Contoh Rekayasa Genetika

di 3/28/2011 10:37:00 AM Diposkan oleh samsul maarif

Rekayasa Genetika adalah teknik yang dilakukan manusia mentransfer (memindahkan )gen (DNA) yang dianggap menguntungkan dari satu organism kepada susunan gen (DNA) dari organism lain. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam rekayasa genetika secara sederhana urutannya sebagai berikut : 1. Mengindetifikasikan gen dan mengisolasi gen yang diinginkan. 2. Membuat DNA/AND salinan dari ARN Duta. 3. Pemasangan cDNA pada cincin plasmid 4. Penyisipan DNA rekombinan kedalam tubuh/sel bakteri. 5. Membuat klon bakteri yang mengandung DNA rekombinan 6. Pemanenan produk. Manfaat Rekayasa Genetika a. Meningkatnya derajat kesehatan manusia, dengan diproduksinya berbagai hormone manusia seperti insulin dan hormone pertumbuhan. b. Tresedianya bahan makanan yang lebih melimpah. c. Tersedianya sumber energy yang terbaharui. d. Proses industri yang lebih murah. e. Berkurangnya polusi. Rekayasa genetika (Ing. genetic engineering) dalam arti paling luas adalah penerapan genetika untuk kepentingan manusia. Dengan pengertian ini kegiatan pemuliaan hewan atau tanaman melalui seleksi dalam populasi dapat dimasukkan. Demikian pula penerapan mutasi buatan tanpa target dapat pula dimasukkan. Walaupun demikian, masyarakat ilmiah sekarang lebih bersepakat dengan batasan yang lebih sempit, yaitu penerapan teknik-teknik biologi molekular untuk mengubah susunan genetik dalam kromosom atau mengubah sistem ekspresi genetik yang diarahkan pada kemanfaatan tertentu. Obyek rekayasa genetika mencakup hampir semua golongan organisme, mulai dari bakteri, fungi, hewan tingkat rendah, hewan tingkat tinggi, hingga tumbuh-tumbuhan. Bidang kedokteran dan farmasi paling banyak berinvestasi di bidang yang relatif baru ini. Sementara itu bidang lain, seperti ilmu pangan, kedokteran hewan, pertanian (termasuk peternakan dan perikanan), serta teknik lingkungan juga telah melibatkan ilmu ini untuk mengembangkan bidang masing-masing. Perkembangan Ilmu terapan ini dapat dianggap sebagai cabang biologi maupun sebagai ilmuilmu rekayasa (keteknikan). Dapat dianggap, awal mulanya adalah dari usaha-usaha yang dilakukan untuk menyingkap material yang diwariskan dari satu generasi ke generasi yang lain. Ketika orang mengetahui bahwa kromosom adalah material yang membawa bahan terwariskan itu (disebut gen) maka itulah awal mula ilmu ini. Tentu saja, penemuan struktur DNA menjadi titik yang paling pokok karena dari sinilah orang kemudian dapat menentukan bagaimana sifat dapat diubah dengan mengubah komposisi DNA, yang adalah suatu polimer bervariasi. Tahap-tahap penting berikutnya adalah serangkaian penemuan enzim restriksi (pemotong) DNA, regulasi (pengaturan ekspresi) DNA (diawali dari penemuan operon laktosa pada prokariota), perakitan teknik PCR, transformasi genetik, teknik peredaman gen (termasuk interferensi RNA), dan teknik mutasi terarah (seperti Tilling). Sejalan dengan penemuan-

apalagi untuk mengidentifikasi gen-gen yang berpengaruh pada sifat-sifat seperti hasil produksi tanaman. tunggu sampai infeksi terjadi. yakni pertukaran materi genetik. jamur hingga pematangan yang dapat ditunda. Varietas baru Apa yang ingin dilakukan oleh para ahli genetika ialah memasukkan gen-gen spesifik tunggal ke dalam varietas-varietas tanaman yang bermanfaat. Langkah yang pertama bukan lagi menjadi masalah. jagung. Dengan teknik DNA rekombinan sekarang. Dalam enam tahun ke depan. berbagai perusahaan telah menyiapkan 26 produk lainnya. setelah itu tumbuhkan sebuah tumbuhan baru dari sel-sel daun tadi. Pertama. Langkah kedua. Bedanya. baik yang modern melalui penyinaran untuk menghasilkan mutasi maupun pemuliaan tradisional sejak zaman Mendel. oleskan pada sehelai daun. Sedangkan pada new biotechnology pemindahan gen dapat dilakukan lebih presisi dengan bantuan bakteri. sehingga mereka dapat berfungsi. kode genetik belum terungkap. perkembangan di bidang biostatistika. Tidak mudah untuk mengidentifikasi segmen khusus yang bersangkutan di antara koleksi klon. memasukkan kembali gen-gen klon ke dalam tanaman juga bukan sesuatu yang mudah. Baik seleksi tanaman secara konvensional maupun rekayasa genetika. Agrobacterium merupakan vektor yang siap pakai. Kanada. Hal ini tidak dapat terjadi pada hewan. bioinformatika dan robotika/ automasi memainkan peranan penting dalam kemajuan dan efisiensi kerja bidang ini. Selanjutnya tumbuhan itu akan mewariskan gen baru kepada benih-benihnya. PADA dasarnya prinsip pemuliaan tanaman. Rekayasa genetika pada tanaman tumbuh lebih cepat dibandingkan dunia kedokteran. keduanya memanipulasi struktur genetika tanaman untuk mendapatkan kombinasi sifat keturunan (unggul) yang diinginkan. pada zaman Mendel. Peneliti menggunakan bakteri Agrobacterium yang dapat menginfeksi tumbuhan dengan lengkungan kecil DNA yang disebut plasmid Ti yang kemudian menempatkan diri sendiri ke dalam kromosom tumbuhan. sehingga mengundang para pebisnis untuk masuk ke area ini.penemuan penting itu. Contoh Rekayasa Genetika Sekira 20 produk pertanian hasil modifikasi genetik telah beredar di pasaran Amerika. mulai dari kedelai. Tambahkan saja beberapa gen ke plasmid. padi hingga stroberi. Proses pemuliaan dilakukan dengan ´mata tertutup´ sehingga sifat-sifat yang tidak diinginkan kembali bermunculan di samping sifat yang diharapkan. memperoleh gen-gen tertentu dalam bentuk murni dan dalam jumlah yang berguna. Hal ini akan meliputi dua langkah pokok. Khususnya untuk mengidentifikasi segmen tertentu yang bersangkutan di antara koleksi klon. Alasan kedua karena petani merupakan potensi besar bagi varietas-varietas baru yang lebih unggul. herbisida. khususnya sekarang dengan dikembangkannya metode-metode DNA rekombinan. Dari yang tahan hama. ada kemungkinan untuk menumbuhkan setiap segmen dari setiap DNA pada bakteri. adalah sama. Kapas transgenik . Cara konvensional tidak mempunyai ketelitian pemindahan gen. kita tidak dapat menumbuhkan seekor tikus dari potongan kepala atau ekornya. Alasan pertama karena tumbuhan mempunyai sifat totipotensi (setiap potongan organ tumbuhan dapat menjadi tumbuhan yang sempurna). menciptakan cara-cara untuk memasukkan gen-gen tersebut ke kromosomkromosom tanaman. Kedua. bahkan Asia Tenggara. kapas.

dari totipotensi telah menjadi potensi bisnis. Bukan hanya itu. Perusahaan tersebut menghentikan projek tersebut padahal ratusan ribu orang dapat diselamatkan dari kekurangan gizi tersebut dibandingkan satu atau dua orang saja yang alergi terhadap kedelai tersebut. industri bioteknologi telah menyediakan lapangan kerja bagi 179. Serap tenaga kerja Memang di dalam teknologi rekayasa genetika ada yang aman ada juga yang tidak. saat ini enam puluh persen benih yang dijual di Amerika adalah benih hasil rekayasa genetika. tanaman transgenik dengan sendirinya akan menjadi racun.´ Produk hasil rekayasa genetika menjadi perkara besar. gen yang dipindahkan dapat diketahui dengan persis dan dapat diikuti "perjalanannya". dan tidak ada kaleng bekas insektisida menjadikan tanaman transgenik ramah terhadap lingkungan. dan jasa. membuat kita kehilangan peluang untuk menang karena rasa takut untuk mencoba. Meskipun sedikit.Tanaman hasil rekayasa genetika atau sering kita sebut sebagai tanaman transgenik melangkah dari eksperimen laboratorium ke uji lapangan dan akhirnya komersialisasi hampir tanpa hambatan yang berarti. Tanaman yang tahan terhadap serangga tertentu. Apabila gen introduksi menghasilkan racun. dengan badan regulasi keamanan produk pangan yang telah kehilangan kepercayaan setelah epidemi ´sapi gila. jika sejak 1992 pertumbuhan industri bioteknologi mengalami pertumbuhan lebih dari tiga kali lipat. Tak heran. di Inggris. tetapi tidak sampai menimbulkan ´kecelakaan. Memang. mainan. keraguan adalah pengkhianatan. Dengan peningkatan pendapatan dari 8 miliar dolar AS di tahun 1992 menjadi 27. kadang ada eksperimen yang gagal. Dapat menjadi bahan renungan bagi kita. Pada tahun 1999. Coba kita cermati apa yang dikatakan William Shakespeare dalam Measure for Measure. padahal di Amerika perkara yang sama telah menjadi biasa pada tiga tahun sebelumnya. Kelebihan dari proses rekayasa genetika tanaman transgenik dibandingkan dengan pemuliaan tanaman secara tradisional yaitu dalam tanaman transgenik.´ Tahun 1989 untuk pertama kalinya uji lapangan dilakukan pada kapas transgenik yang tahan terhadap serangga (Bt cotton) dan pada tahun yang sama dimulai proses pemetaan gen pada tanaman (Plant Genome Project).6 miliar dolar AS di tahun 2001. Ya. Inilah kemajuan bioteknologi yang kita harapkan. ada orang yang alergi terhadap kacang Brasil dan kacang kedelai transgenik tersebut menimbulkan efek alaergi pada orang yang sama. Pada tahun 1992 sebuah perusahaan penyedia benih memasukkan gen dari kacang Brasil ke kacang kedelai dengan tujuan agar kacang kedelai tersebut lebih sehat dengan mengoreksi defisiensi alami kacang kedelai untuk bahan kimia metionin. tidak begitu banyak memerlukan insektisida.000 orang. bahan bakar untuk alat semprot. jumlah ini lebih banyak dari jumlah pekerja di bidang makanan. Dua tahun kemudian untuk pertama kalinya Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui pangan transgenik (tomat) yang dapat ditunda proses kematangannya (FLARSAVR Tomatoes). Bagaimana dengan di Indonesia . sama amannya atau sama bahayanya dengan gen-gen yang direkayasa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful