LAPORAN TUTORIAL MODUL KARDIOVASKULAR TRIGGER 1 : PERAN JANTUNG SEBAGAI POMPA

OLEH KELOMPOK TUTORIAL IV FASILITATOR KETUA SEKRETARIS ANGGOTA : Dra Fidiariani Sjaaf, Msi : Ariadi ( 09 ± 074 ) : Micko Martha Thamrin ( 09 ± 094 ) : M.. Dodi. S ( 09 ± 004 ) Shenyla Lunjingga Fabionza ( 09 ± 034 ) Nadia Ananda ( 09 ± 014 ) Veranita Irna ( 09 ± 054 ) Yellaw Suwidariland ( 09 ± 064 ) Tia Febrina ( 09 ± 084 ) Risa Artelia ( 09 ± 044 ) Lean Angelisa ( 09 ±204 )

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG 2010

TRIGGER 1. PERAN JANTUNG SEBAGAI POMPA Sistem kardiovaskuler adalah suatu sistem yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah. Dalam hal ini jantung bertindak sebagai mesin pompa, mengandalkan kerja miokardium yang berkontraksi secara otonom. Kontraksi miokardium disebut sistole, dicetuskan oleh sistem khusus yang disebut sistem konduksi, yang dimulai dari SA node yang terletak didaerah atriumkanan dimuara vena cava superior, sedangkan relaksasinya disebut diastole. Normal, kejadian systole dan diastole jantung ini berjumlah 60-80 kali permenit. Dan 1 systole jantung yang diikuti oleh 1 diastole disebut 1 siklus jantung. Selama periode 1 siklus jantung terjadi perubahan tekanan dalam ruang jantung, perubahan volume, bunyi jantung, dan perubahan potensial aksi di sepanjang membran sel otot jantung. Kalau terjadi ganguan kerja jantung, secara klinis akan diketahui melalui berubahnya kejadian selama 1 siklus tadi, sehingga akan terjadi perubahan tekanan dalam ruang jantung, perubahan volume darah selama periode pemompaan, gangguan bunyi jantung dan kelainan perubahan potensial aksi. Khusus untuk gangguan kelainan perubahan potensial aksi dapat diketahui melalui rekaman EKG

Step 1. Clarify Unfamiliar Terms 1. System kardiovaskuler: suatu system yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah. 2. Myocardium jantung. 3. Otonom 4. Systole 5. Diastole 6. SA node : tanpa ada yang mengendalikan. : bunyi yang ditimbulkan dari kontraksi otot ventrikel. : bunyi dari relaksasi otot ventrikel. : kumpulan serabut otot jantung atipikal yang microscopic pada : lapisan tengah dan tertebal pada dinding jantung,terdiri dari otot

persambungan,vena cava superior dan atrium dextra. 7. 1 siklus jantung 8. Vena cava superior : 1 sistole jantung yang diikuti 1 diastole jantung. : truncus vena yang mengalirkan darah dari kepala,leher dan

extremitas atas dan thorak dan mengalirkan darah menuju ke atrium kanan. 9. Atrium dextra teroksigenasi. 10. Bunyi jantung 11. EKG : bunyi yang dihasilkan dari penutupan katup jantung. : alat yang digunakan untuk melihat grafik detak jantung. : tempat atau ruang jantung yang berisi darah yang belum

Step 2. Define The Problems 1. Apa fungsi jantung ? 2. Apa yang terjadi jika kerja jantung terganggu? 3. Bagaimana kerja dari myocardium ? 4. Apa fungsi EKG ? 5. Sebutkan perubahan apa saja yang terjadi selama siklus jantung berlangsung ! 6. Beberapa kali systole dan diastole jantung dalam 1 menit? Step 3. Brainstrom Possible Hypothesis Oer Explanation 1. Fungsi jantung : bertindak sebagai mesin pompa untuk mengedarkan darah keseluruh tubuh. 2. Yang terjadi adalah akan terjadi perubahan tekanan pada ruang jantung y y perubahan volume darah selama pemompaan gangguan bunyi jantung

y

kelainan perubahan potensial aksi

3. kerja myocardium y kontraksi otot jantung sehingga ruang jantung mengecil dan darah masuk secara otonom keluar y atau dipompakan.

relaksasi otot jantung ,sehingga ruang jantung mengembang dan darah masuk.

4. fungsi EKG y y untuk melihat grafik detak jantung untuk mengetahui gangguan kelainan perubahan potensial aksi

5. perubahan yang terjadi adalah  perubahan tekanan dalam ruang jantung  perubahan volume jantung  perubahan bunyi jantung  perubahan potensial aksi disepanjang membrane sel otot jantung 6. 60-8 x/menit

Step 4. Arrange Explanation Into a Tentative Solution
System cardivascular

kelainan
kardiak

EKG

vaskuler

anatomi

fisiologis

histologi

arteri

vena

Step 5. Define Learning Objective 1. Pengertian cardiovaskular 2. Bagaimana anatomi dr kardial 3. Fisiologis jantung, meliputi :  Fungsi jantung  Siklus jantung ( systole n diastole )  System konduksi jantung  Tekanan, bunyi, volume dan potensial aksi yang terjadi 4. Histology jantung

Step 6. Gather Information and Private Study Mahasiswa belajar mandiri dirumah dan mencari berbagai referensi melalui : 1. Kuliah Pakar 2. Buku ajar, dan 3. Browsing di internet maupun sumber terpercaya lainnya

Step 7. Share The Result Of information Gathering and Private Study 1. Pengertian sitem cardiovascular System kardiovaskular adalah suatu system organ yang berfungsi memindahkan zat kesel dan dari sel. System ini juga menolong menstabilkan suhu ± suhu PH tubuh . komponen dalam cardiovascular terdiri dari jantung,paru-paru, saluran darah dan otot.

Fungsi system cardiovascular y Menghantar dan penghantar darah yang dipompa jantung. y Menghantar dan penghantar karbondioksida dan sisa hasil metabolism dari setiap sel dalam badan y Menghantar dan penghantar hormoni dari kelenjer endokrin kesel-kesel sasaran melalui plasma darah y Pengekal adalah membantu mengekalkan suhu dalam tubuh. dan nutrient kesetiap sel didalam badan melalui

2. Anatomi dari kardial/ jantung y Letak dalam rangka thorak diantara paru kanan dan paru kiri didalam

mediastinum y Selaput pembungkus oleh selaput yang disebut pericardium , pericardium terdiri dari 2 lapisan: Pericardium fibrosum Bagian fibrosa yang kuat ,tidak elastic. Pericardium serosum, terbagi atas 2 bagian: lamina viseralis/epicardium. pericardium berfungsi membatasi pergerakan jantung yang berlebihan secara keseluruhan dan menyediakan pelumas.

y

Lapisan dinding jantung Otot jantung /myocardium dibungkus oleh epicardium pada lapisan luar dan endocardium pada bagian dalam

y

Permukaan jantung Facies stetnocostalis

Terbentuk dari bagian auricular dextra , atrium daextra dan ventikel dextra , sulcus atrioventrikularis. Facias diafragmatica

Terbentuk oleh vertikel dextra, ventikel,sinistra, sulcus interventrikularis posterior dan permukaan inferior atrium dextra. y Ruang-ruang jantung  Atrium dextra ,muara dari: - Vena cava superior - Vena cava inferior - Sinus coronaries  Atrium sinistra,muara dari A vena pulmonalis  Ventrikel dextra terdapat trabecula carnae  Ventrikel sisnistra Ventrikel memiliki dinding yang lebih tebal di ketiga ruangan jantung yang lainnnya hal ini terkait dengan fungsinya yaitu memompa darah yang teroksigenase keseluruh. y Katup-katup jantung a. Valva trikuspidalis (3 cuspis ) mengawasi dan melindungi ostium atrioventrikuler, yaitu pintu masuk vena dextra menerima darah dari atrium dextra. b. Valva mitralis/bicuspidalis (2 cuspis) mengawasi dan melindungi ostrium atrioventrikuler sinistra. c. Valva trankus pulmonalis terdiri atas 3 valva semilunaris tidak ada chorda tendinae dan mm pectinati yang berhubungan dengan valva ini. d. Valva aorta = valva trona pulmonalis yaitu tidak memiliki chorda tendinae, mm pectinati. Valve ini terdiri dari 2 valva semilunaris.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Right Coronary Left Anterior Descending Left Circumflex Superior Vena Cava Inferior Vena Cava Aorta Pulmonary Artery Pulmonary Vein

9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17.

Right Atrium Right Ventricle Left Atrium Left Ventricle Papillary Muscles Chordae Tendineae Tricuspid Valve Mitral Valve Pulmonary Valve Aortic Valve (Not pictured)

3. Fisiologi kardial / jantung a. Fungsi jantung y y y y y Memompakan darah dan mengalirkan 6000 L darah melalui tubuh setiap hari. Memberikan jaringan pasokan nutrient vital Mempermudah ekskresi zat sisa Mencegah terjadinya perubahan dan koagulasi sel darah Menghasilkan hormone yang disebut factor nativetric atrial.

b. Siklus jantung Peristiwa yang terjadi pada jantung berawal dari permulaan sebuah denyut jantung berikutnya. Setiap siklus diawali oleh pembentukan potensial aksi yang spontan didalam nodus simus, nodus ini terletak pada dinding lateral superior atrium

kanan dekat tempat masuk vena cava superior dan potensial aksi menjalar dari sini dengan kecepatan tinggi melalui kedua atrium kemudian melalui bagian A-V keventrikel. Keadaan ini menyebabkan atrium berkontraksi mendahului kontraksi ventrikel, sehingga akan memompa darah keventrikel sebelum terjadi pemompaan ventrikel yang kuat. Jadi, atrium ini bekerja sebagai pompa pendahulu bagian ventrikel dan ventrikel selanjutnya akan menyediakan sumber kekuatan utama untuk memompa darah kesitus pembuluh darah tubuh. Siklus jantung Darah dari seluruh tubuh ventrikel dextra ventrikel sinistra vena cava superior dan inferior paru-paru atrium dextra

vulva truna pulmonalis seluruh tubuh.

atrium sinistra

Selama berlangsungnya siklus jantung, terjadi 2 hal : y Kontraksi ( systole ) Merupakan suatu keadaan dimana keadaan jantung menguncup Kontraksi ( systole ) ada 2, yaitu : 1. Kontraksi atrium, dimana atrium berkontraksi kemudian darah masuk keventrikel 2. Kontraksi ventrikel, dimana katup mitralis dan trikuspidalis menutup, sehingga tekanan ventrikel meningkat. Pada saat itulah katup aorta dan pulmonalis terbuka sehingga darah dari ventrikel kanan mengalir ke arteri pulmonalis lalu mengalir keparu-paru kiri dan kanan, sedangkan darah dari ventrikel kiri mengalir ke aorta kemudian diedarkan keseluruh tubuh y Pengendoran ( diastole ) Merupakan keadaan dimana jantung mengembang. Pada saat diastole. Katup mitralis dan trikuspidalis terbuka sehingga darah dari atrium kiri masuk keventrikel kiri, dan darah dari atrium kanan masuk

keventrikel kanan. Selanjutnya darah yang ada di paru2 kiri dan kanan masuk melalui vena pulmonalis masuk ke atrium kiri, dan darah darah dari seluruh tubuh melalui vena cava masuk ke atrium kanan. Tahap diastole selama 0,5 detik

c. System konduksi jantung a. Nodus sinoatrialis (SA node) adalah kelompok kecil serabut otot jantung khusus yang mengawali dan mengatur impuls untuk kontraksi (pace maker). Terletak dibatas atrium kanan (RA) dan vena cava superior (VCS). Sel-sel dalam SA Node ini bereaksi secara otomatis dan teratur mengeluarkan impuls (rangsangan listrik) dengan frekuensi 60 ± 100 kali permenit kemudian menjalar ke atrium, sehingga menyebabkan seluruh atrium terangsang b. Nodus atrioventrikularis (AV node) Terletak di septum internodal bagian sebelah kanan, diatas katup trikuspid. Sel-sel dalam AV Node dapat juga mengeluarkan impuls dengan frekuensi lebih rendah dan pada SA Node yaitu : 40 ± 60 kali permenit. Oleh karena AV Node mengeluarkan impuls lebih rendah, maka dikuasai oleh SA Node yang mempunyai impuls lebih tinggi. Bila SA Node rusak, maka impuls akan dikeluarkan oleh AV Node. c. His bundle Terletak di septum interventrikular dan bercabang 2, yaitu : 1. Cabang berkas kiri ( Left Bundle Branch) 2. Cabang berkas kanan ( Right Bundle Branch ) Setelah melewati kedua cabang ini, impuls akan diteruskan lagi ke cabang-cabang yang lebih kecil yaitu serabut purkinye. d. Serabut purkinye Terdapat di ventrikel dextra dan sinistra. Serabut purkinye ini akan mengadakan kontak dengan sel-sel ventrikel. Dari selsel ventrikel impuls dialirkan ke sel-sel yang terdekat sehingga seluruh sel akan dirangsang. Di ventrikel juga tersebar sel-sel pace maker (impuls) yang secara otomatis mengeluarkan impuls dengan frekuensi 20 ± 40 kali permenit. 

Tekanan Periode ejeksi tekanan diatrium dextra meningkat sebesar 4-6 mm Hg. Tekanan diventri, dextra meningkat diatas 8 mmHg dan tekanan diventrikel sinistra diatas 80 mm Hg.  Bunyi jantung Selama jantung berdenyut dapat menghasilkan 2 bunyi ( (normal) : a. Bunyi pertama bunyinya LUB, kuat, bernada rendah, lama dan disebabkan oleh sistole ventrikel dan menutupnya katup atrioventrikular. b. Bunyi kedua bunyinya DUB, bernada tinggi, lebih singkat dan disebabkan oleh menutupnya katup aorta dan katup pulmonalis , karena darah cenderung mengalir kembali kedalam ventrikel selama diastole.  Volume jantung Selama fase diastolik, pengisian ventrikel yang normal akan meningkatkan volume setiap ventrikel sampai kira2 110-120 ml, volume ini disebut volume diastolik akhir. Selanjutnya sewaktu ventrikel mengosongkan isinya selama fase sistolik, volume ventrikel akan menurun sampai kira2 70 ml. volume yang ,masih tertinggal dalam setiap ventrikel yaitu kira2 40-50 ml, disebut volume sistolik akhir.  Potensial aksi otot jantung Potensial aksi ditimbulkan oleh pembukaan 2 macam kanal, yaitu ; 1. Kanal cepat natrium yg sama dengan yang terdapat pada otot rangka

2. Seluruh kanal lain yang berbeda dari kanal lambat kalsium, yg jg disebut dengan kanal kalsium-natrium. Bila kanal lambat kalsium natrium tertutup pada akhir 0,2-0,3 dan pemasukan ion kalsium dan natrium berhenti, permeabilitas untuk ion kalium juga akan meningkat dengan sangat cepat, dan hilangnya ion kalium dr serabut, secepatnya akan mengembalikan potensial membran ke keadaan istirahat sehingga mengakhiri potensial aksi.

4. Histologi jantung Dinding atrium terdiri dari endotel yaitu sebuah lapisan jaringan ikat subendotel tebal c miokard tebal pada muscular yang tersusun longgar. Epikard membungkus jantung yang diluarnya dilapisi selapis mesotel. Lapisan subepikard terdiri atas jaringan dan lemak yang jumlahnya bervariasi pada bagian jantung bberbeda. Lapisan ini juga meluas kedalam siklus koronarial (atrioventrikular) dan interventrikular jantung. Endokard ventrikel lebih tipis jika dibandingkan dengan endokord atrium. Sedangkan miokardnya tebal dan padat . epikard dan jaringan ikat subepikard menyatu dengan epitel dan jaringan pada atrium. Diantara atrium dan ventrikel terdapat annulus fibrosus yang terdiri atas jaringan ikat pada fibrosa. Daun katup atrioventrikular (mitral)dibentuk dari membrane ganda endokard dan jaringan ikat padat sebagai pusatnya,kemudian menyatu dengan annulus fibrosus. Pada permukaan ventral katub, terdapat insersio konda tendine kekatub. Bagian dalam dinding ventrikel menunjukanciri khas miokard dan endokard, apeks muskulus papilaris dan trabekula karne. Serat purkinje atau serat penghantar imuls yang terdapat didalamjaringan subendotel yang longgar dapat dikenal diukuran yang lebihbesar dan pulasanya yang lebih lemah.

KESIMPULAN Sistem kardiovaskuler merupakan suatu sistem yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah yang mana jantung berperan sebagai mesin pompa. Selama berlangsungnya siklus jantung, terjadi beberapa perubahan yaitu perubahan tekanan dalam ruang jantung, perubahan volume dan bunyi jantung serta perubahan potensial aksi disepanjang memban sel otot Dalam keadaan normal, kejadian sistole dan diastole jantung berjumlah 60-80 kali permenit Dan jika terjadi gangguan, EKG digunakan untuk mengetahui gangguan kelainan perubahan potensial aksi

Daftar Pustaka dan Referensi y Guyton, arthur C, Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, Jakarta : EGC, 2007. y Sudoyo, Aru W,Buku Ajar Ilmu Penyakit dalam, Jakarta. ECG, 2009 y Kuliah pakar kardiovascular y Putz, R dkk, Atlas Anatomi Manusia Jilid 1, EGC y Browsing on internet

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.