KETERANGAN BUKU

Judul No. ISBN Penulis Penerbit Tanggal terbit Jumlah Halaman Jenis Cover Dimensi Kategori Bahasa

: Pelangi Jingga : 9789797882471 : Isyka Syukriya : Media Pressindo : Maret - 2011 : 152 : Soft Cover : 13 x 19 cm : Teenlit : Indonesia

Sinopsis
"Ha? Apa? Yang mana?" Jingga kebingungan meski jelas-jelas Vincent menunjuk lukisan di hadapannya. Tatapan Jingga kosong, namun Vincent tak juga menyadarinya. "Oh..., ini pelangi." "Hitam?" "Hitam...? Eh, emmm...maksud gue..., iya, gue lagi pengen aja ngelukis pelangi hitam." Padahal Jingga sama sekali nggak tau kalau yang dilukisnya adalah pelangi warna hitam. "Lagi sedih ya?" "Ah nggak juga," Jingga berusaha menyangkal. Kecelakaan di sebuah senja yag suram itu akhirnya menyebabkan Jingga kehilangan penglihatannya. Semua yang ada di hadapannya sekarang hanyalah warna hitam. Namun, ia tetap tidak ingin berhenti melukis. Dalam kebutaan itu, Jingga melukis pelangi kesukaannya dengan warna hitam. Sementara itu, Ello, cowok teman sekelas Jingga sabar menjaganya dengan sepenuh hati. Sambil terus memendam harap suatu saat mendapatkan hati Jingga. Hati yang selalu terlambat pada masa lain. Pada Vincent, sahabat kecilnya yang sekarang sekolah di Paris. Namun, saat Vincent kembali ke Indonesia dan mendapati Jingga dalam keadaan buta, semua menjadi berbeda. Ada satu kenyataan menyakitkan yang tak mudah ia terima. Tentang seseroang yang menyebabkan mata Jingga buta. Seperti apakah akhir kisah cinta Jingga? Vincet atau Ello kah yang ia pilih? Apakah kebutaan itu telah menghalangi untuk melihat siapakah cinta sejatinya?

Serta akhir ceritanya kurang memuaskan hati dan tidak memiliki kata pengantar. Memandang cinta sebagai sebuah semangat yang hadir dalam hidup tokohtokohnya menarik karena kaitan-kaitan cerita yang tidak terduga. Tidak melulu tentang cinta monyet yang begitu-begitu saja. Dalam novel ini penulis menggunakan sudut pandang orang ketiga. Kelemahan : Dari novel ini menggunakan bahasa sehari-hari anak remaja dan sedikit kasar. Banyak sekali pernghargaan yang sudah ia raih dari berbagai lomba seni yang ia lakoni. Isyka juga hobi melukis. Andai waktu itu gue lebih hati-hati. bisa sekolah dan ketemu temen-temen. Vincent yang bertanggung jawab dengan apa yang sudah ia perbuat. Dan gue masih bisa ketemu dan liat loe. Tetapi Vincent tidak mengetahui hal itu. Vincent pun teringat masa lalu saat ia membawa mobil kuning tak sengaja menabrak seorang gadis yang tengah berlari mengejar waktu. 27 Februari 1990 ini dibuktikan dengan hadirnya novel ini di hadapan anda. Latar cerita yang digunakan sangat cocok dengan peristiwa. cewek kelahiran Bantul. Mobil kuning? Vincent menatap Jingga. Selain suka menulis. . Novel ini memuat kisah yang kaya akan nilai-nilai sosial dan memiliki gaya bahasa yang ringan dan ceritanya menarik. masih bisa melukis. membuat Isyka Syukriya. serta kegiatan seni lainnya.Minat yang kuat dalam dunia kesenian khususnya tulis menulis. pasti mobil kuning itu nggak akan nabrak gue. membuat film. bagi anda yang mempunyai kekurangan untuk mencapai impian bacalah novel ini karena novel ini sangat bagus dan menarik untuk anda baca. y Kelebihan : Penokohan pada novel ini sangat bagus karena sesuai dengan karakter masing-masing tokoh." Jingga bercerita pada Vincent sambil meneteskan air mata. "Andai waktu itu gue lebih hati-hati. Manfaat : Novel ini pantas dibaca siapa saja karna novel ini berisi pesan-pesan yang sangat penting seperti pengorbanan yang dilakukan oleh tokoh dan tokoh mengajarkan kita untuk selalu menepati janji. Ello yang keras kepala dan pemarah. y y y Jadi. Amanat yang dapat kita peroleh dari novel ini adalah walaupun kita punya kekurangan. Jingga mulai menceritakan soal kecelakaan yang membuat matanya menjadi buta. Novel tentang liku-liku cinta remaja yang seru sekaligus romantis. Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis pelukis yang bernama Jingga yang ingin sekali bertemu dengan cinta pertamanya yaitu vincent. Namun sangat sangat disayangkan pada saat mereka berdua bertemu kembali mata Jingga sudah buta. Vincent pun kaget. tetapi kita harus tetap berusaha mencapai impian. Jingga yang pandai dan rajin dalam mengerjakan sesuatu. pasti bisa ketemu dan liat loe. novel ini tampil dengan sisi yang berbeda. Pada saat mereka berdua bertemu. Saat Vincent memaksa untuk dibuatkan lukisan pelangi oleh Jingga barulah ia mengetahui hal tersebut dari mulut Jingga langsung. perasaan mereka berdua sangat senang dan bahagia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful