh tempo dan segera harus dibayar secara tepat waktu merupakan ukuran keberhasilan manajemen modal kerja. hal: 214 31 Modul Manajemen Keuangan GICI .(kencana: 2010). Konsep fungsional. Guna memaksimalkan penggunaan aktiva lancar guna meningkatkan penjualan dan laba. artinya likuiditas perusahaan sangat tergantung kepada manajemen modal kerja. hal: 211 4 James C. Modal kerja digunakan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas perusahaan. merupakan seluruh komponen aktiva lancar dikurangi dengan seluruh total kewajiban lancar(utang jangka pendek). seperti mengurangi tingkat upah minimum. Pengantar Manajemen Keuangan.6 • Tujuan manajemen modal kerja bagi perusahaan adalah sebagai berikut: a. Oleh karena itu. Bagi perusahaan yang relatif kecil fungsi modal kerja juga amat penting. Dalam manajemen modal kerja terdapat beberapa konsep modal kerja yang sering digunakan. e. c. 1 Khasmir. Kenaikan penjualan berkaitan dengan tambahan. Konsep ini disebut modal kerja bersih atau (net working capital). d. cepat sekali berubah. atau setelah aktiva lancar dikurangi dengan utang lancar. b.Bagaimana mengatasi pengangguran dengan berbagai cara.(kencana: 2010). adalah semua komponen yang ada di aktiva lancar secara keseluruhan dan sering disebut modal kerja. (salemba empat: 1997). Bahkan terkadang bagi perusahaan tertentu jumlah aktiva lancar lebih dari setengah jumlah investasinya tertanam di dalam perusahaan. f.4 Konsep ini sering disebut dengan modal kerja kotor (gross working capital).5 • Dari konsep di atas. Artinya bagaimana mengelola investasi dalam aktiva lancar perusahaan. c. Arti Penting dan Tujuan Manajemen Modal Kerja • Pentingnya manajemen modal kerja perusahaan. menekankan kepada fungsi dana yang dimiliki perusahaan dalam memperoleh laba. sejumlah dana yang dimiliki dan digunakan perusahaan untuk meningkatkan laba perusahaan. Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan. Investasi dalam aktiva lancar. e. merupakan konsep yang menitik beratkan kepada kualitas modal kerja. b. Konsep modal kerja dibagi menjadi 3: a. Artinya. Terdapat hubungan yang sangat erat antara pertumbuhan penjualan dengan kebutuhan modal kerja. 2. Dalam konsep ini melihat selisih antara jumlah aktiva lancar dengan kewajiban lancar. sedian. Konsep kuantitatif. Demikian pula sebaliknya. Hal ini disebabkan perusahaan kecil.(kencana: 2010). (salemba empat: 1997).

maksudnya adalah pendapatan atau laba yang diperoleh pada priode tertentu. sehingga sangat memengaruhi dalam kemempuan membayar kewajibannya. artinya perusahaan menambah utang baru . namun kecepatan dalam hal membayar kewajiban berbeda. Untuk meningkatkan penjualan bisa dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah melalui penjualan secara kredit.000 1. begitu pula sebaliknya. Sumber Modal Kerja • Berikut ini beberapa sumber modal kerja yang dapat digunakan. terutama yang tidak produktif dimana uangnya dimasukkan ke aktiva lancar atau digunakan untuk membayar utang jangka pendek.000 SEDIAAN 600. • Keuntungan penjualan surat berharga. c. • Penjualan obligasi. Jenis perusahaan dalam praktiknya meliputi perusahaan yang bergerak dibidang jasa dan non jasa (industry). Syarat kredit atau penjualan yang pembayarannya dengan cara mencicil juga sangat mempengaruhi modal kerja.000 Dari porsi kedua neraca perusahaan di atas terdapat persamaan yaitu dalam hal total aktiva lancar yaitu sama-sama 3. Kebutuhan dalam perusahaan industry lebih besar jika dibandingkan dengan perusahaan jasa. Pengaruh tingkat perputaran sediaan terhadap modal kerja cukup penting bagi perusahaaan. begitu pula sebaliknya. hanya saja peruntukan pinjaman jangka panjang biasanya digunakan untuk kepentingan investasi. artinya perusahaan mengeluarkan sejumlah obligasi untuk dijual kepada pihak lainnya.800. adanya tambahan modal dari pemilik atau perolehan laba dalam priode tertentu yang dimasukan ke aktiva lancar. artinya perusahaan melepas sejumlah saham yang masih dimiliki untuk dijual kepada berbagai pihak. oleh karena itu hubungan antara likuiditas dan modal kerja sangat diperlukan. yaitu: • Hasil oprasi perusahaan. maka kebutuhan modal kerja makin tinggi.000 UTANGLANCAR 1. Dana ini biasanya tidak digunakan beban biaya sebagai mana pinjaman dan tidak ada kewajiban pengembalian. Makin kecil atau rendah tingkat perputara. Khusus untuk pinjaman jangka panjang juga dapat digunakan.800.800.000 PIUTANG 1. Artinya.000 dan utang lancar 1.7 7 Khasmir. Waktu produksi. Dalam hal ini PT Tempilang lebih baik karena jika memerlukan dana cepat untuk memenuhi atau membayar kewajiban PT Tempilang bisa langsung memenuhi karena dia memiliki persediaan kas yang lebih banyak.800. hal: 220 32 Modul Manajemen Keuangan GICI . d. • Penjualan aktiva tetap. Agar lebih mudah memahami dapat dilihat dalam ilustrasi berikut ini. Oleh karena itu terdapat hubungan yang erat antara keduanya. 3. maka akan makin besar modal kerja yang dibutuhkan. b.000 TOTAL AKTIVA LANCAR 3. Secara khusus sumber modal kerja : Sumber modal kerja untuk pembiayaan permanen merupakan modal yang digunakan untuk mempertahankan sirkulasi modal perusahaan agar tidak macet. 5.000 1.(kencana: 2010). c. 4.400.000 Neraca PT tempilang Per 31 Desember 2008 KAS 1.000 PIUTANG 1. b. meskipun likuiditas antara perusahaan sama.000 TOTAL AKTIVA LANCAR 3000. Makin lama waktu yang digunakan untuk memproduksi suatu barang.000 UTANG LANCAR 1.800. Kita asumsikan ada dua perusahaan yaitu PT Bukit laying dan PT Tempilang dengan neraca sebagai berikut: Neraca PT Bukitlayang Per 31 Desember 2008 KAS 600. Penjulan barang secara kredit memberikan kelonggaran kepada konsumen untuk membeli barang dengan cara pembayaran diangsur. • Penjualan saham. maksudnya yang dijual aktiva tetap yang kurang produktif atau masih menganggur.400. Sumber utama modal kerja untuk pembiayaan permanen adalah modal sendiri namun juga masih kurang dapat ditambah dari pinjaman jangka panjang.000 SEDIAAN 1. artinya adanya penjualan aktiva tetap. artinya jangka waktu atau lamanya memproduksi suatu barang.000. namun terdapat perbedaan dalam komposisi aktiva lancarnya. Dan ini merupakan tanggung jawab utama dari seorang manajer keuangan untuk mampu mengelolanya. • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Modal Kerja Dalam peraktiknya terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi modal kerja antara lain tergantung dari: a. Adanya penambahan utang. • Memperoleh pinjaman dari kreditor. baik dalam hal penyediaan dana maupun penggunaan dana yang berkaitan dengan aktivitas usahanya. Pengantar Manajemen Keuangan. Besarnya selisih antara harga beli dan harga jual surat berharga tersebut. Artinya.Tujuan di atas akan dapat tercapai apabila modal kerja perusahaan dapat dikelola secara benar sesuai dengan konsep manajemen modal kerja. Adanya pengurangan aktiva tetap.000. • Memperoleh dana hibah dari berbagai lembaga. juga dapat digunakan untuk keperluan modal kerja.000. Adanya kenaikan modal. Hubungan Likuiditas Dan Modal Kerja Seperti diketahui bahwa salah satu nilai penting dari likuiditas perusahaan adalah untuk memenuhi sejumlah dana yang diperlukan pada saat dibutuhkan.000. yaitu: a. • Secara umum kenaikan dan penurunan modal kerja disebabkan tiga faktor.000. Sementara itu dalam manajemen modal kerja kebutuhan dana juga merupakan bagian penting. terutama pinjaman jangka pendek.

18 kali dibulatkan (5.6.5 = 856 2.45 kali dibulatkan 4. Biaya produksi per unit produk radio sebagai berikut: 1. Bahan plastik & melamin Rp 2.sedangakan tahun 2008 dengan cara yang sama: perputaran modal kerja = 4.150 : 800 = 5.5 kali di mana penggunaan setiap Rp.modal kerja dapat menghasilkan penjualan sebesar Rp. 1.1 50 Penjualan bersih ( net sales) Total aktiva lancar (current assetss) 6 85 0 80 Untuk tahun 2007 dapat dilihat sebagai berikut: Perputaran modal kerja = 3850 : 856 = 4. Ta hun 2007 3. Penggunaan modal kerja di atas jelas akan mengakibatkan perubahan modal kerja. mesin dan lain-lain) Pembayaran utang jangka panjang f. Metode saldo rata-rata: penjualan bersih besarnya modal kerja = Perputaran modal kerja contohnya : Komponen Laporan Keuangan 007 Penjualan bersih ( net sales) .2 kali) perputaran modal kerja dapat menghasilkan Rp. Toboali memproduksi radio sebanyak 200 unit/hari dan beroperasi selama 25 hari dalam sebulan. Untuk mengukur perputaran modal kerja adalah dengan cara membandingakan antara penjualan dengan modal kerja.000. Pengukuran ini sebaiknya dengan menggunakan dua periode atau lebih sebagai pembanding. Untuk menutupi kerugian akibat penjualan surat berharga.3. Pengambilan uang atau barang untuk kepentingan pribadi. Dalam praktiknya modal kerja suatu perusahaan tidak akan berubah apabila terjadi: a. c. namun perubahan modal kerja tergantung dari penggunaan modal kerja itu sendiri.5 Untuk tahun 2007 dapat dilihat sebagai berikut: jadi besarnya modal kerja pda tahun 2007 adalah 3850 : 4.2. 4. Pembelian surat berharga secara tunai c. Pembelian aktiva tetap(tanah. Pengeluaran untuk gaji.5.8. Metode unsur-unsur biaya PT.850 Perputaran modal kerja . Penggunaan Modal Kerja Secara umum dikatakan bahwa penggunaan modal kerja biasa dilakukan perusahaan untuk: a.5 kali Artinya perputaran modal kerja tahun 2007 sebanyak 4. Metode Menentukan Besarnya Modal Kerja Ada dua metode untuk menghitung besarnya modal kerja: 1.2. 850 Ta hun 2008 4. kendaraan. bangunan. sehingga memudahkan kita untuk menilainya. Pembelian barang dagang dan bahan lainnya secara tunai b. Rumus yang digunakan untuk mencari perputaran modal kerja adalah sebagai berikut: Penjualan Bersih Perputaran modal kerja = Modal Kerja d. e. upah. Bahan tembaga Rp 500.5.. Perubahan bentuk piutang misalnya dari piutang dagang kepiutang wasel 7. Pengeluran untuk membeli bahan baku atau barang dagangan. Artinya seberapa banyak modal kerja berputar selama suatu periode atau dalam beberapa periode. Perputaran modal kerja Salah satu alat ukur untuk menentukan keberhasilan dan keefektifan manajemen modal kerja adalah diukur dari perputaran modal kerjanya atau working capital turnover-nya. Sebagai contoh dapat dilihat dari data di bawah ini: Komponen Laporan Keuangan b. Upah langsung Rp 750.4 3 2 33 Modul Manajemen Keuangan GICI . dan biaya oprasi perusahaan.

Tbk PT RAY IBRAHIM.800.000 x 15 hari = Rp 6.500.000 Biaya administrasi = Rp 200. Periode perputaran Bahan plastik & melamin = 5 + 7 + 3 = 15 hari bahan Tembaga = 7 + 3 = 10 hari .000.000 9.000 Rp 8.000 Pertanyaan: Berapa modal kerja yang dibutuhkan PT Toboali? Jawab: . Kebutuhan Modal kerja Bahan plastik dan melamin = 200 x Rp 2.Untuk pembelian bahan palstik diperlukan: • Uang muka rata-rata 5 hari sebelumnya • Proses produksi memerlukan waktu 7 hari • penyimpanan 3 hari Untuk proses produksi tembaga diperlukan: • proses produksi memerlukan 7 hari • penyimpanan 3 hari • Biaya administrasi perbulan Rp 200.000.000 sediaan minimum kas = Rp 100. Tbk Neraca Perbandingan Per 31 Desember 2007 & 2008 (dalam jutaan) Pos-pos dalam neraca Aktiva Lancar Kas Perlengkapan Piutang Sediaan Total Aktiva Lancar Aktiva Tetap Tanah Mesin Kendaraan Akumulasi penyusutan Total Aktiva Tetap Total Aktiva Utang Lancar Utang Bank Utang dagang Utang wesel Total Utang Lancar Utang Jangka Panjang Utang Hipotek Total hutang jngk pnjng Ekuitas Modal setor Manajemen Keuangan GICI Laba ditahan Total Ekuitas Total passive tahun 2007 250 140 350 125 865 735 2500 1500 (400) 4335 5200 550 100 100 750 2000 2000 2000 450 2450 5200 Periode tahun 2008 350 50 250 150 800 735 3790 1500 (925) 5100 5900 200 200 50 450 1450 1450 2500 1500 4000 5900 Perubahan naik Turun 100 90 100 25 65 290 25 65 700 50 100 50 300 50 (200) 500 1050 1550 34 Modul . Laporan Sumber dan penggunaan modal kerja Neraca perbandingan PT RAY IBRAHIM.000 • Sediann kas minimum Rp 100.000 Bahan tembaga = 200 x Rp 500 x 10 hari = Rp 1.000 Upah langsung = 200 x Rp 750 x 10 hari = Rp 1.

Menyediakan cadangan dana (Bad debt atau Piutang raguragu)..575. Pembelian Mesin 2.- BAB. 2008 350 50 250 150 200 200 50 - Perubaha n Naik 100 25 350 Turun 90 100 100 50 525 525 290 235 525 2.Thn. 2007 250 140 350 125 550 100 100 Thn.Laporan perubahan modal: Komponen Periode Kas Perlengkapan piutang sediaan Utang bank Utang dagang utang wesel Kenaikan modal kerja Sumber modal kerja 1.Rp 2.Rp 550 . Tidak terbayarnya piutang. Modul Manajemen Keuangan GICI . Biaya pengumpulan piutang (cash discount). hasil operasi: .075. Pembayaran Utang Hipotek Kenaikan modal kerja bersih Rp Rp 1.050.Rp 235.Penyusustan Rp 525. 35 Strategi persaingan  memperbesar market share.  DEFINISI PIUTANG USAHA (Account Receivable) Tagihan kepada pelanggan yang timbul dari penjualan barang dagangan secara kredit.500.290.Rp 1.- Rp 1. Penjualan saham Jumlah modal kerja Penggunaan modal Kerja 1.laba Rp 1.11 MANAJEMEN PIUTANG Resiko Penjualan Kredit Tujuan Penjualan Kredit  Menaikkan volume penjualan dalam suatu periode.840. Keterlambatan waktu pembayaran piutang.

Menyelidiki kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya. & kebijakan pengumpulan piutang (penagihan). Character  tingginya respek pelanggan terhadap kewajibannya. 5. biaya yang tertanam dalam piutang. dilihat dari karakter manajemen perusahaan 2. a.  Kebijakan kredit yang optimal  Marginal cost atas kredit = Marginal profit penjualan kredit. syarat kredit. 1. ♦ Marginal cost yang berkaitan dengan penjualan kredit  biaya atas piutang tak tertagih (bad debt). Mengadakan Modul Manajemen Keuangan GICI klasifikasi pelanggan berdasarkan risiko pembayaran. Capital  posisi keuangan perusahaan yang ditunjukkan oleh rasio keuangan & besarnya modal sendiri. 3. Evaluasi pemberian kredit dilakukan dengan menilai 5 faktor (The Five C’s of Credit). ♦ Marginal cost  biaya produksi & penjualan. STANDAR KREDIT Kriteria untuk menyeleksi permintaan kredit dari langganan. • Soliditas Moril pimpinan •  Sifat dan moril dari 36 3. PENETAPAN KEBIJAKAN KREDIT keputusan untuk menetapkan standar kredit. yaitu: 1. 2.  debitur. seperti surat berharga. biaya pengumpulan dan administrasi piutang . Condition  kondisi ekonomi secara umum yang memengaruhi kebijakan ekonomi perusahaan. . Soliditas Finansiil  Jumlah modal kerja yg dimiliki. Capacity  kemampuan pelanggan membayar kewajiban berdasarkan aspek likuiditas & proyeksi aliran kas. Menentukan besarnya risiko yang akan ditanggung  Langkah Penyaringan Pelanggan: oleh perusahaan.PENETAPAN LANGKAH-LANGKAH MANAJEMEN PIUTANG PEMANTAUAN KEBIJAKAN KREDIT ANALISIS PERUBAHAN KEBIJAKAN PIUTANG USAHA 1. Collateral  aset milik pelanggan yang dijadikan jaminan. 4. SOLIDITAS: Tingkat kepercayaan terhadap suatu perusahaan • pihak luar Soliditas Komersiil  kebiasaan/kejujuran perusahaan terhadap kewajibannya pada pihak tertentu.

3. SYARAT KREDIT  Besarnya diskon yang diberikan kepada pelanggan yang membayar pada periode diskon.  Periode pengumpulan yang meningkat akan meningkatkan cost of bad debt  walaupun peningkatan efektivitas pengumpulan akan menaikkan biaya pengumpulan piutang.  1. tapi diharapkan dapat mengurangi cost of bad debt sehingga dapat menambah profit. Kerugian akibat kemungkinan piutang dagang yang tidak tertagih karena pelonggaran standar kredit & pelambatan waktu pengumpulan piutang. 37 Modul Manajemen Keuangan GICI . Termin Kredit Hal-hal yang terkait dalam pengumpulan piutang & kebijakan kredit adalah: 4. dll. Default risk. pengurangan jumlah piutang usaha untuk waktu mendatang. KEBIJAKAN PENGUMPULAN PIUTANG (PENAGIHAN)  Prosedur penagihan agar pelanggan membayar tepat waktu. pengumpulan pembayaran telepon. pelanggan  menggunakan kesempatan diskon /tidak. kotor. dilakukan dalam periode 5. Potongan Tunai (cash discount). agen pengumpulan. C. Lewat dari hari ke-30  dikenakan sanksi pembebanan bunga. net/30  langganan diberikan diskon 2% apabila pembayaran dilakukan dalam waktu 10 hari sejak tanggal pembelian.  Persentase pengurangan pembayaran dari penjualan Teknik karena piutang dengan surat.b. Kebiasaan Membayar para diskon.  Contoh: 2/10. Standar Kredit 2. atau tidak akan memperoleh diskon untuk pembayaran setelah 10 hari sampai dengan 30 hari.

Rp 900. Investasi dalam piutang. Dana yang tertanam di dalam piutang dalam 1x perputaran.000. 90 hari. Biaya tambahan investasi (cost of marginal investment). Periode rata-ratanya bisa 30 hari. PEMANTAUAN   Proses evaluasi kebijakan kredit yang telah dijalankan. Perpanjangan perode kredit dilakukan jika dapat menaikkan penjualan. Average investment = Total cost of sales / Receivable turnover 2. Tabel berisi informasi tentang umur. khususnya bila terjadi perubahan pola pembayaran pada pelanggan. • Pola penerimaan penagihan piutang usaha kurang baik karena > 50% tergolong sebagai pelanggan yang tidak tepat waktu  Perusahaan perlu mengkaji ulang kebijakan kreditnya secara menyeluruh.  Alat analisis: 1. 3. Kerugian piutang ragu-ragu berupa ongkos yang harus diperhitungkan sebagai faktor yang akan mengurangi keuntungan. 2 PERIODE PENAGIHAN (HARI) 20 51 80 96 • • Misalkan Perusahaan menetapkan batas waktu pembayaran piutang 30 hari. atau sebaliknya. Cost of cash discount = Persentase cash discount x Penjualan dalam periode tersebut 38 Modul Manajemen Keuangan GICI . dan periode penagihan piutang usaha. Pembeli/calon langganan akan tertarik membeli barang dalam jumlah yang lebih banyak jika diberikan tenggang waktu pembayaran yang longgar. Tambahan dana akibat keterlambatan pengumpulan piutang dari periode yang ditargetkan. Perputaran Piutang.000. DSO menurun bila piutang usaha menurun  disebabkan penerimaan yang lebih cepat. semakin besar dana yang tertanam di dalam inventori barang jadi (piutang).45% Rp 450.000. Volume penjualan. Sisanya tergolong pelanggan yang membayar melebihi batas waktu penagihan dimana rata-rata pelanggan membayar kewajibannya pada bulan kedua dari batas waktu penagihan. 60 hari.82 hari = 39 hari. Penjualan harian adalah rata-rarta penjualan sepanjang periode waktu yang terakhir. & sebaliknya. jumlah.000. sehingga tambahan profit yang diperoleh > cost of marginal investment. Semakin longgar periode kredit. Biaya piutang ragu-ragu (cost of bad debt).000. • Pelanggan yang membayarnya hingga batas akhir hanya mencapai 45%. UMUR(HARI) 0 – 30 31 – 60 61 – 90 >90 Tabel 1. Cost of bad debt = Persentase piutang ragu-ragu x penjualan 5. Rasio piutang terhadap penjualan harian. Biaya yang timbul karena kebijakan diskon untuk pelanggan. Cost of cash discount. DSO Rata-rata = 45% (20) + 50% (51) + 3% (80) + 2% (96) = 38. proporsi.000. ANALISIS PERUBAHAN KEBIJAKAN PIUTANG USAHA  Menentukan apakah syarat kredit yang berlaku saat ini perlu diubah. Receivable turn over = 360 hari / Periode Kredit 3. DSO naik  pelanggan lambat membayar kewajiban & menjadi indikasi kredit macet.000. Cost Marginal Investment = Rate of return x Marginal investment 4.  Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah: 1. Skedul Umur Piutang (Aging Schedule).Perubahan standar kredit akan mempengaruhi: 1. atau turunnya penjualan akibat kondisi ekonomi yang melesu. 2.000. 3. dimana nilainya tergantung jumlah penjualan & periode kredit.000. 2. Semakin lama periode kredit. semakin besar dana yang tertanam dalam piutang. Cost of bad debt (biaya piutang ragu-ragu atau piutang tak tertagih). 2. Skedul Umur Piutang JUMLAH PROPORSI Rp 405. Investasi rata-rata dalam piutang (average investment). Tingkat Penjualan Harian (Day’s Sales Outstanding). 3 Rp 18. 50 Rp 27.000. atau periode lain yang relevan.

TUJUAN PERSEDIAAN 1. Menghilangkan pengaruh ketidakpastian (mis: safety stock) 2. Persediaan merupakan investasi yang membutuhkan modal besar. ALIRAN MATERIAL Bahan dalam proses Vendor Bahan Barang dalam Barang Customer Pemasok mentah proses jadi (Pelanggan) Barang dalam Proses KAPASITAS VS PERSEDIAAN Kapasitas: merupakan kemampuan untuk menghasilkan produk Persediaan: semua persediaan material yang ditempatkan di sepanjang jaringan proses produksi dan jalur distribusi. Untuk mengantisipasi perubahan pada permintaan dan penawaran. pemasaran. 1. 2. Pada produk barang. MENGAPA PERSEDIAAN DIKELOLA? 1. a. BAB. Model Sartoris-Hill. dan fungsi keuangan.12 MANAJEMEN PERSEDIAAN ( INVENTORY ) KONSEP DASAR Definisi: Persediaan merupakan simpanan material yang berupa bahan mentah. Mempunyai pengaruh pada fungsi operasi. Membandingkan nilai sekarang arus kas masuk dari piutang usaha dengan arus kas keluar dari biaya. Memberi waktu luang untuk pengelolaan produksi dan pembelian 3. Persediaan barang setengah jadi dan bahan mentah ditentukan oleh tuntutan proses produksi dan bukan pada keinginan pasar (dependent demand inventory). Pada produk jasa. Struktur biaya persediaan. Pendekatan Pertambahan laba. Mempengaruhi pelayanan ke pelanggan. c.Biaya penyiapan pemesanan (ordering cost) Biaya pembuatan perintah pembelian (purchasing order) - Jika diproduksi sendiri maka akan ada biaya penyiapan (set up cost): surat menyurat dan biaya untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan. 2. 3. pengendalian diutamakan sedikit pada material dan banyak pada jasa pasokan karena konsumsi sering kali bersamaan dengan pengadaan jasa sehingga tidak memerlukan persediaan. Persediaan barang jadi biasanya tergantung pada permintaan pasar (independent demand inventory) 2. Pendekatan yang digunakan dalam analisis perubahan kebijakan piutang usaha: Pendekatan Nilai (Net Present Value). JENIS PERSEDIAAN 1. Biaya per unit (item cost) b. Biaya pengelolaan persediaan (Carrying cost) - Biaya pengiriman pemesanan Biaya transportasi Biaya penerimaan (Receiving cost) 39 Modul Manajemen Keuangan GICI . Pengendalian persediaan: aktivitas mempertahankan jumlah persediaan pada tingkat yang dikehendaki. barang dalam proses dan barang jadi. HAL-HAL YANG DIPERTIMBANGKAN 1. pengendalian persediaan ditekankan pada pengendalian material. Membandingkan pertambahan pendapatan dengan pertambahan biaya.

4. METODA MANAJEMEN PERSEDIAAN A. Biaya pemesanan per tahun (Ordering cost): OC = S (D/Q) Biaya pengelolaan persediaan per tahun (Carrying cost) CC = ic (Q/2) Maka. Waktu antara pemesanan sampai dengan pesanan dating (lead time) harus tetap. Biaya akibat kehabisan persediaan (Stockout cost) 2. 3. d. Q: Ukuran paket pesanan (lot size) dalam unit TC: Biaya total persediaan dalam rupiah per tahun. total biaya persediaan: TC = S (D/Q) + ic (Q/2) Biaya Tahunan Biaya Minimum TC=biaya total Biaya Pengelolaan iCQ/2 Biaya pemesanan SxD/Q 40 Modul Manajemen Keuangan GICI .Biaya yang dinyatakan dan dihitung sebesar peluang yang hilang apabila nilai persediaan digunakan untuk investasi (Cost of capital). Biaya ini berubah sesuai dengan nilai persediaan. besar. asuransi. Material dipesan dalam paket atau lot dan pesanan dating pada waktu yang bersamaan dan tetap dalam Harga per unit tetap dan tidak ada pengurangan harga walaupun pembelian dalam jumlah volume yang Besar carrying cost tergantung secara garis lurus dengan rata-rata jumlah persediaan. METODA SISTEM PEMERIKSAAN TERUS MENERUS (CONTINUOUS REVIEW SYSTEM) METODA SISTEM PEMERIKSAAN PERIODIK (PERIODIC REVIEW SYSTEM) METODA HYBRID METODA ABC METODA EOQ ASUMSI: 1.Biaya resiko kerusakan dan kehilangan (Cost of obsolescence. Penentuan berapa besar dan kapan pemesanan harus dilakukan. Biaya yang meliputi biaya gudang. e. D. 8. Tidak pernah ada kejadian persediaan habis atau stock out. 2. Ukuran Lot = Q Rata-rata PersediaPersediaan Waktu an = Q/2 6. E. Besar ordering cost atau set up cost tetap untuk setiap lot yang dipesan dan tidak tergantung pada jumlah item pada setiap lot. Kecepatan permintaan tetap dan terus menerus. Item adalah produk satu macam dan tidak ada hubungan dengan produk lain. deterioration and loss). bentuk paket. C. S: Biaya setiap kali pemesanan (ordering cost) dalam rupiah per pesanan C: Biaya per unit dalam rupiah per unit i: Biaya pengelolaan (carrying cost) adalah persentase terhadap nilai persediaan per tahun. dan pajak (Cost of storage). 5. 7. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menghitung EOQ: D: Besar laju permintaan (demand rate) dalam unit per tahun. METODA EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) B.

Manajemen Keuangan.dan biaya penyimpanan Rp. Berapa biaya total persediaan? References : 1. Manajemen Keuangan. Jr. dan Joseph D Andrew Jr. Edidi Revisi. Biaya pemesanan per order US $ 375. Edisi 4. Ninth Edition. Prentice Hall Professional Technical Reference. Miswanto & Eko Widodo. 2000 10. Berapa nilai EOQ? 2. Biaya pemesanan Rp. 1. New Jersey. 2002 2. Pertanyaan: 1.. Gallagher. Berapa biaya pemesanan yang paling ekonomis? 2. Yogyakarta.Penerbit Ekonisia. Konsep. Fred J Weston & Eugene F Brigham. Edisi Pertama. 1998 4. Dasar-dasar pembelanjaan Perusahaan. Kampus FE UII. Gallagher. Yogyakarta. Sutrisno. 1999 41 Modul Manajemen Keuangan GICI .. Prentice Hall. Financial Management: Principles and Practice Second Edition. Jakarta . Brigham. Financial Management: Principles and preactice Second Edition. Gunadarma. Florida. 2002 8.per ton. 1993 3. Principles and Preactice. Josepp D Andrew. Manajemen Keuangan: Teori. Manajemen Keuangan 2.1998 5. 2000 7. Prentice Hall. buku 1 dan 2 Ninth Edition.500. James C Van Horn & John M Wachowicz. Yayasan Penerbit Gajah Mada. Berapa biaya total persediaan? CONTOH KASUS 2: Suatu perusahaan manufaktur yang memproduksi susu kaleng kental manis memerlukan kebutuhan bahan baku sebanyak 100 thon. 2000 6. Essential of Managerial Finance. Prentice Hall. Penerbit Andi Yogyakarta. The Dryden Press. dan Aplikasi. 1. Second Edition.J.2001 9. Biaya penyimpanan per ton per tahun US $ 1. Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan.EOQ Terjadi keseimbangan antara carrying cost dan ordering cost. Bambang Riyanto. Pertanyaan: 1. Yogyakarta.50. Lukas Setia Atmaja. Penerbit Ekonisia FE UII. maka Q dihitung dari: Q = √(2SD)/ic CONTOH KASUS 1: Sebuah pabrik minuman memerlukan bahan baku “essen” penyedap sebesar 120 ton per tahun. Martono dan D. Timothy J.000.Agus Harjito. Financial Management.