Rabu, 30 Juni 2010

MAKALAH KIMIA HUBUNGAN KSP DENGAN HASIL KALI KELARUTAN
MAKALAH KIMIA HUBUNGAN KSP DENGAN HASIL KALI KELARUTAN

OLEH : KELOMPOK

1. NIATY N 2. IKE PUJI 3. M FAHRUL 4. NOVITA E 5. YEYEN C

SMAN 1 BLULUK TAPEL 2008/2009 HALAMAN PENGESAHAN

Dengan ini, kami selaku Guru pembimbing bidang study Kimia setelah membaca, meneliti dan melakukan pembenahan seperlunya maka :

Nama : 1. NIATY N 2. IKE PUJI 3. M FAHRUL 4. NOVITA E 5. YEYEN C

Kelas : XI IPA 1 Judul : HUBUNGAN KSP DENGAN HASIL KALI KELARUTAN Telah mengesahkan makalah ini

pd selaku guru pembimbing bidang studi kimia yang telah memberikan saran dan bimbingan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar. SARAN DAFTAR PUSTAKA . TUJUAN 4. Terima kasih kami ucapkan kepada bapak/ibu Guru khususnya Ibu Asnanik S. sehingga kami dapat menyusun makalah lebih baik lagi.Wb Puji syukur senatiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT. LATAR BELAKANG 2. RUMUSAN MASALAH 3.Pd ASNANIK S. Wassalamualaikum Wr. MANFAAT BAB II KAJIAN TEORI BAB III PEMBAHASAN BAB IV PENUTUP 1. WALI KELAS GURU PEMBIMBING ASNANIK S. Wb.Pd KATA PENGANTAR Assalamualikum Wr. KESIMPULAN 2. maka dari itu kami mohon kritik dan saran yang mendukung. Kami menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. karena atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan Makalah Kimia ini dengan baik dan tepat waktu. Penyusun DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN 1.Bluluk.

karena AgCl ada dalam fase padat. hasil kali kelarutan Mengetahui bahwa suatu proses kimia tidak mungkin terjadi dalam kondisi-kondisi tertentu. Ini merupakan kesetimbangan heterogen. dapat menghemat banyak waktu yang terbuang percuma untuk membuatnya terjadi dengan adanya termodinamika. Istilah "tak larut" (insoluble) sering diterapkan pada senyawa yang sulit larut. atau padat. maka kesetimbangan berikut terjadi: AgCl ±> Ag+ + ClDalam hal ini kesetimbangan adalah kompromi dinamik dimana kecepatan keluarnya partikel dari fase pekat sama dengan kecepatan baliknya (Oxtoby. seperti perak klorida dalam air. hingga sulit terlarut. untuk larut dalam suatu pelarut (solvent) [1]. 2001).ada dalam fase terlarut. Pelarut umumnya merupakan suatu cairan yang dapat berupa zat murni ataupun campuran. Sifat-sifat tersebut ada dua macam yaitu ekstensif dan intensif. 1986). dkk. Sifat ekstensif sistem adalah sifatyang ditulis sebagai jumlah dari masing-masing sifat subsistem. cairan lain. Dalam beberapa kondisi. Misalnya. Termodinamika juga dapat menetukan apakah suatuproses dapat berjalan. Proses seperti ini bisa sebuah proses fisika atau suatu proses kimia dimana terjadi perubahan dalam distribusi materi diantara senyawa-senyawa yang berbeda (Oxtoby. Contohnya adalah etanol di dalam air. kita harus memperhatikan suatu bagian yang disebut sistem. Termodinamika merupakan alat bantu untuk menetukan sifat-sifat makroskopik tertentu tetapi tidak dapat menjelaskan mengapa suatu zat itu mempunyai sifat-sifat tertentu. Ksp. Zat-zat tertentu dapat larut dengan perbandingan apapun terhadap suatu pelarut. tetapi tidak dapat mengatakan seberapa cepat proses tersebut akan berlangsung. Sifat ini lebih dalam bahasa Inggris lebih tepatnya disebut miscible. sedang ion-ion Ag+ dan Cl. RUMUSAN MASALAH Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. jika endapan perak klorida ada dalam kesetimbangan dengan larutan jenuhnya. Suatu proses termodinamika menyebabkan perubahan keadaan termodinamika suatu sistem. MANFAAT 1. Bagaimana hubungan Ksp dengan hasil kali kelarutan C. sebagai tambahan ilmu pengetahuan BAB II KAJIAN TEORI A. Tetapan kesetimbangan dapat ditulis sebagai: . Sifat intensif sistem adalah sifat yang sama dengan sifat-sifat yang bersesuaian dengan masing-masing subsistem tersebut. Kelarutan bervariasi dari selalu larut seperti etanol dalam air. TUJUAN 1. sistem adalah bagian dari alam semesta yang menjadi pusat perhatian langsung dalam suatu eksperimen tertentu yang dikontrol eksperimen itu. Zat yang terlarut. Dalam mempelajari suatu peristiwa. Termodinamika berhubungan dengan sifat-sifat makroskopik sistem dan bagaimana sistem tersebut berubah. Larutan hasil disebut larutan jenuh. Hasil kali kelarutan jenuh suatu garam. walaupun sebenarnya hanya ada sangat sedikit kasus yang benar-benar tidak ada bahan yang terlarut. dapat berupa gas. titik kesetimbangan kelarutan dapat dilampaui untuk menghasilkan suatu larutan yang disebut lewat jenuh (supersaturated) yang metastabil. untuk bahan kajian ilmu pengetahuan di masa depan 2.BAB I PENDAHULUAN A. yang juga mengandung garam tersebut yang tak terlarut dengan berlebihan merupakan suatu sistem kesetimbangan terhadap hukum kegiatan massa dapat diberlakukan. LATAR BELAKANG Kelarutan atau solubilitas adalah kemampuan suatu zat kimia tertentu. Kelarutan dinyatakan dalam jumlah maksimum zat terlarut yang larut dalam suatu pelarut pada kesetimbangan. B. zat terlarut (solute). Untuk mengetahui hubungan Ksp dengan hasil kali kelarutan D.

1990) Nilai Ksp berguna untuk menentukan keadaan senyawa ion dalam larutan. HCl (aq) H + (aq) + Cl . 1.(aq)(AgCl (s) Kehadiran Cl . Apabila hasil kali ion-ion yang dipangkatkan koefisiennya masing-masing sama dengan nilai Ksp maka kelarutannya tepat jenuhnamun tidak terjadi endapan. Jika larutan jenuh AgCl ditambahkan HCl. berbagai metode itu tidak selalu memberi hasil yang konsisten (Vogel. Jika hasil kali konsentrasi ion-ion (Qc) lebih kecil dan harga K sp maka ion-ion tersebut masih larut.pada reaksi ionisasi HCl menyebabkan konsentrasi Cl . pada suhu konstan (dan tekanan konstan). tepat jenuh. apakah belum jenuh. Apabila hasil kali ion-ion yang dipangkatkan koefisiennya lebih dari nilai Ksp. atau lewat jenuh.K = [Ag+] [Cl-] [AgCl] Konsentrasi perak klorida dalam fase padat tak berubah. dan karenanya dapat dimasukkan ke dalam suatu tetapan baru. Untuk larutan jenuh suatu elektrolit AvA dan BvB. a. hasil kali ion perak dan ion klorida adalah konstan. kriterianya adalah sebagai berikut : 1. kita dapan memperkirakan keadaan ion-ion suatu zat dalam suatu larutan dengan ketentuan sebagai berikut. Memprediksi Adanya Pengendapan Masing-masing zat memiliki harga K sp yang berbeda.(aq) Ag + (aq) + Cl . Contoh Diketahui Ksp AgCl = 1. Selanjutnya.01 M! B. yaitu dengan membandingkan hasilkali ion dengan hasil kali kelarutan. maka kesetimbangan AgCl akan terganggu. hasil kali konsentrasinya untk setiap ion-ion tertentu adalah konstan. dengan mengetahui harga K sp dari suatu zat. kelarutan AgCl dalam air! b. c. maka larutan disebut lewat jenuh dan terbentuk endapan (Syukri. BAB III PEMBAHASAN A. dengan konsentrasi ion dipangkatkan dengan bilangan yang sama dengan jumlah masing-masing ion bersangkutan yang dihasilkan oleh disosiasi dari satu molekul elektrolit. Jika hasil kali konsentrasi ion-ion (Qc) lebih besar harga K sp maka ion-ion tersebut sudah . yang dinamakan hasil kali kelarutan (Ksp): Ksp = [Ag+] [Cl-] Jadi dalam larutam jenuh perak klorida. Terbentuknya endapan ini menunjukkan penurunan kelarutan. yang terion menjadi ion-ion vA Am+ dan vB Bn-: Hasil kali kelarutan (Ksp) dapat dinyatakan sebagai: Ksp = [Am+]vA x [Bn-]vB Jadi dapat dinyatakan bahwa dalam larutan jenuh suatu elektrolit yang sangat sedikit larut. 1999). Nilai hasil kali kelarutan ditentukan dengan berbagai metode. Dengan demikian kelarutan menjadi berkurang. b. Pengaruh Penambahan Ion Senama Jika kita menambahkan ion senama ke dalam larutan jenuh yang berada pada kesetimbangannya. Fenomena ini disebut efek ion senama .8 x 10 -10 .pada kesetimbangan bergeser ke kiri membentuk endapan AgCl. Jika hasil kali konsentrasi ion-ion (Qc) sama dengan harga K sp maka ion-ion tersebut tepat jenuh. Apabila hasil kali ion-ion yang dipangkatkan dengan koefisiennya masingmasing kurang dari nilai Ksp maka larutan belum jenuh dan tidak terjadi endapan. 1. maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri membentuk endapan. Tentukan : a. kelarutan AgCl dalam HCl 0. Tetapi.

yaitu sebagai berikut. proses yang saling berlawanan arah tersebut kita katakan berada dalam kondisi kesetimbangan . kita larutkan ke dalam air maka molekul-molekul padatan PbI 2 akan terurai. Hubungan Harga Ksp dengan pH Kelarutan suatu zat dapat kita tentukan dari harga Ksp zat tersebut.] yang terbentuk adalah y s. Persamaan tetapan hasil kali kelarutan (Ksp) adalah sebagai berikut. AxBy --> xA y+ (aq) + yB x. Jika suatu zat padat. Pada kondisi kesetimbangan ini. selanjutnya melarut dalam air. C. ternyata ada yang mudah larut (kelarutannya besar). Mula-mula. Oleh sebab itu persamaan Ksp menjadi: E. Jika suatu zat terlarut dalam pelarut sangat sedikit. tentukan pH larutan tersebut! Jawab: . Hubungan antara Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Jika bentuk umum suatu zat yang sedikit larut dalam air adalah AxBy maka persamaan kesetimbangan larutan tersebut adalah sebagai berikut. Dengan demikian. Sebaliknya. susunan konsentrasi ion-ion zat tersebut dalam larutan jenuhnya dapat kita tentukan. contohnya padatan PbI 2. tidak ada zat yang tidak larut dalam pelarut. kita akan membicarakan zat padat yang sedikit kelarutannya dalam air. dalam pelarut air semua zat (termasuk logam) dapat larut. Di sini. secara stoikiometri [A y+ ] yang terbentuk adalah x s dan [B x. PbI 2 melarut dalam air dalam bentuk ion Pb 2+ dan 2 ion I -. ada yang sukar larut (kelarutannya kecil).000 gram pelarut. Tetapan kesetimbangan ini kita namakan tetapan hasil kali kelarutan (solubility product constant) dan disimbolkan dengan K sp . Sebenarnya. larutan PbI 2 pada kondisi tepat jenuh. K sp = [A y+ ] x [B x.] y Bila kelarutan zat AxBy adalah s (dalam satuan molar). harga Ksp suatu zat dapat kita peroleh dari kelarutan zat tersebut. hanya saja kelarutannya sangat kecil. Kelarutan dan hasil kali kelarutan Apabila suatu zat kita larutkan ke dalam suatu pelarut. Contoh soal : Jika Ksp Fe(OH) 2 = 1. Pada saat laju pelarutan padatan PbI 2 sama dengan pembentukan ulang padatan.(aq) Persamaan tetapan kesetimbangan atau persamaan tetapan hasil kali kelarutan dari AxBy adalah sebagai berikut. laju pelarutan padatan PbI 2 sangat cepat dibandingkan dengan laju pembentukan ulang padatan tersebut. sehingga proses kesetimbangan PbI 2 dalam air merupakan kesetimbangan ionisasi PbI 2 dalam air. PbI 2 (s) --> Pb 2+ (aq) + 2 I . maka zat tersebut kita katakan tidak larut (insoluble).membentuk endapan. D. dan ada yang tidak larut (kelarutannya dianggap nol). Secara umum. Makin lama. misalnya kurang dan 0. Demikian juga sebaliknya.35 x 10 -5. dengan mengetahui harga Ksp dari suatu zat. . pH larutan jenuhnya dapat kita tentukan. Jumlah PbI 2 yang dapat larut sampai dengan tercapainya kondisi tepat jenuh dinamakan kelarutan PbI 2 . maka susunan konsentrasi ion-ion zat tersebut dalam larutan jenuhnya dapat ditentukan.(aq) Dalam larutan PbI 2 jenuh terdapat reaksi ionisasi PbI 2 dalam keadaan setimbang. Berarti. pengertian kelarutan suatu zat dalam air adalah batas maksimum dari jumlah suatu zat yang dapat larut dalam sejumlah tertentu air.1 gram zat terlarut dalam 1. Jika kelarutan suatu zat kita ketahui. dengan mengetahui pH larutan jenuh suatu zat maka harga Ksp zat tersebut dapat kita tentukan. yaitu proses pelarutan padatan PbI 2 dan proses pembentukan ulang padatan PbI 2 . Misalnya. Untuk melarutkan PbI 2 ke dalam air akan ada dua proses yang berlawanan arah (proses bolak-balik). konsentrasi PbI 2 yang terlarut meningkat dengan teratur dan laju pembentukan ulang padatan juga meningkat.

com di 23:55 http://iannawawi.blogspot.html .Dari persamaan K sp di atas dapat kita nyatakan pula bahwa nilai dari K sp merupakan perkalian dari ion-ion yang melarut dipangkatkan dengan koefisien masing-masing. Besarnya nilai hasil kali kelarutan mencerminkan mudah atau tidaknya larutan elektrolit larut dalam air. KESIMPULAN Dari persamaan K sp di atas dapat kita nyatakan pula bahwa nilai dari K sp merupakan perkalian dari ion-ion yang melarut dipangkatkan dengan koefisien masing-masing B.ORG GOOGLE.blogspot.com/2010/06/makalah-kimia-hubungan-ksp-dengan-hasil.COM Diposkan oleh ian_al-nawawi. SARAN 1. Penelitian lebih lanjut tentang Ksp akan semakin menambah ilmu pengetahuan serta penemuan baru mengenai pemanfaatan larutan penyangga DAFTAR PUSTAKA CHEMISTRY. BAB IV PENUTUP A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful