P. 1
MAKALAH SISTEM PENDINGIN

MAKALAH SISTEM PENDINGIN

|Views: 5,890|Likes:
Published by maxup01

More info:

Published by: maxup01 on Jan 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2013

pdf

text

original

TUGAS MAKALAH SISTEM PENDINGIN (AC

)

NAMA NIM KELAS

: MASKUB ABI MULIA : 09506134002 :C

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS TEKNIK 2011

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Pengertian AC ( Air Conditioner ) Air Conditioner (AC) merupakan suatu komponen atau peralatan yang dipergunakan untuk mengatur suhu, sirkulasi, kelembaban dan kebersihan udara didalam ruangan. Air Conditioner (AC) mempertahankan kondisi udara baik suhu dan kelembabannya agar nyaman dengan cara sebagai berikut :

Pada saat suhu ruangan tinggi AC akan mengambil panas dari udara sehingga suhu ruangan turun, dan sebaliknya ketika suhu ruangan rendah AC akan memberikan panas ke udara sehingga suhu udara akan naik.

Bersamaan dengan itu kelembaban udara juga dikurangi sehingga kelembaban udara dipertahankan pada tingkat yang nyaman.

1.2 Fungsi Sistem AC ( Air Conditioner ) Sistem Air Conditioner ( AC ) digunakan untuk membuat temperatur udara di dalam suatu ruangan menjadi nyaman. Apabila suhu pada suatu ruangan terasa panas maka udara panas ini diserap sehingga temperaturnya menurun. Apabila udara dalam ruangan lembab maka kelembaban akan dikurangi sehingga udara dipertahankan pada tingkat yang menyenangkan.

Udara lembab pada kendaraan menyebabkan kondensasi yang dapat menghalangi pandangan. Dengan menghidupkan sistem AC maka kondensasi ini dapat dihilangkan, karena udara yang dikeluarkan dari sistem AC adalah udara kering. Selain itu udaranya bersih karena sudah melewati sistem penyaringan.

Mensirkulasi udara. Mereduksi tingkat kelembaban udara. 4. Membersihkan udara. .3 Gangguan Pada Siklus Refrigeran Refrigeran yang dipakai pada unit refrigerasi dan AC berfungsi sebagai media penukar kalor. * Kompressor bekerja terus menerus dan arus motor kompressor di bawah normal. 2. dan kondisi saluran yang dilewatinya serta kondisi sekitarnya.Dari keterangan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sistem AC berfungsi untuk : 1. Efek pendinginan yang diperoleh tergantung dari jumlah isi refrigeran yang ada di dalam sistemnya. 3. Mendinginkan udara. setting. Under Charge Gejala yang dapat ditimbulkan : * Tekanan discharge dan tekanan suction di bawah normal. * Efek pendinginan kurang. Over Charge Gejala yang dapat ditimbulkan : * Tekanan discharge dan tekanan suction di atas normal. 1. 1. 2. * Pada saluran suction timbul bunga es. * Efek pendinginan kurang.

4. Under Condensing Bila tekanan discharge di atas normal. . yaitu volume air pendingin terlalu besar (pada water cooled kondenser). Bocor atau Leaking Gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan under charge. Untuk mengatasi ini maka dapat dilakukan sebagai berikut : * Membersihkan kondenser (cleaning). maka dapat disebabkan karena kondensernya kotor atau kurang pendinginan. Gejala yang timbul : tekanan suction cenderung vacuum. Buntu atau Kotor (tersumbat) Saluran yang rawan buntu atau tersumbat oleh endapan lumpur/kerak adalah : katup ekspansi dan filter. maka dapat disebabkan oleh suhu lingkungan mendadak turun atau efek pendinginan kondenser yang terlalu besar.3. Untuk membedakannya perlu dilakukan tes kebocoran dengan menggunakan alat detector kebocoran atau menggunakan cara tradisional yaitu air sabun. walaupun refrigeran charge terus ditambah. . Over Condensing Bila tekanan discharge di bawah normal. 5. * Meningkatkan efek pendinginan kondenser dengan jalan : . Untuk mengatasinya maka perlu mengatur efek pendinginan kondenser yaitu dengan mengatur kecepatan fan dan mengatur volume air pendingin.Menaikkan putaran fan kondenser (bila ada). 6.Meningkatkan volume air pendingin kondenser (water cooled).

Tetapi bila sistem defrostnya gagal bekerja sehingga terjadi penumpukan bunga es di coil evaporator maka akan dapat menghambat penyerapan panas oleh evaporator. Akibatnya proses evaporasi tidak berjalan dengan maksimal.sehingga masih ada liquid refrigeran yang keluar dari evaporator.7. . Bunga Es di Evaporator (Frost) Biasanya evaporator telah dilengkapi degan sistem pencairan bunga es (sistem defrost) yang menumpuk di permukaan coil evaporator.

BAB II PEMBAHASAN 2. evaporator. Suatu mesin refrigerasi tergantung pada kemampuan kompresor untuk memenuhi jumlah gas refrigeran yang perlu disirkulasikan. karena kompresor merupakan jantung utama dari sistem refrigerasi kompresi uap dan juga kapasitas refrigerasi. Fungsi dari kompresor adalah untuk menaikan tekanan dari uap refrigeran sehingga tekanan pada kondensor lebih tinggi dari evaporator yang menyebabkan kenaikan temperatur dari refrigeran. dan evaporator dengan penjelasan sebagai berikut : 1. orifice tube. terutama mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. katup ekspansi. . Kompresor berfungsi untuk menghisap uap refrigeran yang berasal dari evaporator dan menekannya ke kondenser sehingga tekanan dan temperaturnya akan meningkat ke suatu titik dimana uap akan mengembun pada temperatur media pengembun. Kompresor dirancang dan diproduksi untuk dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama. kondensor.1 Cara kerja sistem AC ruangan Bagaimana cara kerja sistem AC sehingga mampu memberikan efek pendingin dalam ruangan Anda? AC alias Air Conditioner alias Pengkondision Udara merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan ruangan yang kita inginkan. Seperangkat alat tersebut diantaranya kompresor. Kompresor : Kompresor adalah alat untuk memompa bahan pendingin (refrigeran) agar tetap bersirkulasi di dalam sistem.

Kondensor : Kondenser berfungsi sebagai untuk membuang kalor ke lingkungan. yaitu: 1. Kompresor SemiHermetik 3. Kompresor Scroll Sedangkan berdasarkan konstruksinya. ada tiga jenis kompresor yang biasa digunakan pada system refrigerasi kompresi uap. Kompresor Rotari (Rotary Compressor) 3. . Kompresor Hermetik 2. yaitu: 1) Kondensor yang air pendinginnya langsung dibuang. Kompresor Torak (Reciprocating Compressor) 2. Sebelum masuk ke kondenser refrigeran berupa uap yang bertemperatur dan bertekanan tinggi. 2) Kondensor yang air pendinginnya disirkulasikan kembali. Kompresor Open Type 2. sedangkan setelah keluar dari kondenser refrigeran berupa cairan jenuh yang bertemperatur lebih rendah dan bertekanan sama (tinggi) seperti sebelum masuk ke kondenser. ada lima jenis kompresor yang biasa digunakan pada sistem refrigerasi kompresi uap. Berdasarkan jenis media pendingin yang digunakan kondenser dibagi menjadi 3 jenis. Kompresor Sentrifugal (Centrifugal Compressor) 4. sehingga uap refrigeran akan mengembun dan berubah fasa dari uap ke cair. Kompresor Screw 5. yaitu: a) Kondensor berpendingin air (water cooled condenser).Berdasarkan cara kompresi. yaitu: 1. Kondensor berpendingin air dapat dibedakan menjadi dua kategori.

b) Kondensor berpendingin udara (air cooled condenser). Fungsi dari masing – masing kondenser ialah sebagai berikut : . yaitu: 1) Kondensor yang kipasnya dioperasikan dengan pengatur jarak jauh (remote control).ulang. Kondensor berpendingin udara yang menggunakan bantuan kipas dalam mensirkulasikan media pendinginannya dikenal sebagai kondensor berpendingin udara konveksi paksa. dll. Kapasitasnya kondensor jenis ini biasanya cocok untuk beban mulai < 1kW s/d 500 kW. freezer untuk keperluan rumah tangga. Ada dua metoda mengalirkan udara pada jenis ini. 2) Kondensor yang kipasnya dirakit bersama-sama dengan unit kompresor atau condensing unit. yaitu konveksi alamiah dan konveksi paksa dengan bantuan kipas.Sesuai dengan namanya. karena hanya mengandalkan kecepatan angin yang terjadi pada saat itu. demikian seterusnya secara berulang . Selanjutnya air dialirkan kembali ke dalam kondensor. c) Kondensor evaporatif (evaporative condenser) Kondensor evaporatif pada dasarnya adalah kombinasi antara kondensor dengan menara pendingin yang dirakit menjadi satu unit atau kondensor yang menggunakan udara dan air sebagai media pendinginnya. jenis kondensor dibagi menjadi dua kelompok. Sedangkan kondensor yang air pendinginnya digunakan kembali. Oleh karena itu kondensor jenis ini hanya cocok untuk unit-unit yang kecil seperti kulkas. Konveksi secara alamiah mempunyai laju aliran udara yang melewati kondenser sangat rendah. kondensor yang air pendinginnya langsung dibuang. Secara garis besar. maka air yang berasal dari suplai air dilewatkan ke kondensor akan langsung dibuang atau ditampung di suatu tempat dan tidak digunakan kembali. maka air yang keluar dari kondensor dilewatkan melalui menara pendingin (cooling tower) agar temperaturnya turun. bahkan kadang dapat lebih dari 500 kW.

Untuk membantu kinerja sistem. Sangat sesuai dengan kondisi lingkungan yang banyak air dengan temperatur air yang cukup rendah. air untuk mendinginkan kondenser kedua sehingga perpindahan kalor dapat maksimal yaitu berasal dari air sumur sebagai make up water dengan menggunakan katup apung sebagai alat kontrolnya. Hemat energi. Keuntungan menggunakan 2 buah kondensor ialah :    Kerja kompresor lebih ringan.  Kondenser yang kedua berfungsi untuk : 1) Media penukar kalor sisa dari kondenser pertama. kalor dari kondensor tidak dapat sepenuhnya diserap oleh air. Adapun dimensi dari masing – masing kondensor adalah . Refrigeran yang keluar dari kondenser benar – benar dalam fasa cair. 2) Memastikan refrigeran yang masuk ke dalam evaporator berada dalam keadaan cair. 3) Menurunkan temperatur kondensasi dari 75oC sampai 60oC. Bila kondisi air pada kondenser pertama sudah panas. Kondensor yang pertama berfungsi untuk : 1) Media penukar kalor dan tempat terjadinya proses kondensasi 2) Sebagai heat recovery karena adanya kebutuhan air panas untuk membersihkan tangki – tangki susu. 3) Menurunkan temperatur discharge ke temperatur kondensasi sesuai rancangan yaitu 40oC.   Mempertahankan agar tekanan kondensasi tidak terlalu tinggi. karena apabila pelepasan kalor pada kondenser pertama tidak sempurna maka kondenser kedua yang menyempurnakannya. Maka kondensor yang kedua akan menyerap kalor dari kondensor yang masih tersisa. karena menggunakan air ledeng hanya sebagai pendingin kondensor sehingga secara tidak langsung akan mengurangi kebutuhan energi listrik.

Dalam beberapa sistem. Refrigent dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah.5 m Dimensi bak kondensor II: Panjang = 1.sebagai berikut : Dimensi bak kondensor I: Panjang = 3. sebelum melalui kompresor untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi.5 m Lebar = 1. tapi masih mengandung sedikit cairan.4 m Lebar = 1 m Tinggi = 1.5 m Tinggi = 1. Ini dirancang untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orifice yang merubah wujud cairan menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup pemuaian dan memasuki evaporator/pendingin 5. Katup ekspansi : Katup ekspansi. Ini juga dapat berlaku seperti mulut/orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni. evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigent. Biasanya. Evaporator atau pendingin : Refrigent menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan. Orifice Tube : Di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah. 4. .5 m 3. selain memasang sebuah orifice tube. merupakan komponen terpenting dari sistem. dipasang juga katup ekspansi. Campuran refrigent kemudian masuk ke akumulator / pengering.

Sebab. minyak pelumas berfungsi meredam panas di bagian-bagian kompresor. Strainer Atau Saringan Strainer atau saringan berfungsi menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigeran di dalam sistem AC. Untuk mencegah agar refrigeran cair tidak mengalir ke kompresor. Kotoran yang lolos dari saringan karena strainer rusak dapat menyebabkan penyumbatan pipa kapiler. Fan atau kipas terletak pada bagian outdoor . 3. yaitu bersifat melumasi. ketika wujud refrigeran berbentuk gas akan lebih mudah masuk ke dalam kompresor dan tidak merusak bagian dalam kompresor. Kipas ( Fan atau Blower ) Pada komponen AC. oli kompresor harus memiliki persyaratan khusus. accumulator berfungsi mengatur sirkulasi aliran bahan refrigeran agar bisa keluar-masuk melalui saluran isap kompresor. dan tidak menimbulkan efek negatif pada sifat refrigeran serta komponen AC yang dilewatinya. kemudian ikut bersirkulasi di dalam sistem pendingin melewati kondensor dan evaporator. kotoran yang menjadi penyumbat sistem pendingn. memiliki titik beku yang renndah. sirkulasi refrigeran menjadi terganggung. Akibatnya. tahan terhadap temperatur kompresor yang tinggi.2 Komponen Pendukung AC 1. 2.2. Oleh sebab itu. Selain itu. accumulator mengkondisikan wujud refrigeran tetap dalam wujud gas. Selain itu. Blower terletak di bagian indoor yang berfungsi menghembuskan udara dingin yang di hasilkan evaporator. Minyak Pelumas Kompresor Minyak pelumas atau oli kompresor pada sistem AC berguna untuk melumasi bagianbagian kompresor agar tidak cepat aus karena gesekan. Accumulator Accumulator berfungsi sebagai penampung sementara refrigeran cair bertemperatur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator. 4. biasanya. Sebagian kecil dari oli kompresor bercampur dengan refrigeran. seperti karat dan serpihan logam.

2. sampai menyalakan atau menonaktifkan AC. termistor dipasang di bagian evaporator. memiliki diameter (kira-kira 3-5 mm). fungsi PCB kontrol menyerupai fungsi otak manusia. relay . mengatur temperatur. kapsul kaca dipasangi dua buah kaki terminal (pin).yang berfungsi mendinginkan refrigeran pada kondensor serta untuk membantu pelepasan panas pada kondensor 2. yaitu thermistor temperatur ruangan dan thermistor pipa evaporator. Kemudian. atau butiran. Di dalam komponen PCB Kontrol terdiri dari thermistor. fuse. lama pengoperasian(timer). Biasanya. Jika di analogika. kapasitor. Karena ukurannya sangat kecil. thermistor berbentuk butiran mampu memberikan reaksi yang sangat cepat terhadap perubahan temperatur.3 Komponen Kelistrikan Pada AC : 1. trafo. Thermistor dirancang agar memiliki tahanan yang nilainya semaking mengecil ketika temperatur bertambah. Pada Unit AC. Pada thermistor berbentuk butiran. tergantung dari pabrikan AC. Thermistor Thermistor adalah alat pengatur temperatur. sensor. IC. thermistor mampu mengatur kerja kompresor secara otomatis berdasarkan perubahan temperatur. seperti piringan. Thermistor pipa berfungsi menerima perubahan temperatur pada pipa evaporator. Selanjutnya. beberapa butir thermistor tersebut dibungkus dengan kapsul yang terbuat dari bahan gelas (kapsul kaca). ada dua jenis thermistor. dan alat elektronik lainnya. batangan. PCB Kontrol PCB Kontrol merupakan alat mengatur kerja keseluruhan Unit AC. Fungsinya pun beragam. saklar. pergerakan swing. . mulai dari mengontrol kecepatan blower indoor. Thermistor temperatur ruangan berfungsi menerima respon perubahan temperatur dan hembusan evaporator. Thermistor dibuat dari bahan semikonduktro yang dibuat dalam beberapa bentuk. Dengan begitu.

Overload Motor Protector (OMP) Overload Motor Protector(OMP) merupakan alat pengaman motor listrik kompresor (biasanya terdapat pada jenis kompresor hermetik). Biasanya. Kerja OMP dikendalikan oleh sensor . Besarnya muatan yang bisa ditampung tergantung dari kapasitas kapasitor. Pada motor kipas (fan indoor atau outdoor) memiliki start kapasitor berukuran 1-4 nF. Dikatakan sementara. Kapasitor akan mengisi kembali muatan dan akan digunakan kembali sewaktu-waktu pada saat menyalakn kompresor lagi.5 – 2 PK memiliki start kapasitor berukuran 15-50 nF. 4. dan digantikan dengan hubungan langsung dari PLN. hanya dibutuhkan waktu sepersekian detik atau sangat singkat untuk membuat motor kompresor berputar pada kecepatan penuh.3. Satuan dari kapasitas kapasitor adalah Farad (F). pada kompresor AC bertenaga 0. biasanya terdapat dua starting kapasitor. Setelah motor kompresor mencapai putaran penuh. Dengan bantuan starting kapasitor. secara otomatis hubungan listrik pada kapasitor akan dilepas. Kapasitor Kapasitor merupakan alat elektronik yang berfungsi sebagai penyimpanan muatan listrik sementara. Kapasitor difungsikan sebagai penggerak kompresor pertama kali atau starting kapasitor. yaitu sebagai penggerak kompresor dan motor kipas (fan). Pada unit AC. Lama atau singkatnya waktu yang dibutuhkan tergantung dari jumlah muatan listrik yang tersimpan pada kapasitor. kapasitor akan melepaskan semua muatan listrik yang terkandung secara tiba-tiba dalam waktu yang sangat singkat.

Biasanya.5-2 PK). Ketika Motor bekerja. arus listik akan mengalir menuju kompresor sehingga kompresor akan kembali bekerja.External OMP digunakan untuk mesin compresor AC yang tidak terlalu besar(0. Begitu juga sebaliknya. kompresor akan berfungsi sebagai sirkulator bahan pendingin menuju ke seluruh bagian sistem pendingin. fungsi start capasitor akan digantikan oleh arus listrik PLN untuk memutar kedua motor listrik tersebut. Untuk membantu memaksimalkan putaran. Selanjutnya. Penempatan OMP pada kompresor hermetik ada dua macam. motor kompresor dikemas menjadi satu unti dengan .panas yang terbuat dari campuran bahan logam dan bukan logam (bimetal). sedangkan internal OMP banyak terdapat pada mesin kompresor AC yang besar(1. bimetal akan menutup. Motor Listrik Motor Listrik berfungsi untuk menggerakan kipas (outdoor) dan Blower (indoor).5-1 PK). yaitu external OMP (diletakan di luar body kompresor) dan internal OMP(diletakan di dalam kompresor). baik pada motor listrik indoor maupun outdoor. Ketika bimetal dilewati arus listrik tinggi secara terus menerus atau kondisi kompresor yang terlalu panas. Ketika suhu kompresor turun. bimetal akan membuka sehingga arus listrik menuju kompresor akan putus. Bentuk dan ukuran motor listrik indoor dan outdoor berbeda. 6. dibutuhkan start kapasitor yang berfungsi menggerakan motor listrik pertama kali sampai mencapai putaran penuh. Umumnya. Batang bimetal inilah yang membuka dan menutup arus listrik secara otomatis ke motor listrik. Motor Kompresor Motor Kompresor berfungsi menggerakan mesin kompressor. 5.

cara kerja sistem AC adalah sebagai berkut : Kompresor yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent). maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. jadi refrigent yang masuk ke dalam kompresor dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser. Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator. Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair . Serupa dengan motor kipas. Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah jumlahan dari energi kompresor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan. Di bagian kondenser ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair. untuk start awal motor kompresor juga menggunakan bantuan start kapasitor.kompresornya. Jadi dapat disimpulakn.

dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan. dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah kompresor (pompa). menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan). Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan.maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi. yang umumnya adalah fluorocarbon[2]. dan kipas pada jendela luar. kipas. dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi. yang mengalir dalam sistem. Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser. Perlu diketahui : Kunci utama dari AC adalah refrigerant. perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun. condenser coil (kumparan penukar panas). Dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dengan mudah dilakukan. . di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap. dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan. pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator. Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi[1] substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara.

meledak dan beracun. Hidrokarbon seperti methane. refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan. HFC seperti R11 (umum digunakan pada refrigerator dan air conditioner) dan R22. berfungsi untuk memindahkan panas dari satu tempat ke tempat lain. lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. R-407C.Udara panas dari ruangan melewati filter. Penguapan Ammonia bersifat mudah terbakar. . gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan.3 Freon AC dan Jenis Refrigerant Lainnya Refrigerant atau yang sering kita sebut Freon adalah cairan yang menyerap panas pada suhu rendah dan menolak panas pada suhu yang lebih tinggi. Pada kompresor. R-134A. Sebuah thermostat[3] mengontrol motor kompresor untuk mengatur suhu ruangan. Pada condenser coil. menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin. Refrigerant pada air conditioner merupakan media yang sudah cukup lama digunakan. Ammonia dapat menghasilkan pendinginan dengan mekanisme yang cukup simpel. methylene klorida. Ammonia lebih ringan daripada udara. 2. sehingga udara menjadi dingin. Jenis-jenis refrigerant termasuk Ammonia. methyl klorida. Ammonia adalah refrigerant yang paling umum diketahui. yang tersirkulasi kembali ke cooling coil. maka penggunaan R11 dan R22 selanjutnya dialihkan ke R-401A. Sulfur Dioksida. Karena kesadaran bahwa HFC turut berperan dalam kerusakan lapisan ozon.

yaitu R11 dan R22. . Air sebagai refrigerant masih digunakan terus sampai sekarang sebagai media pemindah panas pada sistem air conditioner yang menggunakan cooling tower yang mana bekerja efektif dimana kelembaban lingkungan cukup rendah untuk menghasilkan tingkat penguapan yang bagus. SO2 tidak mudah terbakar atau meledak namun bersifat korosif. Freon dan Genetron: para ahli kimia juga telah mencoba menggunakan carbon tetraklorida CCl4 sebagai refrigerant dengan menambahkan dua atom chlorine untuk memproduksi CCl2F2 yang kemudian dikenal dengan keluarga “R”. Refrigerant HFC atau “CFC” tidak bersifat mudah terbakar. isobutane C4H10. Inilah yang sering dimaksud dengan Freon AC. dan propane C3H8 sering digunakan sebagai bahan bakar dan biasa dijual dalam kemasan kaleng. tidak beracun pada manusia dan secara luas digunakan sampai kemudian diketahui efek buruknya di atmosfer.Sulfur Dioksida (SO2) sudah tidak digunakan dan susah ditemukan penggunaannya kecuali di peralatan pendingin yang sudah tua. Sistem ini banyak digunakan di Amerika. Methyl klorida CH3Cl juga biasa digunakan sebagaimana CH2Cl2. Hydrocarbons seperti methane CH4.

tidak hanya asal pasang tanpa memikirkan akibat yang akan terjadi. . Mahasiswa juga dapat mengetahui jenis-jenis Freon yang baik dan benar digunakan di pasaran.BAB III KESIMPULAN Dengan mengetahui cara kerja dan gangguan yang terjadi pada AC ( Air Conditioner ) mahasiswa dapat mengembangkan dan memperbaiki system AC apabila terjadi kerusakan.

Lebih dari 100 fluorocarbon yang telah ditemukan. Ketika temperatur naik. Walaupun. Saat ini. metal terluar memuai lebih dahulu. dan Freon-12 (CCl2F2). freon dianggap sebagai salah satu penyebab lapisan Ozon Bumi menajdi lubang dan menyebabkan sinar UV masuk. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda. umumnya digunakan sebagai bahan refrigerant. Kelompok Freon dari fluorocarbon terdiri dari Freon-11 (CCl3F) yang digunakan sebagai bahan aerosol. hal tersebut belum terbukti sepenuhnya. . produksi fluorocarbon mulai dikurangi. [3] Thermostat pada AC beroperasi dengan menggunakan lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan.CATATAN: [1] Entalphi adalah istilah dalam termodinamika yang menyatakan jumlah energi internal dari suatu sistem termodinamika ditambah energi yang digunakan untuk melakukan kerja. sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif/jalan. [2] Fluorocarbon adalah senyawa organik yang mengandung 1 atau lebih atom Fluorine.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->