Tugas Pengantar Ilmu komunikasi

Oleh : Nama : Rizky Faradilla Nim : 0564190421 Jam kuliah : 10.20 -12.50 R 404

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA Y.A.I
JAKARTA

2011

Pengertian-pengertian komunikasi menurut para ahli ada beberapa pengertian diantaranya yaitu:

1. Komunikasi adalah suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi dalam diri seseorang dan atau diantara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu. 2. Menurut Trenholm dan Jensen (Wiryanto, 2006:06) Komunikasi adalah suatu proses dimana sumber mentransmisikan pesan kepada penerima melalui beragam saluran. 3. Menurut Katz dan Robert Khan (Effendy, 2002:20) Komunikasi adalah merupakan suatu proses penyampaian pesan informasi, dan pengertian dari satu orang ke orang lain yang merupakan satu-satunya cara manajemen aktivitas dalam suatu organisasi. 4. Menurut Hovland (Effendy, 2002:14) Komunikasi adalah suatu proses melalui ma seseorang (Komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang lainnya (Khalayak). 5. Menurut Lasswell (Effendy, 1999:10) Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu. 6. Menurut Joseph A Devito (Effendy, 1999:5) Komunikasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih, yakni kegiatan menyampaikan dan menerima pesan, yang mendapat distori dari gangguan-gangguan dalam suatu konteks yang menimbulkan efek dan kesempatan untuk arus balik. 7. Menurut Sandjaja (1993: 41) Komunikasi adalah sebuah tindakan berbagai informasi, gagasan ataupun pendapat dari setiap partisipan komunikasi yang terlibat di dalamnya guna mencapai kesamaan makna. 8. Menurut Berelson dan Steiner Komunikasi adalah transmisi informasi, gagasan emosi, keterampilan dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol (kata-kata), gambar, figure, grafik dan sebagainya.

antara lain lewat komunikasiyang bersifat menghibur. bisa dipastikan akan “tersesat”. Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia. seseorang tidak akan tahu bagaimana makan. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. minum. aktualitasasi diri. dan Negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. berbicara sebagai manusia dan memperlakukan manusia lain secara beradab. Budaya menjadi bagian dari perilaku komunikasi. Para ilmuwan sosial mengakui bahwa budaya dan komunikasi itu mempunyai hubungan timbal balik. Di dalam komunikasi terdapat fungsi-fungsinya. karena cara-cara berperilaku tersebut harus dipelajari lewat pengasuhan keluarga dan pergaulan dengan orang lain yang intinya adalah komunikasi. kelompok belajar. Tanpa melibatkan diri dalam komunikasi. . untuk kelangsungan hidup. Komunikasilah ynag memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakannya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang ia hadapi. terhindar dari tekanan dan ketegangan. karena ia tidak berkesempatan menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial. terbagi menjadi 4 fungsi antara lain : FUNGSI PERTAMA : KOMUNIKASI SOSIAL Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri kita. perguruan tinggi. seperti dua sisi dari satu mata uang. 2003:10) Komunikasi adalah upaya yang sistematis untuk merumuskan secara tegar asas-asas penyampaian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap.9. Komunikasi pula yang memungkinkannya mempelajari dan menerapkan strategi-strategi adaptif untuk mengatasi situasi-situasi problematic yang ia masuki. untuk memperoleh kebahagiaan. dan memupuk hubungan dengan orang lain. Implisit dalam fungsi komunikasi sosial ini adalah fungsi komunikasi kultural. Menurut Hovland (Effendy.

ulang tahun. Perasaan saying. dan lain-lain. musik juga dapat mengekspresikan perasaan. Itu sebabnya pertunjukan musik Iwan Fals yang lirikliriknyabermuatan kritik atau sindiran terhadap penguasa sering dilarang pihak berwajib selama orde baru. sedih. namun terutama lewat perilaku nonverbal. sunatan. bahkan menangis di dekatnya. menyatakan perasaan terdalam seseorang. mulai dari upacara kelahiran. FUNGSI KEDUA : KOMUNIKASI EKSPRESIF Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif yang dapat dilakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok. yang disebut para antropolog sebagai rites of passage. pertunangan.dan pada gilirannya komunikasi pun turut menentukan. sakit. peduli. untuk menunjukkan kecintaan kepadanya. prihatin. dan bahkan pandangan hidup (ideologi) manusia. simpati. takut. marah dan benci dapat disampaikan lewat kata-kata. Orang menziarahi makam Nabi Muhammad. Harus diakui. . namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi instrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. memelihara. Perasaan-perasaan tersebut terutama dikomunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. Salat kaum muslim yang mengarah ke Ka’bah melambangkan kesatuan dan persatuan umat Muslim yang ber-Tuhan satu (Allah). rindu. FUNGSI KETIGA : KOMUNIKASI RITUAL Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual. yang biasanya dilakukan secara kolektif. gembira. kesadaran. Komunikasi ritual serung juga bersifat ekspresif. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. mengembangkan atau mewariskan budaya. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain.

dan sebagai salah satu unsure dari alam semesta. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan. Pandangan-pandangan mereka tersebut pada gilirannya akan membangun kredibilitas mereka sebagai pemimpin. prinsip-prinsip komunikasi terbagi menjadi 12 diantaranya yaitu : . meskipun bentuknya berubah-ubah. dan juga untuk menghibur. mendorong. pejabat pemerintah. prinsip-prinsip komunikasi juga diuraikan dengan berbagai cara oleh para pakar komunikasi. demi pemenuhan jati dirinya sebagai individu. Bila diringkas. Seperti definisi dan fungsi komunikasi. Sebagai instrument. namun juga untuk menhancurkan hubungan tersebut. maka kesemua tujuan tersebut dapat disebut membujuk (bersifat persuasif). Ketika seseorang dosen menyatakan bahwa ruang kuliah kotor. dan mengubah perilaku atau menggerakkan tindakan. FUNGSI KEEMPAT : KOMUNIKASI INSTRUMENTAL Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan. para pemimpin politik harus mengemukakan pandangan di hadapan wakil rakyat. mengubah sikap dan keyakinan.Hingga kapanpun ritual tampaknya akan tetap menjadi kebutuhan manusia. pernyataannya dapat membujuk mahasiswa untuk membersihkan ruang kuliah tersebut (to entertain) pun secara tidak langsung membujuk khalayak untuk melupakan persoalan hidup mereka. mengajar. sebagai anggota komunitas sosial. Komunikasi yang berfungsi memberitahukan atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara mengiginkan pendegarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang disampaikannya akurat dan layak untuk diketahui. Jelas lewat komunikasi. dan wartawan.

Langer. adalah kebutuhan simbolisasi atau penggunaan lambang. berdasarkan kesepakatan sekelompok orang. dan itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. karena setiap perilakunya punya potensi untuk ditafsirkan. . tidak setuju. komunikasi terjadi bila seseorang memberi makna pada perilaku orang lain atau perilakunya sendiri. kalau ia cemberut ia ditafsirkan ngambek. dan objek yang maknanya disepakati bersama. segan. ketika kita mengundurkan diri dari komunikasi dan lalu menyendiri. Cobalah anda minta seseorang untuk tidak berkomunikasi. Bahkan ketika kita berdiam diri sekalipun. Kemampuan manusia menggunakan lambang verbal memungkinkan perkembangan bahasa dan menangani hubungan antara manusia dan objek (baik nyata ataupun abstrak) tanpa kehadiran manusia dan objek tersebut. marah-marah. Tidak berarti bahwa semua perilaku adalah komunikasi.PRINSIP 1 : KOMUNIKASI ADALAH SUATU PROSES SIMBOLIK Salah satu kebutuhan pokok manusia. tidak perduli. Lambang atau simbol adalah sesuatu yang digunakan untuk menunjuk sesuatu lainnya. perilaku nonverbal. misalnya memasang bendera dihalaman rumah untuk menyatakan penghormatan atau kecintaan kepada negara. Lambang meliputi kata-kata (pesan verbal). ia ditafsirkan bahagia. Manusia memang satu-satunya hewan yang menggunakan lambang. Contohnya kalau ia tersenyum. PRINSIP 2: SETIAP PERILAKU MEMPUNYAI POTENSI KOMUNIKASI Kita tidak dapat tidak berkomunikasi (We cannot not communicate). Orang lain mungkin menafsirkan diam kita sebagai malu. Alih-alih. seperti dikatakan Susanne K. ragu-ragu. Amat sulit baginya untuk berbuat demikian. Ernst Cassier mengatakan bahwa keunggulan manusia atas makhluk lainnya adalah keistimewaan mereka sebagai animal symbolicum. sebenarnya kita mengkomunikasikan banyak pesan. atau bahkan sebagai malas atau bodoh.

PRINSIP 4: KOMUNIKASI ITU BERLANGSUNG DALAM BERBAGAI TINGKAT KESENGAJAAN Komunikasi dilakukan dalam berbagai tingkat kesengajaan. terkadang kita mengucapkan pesan verbal yang tidak kita sengaja. dimensi isi merujuk pada isi pesan. Pesan yang sama dapat menimbulkan pengaruh yang berbeda bila disampaikan oleh orang yang berbeda. tata letak (lay out)-nya jenis huruf yang digunakan. Dalam komunikasi masa. sementara dimensi hubungan disandi secara nonverbal. Meskipun kita sama sekali tidak bermaksud menyampaikan pesan kepada orang lain. sedangankan dimensi hubungan merujuk kepada unsur-unsur lain. Sedangan dimensi hubungan menunjukkan bagaimana cara mengatakannya yang juga mengisyaratkan bagaimana hubungan para peserta komunikasi itu.PRINSIP 3: KOMUNIKASI PUNYA DIMENSI ISI DAN DIMENSI HUBUNGAN Dimensi isi disandi secara verbal. Pengaruh suatu berita atau artikel dalam surat kabar. format tulisan. dan bagaimana seharusnya pesan itu ditafsirkan. namun juga pada siapa penulisnya. bukan hanya bergantung pada isinya. misalnya. seorang mahasiswa bisa tanpa sengaja melipat kedua tangannya di dada atau bertolak pinggang dengan sebelah lengan ketika presentasi dihadapan suatu tim dosen. dari komunikasi yang tidak disengaja sama sekali (misalnya ketika anda melamun sementara orang memperhatikan anda) hingga komunikasi yang benar-benar direncanakan dan disadari (ketika anda menyampaikan pidato). yaitu apa yang dikatakan. termasuk juga jenis saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut. Misalnya. Kesengajaaan bukanlah syarat untuk terjadinya komunikasi. sebagai . Kita tidak dapat mengendalikan orang lain untuk menafsirkan atau tidak menafsirkan perilaku kita. Namun lebih banyak lagi pesan nonverbal yang kita tunjukkan tanpa kita sengaja. Dalam komunikasi sehari-hari. perilaku kita potensial untuk ditafsirkan orang lain. Dimensi isi menunjukkan muatan (isi) komunikasi. dan sebagainya.

dan sering berlangsung cepat. niat atau kesengajaan bukanlah syarat mutlak bagi seseorang untuk berkomunikasi. atau “perdagangan” terasa kurang sopan bila dikemukakan di mesjid. ditafsirkan. Kita dapat memprediksi perilaku komunikasi orang lain berdasarkan peran sosialnya misalnya. Anda mengetahui bagaimana tatakrama dalam berbahasa ketika anda berhadapan dengan orang tua anda atau dosen anda. waktu. tempat kerja. dan direspons oleh orang dari budaya lain.kompensasi dari kegugupannya. seperti merah. komunikasi juga terikat oleh aturan atau tatakrama. Prediksi ini tidak selalu didasari. yang boleh jadi dipersepsi oleh tim dosen itu sebagai wujud kegugupan atau kekurangsopanan atau keangkuhan. PRINSIP 5: KOMUNIKASI TERJADI DALAM KONTEKS RUANG DAN WAKTU Makna pesan juga bergantung pada konteks fisik/ruang. dan psikologis. Artinya. “bisnis”. sosial. Tertawa terbahak-bahak atau memakai pakaian dengan warna menyala. Anda misalnya tidak dapat menyapa orang tua anda atau dosen anda dengan “Kamu” atau “Elu”. atau tempat hiburan seperti “lelucon”. Jadi. “acara televisi”. Dalam komunikasi antara orang-orang berbeda budaya ketidaksengajaan berkomunikasi ini lebih relevan lagi untuk kita perhatikan. . Topic-topik yang lazim dipercakapkan dirumah. “mobil”. Banyak kesalahpahaman antarbudaya sebenarnya disebabkan oleh perilaku seseorang yang tidak disengaja yang dipersepsi. mereka meramalkan efek perilaku komunikasi mereka. PRINSIP 6: KOMUNIKASI MELIBATKAN PREDIKSI PESERTA KOMUNIKASI Ketika orang-orang berkomunikasi. Dengan kata lain. orangorang memilih strategi tertentu berdasarkan bagaimana orang yang menerima pesan akan merespons. sebagai perilaku nonverbal yang tidak menjadi soal bila kita berada dalam suatu pesta dipersepsi “kurang beradab” bila hal itu ditampakkan diacara pemakaman.

Elemen-elemen ini adalah stimuli public yang terbuka bagi setiap peserta komunikasi dalam setiap transaksi komunikasi. atau kepada sekelompok orang seperti dalam rapat atau kuliah. kegaduhan di sekitarnya. system eksternal terdiri dari unsur-unsur dalam lingkungan di luar individu. cahaya. sesuai dengan yang diharapkan penjual itu. Organ-organ dalam tubuh kita saling berhubungan. Kerusakan pada mata misalnya dapat membuat kepala kita pusing. dan tuan rumah pun merasa puas dengan barang yang dibelinya. PRINSIP 8: SEMAKIN MIRIP LATAR BELAKANG SOSIAL BUDAYA SEMAKIN EFEKTIFLAH KOMUNIKASI Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang hasilnya sesuai dengan harapan para pesertanya (orang-orang yang sedang berkomunikasi). PRINSIP 9: KOMUNIKASI BERSIFAT NONSEKUENSIAL Meskipun terdapat banyak model komunikasi linier atau satu arah. Setidaknya dua system dasar beroperasi dalam transaksi komunikasi itu Sistem Internal dan Sistem Eksternal. Kemarahan membuat jantung kita berdetak lebih cepat dan berkeringat. Berbeda dengan system internal. sebetulnya komunikasi itu berjalan dua arah. dan temperature ruangan. sebenarnya komunikasi manusia dalam bentuk dasarnya (komunikasi tatap muka) bersifat dua arah. penataan ruangan. seorang penjual yang dating ke rumah untuk mempromosikan barang dianggap telah melaksanakan komunikasi yang efektif bila akhirnya tuan rumah membeli barang yang ia tawarkan. isyarat fisik peserta komunikasi. Bahkan unsur diri kita yang bersifat jasmani juga berhubungan dengan unsur kita yang bersifat rohani. termasuk kata-kata yang ia pilih untuk berbicara. Misalnya.PRINSIP 7: KOMUNIKASI ITU BERSIFAT SISTEMATIK Setiap individu adalah suatu system yang hidup (a living system). Ketika seseorang berbicara kepada seseorang lainnya. Komunikasi juga menyangkut suatu sistem dari unsur-unsurnya. karena orang-orang yang kita .

meskipun kita berupanya meralatnya. PRINSIP 10: KOMUNIKASI BERSIFAT PROSESUAL. Namun komunikasi itu sendiri bukanlah panasea (obat mujarab) untuk menyelesaikan persoalan . Pandangan dinamis dan transaksional memberi penekanan bahwa anda mengalami perubahan sebagai hasil terjadinya komunikasi. Prinsip ini seyogiannya menyadarkan kita bahwa kita harus hatihati untuk menyampaikan suatu pesan kepada orang lain. seperti “Tolong ambilkan garam” melibatkan suatu rangkaian kejadian yang rumit bila pendengar memenuhi permintaan tersebut. Pernahkah anda terlibat dalam suatu perdebatan sengit sehingga semakin keras anda katakana betapa marahnya anda. Bahkan kejadian yang sangat sederhana pun.anggap sebagai pendengar atau penerima pesan sebenarnya juga menjadi “pembicara” atau pemberi pesan pada saat yang sama. melainkan merupakan proses yang sinambung (continuous). yaitu lewat perilaku nonverbal mereka. PRINSIP 12: KOMUNIKASI BUKAN PANASEA UNTUK MENYELESAIKAN BERBAGAI MASALAH Banyak persoalan dan konflik antarmanusia disebabkan oleh masalah komunikasi. apalagi menhilangkan efek pesan tersebut sama sekali. Apalagi bila penyampaian pesan itu dilakukan untuk pertama kalinya. sebab yaitu tadi efeknya tidak bisa ditiadakan sama sekali. DAN TRANSAKSIONAL Seperti juga waktu dan eksistensi. PRINSIP 11: KOMUNIKASI BERSIFAT IRREVERSIBLE Dalam komunikasi sekali anda mengirimkan suatu pesan. komunikasi tidak mempunyai awal dan tidak mempunyai akhir. Sifat irreversible ini adalah implikasi dari komunikasi sebagai suatu proses yang selalu berubah. DINAMIS. anda tidak dapat mengendalikan pengaruh pesan tersebut bagi khalayak.

karena persoalan atau konflik tersebut mungkin berkaitan dengan masalah struktural. kendala struktural ini harus juga diatasi. atau warga pendatang (Bugis dan Makassar) dan warga pribumi di Ambon. antara suku Madura dengan suku Dayak di Sambas (Kalimantan). juga bila pihak-pihak tertentu tidak memperoleh akses atau mengalami diskriminasi dalam lapangan pekerjaan yang seharusnya juga terbuka bagi mereka.atau konflik itu. Agar komunikasi efektif. baik antara warga Tionghoa dengan warga pribumi. Komunikasi antara berbagai etnik. juga tidak akan efektif bila terdapat kesenjangan ekonomi yang lebar di antara pihak-pihak tesebut. .

Jakarta : PT. Ilmu Komunikasi : Teori dan Praktek. Bandung : PT. Teori Komunikasi. Bandung : PT. Pengantar Ilmu Komunikasi. Penerbit : PT. Deddy. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Sandjaja. Remaja Rosdakarya Mulyana. 2002. 2003. 2007. Sasa Djuarsa. Jakarta : Universitas Terbuka Wiryanto. 1993.DAFTAR PUSTAKA Effendy. 1999. Ilmu Komunikasi : Hubungan Masyarakat Suatu Studi Komunikologis. Grasindo . Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Onong Uchjana. Remaja Rosdakarya . Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi. Citra Aditya Bakti . Bandung.

Sebagai alat untuk menjelaskan fenomena komunikasi komunikasi. model mempermudah penjelasan tersebut. dengan menonjolkan unsur-unsur terpenting fenomena tersebut.Penjelasan tentang Model Komunikasi Model komunikasi adalah representasi suatu fenomena. Fungsi-fungsi dalam model komunikasi Menurut Gordon Wiseman dan Larry Barker mengemukakan bahwa model komunikasi mempunyai tiga fungsi yaitu : pertama. Aubrey Fisher mengatakan model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari keseluruhan. sifat atau komponen yang penting dari fenomena yang dijadikan model. mengukur fenomena yang diprediksi. Menurut Sereno dan Mortensen model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. Kedua. Deutsch menyebutkan bahwa model mempunyai fungsi komunikasi yaitu : Mengorganisasikan (kemiripan data dan hubungan) yang tadinya tidak teramati. transmisi warisan social dari suatu generasi ke generasi lainnya. model dapat menyesatkan kita. Model komunikasi merepresentasikan secara abstrak cirri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam dunia nyata. baik nyata ataupun abstrak. Model adalah gambaran informal untuk menjelaskan atau menerapkan teori. pengawasan lingkungan yang mengingatkan anggota-anggota masyarakat akan bahaya dan peluang dalam lingkungan. pengukuran. Kedua. Dengan kata lain. jika kita kurang hati-hati menggunakan model. menunjukkan hubungan visual dan ketiga. Heuristik (menunjukkan fakta-fakta dan metode baru yang tidak diketahui). Hanya saja model tersebut sekaligus mereduksi fenomena komunikasi. Model jelas bukan fenomena itu sendiri. . Sedangkan B. Akibatnya. model adalah teori yang lebih disederhanakan. korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespons lingkungan dan Ketiga. Lasswell mengemukakan tiga fungsi komunikasi. Prediktif memungkinkan peramalan dari sekedar tipe ya atau tidak hingga yang kuantitatif yang berkenaan dengan kapan dan berapa banyak. membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi. melukiskan proses komunikasi. unsure. yaitu: pertama. artinya ada nuansa komunikasi lainnya yang mungkin terabaikan dan tidak terjelaskan oleh model tersebut.

Dalam model yang kedua Schramm memperkenalkan gagasan bahwa kesamaan dalam bidang pengalaman sumber dan sasaranlah yang sebenarnya dikomunikasikan. lalu model yang lebih rumit yang memperhitungkan pengalaman dua individu yang mencoba berkomunikasi. Model Lasswell dikritik karena model itu tampaknya mengisyaratkan kehadiran komunikator dan pesan yang bertujuan.Pengertian model komunikasi Model Lasswell Model komunikasi Lasswell berupa ungkapan verbal. Model tersebut mengisyaratkan bahwa lebih dari satu saluran dapat membawa pesan. dan menerima sinyal. seperti setiap model yang baik. Dengan kata lain. menyandi-balik. Says What. Model Lasswell sering diterapkan dalam dalam komunikasi massa. In Which Channel. Model yang sering disebut model matematis atau model teori informasi itu mungkin adalah model yang pengaruhnya paling kuat atas model dan teori komunikasi lainnya. karena bagian sinyal itulah yang dianut sama oleh sumber dan sasaran. hingga ke model komunikasi yang dianggap interaksi dua individu. Tetapi. model Shannon dan Weaver mengasumsikan bahwa sumber informasi menghasilkan pesan untuk dikonsumsikan dari seperangkat pesan yang dimungkinkan. dimulai dengan model komunikasi manusia yang sederhana (1954). yakni : Who. Model ini dikemukakan Harold Lasswell tahun 1948 yang menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi yang diembannya dalam masyarakat. Model pertama mirip dengan model Shannon dan Weaver. To Whom. baik model Lasswell memfokuskan perhatian pada aspek-aspek penting komunikasi. . With What Effecti. Model Shannon dan Weaver ini menyoroti problem penyampaian pesan berdasarkan tingkat kecermatannya. Model itu melukiskan suatu sumber yang menyandi atau menciptakan pesan dan menyampaikannya melalui saluran kepada seorang penerima yang menyandi-balik atau mencipta-ulang pesan tersebut. Model Schramm Wilbur Schramm membuat serangkaian model komunikasi. Model ketiga Schramm menganggap komunikasi sebagai interaksi dengan kedua pihak yang menyandi. Disini kita melihat umpan balik dan lingkaran yang berkelanjutan untuk barbagi informasi. Model itu juga dianggap terlalu mnyederhanakan masalah. menafsirkan. mentransmisikan. Model Shannon dan Weaver Salah satu model awal komunikasi dikemukakan Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical Theory of Communication.

Model Berlo juga punya keterbatasan. Channel (saluran). menyajikan komunikasi sebagai fenomena yang statis ketimbang fenomena yang dinamis dan terus berubah. sumber adalah pihak yang menciptakan pesan baik seseorang ataupun suatu kelompok.Model Berlo Model lain yang dikenal luas adalah model David K. . Model ini dikenal dengan model SMCR. Message (pesan). Model ini misalnya dapat memandu anda untuk meneliti efek keterampilan komunikan penerima atas penerimaan pesan yang anda kirimkan kepadanya atau anda sebagai pembicara mungkin mulai menyadari bahwa latar belakang social anda mempengaruhi sikap penerima pesan anda. yang ia kemukakan pada tahun 1960. kepanjangan dari Source (sumber). Pesan adalah terjemahan gagasan ke dalam kode simbolik. namun juga komunikasi antarpribadi dan berbagai bentuk komunikasi tertulis. Lebih jauh lagi. seperti juga model Aristoteles. dan komunikasi non-verbal tidak dianggap penting dalam mempengaruhi orang lain. karena merinci unsur-unsur yang penting dalam proses komunikasi. Sebagaimana dikemukakan Berlo. Berlo. Meskipun Berlo menganggap komunikasi sebagai proses. umpan balik yang diterima pembicara dari khalayak tidak dimasukkan dalam model grafiknya. dan Receiver (penerima). Model Berlo juga bersifat heuristic (merangsang penelitian). model Berlo. Salah satu kelebihan model Barlo adalah adalah bahwa model ini tidak terbatas pada komunikasi public atau komunikasi massa. dan penerima adalah orang yang menjadi sasaran komunikasi. saluran adalah medium yang membawa pesan. seperti bahasa atau isyarat.

artinya ada nuansa komunikasi lainnya yang mungkin terabaikan dan tidak terjelaskan oleh model tersebut. dengan menonjolkan unsur-unsur terpenting fenomena tersebut Model komunikasi adalah representasi suatu fenomena. Akibatnya. Komunikasi Antarpribadi mencakup aspek-aspek isi pesan dan hubungan antarpribadi 4.Pengertian Komunikasi Antarpribadi (KAP) Komunikasi Antarpribadi menurut Sendjaja & T Rahardjo pertukaran makna antara orang-orang yang saling berkomunikasi Ciri-ciri dalam komunikasi Antarpribadi adalah : 1. dengan menonjolkan unsur-unsur terpenting fenomena tersebut. Hanya saja model tersebut sekaligus mereduksi fenomena komunikasi. Komunikasi Antarpribadi dimulai dari diri sendiri 2. Sebagai alat untuk menjelaskan fenomena komunikasi komunikasi. . Komunikasi Antarpribadi melibatkan pihak-pihak yang saling tergantung satu dengan lainnya 6. model mempermudah penjelasan tersebut. model dapat menyesatkan kita. jika kita kurang hati-hati menggunakan model. Komunikasi Antarpribadi tidak dapat diubah maupun diulang Antarpribadi adanya kedekatan fisik antara pihak-pihak yang adalah suatu proses Pengertian Model dalam Komunikasi Antarpribadi (KAP) Model adalah representasi suatu fenomena. Komunikasi Antarpribadi bersifat transaksional 3. Komunikasi berkomunikasi 5. baik nyata ataupun abstrak. baik nyata maupun abstrak. Model jelas bukan fenomena itu sendiri.

Model ini menunjukkan komunikasi sebagai suatu proses aksi-reaksi yang sangat sederhana. yakni : Who. Model ini dikemukakan Harold Lasswell tahun 1948 yang menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi yang diembannya dalam masyarakat. Model tersebut mengisyaratkan bahwa lebih dari satu saluran dapat membawa pesan. Model ini mengasumsikan bahwa kata-kata verbal (lisan-tulisan). Model Harold Lasswell Model komunikasi Lasswell berupa ungkapan verbal. gambar-gambar. Model Lasswell sering diterapkan dalam dalam komunikasi massa. Model Shannon dan Weaver Model ini mengasumsikan bahwa sumber informasi : menghasilkan suatu pesan untuk dikomunikasikan dari seperangkat pesan yang dimungkinkan. Says What. seperti setiap model yang baik. dan tindakan-tindakan tertentu akan merangsang orang lain untuk memberikan respons dengan cara tertentu. Model itu juga dianggap terlalu mnyederhanakan masalah. Model ini dipengaruhi oleh disiplin psikologi. In Which Channel. baik model Lasswell memfokuskan perhatian pada aspek-aspek penting komunikasi. Tetapi. sehingga proses ini dapat dianggap sebagai pertukaran atau pemindahan informasi atau gagasan. With What Effectt. Model Lasswell dikritik karena model itu tampaknya mengisyaratkan kehadiran komunikator dan pesan yang bertujuan.Model S-R Model stimulus-respon adalah model komunikasi paling dasar. . Channel (saluran) : medium yang mengirimkan sinyal (tanda) dari transmitter ke penerima (receiver). isyarat-isyarat non verbal. Transmitter (pemancar) : mengubah pesan menjadi suatu sinyal yang sesuai dengan saluran yang digunakan. To Whom.

yakni setiap rangsangan tambahan dan tidak dikehendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Konsep penting dalam model ini adalah gangguan (noise). . Penerima (receiver). yakni mekanisme pengdengaran.Dalam percakapan sumber informasi ini adalah otak. melakukan operasi yang sebaliknya yang dilakukan transmitter dengan merekonstruksi pesn dari sinyal. Sasaran (destination) adalah (otak) orang yang menjadi pesan tersebut. transmitternya adalah mekanisme suara yang menghasilkan sinyal (kata-kata terucapkan) yang ditransmisikan lewat udara (sebagai saluran).

.

Pendidikan Formal 1993 – 1999 1999 – 2002 2002 – 2005 2005 – 2010 Pendidikan Informal 2005 2005 : Kursus Komputer : Kursus Primagama : : : : SD BPS&K 1. Tanggal Lahir Jenis Kelamin Status Alamat Telepon Mobile Email : : : : : : : : Rizky Faradilla Jakarta. Jakarta Timur Universitas Persada Indonesia Y. Dapat bekerja secara tim maupun individu. : Hizbul waton. Jakarta Timur SMU Muhammadiyah 11.15 Februari 2011 .94498188 0856-97488733 rfaradilla@yahoo. : Paskibra.Jakarta Timur 13230 021. Jakarta Timur SMPN 74. Pisangan Lama III RT 006 / 011 No. Tanggung Jawab. 16 Juni 1987 Perempuan Lajang Jl.I Pengalaman Organisasi 1999 – 2002 2002 – 2005 2002 – 2005 : OSIS. Disiplin. Berdedikasi Tinggi. 14 Pisangan Timur . Jakarta.Curriculum Vitae Nama Tempat.com Kualifikasi Jujur.A.

I jurusan Broadcasting.Tanggal lahir Usia Status Alamat Pendidikan Telepon : Rizky Faradilla : Jakarta. pas foto terbaru. Berdasarkan informasi yang ada di Bank Mega yang Bapak / Ibu pimpin. saya tertarik untuk mengisi posisi tersebut maka dari itu saya mengajukan surat lamaran ini dengan memberikan identitas diri untuk diketahui olah Bapak / Ibu sebagai berikut : Nama Tempat . fotocopy SKL.A.16 Juni 1987 : 23 Tahun : Lajang : Jl. 14 Pisangan Timur. dan terima kasih atas perhatian Bapak / Ibu. Demikian surat lamaran ini. transkip nilai.97488733 Saya adalah Sarjana Ilmu komunikasi Universitas Persada Indonesia Y. Di tempat. Hormat saya. sebagai dokumen pendukung lamaran ini. Diharapkan saya bisa mengisi posisi tersebut. Rizky Faradilla . Dengan ini saya turut melampirkan fotocopy KTP. Bank Mega Tbk. Jakarta Timur 13230 : S-1 : 021 – 94498188 / 0856 . fotocopy SKCK. Pisangan Lama III RT 006 / 011 No.Kepada : HR Departement PT. CV.

Berdasarkan informasi yang saya terima melalui saudara saya yang bernama Nurbaniah yang bekerja sebagai Relationship officer (RO) area Thamrin. Bank Mandiri (Persero). Fotocopy KTP 2. Dengan ini saya lampirkan identitas diri saya sebagai berikut: Nama Tempat / Tanggal Lahir Jenis Kelamin Status Alamat Universitas Fakultas : Rizky Faradilla : Jakarta. CV 4.Tbk. Fotocopy transkip nilai 5. Hormat saya. 14 Pisangan Timur. Pisangan Lama III RT 006 / 011 No. maka dengan ini saya mengajukan diri sebagai staff untuk posisi tersebut diatas. Pas Photo 3x4 (2lembar) 3. 16 Juni 1987 (23 thn) : Perempuan : Lajang : Jl. MH Thamrin Kav. bahwa perusahaan Bapak membutuhkan staff untuk Divisi Frontliner sebagai Customer Service (CS). Human Resource Kanwil IV Wisma Mandiri I Lantai 7 Jl.5 Jakarta Pusat UP : Bapak Pungki Dengan Hormat. atas perhatian Bapak / Ibu saya ucapkan terima kasih.Jakarta. Jakarta Timur 13230 : UPI YAI : Ilmu Komunikasi : Berikut juga saya lampirkan dokumen pendukung surat lamaran ini sebagai berikut: 1. Fotocopy Surat Kelakuan Baik (SKCK) Demikianlah surat lamaran ini saya buat dengan sebaik-baiknya. Rizky Faradilla . 12 April 2011 Kepada Yth. PT.