P. 1
SOLAT SUNAT ISYRAQ[1]

SOLAT SUNAT ISYRAQ[1]

|Views: 258|Likes:
Published by Azharul Yusri

More info:

Published by: Azharul Yusri on Jan 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/24/2015

pdf

text

original

“SHOLAT SUNNAT ISYRAQ”

Hamba ‫ ﷲﷲ‬Swt. : Usman Said ‫ﺑﺳﻢﺃﷲﺃﻟﺭﺣﻣﻥﺃﻟﺭﺣﻴﻢ‬

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Segala puji bagi ‫ ﺃﷲﷲﷲ‬Swt., Tuhan Semesta Alam yang telah menciptakan waktu untuk berkomunikasi dengan-Nya sehingga nilai ibadah menjadi sangat tinggi. Sholawat serta salam kita sampaikan kepada junjungan ummat kekasih ‫ ﺃﷲ‬Swt. yang memberitahu melalui ucapan-Nya ”Pahala sholat shubuh berjama’ah disertai dzikir dan diakhiri sholat sunnat Isyraq”. 1. Waktu Sholat Isyraq Sholat ini dilakukan ketika matahari terbit sebelum setinggi satu tombak. Bila matahari sudah setinggi satu tombak, maka sudah masuk waktu sholat sunnat Dhuha. Sholat ini hanya 2 raka’at saja. Sholat sunnat Isyraq ini memberi ganjaran pahala yang besar bagi siapa yang mengerjakannya sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Saw. : "Siapa sholat shubuh berjama’ah, kemudian duduk berzikir kepada ‫ ﺃﷲﷲﷲ‬Swt. sehingga naik matahari (syuruq) dan mengerjakan sholat 2 raka’at, baginya pahala seperti pahala Haji dan Umrah yang sempurna.” 2. Lafazh niatnya : “Sahjaku sholat Isyroq 2 raka’at karena Allah” 3. Ayat yang dibaca : * Raka’at pertama Setelah Al-Fatihah, membaca Surat Al-Kafirun 1x * Raka’at kedua Setelah Al-Fatihah, membaca Surat Al-Ikhlash 1x 4. Do’a sesudah sholat Isyraq “Segala puji Allah yang telah menyehatkan kami, dan telah menerbitkan matahari. Ya Allah, berilah kami kebaikan hari ini dan hindarkanlah kami dari kejelekannya. Ya Allah, sinarilah hati kami dengan sinar Hidayat-Mu, sebagaimana Engkau menyinari bumi dengan sinar matahari-Mu selama-lamanya, dengan Rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Kasih Sayang.” Hadist Anas Rasulullah saw. Tentang keutamaan sholat Dhuha bagi orang yang duduk di mesjid setelah sholat Shubuh sampai matahari naik, dia bercerita : Rasulullah saw. pernah bersabda : “Barangsiapa mengerjakan sholat subuh dengan berjama’ah lalu duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit kemudian mengerjakan sholat 2 raka’at, maka pahala sholat itu baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya”. Shahih pula di dalam hadits yang menyebutkan : “Nabi Rasulullah saw. Apabila selesai mengerjakan sholat shubuh, beliau akan tetap duduk di tempat sholatnya sampai matahari terbit dengan indahnya.” Dari pahala amal dalam hadist yang lain diriwayatkan bahwa siapapun setelah mengerjakan sholat shubuh kemudian menyibukkan dirinya dengan berdzikir shingga terbit matahari kemudian mengerjakan sholat sunnat 2 raka’at (sholat Isyraq), ia akan memperoleh pahala sebagaimana pahala haji dan umrah yang makbul. Sedangkan haji dan umrah ini adalah haji dan umrah yang sempurna. Di dalam hadits yang lain, Rasulullah saw. Bersabda : “Menyibukkan diri untuk berdzikir bersama jama’ah setelah sholat shubuh hingga terbit matahari lebih sukai daripada dunia seisinya. 5. Keterangan Sumber Yang Lain (Internet) a. Sholat Isyraq adalah permulaan sholat Dhuha, di mana waktu sholat Dhuha itu dimulai dari terbitnya matahari. b. Menanti Syuruq Syuruq itu adalah waktu dari shubuh sampai dengan sekitar jam 6 kurang. Ada hadistnya "Barang siapa yang sholat shubuh berjama’ah dan kemudian tetap berdiam diri di tempatnya setelah sholat shubuh dan melanjutkan ibadahnya dengan mengingat ‫ ﺃﷲ‬Swt. atau membaca Al-Qur'an sampai datang waktu syuruq kemudian dia sholat 2 raka’at, dia akan mendapatkan pahala setara dengan pahala haji dan umroh" Dan sholat 2 raka’at ini tidak sama dengan sholat dhuha. 6. Sumber dari : 1. Ashsholawaat Wadda’awaat Litaahshiililhaajaat, kumpulan sholat, sholawat dan do’a untuk tercapainya segala hajat karangan H. Ahmad Taufiq Hasnuri hal. 39 – 40, No. 1 – 4. 2. Ensiklopedi Sholat menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, karangan Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qahthani, hal. 462 3. Buku Fadhilah Amal, hal. 434, Penerbit Ash-Shaff, Penterjemah : Ustadz A. Abdurrahman Ahmad 4. Http://www.ikhwan-interaktif.com/islam Wabillahit taufiq wal hidayah, wassalamu’alaiku Wr. Wb. US’ 02102009

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->