Putri Mandalika, Alkisah dari Pulau Lombok Posted: Juni 10, 2008 by Rozi in Budaya 17 Kabupaten Lombok Tengah adalah

salah satu daerah Tingkat II di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Di daerah ini terdapat sebuah kawasan wisata pantai yang sangat menarik dan ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kawasan tersebut adalah Pantai Seger Kuta, terletak di bagian Selatan pulau Lombok, kirakira 65 kilometer dari kota Mataram. Keindahan pantai ini membuat para wisatawan menjadi kagum menyaksikan panorama alamnya. Airnya yang jernih dan tenang menjadikan pantai ini sangat ideal untuk berenang. Selain keindahan alamnya, Pantai Seger Kuta juga memiliki daya tarik lain yang tidak kalah eksotisnya bagi para wisatawan. Setiap setahun sekali, yaitu antara bulan Februari dan Maret, di tempat ini diselenggarakan sebuah pesta atau upacara yang dikenal dengan Bau Nyale. Kata bau berasal dari bahasa Sasak yang berarti menangkap, sedangkan kata nyale berarti sejenis cacing laut yang hidup di lubang-lubang batu karang di bawah permukaan laut. Pesta Bau Nyale adalah sebuah peristiwa dan tradisi yang sangat melegenda dan mempunyai nilai sakral tinggi bagi suku Sasak, suku asli pulau Lombok. Keberadaan pesta Bau Nyale ini berkaitan erat dengan sebuah cerita rakyat yang berkembang di daerah Lombok Tengah bagian Selatan, tepatnya pada masyarakat Pujut, sebuah kecamatan yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Cerita tersebut mengisahkan tentang seorang putri yang sangat arif dan bijaksana, namanya Putri Mandalika. Ia adalah putri dari seorang Raja yang pernah memerintah di negeri Lombok. Wajahnya yang elok, tubuhnya yang ramping dan perangainya yang baik, membuat para pangeran dari berbagai negeri berkeinginan untuk memperistrinya. Setiap pangeran yang datang melamarnya, tidak ada yang ditolaknya. Namun, antara pangeran yang satu dan pangeran yang lainnya tidak menerima jika sang Putri yang cantik jelita itu diperistri oleh banyak pangeran. Hal inilah yang akan menimbulkan terjadinya perang antara pangeran yang satu dengan pangeran yang lainnya. Hal ini pulalah yang membuat Putri Mandalika merasa gelisah. Ia selalu termenung memikirkan bagaimana cara agar pertumpahan darah tidak terjadi. Apa yang akan dilakukan Putri Mandalika untuk menghindari terjadinya pertumpahan darah tersebut? Lalu, pangeran siapa yang berhasil memperistrikan Putri Mandalika? Untuk mengetahui jawabannya, ikuti kisahnya dalam cerita Putri Mandalika: Asal Mula Bau Nyale berikut ini. *** Alkisah, pada zaman dahulu kala, di pantai Selatan Pulau Lombok, berdiri sebuah kerajaan yang bernama Tunjung Bitu. Kerajaan tersebut diperintah oleh seorang Raja yang bernama Raja Tonjang Beru dengan permaisurinya, Dewi Seranting. Tonjang Beru adalah seorang raja yang arif dan bijaksana. Seluruh rakyatnya hidup makmur, aman dan sentosa. Mereka sangat bangga mempunyai raja yang arif dan bijaksana itu. Raja Tonjang Beru memiliki seorang

. bertempat di Pantai Seger Kuta. Namun. Tekadnya tersebut sudah tidak bisa ditawar lagi. maka dialah yang berhak memperistri sang Putri. tak satu pun yang ia tolak. Putriku!´ jawab sang Raja penuh keyakinan. Sang Raja segera memanggil putrinya untuk membicarakan masalah tersebut. Suatu hari. Tutur bahasanya sangat lembut. Suatu keanehan pada diri Putri Mandalika. ³Lalu. Ia pun memutuskan untuk mengorbankan jiwa dan raganya. Jika Ayahanda berkenan. Oleh karena itu. bulan 10 penanggalan Sasak). Kecantikan dan keelokan perangai Putri Mandalika sudah tersohor ke berbagai negeri. Mereka harus datang ke tempat itu sebelum matahari memancarkan sinarnya di ufuk Timur.Putri yang cantik jelita. Putriku! Ayahanda mendengar bahwa di negeri ini akan terjadi malapetaka besar. Putri Mandalika juga terkenal ramah dan sopan. sang Putri harus melakukan semedi terlebih dahulu. sebelum melaksanakan niatnya. Ayahanda. ³Wahai. para pangeran tersebut datang secara bergantian untuk melamar sang Putri. Siapa yang menang dalam peperangan itu. Jika ia memilih satu di antara beberapa pangeran sebagai suaminya. Dalam semedinya. Seluruh rakyat negeri sangat sayang terhadap sang Putri. Para pangeran dari berbagai kerajaan juga telah mendengar berita tersebut. Hal ini tentu akan menimbulkan pertumpahan darah. Ayahanda! Ini semua salah Putri. namanya Putri Mandalika. sang Putri berniat memilih salah satu dari puluhan pangeran yang melamarnya sebagai suaminya. tentu pangeran yang lainnya merasa iri.´ kata sang Raja kepada putrinya. Setiap pangeran yang melihat kecantikan dan keanggunan sang Putri menjadi mabuk kepayang.´ jawab sang Putri dengan tenang. tidak ada pilihan lain bagi sang Putri. ia mendapat wangsit agar mengundang semua pangeran dalam pertemuan pada tanggal 20. dialah yang akan menjadi suamimu. ³Baiklah. Mereka bersepakat. Semua pangeran yang diundang harus disertai oleh seluruh rakyatnya masingmasing. Maka mereka pun bersepakat untuk mengadu keberuntungan melalui peperangan. sang Putri pun menemukan jalan keluarnya. berita tentang akan terjadinya peperangan antara beberapa kerajaan sampai pula ke telinga Raja Tonjang Beru. niatnya itu ia batalkan setelah memikirkan resikonya. Di samping cantik dan cerdas. Namun. Ia sudah siap merelakan jiwanya demi menghindari terjadinya peperangan yang akan memakan korban yang lebih banyak. izinkanlah Putri yang menyelesaikan masalah ini. karena telah menerima semua lamaran mereka. Lombok Tengah. siapa yang menang dalam perang itu. cerdas dan bijaksana. Setelah berpikir sehari-semalam. ³Putri sudah mendengar berita itu. Namun. apa yang akan kita lakukan agar pertumpahan darah itu tidak terjadi?´ tanya sang Raja khawatir. ³Maafkan Putri. Pada awalnya. Setiap pangeran yang datang melamarnya.´ pinta sang Putri. bahkan sampai ke negeri seberang. Seluruh pangeran yang pernah datang melamarmu akan mengadakan perang. para pangeran tersebut tidak menerima jika sang Putri diperistri oleh banyak pangeran. Seakan telah terjadwalkan.

Belum sempat Ayahanda dan Ibundanya berkata-kata.´ Mendengar keputusan sang Putri tersebut. Seluruh undangan serentak memberi hormat kepada sang Putri yang didampingi oleh Ayahanda dan Ibundanya serta sejumlah pengawal kerajaan. Suasana di pantai itu menjadi kacau-balau. Namun. karena sang Putri tidak pernah memberitahukan keputusannya itu kepada kedua orang tuanya. Tubuhnya yang dibungkus oleh gaun sutra yang sangat halus itu. para hadirin tersentak kaget. Orang yang datang ribuan jumlahnya. Jantung para pangeran berdetak kencang seakan-akan mau copot. termasuk Ayahanda dan Ibundanya. Para undangan dari berbagai negeri berbondong-bondong datang ke pantai Seger Kuta. Putri Mandalika kemudian menebarkan pandangannya ke seluruh undangan yang jumlahnya ribuan itu. Pantai Seger Kuta bak gula yang dikerumuni semut. sang Putri melangkah beberapa kali. banyak undangan yang datang dua hari sebelum hari yang ditentukan oleh sang Putri tiba. Tidak ada tanda-tanda keberadaan sang Putri di tempat .Hari yang telah ditentukan tiba. Sesaat kemudian. membelakangi laut lepas. Rupanya mereka sudah tidak sabaran ingin menyaksikan bagaimana sang Putri yang cantik jelita itu menentukan pilihannya. tiba-tiba sang Putri menceburkan diri ke dalam laut dan langsung ditelan gelombang. Suara teriakan terdengar di mana-mana. Mulai dari anak-anak hingga kakek-nenek datang memenuhi undangan sang Putri di tempat itu. Setelah pandangannya merata ke arah para undangan yang hadir. Seluruh pasang mata yang hadir tercengang kecantikan wajah sang Putri. Sesekali terdengar suara pekikan minta tolong. Bahkan. Ayahanda dan Ibunda serta semua pangeran dan rakyat negeri Tonjang Beru yang aku cintai! Setelah aku pikirkan dengan matang. ³Wahai. suasana itu berlangsung tidak lama. Tampaklah pemandangan yang sangat menarik. Tak berapa lama. Tidak berapa lama. Masing-masing berharap dirinyalah yang akan dipilih sang Putri. Para undangan segera mencari sang Putri di tempat di mana ia menceburkan diri. Suasana yang tadinya hiruk-pikuk berubah menjadi tenang. Mereka semakin tidak sabaran ingin mendengarkan kata demi kata keluar dari mulut sang Putri yang menyebutkan salah satu nama dari puluhan pangeran yang ada di tempat itu sebagai pilihan hatinya. lalu berhenti di onggokan batu. Suasana semakin tegang. aku memutuskan bahwa diriku untuk kalian semua. Bersamaan dengan itu pula. Rasa penasaran para hadirin semakin memuncak. Diriku telah ditakdirkan menjadi Nyale yang dapat kalian nikmati bersama pada bulan dan tanggal saat munculnya Nyale di permukaan laut. sang Putri pun berbicara untuk mengumumkan keputusannya dengan suara lantang dengan berseru. menambah keanggunan dan keelokan sang Putri. Di tempat ia berdiri. sang Putri yang sudah tersohor kecantikannya itu pun tiba di tempat dengan diusung menggunakan usungan yang berlapiskan emas. Aku tidak dapat memilih satu di antara banyak pangeran. Pantai Sereg Kuta sudah penuh sesak oleh para undangan. suasana kembali tenang. Para pangeran sudah tidak sabar lagi menanti keputusan dari sang Putri. angin bertiup kencang. kilat dan petir pun menggelegar.

Kecamatan Pujut. serta Belancaran (pesiar dengan perahu).itu. Sejak berkembangnya pariwisata. mereka pun beramai-ramai dan berlombalomba mengambil binatang itu sebanyak-banyaknya untuk dinikmati sebagai tanda cinta kasih kepada sang Putri. Lombok Tengah. hijau. Sifat ini tercermin pada sifat Putri Mandalika ketika ia rela mengorbankan jiwa dan raganya demi menghindari terjadinya peperangan antara beberapa kerajaan yang dapat mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa. Bejambik (pemberian cendera mata kepada kekasih). terutama di Pantai Seger Kuta. Selain itu. Oleh karena itu. upacara Bau Nyale selalu dirangkaikan dengan berbagai kesenian tradisional seperti Betandak (berbalas pantun). Pada saat acara Bau Nyale akan dilangsungkan. Upacara Bau Nyale tersebut biasanya dihadiri oleh para pejabat daerah setempat hingga Provinsi Nusa Tenggara Barat. Upacara Bau Nyale sudah menjadi tradisi masyarakat setempat yang sulit untuk ditinggalkan. khususnya wisata pantai di Lombok. Upacara Bau Nyale ini telah menjadi salah satu daya tarik yang banyak ditunggu-tunggu oleh para wisatawan mancanegara. *** Cerita rakyat di atas merupakan cerita teladan yang mengandung nilai-nilai moral yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. perpaduan warna putih. cerita rakyat di atas juga merupakan cerita yang telah melegenda di kalangan masyarakat Lombok Tengah yang menceritakan tentang asal-mula upacara atau pesta Bau Nyale (menangkap cacing). kuning dan coklat. Seluruh masyarakat yang menyaksiksan peristiwa itu meyakini bahwa Nyale tersebut adalah jelmaan Putri Mandalika. masyarakat setempat menyelenggarakan upacara Bau Nyale setiap setahun sekali. Tradisi upacara Bau Nyale yang diwariskan secara turun-temurun oleh suku Sasak ini sudah ada sebelum abad ke-16 Masehi. Sesuai pesan sang Putri. Tak lama kemudian. sejak sore hari masyarakat setempat beramai-ramai menangkap Nyale si sepanjang pesisir Selatan Pulau Lombok. sebab mereka meyakini bahwa upacara ini memiliki tuah yang dapat mendatangkan . tiba-tiba bermunculan binatang kecil yang jumlahnya sangat banyak dari dasar laut. yaitu antara bulan Februari dan Maret. Ia lebih memilih mengorbankan jiwanya daripada mengorbankan jiwa orang banyak. Binatang yang berbentuk cacing laut itu memiliki warna yang sangat indah. Hingga kini. dan tidak ketinggalan pula pementasan drama kolosal Putri Mandalika. hitam. Binatang itu disebut dengan Nyale. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah menjadikan upacara Bau Nyale ini sebagai aset budaya yang penyelenggaraannya telah menjadi koor event kegiatan budaya nasional. Salah satu nilai moral yang sangat menonjol dalam cerita di atas adalah sifat rela berkorban. Ia menghilang tanpa meninggalkan jejak sedikit pun. terutama di kalangan masyarakat suku-bangsa Sasak. dan bahkan tidak sedikit yang datang dari Jakarta.

bahwa 70. (SM/sas/37/10-07) . lauk-pauk. obat kuat dan lainnya yang bersifat magis sesuai dengan keyakinan masing-masing. Menurut keyakinan masyarakat Sasak. Secara sosial-budaya. Di samping itu. Selain itu. Nyale tersebut mereka gunakan untuk berbagai keperluan seperti santapan (Emping Nyale). Annelida laut yang sering juga disebut cacing palolo (Eunice Fucata) ini dapat membawa kesejahteraan dan keselamatan. Soewignyo Soemohardjo dalam penelitiannya menemukan bahwa cacing Nyale dapat mengeluarkan suatu zat yang sudah terbukti mampu membunuh kuman-kuman. Di samping itu. khususnya untuk kesuburan tanah pertanian agar dapat menghasilkan panen yang memuaskan. Nyale yang telah mereka tangkap di pantai. Dr. Secara ilmiah.6 persen responden yang membuang daun bekas pembungkus Nyale (daun pembungkus pepes Nyale) ke sawah dapat menambah kesuburan tanah dan meningkatkan hasil pertanian penduduk setempat. masyarakat setempat juga meyakini bahwa apabila banyak Nyale yang keluar. biasanya mereka taburkan ke sawah untuk kesuburan padi. dr. cacing Nyale yang pernah diteliti mengandung protein hewani yang sangat tinggi. di samping melestarikan nilai-nilai tradisional dan budaya daerah mereka. berdasarkan sebuah survey di kalangan petani Lombok Tengah. hal itu menandakan pertanian penduduk akan berhasil. Namun yang terpenting dalam kegiatan Bau Nyale ini adalah fungsi solidaritas dan kebersamaan dalam kelompok masyarakat di Lombok Tengah yang terus mereka pertahankan.kesejahteraan bagi yang menghargainya dan mudarat (bahaya) bagi orang yang meremehkannya.

mendapatkan suasana sekolah yang tidak asyik. bukan suatu kewajiban. Sejak sistem Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) digunakan hingga kurikulum 2004 dan kurikulum 2006. serta lingkungan sekolah yang memungkinkan anak merasa bahagia dan senang untuk belajar. Minimnya penggunaan alam sebagai media belajar merupakan sebuah indikator sederhana dari miskinnya kapasitas seorang guru. Kekerasan guru terhadap siswa sangat berdampak pada perkembangan psikologis anak. Dr Seto Mulyadi menyatakan bahwa sekitar 80 hingga 90 persen anak-anak di Indonesia masih belum mendapatkan hak pendidikan. traumatik berkelanjutan akan tercipta pada jiwa anak. Belajar secara monoton di dalam kelas berlangsung secara berkelanjutan. Proses pembelajaran cerdas dan kreatif yang masih belum dimiliki oleh para guru. Belum termasuk tekanan kehidupan guru yang keras. Salah satu yang pesannya bahwa pentingnya persamaan kesempatan dan akses kepada pendidikan berkualitas yang bebas biaya dan diwajibkan. menjadikan siswa sebagai sasaran amarah. kekerasan dan pelanggaran hak asasi yang terjadi. atau perlakuan kejam yang lain. dan tidak menyenangkan. Masa aku tadi dipukul di kelas cuma karena salah membaca. Lebih lanjut pasal 37 (a) menyatakan tidak seorang anak pun dapat dijadikan sasaran penganiayaan. baru sebagian kecil guru yang menerapkan proses belajar siswa yang cerdas dan kreatif. Gabriela Azurduy Arrieta (Bolivia) dan Ms. Lebih jauh. Keengganan anak untuk terus belajar mata pembelajaran yang diajarkan oleh seorang guru akan berbuah pada tidak bertambahnya pengetahuan anak terhadap mata pembelajaran tersebut. Berjuta anak Indonesia yang ke sekolah karena terpaksa. Audrey Chenynut (Monaco) pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa Special Session untuk Anak tanggal 8 Mei 2002 harusnya dimaknai lebih mendalam oleh pelaku pendidikan di negeri ini.´ Demikian ungkapan seorang siswa kelas 2 sekolah dasar di kota Samarinda. tidak manusiawi atau hukuman yang menghinakan. Pemahaman dan kapasitas guru yang kurang. Tindakan penegakan disiplin ataupun peningkatan daya serap anak. Kekerasan dalam proses belajar-mengajar hingga hari ini masih belum bisa dihentikan. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak. Korupsi yang membudaya. Gurunya kejam.Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah August 21st. 2006 | by Ade Fadli | urai Aug 21 ³Hari Selasa depan aku tidak ingin masuk sekolah. karena arti sebenarnya pendidikan itu adalah hak. Apa yang dibacakan oleh Ms. pada akhirnya . harusnya tidak dilakukan dengan kekerasan. tapi lebih pada bahwa pendidikan belum berhasil membangun generasi cerdas dan kreatif. Kondisi sistem pendidikan negeri ini yang carut-marut menjadikan semakin banyak tindakan kriminal. bukan hanya masalah moralitas. Bila melihat pada pasal 28 (2) Konvensi tentang Hak-hak Anak disebutkan bahwa disiplin sekolah dilaksanakan dalam cara yang sesuai dengan martabat manusia si anak. padahal belajar efektif adalah belajar yang menyenangkan. Selain juga. juga tidak lepas dari peran lembaga pencetak guru yang cenderung statis dan tidak bergerak mengikuti perkembangan pengetahuan.

agar pendidikan menjadi lebih baik di masa datang.membuahkan generasi statis. Langkah penting sudah seharusnya diambil oleh Dewan Pendidikan Kota maupun Dinas Pendidikan Kota. maupun kepada pihak penegak hukum (bila telah dianggap sangat tidak wajar). maka bukan tidak mungkin Komite Sekolah (yang pada umumnya diisi oleh pejabat pemerintah dan pengusaha) akan memberlakukan pungutan yang tidak wajar di sebuah sekolah. merupakan salah satu aspek kegagalan pendidikan. yang menjadikan ketidakjujuran sebagai sebuah bagian dari proses belajar mengajar. dikarenakan tingginya beban pengetahuan yang harus dipindahkan ke siswa. khususnya perilaku kekerasan oleh guru di dalam ruang kelas. maka sudah selayaknya membuat pengaduan kepada institusi teknis (Dinas Pendidikan). Belum terimplementasikannya suatu kurikulum hingga kegagalan perbaikan kurikulum merupakan beban baru bagi siswa. Juga ketika masih kerap terjadinya kekerasan terhadap anak di sekolah. Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2006 yang bertemakan ³Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia´ dengan subtema ³Anak Indonesia Sehat. Termasuk disaat semakin banyaknya pungutan di sekolah dalam berbagai bentuknya. Bila tak ada suara dari orang tua siswa. guru bukanlah harus menjadi sebuah profesi. yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kehancuran negeri ini. Berdialog dengan anak untuk memantau perkembangannya. namun guru merupakan sebuah ruang pengabdian. Termasuk ketika sistem ujian nasional diberlakukan. Bercita Cita Tinggi. untuk sesegera mungkin melakukan pengawasan terhadap pelaku pendidikan. Silih bergantinya kurikulum dalam waktu singkat. Cerdas. Kekerasan menjadi sebuah pilihan beberapa guru. Selain juga untuk sesegera mungkin meningkatkan kesejahteraan guru. Lebih penting bagi orang tua siswa untuk berani bersuara. bukan hanya dibiarkan menjadi statis. [Translate] . Kualitas guru serta kapasitas guru. Ini terlihat jelas dari sistem pendidikan yang diberlakukan di negeri ini. Walau sebenarnya. Pemahaman substansi pendidikan telah sangat jauh ditinggalkan oleh guru sebagai pendidik. Keterbatasan ruang kreasi pun terkadang menjadi sebuah hambatan tersendiri dalam proses belajar mengajar. terutama dalam hal metodologi pembelajaran. Penerapan dalam berbagai sektor kehidupan telah sangat jauh dari apa yang tertuliskan. Berahklak Mulia´ bisa jadi hanya sekedar slogan semu.

Siput menemukan sebuah lubang di tanah. bahkan jika hujan turun. tetapi ketika air laut pasang dan naik sampai ke atas batu karang. Tetapi ketika musim Hujan datang. Jika hari panas. datanglah burung pelatuk . Sekali lagi siput harus pergi mencari rumah baru. Kemudian siput pindah ke dalam lubang yang ada di batang pohon. siput tidak membawa rumahnya kemana-mana« Pertama kali siput tinggal di sarang burung yang sudah ditinggalkan induk burung di atas pohon .. Ketika berjalan meninggalkan pantai. tidak aka nada burung pelatuk yang akan mematuk batu karang ini. siput menjadi terganggu dan tidak bisa tidur. Siput membersihkan lubang tersebut dan memutuskan untuk tinggal di dalamnya. . tetapi ketika malam datang. dan tikus-tikus tidak akan mampu menggali lubang menembus ke batu ini. aku bisa berlindung dari panas matahari dan hujan.. Sela-sela batu karang dapat menjadi rumahku !!! siput bersorak senang. kelihatannya hangat jika malam datang. siput terlindung dengan baik. Apa mau dikata. Sepertinya aku menemukan rumah yang cocok untukku.. tikus-tikus datang menggali dari segala arah merusak rumah siput. Malam terasa hangat dan siang terasa sejuk karena daun-daun pohon merintangi sinar matahari yang jatuh tepat ke sarang tempat siput tinggal. tok. daun-daun itu tidak bisa lagi menghalangi air hujan yang jatuh. gumam siput dalam hati. siput turun dari lubang batang pohon dan mencari tempat tinggal selanjutnya. siput menemukan sebuah cangkang kosong. Dengan hati jengkel.. siput menjadi basah dan kedinginan terkena air hujan.tok«tok«burung pelatuk terus mematuk batang pohon tempat rumah siput. siput ikut tersapu bersama dengan ombak. pikir siput. siput tidak akan basah dan kedinginan. bentuknya cantik dan sangat ringan«. Siput pun dapat beristirahat dengan tenang. Tetapi di suatu hari yang cerah. siput pergi meninggalkan lubang itu untuk mencari rumah baru«.Asal Mula Rumah Siput Dahulu kala. Siput berjalan terus sampai di tepi pantai penuh dengan batu karang.

. «. Cangkang ini sangat cocok untuknya. Aku tidak perlu lagi cepat-cepat pulang jika hujan turun. tidak ada yang akan menggangguku. aku akan membawa rumah ini bersamaku ke manapun aku pergi. Ketika pagi datang. Siput menyadari telah menemukan rumah yang terbaik baginya.Karena lelah dan kedinginan. aku tidak akan kepanasan lagi. Siput masuk ke dalam cangkang itu . merasa hangat dan nyaman lalu tidur bergelung di dalamnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful