DISUSUN OLEH

Nama Kelas

:

: FITROTUL HUDA : III – B/PEND. MATEMATIKA

NPM : 1002030079

“Dalam rangka memenuhi tugas dari Dosen Mata Kuliah Biologi Umum”

Dosen Pengampu Drs. Erwin Lbs

:

KATA PENGANTAR Puji Syukur penyusun panjatkan Kehadirat Allah SWT, berkat Rahmat dan karunia-Nya kita masih diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan kehidupan ini. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan alam Nabi Muhammad SAW. beserta seluruh keluarga, para sahabat, dan kita semua selaku umatnya hingga akhir zaman. Alhamdulillah, Makalah tentang Evolusi Primata dari Awal hingga Akhir ini telah penyusun selesaikan. Adapun makalah ini hadir sebagai syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah Biologi Umum. Hadirnya makalah ini, penyusun harapkan dapat menjadi bacaan yang positif bagi kita semua guna menambah pengetahuan kita tentang Evolusi Primata dan apa-apa saja yang mempengaruhi evolusi tersebut. Adapun makalah ini disadur dari berbagai sumber yang relevan.. Pada kesempatan ini pula, penyusun mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua tercinta, tanpa dukungan dan semangat dari mereka, penyusun tidak sanggup untuk menyelesaikan makalah ini. Kemudian kepada Bapak Drs. Erwin Lbs. Selaku dosen mata Kuliah Biologi Umum yang telah membimbing penyusun dalam mata kuliah ini. Penyusun menyadari bahwa Tak Ada Gading yang Tak Retak. Begitu pula dalam penyusunan makalah ini. Penyusun mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini. Harapan penyusun semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Medan, 20 Desember 2011

(Fitrotul Huda)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Nenek moyang primata masa kini barangkali adalah sekelompok insektivora yang relatif tidak menarik ditinjau dari perspektif kita umat manusia atau berbentuk seperti shrew pohon. Primata sendiri berarti “yang terutama”, dan hal ini tidak mengherankan, sebab manusia pastilah menganggap ordo mammalianya sebagai yang terpenting. Begitu juga halnya dengan jika kelinci yang menyusun taksonomi, lagomorpha akan dijadikan primata. Primata tampaknya telah mengalami suatu evolusi pada awal mulanya untuk mengembangkan jari tidak terspesialisasi yang amat baik untuk kehidupan arboreal. Perubahan dalam pengelihatan, modifikasi pelvis, perilaku, dan perkembangan orak terjadi. Dan pada primata modern, termasuk kita, terlihat bahwa ciri hidup terestrial dan bukannya arboreal (hidup di pepohonan) menandakan modernisasi primata. Berbicara mengenai evolusi manusia dan primata, tidaklah berarti bahwa manusia berasal dari kera. Dalam menjelaskan mengenai evolusi, terutama mengenai evolusi manusia kita harus berhati-hati dan dapat bersikap netral. Hal ini berarti apapun keyakinan kita mengenai asal usul manusia, kita harus bisa mengemukakan bagaimana pendapat sekelompok orang dan bagaimana mengenai pendapat dari kelompok yang lain, dan bukan hanya pendapat kita sendiri. Apabila memang manusia berasal dari kera seklapun, para ahli evolusi tidak akan dapat membuktikannya. Metode demikian kita kenal dengan metode

pendekatan. Jadi dalam membuktikan evolusi kita tidak menggunakan metode pendekatan pembuktian. Banyak mamalia, misalnya paus, telah memodifikasi susunan limajari aslinya di ujung tungkai depan menjadi struktur-struktur terspesialisasi. Misalnya saja pada sirip (flipper) pada paus dan lumbalumba. Pada kuda, kelima jari telah menjadi satu jari tunggal dengan kukunya. Pada primata, semua jari tetap ada dan meneruskan susunanbersendi dari struktur reptil yang primitif.

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Evolusi Primata. Evolusi primata merupakan salah satu contoh evolusi dengan data yang “cukup lengkap”. Teori evolusi yang hanya didasarkan atas adanya fosil tidak pernah dapat menerangakan dengan lengkap apa yang terjadi di masa lampau. Oleh karena itu untuk mempelajari evolusi suatu organisme, biasanya para ahli menggunakan data suatu organisme yang masih hidup hingga kini. Dalam hal ini, yang dilakukan para ahli ialah melihat perubahan stuktur dari organisme-organisme yang paling erat hubungan kekerabatan dengan organisme sasaran yang diteliti. Dengan mengaitkan perubahan-perubahan suatu ciri, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai apa yang terjadi pada masa silam. Dalam hal ini, digunakan pendekatan pada golongan primata. Salah satu definisi evolusi adalah merupakan suatu ilmu yang mempelajari perubahan yang berangsur-angsur menuju ke arah yang sesuai dengan masa dan tempat. Pada dasarnya evolusi tidak untuk membuktikan apakah suatu jenis berasal dari jenis yang lain. Memang menurut Darwin, suatu organisme berasal dari organisme lain. Tetapi pembuktian bahwa suatu jenis berasal dari jenis yang lain tidak pernah

tarsius. monyet. Primata muncul sekitar 70 juta tahun yang lalu seiring dengan punahnya dinosaurus. pygmaeus abelli.dapat dibuktikan. kera. Karena itu merupakan garis keturunan hominoid. maka cabang dari Anthropoidea ada 3: monyet. Fosil kera primitif yang pernah ditemukan kira-kira berusia 35 juta tahun dan dinamakan Aegyptopithecus. Namun. Hominidae (manusia). manusia). itulah fosil tertua yang pernah ditemukan dari primata. dan orangutan. Dengan pemisahan garis filogenetik. George Gaylord Simpson menyarankan pengelompokan garis itu ke superfamilia Hominoidea. simpanse. namun orangutan punya 2 spesies: P. Garis keturunan yang tersisa setelah pemisahan monyet disebut garis Hominoid. maka kera tersebut adalah nenek moyang bersama kera dan manusia. Divergensi antara kera purba dan manusia diduga terjadi sekitar 7 atau 8 tahun yang lalu. ordo primata dibagi menjadi dua sub ordo. monyet dunia baru muncul dari cabang primata kuno. dan P. Awal mulanya. Setidaknya. Kera besar contohnya gorila. yakni “kera fajar”. yakni Homo sapiens. dll) dan Antropoid (kera. Prosimian yang dahulu mendominasi primata. dan belakangan monyet dunia lama berevolusi sebagai garis keturunan terpisah. Pengelompokan itu mencakup: Hylobatidae (kera kecil). . Monyet pertama muncul kira-kira 50 juta tahun lalu. Kera kecil mencakup siamang alias gibbon dan kerabatnya. yakni Prosimian (meliputi lemur. Sekarang. Simpanse punya 2 spesies dan beberapa subspesies (masih kontroversi). Pongidae (kera besar). sekarang semakin tersingkir dan akhirnya menjadi endemik beberapa daerah seperti Madagaskar. dan Hominid (manusia). belakangan ini para taksonom cenderung tidak membedakan lagi antara kera kecil dan kera besar. Yang dipelajari dalam evolusi adalah proses perubahannya. sementara itu orangutan dan gorila hanya punya 1 spesies. pygmaeus pygmaeus. Manusia modern juga hanya memiliki 1 spesies.

yang menyadari keuntungan lokomosi itu di hutan. Akan tetapi. kemampuan itu telah tereduksi hampir seratus persen pada primata bipedal yang plantigrad. Pengemukanya adalah Sir Arthur Keith. Dengan menggunakan data fosil dan organisme aktuil mempunyai senmua sifat . Tangan yang telah “terbebaskan” dari peralihan cara hidup dari arboreal ke non arboreal nampaknya telah banyak berperan dalam komunikasi yang lebih baik diantara spesiesnya. primata mengadaptasikan kehidupan arboreal. Kebanyakan primata memiliki pegangan tangan dan kaki yang kuat dan fleksibel. memiliki tangan dengan ibu jari yang dapat berputar. Suatu sifat akan berevolusi sesusia dengan perkembangan waktu dan tempat. seperti umat manusia. namun melakukan manipulasi dan modifikasi lingkungan. hal ini memberikan jalan lapang untuk perkembangannya. Sendi bahu yang sangat fleksibel pada monyet dan kera memudahkan mereka untuk berayun-ayun dari pohon yang satu ke pohon yang lain. digunakan data fosil dan data dari organisme yang hidup pada masa kini. berbicara. Oleh karena itu. yang dapat memberikan petunjuk mengenai apa yang terjadi peda masa lalu.Awal mulanya. sehingga citra dari kedua mata dapat menumpuk ditengah dan menghasilkan citra yang lebih baik. dan akhirnya: penciptaan budaya. Namun. hampir semua primata dari yang paling kuno sampai yang paling baru sekalipun. Bukti yang digunakan untuk mempelajari perubahan akan ditinjau dari banyak segi. Modifikasi lainnya adalah pergeseran mata ke tengah wajah. Tipe lokomosi seperti itu disebut brachiasi (dari kata Latin brachia/brachium untuk lengan). Hal ini sangat menguntungkan bukan saja untuk memegang objek. dengan perkembangan neokorteks (cerebrum) yang amat pesat. Kita yang hidup pada masa sekarang tidak pernah dapat mengetahui dengan pasti mengenai apa yang terjadi pada masa lalu. dan karena itu mendorong perkembangan interaksi kelompok. Apalagi.

Perkembangan Primata Primitif ke Primata Maju • Hubungan antara tulang vertebrata dan tengkorak mengalami perubahan yang berangsur-angsur menuju titik berat tengkorak. Bentuk tengkorak yang memanjang dengan rahang besar. dan untuk menyelinap dengan mudah diantara hutan. sedangkan panggul menjadi lebih penting dan kuat. Tetapi pada kera dan manusia. matapun diperlukan untuk melihat makan diantara ranting-ranting pohon. • Bola mata pada organisme non primata tidak mempunyai tulang yang meliputinya. Hal ini terlihat bahwa tupai mempunyai cakar. sedangkan primata lebih lanjut mempunyai kuku yang tebal dan akhirnya manusia mempunyai kuku .1. Selain itu. Mulamula hubungan ini terdapat dibagian tepi menjadi tepat berada di bawah. gigi yang kuat dan membentuk moncong menjadi bertambah pendek. yakni manusia memberikan gambaran 2. Hal ini menunjukkan bahwa mata menjadi organ yang sangat penting. mata sudah sepenuhnya terlindung. Selain itu. Penglihatanpun berubah dari dua dimensi menjadi tiga dimensi. dan kemampuan melihat warna meningkat dari hitam putih untuk membedakan gelap dan terang menjadi mampu melihat hampir semua spectrum warna. maka otot leherpun menjadi lebih lemah. • Ujung jari bercakar berangsur-angsur berubah menjadi kuku.terevolusi. Perubahan ini diikuti dengan perubahan cara berjalan dari empat kaki menjadi dua kaki. dapat pula dilihat bahwa mata yang menghadap ke samping. menjadi berangsur-angsur menghadap ke depan. Hal ini erat kaitannya dengan cara hidup dari malam hari menjadi siang hari. Rongga hidung yang besar sekarang menjadi jauh lebih kecil.1. Analisis yang dilakukan pada primata primitive sampai dengan primata sebagai berikut: yang maju. Sejalan dengan perubahan ini.

Australopithecus hanya mempunyai volume otak 600 cc. Struktur ini penting untuk dapat berayun-ayun dan berpindah tempat. Dengan berubahnya permukaan bumi.yang tipis. Dengan demikian. Data fosil menunjukkan bahwa fosil manusia lainnya mempunyai kisaran antara keduanya. bahkan pada kera Amerika Selatan. Hal ini erat kaitannya dengan timbulnya flora hutan sebagai habitat baru di muka bumi. tetapi selalu terkait kalau pindah dari suatu tempat ke tempat lain. Dengan demikian. primata mulai turun ke permukaan bumi. Hal ini terlihat pada bangsa kera yang memilki tangan yang lebih panjang dan lebih kuat daripada kaki. • Volume otak mengalami perubahan pesat. Hal ini penting berkaitan dengan kemampuan untuk memegang yang terlihat pada kera. terjadi pula perubahan dari telapak tangan. Cakar mula-mula digunakan untuk mengais mencari makan. . Perubahan volume otak dapat pula dilihat pada perubahan dahi. Kehidupan arboreal lebih membutuhkan kemampuan untuk memegang. Faktor ini sangat nyata terlihat pada golongan kera-manuasia. maka jumlah hutan menjadi semakin sedikit. terjadi pula perubahan cara memegang dengan terbentuknya ibu jari dengan persendiaan yang lain daripada jari-jari yang lain. ditemukan primata besar yang tidak dapat ditunjang oleh hutan. yang mempunyai “empat tangan”. Selain itu. Dengan berubahnya cara hidup dari hidup di tanah menjadi kehidupan arboreal. ekorpun dapat digunakan untuk memegang. Akibatnya tangan menjadi kurang diperlukan sedangkan kaki diperlukan untuk mengejar mangsa dan menghindarkan diri dari predator. Cakar perlu untuk naik pohon. Selain itu. sedangkan manusia modern sekitar dua kali lebih besar. maka cakar menjadi mengganggu kemapuan bergerak dengan cepat di atas pohon. • Kehidupan arboreal (hidup di pepohonan) menyebabkan fungsi tangan lebih penting daripada kaki.

Miosen. Propliopithecus yang berbentuk seperti bajing. Oreopithecus. Sivapithecus. dan Aegyptophitecus dari lapisan Oligosen. Fosil primata yang paling tua dan masih termasuk famili Homonidae adalah Dryopithecus. dan Proconsul yang dikenal sejak zaman . Miopithecus. diketahaui Fosil kerabat Brahmapithecus. merupakan fosil Homidid tertua yang diduga berkerabat dan dengan gorilla dan simpanse.Data Fosil Evolusi Primata Bermacam-macam fosil primata seperti Mesopithecus. Pliopithecus. sedangkan Proconsul.1. diperkirakan tidak mempunyai hubungan kekerabatan yang cukup dengan manusia. Brahmapithecus. Parapithecus. Evolusi Tengkorak Primata 2. Dryopithecus dianggap berkerabat dengan bangsa beruk dan kera.Gambar. Sivapithecus belum Limnopithecus.1.

2. Fosil-fosil Hominid yang muda semuanya sudah dianggap sebagai Steinheim.Data Genetika Molekuler Fosil Primata. dan Paranthropus (P. Homo ergaster. P. Fosil ini ternyata identik dengan Dropithecus. 2.dekatnya. Cro-Magnon). Homo rudolfensis. Fosil Homo mungkin pula telah ada. Atlanthropus. namun data yang ada belum meyakinkan. dan (Swancombe.1. Pendekatan molekuler dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Universitas California di Berkeley. Fosol-fosil yang menempati lapisan lebih atasa adalah Zinjanthropus. Homo rhodosiensis). Kedua marga fosil terakhir dan Gigantopithecus adalah fosil manusia atau kera berukuran besar dan mungkuin pantas dinamakan raksasa. Namun kini pandangan tersebut berubah. karena ADN . Homo-sapiens sapiens Eoanthropus dan Homo heidelbergensis). Telanthropus. Homo neaderthalensis (Homo soloensis. Australopithecus (A. Fosil berikutnya adalah Kenyapithecus. Kemudian kita mengenal fosil Hominid yang lebih muda yakni Ramapithecus yang dianggap sebagai fosil yang erat hubungannya dengan manusia. afarensis). Homo. Homo erectus (Sinatropus. Tahun 1987 mereka mengemukakan hasil analisis ADN mitokondria yang menunjukkan bahwa ADN mitokondria manusia yang paling primitif (wanita. Baru kemudian kita mengenal manusia purba. africanus. A. pada lapisan yang lebih muda. boisei. yang kemudian oleh para ahli yang beraliran progresif sekaran disebut Homo aethiopicus. paling Pithecanthropus. robustus). karena penemuan baru telah meberikan pandangan yang lebih baik. Meganthropus palaeojavanicus (Homo mojokertoensis). mulai dijumpai Paraustralopithecus aethiopicus. Baru kemudian. Homo habilis. Fosil ini pada mulanya hanya sebuah tulang rahang.

namun data yang masih ada belum cukup memastikan asal usul manusia. Bila dikaji mengenai kecepatan mutasi ADN mitokondria. Hal ini menimbulkan kontroversi dengan data fosil. Pendapat ini didasarkan pada fosil Homo erectus dan fosil Homo sapiens.000 – 1.000.000 tahun yang lalu. . Homo sapiens pertama berumur paling sedikit sekitar 250. Pendekatan tersebut di atas. Meskipun data molekuler sangat cocok dengan data fosil. Teori lain menyatakan bahwa manusia pertama mungkin adalah suatu hybrid antara manusia primitif (Homo erectus dengan Homo habilis dan Homo neaderthalensis) dan dihasilkan manusia modern yang hidup sekarang. Penelitian tadinya dilakukan oleh kelompok lain dengan menggunakan analisis ADN kromosom Y menunjukkan bahwa pria pertama berasal dari daerah Aka Afrika.mitokondria diturunkan dari pihak ibu) terdapat di Afrika. maka dapat disimpulkan bahwa manusia yang paling primitif harus sudah berada di muka bumi sekitar 200. Ada pula kemungkinan yang jauh lebih kecil yakni di Eropa dan Australia. di tempat suku Pygmee berada.000 tahun yang lalu. sangat didukung oleh data fosil. meskipun mengarah kepada Afrika sebagai daerah asal manusia. dan dikaitkan dengan perubahan yang terjadi.000 tahun yang lalu. karena menurut fosil.000. Pendapat lain mengatakan bahwa asal usul manusia terjadi di Afrika dan Asia. maka dapat kita menemukan bahwa perkiraan manusia pertama adalah sekitar 15. Apalagi bila kita membaca buku yang lebuh tua.

mempunyai organ-organ penggenggan dan lima jari. Dari Prosimian perkembangan radiasi evolusi menuju 4 golongan besar yang masih tetap hidup sekarang ini.1.Gambar. bermoncong.2. dan berekor panjang.1. Radiasi Primata. Mereka tangas dan cerdas. Phylogeny Primata 2. Perkembangan evaluasi Primata dimulai dari moyang yang berupa hewan Mammalia pemakan serangga menurunkan Prosimian yang hidup pada zaman Palaeosin. 2.Prosmian Modern . Hewan ini bertubuh kecil seperti cecurut.

Hewan-hewan ini masih mempunyai moncong dan ekor yang panjang. Yang termasuk kelompok ini adalah lemur dan loris. tarsius dapat memfokuskan satu titik dengan kedua matanya. Nampak adanya peningkatan pada alat-alat penglihatan dan mekanisme saraf yang memberikan stereoscopic kemampuan vision) dan untuk kedalaman warna persepsi pada (binocular tahap-tahap penglihatan beranekaragam. dan Sumatra). Gambar. hal ini merupakan ciri umum Primata. Sulawesi. . Prosimian Modern Hewan lain yang termasuk Prosimian modern ialah tarsius (binatang hantu). berkuku. Pada hewan ini tidak dijumpai lagi moncong yang panjang mata lebih ke depan tidak seperti mata lemur yang agak kesamping oleh karena itu. hidup di Asia Selatan dan Indonesia (daerah pantai Kalimantan.Kelompok besar pertama yakni Prosimian modern. sekarang hidup di pulau Madagaskar. bukan cakar dengan kemampuan untuk memanipulasi obyek.

yakni . Dan Amerika Selatan.Ceiboidea (Monyet Dunia Baru) Ceboidea hanya hidup pada lingkungan pohon dan ditemukan di daerah hutan-hutan sebelah selatan Amerika Utara.Gambar.2. Amerika tengah. Mereka terbagi menjadi dua family. Gambar. sehingga dapat memandang lingkungan yang ada tepat di belakangnya.2. tarsius mirip dengan monyet. Lorisidae Familia (Loris) 2. Dalam hal ukuran relatif otak dan bentuk hidung. Tarsius (Tarsius spectrum) Tarsius besarnya kira-kira sama dengan seekor tikus besar dan dapat bergerak sejauh yang bisa dilakukan seekor kangguru. Tarsius dapat memutar kepalanya nyaris 360 derajat.

Ekor prehensile tidak hanya terdapat pada monyet Dunia lama. Callithricidae Familia (Marmoset) Ceboidae hidup dilingkungan pohon. Kupingnya lebar dan membentang ke arah samping. Beberapa anggota Ceboidae telah beradaptasi dengan cara hidup dilingkungan pohon dengan jalan mengembangkan “kaki ke-5” dalam bentuk ekor prehensile (penggenggam. Callithricidae yang atau Marmoset adalah pada cakar untuk Primata kecil yang telah menempati niche seperti bajing di hutan Perkembangan menonjol memanjat yang merupakan bagian penting dari pergerakan mereka. Kebanyakan tidak memiliki ibu jari yang dapat diputar. sehingga hidung tampak . yang merupakan ciri khas dari primata-primata yang lebih maju. Monyet dunia baru adalah hewan asli Amerika Selatan. Mereka mengembangkan beraneka ragam besar tubuh dan adaptasi ekologis di pohon-pohon.callithricidae Dunia Baru. Gambar. dan Cebidae. dapat digunakan untuk memegang sesuatu). Namun lebih berkembang dibandingkan dengan Callithricidae.

3. Monyet capuchin yang digunakan di Eropa dalam pertunjukanpertunjukan hiburan tergolong contoh monyet dunia baru. Gambar. .Cercopithecoida (Monyet Dunia Lama) Semua Primata dunia lama kecuali prosimian adalah catarrhini (hidung terbelah). Monyet Dunia Baru (New World Monkeys) 2. Monyet-monyet dunia lama diklasifikasikan dalam satu famili yakni Cercopithecidae yang terbagi menjadi 2 sub famili yaitu cercopithecinae (moyet babon) dan colobinae (monyet pemakan daun).2.rata.

Pada saat sekarang mereka berkembang menjadi Colonin (monyet pemakan daun) dan cercopithecin.Gambar. Monyet Dunia Lama (Old World Monkeys) Pada catatan fosil cercopithecoidea berkembang pada zaman Oligosin dan Miosin. kecuali manusia. Fosil Tengkorak Cercopithecoidea 1) Colobinae . Gambar. Pada akhir Moisin mereka telah menempati sejumlah niche lingkungan pohon serta terestrial di Afrika dan Erasia. Cercopithecin yang hidup sekarang menempati iklim dan habitat yang lebih luas dibandingkan Primata lain.

disebut brachiation. 2) Cercopithecinae Sub famili ini menempati beraneka habitat. macaques.Colobinae hidup beradaptasi makan daun vegetasi muda. Mereka mempunyai puncak gigi yang tajam pada gigi molar. Bentuk Gibbon khusus untuk bergerak arboncal. untuk dan quenon) tingkah laku social dan babon ekologi dan yang dan Cercopithecinae terrestrial banyak dipelajari oleh ahli antropologi mengetahui Mereka factor-faktor di atas lingkungan 4 kaki menolong membentuk nenek moyang manusia. hingga Branchiation memungkinkan gibbon bergerak lebih cepat antara dengan menggunakan lengannya. mangabey. mulai dari savanna terbuka (babon. Branchiation memungkinkan pepohonan gibbon bergerak arboncal. Langur (sebutan untuk berapa Colobinae) mendiami banyak habitat. Bentuk pergerakan mereka dinamakan branch walking (berjalan) diatas cabang). dan bentuk perut khusus untuk mencernakan makanan. tetapi tidak dengan ekor prehensile. monyet patas) sampai hutan (mandril. kantung pipi khusus. kedua disebut brachiantion. berjalan (quadrapedal mengembangkan kemampuan mencengkeram. tangannya berfungsi sebagai sebuah kait. plantigrade (kencenderungan bergerak pada permukaan plantar = tapak tangan atau tapak kaki) dan digitigrase (kecenderungan bergerak dengan jari tangan atau jari kaki) Gibbon mempunyai tengkorak yang lebih kecil dibandingkan dengan Hominoid yang lain dan semata-mata orboreal. Beberapa diantaranya digununggunung tinggi dengan sedikit pohon dan makannya bergantung pada puncak-puncak cemara dan kulit pohon dan dedaunan. Pencernaan dilakukan dengan bantuan bakteri yang hidup pada perutnya yang mirip dengan kantung. . Tetapi jika ia turun ke tanah berjalan-jalan di atas dahan–dahan dilakukan dengan 2 kaki.

pergelangan tangan. bahu. Gambar.Orangutan seperti gibbon hidup terbatas di Asia Tenggara dan pernah hidup tersebar luas di Asia. . Cara bergerak seperti ini terlihat pada bentuk dada. khususnya jantan dewasa hampir 2 kali lebih besar daripada betinanya dan menjalani hidup membujang. juga dapat berjalan jauh sekali di daratan tanah. Meskipun orangutan menghabiskan banyak waktunya di atas pohon dengan menggunakan 4 anggota badannya. Cercopithecinae familia (Japanese Macaques) Simpanse tidak mempunyai catatan fosil. Susunan kerangka sangat khusus untuk menopang berat badan terestrial dan berjalan diatas buku-buku jari. Karena adaptasi mereka. Cara bergerak orangutan dinamakan quadramanual (empat tangan). Gorila adalah vegetarian terestial. pemakan daun yang tumbuh didataran tanah. Gorila sangat terbatas ruang lingkupnya dan sekarang hanya terdapat di hutan pegunungan daerah katulistiwa dan dataran tinggi Afrika timur. hidup terbatas di daerah hutan dan bagian berhutan kera. dan tulang lumbar verteberal yang kuat.

mempunyai struktur badan yang orthograde (tegak).Makhluk–makhluk pra–Homo sapiens . Gambar.1. dan gorila. Untuk duduk. yang memungkinkan mereka berjalan jauh di atas permukaan tanah. 3) Hominoidea Kelompok ini muncul pada zaman Paleosin. tetapi juga posisi duduk dalam jangka waktu lama. yakni gibbon. Anthropoidae dan Hominiidae jauh lebih berkembang dan demikian fungsi lebih kompleks. babon telah mengembangkan sepetak kulit pada bagian belakang yang dinamakan ischial callosities. Selama Miosin awal radiasi Hominoidea bercabang menjadi dua yakni Anthropoidea (kera) dan Hominidea (keluarga manusia). Otak. simpanse. Kera-kera yang hidup sekarang dibagi 4 genus. Penggolongan Primata 2. Kedua famili ini ditandai dengan hilangnya ekor dan berkembangnya ukuran besar badan. orangutan.

yang hidup di Indonesia (Kalimantan. yakni: ✔ Famili Tupaiidae Famili Tupaiidae merupakan ordo Primata. dan Sumatra). evolusiner pra-Homo sapiens secara garis besar mengalami 4 perkembangan. yakni: 2.1. Jenis binatang cakar tersebut dengan mempunyai ekor serta berkuku bukan kemampuan memanipulasi objek. yakni golongan hewan pemakan serangga.Evolusi makhluk – makhluk pra –Homo sapiens dapat digolongkan menjadi dua bagian besar. panjang dan Filipina. Misalnya Tarsius spectrum (binatang hantu). ✔ Famili Pongidae ✔ Famili Homonidae . ✔ Famili Lemuroidae Famili ini merupakan Ordo Primata primitif termasuk di dalamnya adalah jenis binatang setelah kera. Sulawesi.3.Evolusi pra-Homo sapiens berdasarkan Hubungan Kekerabatan manusia dengan Hewan Klasifikasi Homo sapiens adalah sebagai berikut: Kingdom Kelas Ordo Subordo Famili Genus Species Berdasarkan : Animalia : Mammalia : Primata : Anthropoidea :Homonoidea : Homo : Homo sapiens hubungan kekerabatan antara manusia dengan hewan.

yakni kera purba yang hidup sekitar 25 -15 juta tahun yang lalu.Evolusi pra -Homo sapiens Berdasarkan Ditemukannya Fosil Evolusi pra . Ditemukan oleh tim ekspedisi Universitas Yale di Fayum tahun 1961. yakni Plipithecus. • Tingkat kedua. Kedua tangannya mungkin masih digunakan untuk bergelantungan di dahan pohon.Homo sapiens berdasarkan hasil penemuan fosil yang ditemukan di berbagai lapisan dunia. gigi geliginya terdapat ciri yang ditafsirkan sebagai ciri manusia. Makhluk ini ditemukan di danau Victoria. Proconsul semakin banyak terkumpul dan semuanya menunjukkan bahwa binatang ini muncul dengan berbagai ukuran yang berbeda – beda. • Tingkat ketiga. Fosilnya ditemukan luas di Eropa. Dryopithecus. India. dikatakan oleh seorang ahli: “Mungkinkah ini merupakan bisikan samar – samar pertama tentang makhluk hidup yakni manusia”. Mereka belum dapat berjalan tegak. Makhluk ini sepenuhnya bersifat kera. ada yang sekecil simpanse dan ada yang menjadi sebesar gorilla. Berdasarkan fosil yang ditemukan diperkirakan kehidupan manusia dimulai lebih kurang 25 juta tahun lalu yang tersebar menjadi 3 zaman. Cina.2. disebabkan pada muka. yakni: 1) Zaman Miosin (25 – 10 juta tahun yang lalu) • Tingkat pertama. Fosil ini belum . Para ahli berpendapat bahwa makhluk ini tidak sepenuhnya bersifat kera. dan Afrika. Proconsul. Makhluk ini sejenis Proconsul.3. rahang. Diduga. Tipe gorilla inilah yang menjadi nenek moyang gorilla modern. Tubuhnya kecil dan pendek. kera primitif hidup 35 – 25 juta tahun yang lalu.1. yakni kera raksasa yang hidup sekitar 15 – 10 juta tahun yang lalu. oleh karena itu dinamakan kera primitif.

Dryopithecus memiliki bentuk badan yang cukup besar serta sangat gemar mengembara sehingga menempati hutan tropis yang sangat luas. Hidup sekitar 15 -10 juta yang lalu. • Tingkat keempat. Australopithecus afarensis Makhluk ini merupakan tingkatan kelima.9 – 1. . Ukurannya jauh lebih lebih kecil daripada manusia sekarang. Makhluk ini berjalan tegak dengan kedua kakinya. tanganlah yang melakukan sebagian besar pemecahan dan pencabikan makanan yang keras.2 meter dan kapasitas tengkoraknya lebih kurang 40 cc. Australopithecus afarensis merupakan makhluk purba yang diduga merupakan keturunan Ramapithecus. sedangkan pada kebanyakan kera. Makhluk ini bukan kera penghuni hutan.lengkap untuk menunjukkan salah satu anggota dari genus yang luas manuju ke arah manusia. 1) Zaman Pliosin (10 – 2 juta tahun yang lalu) Pada zaman ini telah muncul makhluk baru yakni primata yang tidak menyerupai primata yang hidup sebelumnya. tetapi lebih banyak hidup di padang rumput terbuka. Pada manusia. Karena rekonstruksi makhluk ini dibuat terutama dengan menggunakan fragmen–fragmen dan gigi–gigi. Hidup sekitar 5 juta tahun yang lalu. yakni 0. E. Ada dua jenis makhluk ini. Ramapithecus. Fosil dari makhluk ini ditemukan pada tahun 1930-an di bukit Siwalik (Pakistan) oleh G. yakni primata paling purba yang pada umumnya dianggap sebagai leluhur manusia. Lewis dari Universitas Yale. gigi tampak merupakan satusatunya alat untuk melakukan tugas-tugas tersebut. yakni:  Tahap kelima. Ramapithecus memiliki busur gigi yang lebih kecil namun jauh lebih besar daripada kera. Bentuknya kira-kira mirip dengan busur gigi manusia.

dia terus mempelajarinya dan setelah empat tahun bekerja berhasil . yakni seorang ahli otonomi dan palaentologi dari Universitas Witwatersrand di Johannesburg. Makhluk ini ditemukan oleh Raymond Dart. di tebing Olduvai dekat dengan Ethiopia. Dart menamakan penemuanya dengan Australopithecus africanus. Dalam beberapa hal. Fosil terbenam dalam salah satu bagian batuan dimana tengkorak– tengkorak yang ditemukan tidak menyerupai tengkorak lainnya yang pernah dilihatnya. Tetapi dalam hal beberapa lainnya tengkorak tadi jelas menyerupai tengkorak kera.argon dapat ditentukan dengan tepat fosil itu. artinya “Kera Afrika Selatan”. Gambar Fosil Australopithecus afarensis Australopithecus afarensis ditemukan oleh Lois dan Mary Leakey dibagian Timur dan Utara Afrika Selatan. tengkorak ini menyerupai anak manusia yang berumur lima atau enam tahun. Botswana. Nampak suatu tengkorak yang menakjubkan. Afrika Selatan. metode  Tahap keenam. Australopithecus africanus Australopithecus africanus merupakan tingkatan keenam. pada tahun 1924. Ketika tenggkorak tadi dipisahkan sama sekali dari batuan. Fosil Australopithecus africanus dipelajari Dart dari koleksi batuan yang mengandung fosil dari suatu lubang galian pertambangan kapur di Taung. Dengan kalium .Makhluk ini juga dianggap sebagai Hominoid paling awal yang menurut beberapa ahli sudah mampu berjalan tegak. Fosil – fosil makhluk ini ditemukan dari lapisan – lapisan batuan yang berbentuk tebing lembah.

Penemuan Dart didukung oleh ahli palaentologi lain yang berkerja di Afrika Selatan. ✔ Tahap ketujuh. Selama empat puluh tahun berikutnya. sudah dapat menggunakan api dan diduga sudah dapat berbicara. Terlihat gigi–giginya sangat menyerupai gigi anak manusia. dari letak foramen magnum. mungkin makhluk tersebut sudah berjalan tegak. Dart merasa bahwa tengkorak tadi adalah tengkorak suatu makhluk yang letak kepalanya seperti pada manusia. Sedangkan . Mereka sudah pandai berburu. yakni lubang yang menghadap ke tengkorak dan yang melewati oleh urat saraf tulang belakang menuju ke otak. namun mempunyai menunjukkan gigi-gigi bahwa besar dan ini ukurannya lebih besar. dengan beberapa teman sekerja. Australopithecus robustus Australopithecus robustus merupakan makhluk sejenis Australopithecus africanus.5 meter dan berat badannya 65 – 75 kg. Semua fosil diharapkan dapat memberi petunjuk dengan jelas bahwa memang sesungguhnya di Afrika Selatan terdapat makhluk pra – manusia (pra – Homo sapiens). terkumpul sudah bahan fosil yang fosil tengkorak. tulang kaki. dan tulang panggul. spesies adalah herbivora. Tinggi otak rahang yang kuat yang badannya mencapai 1. yakni Robert Broom. Setelah bertahun– tahun dia mempelajari fosil Mammalia di Afrika Selatan. sehingga giginya tampak jelas. 1) Zaman Pleistosin (2 juta tahun yang lalu sampai sekarang) Pada zaman ini manusia menglami evolusi yang sangat cepat dan sudah menggunakan perkakas baik dari batu maupun kayu.memisahkan rahang tengkorak sedemikian. menghadap langsung ke bawah. Anggapan ini berdasarkan pada volume otak yang lebih besar bila dibandingkan dengan makhluk sebelumnya. Broom mencari fosil–fosil lagi yang mungkin dapat memberikan petunjuk untuk memperkuat kesimpulannya. Lain dari itu.

walaupun masih agak kasar. yang merupakan jenis Australopithecus yang paling besar. yang lebih cerdas daripada Homo habilis karena memiliki rongga otak yang lebih besar. ✔ Tahap kesepuluh. Homo habilis (manusia tukang) merupakan pembuat dan memakai alat. Homo erectus sebagai manusia purba sudah pandai membuat perkakas. muka dan giginya khas lagi kokoh. dengan ciri-ciri badan tegap. Homo habilis hidup sekitar 2 – 1. berat badanya kira-kira 50 kg dan tingginya 1. Tanzania. Diduga hidup 1. Australopithecus africanus makin lama makin menyerupai manusia. Australopithecus boisei Makhluk ini merupakan tahap kedelapan.Australopithecus robustus lebih langsing. ✔ Tahap kedelapan. Telah menggunakan api. Ditemukan oleh Leakey di Lembah Olduvai. kakinya panjang dan lurus. ✔ Tahap kesembilan.5 juta tahun yang lalu. tempurung kepalanya rendah dan kasar. misalnya kapak genggam. Meskipun catatan fosil jauh dari sempurna.400 cc. sudah dapat berbicara untuk mengajari anaknya .5 – 0.2 meter. Homo habilis Makhluk ini merupakan keturunan dari Australopithecus purba yang lebih ramping dan berbeda dengan saudara-saudaranya. 000 tahun yang lalu.5 juta tahun yang lalu. karena lebih tinggi intelegensinya. Ditemukan oleh Leakey di Lenbah Olvuvai. Homo erectus Makhluk ini diduga hidup pada 1.5 tahun yang lalu. akan tetapi ada petunjuk bahwa Australopithecus tersebut hidup di Afrika Selatan kira-kira selama 750. dan tulang tungkainya lebih maju. Australopithecus boisei hidup di Afrika Timur. sedangkan Australopithecus robustus tetap tidak berubah. Beberapa ahli berpendapat bahwa makhluk ini sebagai “manusia sejati pertama”. Selama waktu itu. Otaknya lebih besar dengan valume berkisar 750 – 1. Kehidupannya dengan berburu mammalian besar. Homo erectus dapat berjalan tegak.

Fosil Homo erectus Perkembangan evolusi sejalan dengan masa pengembaraan mereka dari abad ke abad.bagaimana membuat perkakas. terbentang dari Afrika Timur. antara lain : Pithecanthropus erectus (manusia jawa). Mungkin tipe makhluk ini berevolusi di beberapa tempat menyebar Jawa. ditemukan oleh Eugene Dubois tahun 1891. Dubois adalah seorang dokter Belanda menemukan fosil manusia Jawa di daerah Trinil (sepanjang tepi . Makhluk ini ditemukan tersebar di dunia. sepanjang daratan subur dan yang mudah dilalui. mengitari Samudra Indonesia sampai ke Gambar. Makhluk ini di temukan di berbagai tempat. Kenapa Homo erectus dapat hidup di seluruh dunia belumlah jelas.

✔ Tahap keduabelas. tulang. Banyak ahli juga berpendapat bahwa Sinanthropus pekinensis merupakan varian dari Pithecantropus. Meganthropus palaeojavanicus ditemukan di Sangiran di pulau jawa oleh Von Koningswald pada tahun 1939 – 1941. dan sebagian dari tulang tengkorak. Volume otaknya 900 – 1.200 cc. Meganthropus Palaeojavanicus (Manusia Raksasa Jawa). Makhluk ini sebagai hasil penemuan fosil dari tiga tengkorak yang tidak lengkap. Fosil yang ditemukan berupa rahang beberapa gigi. yakni kepingan tengkorak. kebudayaannya sudah lebih maju daripada Pithecanthropus. bahkan ada yang menduga bahwa mereka sudah mulai bercocok tanam. Dari fosil yang ada ditafsirkan bahwa manusia purba ini merupakan tipe peralihan antara Homo erectus ke Homo sapiens yang lebih modern. dan beberapa gigi. munculnya makhluk yang dinamakan Homo sapiens purba.bengawan solo). Mereka telah menggunakan senjata dan perkakas yang terbuat dari tulang dan batu sebagai alat-alat kerja. Kemampuan membuat alat sudah jauh lebih maju. yakni makhluk yang hidup sekitar 400.000 tahun yang lalu. Para ahli berpendapat bahwa mahkluk ini suka membunuh sesamanya. Pithecanthropus pekinensis (Sinathropus pekinensis) (manusia Cina). yakni kira – kira 500. adalah munculnya Homo sapiens neanderthalesis (Manusia Lembah Neander (Neanderthal)) . Hal ini terbukti dari tulang-tulang tengkorak kosong yang menunjukkkan bekas dibelah dengan senjata dari bawah ke atas. Manusia heidelberg ditemukan di Jerman ✔ Tahap kesebelas. Manusia Heidelberg. yakni . Fosil makhluk ini ditemukan oleh Davidson Black dan Tranz Weidenreich pada tahun 1920 dari suatu penggalian di dalam sebuah gua kapur di dekat Peking. Penggunaan api tampaknya sudah biasa.000 tahun yang lalu. karena kedua manusia purba mempunyai struktur tubuh yang sama dan hidup pada zaman yang sama.

6 – 1.000 – 10. Jerman. walaupun sekelompok ahli masih meragukan. menggunakan Homo api dan dapat membuat peralatan dengan baik. tetapi ditempatkan pada subspecies yang berbeda dengan manusia. Ia hidup di gua-gua. Volume otak ini berkaitan dengan kemampuan berbicara yang berkembang dengan baik. Manusia Lembah Neander sudah memiliki kemampuan membuat dam memakai pakaian dari kulit dan hidup menetap secara sederhana di gua-gua. berdada cembung.. Banyak teori yang telah diajukan untuk menjelaskan perkembangan dan kepunahan Neanderthal. sapiens catatan Homo sapiens secara anatomis modern. Umumnya berpendapat masih diperdebatkan ini neanderthalesis pra-manusia ataukah manusia? Sebagian para ahli bahwa makhluk manusia walaupun menyeramkan. hidungnya terlihat mancung. Teori – teori tersebut telah berspekulasi mengenai hubungan Neanderthal Eropa dengan bentuk – bentuk lain dari Timur Tengah dalam rangka upaya mencari tempat Homo sapiens neanderthalesis dalam evolusi manusia. neanderthalesis pernah “disingkirkan” dari Anggota keluarga yang mati dikuburnya. Ukuran volume otaknya relative sudah termasuk dalam kisaran ukuran rongga antara 1. Bentuk tubuhnya sepenuhnya manusia. Fosil makhluk ini ditemukan tahun 1856 di Lembah Neanderthal. dan berotot padat.000 tahun yang lalu. Para ahli pada umumnya sependapat bahwa manusia Lembah Neander apakah adalah Homo leluhur sapiens wajahnya manusia modern. berbahu lebar. Teori – teori tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: .8 meter.makhluk yang diduga hidup pada masa antara 75. Manusia Neander tidak berdagu dan mempunyai otak yang sama besar dengan otak manusia sekarang. Nama biologinya menunjukkan bahwa dia ditempatkan dalam genus dan spesies yang sama dengan kita.

bercocok purba termodern. Ketika iklimnya bertambah hangat 40. Ciri-cirinya . Mereka punah atau oleh bentuk-bentuk yang tidak begitu terspesialisasi dari Timur Tengah. kita banyak melihat kasus – kasus sejarah mengenai kekuatan teknologi kuat menggantikan teknologi setempat. menguasai lingkungan. tetapi bukannya digantikan oleh bentuk-bentuk lain yang datang. Nampaknya juga tidak mungkin teknologi Neanderthal tidak cukup menghadapi setempat kebudayaan lain yang untuk menyerbu. atau mungkin salah. Diduga hidup 10. Sama saja seperti pertanyaan yang mempermasalahkan apakah mereka menyumbangkan gen pada populasi manusia modern. ✔ Tahap ketiga belas.a) Neanderthal adalah bentuk transisi antara Homo erectus dan Homo sapiens yang kemudian berevolusi menjadi manusia modern. Namun.000 – ribuan tahun yang lalu. yakni munculnya manusia Cro-Magnon. Misalnya. Apakah morfologi yang berbeda merupakan akibat founder effect tidaklah pasti. yang berimigrasi ke Eropa. secara baik. tertelan begitu mereka kawin dengan bentuk – bentuk yang lebih maju. d) Beberapa teori mungkin benar. bahkan kemudian membangun kota serta mengembangkan peradapan. Nampaknya memang Neanderthal Eropa sedikitnya agak terisolir secara genetik. Bentuk progresif dari Timur Tengah dianggap bentuk yang lebih maju. melainkan mereka secara genetik tenggelam. Makhluk ini merupakan Hominidae (manusia) kebudayaan memelihara yang cukup maju. lebih karena populasi dengan biasanya cenderung teradaptasi lingkungan lokal daripada populasi imigan. jatuhnya suku Indian Amerika setelah kontak dengan orang Eropa.000 tahun yang lalu. terisolir secara geneti yang telah teradaptasi dengan lingkungan dingin glasial Eropa. b) Neanderthal telah terspesialisasi. c) Teori yang sama dengan yang kedua. Mereka memiliki tanam binatang.

Sesungguhnya makhluk ini mirip dengan orang-orang Eropa sekarang. dan mempunyai otak yang sama besarnya dengan otak manusia sekarang. dan tanduk kijang untuk membuat alat-alatnya. Bagaimana hubungan antara manusia Cro – Magnon dan Homo sapiens yang sekarang hidup di Eropa tidak begitu jelas. yakni munculnya Homo sapiens-sapiens (manusia modern). . Tanpa ragu-ragu para ahli anthropologi menempatkan manusia Cro-Magnon pada spesies dan subspecies yang sama dengan kita (Homo sapiens). mereka menggunakan tulang. bahkan lebih membinggungkan daripada uraian yang terlihat di atas. tempat fosilfosil makhluk ini ditemukan. Kadang-kadang para ahli anthropologi tidak bekerja sama dengan para ahli biologi mengenai lainnya dan begitu sebaliknya. Manusia Cro-Magnon memiliki ciri tinggi. Uraian palaentologi manusia sebenarnya membingungkan.000 tahun Sebelum Masehi. namun para peneliti ada yang beranggapan bahwa manusia modern muncul sejak sekitar 2. Selain batu. Tetapi penelitian mengenai zaman terjadinya sebagian besar evolusi genus Homo mendapat kemajuan pesat. Fosil manusia selalu tidak lengkap dan selalu sukar untuk menentukan umurnya.adalah memiliki dagu yang menonjol. gading. gigi kecil dan merata. Ia pandai sekali membuat alat-alat dan juga ahli seni. Tidak pasti benar kapan munculnya manusia modern. Beberapa dari bahan ini diukur dengan corak – corak atau dipahatkan menjadi bentuk – bentuk benda yang dapat dikenal. serta raut wajah yang tampan. hidung mancung. ✔ Tahap keempat belas. Dikemudian hari tentu kita akan lebih mengetahui lagi mengenai asal-usul manusia (manusia-manusia praHomo sapiens). tegak. Cro-magnon diambilkan dari nama gua di Prancis.

moyangnya. didapatkan kesimpulan bahwa deretan-deretan fosil yang terdapat di batuan muda berbeda apabila dibandingkan dengan fosil-fosil dari batuan yang lebih tua. Sebenarnya. Evolusi Tengkorak 2. Tidak akurat untuk menganggap kalau manusia berkembang dari makhluk yang mirip atau identic dengan kera yang hidup di masa kini. Perbedaan itu disebabkan oleh perubahan yang perlahan-lahan. Dari fosil-fosil yang ditemukan.Hasil Akhir Evolusi Primata : Sejarah Manusia Sejarah manusia adalah asal usul manusia. baik manusia maupun kera berkembang dari nenek Cara penyebaran hewan dan tumbuhan dapat membuka tabir mengenai perubahan-perubahan yang terjadi pada .1. Fakta atau bukti yang diperoleh untuk mempelajari sejarah manusia dengan bantuan fosil-fosil yang ditemukan pada lapisan bumi.Gambar.

bahwa evolusi selalu berjalan lurus (evolusi ortogenik) dari bentuk nenek moyang melalui serangkaian bentuk turunan hingga menjadi organisme yang sangat adaptif dan relatif permanen. Berhubungan dekat dengan perspektif tersebut adalah ide yang sama salahnya. Banyak anti-evolusionis menganggap bahwa evolusi menyatakan kalau kera yang mirip sekali dengan gorilla masa kini memunculkan manusia dalam jangka waktu yang relatif pendek (ribuan tahun). kera-kera lain menjadi punah. Pada saat yang sama. Manusia dan kera telah berdivergensi dan menjalani jalur-jalur adaptif yang berbeda selama sekitar 8 juta tahun. Pandangan-pandangan itu mencegah pertimbangan terbuka akan nilai teori evolusi untuk menjelaskan keberagaman pada semua organisme. Banyak diantara bentuk-bentuk yang punah itu merupakan cabang dari garis keturunan kera dan bukan merupakan nenek moyang langsung dari kera masa kini. . beberapa kera menjalani garis-garis evolusionernya sendiri untuk menghasilkan kera-kera masa kini. dan pada banyak kasus garis-garis keturunan berkembang seperti semak-semak. yang mungkin pernah bereksistensi satu sama lain untuk jangka waktu yang cukup lama.moyang bersama yang barangkali sama sekali tidak mirip dengan kera masa kini dalam hal ciri-ciri spesifiknya. bukannya pohon. Pada kasus manusia. sebuah proses selektif yang berbeda beroperasi pada massing-masing kelompok besar tersebut. akan tetapi percabangan terus menerus terjadi dan jarang ada serangkaian bentuk yang membentuk sebuah garis keturunan tunggal yang tak bercabang. Pelajaran yang penting dari hal tersebut adalah bahwa begitu terjadi divergensi di masa yang sangat lampau antara cabang hominid (manusia) dengan pongie (kera) dalam evolusi primata. Proses evolusi berlangsung terus. garis keturunan hominid menghasilkan sebuah genus dan spesies berbeda. Tidak ada bentuk yang teramat khusus yang merupakan perwujudan penuh sebuah garis keturunan.

Ciri-ciri semacam postur yang tegak tampaknya sudah ada jauh sebelum karakteristik-karakteristik khas hominid lainnya muncul. makhluk hidup menggolongkan manusia hewan Vertebrata. usus. dan pedes= kaki) yang berlainan dengan gerakan mammalia lainnya.Miskonsepsi ketiga adalah bahwa semua ciri yang berasosiasi dengan hominid muncul secara bersamaan atau setidaknya mulai berkembang bersama-sama. reproduksi atau kontraksi otot-ototnya. oleh karena itu mereka dimasukkan ke dalam satu golongan yakni Ordo Primata. sistem endokrin. Setiap spesies mempunyai ciri-ciri khas yakni ciri struktur. dan paru-paru kucing atau kera. ciri fisiologi. dan ciri tingkah laku yang membedakan dari spesies yang lain. kita akan selalu menemukan proses-proses kimia dan fisika yang pada prinsipnya sama yang seperti terdapat pada hewan. pernafasan. dan paruparu tidak banyak berbeda dengan jantung. hati. Bila kita membedah tubuh manusia. . Namun kenyataannya sama sekali tidak seperti itu. Kadang-kadang sukar untuk dapat membedakan spesies yang berlainan tetapi yang dekat hubungan kekeluargaannya. Manusia mempunyai rambut dan manyusui anaknya. Meskipun diantara individu dalam spesies manusia banyak terdapat keanekaragaman. Walupun sejumlah sekte fundamentalis yang menerima interpretasi harfiah teks suci secara tidak kritis dapat menghadapi konflik dengan kerangka kerja evolusioner. Bagian-bagian anatomi manusia dengan kera sangat serupa. Manusia mempunyai gerakan bipedal (Latin: bi= dua. Klasifikasi banyak sekali pemeluk agama yang dapat sebagai mendamaikan komitmen-komitmen intelektual dan spiritual mereka. yakni sebagai Mammalia. hati. pencernaan. Kepercayaan keempat yang dipegang oleh pendukaung pandangan kreasionis adalah bahwa penerimaan garis keturunan evolusioner manusia bertentangan dengan keimanan Yahudi-Kristen ataupun komitmen pada agama apapun juga secara umum. Dengan demikian pula jika kita mempelajari sistem saraf. usus. bagian-bagian tubuhnya seperti jantung.

sesuatu hal yang membedakan dari Primata lainnya.200 samapi 1. Otak individu yang mempunyai otak terbesar belum tentu merupakan individu yang tercerdas. 2. Manusia masa kini mempunyai volume tempurung otak besar 1.spesies manusia dapat dibedakan dengan jelas dari hewan yang paling menyerupai. dagu yang nyata. Kepala manusia terletak pada tulang belakang sedemikian rupa. Kaki manusia sesuai untuk berjalan atau berlari. Oleh karena itu. Penyebaran rambut ini berbeda-beda pada berbagai macam populasi manusia. rahang yang tidak begitu menonjol.Ciri-ciri Struktur Manusia Perbedaan jasmani yang mencolok yang terdapat antara manusia dengan hewan ialah dalam hal kemampuan manusia untuk berdiri. Kaum pria dari beberapa populasi manusia mempunyai .4. Kemampuan ini menyangkut banyak modifikasi anatomi. hidung yang jelas dengan ujung memanjang dan bibir yang mempunyai selaput lendir dibagian luar. yakni Primata besar lainnya. Kaki manusia yag mempunyai lekukan besar dengan ibu jari yang sebidang letaknya dengan jari lainnya.1.500 cc. Tubuh manusia mempunyai penyebaran rambut yang istimewa. berjalan. Kaki manusia lebih panjang daripada lengannya. Tidak ada hubungan mutlak antara besarnya ukuran otak dengan kecerdasan. tempurung otak simpanse hanya hanya 350 sampai 450 cc. Otak manusia relatif besar. Ciri-ciri kepala manusia lainnya adalah muka yang tegak lurus. sehingga memungkinkan manusia untuk dapat melihat lurus ke depan jika berdiri tegak. Namun tidak dapat disangkal bahwa otak manusia mempunyai kemampuan besar untuk belajar. tangan manusia bebas untuk mengerjakan atau membawa sesuatu. akan tetapi tidak sesuai untuk berpegangan pada dahan-dahan pohon. sangat berbeda dengan kaki kera. dan berlari dengan tegak pada kedua kaki.

Untuk menempuh jarak 1. 2. di laut tenang dapat terapung untuk jengka waktu lama. Perbandingan-perbandingan di atas menunjukkan bahwa kemampuan jasmani manusia di bawah kemampuan jasmani hewan. Manusia dapat menafsirkan rangsangan yang dapat di .biaasanya berat jenis tubuh manusia lebih rendah daripada berat jenis air. Karena kecakapan ini mennusia mampu menggunakan alat indranya yang paling sempurna yakni alat penglihatan dengan sebaik-baiknya. Bahkan dengan bantuan alat-alat di tangan dan kakipun kemampuan berenang manusia masih jauh di bawah kemampun ikan pedang yang dapat membelah air dengan kecepatan 64 km perjam atau kemampuan kura-kura laut dan ikan paus yang dapat berenang dengan kecepatan 25 km perjam. Tetapi manusia mempunyai kecakapan yang jauh lebih tinngi dari pada hewan.Kemampuan Jasmani Gambaran mengenai batas-batas kemampuan jasmani dapat dilihat dari hasil-hasil pertandingan olah raga. Kita hanya dapat mengira-ngira apa artinya adaptasi penyebaran rambut demikian itu dan sampai sekarang pemikiran-pemikiran semacam itu tidak mempunyai arti sama sekali. Misalnya untuk lari jarak pendek (100 m). Manusia dapat berenang dengan baik.4. Untuk jarak 100 m manusia dapat berenang dengan kecepataan rata-rata 6. begitu pula rambut pada lengan dan kaki. manusia dapat mencapai lari 36 km per jam.5 km kecepatan menurun sampai 5. Karena itu.2.3 km perjam. Banyak macam hewan dapat lari lebih cepat dari pada manusia.8 km perjam. Macan tutul dapat dapat mengejar kijang dengan kecepatan lebih dari 100 km perjam.janggut lebat. Hewan-hewan ini mempunyai kaki yang lebih panjang daripada kaki manusia dalam perbandingan tubuhnya. Banyaknya rambut pada manusia berbeda-beda.

Ternyata hanya penyu besar yang umurnya lebih panjang dari pada manusia. Tetapi dari catatan kebun binatang dan akuarium. meskipun memang kadang-kadang sukar untuk membedakan kedua hal ini. meskipun di alam bebas tetap mempunyai musim biak. Banyak hewan sejak menetas dan lahir telah . Pada manusia tidak terdapat musim berbiak. Tidak hanya hewan mempunyai umur panjang seperti manusia. Kegiatan reproduksi dapat terjadi setiap saat sepannjang tahun. Manusia berumur panjang tetapi memerlukan jangka waktu lama untuk menjadi dewasa. Kebanyakan hewan yang di pelihara manusia cenderung mempunyai ciri fisiologi seperti manusia. 2. Umur rata-rata manusia mungkin lebih panjang daripada umur hewan. Populasi manusia dapat di jumpai individu dengan hari lahir pada semua bulan dalam setiap tahun. yang hewannya hidup terlindung diperoleh data mengenai kemungkinan umur yang dapat di capai sebagai spesies hewan. terutama primata. Secara fisiologi manusia tidak banyak berbeda dengan mamalia lainnya.Ciri-ciri fisiologi Sebagian besar keunggulan struktur manusia lebih banyak berhubungan dengan ciri tingkah lakunya dari pada dengan ciri fisiologinya. Karena itu dalam banyak hal untuk memahami fisiologi manusia dapat menggunakan percobaan dengan Mammalia. Hal ini di sebabkan proses fisiologi pada umur tua menjadi lemah. dan organisme tua lebih mudah di bunuh oleh predator atau parasit.4. Hal inilah yang mempersulit penentuan umur sesungguhnya pada kebanyakan organisme. Pada kera dan sebangsanya terdapat kecenderungan ke arah tidak adanya musim tetentu dalam reproduksi.terima dan mempunyai pikiran yang tidak terhingga banyaknya dalam mengadakan reaksi terhadap apa yang dialaminya.3.

Perkembangan manusia mencapai kesempurnaan pada umur sekitar 20 tahun. misalnya serangga. jauh lebih teratur. walau dengan di bandingkan dengan masyarakat manusia yang paling sederhana. Biasanya manusia hidup bersama-sama membentuk masyarakat. Bahasa manusia rumit. walaupun memiliki otak yang besar. tetapi untuk menggantikan bahasa atau dipakai untuk menekan sesuatu. Demikian juga dengan hewan banyak yang hidup bermasyarakat. Bahasa adalah dasar kemanusiaan. oleh karena masih harus mendapat makanan dari air susu ibunya. anak Mammalia paling sedikit memerlukan waktu beberapa minggu atau beberapa bulan sebelum dapat mengurusi dirinya sendiri. sedang pada kera sekitar pada umur 12 tahun. 2. Anak mamnusia selama 6-9 tahun sama sekali bergantung pada orang dewasa. sedangkan masyarakat berlandaskan pada tingkah laku yang di pelajarinya. Sedangkan masyarakat kera. Manusia meningkat sekitar umur 14 tahun. Setelah itu. BAB III .Ciri-ciri tingkah laku Manusia tidak berdaya sebagai individu tersendiri. kera sekitar 10 tahun. Masyarakat serangga berdasarkan tingkah laku yang merupakan sifat bawaan.dapat berdiri sendiri. Namun kita belum mengetahui kapan manusia mulai dapat berbicara. Anak yang memerlukan waktu sekitar 2 tahun untuk dapat hidup berdiri sendiri.4. Hal penting yang membedakan manusia dengan hewan adalah bahasa. karenatidak hanya terdiri sistem teriakan dan panggilan.. bahasa adalah suatu ciri dasar tingkah laku manusia.4. Walaupun mausia dapat mengadakan komunikasi melalui isyarat. untuk beberapa waktu ia masih tetap bergantung pada orang dewasa meskipun berkurang. Oleh karena itu. tidak ada keterangan mengenai bagai mana bahasa itu di mulai. Yang paling mendakati keadaan ini adalah kera besar.

 Ceiboidea (Monyet Dunia Baru). ○ Perkembangan evaluasi Primata:  Prosimian Modern.PENUTUP 3. yakni callithricidae dan Cebidae. Sulawesi.Kesimpulan • Perkembangan Primata primitif ke Primata maju. sekarang hidup di pulau Madagaskar. ○ Volume otak mengalami perubahan pesat.  Cercopithecoidea (Monyet Dunia Lama). Selama Miosin awal radiasi Hominoidea bercabang menjadi dua yakni Anthropoidea (kera) dan Hominidea (keluarga manusia). meliputi: ○ Hubungan antara tulang vertebrata dan tengkorak mengalami perubahan yang berangsur-angsur menuju titik berat tengkorak ○ Bola mata pada organisme non primata tidak mempunyai tulang yang meliputinya. hidup di Asia Selatan dan Indonesia (daerah pantai Kalimantan. termasuk lemur dan loris. Monyet-moyet dunia lama diklasifikasikan dalam satu famili yakni Cercopithecidae yang terbagi menjadi 2 sub famili yaitu cercopithecinae (monyet babon) dan colobinae (monyet pemakan daun). mata sudah sepenihnya ter-lindung. Tetapi pada kera dan manusia. . 1. ○ Ujung jari bercakar berangsur-angsur berubah menjadi kuku. ○ Kehidupan arboreal menyebabkan fungsi tangan lebih penting daripada kaki. dan Sumatra).  Hominoidea. tarsier (binatang hantu). Ceboidea terbagi menjadi dua family. kelompok ini muncuk pada zaman Paleosin.

yakni:  Berdasarkan hubungan kekerabatan antara manusia dengan hewan. yakni golongan hewan pemakan serangga.  Tingkat keempat. yakni kera raksasa yang hidup sekitar 15 – 10 juta tahun yang lalu. ✔ Famili Lemuroidae.  Tingkat kedua. evolusiner pra-Homo sapiens secara garis besar mengalami 4 perkembangan. ○ Zaman Pliosin (10 – 2 juta tahun yang lalu)  Tahap kelima. yakni kera purba yang hidup sekitar 25 -15 juta tahun yang lalu. Misalnya Tarsius spectrum (binatang hantu). Proconsul. Australopithecus africanus ○ Zaman Pleistosin (2 juta tahun yang lalu sampai sekarang) . yakni primata paling purba yang pada umumnya dianggap sebagai leluhur manusia. yakni: ✔ Famili Tupaiidae. yakni: ○ Zaman Miosin (25 – 10 juta tahun yang lalu)  Tingkat pertama. Hidup sekitar 15 -10 juta yang lalu. Berdasarkan fosil yang ditemukan diperkirakan kehidupan manusia dimulai lebih kurang 25 juta tahun lalu yang tersebar menjadi 3 zaman. hidup sekitar 5 juta tahun yang lalu. Dryopithecus.  Tingkat ketiga. yakni Plipithecus. ✔ Famili Pongidae ✔ Famili Homonidae • Evolusi pra .  Tahap keenam. Ramapithecus. termasuk di dalamnya adalah jenis binatang setelah kera. Evolusi makhluk – makhluk pra –Homo sapiens dapat digolongkan menjadi dua bagian besar.Homo sapiens berdasarkan hasil penemuan fosil yang ditemukan di berbagai lapisan dunia. Australopithecus afarensis.

purba termodern. diduga hidup pada 1.  Tahap ketiga belas. yakni munculnya manusia Cro-Magnon. Homo erectus.000 – 10. antara lain: Pithecanthropus erectus (manusia jawa). Makhluk ini di temukan diberbagai tempat.000 tahun Sebelum Masehi. Homo habilis. dan Manusia heidelberg yang ditemukan di Jerman  Tahap kesebelas. Pithecanthropus pekinensis (Sinathropus pekinensis) (manusia Cina).5 juta tahun yang lalu. ✔ Ciri-ciri Manusia ○ Kaki manusia lebih panjang daripada lengannya.000 tahun yang lalu. tempurung otak simpanse hanya hanya 350 sampai 450 cc. Tidak pasti benar kapan munculnya manusia modern. yakni munculnya Homo sapiens-sapiens (manusia modern).  Tahap keduabelas. namun para peneliti ada yang beranggapan bahwa manusia modern muncul sejak sekitar 2. adalah munculnya Homo sapiens neanderthalesis (Manusia Lembah Neander (Neanderthal)) .5 juta tahun yang lalu.  Tahap keempat belas.  Tahap kesembilan. sesuatu hal yang membedakan dari Primata lainnya. hidup sekitar 2 – 1. Australopithecus robustus  Tahap kedelapan.200 samapi 1.5 juta tahun yang lalu. yakni makhluk yang hidup sekitar 400. Meganthropus Palaeojavanicus (Manusia Raksasa Jawa). . Australopithecus boisei.000 – ribuan tahun yang lalu. diduga hidup 1. ○ Otak manusia relatif besar.  Tahap kesepuluh.000 tahun yang lalu. Makhluk ini merupakan Hominidae (manusia) Diduga hidup 10. yakni makhluk yang diduga hidup pada masa antara 75.5 – 0. Tahap ketujuh. Manusia masa kini mempunyai volume tempurung otak besar 1.500 cc. munculnya makhluk yang dinamakan Homo sapiens purba.

○ Biasanya masyarakat. manusia hidup bersama-sama membentuk . Tetapi manusia mempunyai kecakapan yang jauh lebih tinngi dari pada hewan.Saran Dalam penulisan makalah ini pastilah masih banyak kekurangan. 1. ○ Pada manusia tidak terdapat musim berbiak. ○ Manusia berumur panjang tetapi memerlukan jangka waktu lama untuk menjadi dewasa. bahasa adalah suatu ciri dasar tingkah laku manusia. 3. Kegiatan reproduksi dapat terjadi setiap saat sepannjang tahun. namun lihatlah makalah ini sebagai dasar pengetahuan kita tentang perkembangan manusia dan primata secara evolusioner.○ Kemampuan jasmani manusia di bawah kemampuan jasmani hewan. ○ Hal penting yang membedakan manusia dengan hewan adalah bahasa. sehingga kita bisa berfikir dengan cermat darimana sebenarnya kita berasal.

30 WIB Anonymous.org/faqs/faq-transitional/part2a. “ Sejarah Penemuan Fosil Manusia Purba. Charles. New York and Scarborough. Ontario: Mentor Book Fried. Manusia Kera dan Manusia Modern – Teori Perkembangan Evolusi Antar Waktu Arkeologi Biologi” diakses 1 (online) Oktober http://id.On the Origin of Species. “Sejarah Manusia-Primata” (online) http://www.talkorigins.DAFTAR PUSTAKA Anonymous.html#primate diakses 1 Oktober 2009 pkl. H. 2006.org/wiki/Timur_Tengah_Kuno 2009 pkl. Penebit Erlangga . G.wikipedia. 20.43 WIB Darwin. Jakarta . 2005. 20. Biologi Edisi Kedua. 2006.1958.

Jr. Higher Education Ruse. Robert. Book Company. An Introduction to Biological Evolution. Evolusi Organik. Company Inc. UMM Press. Waluyo. V. Mc Graw Hill. Kenneth. Darwinism Defended. Malang .H. New York Kardong. 1971. Lud. 2004. 2005. Evolution Of The Earth. Mc Graw Hill. Dolt.. The Benyamin/ Cummungs Publ. M. 1982.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful