P. 1
sianidasi

sianidasi

|Views: 446|Likes:
Published by Rhendy Al Borneyo

More info:

Published by: Rhendy Al Borneyo on Jan 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/09/2012

pdf

text

original

Proses sianidasi merupakan salah satu cara untuk mengektraksi logam emas dari bijihnya.

Selain cara sianidasi ada juga dengan cara amalgamasi dimana bahan yang digunakannya adalah Hg. Salah satu kelebihan sianidasi bila dibandingkan dengan amalgamasi dimana proses sianidasi dapat mengekstrak logam emas dengan kadar yang rendah sekitar 0,15 oz/ton karena kemampuannya yang lebih baik dalam penetrasi pelarut sianida melalui padatan. Dalam proses sianidasi, Au dilarutkan sebagai senyawa kompleks au(CN)2 dalam larutan sianida dan diharapkan logam-logam lain tidak ikut larut sehingga proses pemisahan akan terjadi dengan baik. Bahan kimia yang digunakan untuk sianidasi antara lain NaCN, KCN dan Na(CN)2 atau campuran diantaranya. Tahap pelarutan dilakukan pada tanki reactor seperti tanki pacuca dan tanki agitasi. bubur (pulp) dipompakan kedalam tangki tersebut dengan flow rate yang tetap dan ditambahkan NaCN serta kapur untuk mempertahankan nilai pH 10,5. pengadukan pada tanki pacuca dilakukan oleh udara yang dihembuskan melalui bagian bawah tanki tersebut. Analisis emas dilakukan dengan mengambil sample dari pulp secara berkala.
http://sephiroth2012.blogdetik.com/2011/11/11/proses-sianidasi/
Amalgamasi Amalgamasi adalah proses penyelaputan partikel emas oleh air raksa dan membentuk amalgam (Au – Hg). Amalgam masih merupakan proses ekstraksi emas yang paling sederhana dan murah, akan tetapi proses efektif untuk bijih emas yang berkadar tinggi dan mempunyai ukuran butir kasar (> 74 mikron) dan dalam membentuk emas murni yang bebas (free native gold). Proses amalgamasi merupakan proses kimia fisika, apabila amalgamnya dipanaskan, maka akan terurai menjadi elemen-elemen yaitu air raksa dan bullion emas. Amalgam dapat terurai dengan pemanasan di dalam sebuah retort, air raksanya akan menguap dan dapat diperoleh kembali dari kondensasi uap air raksa tersebut. Sementara Au-Ag tetap tertinggal di dalam retort sebagai logam. Sianidasi Proses Sianidasi terdiri dari dua tahap penting, yaitu proses pelarutan dan proses pemisahan emas dari larutannya. Pelarut yang biasa digunakan dalam proses sianidasi adalah NaCN, KCN, Ca(CN)2, atau campuran ketiganya. Pelarut yang paling sering digunakan adalah NaCN, karena mampu melarutkan emas lebih baik dari pelarut lainnya. Secara umum reaksi pelarutan Au dan Ag adalah sebagai berikut: 4Au + 8CN- + O2 + 2 H2O = 4Au(CN)2- + 4OH4Ag + 8CN- + O2 + 2 H2O = 4Ag(CN)2- + 4OHPada tahap kedua yakni pemisahan logam emas dari larutannya dilakukan dengan pengendapan dengan menggunakan serbuk Zn (Zinc precipitation). Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut: 2 Zn + 2 NaAu(CN)2 + 4 NaCN +2 H2O = 2 Au + 2 NaOH + 2 Na2Zn(CN)4 + H2 2 Zn + 2 NaAg(CN)2 + 4 NaCN +2 H2O = 2 Ag + 2 NaOH + 2 Na2Zn(CN)4 + H2 Penggunaan serbuk Zn merupakan salah satu cara yang efektif untuk larutan yang mengandung konsentrasi emas kecil. Serbuk Zn yang ditambahkan kedalam larutan akan mengendapkan logam emas dan perak. Prinsip

yaitu Mg. dengan sedikit kandungan perak. Dalam bentuk serbuk.6s1 dan struktur sel : 2. Warnanya kuning keemasan dengan kekerasan 2. pirit. Elemen ini memiliki nomor atom 79 dan massa atom 196.32. Pt. emas berwarna coklat – kemerahan. Emas tahan terhadap asam. Penggunaan emas dalam bidang moneter dan keuangan berdasarkan nilai moneter absolut dari emas itu sendiri terhadap berbagai mata uang di seluruh dunia. Emas termasuk golongan native element. dan kalkopirit dilihat dari warnanya. Hg. Kenampakan fisik bijih emas hampir mirip dengan pirit.96654 dengan nama kimia aurum atau Au.html Emas merupakan elemen yang sangat dikenal sebagai logam mulia dan komoditas yang sangat berharga sepanjang sejarah manusia. tidak korosif ataupun lapuk dan jarang bersenyawa dengan unsur kimia lain. Emas adalah logam yang memilki densitas yang paling besar bila dibandingkan dengan jenis mineral lain. Bentuk penggunaan emas dalam bidang moneter lazimnya berupa bulion atau batangan emas dalam berbagai satuan berat gram sampai kilogram. markasit. meskipun secara resmi di bursa komoditas dunia.com/2010/10/amalgamasi-dansianidasi-proses. atau besi. Berikut ini merupakan beberapa sifat fisik dari emas Emas memiliki bentuk kristal isometric octahedron atau dodecahedron.         Emas memiliki konfigurasi electron [Xe].8. setiap logam yang berada disebelah kiri dari ikatan kompleks sianidanya dapat mengendapkan logam yang digantikannya.5d10. Semakin besar kandungan perak.1.4f14. tetapi karena harganya lebih mahal maka lebih baik menggunakan Zn. Zn.5-3 skala Mohs. tembaga. Jadi sebenarnya tidak hanya Zn yang dapat mendesak Au dan Ag. http://shear-dunkdunk. Sifat fisik unsur ini sangat stabil. harga emas dicantumkan dalam mata uang dolar Amerika.blogspot. Au. dan ceratnya yang keemasan. yang disusun berdasarkan perbedaan urutan aktivitas elektro kimia dari logam-logam dalam larutan cyanide. makin berwarna keputih-putihan. . Berikut ini merupakan beberapa spesifikasi dalam struktur atom emas : Seperti telah di bahas dalam bab sebelumnya. Pb. Ag. namun dapat dibedakan dari sifatnya yang lunak. Emas digunakan sebagai standar keuangan di banyak negara dan juga digunakan sebagai perhiasan. dan perak. Konduktivitas elektrik dan termalnya sangat baik. hanya air raja yang dapat melarutkannya. Cu. berat jenis tinggi.18.18.pengendapan ini mendasarkan deret Clenel. arsenopirit. dan elektronik. tetapi Cu maupun Al dapat juga dipakai. Emas berasosiasi dengan kuarsa. Fe. Al. Proses pengambilan emas-perak dari larutan kaya dengan menggunakan serbuk Zn ini disebut “Proses Merill Crowe”.

cincin. Proses amalgamasi merupakan proses kimia fisika. oleh karena itu harga perhisan emas yang beredar di pasaran berfariasi. Amalgamator berfungsi untuk menghancurkan batuan dan mengaduk batuan yang telah hancur dengan Air Raksa.Krugerrand New Zealand . Selain itu. biasanya menggunakan kadar emas 40% .kijang emas Canada . gelang. . Edisi yang cukup digemari dan dicari para investor adalah edisi yang memuat gambar Nelson Mandela. akan tetapi proses efektif untuk bijih emas yang berkadar tinggi dan mempunyai ukuran butir kasar (> 74 mikron) dan dalam membentuk emas murni yang bebas. Amalgam dapat terurai dengan pemanasan di dalam sebuah tabung pemanas.70%. Sistem pembentukan ikatan kimia yang terbentuk dari Au dan Hg adalah ( AuHg 2. dan pengobatan. sering kali harga koin krugerrand edisi proof ini melebihi harga kandungan emas koin tersebut tergantung pada kelangkaan dan kondisi koin khusus ini. sehingga daya beli masyarakat akan meningkat . seperti Krugerrand yang diproduksi oleh South African Mint Company dalam berbagai satuan berat.7 % dari total Au yang diselaputi.Britannia Amerika Serikat . karena karakteristik fisiknya yang lunak.Emas juga diperdagangkan dalam bentuk koin emas. 1/2 oz dan 1 oz. antara lain: Australia . Harga koin krugerrand didasarkan pada pergerakan harga emas di pasar komoditas dunia yang bergerak terus sepanjang masa perdagangan. anting. maka akan terurai menjadi elemen-elemen yaitu air raksa dan bullion emas. apabila amalgamnya dipanaskan. Satuan berat krugerrand yang umum ditemui adalah 1/10 oz (ounce). dan Au3Hg ). Terdapat beberapa negara yang memproduksi secara massal koin emas untuk ditawarkan sebagai alternatif investasi. Di toko – toko perhisan emas. pigment. Perhiasan emas bias dalam bentuk kalung. Proses ekstraksi emas dengan metode Amalgamasi menggunakan alat yang disebut dengan Amalgamator atau Glundungan. Au2Hg. Karena diproduksi terbatas. oleh sebab itu emas murni dicampur dengan logam lain seperti perak atau tembaga yang menyebabkan perhisan emas menjadi pejal dan tidak mudah bengkok. Kegunaan lain ada di bidang fotografi.kiwi Selain itu. emas penting dalam aplikasi elektronik. emas campuran dengan kadar rendah memiliki harga yang relatif terjangkau oleh masyarakat.eagle dan buffalo Afrika Selatan . karena konduktif. Kegunaan yang paling umum dari emas adalah sebagai perhiasan yang memiliki niali seni dan keindahaan. air raksanya akan menguap dan dapat diperoleh kembali dari kondensasi uap air raksa tersebut.maple leaf Inggris . gelang kaki.kangaroo China . dari sudut pandang ekonomi dan bisnis.panda Malaysia . Sementara emas tetap tertinggal di dalam tabung pemanasan sebagai logam. Pemisahan Au dan Hg dengan cara dipanaskan pada suhu ± 100oC. Penyelaputan Hg pada emas ± 16. Amalgamasi Amalgamasi adalah proses penyelaputan partikel emas oleh air raksa dan membentuk amalgam (Au – Hg). Koin Krugerrand khusus (atau biasa disebut proof collector edition) juga diproduksi secara terbatas sesuai dengan tema tertentu. perhisan yang terbuat dari emas tidak menggunakan emas murni /chukim. Amalgam masih merupakan proses ekstraksi emas yang paling sederhana dan murah. 1/4 oz. Dalam perkembangannya. dan sebagainya.

Silinder ini digerakan dengan berbagai cara. Proses Amalgamasi secara langsung adalah masuknya umpan batuan dengan Air Raksa dilakukan secara bersamaan. Diesel. yaitu : Dinamo. yaitu proses pelarutan dan proses pemisahan emas dari larutannya. maka Air Raksa di masukan untuk penangkapan emasnya. waktu pelarutan. Jika konsentrasi sianida yang digunakan terlalu tinggi maka biaya produksi akan naik. Pelarut yang biasa digunakan dalam proses sianidasi adalah NaCN. dan konsentrasi sianida yang digunakan. proses Amalgamasi dibagi menjadi dua tahap dan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Hal ini disebabkan karena metoda ini merupakan prinsip pelarutan dengan reaksi kompleksometri dan dengan penggunaan reagen dalam fasa cair maka pelarut dapat menyerap ke seluruh bagian butiran batuan. KCN. hal ini menyebabkan tingkat kerusakan Air Raksa sangat besar karena Air Raksa ikut di tumbuk oleh pipa besi. karena harus sesuai dengan biaya produksi. dan energi potensial air dengan melengkapi silindernya dengan kipas. Beberapa faktor ini harus dijaga dan di pantau secara berkala dalam setiap prosesnya. Umpan masuk terlebih dahulu untuk proses dispersi.+ 4OH- .+ O2 + 2 H2O → 4Au(CN)2. yaitu : pH. Amalgamasi secara tidak langsung. Proses sianidasi terdiri dari dua tahap penting. Dalam metoda sianidasi tidak hanya emas yang dapat terlarut dan terpisahkan dari batuan tetapi perak juga ikut terlarut dan terpisahkan. setelah batuan hancur menjadi lumpur dan sudah ada emas bebas. begitu pula jika waktu proses terlalu lama maka akan meningkatkan biaya produksi juga. Dalam proses pengolahan yang sebenarnya. atau campuran ketiganya. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian dan perhitungan yang tepat. Metoda sianidasi ini sangat efektif untuk mengekstrak emas walaupun konsentrasi emas dalam batuan sangat kecil. Dalam metoda ekstraksi emas dengan sianidasi banyak faktor yang mempengaruhi hasil proses. Tetapi dengan metoda seperti ini. Ca(CN)2.Amalgamator berbentuk silinder dan bergerak secara memutar vertikal sesuai dengan porosnya. karena mampu melarutkan emas lebih baik dari pelarut lainnya. Secara umum reaksi pelarutan Au dan Ag adalah sebagai berikut: 4Au + 8CN. Pelarut yang paling sering digunakan adalah NaCN. Pipa besi ini harus disesuaikan panjangnya dengan tinggi silinder. Metoda seperti ini banyak dilakukan di beberapa lokasi penambang tradisional karena lebih praktis tanpa menyadari kerugiannya. Sehingga air raksa ikut dalam proses dispersi batuan.     Sianidasi Metoda ekstraksi emas dengan sianidasi adalah proses ekstraksi emas yang merubah butiran emas menjadi larutan dan kembali lagi dibentuk dalam logam. Proses ekstraksi emas dengan menggunakan metoda Amalgamasi di bedakan menjadi 2 tipe : Amalgamasi secara langsung.+ 4OH4Ag + 8CN. Dengan menggunakan metoda ini air raksa yang rusak akan lebih sedikit karena tidak ikut dalam proses dispersi.+ O2 + 2 H2O → 4Ag(CN)2. Di dalam silinder dimasukan pipa besi atau baja yang berfungsi untuk penghancur batuan dan sebagai pengaduk. Panjang pipa besi adalah ¾ bagian dari tinggi silinder. ketentuan ini didasarkan pada kebutuhan ruang kosong dalam silinder untuk pergerakan batuan dan Air Raksa Ditinjau dari masuknya umpan dan Air Raksa. Proses Amalgamasi secara tidak langsung adalah memisahkan dispersi batuan dan penangkapan emas dengan Air Raksa. faktor yang paling harus diperhatikan adalah jumlah sianida yang digunakan dan waktu pelarutan.

Proses penyerapan emas dari larutan kaya sianida dengan Karbon Aktif. Serbuk Zn yang ditambahkan ke dalam larutan akan mengendapkan logam emas dan perak. Penelitian tentang penggunaan karbon aktif untuk proses pengambilan emas dari larutan kaya sianida telah dilakukan sejak tahun 1880. Pt. Au. hanya saja pada teknik CIL membutuhkan lebih banyak kerja. tetapi Cu maupun Al dapat juga dipakai. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut: 2 Zn + 2 NaAu(CN)2 + 4 NaCN + 2 H2O → 2 Au + 2 NaOH + 2Na2Zn(CN)4+H2 2 Zn + 2 NaAg(CN)2 + 4 NaCN + 2 H2O → 2 Ag + 2 NaOH + 2 Na2Zn(CN)4 + H2 Penggunaan serbuk Zn merupakan salah satu cara yang efektif untuk larutan yang mengandung konsentrasi emas kecil. Al. Beberapa keunggulan penggunaan karbon aktif ( CIP ) jika dibandingkan dengan penggunaan seng adalah : Biaya proses lebih murah. Kehilangan larutan sianida lebih sedikit.Pada tahap kedua yakni pemisahan logam emas dari larutannya. Karbon dimasukan kedalam pulp sehingga tidak perlu memisahkan larutan kaya sianida dengan umpan. Jadi sebenarnya tidak hanya Zn yang dapat mendesak Au dan Ag. Carbon In Leach ( CIL ) Teknik Carbon In Leach dilakukan dengan cara memasukan karbon aktif setelah proses pelarutan. Prinsip pengendapan ini berdasarkan deret Clenel. Penambahan karbon aktif tidak mempengaruhi konstituen lain yang berada dalam larutan kaya sianida. Cu. Proses pengambilan emas-perak dari larutan kaya dengan menggunakan serbuk Zn ini disebut "Proses Merill Crowe". Walaupun pulp yang dimasukan sulit untuk dipisahkan antara larutan dengan umpannya tetap tidak mempengaruhi proses. yang disusun berdasarkan perbedaan urutan aktivitas elektro kimia dari logam-logam dalam larutan sianida. Penggunaan karbon aktif pertama kali terbukti efisien pada percobaan pengolahan emas di Australia pada tahun 1917. . setiap logam yang berada di sebelah kiri dari ikatan kompleks sianidanya dapat mengendapkan logam yang digantikannya. Cara pengambilan emas dari larutan kaya sianida dengan menggunakan karbon akti ini dibagi dalam dua teknik yaitu : 1. Carbon In Pulp dilakukan dengan memasukan karbon aktif bersama sama dengan bahan yang akan dilarutkan dalam sianida. yaitu Mg. Beberapa fakta lapangan menunjukan bahwa penggunaan karbon aktif ( CIP ) lebih efisien dibandingkan dengan seng ( Zinc precipitation ). Pb. penyerapan akan terjadi setelah ada larutan Aurosianida yang terbentuk. Larutan yang telah membentuk larutan kaya Aurosianida dipisahkan dari tailingnya. 2. Peralatan yang digunakan untuk teknik CIL hamper sama dengan teknik CIP. Carbon In Pulp ( CIP ). tetapi karena harganya lebih mahal maka lebih baik menggunakan Zn. Ag. Hg. Fe. sehingga proses penangkapan emas tetap berjalan dengan baik. Zn. antara lain : Dilakukan pengendapan dengan menggunakan serbuk Zn (Zinc precipitation ). setelah itu karbon aktif di masukan dan diaduk kembali untuk menangkap emasnya. dapat dilakukan dengan beberapa cara. sehingga karbon aktif akan ikut dalam proses pelarutan tetapi tidak ikut bereaksi.

Perolehan akhir yang didapat mulai dari pelarutan sampai mendapatkan emas murni dengan cara elektrolisa adalah lebih 70%. Tahapan proses pengambilan emas dengan sianidasi adalah dengan melarutkan emas dengan natrium sianida dan untuk berlangsung reaksi ini diperlukan oksigen. pelarutan kembali (desorption).com/2011/12/emas-merupakanelemen-yang-sangat.html Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar emas yang didapat dari proses amalgamasi masih rendah yaitu sekitar 40% dan kehilangan air raksa yang digunakan cukup besar yaitu 5-10%. sianida bisa larut dalam air. Akibatnya terjadi kontaminasi pada biota laut dan keanekaragaman hayati akan punah.blogspot.yousaytoo.http://chandrairawan99. Dampak penggunaan sianida dalam proses sianidasi sangat besar terhadap kelangsungan makhluk hidup. maka diperlukan batasan-batasan yang perlu diterapkan untuk setiap industri pengolahan emas disamping penggunaan teknologi penetralan sianida dengan sodium metabisulfat. pengendapan dan elektrolisa. penyerapan (adsorption). Adapun proses sianidasi mengikuti langkah-langkah seperti berikut ini. http://www. Salah satu cara untuk meningkatkan perolehan kadar emas dan peraknya adalah dengan sianidasi.com/dampak-sianidasi-terhadaplingkungan/271954 . Untuk mengurangi dampak negatif dari pengolahan emas tersebut. Sianida merupakan racun pembunuh yang paling ampuh untuk semua jenis makhluk hidup. sedimen dan biota laut. ternyata hasil yang diperoleh dalam proses sianidasi cukup memuaskan. yaitu pelarutan (leaching) bijih emas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->