KURIKULUM SMP NEGERI “X” PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2009/2010

(Berwawasan Budaya dan Karakter Bangsa)

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO
1

TAHUN 2010
LEMBAR PENGESAHAN KURIKULUM SMP “X” PURWOREJO

Disahkan di Tanggal

: Purworejo : Juli 2010

Menyetujui, Ketua Komite SMPN “X” Purworejo

Mengesahkan, Kepala SMPN “X” Purworejo

----------------------------------------------

-----------------------------------------NIP ------------------------------------

Mengetahui KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOREJO

Drs.BAMBANG ARYAWAN,M.M. Pembina Utama Muda NIP.19601004 198603 1 012

2

Kata pengantar Puji syukur kami sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan kekuatan dan kesempatan kepada kami sehingga Kurikulum SMP N.”X”Purworejo dapat tersusun. Kurikulum ini diberlakukan untuk tahun pelajaran 2010/2011 sebagai hasil penyempurnaan Kurikulum tahun sebelumnya. Kurikulum ini memuat struktur program, beban belajar, kelender pendidikan, dan regulasi-regulasi terkait dengan pelaksanaannya. Kurikulum ini dapat terselesaikan berkat dukungan berbagai pihak. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih. Ungkapan terima kasih ini terutama kami sampaikan kepada 1. Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMP N.”X” Purworejo yang telah secara proaktif memberi masukan dan kelengkapan data; 2. Pengawas SMP N.”X” Purworejo yang telah membimbing penyusunan kurikulum; 3. Ketua Komite yang dengan serta merta memberi masukan dan dorongan terhadap terselenggaranya pendidikan di SMP N “X”Purworejo ; 4. Kepala Bidang Dikmen Dinas P &K Kabupaten Purworejo yang memfasilitasi tersusunnya KTSP. Kurikulum ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, kritik dan saran serta masukan demi penyempurnaan kurikulum berikutnya sangat kami nantikan dari berbagai pihak. Meskipun begitu, kami berharap bahwa kurikulum ini dapat dijadikan pedoman dalam penyelengaraan pendidikan di SMP N.”X” Purworejo khususnya dan dijadikan acuan model kurikulum bagi yang memerlukannya.

Purworejo,

Juni 2010

3

Silabus dan RPP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia 5. Kenaikan Kelas dan Kelulusan 7. Tujuan Penyusunan Kurikulum II. Tujuan Pendidikan Dasar B. PENDAHULUAN A. Pendidikan berbasis Keunggulan Lokal dan Global 9. Pengaturan Beban Belajar 5. Agama Islam 2. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 9. PENUTUP LAMPIRAN 1. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 8. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A.”X” Purworejo III. Landasan D. Agama Kristen 3. Kewarganegaraan (PKn) 4. Muatan Lokal 3. dan Tujuan SMP N. Profil Sekolah/ Analisis SWOT C. TUJUAN PENDIDIKAN A. Pendidikan Kecakapan Hidup 8. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Misi. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Struktur Kurikulum B. Jasmani (Penjas) 11. Rasional B. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Bahasa Inggris 6. Visi. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Matematika 7. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Mulok Provinsi Bahasa Jawa 13.DAFTAR ISI Hal Lembar Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi I. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Seni Budaya 10. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi 12. KALENDER PENDIDIKAN V. Kegiatan Pengembangan Diri 4. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Mulok Pendidika Elektronika 6 6 8 9 9 16 16 17 18 19 20 21 22 22 23 i ii 1 1 4 5 4 . Mata Pelajaran 2. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa IV. Ketuntasan Belajar 6. Muatan Kurikulum 1. Prinsip Pengembangan KTSP E.

Hal ini pun digunakan SMP N.8 Purworejo. 2. B. serta satuan pendidikan dan peserta didik.BAB I PENDAHULUAN A. Standar Penilaian Pendidikan. jumlah guru sebanyak 42 orang sehingga relatif memadai untuk membimbing 15 rombongan belajar. pembiayaan dan penilaian pendidikan. Tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional. Kekuatan SMP N. Oleh sebab itu. 5 . dan tujuan yang disesuaikan dengan kekhasan. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. pengelolaan. dan Standar Proses merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. sekolah berada di lokasi yang strategis. Dua standar dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut.”X” Purworejo.Sudirman No. Kecamatan Purworejo mudah dijangkau dari segala arah melalui banyak alat transpotasi memiliki kekuatan dan kelemahan. kondisi dan potensi daerah. pendidikan berwawasan kewirausahaan dan pendidikan budaya dan karakter bangsa. kurikulum yang disusun oleh satuan pendidikan. tenaga kependidikan. memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. sarana dan prasarana. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Rasional/Latar Belakang Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Dalam rangka antisipasi isu-isu strategis yang dikembangkan oleh Pemerintah(Kementrian Pendidikan Nasional). Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada Standar Nasional Pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. yang secara geografis terletak di Kelurahan Pangenjuru Tengah. maka KTSP ini mengakomodasi dan mengintegralkan pendidikan berwawasan kesetaraan gender. proses.”X”Purworejo berdomisli di Jalan Jend. kompetensi lulusan.”X” adalah sebagai berikut : 1. tujuan pendidikan dasar. Profil Sekolah/Analisis SWOT SMP N.

suasana lingkungan yang relatif kondusif dan agamis. 7. lapangan olah raga tidak memadai. 4. belum tersedianya ruang media. kondisi lingkungan yang berdekatan dengan lokasi peredaran Narkoba (beberapa kali telah dilakukan operasi oleh pihak kepolisian). Pustakawan 1 orang. partisipasi komite sekolah belum maksimal. kualifikasi guru 87% adalah lulusan S1 dan S2. ruang perpustakaan yang menyediakan buku-buku penunjang pembelajaran yang memadai. 8. 3. 3. dan MKTU. mushala yang bersih dan indah. 4. perhatian Pemda dan masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan memadai. 4. ruang laboratorium. 10. Ancaman yang dihadapi SMP N. masyarakat sekitar memberikan dukungan dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban sekolah. MKKS. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.”X” : 1. input siswa relatif baik. 9.”X” yang perlu mendapatkan perhatian adalah: 1. tupoksi belum maksimal. lingkungan rawan banjir. 2. terdapat forum MGMP. 5. 2. SMP N. penjaga sekolah 2 orang. 6. Berdasarkan analisis kondisi sekolah tersebut. serta mengamalkan ajaran agamanya masing-masing. tenaga administrasi 5 orang. luas lahan yang tidak standar. 2.”X” : 1. Peluang SMP N. memahami dan menghayati. 6 . Kelemahan SMP N.3.”X” menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk memberi kesempatan kepada peserta didik agar: 1. 5.

Permendiknas RI No.serta kecerdasan intelektual. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan 7 . 5. 3. efektif dan menyenangkan. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah 6. Permendiknas RI No. 7. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 4. 29 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan 11. PP No. 6. kemampuan mengekspresikan dan mengapresiasi keindahan dan keseimbangan (harmoni). Landasan Pengembangan Kurikulum Landasan pengembangan KTSP terdiri atas: 1. Permendiknas RI No.2. minat dan bakat. membangun. C. 69 Tahun 2009 tentang Stndar Pembiayaan 13. kreatif. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Permen 22 dan 23 dan No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) 3. Permendiknas RI No. hidup bermasyarakat. Permendiknas RI No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 8. 6 Taun 2007 tentang perubahan Permendiknas No. Undang-undang No. berguna untuk orang lain. 4. meningkatkan pengembangan keragaman potensi. emosional. 24 Tahun 2007 tentang Sarana dan Prasarana 10. meningkatkan potensi fisik dan membudayakan sportifitas serta kesadaran hidup sehat. meningkatkan kepekaan (sensitivitas). Permendiknas RI No. spiritual dan kinestetik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya. menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. Permendiknas RI No. Permendiknas RI No. 24. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah 5. Undang-undang Dasar 1945 2. 20 Tahun 2007 tentang Sistem Penilaian 9. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses 12. Permendiknas RI No. PP No. mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Standar Kompetensi Lulusan. dan kepentingan peserta didik dan lingkungan. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragam karakteristik peserta didik. keterampilan akademik dan keterampilan vokasional adalah kebutuhan yang penting atau suatu keharusan. kreatif. budaya. cakap. kondisi daerah.”X” ini dikembangkan mengacu pada Standar Isi. keterampilan sosial. perkembangan. Berpusat pada potensi. Kurikulum ini dikembangkan berdasarkan prinsip sebagai berikut : 1. teknologi dan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stake holders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan hidup. termasuk di dalamnya kehidupan bermasyarakat. Standar Penilaian. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Relevan dengan kebutuhan hidup Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. dan Standar Proses serta berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP serta memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah. sehat. suku. 2. status sosial ekonomi dan gender serta pendidikan dudaya dan karaker bangsa. 8 . Oleh karena itu. jenjang dan jenis pendidikan.D. pengembangan keterampilan pribadi. kebutuhan. kalangan dunia usaha dan dunia kerja. serta menghargai dan tidak deskriminatif terhadap perbedaan agama. adat istiadat. berilmu. 3. Oleh karena itu. teknologi dan seni 4. Prinsip Pengembangan KTSP Kurikulum SMP N. seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmi pengetahuan. Kurikulum dikembangkan berdasarkan bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME. berakhlak mulia.

spiritual dan karakteristik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya 4. minat. Memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menjunjung kelestarian keragaman budaya dan karakter bangsa. dan seni 2. teknologi. dapat diukur. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. Meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan sekolah 5. pembudayaan. Memungkinkan pengembangan keragaman potensi. dan terjangkau yaitu : 1. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang sejalan dengan arah pengembangan manusia seutuhnya 7. daerah. 6. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional. emosional. berbangsa dan bernegara. memberdayakan budaya dan karakter bangsa sejalan dengan falsafah negara kita Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka NKRI E. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. Kurikulum ini mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. untuk membangun kehidupan bermasyarakat. 3. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Antara kedua kepentingan tersebut harus saling mengisi. nonformal.5. Agar pembelajaran berkeadilan untuk mendorong tumbuh kembangnya kesetaran gender 9 . Menyelaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.”X”Purworejo yang dikembangkan dengan ciri-ciri tujuan tingkat satuan pendidikan sesuai dengan visi. kecerdasan intelektual. Tujuan Penyusunan Kurikulum KTSP disusun sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan di SMP N.

cakap. mendorong warga sekolah yang religius Untuk mencapai visi tersebut. Visi SMP N.BAB II TUJUAN PENDIDIKAN A.”X”Purworejo Terwujudnya lulusan yang: “UNGGUL DALAM PRESTASI. mendorong semangat dan komitmen seluruh warga sekolah e. bertakwa. 2. berilmu. Misi. Tujuan Pendidikan Nasional Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman. sesuai dengan norma dan harapan masyarakat c. Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita sekolah yang tergambar pada uraian berikut: a. berakhlak mulia. ingin mencapai keunggulan/komperatif d. kepribadian. berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian b. perlu dirumuskan misi yang berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. 10 . serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan yang lebih lanjut. kreatif. Berikut ini merupakan misi yang dirumuskan berdasarkan visi tersebut. pengetahuan. mandiri. BERBUDAYA DAN BERKARAKTER SERTA KUAT IMAM DAN TAQWA” Visi ini menjiwai warga sekolah untuk selalu mewujudkannya setiap saat dan berkelanjutan dalam mencapai tujuan sekolah. sehat. Visi. Tujuan Pendidikan Dasar Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. Tujuan Pendidikan 1. B. bertanggung jawab. akhlak mulia. dan Tujuan Sekolah 1. mendorong adanya perubahan yang lebih baik f. dan demokratis.

Meningkatkan keterampilan akademik dan nonakademik yang berwawasan kewirausahaan b. Tercapainya tingkat kelulusan 100% dengan rata-rata nilai 8. retreat dan peringatan hari besar keagamaan. Meningkatnya persentase lulusan yang diterima di sekolah negeri (SMA/SMK/ MA) sekurang-kurangnya 80% dari lulusan. Terlaksananya program tadarus Al-Quran oleh siswa yang beragama Islam dan pendalaman Kitab Suci bagi siswa nonmuslim. dan dikendalikan setiap kurun waktu 1 (satu) tahun sebagai berikut: a. Pesantren Kilat/ Ramadhan. Misi SMP N. dievaluasi. f. Meningkatkan mutu pelayanan yang berwawasan kesetaraan gender g. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa d. Meningkatkan mutu tamatan yang siap menghadapi tantangan hidup dan kehidupan c.0. Meningkatkan budi pekerti/berbudaya dan berkarakter bangsa f. Tujuan SMP Tujuan tersebut secara bertahap akan dimonitoring. Terlaksananya program 7 K (Keamanan Ketertiban Keindahan Kebersihan Kenyamanan Kerindangan Kekeluargaan) sehingga sekolah menjadi kondusif g. lingkungan terkait dan lembaga pendidikan dan/atau lembaga nonpendidikan dalam upaya peningkatan akses dan dana 3. salim. sapa. 11 . O2SN. Meningkatkan sarana dan prasarana yang representatif h. b. Terlaksananya program berbagai kegiatan keagamaan seperti: Bimbingan baca tulis Al-Quran. Terlaksanannya progam 5 S (salam. senyum. Menjuarai berbagai kompetisi OSN. e. Menjalin kerja sama yang harmonis antarwarga sekolah .2. Meningkatkan disiplin e. dan santun) h. Terlaksananya pelayanan yang optimal kepada semua pihak yang memerlukan berdasarkan SAS (Sistem Administrasi Sekolah). FL2N d.”X”Purworejo a. c.

Terjalinnya kerja sama antarwarga/keluarga besar sekolah dan lingkungkan sekitar 12 .i. Tersedianya media pembelajaran standar yang diperlukan. j.

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Pendidikan Jasmani. Struktur kurikulum SMP 13 . Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Ilmu Pengetahuan Alam 7.”X” Purworejo dapat dilihat dalm tabel berikut Kelas dan Alokasi Waktu Komponen A. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Pengembangan Diri (Bimbingan Karir) Jumlah ***) ekuivalen 2 jam pembelajaran Keterangan: o Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 40 menit o Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 36 minggu. Seni Budaya 9. 38 38 38 2***) 2***) 2***) Bahasa Jawa Keterampilan 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 5 5 5 5 2 2 2 2 4 5 5 5 5 2 2 2 2 4 5 5 5 5 2 2 VII VIII IX sejumlah mata pelajaran yang harus disampaikan kepada peserta didik. Bahasa Inggris 5. Muatan Lokal Elektronika C. Matematika 6. Mata Pelajaran 1. Bahasa Indonesia 4. Struktur Kurikulum Pada Struktur Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah berisi N. Olahraga dan Kesehatan 10. Pendidikan Agama 2.

terdapat program intrakurikuler seperti tabel tersebut dan juga ekstrakurikuler yang dikembangkan dalam program Pengembangan Diri.”X”. Materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan kurikulum. pembiasaan. Mata Pelajaran Agama 1) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Islam yang diperuntukkan bagi yang menganut agama mata pelajaran-mata pelajaran sesuai dengan Islam dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. B. Akhlak mulia mencakup etika. pemupukan.. etis. b) Mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan. maka SMPN. rajin beribadah. Pengembangan diri dilaksanakan pada pagi dan sore hari dengan kegiatan terjadwal.”X” dalam pembelajaran melaksanakan secara konsisten Standar Isi. cerdas. serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah swt. yang meliputi : a. dan pengembangan pengetahuan. produktif. pengamalan. adil. Waktu belajar dimulai dari pukul 06. Muatan Kurikulum Muatan kurikulum SMP meliputi sejumlah mata pelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII sampai dengan Kelas IX. Sesuai dengan ketentuan Standar Isi. Adapun muatan kurikulum sebagai berikut: 1.Di SMP N. budi pekerti. penghayatan.30 pagi hingga pukul 12.00 selama 6 hari dari hari Senin hingga Sabtu. jujur. menjaga keharmonisan 14 . Mata Pelajaran Mata pelajaran merupakan materi bahan ajar berdasarkan landasan keilmuan yang akan dibelajarkan kepada peserta didik sebagai beban belajar melalui metode dan pendekatan tertentu. dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama Tujuan Pendidikan Agama Islam di SMP: a) Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian. bertoleransi (tasamuh). berdisiplin.

Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. Tujuan Mata Pelajaran PAK di SMP: a) Memperkenalkan Allah Bapa. berbangsa. dan kreatif dalam menanggapi isu tengah masyarakat yang peserta kewarganegaraan b) Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab. dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. serta anti-korupsi 15 . budi pekerti yang luhur. c) Menghasilkan manusia Indonesia yang mampu menghayati imannya secara bertanggungjawab serta berakhlak mulia di pluralistik. terampil. b) Menanamkan pemahaman tentang Allah dan karya-Nya kepada didik.secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah. dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat. sehingga mampu memahami dan menghayatinya. 3) Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas. dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945. dan bernegara. rasional. 2) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) Pendidikan Agama Kristen yang diperuntukkan bagi yang menganut agama Kristen dimaksudkan untuk peningkatan potensi spritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. a) Berpikir secara kritis. Anak dan Roh Kudus dan karya- karyanya agar peserta didik bertumbuh iman percayanya dan meneladani Allah Tritunggal dalam hidupnya. Akhlak mulia mencakup etika.

pembelajaran bahasa Inggris diarahkan pada kegiatan yang mampu membangkitkan hal-hal berikut: 16 . Pembelajaran bahasa Inggris di SMP ditargetkan agar peserta didik dapat mencapai tingkat functional yakni berkomunikasi secara lisan dan tulis untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Sebagai bahasa asing. serta kematangan emosional dan sosial e) Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan. baik secara lisan maupun tulis. baik secara lisan maupun tulis b) Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara c) Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan d) Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual. 5) Mata Pelajaran Bahasa Inggris Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SMP bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku. serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.c) Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya d) Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa f)Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. memperhalus budi pekerti. 4) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh. dan kreatif. atau matematika menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika c) Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah. akurat. 6) Mata Pelajaran Matematika Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis. yaitu memiliki rasa ingin tahu. analitis. dan minat dalam mempelajari matematika. atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah e) Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. bekerja dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Oleh 17 . merancang model matematika. diagram. serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.a) Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulis untuk mencapai tingkat literasi functional b) Memiliki kesadaran tentang hakikat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global c) Mengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dengan budaya. efisien. dan kompetitif. menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh d) Mengomunikasikan gagasan dengan simbol. perhatian. kritis. melakukan manipulasi dalam membuat generalisasi. menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma. dan tepat. sistematis. 7) Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pembelajaran IPA sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry) untuk menumbuhkan kemampuan berpikir. Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah. secara luwes. tidak pasti. mengelola. a) Memahami konsep matematika. dalam pemecahan masalah b) Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. menyusun bukti. tabel.

dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam f)Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan g) Meningkatkan pengetahuan. dan keteraturan alam ciptaan-Nya. dan keterampilan dalam kehidupan sosial 18 . konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari c) Mengembangkan rasa ingin tahu. teknologi. 8) Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Mata pelajaran IPS disusun secara sistematis. komprehensif. lingkungan. Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan. Mata pelajaran IPA di SMP bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. inkuiri. Dengan pendekatan tersebut diharapkan peserta didik akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang ilmu yang berkaitan. keindahan. dan terpadu dalam proses pembelajaran menuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat. b) Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam. dan masyarakat d) Melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir.karena itu pembelajaran IPA di SMP menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah. menjaga. a) Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya b) Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis. dan kesadaran terhadap adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA. memecahkan masalah. dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. konsep. rasa ingin tahu. sikap positif. bersikap dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi e) Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara.

naturalis serta kecerdasan adversitas. a) Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih b) c) Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik. di tingkat lokal. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar 19 . pengetahuan dan penalaran. Olahraga dan Kesehatan Pendidikan jasmani. maupun global. 10) Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani. Olahraga. dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik. nasional. penghayatan nilai-nilai (sikap-mental-emosionalsportivitas-spiritual-sosial). kecerdasan kreativitas. Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. kecerdasan spiritual dan moral. dan global. serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan kualitas fisik dan psikis yang seimbang. bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk.c) Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan d) Memiliki kemampuan berkomunikasi. Mata pelajaran Jasmani. 9) Mata Pelajaran Seni Budaya Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multikecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal. e) regional. olahraga. logik matematik. visual spasial. musikal. keterampilan motorik. dan kecerdasan emosional. a) Memahami konsep dan pentingnya seni budaya b) Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya c) Menampilkan kreativitas melalui seni budaya d) Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal. interpersonal. linguistik. dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. perkembangan psikis.

termasuk keunggulan 20 . dipraktikkan dan dikuasai peserta didik sedini mungkin agar mereka memiliki bekal untuk menyesuaikan diri dalam kehidupan global yang ditandai dengan perubahan yang sangat cepat. Untuk menghadapi perubahan tersebut diperlukan kemampuan dan kemauan belajar sepanjang hayat dengan cepat dan cerdas. kreatif. apresiatif dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi d) Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi. percaya diri dan demokratis f) Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri. bertanggungjawab. 2. pola hidup sehat dan kebugaran. orang lain dan lingkungan g) Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna. kerjasama. terampil. Dengan demikian selain sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. jujur. a) Memahami teknologi informasi dan komunikasi b) Mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi c) Mengembangkan sikap kritis. teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan untuk merevitalisasi proses belajar yang pada akhirnya dapat mengadaptasikan peserta didik dengan lingkungan dan dunia kerja. serta memiliki sikap yang positif 11) Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Mata pelajaran ini perlu diperkenalkan. disiplin. olahraga dan kesehatan e) Mengembangkan sikap sportif. Hasil-hasil teknologi informasi dan komunikasi banyak membantu manusia untuk dapat belajar secara cepat. Muatan Lokal Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah.d) Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilainilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani.

kehidupan pribadi. belajar. minat. Sekolah dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Basket. 3.”X” adalah: a. Paskibra. Voli. atau dua mata pelajaran muatan lokal dalam satu tahun. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan bimbingan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. Muatan lokal pilihan Pendidikan Keterampilan Elektronika dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran. Bulu tangkis. Futsal. yaitu: Rohis. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. . Rokris. bakat. berbagai pembiasaan. Penentuan muatan lokal Keterampilan Elektronika industri elektronik. dan Kelompok Ilmiah Siswa (KIS). English club. dan pengembangan karier peserta didik serta kegiatan ekstrakurikuler. b. sehingga sekolah harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Paduan Suara. atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.”X” adalah: a.daerah. guru.kemampuan sosial ini sesuai dengan perkembangan zaman yang dibutuhkan oleh masyarakat yang semangkin banyak 21 . PMR. Pengembangan Diri di SMP N. Pelayanan konseling. Muatan lokal wajib Bahasa Jawa dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran. Kegiatan pengembangan diri di bawah bimbingan konselor. Pramuka. Kegiatan terprogram yang terdiri atas 2 kelompok 1). yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Muatan lokal yang menjadi ciri khas daerah (Provinsi Jawa Tengah) dan diterapkan di SMP N. Muatan lokal merupakan mata pelajaran. setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. meliputi pengembangan: .

memuji kebaikan/keberhasilan orang lain datang tepat waktu. bulu tangkis ) . di samping dimanfaatkan 22 . futsal. rajin membaca. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun pelajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap.English club b. a. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.Rohis .Pramuka . antre. yaitu menggunakan sistem Paket. membuang sampah pada tempatnya. SMP N.kemampuan belajar . 2) Spontan : memberi salam. basket. berbahasa yang baik.kemampuan memecahkan masalah 2). Ekstrakurikuler. .wawasan dan perencanaan karir .Paskibra . 4. mengatasi silang pedapat (pertengkaran) 3) Keteladanan: berpakaian rapi.Rokris . meliputi : . Ibadah khusus keagamaan bersama. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. .PMR.. Kegiatan rutin/spontan terprogram : 1) Rutin : Upacara Bendera. Adapun pengaturan beban belajar pada sistem tersebut sebagai berikut.”X” menambah 6 jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. keberaturan. Pengaturan Beban Belajar Beban belajar ditentukan berdasarkan penggunaan sistem pengelolaan program pendidikan yang berlaku di sekolah pada umumnya saat ini.Olahraga prestasi ( voli.

Alokasi waktu untuk praktik. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Berikut ini tabel nilai Kreteria ketuntasan minimal (KKM) di SMP N. misalnya pada kegiatan praktikum Bahasa Inggris yang berlangsung selama 2 jam pelajaran setara dengan 1 jam pelajaran tatap muka. SMPN. c.”X” menetapkan setiap indikator yang dikembangkan sebagai suatu pencapaian hasil belajar dari suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%.”X”. dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka.”X” yang akan diberlakukan mulai tahun pelajaran 2010/2011 (KKM) untuk mencapai kriteria Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM) No 1 2 3 4 Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Mata Pelajaran Kelas VII 65 65 65 60 Kelas VIII 67 68 66 63 Kelas IX 70 70 67 65 23 . b.”X”menentukan kriteria ketutasan minimal (KKM) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran serta kompleksitas materi ajar. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk SMP N. 5. Ketuntasan Belajar Ketuntasan belajar di SMP N. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75%.untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi. Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka. SMP N”X” secara bertahap dan berkelanjutan selalu mengusahakan peningkatan kriteria ketuntasan minimal ketuntasan ideal.’X”adalah 50% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. sesuai yang tertulis pada Struktur Kurikulum SMP N. Untuk kegiatan praktik di sekolah kami.

2. tidak lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang tidak tuntas 4. dan kerajinan pada semester yang diikuti Kelulusan SMP N. 6. memperoleh nilai minimal (memenuhi KKM) pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran 3. peserta didik dinyatakan lulus jika memenuhi persyaratan berikut 1. 5.5 6 7 8 9 10 11 12 Matematika IPA IPS Seni Budaya Pendididkan Jasmani Teknologi Informatika Komunikasi Bahasa Jawa Keterampilan Elektronika 60 60 60 65 65 65 65 85 62 63 64 68 70 68 67 67 65 68 67 70 75 70 70 70 Peserta didik yang belum mencapai KKM dalam pembelajaran.sesuai kriteria kelulusan yang ditetapkan sekolah berdasarkan pedoman dari BSNP 4. kehadiran peserta didik di kelas minimal 90%. 2.”X” mengacu PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). kelakuan. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir pelajaran 3. menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kenaikan kelas di SMP N. memiliki nilai minimal baik untuk aspek kepribadian. lulus ujian sekolah . yang bersangkutan mempeunyai kesempatan untuk mengikuti remidial sebanyak-banyaknya 3 kali. menyelesaikan seluruh program pembelajaran. lulus ujian nasional untuk 4 rumpun mata 24 .”X” dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran dengan kriteria sebagai berikut 1.

dan Ilmu Pengetahuan Alam. Ilmu Pengetahuan Sosial. Bahasa Indonesia. dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kecakapan vokasional • Terampil berbahasa Inggris. Bahasa Indonesia Teknologi Informasi dan Komunikasi. • terampil menjadi pewara (MC) • rajin beribadah • jujur • disiplin • kerja keras Kecakapan personal ini dapat dicapai dengan mata pelajaran Agama dan akhlak mulia. Pendidikan Kecakapan Hidup (LIFE SKILL) Pendidikan Kecakapan Hidup meliputi kecakapan personal. kecakapan sosial. • Terampil mengoperasikan komputer 25 . berbudi pekerti baik 7. kecakapan akademik. dan membuktikan variabel) • Terampil menerapkan teknologi sederhana • Kecakapan berpikir rasional Kecakapan Akademik diintegrasikan denga Matematika. dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kecakapan Sosial meliputi • • • • • Terampil memecahkan masalah di lingkungannya Memiliki sikap sportif Membiasakan hidup sehat Sanggup bekerjasama Sanggup berkomunikasi lisan dan tertulis Kecakapan sosial ini dapat dicapai dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Kecakapan Akademik • Terampil dalam penelitian ilmiah (merencanakan dan melakukan penelitian dengan merumuskan hipotesis.5. Bahasa Indonesia. kecakapan vokasional. kecakapan hidup personal meliputi • terampil membaca dan menulis Al Quran. mengidentifikasi variabel. dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa budaya dan karakter bangsa yang merupakan melandasi pendidikan perilaku yang nilai-nilai kehidupan manusia Pendidikan mengedepankan berdasarkan norma agama. budaya. hukum/konstitusi. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global a. dan lain-lain. bahasa. teknologi informasi dan komunikasi. 9. berpikir logis. yang bermanfaat untuk pengembangan kompetensi peserta didik. dan penilaian pembelajaran.”X”yang masyarakatnya pada umumnya sebagai sebagai pengguna alat elektronika maka sekolah menetapkan muatan lokal pendidikan ketarampilan elektronika Untuk melestarikan budaya bangsa khususnya budaya jawa sekolah mengembangkan muatan lokal Bahasa Jawa. dll. proses. TIK. percaya diri. dan Bahasa Indonesia 8. adat istiadat.Keunggulan lokal yang dikembangkan berdasarkan kondisi SMP N. kebudayaan. dan estetika. b.• Terampil membuat pakaian khas Jawa (Jawa Tengah) • Terampil membawakan acara • Terampil menulis karangan ilmiah/populer Kecakapan vokasional diintegrasikan dengan mata pelajaran Matematika.”X” antara lain nilai religius. Pelaksanaannya terintegrasi dalam perencanaan. ekologi. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi. Elektronika. Keunggulan global yang dikembangkan berupa kemampuan berbahasa Inggris dan pengoperasian komputer hingga pemanfatan internet. Nilai yang dikembangkan di SMP N. Keunggulan global tersebut sejalan/didukung SMP N”X’berada di kota yang menuntut bahasa Inggris dan penggunaan TIK untuk menyongsong dan menyiasati kebutuhan global. keberagaman. 26 .

”X” disusun sebagai berikut KALENDER KEGIATAN SMP N. 2007/2008 (MOS)/LDKS Kls 7.31 30 URAIAN KEGIATAN Libur Smt Genap thn pelajr.HBE 31 4 4 4 4 5 HBE 21 JML .2008 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 3 4 5 6 7 8 9 7 8 9 10 11 12 13 13 14 15 16 17 18 19 10 11 12 13 14 15 16 14 15 16 17 18 19 20 20 21 22 23 24 25 26 17 18 19 20 21 22 23 21 22 23 24 25 26 27 27 28 29 30 31 JML. 2008 24 25 26 27 28 29 30 28 29 30 TGL URAIAN KEGIATAN 1 2 SEPTEMBER. LHB ( Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW ). Hari belajar efektif HUT RI ( Pelaksn.”X” PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2010/2011 JULI. AGUSTUS. HBE 3 3 2 3 2 HBE 14 JML . minggu efektif belajar. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. Hari belajar efektif.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. 18-8-2008 ) Penyh nilai tahap 2.30 4-8 17 25-29 Hari belajar efektif Penyh nilai tahap 1. 2008 1 2 3 4 5 6 TGL 1-3 4-8 11-17 18-23 24-30 URAIAN KEGIATAN Libur awal ramadhan 1429 H Hari belajar efektif UTS Pelajaran keagamaan Libur akhirl ramadhan & Idul Fitri 1429 H 27 . Hari belajar efektip Kelas VII. TGL 2 – 12 14-18 21.HBE 3 3 2 3 3 HBE 14 1 . waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Adapun kalender pendidikan di SMP N. VIII & IX. Kls 8 & 9.

OKTOBER.HBE 1 1 1 1 1 HBE 5 JML. 2008 1 2 3 4 5 6 TGL 1-6 9-12 15-19 20 22-31 TGL 1-3 5-31 26 URAIAN KEGIATAN Hari Raya Idul Adha 1429 H Ulangan Umum Semester Gan Persiapan pembagian raport smt 1. HBE 3 3 3 3 4 HBE 16 JML.30 10 25 24-29 URAIAN KEGIATAN Hari Belajar Efektif Hari Pahlawan Hari Guru Penyh nilai tahap 4. 2009 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 1 2 3 4 5 6 7 FEBRUARI 2009 TGL 2-28 URAIAN KEGIATAN Hari belajar efektif 28 . HBE 4 4 4 4 4 HBE 20 TGL 1-2 1-9 10-31 27-31 URAIAN KEGIATAN Idul Fitri 1429 H Libur akhirl ramadhan & Idul Fitri 1429 H Hari belajar efektif Penyh nilai tahap 3. HBE 4 4 4 4 4 HBE 20 JML. 1 DESEMBER. 2008 23 24 25 26 27 28 29 28 29 30 31 TGL 1 . 1 2 3 4 NOVEMBER. 2008 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 5 6 7 8 9 10 11 2 3 4 5 6 7 8 7 8 9 10 11 12 13 4 5 6 7 8 9 10 8 9 10 11 12 13 14 12 13 14 15 16 17 18 9 10 11 12 13 14 15 14 15 16 17 18 19 20 11 12 13 14 15 16 17 15 16 17 18 19 20 21 19 20 21 22 23 24 25 16 17 18 19 20 21 22 21 22 23 24 25 26 27 18 19 20 21 22 23 24 22 23 24 25 26 27 28 26 27 28 29 30 31 JML. Pembagian Raport Libur Semester semester 1 th 2008/2009 URAIAN KEGIATAN Libur Semester semester 1 th 2008/2009 Hari belajar efektif Hari raya Imlek JANUARI. HBE 30 4 4 4 4 4 HBE 20 JML .

2009 24 25 26 27 28 29 31 28 29 30 TGL 4-7 8-31 18-23 25-27 TGL 1-13 15-19 21 22-26 27 29-31 URAIAN KEGIATAN Perkiraan UN 2009 Kls IX. 2008/2009 1 2 JUNI. Kls VII & VIII UTS APRIL. Perkiraan pengumuman UN Perpn Pembn raport kelas VII dan VIII Pembagian raport kelas VII dan VIII Libur kenaikan kelas th pel. 2009 26 27 28 29 30 1 2 3 4 MEI. HBE 31 3 3 3 3 4 HBE 19 JML.2009 1 2 3 4 5 6 29 . HBE 4 4 5 5 4 HBE 22 JML. HBE 2 2 2 2 3 HBE 11 TGL 1-30 1-5 2-5 26 29-30 TGL 1–30 1–2 10 13-18 URAIAN KEGIATAN Hari belajar efektif Penyerahan nilai tahap 1. HBE 5 5 4 3 4 HBE 21 JML. th pel. Kls VII & VIII belajar dirumah URAIAN KEGIATAN Hari belajar efektif Perkr UKK Kls 7 & 8. 2008/2009. Uji Coba UN 1 Hari raya nyepi Uji Coba UN 2 URAIAN KEGIATAN Hari belajar efektif Uji Coba UN 2 Wafat Isa Almasih Kls IX UAS. Hari belajar efektif Ujian praktek kls IX Perkiraan US 2009 Kls IX.MARET. 2009 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 5 6 7 8 9 10 11 3 4 5 6 7 8 9 7 8 9 10 11 12 13 15 16 17 18 19 20 21 12 13 14 15 16 17 18 10 11 12 13 14 15 16 14 15 16 17 18 19 20 22 23 24 25 26 27 28 19 20 21 22 23 24 25 17 18 19 20 21 22 23 21 22 23 24 25 26 27 29 30 31 JML. Kls VII & VIII belajar dirumah.

”X” 2.”X” memberikan acuan sistem pendidikan yang berlangsung agar arah proses pendidikan jelas pada kompetensi yang ditetapkan. Standar Proses. --------------------------- 30 . Pendidik dan tenaga kependidikan memahami Standar Isi. Saran-saran 1.”X” Purworejo ------------------------------------. JUNI 2010.”X” PURWOREJO B. PURWOREJO. 4. Standar Kompetensi Lulusan. Pendidik dan tenaga kependidikan memahami tugas pokok dan fungsinya. Kurikulum SMP N. NIP. 2. Kurikulum SMP N.BAB V PENUTUP A. Standar Penilaian. Kurikulum SMP N. 3. Pendidik dan peserta didik sangat menentukan keberhasilan tujuan pendidikan di SMP N. dan Standar Pengelolaan SMP N. Kesimpulan 1.”X” disusun sebagai pedoman kerja semua personil sekolah dan pihak yang terkait. Kepala SMP N.”X” dikembangkan secara profesional untuk menciptakan kondisi pendidikan yang demokratis. Standar Sarana Prasarana. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful