By : Muhibbuddin / FKIP Biologi

Istilah Evolusi
‡ Evolusi adalah proses perubahan secara berangsur-angsur (bertingkat) dimana sesuatu berubah menjadi bentuk lain (yang biasanya) menjadi lebih kompleks/rumit ataupun berubah menjadi bentuk yang lebih baik ‡ Evolusi berasal dari bahasa latin evolvere "membuka lipatan," dari ex- "keluar" + volvere "menggulung" (1641) yang berarti "membuka lipatan, keluar, berkembang, ‡ Evolusi pada tahun 1622, pada awalnya berarti "membuka gulungan buku"; namun istilah ini digunakan pertama kali dalam pengertian ilmiah modern pada tahun 1832 oleh seorang Geologis berkebangsaan Skotlandia bernama Charles Lyell ‡ Charles Darwin kemudian menggunaka istilah ini satu kali dalam paragraf penutup bukunya yang berjudul "The Origin of Species" (Asal mula Spesies) pada tahun 1859. Istilah ini kemudia dipopulerkan oleh Herbert Spencer dan ahli biologi lainnya

Evolusi Dalam Kajian Biologi
‡ Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. ‡ Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi ‡ Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi ‡ Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies ‡ Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme ‡ Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.

Mekanisme Evolusi ‡ Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama. yaitu seleksi alam dan hanyutan genetik ‡ Seleksi alam merupakan sebuah proses yang menyebabkan sifat terwaris yang berguna untuk keberlangsungan hidup dan reproduksi organisme menjadi lebih umum dalam suatu populasi .dan sebaliknya. Hanyutan genetik dihasilkan oleh probabilitas apakah suatu sifat akan diwariskan ketika suatu individu bertahan hidup dan bereproduksi . sehingga lebih banyak individu pada generasi selanjutnya yang mewarisi sifat-sifat yang menguntungkan ini ‡ Setelah beberapa generasi. adaptasi terjadi melalui kombinasi perubahan kecil sifat yang terjadi secara terus menerus dan acak ini dengan seleksi alam ‡ Hanyutan genetik (Bahasa Inggris: Genetic Drift) merupakan sebuah proses bebas yang menghasilkan perubahan acak pada frekuensi sifat suatu populasi. sifat yang merugikan menjadi lebih berkurang ‡ Individu dengan sifat-sifat yang menguntungkan lebih berpeluang besar bereproduksi.

yang menghubungkan satuan evolusi (gen) dengan mekanisme evolusi (seleksi alam) . ‡ Cabang ini juga mengembangkan dan menguji teori-teori yang menjelaskan penyebab evolusi. teori seleksi alam Darwin digabungkan dengan teori pewarisan Mendel. membentuk sintesis evolusi modern.Dokumentasi & fakta-fakta evolusi ‡ Dokumentasi fakta-fakta terjadinya evolusi dilakukan oleh cabang biologi yang dinamakan biologi evolusioner. Kajian catatan fosil dan keanekaragaman hayati ‡ keanekaragaman hayati sebagai bukti bahwa spesies berubah dari waktu ke waktu ‡ Pada tahun 1930.

[ Karya Mendel ditemukan kembali pada tahun 1900-an. menjelaskan seleksi alam secara mendetail dan memberikan bukti yang mendorong penerimaan luas evolusi dalam komunitas ilmiah Pada tahun 1865. ketidakcocokan atas laju evolusi yang diprediksi oleh genetikawan dan biometrikawan meretakkan hubungan model evolusi Mendel dan Darwin. publikasi Darwin.Sejarah pemikiran evolusi ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Pemikiran-pemikiran evolusi seperi nenek moyang bersama dan transmutasi spesies telah ada paling tidak sejak abad ke-6 SM ketika hal ini dijelaskan secara rinci oleh seorang filsuf Yunani. Gregor Mendel menemukan bahwa pewarisan sifat-sifat dapat diprediksi. pemikiran evolusi mulai ditelusuri oleh beberapa filsuf seperti Pierre Maupertuis pada tahun 1745 dan Erasmus Darwin pada tahun 1796 Pemikiran biologiawan Jean-Baptiste Lamarck tentang transmutasi spesies memiliki pengaruh yang luas Charles Darwin merumuskan pemikiran seleksi alamnya pada tahun 1838 dan masih mengembangkan teorinya pada tahun 1858 Pada akhir tahun 1859. . On the Origin of Species. Anaximander pada abad ke-18.

manusia memiliki respon yang berbeda terhadap cahaya matahari.Dasar genetik evolusi ‡ Evolusi organisme terjadi melalui perubahan pada sifat-sifat yang terwariskan ‡ Warna mata pada manusia. sehingga warna kulit gelap ini tidak akan diwarisi ke keturunan orang tersebut ‡ Walaupun begitu. merupakan sifat-sifat yang terwariskan ini. sebagai contohnya. Contohnya adalah individu dengan sifat albino yang kulitnya tidak akan menggelap dan sangat sensitif terhadap sengatan matahari . Kulit berwarna gelap yang dihasilkan dari penjemuran matahari berasal dari interaksi antara genotipe seseorang dengan cahaya matahari. dan ini diakibatkan oleh perbedaan pada genotipenya. Sifat terwariskan dikontrol oleh gen dan keseluruhan gen dalam suatu genom organisme disebut sebagai genotipe ‡ Keseluruhan sifat-sifat yang terpantau pada perilaku dan struktur organisme disebut sebagai fenotipe ‡ Fenotip berasal dari interaksi genotipe dengan lingkungan ‡ Tidak setiap aspek fenotipe organisme diwariskan.

gen yang berbeda mempunyai urutan basa yang berbeda ‡ Urutan DNA dapat berubah melalui mutasi.Dasar genetik evolusi ‡ Sifat-sifat terwariskan diwariskan antar generasi via DNA sebuah molekul yang dapat menyimpan informasi genetika ‡ DNA merupakan sebuah polimer yang terdiri dari nukleotida. ‡ Bagian molekul DNA yang menentukan sebuah satuan fungsional disebut gen. menghasilkan alel yang baru ‡ Jika mutasi terjadi pada gen. menyebabkan perubahan fenotipe organisme . alel yang baru dapat memengaruhi sifat individu yang dikontrol oleh gen.

Variasi ‡ Fenotipe suatu individu organisme dihasilkan dari genotipe dan pengaruh lingkungan organisme tersebut ‡ Variasi fenotipe yang substansial pada sebuah populasi diakibatkan oleh perbedaan genotipenya ‡ Sintesis evolusioner modern mendefinisikan evolusi sebagai perubahan dari waktu ke waktu pada variasi genetika ‡ Variasi berasal dari mutasi bahan genetika. bahkan perubahan kecil pada genotipe dapat mengakibatkan perubahan yang dramatis pada fenotipenya. Namun. dan perubahan susunan gen melalui reproduksi seksual ‡ Variasi juga datang dari tukar ganti gen antara spesies yang berbeda. contohnya melalui transfer gen horizontal pada bakteria dan hibridisasi pada tanaman ‡ kebanyakan genom spesies adalah identik pada seluruh individu spesies tersebut. . Misalnya simpanse dan manusia hanya berbeda pada 5% genomnya. migrasi antar populasi (aliran gen).

‡ Individu yang memperlihatkan perubahan sifat (fenotipe) akibat mutasi disebut mutan.Mutasi ‡ Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA). mutan biasa dibandingkan dengan individu yang tidak mengalami perubahan sifat (individu tipe liar atau "wild type") . Dalam kajian genetik. baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom ‡ Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut aberasi. biasanya lebih rendah daripada 1:10.000 individu. serta loncatan energi listrik seperti petir. radiasi surya maupun radioaktif. termasuk karsinogen). ‡ Mutasi di alam dapat terjadi akibat zat pembangkit mutasi (mutagen. ‡ Mutasi terjadi pada frekuensi rendah di alam. ‡ Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar munculnya variasi-variasi baru pada spesies.

dengan puluhan sampai ratusan gen terduplikasi pada genom hewan setiap satu juta tahun. dan satu untuk sel batang. yang merupakan sumber utama bahan baku untuk gen baru yang berevolusi. mencegah gen berfungsi. Gen dihasilkan oleh beberapa metode.Mutasi ‡ ‡ Mutasi dapat mengakibatkan perubahan produk gen. mata manusia menggunakan empat gen untuk menghasilkan struktur yang dapat merasakan cahaya: tiga untuk sel kerucut. membentuk kombinasi baru dengan fungsi yang baru Sebagai contoh. 70% mutasi ini memiliki efek yang merugikan dan sisanya netral ataupun sedikit menguntungkan Mutasi dapat melibatkan duplikasi fragmen DNA yang besar. atupun tidak menghasilkan efek sama sekali Kajian pada lalat Drosophila melanogaster menunjukkan bahwa jika sebuah mutasi mengubah protein yang dihasilkan oleh sebuah gen. keseluruhannya berasal dari satu gen leluhur tunggal ‡ ‡ ‡ . umumnya melalui duplikasi dan mutasi gen leluhur ataupun dengan merekombinasi bagian gen yang berbeda.

gen-gen yang berdekatan pada kromosom tidak selalu disusun ulang menjauhi satu sama lainnya. organisme seksual juga dapat bertukarganti DNA antara dua kromosom yang berpadanan ‡ Rekombinasi dan pemilahan ulang tidak mengubahan frekuensi alel. terdapat satu di antara seratus peluang kejadian rekombinasi terjadi per generasi. karena pada manusia dengan potongan satu juta pasangan basa DNA. menghasilkan keturunan dengan kombinasi alel yang baru ‡ Rekombinasi mengijinkan alel sama yang berdekatan satu sama lainnya pada unting DNA diwariskan secara bebas ‡ laju rekombinasi adalah rendah. namun mengubah alel mana yang diasosiasikan satu sama lainnya. Akibatnya. sehingga cenderung diwariskan bersama .Reproduksi sexual dan rekombinasi ‡ Keturunan organisme seksual mengandung campuran acak kromosom leluhur yang dihasilkan melalui pemilahan bebas ‡ Pada proses rekombinasi genetika terkait.

Genetika populasi ‡ Dari sudut pandang genetika. semua ngengat dengan spesies yang sama yang hidup di sebuah hutan yang terisolasi mewakili sebuah populasi ‡ Sebuah gen tunggal pada populasi ini dapat mempunyai bentuk-bentuk alternatif yang bertanggung jawab terhadap variasi antar fenotipe organisme ‡ Contohnya adalah gen yang bertanggung jawab terhadap warna ngengat mempunyai dua alel: hitam dan putih . contoh. evolusi ialah perubahan pada frekuensi alel dalam populasi yang saling berbagi lungkang gen (gene pool) dari generasi yang satu ke generasi yang lain ‡ Sebuah populasi merupakan kelompok individu terlokalisasi yang merupakan spesies yang sama.

Aliran gen ‡ Aliran gen merupakan pertukaran gen antar populasi. ‡ Contoh aliran gen dalam sebuah spesies meliputi migrasi dan perkembangbiakan organisme atau pertukaran serbuk sari. Singa jantan meninggalkan kelompok di mana ia lahir. ‡ Transfer gen antar spesies meliputi pembentukan organisme hibrid dan transfer gen horizontal. . dan menuju ke kelompok yang baru untuk berkawin. Hal ini menyebabkan aliran gen antar kelompok singa. yang biasanya merupakan spesies yang sama.

serta menambah variasi genetika ke dalam suatu populasi ‡ Imigrasi dapat menambah bahan genetika baru ke lungkang gen yang telah ada pada suatu populasi ‡ Sebaliknya.Aliran gen ‡ Migrasi ke dalam atau ke luar populasi dapat mengubah frekuensi alel. Bahkan bangunan manusia seperti Tembok Raksasa Cina dapat menghalangi aliran gen tanaman. dan padang pasir. emigrasi dapat menghilangkan bahan genetika ‡ Aliran gen dihalangi oleh barisan gunung. . samudera.

yang merupakan jumlah individu yang berkemampuan untuk berkembang biak . disebabkan oleh percontohan acak (random sampling) gen generasi selama reproduksi ‡ Kepentingan relatif seleksi alam dan hanyutan genetika dalam sebuah populasi bervariasi.Mekanisme Evolusi ‡ Mekanisme utama untuk menghasilkan perubahan evolusioner adalah seleksi alam dan hanyutan genetika ‡ Seleksi alam memfavoritkan gen yang meningkatkan kapasitas keberlangsungan dan reproduksi ‡ Hanyutan genetika merupakan perubahan acak pada frekuensi alel. tergantung pada kuatnya seleksi dan ukuran populasi efektif.

jumlah ngengat biston betularia putih lebih sedikit daripada ngengat biston betularia hitam. Yang tertinggal hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya.Seleksi alam ‡ Seleksi alam yang dimaksud dalam teori evolusi adalah teori bahwa makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya lama kelamaan akan punah. Dan sesama makhluk hidup akan saling bersaing untuk mempertahankan hidupnya. Ngengat biston betularia putih sebelum terjadinya revolusi industri jumlahnya lebih banyak daripada ngengat biston betularia hitam. ‡ Contoh seleksi alam misalnya yang terjadi pada ngengat biston betularia. . Namun setelah terjadinya revolusi industri.

sedangkan yang tidak menguntungkan cenderung tidak akan diwariskan ke generasi selanjutnya.Seleksi alam ‡ Seleksi alam adalah proses di mana mutasi genetika yang meningkatkan keberlangsungan dan reproduksi suatu organisme menjadi (dan tetap) lebih umum dari generasi yang satu ke genarasi yang lain pada sebuah populasi. Ia sering disebut sebagai mekanisme yang "terbukti sendiri" karena: a) Variasi terwariskan terdapat dalam populasi organisme. Kondisi-kondisi ini menghasilkan kompetisi antar organisme untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Oleh sebab itu. ‡ . b) Organisme menghasilkan keturunan lebih dari yang dapat bertahan hidup c) Keturunan-keturunan ini bervariasi dalam kemampuannya bertahan hidup dan bereproduksi. organisme dengan sifat-sifat yang lebih menguntungkan akan lebih berkemungkinan mewariskan sifatnya.

‡ Hanyutan genetika dapat menyebabkan dua populasi yang terpisah dengan stuktur genetik yang sama menghanyut menjadi dua populasi divergen dengan set alel yang berbeda . baik karena menghilang dari populasi.Hanyutan genetika ‡ Hanyutan genetika atau ingsut genetik merupakan perubahan frekuensi alel dari satu generasi ke generasi selanjutnya yang terjadi karena alel pada suatu keturunan merupakan sampel acak (random sample) dari orang tuanya ‡ Hanyutan ini berhenti ketika sebuah alel pada akhirnya menjadi tetap. ataupun menggantikan keseluruhan alel lainnya.

biasanya dengan saling membantu dalam simbiosis.Akibat evolusi ‡ Evolusi memengaruhi setiap aspek dari bentuk dan perilaku organisme. menghindari predator. . Yang paling terlihat adalah adaptasi perilaku dan fisik yang diakibatkan oleh seleksi alam ‡ Adaptasi-adaptasi ini meningkatkan kebugaran dengan membantu aktivitas seperti menemukan makanan. evolusi menghasilkan spesies yang baru melalui pemisahan populasi leluhur organisme menjadi kelompok baru yang tidak akan bercampur kawin. dan menarik lawan jenis ‡ Organisme juga dapat merespon terhadap seleksi dengan berkooperasi satu sama lainnya. ‡ Dalam jangka waktu yang lama.

makroevolusi dianggap sebagai akibat jangka panjang dari mikroevolusi. mengurangi kemungkinan terjadinya kepunahan . seperti kepunahan dan spesiasi ‡ Sedangkan mikroevolusi adalah perubahan evolusioner yang kecil. variasi dalam jumlah besar di antara individu mengijinkan suatu spesies secara cepat beradaptasi terhadap habitat yang baru. Misalnya. seperti adaptasi yang terjadi dalam spesies atau populasi ‡ Secara umum. sifat-sifat keseluruhan spesies adalah penting. Sehingga perbedaan antara mikroevolusi dengan makroevolusi tidaklah begitu banyak terkecuali pada waktu yang terlibat dalam proses tersebut ‡ Pada makroevolusi.Akibat evolusi ‡ Akibat evolusi kadang-kadang dibagi menjadi makroevolusi dan mikroevolusi ‡ Makroevolusi adalah evolusi yang terjadi pada tingkat di atas spesies.

udara dan nutrisi (makanan). ‡ Organisme yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup. e) merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya. d) bereproduksi. sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis . c) mempertahankan hidup dari musuh alaminya. cahaya dan panas. b) mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk: a) memperoleh air.Adaptasi ‡ Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup.

‡ Adaptasi iakibatkan oleh kombinasi perubahan acak dalam skala kecil pada sifat organisme secara terus menerus yang diikuti oleh seleksi alam varian yang paling cocok terhadap lingkungannya ‡ Proses adaptasi dapat menyebabkan penambahan ciri-ciri baru ataupun kehilangan ciri-ciri leluhur Contoh : adaptasi bakteri terhadap seleksi antibiotik melalui perubahan genetika yang menyebabkan resistansi antibiotik ‡ Ketika adaptasi terjadi melalui modifikasi perlahan pada stuktur yang telah ada. menyebabkan organisme menjadi lebih baik dalam bertahan hidup dan bereproduksi. struktur dengan organisasi internal dapat memiliki fungsi yang sangat berbeda pada organisme terkait. Ini merupakan akibat dari stuktur leluhur yang diadaptasikan untuk berfungsi dengan cara yang berbeda. ‡ Contoh : Tulang sayap pada kelelawar : secara struktural sama dengan tangan manusia dan sirip anjing laut oleh karena struktur leluhur yang sama yang mempunyai lima jari .Adaptasi ‡ Adaptasi merupakan struktur atau perilaku yang meningkatkan fungsi organ tertentu.

melalui domestikasi ataupun eksperimen laboratorium. Terdapat empat jenis spesiasi alami. tergantung pada sejauh mana populasi yang berspesiasi terisolasi secara geografis dari satu populasi ke yang lainnya. Spesiasi juga dapat dilakukan secara buatan. dan spesiasi simpatrik. Empat jenis spesiasi alami tersebut adalah: spesiasi alopatrik. spesiasi parapatrik.Pembentukan spesies baru (Spesiasi) Spesiasi merupakan sebuah proses evolusi munculnya spesies baru. spesiasi peripatrik. .

Dalam hal ini. Karena seleksi dan hanyutan bekerja secara bebas pada populasi yang terisolasi. Spesiasi ini dihasilkan dari evolusi mekanisme yang mengurangi aliran genetika antara dua popula spesiasi simpatrik. Ia mirip dengan spesiasi peripatrik dalam hal ukuran populasi kecil yang masuk ke habitat yang baru. yang terjadi ketika sebagian kecil populasi organisme menjadi terisolasi dalam sebuah lingkungan yang baru. . misalnya melalui fragmentasi habitat atau migrasi. spesiasi simpatrik pada hewan memerlukan evolusi perbedaan genetika dan perkawinan tak-acak. pemisahan pada akhirnya akan menghasilkan organisme yang tidak akan dapat berkawin campur spesiasi peripatrik. Ini berbeda dengan spesiasi alopatrik dalam hal ukuran populasi yang lebih kecil dari populasi tetua. mengijinkan isolasi reproduksi berkembang 2. 4. di mana spesies berdivergen tanpa isolasi geografis atau perubahan pada habitat. 3. Spesiasi alopatrik. efek pendiri menyebabkan spesiasi cepat melalui hanyutan genetika yang cepat dan seleksi terhadap lungkang gen yang kecil spesiasi parapatrik. namun berbeda dalam hal tidak adanya pemisahan secara fisik antara dua populasi. Secara umum. Seleksi di bawah kondisi demikian dapat menghasilkan perubahan yang sangat cepat pada penampilan dan perilaku organisme.Mekanisme spesiasi 1. Mekanisme ini cukup langka karena hanya dengan aliran gen yang sedikit akan menghilangkan perbedaan genetika antara satu bagian populasi dengan bagian populasi lainnya. yang terjadi pada populasi yang awalnya terisolasi secara geografis.

Contoh Spesiasi alopatrik Isolasi Geografis .

‡ Melalui proses evolusi. Waktu kepunahan sebuah spesies ditandai dengan matinya individu terakhir spesies tersebut. . Kesulitan ini dapat berujung kepada suatu fenomena yang dinamakan takson Lazarus. walaupun kemampuan untuk berkembang biak tidak ada lagi sebelumnya. Spesies akan punah bila mereka tidak bisa bertahan bila ada perubahan di ekologi mereka ataupun bila persaingan semakin ketat dari makhluk hidup lain yang lebih kuat ‡ Suatu spesies dinamakan punah bila anggota terkahir dari spesies ini mati. sehingga sangat sulit untuk menentukan waktu kepunahan. misalnya karena sudah tua. spesies yang baru muncul dari suatu mekanisme spesiasi (dalam bahasa Inggris: speciation) dimana jenis makhluk hidup baru muncul dan berkembang biak secara lancar bila mereka mempunyai ecology niche. Suatu spesies juga disebut fungsional punah bila beberapa anggotanya masih hidup tetapi tidak mampu berkembang biak. Kepunahan terjadi bila tidak ada lagi makhluk hidup dari spesies tersebut yang dapat berkembang biak dan membentuk generasi. dimana sebuah spesies dianggap telah punah tetapi muncul kembali. atau hanya ada satu jenis kelamin.Kepunahan ‡ Kepunahan dalam biologi berarti hilangnya keberadaan dari sebuah spesies atau sekelompok takson. Tetapi dikarenakan wilayah sebaran sebuah spesies atau takson yang bisa sangat luas.

Hewan yang sudah Punah .

Hewan Terancam Punah .

ataupun identitas dan ciri-ciri dari leluhur universal terakhir dan lungkang gen leluhur. ‡ Oleh karena itu. namun pemahaman terhadap evolusi yang terjadi seketika organisme muncul dan investigasi bagaimana ini terjadi tidak tergantung pada pemahaman bagaimana kehidupan dimulai. yang menyusus kehidupan. berasal dari reaksi kimia yang lebih sederhana. struktur kehidupan pertama. tidak terdapat konsensus ilmiah yang pasti bagaimana kehidupan dimulai. ‡ Konsensus ilmiah saat ini adalah bahwa senyawa biokimia yang kompleks. namun terdapat beberapa proposal yang melibatkan molekul swa-replikasi (misalnya RNA) dan perakitan sel sederhana .Sejarah evolusi kehidupan (Asal usul kehidupan) ‡ Asal usul kehidupan merupakan prekursor evolusi biologis. Namun belumlah jelas bagaimana ia terjadi ‡ Tidak begitu pasti bagaimana perkembangan kehidupan yang paling awal.

Dalam bidang biologi modern. Dalam anatomi perbandingan banyak dijumpai contoh-contohnya. Sebaliknya. karena kesemuanya berasal dari organ yang sama yang dimiliki oleh moyang bersama mereka. karena keduanya. walaupun berfungsi sama (untuk kemudi dalam berenang di air) tetapi tidak ditemukan bukti kedua organ itu berkembang dari satu moyang yang sama. ‡ ‡ ‡ ‡ . umumnya diterima bahwa semua organisme yang hidup pada Bumi merupakan keturunan dari leluhur yang sama ataupun lungkang gen leluhur yang sama Bidang biologi evolusioner menggunakan homologi dalam pengertian kemiripan dalam bentuk atau perilaku antara dua spesies akibat keduanya memiliki kesamaan moyang. "sirip" depan lumba-lumba dan sirip depan berbagai ikan disebut sebagai analogi. tungkai depan singa laut. misalnya "sirip" depan lumba-lumba. Kaki depan pada anjing adalah homologi.Nenek moyang bersama ‡ Sekelompok organisme disebut memiliki garis keturunan bersama apabila mereka memiliki nenek moyang yang sama.

4) organisme-organisme dapat diklasifikasikan berdasarkan kemiripan ini ke dalam kelompok-kelompok hirarkis Spesies-spesies lampau juga meninggalkan catatan sejarah evolusi mereka Fosil. kerangka.Nenek moyang bersama ‡ Nenek moyang bersama organisme pertama kali dideduksi dari empat fakta sederhana mengenai organisme. seperti cangkang. ahli paleontologi dapat menarik garis keturunan spesies tersebut. Yaitu : 1) bahwa organisme-organisme memiliki distribusi geografi yang tidak dapat dijelaskan dengan adaptasi lokal 2) bentuk keanekaragaman hayati tidaklah berupa organisme yang berbeda sama sekali satu sama lainnya. melainkan berupa organisme yang memiliki kemiripan morfologis satu sama lainnya 3) sifat-sifat vestigial dengan fungsi yang tidak jelas memiliki kemiripan dengan sifat leluhur yang berfungsi jelas. Namun pendekatan ini hanya berhasil pada organismeorganisme yang mempunyai bagian tubuh yang keras. atau gigi. bersama dengan anatomi yang dapat dibandingkan dengan organisme sekarang. ‡ ‡ ‡ . merupakan catatan morfologi dan anatomi Dengan membandingkan anatomi spesies yang sudah punah dengan spesies modern.

yakni seleksi terhadap sifat-sifat tertentu pada sebuah populasi organisme yang disengajakan. dengan penanda terseleksi seperti gen resistansi antibiotik digunakan untuk memanipulasi DNA pada biologi molekuler. Berbeda dengan seleksi buatan. seleksi alam bergantung pada lingkungan alamiah untuk menyeleksi variasi-variasi makhluk hidup yang sesuai dengan tekanan seleksi. seleksi buatan seperti ini telah menjadi bagian penting dalam rekayasa genetika. ‡ Seleksi buatan merujuk pada seleksi sifat-sifat organisme tertentu yang dilakukan dengan sengaja oleh manusia. ‡ Istilah ini digunakan oleh Charles Darwin untuk membedakan dengan seleksi alam. ‡ Manusia selama beberapa ribu tahun telah menggunakan seleksi buatan pada domestikasi tumbuhan dan hewan ‡ Baru-baru ini.Aplikasi Evolusi ‡ Aplikasi utama evolusi pada bidang teknologi adalah seleksi buatan. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful