Temuan Pemeriksaan Kinerja

Eko Yulianto, SE, M.Sc, Ak, CFE

Agenda  Unsur Temuan  Teknik penulisan  Elemen kebahasaan  Pembuatan simpulan dan rekomendasi .

Unsur Temuan dan Laporan  Kondisi  Kriteria  Akibat  Sebab  Komentar  Rekomendasi  Simpulan .

fisik. gambar. testimoni dan analitis  Pelaporan lingkup atau kedalaman dari kondisi akan membantu pengguna memperoleh perspektif yang wajar  Hanya berisi fakta. bukan opini atau aspirasi pemeriksa  Gunakan tabel.Kondisi  Memberi bukti tentang hal-hal yang ditemukan pemeriksa di lapangan  Bukti: dokumenter. bagan untuk menampilkan data yang kompleks .

Kriteria  Informasi yang dapat digunakan pengguna laporan untuk menentukan seperti apa yang diharapkan  Agar dipahami. lengkap dan sumber dari kriteria yang digunakan dalam laporan . dinyatakan secara wajar. eksplisit.

antara yang ditemukan dan yang seharusnya  Agar mudah dipahami. melainkan merupakan fakta tentang kerusakan (damage) yang telah terjadi dan dapat diobservasi (observable) . terinci. nyatakan secara jelas.Akibat  Memberikan hubungan yang jelas dan logis untuk menjelaskan pengaruh perbedaan. dan dalam angka (bila memungkinkan)  Signifikansi dari akibat harus ditunjukkan dengan bukti yang meyakinkan  Bukan “karangan” pemeriksa.

Sebab  Memberi bukti mengenai faktor yang jadi sumber perbedaan antara kondisi dan kriteria  Bukti yang ada harus memberikan argumen yang meyakinkan dan masuk akal bahwa sebab yang diungkapkan merupakan sebab utama  Sebab yang diungkap juga dapat jadi dasar pemberian rekomendasi .

Komentar  Merupakan tanggapan yang diberikan oleh pihak yang diperiksa atas temuan pemeriksaan secara tertulis  Harus dievaluasi dan dipahami secara seimbang dan objektif  Disajikan secara memadai dalam laporan  Tidak bisa menghilangkan temuan  Tanggapan yang “baik” biasanya berisi pernyataan pengakuan. pihak terperiksa memberikan bantahan atau bukti baru yang relevan. berarti prosedur pemeriksaan yang dilakukan tidak tuntas . bukan bantahan  Bila dalam tanggapan.

Simpulan  Merupakan penafsiran logis mengenai program berdasarkan temuan pemeriksaan  Bukan ringkasan temuan  Kekuatan simpulan tergantung pada tingkat keyakinan bukti yang mendukung temuan dan pada metodologi pengampilan simpulan  Metodologi: kuantitatif? Kualitatif? .

Rekomendasi   Tindakan perbaikan yang disarankan pemeriksa untuk:   meningkatkan kinerja   pelaksanaan kegiatan entitas   kepatuhan pada peraturan per-UU-an   menghilangkan ketidakpatuhan   memperbaiki pengendalian intern   Rekomendasi harus konstruktif:   diarahkan untuk menyelesaikan masalah   berorientasi pada tindakan nyata dan spesifik   ditujukan kepada pihak yang berwenang untuk bertindak   dapat dilaksanakan   biaya pelaksanaan memadai .

Selain TP kinerja…  TP harus menyajikan juga:   kelemahan pengendalian intern yang signifikan   kecurangan   penyimpangan dari ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku  Kelemahan PI   Menjadi unsur “sebab” lemahnya kinerja .

SPI dan Temuan Kinerja Temuan SPI Kelemahan SPI •  Komitmen pada kompetensi kurang Sebab •  Pegawai tidak kompeten Temuan Kinerja Kondisi •  Produk tidak berkualitas Akibat •  Target penjualan tidak tercapai .

Hubungan Akibat .Sebab Temuan SPI Sebab •  Pengabaian pentingnya pelatihan Temuan Kinerja Akibat •  Pegawai tidak terampil/ kompeten Kondisi •  Pelatihan pegawai tidak pernah dilakukan Sebab •  Pegawai tidak trampil/ kompeten .

Sebab kelemahan SPI  Kerusakan sistem (system breakdown)  Kesalahan manusia (human error)  Pengabaian (management override)  Kolusi  Desain sistem tidak memadai (cost > benefit) .

Analisis Sebab Temuan Kinerja Praktik Orang Sistem .

Teknik Penulisan – Penalaran •  Temuan seharusnya disusun menggunakan kerangka pikir yang jelas dan logis •  Teknik argumentasi atau model penalaran yang digunakan: deduktif Main Poin Evidence 2 .

Struktur Penulisan (suggested)  Kondisi   Prolog. konteks   Pokok temuan   Bukti 1 (misal: dokumen)   Bukti 2 (misal: fisik)   Bukti 3 (misal: testimoni)   Bukti 3 (misal: analitis) .

bukan lisan .Elemen kebahasaan  Judul berbentuk frase   Frase: penggunaan sumber daya oleh X   Kalimat: X menggunakan sumber daya  Gunakan kalimat aktif   Aktif: BPK menemukan….   Pasif: …ditemukan  Gunakan kata secara tepat (diksi)   Hindari: beberapa. sebagian  Pilih kata bahasa Indonesia dari pada Inggris  Bahasa tulis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful