P. 1
Sejarah an Akuntansi Di Indonesia

Sejarah an Akuntansi Di Indonesia

|Views: 607|Likes:
Published by Asti Purnamasari

More info:

Published by: Asti Purnamasari on Jan 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/06/2013

pdf

text

original

SEJARAH PERKEMBANGAN AKUNTANSI DI INDONESIA

Posted on March 21st, 2011 anis 1 comment Praktik akuntansi di Indonesia dapat ditelusur pada era penjajahan Belanda sekitar 17 (ADB 2003) atau sekitar tahun 1642 (Soemarso 1995). Jejak yang jelas berkaitan dengan praktik akuntansi di Indonesia dapat ditemui pada tahun 1747, yaitu praktik pembukuan yang dilaksanakan Amphioen Sociteyt yang berkedudukan di Jakarta (Soemarso 1995). Pada era ini Belanda mengenalkan sistem pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping) sebagaimana yang dikembangkan oleh Luca Pacioli. Perusahaan VOC milik Belanda-yang merupakan organisasi komersial utama selama masa penjajahan-memainkan peranan penting dalam praktik bisnis di Indonesia selama era ini (Diga dan Yunus 1997). Kegiatan ekonomi pada masa penjajahan meningkat cepat selama tahun 1800an dan awal tahun 1900an. Hal ini ditandai dengan dihapuskannya tanam paksa sehingga pengusaha Belanda banyak yang menanmkan modalnya di Indonesia. Peningkatan kegiatan ekonomi mendorong munculnya permintaan akan tenaga akuntan dan juru buku yang terlatih. Akibatnya, fungsi auditing mulai dikenalkan di Indonesia pada tahun 1907 (Soemarso 1995). Peluang terhadap kebutuhan audit ini akhirnya diambil oleh akuntan Belanda dan Inggris yang masuk ke Indonesia untuk membantu kegiatan administrasi di perusahaan tekstil dan perusahaan manufaktur (Yunus 1990). Internal auditor yang pertama kali datang di Indonesia adalah J.W Labrijn-yang sudah berada di Indonesia pada tahun 1896 dan orang pertama yang melaksanakan pekerjaan audit (menyusun dan mengontrol pembukuan perusahaan) adalah Van Schagen yang dikirim ke Indonesia pada tahun 1907 (Soemarso 1995). Pengiriman Van Schagen merupakan titik tolak berdirinya Jawatan Akuntan NegaraGovernment Accountant Dienst yang terbentuk pada tahun 1915 (Soermarso 1995). Akuntan publik yang pertama adalah Frese & Hogeweg yang mendirikan kantor di Indonesia pada tahun 1918. Pendirian kantor ini diikuti kantor akuntan yang lain yaitu kantor akuntan H.Y.Voerens pada tahun 1920 dan pendirian Jawatan Akuntan Pajak-Belasting Accountant Dienst (Soemarso 1995). Pada era penjajahan, tidak ada orang Indonesia yang bekerja sebagai akuntan publik. Orang Indonesa pertama yang bekerja di bidang akuntansi adalah JD Massie, yang diangkat sebagai pemegang buku pada Jawatan Akuntan Pajak pada tanggal 21 September 1929 (Soemarso 1995). Kesempatan bagi akuntan lokal (Indonesia) mulai muncul pada tahun 1942-1945, dengan mundurnya Belanda dari Indonesia. Pada tahun 1947 hanya ada satu orang akuntan yang berbangsa Indonesia yaitu Prof. Dr. Abutari (Soermarso 1995). Praktik akuntansi model Belanda masih digunakan selama era setelah kemerdekaan (1950an). Pendidikan dan pelatihan akuntansi masih didominasi oleh sistem akuntansi model Belanda. Nasionalisasi atas perusahaan yang dimiliki Belanda dan pindahnya orang orang Belanda dari Indonesia pada tahun 1958 menyebabkan kelangkaan akuntan dan tenaga ahli (Diga dan Yunus 1997).

Kelompok tersebut berusaha untuk menciptakan ekonomi yang lebih kompetitif dan lebih berorientasi pada pasar-dengan dukungan praktik akuntansi yang baik. yang dikenal dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). pemerintah melalui IAI mengadopsi seperangkat standar akuntansi keuangan. pada era ini praktik akuntansi model Amerika mampu berbaur dengan akuntansi model Belanda. Bank Duta juga tidak menginformasi semua informasi kepada Bapepam. Pertama. Universitas Airlangga 1962 dan Universitas Gadjah Mada 1964 (Soermarso 1995)-telah mendorong pergantian praktik akuntansi model Belanda dengan model Amerika pada tahun 1960 (ADB 2003). tekanan untuk memperbaiki kualitas pelaporan keuangan muncul seiring dengan terjadinya berbagai skandal pelaporan keuangan yang dapat mempengaruhi kepercayaan dan perilaku investor. Indonesia pada akhirnya berpaling ke praktik akuntansi model Amerika. Bank Duta go public pada tahun 1990 tetapi gagal mengungkapkan kerugian yang jumlah besar (ADB 2003). Kasus ini diikuti oleh kasus Plaza Indonesia Realty (pertengahan 1992) dan Barito Pacific Timber (1993). Kebijakan kelompok tersebut memperoleh dukungan yang kuat dari investor asing dan lembaga-lembaga internasional (Rosser 1999). satu untuk menunjukkan hasil yang positif dengan maksud agar dapat digunakan untuk mengajukan pinjaman/kredit dari bank domestik dan asing. Selanjutnya. sekelompok tehnokrat muncul dan memiliki kepedulian terhadap reformasi ekonomi dan akuntansi. Pada pertengahan tahun 1980an. Ketiga. kualitas pelaporan keuangan harus diperbaiki jika memang pemerintah menginginkan adanya transformasi pasar modal dari model “casino” menjadi model yang dapat memobilisasi aliran investasi jangka panjang. pemerintah membuat berbagai aturan berkaitan dengan akuntansi dalam Undang Undang Perseroan Terbatas. Pemerintah bekerja sama dengan Bank Dunia (World Bank) melaksanakan Proyek Pengembangan Akuntansi yang ditujukan untuk mengembangkan regulasi akuntansi dan melatih profesi akuntansi. Kedua.Atas dasar nasionalisasi dan kelangkaan akuntan. Universitas Sumatera Utara 1962. Keempat. Makin meningkatnya jumlah institusi pendidikan tinggi yang menawarkan pendidikan akuntansiseperti pembukaan jurusan akuntansi di Universitas Indonesia 1952. terutama yang terjadi di lembaga pemerintah. dalam praktik banyak ditemui perusahaan yang memiliki tiga jenis pembukuan-satu untuk menunjukkan gambaran sebenarnya dari perusahaan dan untuk dasar pengambilan keputusan. dan satu lagi yang menjukkan hasil negatif (rugi) untuk tujuan pajak (Kwik 1994). Skandal pertama adalah kasus Bank Duta (bank swasta yang dimiliki oleh tiga yayasan yang dikendalikan presiden Suharto). pada tahun 1970 semua lembaga harus mengadopsi sistem akuntansi model Amerika (Diga dan Yunus 1997). auditor Bank Duta mengeluarkan opini wajar tanpa pengecualian. Sebelum perbaikan pasar modal dan pengenalan reformasi akuntansi tahun 1980an dan awal 1990an. auditornya atau underwriternya tentang masalah tersebut. Celakanya. Namun demikian. pada tahun 1995 pemerintah memasukkan aspek akuntansi/pelaporan keuangan kedalam Undang-Undang Pasar Modal (Rosser 1999). . Berbagai skandal tersebut telah mendorong pemerintah dan badan berwenang untuk mengeluarkan kebijakan regulasi yang ketat berkaitan dengan pelaporan keuangan. pada September 1994. Rosser (1999) mengatakan bahwa bagi pemerintah Indonesia. Pada awal tahun 1990an. Institute Ilmu Keuangan (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara-STAN) 1990. Univesitas Padjajaran 1961. pada tahun 1995.

kesalahan secara tidak langsung diarahkan pada buruknya praktik akuntansi dan rendahnya kualitas keterbukaan informasi (transparency). Pada waktu ini. Berikut ini tabel ringkasan perkembangan akuntansi di Indonesia . Sampai awal 1998.Jatuhnya nilai rupiah pada tahun 1997-1998 makin meningkatkan tekanan pada pemerintah untuk memperbaiki kualitas pelaporan keuangan. kebangkrutan konglomarat. meningkatnya inflasi dan pengangguran memaksa pemerintah bekerja sama dengan IMF dan melakukan negosiasi atas berbagaai paket penyelamat yang ditawarkan IMF. collapsenya sistem perbankan.

ac.http://staff.undip.id/akuntansi/anis/2011/03/21/sejarah-perkembangan-akuntansidi-indonesia/ .

Buku ini berjudul " SUMMA DE ARITHMATICA. berasal dari Babilonia pada tahun 3600 SM. sedangkan sistem yang lainnya agak sukar untuk digunakan.html Menurut para ahli ekonomi. hal ini disebabkan karena sistem Anglo Saxon dapat digunakan untuk mencatat berbagai macam transaksi. dimana buku ini merupakan hasil karya seorang Venesia yang bernama Luca Pacioli. yang pada waktu itu sudah dikenal oleh orang Mesir. .ENTRY ) oleh pedagang-pedagang Venesia yang merupakan pedagang yang terkenal dan ulung pada abad itu. yang kemudian berkembang dengan menggunakan lontar. Pada abad sekarang ini sistem yang paling banyak digunakan yaitu sistem Anglo Saxon.http://himasi. akuntansi ada sejak manusia mengenal uang sebagai alat pembayaran yang sah. Buku yang pertama diterbitkan oleh orang Italia tentang akuntansi baru muncul pada akhir abad ke 15. GEOMETRICA PROPORPIONI ET PROPORTIONALITA ". Sistem yang berkembang tersebut dinamakan sesuai dengan nama yang mengembangkannya atau nama negaranya masing-masing. pembukuan merupakan bagian dari akuntansi.com/2007/12/sejarah-akuntansi-dasar. pada waktu itu Mesir merupakan Koloni ( Jajahan ) Romawi. Setelah bangsa Romawi menemui kesulitan menggunakan angka-angka mereka sendiri didalam pencatatan akuntansi. Bagian dari buku tersebut yang membahas tentang akuntansi berjudul " TRACTACUS DE COMPUTIS ET SCRIPTORIA . Naskah tersebut hingga sekarang masih tersimpan dengan baik. Pencatatan keluar masuknya uang.blogspot. Buku inilah yang kemudian tersebar di benua Eropa barat dan kemudian dikembangkan kembali oleh para ahli-ahli akuntansi sehingga timbulah beberapa sistem akuntansi dengan tetap mengacu pada metode yang digunakan oleh Luca Pacioli. Naskah yang menggunakan lontar tersebut berasal dari negara Arab ( Mesir ). Double . Evolusi akuntansi terjadi bersamaan dengan ditemukannya sistem pembukuan berpasangan ( DOUBLE . maka kemudian mereka menggunakan angka Arab ( angka desimal ). Misalnya sistem Belanda ( Sistem Continental ) dan Amerika serikat ( Sistem Anglo Saxon ). Hal ini disebakan karena sistem yang lain sering memisahkan antara pembukuan dengan akuntansi sedangkan dalam sistem Anglo Saxon.Entry merupakan pencatatan seluruh transaksi kedalam dua aspek yaitu " debet dan kredit " yang orientasinya selalu dalam keadaan seimbang. Sistemsistem tersebut kemudian berjalan sesuai dengan perkembangannya. Pada abad ke 15 tepatnya tahun 1494 akuntansi yang menggunakan angka Arab berkembang di Italia. timbulnya hutang piutang serta transaksi-transaksi lainnya dilakukan orang mula-mula di atas lempengan tanah liat.

Akuntansi itu merupakan : ". Akuntansi berasal dari kata asing accountingyang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan suatu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya.. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. ". measuring and communicating economic information to permit informed judgment and decisions by user of the information ".Proses mengidentifikasikan. Menurut American Accounting Association ( AAA ).Teori dan praktek akuntansi semakin berkembang pada abad ke 20 sejalan dengan perkembangan teknologi. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan. FUNGSI AKUNTANSI Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. nama laporan. transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.the proceed of identifying. seperti program-program akuntansi komputer yang semakin banyak beredar dipasaran pada saat ini. mengukur dan melaporkan informasi ekonomi. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis. laporan perubahan modal.. dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk . untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut ". Tetapi apa sebenarnya akuntansi itu? Seberapa pentingnya akuntansi terhadap bisnis? Akuntansi adalah suatu prosesmencatat. PENGERTIAN AKUNTANSI Beberapa orang mengakui bahwa akuntansi adalah bahasa bisnis. meringkas. mengolah dan menyajikan data.. LAPORAN DASAR AKUNTANSI Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba.. mengklasifikasi. dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya.

Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja. .memudahkan orang lain memahaminya.

sedangkan Prof. Hari Kamis. Akuntan-akuntan Indonesia pertama lulusan dalam negeri adalah Basuki Siddharta. 17 Oktober 1957. mereka lulus pertengahan tahun 1957. Susunan pengurus pertama terdiri dari: • • • • • Ketua: Prof.http://akuntanindonesia. Mereka menyadari keindonesiaannya dan berpendapat tidak mungkin kedua lembaga itu akan memikirkan perkembangan dan pembinaan akuntan Indonesia.30. Panitia diminta menghubungi akuntan lainnya untuk menanyakan pendapat mereka.com/2010/01/01/sejarah-akuntansi-indonesia/ Sejarah akuntansi Indonesia Pada waktu Indonesia merdeka. Surat yang dikirimkan Panitia kepada 6 akuntan lainnya memperoleh jawaban setuju. Abutari.blogetery. Dr. Alasannya. yaitu pada pertemuan ketiga yang diadakan di aula UI pada pukul 19. Keempat akuntan ini bersama dengan Prof. Perkumpulan yang akhirnya diberi nama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) akhirnya berdiri pada 23 Desember 1957. kelima akuntan tadi mengadakan pertemuan di aula Universitas Indonesia (UI) dan bersepakat untuk mendirikan perkumpulan akuntan Indonesia. Abutari Tio Po Tjiang Tan Eng Oen Tang Siu Tjhan Liem Kwie Liang . Go Tie Siem sebagai penulis. yaitu Prof. Dr. Go Tie Siem Bendahara: Drs. Soemardjo duduk sebagai ketua. hanya ada satu orang akuntan pribumi. Soemardjo lulus pendidikan akuntan di negeri Belanda pada tahun 1956. Soemardjo Tjitrosidojo Panitera: Drs. Dalam Panitia itu Prof. Mr. mereka tidak mungkin menjadi anggota NIVA (Nederlands Institute Van Accountants) atau VAGA (Vereniging Academisch Gevormde Accountants). Tan Tong Djoe. Basuki Siddharta sebagai bendahara sedangkan Hendra Darmawan dan Tan Tong Djoe sebagai komisaris. Oey Kwie Tek (Hendra Darmawan) Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri IAI adalah • • • • • Prof. Sie Bing Tat (Basuki Siddharta) Komisaris: Dr. Dr. Karena pertemuan tersebut tidak dihadiri oleh semua akuntan yang ada maka diputuskan membentuk Panitia Persiapan Pendirian Perkumpulan Akuntan Indonesia. Hendra Darmawan. Tan Tong Djoe Komisaris: Drs. dan Go Tie Siem. Soemardjo mengambil prakarsa mendirikan perkumpulan akuntan untuk bangsa Indonesia saja.

2. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan. Ketika itu. Hal ini merupakan perkembangan yang wajar karena profesi akuntan tidak dapat dipisahkan dari dunia usaha yang mengalami perkembangan pesat. Menteri Kehakiman mengesahkannya pada 11 Februari 1959. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah meluasnya orientasi kegiatan profesi. Mempertinggi mutu pekerjaan akuntan. Namun demikian. tidak lagi semata-mata di bidang pendidikan akuntansi dan mutu pekerjaan akuntan. . tujuan IAI adalah: 1. Sejak pendiriannya 49 tahun lalu. tetapi juga upaya-upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan peran dalam perumusan kebijakan publik. tanggal pendirian IAI ditetapkan pada 23 Desember 1957.• The Tik Him Konsep Anggaran Dasar IAI yang pertama diselesaikan pada 15 Mei 1958 dan naskah finalnya selesai pada 19 Oktober 1958. kini IAI telah mengalami perkembangan yang sangat luas.

Kreditor. dan . Badan – badan pemerintah .(orang atau badan yang menanamkan modal pada suatu perusahaan). Ada dua (2) pihak yang memerlukan akuntansi.Badan Pengembangan Pasar Modal.seperti 1. yaitu : Pihak intern (mereka / pihak – pihak yang menyelenggarakan usaha atau disebut pimpinan perusahaan/ manajemen). -Pembayaran sewa . dan sekolah – sekolah yang beroperasi untuk tujuan yang tidak menghasilkan laba dan biasanya berurusan dengan : -Pembayaran gaji . 3. Akuntansi Nir Laba (Misalnya : Rumah Sakit . karena ia merupakan media komunikasi bagi pihak – pihak yang memerlukannya. (orang atau badan yang memberikan pinjaman kepada perusahaan dalam bentuk uang atau barang). Investor. Dinas Perindustrian dan Perdagangan). Instansi Pemerintah (Misalnya : Kantor Pelayanan Pajak. 2. Pemilik perusahaan. Pihak ekstern (pihak – pihak yang berkepentingan dengan suatu usaha atau perusahaan. : 5.makalah sejarah akuntansi di Indonesia BAB I PENDAHULUAN Akuntasi sering di sebut “bahasa bisnis” / “Bahasa dari keputusan – keputusan keuangan”. 4.

Tujuan Penulisan. 7. Investor. 2. Misalnya : Kreditur. Untuk mengetahui sejarah akuntansi . Karyawan.-Lain – lain yang semuanya berasal dari sistem akuntansi. Para pemakai Lainnya (Misalnya : para pekerja dan serikat buruh). Masyarakat. 6. Akuntansi Manajemen (Menghasilkan informasi pada pihak pengambil keputusan di dalam organisasi. Pihak itu adalah pimpinan perusahaan / Manajemen). B. Akuntansi Keuangan (Memberikan informasi pada pihak – pihak di luar perusahaan yang bukan merupakan bagian dari manajemen perusahaan sehari – hari. dan Pemerintah). Masyarakat. Dari 2 penggolongan pemakai antara pemakai / pihak intern maupun pihak ekstern ini menyebabkan terjadinya pembagian akuntansi menjadi dua bagian yaitu : 1. Untuk memenuhi Tugas yang diberikan oleh Dosen. 8.

Perkembangan perdagangan ini menyebabkan orang waktu itu memerlukan suatu sistem pencatatan yang lebih baik. Pada abad XV terjadilah perkembangan dan perluasan perdagangan oleh pedagang-pedagang Venesia. . kayu. Perkembangan Akuntansi di dunia Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia itu mulai bisa menghitung dan membuat suatu catatan. sehingga dengan demikian akuntansi juga mulai berkembang.BAB II PEMBAHASAN A. bahkan daun menurut tingkat kebudayaan manusia waktu itu. yang pada awalnya dulu itu dengan menggunakan batu.

di mana dalam suatu bab berjudul Tractatus de Computies et Scriptoris yang memperkenalkan dan mengajarkan sistem pembukuan berpasangan yang disebut juga dengan sistem kontinental. ingin mengetahui biaya produksinya. di mana tata buku menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dari proses pencatatan. Sistem ini disebut juga dengan tata buku yang sebenarnya tidaklah sama dengan akuntansi. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian rupa sehingga selalu seimbang. Proportioni et Propotionalita. Sejarah Akuntansi di Indonesia Akuntansi di Indonesia pada awalnya menganut sistem kontinental. B. ahli matematika mengarang sebuah buku yang berjudul Summa de Aritmatica. Pertengahan abad ke 18 terjadi revolusi industri di Inggris yang mendorong pula perkembangan akuntansi. Geometrica. Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian. Sedangkan akuntansi menyangkut kegiatan-kegiatan yang . peringkasan. di mana waktu itu para manajer pabrik misalnya. Akuntansi biaya memfokuskan diri pada pencatatan biaya produksi dan penyediaan informasi bagi manajemen. Sejalan dengan itu berkembanglah akuntansi dengan bidang khusus yaitu akuntansi biaya. seperti yang dipakai di Belanda saat itu. Cara seperti ini menghasilkan pembukuan yang sistematis dan laporan keuangan yang terpadu. yaitu debet dan kredit. karena perusahaan mendapatkan gambaran tentang laba rugi usaha. kekayaan perusahaan serta hak pemilik. penggolongan dan aktivitas lain yang bertujuan menciptakan informasi akuntansi berdasarkan pada data. Sebab dengan mengetahui berapa besar biaya produksi mereka dapat mengawasi efektifitas proses produksi dan menetapkan harga jual.Setelah itu perkembangan akuntansi juga ditandai dengan adanya seorang yang bernama Lucas Pacioli pada tahun 1494.

Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. Saat ini sistem Anglo Saxon semakin populer di Indonesia baik dalam pendidikan akuntansi maupun dalam praktek dunia bisnis. Perbedaan Akuntansi Sistem Kontinental dengan Anglo Saxon: Zaman Kolonial .bersifat konstruktif dan analitikal seperti kegiatan analisis dan interpretasi berdasarkan informasi akuntansi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembukuan merupakan bagian dari akuntansi. Penyebab lain sebagian besar mereka yang berperan dalam kegiatan perkembangan akuntansi menyelesaikan pendidikannya di Amerika. Berkembangnya sistem akuntansi Anglo Saxon di Indonesia disebabkan adanya penanaman modal asing di Indonesia yang membawa dampak positif terhadap perkembangan akuntansi. karena sebagian besar penanaman modal asing menggunakan sistem akuntansi Amerika Serikat (Anglo Saxon). kemudian menerapkan ilmu akuntansi itu di Indonesia. Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang.

baik frekuensi maupun nilainya terus bertambah dari waktu ke waktu. Dalam kurun waktu itu.Pada waktu orang-orang Belanda datang ke Indonesia kurang lebih abad ke-16.zaman penjajahan Belanda dimulai tahun 1800-1942. dimana jumlah transaksi dagangnya. yang didirikan pada tahun 1602. Kemudian mereka membentuk perserikatan Maskapai Belanda yang dikenal dengan nama Vereenidge Oost Indische Campagnie (VOC). Pada tahun itu bisa dipastikan Maskapai Belanda telah melakukan pencatatan atas mutasi transaksi keuangan. Akhir abad ke-18 VOC mengalami kemunduran dan akhirnya dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799. mengemukakan bahwa menurut Stible dan Stroomberg. bukti autentik mengenai catatan pembukuan di Indonesia paling tidak sudah ada menjelang pertengahan abad ke-17. Dalam hubungan itu. Zaman Penjajahan Belanda Setelah VOC bubar pada tauhn 1799. mereka datang dengan tujuan untuk berdagang. Pada waktu itu. dan tidak dijumpai adanya kerangka pemikiran konseptual untuk mengembangkan system . catatan pembukuannya menekankan pada mekanisme debet dan kredit. Catatan pembukuannya merupakan modifikasi system Venesia-Italia. kekuasaannya diambil alih oleh Kerajaan Belanda. VOC memperoleh hak monopoli perdagangan rempahrempah yang dilakukan secara paksa di Indonesia. yang antara lain dijumpai pada pembukuan Amphioen Socyteit bergerak dalam usaha peredaran candu atau morfin (amphioen) yang merupakan usaha monopoli di Belanda. Ans Saribanon Sapiie (1980).

pencatatan karena kondisinya sangat menekankan pada praktik-praktik dagang yang semata-mata untuk kepentingan perusahaan Belanda. banyak orang Belanda yang ditangkap dan dimasukkan kedalam sel-sel oleh tentara Jepang. System pembukuan Cina. namun tidak diajarkan pada orang-orang Indonesia. Hadibroto (1992) mengikhtisarkan system pembukuan asal etnis sebagai berikut. System Tio Tjoe atau System Swatow. terdiri dari lima kelompok. yaitu System Hokkian (Amoy). System Hokka. Jepang juga mengajarkan pembukuan dengan menggunakan huruf Kanji. System gaya baru. Hal ini menyebabkan kekurangan tenaga kerja pada jawatan-jawatan negara termasuk Kementrian Keuangan. Zaman Kemerdekaan System akuntansi yang berlaku awalnya di Indonesia adalah system akuntansi Belanda yang lebih dikenal system tata buku. kondisi pembukuan pada masa pendudukan Jepang tidak mengalami perubahan. Setelah pada tahun 1950-an . diadakan latihan pegawai dan kursuskursus pembukuan pola Belanda. Sejalan dengan itu. Untuk mengatasi hal tersebut. System pembukuan India atau system Bombay System pembukuan Arab atau Hadramaut Zaman Penjajahan Jepang Pada masa penjajahan Jepang 1942-1945. System Kanton.

dengan maksud antara lain: menghimpun prinsip-prinsip yang lazim berlaku di Indonesia dan sebagai prasarana bagi terbentuknya pasar uang dan modal di Indonesia pada waktu itu. Pada saat yang sama. berdiri di Jakarta pada tanggal 23 Desember 1957. "I am but .perusahaan milik Belanda dinasionalisasi dan modal asing pun mulai masuk. Kesimpulan Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark. Pada tahum 1980 atas bantuan pinjaman dari World Bank. yang termuat perkataanya. IAI berhasil menyusun dan menerbitkan Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) pada tahun 1973. yaitu wadah wadah organisasi profesi akuntansi di Indonesia. Standar Akuntansi Indonesia Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). terutama dari Amerika yang juga membawa system akuntansinya sendiri yang harus diikuti perusahaan miliknya di Indonesia. perusahaan yang ada masih tetap menigkuti system akuntansi Belanda yang sudah mapan. harus disusun atas dasar prinsip-prinsip akuntansi tersebut. BAB III PENUTUP A. laporan keuangan dari perusahaan yang akan go public. Sejak saat ini muncullah dualisme system akuntansi di Indonesia. pemerintah Indonesia melakukan upaya harmonisasi system akuntansi sehingga diupayakan untuk menghapus dualisme tadi sehingga berakhirlah dualisme system akuntansi di Indonesia.

" John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice". DAFTAR PUSTAKA http://anakuntansi.blogger.g http://wwwsamuelsinaga.co http://www. 34/1954 tentang Gelar Akuntan . who. diatur oleh panitia Persamaan Ijasah Akuntan. Scholemaster. Sebelum dikeluarkannya UU No. and set forth by one Hugh Oldcastle. semua orang dapat menyatakan dirinya selaku akuntan dan memakai gelar akuntan. Dengan semakin banyaknya fakultas ekonomi swasta maka pemerintah bersama IAI mengatur pelaksanaan Ujian Negara Akuntan.com . made.blogspot.com/post-create. Pelaksanaan ujian ini terus dibenahi sampai pada akhirnya lulusan negeri dan swasta diwajibkan harus mengikuti ujian yang sama jika ingin mendapatkan gelar akuntan. then taught Arithmetics. Dengan dikeluarkannya UU tersebut maka pemerintah mengatur mereka yang berhak memakai gelar akuntan hanyalah mereka yang lulus dari Fakultas Ekonomi Negeri Jurusan Akuntansi dan Swasta yang disamakan. and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane. published.the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected.wordpress. as appeareth by his treatise.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->