P. 1
TUGAS PENGANTAR PENDIDIKAN

TUGAS PENGANTAR PENDIDIKAN

5.0

|Views: 11,342|Likes:
Published by raditho

More info:

Published by: raditho on Jan 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.Terminologi
  • 2.Berbagai Pandangan Tentang Hakikat Manusia
  • B.Sekilas pandangan ilmuan barat tentang hakekat manusia
  • 1)Pandangan psikoanalitik dari S.Freud
  • 2)Pandangan Humanistik
  • 3)Pandangan behavioristik
  • C.Dimensi-dimensi Kemanusiaan
  • C.Pengembangan Dimensi Kemanusiaan
  • D.Sosok manusia Indonesia seutuhnya
  • Daftar Pustaka
  • Depdikbud.1984/1985.Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V Buku
  • Terjemahan Keterangan.Wijaya:Jakarta
  • Pertemua ke III
  • 2.HAKEKAT PENDIDIKAN
  • A.Pengertian Pendidikan
  • B.Hakikat Pendidikan
  • Pertemuan ke IV
  • C.Pendidikan sebagai Sistem
  • A.Faktor-faktor Pendidikan
  • 3.Subjek didik
  • 4.Isi Materi Pendidikan
  • 5.Metode dan Alat Pendidikan
  • 6.Lingkungan Pendidikan
  • DAFTAR PUSTAKA
  • A.Pengertian lingkungan
  • B.Fungsi lingkungan
  • C. Jenis-jenis lingkungan
  • 1.Kelurga
  • 2.Lingkungan sekolahan
  • D.Pengaruh timbal balik antara ke tiga Lingkungan Pendidikan terhadap
  • Perkembangan Peserta didik
  • A.Aliran Klasik
  • 1)Aliran Empirisme
  • 2)Aliran Navitisme
  • 3)Aliran Naturalisme
  • 4.Aliran Konvergensi
  • B.Gerakan Baru Pendidikan dan Pengaruhnya terhadap pelaksanaan di
  • Indonesia
  • 1.Pengajaran Alam Sekitar
  • 2.Pengajaran Pusat Perhatian
  • b.Centre d interst(pusat-pusat minat)
  • Asas-asas Pengajaran Pusat Perhatian
  • 3.Sekolah Kerja
  • Tujuan Sekolah Kerja
  • 4.Pengajaran Proyek
  • C.Lembaga Pendidikan yang Berjiwa Nasional Sebelum Kemerdekaan
  • 1.Perguruan Taman Siswa
  • 2.Perguruan Muhamadiyah
  • 3.Ruang INS Kayu Tanam
  • 4.Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang
  • Departemen Penerangan.1962.Makin Lama Makin Cinta:Muhamadiyah
  • Setengah Abad.Jakarta
  • A.Masalah pokok pendidikan
  • 1.Masalah pemerataan pendidikan
  • 2.Masalah mutu pendidikan
  • a.Efisiensi
  • b.Efektivitas
  • 4.Masalah Relevensi Pendidikan
  • B.Saling Kait antar Masalah
  • C.Faktor-faktor yang mempengaruhi Berkembangnya permasalahan Pendidikan
  • 1.Pengaruh IPTEK
  • a.IP(Ilmu Pengetahuan)
  • b.TEK(Tekhnologi)
  • 2.Laju Pertumbuhan Penduduk
  • 3.Aspirasi Masyarakat
  • 4.Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan
  • 1.Program dan Pengelolaan Pendidikan
  • 2.Ketenagaan Pendidikan
  • 3.Dana
  • 4.Proses Pembelajaran
  • Pendidikan Non-Formal
  • 1.Kurikulum 1968
  • 2.Kurikulum 1975
  • Prinsip-prinsip kurikulum 1975 adalah:
  • 6.Kurikulum Berbasis Kompetensi
  • A.Sistem Pendidikan Nasional
  • B.Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional
  • A.Landasan Pendidikan
  • 1.Landasan Filosofis
  • 2.Landasan Sosiologis
  • 3.Landasan Kultural
  • 4.Landasan Psikologis
  • 5.Landasan ilmiah dan teknologi
  • 6.Landasan Legalistik
  • B.Azas azas Pokok pendidikan
  • 1.Azas Tut wuri Handayani
  • 2.Azas B elajar Sepanjang Hayat
  • C.Penerapan Azas-azas Pendidikan dalam kegiatan Pembelajaran
  • 1.Pendekatan komunikasi oleh Guru
  • 2.Peranan Pendidik
  • 3.Masalah tujuan belajar
  • Menuju Masyarakat Baru Indonesia.Jakarta:Kerja sama Kompas Gramedia
  • A.Konsep Pembangunan sebagai Usaha Perubahan Terencana
  • B.Peranan Manusia Dalam Pembangunannya
  • C.Peranan pendidik Dalam Pembangunan sosial
  • 1Peranan Pendidikan dalam Pembangunan Perubahan Masyarakat pada
  • Umumnya
  • 2.Peranan Pendidikan dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia
  • 3.Peranan pendidikan dalam pemeliharaan lingkungan hidup
  • A.Perkiraan masyarakat masa depan
  • 1)Kecendrungan Globalisasi
  • 2.Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
  • 3.Perkembangan Arus Komunikasi Yang semakin Padat dan Cepat
  • 4.Tuntutan Layanan Profesional
  • B.Upaya Pendidikan dalam mengantisipasi Masa Depan
  • 1.Tuntutan bagi manusia masa depan
  • 2.Upaya mengantisipasi masa depan

TUGAS PENGANTAR PENDIDIKAN

Disusun Oleh :

INTAN RAHMATIKA 54770/2010 PENDIDKAN SENDRATASIK

FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2011

BAB 1 HAKEKAT MANUSIA DAN DIMENSI DIMENSINYA Pertemuan 1

A.Hakekat Manusia
1.Terminologi a. Istilah ( term)dan hakikat berasal dari bahasa arab,dengan kata dasarnya haq yang kebenaran yang sesungguhnya(mendasar).Apabila seseorang berarti menerangkan atau menjelaskan sesuatu benda atau sifat,maka yang dijelaskan itu adalah cirri-ciri atau sifat yang mendasar dari benda atau objek tersebut. b. Istilah manusia juga berasal dari bahasa arab yaitu dari kata man yang artinya manusia kebetulan sama artinya yang ada dalam bahasa inggris,dan penggalan kata yang kedua yaitu nasia yang artinya pelupa jadi manusi adalah:orang yang sering lupa tentang aturan peringatan-peringatan tuhan. Beberapa istilah lain yang digunakan untuk manusia adalah: 1)Al insane:manusia yang mempunyai hati 2)Al basyar :manusia dalam bentuk lahiriah nya yaitu makhluk yang memerlukan makan dan minum,sebagai layaknya manusia biasa. 3)Baniadam : anak adam yaitu nabi adam maksudnya:cucu nabi adam. 2.Berbagai Pandangan Tentang Hakikat Manusia a.Pandangan islam/al quran islam memandang hakikat manusia bukan berdasarkan pandangan pribadi atau individu orang yang memandang,akan tetapi pandangan yang didasarkan atas

ayat-ayat tuhan terkandung didalam Al Quran atau pandangan yang disampaikan nabi Muhammad SAW. A)Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan/Allah Tuhan sebagai pencipta disebut khalik:dan selain dari tuhan disebut makhluk.idealnya setiap makhluk harus patuh bertingkah laku sesuai dengan aturan yang ditetapkan penciptanya. B)Hakikat manusia sebagai khalifah ( Manager ) Tuhan yang Maha Pengasih lagi maha penyayang memposisikan manusia pada tempat yang paling tinggi yaitu sebagai khalifah(manager)untuk mengatur alam ini berdasarkan aturan Tuhan. B.Sekilas pandangan ilmuan barat tentang hakekat manusia 1)Pandangan psikoanalitik dari S.Freud. Menurut Freud manusia terdiri dari 3 komponen yaitu:id=das,es dan ego=das,ich serta superego-dan uber ich dalam id terdapat unsure seksual sebagai daya penggerak kejiwaan/tingkah laku manusia.ego yaitu:untuk menjembatani id dengan dunia luar dari individu itu,yang muncul kedunia luar dari perbuatan individu adalah egonya.super ego tumbuh dan berkembang berkat interaksi antara individu dengan lingkungannya yang bersifat mengatur seperti nilai,moral,adat,tradisi,hokum,norma,dll. 2)Pandangan Humanistik a)Dalam waktu tertentu manusia punyaotonomi untuk menentukan nasibnya. Contoh:seorang akan menjadi petani,pegawai,mau duduk atau berdiri sesuai dengan keputusannya. b)Manusia bukan makhluk jahat atau baik,tetapi ia punya potensi keduanya. Contoh:manusia mempunyai pilihan dalam mengambil keputusan c)Manusia adalah makhluk yang bertanggung jawab atas perbuatannya

contoh:manusia dapat bertanggung jawab atas perbuatannya,karena ia dituntut dan di beri tanggung jawab. d)Manusia makhluk yang senantiasa menjadi (on going process)dan tak pernah sempurna contoh:janin akan menjadi bayi,selanjutnya anak balita,anak taman kanakkanak,anak SD,berlanjut dengan remaja,jadi saudagar,pegawai,nelayan,dan jadi almarhum/almarhumah.dan akhirnya menjadi penghuni surge dan neraka,ini membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna. 3)Pandangan behavioristik Disini diterangkan bahwa tingkah laku manusia ditentukan oleh pengaruh lingkungan yang dialami oleh individu yang bersangkutan

Pertemuan ke II
C.Dimensi-dimensi Kemanusiaan 1.Dimensi keindividualan:keberadan manusia sebagai individual bersifat unik yaitu:berbeda antara satu dengan yang lainnya. 2.Dimensi kesosialan:Seseorang akan menemukan akunya ,manakala berada ditengah aku yang lain,yaitu:manusia tidak akan mengenali dirinya dan dapat mewujudkan potensinya sebelum ia berinteraksi dengan manusia lain. 3.Dimensi kesusilaan:dalam pergaulan sosial manusia diikat oleh nilai-nilai tertentu,yang menjadipatokan/ukuran,bahwa suatu prilaku dianggap baik/buruk. 4.Dimensi keberagaman:Manusia adalah makhluk yang religius yang mengakui bahwa ada suatu zat yang menguasai alam beserta isinya,yang dipuja dan disembahnya yang disebut allah yaitu tuhan. C.Pengembangan Dimensi Kemanusiaan

Manusia secara individu lahir ke bumi dengan segenap potensi untuk berkembang.agar potensi yang dimiliki manusia berkembang optimal maka manusia memerlukan orang lain dalam kehidupannya melalui proses sosialisasi. D.Sosok manusia Indonesia seutuhnya Manusia yang utuh merupakan tujuan pembangunan,seperti yang digambarkan GBHN bahwa pembangunan yang dilaksanakan adalahdalam rangka membangun manusia Indonesia yang seutuhnya,hidup secara serasi,selaras,danseimbang antara kehidupanjasmaniah,dan rohaniah. Sikap hidup manusia Indonesia adalah: 1.Kepentingan pribadinya tetap diletakkan dalam rangka kesadaran dan kewajibansebagai makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat. 2.kewajiban terhadap masyarakat lebih besar dari kepentingan pribadinya. Interaksi pendidikan adalah pengendalian yang pada dasarnya dilakukan dengan 3 cara yaitu: a.menumbuhkan kemandirian dengan menyediakan kesempatan utuk memutuskan dan berbuat. b.menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan dan berbuat dengan meningkatkan pengetahuan keterampilan. c.menyediakan system dukungan yang menawarkan kesempatan serta kemudahan belajar.

New York. Hamidy H.1973. Zahra (Tim)2002.DAN Oejeng S.Daftar Pustaka Ali A.Tira Pustaka:Jakarta.Tafsir Al Qur an Naskah Asli Terjemah-Keterangan.Naskah Asli Terjemahan Keterangan.London.Pustaka Alam Life.Gana. Bigge L.Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V Buku II A. Timan.dkk.Pengantar Ilmu Jiwa Umum V.Fuurth edition.The Holy Qur an Translation and Comentary.Jakarta.Morris.Jakarta Timur.1953.Printice-Hall.dan HS.1984/1985.Learning Theories for Teachers.1982. .Bretwood Maryland USA. Universitas Terbuka.Yusuf. Depdikbud.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.Zainuddin dan H.Wijaya:Jakarta. Patterson.International.Pustaka Sinar Harapan : Jakarta.CM.Jujun S.H. Sariasumantri. Nasution A.1985.Humanistic Education.Manusia Purba.1994.1982.1984.Fachruddin 1982.Inc.S. Canaco: Bandung.Conder.Penerbit Widjaya Jakarta.Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V Buku II A.Published by Armana Corp.Harper & Row Publishers.Tafsir Qur an. Hamidy.1983.S Fachruddin.Filsafat Ilmu:Sebuah Pengantar.Zainuddin.Zahra Publishing house.Universitas Terbuka: Jakarta.Zikir 99 Asma ul Husna.

Dalam pencapaian tujuan pendidikan anak didik perlu diikut sertakan untuk terlibat secara aktif sepenuhnya.sebagai tokoh Pendidikan Nasional Indonesia.HAKEKAT PENDIDIKAN A.Pertemua ke III 2.dan keterampilan .Menurut Pakar Indonesia .Ki Hajar Dewantara.Driyakara tokoh pendidikan kita yang sudah almarhum. .peletak dasar yang kuat pendidikan nasional yang progresif untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang.pendidikan (education)diartikan sebagai Proses pembentukan kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kea rah alam dan sesame manusia . .Usaha itu mempunyai tuuan yang ingin dicapai.di Indonesia dapat kita kenal dengan bukunya Paedagogik Teoritis Sistematis.yaitu pengembangan individu untuk meningkatkan pengetahuan.tetapi pandangannya masih tetap aktualpada masa sekarang dan bahkan pada masa yang akan dating merumuskan defenisi tentang pendidikan dengan versi lain. 2.Menurut Pakar Asing: .Langeveld adalah seorang ahli pendidikan bangsa belanda yang pendidikannya berorientasi ke Eropa lebih menekankan kepada teori-teori(ilmu). 3.Pengertian Pendidikan 1.Bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dari si pendidik yang mempunyai tanggung jawab kepada masa depan anak atau peserta didik. Beberapa cirri unsur pendidikan yaitu: 1. .Tokoh ini adalah pelopor atau peletak dasar dari perguruan Taman Siswa.John Dewey Seorang asli filsafat pendidikan Amerika pragmatisme dan dinamis. 2.

Prayitno mengemukakan Bahwa pendidikan hendaklah berada pada ketiga dimensinya yaitu: 1. Pendidikan meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dan masyarakat.Dimensi inspiratif 3.Menurut Para Ahli Beberapa asumsi dasar yang berkenaan dengan hakekat pendidikan dinyatakan oleh Raka Joni(1985:2)sebagai berikut: a.Pendidikan merupakan usaha penyiapan subjek didik menghadapi lingkungan hidup yang mengalami perubahan yang semakin pesat.20/2003 .Pendidikan merupakan proses interaksi manusia yang ditandai oleh keseimbangan antara kedaulatan subjek didik dengan kewibawaan pendidikan. e.Pendidikan berlangsung seumur hidup. b.Hakikat Pendidikan a. c.Pencapaian tujuan tersebut terlaksana dalam suatu proses dimana di perlukan bimbingan yang terencana.Dimensi Produktif b.teratur dan sistematis. B. 5.Pendidikan merupakan kiat dalam menerapkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan tekhnologi bagi pembentukan manusia seutuhnya.Dimensi demokratik 2.Menurut UU Sisdiknas No.Kegiatan tersebut terselenggara dalam jalur pendidikan di sekolah dan pendidikan di luar sekolah. d.4.

4. A. Ciri-ciri umum sitem terbuka adalah sbb: 1. 9.Dalam system terdapat dalam keadaan statis dan keseimbangan intern(omaestatis )yang dinamis.Pertemuan ke IV C.Faktor tujuan yaitu: Tujuan merupakan factor pendidikan yang berperan penting yang diinginkan pendidik untuk dicapai oleh peserta didik.Sistem bergerak menuju kepada peranan-peranan yang makin berdiferensisasi.Faktor Pendidik yaitu: .Sistem merupakan rangkaian peristiwa atau kejadian yang terus berlangsung. 3.Faktor-faktor Pendidikan 1.Memberikan hasil kepada lingkungan.Mengambil energi atau(masukan)dari lingkungan. 8. 6.Untuk dapat hidup terus sistem harus bergerak melawan proses ntrhopy/kehancuran. 7. 5.Masukan system tidak hanya hal-hal yang bersifat material. 2.Mentransformasikan energy yang tersedia.Sistem dapat mencapai keadan akhir yang sama dengan kondisi awal yang berbeda dengan pencapaian yang tidak sama. 2.Pendidikan sebagai Sistem Pendekatan sitem dalam pendidikan dimaksudkan untuk memaksimalkan pencapaian tujuan yang telah di tetapkan Pendidikan adalah karya bersama yang berlangsung dalam suatu pola kehidupan masyarakat tertentu.

Subjek didik a.Berdasarkan hal kita dapar membedakan pendidik itu dalam dua kata gori: A: Pendidik menurut kodrat yaitu orang tua B: Pendidik menurut jabatan yaitu guru Hubungan edukatif mengandung dua unsure dasar yaitu: A.Metode adalah cara yang berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan.unsur kesadaran akan tanggung jawab dari pendidik untuk menentukan perkembangan anak Sifat-sifat yang normative baik sebagai kelanjutan dari sikap orang tua pada umum nya antara lain : a.Subjek didik pada dasarnya merupakan insan yang aktif. .Metode dan Alat Pendidikan a.kasih sayang kepada subjek didik b. d.Isi Materi Pendidikan Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai ada criteria atau syarat utama yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan yaitu: a.tanggung jawab kepada tugas mendidik 3.Subjek didik memiliki potensi baik fisik maupun psikologis.Subjek didik bertanggung jawab atas pendidikannya sendiri. c.Bahan/materi harus sesuai dengan karakteristik perkembangan subyek didik. 4.Subjek didik memerlukan pembinaan individual.unsur kasih sayang orang tua terhadap anak b. b. 5.Bahan/materi harus sesuai dan menunjang tercapainya tujuan. b.

Tujuan yang ingin di capai:mungkin metode yang lebih tepat adalah menggunakan metode demonstrasi.simulasi atau bermain peran.Faktor Guru:Ada metode yang berhasil dilakukan oleh seorang guru.Alat pendidikan yang bersifat tindakan yaitu:berupa upaya atau siasat dalam kaitan dengan kewibawaan. Pemilihan alat pendidikan yang akan diogunakan untuk mempertimbangkan beberapa hal antara lain: a)Situasi hubungan antara guru dengan murid.maupun dimasa yang akan datang. 2. d)Penggunaan ancaman dan hukuman haruslah hati-hati dan bijaksana. c)Pada anak yang normal sebaiknya digunakan tindakan yang preventif.Metode dapat dipergunakan atau kurang tepat ditentukan oleh beberapa faktor yaitu: 1. .tetapi belum tentu berhasil oleh guru lain.Faktor alat-alat pendidikan 1. 3.Alat pendidikan yang merupakan keberadaan Adapun alat bantu/sarana pendidikan mempunyai beberapa fungsi yaitu: a)Merekam:memproduksi peristiwa yang terjadi baik pada saat ini. b. b)Perbedaan sifat dan tabiaat murid juga harus diperhatikan. c)Stimulatif:meningkatkan motivasi murid.karena dalam metode ini semua murid dapat aktif.Faktor murid(peserta didik):dapat digunakan metode diskusi. 2. b)Manipulatif:pengamatan terhadap peristiwa yang secara wajar tidak dapat diamati.

air.yang berada di luar diri anak yang bukan manusia.gedung.engingatkan murid padahal-hal yang telah dipelajari sebelum memulai pelajaran baru.Lingkungan Pendidikan a.Lingkungan Alam adalah sesuatu yang ada didunia ini. g)Evaluatif:menginterprestasikan respon murid sehubungan dengan variable termasuk kepribadian dan potensinya. e)Mengingkatkan kembali:.dan rumah. f)Mengaktifkan respon murid:alat bantu merangsang murid untuk melakukan sesuatu yang diinginkannya.Keluarga b.iklim. Menurut tempat pelaksanaan pendidikan lingkungan di bedakan atas: a.baik secara langsung ataupun tidak langsung.seperti binatang.Lingkungan Sosial adalah semua manusia yang berada diluar diri seseorang yang dapat mempengaruhi diri orang tersebut.Masyarakat .Sekolah c.d)Memperagakan:misalnya memberikan contoh agar murid menerima rangsangan. h)Umpan Balik:mendorong murid untuk memperbaiki/mengubah tingkah laku. b. 6.tumbuhan.

Pengantar Pendidikan Jakarta:Dikti.1988. Undang-undang RI no 2 tahun 1989.dan kawan-kawan. Zahara Idris. 1985. Langeveld.Kuntoro.1987.Paedagogik Teoritis sistematik.Pengantar Pendidikan.M. Prayitno 2000 Hak dan Kewajiban Pendidikan Anak: padang jurusan BK INP Rakajoni.Bandung:Epsilon Group.DAFTAR PUSTAKA Depdikbud.1987. .Pengantar Ilmu Pendidikan Sistematis.Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.1994.dan Lisma Jarnal.Jakarta depdikbud. Driyarkarta.1980 Tentang Pendidikan Yogyakarta.J.1989.Buku II dasar ilmu pendidikan Jakarta 1998.Tidak bertahun. KI Hajar dewantara.Semarang FIP-IKIP. Umar Titoharjo dan Ha Sulon. Satmoko.1960.Wawasan Pendidikan Guru. 1981. Sutari Imam Barnadik. Wens Tanlain.yayasan kanisius.Jakarta:Aptik.Yogyakarta:Andi Offset. Sodiq A. Pendidikan Yogyakarta: majelis luhur perstuan taman siswa. Tamsik Udin.Kumpulan Diktat Dasar-Dasar Kependidikan.Dimensi Manusia dalam Pemikiran Pendidikan .tentang system pendidikan nasional.Bandung:Angkasa.1992.Yogyakarta:Nurcahaya.1985.Jakarta: Depdikbud.Ilmu Pendidikan SPG/KPG/SGO. Materi dasar pendidikan program akta mengajar V .dan kawan-kawan.Yogyakarta:FIP-IKIP Yogyakarta.

dilihat dari pendidikan sebagai suatu system.BAB III Lingkungan Pendidikan Pertemuan ke V Pendahuluan Lingkungan merupakan salah satu unsure komponen pendidikan.Pengertian lingkungan Lingkungan meliputi semua kondisi dalam dunia ini yang dengan cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita.pengaruh timbale balik antara jenis lingkungan terhadap pendidikan anak.perkembangan Lingkungan adalah segala sesuatu yang mempengaruhi individu.lingkungan merupakan masukan yang ikut menentukan dalam proses pendidikan dan selanjutnya akan mewarnai hasil pendidikan itu.sesuatu yang mempengaruhi itu mungkin berasal dari dalam diri individu dan mungkin pula berasal dari luar dari individu . fungsi lingkungan pendidikan 3. pokok materi yang perlu dikaji adalah: 1.pertumbuhan.pengertian lingkuan pendidikan 2. Diharapkan setelah kajian ini berakhir para mahasiswa calon pendidikan/pembaca memahami apa yang dimaksud dengan fungsinya untuk mencapai harapan tersebut. A.jenis-jenis lingkungan pendidikan 4.

Lingkungan masyarakat Masyarakat adalah salah satu lingkungan pendidikan yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan pribadi seseorang.keluarga itu dapat terbentuk nucleus family ataupun keluarga yang terdiri dari ayah ibu anak paman tante kakek nenek adik?ipar.pusat kebudayaan 3.Lingkungan sekolahan Adalah merupakan suatu hal yang tidak bias dibungkiri lagi.lingkungan dapat terdiri dari lingkungan dalam dan lingkungan luar.keluarga tidak mungkin lagi dapat memenuhi semua keperluan dan apresiasi generasi muda akan pendidikan semakin maju.Kelurga Keluarga adalah merupakan pengelompokan primer yang terdiri dari sejumlah orang yang mempunyai pertalian darah. 3. Tugas sekolah dalam menyiapkan anak untuk kehidupan masyarakat.masyarakat mempunyai .karena kemajuan zaman perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi.Fungsi lingkungan Fungsi lingkungan tergantung pada jeni lingkungan tersebut sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan berfungsi antara lain sebagai berikut 1 pusat pendidikan formal 2.lembaga sosial C. Jenis-jenis lingkungan Dari segi pengertian.B. 2.sekolah bukan semata-mata sebagai konsumen.masing-masing jenis tersebut dapat pula dirinci menjadi jenis yang lebih kecil 1.tetapi ia juga sebagai produsen dan pemberi jasa terhadterhadap perkembangan anak didiknya.pembantu dan lain-lain.

lingkungan.proses perkembangan dan anugrah.dan melatih dalam suasana belajar. D. .Pengaruh timbal balik antara ke tiga Lingkungan Pendidikan terhadap Perkembangan Peserta didik.mengajar. Tumbuh kembangnya anak biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: Hereditas.kaitan antara masyarakat dan pendidikan.khusus untuk lingkungan tripusat pendidikan itulah yang menentukan baik secara sendiri maupun secara bersama-sama.peranan yang penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.dan proses pembelajaran.terutama dalam melakukankegiatan pendidikan dalam membimbing.

Umar la Sulo.(buku II A).1987.Pengantar Dasar-Dasar Kependidikan.Daftar Pustaka Depdikbud. . Tirta Rahardja. Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V.Z.Dasar-dasar Pendidikan.Surabaya:Usaha Nasional.Jamal. Idris.Bandung.Jakarta P3MTK. Tim Dosen IKIP malang.Jakarta PPIPT Depdikbud.Pengantar Pendidikan. 1982/1983.L. 1987.1994.Angkasa.

tuntutan dan kebutuhan masa kini. c.naturalisme.1970)hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendidikan adalah: a.perintah atau nasehat. A.asal katanya:empiri berarti pengalaman . Menurut Jhon Locke(dalam Blishen.aliran ini dipelopori oleh Jhon Locke(1632-1704).BAB IV ALIRAN-ALIRAN PENDIDIKAN DAN IMPLIKASI TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN Pertemuan VI dan VII Pendahuluan Pemahaman tentang aliran-aliran pendidikan ini akan membekali tenaga pendidikan dengan wawasan kesejarahan yakni:kemampuan memahami kaitan antara pengalaman-pengalaman masa lampau.dan konvergensi) 1)Aliran Empirisme Empirisme berasal dari bahasa latin.serta perkiraan/antisipasi dimasa yang akan datang.nativisme.Anak didik harus diamati dari dekat untuk melihat: .Aliran Klasik Pemahaman tentang aliran-aliran klasik ada beberapa pendapat yang berbeda mulai dari yang optimis sampai dengan pesimis.Pembiasaan dan latihan lebih penting dari pada peraturan.Pendidikan harus di berikan sejak awal mungkin. Aliran yang termasuk aliran klasik(empiris. b.

dan pembawaan.Aliran ini dipelopori oleh Sckophenhauer seorang filosof dari jerman yang hidup dalam tahun 1788-1880.kecendrungannya mengikuti orang tua tanpa merusak semangat anak itu. Dia berpendapat:pendidikan adalah membiarkan seseorang tumbuh berdasarkan pembawaannya.J Rousseau (1712-1778).tabiat.La Nouvelle Heloise b. 3)Aliran Naturalisme Naturalisme berasal dari bahasa latin dari kata nature artinya alam. e.Aliran ini dipelopori oleh J.Confession . Pelopor aliran ini menulis beberapa buah buku yaitu: a.1.sebab lingkungan tidak akan berdaya dalam mempengaruhi perkembangan.Le Constract Sosial c. 3. 2)Aliran Navitisme Navitisme berasal dari bahasa latin.aliran ini dinamakan juga Nagativisme yang berarti meragukan pendidikan untuk perkembangan seseorang karena ia dilahirkan dengan pembawaan yang baik.Pelajaran disekolah jangan sampai menjadi beban bagi anak.filosof kebangsaan Perancis.dan pendidikan tidak berpengaruh sama sekali terhadap perkembangan seseorang.apa yang paling tepat pada anak sesuai dengan umurnya dan tingkat perkembangan nya. Bagi navitisme lingkungan sekitar tidak ada artinya.Anak harus dianggap sebagai makhluk rasional. 2. d.hasrat-hasratnya yang amat kuat.asal katanya natives berarti terlahir.

Pendidikan diartikan sebagai pertolongan c. b.Yang membatasi hasil pendidikan adalah pembawaan dan lingkungan.seorang ahli pendidikan bangsa belanda menekankanbahwa didalam pelaksanaannya pengajaran yang amat penting ialah suasananya. Jadi menurut teori konvegerensi: a.Metode Global .Aliran ini mempertemukan atau mengawinkan 2 aliran yang berlawanan antara navitisme dan empirisme.Aliran Konvergensi Konvergensi berasal dari bahasa inggris asal katanya convergency artinya pertemuan pada suatu titik. 2.Gerakan Baru Pendidikan dan Pengaruhnya terhadap pelaksanaan di Indonesia 1. B. -Menetapkan tujuan -Persiapan yang dilakukan -jika langkah persiapan telah dilakukan dengan baik.4.Pendidikan mungkin dilaksanakan.Aliran ini dipelopori oleh William Stern seolang ahli pendidikan bangsa Jerman dalam tahun(1871-1937).Lighart (1859-1916). -langkah pengolahan tidak harus dilakukan diluar proses kegiatan. Pengembangan pengajaran alam sekitar Slah seorang tokoh ialah J.pelaksanaan pengamatan biasanya dapat berjalan dengan lancer.Pengajaran Alam Sekitar Langkah-langkah pengajaran alam sekitar.Pengajaran Pusat Perhatian a.

sekolah-sekolah perindustrian 2.bahasa dan tangan atau ketrampilan kerja tangan Tujuan Sekolah Kerja a.ingatan. b. d.anak didorong dan dirangsang untuk selalu aktif.Agar anak dapat memiliki kemampuan atau kemanhiran tertentu c.pengajaran didasarkan atas kebutuhan anak.maka pengajaran harus disesuaikan dengan minat-minat tersebut.dalam mengajarkan membaca dan menulis lebih mudah mengajarkan dengan kalimat dari pada huruf-huruf secara tersendiri. 3.hubungan keseluruhan antara bagian itu adalah hubungan simbolis.Centre d interst(pusat-pusat minat) anak-anak mempunyai minat yang spontan atau sewajarnya.agar anak dapat memiliki pekerjaan atau persiapan jabatan Karena banyaknya macam pekerjaan yang menjadi pusat pelajaran maka dibagi menjadi 3 golongan besar yaitu: 1.Menambah pengetahuan anak b. Menurut J.A.setiap bahan pelajaran harus merupakan suatu keseluruhan(totalitas) c.Comenius (1592-1670)menekankan agar pendidikan mengembangkan pikiran.anak-anak mengamati dan mengingat secara global(keseluruhan).harus ada hubungan kerja sama yang erat antara rumah dan sekolah. b.sekolah-sekolah perdagangan . Asas-asas Pengajaran Pusat Perhatian a. e.Sekolah Kerja.

sekolah kerja sosiologis digerakkan oleh G.dalam pengajaran proyek anak bebas menentukan pilihannya dalam pekerjaan atau merancang mimpinya. g.3.sekolah kerja merupakan sekumpulan masyarakat kecil Macam-macam sekolah kerja a.dinamakan sekolah kerja psikologis.bangsa jerman menekan kan pengembangan kepribadian anak.Gaudig(1890-1923).sekolah-sekolah rumah tangga Dasar-dasar sekolah kerja b. Dasar filsofis dan pedagogis dari pengajaran proyek diletakkan oleh Jhon Dewey(1859-1952)namun pelaksanaannya diikuti oleh pengikutnya yaitu W.sekolah kerja tidak mementingkan pengetahuan siap yang bersifat hafalan melainkan pengetahuan fungsional untuk berprakarsa dan mencipta.Deckroly.kecerdasa tidak dapat diberikan dengan memberitahukan h.Kilpatrick.pusat kegiatan pendidikan dan pengajaran ialah anak d.sekolah keja yang dipelopori oleh H. d. 4. b.H.Pengajaran Proyek.sekolah mendidik anak menjadi pribadi yang berani bertanggung jawab e.Kereschensteiner (1854-1932). didalam sekolah kerja anak aktif berbuat c. c.Jhon Dewey aliran pendidikan sosial modern menekankan secara seimbang peranan individu dan masyarakat.sekolah kerja yang didasarkan atas konsepsi O. Langkah-langkah pokok pengerjaan proyek .bahan pelajaran disusun dalam suatu keseluruhan(totalitas) f.

Perguruan Taman Siswa. 1)Setiap orang ber hak mengatur dirinya sendiri 2)Pendidikan yang diberikan kepada anak hendaklah dapat menjadikan manusia yang merdeka batinnya 3)Pendidikan hendaklah didasarkan atas keadaan danbudaya Indonesia 4)Pendidikan harus diberikan kepada seluruh rakyat tanpa terkecuali 5)untuk mencapai azas kemerdekaan maka kita harus bekerja 6)oleh karena itu bersandar pada kekuasaan sendiri 7)Pendidik hendaklah mendidik anak dengan sepenuh hati.Persiapan b.disuatu masyarakat atau Negara tertentu namun atas pokoknya menjiwai kebijakan-kebijakan pendidikan dalam masyarakat atau Negara itu. Azas Taman Siswa.a. Pertemuan VIII C.Penilaian Pengaruh gerakan baru dalam Pendidikan terhadap Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Mungkin saja gerakan-gerakan itu tidak diadopsi seutuhnya.Kegiatan Belajar c. Dasar-Dasar Taman Siswa (1947) .Lembaga Pendidikan yang Berjiwa Nasional Sebelum Kemerdekaan 1.

Bobot:menganjurkan pemilihan yang seksama menentukan calon anak menantu.Perguruan Muhamadiyah a.Latar belakang berdirinya Pendidikan Muhamadiyah .jenis-jenis Pendidikan Taman Siswa f. Semboyan Taman Siswa 1)Suci Tata Ngesti Tunggal:kesucian batin dan teraturnya hidup lahiriah kita mengejar kesempurnaan 2)Bibit.Tujuan Perguruan Taman Siswa.1)Kebudayaan 2)Kemerdekaan 3)Kodrat Alam 4)Kemanusiaan 5)Kebangsaan c.Bebet.anak menyehatkan keturunan 3)Ing Ngarso Sung Tulodo.Ing Madya Mangun Karso:Tut wuri Handayani Lebih baik mati terhormat dari pada hidup nista:tingkah laku dan budi luhur harus ditumbuhkan 5)Rawe-rawe Rantas Malang-malang punting:segala sesuatu yang merintangi akan hancur.jika mempunyai kemauan yang teguh 6)Neng-Ning-Nung-Nang:ketenangan menimbulkan fikiran jernih yang menuju kepuasan batin dan membawa kemenagan e.Hasil-Hasil yang dicapai Taman Siswa 2. Tujuannya adalah menciptakan manusia merdeka lahir dan batin.

Dasar Pendidikan Muhamadiyah 1)tajdid 2)Kemasyarakatan 3)Aktivitas 4)Kreativitas 5)Optimisme f.1.Kemunduran dalam pendidikan islam 4.Fungsi Pendidikan Muhamadiyah g. 1.Alim dalam ilmu-ilmu dunia 3)Bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya e.Hasil-hasil Belajar yang dicapai pendidikan Muhamadiyah 3.Azas Pendidikan Muhamadiyah c.Ruang INS Kayu Tanam a.Muhammad Syafei dilahirkan di Kalimantan Barat pada tahun1893.sedangkan ayahnya sudah meninggal.Kemajuan zending Kristen dan Misi Khatolik b.Riwayat Hidup Muhammad Syafei.sebenarnya kelahiran .Kebijakan dalam bidang hokum fiqh 3.ibunya bernama syafiah.Cita-cita Pendidikan 1)Baik Budi Alim dan Beragama 2)Luas Pandangan.Tujuan dan target pendidikan Muhamadiyah d.Kerusakan dibidang kepercayaan atau agama(aqidah umat islam) 2.

Program Pendidikan Asrama .latar belakang berdirinya Diniyah Putri diniyah school didirikan pada tahun 1915 oleh Zainuddin Labay b. c.pada tanggal 31 mei 1922 ia pergi kebelanda sebagai guru dan penggemar seni. b.Tujuan Pendidikan Diniyah Putri Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran berdasarkan Islam dengan tujuan untuk membentuk putrid yang berjiwa islam.Cara mencapai Tujuan Pendidikan e.Azas Ruang Pendidikan INS Kayu Tanam. d.Tujuan Pendidikan INS Kayu Tanam.syafei tidak diketahui tanggalnya tetapi diperkirakan saja oleh Marah Sutan yaitu ayah angkatnya yang membesarkannya pada tanggal 31 oktober 1893.pada saat ia diangkat menjadi anak oleh Marah Sutan dan istrinya Chalidjah.Dasar Pendidikan Diniyah Putri Didasarkan pada ajaran islam dengan berpedoman pada Al-Qur an dan Sunnah.segala perkakas sekolah adalah hasil karya muridmuridnya. c.Pada tahun 1946 ia menjadi Mentri PP dan K Dalam Kabinet Syahrir kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung.setelah tamat disekolah guru bukittinggi ia bekerja sebagai guru di sekolah Kartini di Jakarta selama 8 tahun.Dan pada tahun 1950 ia menjadi anggota parlemen .dan ibu pendidikan yang cakap dan aktif.Usaha-usaha ruang Pendidikan INS Kayu Tanam 4. d.dan akhirnya pada tanggal 5 Maret 1969 ia meninggal dunia di padang dalam usia 73 tahun.Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang a.pada tanggal 31 oktober 1926 ia diserahi tugas memimpin sekolah di Kayu Tanam.

Melatih anak didik bagaimana cara hidup bermasyarakat. Sekolah Diniyah Putri Menengah Pertama 7. g. Sekolah Diniyah Putri Bagian B 6.Sekolah Menyesal 2.Jenis Pendidikan 1.dan mempraktekkan semua ilmu yang telah dipelajari pada pagi hari.tidak mau dibujuk bahkan tidak mau kompromi dengan pemerintah belanda.Sikap Perguruan terhadap Pemerintahan Belanda Rahmah El Yunusiah.sehingga tawaran untuk menjadi sekolah negri ditolak.Perguruan Tinggi Diniyah Putri .Sekolah Diniyah Putri Rendah 4.memimpin. f.Sekolah Kuliyatul Mu alimat AL-Islamiyah 8.Sekolah Diniyah Putri Bagian A 5.serta dipimpin.Sekolah Taman Kanak-kanak 3.

1985. Navis. Lasulo.Bandung:Armico.(Cetakan Kedua).Cita dan Citra Muhamadiyah:Pendidikan Muhamadiyah dilihat dari Perspektif Islam Jakarta:Pustaka Panjimas.Jakarta:PT Grasindo.Jakarta Ahmadi.1962.Daftar Pustaka Departemen Penerangan.A.A.Jakarta:P3TK Dirjen Dikti Depdikbud Majelis luhur Taman Siswa.1994. Karya Ki Hadjar Dewantara.Filsfat dan Strategi Pendidikan M.Pengantar Pendidikan. Rusli Karim dalam Yunan Yusuf.Makin Lama Makin Cinta:Muhamadiyah Setengah Abad.Pendidikan dan Pembangunan:50 Tahun Taman Siswa.dkk.1996.Karya Ki Hadjar Dewantara. Yogyakart.Pendidikan Dari Masa ke Masa.A.Syafei:Ruang Pendidik INS Kayu Tanam.1976.Umar. Zahara Idris dan Lisma Jamal.Bagian Pertama:Pendidikan.Titarahardja.Yogyakarta:Majlis Luhur Taman Siswa.1992.1977.Pengantar Pendidikan(Jilid 1 dan 2).1987.Jakarta:Grasindo .

Pembinaan generasi Muda A. 2.Pengembangan Kebudayaan f.Permasalahan efisiensi dan Efektivitas Pendidikan .BAB V Permasalahan Pendidikan Pertemuan IX Ujian Smester Pertemuan X Permasalahan Pendidikan Pendahuluan a.Perluasan dan Pemerataan kesempatan mengikuti pendidikan b.Masalah pokok pendidikan 1. 3.Peningkatan Relevensi Pendidikan d.Masalah pemerataan pendidikan Permasalahannya ialah bagaimana system pendidikan dikelola sehingga dapat menyediakan kesempatan yang seluas luasnya bagi seluruh warga Negara memperoleh pendidikan.Peningkatan mutu Pendidikan c.Masalah mutu pendidikan Mutu pendidikan umumnya dilihat dari hasil (output)pendidikan adalah kadar ketercapaian tujuan Kadar ketercapaian tujuan tergantung pada unit atau lembaga penyelenggaraan pendidikan tersebut.Peningkatan efisiensi dan efektifitas Pendidikan e.

1. C.a.Pengaruh IPTEK a.TEK(Tekhnologi) ex:Teknologi baru yang digunakan dalam suatu proses produksi akan menimbulkan kondisi ekonomi sosial baru c.IP(Ilmu Pengetahuan) Berkembangnya IP(Science)apakah bidang sosial.ekonomi.Masalah Relevensi Pendidikan Ialah bila sistem pendidikan dapat menghasilkan out put(keluaran) yang sesuai dengan pembangunan B.Efisiensi ialah bila penyelenggaraan pendidikan tersebut hemat waktu.S(Seni) .pertanian akan membawa masalah dalam bidang pendidikan Ex:Materi/Bahan pelajaran yang terdapat dalam kurikulum sudah harus di ubah/disesuaikan.hukum.dan biaya tetapi produktivitas(hasil)optimal.mungkin pada suatu situasi /kondisi muncul secara serempak meskipun dalam bobot yang berbeda. b.tenaga.Efektivitas ialah hasil yang dicapai sesuai dengan rencana/program yang dibuat sebelumnya(tepat guna) 4.Saling Kait antar Masalah Dalam kenyataanya di dalam lapangan masalah tersebut saling terkait.Faktor-faktor yang mempengaruhi Berkembangnya permasalahan Pendidikan. b.

Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan. Masyarakat kita yang umumnya berada di daerah terpencil.Aspirasi Masyarakat Kecendrungan aspirasi masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun sudah terlihat 4.Penanggulangan Permasalahan Pendidikan 1.Aktivitas Kesenian mempunyai andil yang cukup besar dalam membentuk manusia Indonesia seutuhnya(tujuan Pendidikan).yang ekonominya lemah. 2.Sistem Pendidikan meningkatkan peran/fungsinya .dan kurangnya terdidik akan mengalami keterbelakangan budaya dan sarana kehidupan c.misalnya Pemerataan.Pendidikan harus senantiasa di perbaharui 2. 3.Pendidikan(bersama bidang terkait) 3.Aspirasi Masyarakat terhadap pendidikan 4.Laju Pertumbuhan Penduduk Akan menyebabkan berkembangnya masalah pendidikan.

Umar la Sulo.1982/1983.1994.Materi Dasar Program Pendidikan Akta Mengajar V.Surabaya:Usaha Nasional .(Buku II A).P3MTK Dirjen Dikti Depdikbud.Jakarta.Jakarta PPIPT Depdikbud. Tirta Rahardja.Daftar Pustaka Depdikbud .1987.Pengantar Dasar-Dasar Kependidikan.Pengantar Pendidikan. Tim Dosen IKIP Malang.

Ketenagaan Pendidikan Tenaga pendidikan yang ber status guru/dosen harus keluaran pendidikan tertinggi.tenaga pendidikan non guru seperti petugas /guru pembimbing. 1.Inovasi dalam kurikulm . 5.Dana Kebutuhan dan penyelenggara pendidikan kelihatannya semakin meningkat.Program dan Pengelolaan Pendidikan Program pengelolaan pendidikan secara ekplisit dicantumkan pada UU pokok pendekatan terbaru(UU.Tahun 2003 Tentang SPN) 2. 4.VI UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN NASIONAL Pertemuan ke XI Pendahuluan a.Mengusahakan terselenggaranya kependidikan sekolah maupun luar sekolah bagi setiap warga Negara.Mengejar ketinggalan-ketinggalan yang dihasilkan oleh kemajuan-kemajuan ilmu dan teknologi b.No 20. 3.karena biaya pendidikan semakin mahal.Proses Pembelajaran Pendidikan Non-Formal Pendidikan non formal merupakan pendidikan yang didirikan dan dikelola oleh masyarakat sebagai lembaga pendidikannya.BAB.

dan ekstrakurikuler.prinsip pengembangan 1)Prinsip relevansi 2)Pendekatan Pengembangan 3)Perkembangan masyarakat 4)Pengembangan kurikulum 5)Guna tercapai tujuan c.prinsip berorientasi pada tujuan d.kokurikuler.fakta empiris 3.1.landasan pengembangan 1.prinsip fleksibilitas program b.Kurikulum 1968 2.nilai dasar (basic valui) 2.prinsip pendidikan seumur hidup 3.prinsip kontinuitas e.Kurikulum 1975 Prinsip-prinsip kurikulum 1975 adalah: a.segi teoritis b.Kegiatan kurikulum 1)ada 3 bentuk kegiatan kurikuler:intrakurikuler.prinsip efisiensi dan efektifitas c. .kurikulum 1984 Korakteristik 1984 adalah: a.

Latar belakang b.Sistem Penilaian f.Pendekatan dalam proses belajar mengajar e.Kurikulum Berbasis Kompetensi f.meningkatkan hasil belajar siswa e strategi 6.Sistem Kridit a)Pengukur beban siswa b)Pencerminan dari perolehan tentang pengetahuan/ketrampilan tertentu dalam waktu tertentu.meningkatkan efektifitas dan kalitas pembelajaran d.Kurikulum 1994 5Kurikulum Suplemen a.sistem persekolahan 1.tujuan c.SD Pamog 2. c)Pengakuan atas penyelesaian suatu program studi pada tingkat smester.2)kegiatan intrakurikuler dilaksanakan sesuai dengan program 3)kegiatan kokurikuler diluar struktur program 4)kegiatan ekstrakurikuler terutama ditunjukkan untuk keperluan pembinaan bakat d. 4.SD Kecil .

Proyek perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) 5. .Pengertian yaitu:suatu cara dalam proses belajar yang menuntut siswa untuk menguasai materi pelajaran secara tuntas dengan hasil yang memuaskan.Karakteristik d.Belajar tuntas a.Tujuan bertujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk mencapai angka tertinggi dengan menguasai bahan pelajaran secara tuntas c. b.Penerapan eSiswa mengerjakan tes e.Inovasi dalam pendekatan belajar mengajar 1.3.SMP Terbuka 4.Universitas terbuka 6.Pendidikan Pesantren g.Peranan guru sbb: -Memberikan Pengarahan mengenai teknik belajar dengan sistem modu.Peranan siswa sbb: -Mengerjakan tugas nya masing-masing(individu).Peranan guru dan siswa 1. 2.Sekolah unggul 7. -Memberikan penjelasan apabila siswa menemui kesulitan.

2.Penerapan e.Tujuan Agar siswa aktif dalam proses belajar sehingga mampu untuk mengubah prilaku/tingkah lakunya secara lebih efektif dan efisisen. Karakteristik 1)Kegiatan kelas menantang siswa melakukan kegiatan belajar secara bebas tetapi terkendali.Cara Belajar siswa aktif a. -Menampilkan berbagai usaha /kreativitas belajar hingga mencapai keberhasilan. 2)Guru tidak mendominasi pembicaraan tetapi lebih banyak memberikan rangsangan berpikir bagi siswa. -Tidak mendominasi kegiatan belajar siswa Sedangkan Peranan siwa -Keluasan melakukan sesuatu hal tersebut diatas tanpa tekanan pihak lain.mengoptimalisasikan kegiatan siswa dalam proses belajar b. 3)Guru menyediakan atau mengusahakan sumber bagi siswa.Pengertian Suatu cara/usaha mempertinggi. .salah satunya kegiatan kerja dalam bentuk kelompok atau diskusi. Diantaranya:-mendodrong membina gairah belajar dan partisipasi siswa secara aktif. c.Peranan Guru dan siswa. 4)Kegiatan kerja siswa bervariasi.-Melaksanakan tes setiap akhir kegiatan. d.

Siswa merencanakan penelitian guna memperoleh fakta yang valid.Pendekatan yang mengacu kepada bagaimana belajar.Mendorong siswa untuk memecahkan masalah yang dirasakan. b.tujuan Memberikan ketrampilan praktis yang akan dihadapi setiap orang didalam kehidupan. 3.Siswa berusaha mencari hubungan sebab akibat.Ketrampilan Proses a.3. 2.Penerapan 1.Peranan Guru. 3.Peran guru dan siswa a. e.Peranan siswa . c.Karakteristik 1.SIswa aktif melakukan observasi untuk meneliti suatu permasalahan.Menyiapkan situas yang menggiring siswa untuk bertanya.Mengajak guru /Pembina untuk ikut berperan aktif mengembangkan CBSA 2.dan apa yang ia pelajari. -Menyusun tujuan pengajaran -Memberi pengaturan waktu -Pengaturan ruang belajar/kelas -Pengaturan siswa dalam nbelajar b.sekaligus untuk mengembangkan pemahamannya tentang konsep yang dipelajari. d.

Menerima input.Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan. . 2.serta tanggap dalam berbagai permasalahan H. 3.Blissmer)Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas sbb: 1.-Membantu teman /kelompok dalam memecahkan masalah -Berperan aktif dalam berbagai diskusi -Berpikir kritis.Contoh inovasi dalam penggunaan Teknologi Komputer Menurut buku Computer Annual(Robert H.Menyediakan out put dalam bentuk informasi. 4.Memproses input sesuai dengan programnya.

Tirtarahaja.Jakarta.Tand Aburdene.Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren.Megatrends 2000.1973. Massuhu.FIP-IKIP Padang Shane.1994.Defusi Inovasi Pendidikan.Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Kewarganegaraan.1999.1992.Jakarta.Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan.Jakarta. .1994.Singgalang tanggal 31 Agustus 2002 Naisbit.Kurikulum Berbasis Kompetensi.Pengantar Pendidikan Bandung Angkasa.Arti Pendidikan Bagi Masa Depan(terjemahan Moh Ansyar)Jakarta Pustekom Depdikbud Depdiknas.1990.Kompetensi Tamatan Pendidikan Dasar dan Menengah.Umar dan La Sulo.Pengantar Pendidikan. Zelhendri Zen.2001.Lisma Jamal.P.Kelompok ahli Bidang Perencanaan Sosial Ekonomi.Sumatera Barat.Daftar Pustaka Agusfidar Nasution.Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan.1995.Inovasi Pendidikan Padang.2002.AG.Padang FIP-UNP. Sutjipto.Jakarta Binarupa Aksara. Syofyan Kudin.2001.Draft Memorondum Pandangan.Jakarta. Depdiknas.P3MTK Dirjen Dikti Depdikbud Zahara Idris.1988.

dan spiritual b.Adil dan Makmur yang merata materil.yang diartikan Pendidikan Nasional dalam suatu bangsa.BAB VII Sistem Pendidikan Nasional PertemuanXII A.(1963) Pendidikan Nasional adalah:Suatu system pendidikanyang berlandaskan dan dijiwai oleh suatu filsafah hidup suatu bangsa dan bertujuan untuk mengabdikan pada kepentingan dan cita-cita nasional bangsa tersebut.demi kelangsungan hidup dan cita-cita bangsa.modern dengan memiliki institusi-institusi yang mantap dan teknologi maju c.keseimbangan .keserasian.Pembangunan Nasional.berdasarkan pada filsafat budaya bangsa. Dalam UUSPN Bab 1 ayat 2 Pendidikan nasional adalahPendidikan bangdsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang ber akar pada nilai-nilai Agama.Sistem Pendidikan Nasional Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan pendidikan nasiona? Menurut Sunarya W. Ciri-ciri antara lain sbb a.kebudayaan Nasional Indonesia.dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Konsep tentang Pendidikan Nasional Indonesia adalah: 1.Berazaskan kekeluargaan yang didalam nya berlangsung keselarasan.

belum mantap nya perkembangan.dan UUD 1945 c.Majemuk dalam suku. d.Memudahkan Peserta didik memperoleh Pendidikan.budaya.Humanisasi dalam rangka mencapai manusia Indonesia seutuhnya 6.dll. 4. 5.Profesionalisasi dalam rangka menumbuhkan manusia pembangunan d.Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional . 8.Hasil yang diharapkan adalah Manusia yang bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 9.kebodohan.Proses Sosialisasi antara lain: a. 3.Sumber masukan system pendidikan nasional adalah masyarakat cirri-cirinya antara lain: a.Negara hokum berdasarkan Pancasila.ekonomi.yang masih belim mantap dan terpadu.Lahir melalui perjuangan melawan penjajah b.dalam menghadapi perkembangan.sosial.Menegaskan Penggunaan Bahasa Pengantar B. 7.Integrasi Nasional c.Mengatur bahwa masyarakat memiliki kebebasan.dan kemiskinan.agama.Sistem Pendidikan Nasional merupakan salah satu bagian /system dari pembangunan Nasional.Internalisasi nilai-nilai b.2.Pendidikan Nasional merupakan usaha sadar untuk membangun masyarakat Pancasila.

dan pendidikan tinggi.Hak dan Kewajiban Peserta Didik dan Pendidik Peserta didik dalam satuan pendidik berhak: a. b. 2.setiap peserta didik berkewajiban: a.jalur pendidikan luar sekolah 2.Kelembagaan jenjang dan Program Pendidikan a.Mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat. 3.Mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya. c.Pindah ke program Pendidikan pada satuan pendidik yang lain dan setara. f.Pendidikan umum dan kejuruan terdiri dari:pendidikan umum.menjaga norma pendidikan b. 1.Mendapatkan biaya Pendidikan bagi mereka yg orang tua nya kurang mampu e.minat dan kemampuan.ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan .Menyelesaikan program pendidikan sesuai dengankecepatan belajar masingmasing.Mendapat beasiswa bagi yang berprestasi d.Pendidikan adalah:Usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya.Satuan dan jalur Pendidikan Ada 2 jalur dalam satuan pendidikan a.jalur pendidikan sekolah b.dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.pendidikan menengah.

disamping perpustakaan seperti laboratorium d. Perpustakaan merupakan salah satu sumbe belajar.Kurikulum disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dengan mempertimbangkan tahap perkembangan peserta didik dan keserasianna dengan lingkungan.dan pengembang di bidang pendidikan.Sumberdaya Kependidikan dilakukan oleh masyarakat/keluarga pesera didik. c. .peneliti.ketentuan mengenai hak dan kewajiban.pengawas. b.pemilik.3.Warga Negara asing dapat menjadi peserta didik pada satuan pendidikan 4.Tenaga kependidikan Pengelola satuan pendidikan.

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.Daftar Pustaka Arbi Zanti dan Syahrun Syahmiar 1991.Surakarta:UNS Tirtahardjo Umar dan La Sulo 1994.W.Pengantar Pendidikan. Mudyhardjo Redjo dan kawan-kawan. Sumaryo.Jakarta:Depdikbud .1986.1969.Jakarta:P3TK Dikti Undang-Undang RI Nomor II Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional:Jakarta Depdikbud.Pendidikan Nasional.Dasar-Dasar Kependidikan:Jakarta P3TK Dikti Depdikbud.Buku Materi Pokok Dasar-Dasar Kependidikan:Jakarta Karuniko.

Landasan Filosofis Landasan yang berkaitan dengan makna atau hakekat pendidikan yang berusaha menelaah masalah-masalah pokok dalam pendidikan.sehubungan dengan itu. 3.1989.dan konseptual sehingga menghasilkan konsepsi-konsepsi mengenai kehidupan dunia. 2.Soedomo.artinya pendidikan tidakkan pernah terjadi apabila tidak ada interaksi antar individu.Landasan Pendidikan Secara singkat dapat dikatakan sebagai tempat bertumpu atau dasar dalam melakukakan analisis kritis terhadap kaidah-kaidah dan kenyataanya.maka landasan yang bersifat filsafat menelaah sesuatu secara menyeluruh.karena pendidikan dan kebudayaan mempunyai hubugan timbale balik.BAB VIII Landasan Asas-Asas Pendidikan Serta Penerapannya.radikal.kebudayaan dapat dilestarian .Landasan Sosiologis Pendidikan merupakan peristiwa sosial yang berlangsungdan latar interaksi sosial. 1. Pertemuan ke XIII DAN XIV A.1989/1990.satu hal yang dapat dipastikan ialah:bahwa pendidikan tidakkan pernah terjadi dalam kehampaan sosial.Moeliono.Landasan Kultural Adalah:bagian dari peristiwa budaya.landasan ini bersifat filsafat.

B.Azas Kemandirian dalam Belajar .Landasan ilmiah dan teknologi Pendidikan dengan ilmu pengetahuan teknologi.khususnya berkenaan dengan proses belajar manusia.dan in formal. 6.bersangkut paut dengan berbagai aspek manusiadan masyarakat.bahwa setiap orang ber hak mengatur dirinya sendiri dengan berpedoman kepada tata tertib kehidupan yang umum./dikembangkandengan jalan mewariskannyadari generasi ke generasi melalui pendidikan baik formal.kebijakan penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan dalam masyarakat perlu disalurkan oleh titik tumpu legalistic yang jelas dan syah. 5.dan seni(ipteks)mempunyai kaitan yang sangat erat.Azas B elajar Sepanjang Hayat yakni makhluk tidak peernah sempurna. 4..terutama tertuju pada pemahaman manusia.Landasan Legalistik Merupakan peristiwa multidimensi. 3.Azas Tut wuri Handayani Merupakan azas pendidikan Indonesia pada saat ini bersumber dari azas pendidikan Taman Siswa.landasan ini merupakan salah satu landasan yang amat penting dalam pendidikan.dikarenakan menjadi bagian utama dalam pendidikan terutama dalam bentuk pembelajaran. 2.azas ini bermakna.Azas azas Pokok pendidikan 1.non formal.ia selalu berkembang mengikuti perkembangan yang terjadi di lingkungan kehidupannya.Landasan Psikologis Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia.

artinya tidak jarang pendidik apakah itiu guru.diantaranya.dengan azas kemandirian dalam belajar. Kemajuan ilmu teknologi yang amat pesat menuntut orang untuk belajar terus menerus sepanjang hayatnya.dalam kegiatan pembelajaran yaitu metode ceramah.radio.orang tua. 3. 2.sebenarnya banyak sumber informasi yang di gunakan.agama. Dalam hal ini masih terdapat kcendrungan bahwa para pendidik masih terikat oleh penggunaan komunikasi satu arah.Peranan Pendidik Pendidik cenderung menggunakan komunikasi satu arah sering menempatkan dirinya sebagai orang yang paling dominan. C.televise.Baik azas tut wuri handayani.azas tut wuri handayani pada prinsipnya bertolak dngan asumsi kemampuan peserta didik untuk mandiri untuk belajar.Informator.oleh karena itu kemajuan teknologi maupun kemajuan transortasi dan komunikasi membuat dunia semakin sempit serta interaksi antar manusia.internet.media cetak.Masalah tujuan belajar.maupun belajar sepanjang hayat secara langsung erat kaitannya.perwujudan dalam belajar menempatkan pendidik sebagai:Fasilitator.Pendekatan komunikasi oleh Guru.dan satu-satunya sumber informasi adalah buku.Penerapan Azas-azas Pendidikan dalam kegiatan Pembelajaran 1.ras.dan asal usul.dan Motivator.dll. .sehubungan dengan itu tujuan belajar yang learning to know dan learning to do saja ternyata belum cukup.dosen sering menempat kan dirinya sebagaiorang yang serba tahu.semakin tinggi tanpa di batasi oleh perbedaan suku.

Malang:IKIP Malang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.Jakarta:Kerja sama Kompas Gramedia Tirtarahardja.1989/1990.1992.1989.Antor M.Umar dan Sulo.Kamus Besar Bahasa Indonesia.Pengantar Pendidikan.Jakarta:Ba-lai Pustaka Soedomo.Wayan (Ed).Bandung:Angkasa.Ketrampilan Berkomunikasi antar Pribadi. Idris.Pengantar Pendidikan.Zahara dan Jamal.Malang:IKIP Malang Seularto. Membenahi Strategi Pendidikan dalam Menuju Masyarakat Baru Indonesia.Frans Magis.Ki Hajar.Lisma.Jilid 1 dan 2.1990.Daftar Pustaka Ardhan.Landasan Pendidikan.1977.1986 Dasar-Dasar Kependidikan.dan Parera.1994.1993.Depdikbud .Modul 2.Program Akta Mengajar Vb . Moeliono.St.M.Jakarta:Dirjen Dikti.la.Depdikbud.(ED).Pendidikan (Karya Ki Hajar Dewantara Bagian Pertama)Yogyakarta:Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.Jakarta:Dirjen Dikti. Dewantara.Komponen Bidang studi pendidikan dan teknologi Pendidikan.

serta alat transportasi.Konsep Pembangunan sebagai Usaha Perubahan Terencana Banyak muncul pemahaman bahwa pembangunan sering diasosiasikan dengan pembangunan ekonomi industri sehingga bermunculan bangunan berupa pabrikpabrik.Pembangunan memuat kegiatan mengejar kemajuan lahiriah 3.sedangkan pembangunan manusianya sebagai perencana.Pembangunan adalah ibadah kepada ALLAH SWT. 5.Pembangunan tertuju pada pembentukan manusi Indonesia seutuhnya. B.Dalam melaksanakan pembangunan manusia mempunyai tanggung jawab.yang memuat cirri keselarasan.Peranan Manusia Dalam Pembangunannya 1.pengelola dan pemakai hasil pembangunan tersebut hamper terabaikan. 4.BAB IX Pendidikan Pembangunan Nasional Pertemuan XV A.komunikasi dll. 2.Peranan pendidik Dalam Pembangunan sosial 1Peranan Pendidikan dalam Pembangunan Perubahan Masyarakat pada Umumnya.jalan-jalan. -Segi sasaran pendidikan .Pembangunan adalah pembebasan diri manusia dari berbagai hambatan C.

Membina manusia menjadi tenaga prodktif d.Peranan Pendidikan dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Peranan Pendidikan dalam pengembangan Sumber daya manusia a.Pendidikan adalah usaha sadar yang diarahkan pada peserta didik upaya menjadi manusia yang memiliki kepribadian kuat dan utuh serta memiliki moral yang tinggi. -Lingkungan Sekolah Dalam pendidikan formal(sekolah)peserta didik dibekali beberapa ketrampilan dan pengetahuan sebagai bekal untuk kemampuan kerja.anak sebagai calon manusia pembangunan harus ditempatkan dengan baik tentang ketrampilan.Mencerdaskan kehidupan bangsa b. -Lingkungan Pendidikan Dalam lingkungan keluarga .dan perguruan tinggi member bekal pada peserta didik secara terus menerus sekaligus merupakan basis pendidikan yang berkualitas. -Lingkungan Masyarakat Masyarakat peserta didik memperoleh bekal praktis dalam berbagai jenis pekerjaan. -Jenjang Pendidikan Pendidikan dasar.Membangun manusia sebagai pelaksana transformasi c.khususnya bagi yang tidak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. 2.Membentuk kepribadian yag berorientasi kepada prestasi e.menengah umum.Memperhitungkan dimensi sumber daya manusia dan pengembangan lapangan kerja .

Memberikan bimbingan bahwa pengendalian alam harus bersifat rasional dan tidak merusak tata lingkungan hidup adalah suatu keharusan c.Untuk mengelola SDA masyarakat dengan daya dukung alam yang ada f.Membudayakan pola hidup yang serasi dengan ekosistemnya .mengelola dan melestarikan lingkungan hidup adalah suatu keharusan b.Merobah pola piker masyarakat yang masih pada taraf rendah 3.f.Peranan pendidikan dalam pemeliharaan lingkungan hidup a.Memberikan araha pada manusia bahwa memelihara.Supaya pebangunan yang dilaksanakan dapat menjaga keseimbangan dan pembinaan ekosistem. d.

Daftar Pustaka Emil Salim.Dasar-dasar kependidikan.Membangun Manusia Indonesia seutuhnya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Zamroni.1987.1980.Dasar-dasar Kependidikan.Yogyakarta Bigraf Publishing .Jakarta:Dir .1994.Jend Pdd Tinggi.1997.Bukittinggi Pustaka Indonesia Fuad Hasan.Surabaya:Usaha Nasional Tirtahardja Umar dkk.1986.2001.Jakarta:Rineka Cipta GBHN 1999 Lisma Jamal.Pengantar dasar-dasar kependidikan.Paradigma Pendidikan Masa Depan.Pengantar pendidikan . Tim Dosen FIP IKIP Malang.

1993 yang dikutip Yusufhadi.Mempunyai kemampuan menyerap dan mengembangkan ilmu pengetahuan dengan cepat dan banyak d.Perkiraan masyarakat masa depan 1)Kecendrungan Globalisasi Globalisasi mempunyai makna bahwa bumi sebagai satu kesatuan yang utuh seakan-akan tanpa tapal batas administrasinegara Menurut Selo Sumardjan.Bidang Iptek .nasional. f.dan universal.Mempunyai kebiasaan membaca yang tinggi c.Memanfaatkan teknologi yang senantiasa berkembang(Selo Sumardjan 1993) 4 macam kecendrungan Globalisasi: a.Mempunyai cara berpikir yang rasional dan realistis b.1997 Budaya yang kuat dan agresif adalah budaya yang bersifat progresif mempunyai cirri-ciri sbb: a.Terbuka terhadap inovasi.BAB X Masyarakat Masa Depan Pertemuan ke XVI A.Mempunyai pandangan hidup yang berdimensi lokal .bahkan selalu berusaha mencari hal-hal baru e.Mampu memprediksikan dan merencanakan masa depan g.

tergantung pada kesiapan dan kondisi sosial.terutama dalam pemanfaatan berbagai teknologi canggih dalam kehidupan manusia. 2.Meningkatkan kecepatan penyajian informasi .budayanya dalam menerima informasi teknologi tersebut. 3.Meningkatkan daya muat dalam mengumpulkan informasi.Bidang lingkungan Hidup Lingkungan Hidup menjadi bahan perbincangan dalam berbagai pertemuan internasional seperti yang mencapai puncaknya.Bidang Pendidikan Khususnya dalam budaya nasional dan budaya nusantara mengalami perubahan dan perkembangan yang semakin mengglobal akibat dari pengaruh buku radio.Globalisasi Iptek mengalami perkembangan yang sangat cepat.Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Perkembangan IPTEK ini dapat berdampak positif maupun negatif kepada suatu bangsa.padakonferensi tingkat tinggi(KTT) D.Bidang Ekonomi Globalisasi ekonomi mempengaruhi perkembangan ekonomi yang tidak mengenal lagi batas-batas Negara c.dan media lainnya. b.Perkembangan Arus Komunikasi Yang semakin Padat dan Cepat Sebenarnya sejak zaman dahulu manusi memerlukan informasi yang digunakan untuk meneruskan nilai-nilai budaya.dampak positifnya adalahdapat memudahkan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan.menyimpan dan menyajikan b.televise.untuk menyelenggarakan pemerintahan Yusufhadi Miarso(1997)cirri-ciri sbb: a.

Biaya perolehan informasi dari jarak jauh semakin menurun.Meningkatnya kegunaan informasi 4. f.Terdapat kode etik profesi yang mengatur keanggotaan serta tingkah laku e.Terdapatnya informasi profesi yang berfungsi menjaga/meningkatkan layanan profesi.Maka manusia Indonesia dituntut .Kemudahan Penggunaan Produk Informasi g.Melimpahnya.c.Keragaman pilihan informasi e.Upaya Pendidikan dalam mengantisipasi Masa Depan 1.Distribusi informasi semakin luas h.Lebih mengutamakan Pelayanan kemanusiaan yang ideal yang dilakukan oleh pemangku profesi b.yang harus dipelajari dalam waktu tertentu a. Profesi memerlukan teknik dan prosedur kerja.Tuntutan bagi manusia masa depan Seperi telah diuraikan bahwa masyarakat masa depan harus mempunyai kemampuan menyesuaikan diri dengan keadaan.miniaturisasi perangkat kelas d.terdapat suatu mekanisme saringan berdasarkan kualifikasi tertentu d.dan melindungi anggotanya. f.terdapat sekumpulan bidang ilmu yang menjadi landasan dari sejumlah teknik c.Tuntutan Layanan Profesional Layanan Profesional diberikan oleh pemegang profesi.Pemangku profesi memandang profesinya sebagai suatu karir hidup B.

Memiliki etos kerja yang tinggi dan efisien Menurut Makaminan Makagiansar(1990)perlu mengembangkan 4 hal pokok dari peserta didik yaitu: a.Kreatif dalam menemukan alternative pemecahan masalah c. c.Kemampuan menseleksi informasi yang diperoleh 2.Kemampuan mengantisipasi perkembangan berdasarkan ilmu pengetahuan b.Upaya mengantisipasi masa depan a.Pengembangan kebudayaan Budaya Indonesia tidak hanya berasal dari budaya berbagai daerah nusantara.didunia akibat pergaulan bangsa Indonesia yang terbuka dengan semua bangsa di dunia.tetapi juga dipengaruhi oleh budaya luar dari berbagai Negara. Upaya yang perlu dilakukan untuk menghadapi era globalisasi: .maka tugas pendidikan yang utama adalah:Pembentukan/Penanaman nilai dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang mendasari kepribadian bangsa Indonesia b.politik.Pengembangan sarana Pendidikan merupakan salah satu prasyarat utama untuk memperoleh kesempatan dan menghadapi tantangan masa depan.Tanggap terhadap berbagai permasalahan sosial.a.cultural.Kemampuan dan sikap untuk mengerti dan mampu mengatasi situasi c.Kemampuan mengakomodasikan perkembangan IPTEK serta perubahan yang diakibatkannya d.Pembentukan/perubahan nilai atau sikap untuk mengantisipasi masa depan secara global dan arus informasi yang cepat .dan lingkungan b.

1)Pemantapan Kurikulum(Kurikulum Inti dan Lokal) 2)Pemantapan Strategi Pembelajaran 3)Peningkatan kualitas tenaga kependidikan 4)Peningkatan Sumber daya pendidikan lainnya. .

Jakarta:CV.(Makalah) .Terjemahan Mhd.Arti Pendidikan bagi Masa Depan.Depdikbud Yusufhadi Miarso.Rajawali.Daftar Pustaka Shane.Teknologi Pendidikan Menyongsong Abad 21.Pengantar Pendidikan.Jakarta:Dirjen Pendidikan Tinggi.Umar dan La Sulo(1994).Ansyar.. Tirtarahardja.(1997).Harlold G(1984).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->