P. 1
Laporan Tahunan 2008

Laporan Tahunan 2008

|Views: 111|Likes:
Published by Ardie Oi

More info:

Published by: Ardie Oi on Jan 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2012

pdf

text

original

Selama tahun ketiga keberadaannya. maka BPTP Maluku Utara melaksanakan peran strategisnya bersama dengan BBP2TP. perakitan dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi di Maluku Utara. petani secara kelompok maupun individu. BPTP Maluku Utara juga meneruskan peran strategisnya bersama dengan media. BPTP Maluku Utara tetap aktif melaksanakan pengkajian. Semoga Laporan ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh khalayak pembaca. . Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan tingkat Propinsi dan Kab/Kota serta Dinas Terkait. organisasi swasta. mencakup pelaksanaan Program Rintisan dan Akselerasi Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian (Prima Tani) Maluku Utara. BAPPEDA Propinsi dan Kab/Kota. Laporan Tahunan 2008 ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban BPTP Maluku Utara terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan pada periode tahun 2007. BPP. yang kesemuanya telah selesai dilaksanakan pada tahun 2008. Akhirnya. Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) dan Visitor plot. BALITBANGDA Maluku Utara. karena hanya dengan Ridho dan Karunia-Nya maka Laporan Tahunan 2008 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku Utara dapat diselesaikan. berbagai Balit di bawah naungan Badan Litbang Departemen Pertanian. saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Tim Penyusun yang telah menyelesaikan laporan ini. Kegiatan-kegiatan tersebut. yang berdampak langsung maupun tidak langsung bagi kesejahteraan masyarakat petani di Maluku Utara. serta Universitas tingkat lokal dan nasional. Menyadari peran pentingnya dalam menjembatani penelitian dan kesesuaian kebutuhan pengguna teknologi pertanian. Pemerintah Daerah dan Pemkab/Pemkot.KATA PENGATAR/PREFACE Puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Kuasa.

merekayasa. dan mengembangkan teknologi inovasi pertanian tepat guna. pengembangan pusat data bisnis pertanian di daerah dan peningkatan peran BPTP Maluku Utara dalam pengembangan usaha dan sistem agribisnis. Misi • Menciptakan. . • Mengembangkan kapasitas BPTP dalam rangka meningkatkan kemampuan pelayanan prima kepada pengguna. serta rekomendasi kebijakan pembangunan pertanian di provinsi Maluku Utara. melayani informasi. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) sebagai ujung tombak terdepan Badan Litbang Pertanian di propinsi Maluku Utara. dan peningkatan kesejahteraan petani. menuntut pembangunan pertanian di Maluku Utara bersandar pada peningkatan ketahanan pangan. spesifik lokasi. teknologi inovasi tepat guna spesifik lokasi sesuai dinamika kebutuhan masyarakat pertanian. memiliki peran dalam perakitan dan percepatan adopsi inovasi teknologi spesifik agroekosistem. ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani.TENTANG/ABOUT AIAT NORTH MALUKU Perubahan lingkungan strategi global umunya dan spesifik lokasi khususnya. nasional dan internasional dalam rangka penguasaan IPTEK. • Meningkatkan efisiensi dan percepatan diseminasi teknologi inovasi pertanian kepada para pengguna serta meningkatkan penjaringan umpan balik inovasi pertanian • Mengembangkan jaringan kerjasama lokal. Visi Menjadi lembaga pengkajian pertanian terdepan di Maluku Utara dalam menghasilkan. menyediakan. pengembangan agribisnis.

yang meliputi: (1) peningkatan produktivitas tanaman dan kualitas hasil melalui pendekatan pengelolaan tanaman dan sumberdaya terpadu serta diversifikasi vertikal dengan komoditas ternak. Reformulasi pengolahan dan kemasan Sagu Kasbi Reformulasi pengolahan dan kemasan daging pala Sistem penyediaan bibit pala Penguatan kapasitas kelembagaan Sagu kasbi Aneka Rasa sebanyak 6.400 bh/th Sirup pala sebanyak 200 btl/th Dampak ekonomi desa sebesar 28. dan diterima pasar. 12.46 jt/th hasil desa 3. Atas dasar pemikiran tersebut. Kegiatan Primatani tersebut berlokasi: (1) di desa Akediri kabupaten Halmahera Utara dan (2) di Kelurahan Jaya. Pengendalian hama penyakit kelapa Pemanfaatan limbah ternak sapi sebagai pupuk organik Rancang bangun kelembagaan sistem dan usaha agribisnis Peningkatan produktivitas kopra sebesar 100 kg kopra/ha Pupuk organik sebanyak 0.SOROTAN DISEMINASI/DISEMINATION HIGHLIGHT 1. 405. Tabel 1.000/th Dampak ekonomi sebesar Rp. pada tahun 2008 BPTP Maluku Utara melakukan kegiatan Prima Tani. peningkatan pertumbuhan PDRB sektor pertanian. dan advokasi pemasaran dan bantuan modal bergulir . 3. Sistem penyediaan benih Jagung dan Padi Gogo • Benih Jagung Srikandi dan Lamuru sebanyak 2 ton/th • Padi Gogo Situ Bagendit sebanyak 0. peningkatan akses petani terhadap sumberdaya produktif serta peningkatan pendapatan petani.78 kg/ekor/hari Penangkar benih sebanyak 2 unit Kelompok pengolahan hasil sebanyak 1 unit Dampak ekonomi desa sebesar Rp. 5 jt /th Dampak ekonomi desa sebesar Rp. Tabel 1. Jaringan kemitraan dengan Pemda dan sumber permodalan . Primatani Sasaran pembangunan pertanian Provinsi Maluku Utara didasarkan pada pengembangan usaha di sektor hulu usahatani (on farm). 80.8 ton/th 2. Kota Tidore Kepulauan 1.23 jt/th Dampak ekonomi sebesar 30. Halmahera Barat 1. dan (3) penguatan kelembagaan kelembagaan yang terbentuk. Ruang lingkup kegiatan dan hasil utama. Provinsi Maluku Utara. semakin kokohnya kelembagaan petani.000.000 bibit Kelompok pemasaran sebanyak 1 unit desa Peningkatan asset koperasi sebesar 50 jt. Bibit pala sebanyak 5. peningkatan kapasitas dan posisi tawar petani. (2) pendampingan usaha agroindustri untuk menghasilkan produk yang berkualitas. 2. melalui pendampingan. Kota Tidore Kepulauan.8 juta/th Dampak ekonomi sebesar 15. 4. Kegiatan dan hasil utama Primatani di desa Akediri dan Keluarahan Jaya.3 jt/th Dampak ekonomi desa sebesar Rp. Profit sharing petani sebesar 100% Keluarahan Jaya. peningkatan ekspor produk pertanian segar maupun olahan. hilir (agroindustri) dan usaha penunjang lainnya. No Kegiatan Hasil Dampak Desa Akediri. aman.000/3 bln desa 4.

maka BPTP Maluku Utara melaksanakan kegiatan penyebaran dan pendayagunaan hasil-hasil pengkajian dan pengembangan teknologi pertanian spesifik lokasi. Kondisi ini tercermin dari jumlah petani yang berkeinginan menerapkan inovasi teknologi cukup besar.87. Komoditas perkebunan: kakao. terdapat kecenderungan bahwa berbagai hasil penelitian dan pengkajian yang dihasilkan oleh lembaga penelitian belum sepenuhnya diadopsi oleh petani dan pengguna. Penanaman dan pemeliharaan tanaman perkebunan dilaksanakan dengan menerapkan paket budidaya sesuai dengan rekomendasi dari BPTP Maluku Utara. terong. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk visitor plot komoditas perkebunan dan hortikultura. Komoditas hortikultura: kubis. pemeliharaan bibit. pala dan panili umur > 1 th yang ditanam sejak tahun 2006 serta penambahan koleksi tanaman cengkeh. 1. jambu mete dan kayu manis. dan 1. yaitu sebanyak 72%. Berdasarkan pengamatan tanaman secara morfologi. Respon petani pada kunjungan lapangan menunjukkan adanya motivasi petani terhadap penerapan inovasi teknologi di kegiatan visitor plot. kacang panjang.2. dan mentimun masing-masing sebesar 1. Balittri Bogor dan Puslit Koka Jember. 1. Visitor Plot Komoditas Perkebunan Sebagai Tanaman Inti dan Hortikultura Sebagai Tanaman Sela Saat ini. kacang panjang.58. Untuk tanaman perkebunan yang sudah eksis. kopi. . keragaan pertumbuhan tanaman dapat dikategorikan baik untuk tanaman perkebunan dan sayuran. Nilai R/C untuk tanaman kubis. pemupukan. Kondisi ini disebabkan minimnya strategi mengkomunikasikan hasil penelitian dan pengkajian kepada pengguna.55. sehingga jaringan informasi dari sumber teknologi kepada pengguna teknologi di daerah terputus. dan mentimun. yaitu penyiapan pohon induk. terong. Kegiatan visitor plot tahun 2008 dilaksanakan di Kebun Percobaan (KP) Bacan dengan komoditas perkebunan sebagai tanaman induk dan hortikultura sebagai tanaman sela. dan pengendalian hama.48. penyiapan bahan tanaman. Penerapan teknologi budidaya dilaksanakan berdasarkan rekomendasi dari BPTP Maluku Utara dan Balitsa Lembang. penerapan teknologi mencakup pemupukan dan pengendalian hama penyakit. yaitu pengaturan jarak tanam. penyiangan. Sedangkan hasil analisis ekonomi memperlihatkan bahwa dengan penanaman sayuran sebagai tanaman sela mampu memberikan tambahan nilai ekonomi. Sebagai upaya memenuhi kebutuhan pengguna terhadap informasi teknologi pertanian spesifik lokasi.

kuntinuitas dan kuantitas) merupakan salah satu sumber kekuatan keunggulan kompetitif. serta pengetahuan awal mengenai usaha produktif yang layak untuk dikembangkan sesuai potensi spesifik lokasi.SOROTAN PROGRAM STRATEGIS DEPTAN/NATIONAL STRATEGIC PROGRAME HIGHLIGHT Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Operasionalisasi PUAP Kemampuan untuk menghasilkan produk dengan karakteristik yang sesuai dengan keinginan konsumen (kualitas. mandiri dan berkelanjutan melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP). Dalam hal ini sektor pertanian di Maluku Utara masih nelum maksimal mengingat skala usaha yang kecil dan lokasi yang jauh dari pusat pasar. maka Departemen Pertanian melalui BPTP Maluku Utara. dan kesepakatan bersama yang dirumuskan bersama oleh Tim Teknis Kabupaten dan Tim Pembina PUAP Provinsi. melaksanakan beberapa kegiatan utama. 2). telah menciptakan sinergisme. Departemen Pertanian di tahun 2008. maka fasilitas Biaya Operasional Penyeliaan (BOP) kepada PMT telah diberikan kepada 8 orang PMT dari 9 orang PMT yang bertugas di Maluku Utara. Untuk mendukung hal tersebut di atas. 1). yaitu. Pelaksanaan workshop sebagai upaya mensinergiskan. Pelaksanaan workshop pada tanggal 30–31 Desember 2008. Suasana Workshop PUAP memiliki program terobosan untuk mendorong Maluku Utara tumbuh dan berkembangnya usaha agribisnis berdaya saing. Pemberian fasilitas Biaya Operasional Penyeliaan (BOP) kepada PMT untuk menunjang pelaksanaan tugasnya dalam optimalisasi dan pengawasan terhadap pemanfaatan dana bantuan modal usaha. Pelaksanaan Apresiasi Gapoktan dan Penyuluh Pendamping sebagai wahana melaksanakan pelatihan terhadap penguatan kelembagaan untuk meningkatkan motivasi dan kapasitas SDM kelompok tani maupun Gapoktan dalam manajemen dan pengelolaan bantuan modal serta menumbuhkan dan mengembangkan kegiatan usaha agribisnis di perdesaan sesuai dengan potensi wilayah yang dimiliki. Gambar 3. . Selain itu. Program PUAP diharapkan mampu menjadikan Gapoktan sebagai kelembagaan ekonomi yang berdaya saing serta dimiliki dan dikelola oleh petani skala kecil untuk membantu dan mengkoordinasikan penumbuhan usaha agribisnis di perdesaan sesuai dengan potensi pertanian desa. adanya Apresiasi Gapoktan dan Penyuluh Pendamping mampu meningkatkan kapasitas kemampuan pengurus Gapoktan dan Penyuluh Pendamping mengenai program PUAP. menyamakan persepsi serta membangun koordinasi yang baik dalam mengetahui perkembangan pelaksanaan program PUAP di tingkat provinsi dan kabupaten. kesamaan persepsi. dan 3). menyusun RUK dan RUB. Terkait dengan hal tersebut diatas.

2).00 79. penyerapan dana BLM PUAP oleh kelompok tani dan anggota masih dalam berjalan karena pencairan dana dari pusat ke masing-masing kabupaten baru teralisasi pada bulan Desember minggu ke. sosialisasi dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan apresiasi Gapoktan PUAP di masing-masing kabupaten yang dihadiri oleh ketua Gapoktan. meliputi penentuan lokasi terpilih di tingkat Provinsi dan Kabupaten penerima bantuan dana PUAP. berperan sebagai instansi pelaksana supervisi program PUAP di Maluku Utara. Supervisi dilaksanakan terhadap kucuran dana bantuan PUAP program dapat berjalan sesuai dengan target dan tujuan yang ingin dicapai.II dan ke . Rencana Alokasi Penggunaan bantuan dana tingkat Gapoktan di seluruh Dana BLM PUAP di Maluku Utara kabupaten. maka kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan yang dapat dilaksanakan adalah verifikasi terhadap dokumen administrasi dan pencairan Gambar 4. Kepala Balitbang Pertanian Departemen Pertanian dan Kepala BBP2TP Kepala Dinas Lingkup Pertanian Kabupaten. Beberapa output pelaksanaan koordinasi. Capaian realisasi serapan dana PUAP seperti terdapat pada Tabel 2.III.Supervisi Program PUAP Badan Litbang Pertanian. serta Dinas/Instansi terkait lainnya. Penyeliaan (supervisi) yang dilakukan dalam bentuk monitoring dan evaluasi kegiatan berjalan terhadap kesesuaian pelaksanaan program berjalan dengan perencanaan dan prosedur yang ditetapkan. Koordinasi dan sosialisasi pelaksanaan program PUAP di tingkat kabupaten. yaitu peningkatan nilai tambah usahatani yang berdampak pada meningkatnya pendapatan petani. Hingga laporan tahunan ini disusun. 1 desa 80%. meliputi.76 100 Keterangan 23 Desa 100%. penetapan 9 orang PMT PUAP berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian. kelengkapan dokumen administrasi dan pencarian dana serta keragaan usaha agribisnis Gapoktan. Tim Teknis PUAP Kabupaten/Kecamatan. 1). terendah 50% Tertinggi 100%. Berbagai kegiatan koordinasi dan sosialisasi telah dilakukan di tingkat provinsi dan kabupaten. Terkait hal tersebut. 1 desa 60% Sedang dalam pencairan tahap kedua Kegiatan sudah berjalan . dengan hasil lengkap. Realisasi rata-rata desa PUAP 2008 Kab Halbar Haltim Halsel Realisasi (%) 54. Dinas Pertanian Kabupaten dan Badan Koordinasi Penyuluhan. PMT PUAP.67 Keterangan 2 Gapoktan 100%. tersusunnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Dan Bupati tentang PUAP.77 82. terendah 60% Kab Halut Halteng Kepsul Realisasi (%) 100 61. Di tingkat kabupaten. Tabel 2. Untuk kegiatan sosialisasi program PUAP di tingkat propinsi. Penyuluh Pendamping. sosialisasi dihadiri oleh Bupati. dan koordinasi pelaksanaan sosialisasi program PUAP di tingkat propinsi dan kabupaten. provinsi dan pusat. Berbagai kegiatan terkait pelaksanaan supervisi program PUAP. dan 3). Penyusunan database pelaksanaan program PUAP di tingkat provinsi yang mencakup biodata dan kinerja Penyelia Mitra Tani (PMT) dan penyuluh pendamping. khususnya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku Utara. 23 Gapoktan 50% Tertinggi 95%.

upaya peningkatan produktivitas belum menjamin terjadinya peningkatan kesejahteraan petani. serta kesulitan jaminan konsistensi mutu. maka BPTP Maluku Utara bekerjasama dengan Subdin P2HP Tanaman pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Maluku Utara menyusun peta jalan pengolahan dan pemasaran hasil komoditas unggulan tanaman pangan (padi dan jagung) sebagai upaya menyusun strategi. Terkait hal tersebut. Namun demikian. bahan mudah rusak dan daya simpan terbatas. mutu tanak. dan jaminan mutu. mutu gizi. dan pengembangan mekanisasi pertanian mewujudkan beras bermutu (mutu pasar. selama petani hanya mampu menjual hasil panennya dalam bentuk bahan mentah sebab pertambahan nilai produk rendah. dan program yang akan diterapkan dalam pengolahan dan pemasaran hasil komoditas unggulan tanaman pangan di Maluku Utara tahun 2009-2013. serta percontohan penerapan SOP berbasis GAP dan GHP. tahapantahapan pengembangan komoditas jagung dilaksanakan melalui. dan mutu fisik). Untuk pengembangan komoditas padi. pengembangan kelembagaan dan SDM yang mampu mendukung program agribisnis industrial jagung berbasis pedesaan. Rekomendasi hasil kajian. pengembangan industri jagung yang terintegrasi dengan industri pengolahan dan pengembangan ternak unggas dan ternak lainnya yang menggunakan bahan jagung sebagai pakan serta industri bioetanol sebagai bahan dasar biofuel. serta orientasi prospek pasar di tingkat provinsi. maka pembangunan pertanian diorientasikan pada pengolahan dan pemasaran hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing. adanya kehilangan hasil panen. perluasan areal tanam. inisiasi SOP. Pengembangan Jejaring Kemitraan dan Sistem Informasi Pasar. kebijakan. pengembangan produk melalui kelembagaan agribisnis dengan menumbuhkan ide perbaikan produk dan atau produk baru. diperlukan tahapantahapan. Road Map Pascapanen Tanaman Pangan di Maluku Utara Strategi pembangunan pertanian pada periode sebelumnya lebih banyak diarahkan pada usaha meningkatkan produksi pertanian. pengembangan sentra produksi jagung melalui pendekatan kawasan. Acuan penyusunan road map pasca panen dilakukan dengan memperhatikan faktor trend produksi dan produktivitas. Selain itu. pengembangan agroindustri padi secara terpadu melalui pemberian nilai tambah dengan pemanfaatan teknologi pascapanen padi beserta produk sampingnya. nilai tambah pendapatan dan kesempatan kerja. dan atau ekspor. kelayakan finansial dan ekonomi. Alih Teknologi Teknologi yang akan diintroduksikan berupa pengelolaan tanaman terpadu maupun Sistem Integrasi Jagung dan Ternak. serta Standarisasi mutu melalui Peningkatan produksi dan mutu melalui penerapan SOP (standart operating procedure) berbasis GAP (good agricultural practice) dan GHP (good handling practice) melalui kegiatan pembinaan dan pemahaman GAP. yaitu padi dan jagung. .SOROTAN KERJASAMA/COLLABORATION HIGHLIGHT 1. pengembangan sentra produksi padi secara terpadu melalui penerapan Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT). peningkatan dan pemantapan produktivitas jagung. Dalam mengupayakan agar profit centre berada pada petani. dapat dikelompokkan menurut komoditas. antar pulau.

Halmahera Selatan melaksnakan kajian pewilayahan komoditas dan ketersediaan unsur hara sebagai salah satu pembatas dalam usaha tani. karakterisasi. dan kelayakan ekonomi.49 dan 11. khususnya di pulau Bacan pada bulan Juli sampai dengan November 2008. maka tersusun pewilayahan komoditas. seperti diperlihatkan pada Gambar 5. Pewilayahan Komoditas Pertanian Kabupaten Halmahera Selatan Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan lahan di pulau Bacan didominasi oleh hutan dan kebun campuran. Berdasarkan hasil evaluasi lahan dengan asumsi penterapan input sedang. dan kayu manis pada kebun campuran. kopi. dan analisis wilayah agro-ekosistem lahan basah/ sawah. dan dilengkapi dengan analisis ekonomi dengan pertimbangan asesibilitas. masing-masing 83. lahan kering dataran rendah dan lahan kering dataran tinggi. komoditas unggulan. kakao. cengkeh. Atas dasar pertimbangan diatas. dan penyusunan data spasial (peta) pewilayahan komoditas skala 1: 50. pelaksanaan zonasi. Ruang lingkup kajian meliputi. Pewilayahan Komoditas Pertanian Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2008 Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. pasar.4% dengan komoditas kelapa.000. maka BPTP Maluku Utara bekerjasama dengan BBSDLP Bogor dan BAPPEDA Kab.2. vanili. Legenda Gambar 5. sudah saatnya pendekatan dalam perencanaan pembangunan pertanian berorientasi kepada resources base yang berarti bahwa kedudukan sumberdaya alam di suatu wilayah merupakan titik sentral perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. penyusunan basisdata sumberdaya lahan dan sosial ekonomi pertanian. pala. .

C-organik dan N serta Ca dan Mg . KP Bacan memiliki ketinggian dari permukaan laut sebesar 100-200 m dpl dengan tingkat kemiringan rata-rata kurang dari 5 % seluas 239 ha sedangkan lahan dengan kemiringan diatas 5 % . Kecamatan Bacan. bengkel peralatan. Desa Kampung Makian. kenari afo. gudang. Keragaman kondisi ekosistem di KP Bacan.10 % seluas 30 ha dan lahan datar seluas 10 ha. KP Bacan juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung yang disajikan pada Tabel 3.PELAYANAN PENGKAJIAN/ASSESMENT SERVICES 1. traktor mini. pala afo. dan tanaman dengan perakaran kuat untuk menahan erosi serta kupu-kupu. Kabupaten Halmahera Selatan. temutemuan. Adanya keragaman kondisi ekosistem ini telah menghasilkan keragaman ekosistem beserta jenis flora dan fauna. komputer. Kebun Percobaan (Kp) Bacan mesin pemotong rumput. cengkeh afo. Kebun Percobaan Bacan terletak di Pulau Bacan tepatnya di Jl. emplasemen dan jalan kantor. Keragaan Sarana Kebun Percobaan Bacan No 1 Sarana Kebun Gedung dan bangunan: • Kantor kepala kebun dan staf • Ruang diskusi dan pelatihan • Rumah dinas pegawai • Guest house Sarana kebun: • Gudang pupuk dan saprodi Sarana pendukung • Komputer • Telepon/fax Sarana penunjang • Emplasemen dan jalan kantor • Pompa air • Bengkel peralatan Sarana mobilitas • Kendaraan roda 4 • Traktor mini • Pemotong rumput gendong Jumlah 1 1 8 1 unit (200 m2) unit (240 m2) unit unit 2 3 1 unit (120 m2) 2 unit 21249 5000 m2 2 unit (6000 lt/jam) 1 unit (25 m2) 1 unit 1 unit 2 unit 4 5 . aula. kera. maka status kondisi tanah di KP Bacan memiliki tingkat kesuburan sedang hingga tinggi. kayu manis. Madiadi. rotan. Kebun Percobaan Bacan Dalam upaya pelaksanaan misi untuk mencapai visi BPTP Maluku Utara sebagai lembaga pengkajian pertanian terdepan di Maluku Utara maka Kebun Percobaan (KP) Bacan sebagai sarana pengkajian dan juga sarana diseminasi hasilhasil penelitian/pengkajian serta sebagai sumberdaya potensial yang dimiliki harus dikelola dan diberdayakan secara mandiri dan optimal. Tabel 3. Selain itu. dengan jarak sekitar 2000 km atau 9 jam dari kantor BPTP Maluku Utara. rumah dinas. seperti keberadaan tanaman samama. Sarana dan prasarana yang dimilki antara lain: kantor. dan walet. Dengan memperhatikan kandungan unsur hara P2O5 dan K2O. Luas lahan KP Bacan sesuai dengan sertifikat adalah 279 ha. dan Gambar 6.

jurnal penelitian. Hingga saat ini (per 31 Desember 2008) jumlah pengunjung di website BPTP Maluku Utara mencapai 5. BPTP Maluku Utara berusaha menambahnya melalui pengadaan buku-buku. Departemen Pertanian. Untuk perpustakaan. jeruk. masing-masing seluas 20 m2. penyuluh. yaitu leaflet dan brosur. masing-masing 25 eks. BPTP Maluku Utara memiliki koleksi elektronis dalam bentuk CD-Rom dan CD interaktif sebanyak 6 buah. Selain itu.deptan. Website BPTP Maluku Utara dapat diakses melalui website/situs Departemen Pertanian dan atau Badan Litbang Pertanian.malut. dibangun 2 ruang Ketua Kelji. mahasiswa. BPTP Maluku Utara memiliki beberapa sarana lain untuk penyebaran informasi teknologi. Untuk lebih menambah literatur dan koleksi di perpustakaan.go. Para pengguna dapat menggunakan perpustakaan sebagai pengkaya informasi dan teknologi untuk menunjang pelaksanaan dan hasil penelitian/pengkajian yang telah dilaksanakan. ternak kambing dan itik. Di dalam gedung Peneliti. seperti kakao. Sistem Informasi dan Pelayanan Website Sejak tahun 2008. dibangun 1 ruang utama dengan luas 75 m2 dan 2 ruang baca dengan luas masing-masing 12.litbang. Media Informasi Selain website. . Sebagai upaya melaksanakan penyebaran informasi. publikasi teknis (brosur dan leaflet) sebanyak 50 judul. BPTP Maluku memiliki buku sebanyak 317 judul. Leaflet dan brosur dibuat berdasarkan pertimbangan kebutuhan di lokasi dengan menginformasikan cara budidaya (teknik produksi) komoditas terkait.000 pengunjung. dan pengguna lainnya.id. panili. yaitu Gedung Peneliti dan Perpusatakaan dengan luas bangunan masing-masing 150 m2. Perpustakaan Perpustakaan berperan dalam menunjang kinerja BPTP Maluku Utara sebagai jembatan teknologi dari/dan ke peneliti.2.5 m2. telah dilakukan siaran pedesaan dengan tema pertanian melalui siaran radio di RRI Kota Ternate sebanyak 12 kali. Pada tahun 2008. serta kiriman dari Puslit dan Balit lingkup Badan Litbang Pertanian. serta kedelai dan padi. PEMBANGUNAN SARANA GEDUNG/IMPLACEMENT BUILDING BPTP Maluku Utara terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana untuk mendukung kinerja yang optimal. telah selesai dilaksanakan pembangunan 2 sarana gedung. dan jambu mete masing-masing 100 eks. majalah umum sebanyak 92 buah dan kliping surat kabar sebanyak 20 buah. dengan alamat http//www. majalah ilmiah (jurnal dan prosiding) sebanyak 245 judul. Hingga Desember 2008. Website BPTP Maluku Utara menjadi salah satu sarana pelayanan dalam penyebaran informasi teknologi pertanian. masing-masing seluas 30 m2 dan 3 ruang Pengkaji. cabai. BPTP Maluku Utara telah memiliki website.

30% 18 orang. sisanya 10 orang (22. 5-6 November 2008 Bogor. Agustus 2008 . Pegawai BPTP Maluku Utara Menurut Status Fungsional Sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM. serta 18 orang (50%) tenaga non fungsional. maka SDM BPTP Maluku Utara telah dan sedang mengikuti beberapa program pelatihan jangka panjang (pendidikan) dan jangka pendek seperti ditunjukkan pada Tabel 4. Keduabelas orang tenaga fungsional terdiri dari peneliti 9 orang (72%) dan penyuluh 3 orang (28%).5%) dari total pegawai adalah tenaga fungsional. 20-23 Oktober 2008 Bandung. calon penyuluh 5 orang (20%). 13 . 25% Tenaga Fungsional Tenaga Struktural Tenaga Non Fungsional Gambar 5. 5 – 7 Desember 2009 Jakarta. 28 April – 2 Mei 2008 Solo.5%) adalah tenaga struktural yaitu administrasi dan staf teknis kantor. dan teknisi kebun 8 orang (40%). Agusutus 2008 .15 November 2008 Bogor.16 November 2008 Bandung. diperlihatkan pada Gambar 5. 45% 10 orang.Desember 2010 1 1 1 Jangka Pendek 4 5 6 7 8 Workshop Updating SIM Program Penelitian Pelatihan UMKM Bank Indonesia Apresiasi SAI dan SIMPEG Lingkup BBP2TP Yogyakarta. Selengkapnya.26 November 2008 Makassar. 12 orang (27. Pelatihan Utama yang Telah dan Sedang Berjalan.PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA /HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT Hingga saat ini. sedangkan tenaga non fungsional terdiri dari calon peneliti 6 orang (40%). BPTP Maluku Utara didukung sumber daya manusia (SDM) berjumlah 40 orang. 7 . 6 . 27-30 Mei 2008 Makassar. 4-6 November 2008 1 1 2 1 1 Asian Maize Workshop 10 th Workshop tentang "Cooperation in Harmonization of Test Guidelines and DUS Test in Indonesia” 9 10 11 12 13 14 Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Nasional Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Diklat Fungsional Peneliti Tingkat Pertama LIPI Pelatihan Program Percepatan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah (PPAKP) Angkatan IX Diklatpim Tk. IV Angkatan XXI Workshop Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pertanian Melalui Penumbuhan PUAP Pelatihan Aplikasi Jaringan SAI Departemen Pertanian bagi petugas Operator SAI Bogor. Dilihat dari fungsionalnya. No Jenis Pendidikan Tempat dan Waktu Jml (org) Jangka Panjang 1 Program Pendidikan S3 Bidang Pascapanen 2 3 Program Pendidikan S2 Bidang Hama Penyakit Program Pendidikan S2 Bidang Penyuluhan UGM. 12 orang. 17-19 Desember 2008 1 3 1 1 2 1 . Februari 2007 – September 2010 UGM.Desember 2010 IPB. Tabel 4. 20-22 April 2008 Ternate.

barang non operasional.-.000.000 belanja pegawai.(36. serta uang lembur dalam rangka pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan.000 400.396. untuk membiayai Gambar 8.000 empat jenis belanja.Mengikat (42.43%) diperuntukkan bagi belanja bahan.000. Belanja pegawai Mengikat Tidak sebesar Rp.REALISASI ANGGARAN/BUDGET Pada tahun 2008. Belanja modal sebesar Rp..000. Sub.000 Utara diklasifikasikan dalam 600.(17.000. serta program pengembangan agribisnis khususnya diseminasi teknologi pertanian di Provinsi Maluku Utara.000. pengadaan barang dan jasa penunjang. 1.900.000.000 rangka mendukung program 1. tunjangan.Si – Institut Pertanian Bogor . difokuskan untuk membiayai operasional perkantoran dan pimpinan serta perawatan gedung kantor dan peralatan.000.81%).000.000 dan kegiatan BPTP Maluku 800. 562.17%). yaitu 200. dan keperluan kantor. Selengkapnya diperlihatkan pada Gambar 6. Kasie KSPP Budidaya Ternak M.000 1.000.400. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku Utara mengelola anggaran sebesar Rp..000. Alokasi tersebut diarahkan kepada peningkatan kinerja melalui efisiensi pemanfaatan sumber daya.277. Pemanfaatan anggaran secara keseluruhan dalam 1. Bag KTU Agronomi Drs – Universitas Pattimura Ahmad Yunan Arifin Plh.953. Belanja barang mengikat sebesar Rp. Alokasi Anggaran Menurut Jenis Belanja kebutuhan gaji.194.000.59%).200. perjalanan. dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan jaringan listrik dan drainase serta pengadaan sarana gedung. (Rp) Personel/People Personel/People Inside Pejabat Struktural Haris Syahbuddin Kepala Neraca Air Dr – Universitas Kobe Muhamad Syukur Ka.. 1. 125. honor tidak tetap. honor tetap.(3.000. Belanja barang tidak mengikat sebesar Rp.053. barang 0 Jenis Belanja Belanja Belanja Belanja Belanja mengikat dan tidak mengikat Pegawai Barang Barang Modal serta modal. 3.

Pasca panen/ versi Inggris SP – Brawijaya University Nofyarjasri Saleh Koord. Pasca Panen S.Pt – Sudirman University Indra Heru Budidaya Ternak S. Kerjasama Budidaya Tanaman SP – Universitas Pattimura Muhammad S. Talaohu Bendahara Pengeluaran Dra – University of Pattimura Nursin Tuatoy Bendahara Pengeluaran Dra – University of Pattimura Mansur Sumaila Staf Keuangan Boy Firmansyah Staf Keuangan Rohani Umanailo Staf Keuangan Munafri Lagorutu Bagian Rumah Tangga .Si – Institut Pertanian Bogor Sarpina Ketua Kelji Pascapanen Tekn.Pt – Padjajaran University Yayat Hidayat Sistem Usaha Pertanian SP – Majalengka University Musa Waraiya Budidaya Ternak SP .Institut Pertanian Bogor Agus Hadiarto Sistem Usaha Pertanian SP – Universitas Mercubuana Ulfa Majid Tekn. Sutomo Heru Ponco Budidaya Ternak S. Pasca Panen SP – Universitas Hasanuddin Rustam Olabahim Kepala KP Budidaya Tanaman BA – Universitas Pattimura Pengkaji Wawan Sulistiono Agronomi MP – Universitas Gadjah Mada Lubna Baghuna Budidaya Tanaman SP – Universitas Khairun Yopi Saleh Sistem Usaha Pertanian SP .Universitas Pattimura Staf administrasi Sitti H. Kulle Koord.Koordinator Chris Sugiono Koord.P – Universitas Dr. Pelayanan Budidaya Tanaman Jabatan Fungsional Miskat Ramadhani Ketua Kelji Budidaya Sosiologi Pertanian M. Program/ versi Inggris Tekn.

Teknisi Komarudin Teknisi Kantor Usman Kaliky Teknisi Kantor Jainudin A. Labinta Teknisi Kebun Ibrahim Hasan Teknisi Kebun Iwan Mahmud Teknisi Kebun .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->