ANALISIS PENULISAN KATA DALAM KARANGAN ARGUMENTASI ARTIKEL ILMIAH Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata

Kuliah Penulisan Artikel Ilmian Yang Dibina Oleh Prof. H. Dedi Heryadi, M.Pd

Oleh : Elis Triyani 082121028 3A PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA 2011-07-01

1

Abstrak Mengarang adalah mengemukakan maksud dan tujuan menjelaskan apa yang dipikirkan dan dirasakan (soedjito). Sebagaimana dikemukakan Tarigan (1982:22) bahwa menulis adalah suatu bentuk berfikir. Mulyono (1990:15) mengemukakan bahwa mengarang atau menulis adalah kegiatan menyusun atau mengorganisasikan buah pikiran. kata berimbuhan. Pendahuluan Berdasarkan jarahanya bahasa dapat dibagi dua. sehingga dengan bahasa tulis dapat mereka menuangkan idea tau gagasan dengannya dengan baik. kata ulang dan kata gabung atau gabungan kata. Kata merupakan faktor yang dapat menyebabkan kesalahan 2 . Maksud dan tujuan disampaikan dengan menggunakan kalimat yang logis dan terpadu. Dua keterampilan bahasa itu. yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan. sedangkan dua keterampilan lainnya yaitu membaca dan menulis digunakan secara tidak langsung dan disebut juga komunikasi tertulis. yaitu kata disar. Karena bahasa dlaam berkomunikasi sangat penting. Penulisan kata sangat penting dalam berbahasa Indonesia. Agar tulisan yang dibuat dapat dipahami oleh pembaca dan berbagai faktir yang harus diperhatikan dalam bahasa tulis yaitu penulisan kata. khusunya bahasa tulis perlu mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dan perlu pula diajarkan pada masyarakat. karena dalam berbahasa kita menggunakan kata. yaitu keteramplian menyimak dan dan berbicara digunakan secara langsung dan sering juga disebut komunikasi lisan. idea tau gagasan dengan menggunakan rangkaian kalimat yang logis dan terpadu dalam bahasa tulis. tetapi justru berfikir bagi membaca tertentu dan bagi waktu tertentu. kata berimbuhan dan kata ulang. Karena itu. Penulisan kata yang akan penulis kemukakan mencakup penulisan kata dasar. Secara ortografis ada empat macam kata yang harus diperhatikan penulisannya.

hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif bahan ajar oleh guru dalam upaya meningkatkan kemampuan menulis siswa dan manfaat teoritis. 2) jenis kesalahan yang bagaimanakah yang terdapat dalam karangan argumentasi siswa kelas VII. Selain itu. atau kalimat. Penulisan Kata 1. 1) bagaimanakan penulisan kata dalam karangan argumentasi siswa kelas VII. karena merupakan unsur pembangun suatu kalimat (Widagdho. penulis ingin mengetahui jenis kesalahan penulisan kata yang terdapat dalam karangan argumentasi siswa kelas VII. Manfaat yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu manfaat praktis. penulis merumuskan masalah penelitian sebagai berikut. Berdasar uraian tersebut.suatu kalimat. khususnya teori penulisan kata. 1997:46). Kata berperan dalam kalimat atau bahasa. Kata sering digunakan secara tidak tepat dalam kalimat. penulis menggunakan metode deskriptif yakni memcahkan masalah yang aktual dan mendeskripsikan gejala yang ada dan untuk mengidentifikasikan masalah-masalah mengenai penulisan kata dalam karangan argumentasi siswa kelas VII. Pembahasan 1. Dalam penelitian ini. naik karena artinya yang tidak tepat atau tidak benar atau karena penggabungan kata itu dengan kata lain dalam sebuah frase. Tanpa kata tak mungkin ada kalimat atau bahasa.1 Penulisan Kata Dasar 3 . hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung teori yang sudah ada. klausa. Tujuan penelitian yang akan dilakukan adalah penulis ingin mengetahui penulisan kata dalam karangan argumentasi siswa kelas VII.

2 Penulisan Kata Berimbuhan Kata berimbuhan yaitu kata yang dibentuk dari kata dasar atau bentuk dasar dengan imbuhan (awalan. Kata ulang adalah bentuk sebagaimana hasil dari mengulang sebuah kata dasar atau bentuk dasar. atau akhiran) ditulis dengan aturan sebagai : 1) Imbuhan (awalan. Contoh : bertanggung jawab Sebar luaskan 1.Kata dasar. Sedangkan makna yang didapat sebagai hasil proses pengulangan itu. Contoh : Buku ini baru beli 1. yaitu kata yang belum diberi imbuhan atau belum mengalami proses morfologi lainnya. antara lain menyatakan : (1) (2) (3) (4) Jamak Banyak dan bermacam-macam Banyak dengan ukuran satuan yang disebut kata dasarnya Banyak yang disebut kata dasarnya 4 . terlepas dari kesatuan lainnya.3 Penulisan Kata Ulang Pengulangan atau reduplikasi merupakan alat morfologi yang priduktif di dalam pembentukan kata. 3) kata ulang sebagian. 2) kata ulang berubah bunyi. sisipan. Dilihat dari pengulangan ini dapat dibedakan adanya empat macam kata ulang. sisipan atau akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya sebagai kesatuan Contoh : Pembangunan Gemetar Membangun 2) Kalau bentuk dasarnya adalah gabungan kata. yaitu : 1) Kata ulang utuh atau murni. ditulis sebagai satu kesatuan. 4) kata ulang berimbuhan. maka awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Pengulangan kata berfungsi membentuk kata-kata tertentu yang sesuai untuk digunakan dalam suatu ujaran.

(5) (6) (7) (8) (9) Agak atau sedikit bersipat Menyerupai atau seperti Sungguh-sungguh atau benar-benar yang disebut kata dasarnya Pertentangan Berulang kali (10) Berabalasan (11) Dilakukan tanpa tujuan (12) Tentang atau masalah (13) Bersamaan waktu (14) Paling (15) Dikerjakan asal saja (16) Sepanjang atau seluruh (17) Pernah atau tidak lagi (18) Terdiri dari (19) Intensitas (20) Penegasan 2.1 Pengertian Karangan Argumentasi Kita tahu bahwa karangan argumentasi adalah suatu karangan yang isinya memberikan alasan yang kuat. 2. 5 . H. 1987:98). Vivian adalah suatu bentuk wacan yang tujuan utamanya adalah untuk mempersuasi audien tertentu untuk mengambil suatu dokterin atau sikap tertentu atau suatu perbuatan tertentu (Ahmad. Sebagaimana dikemukakan oleh Widyamartaya (1987:9) bahwa mengarang adalah proses kegiatan pikiran manusia yang hendak mengemukakan kandungan jiwanya kepada orang lain atau kepada diri sendiri dalam tulisan. Kegiatan merangkai kalimat secara logis dan terpadu merupakan kegiatan berpikir. Argumentasi menurut C. Karangan Argumentasi Ambary (1986:187) mengemukakan bahwa mengarang ialah menyusun atau mengorganisasikan sebuah pikiran atau ide di dalam rangkaian kalimat yang logis dan terpadu dalam bahasa tulis.

penghayatan atau hasil dari imajinasi kita sendiri. karena dengan menentukan tujuan terakhir terlebih dahulu kita akan tahu apa yang akan dilakukan pada tahap 6 . 2) Adanya ide. gagasan. Harus ada pendahuluan b. dan pendapat . (3) Menentukan tujuan penulisan Hali ini perlu dilakukan. Hal ini perlu dilakukan agar membahas topik tersebut dapat dilakukan secara memadai.3 langkah-langkah dalam menyusun karangan argumentasi kegiatan-kegiatan atau langkah-langkah yang harus ditempuh pada tahapannya adalah sebagai berikut : 1) Tahap atau Perencanaan Tahap ini merupakan tahap persiapan penulis dan mencakup beberapa langkah kegiatan antara lain : (1) Menentukan topic Ini berarti kita menentukan yang akan dibahas atau diuraikan di dalam tulisan atau karangan itu. 1981:120) Ciri karangan argumentasi yaitu sebagai berikut : 1) Adanya masalah yang hendak dipecahkan .2 Ciri Karangan Argumentasi Ciri khas argumentasi adalah usaha membuktikan suatu kebenaran sebagai dibuktikan dalam proses penalaran pembicara atau penulis . karena itu ruang lingkupnya perlu dibatasi. (2) Membatasi topi karangan Topik karangan yang akan dibahas tidak boleh terlalu luas atu terlalu sempit. 3) Adanya bukti yang kuat Adapun sifat-sifat argumen adalah sebagai berikut : a. Adanya kesimpulan dan ringkasan 2. hasil pengamatan. Sumbernya dapat kita peroleh berdasarkan pengalaman. Harus adanya tubuh argumen c.2. argumentasi adalah suatu proses untuk mencapai suatu kesimpulan (keraf.

dan kesimpulan atau karangan. maka selesailah sudah kegiatan mengarang tersebut. juga yang termasuk pada tahap ini adalah menentukan materi. Sebab pada karangan itu ada ciri-ciri tersendiri diantaranya pada karangan argumentasi yaitu data harus konkret. agar karangan yang kita buat dapat tersusun dengan baik.4 Evaluasi Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Dalam membuat karangan argumentasi diharapkan siswa itu dapat membedakan dengan karangan yang lainnya. kita membahas setiap butir topik yang ada di dalam kerangka karangan yang disusun. logis dan sistematis.penulisan. (5) Menyusun kerangka karangan Kerangka karangan perlu disusun dengan baik. Ini berarti kita menggunakan bahan-bahan yang sudah diklasifikasikan menurut keperuluan sendiri. harus ada pendahuluan. Adapun cara yang dilakukan oleh penulis adalah dengan menyajikan sejumlah pertanyaan terhadap isi karangan. berdasarkan observasi. Misalnya. 2) Tahap Penulisan Pada tahap ini. dan bagaimana cara mengorganisasikannya. Hal ini dilakukan dengan membaca kembali dan meneliti seluruh isi karangan. 7 . dan juga berdasarkan kenyataan. Selain itu. (4) Menentukan bahan atau meteri penulisan Yang harus kita lakukan dalam langkah ini adalah semua informasi atau data yang dipergunakan untuk mencapai tujuan penulisan. tubuh argumen. fakta-fakta harus dapat dipercaya. luas ruang lingkupnya. 3) Tahap Revisi Kegiatan merevisi dilakukan setelah seluruh konsep karangan selesai. Jadi kalau karangan tidak memiliki ciri-ciri tersebut diatas. 2. karangan argumentasi harus mempunyai ciri-ciri argumentatifnya. maka karangan itu bukan berarti kurang argumentasi. Seandainya jawaban dari pertanyaanpertanyaan yang diajukan baik. baik luasnya maupun mengenai macamnya.

c) Tulisan yang baik mencerminkan kemampuan sang penulis untuk menulis dengan jelas dan tidak samar-samar memanfaatkan struktur kalimat.4. mengubah sajak. bahasa dan contoh-contoh sehingga maknanya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penulis. 2001:1164) 2. f) Tulisan yang baik mencerminkan kebanggaan sang penulis dalam naskah atau manuskrip : kesediaan mempergunakan ejaan dan tanda baca secara seksama. dasar cerita (yang dipercakapan. d) Tulisan yang baik mencerminkan kemampuan sang penulis untuk menulis secara meyakinkan : menarik minat para pembaca pada pokok pembicaraan serta mendemonstrasikan suatu pengertian yang masuk akal dan cermat teliti mengenai hal itu.1 Pengertian Tema Pengertian tema. dipakai sebagai dasar mengarang. 8 . Tema adalah pokok pikiran. yaitu daru sudut karangan yang telah selesai dan dari sudut proses penyusunan sebuah karangan. e) Tulisan yang baik mencerminkan sang penulis untuk mengkritik naskah penulisannya yang pertama serta memperbaikinya. dan hubungan ketata bahasaan dalam kalimat-kalimat sebelum menyajikannya kepada para pembaca (Trigan.2 Pengertian Isi Karangan Penjabaran dari suatu tema adalah isi karangan.4. 1982:6) 2. memeriksa makna kata. secara khusus dalam karang-mengarang dapat dilihat dari dua sudut. Isi karangan adalah suatu cerita yang terkandung pada cerita itu atau pada isi karangan itu sendiri. b) Tulisan yang baik mencerminkan kemampuan sang penulis menyusun bahan-bahan yang tersedia menjadi suatu keseluruhan yang utuh.Adapun ciri-ciri tulisan yang baik antara lain : a) Tulisan yang baik mencerminkan kemampuan sang penulis mempergunakan nada yang serasi. dan sebaginya) (KKBI.

Dalam menulis suatu karangan atau cerita baik itu cerita lalu. Intisari Tatabahasa Indonesia . puisi. Daftar Pustaka Ambang. 1986 . Bandung : CV Jatmika. Setiap pentngarang untuk menyusun suatu karangan atau cerita yang paling dibutuhkan adalah tema ( kreatif .G. Jakarta : PT Rineka Cipta. Bandung : Angkasa. Widya Martaya . Gorys . Tema juga terdapat pada karangan yang lain diantaranya roman. Mau dan mampu merivisi naskah pertama merupakan kunci bagi penulisan tepat guna atau penulisan efektif. Jakarta : Gramedia. Abdul . Chaer. dan sebagainya. 1979 : 108 ). romantic maupun tragedi dibutuhkan suatu tema. novel. Yogyakarta : Kanisius. H. 1997 . Keraf . Karangan argumentasi memerlukan argumen-argumen yang kuat untuk mempertahankan pendapat dan menarik minat pembaca. Tata Bahasa Praktis Bahas Indonesia . Kreatif Mengarang . Selain itu pemikiran pemikiran yang disajikan harus logis dan rasional. 9 . 1981 . A. 1970. Tarigan. Abdulloh . Argumentasi dan Narasi .PENUTUP pada karangan argumentasi pengarang harus bisa meyakinkan para pembaca agar pembaca itu bisa tertarik dan seolah-olah ikut dalam pemikiran pengarang. 1982 Menulis sebagai suatu Keterampilan Berbahasa.

Fakultas Keguruan dan ILmu Pendidikan.Riwayat Penulis Elis Triyani adalah mahasiswa Universitas Siliwangi Tasikmalaya. lahir pada 23 Mei 1990. 10 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful