ARGUMENTATIF

Argumentasi merupakan suatu bentuk keterampilan berbahasa yang efektif, yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka percaya dan akhirnya bertindak sebagai-mana yang diinginkan oleh penulis. Argumentasi merupakan dasar yang paling fundamental dalam ilmu pengetahuan. Melalui argumentasi, dunia ilmu pengetahuan berusaha mengajukan bukti-bukti atau menentukan kemungkinan-kemungkinan untuk menyatakan sikap atau pendapat tentang suatu hal. Dasar dari sebuah tulisan yang bersifat argumentatif adalah suatu pola berpikir yang kritis dan logis. Pola berpikir kritis dan logis inilah yang menjadi dasar bagi suatu penalaran ilmiah. Selain untuk mempengaruhi sikap dan keyakinan pembaca, sebuah karya argumentatif juga sering digunakan untuk mengemukakan jalan pikiran penulis dalam usahanya menolak pendapat orang lain, Menarik perhatian pembaca pada persoalan yang akan dikemukakan, Untuk membuktikan bahwa apa yang dikemukakan penulis dalam tulisan itu benar, Menyimpulkan apa yang telah diuraikan pada pembahasan sebelumnya. Penolakan dalam rangka berargumentasi, harus dilakukan melalui proses penalaran. Dalam melakukan penolakan seseorang harus mampu menilai pendapat-pendapat orang lain, menunjukkan kelemahan-kelemahan pendapat orang tersebut, kemudian menunjukkan jalan keluar yang sebaik-baiknya. Karangan Argumentasi yang berusaha memberikan alasan yang kuat untuk meyakinkan pembaca. Karangan argumentasi bersifat objektif. Pada umumnya mengemukakan alasan, contoh, dan bukti yang kuat untuk meyakinkan, sehingga pembaca akan terpengaruh, meyakini, dan membenarkan gagasan/pendapat penulis. Contoh argumentasi adalah karya ilmiah, makalah, skripsi, dan sebagainya. Contoh Argumentasi Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan menjaga kesuburannya dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani.

1.

Hembusan angin dari AC cukup membuat udara terasa sejuk di bulan Mei yang panas ini. Setelah ku pandangi aku tersenyum dan mengembalikannya ke tempat semula. Apotik ini cukup luas. Aku memandang lagi secara keseluruhan apotik ini. mendengar. Pandangan saya tertuju pada rak buku di pojok ruangan yang berisi buku-buku tebal. Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera. Ku ambil satu buku yang disampulnya tertulis Informasi Spesialis Obat atau yang biasa disebut kalangan farmasi dengan buku ISO. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri. benda atau tempat. ContohParagraf: Siang itu aku sedang duduk santai di sofa empuk di dalam apotik milikku yang baru saja dibuka. 2 . Pola pengembangan paragraf deskripsi: Paragraf Deskripsi Spasial. Paragraf Deskripsi Objektif. buku ini adalah buku pertama yang kubeli saat aku kuliah dulu. sebuah televisi 14 inci dan sebuah computer di meja kasir. Sekarang aku memandang puas pada usahaku selama ini. Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri seperti: Menggambarkan atau melukiskan sesuatu. Paragraf Deskripsi Subjektif. Aku bisa mendirikan apotik di kota kelahiranku. paragraf ini menggambarkan objek dengan apa adanya atau sebenarnya. atau merasakan hal tersebut. paragraf ini menggambarkan objek kusus ruangan. paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis.DESKRIPSI Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat. Apotik ini adalah impianku sejak aku kuliah di Farmasi dulu. beberapa rak besar tempat obat-obatan berjejer rapi dengan kemasan-kemasan obat warna-warni yang dikelompokkan menurut farmakologinya dan disusun alfabetis.

dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya. menyampaikan informasi. Contoh Paragraf Eksposisi 2 3 (klasifikasi) Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan sekitar 20 juta. menyampaikan informasi. Bantuan pembangunan rumah atau bangunan tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakannya.EKSPOSISI Paragraf eksposisi adalah paragraf yang bertujuan untuk memaparkan. Mereka mengambilnya dari beberapa kebun warga. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa bantuan pemerintah kurang merata. Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa setempat dengan pengawasan dari pihak LSM. Warga yang rumahnya rusak berat mendapat bantuan sekitar 30 juta. Ozone therapy merupakan terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Jika ada warga yang makan nasi. baik untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah penyakit. Contoh Paragraf Eksposisi 3 2 (proses) Sampai hari ke-8. itu adalah sisa-sisa beras yang mereka kumpulkan di balik reruntuhan bangunan. warga Desa Piyungan hanya makan singkong. Sampai saat ini. di Desa Piyungan. dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya. menjelaskan. Misalnya. 3 .urni dan ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah. Ciri-ciri paragraf eksposisi: Paragraf eksposisi adalah paragraf yang bertujuan untuk memaparkan. menjelaskan. mengajarkan. Contoh Paragraf Eksposisi 1 (definisi) Ozone therapy adalah pengobatan suatu penyakit dengan cara memasukkan oksigen . bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Warga yang rumahnya rusak ringan mendapat bantuan sekitar 10 juta. mengajarkan. Hal ini terlihat di beberapa wilayah Bantul dan Jetis.

pertebal keyakinan Anda. Kekuatannya terhadap gempa juga telah diuji di laboratorium sampai zonasi enam. persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Departemen Pekerjaan Umum juga menawarkan “Risha” alias Rumah Instan Sederhana Sehat. Modelnya hampir sama. dan pakaian dipusatkan di beberapa tempat. obat-obatan. Sore Huni”. pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut. Mereka memberikan bantuan di beberapa rumah sakit dan tenda – tenda darurat. akan tetapi.9 skala richter. Hal ini dimaksudkan agar pendistribusian bantuan tersebut lebih cepat. Contoh Paragraf Eksposisi 6 (laporan) Sebenarnya. gampang dibongkar-pasang. 4 . Keadaan ini mengundang perhatian berbagai pihak. Harga Risha sedikit lebih mahal. Tenaga medis dari daerah-daerah lain pun berdatangan. sistem struktur dan konstruksi Risha memungkinkan rumah ini berbentuk panggung. kedua. kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh – sungguh. diperkuat pelat baja di bagian sambungannya. usianya dapat mencapai 50 tahun karena komponen struktur memakai beton bertulang. untuk menambah rasa percaya diri. Bantuan berbentuk makanan. Pertama. ketiga. setelah timbul rasa percaya diri. kelima. pupuk dan binalah rasa percaya diri. Contoh Paragraf Eksposisi 5 (perbandingan / pertentangan) Pascagempa dengan kekuatan 5. Bedanya. bahkan motonya “Pagi Pesan. sebagian Yogyakarta dan Jawa Tengah luluh lantak. keempat. Rp 20 juta untuk tipe 36.Contoh Paragraf Eksposisi 4 (ilustrasi) Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut? Bagaimana cara mengatasinya? Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut. bukan hanya ITS yang menawarkan rumah instan sehat untuk Aceh atau dikenal dengan Rumah ITS untuk Aceh (RI-A). Bantuan pun berdatangan dari dalam dan luar negeri.

Matematika. Kenyataan ini disajikan bukan untuk mencari kesalahan penentu kebijakan. dan IPA dari tahun ke tahun semakin menurun. Sumber : Kompas.PERSUASI Persuasi adalah suatu bentuk bujukan atau ajakan dengan cara seorang melakukan suatu yang dikehendaki pembicara (penulis) pada waktu ini atau pada waktu yang akan datang. antara lain: propaganda. Thailand. Contoh 1: Sistem pendidikan di Indonesia yang dikembangkan sekarang ini masih belum memenuhi harapan. iklan-iklan selebaran. dan keadaan yang sedang melanda bangsa. semua pihak perlu menyelamatkan generasi mendatang. rata-rata nilai tes siswa SD kelas VI untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. pelaksana pendidikan. Oleh karena itu. tapi semata-mata agar kita menyadari sistem pendidikan kita mengalami krisis. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memperbaiki sistem pendidikan nasional. Bentuk-bentuk persuasi yang dikenal umum. Persuasi juga merupakan bentuk pengaruh sosial . Selain itu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara menyodorkan bukti-bukti walaupun tidak setegas argumentasi. dan sebagainya. berdasarkan penelitian. Persuasi tidak menggunakan bentuk paksaan terhadap penerimanya. Hal ini dapat terlihat dari keterampilan membaca siswa kelas IV SD di Indonesia yang berada pada peringkat terendah di Asia Timur setelah Philipina. dan Hongkong. atau tindakan dengan rasional dan simbolik (meskipun tidak selalu logis) yang memiliki arti. Anakanak di Indonesia hanya dapat menguasai 30% materi bacaan. oleh karena itu dalam tulisan persuasi diperlukan upaya-upaya tertentu untuk merangsang orang mengambil keputusan sesuai keinginannya. Persuasi merupakan proses membimbing diri sendiri atau orang lain ke arah adopsi ide . Singapura.14 Mei 2009 dengan perubahan seperlunya . kampanye-kampanye. sikap .

temasuk manusia. Oleh karena itu. Pernapasan kita dapat terganggu dan keindahan Kota Jakarta tercemar. Di antaranya adalah dengan penghijauan. Banyak sekali sungai yang kotor akibat pembuangan limbah yang tidak teratur serta pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor yang semakin banyak. Ini semua dapat menyebabkan gangguan bagi makhluk hidup di Kota Jakarta. alangkah baiknya jika kita sebagai penduduk Kota Jakarta berusaha untuk melestarikan lingkungan kota ini dengan berbagai macam usaha. Ini semua dapat mengendalikan keindahan Kota Jakarta 6 . pembuatan taman kota. dan pelarangan membuang sampah di sembarang tempat.5 Contoh 2: Kita semua mengetahui bahawa kondisi lingkungan Kota Jakarta sudah sangat memprihatinkan.

ciri karangan narasi yaitu: Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan. apa yang terjadi? Ada konfliks. Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi. Narasi Ekspositorik (Narasi Teknis) Narasi Ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini sampai terakhir dalam kehidupannya.NARASI Menurut Keraf (2000:136). 7 . Berupa cerita tentang peristiwa atau pengaalaman penulis. Pelaku yang ditonjolkan biasanya satu orang. b. Menekankan susunan secara kronologis. Dirangkai dalam urutan waktu. Perbedaannya. Ciri yang dikemukakan Keraf memiliki ciri berisi suatu cerita. Selain alur cerita. 2. tidak memasukan unsur sugestif atau bersifat objektif. maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositorik. menekankan susunan kronologis atau dari waktu ke waktu dan memiliki konfiks. Keraf lebih memilih ciri yang menonjolkan pelaku. Narasi Sugestif Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu. 3. Alur ini tidak akan menarik jika tidak ada konfiks. menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat. ciri-ciri narasi lebih lengkap lagi diungkapkan oleh Atar Semi (2003: 31) sebagai berikut: 1. 5. Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi. Berdasarkan konfiks. Dalam narasi ekspositorik. berdasarkan fakta yang ada. Berusaha menjawab pertanyaan. penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. konfiks dan susunan kronologis. 4. karena tanpa konfiks biasanya narasi tidak menarik. Jenis-jenis Karangan Narasi a. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis. Memiliki nilai estetika. dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya. Narasi dibangun oleh sebuah alur cerita.

pedang itu jatuh ke tanah. Lambat-laun. seiring dengan pertumbuhan fisik dan kognisinya. Akan tetapi semuanya gagal. sang pengantin…. Untuk itu. Mula-mula ia menyodorkan sebuah kontramelodi yang hebat. mengiringi Ahmad. dan sikap kritis serta kreatif terhadap karya musik.Contoh: a. musik akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan anak. Patih Pranggulang memungut pedang itu dan membacokkan lagi ke tubuh Tunjungsekar. 20 Februari 2005 dari alamat website www. Sabtu pekan lalu. Narasi sugestif Patih Pranggulang menghunus pedangnya.com b. pendidikan musik diarahkan kepada pengenalan. sejak anak dilahirkan ia dibiasakan dengan berbagai irama musik yang mengiringnya pada saat menjelang tidur atau bermain. Alat pendengar anak menjadi peka menangkap berbagai irama dari instrumen musik yang didengarnya. Narasi ekspositoris Siang itu. Besar kemungkinan akan terjadi respons motorik janin yang dirasakan oleh sang ibu. apresiasi musik dikembangkan melalui pendidikan formal. lalu bergantian dengan klarinet. sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar. 8 . Persentuhan emosi sang ibu dengan berbagai irama yang didengarkan akan ikut dirasakan oleh janin.scribd. secara alamiah seseorang dibiasakan mendengarkan karya musik. Tiga kali Patih Pranggulang melakukan hal itu. Tapi aneh. Ramin dan tujuh kawannya berbaris seperti serdadu masuk ke tangsi. sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar. Ketiga. pemahaman. Contoh lain : Kemampuan apresiasi musik pada seorang anak dapat dibentuk melalui tiga cara. Sumber : Tempo. Pertama. meniupkan garis melodi utamanya. Kedua. penghayatan. Mereka membawakan lagu “Mars Jalan” yang dirasa tepat untuk mengantar Ahma. Tapi aneh. Ramin bermain bagus. gadis yang rumahnya di Perumahan Kampung Meruyung. Dengan cepat ia mengayunkan pedang itu ke tubuh Tunjungsekar. Kebiasaan itu dimulai sejak anak masih berupa janin dalam rahim ibunya. mempelai pria yang akan menyunting Mulyati.

A 2011-2012 .TUGAS BAHASA INDONESIA CONTOH JENIS PARAGRAF D I S U S U N OLEH NAMA NPM :YUSRAH MARDIAH : 1102080258 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA T.

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI ARGUMENTASI DESKRIPSI EKSPOSISI PERSUASI NARASI DAFTAR PUSTAKA i ii 1 2 3 5 7 9 ii .

oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Amin. kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. I . Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “CONTOH JENIS PARAGRAP” Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang CONTOH JENIS PARAGRAP. Akhir kata.

DAFTAR PUSTAKA 9 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful