TUGAS PENGANTAR PENDIDIKAN

Disusun Oleh :

INTAN RAHMATIKA 54770/2010 PENDIDKAN SENDRATASIK

FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2011

BAB 1 HAKEKAT MANUSIA DAN DIMENSI DIMENSINYA Pertemuan 1

A.Hakekat Manusia
1.Terminologi a. Istilah ( term)dan hakikat berasal dari bahasa arab,dengan kata dasarnya haq yang kebenaran yang sesungguhnya(mendasar).Apabila seseorang berarti menerangkan atau menjelaskan sesuatu benda atau sifat,maka yang dijelaskan itu adalah cirri-ciri atau sifat yang mendasar dari benda atau objek tersebut. b. Istilah manusia juga berasal dari bahasa arab yaitu dari kata man yang artinya manusia kebetulan sama artinya yang ada dalam bahasa inggris,dan penggalan kata yang kedua yaitu nasia yang artinya pelupa jadi manusi adalah:orang yang sering lupa tentang aturan peringatan-peringatan tuhan. Beberapa istilah lain yang digunakan untuk manusia adalah: 1)Al insane:manusia yang mempunyai hati 2)Al basyar :manusia dalam bentuk lahiriah nya yaitu makhluk yang memerlukan makan dan minum,sebagai layaknya manusia biasa. 3)Baniadam : anak adam yaitu nabi adam maksudnya:cucu nabi adam. 2.Berbagai Pandangan Tentang Hakikat Manusia a.Pandangan islam/al quran islam memandang hakikat manusia bukan berdasarkan pandangan pribadi atau individu orang yang memandang,akan tetapi pandangan yang didasarkan atas

ayat-ayat tuhan terkandung didalam Al Quran atau pandangan yang disampaikan nabi Muhammad SAW. A)Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan/Allah Tuhan sebagai pencipta disebut khalik:dan selain dari tuhan disebut makhluk.idealnya setiap makhluk harus patuh bertingkah laku sesuai dengan aturan yang ditetapkan penciptanya. B)Hakikat manusia sebagai khalifah ( Manager ) Tuhan yang Maha Pengasih lagi maha penyayang memposisikan manusia pada tempat yang paling tinggi yaitu sebagai khalifah(manager)untuk mengatur alam ini berdasarkan aturan Tuhan. B.Sekilas pandangan ilmuan barat tentang hakekat manusia 1)Pandangan psikoanalitik dari S.Freud. Menurut Freud manusia terdiri dari 3 komponen yaitu:id=das,es dan ego=das,ich serta superego-dan uber ich dalam id terdapat unsure seksual sebagai daya penggerak kejiwaan/tingkah laku manusia.ego yaitu:untuk menjembatani id dengan dunia luar dari individu itu,yang muncul kedunia luar dari perbuatan individu adalah egonya.super ego tumbuh dan berkembang berkat interaksi antara individu dengan lingkungannya yang bersifat mengatur seperti nilai,moral,adat,tradisi,hokum,norma,dll. 2)Pandangan Humanistik a)Dalam waktu tertentu manusia punyaotonomi untuk menentukan nasibnya. Contoh:seorang akan menjadi petani,pegawai,mau duduk atau berdiri sesuai dengan keputusannya. b)Manusia bukan makhluk jahat atau baik,tetapi ia punya potensi keduanya. Contoh:manusia mempunyai pilihan dalam mengambil keputusan c)Manusia adalah makhluk yang bertanggung jawab atas perbuatannya

contoh:manusia dapat bertanggung jawab atas perbuatannya,karena ia dituntut dan di beri tanggung jawab. d)Manusia makhluk yang senantiasa menjadi (on going process)dan tak pernah sempurna contoh:janin akan menjadi bayi,selanjutnya anak balita,anak taman kanakkanak,anak SD,berlanjut dengan remaja,jadi saudagar,pegawai,nelayan,dan jadi almarhum/almarhumah.dan akhirnya menjadi penghuni surge dan neraka,ini membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna. 3)Pandangan behavioristik Disini diterangkan bahwa tingkah laku manusia ditentukan oleh pengaruh lingkungan yang dialami oleh individu yang bersangkutan

Pertemuan ke II
C.Dimensi-dimensi Kemanusiaan 1.Dimensi keindividualan:keberadan manusia sebagai individual bersifat unik yaitu:berbeda antara satu dengan yang lainnya. 2.Dimensi kesosialan:Seseorang akan menemukan akunya ,manakala berada ditengah aku yang lain,yaitu:manusia tidak akan mengenali dirinya dan dapat mewujudkan potensinya sebelum ia berinteraksi dengan manusia lain. 3.Dimensi kesusilaan:dalam pergaulan sosial manusia diikat oleh nilai-nilai tertentu,yang menjadipatokan/ukuran,bahwa suatu prilaku dianggap baik/buruk. 4.Dimensi keberagaman:Manusia adalah makhluk yang religius yang mengakui bahwa ada suatu zat yang menguasai alam beserta isinya,yang dipuja dan disembahnya yang disebut allah yaitu tuhan. C.Pengembangan Dimensi Kemanusiaan

Manusia secara individu lahir ke bumi dengan segenap potensi untuk berkembang.agar potensi yang dimiliki manusia berkembang optimal maka manusia memerlukan orang lain dalam kehidupannya melalui proses sosialisasi. D.Sosok manusia Indonesia seutuhnya Manusia yang utuh merupakan tujuan pembangunan,seperti yang digambarkan GBHN bahwa pembangunan yang dilaksanakan adalahdalam rangka membangun manusia Indonesia yang seutuhnya,hidup secara serasi,selaras,danseimbang antara kehidupanjasmaniah,dan rohaniah. Sikap hidup manusia Indonesia adalah: 1.Kepentingan pribadinya tetap diletakkan dalam rangka kesadaran dan kewajibansebagai makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat. 2.kewajiban terhadap masyarakat lebih besar dari kepentingan pribadinya. Interaksi pendidikan adalah pengendalian yang pada dasarnya dilakukan dengan 3 cara yaitu: a.menumbuhkan kemandirian dengan menyediakan kesempatan utuk memutuskan dan berbuat. b.menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan dan berbuat dengan meningkatkan pengetahuan keterampilan. c.menyediakan system dukungan yang menawarkan kesempatan serta kemudahan belajar.

Harper & Row Publishers.Conder.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1983.New York.DAN Oejeng S.Printice-Hall. Universitas Terbuka.Tafsir Al Qur an Naskah Asli Terjemah-Keterangan.Zainuddin.Penerbit Widjaya Jakarta.Bretwood Maryland USA.Tafsir Qur an. Canaco: Bandung.1994. Hamidy H. Patterson.Pustaka Sinar Harapan : Jakarta.Pustaka Alam Life.Manusia Purba. .Gana.CM.dan HS.S Fachruddin.Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V Buku II A.1982.Fachruddin 1982.1982.Yusuf.Pengantar Ilmu Jiwa Umum V.1985.dkk.1984/1985.Jakarta.Wijaya:Jakarta.H.Jujun S. Nasution A.Fuurth edition.Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V Buku II A.Zikir 99 Asma ul Husna. Timan.Learning Theories for Teachers.Published by Armana Corp.The Holy Qur an Translation and Comentary. Sariasumantri. Bigge L.S.Daftar Pustaka Ali A.International.Universitas Terbuka: Jakarta.Inc. Depdikbud.1953. Hamidy.1984.Humanistic Education.Jakarta Timur.1973.Filsafat Ilmu:Sebuah Pengantar.London.Naskah Asli Terjemahan Keterangan. Zahra (Tim)2002.Zainuddin dan H.Morris.Tira Pustaka:Jakarta.Zahra Publishing house.

Langeveld adalah seorang ahli pendidikan bangsa belanda yang pendidikannya berorientasi ke Eropa lebih menekankan kepada teori-teori(ilmu).dan keterampilan .John Dewey Seorang asli filsafat pendidikan Amerika pragmatisme dan dinamis.Dalam pencapaian tujuan pendidikan anak didik perlu diikut sertakan untuk terlibat secara aktif sepenuhnya. .peletak dasar yang kuat pendidikan nasional yang progresif untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang. 2.sebagai tokoh Pendidikan Nasional Indonesia.Ki Hajar Dewantara.Bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dari si pendidik yang mempunyai tanggung jawab kepada masa depan anak atau peserta didik.tetapi pandangannya masih tetap aktualpada masa sekarang dan bahkan pada masa yang akan dating merumuskan defenisi tentang pendidikan dengan versi lain.Usaha itu mempunyai tuuan yang ingin dicapai. 3.Menurut Pakar Indonesia .pendidikan (education)diartikan sebagai Proses pembentukan kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kea rah alam dan sesame manusia .di Indonesia dapat kita kenal dengan bukunya Paedagogik Teoritis Sistematis.Menurut Pakar Asing: .Pertemua ke III 2.HAKEKAT PENDIDIKAN A. . 2.Pengertian Pendidikan 1. Beberapa cirri unsur pendidikan yaitu: 1.Driyakara tokoh pendidikan kita yang sudah almarhum.Tokoh ini adalah pelopor atau peletak dasar dari perguruan Taman Siswa. .yaitu pengembangan individu untuk meningkatkan pengetahuan.

Pencapaian tujuan tersebut terlaksana dalam suatu proses dimana di perlukan bimbingan yang terencana.Dimensi Produktif b. d.Pendidikan merupakan proses interaksi manusia yang ditandai oleh keseimbangan antara kedaulatan subjek didik dengan kewibawaan pendidikan. Pendidikan meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dan masyarakat.Pendidikan merupakan kiat dalam menerapkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan tekhnologi bagi pembentukan manusia seutuhnya.Menurut UU Sisdiknas No. B.Menurut Para Ahli Beberapa asumsi dasar yang berkenaan dengan hakekat pendidikan dinyatakan oleh Raka Joni(1985:2)sebagai berikut: a.Kegiatan tersebut terselenggara dalam jalur pendidikan di sekolah dan pendidikan di luar sekolah.Dimensi inspiratif 3. e.20/2003 .Pendidikan merupakan usaha penyiapan subjek didik menghadapi lingkungan hidup yang mengalami perubahan yang semakin pesat. b. 5.4. c.teratur dan sistematis. Prayitno mengemukakan Bahwa pendidikan hendaklah berada pada ketiga dimensinya yaitu: 1.Hakikat Pendidikan a.Pendidikan berlangsung seumur hidup.Dimensi demokratik 2.

Dalam system terdapat dalam keadaan statis dan keseimbangan intern(omaestatis )yang dinamis. 5.Faktor Pendidik yaitu: . A.Faktor tujuan yaitu: Tujuan merupakan factor pendidikan yang berperan penting yang diinginkan pendidik untuk dicapai oleh peserta didik.Masukan system tidak hanya hal-hal yang bersifat material.Mentransformasikan energy yang tersedia.Memberikan hasil kepada lingkungan.Mengambil energi atau(masukan)dari lingkungan. 4. Ciri-ciri umum sitem terbuka adalah sbb: 1.Faktor-faktor Pendidikan 1.Pertemuan ke IV C. 9.Pendidikan sebagai Sistem Pendekatan sitem dalam pendidikan dimaksudkan untuk memaksimalkan pencapaian tujuan yang telah di tetapkan Pendidikan adalah karya bersama yang berlangsung dalam suatu pola kehidupan masyarakat tertentu.Sistem merupakan rangkaian peristiwa atau kejadian yang terus berlangsung. 6. 8. 2.Sistem dapat mencapai keadan akhir yang sama dengan kondisi awal yang berbeda dengan pencapaian yang tidak sama. 3. 2.Sistem bergerak menuju kepada peranan-peranan yang makin berdiferensisasi.Untuk dapat hidup terus sistem harus bergerak melawan proses ntrhopy/kehancuran. 7.

Bahan/materi harus sesuai dan menunjang tercapainya tujuan. b.Subjek didik a.Berdasarkan hal kita dapar membedakan pendidik itu dalam dua kata gori: A: Pendidik menurut kodrat yaitu orang tua B: Pendidik menurut jabatan yaitu guru Hubungan edukatif mengandung dua unsure dasar yaitu: A.Isi Materi Pendidikan Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai ada criteria atau syarat utama yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan yaitu: a.Metode dan Alat Pendidikan a. 5.Subjek didik pada dasarnya merupakan insan yang aktif.Subjek didik memiliki potensi baik fisik maupun psikologis.Subjek didik bertanggung jawab atas pendidikannya sendiri.unsur kasih sayang orang tua terhadap anak b. b.kasih sayang kepada subjek didik b.Bahan/materi harus sesuai dengan karakteristik perkembangan subyek didik.Metode adalah cara yang berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan. d.tanggung jawab kepada tugas mendidik 3. 4.Subjek didik memerlukan pembinaan individual.unsur kesadaran akan tanggung jawab dari pendidik untuk menentukan perkembangan anak Sifat-sifat yang normative baik sebagai kelanjutan dari sikap orang tua pada umum nya antara lain : a. c. .

2. .simulasi atau bermain peran. b)Perbedaan sifat dan tabiaat murid juga harus diperhatikan.karena dalam metode ini semua murid dapat aktif.Metode dapat dipergunakan atau kurang tepat ditentukan oleh beberapa faktor yaitu: 1.Tujuan yang ingin di capai:mungkin metode yang lebih tepat adalah menggunakan metode demonstrasi. c)Stimulatif:meningkatkan motivasi murid.Faktor alat-alat pendidikan 1. c)Pada anak yang normal sebaiknya digunakan tindakan yang preventif.Alat pendidikan yang merupakan keberadaan Adapun alat bantu/sarana pendidikan mempunyai beberapa fungsi yaitu: a)Merekam:memproduksi peristiwa yang terjadi baik pada saat ini. Pemilihan alat pendidikan yang akan diogunakan untuk mempertimbangkan beberapa hal antara lain: a)Situasi hubungan antara guru dengan murid. d)Penggunaan ancaman dan hukuman haruslah hati-hati dan bijaksana. b. 3. 2.Faktor Guru:Ada metode yang berhasil dilakukan oleh seorang guru.maupun dimasa yang akan datang. b)Manipulatif:pengamatan terhadap peristiwa yang secara wajar tidak dapat diamati.Faktor murid(peserta didik):dapat digunakan metode diskusi.Alat pendidikan yang bersifat tindakan yaitu:berupa upaya atau siasat dalam kaitan dengan kewibawaan.tetapi belum tentu berhasil oleh guru lain.

g)Evaluatif:menginterprestasikan respon murid sehubungan dengan variable termasuk kepribadian dan potensinya.yang berada di luar diri anak yang bukan manusia.engingatkan murid padahal-hal yang telah dipelajari sebelum memulai pelajaran baru. 6. b. f)Mengaktifkan respon murid:alat bantu merangsang murid untuk melakukan sesuatu yang diinginkannya.Keluarga b.Lingkungan Alam adalah sesuatu yang ada didunia ini.baik secara langsung ataupun tidak langsung.dan rumah.Sekolah c.seperti binatang. e)Mengingkatkan kembali:.Masyarakat . Menurut tempat pelaksanaan pendidikan lingkungan di bedakan atas: a.Lingkungan Sosial adalah semua manusia yang berada diluar diri seseorang yang dapat mempengaruhi diri orang tersebut.d)Memperagakan:misalnya memberikan contoh agar murid menerima rangsangan.gedung.air.Lingkungan Pendidikan a.tumbuhan.iklim. h)Umpan Balik:mendorong murid untuk memperbaiki/mengubah tingkah laku.

Sodiq A.1980 Tentang Pendidikan Yogyakarta.Pengantar Ilmu Pendidikan Sistematis.Paedagogik Teoritis sistematik. Satmoko.Jakarta: Depdikbud.DAFTAR PUSTAKA Depdikbud.1987.Yogyakarta:Nurcahaya.M.Bandung:Angkasa.J.Jakarta depdikbud.1989. 1985.1992. .dan kawan-kawan.1988.Kuntoro.yayasan kanisius.Semarang FIP-IKIP. Materi dasar pendidikan program akta mengajar V .Kumpulan Diktat Dasar-Dasar Kependidikan. Undang-undang RI no 2 tahun 1989.1987.dan Lisma Jarnal. 1981.tentang system pendidikan nasional. Umar Titoharjo dan Ha Sulon. Driyarkarta.Wawasan Pendidikan Guru.Pengantar Pendidikan Jakarta:Dikti. Wens Tanlain. Pendidikan Yogyakarta: majelis luhur perstuan taman siswa.Ilmu Pendidikan SPG/KPG/SGO.dan kawan-kawan. Tamsik Udin.1960.1985.Yogyakarta:FIP-IKIP Yogyakarta. Zahara Idris. KI Hajar dewantara.Pengantar Pendidikan.Jakarta:Aptik.1994.Buku II dasar ilmu pendidikan Jakarta 1998.Dimensi Manusia dalam Pemikiran Pendidikan .Bandung:Epsilon Group.Tidak bertahun. Langeveld.Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Yogyakarta:Andi Offset. Prayitno 2000 Hak dan Kewajiban Pendidikan Anak: padang jurusan BK INP Rakajoni. Sutari Imam Barnadik.

pengaruh timbale balik antara jenis lingkungan terhadap pendidikan anak.jenis-jenis lingkungan pendidikan 4. pokok materi yang perlu dikaji adalah: 1. dilihat dari pendidikan sebagai suatu system.pengertian lingkuan pendidikan 2. fungsi lingkungan pendidikan 3.Pengertian lingkungan Lingkungan meliputi semua kondisi dalam dunia ini yang dengan cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita.lingkungan merupakan masukan yang ikut menentukan dalam proses pendidikan dan selanjutnya akan mewarnai hasil pendidikan itu.pertumbuhan.sesuatu yang mempengaruhi itu mungkin berasal dari dalam diri individu dan mungkin pula berasal dari luar dari individu .BAB III Lingkungan Pendidikan Pertemuan ke V Pendahuluan Lingkungan merupakan salah satu unsure komponen pendidikan.perkembangan Lingkungan adalah segala sesuatu yang mempengaruhi individu. Diharapkan setelah kajian ini berakhir para mahasiswa calon pendidikan/pembaca memahami apa yang dimaksud dengan fungsinya untuk mencapai harapan tersebut. A.

sekolah bukan semata-mata sebagai konsumen.lembaga sosial C.Fungsi lingkungan Fungsi lingkungan tergantung pada jeni lingkungan tersebut sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan berfungsi antara lain sebagai berikut 1 pusat pendidikan formal 2.masing-masing jenis tersebut dapat pula dirinci menjadi jenis yang lebih kecil 1. 2.Lingkungan masyarakat Masyarakat adalah salah satu lingkungan pendidikan yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan pribadi seseorang. Jenis-jenis lingkungan Dari segi pengertian.Lingkungan sekolahan Adalah merupakan suatu hal yang tidak bias dibungkiri lagi.Kelurga Keluarga adalah merupakan pengelompokan primer yang terdiri dari sejumlah orang yang mempunyai pertalian darah.pembantu dan lain-lain.karena kemajuan zaman perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi. Tugas sekolah dalam menyiapkan anak untuk kehidupan masyarakat.tetapi ia juga sebagai produsen dan pemberi jasa terhadterhadap perkembangan anak didiknya.B.keluarga itu dapat terbentuk nucleus family ataupun keluarga yang terdiri dari ayah ibu anak paman tante kakek nenek adik?ipar.masyarakat mempunyai .keluarga tidak mungkin lagi dapat memenuhi semua keperluan dan apresiasi generasi muda akan pendidikan semakin maju. 3.pusat kebudayaan 3.lingkungan dapat terdiri dari lingkungan dalam dan lingkungan luar.

D.dan melatih dalam suasana belajar.mengajar.proses perkembangan dan anugrah. .dan proses pembelajaran.kaitan antara masyarakat dan pendidikan.peranan yang penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.terutama dalam melakukankegiatan pendidikan dalam membimbing.khusus untuk lingkungan tripusat pendidikan itulah yang menentukan baik secara sendiri maupun secara bersama-sama. Tumbuh kembangnya anak biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: Hereditas.Pengaruh timbal balik antara ke tiga Lingkungan Pendidikan terhadap Perkembangan Peserta didik.lingkungan.

Z.Pengantar Pendidikan. Tim Dosen IKIP malang.Surabaya:Usaha Nasional.Jamal. Materi Dasar Pendidikan Program Akta Mengajar V.1987.Dasar-dasar Pendidikan. .Umar la Sulo. Tirta Rahardja.L.(buku II A).1994.Jakarta P3MTK. 1982/1983. 1987.Jakarta PPIPT Depdikbud. Idris.Bandung.Angkasa.Daftar Pustaka Depdikbud.Pengantar Dasar-Dasar Kependidikan.

Pembiasaan dan latihan lebih penting dari pada peraturan. Menurut Jhon Locke(dalam Blishen.Pendidikan harus di berikan sejak awal mungkin.Anak didik harus diamati dari dekat untuk melihat: . c. A.dan konvergensi) 1)Aliran Empirisme Empirisme berasal dari bahasa latin.tuntutan dan kebutuhan masa kini.1970)hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendidikan adalah: a.serta perkiraan/antisipasi dimasa yang akan datang.BAB IV ALIRAN-ALIRAN PENDIDIKAN DAN IMPLIKASI TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN Pertemuan VI dan VII Pendahuluan Pemahaman tentang aliran-aliran pendidikan ini akan membekali tenaga pendidikan dengan wawasan kesejarahan yakni:kemampuan memahami kaitan antara pengalaman-pengalaman masa lampau.naturalisme. Aliran yang termasuk aliran klasik(empiris. b.nativisme.asal katanya:empiri berarti pengalaman .Aliran Klasik Pemahaman tentang aliran-aliran klasik ada beberapa pendapat yang berbeda mulai dari yang optimis sampai dengan pesimis.aliran ini dipelopori oleh Jhon Locke(1632-1704).perintah atau nasehat.

apa yang paling tepat pada anak sesuai dengan umurnya dan tingkat perkembangan nya. e.Pelajaran disekolah jangan sampai menjadi beban bagi anak.Aliran ini dipelopori oleh Sckophenhauer seorang filosof dari jerman yang hidup dalam tahun 1788-1880. d.J Rousseau (1712-1778).Anak harus dianggap sebagai makhluk rasional. Dia berpendapat:pendidikan adalah membiarkan seseorang tumbuh berdasarkan pembawaannya. 2.tabiat.kecendrungannya mengikuti orang tua tanpa merusak semangat anak itu.dan pendidikan tidak berpengaruh sama sekali terhadap perkembangan seseorang.La Nouvelle Heloise b.hasrat-hasratnya yang amat kuat. 3.filosof kebangsaan Perancis.Aliran ini dipelopori oleh J.sebab lingkungan tidak akan berdaya dalam mempengaruhi perkembangan. 2)Aliran Navitisme Navitisme berasal dari bahasa latin.Confession . 3)Aliran Naturalisme Naturalisme berasal dari bahasa latin dari kata nature artinya alam.asal katanya natives berarti terlahir.Le Constract Sosial c. Pelopor aliran ini menulis beberapa buah buku yaitu: a.dan pembawaan. Bagi navitisme lingkungan sekitar tidak ada artinya.aliran ini dinamakan juga Nagativisme yang berarti meragukan pendidikan untuk perkembangan seseorang karena ia dilahirkan dengan pembawaan yang baik.1.

Pendidikan mungkin dilaksanakan. 2.Metode Global .4. b.Pengajaran Pusat Perhatian a. Jadi menurut teori konvegerensi: a.Aliran ini dipelopori oleh William Stern seolang ahli pendidikan bangsa Jerman dalam tahun(1871-1937).seorang ahli pendidikan bangsa belanda menekankanbahwa didalam pelaksanaannya pengajaran yang amat penting ialah suasananya.Gerakan Baru Pendidikan dan Pengaruhnya terhadap pelaksanaan di Indonesia 1.Pengajaran Alam Sekitar Langkah-langkah pengajaran alam sekitar.Lighart (1859-1916).Yang membatasi hasil pendidikan adalah pembawaan dan lingkungan. B. -Menetapkan tujuan -Persiapan yang dilakukan -jika langkah persiapan telah dilakukan dengan baik. Pengembangan pengajaran alam sekitar Slah seorang tokoh ialah J. -langkah pengolahan tidak harus dilakukan diluar proses kegiatan.pelaksanaan pengamatan biasanya dapat berjalan dengan lancer.Aliran ini mempertemukan atau mengawinkan 2 aliran yang berlawanan antara navitisme dan empirisme.Pendidikan diartikan sebagai pertolongan c.Aliran Konvergensi Konvergensi berasal dari bahasa inggris asal katanya convergency artinya pertemuan pada suatu titik.

harus ada hubungan kerja sama yang erat antara rumah dan sekolah.bahasa dan tangan atau ketrampilan kerja tangan Tujuan Sekolah Kerja a. b.anak-anak mengamati dan mengingat secara global(keseluruhan).agar anak dapat memiliki pekerjaan atau persiapan jabatan Karena banyaknya macam pekerjaan yang menjadi pusat pelajaran maka dibagi menjadi 3 golongan besar yaitu: 1. Menurut J.maka pengajaran harus disesuaikan dengan minat-minat tersebut.setiap bahan pelajaran harus merupakan suatu keseluruhan(totalitas) c.Agar anak dapat memiliki kemampuan atau kemanhiran tertentu c. d.anak didorong dan dirangsang untuk selalu aktif.Sekolah Kerja.ingatan. b. Asas-asas Pengajaran Pusat Perhatian a. 3.dalam mengajarkan membaca dan menulis lebih mudah mengajarkan dengan kalimat dari pada huruf-huruf secara tersendiri.Comenius (1592-1670)menekankan agar pendidikan mengembangkan pikiran.hubungan keseluruhan antara bagian itu adalah hubungan simbolis.pengajaran didasarkan atas kebutuhan anak.sekolah-sekolah perindustrian 2.sekolah-sekolah perdagangan .A. e.Centre d interst(pusat-pusat minat) anak-anak mempunyai minat yang spontan atau sewajarnya.Menambah pengetahuan anak b.

b.sekolah kerja tidak mementingkan pengetahuan siap yang bersifat hafalan melainkan pengetahuan fungsional untuk berprakarsa dan mencipta.bahan pelajaran disusun dalam suatu keseluruhan(totalitas) f.sekolah-sekolah rumah tangga Dasar-dasar sekolah kerja b.dalam pengajaran proyek anak bebas menentukan pilihannya dalam pekerjaan atau merancang mimpinya.Deckroly.dinamakan sekolah kerja psikologis.bangsa jerman menekan kan pengembangan kepribadian anak.3. Dasar filsofis dan pedagogis dari pengajaran proyek diletakkan oleh Jhon Dewey(1859-1952)namun pelaksanaannya diikuti oleh pengikutnya yaitu W.Jhon Dewey aliran pendidikan sosial modern menekankan secara seimbang peranan individu dan masyarakat.sekolah mendidik anak menjadi pribadi yang berani bertanggung jawab e.sekolah kerja yang didasarkan atas konsepsi O.sekolah kerja merupakan sekumpulan masyarakat kecil Macam-macam sekolah kerja a.pusat kegiatan pendidikan dan pengajaran ialah anak d.H.Kereschensteiner (1854-1932). didalam sekolah kerja anak aktif berbuat c.Pengajaran Proyek.kecerdasa tidak dapat diberikan dengan memberitahukan h.sekolah keja yang dipelopori oleh H.Gaudig(1890-1923). Langkah-langkah pokok pengerjaan proyek . g. d. c.sekolah kerja sosiologis digerakkan oleh G.Kilpatrick. 4.

Perguruan Taman Siswa.a. 1)Setiap orang ber hak mengatur dirinya sendiri 2)Pendidikan yang diberikan kepada anak hendaklah dapat menjadikan manusia yang merdeka batinnya 3)Pendidikan hendaklah didasarkan atas keadaan danbudaya Indonesia 4)Pendidikan harus diberikan kepada seluruh rakyat tanpa terkecuali 5)untuk mencapai azas kemerdekaan maka kita harus bekerja 6)oleh karena itu bersandar pada kekuasaan sendiri 7)Pendidik hendaklah mendidik anak dengan sepenuh hati.Kegiatan Belajar c.Lembaga Pendidikan yang Berjiwa Nasional Sebelum Kemerdekaan 1.disuatu masyarakat atau Negara tertentu namun atas pokoknya menjiwai kebijakan-kebijakan pendidikan dalam masyarakat atau Negara itu.Penilaian Pengaruh gerakan baru dalam Pendidikan terhadap Penyelenggaraan Pendidikan di Indonesia Mungkin saja gerakan-gerakan itu tidak diadopsi seutuhnya. Pertemuan VIII C.Persiapan b. Azas Taman Siswa. Dasar-Dasar Taman Siswa (1947) .

jenis-jenis Pendidikan Taman Siswa f.Ing Madya Mangun Karso:Tut wuri Handayani Lebih baik mati terhormat dari pada hidup nista:tingkah laku dan budi luhur harus ditumbuhkan 5)Rawe-rawe Rantas Malang-malang punting:segala sesuatu yang merintangi akan hancur.Bobot:menganjurkan pemilihan yang seksama menentukan calon anak menantu. Semboyan Taman Siswa 1)Suci Tata Ngesti Tunggal:kesucian batin dan teraturnya hidup lahiriah kita mengejar kesempurnaan 2)Bibit.1)Kebudayaan 2)Kemerdekaan 3)Kodrat Alam 4)Kemanusiaan 5)Kebangsaan c.Latar belakang berdirinya Pendidikan Muhamadiyah .Hasil-Hasil yang dicapai Taman Siswa 2. Tujuannya adalah menciptakan manusia merdeka lahir dan batin.Bebet.jika mempunyai kemauan yang teguh 6)Neng-Ning-Nung-Nang:ketenangan menimbulkan fikiran jernih yang menuju kepuasan batin dan membawa kemenagan e.anak menyehatkan keturunan 3)Ing Ngarso Sung Tulodo.Tujuan Perguruan Taman Siswa.Perguruan Muhamadiyah a.

1.Azas Pendidikan Muhamadiyah c.Kebijakan dalam bidang hokum fiqh 3.Alim dalam ilmu-ilmu dunia 3)Bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya e.Fungsi Pendidikan Muhamadiyah g.ibunya bernama syafiah.Kemajuan zending Kristen dan Misi Khatolik b.sedangkan ayahnya sudah meninggal.Kerusakan dibidang kepercayaan atau agama(aqidah umat islam) 2.Riwayat Hidup Muhammad Syafei.Ruang INS Kayu Tanam a.Cita-cita Pendidikan 1)Baik Budi Alim dan Beragama 2)Luas Pandangan.Dasar Pendidikan Muhamadiyah 1)tajdid 2)Kemasyarakatan 3)Aktivitas 4)Kreativitas 5)Optimisme f.Tujuan dan target pendidikan Muhamadiyah d.Hasil-hasil Belajar yang dicapai pendidikan Muhamadiyah 3.Kemunduran dalam pendidikan islam 4.sebenarnya kelahiran .Muhammad Syafei dilahirkan di Kalimantan Barat pada tahun1893.1.

d. c.Azas Ruang Pendidikan INS Kayu Tanam.Pada tahun 1946 ia menjadi Mentri PP dan K Dalam Kabinet Syahrir kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung.dan akhirnya pada tanggal 5 Maret 1969 ia meninggal dunia di padang dalam usia 73 tahun.syafei tidak diketahui tanggalnya tetapi diperkirakan saja oleh Marah Sutan yaitu ayah angkatnya yang membesarkannya pada tanggal 31 oktober 1893.pada tanggal 31 oktober 1926 ia diserahi tugas memimpin sekolah di Kayu Tanam.Tujuan Pendidikan INS Kayu Tanam.Tujuan Pendidikan Diniyah Putri Melaksanakan Pendidikan dan Pengajaran berdasarkan Islam dengan tujuan untuk membentuk putrid yang berjiwa islam.Dan pada tahun 1950 ia menjadi anggota parlemen . c. d.segala perkakas sekolah adalah hasil karya muridmuridnya.pada saat ia diangkat menjadi anak oleh Marah Sutan dan istrinya Chalidjah.Program Pendidikan Asrama .latar belakang berdirinya Diniyah Putri diniyah school didirikan pada tahun 1915 oleh Zainuddin Labay b.Cara mencapai Tujuan Pendidikan e.dan ibu pendidikan yang cakap dan aktif.setelah tamat disekolah guru bukittinggi ia bekerja sebagai guru di sekolah Kartini di Jakarta selama 8 tahun.Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang a. b.pada tanggal 31 mei 1922 ia pergi kebelanda sebagai guru dan penggemar seni.Usaha-usaha ruang Pendidikan INS Kayu Tanam 4.Dasar Pendidikan Diniyah Putri Didasarkan pada ajaran islam dengan berpedoman pada Al-Qur an dan Sunnah.

Sekolah Kuliyatul Mu alimat AL-Islamiyah 8.dan mempraktekkan semua ilmu yang telah dipelajari pada pagi hari.Perguruan Tinggi Diniyah Putri .Sekolah Menyesal 2.tidak mau dibujuk bahkan tidak mau kompromi dengan pemerintah belanda. g. f.memimpin.Sekolah Diniyah Putri Rendah 4. Sekolah Diniyah Putri Menengah Pertama 7.Sekolah Diniyah Putri Bagian A 5.sehingga tawaran untuk menjadi sekolah negri ditolak.Sikap Perguruan terhadap Pemerintahan Belanda Rahmah El Yunusiah.Melatih anak didik bagaimana cara hidup bermasyarakat.serta dipimpin. Sekolah Diniyah Putri Bagian B 6.Sekolah Taman Kanak-kanak 3.Jenis Pendidikan 1.

Jakarta Ahmadi. Yogyakart.Pendidikan dan Pembangunan:50 Tahun Taman Siswa.1977.Cita dan Citra Muhamadiyah:Pendidikan Muhamadiyah dilihat dari Perspektif Islam Jakarta:Pustaka Panjimas.1996.Makin Lama Makin Cinta:Muhamadiyah Setengah Abad.dkk.Bandung:Armico.Bagian Pertama:Pendidikan.1994.Titarahardja.(Cetakan Kedua).Jakarta:PT Grasindo.Jakarta:Grasindo . Karya Ki Hadjar Dewantara.Pendidikan Dari Masa ke Masa.1987.A.Yogyakarta:Majlis Luhur Taman Siswa.Syafei:Ruang Pendidik INS Kayu Tanam.Pengantar Pendidikan(Jilid 1 dan 2).A.Jakarta:P3TK Dirjen Dikti Depdikbud Majelis luhur Taman Siswa.Pengantar Pendidikan.1976. Navis.Daftar Pustaka Departemen Penerangan. Zahara Idris dan Lisma Jamal. Rusli Karim dalam Yunan Yusuf. Lasulo.Umar.1992.Karya Ki Hadjar Dewantara.A.Filsfat dan Strategi Pendidikan M.1985.1962.

Masalah mutu pendidikan Mutu pendidikan umumnya dilihat dari hasil (output)pendidikan adalah kadar ketercapaian tujuan Kadar ketercapaian tujuan tergantung pada unit atau lembaga penyelenggaraan pendidikan tersebut.Peningkatan efisiensi dan efektifitas Pendidikan e.Pengembangan Kebudayaan f.Permasalahan efisiensi dan Efektivitas Pendidikan . 3.Peningkatan mutu Pendidikan c.Masalah pokok pendidikan 1.BAB V Permasalahan Pendidikan Pertemuan IX Ujian Smester Pertemuan X Permasalahan Pendidikan Pendahuluan a.Perluasan dan Pemerataan kesempatan mengikuti pendidikan b.Pembinaan generasi Muda A.Masalah pemerataan pendidikan Permasalahannya ialah bagaimana system pendidikan dikelola sehingga dapat menyediakan kesempatan yang seluas luasnya bagi seluruh warga Negara memperoleh pendidikan.Peningkatan Relevensi Pendidikan d. 2.

pertanian akan membawa masalah dalam bidang pendidikan Ex:Materi/Bahan pelajaran yang terdapat dalam kurikulum sudah harus di ubah/disesuaikan.a.Faktor-faktor yang mempengaruhi Berkembangnya permasalahan Pendidikan.mungkin pada suatu situasi /kondisi muncul secara serempak meskipun dalam bobot yang berbeda.Efektivitas ialah hasil yang dicapai sesuai dengan rencana/program yang dibuat sebelumnya(tepat guna) 4.TEK(Tekhnologi) ex:Teknologi baru yang digunakan dalam suatu proses produksi akan menimbulkan kondisi ekonomi sosial baru c. C. 1.IP(Ilmu Pengetahuan) Berkembangnya IP(Science)apakah bidang sosial.dan biaya tetapi produktivitas(hasil)optimal.Pengaruh IPTEK a.hukum.Masalah Relevensi Pendidikan Ialah bila sistem pendidikan dapat menghasilkan out put(keluaran) yang sesuai dengan pembangunan B.S(Seni) .Efisiensi ialah bila penyelenggaraan pendidikan tersebut hemat waktu. b. b.Saling Kait antar Masalah Dalam kenyataanya di dalam lapangan masalah tersebut saling terkait.ekonomi.tenaga.

Aspirasi Masyarakat terhadap pendidikan 4.Pendidikan(bersama bidang terkait) 3.Pendidikan harus senantiasa di perbaharui 2. Masyarakat kita yang umumnya berada di daerah terpencil. 2.Aspirasi Masyarakat Kecendrungan aspirasi masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun sudah terlihat 4.Sistem Pendidikan meningkatkan peran/fungsinya .Aktivitas Kesenian mempunyai andil yang cukup besar dalam membentuk manusia Indonesia seutuhnya(tujuan Pendidikan). 3.Keterbelakangan Budaya dan Sarana Kehidupan.dan kurangnya terdidik akan mengalami keterbelakangan budaya dan sarana kehidupan c.Laju Pertumbuhan Penduduk Akan menyebabkan berkembangnya masalah pendidikan.misalnya Pemerataan.Penanggulangan Permasalahan Pendidikan 1.yang ekonominya lemah.

1994.Pengantar Pendidikan.Surabaya:Usaha Nasional .Daftar Pustaka Depdikbud . Tim Dosen IKIP Malang.P3MTK Dirjen Dikti Depdikbud.Jakarta PPIPT Depdikbud.1987.Materi Dasar Program Pendidikan Akta Mengajar V.Pengantar Dasar-Dasar Kependidikan.Umar la Sulo.(Buku II A).1982/1983.Jakarta. Tirta Rahardja.

Mengejar ketinggalan-ketinggalan yang dihasilkan oleh kemajuan-kemajuan ilmu dan teknologi b. 4. 3.Proses Pembelajaran Pendidikan Non-Formal Pendidikan non formal merupakan pendidikan yang didirikan dan dikelola oleh masyarakat sebagai lembaga pendidikannya.Program dan Pengelolaan Pendidikan Program pengelolaan pendidikan secara ekplisit dicantumkan pada UU pokok pendekatan terbaru(UU.Mengusahakan terselenggaranya kependidikan sekolah maupun luar sekolah bagi setiap warga Negara. 1.tenaga pendidikan non guru seperti petugas /guru pembimbing.Ketenagaan Pendidikan Tenaga pendidikan yang ber status guru/dosen harus keluaran pendidikan tertinggi.BAB.Inovasi dalam kurikulm .Dana Kebutuhan dan penyelenggara pendidikan kelihatannya semakin meningkat.karena biaya pendidikan semakin mahal.Tahun 2003 Tentang SPN) 2.VI UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN NASIONAL Pertemuan ke XI Pendahuluan a.No 20. 5.

prinsip pendidikan seumur hidup 3.Kurikulum 1968 2.kurikulum 1984 Korakteristik 1984 adalah: a.prinsip pengembangan 1)Prinsip relevansi 2)Pendekatan Pengembangan 3)Perkembangan masyarakat 4)Pengembangan kurikulum 5)Guna tercapai tujuan c.1.dan ekstrakurikuler.prinsip fleksibilitas program b.fakta empiris 3.Kurikulum 1975 Prinsip-prinsip kurikulum 1975 adalah: a. .landasan pengembangan 1.prinsip efisiensi dan efektifitas c.prinsip kontinuitas e.Kegiatan kurikulum 1)ada 3 bentuk kegiatan kurikuler:intrakurikuler.prinsip berorientasi pada tujuan d.nilai dasar (basic valui) 2.kokurikuler.segi teoritis b.

Kurikulum 1994 5Kurikulum Suplemen a.sistem persekolahan 1.SD Kecil .Pendekatan dalam proses belajar mengajar e. c)Pengakuan atas penyelesaian suatu program studi pada tingkat smester.Latar belakang b.tujuan c.Sistem Penilaian f. 4.SD Pamog 2.meningkatkan hasil belajar siswa e strategi 6.Sistem Kridit a)Pengukur beban siswa b)Pencerminan dari perolehan tentang pengetahuan/ketrampilan tertentu dalam waktu tertentu.Kurikulum Berbasis Kompetensi f.meningkatkan efektifitas dan kalitas pembelajaran d.2)kegiatan intrakurikuler dilaksanakan sesuai dengan program 3)kegiatan kokurikuler diluar struktur program 4)kegiatan ekstrakurikuler terutama ditunjukkan untuk keperluan pembinaan bakat d.

Tujuan bertujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk mencapai angka tertinggi dengan menguasai bahan pelajaran secara tuntas c.Pengertian yaitu:suatu cara dalam proses belajar yang menuntut siswa untuk menguasai materi pelajaran secara tuntas dengan hasil yang memuaskan. . -Memberikan penjelasan apabila siswa menemui kesulitan. b.Peranan siswa sbb: -Mengerjakan tugas nya masing-masing(individu).Peranan guru sbb: -Memberikan Pengarahan mengenai teknik belajar dengan sistem modu.Penerapan eSiswa mengerjakan tes e.Belajar tuntas a.SMP Terbuka 4.Universitas terbuka 6.3.Sekolah unggul 7.Peranan guru dan siswa 1.Pendidikan Pesantren g.Proyek perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) 5. 2.Karakteristik d.Inovasi dalam pendekatan belajar mengajar 1.

d.Pengertian Suatu cara/usaha mempertinggi. 3)Guru menyediakan atau mengusahakan sumber bagi siswa. 4)Kegiatan kerja siswa bervariasi.-Melaksanakan tes setiap akhir kegiatan.Peranan Guru dan siswa. -Menampilkan berbagai usaha /kreativitas belajar hingga mencapai keberhasilan. Karakteristik 1)Kegiatan kelas menantang siswa melakukan kegiatan belajar secara bebas tetapi terkendali. 2)Guru tidak mendominasi pembicaraan tetapi lebih banyak memberikan rangsangan berpikir bagi siswa.Cara Belajar siswa aktif a.Tujuan Agar siswa aktif dalam proses belajar sehingga mampu untuk mengubah prilaku/tingkah lakunya secara lebih efektif dan efisisen. 2.Penerapan e. -Tidak mendominasi kegiatan belajar siswa Sedangkan Peranan siwa -Keluasan melakukan sesuatu hal tersebut diatas tanpa tekanan pihak lain.mengoptimalisasikan kegiatan siswa dalam proses belajar b. Diantaranya:-mendodrong membina gairah belajar dan partisipasi siswa secara aktif. . c.salah satunya kegiatan kerja dalam bentuk kelompok atau diskusi.

dan apa yang ia pelajari.Mengajak guru /Pembina untuk ikut berperan aktif mengembangkan CBSA 2.Pendekatan yang mengacu kepada bagaimana belajar.Karakteristik 1. e.SIswa aktif melakukan observasi untuk meneliti suatu permasalahan. b. 3.tujuan Memberikan ketrampilan praktis yang akan dihadapi setiap orang didalam kehidupan.Mendorong siswa untuk memecahkan masalah yang dirasakan.Siswa merencanakan penelitian guna memperoleh fakta yang valid.Peran guru dan siswa a.Ketrampilan Proses a. c.Penerapan 1.Peranan siswa .3.Siswa berusaha mencari hubungan sebab akibat. d.sekaligus untuk mengembangkan pemahamannya tentang konsep yang dipelajari. -Menyusun tujuan pengajaran -Memberi pengaturan waktu -Pengaturan ruang belajar/kelas -Pengaturan siswa dalam nbelajar b. 2.Peranan Guru.Menyiapkan situas yang menggiring siswa untuk bertanya. 3.

2.Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan.serta tanggap dalam berbagai permasalahan H. 4.Memproses input sesuai dengan programnya.Menerima input.-Membantu teman /kelompok dalam memecahkan masalah -Berperan aktif dalam berbagai diskusi -Berpikir kritis. .Contoh inovasi dalam penggunaan Teknologi Komputer Menurut buku Computer Annual(Robert H. 3.Blissmer)Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas sbb: 1.Menyediakan out put dalam bentuk informasi.

FIP-IKIP Padang Shane.Singgalang tanggal 31 Agustus 2002 Naisbit.Padang FIP-UNP.Jakarta.1990.Jakarta.2002.P.Defusi Inovasi Pendidikan. Sutjipto.Tirtarahaja.1995.P3MTK Dirjen Dikti Depdikbud Zahara Idris. Depdiknas.Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren.Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Kewarganegaraan.1973.1994.Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan.Arti Pendidikan Bagi Masa Depan(terjemahan Moh Ansyar)Jakarta Pustekom Depdikbud Depdiknas.Draft Memorondum Pandangan. Syofyan Kudin.1994.1999.Jakarta Binarupa Aksara.Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan.Pengantar Pendidikan.Kelompok ahli Bidang Perencanaan Sosial Ekonomi.Umar dan La Sulo.Jakarta.2001.1988.Tand Aburdene. Massuhu. Zelhendri Zen.Lisma Jamal. .2001.Kompetensi Tamatan Pendidikan Dasar dan Menengah.1992.Daftar Pustaka Agusfidar Nasution.AG.Sumatera Barat.Inovasi Pendidikan Padang.Megatrends 2000.Pengantar Pendidikan Bandung Angkasa.Kurikulum Berbasis Kompetensi.Jakarta.

dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.berdasarkan pada filsafat budaya bangsa.BAB VII Sistem Pendidikan Nasional PertemuanXII A.dan spiritual b. Konsep tentang Pendidikan Nasional Indonesia adalah: 1. Dalam UUSPN Bab 1 ayat 2 Pendidikan nasional adalahPendidikan bangdsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang ber akar pada nilai-nilai Agama.Sistem Pendidikan Nasional Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan pendidikan nasiona? Menurut Sunarya W.demi kelangsungan hidup dan cita-cita bangsa.keserasian.Pembangunan Nasional. Ciri-ciri antara lain sbb a.yang diartikan Pendidikan Nasional dalam suatu bangsa.modern dengan memiliki institusi-institusi yang mantap dan teknologi maju c.(1963) Pendidikan Nasional adalah:Suatu system pendidikanyang berlandaskan dan dijiwai oleh suatu filsafah hidup suatu bangsa dan bertujuan untuk mengabdikan pada kepentingan dan cita-cita nasional bangsa tersebut.keseimbangan .Berazaskan kekeluargaan yang didalam nya berlangsung keselarasan.kebudayaan Nasional Indonesia.Adil dan Makmur yang merata materil.

Hasil yang diharapkan adalah Manusia yang bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.Pendidikan Nasional merupakan usaha sadar untuk membangun masyarakat Pancasila.belum mantap nya perkembangan.agama.budaya.ekonomi. 5.dan UUD 1945 c. 8. 9.sosial. 4.Profesionalisasi dalam rangka menumbuhkan manusia pembangunan d.Internalisasi nilai-nilai b. 3.dll.Menegaskan Penggunaan Bahasa Pengantar B. 7.Lahir melalui perjuangan melawan penjajah b.dan kemiskinan.2.Integrasi Nasional c.Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional .dalam menghadapi perkembangan.Memudahkan Peserta didik memperoleh Pendidikan.Sumber masukan system pendidikan nasional adalah masyarakat cirri-cirinya antara lain: a.Humanisasi dalam rangka mencapai manusia Indonesia seutuhnya 6.Negara hokum berdasarkan Pancasila.Sistem Pendidikan Nasional merupakan salah satu bagian /system dari pembangunan Nasional.yang masih belim mantap dan terpadu.Proses Sosialisasi antara lain: a.Mengatur bahwa masyarakat memiliki kebebasan. d.kebodohan.Majemuk dalam suku.

dan diajarkan oleh pendidik yang seagama.Pindah ke program Pendidikan pada satuan pendidik yang lain dan setara.jalur pendidikan luar sekolah 2.Kelembagaan jenjang dan Program Pendidikan a.Pendidikan adalah:Usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya.jalur pendidikan sekolah b.Satuan dan jalur Pendidikan Ada 2 jalur dalam satuan pendidikan a.Mendapat beasiswa bagi yang berprestasi d. 3. c. b.Mendapatkan biaya Pendidikan bagi mereka yg orang tua nya kurang mampu e. 1.Hak dan Kewajiban Peserta Didik dan Pendidik Peserta didik dalam satuan pendidik berhak: a.Pendidikan umum dan kejuruan terdiri dari:pendidikan umum.Menyelesaikan program pendidikan sesuai dengankecepatan belajar masingmasing.dan pendidikan tinggi.ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan .minat dan kemampuan.pendidikan menengah. f. 2.setiap peserta didik berkewajiban: a.Mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya.menjaga norma pendidikan b.Mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat.

.Kurikulum disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dengan mempertimbangkan tahap perkembangan peserta didik dan keserasianna dengan lingkungan.pengawas.Warga Negara asing dapat menjadi peserta didik pada satuan pendidikan 4. c.dan pengembang di bidang pendidikan.disamping perpustakaan seperti laboratorium d. b.pemilik.ketentuan mengenai hak dan kewajiban. Perpustakaan merupakan salah satu sumbe belajar.peneliti.3.Sumberdaya Kependidikan dilakukan oleh masyarakat/keluarga pesera didik.Tenaga kependidikan Pengelola satuan pendidikan.

Dasar-Dasar Kependidikan:Jakarta P3TK Dikti Depdikbud. Mudyhardjo Redjo dan kawan-kawan. Sumaryo.Daftar Pustaka Arbi Zanti dan Syahrun Syahmiar 1991.Buku Materi Pokok Dasar-Dasar Kependidikan:Jakarta Karuniko.Jakarta:P3TK Dikti Undang-Undang RI Nomor II Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional:Jakarta Depdikbud.Pendidikan Nasional. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.Jakarta:Depdikbud .W.1969.Surakarta:UNS Tirtahardjo Umar dan La Sulo 1994.1986.Pengantar Pendidikan.

artinya pendidikan tidakkan pernah terjadi apabila tidak ada interaksi antar individu.1989.1989/1990.landasan ini bersifat filsafat. 3.kebudayaan dapat dilestarian .Landasan Kultural Adalah:bagian dari peristiwa budaya. Pertemuan ke XIII DAN XIV A. 2.karena pendidikan dan kebudayaan mempunyai hubugan timbale balik.Landasan Pendidikan Secara singkat dapat dikatakan sebagai tempat bertumpu atau dasar dalam melakukakan analisis kritis terhadap kaidah-kaidah dan kenyataanya.Landasan Filosofis Landasan yang berkaitan dengan makna atau hakekat pendidikan yang berusaha menelaah masalah-masalah pokok dalam pendidikan.satu hal yang dapat dipastikan ialah:bahwa pendidikan tidakkan pernah terjadi dalam kehampaan sosial.Moeliono.maka landasan yang bersifat filsafat menelaah sesuatu secara menyeluruh.BAB VIII Landasan Asas-Asas Pendidikan Serta Penerapannya. 1.Landasan Sosiologis Pendidikan merupakan peristiwa sosial yang berlangsungdan latar interaksi sosial.radikal.dan konseptual sehingga menghasilkan konsepsi-konsepsi mengenai kehidupan dunia.Soedomo.sehubungan dengan itu.

bahwa setiap orang ber hak mengatur dirinya sendiri dengan berpedoman kepada tata tertib kehidupan yang umum.non formal.khususnya berkenaan dengan proses belajar manusia.azas ini bermakna. 6.bersangkut paut dengan berbagai aspek manusiadan masyarakat.dan in formal.Azas azas Pokok pendidikan 1..Azas B elajar Sepanjang Hayat yakni makhluk tidak peernah sempurna.kebijakan penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan dalam masyarakat perlu disalurkan oleh titik tumpu legalistic yang jelas dan syah. 5.Landasan ilmiah dan teknologi Pendidikan dengan ilmu pengetahuan teknologi.Azas Tut wuri Handayani Merupakan azas pendidikan Indonesia pada saat ini bersumber dari azas pendidikan Taman Siswa. 2./dikembangkandengan jalan mewariskannyadari generasi ke generasi melalui pendidikan baik formal.dan seni(ipteks)mempunyai kaitan yang sangat erat.Landasan Legalistik Merupakan peristiwa multidimensi.landasan ini merupakan salah satu landasan yang amat penting dalam pendidikan. 3.dikarenakan menjadi bagian utama dalam pendidikan terutama dalam bentuk pembelajaran.Landasan Psikologis Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia.terutama tertuju pada pemahaman manusia.Azas Kemandirian dalam Belajar . 4. B.ia selalu berkembang mengikuti perkembangan yang terjadi di lingkungan kehidupannya.

azas tut wuri handayani pada prinsipnya bertolak dngan asumsi kemampuan peserta didik untuk mandiri untuk belajar. 2.Informator. Kemajuan ilmu teknologi yang amat pesat menuntut orang untuk belajar terus menerus sepanjang hayatnya.Baik azas tut wuri handayani.dengan azas kemandirian dalam belajar.maupun belajar sepanjang hayat secara langsung erat kaitannya.televise.Peranan Pendidik Pendidik cenderung menggunakan komunikasi satu arah sering menempatkan dirinya sebagai orang yang paling dominan.Masalah tujuan belajar. .diantaranya.dan asal usul.Pendekatan komunikasi oleh Guru.dan Motivator.media cetak. C.dan satu-satunya sumber informasi adalah buku.semakin tinggi tanpa di batasi oleh perbedaan suku.sehubungan dengan itu tujuan belajar yang learning to know dan learning to do saja ternyata belum cukup.sebenarnya banyak sumber informasi yang di gunakan.artinya tidak jarang pendidik apakah itiu guru.oleh karena itu kemajuan teknologi maupun kemajuan transortasi dan komunikasi membuat dunia semakin sempit serta interaksi antar manusia.perwujudan dalam belajar menempatkan pendidik sebagai:Fasilitator.dll.agama.ras.dalam kegiatan pembelajaran yaitu metode ceramah. Dalam hal ini masih terdapat kcendrungan bahwa para pendidik masih terikat oleh penggunaan komunikasi satu arah.Penerapan Azas-azas Pendidikan dalam kegiatan Pembelajaran 1.internet.orang tua.dosen sering menempat kan dirinya sebagaiorang yang serba tahu.radio. 3.

la.Landasan Pendidikan. Idris.Bandung:Angkasa.Modul 2.Pendidikan (Karya Ki Hajar Dewantara Bagian Pertama)Yogyakarta:Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.Frans Magis.Zahara dan Jamal.1989.Umar dan Sulo.Malang:IKIP Malang Seularto.Antor M.Komponen Bidang studi pendidikan dan teknologi Pendidikan.Pengantar Pendidikan.1986 Dasar-Dasar Kependidikan.M.Program Akta Mengajar Vb .St.dan Parera.Ki Hajar.Pengantar Pendidikan.Kamus Besar Bahasa Indonesia.1989/1990.Depdikbud. Moeliono. Membenahi Strategi Pendidikan dalam Menuju Masyarakat Baru Indonesia.(ED).Jilid 1 dan 2.Wayan (Ed).Jakarta:Kerja sama Kompas Gramedia Tirtarahardja.1992.1977.Jakarta:Ba-lai Pustaka Soedomo.Lisma.1990.Daftar Pustaka Ardhan.Jakarta:Dirjen Dikti.Malang:IKIP Malang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1994.Ketrampilan Berkomunikasi antar Pribadi.Jakarta:Dirjen Dikti.Depdikbud . Dewantara.1993.

Pembangunan adalah ibadah kepada ALLAH SWT.BAB IX Pendidikan Pembangunan Nasional Pertemuan XV A.yang memuat cirri keselarasan. 2.Peranan Manusia Dalam Pembangunannya 1.serta alat transportasi.Pembangunan memuat kegiatan mengejar kemajuan lahiriah 3.Peranan pendidik Dalam Pembangunan sosial 1Peranan Pendidikan dalam Pembangunan Perubahan Masyarakat pada Umumnya.Konsep Pembangunan sebagai Usaha Perubahan Terencana Banyak muncul pemahaman bahwa pembangunan sering diasosiasikan dengan pembangunan ekonomi industri sehingga bermunculan bangunan berupa pabrikpabrik.Dalam melaksanakan pembangunan manusia mempunyai tanggung jawab.Pembangunan adalah pembebasan diri manusia dari berbagai hambatan C.komunikasi dll. -Segi sasaran pendidikan . 5.Pembangunan tertuju pada pembentukan manusi Indonesia seutuhnya.jalan-jalan. 4.pengelola dan pemakai hasil pembangunan tersebut hamper terabaikan.sedangkan pembangunan manusianya sebagai perencana. B.

Membina manusia menjadi tenaga prodktif d. -Lingkungan Masyarakat Masyarakat peserta didik memperoleh bekal praktis dalam berbagai jenis pekerjaan.anak sebagai calon manusia pembangunan harus ditempatkan dengan baik tentang ketrampilan.Pendidikan adalah usaha sadar yang diarahkan pada peserta didik upaya menjadi manusia yang memiliki kepribadian kuat dan utuh serta memiliki moral yang tinggi.Membangun manusia sebagai pelaksana transformasi c.khususnya bagi yang tidak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. -Jenjang Pendidikan Pendidikan dasar.dan perguruan tinggi member bekal pada peserta didik secara terus menerus sekaligus merupakan basis pendidikan yang berkualitas. -Lingkungan Sekolah Dalam pendidikan formal(sekolah)peserta didik dibekali beberapa ketrampilan dan pengetahuan sebagai bekal untuk kemampuan kerja. 2.Peranan Pendidikan dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Peranan Pendidikan dalam pengembangan Sumber daya manusia a.Memperhitungkan dimensi sumber daya manusia dan pengembangan lapangan kerja . -Lingkungan Pendidikan Dalam lingkungan keluarga .Mencerdaskan kehidupan bangsa b.Membentuk kepribadian yag berorientasi kepada prestasi e.menengah umum.

mengelola dan melestarikan lingkungan hidup adalah suatu keharusan b. d.Merobah pola piker masyarakat yang masih pada taraf rendah 3.Peranan pendidikan dalam pemeliharaan lingkungan hidup a.Supaya pebangunan yang dilaksanakan dapat menjaga keseimbangan dan pembinaan ekosistem.Membudayakan pola hidup yang serasi dengan ekosistemnya .Memberikan araha pada manusia bahwa memelihara.f.Memberikan bimbingan bahwa pengendalian alam harus bersifat rasional dan tidak merusak tata lingkungan hidup adalah suatu keharusan c.Untuk mengelola SDA masyarakat dengan daya dukung alam yang ada f.

Jakarta:Dir .2001.1987.Jakarta:Rineka Cipta GBHN 1999 Lisma Jamal.Jend Pdd Tinggi.Surabaya:Usaha Nasional Tirtahardja Umar dkk.Dasar-dasar Kependidikan.Daftar Pustaka Emil Salim.Pengantar dasar-dasar kependidikan.1986.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Zamroni.Pengantar pendidikan .1997.Paradigma Pendidikan Masa Depan.1980.Membangun Manusia Indonesia seutuhnya.Dasar-dasar kependidikan. Tim Dosen FIP IKIP Malang.Yogyakarta Bigraf Publishing .Bukittinggi Pustaka Indonesia Fuad Hasan.1994.

f.Bidang Iptek .BAB X Masyarakat Masa Depan Pertemuan ke XVI A.Mempunyai kebiasaan membaca yang tinggi c.dan universal.Mempunyai pandangan hidup yang berdimensi lokal .Mempunyai kemampuan menyerap dan mengembangkan ilmu pengetahuan dengan cepat dan banyak d.1997 Budaya yang kuat dan agresif adalah budaya yang bersifat progresif mempunyai cirri-ciri sbb: a.Mempunyai cara berpikir yang rasional dan realistis b.bahkan selalu berusaha mencari hal-hal baru e.1993 yang dikutip Yusufhadi.Terbuka terhadap inovasi.Mampu memprediksikan dan merencanakan masa depan g.Memanfaatkan teknologi yang senantiasa berkembang(Selo Sumardjan 1993) 4 macam kecendrungan Globalisasi: a.nasional.Perkiraan masyarakat masa depan 1)Kecendrungan Globalisasi Globalisasi mempunyai makna bahwa bumi sebagai satu kesatuan yang utuh seakan-akan tanpa tapal batas administrasinegara Menurut Selo Sumardjan.

Perkembangan Arus Komunikasi Yang semakin Padat dan Cepat Sebenarnya sejak zaman dahulu manusi memerlukan informasi yang digunakan untuk meneruskan nilai-nilai budaya.budayanya dalam menerima informasi teknologi tersebut. b.Bidang Pendidikan Khususnya dalam budaya nasional dan budaya nusantara mengalami perubahan dan perkembangan yang semakin mengglobal akibat dari pengaruh buku radio.Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Perkembangan IPTEK ini dapat berdampak positif maupun negatif kepada suatu bangsa.Globalisasi Iptek mengalami perkembangan yang sangat cepat.untuk menyelenggarakan pemerintahan Yusufhadi Miarso(1997)cirri-ciri sbb: a.Meningkatkan kecepatan penyajian informasi .Bidang lingkungan Hidup Lingkungan Hidup menjadi bahan perbincangan dalam berbagai pertemuan internasional seperti yang mencapai puncaknya.Meningkatkan daya muat dalam mengumpulkan informasi. 2. 3.terutama dalam pemanfaatan berbagai teknologi canggih dalam kehidupan manusia.dan media lainnya.dampak positifnya adalahdapat memudahkan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan.menyimpan dan menyajikan b.padakonferensi tingkat tinggi(KTT) D.Bidang Ekonomi Globalisasi ekonomi mempengaruhi perkembangan ekonomi yang tidak mengenal lagi batas-batas Negara c.televise.tergantung pada kesiapan dan kondisi sosial.

Meningkatnya kegunaan informasi 4.Keragaman pilihan informasi e.Lebih mengutamakan Pelayanan kemanusiaan yang ideal yang dilakukan oleh pemangku profesi b.terdapat sekumpulan bidang ilmu yang menjadi landasan dari sejumlah teknik c.c.Terdapatnya informasi profesi yang berfungsi menjaga/meningkatkan layanan profesi.Tuntutan bagi manusia masa depan Seperi telah diuraikan bahwa masyarakat masa depan harus mempunyai kemampuan menyesuaikan diri dengan keadaan. f.Distribusi informasi semakin luas h.Tuntutan Layanan Profesional Layanan Profesional diberikan oleh pemegang profesi.Biaya perolehan informasi dari jarak jauh semakin menurun.Upaya Pendidikan dalam mengantisipasi Masa Depan 1.miniaturisasi perangkat kelas d.Pemangku profesi memandang profesinya sebagai suatu karir hidup B.Melimpahnya.Terdapat kode etik profesi yang mengatur keanggotaan serta tingkah laku e. f.Maka manusia Indonesia dituntut .yang harus dipelajari dalam waktu tertentu a.terdapat suatu mekanisme saringan berdasarkan kualifikasi tertentu d.dan melindungi anggotanya. Profesi memerlukan teknik dan prosedur kerja.Kemudahan Penggunaan Produk Informasi g.

Pengembangan kebudayaan Budaya Indonesia tidak hanya berasal dari budaya berbagai daerah nusantara.Memiliki etos kerja yang tinggi dan efisien Menurut Makaminan Makagiansar(1990)perlu mengembangkan 4 hal pokok dari peserta didik yaitu: a.Pengembangan sarana Pendidikan merupakan salah satu prasyarat utama untuk memperoleh kesempatan dan menghadapi tantangan masa depan.Pembentukan/perubahan nilai atau sikap untuk mengantisipasi masa depan secara global dan arus informasi yang cepat . c.Kreatif dalam menemukan alternative pemecahan masalah c.Kemampuan mengakomodasikan perkembangan IPTEK serta perubahan yang diakibatkannya d.dan lingkungan b.Kemampuan menseleksi informasi yang diperoleh 2.maka tugas pendidikan yang utama adalah:Pembentukan/Penanaman nilai dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang mendasari kepribadian bangsa Indonesia b.didunia akibat pergaulan bangsa Indonesia yang terbuka dengan semua bangsa di dunia.cultural. Upaya yang perlu dilakukan untuk menghadapi era globalisasi: .Upaya mengantisipasi masa depan a.Kemampuan mengantisipasi perkembangan berdasarkan ilmu pengetahuan b.a.Kemampuan dan sikap untuk mengerti dan mampu mengatasi situasi c.politik.tetapi juga dipengaruhi oleh budaya luar dari berbagai Negara.Tanggap terhadap berbagai permasalahan sosial.

1)Pemantapan Kurikulum(Kurikulum Inti dan Lokal) 2)Pemantapan Strategi Pembelajaran 3)Peningkatan kualitas tenaga kependidikan 4)Peningkatan Sumber daya pendidikan lainnya. .

Daftar Pustaka Shane.Jakarta:Dirjen Pendidikan Tinggi.Rajawali.(Makalah) .Ansyar.Harlold G(1984).Umar dan La Sulo(1994).Arti Pendidikan bagi Masa Depan..(1997).Jakarta:CV.Pengantar Pendidikan.Teknologi Pendidikan Menyongsong Abad 21.Depdikbud Yusufhadi Miarso.Terjemahan Mhd. Tirtarahardja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful