P. 1
EVOLUSI Primata

EVOLUSI Primata

|Views: 1,384|Likes:
Published by Fitratul Huda
DISUSUN OLEH
Nama Kelas

:

: FITROTUL HUDA : III – B/PEND. MATEMATIKA

NPM : 1002030079

“Dalam rangka memenuhi tugas dari Dosen Mata Kuliah Biologi Umum”

Dosen Pengampu Drs. Erwin Lbs

:

KATA PENGANTAR Puji Syukur penyusun panjatkan Kehadirat Allah SWT, berkat Rahmat dan karunia-Nya kita masih diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan kehidupan ini. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan alam Nabi Muhammad SAW. beserta seluruh keluarga, para sahabat, dan
DISUSUN OLEH
Nama Kelas

:

: FITROTUL HUDA : III – B/PEND. MATEMATIKA

NPM : 1002030079

“Dalam rangka memenuhi tugas dari Dosen Mata Kuliah Biologi Umum”

Dosen Pengampu Drs. Erwin Lbs

:

KATA PENGANTAR Puji Syukur penyusun panjatkan Kehadirat Allah SWT, berkat Rahmat dan karunia-Nya kita masih diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan kehidupan ini. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan alam Nabi Muhammad SAW. beserta seluruh keluarga, para sahabat, dan

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Fitratul Huda on Jan 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.1 Latar Belakang
  • 2.1.1.Perkembangan Primata Primitif ke Primata Maju
  • 2.1.2.Data Genetika Molekuler Fosil Primata
  • 2.2.2.Ceiboidea (Monyet Dunia Baru)
  • 2.2.3.Cercopithecoida (Monyet Dunia Lama)
  • 2.3.1.Evolusi pra -Homo sapiens Berdasarkan Ditemukannya Fosil
  • 2.4.1.Ciri-ciri Struktur Manusia
  • 2.4.2.Kemampuan Jasmani
  • 2.4.3.Ciri-ciri fisiologi
  • 2.4.4.Ciri-ciri tingkah laku
  • 3. 1.Kesimpulan

DISUSUN OLEH

Nama Kelas

:

: FITROTUL HUDA : III – B/PEND. MATEMATIKA

NPM : 1002030079

“Dalam rangka memenuhi tugas dari Dosen Mata Kuliah Biologi Umum”

Dosen Pengampu Drs. Erwin Lbs

:

KATA PENGANTAR Puji Syukur penyusun panjatkan Kehadirat Allah SWT, berkat Rahmat dan karunia-Nya kita masih diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan kehidupan ini. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan alam Nabi Muhammad SAW. beserta seluruh keluarga, para sahabat, dan kita semua selaku umatnya hingga akhir zaman. Alhamdulillah, Makalah tentang Evolusi Primata dari Awal hingga Akhir ini telah penyusun selesaikan. Adapun makalah ini hadir sebagai syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah Biologi Umum. Hadirnya makalah ini, penyusun harapkan dapat menjadi bacaan yang positif bagi kita semua guna menambah pengetahuan kita tentang Evolusi Primata dan apa-apa saja yang mempengaruhi evolusi tersebut. Adapun makalah ini disadur dari berbagai sumber yang relevan.. Pada kesempatan ini pula, penyusun mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua tercinta, tanpa dukungan dan semangat dari mereka, penyusun tidak sanggup untuk menyelesaikan makalah ini. Kemudian kepada Bapak Drs. Erwin Lbs. Selaku dosen mata Kuliah Biologi Umum yang telah membimbing penyusun dalam mata kuliah ini. Penyusun menyadari bahwa Tak Ada Gading yang Tak Retak. Begitu pula dalam penyusunan makalah ini. Penyusun mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini. Harapan penyusun semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Medan, 20 Desember 2011

(Fitrotul Huda)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Nenek moyang primata masa kini barangkali adalah sekelompok insektivora yang relatif tidak menarik ditinjau dari perspektif kita umat manusia atau berbentuk seperti shrew pohon. Primata sendiri berarti “yang terutama”, dan hal ini tidak mengherankan, sebab manusia pastilah menganggap ordo mammalianya sebagai yang terpenting. Begitu juga halnya dengan jika kelinci yang menyusun taksonomi, lagomorpha akan dijadikan primata. Primata tampaknya telah mengalami suatu evolusi pada awal mulanya untuk mengembangkan jari tidak terspesialisasi yang amat baik untuk kehidupan arboreal. Perubahan dalam pengelihatan, modifikasi pelvis, perilaku, dan perkembangan orak terjadi. Dan pada primata modern, termasuk kita, terlihat bahwa ciri hidup terestrial dan bukannya arboreal (hidup di pepohonan) menandakan modernisasi primata. Berbicara mengenai evolusi manusia dan primata, tidaklah berarti bahwa manusia berasal dari kera. Dalam menjelaskan mengenai evolusi, terutama mengenai evolusi manusia kita harus berhati-hati dan dapat bersikap netral. Hal ini berarti apapun keyakinan kita mengenai asal usul manusia, kita harus bisa mengemukakan bagaimana pendapat sekelompok orang dan bagaimana mengenai pendapat dari kelompok yang lain, dan bukan hanya pendapat kita sendiri. Apabila memang manusia berasal dari kera seklapun, para ahli evolusi tidak akan dapat membuktikannya. Metode demikian kita kenal dengan metode

pendekatan. Jadi dalam membuktikan evolusi kita tidak menggunakan metode pendekatan pembuktian. Banyak mamalia, misalnya paus, telah memodifikasi susunan limajari aslinya di ujung tungkai depan menjadi struktur-struktur terspesialisasi. Misalnya saja pada sirip (flipper) pada paus dan lumbalumba. Pada kuda, kelima jari telah menjadi satu jari tunggal dengan kukunya. Pada primata, semua jari tetap ada dan meneruskan susunanbersendi dari struktur reptil yang primitif.

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Evolusi Primata. Evolusi primata merupakan salah satu contoh evolusi dengan data yang “cukup lengkap”. Teori evolusi yang hanya didasarkan atas adanya fosil tidak pernah dapat menerangakan dengan lengkap apa yang terjadi di masa lampau. Oleh karena itu untuk mempelajari evolusi suatu organisme, biasanya para ahli menggunakan data suatu organisme yang masih hidup hingga kini. Dalam hal ini, yang dilakukan para ahli ialah melihat perubahan stuktur dari organisme-organisme yang paling erat hubungan kekerabatan dengan organisme sasaran yang diteliti. Dengan mengaitkan perubahan-perubahan suatu ciri, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai apa yang terjadi pada masa silam. Dalam hal ini, digunakan pendekatan pada golongan primata. Salah satu definisi evolusi adalah merupakan suatu ilmu yang mempelajari perubahan yang berangsur-angsur menuju ke arah yang sesuai dengan masa dan tempat. Pada dasarnya evolusi tidak untuk membuktikan apakah suatu jenis berasal dari jenis yang lain. Memang menurut Darwin, suatu organisme berasal dari organisme lain. Tetapi pembuktian bahwa suatu jenis berasal dari jenis yang lain tidak pernah

Kera besar contohnya gorila. simpanse. yakni Homo sapiens. Manusia modern juga hanya memiliki 1 spesies. Awal mulanya. Divergensi antara kera purba dan manusia diduga terjadi sekitar 7 atau 8 tahun yang lalu. Namun. dan P. ordo primata dibagi menjadi dua sub ordo. Setidaknya. George Gaylord Simpson menyarankan pengelompokan garis itu ke superfamilia Hominoidea. . pygmaeus pygmaeus. Monyet pertama muncul kira-kira 50 juta tahun lalu. Pongidae (kera besar). namun orangutan punya 2 spesies: P. monyet. dan Hominid (manusia). Pengelompokan itu mencakup: Hylobatidae (kera kecil).dapat dibuktikan. sekarang semakin tersingkir dan akhirnya menjadi endemik beberapa daerah seperti Madagaskar. monyet dunia baru muncul dari cabang primata kuno. Simpanse punya 2 spesies dan beberapa subspesies (masih kontroversi). itulah fosil tertua yang pernah ditemukan dari primata. tarsius. sementara itu orangutan dan gorila hanya punya 1 spesies. maka kera tersebut adalah nenek moyang bersama kera dan manusia. Prosimian yang dahulu mendominasi primata. yakni “kera fajar”. Dengan pemisahan garis filogenetik. Hominidae (manusia). Kera kecil mencakup siamang alias gibbon dan kerabatnya. Karena itu merupakan garis keturunan hominoid. Fosil kera primitif yang pernah ditemukan kira-kira berusia 35 juta tahun dan dinamakan Aegyptopithecus. maka cabang dari Anthropoidea ada 3: monyet. manusia). pygmaeus abelli. Primata muncul sekitar 70 juta tahun yang lalu seiring dengan punahnya dinosaurus. belakangan ini para taksonom cenderung tidak membedakan lagi antara kera kecil dan kera besar. dan belakangan monyet dunia lama berevolusi sebagai garis keturunan terpisah. Garis keturunan yang tersisa setelah pemisahan monyet disebut garis Hominoid. yakni Prosimian (meliputi lemur. Yang dipelajari dalam evolusi adalah proses perubahannya. kera. dll) dan Antropoid (kera. Sekarang. dan orangutan.

Namun. Tipe lokomosi seperti itu disebut brachiasi (dari kata Latin brachia/brachium untuk lengan). memiliki tangan dengan ibu jari yang dapat berputar. Suatu sifat akan berevolusi sesusia dengan perkembangan waktu dan tempat. Pengemukanya adalah Sir Arthur Keith. seperti umat manusia. Bukti yang digunakan untuk mempelajari perubahan akan ditinjau dari banyak segi. Kebanyakan primata memiliki pegangan tangan dan kaki yang kuat dan fleksibel. hampir semua primata dari yang paling kuno sampai yang paling baru sekalipun. Modifikasi lainnya adalah pergeseran mata ke tengah wajah. Kita yang hidup pada masa sekarang tidak pernah dapat mengetahui dengan pasti mengenai apa yang terjadi pada masa lalu. Apalagi. Akan tetapi. namun melakukan manipulasi dan modifikasi lingkungan. Tangan yang telah “terbebaskan” dari peralihan cara hidup dari arboreal ke non arboreal nampaknya telah banyak berperan dalam komunikasi yang lebih baik diantara spesiesnya. yang dapat memberikan petunjuk mengenai apa yang terjadi peda masa lalu. sehingga citra dari kedua mata dapat menumpuk ditengah dan menghasilkan citra yang lebih baik. kemampuan itu telah tereduksi hampir seratus persen pada primata bipedal yang plantigrad.Awal mulanya. dengan perkembangan neokorteks (cerebrum) yang amat pesat. digunakan data fosil dan data dari organisme yang hidup pada masa kini. primata mengadaptasikan kehidupan arboreal. yang menyadari keuntungan lokomosi itu di hutan. Oleh karena itu. Sendi bahu yang sangat fleksibel pada monyet dan kera memudahkan mereka untuk berayun-ayun dari pohon yang satu ke pohon yang lain. berbicara. hal ini memberikan jalan lapang untuk perkembangannya. dan karena itu mendorong perkembangan interaksi kelompok. Dengan menggunakan data fosil dan organisme aktuil mempunyai senmua sifat . Hal ini sangat menguntungkan bukan saja untuk memegang objek. dan akhirnya: penciptaan budaya.

gigi yang kuat dan membentuk moncong menjadi bertambah pendek. Bentuk tengkorak yang memanjang dengan rahang besar. • Bola mata pada organisme non primata tidak mempunyai tulang yang meliputinya. Penglihatanpun berubah dari dua dimensi menjadi tiga dimensi. sedangkan panggul menjadi lebih penting dan kuat. maka otot leherpun menjadi lebih lemah. dan untuk menyelinap dengan mudah diantara hutan. Hal ini erat kaitannya dengan cara hidup dari malam hari menjadi siang hari. Sejalan dengan perubahan ini. matapun diperlukan untuk melihat makan diantara ranting-ranting pohon. dapat pula dilihat bahwa mata yang menghadap ke samping. Selain itu. Mulamula hubungan ini terdapat dibagian tepi menjadi tepat berada di bawah. mata sudah sepenuhnya terlindung. Analisis yang dilakukan pada primata primitive sampai dengan primata sebagai berikut: yang maju. Hal ini menunjukkan bahwa mata menjadi organ yang sangat penting. sedangkan primata lebih lanjut mempunyai kuku yang tebal dan akhirnya manusia mempunyai kuku .1.Perkembangan Primata Primitif ke Primata Maju • Hubungan antara tulang vertebrata dan tengkorak mengalami perubahan yang berangsur-angsur menuju titik berat tengkorak.terevolusi.1. dan kemampuan melihat warna meningkat dari hitam putih untuk membedakan gelap dan terang menjadi mampu melihat hampir semua spectrum warna. Hal ini terlihat bahwa tupai mempunyai cakar. • Ujung jari bercakar berangsur-angsur berubah menjadi kuku. yakni manusia memberikan gambaran 2. Rongga hidung yang besar sekarang menjadi jauh lebih kecil. Perubahan ini diikuti dengan perubahan cara berjalan dari empat kaki menjadi dua kaki. Tetapi pada kera dan manusia. menjadi berangsur-angsur menghadap ke depan. Selain itu.

Akibatnya tangan menjadi kurang diperlukan sedangkan kaki diperlukan untuk mengejar mangsa dan menghindarkan diri dari predator. Kehidupan arboreal lebih membutuhkan kemampuan untuk memegang. Selain itu. Selain itu. primata mulai turun ke permukaan bumi. • Volume otak mengalami perubahan pesat. Dengan demikian. Dengan demikian. Perubahan volume otak dapat pula dilihat pada perubahan dahi. bahkan pada kera Amerika Selatan. Hal ini erat kaitannya dengan timbulnya flora hutan sebagai habitat baru di muka bumi.yang tipis. maka jumlah hutan menjadi semakin sedikit. terjadi pula perubahan dari telapak tangan. • Kehidupan arboreal (hidup di pepohonan) menyebabkan fungsi tangan lebih penting daripada kaki. . Dengan berubahnya cara hidup dari hidup di tanah menjadi kehidupan arboreal. yang mempunyai “empat tangan”. Hal ini terlihat pada bangsa kera yang memilki tangan yang lebih panjang dan lebih kuat daripada kaki. Data fosil menunjukkan bahwa fosil manusia lainnya mempunyai kisaran antara keduanya. terjadi pula perubahan cara memegang dengan terbentuknya ibu jari dengan persendiaan yang lain daripada jari-jari yang lain. maka cakar menjadi mengganggu kemapuan bergerak dengan cepat di atas pohon. Faktor ini sangat nyata terlihat pada golongan kera-manuasia. Dengan berubahnya permukaan bumi. Struktur ini penting untuk dapat berayun-ayun dan berpindah tempat. Cakar mula-mula digunakan untuk mengais mencari makan. ekorpun dapat digunakan untuk memegang. tetapi selalu terkait kalau pindah dari suatu tempat ke tempat lain. ditemukan primata besar yang tidak dapat ditunjang oleh hutan. Australopithecus hanya mempunyai volume otak 600 cc. Cakar perlu untuk naik pohon. sedangkan manusia modern sekitar dua kali lebih besar. Hal ini penting berkaitan dengan kemampuan untuk memegang yang terlihat pada kera.

diperkirakan tidak mempunyai hubungan kekerabatan yang cukup dengan manusia.1. Parapithecus. Propliopithecus yang berbentuk seperti bajing. Dryopithecus dianggap berkerabat dengan bangsa beruk dan kera. Sivapithecus belum Limnopithecus. Sivapithecus. Fosil primata yang paling tua dan masih termasuk famili Homonidae adalah Dryopithecus.1. Miosen. Miopithecus. merupakan fosil Homidid tertua yang diduga berkerabat dan dengan gorilla dan simpanse. sedangkan Proconsul. Pliopithecus. dan Aegyptophitecus dari lapisan Oligosen. Oreopithecus. dan Proconsul yang dikenal sejak zaman . Brahmapithecus.Data Fosil Evolusi Primata Bermacam-macam fosil primata seperti Mesopithecus. Evolusi Tengkorak Primata 2. diketahaui Fosil kerabat Brahmapithecus.Gambar.

2. Baru kemudian. Fosil ini pada mulanya hanya sebuah tulang rahang.dekatnya. Homo erectus (Sinatropus. afarensis). Baru kemudian kita mengenal manusia purba. Fosil berikutnya adalah Kenyapithecus. dan Paranthropus (P. Homo. africanus. Homo neaderthalensis (Homo soloensis. Homo rudolfensis. karena penemuan baru telah meberikan pandangan yang lebih baik.Data Genetika Molekuler Fosil Primata. dan (Swancombe. karena ADN . namun data yang ada belum meyakinkan. mulai dijumpai Paraustralopithecus aethiopicus. A. pada lapisan yang lebih muda. paling Pithecanthropus. Australopithecus (A. Fosil-fosil Hominid yang muda semuanya sudah dianggap sebagai Steinheim. Tahun 1987 mereka mengemukakan hasil analisis ADN mitokondria yang menunjukkan bahwa ADN mitokondria manusia yang paling primitif (wanita. Telanthropus. Homo-sapiens sapiens Eoanthropus dan Homo heidelbergensis). Namun kini pandangan tersebut berubah. Atlanthropus. boisei. Pendekatan molekuler dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Universitas California di Berkeley. P. Kedua marga fosil terakhir dan Gigantopithecus adalah fosil manusia atau kera berukuran besar dan mungkuin pantas dinamakan raksasa. robustus). Fosil ini ternyata identik dengan Dropithecus. Meganthropus palaeojavanicus (Homo mojokertoensis). Homo habilis. Kemudian kita mengenal fosil Hominid yang lebih muda yakni Ramapithecus yang dianggap sebagai fosil yang erat hubungannya dengan manusia.1.2. Fosol-fosil yang menempati lapisan lebih atasa adalah Zinjanthropus. Cro-Magnon). Homo ergaster. yang kemudian oleh para ahli yang beraliran progresif sekaran disebut Homo aethiopicus. Homo rhodosiensis). Fosil Homo mungkin pula telah ada.

maka dapat kita menemukan bahwa perkiraan manusia pertama adalah sekitar 15. Pendekatan tersebut di atas. Ada pula kemungkinan yang jauh lebih kecil yakni di Eropa dan Australia. Pendapat lain mengatakan bahwa asal usul manusia terjadi di Afrika dan Asia. Homo sapiens pertama berumur paling sedikit sekitar 250. namun data yang masih ada belum cukup memastikan asal usul manusia.mitokondria diturunkan dari pihak ibu) terdapat di Afrika.000. Pendapat ini didasarkan pada fosil Homo erectus dan fosil Homo sapiens. Penelitian tadinya dilakukan oleh kelompok lain dengan menggunakan analisis ADN kromosom Y menunjukkan bahwa pria pertama berasal dari daerah Aka Afrika. Bila dikaji mengenai kecepatan mutasi ADN mitokondria. Meskipun data molekuler sangat cocok dengan data fosil. karena menurut fosil. dan dikaitkan dengan perubahan yang terjadi. maka dapat disimpulkan bahwa manusia yang paling primitif harus sudah berada di muka bumi sekitar 200. Apalagi bila kita membaca buku yang lebuh tua. Hal ini menimbulkan kontroversi dengan data fosil.000. sangat didukung oleh data fosil. meskipun mengarah kepada Afrika sebagai daerah asal manusia. .000 tahun yang lalu.000 – 1. di tempat suku Pygmee berada.000 tahun yang lalu. Teori lain menyatakan bahwa manusia pertama mungkin adalah suatu hybrid antara manusia primitif (Homo erectus dengan Homo habilis dan Homo neaderthalensis) dan dihasilkan manusia modern yang hidup sekarang.000 tahun yang lalu.

bermoncong. dan berekor panjang.1. 2.Gambar.1. Dari Prosimian perkembangan radiasi evolusi menuju 4 golongan besar yang masih tetap hidup sekarang ini. Hewan ini bertubuh kecil seperti cecurut.Prosmian Modern . mempunyai organ-organ penggenggan dan lima jari. Mereka tangas dan cerdas. Radiasi Primata.2. Phylogeny Primata 2. Perkembangan evaluasi Primata dimulai dari moyang yang berupa hewan Mammalia pemakan serangga menurunkan Prosimian yang hidup pada zaman Palaeosin.

tarsius dapat memfokuskan satu titik dengan kedua matanya. . berkuku. Sulawesi. Yang termasuk kelompok ini adalah lemur dan loris. bukan cakar dengan kemampuan untuk memanipulasi obyek. Gambar. Hewan-hewan ini masih mempunyai moncong dan ekor yang panjang. hidup di Asia Selatan dan Indonesia (daerah pantai Kalimantan. sekarang hidup di pulau Madagaskar.Kelompok besar pertama yakni Prosimian modern. Prosimian Modern Hewan lain yang termasuk Prosimian modern ialah tarsius (binatang hantu). Nampak adanya peningkatan pada alat-alat penglihatan dan mekanisme saraf yang memberikan stereoscopic kemampuan vision) dan untuk kedalaman warna persepsi pada (binocular tahap-tahap penglihatan beranekaragam. dan Sumatra). hal ini merupakan ciri umum Primata. Pada hewan ini tidak dijumpai lagi moncong yang panjang mata lebih ke depan tidak seperti mata lemur yang agak kesamping oleh karena itu.

sehingga dapat memandang lingkungan yang ada tepat di belakangnya. Tarsius dapat memutar kepalanya nyaris 360 derajat. tarsius mirip dengan monyet.Ceiboidea (Monyet Dunia Baru) Ceboidea hanya hidup pada lingkungan pohon dan ditemukan di daerah hutan-hutan sebelah selatan Amerika Utara. Gambar. Lorisidae Familia (Loris) 2.2.Gambar. Tarsius (Tarsius spectrum) Tarsius besarnya kira-kira sama dengan seekor tikus besar dan dapat bergerak sejauh yang bisa dilakukan seekor kangguru. Mereka terbagi menjadi dua family. Dan Amerika Selatan. yakni .2. Amerika tengah. Dalam hal ukuran relatif otak dan bentuk hidung.

Kebanyakan tidak memiliki ibu jari yang dapat diputar. Beberapa anggota Ceboidae telah beradaptasi dengan cara hidup dilingkungan pohon dengan jalan mengembangkan “kaki ke-5” dalam bentuk ekor prehensile (penggenggam. Kupingnya lebar dan membentang ke arah samping. Callithricidae Familia (Marmoset) Ceboidae hidup dilingkungan pohon. Ekor prehensile tidak hanya terdapat pada monyet Dunia lama. Namun lebih berkembang dibandingkan dengan Callithricidae. Monyet dunia baru adalah hewan asli Amerika Selatan. Mereka mengembangkan beraneka ragam besar tubuh dan adaptasi ekologis di pohon-pohon. yang merupakan ciri khas dari primata-primata yang lebih maju. sehingga hidung tampak . Callithricidae yang atau Marmoset adalah pada cakar untuk Primata kecil yang telah menempati niche seperti bajing di hutan Perkembangan menonjol memanjat yang merupakan bagian penting dari pergerakan mereka. Gambar. dapat digunakan untuk memegang sesuatu).callithricidae Dunia Baru. dan Cebidae.

Cercopithecoida (Monyet Dunia Lama) Semua Primata dunia lama kecuali prosimian adalah catarrhini (hidung terbelah). Monyet-monyet dunia lama diklasifikasikan dalam satu famili yakni Cercopithecidae yang terbagi menjadi 2 sub famili yaitu cercopithecinae (moyet babon) dan colobinae (monyet pemakan daun). Gambar. Monyet Dunia Baru (New World Monkeys) 2. Monyet capuchin yang digunakan di Eropa dalam pertunjukanpertunjukan hiburan tergolong contoh monyet dunia baru.3.rata.2. .

kecuali manusia. Cercopithecin yang hidup sekarang menempati iklim dan habitat yang lebih luas dibandingkan Primata lain. Fosil Tengkorak Cercopithecoidea 1) Colobinae . Monyet Dunia Lama (Old World Monkeys) Pada catatan fosil cercopithecoidea berkembang pada zaman Oligosin dan Miosin. Gambar. Pada akhir Moisin mereka telah menempati sejumlah niche lingkungan pohon serta terestrial di Afrika dan Erasia. Pada saat sekarang mereka berkembang menjadi Colonin (monyet pemakan daun) dan cercopithecin.Gambar.

Langur (sebutan untuk berapa Colobinae) mendiami banyak habitat.Colobinae hidup beradaptasi makan daun vegetasi muda. monyet patas) sampai hutan (mandril. mangabey. Beberapa diantaranya digununggunung tinggi dengan sedikit pohon dan makannya bergantung pada puncak-puncak cemara dan kulit pohon dan dedaunan. untuk dan quenon) tingkah laku social dan babon ekologi dan yang dan Cercopithecinae terrestrial banyak dipelajari oleh ahli antropologi mengetahui Mereka factor-faktor di atas lingkungan 4 kaki menolong membentuk nenek moyang manusia. Bentuk Gibbon khusus untuk bergerak arboncal. berjalan (quadrapedal mengembangkan kemampuan mencengkeram. tetapi tidak dengan ekor prehensile. macaques. Branchiation memungkinkan pepohonan gibbon bergerak arboncal. mulai dari savanna terbuka (babon. Tetapi jika ia turun ke tanah berjalan-jalan di atas dahan–dahan dilakukan dengan 2 kaki. Pencernaan dilakukan dengan bantuan bakteri yang hidup pada perutnya yang mirip dengan kantung. kantung pipi khusus. 2) Cercopithecinae Sub famili ini menempati beraneka habitat. disebut brachiation. kedua disebut brachiantion. Mereka mempunyai puncak gigi yang tajam pada gigi molar. dan bentuk perut khusus untuk mencernakan makanan. . plantigrade (kencenderungan bergerak pada permukaan plantar = tapak tangan atau tapak kaki) dan digitigrase (kecenderungan bergerak dengan jari tangan atau jari kaki) Gibbon mempunyai tengkorak yang lebih kecil dibandingkan dengan Hominoid yang lain dan semata-mata orboreal. hingga Branchiation memungkinkan gibbon bergerak lebih cepat antara dengan menggunakan lengannya. tangannya berfungsi sebagai sebuah kait. Bentuk pergerakan mereka dinamakan branch walking (berjalan) diatas cabang).

juga dapat berjalan jauh sekali di daratan tanah. khususnya jantan dewasa hampir 2 kali lebih besar daripada betinanya dan menjalani hidup membujang. Cercopithecinae familia (Japanese Macaques) Simpanse tidak mempunyai catatan fosil. bahu. hidup terbatas di daerah hutan dan bagian berhutan kera.Orangutan seperti gibbon hidup terbatas di Asia Tenggara dan pernah hidup tersebar luas di Asia. Susunan kerangka sangat khusus untuk menopang berat badan terestrial dan berjalan diatas buku-buku jari. Gorila adalah vegetarian terestial. Gorila sangat terbatas ruang lingkupnya dan sekarang hanya terdapat di hutan pegunungan daerah katulistiwa dan dataran tinggi Afrika timur. Karena adaptasi mereka. dan tulang lumbar verteberal yang kuat. Gambar. pemakan daun yang tumbuh didataran tanah. Cara bergerak orangutan dinamakan quadramanual (empat tangan). pergelangan tangan. . Meskipun orangutan menghabiskan banyak waktunya di atas pohon dengan menggunakan 4 anggota badannya. Cara bergerak seperti ini terlihat pada bentuk dada.

Anthropoidae dan Hominiidae jauh lebih berkembang dan demikian fungsi lebih kompleks. tetapi juga posisi duduk dalam jangka waktu lama. simpanse. dan gorila.Makhluk–makhluk pra–Homo sapiens . orangutan.1. 3) Hominoidea Kelompok ini muncul pada zaman Paleosin. Selama Miosin awal radiasi Hominoidea bercabang menjadi dua yakni Anthropoidea (kera) dan Hominidea (keluarga manusia). Kedua famili ini ditandai dengan hilangnya ekor dan berkembangnya ukuran besar badan. yang memungkinkan mereka berjalan jauh di atas permukaan tanah. Untuk duduk. Gambar.mempunyai struktur badan yang orthograde (tegak). yakni gibbon. Kera-kera yang hidup sekarang dibagi 4 genus. Penggolongan Primata 2. babon telah mengembangkan sepetak kulit pada bagian belakang yang dinamakan ischial callosities. Otak.

yang hidup di Indonesia (Kalimantan. Jenis binatang cakar tersebut dengan mempunyai ekor serta berkuku bukan kemampuan memanipulasi objek.3. ✔ Famili Pongidae ✔ Famili Homonidae . yakni: ✔ Famili Tupaiidae Famili Tupaiidae merupakan ordo Primata. ✔ Famili Lemuroidae Famili ini merupakan Ordo Primata primitif termasuk di dalamnya adalah jenis binatang setelah kera.Evolusi pra-Homo sapiens berdasarkan Hubungan Kekerabatan manusia dengan Hewan Klasifikasi Homo sapiens adalah sebagai berikut: Kingdom Kelas Ordo Subordo Famili Genus Species Berdasarkan : Animalia : Mammalia : Primata : Anthropoidea :Homonoidea : Homo : Homo sapiens hubungan kekerabatan antara manusia dengan hewan.Evolusi makhluk – makhluk pra –Homo sapiens dapat digolongkan menjadi dua bagian besar. evolusiner pra-Homo sapiens secara garis besar mengalami 4 perkembangan. Sulawesi.1. panjang dan Filipina. Misalnya Tarsius spectrum (binatang hantu). yakni: 2. yakni golongan hewan pemakan serangga. dan Sumatra).

• Tingkat kedua. • Tingkat ketiga. gigi geliginya terdapat ciri yang ditafsirkan sebagai ciri manusia. Makhluk ini sepenuhnya bersifat kera. rahang. Dryopithecus.Evolusi pra -Homo sapiens Berdasarkan Ditemukannya Fosil Evolusi pra . India. Proconsul. yakni kera purba yang hidup sekitar 25 -15 juta tahun yang lalu. Proconsul semakin banyak terkumpul dan semuanya menunjukkan bahwa binatang ini muncul dengan berbagai ukuran yang berbeda – beda. dan Afrika. oleh karena itu dinamakan kera primitif. dikatakan oleh seorang ahli: “Mungkinkah ini merupakan bisikan samar – samar pertama tentang makhluk hidup yakni manusia”. yakni Plipithecus. Mereka belum dapat berjalan tegak. Makhluk ini ditemukan di danau Victoria. Kedua tangannya mungkin masih digunakan untuk bergelantungan di dahan pohon.1.3. Berdasarkan fosil yang ditemukan diperkirakan kehidupan manusia dimulai lebih kurang 25 juta tahun lalu yang tersebar menjadi 3 zaman. Tipe gorilla inilah yang menjadi nenek moyang gorilla modern. Ditemukan oleh tim ekspedisi Universitas Yale di Fayum tahun 1961. kera primitif hidup 35 – 25 juta tahun yang lalu. Fosil ini belum . Cina. Makhluk ini sejenis Proconsul. ada yang sekecil simpanse dan ada yang menjadi sebesar gorilla. yakni kera raksasa yang hidup sekitar 15 – 10 juta tahun yang lalu. Para ahli berpendapat bahwa makhluk ini tidak sepenuhnya bersifat kera. disebabkan pada muka. Tubuhnya kecil dan pendek. Diduga.2.Homo sapiens berdasarkan hasil penemuan fosil yang ditemukan di berbagai lapisan dunia. yakni: 1) Zaman Miosin (25 – 10 juta tahun yang lalu) • Tingkat pertama. Fosilnya ditemukan luas di Eropa.

Ada dua jenis makhluk ini. tanganlah yang melakukan sebagian besar pemecahan dan pencabikan makanan yang keras. Hidup sekitar 5 juta tahun yang lalu. . tetapi lebih banyak hidup di padang rumput terbuka. Australopithecus afarensis Makhluk ini merupakan tingkatan kelima. yakni 0. Ukurannya jauh lebih lebih kecil daripada manusia sekarang. • Tingkat keempat. Pada manusia. Hidup sekitar 15 -10 juta yang lalu. Lewis dari Universitas Yale.2 meter dan kapasitas tengkoraknya lebih kurang 40 cc. Fosil dari makhluk ini ditemukan pada tahun 1930-an di bukit Siwalik (Pakistan) oleh G. gigi tampak merupakan satusatunya alat untuk melakukan tugas-tugas tersebut. 1) Zaman Pliosin (10 – 2 juta tahun yang lalu) Pada zaman ini telah muncul makhluk baru yakni primata yang tidak menyerupai primata yang hidup sebelumnya. Bentuknya kira-kira mirip dengan busur gigi manusia.9 – 1. yakni:  Tahap kelima.lengkap untuk menunjukkan salah satu anggota dari genus yang luas manuju ke arah manusia. Australopithecus afarensis merupakan makhluk purba yang diduga merupakan keturunan Ramapithecus. Ramapithecus memiliki busur gigi yang lebih kecil namun jauh lebih besar daripada kera. yakni primata paling purba yang pada umumnya dianggap sebagai leluhur manusia. Makhluk ini bukan kera penghuni hutan. Makhluk ini berjalan tegak dengan kedua kakinya. sedangkan pada kebanyakan kera. Karena rekonstruksi makhluk ini dibuat terutama dengan menggunakan fragmen–fragmen dan gigi–gigi. Dryopithecus memiliki bentuk badan yang cukup besar serta sangat gemar mengembara sehingga menempati hutan tropis yang sangat luas. Ramapithecus. E.

yakni seorang ahli otonomi dan palaentologi dari Universitas Witwatersrand di Johannesburg.Makhluk ini juga dianggap sebagai Hominoid paling awal yang menurut beberapa ahli sudah mampu berjalan tegak. artinya “Kera Afrika Selatan”. Makhluk ini ditemukan oleh Raymond Dart. Fosil – fosil makhluk ini ditemukan dari lapisan – lapisan batuan yang berbentuk tebing lembah.argon dapat ditentukan dengan tepat fosil itu. Fosil Australopithecus africanus dipelajari Dart dari koleksi batuan yang mengandung fosil dari suatu lubang galian pertambangan kapur di Taung. Nampak suatu tengkorak yang menakjubkan. tengkorak ini menyerupai anak manusia yang berumur lima atau enam tahun. Dalam beberapa hal. Dengan kalium . Tetapi dalam hal beberapa lainnya tengkorak tadi jelas menyerupai tengkorak kera. di tebing Olduvai dekat dengan Ethiopia. Australopithecus africanus Australopithecus africanus merupakan tingkatan keenam. Gambar Fosil Australopithecus afarensis Australopithecus afarensis ditemukan oleh Lois dan Mary Leakey dibagian Timur dan Utara Afrika Selatan. Botswana. pada tahun 1924. Ketika tenggkorak tadi dipisahkan sama sekali dari batuan. Dart menamakan penemuanya dengan Australopithecus africanus. metode  Tahap keenam. Fosil terbenam dalam salah satu bagian batuan dimana tengkorak– tengkorak yang ditemukan tidak menyerupai tengkorak lainnya yang pernah dilihatnya. dia terus mempelajarinya dan setelah empat tahun bekerja berhasil . Afrika Selatan.

yakni lubang yang menghadap ke tengkorak dan yang melewati oleh urat saraf tulang belakang menuju ke otak. mungkin makhluk tersebut sudah berjalan tegak. Sedangkan . yakni Robert Broom. Dart merasa bahwa tengkorak tadi adalah tengkorak suatu makhluk yang letak kepalanya seperti pada manusia.5 meter dan berat badannya 65 – 75 kg. Penemuan Dart didukung oleh ahli palaentologi lain yang berkerja di Afrika Selatan. terkumpul sudah bahan fosil yang fosil tengkorak. Australopithecus robustus Australopithecus robustus merupakan makhluk sejenis Australopithecus africanus. Anggapan ini berdasarkan pada volume otak yang lebih besar bila dibandingkan dengan makhluk sebelumnya. sehingga giginya tampak jelas. Terlihat gigi–giginya sangat menyerupai gigi anak manusia. dengan beberapa teman sekerja. Broom mencari fosil–fosil lagi yang mungkin dapat memberikan petunjuk untuk memperkuat kesimpulannya. sudah dapat menggunakan api dan diduga sudah dapat berbicara. spesies adalah herbivora. 1) Zaman Pleistosin (2 juta tahun yang lalu sampai sekarang) Pada zaman ini manusia menglami evolusi yang sangat cepat dan sudah menggunakan perkakas baik dari batu maupun kayu. Mereka sudah pandai berburu. dari letak foramen magnum. Selama empat puluh tahun berikutnya. Tinggi otak rahang yang kuat yang badannya mencapai 1.memisahkan rahang tengkorak sedemikian. namun mempunyai menunjukkan gigi-gigi bahwa besar dan ini ukurannya lebih besar. Setelah bertahun– tahun dia mempelajari fosil Mammalia di Afrika Selatan. Lain dari itu. menghadap langsung ke bawah. tulang kaki. ✔ Tahap ketujuh. Semua fosil diharapkan dapat memberi petunjuk dengan jelas bahwa memang sesungguhnya di Afrika Selatan terdapat makhluk pra – manusia (pra – Homo sapiens). dan tulang panggul.

kakinya panjang dan lurus. ✔ Tahap kesembilan. Ditemukan oleh Leakey di Lembah Olduvai. Kehidupannya dengan berburu mammalian besar. karena lebih tinggi intelegensinya.5 juta tahun yang lalu. yang merupakan jenis Australopithecus yang paling besar. ✔ Tahap kesepuluh. Homo habilis (manusia tukang) merupakan pembuat dan memakai alat. berat badanya kira-kira 50 kg dan tingginya 1. yang lebih cerdas daripada Homo habilis karena memiliki rongga otak yang lebih besar.400 cc. Australopithecus africanus makin lama makin menyerupai manusia. Homo erectus sebagai manusia purba sudah pandai membuat perkakas. Australopithecus boisei Makhluk ini merupakan tahap kedelapan. muka dan giginya khas lagi kokoh.2 meter. akan tetapi ada petunjuk bahwa Australopithecus tersebut hidup di Afrika Selatan kira-kira selama 750. misalnya kapak genggam. Telah menggunakan api. Selama waktu itu. Otaknya lebih besar dengan valume berkisar 750 – 1. Australopithecus boisei hidup di Afrika Timur.Australopithecus robustus lebih langsing. Homo habilis Makhluk ini merupakan keturunan dari Australopithecus purba yang lebih ramping dan berbeda dengan saudara-saudaranya. Homo habilis hidup sekitar 2 – 1.5 tahun yang lalu.5 juta tahun yang lalu. ✔ Tahap kedelapan. Diduga hidup 1. Ditemukan oleh Leakey di Lenbah Olvuvai.5 – 0. dengan ciri-ciri badan tegap. walaupun masih agak kasar. Meskipun catatan fosil jauh dari sempurna. Homo erectus dapat berjalan tegak. tempurung kepalanya rendah dan kasar. sudah dapat berbicara untuk mengajari anaknya . sedangkan Australopithecus robustus tetap tidak berubah. Tanzania. 000 tahun yang lalu. Beberapa ahli berpendapat bahwa makhluk ini sebagai “manusia sejati pertama”. Homo erectus Makhluk ini diduga hidup pada 1. dan tulang tungkainya lebih maju.

Kenapa Homo erectus dapat hidup di seluruh dunia belumlah jelas. Makhluk ini di temukan di berbagai tempat. Dubois adalah seorang dokter Belanda menemukan fosil manusia Jawa di daerah Trinil (sepanjang tepi . Makhluk ini ditemukan tersebar di dunia. ditemukan oleh Eugene Dubois tahun 1891. Fosil Homo erectus Perkembangan evolusi sejalan dengan masa pengembaraan mereka dari abad ke abad. Mungkin tipe makhluk ini berevolusi di beberapa tempat menyebar Jawa. mengitari Samudra Indonesia sampai ke Gambar. sepanjang daratan subur dan yang mudah dilalui. antara lain : Pithecanthropus erectus (manusia jawa). terbentang dari Afrika Timur.bagaimana membuat perkakas.

Makhluk ini sebagai hasil penemuan fosil dari tiga tengkorak yang tidak lengkap. Mereka telah menggunakan senjata dan perkakas yang terbuat dari tulang dan batu sebagai alat-alat kerja. bahkan ada yang menduga bahwa mereka sudah mulai bercocok tanam. tulang. yakni kira – kira 500. yakni makhluk yang hidup sekitar 400.000 tahun yang lalu. Pithecanthropus pekinensis (Sinathropus pekinensis) (manusia Cina). Penggunaan api tampaknya sudah biasa. Para ahli berpendapat bahwa mahkluk ini suka membunuh sesamanya. Fosil makhluk ini ditemukan oleh Davidson Black dan Tranz Weidenreich pada tahun 1920 dari suatu penggalian di dalam sebuah gua kapur di dekat Peking. Meganthropus palaeojavanicus ditemukan di Sangiran di pulau jawa oleh Von Koningswald pada tahun 1939 – 1941. yakni kepingan tengkorak. munculnya makhluk yang dinamakan Homo sapiens purba. Hal ini terbukti dari tulang-tulang tengkorak kosong yang menunjukkkan bekas dibelah dengan senjata dari bawah ke atas.200 cc. Meganthropus Palaeojavanicus (Manusia Raksasa Jawa). dan sebagian dari tulang tengkorak. Dari fosil yang ada ditafsirkan bahwa manusia purba ini merupakan tipe peralihan antara Homo erectus ke Homo sapiens yang lebih modern.000 tahun yang lalu. Fosil yang ditemukan berupa rahang beberapa gigi. Banyak ahli juga berpendapat bahwa Sinanthropus pekinensis merupakan varian dari Pithecantropus. yakni . Kemampuan membuat alat sudah jauh lebih maju. dan beberapa gigi. kebudayaannya sudah lebih maju daripada Pithecanthropus. Manusia heidelberg ditemukan di Jerman ✔ Tahap kesebelas. karena kedua manusia purba mempunyai struktur tubuh yang sama dan hidup pada zaman yang sama.bengawan solo). adalah munculnya Homo sapiens neanderthalesis (Manusia Lembah Neander (Neanderthal)) . ✔ Tahap keduabelas. Manusia Heidelberg. Volume otaknya 900 – 1.

Banyak teori yang telah diajukan untuk menjelaskan perkembangan dan kepunahan Neanderthal. walaupun sekelompok ahli masih meragukan.8 meter. Jerman. Volume otak ini berkaitan dengan kemampuan berbicara yang berkembang dengan baik. Manusia Lembah Neander sudah memiliki kemampuan membuat dam memakai pakaian dari kulit dan hidup menetap secara sederhana di gua-gua. hidungnya terlihat mancung. neanderthalesis pernah “disingkirkan” dari Anggota keluarga yang mati dikuburnya. Umumnya berpendapat masih diperdebatkan ini neanderthalesis pra-manusia ataukah manusia? Sebagian para ahli bahwa makhluk manusia walaupun menyeramkan. Ia hidup di gua-gua.000 tahun yang lalu. berbahu lebar. Manusia Neander tidak berdagu dan mempunyai otak yang sama besar dengan otak manusia sekarang. sapiens catatan Homo sapiens secara anatomis modern. Teori – teori tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: . Bentuk tubuhnya sepenuhnya manusia. menggunakan Homo api dan dapat membuat peralatan dengan baik. berdada cembung.makhluk yang diduga hidup pada masa antara 75. tetapi ditempatkan pada subspecies yang berbeda dengan manusia. Ukuran volume otaknya relative sudah termasuk dalam kisaran ukuran rongga antara 1.6 – 1. Para ahli pada umumnya sependapat bahwa manusia Lembah Neander apakah adalah Homo leluhur sapiens wajahnya manusia modern. Teori – teori tersebut telah berspekulasi mengenai hubungan Neanderthal Eropa dengan bentuk – bentuk lain dari Timur Tengah dalam rangka upaya mencari tempat Homo sapiens neanderthalesis dalam evolusi manusia.. Nama biologinya menunjukkan bahwa dia ditempatkan dalam genus dan spesies yang sama dengan kita. dan berotot padat. Fosil makhluk ini ditemukan tahun 1856 di Lembah Neanderthal.000 – 10.

Mereka memiliki tanam binatang.000 – ribuan tahun yang lalu.000 tahun yang lalu. ✔ Tahap ketiga belas. yakni munculnya manusia Cro-Magnon. d) Beberapa teori mungkin benar. tetapi bukannya digantikan oleh bentuk-bentuk lain yang datang. Ketika iklimnya bertambah hangat 40. Apakah morfologi yang berbeda merupakan akibat founder effect tidaklah pasti. terisolir secara geneti yang telah teradaptasi dengan lingkungan dingin glasial Eropa. atau mungkin salah. bahkan kemudian membangun kota serta mengembangkan peradapan. bercocok purba termodern. Diduga hidup 10.a) Neanderthal adalah bentuk transisi antara Homo erectus dan Homo sapiens yang kemudian berevolusi menjadi manusia modern. jatuhnya suku Indian Amerika setelah kontak dengan orang Eropa. menguasai lingkungan. Makhluk ini merupakan Hominidae (manusia) kebudayaan memelihara yang cukup maju. lebih karena populasi dengan biasanya cenderung teradaptasi lingkungan lokal daripada populasi imigan. tertelan begitu mereka kawin dengan bentuk – bentuk yang lebih maju. Misalnya. yang berimigrasi ke Eropa. secara baik. Bentuk progresif dari Timur Tengah dianggap bentuk yang lebih maju. kita banyak melihat kasus – kasus sejarah mengenai kekuatan teknologi kuat menggantikan teknologi setempat. b) Neanderthal telah terspesialisasi. c) Teori yang sama dengan yang kedua. Namun. Nampaknya juga tidak mungkin teknologi Neanderthal tidak cukup menghadapi setempat kebudayaan lain yang untuk menyerbu. Nampaknya memang Neanderthal Eropa sedikitnya agak terisolir secara genetik. Sama saja seperti pertanyaan yang mempermasalahkan apakah mereka menyumbangkan gen pada populasi manusia modern. Mereka punah atau oleh bentuk-bentuk yang tidak begitu terspesialisasi dari Timur Tengah. melainkan mereka secara genetik tenggelam. Ciri-cirinya .

mereka menggunakan tulang. Tidak pasti benar kapan munculnya manusia modern. yakni munculnya Homo sapiens-sapiens (manusia modern). gading. Fosil manusia selalu tidak lengkap dan selalu sukar untuk menentukan umurnya. tegak. hidung mancung. Dikemudian hari tentu kita akan lebih mengetahui lagi mengenai asal-usul manusia (manusia-manusia praHomo sapiens). namun para peneliti ada yang beranggapan bahwa manusia modern muncul sejak sekitar 2. . Selain batu.adalah memiliki dagu yang menonjol. Kadang-kadang para ahli anthropologi tidak bekerja sama dengan para ahli biologi mengenai lainnya dan begitu sebaliknya. Bagaimana hubungan antara manusia Cro – Magnon dan Homo sapiens yang sekarang hidup di Eropa tidak begitu jelas. dan tanduk kijang untuk membuat alat-alatnya. tempat fosilfosil makhluk ini ditemukan. Beberapa dari bahan ini diukur dengan corak – corak atau dipahatkan menjadi bentuk – bentuk benda yang dapat dikenal. dan mempunyai otak yang sama besarnya dengan otak manusia sekarang. ✔ Tahap keempat belas. Ia pandai sekali membuat alat-alat dan juga ahli seni. serta raut wajah yang tampan. gigi kecil dan merata. Uraian palaentologi manusia sebenarnya membingungkan. Sesungguhnya makhluk ini mirip dengan orang-orang Eropa sekarang. Tanpa ragu-ragu para ahli anthropologi menempatkan manusia Cro-Magnon pada spesies dan subspecies yang sama dengan kita (Homo sapiens). Cro-magnon diambilkan dari nama gua di Prancis. Tetapi penelitian mengenai zaman terjadinya sebagian besar evolusi genus Homo mendapat kemajuan pesat.000 tahun Sebelum Masehi. bahkan lebih membinggungkan daripada uraian yang terlihat di atas. Manusia Cro-Magnon memiliki ciri tinggi.

Gambar. Evolusi Tengkorak 2.1. Perbedaan itu disebabkan oleh perubahan yang perlahan-lahan. didapatkan kesimpulan bahwa deretan-deretan fosil yang terdapat di batuan muda berbeda apabila dibandingkan dengan fosil-fosil dari batuan yang lebih tua. moyangnya.Hasil Akhir Evolusi Primata : Sejarah Manusia Sejarah manusia adalah asal usul manusia. Sebenarnya. baik manusia maupun kera berkembang dari nenek Cara penyebaran hewan dan tumbuhan dapat membuka tabir mengenai perubahan-perubahan yang terjadi pada . Dari fosil-fosil yang ditemukan. Fakta atau bukti yang diperoleh untuk mempelajari sejarah manusia dengan bantuan fosil-fosil yang ditemukan pada lapisan bumi. Tidak akurat untuk menganggap kalau manusia berkembang dari makhluk yang mirip atau identic dengan kera yang hidup di masa kini.

Proses evolusi berlangsung terus. Tidak ada bentuk yang teramat khusus yang merupakan perwujudan penuh sebuah garis keturunan. . yang mungkin pernah bereksistensi satu sama lain untuk jangka waktu yang cukup lama. Pada kasus manusia. akan tetapi percabangan terus menerus terjadi dan jarang ada serangkaian bentuk yang membentuk sebuah garis keturunan tunggal yang tak bercabang. beberapa kera menjalani garis-garis evolusionernya sendiri untuk menghasilkan kera-kera masa kini. Banyak diantara bentuk-bentuk yang punah itu merupakan cabang dari garis keturunan kera dan bukan merupakan nenek moyang langsung dari kera masa kini. Pelajaran yang penting dari hal tersebut adalah bahwa begitu terjadi divergensi di masa yang sangat lampau antara cabang hominid (manusia) dengan pongie (kera) dalam evolusi primata. bahwa evolusi selalu berjalan lurus (evolusi ortogenik) dari bentuk nenek moyang melalui serangkaian bentuk turunan hingga menjadi organisme yang sangat adaptif dan relatif permanen. garis keturunan hominid menghasilkan sebuah genus dan spesies berbeda. Pandangan-pandangan itu mencegah pertimbangan terbuka akan nilai teori evolusi untuk menjelaskan keberagaman pada semua organisme. Manusia dan kera telah berdivergensi dan menjalani jalur-jalur adaptif yang berbeda selama sekitar 8 juta tahun. Banyak anti-evolusionis menganggap bahwa evolusi menyatakan kalau kera yang mirip sekali dengan gorilla masa kini memunculkan manusia dalam jangka waktu yang relatif pendek (ribuan tahun). kera-kera lain menjadi punah. Pada saat yang sama. bukannya pohon. sebuah proses selektif yang berbeda beroperasi pada massing-masing kelompok besar tersebut. Berhubungan dekat dengan perspektif tersebut adalah ide yang sama salahnya.moyang bersama yang barangkali sama sekali tidak mirip dengan kera masa kini dalam hal ciri-ciri spesifiknya. dan pada banyak kasus garis-garis keturunan berkembang seperti semak-semak.

sistem endokrin. dan paruparu tidak banyak berbeda dengan jantung. reproduksi atau kontraksi otot-ototnya. makhluk hidup menggolongkan manusia hewan Vertebrata. Manusia mempunyai gerakan bipedal (Latin: bi= dua. dan ciri tingkah laku yang membedakan dari spesies yang lain. . usus. dan paru-paru kucing atau kera. Kadang-kadang sukar untuk dapat membedakan spesies yang berlainan tetapi yang dekat hubungan kekeluargaannya. dan pedes= kaki) yang berlainan dengan gerakan mammalia lainnya. pencernaan. Kepercayaan keempat yang dipegang oleh pendukaung pandangan kreasionis adalah bahwa penerimaan garis keturunan evolusioner manusia bertentangan dengan keimanan Yahudi-Kristen ataupun komitmen pada agama apapun juga secara umum. Setiap spesies mempunyai ciri-ciri khas yakni ciri struktur. Dengan demikian pula jika kita mempelajari sistem saraf. kita akan selalu menemukan proses-proses kimia dan fisika yang pada prinsipnya sama yang seperti terdapat pada hewan. Meskipun diantara individu dalam spesies manusia banyak terdapat keanekaragaman. Namun kenyataannya sama sekali tidak seperti itu. Klasifikasi banyak sekali pemeluk agama yang dapat sebagai mendamaikan komitmen-komitmen intelektual dan spiritual mereka. usus. Walupun sejumlah sekte fundamentalis yang menerima interpretasi harfiah teks suci secara tidak kritis dapat menghadapi konflik dengan kerangka kerja evolusioner. Ciri-ciri semacam postur yang tegak tampaknya sudah ada jauh sebelum karakteristik-karakteristik khas hominid lainnya muncul. bagian-bagian tubuhnya seperti jantung. Manusia mempunyai rambut dan manyusui anaknya. hati. oleh karena itu mereka dimasukkan ke dalam satu golongan yakni Ordo Primata. ciri fisiologi. Bila kita membedah tubuh manusia.Miskonsepsi ketiga adalah bahwa semua ciri yang berasosiasi dengan hominid muncul secara bersamaan atau setidaknya mulai berkembang bersama-sama. pernafasan. hati. Bagian-bagian anatomi manusia dengan kera sangat serupa. yakni sebagai Mammalia.

sehingga memungkinkan manusia untuk dapat melihat lurus ke depan jika berdiri tegak.200 samapi 1. dan berlari dengan tegak pada kedua kaki.1. Otak manusia relatif besar.spesies manusia dapat dibedakan dengan jelas dari hewan yang paling menyerupai. 2.500 cc. Otak individu yang mempunyai otak terbesar belum tentu merupakan individu yang tercerdas. Ciri-ciri kepala manusia lainnya adalah muka yang tegak lurus. Manusia masa kini mempunyai volume tempurung otak besar 1. Kepala manusia terletak pada tulang belakang sedemikian rupa. Oleh karena itu. berjalan. akan tetapi tidak sesuai untuk berpegangan pada dahan-dahan pohon. Tubuh manusia mempunyai penyebaran rambut yang istimewa. Kemampuan ini menyangkut banyak modifikasi anatomi. Namun tidak dapat disangkal bahwa otak manusia mempunyai kemampuan besar untuk belajar. Kaki manusia sesuai untuk berjalan atau berlari.4. Tidak ada hubungan mutlak antara besarnya ukuran otak dengan kecerdasan. yakni Primata besar lainnya. rahang yang tidak begitu menonjol. hidung yang jelas dengan ujung memanjang dan bibir yang mempunyai selaput lendir dibagian luar. Kaum pria dari beberapa populasi manusia mempunyai .Ciri-ciri Struktur Manusia Perbedaan jasmani yang mencolok yang terdapat antara manusia dengan hewan ialah dalam hal kemampuan manusia untuk berdiri. Kaki manusia yag mempunyai lekukan besar dengan ibu jari yang sebidang letaknya dengan jari lainnya. sesuatu hal yang membedakan dari Primata lainnya. dagu yang nyata. tempurung otak simpanse hanya hanya 350 sampai 450 cc. sangat berbeda dengan kaki kera. tangan manusia bebas untuk mengerjakan atau membawa sesuatu. Kaki manusia lebih panjang daripada lengannya. Penyebaran rambut ini berbeda-beda pada berbagai macam populasi manusia.

Banyaknya rambut pada manusia berbeda-beda. Bahkan dengan bantuan alat-alat di tangan dan kakipun kemampuan berenang manusia masih jauh di bawah kemampun ikan pedang yang dapat membelah air dengan kecepatan 64 km perjam atau kemampuan kura-kura laut dan ikan paus yang dapat berenang dengan kecepatan 25 km perjam.Kemampuan Jasmani Gambaran mengenai batas-batas kemampuan jasmani dapat dilihat dari hasil-hasil pertandingan olah raga. Tetapi manusia mempunyai kecakapan yang jauh lebih tinngi dari pada hewan. Banyak macam hewan dapat lari lebih cepat dari pada manusia. Untuk jarak 100 m manusia dapat berenang dengan kecepataan rata-rata 6. Karena itu.8 km perjam. Untuk menempuh jarak 1.5 km kecepatan menurun sampai 5.janggut lebat.biaasanya berat jenis tubuh manusia lebih rendah daripada berat jenis air.4. Manusia dapat berenang dengan baik. Kita hanya dapat mengira-ngira apa artinya adaptasi penyebaran rambut demikian itu dan sampai sekarang pemikiran-pemikiran semacam itu tidak mempunyai arti sama sekali. begitu pula rambut pada lengan dan kaki. Karena kecakapan ini mennusia mampu menggunakan alat indranya yang paling sempurna yakni alat penglihatan dengan sebaik-baiknya. di laut tenang dapat terapung untuk jengka waktu lama. Macan tutul dapat dapat mengejar kijang dengan kecepatan lebih dari 100 km perjam.2. 2. Hewan-hewan ini mempunyai kaki yang lebih panjang daripada kaki manusia dalam perbandingan tubuhnya. Manusia dapat menafsirkan rangsangan yang dapat di .3 km perjam. manusia dapat mencapai lari 36 km per jam. Misalnya untuk lari jarak pendek (100 m). Perbandingan-perbandingan di atas menunjukkan bahwa kemampuan jasmani manusia di bawah kemampuan jasmani hewan.

Karena itu dalam banyak hal untuk memahami fisiologi manusia dapat menggunakan percobaan dengan Mammalia. Kebanyakan hewan yang di pelihara manusia cenderung mempunyai ciri fisiologi seperti manusia. terutama primata. Kegiatan reproduksi dapat terjadi setiap saat sepannjang tahun. yang hewannya hidup terlindung diperoleh data mengenai kemungkinan umur yang dapat di capai sebagai spesies hewan. Pada manusia tidak terdapat musim berbiak. Banyak hewan sejak menetas dan lahir telah . Ternyata hanya penyu besar yang umurnya lebih panjang dari pada manusia. Populasi manusia dapat di jumpai individu dengan hari lahir pada semua bulan dalam setiap tahun. meskipun memang kadang-kadang sukar untuk membedakan kedua hal ini.Ciri-ciri fisiologi Sebagian besar keunggulan struktur manusia lebih banyak berhubungan dengan ciri tingkah lakunya dari pada dengan ciri fisiologinya. dan organisme tua lebih mudah di bunuh oleh predator atau parasit. Tidak hanya hewan mempunyai umur panjang seperti manusia. Manusia berumur panjang tetapi memerlukan jangka waktu lama untuk menjadi dewasa.terima dan mempunyai pikiran yang tidak terhingga banyaknya dalam mengadakan reaksi terhadap apa yang dialaminya. Hal ini di sebabkan proses fisiologi pada umur tua menjadi lemah. Pada kera dan sebangsanya terdapat kecenderungan ke arah tidak adanya musim tetentu dalam reproduksi. Secara fisiologi manusia tidak banyak berbeda dengan mamalia lainnya. Umur rata-rata manusia mungkin lebih panjang daripada umur hewan. 2. Hal inilah yang mempersulit penentuan umur sesungguhnya pada kebanyakan organisme. Tetapi dari catatan kebun binatang dan akuarium.3. meskipun di alam bebas tetap mempunyai musim biak.4.

tetapi untuk menggantikan bahasa atau dipakai untuk menekan sesuatu. untuk beberapa waktu ia masih tetap bergantung pada orang dewasa meskipun berkurang. Namun kita belum mengetahui kapan manusia mulai dapat berbicara. tidak ada keterangan mengenai bagai mana bahasa itu di mulai. oleh karena masih harus mendapat makanan dari air susu ibunya. Sedangkan masyarakat kera. Anak mamnusia selama 6-9 tahun sama sekali bergantung pada orang dewasa. karenatidak hanya terdiri sistem teriakan dan panggilan. Perkembangan manusia mencapai kesempurnaan pada umur sekitar 20 tahun. walau dengan di bandingkan dengan masyarakat manusia yang paling sederhana..4. Bahasa adalah dasar kemanusiaan. Anak yang memerlukan waktu sekitar 2 tahun untuk dapat hidup berdiri sendiri. Demikian juga dengan hewan banyak yang hidup bermasyarakat. jauh lebih teratur. sedang pada kera sekitar pada umur 12 tahun. Biasanya manusia hidup bersama-sama membentuk masyarakat. Setelah itu. sedangkan masyarakat berlandaskan pada tingkah laku yang di pelajarinya. Yang paling mendakati keadaan ini adalah kera besar. 2. misalnya serangga. kera sekitar 10 tahun. Bahasa manusia rumit. Masyarakat serangga berdasarkan tingkah laku yang merupakan sifat bawaan.dapat berdiri sendiri.Ciri-ciri tingkah laku Manusia tidak berdaya sebagai individu tersendiri. bahasa adalah suatu ciri dasar tingkah laku manusia. anak Mammalia paling sedikit memerlukan waktu beberapa minggu atau beberapa bulan sebelum dapat mengurusi dirinya sendiri. Walaupun mausia dapat mengadakan komunikasi melalui isyarat. Manusia meningkat sekitar umur 14 tahun. walaupun memiliki otak yang besar.4. BAB III . Hal penting yang membedakan manusia dengan hewan adalah bahasa. Oleh karena itu.

tarsier (binatang hantu).  Hominoidea. 1. kelompok ini muncuk pada zaman Paleosin. Sulawesi.Kesimpulan • Perkembangan Primata primitif ke Primata maju.  Ceiboidea (Monyet Dunia Baru). meliputi: ○ Hubungan antara tulang vertebrata dan tengkorak mengalami perubahan yang berangsur-angsur menuju titik berat tengkorak ○ Bola mata pada organisme non primata tidak mempunyai tulang yang meliputinya. sekarang hidup di pulau Madagaskar. mata sudah sepenihnya ter-lindung. Tetapi pada kera dan manusia. ○ Ujung jari bercakar berangsur-angsur berubah menjadi kuku. . ○ Volume otak mengalami perubahan pesat. yakni callithricidae dan Cebidae. dan Sumatra). hidup di Asia Selatan dan Indonesia (daerah pantai Kalimantan. Selama Miosin awal radiasi Hominoidea bercabang menjadi dua yakni Anthropoidea (kera) dan Hominidea (keluarga manusia). Monyet-moyet dunia lama diklasifikasikan dalam satu famili yakni Cercopithecidae yang terbagi menjadi 2 sub famili yaitu cercopithecinae (monyet babon) dan colobinae (monyet pemakan daun).PENUTUP 3. ○ Kehidupan arboreal menyebabkan fungsi tangan lebih penting daripada kaki. Ceboidea terbagi menjadi dua family. ○ Perkembangan evaluasi Primata:  Prosimian Modern.  Cercopithecoidea (Monyet Dunia Lama). termasuk lemur dan loris.

yakni primata paling purba yang pada umumnya dianggap sebagai leluhur manusia. Proconsul. yakni: ✔ Famili Tupaiidae. hidup sekitar 5 juta tahun yang lalu. Ramapithecus.  Tingkat ketiga. Dryopithecus.  Tahap keenam. yakni golongan hewan pemakan serangga. evolusiner pra-Homo sapiens secara garis besar mengalami 4 perkembangan. yakni Plipithecus. ○ Zaman Pliosin (10 – 2 juta tahun yang lalu)  Tahap kelima. Australopithecus afarensis. ✔ Famili Pongidae ✔ Famili Homonidae • Evolusi pra .Homo sapiens berdasarkan hasil penemuan fosil yang ditemukan di berbagai lapisan dunia. Berdasarkan fosil yang ditemukan diperkirakan kehidupan manusia dimulai lebih kurang 25 juta tahun lalu yang tersebar menjadi 3 zaman.  Tingkat kedua. yakni kera purba yang hidup sekitar 25 -15 juta tahun yang lalu. ✔ Famili Lemuroidae. Evolusi makhluk – makhluk pra –Homo sapiens dapat digolongkan menjadi dua bagian besar.  Tingkat keempat. termasuk di dalamnya adalah jenis binatang setelah kera. yakni:  Berdasarkan hubungan kekerabatan antara manusia dengan hewan. yakni: ○ Zaman Miosin (25 – 10 juta tahun yang lalu)  Tingkat pertama. Australopithecus africanus ○ Zaman Pleistosin (2 juta tahun yang lalu sampai sekarang) . yakni kera raksasa yang hidup sekitar 15 – 10 juta tahun yang lalu. Misalnya Tarsius spectrum (binatang hantu). Hidup sekitar 15 -10 juta yang lalu.

000 – ribuan tahun yang lalu. antara lain: Pithecanthropus erectus (manusia jawa). tempurung otak simpanse hanya hanya 350 sampai 450 cc.5 juta tahun yang lalu.500 cc. dan Manusia heidelberg yang ditemukan di Jerman  Tahap kesebelas.000 tahun yang lalu. yakni makhluk yang diduga hidup pada masa antara 75. sesuatu hal yang membedakan dari Primata lainnya.  Tahap keduabelas. Pithecanthropus pekinensis (Sinathropus pekinensis) (manusia Cina). Meganthropus Palaeojavanicus (Manusia Raksasa Jawa). namun para peneliti ada yang beranggapan bahwa manusia modern muncul sejak sekitar 2. Australopithecus robustus  Tahap kedelapan. ✔ Ciri-ciri Manusia ○ Kaki manusia lebih panjang daripada lengannya. purba termodern. Makhluk ini di temukan diberbagai tempat.000 tahun yang lalu.  Tahap kesepuluh. adalah munculnya Homo sapiens neanderthalesis (Manusia Lembah Neander (Neanderthal)) .200 samapi 1. . yakni makhluk yang hidup sekitar 400. Australopithecus boisei.000 tahun Sebelum Masehi.  Tahap keempat belas.5 juta tahun yang lalu. Tahap ketujuh. Homo erectus. ○ Otak manusia relatif besar. Makhluk ini merupakan Hominidae (manusia) Diduga hidup 10. hidup sekitar 2 – 1. Tidak pasti benar kapan munculnya manusia modern. Homo habilis. yakni munculnya manusia Cro-Magnon.  Tahap ketiga belas.5 – 0.000 – 10. munculnya makhluk yang dinamakan Homo sapiens purba. diduga hidup 1. yakni munculnya Homo sapiens-sapiens (manusia modern).5 juta tahun yang lalu. diduga hidup pada 1.  Tahap kesembilan. Manusia masa kini mempunyai volume tempurung otak besar 1.

namun lihatlah makalah ini sebagai dasar pengetahuan kita tentang perkembangan manusia dan primata secara evolusioner. sehingga kita bisa berfikir dengan cermat darimana sebenarnya kita berasal.Saran Dalam penulisan makalah ini pastilah masih banyak kekurangan. 3. bahasa adalah suatu ciri dasar tingkah laku manusia. ○ Manusia berumur panjang tetapi memerlukan jangka waktu lama untuk menjadi dewasa. Kegiatan reproduksi dapat terjadi setiap saat sepannjang tahun. Tetapi manusia mempunyai kecakapan yang jauh lebih tinngi dari pada hewan. ○ Pada manusia tidak terdapat musim berbiak.○ Kemampuan jasmani manusia di bawah kemampuan jasmani hewan. manusia hidup bersama-sama membentuk . 1. ○ Biasanya masyarakat. ○ Hal penting yang membedakan manusia dengan hewan adalah bahasa.

Manusia Kera dan Manusia Modern – Teori Perkembangan Evolusi Antar Waktu Arkeologi Biologi” diakses 1 (online) Oktober http://id. 20. Ontario: Mentor Book Fried. “Sejarah Manusia-Primata” (online) http://www. Biologi Edisi Kedua.html#primate diakses 1 Oktober 2009 pkl. H. 20.talkorigins.On the Origin of Species.org/faqs/faq-transitional/part2a.30 WIB Anonymous. 2006.DAFTAR PUSTAKA Anonymous. G.43 WIB Darwin. 2006.wikipedia. Charles. “ Sejarah Penemuan Fosil Manusia Purba. Jakarta . New York and Scarborough.1958. 2005. Penebit Erlangga .org/wiki/Timur_Tengah_Kuno 2009 pkl.

Mc Graw Hill. The Benyamin/ Cummungs Publ. Waluyo. 1971. 2005. New York Kardong. 2004. Evolusi Organik. Mc Graw Hill. Robert. Evolution Of The Earth. UMM Press.. Company Inc. M. Darwinism Defended. Dolt. Higher Education Ruse. 1982. Lud. V. Malang .H. Kenneth. An Introduction to Biological Evolution. Book Company.Jr.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->