P. 1
Bab Pengukuran Fisika

Bab Pengukuran Fisika

|Views: 17|Likes:
Published by Mohamad Zainodin

More info:

Published by: Mohamad Zainodin on Jan 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2012

pdf

text

original

Bab Pengukuran fisika SMP kelas 7

by fisikaceria on 22-Sep-2010 in Fisika SMP, Kelas 7, Semester Ganjil Pernahkah kamu pergi ke penjahit? Bagaimana seorang penjahit dapat membuatkan baju seseorang dengan ukuran yang tepat? Kamu pernah pergi ke toko kelontong? Bagaimana penjual dapat melayani barang-barang yang diperlukan oleh pembeli dengan takaran yang sesuai? Kamu pernah mengikuti atau menonton lomba lari? Bagaimanakah menentukan pemenangnya secara tepat? Semua peristiwa di atas terkait dengan kegiatan pengukuran. Jika kita mengukur pasti akan menemukan besaran dan satuan. Berdasar hasil Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran ke-14 tahun 1971, Sistem Internasional disusun mengacu pada tujuh besaran dasar di bawah ini:

Tujuh besaran dasar pada Tabel 1.2 disebut besaran pokok, yaitu besaran yang satuannya didefinisikan sendiri berdasarkan hasil konferensi Internasional mengenai berat dan ukuran. Sedangkan besaranbesaran lain yang diturunkan dari besaran pokok, misalnya: volume, massa jenis, kecepatan, gaya, usaha dan masih banyak lagi disebut besaran turunan.

Suhu
Suhu atau temperatur merupakan salah satu besaran pokok yang sering kita jumpai dalam kehidupan seharihari. Pada siang hari kita merasa panas, sebaliknya pada malam hari terasa dingin. Api terasa panas, sedangkan es terasa dingin. Suatu benda dikatakan panas berarti benda tersebut bersuhu tinggi, demikian juga sebaliknya, benda dikatakan dingin berarti benda tersebut bersuhu rendah. Jadi suhu menyatakan ukuran tingkat atau derajat panas atau dinginnya suatu benda. Pada umumnya, tangan atau kulit kita dapat membedakan benda panas dan dingin, tetapi dapatkah tangan atau kulit digunakan sebagai alat ukur suhu? Alat ukur suhu yang sering digunakan adalah termometer. Sebuah termometer biasanya terdiri dari sebuah pipa kaca berongga sempit dan panjang, disebut pipa kapiler, yang di dalamnya berisi zat cair,

Perbandingan skala antara temometer Celcius. Agar pengukuran suhu dengan menggunakan termometer dapat diketahui nilainya. dan F dapat ditulis sebagai berikut: tº C =5/4 tºR tº C =5/9 (tºF – 32) tº C =4/9 (tºF – 32) Hubungan skala Celcius dan Kelvin adalah t K = tºC + 273 K .biasanya alkohol atau raksa (merkuri). Antara lain dikenal skala celcius (C) dan fahrenheit (F). Tidak semua termometer menggunakan skala yang sama. reamur (R) dan Kelvin (K). sedangkan bagian atas cairan adalah ruang yang hampa udara. maka hubungan skala C. dan termometer Fahrenheit adalah C : R : F = 100 : 80 : 18o C : R : F = 5 : 4 : 9 Dengan memperhatikan titik tetap bawah 0ºC = 0ºR = 32ºF. R. maka pada dinding kaca termometer diberi skala. termometer Reaumur.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->