P. 1
TEKNIK

TEKNIK

|Views: 73|Likes:
Published by Yumeina Hito

More info:

Published by: Yumeina Hito on Jan 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2012

pdf

text

original

TEKNIK-TEKNIK PARTISIPATORIS Oleh: Lembaga Pengabdian Masyarakat

Teknik Riset Partisipatif
Pengantar: Kritik terhadap metodologi pembangunan yang didasarkan pada bentuk-bentuk riset dengan menggunakan pendekatan logika sains (baca= metode ilmiah), pada intinya antara lain: ‡ Riset ini umumnya hanya menghasilkan pengetahuan yang empiris-analitis. Pengetahuan seperti ini cenderung tidak bermanfaat bagi masyarakat lokal. ‡ Banyak bermuatan kepentingan teknis untuk melakukan rekayasa sosial (social enginering). ‡ Memungkinkan terjadinya "pencurian" kekayaan pengetahuan lokal sehingga berpotensi menindas masyarakat lokal. Sementara pendekatan etnometodologis, meskipun berusaha memahami kehidupan sehari-hari masyarakat, mencoba menghasilkan pengetahuan yang bersifat historis-hermeuneutik, dan meyakini adanya makna di balik fenomena sosial, juga memiliki kelemahan. Yakni kecenderungannya menghasilkan pengetahuan yang hanya bisa memaafkan realitas. Prinsip-Prinsip PRA € Prinsip mengutamakan yang terabaikan (keberpihakan) Sering kali program-program pengembangan pedesaan tidak melibatkan masyarakat yang terabaikan. Meskipun secara retorika politik, program tersebut disusun di atas derita masyarakat terabaikan (baca= mereka ditulis sebagai sasaran pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi tidak pernah disentuh). € Prinsip pemberdayaan (penguatan) masyarakat Banyak program pemberdayaan Program ini umumnya masyarakat berorientasi pada bantuan fisik. negative, karena justru meningkatkan

berdampak

PRA bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menganalisa keadaannya dan meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri dengan menggunakan sumber daya setempat serta menurun ketergantungan kepada pihak luar. Ada tiga cara untuk triangulasi: 1. Karena itu PRA perlu . € Prinsip masyarakat sebagai pelaku. Pihak luar hanya berperan sebagai pendamping atau fasilitator. Karena itu berlu prinsip µtriangulasi¶ atau cek dan recek. PRA dilakukan oleh masyarakat. € Prinsip saling belajar dan menghargai perbedaan PRA adalah suatu proses belajar berdasarkan pengalaman. € Prinsip triangulasi Kadang-kadang informasi yang digali oleh seseorang tidak sesuai persepsi orang lain. orang luar sebagai fasilitator Sering kali masyarakat diikutkan dalam suatu program tanpa diberikan pilihan. € Prinsip terbuka.ketergantungan masyarakat pada bantuan dan pihak luar. diperlukan suasana yang santai dan informal. Pihak luar melaksanakan program tersebut. tetapi orang luarlah yang harus berpartisipasi dalam program masyarakat. 3. Kadang -kadang informasi yang dianalisa dengan suatu teknik belum pasti benar dan lengkap. 2. € Prinsip orientasi praktis Orang dewasa belajar dengan baik apabila menyangkut persoalan yang menarik bagi dia dan ada kaitan dengan kehidupan sehari-harinya. trianggulasi fasilitator. Kadang-kadang persepsi antar fasilitator berbeda dengan apa disampaikan oleh masyarakat karena latar belakang antar fasilitator yang berbeda. santai dan informal Untuk mencipatakan keterbukaan di antara masyarakat. Setiap orang harus didudukkan sebagai manusia yang berpotensi dan setiap orang berpengalaman yang berbeda. trianggulasi sumber informasi. Jadi bukannya masyarakat yang harus berpartisipasi. PRA bertujuan lain. Justru perbedaan-perbedaan ini merupakan kesempatan yang baik untuk saling berbagi belajar bersama. trianggulasi teknik PRA.

1. WAWANCARA SEMI TERSTRUKTUR Pengertian : Alat penggalian informasi berupa tanya jawab yang sistematis tentang topik-topik tertentu. sehingga masyarakat mampu mengkaji kekurangannya dan belajar dari kelemahannya. diharapkan masyarakat mampu dan bersedia menyusun rencana kegiatan. Proses Pemberdayaan Masyarakat adalah suatu proses pembelajaran yang tidak pernah berakhir! SLIDE 9 SLIDE 10 TEKNIK-TEKNIK PRA Lanjutan««. Setelah PRA dilaksanakan.berorientasi praktis dan berkaitan dengan keadaan nyata masyarakat. € Prinsip belajar dari kesalahan Sering kali orang takut untuk mengemukakan kesalahan-kesalahannya atau untuk menyalahkan orang lain. (banyak mendengar dan sabar). 2. Proses pemberdayaan bertujuan kepada masyarakat sendiri (yang secara mandiri) mengambil aksi untuk melakukan proses perubahan. Tujuan : Mengkaji berbagai aspek kehidupan di desa menurut pandangan seseorang dalam masyarakat tersebut.. Jangan menasehati. Meskipun begitu. PRA mendorong masyarakat untuk memperbaiki keadaannya secara terus-menerus. tidak boleh meninggalkan prinsip-prinsip analisis kritis. € Prinsip berkelanjutan dan selang waktu PRA merupakan salah satu tahap dalam proses pemberdayaan masyarakat. Dalam PRA diharapkan muncul keterbukaan. Namun PRA harus berulang kembali dalam selang waktu tertentu sebagai metode pengkajian (monitoring evaluasi). YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM WAWANCARA 1. Hindari pertanyaan dengan jawaban mematikan. .

gerak-geriknya.BAGIAN REFLEKTIF. 6. Ingat!!! WST bukan penyuluhan. Jangan menilai (menghakimi). dengan cara bagaimana. . terdiri atas: y deskripsi keadaan fisik dan struktur tentang tempat dan barang-barang lain yang ada disekitarnya y rekonstruksi dialog y catatan berbagai peristiwa khusus (termasuk siapa yang terlibat. 2. € Sebagian besar data merupakan catatan hasil wawancara dan observasi atau isi dokumen. Jangan emosi. FILDNOTE € PengertianFieldnote adalah catatan lapangan yang berupa deskripsi data yang ditulis dalam bentuk kalimat € Data pada dasarnya merupakan bahan mentah yang berhasil dikumpulkan oleh peneliti dari dunia yang dipelajarinya. 2. 5. 4. catatan data yang berisi kalimat dan paragraf yang mencerminkan pemikiran pribadi peneliti mengenai berbagai hal yang ditelitinya yang meliputi: y Spekulasi. Bagian Deskripsi meliputi potret subjek.3. y Perasaan.BAGIAN DESKRIPTIF. dan juga tingkah laku atau sikap peneliti). Jangan mengabaikan informasi. 1. Yang penting santai dan kritis 7. y Masalah yang muncul dalam pikirannya dan pikiran yang lain.

'peta sosial masyarakat¶. BAGIAN PERTANYAAN LANJUTAN. TEKNIK PEMETAAN (Mapping) y Pengertian Pemetaan desa adalah menggambar kondisi wilayah (desa. atau wilayah yang lebih luas) bersama masyarakat. dusun. Hasilnya adalah peta atau sketsa keadaan sumberdaya umum desa atau peta dengan topik tertentu (peta topikal). poin-poin pertanyaan yang akan ditanyakan kemudian untuk menindaklanjuti Hasil Refleksi dalam rangka mencari kejelasan lebih lanjut Refleksi € Refleksi Analisis € Refleksi Metode € Refleksi Teori € Refleksi Masalah Etis dan Konflik € Refleksi Kerangka Pikir Peneliti 3. misalnya µpeta PERSEBARAN AGAMA ISLAM¶. SLIDE 19 . sesuai kesepakatan dan tujuannya. y Tujuan Teknik PRA ini digunakan untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengungkapkan keadaan wilayah desa tersebut beserta lingkungannya sendiri. 3. RT. Teknik ini banyak digunakan dan mengarah kepada teknik-teknik lain.y Kesan. y prasangka peneliti.

TEKNIK TRANSECT € Transek (penelusuran desa) merupakan teknik untuk memfasilitasi masyarakat dalam pengamatan langsung lingkungan dan keadaan sumberdaya dengan cara berjalan menelusuri wilayah desa mengikuti suatu lintasan tertentu yang disepakati. Sebelum melakukan transek perlu disiapkan bahan dan alat seperti kertas flipchart. Hasilnya digambar dalam diagram transek atau µgambaran irisan muka bumi¶. makanan dan minuman. sesuai topik-topik yang disepakati. Kegiatan transek biasanya makan waktu yang cukup lama. misalnya ³transek mengamati kesehatan lingkungan masyarakat´ atau ³transek kehidupan keberagamaan´. transek topik tertentu. jenis tanah. Perjalanan  Sepakatilah tentang lokasi-lokasi penting yang akan dikunjungi serta topiktopik kajian yang akan dilakukan (misalnya penggunaan lahan. masalah.  Buatlah catatan-catatan hasil diskusi di setiap lokasi (tugas pencatat).  Sepakatilah lintasan penelusuran serta titik awal dan titik akhir (bisa memanfaatkan hasil pemetaan desa). € Jenis-jenis transek meliputi ´transek sumber daya desa umum´. perubahan-perubahan keadaan dan potensi-potensi yang ada. potensi dan lain-lain). ´transek sumber daya alam´. kartu warna-warni. Dengan teknik transek. .  Lakukan perjalanan dan mengamati keadaan. diperoleh gambaran keadaan sumber daya alam masyarakat beserta masalah-masalah. Hasilnya biasanya langsung digambar atas flipchart (kertas lebar). 1. pengairan. ketersediaan pakan ternak.4. spidol. (2) Pembuatan gambar transek. SLIDE 21 BAGAIMANA MELAKUKAN TRANSECT Transek biasanya terdiri dari dua tahapan utama yaitu: (1) Perjalanan dan observasi.

Sepakatilah simbol yang akan dipergunakan dan mencatat simbol dan artinya. Menyimpulkan apa yang dibahas dalam diskusi. Mendiskusikan permasalahan dan potensi di masing-masing lokasi. kejadiaan serta kegiatan masyarakat dari waktu ke waktu. . Gambarlah bagan transek berdasarkan hasil lintasan (buatlah dengan bahan yang mudah diperbaiki/dihapus agar masih dapat dibuat perbaikan). penyuluhan pertanian saja. serta menganalisa dan mengkaji perannya. 5. Untuk memfasilitasi penggambaran. € Diagram venn memfasilitasi diskusi masyarakat untuk mengidentifikasi pihak-pihak apa berada di desa. mengenai lembaga-lembaga tertentu saja. PERUBAHAN DAN KECENDERUNGAN (Trend and change) € Bagan Perubahan dan Kecenderungan merupakan teknik PRA yang memfasilitasi masyarakat dalam mengenali perubahan dan kecenderungan berbagai keadaan. Pembuatan gambaran transek 1. SLIDE 24 6. Mencatat mendokumentasi semua hasil diskusi 5.2. kesehatan saja atau pengairan saja. 6. lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga swasta. masyarakat diarahkan untuk menganalisis. 7. Kalau gambar sudah selesai. BAGAN HUBUNGAN KELEMBAGAAN (Venn diagram) € Diagram Venn merupakan teknik yang bermanfaat untuk melihat hubungan masyarakat dengan berbagai lembaga yang terdapat di desa (dan lingkungannya). 2. 4. € Diagram Venn bisa sangat umum atau topikal. misalnya yang kegiatannya berhubungan dengan agama. 3. mendiskusikan kembali hasil dan buat perbaikan jika diperlukan. kepentingannya untuk masyarakat dan manfaat untuk masyarakat. Lembaga yang dikaji meliputi lembagalembaga lokal.

yang mungkin belum bisa dilihat kalau masalah hanya dilihat secara sepintas. tapi yang lebih penting dari itu. orang yang terlibat dalam memecahkan suatu masalah dapat melihat penyebab yang sebenarnya. SLIDE 28 POHON MASALAH DAN HARAPAN (teknik analisa masalah) € Teknik ini dapat dipakai dalam situasi yang berbeda. € Teknik Analisa Pohon Masalah harus melibatkan orang setempat yang tahu dan merasakan secara mendalam masalah yang ada. DIAGRAM ALUR Pengertian Diagram Alur menggambarkan arus dan hubungan di antara semua pihak dan komoditas yang terlibat dalam suatu sistem. dan lain-lain.€ Hasilnya digambar dalam suatu matriks. € Teknik ini adalah teknik yang cukup fleksibel. jumlah TPQ. jumlah kiai/ustadz. tempat perjudian. teknik ini dapat digunakan terutama untuk menelusuri penyebab suatu masalah. Melalui teknik ini. Diagram ini dapat digunakan untuk menganalisa alur penyebaran keyakinan dan tata nilai keagamaan dalam masayarakat. jumlah pesantren. misalnya jumlah penduduk. Dari besarnya perubahan hal-hal yang diamati dapat diperoleh gambaran adanya kecenderungan umum perubahan yang akan berlanjut di masa depan. SLIDE 30 . € Hasilnya adalah bagan/matriks perubahan dan kecenderungan yang umum desa atau yang berkaitan dengan topik tertentu.

.BAGAN PERINGKAT (matrix ranking) Pengertian Salah satu teknik PRA yang dipergunakan untuk menganalisa dan membandingkan topik yang telah diidentifikasikan dalam bentuk rangking Tujuan Untuk membuat urutan prioritas µpilihan¶ bagi masyarakat.

Teknik ini TIDAK HARUS DI HAFALKAN tetapi perlu DITERAPKAN Mendengar saya Lupa Melihat saya Ingat Melakukan saya Pahami Menemukan saya Kuasai .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->