PERPAJAKAN (PPA 201

)
A. Deskripsi dan Tujuan Mata Ajaran Mata ajaran ini bertujuan untuk membahas berbagai peraturan perpajakan yang berlaku serta pengaruhnya terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan suatu perusahaan dan masalah peradilan perpajakan. Pembahasan tidak hanya menekankan pada penguasaan peraturan perpajakan, tetapi juga bagaimana dampaknya terhadap keputusan bisnis. Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan menganalisis isu perpajakan yang berlaku serta mengaudit kewajiban perpajakan. Tujuan yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan kognitif adalah agar peserta : - Memahami pengaruh pajak dalam penyajian laporan keuangan - Memahami dampak peraturan pajak terhadap keputusan bisnis - Memahami aplikasi pajak, baik dari sisi pelaporan pajak dan penyajian pajak dalam laporan keuangan. B. Metode Pengajaran Fokus pengajaran adalah pada kemampuan dan kemauan peserta didik untuk belajar secara mandiri dalam memahami konsep-konsep yang ada dalam silabus dan buku referensi yang diberikan dan pengetahuan lainnya. Pengajaran dilakukan dengan pendekatan Problem Based Learning yaitu dengan menjelaskan konsep melalui kasus. Peserta dimotivasi untuk aktif dalam mencari dan menggali Peraturan Perpajakan yang terkait agar terbiasa dalam mendapatkan sumber hokum dan tidak menurut pendapat sendiri dalam menyelesaikan kasus pajak C. Bahan Bacaan Wajib Waluyo dan Wirawan, Perpajakan Indonesia Buku 1 dan Buku 2, Penerbit Salemba 4, 2002.(WW) atau Edisi terbaru - Undang-Undang Perpajakan dan peraturan-peraturan pelaksanaannya. UU No. 16 tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan atau yang lebih baru; Waluyo dan Wirawan, Perpajakan Indonesia Buku 1 dan 2,Penerbit salemba 4, 2002. UU NO. 17 tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan atau yang lebih baru; UU No. 18 tahun 2000 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan pajak Penjualan Barang Mewah; Brotodiharjo, Santoso R., Pengantar Ilmu Hukum Pajak, Edisi 3, 1995, Bandung: Refika Aditama; -

Bahan Bacaan . Pajak Internasional (GTI) Gunadi. Asas dan Dasar Perpajakan 1. Edisi revisi. Evaluasi Hasil Pembelajaran Unsur . Bandung: Refika Aditama. Rochmat. PPH & PPN. jenis-jenis Pajak c.Unsur Penilaian Diskusi dan Partisipasi Kelas Penulisan Makalah Individu Penyajian dan Penyelesaian Kasus Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Bobot (%) 10 10 20 30 30 Jadwal Pertemuan Terdapat 14 kali pertemuan dengan durasi pertemuan masing-masing 150 menit Pertemuan 1 Topik Bahasan 2 I. Bandung: Refika Aditama. 1998. US.. Pajak Pertambahan Nilai. Manajemen Perpajakan (MMP) Harnanto. UU PPH.. Penghindaran Pajak Berganda (RPB) Peraturan Tindak Lanjut Perpajakan (Keputusan Menteri Keuangan dan Surat Edaran Dirjen Pajak ) - D. Tambahan Untung Sukardi.(HAP) Rahmanto Surahmat. PPh. SK Menkeu. 1998. Transfer Pricing (GTP) Gunadi. Akuntansi Perpajakan. a. Aspek Audit Perpajakan dalam Perseroan Terbatas UU KUP. kewajiban Administrasi Perpajakan 1 b.- Soemitro. APLIKASI PAJAK DARI BENTUK BADAN HUKUM Pajak di Perseroan Terbatas – KUP. SPT Tahunan d. (US) Gunadi. Soemitro. Pajak dalam Aktivitas Bisnis (GAB) Muhamad Zain. Asas dan Dasar Perpajakan 2. WW. Rochmat. Edisi revisi.

Kasus Bentuk Usaha Tetap a. PERUBAHAN BADAN USAHA Perubahan Status Badan Usaha a. Aspek Audit Pajak atas Perusahaan Group/Holding Company e. SPT dan Laporan Keuangan untuk BUT e. Surat Keberatan & Jawaban Surat Keberatan 9 dan 10 d. PP No. Aspek Audit Perpajakan Atas Transaksi d. Kasus UJIAN TENGAH SEMESTER III. 65/2001. Tax Treaty b. Transfer Pricing Antar Unit dalam Satu Group b. Penentuan Objek PPH untuk orang pribadi. BANDING DAN SENGKETA PAJAK Keberatan & Banding a. PP No. Revaluasi Aktiva Tetap c. 66/2001 Makalah Peserta. WW. b. Transaksi Internasional 4 dan 5 c. c. Retribusi Daerah GPI RPB. Kasus Banding. Pemekaran dan Likuidasi 8 b.2 3 WP Orang Pribadi & Persekutuan Perdata a. Surat Ketetapan Pajak & Sanksi Pajak c. Pengertian BUT b. 12 a. Merger. Aspek Audit Perpajakn Atas Multinational Company e. Pembahasan Kasus Banding g. Penentuan– PPh 21 WW. Perhitungan PPh untuk BUT d. Kasus V. Makalah Peserta 11 UU Pajak daerah dan Retribusi Daerah berdasarkan UU No. Transfer Pricing d. e. Penggabungan. Penentuan obyek pajak PPH atas persekutuan c. Pajak Daerah b. Aspek Audit Perpajakan atas Bentuk Usaha Tetap f. Kasus Sengketa Pajak. UU PPh. GTP. Pengajuan Banding e. Transaksi Antar Group 6 dan 7 c. d. Konsep Penghasilan untuk BUT c. 34/2000. Perhitungan kredit pajak dan Laporan Tahunan d. dan karyawan b. Kasus Topik Bahasan II. Pertemuan Bahan Bacaan Multinational Company a. Pajak dalam Industri Keuangan Perbankan dan Asuransi Leasing Modal Ventura Aspek Audit Perpajakan Atas Perusahaan Dalam Industri Keuangan . MULTINATIONAL & GROUP/HOLDING COMPANY UU PPh. PAJAK DAN INDUSTRI TERTENTU Pajak daerah dan Retribusi Daerah a. Pajak Untuk Holding Company d. Pemeriksaan Pajak b. Kasus IV. Kasus Group/Holding Company a. Proses Banding & Penyelesaian Banding f.

Hotel/restoran Akuntan Publik b. Makalah Peserta Makalah Peserta Catatan : Mahasiswa PPA yang mengambil mata kuliah Perpajakan disarankan mengikuti Pelatihan Brevet Pajak A dan B . f. d. e. Jasa Konsultan dan Periklanan a. b. jasa Konsultan dan Periklanan a. c.13 14 Pajak Untuk Industri Manufaktur Transportasi dan Konstruksi/Real Estate Manufaktur Penerbangan Transportasi Konstruksi/Real Estate Aspek Audit atas Perusahaan dalam Industri Manufaktur Transportasi dan Konstruksi/Real Estate Pajak Untuk Industri Hotel. Aspek Audit Pajak untuk Perusahaan dalam Industri Hotel. Periklanan d. Jasa Konsultan c.