TUGAS PENGANTAR PENDIDIKAN

TUGAS PENGANTAR PENDIDIKAN

Disusun Oleh :

INTAN RAHMATIKA 54770/2010 PENDIDKAN SENDRATASIK

FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2011

BAB 1 HAKEKAT MANUSIA DAN DIMENSI DIMENSINYA Pertemuan 1

A.Hakekat Manusia
1.Terminologi a. Istilah ( term)dan hakikat berasal dari bahasa arab,dengan kata dasarnya haq yang kebenaran yang sesungguhnya(mendasar).Apabila seseorang berarti menerangkan atau menjelaskan sesuatu benda atau sifat,maka yang dijelaskan itu adalah cirri-ciri atau sifat yang mendasar dari benda atau objek tersebut. b. Istilah manusia juga berasal dari bahasa arab yaitu dari kata man yang artinya manusia kebetulan sama artinya yang ada dalam bahasa inggris,dan penggalan kata yang kedua yaitu nasia yang artinya pelupa jadi manusi adalah:orang yang sering lupa tentang aturan peringatan-peringatan tuhan. Beberapa istilah lain yang digunakan untuk manusia adalah: 1)Al insane:manusia yang mempunyai hati 2)Al basyar :manusia dalam bentuk lahiriah nya yaitu makhluk yang memerlukan makan dan minum,sebagai layaknya manusia biasa. 3)Baniadam : anak adam yaitu nabi adam maksudnya:cucu nabi adam. 2.Berbagai Pandangan Tentang Hakikat Manusia a.Pandangan islam/al quran islam memandang hakikat manusia bukan berdasarkan pandangan pribadi atau individu orang yang memandang,akan tetapi pandangan yang didasarkan atas

ayat-ayat tuhan terkandung didalam Al Quran atau pandangan yang disampaikan nabi Muhammad SAW. A)Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan/Allah Tuhan sebagai pencipta disebut khalik:dan selain dari tuhan disebut makhluk.idealnya setiap makhluk harus patuh bertingkah laku sesuai dengan aturan yang ditetapkan penciptanya. B)Hakikat manusia sebagai khalifah ( Manager ) Tuhan yang Maha Pengasih lagi maha penyayang memposisikan manusia pada tempat yang paling tinggi yaitu sebagai khalifah(manager)untuk mengatur alam ini berdasarkan aturan Tuhan. B.Sekilas pandangan ilmuan barat tentang hakekat manusia 1)Pandangan psikoanalitik dari S.Freud. Menurut Freud manusia terdiri dari 3 komponen yaitu:id=das,es dan ego=das,ich serta superego-dan uber ich dalam id terdapat unsure seksual sebagai daya penggerak kejiwaan/tingkah laku manusia.ego yaitu:untuk menjembatani id dengan dunia luar dari individu itu,yang muncul kedunia luar dari perbuatan individu adalah egonya.super ego tumbuh dan berkembang berkat interaksi antara individu dengan lingkungannya yang bersifat mengatur seperti nilai,moral,adat,tradisi,hokum,norma,dll. 2)Pandangan Humanistik a)Dalam waktu tertentu manusia punyaotonomi untuk menentukan nasibnya. Contoh:seorang akan menjadi petani,pegawai,mau duduk atau berdiri sesuai dengan keputusannya. b)Manusia bukan makhluk jahat atau baik,tetapi ia punya potensi keduanya. Contoh:manusia mempunyai pilihan dalam mengambil keputusan c)Manusia adalah makhluk yang bertanggung jawab atas perbuatannya

contoh:manusia dapat bertanggung jawab atas perbuatannya,karena ia dituntut dan di beri tanggung jawab. d)Manusia makhluk yang senantiasa menjadi (on going process)dan tak pernah sempurna contoh:janin akan menjadi bayi,selanjutnya anak balita,anak taman kanakkanak,anak SD,berlanjut dengan remaja,jadi saudagar,pegawai,nelayan,dan jadi almarhum/almarhumah.dan akhirnya menjadi penghuni surge dan neraka,ini membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna. 3)Pandangan behavioristik Disini diterangkan bahwa tingkah laku manusia ditentukan oleh pengaruh lingkungan yang dialami oleh individu yang bersangkutan

Pertemuan ke II
C.Dimensi-dimensi Kemanusiaan 1.Dimensi keindividualan:keberadan manusia sebagai individual bersifat unik yaitu:berbeda antara satu dengan yang lainnya. 2.Dimensi kesosialan:Seseorang akan menemukan akunya ,manakala berada ditengah aku yang lain,yaitu:manusia tidak akan mengenali dirinya dan dapat mewujudkan potensinya sebelum ia berinteraksi dengan manusia lain. 3.Dimensi kesusilaan:dalam pergaulan sosial manusia diikat oleh nilai-nilai tertentu,yang menjadipatokan/ukuran,bahwa suatu prilaku dianggap baik/buruk. 4.Dimensi keberagaman:Manusia adalah makhluk yang religius yang mengakui bahwa ada suatu zat yang menguasai alam beserta isinya,yang dipuja dan disembahnya yang disebut allah yaitu tuhan. C.Pengembangan Dimensi Kemanusiaan

Manusia secara individu lahir ke bumi dengan segenap potensi untuk berkembang.agar potensi yang dimiliki manusia berkembang optimal maka manusia memerlukan orang lain dalam kehidupannya melalui proses sosialisasi. D.Sosok manusia Indonesia seutuhnya Manusia yang utuh merupakan tujuan pembangunan,seperti yang digambarkan GBHN bahwa pembangunan yang dilaksanakan adalahdalam rangka membangun manusia Indonesia yang seutuhnya,hidup secara serasi,selaras,danseimbang antara kehidupanjasmaniah,dan rohaniah. Sikap hidup manusia Indonesia adalah: 1.Kepentingan pribadinya tetap diletakkan dalam rangka kesadaran dan kewajibansebagai makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat. 2.kewajiban terhadap masyarakat lebih besar dari kepentingan pribadinya. Interaksi pendidikan adalah pengendalian yang pada dasarnya dilakukan dengan 3 cara yaitu: a.menumbuhkan kemandirian dengan menyediakan kesempatan utuk memutuskan dan berbuat. b.menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan dan berbuat dengan meningkatkan pengetahuan keterampilan. c.menyediakan system dukungan yang menawarkan kesempatan serta kemudahan belajar.

Zikir 99 Asma ul Husna.1973.1953.1985.International.Filsafat Ilmu:Sebuah Pengantar.Zahra Publishing house.S. Timan.Morris. Universitas Terbuka. Sariasumantri.1983. Zahra (Tim)2002.Jakarta Timur.Naskah Asli Terjemahan Keterangan.Pustaka Alam Life.Tira Pustaka:Jakarta.Tafsir Al Qur an Naskah Asli Terjemah-Keterangan. Canaco: Bandung.Fachruddin 1982.Manusia Purba. Bigge L.Printice-Hall. Nasution A.Tafsir Qur an.dkk.1984/1985.Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V Buku II A.Humanistic Education.Gana. .DAN Oejeng S.Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V Buku II A. Hamidy.H.Pustaka Sinar Harapan : Jakarta.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.Jakarta.1982. Hamidy H. Patterson.Bretwood Maryland USA.Universitas Terbuka: Jakarta.1994.1982.New York.S Fachruddin.The Holy Qur an Translation and Comentary.CM.Yusuf.Penerbit Widjaya Jakarta.Fuurth edition.Inc.Jujun S.Published by Armana Corp.Pengantar Ilmu Jiwa Umum V.Zainuddin.Conder.dan HS.Daftar Pustaka Ali A. Depdikbud.1984.Learning Theories for Teachers.London.Zainuddin dan H.Harper & Row Publishers.Wijaya:Jakarta.

sebagai tokoh Pendidikan Nasional Indonesia. .yaitu pengembangan individu untuk meningkatkan pengetahuan.Bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dari si pendidik yang mempunyai tanggung jawab kepada masa depan anak atau peserta didik.John Dewey Seorang asli filsafat pendidikan Amerika pragmatisme dan dinamis.tetapi pandangannya masih tetap aktualpada masa sekarang dan bahkan pada masa yang akan dating merumuskan defenisi tentang pendidikan dengan versi lain. Beberapa cirri unsur pendidikan yaitu: 1. 2. . 3. 2.Menurut Pakar Indonesia .Langeveld adalah seorang ahli pendidikan bangsa belanda yang pendidikannya berorientasi ke Eropa lebih menekankan kepada teori-teori(ilmu).Usaha itu mempunyai tuuan yang ingin dicapai.HAKEKAT PENDIDIKAN A.Menurut Pakar Asing: .Ki Hajar Dewantara. .Pengertian Pendidikan 1.Driyakara tokoh pendidikan kita yang sudah almarhum.Pertemua ke III 2.pendidikan (education)diartikan sebagai Proses pembentukan kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kea rah alam dan sesame manusia .dan keterampilan .di Indonesia dapat kita kenal dengan bukunya Paedagogik Teoritis Sistematis.peletak dasar yang kuat pendidikan nasional yang progresif untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang.Tokoh ini adalah pelopor atau peletak dasar dari perguruan Taman Siswa.Dalam pencapaian tujuan pendidikan anak didik perlu diikut sertakan untuk terlibat secara aktif sepenuhnya.

Menurut UU Sisdiknas No.4. c.Pendidikan merupakan kiat dalam menerapkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan tekhnologi bagi pembentukan manusia seutuhnya.Dimensi demokratik 2.Pendidikan merupakan usaha penyiapan subjek didik menghadapi lingkungan hidup yang mengalami perubahan yang semakin pesat. 5. b.Pendidikan berlangsung seumur hidup.20/2003 . e.Pendidikan merupakan proses interaksi manusia yang ditandai oleh keseimbangan antara kedaulatan subjek didik dengan kewibawaan pendidikan.Dimensi inspiratif 3. B. d.teratur dan sistematis. Pendidikan meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dan masyarakat. Prayitno mengemukakan Bahwa pendidikan hendaklah berada pada ketiga dimensinya yaitu: 1.Dimensi Produktif b.Pencapaian tujuan tersebut terlaksana dalam suatu proses dimana di perlukan bimbingan yang terencana.Hakikat Pendidikan a.Menurut Para Ahli Beberapa asumsi dasar yang berkenaan dengan hakekat pendidikan dinyatakan oleh Raka Joni(1985:2)sebagai berikut: a.Kegiatan tersebut terselenggara dalam jalur pendidikan di sekolah dan pendidikan di luar sekolah.

9.Pendidikan sebagai Sistem Pendekatan sitem dalam pendidikan dimaksudkan untuk memaksimalkan pencapaian tujuan yang telah di tetapkan Pendidikan adalah karya bersama yang berlangsung dalam suatu pola kehidupan masyarakat tertentu.Faktor Pendidik yaitu: .Faktor tujuan yaitu: Tujuan merupakan factor pendidikan yang berperan penting yang diinginkan pendidik untuk dicapai oleh peserta didik.Dalam system terdapat dalam keadaan statis dan keseimbangan intern(omaestatis )yang dinamis.Sistem merupakan rangkaian peristiwa atau kejadian yang terus berlangsung. 2. 8.Faktor-faktor Pendidikan 1. 3. 6. 2.Mentransformasikan energy yang tersedia.Mengambil energi atau(masukan)dari lingkungan.Memberikan hasil kepada lingkungan. 7.Masukan system tidak hanya hal-hal yang bersifat material.Untuk dapat hidup terus sistem harus bergerak melawan proses ntrhopy/kehancuran. Ciri-ciri umum sitem terbuka adalah sbb: 1.Sistem bergerak menuju kepada peranan-peranan yang makin berdiferensisasi.Sistem dapat mencapai keadan akhir yang sama dengan kondisi awal yang berbeda dengan pencapaian yang tidak sama. 4.Pertemuan ke IV C. A. 5.

Metode adalah cara yang berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan.kasih sayang kepada subjek didik b.Isi Materi Pendidikan Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai ada criteria atau syarat utama yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan yaitu: a.unsur kasih sayang orang tua terhadap anak b. 4.unsur kesadaran akan tanggung jawab dari pendidik untuk menentukan perkembangan anak Sifat-sifat yang normative baik sebagai kelanjutan dari sikap orang tua pada umum nya antara lain : a. b.Subjek didik pada dasarnya merupakan insan yang aktif.Subjek didik memerlukan pembinaan individual.Subjek didik bertanggung jawab atas pendidikannya sendiri.Subjek didik a.Bahan/materi harus sesuai dan menunjang tercapainya tujuan. c. b.Metode dan Alat Pendidikan a.Bahan/materi harus sesuai dengan karakteristik perkembangan subyek didik. d. 5.Berdasarkan hal kita dapar membedakan pendidik itu dalam dua kata gori: A: Pendidik menurut kodrat yaitu orang tua B: Pendidik menurut jabatan yaitu guru Hubungan edukatif mengandung dua unsure dasar yaitu: A.Subjek didik memiliki potensi baik fisik maupun psikologis. .tanggung jawab kepada tugas mendidik 3.

c)Pada anak yang normal sebaiknya digunakan tindakan yang preventif. d)Penggunaan ancaman dan hukuman haruslah hati-hati dan bijaksana. b)Manipulatif:pengamatan terhadap peristiwa yang secara wajar tidak dapat diamati. b. c)Stimulatif:meningkatkan motivasi murid.karena dalam metode ini semua murid dapat aktif.Metode dapat dipergunakan atau kurang tepat ditentukan oleh beberapa faktor yaitu: 1. 2. 2.Alat pendidikan yang bersifat tindakan yaitu:berupa upaya atau siasat dalam kaitan dengan kewibawaan. 3. Pemilihan alat pendidikan yang akan diogunakan untuk mempertimbangkan beberapa hal antara lain: a)Situasi hubungan antara guru dengan murid. .Tujuan yang ingin di capai:mungkin metode yang lebih tepat adalah menggunakan metode demonstrasi.tetapi belum tentu berhasil oleh guru lain.simulasi atau bermain peran.Alat pendidikan yang merupakan keberadaan Adapun alat bantu/sarana pendidikan mempunyai beberapa fungsi yaitu: a)Merekam:memproduksi peristiwa yang terjadi baik pada saat ini.maupun dimasa yang akan datang.Faktor Guru:Ada metode yang berhasil dilakukan oleh seorang guru.Faktor murid(peserta didik):dapat digunakan metode diskusi.Faktor alat-alat pendidikan 1. b)Perbedaan sifat dan tabiaat murid juga harus diperhatikan.

engingatkan murid padahal-hal yang telah dipelajari sebelum memulai pelajaran baru. h)Umpan Balik:mendorong murid untuk memperbaiki/mengubah tingkah laku.d)Memperagakan:misalnya memberikan contoh agar murid menerima rangsangan.Keluarga b.Lingkungan Sosial adalah semua manusia yang berada diluar diri seseorang yang dapat mempengaruhi diri orang tersebut.Lingkungan Alam adalah sesuatu yang ada didunia ini.Masyarakat . Menurut tempat pelaksanaan pendidikan lingkungan di bedakan atas: a. f)Mengaktifkan respon murid:alat bantu merangsang murid untuk melakukan sesuatu yang diinginkannya. 6. e)Mengingkatkan kembali:.Lingkungan Pendidikan a. b. g)Evaluatif:menginterprestasikan respon murid sehubungan dengan variable termasuk kepribadian dan potensinya.dan rumah.Sekolah c.iklim.baik secara langsung ataupun tidak langsung.air.tumbuhan.seperti binatang.gedung.yang berada di luar diri anak yang bukan manusia.

Wens Tanlain.Yogyakarta:Andi Offset. Materi dasar pendidikan program akta mengajar V . .1988.1994.Ilmu Pendidikan SPG/KPG/SGO.Bandung:Angkasa. 1985. Satmoko.dan Lisma Jarnal.Pengantar Ilmu Pendidikan Sistematis.Pengantar Pendidikan Jakarta:Dikti. Pendidikan Yogyakarta: majelis luhur perstuan taman siswa.1960.M. Sodiq A.1992.Jakarta depdikbud.Yogyakarta:FIP-IKIP Yogyakarta. Driyarkarta.Pengantar Pendidikan.Jakarta:Aptik. 1981.1980 Tentang Pendidikan Yogyakarta.Semarang FIP-IKIP.Yogyakarta:Nurcahaya.Tidak bertahun.Paedagogik Teoritis sistematik.Buku II dasar ilmu pendidikan Jakarta 1998. KI Hajar dewantara.yayasan kanisius. Tamsik Udin.Bandung:Epsilon Group.1987. Prayitno 2000 Hak dan Kewajiban Pendidikan Anak: padang jurusan BK INP Rakajoni.Jakarta: Depdikbud. Undang-undang RI no 2 tahun 1989.dan kawan-kawan.dan kawan-kawan.Wawasan Pendidikan Guru. Langeveld.1987.1989.1985.tentang system pendidikan nasional.Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.DAFTAR PUSTAKA Depdikbud.Dimensi Manusia dalam Pemikiran Pendidikan .Kuntoro. Zahara Idris.J. Sutari Imam Barnadik.Kumpulan Diktat Dasar-Dasar Kependidikan. Umar Titoharjo dan Ha Sulon.

dilihat dari pendidikan sebagai suatu system.sesuatu yang mempengaruhi itu mungkin berasal dari dalam diri individu dan mungkin pula berasal dari luar dari individu .pengaruh timbale balik antara jenis lingkungan terhadap pendidikan anak.jenis-jenis lingkungan pendidikan 4. pokok materi yang perlu dikaji adalah: 1.pertumbuhan.pengertian lingkuan pendidikan 2.lingkungan merupakan masukan yang ikut menentukan dalam proses pendidikan dan selanjutnya akan mewarnai hasil pendidikan itu.perkembangan Lingkungan adalah segala sesuatu yang mempengaruhi individu. A. Diharapkan setelah kajian ini berakhir para mahasiswa calon pendidikan/pembaca memahami apa yang dimaksud dengan fungsinya untuk mencapai harapan tersebut.Pengertian lingkungan Lingkungan meliputi semua kondisi dalam dunia ini yang dengan cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita.BAB III Lingkungan Pendidikan Pertemuan ke V Pendahuluan Lingkungan merupakan salah satu unsure komponen pendidikan. fungsi lingkungan pendidikan 3.

sekolah bukan semata-mata sebagai konsumen.keluarga itu dapat terbentuk nucleus family ataupun keluarga yang terdiri dari ayah ibu anak paman tante kakek nenek adik?ipar.tetapi ia juga sebagai produsen dan pemberi jasa terhadterhadap perkembangan anak didiknya.masing-masing jenis tersebut dapat pula dirinci menjadi jenis yang lebih kecil 1. Tugas sekolah dalam menyiapkan anak untuk kehidupan masyarakat.Kelurga Keluarga adalah merupakan pengelompokan primer yang terdiri dari sejumlah orang yang mempunyai pertalian darah. 2. 3.karena kemajuan zaman perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi.masyarakat mempunyai . Jenis-jenis lingkungan Dari segi pengertian.lingkungan dapat terdiri dari lingkungan dalam dan lingkungan luar.keluarga tidak mungkin lagi dapat memenuhi semua keperluan dan apresiasi generasi muda akan pendidikan semakin maju.lembaga sosial C.pembantu dan lain-lain.pusat kebudayaan 3.Lingkungan sekolahan Adalah merupakan suatu hal yang tidak bias dibungkiri lagi.Fungsi lingkungan Fungsi lingkungan tergantung pada jeni lingkungan tersebut sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan berfungsi antara lain sebagai berikut 1 pusat pendidikan formal 2.Lingkungan masyarakat Masyarakat adalah salah satu lingkungan pendidikan yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan pribadi seseorang.B.

.mengajar.proses perkembangan dan anugrah.terutama dalam melakukankegiatan pendidikan dalam membimbing.dan melatih dalam suasana belajar. D.kaitan antara masyarakat dan pendidikan.peranan yang penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.dan proses pembelajaran.khusus untuk lingkungan tripusat pendidikan itulah yang menentukan baik secara sendiri maupun secara bersama-sama. Tumbuh kembangnya anak biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: Hereditas.lingkungan.Pengaruh timbal balik antara ke tiga Lingkungan Pendidikan terhadap Perkembangan Peserta didik.

Jamal.1994. .Umar la Sulo.Bandung.(buku II A).Z.1987.Jakarta PPIPT Depdikbud. Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V.Jakarta P3MTK.Surabaya:Usaha Nasional. Tirta Rahardja.Dasar-dasar Pendidikan.L.Pengantar Pendidikan. 1987.Angkasa.Pengantar Dasar-Dasar Kependidikan. 1982/1983. Tim Dosen IKIP malang. Idris.Daftar Pustaka Depdikbud.

asal katanya:empiri berarti pengalaman .BAB IV ALIRAN-ALIRAN PENDIDIKAN DAN IMPLIKASI TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN Pertemuan VI dan VII Pendahuluan Pemahaman tentang aliran-aliran pendidikan ini akan membekali tenaga pendidikan dengan wawasan kesejarahan yakni:kemampuan memahami kaitan antara pengalaman-pengalaman masa lampau.nativisme. Menurut Jhon Locke(dalam Blishen. c.1970)hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendidikan adalah: a.Aliran Klasik Pemahaman tentang aliran-aliran klasik ada beberapa pendapat yang berbeda mulai dari yang optimis sampai dengan pesimis.tuntutan dan kebutuhan masa kini.Pendidikan harus di berikan sejak awal mungkin. A.aliran ini dipelopori oleh Jhon Locke(1632-1704).perintah atau nasehat. Aliran yang termasuk aliran klasik(empiris.Anak didik harus diamati dari dekat untuk melihat: . b.dan konvergensi) 1)Aliran Empirisme Empirisme berasal dari bahasa latin.Pembiasaan dan latihan lebih penting dari pada peraturan.naturalisme.serta perkiraan/antisipasi dimasa yang akan datang.

apa yang paling tepat pada anak sesuai dengan umurnya dan tingkat perkembangan nya. 2)Aliran Navitisme Navitisme berasal dari bahasa latin.Anak harus dianggap sebagai makhluk rasional.Le Constract Sosial c. Dia berpendapat:pendidikan adalah membiarkan seseorang tumbuh berdasarkan pembawaannya.Aliran ini dipelopori oleh J.hasrat-hasratnya yang amat kuat. 2.filosof kebangsaan Perancis. d.Pelajaran disekolah jangan sampai menjadi beban bagi anak.Confession . e.La Nouvelle Heloise b.dan pembawaan.Aliran ini dipelopori oleh Sckophenhauer seorang filosof dari jerman yang hidup dalam tahun 1788-1880.aliran ini dinamakan juga Nagativisme yang berarti meragukan pendidikan untuk perkembangan seseorang karena ia dilahirkan dengan pembawaan yang baik. Pelopor aliran ini menulis beberapa buah buku yaitu: a. 3. Bagi navitisme lingkungan sekitar tidak ada artinya. 3)Aliran Naturalisme Naturalisme berasal dari bahasa latin dari kata nature artinya alam.dan pendidikan tidak berpengaruh sama sekali terhadap perkembangan seseorang.kecendrungannya mengikuti orang tua tanpa merusak semangat anak itu.sebab lingkungan tidak akan berdaya dalam mempengaruhi perkembangan.tabiat.asal katanya natives berarti terlahir.J Rousseau (1712-1778).1.

4.pelaksanaan pengamatan biasanya dapat berjalan dengan lancer.Aliran ini mempertemukan atau mengawinkan 2 aliran yang berlawanan antara navitisme dan empirisme. -Menetapkan tujuan -Persiapan yang dilakukan -jika langkah persiapan telah dilakukan dengan baik.Lighart (1859-1916).Aliran ini dipelopori oleh William Stern seolang ahli pendidikan bangsa Jerman dalam tahun(1871-1937).Pengajaran Pusat Perhatian a. -langkah pengolahan tidak harus dilakukan diluar proses kegiatan.Pendidikan mungkin dilaksanakan.Gerakan Baru Pendidikan dan Pengaruhnya terhadap pelaksanaan di Indonesia 1.Aliran Konvergensi Konvergensi berasal dari bahasa inggris asal katanya convergency artinya pertemuan pada suatu titik. B. 2. Pengembangan pengajaran alam sekitar Slah seorang tokoh ialah J.Pengajaran Alam Sekitar Langkah-langkah pengajaran alam sekitar.Yang membatasi hasil pendidikan adalah pembawaan dan lingkungan.Pendidikan diartikan sebagai pertolongan c. Jadi menurut teori konvegerensi: a.seorang ahli pendidikan bangsa belanda menekankanbahwa didalam pelaksanaannya pengajaran yang amat penting ialah suasananya. b.Metode Global .

Menurut J.sekolah-sekolah perdagangan .hubungan keseluruhan antara bagian itu adalah hubungan simbolis.A. b.Sekolah Kerja.ingatan.maka pengajaran harus disesuaikan dengan minat-minat tersebut. b.Centre d interst(pusat-pusat minat) anak-anak mempunyai minat yang spontan atau sewajarnya.Agar anak dapat memiliki kemampuan atau kemanhiran tertentu c.pengajaran didasarkan atas kebutuhan anak.agar anak dapat memiliki pekerjaan atau persiapan jabatan Karena banyaknya macam pekerjaan yang menjadi pusat pelajaran maka dibagi menjadi 3 golongan besar yaitu: 1.sekolah-sekolah perindustrian 2. e. d.anak didorong dan dirangsang untuk selalu aktif.bahasa dan tangan atau ketrampilan kerja tangan Tujuan Sekolah Kerja a.harus ada hubungan kerja sama yang erat antara rumah dan sekolah.anak-anak mengamati dan mengingat secara global(keseluruhan).dalam mengajarkan membaca dan menulis lebih mudah mengajarkan dengan kalimat dari pada huruf-huruf secara tersendiri.Comenius (1592-1670)menekankan agar pendidikan mengembangkan pikiran.setiap bahan pelajaran harus merupakan suatu keseluruhan(totalitas) c. 3. Asas-asas Pengajaran Pusat Perhatian a.Menambah pengetahuan anak b.

Deckroly. Dasar filsofis dan pedagogis dari pengajaran proyek diletakkan oleh Jhon Dewey(1859-1952)namun pelaksanaannya diikuti oleh pengikutnya yaitu W.sekolah-sekolah rumah tangga Dasar-dasar sekolah kerja b. 4.dalam pengajaran proyek anak bebas menentukan pilihannya dalam pekerjaan atau merancang mimpinya.sekolah kerja yang didasarkan atas konsepsi O.3.H. didalam sekolah kerja anak aktif berbuat c. g.sekolah mendidik anak menjadi pribadi yang berani bertanggung jawab e.Pengajaran Proyek.sekolah kerja merupakan sekumpulan masyarakat kecil Macam-macam sekolah kerja a.bangsa jerman menekan kan pengembangan kepribadian anak. Langkah-langkah pokok pengerjaan proyek .Kilpatrick. b. d.Kereschensteiner (1854-1932).sekolah kerja sosiologis digerakkan oleh G.sekolah kerja tidak mementingkan pengetahuan siap yang bersifat hafalan melainkan pengetahuan fungsional untuk berprakarsa dan mencipta.pusat kegiatan pendidikan dan pengajaran ialah anak d. c.Gaudig(1890-1923).kecerdasa tidak dapat diberikan dengan memberitahukan h.sekolah keja yang dipelopori oleh H.bahan pelajaran disusun dalam suatu keseluruhan(totalitas) f.dinamakan sekolah kerja psikologis.Jhon Dewey aliran pendidikan sosial modern menekankan secara seimbang peranan individu dan masyarakat.

a. 1)Setiap orang ber hak mengatur dirinya sendiri 2)Pendidikan yang diberikan kepada anak hendaklah dapat menjadikan manusia yang merdeka batinnya 3)Pendidikan hendaklah didasarkan atas keadaan danbudaya Indonesia 4)Pendidikan harus diberikan kepada seluruh rakyat tanpa terkecuali 5)untuk mencapai azas kemerdekaan maka kita harus bekerja 6)oleh karena itu bersandar pada kekuasaan sendiri 7)Pendidik hendaklah mendidik anak dengan sepenuh hati.Persiapan b. Azas Taman Siswa.Perguruan Taman Siswa. Dasar-Dasar Taman Siswa (1947) .Kegiatan Belajar c. Pertemuan VIII C.Lembaga Pendidikan yang Berjiwa Nasional Sebelum Kemerdekaan 1.Penilaian Pengaruh gerakan baru dalam Pendidikan terhadap Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Mungkin saja gerakan-gerakan itu tidak diadopsi seutuhnya.disuatu masyarakat atau Negara tertentu namun atas pokoknya menjiwai kebijakan-kebijakan pendidikan dalam masyarakat atau Negara itu.

Tujuan Perguruan Taman Siswa. Tujuannya adalah menciptakan manusia merdeka lahir dan batin.jenis-jenis Pendidikan Taman Siswa f.Bebet.Hasil-Hasil yang dicapai Taman Siswa 2. Semboyan Taman Siswa 1)Suci Tata Ngesti Tunggal:kesucian batin dan teraturnya hidup lahiriah kita mengejar kesempurnaan 2)Bibit.Perguruan Muhamadiyah a.Latar belakang berdirinya Pendidikan Muhamadiyah .Ing Madya Mangun Karso:Tut wuri Handayani Lebih baik mati terhormat dari pada hidup nista:tingkah laku dan budi luhur harus ditumbuhkan 5)Rawe-rawe Rantas Malang-malang punting:segala sesuatu yang merintangi akan hancur.Bobot:menganjurkan pemilihan yang seksama menentukan calon anak menantu.anak menyehatkan keturunan 3)Ing Ngarso Sung Tulodo.1)Kebudayaan 2)Kemerdekaan 3)Kodrat Alam 4)Kemanusiaan 5)Kebangsaan c.jika mempunyai kemauan yang teguh 6)Neng-Ning-Nung-Nang:ketenangan menimbulkan fikiran jernih yang menuju kepuasan batin dan membawa kemenagan e.

Kerusakan dibidang kepercayaan atau agama(aqidah umat islam) 2.Hasil-hasil Belajar yang dicapai pendidikan Muhamadiyah 3.Ruang INS Kayu Tanam a.Azas Pendidikan Muhamadiyah c.Riwayat Hidup Muhammad Syafei.Kemunduran dalam pendidikan islam 4.Dasar Pendidikan Muhamadiyah 1)tajdid 2)Kemasyarakatan 3)Aktivitas 4)Kreativitas 5)Optimisme f.Fungsi Pendidikan Muhamadiyah g.Muhammad Syafei dilahirkan di Kalimantan Barat pada tahun1893.sebenarnya kelahiran .Kemajuan zending Kristen dan Misi Khatolik b.Kebijakan dalam bidang hokum fiqh 3. 1.ibunya bernama syafiah.1.Alim dalam ilmu-ilmu dunia 3)Bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya e.sedangkan ayahnya sudah meninggal.Cita-cita Pendidikan 1)Baik Budi Alim dan Beragama 2)Luas Pandangan.Tujuan dan target pendidikan Muhamadiyah d.

c.Usaha-usaha ruang Pendidikan INS Kayu Tanam 4.Dan pada tahun 1950 ia menjadi anggota parlemen .Tujuan Pendidikan Diniyah Putri Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran berdasarkan Islam dengan tujuan untuk membentuk putrid yang berjiwa islam.Azas Ruang Pendidikan INS Kayu Tanam.Program Pendidikan Asrama .Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang a. d.dan ibu pendidikan yang cakap dan aktif.setelah tamat disekolah guru bukittinggi ia bekerja sebagai guru di sekolah Kartini di Jakarta selama 8 tahun.pada tanggal 31 oktober 1926 ia diserahi tugas memimpin sekolah di Kayu Tanam. b.Dasar Pendidikan Diniyah Putri Didasarkan pada ajaran islam dengan berpedoman pada Al-Qur an dan Sunnah.pada tanggal 31 mei 1922 ia pergi kebelanda sebagai guru dan penggemar seni.dan akhirnya pada tanggal 5 Maret 1969 ia meninggal dunia di padang dalam usia 73 tahun. d.segala perkakas sekolah adalah hasil karya muridmuridnya.Pada tahun 1946 ia menjadi Mentri PP dan K Dalam Kabinet Syahrir kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung. c.pada saat ia diangkat menjadi anak oleh Marah Sutan dan istrinya Chalidjah.latar belakang berdirinya Diniyah Putri diniyah school didirikan pada tahun 1915 oleh Zainuddin Labay b.Cara mencapai Tujuan Pendidikan e.Tujuan Pendidikan INS Kayu Tanam.syafei tidak diketahui tanggalnya tetapi diperkirakan saja oleh Marah Sutan yaitu ayah angkatnya yang membesarkannya pada tanggal 31 oktober 1893.

memimpin.serta dipimpin. Sekolah Diniyah Putri Menengah Pertama 7.Perguruan Tinggi Diniyah Putri .Sekolah Kuliyatul Mu alimat AL-Islamiyah 8.Sekolah Diniyah Putri Rendah 4. f.Sekolah Diniyah Putri Bagian A 5. g.Melatih anak didik bagaimana cara hidup bermasyarakat. Sekolah Diniyah Putri Bagian B 6.Sekolah Taman Kanak-kanak 3.Sikap Perguruan terhadap Pemerintahan Belanda Rahmah El Yunusiah.Jenis Pendidikan 1.sehingga tawaran untuk menjadi sekolah negri ditolak.Sekolah Menyesal 2.tidak mau dibujuk bahkan tidak mau kompromi dengan pemerintah belanda.dan mempraktekkan semua ilmu yang telah dipelajari pada pagi hari.

Syafei:Ruang Pendidik INS Kayu Tanam.1987. Karya Ki Hadjar Dewantara.1977. Navis.Bandung:Armico.1992.1996.Pendidikan dan Pembangunan:50 Tahun Taman Siswa.Yogyakarta:Majlis Luhur Taman Siswa.Jakarta:PT Grasindo.Daftar Pustaka Departemen Penerangan.Pengantar Pendidikan.Pengantar Pendidikan(Jilid 1 dan 2).Karya Ki Hadjar Dewantara.Jakarta:P3TK Dirjen Dikti Depdikbud Majelis luhur Taman Siswa.Jakarta:Grasindo .1962. Lasulo. Yogyakart.1976.Titarahardja.Jakarta Ahmadi.Cita dan Citra Muhamadiyah:Pendidikan Muhamadiyah dilihat dari Perspektif Islam Jakarta:Pustaka Panjimas.A.Bagian Pertama:Pendidikan.Pendidikan Dari Masa ke Masa.(Cetakan Kedua).A.1994.Makin Lama Makin Cinta:Muhamadiyah Setengah Abad.A.dkk.1985. Rusli Karim dalam Yunan Yusuf.Filsfat dan Strategi Pendidikan M. Zahara Idris dan Lisma Jamal.Umar.

Permasalahan efisiensi dan Efektivitas Pendidikan . 3.Pembinaan generasi Muda A.Masalah pokok pendidikan 1.Masalah mutu pendidikan Mutu pendidikan umumnya dilihat dari hasil (output)pendidikan adalah kadar ketercapaian tujuan Kadar ketercapaian tujuan tergantung pada unit atau lembaga penyelenggaraan pendidikan tersebut.Masalah pemerataan pendidikan Permasalahannya ialah bagaimana system pendidikan dikelola sehingga dapat menyediakan kesempatan yang seluas luasnya bagi seluruh warga Negara memperoleh pendidikan.Peningkatan efisiensi dan efektifitas Pendidikan e.Perluasan dan Pemerataan kesempatan mengikuti pendidikan b.BAB V Permasalahan Pendidikan Pertemuan IX Ujian Smester Pertemuan X Permasalahan Pendidikan Pendahuluan a.Peningkatan mutu Pendidikan c.Peningkatan Relevensi Pendidikan d.Pengembangan Kebudayaan f. 2.

mungkin pada suatu situasi /kondisi muncul secara serempak meskipun dalam bobot yang berbeda.TEK(Tekhnologi) ex:Teknologi baru yang digunakan dalam suatu proses produksi akan menimbulkan kondisi ekonomi sosial baru c.ekonomi. b.Efektivitas ialah hasil yang dicapai sesuai dengan rencana/program yang dibuat sebelumnya(tepat guna) 4.Faktor-faktor yang mempengaruhi Berkembangnya permasalahan Pendidikan. b.IP(Ilmu Pengetahuan) Berkembangnya IP(Science)apakah bidang sosial. C. 1.dan biaya tetapi produktivitas(hasil)optimal.S(Seni) .tenaga.Saling Kait antar Masalah Dalam kenyataanya di dalam lapangan masalah tersebut saling terkait.a.Pengaruh IPTEK a.Masalah Relevensi Pendidikan Ialah bila sistem pendidikan dapat menghasilkan out put(keluaran) yang sesuai dengan pembangunan B.Efisiensi ialah bila penyelenggaraan pendidikan tersebut hemat waktu.hukum.pertanian akan membawa masalah dalam bidang pendidikan Ex:Materi/Bahan pelajaran yang terdapat dalam kurikulum sudah harus di ubah/disesuaikan.

Masyarakat kita yang umumnya berada di daerah terpencil.Sistem Pendidikan meningkatkan peran/fungsinya .Pendidikan(bersama bidang terkait) 3.Laju Pertumbuhan Penduduk Akan menyebabkan berkembangnya masalah pendidikan.Aspirasi Masyarakat terhadap pendidikan 4. 2. 3.misalnya Pemerataan.Pendidikan harus senantiasa di perbaharui 2.Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan.Aspirasi Masyarakat Kecendrungan aspirasi masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun sudah terlihat 4.dan kurangnya terdidik akan mengalami keterbelakangan budaya dan sarana kehidupan c.yang ekonominya lemah.Aktivitas Kesenian mempunyai andil yang cukup besar dalam membentuk manusia Indonesia seutuhnya(tujuan Pendidikan).Penanggulangan Permasalahan Pendidikan 1.

Pengantar Dasar-Dasar Kependidikan.1994.P3MTK Dirjen Dikti Depdikbud.Pengantar Pendidikan.Jakarta.Daftar Pustaka Depdikbud . Tirta Rahardja.Jakarta PPIPT Depdikbud.Umar la Sulo.1987.1982/1983.(Buku II A).Materi Dasar Program Pendidikan Akta Mengajar V. Tim Dosen IKIP Malang.Surabaya:Usaha Nasional .

VI UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN NASIONAL Pertemuan ke XI Pendahuluan a.No 20. 4. 1.tenaga pendidikan non guru seperti petugas /guru pembimbing. 3.Proses Pembelajaran Pendidikan Non-Formal Pendidikan non formal merupakan pendidikan yang didirikan dan dikelola oleh masyarakat sebagai lembaga pendidikannya.Ketenagaan Pendidikan Tenaga pendidikan yang ber status guru/dosen harus keluaran pendidikan tertinggi.BAB.Mengejar ketinggalan-ketinggalan yang dihasilkan oleh kemajuan-kemajuan ilmu dan teknologi b.Program dan Pengelolaan Pendidikan Program pengelolaan pendidikan secara ekplisit dicantumkan pada UU pokok pendekatan terbaru(UU.Dana Kebutuhan dan penyelenggara pendidikan kelihatannya semakin meningkat.Mengusahakan terselenggaranya kependidikan sekolah maupun luar sekolah bagi setiap warga Negara. 5.Inovasi dalam kurikulm .Tahun 2003 Tentang SPN) 2.karena biaya pendidikan semakin mahal.

.kurikulum 1984 Korakteristik 1984 adalah: a.fakta empiris 3.kokurikuler.prinsip pendidikan seumur hidup 3.prinsip efisiensi dan efektifitas c.1.nilai dasar (basic valui) 2.landasan pengembangan 1.prinsip fleksibilitas program b.prinsip berorientasi pada tujuan d.prinsip kontinuitas e.Kegiatan kurikulum 1)ada 3 bentuk kegiatan kurikuler:intrakurikuler.segi teoritis b.dan ekstrakurikuler.prinsip pengembangan 1)Prinsip relevansi 2)Pendekatan Pengembangan 3)Perkembangan masyarakat 4)Pengembangan kurikulum 5)Guna tercapai tujuan c.Kurikulum 1975 Prinsip-prinsip kurikulum 1975 adalah: a.Kurikulum 1968 2.

Pendekatan dalam proses belajar mengajar e.SD Kecil .sistem persekolahan 1.2)kegiatan intrakurikuler dilaksanakan sesuai dengan program 3)kegiatan kokurikuler diluar struktur program 4)kegiatan ekstrakurikuler terutama ditunjukkan untuk keperluan pembinaan bakat d. 4.tujuan c.meningkatkan efektifitas dan kalitas pembelajaran d. c)Pengakuan atas penyelesaian suatu program studi pada tingkat smester.Kurikulum 1994 5Kurikulum Suplemen a.SD Pamog 2.Sistem Penilaian f.meningkatkan hasil belajar siswa e strategi 6.Kurikulum Berbasis Kompetensi f.Latar belakang b.Sistem Kridit a)Pengukur beban siswa b)Pencerminan dari perolehan tentang pengetahuan/ketrampilan tertentu dalam waktu tertentu.

Belajar tuntas a. .Peranan guru sbb: -Memberikan Pengarahan mengenai teknik belajar dengan sistem modu.3. b.Penerapan eSiswa mengerjakan tes e.Pengertian yaitu:suatu cara dalam proses belajar yang menuntut siswa untuk menguasai materi pelajaran secara tuntas dengan hasil yang memuaskan.Tujuan bertujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk mencapai angka tertinggi dengan menguasai bahan pelajaran secara tuntas c.Sekolah unggul 7.Pendidikan Pesantren g.Karakteristik d. -Memberikan penjelasan apabila siswa menemui kesulitan.Inovasi dalam pendekatan belajar mengajar 1.Universitas terbuka 6.SMP Terbuka 4.Proyek perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) 5.Peranan guru dan siswa 1. 2.Peranan siswa sbb: -Mengerjakan tugas nya masing-masing(individu).

Karakteristik 1)Kegiatan kelas menantang siswa melakukan kegiatan belajar secara bebas tetapi terkendali.Peranan Guru dan siswa. -Tidak mendominasi kegiatan belajar siswa Sedangkan Peranan siwa -Keluasan melakukan sesuatu hal tersebut diatas tanpa tekanan pihak lain.Penerapan e.-Melaksanakan tes setiap akhir kegiatan. 4)Kegiatan kerja siswa bervariasi. 2)Guru tidak mendominasi pembicaraan tetapi lebih banyak memberikan rangsangan berpikir bagi siswa.salah satunya kegiatan kerja dalam bentuk kelompok atau diskusi. 3)Guru menyediakan atau mengusahakan sumber bagi siswa. Diantaranya:-mendodrong membina gairah belajar dan partisipasi siswa secara aktif. -Menampilkan berbagai usaha /kreativitas belajar hingga mencapai keberhasilan.Cara Belajar siswa aktif a. d. 2.Tujuan Agar siswa aktif dalam proses belajar sehingga mampu untuk mengubah prilaku/tingkah lakunya secara lebih efektif dan efisisen. . c.mengoptimalisasikan kegiatan siswa dalam proses belajar b.Pengertian Suatu cara/usaha mempertinggi.

Mendorong siswa untuk memecahkan masalah yang dirasakan. e.Siswa merencanakan penelitian guna memperoleh fakta yang valid.Ketrampilan Proses a.Peranan Guru. -Menyusun tujuan pengajaran -Memberi pengaturan waktu -Pengaturan ruang belajar/kelas -Pengaturan siswa dalam nbelajar b.Mengajak guru /Pembina untuk ikut berperan aktif mengembangkan CBSA 2. c.Penerapan 1.Peran guru dan siswa a. d.dan apa yang ia pelajari.Menyiapkan situas yang menggiring siswa untuk bertanya.SIswa aktif melakukan observasi untuk meneliti suatu permasalahan.Karakteristik 1. 2.Pendekatan yang mengacu kepada bagaimana belajar. b.3.tujuan Memberikan ketrampilan praktis yang akan dihadapi setiap orang didalam kehidupan.Siswa berusaha mencari hubungan sebab akibat.Peranan siswa .sekaligus untuk mengembangkan pemahamannya tentang konsep yang dipelajari. 3. 3.

3. . 4.Blissmer)Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas sbb: 1. 2.Memproses input sesuai dengan programnya.serta tanggap dalam berbagai permasalahan H.Menyediakan out put dalam bentuk informasi.-Membantu teman /kelompok dalam memecahkan masalah -Berperan aktif dalam berbagai diskusi -Berpikir kritis.Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan.Contoh inovasi dalam penggunaan Teknologi Komputer Menurut buku Computer Annual(Robert H.Menerima input.

Jakarta.2001.Tirtarahaja.P.Umar dan La Sulo.1994.Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan.FIP-IKIP Padang Shane.Singgalang tanggal 31 Agustus 2002 Naisbit.Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan.Pengantar Pendidikan.Daftar Pustaka Agusfidar Nasution. Massuhu.Inovasi Pendidikan Padang.Defusi Inovasi Pendidikan. .1999.1973.Lisma Jamal. Depdiknas. Syofyan Kudin.Pengantar Pendidikan Bandung Angkasa.Jakarta Binarupa Aksara.Tand Aburdene.Sumatera Barat. Sutjipto.1992.P3MTK Dirjen Dikti Depdikbud Zahara Idris.Jakarta.Arti Pendidikan Bagi Masa Depan(terjemahan Moh Ansyar)Jakarta Pustekom Depdikbud Depdiknas.2002.Draft Memorondum Pandangan.Kompetensi Tamatan Pendidikan Dasar dan Menengah.Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren.Kurikulum Berbasis Kompetensi. Zelhendri Zen.1990.Kelompok ahli Bidang Perencanaan Sosial Ekonomi.1994.Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Kewarganegaraan.Jakarta.1988.Jakarta.AG.Padang FIP-UNP.Megatrends 2000.2001.1995.

Dalam UUSPN Bab 1 ayat 2 Pendidikan nasional adalahPendidikan bangdsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang ber akar pada nilai-nilai Agama.berdasarkan pada filsafat budaya bangsa.(1963) Pendidikan Nasional adalah:Suatu system pendidikanyang berlandaskan dan dijiwai oleh suatu filsafah hidup suatu bangsa dan bertujuan untuk mengabdikan pada kepentingan dan cita-cita nasional bangsa tersebut.dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.keserasian.demi kelangsungan hidup dan cita-cita bangsa.BAB VII Sistem Pendidikan Nasional PertemuanXII A.keseimbangan . Konsep tentang Pendidikan Nasional Indonesia adalah: 1.yang diartikan Pendidikan Nasional dalam suatu bangsa.modern dengan memiliki institusi-institusi yang mantap dan teknologi maju c.Sistem Pendidikan Nasional Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan pendidikan nasiona? Menurut Sunarya W.Adil dan Makmur yang merata materil. Ciri-ciri antara lain sbb a.Pembangunan Nasional.dan spiritual b.Berazaskan kekeluargaan yang didalam nya berlangsung keselarasan.kebudayaan Nasional Indonesia.

belum mantap nya perkembangan.Sumber masukan system pendidikan nasional adalah masyarakat cirri-cirinya antara lain: a. 4. d.2.budaya.agama.Menegaskan Penggunaan Bahasa Pengantar B.Pendidikan Nasional merupakan usaha sadar untuk membangun masyarakat Pancasila.sosial.Profesionalisasi dalam rangka menumbuhkan manusia pembangunan d.dll.dan kemiskinan.Hasil yang diharapkan adalah Manusia yang bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Integrasi Nasional c.Internalisasi nilai-nilai b.Sistem Pendidikan Nasional merupakan salah satu bagian /system dari pembangunan Nasional.Memudahkan Peserta didik memperoleh Pendidikan. 9.Proses Sosialisasi antara lain: a. 5.dalam menghadapi perkembangan.Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional .yang masih belim mantap dan terpadu. 8.Lahir melalui perjuangan melawan penjajah b.Majemuk dalam suku.ekonomi.Mengatur bahwa masyarakat memiliki kebebasan. 7. 3.Humanisasi dalam rangka mencapai manusia Indonesia seutuhnya 6.dan UUD 1945 c.Negara hokum berdasarkan Pancasila.kebodohan.

jalur pendidikan luar sekolah 2.Mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya.ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan .jalur pendidikan sekolah b.Hak dan Kewajiban Peserta Didik dan Pendidik Peserta didik dalam satuan pendidik berhak: a. 1. f.dan pendidikan tinggi. c.Pendidikan umum dan kejuruan terdiri dari:pendidikan umum.dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.Mendapatkan biaya Pendidikan bagi mereka yg orang tua nya kurang mampu e.Pendidikan adalah:Usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya.Kelembagaan jenjang dan Program Pendidikan a.menjaga norma pendidikan b.Mendapat beasiswa bagi yang berprestasi d.setiap peserta didik berkewajiban: a. 2.Mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat.Pindah ke program Pendidikan pada satuan pendidik yang lain dan setara.Satuan dan jalur Pendidikan Ada 2 jalur dalam satuan pendidikan a.minat dan kemampuan. 3.Menyelesaikan program pendidikan sesuai dengankecepatan belajar masingmasing.pendidikan menengah. b.

Sumberdaya Kependidikan dilakukan oleh masyarakat/keluarga pesera didik.dan pengembang di bidang pendidikan.pemilik.Kurikulum disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dengan mempertimbangkan tahap perkembangan peserta didik dan keserasianna dengan lingkungan.pengawas. c.disamping perpustakaan seperti laboratorium d.peneliti.Warga Negara asing dapat menjadi peserta didik pada satuan pendidikan 4.3. Perpustakaan merupakan salah satu sumbe belajar. .ketentuan mengenai hak dan kewajiban.Tenaga kependidikan Pengelola satuan pendidikan. b.

Pendidikan Nasional.1969.Jakarta:P3TK Dikti Undang-Undang RI Nomor II Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional:Jakarta Depdikbud.Pengantar Pendidikan.Buku Materi Pokok Dasar-Dasar Kependidikan:Jakarta Karuniko.1986.Jakarta:Depdikbud . Mudyhardjo Redjo dan kawan-kawan.Dasar-Dasar Kependidikan:Jakarta P3TK Dikti Depdikbud. Sumaryo. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.Daftar Pustaka Arbi Zanti dan Syahrun Syahmiar 1991.Surakarta:UNS Tirtahardjo Umar dan La Sulo 1994.W.

Landasan Kultural Adalah:bagian dari peristiwa budaya.radikal.maka landasan yang bersifat filsafat menelaah sesuatu secara menyeluruh. 3.karena pendidikan dan kebudayaan mempunyai hubugan timbale balik. Pertemuan ke XIII DAN XIV A.Landasan Filosofis Landasan yang berkaitan dengan makna atau hakekat pendidikan yang berusaha menelaah masalah-masalah pokok dalam pendidikan.kebudayaan dapat dilestarian .satu hal yang dapat dipastikan ialah:bahwa pendidikan tidakkan pernah terjadi dalam kehampaan sosial.sehubungan dengan itu.artinya pendidikan tidakkan pernah terjadi apabila tidak ada interaksi antar individu. 1.1989.landasan ini bersifat filsafat.Moeliono.Landasan Pendidikan Secara singkat dapat dikatakan sebagai tempat bertumpu atau dasar dalam melakukakan analisis kritis terhadap kaidah-kaidah dan kenyataanya.Landasan Sosiologis Pendidikan merupakan peristiwa sosial yang berlangsungdan latar interaksi sosial.1989/1990.BAB VIII Landasan Asas-Asas Pendidikan Serta Penerapannya.Soedomo.dan konseptual sehingga menghasilkan konsepsi-konsepsi mengenai kehidupan dunia. 2.

landasan ini merupakan salah satu landasan yang amat penting dalam pendidikan.dan in formal.. B.non formal. 3.ia selalu berkembang mengikuti perkembangan yang terjadi di lingkungan kehidupannya.Azas Tut wuri Handayani Merupakan azas pendidikan Indonesia pada saat ini bersumber dari azas pendidikan Taman Siswa.azas ini bermakna.Landasan Psikologis Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia.kebijakan penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan dalam masyarakat perlu disalurkan oleh titik tumpu legalistic yang jelas dan syah. 6. 5. 4.dan seni(ipteks)mempunyai kaitan yang sangat erat.Azas azas Pokok pendidikan 1.Azas Kemandirian dalam Belajar .bersangkut paut dengan berbagai aspek manusiadan masyarakat.dikarenakan menjadi bagian utama dalam pendidikan terutama dalam bentuk pembelajaran.Azas B elajar Sepanjang Hayat yakni makhluk tidak peernah sempurna.terutama tertuju pada pemahaman manusia. 2.Landasan Legalistik Merupakan peristiwa multidimensi./dikembangkandengan jalan mewariskannyadari generasi ke generasi melalui pendidikan baik formal.Landasan ilmiah dan teknologi Pendidikan dengan ilmu pengetahuan teknologi.khususnya berkenaan dengan proses belajar manusia.bahwa setiap orang ber hak mengatur dirinya sendiri dengan berpedoman kepada tata tertib kehidupan yang umum.

dll. C.dan asal usul. .Penerapan Azas-azas Pendidikan dalam kegiatan Pembelajaran 1.Baik azas tut wuri handayani.sebenarnya banyak sumber informasi yang di gunakan.Peranan Pendidik Pendidik cenderung menggunakan komunikasi satu arah sering menempatkan dirinya sebagai orang yang paling dominan. Dalam hal ini masih terdapat kcendrungan bahwa para pendidik masih terikat oleh penggunaan komunikasi satu arah. 2.Informator.dan Motivator.radio.diantaranya.azas tut wuri handayani pada prinsipnya bertolak dngan asumsi kemampuan peserta didik untuk mandiri untuk belajar.semakin tinggi tanpa di batasi oleh perbedaan suku.Pendekatan komunikasi oleh Guru.dengan azas kemandirian dalam belajar.agama.maupun belajar sepanjang hayat secara langsung erat kaitannya.internet.dalam kegiatan pembelajaran yaitu metode ceramah.media cetak.perwujudan dalam belajar menempatkan pendidik sebagai:Fasilitator. 3.ras. Kemajuan ilmu teknologi yang amat pesat menuntut orang untuk belajar terus menerus sepanjang hayatnya.dan satu-satunya sumber informasi adalah buku.orang tua.televise.Masalah tujuan belajar.artinya tidak jarang pendidik apakah itiu guru.sehubungan dengan itu tujuan belajar yang learning to know dan learning to do saja ternyata belum cukup.dosen sering menempat kan dirinya sebagaiorang yang serba tahu.oleh karena itu kemajuan teknologi maupun kemajuan transortasi dan komunikasi membuat dunia semakin sempit serta interaksi antar manusia.

St.1989.Malang:IKIP Malang Seularto.1977.Ketrampilan Berkomunikasi antar Pribadi. Moeliono.Daftar Pustaka Ardhan.Jakarta:Dirjen Dikti.Jakarta:Kerja sama Kompas Gramedia Tirtarahardja.Modul 2.Jakarta:Dirjen Dikti.1990.Landasan Pendidikan.1993.Bandung:Angkasa.la.Pengantar Pendidikan.Zahara dan Jamal.Lisma.Frans Magis.Jilid 1 dan 2.1994.Pendidikan (Karya Ki Hajar Dewantara Bagian Pertama)Yogyakarta:Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.Kamus Besar Bahasa Indonesia.M. Dewantara.1986 Dasar-Dasar Kependidikan.Wayan (Ed).Jakarta:Ba-lai Pustaka Soedomo.dan Parera.Program Akta Mengajar Vb . Membenahi Strategi Pendidikan dalam Menuju Masyarakat Baru Indonesia.Depdikbud.1989/1990.Depdikbud .Pengantar Pendidikan.Komponen Bidang studi pendidikan dan teknologi Pendidikan.(ED).Ki Hajar. Idris.Antor M.Malang:IKIP Malang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.Umar dan Sulo.1992.

Pembangunan adalah ibadah kepada ALLAH SWT. 2.BAB IX Pendidikan Pembangunan Nasional Pertemuan XV A.pengelola dan pemakai hasil pembangunan tersebut hamper terabaikan.komunikasi dll. 4. -Segi sasaran pendidikan .yang memuat cirri keselarasan.Peranan pendidik Dalam Pembangunan sosial 1Peranan Pendidikan dalam Pembangunan Perubahan Masyarakat pada Umumnya.Pembangunan memuat kegiatan mengejar kemajuan lahiriah 3.sedangkan pembangunan manusianya sebagai perencana.Peranan Manusia Dalam Pembangunannya 1.jalan-jalan. 5.Pembangunan tertuju pada pembentukan manusi Indonesia seutuhnya. B.Konsep Pembangunan sebagai Usaha Perubahan Terencana Banyak muncul pemahaman bahwa pembangunan sering diasosiasikan dengan pembangunan ekonomi industri sehingga bermunculan bangunan berupa pabrikpabrik.serta alat transportasi.Dalam melaksanakan pembangunan manusia mempunyai tanggung jawab.Pembangunan adalah pembebasan diri manusia dari berbagai hambatan C.

menengah umum.anak sebagai calon manusia pembangunan harus ditempatkan dengan baik tentang ketrampilan.khususnya bagi yang tidak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.Mencerdaskan kehidupan bangsa b.Membangun manusia sebagai pelaksana transformasi c.Memperhitungkan dimensi sumber daya manusia dan pengembangan lapangan kerja . -Jenjang Pendidikan Pendidikan dasar. 2.Membina manusia menjadi tenaga prodktif d.Membentuk kepribadian yag berorientasi kepada prestasi e. -Lingkungan Sekolah Dalam pendidikan formal(sekolah)peserta didik dibekali beberapa ketrampilan dan pengetahuan sebagai bekal untuk kemampuan kerja.Peranan Pendidikan dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Peranan Pendidikan dalam pengembangan Sumber daya manusia a.dan perguruan tinggi member bekal pada peserta didik secara terus menerus sekaligus merupakan basis pendidikan yang berkualitas. -Lingkungan Pendidikan Dalam lingkungan keluarga .Pendidikan adalah usaha sadar yang diarahkan pada peserta didik upaya menjadi manusia yang memiliki kepribadian kuat dan utuh serta memiliki moral yang tinggi. -Lingkungan Masyarakat Masyarakat peserta didik memperoleh bekal praktis dalam berbagai jenis pekerjaan.

Merobah pola piker masyarakat yang masih pada taraf rendah 3. d.Memberikan bimbingan bahwa pengendalian alam harus bersifat rasional dan tidak merusak tata lingkungan hidup adalah suatu keharusan c.Memberikan araha pada manusia bahwa memelihara.f.Peranan pendidikan dalam pemeliharaan lingkungan hidup a.Supaya pebangunan yang dilaksanakan dapat menjaga keseimbangan dan pembinaan ekosistem.Membudayakan pola hidup yang serasi dengan ekosistemnya .mengelola dan melestarikan lingkungan hidup adalah suatu keharusan b.Untuk mengelola SDA masyarakat dengan daya dukung alam yang ada f.

Surabaya:Usaha Nasional Tirtahardja Umar dkk.Daftar Pustaka Emil Salim.1997.Yogyakarta Bigraf Publishing .Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Zamroni.Jakarta:Rineka Cipta GBHN 1999 Lisma Jamal.Membangun Manusia Indonesia seutuhnya.Pengantar dasar-dasar kependidikan.Jend Pdd Tinggi.1987.1986.Jakarta:Dir .1980.Pengantar pendidikan . Tim Dosen FIP IKIP Malang.1994.2001.Dasar-dasar kependidikan.Bukittinggi Pustaka Indonesia Fuad Hasan.Paradigma Pendidikan Masa Depan.Dasar-dasar Kependidikan.

1997 Budaya yang kuat dan agresif adalah budaya yang bersifat progresif mempunyai cirri-ciri sbb: a.Perkiraan masyarakat masa depan 1)Kecendrungan Globalisasi Globalisasi mempunyai makna bahwa bumi sebagai satu kesatuan yang utuh seakan-akan tanpa tapal batas administrasinegara Menurut Selo Sumardjan.Terbuka terhadap inovasi.Memanfaatkan teknologi yang senantiasa berkembang(Selo Sumardjan 1993) 4 macam kecendrungan Globalisasi: a.Bidang Iptek .Mempunyai kebiasaan membaca yang tinggi c.Mempunyai kemampuan menyerap dan mengembangkan ilmu pengetahuan dengan cepat dan banyak d.1993 yang dikutip Yusufhadi.Mempunyai pandangan hidup yang berdimensi lokal .bahkan selalu berusaha mencari hal-hal baru e. f.dan universal.BAB X Masyarakat Masa Depan Pertemuan ke XVI A.Mempunyai cara berpikir yang rasional dan realistis b.Mampu memprediksikan dan merencanakan masa depan g.nasional.

Bidang Pendidikan Khususnya dalam budaya nasional dan budaya nusantara mengalami perubahan dan perkembangan yang semakin mengglobal akibat dari pengaruh buku radio.untuk menyelenggarakan pemerintahan Yusufhadi Miarso(1997)cirri-ciri sbb: a. b.menyimpan dan menyajikan b.Meningkatkan daya muat dalam mengumpulkan informasi.budayanya dalam menerima informasi teknologi tersebut.padakonferensi tingkat tinggi(KTT) D.Bidang Ekonomi Globalisasi ekonomi mempengaruhi perkembangan ekonomi yang tidak mengenal lagi batas-batas Negara c. 2.dan media lainnya.Perkembangan Arus Komunikasi Yang semakin Padat dan Cepat Sebenarnya sejak zaman dahulu manusi memerlukan informasi yang digunakan untuk meneruskan nilai-nilai budaya.Meningkatkan kecepatan penyajian informasi .Globalisasi Iptek mengalami perkembangan yang sangat cepat.Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Perkembangan IPTEK ini dapat berdampak positif maupun negatif kepada suatu bangsa.televise.Bidang lingkungan Hidup Lingkungan Hidup menjadi bahan perbincangan dalam berbagai pertemuan internasional seperti yang mencapai puncaknya. 3.tergantung pada kesiapan dan kondisi sosial.terutama dalam pemanfaatan berbagai teknologi canggih dalam kehidupan manusia.dampak positifnya adalahdapat memudahkan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan.

Pemangku profesi memandang profesinya sebagai suatu karir hidup B.Terdapat kode etik profesi yang mengatur keanggotaan serta tingkah laku e.Maka manusia Indonesia dituntut .Tuntutan Layanan Profesional Layanan Profesional diberikan oleh pemegang profesi. f.Biaya perolehan informasi dari jarak jauh semakin menurun.miniaturisasi perangkat kelas d.yang harus dipelajari dalam waktu tertentu a. Profesi memerlukan teknik dan prosedur kerja.c.Terdapatnya informasi profesi yang berfungsi menjaga/meningkatkan layanan profesi.dan melindungi anggotanya.Lebih mengutamakan Pelayanan kemanusiaan yang ideal yang dilakukan oleh pemangku profesi b.terdapat sekumpulan bidang ilmu yang menjadi landasan dari sejumlah teknik c.Keragaman pilihan informasi e.Upaya Pendidikan dalam mengantisipasi Masa Depan 1.terdapat suatu mekanisme saringan berdasarkan kualifikasi tertentu d.Meningkatnya kegunaan informasi 4. f.Melimpahnya.Distribusi informasi semakin luas h.Tuntutan bagi manusia masa depan Seperi telah diuraikan bahwa masyarakat masa depan harus mempunyai kemampuan menyesuaikan diri dengan keadaan.Kemudahan Penggunaan Produk Informasi g.

Kemampuan menseleksi informasi yang diperoleh 2.didunia akibat pergaulan bangsa Indonesia yang terbuka dengan semua bangsa di dunia.politik.Kemampuan mengantisipasi perkembangan berdasarkan ilmu pengetahuan b.Kemampuan mengakomodasikan perkembangan IPTEK serta perubahan yang diakibatkannya d.maka tugas pendidikan yang utama adalah:Pembentukan/Penanaman nilai dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang mendasari kepribadian bangsa Indonesia b.Tanggap terhadap berbagai permasalahan sosial.Upaya mengantisipasi masa depan a.Pengembangan sarana Pendidikan merupakan salah satu prasyarat utama untuk memperoleh kesempatan dan menghadapi tantangan masa depan.a.Pembentukan/perubahan nilai atau sikap untuk mengantisipasi masa depan secara global dan arus informasi yang cepat .Pengembangan kebudayaan Budaya Indonesia tidak hanya berasal dari budaya berbagai daerah nusantara.tetapi juga dipengaruhi oleh budaya luar dari berbagai Negara. Upaya yang perlu dilakukan untuk menghadapi era globalisasi: .dan lingkungan b.cultural.Memiliki etos kerja yang tinggi dan efisien Menurut Makaminan Makagiansar(1990)perlu mengembangkan 4 hal pokok dari peserta didik yaitu: a. c.Kreatif dalam menemukan alternative pemecahan masalah c.Kemampuan dan sikap untuk mengerti dan mampu mengatasi situasi c.

1)Pemantapan Kurikulum(Kurikulum Inti dan Lokal) 2)Pemantapan Strategi Pembelajaran 3)Peningkatan kualitas tenaga kependidikan 4)Peningkatan Sumber daya pendidikan lainnya. .

Depdikbud Yusufhadi Miarso.Umar dan La Sulo(1994).Terjemahan Mhd.(Makalah) .Rajawali.Harlold G(1984).Arti Pendidikan bagi Masa Depan.Pengantar Pendidikan.Daftar Pustaka Shane.Ansyar. Tirtarahardja.Jakarta:CV..(1997).Jakarta:Dirjen Pendidikan Tinggi.Teknologi Pendidikan Menyongsong Abad 21.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful