P. 1
TURKI UTSMANI

TURKI UTSMANI

|Views: 92|Likes:

More info:

Published by: Jayanti Puspita Dewi on Jan 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2012

pdf

text

original

TURKI UTSMANI A.

Sekilas Tentang Kerajaan Turki Utsmani Pendiri bangsa ini adalah Bangsa Turki dan kabilah Oghuz yang mendiami daerah Mongol dan daerah utara negeri Cina dalam masa waktu sekitar tiga abad, mereka pindah ke-TurkistanPersia dan Irak. Mereka masuk Islam sekitar abad ke 9 atau ke 10 di bawah pimpinan Ortoghol. Mereka mengabdikan diri kepada Sultan Alauddin, Sultan Seljuk yang kebetulan berperang melawan Bizantium. Berkat bantuan mereka, Sultan Alauddin memperoleh kemenangan. atas jasa baik mereka itu, Alaiudin menghadiahkan sebidang tanah di Asia kecil yang berbatasan dengan Bizantium. Sejak itu mereka terus membina wilayah barunya dan memilih kota Syukut sebagai Ibu kota. kemudian Orthogol meninggal dunia tahun 1289 M. Kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya Utsman.Orthogol inilah yang dianggap sebagai pendiri kerajaan Utsmani. Putra Sebelum meninggal, Utsman menunjuk (untuk menggantikan posisinya) yang lebih muda dari pada kedua anaknya, Orkhan yang berusia 42 tahun, yang lebih dididik seorang prajurit dibawah pengawasan ayahnya, dan telah menunjukan kemampuannya didalam banyak peperangan, terutama didalam penaklukan Brusa. Kerajaan Utsmani sangat gencar melakukan ekspansi guna meluaskan kekuasaannya, sehingga pada masa Orkhan sebagian dari wilayah Eropa telah ditundukan. Kerajaan ini telah mencapai gemilang bermula sejak awal abad ke 16 sewaktu Salim mengalahkan kekuatan Syafawi dan meluaskan wilayah keselatan sampai Mesir dan Hijaz. Kawasan ini memiliki arti penting dalam kehidupan keagamaan umat islam secara umum. Wilayah kekuasaan Utsmani sejak abad ke 16 sangatlah luas, membentang dari BudepestYaman, dibagian selatan dan dari Basrah dibagian timur hingga ke Aljajair dibagian barat itu, dibagi dalam beberapa provinsi yamg masing-masing dipimpin oleh seorang gubernur atau pasha. dibagian Utara sampai ke Sampai abad ke 17, Turki Utsmani menikmati masa keemasan. Kekuatan militer Utsmani yang sangat tangguh menunjukan stabilitas kekuasaan. Kejayaan Utsmani mulai kelihatan pudar setelah sultan sulaiman meninggal dunia, yang mengakibatkan terjadinya perebutan kekuasaan antara putra-putranya. Pada awal abad ke 18, Turki Utsmani berusaha mengembalikan kejayaan dengan melakukan reform yang sangat gencar. Bahkan Sultan Salim III (w. 1807) membuka sejumlah kedutaan Utsmani di Eropa. Kemudian Mahmud II (w. 1839) memperkenalkan berbagai lembaga pembaharuan yang banyak diilhami dari Barat, termasuk pendidikan, militer, ekonomi dan hukum. Priode ini kemudian dikenal dalam sejarah sebagai priode ³Reorganisasi´. Berbagai usaha pembaharuan terus dilakukan oleh orang-orang Turki, baik dari kalangan ulama, kaum muda, cendikiawan maupun birokrat hingga abad ke 20.

Pendidikan Pada Masa Turki Utsmani Setelah mesir jatuh dibawah kekuasaan Utsmaniyah Turki. Bahkan banyak pula ulama.Kerajaan Utsmani yang menjadi simbol Islam akhirnya hilang dari peredaran dunia dengan dihapusnya gelar khalifah tersebut. Pada masa Utsmaniyah Tuki pendidikan dan pengajaran mengalami kemunduran.Mesir terpaksa ditutup. guru-gru. Anak-anak Sultan Mamluk. Dibawah kekuasaan Musthafalah pengaruh kekuasaan Sultan berakhir ditahun 1922. dan segera setelah itu khalifah sebagai institusi agamapun dihapus sehingga Musthafa sebagai pemimpin besar menjadi presiden pertama dari republik Turki baru. Sultan-sultan pada masa Utsmaniyah banyak mendirikan masjid-masjid dan madrasah-madrasah terutama di Istambul dan Mesir. ahli sejarah dan ahli syair pada masa itu. Ulama-Ulama. serta sedikit ilmu berhitung utuk membagi harta warisan dan ilmu . laut hitam. maka Mesir menjadi mundur dalam ilmu pengetahuan dan pusat pendidikan berpindah ke Istanbul. Semua mereka dipindahkan ke Istambul. Selain itu Sultan Salim mengumpulkan kepala-kepala perusahaan yang termashur di Mesir berjumlah kurang lebih 1000 orang banyaknya. Itulah salah satu sebab mundurnya perusahaan di Mesir pada masa Utsmaniyah Turki. semuanya dibuang ke Istambul. Dengan demikian berakhirlah kehidupan panjang dan seluruh kebesaran seluruh pemeintahan baru. Pembesar-Pembesar yang berpengaruh di Mesir. = 1359 M. Baghdad dan lain-lain.dan Istambullah yang menjadi pusat pendidikan dan kebudayaan saat itu.[1] B. Tetapi mereka-mereka itu hanya mempelajari kaidah-kaidah ilmuilmu Agama dan Bahasa Arab. Pada masa itu banyak juga perpustakaan yang berisi kitab-kitab yang tidak sedikit bilangannya. = 1520-1566 M). yang didirikan oleh Sultan Sulaiman Al-Qanuni. sehingga 50 perusahaan di Setelah Sultan Salim wafat.). Tetapi tingkat pendidikan itu tidak mengalami perbaikan dan kemajuan sedikitpun. seprti Mesir. tempat kedudukan Sultan dan Khalifah. Pada masa Sultan Sulaiman itu kerajaan Utsmaniyah sampai kepuncak kebesaran dan kemajuan yang gilang gemilang dalam sejarahnya. dan laut merah semua dalam kekuasaannya. setelah mengundurkan diri sebagai khalifah dan menyerahkan pangkat khalifah itu kepada Sultan Turki. supaya kitab-kitab diperpustakaan dan barang-barang yang berharga di Mesir dipindahkan ke Istanbul. lalu digantikan oleh anaknya Sultan Sulaiman Al-Qanuni (926-974 H. lalu Sultan Salim memerintahkan. Laut putih tengah. Tetapi sesudah wafat Sultan Sulaiman kerajaan Utsmaniyah mulai mundur sedikit demi sedikit. Dengan demikian Sultan Turki memegang dua kekuasaan: kekuasaan sebagai Sultan dalam urusan duniawi dan kekuasaan sebagai Khalifah dalam urusan agama. Yang mula-mula mendirikan madrasah pada masa Utsmaniyah Tuki ialah Sultan Orkhan (wafat tahun 761 H. terutama diwilayah-wilayah. Dengan berpindahnya ulama-ulama dan kitab-kitab perpustakaan dari Mesir ke Istanbul. Luas negaranya dari Makkah ke Budapes dan dari Baghdad ke Aljajair. kemudian diikuti oleh Sultan-Sultan keluarga Utsmaniyah dengan mendirikan madrasah-madrasah. Tiap-tiap orang bebas membaca dan mempelajari isi kitab itu.

seperti Masjid Al-Muhammmadi. Demikianlah keadaan pendidikan dan pengajaran pada masa Utsmaniyah Turki. Matan Alfiyah. yaitu masa keemasan dalam sejarah Islam.´[4] Meskipun pada masa Turki Utsmani pendidikan Islam kurang mendapat perhatian yang serius dan juga terhambat kemajuannya.M. Karena pelajaran itu bertambah berat dan bertambah sulit untuk dihafalkannya. Mereka tidak terpengaruh oleh pergerakan ilmiyah di Eropa dan tidak mau pula mengikuti jejak zaman kemajuan Islam pada masa Harun Ar-Rasyid dan masa Al-Makmun. Matan Taqrib. atau Masjid Jami Sultan Muhammad Al-Fatih. masa pembaharuan pendidikan Islam di Mesir dan Syiria (Tahun 1805 M) telah mulai diadakan perubahan-perubahan di sekolah-sekolah (Madrasah) sedangkan di Masjid masih mengikuti sistem yang lama. Sistem Pengajaran di Turki Sistem pengajaran pada masa Turki seperti yang telah dijelaskan di atas yaitu dengan cara menghafal matan-matan. Karna itulah dalam khazanah Intelektual Islam kita kita tidak menemukan ilmuan terkemuka dari Turki Usmani. 4. Turki Utsmani lebih banyak mefokuskan kegiatan mereka dalam bidang kemiliteran. Pada masa pergerakan yang terakhir. Matan Sullan dan lain-lain. Tingkat Rendah (S.R. Matan Taqrib. Hiasan kaligrafi itu dijadikan penutup gambar-gambar kristiani yang ada sebelumnya.[5] C. Masjid-masjid tersebut dihiasi pula dengan kaligrafi yag indah. Salah satu masjid yang terkenal dengan keindahan kaligrafinya adalah masjid asalnya gereja Aya Sofia. Walaupun jumlah ulama pada masa itu tidak sebanyak pada masa Abbasiyah yang merupakan puncak keemasan Islam. Murid-murid setelah menghafal matanmatan itu barulah mempelajari syarahnya.) 3 tahun Tingkat Menengah Atas (S.miqat untuk mengetahui waktu sembahyang. Matan Sultan. 2. dan lain-lain. seperti menghafal Matan Ajrumiyah.[2] Sistem pengajaran yang dikebangkan pada Turki Utsmani adalah menghafal matan-matan meskipun murid-murid tidak mengerti maksudnya. Namun demikian mereka banyak berkiprah dalam pengembangan seni arstektur Islam berupa bangunan-bangunan masjid yang indah.A. seperti menghafal Matan Al-Jurmiyah. sampai jatuhnya sultan /khalifah yang terakhir tahun 1924 M. Sistem pengajaran diwilayah ini masih digunakan sampai sekarang.[6] Adapun tingkat-tingkt pengajaran di Turki adalah sebagai berikut: 1.) 3 tahun Tingkat tinggi (Universitas) 4 tahun .M.) 5 tahun Tingkat Menengah (S. Matan Al-Fiyah. sedangkan dalam bidang ilmu pengetahuan mereka kelihatan tidak begitu menonjol. tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa tiap-tiap masa pasti akan memunculkan tokoh-tokoh atau ulama-ulama kenamaan. 3.[3] Badri Yatim memberikan gambaran tentang kondisi ilmu pengetahuan pada masa Turki Utsmani sebagai berikut: ³Sebagai bangsa yang berdarah militer. Masjid Agung Sulaiman Dan Masjid Abi Ayyub Al-Anshari.P.

6.) pengarang Tuhfah. Murid-murid yang diterima masuk sekolah imam chatib itu ialah murid-murid tamatan S. 2.). = 1825M. Syekh Hasan Al-Kafrawy As-Syafi¶I Al-azhary (wafat tahun 1202H.[7] D. ahli ilmu pasti dan ilmu kedokteran 9. 8. 7.P.) pengarang hasiyah 2.) 12. 5. Abdurrahman Al-Manawy (wafat tahun 950 H. = 1787M. = 1959H. 3. diajarkan ilmu Agama jika mendapatkan izin dari orang tua murid. Syeikh Sulaiman bin Muhamad bin Umar Al-Bijirmy As-Syafi¶i (wafat tahun 1212H. 6. Muhammad bin Abdur Razak. 4. Untuk melanjutkan dari sekolah Imam Chatib didirikan Institut Islam di Istambul pada tahun 1959.). Syahabuddin Al-Quliyuby. pengarang syarah AlQamus.) 11. barnama Kafrawy. Syeikh Hasan Ali Ahmad As-Syafi¶I yang dimasyhurkan dengan Al-Madabighy.) .Dikelas IV dan V S. Begitu juga diajarkan agama dikelas III Sekolah Menengah (S. Abdul-Baqybin Yusuf Az-Zarqany Al-Maliki(1099H. = 1687M. Murtadla Al-Husainy Az-Zubaidy. 4 tahun pada tingkat menengah pertama dan tiga tahun pada tingkat menengah atas. = 1790M. Tafsir Hadis Bahasa Arab Bahasa Turki Filsafat Sejarah Kebudayaan Islam Ilmu Bumi dll. = 1537M. Selain itu ada juga sekolah Imam Chatib (sekolah agama) 7 tahun. = 1806M.) jika diminta oleh orang tua murid.R 5 tahun. = 1756M.) ahli filsafat dan Imu falak serta ahli ilmu ukur. Abdur Rahman Al-Jabarity (wafat tahun 1240H.) 15.) 5.[8] 10.).) pengarang Nihayah. 4. 3. = 1801H. Ibnu Hajar Al-Haitsami (wafat tahun 975H. Nuruddin Ali Al-Buhairi (wafat tahun 944H. = 1834M. = 1543M. Syeikh Hasan Al-Attar (wafat tahun 1250H. bernama Tajul Urus (wafat tahun 1205H. pengarang kitab tarikh mesir. bernama Ajaibul-Atsar Fit-Tarajim Wal-Akhbar. Syamsuddin Ramali (wafat tahun 1004H. 13.pengarang kitab nahwu Syarah Ajrumiyah. = 1567M. pengarang syarah-syarah dan hasyiah-hasyiah.) 14. Syeikh Abdulah Al-Syarqawy (Syeikh Al-Azhar) (wafat tahun 1227H. 8.). 7. dan pengajarannya berlangsung selama 4 tahun. Ulama-ulama yang Termashur Pada Masa Utsmaniyah Turki Ulama-ulama yang termashur pada masa Utsmaniyah Turki diantaranya yaitu: 1. Dasar-dasar pengajarannya adalah sebagai berikut: 1. = 1812M. Syeikh Muhammad bin Ahmad bin Arfah Ad-Dusuqy Al-Maliki (wafat tahun 1230H. Syekh Musthafa bin Ahmad As-Shawy (wafat tahun 1216H. = 1814M.R.M.Jam¶ul Jawami dan syarah Ajrumiyah (wafat tahun 1170 H.

Sebenarnya.lahirlah pengaruh turki. hal 19-21. Koleksi buku sang khalifah disimpan dalam perpustakaan kerajaan yang kuno dan antik.[9] E. logika.). metafisika.16. Syeikh Musthafa Ad-Damanhury As-Syafi¶I (wafat tahun 1216H. Ibnu Sina juga diberi penghargaan tinggal di istana sang khalifah tetapi ditolaknya secara halus dan lebih memilih memperluas wawasannya melalui perpustakaan sang penguasa Dinasti Samaniah. Merujuk pada Majalah Barokah. Ayah dari Ibnu Sina meninggal ketika ia baru berusia 22 tahun sehingga ia meninggalkan kota kelahirannya. Untuk mengambil hati rakyat Untukmengharapkan pahala dan ampunan dari Tuhan. Edisi IV/Mei 2010. bangsa Persia sangat berpengaruhdalam Negara Islam. ilmuwan. dan kedokteran. Bukhara yang kini masuk wilayah negara Uzbekistan dan meninggal pada tahun 428H/1037 M di Hamadzan dalam usia 57 tahun. Bakatnya dibidang kesehatan terlihat ketika pada usianya ke-17 tahun. Padahal banyak tabib dan ahli pengobatan yang hidup pada masa itu tidak satupun yang sukses menyembuhkan penyakit sang khalifah. Berkat kepiawaiannya itulah. Untuk memelihara kehidupan anaknya. Ibnu Sina lahir pada abad ke-10 atau tepatnya pada tahun 340H/980 M di sebuah wilayah di Persia bernama Afsyana. 4. Bahkan sistm pemerintahan Persia sebagiannya ada juga diambil oper oleh pemerintahan Islam. Lahirnya Sekolah-Sekolah (Madrasah-Madrasah) Pada Masa Pengaruh/Kekuasaan Turki Pada permulaan masa Abbasiyah. 2. berhasil mengobati penyakit Khalifah Nuh ibn Al-Manshur (976-997). Ibnu Sina sudah menghafal Al-Quran dan menguasai dasar-dasar ilmu fisika. Ibnu Sina dilahirkan dengan nama lengkap Abu Ali Al-Husain ibn Abdullah ibn Sina. 3. Untuk memperkuat aliran keagamaan bagi sultan atau pembesar DINASTI SYAFAWI Ibnu Sina atau Avicenna merupakan seorang dokter. Setelah hilang pengaruh Persia. Pada masaitu berdirialah MadrasahMadrasah (Sekolah-Sekolah) yang tidak sedikit bilagannya diseluruh negara Islam. salah seorang penguasa Dinasti Samaniah. Diantara sebaba-sebab banyaknya berdiri madrasah pada saat itu adalah sebagai berikut: 1. dimana pada saat itu buku-buku yang memuat ilmu pengetahuan masih sangat langka sehingga jarang ditemukan. filsuf sekaligus pahlawan. sehingga kebudayaan Islam pun dipengaruhinya. Pada masa remaja. Ayahnya berasal dari Balkh Khorasan adalah seorang pegawai tinggi pada masa Dinasti Samaniah (204-395 H/819-1005 M). = 1801H. yang didirikan oleh pemerintah sendiri. Ibnu Sina diberi kebebasan mengakses buku-buku literatur koleksi pribadi sang khalifah. Bukhara dan memilih mengembara menuntut .

Para pembesar negeri tersebut di antaranya Ratu Sayyidah serta Sultan Majdud dari Rayy. Ibnu Sina juga terkenal sebagai dokter ahli jiwa dengan cara . serta dijadikan rujukan selama tujuh abad lamanya. Ibnu Sina yang pertama kali mempraktekkan pembedahan penyakit-penyakit bengkak yang ganas lalu menjahitnya. mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap. Ibnu Sina juga adalah orang yang pertama kali merumuskan. Kemahsyuran nama Ibnu Sina melintasi batas-batas negara dan agama dan tersebar di beberapa perpustakaan Barat dan Timur. Di kota kecil Jurjan. Banyak para pembesar negeri pada masa itu yang mengundangnya untuk memberikan pengobatan. ia dianggap sebagai puncah atau Bapak ilmu kedokteran (Suaramedia. dimana enam ratus tahun kemudian disempurnakan oleh William Harvey. Ibnu Sina sebagai orang pertama yang menemukan peredaran darah manusia. Syamsu Dawla dari Hamadzan. sambil mulai menulis sebuah buku yang terkenal Qanun fi Thib. Ibnu Sina mampu menemukan metode dan dasar argumentasi filsafat Islam dan menandingi pemikiran rasional tradisi intelektual Hellenisme Yunani.dimana tumbuh . bahwa kesehatan fisik dan kesehatan jiwa berkaitan erat dan saling mendukung. dalam bahasan Latin kitab ini dikenal dengan nama Sanati. Kemudian ia mengambil kesimpulan bahwa. setiap bagian tubuh manusia. dan Alaud Dawla dari Isfahan. Ibnu Sina sangat berjasa dalam bidang pathology dan farmasi. Buku lainnya yang banyak dirujuk para ilmuwan adalah karya filsafatnya yang dihimpun dalam buku berjudul ³Asy-Syifa´ yang membahas tentang fisika. yang menjadi bagian penting dari ilmu kesehatan dan kedokteran.cara modern yang kini disebut psikoterapi. Ibnu Sina juga banyak menemukan bahan nabati baru Zanthoxyllum budrunga .ilmu menuju Jurjan. Karya monumentalnya yang terkenal di kalangan ilmuwan Barat adalah Canon of Medicine (Aturan Pengobatan) atau dalam bahasa Arab Qanun fi Thib yang terbit pada tahun 1323 M di India dan tahun 1593 M di Roma. Buku ensiklopedia ini berisi jutaan item tentang pengobatan dan obat-obatan dan memperkenalkan penyembuhan secara sistematis.tumbuhan banyak membantu terhadap beberapa penyakit tertentu seperti radang selaput otak (miningitis). matematika dan logika. dari ujung rambut hingga ujung kaki kuku saling berhubungan. Ibnu Sina juga tercatat pertama kali mengatakan bahwa bayi selama masih dalam kandungan mengambil makanannya lewat tali pusarnya. Ibnu Sina pertama kali mengungkap. Buku inilah yang menobatkan Ibnu Sina sebagai Bapak Kedokteran Dunia. metafisika. Melalui Al-Qanun fit-Thibb. Karya Monumental Puncak pemikiran Ibnu Sina berlangsung pada Abad Pertengahan (abad ke 10) ketika Eropa dilanda zaman kegelapan. Karenanya dalam dunia Islam. Di bidang kedokteran ia mendapat julukan Pangeran Para Dokter dan Raja Obat. Ibnu Sina bertemu dengan seorang sastrawan dan ulama besar Abu Raihan Al-Biruni dan berguru kepadanya. lalu ke Khawarazmi hingga menetap di Hamadzan (Iran). Judul kitab karya Ibnu Sina ini . Dalam ilmu kedokteran kontemporer. Kota selanjutnya Rayy dan Hamadzan.com). sejak usia 22 tahun (1022 M) dan berakhir pada tahun wafatnya (1037 M).

imam ketujuh Syi'ah Itsna 'Asyariyah. Sementara karya filsafat Ibnu SIna yang lain berjudul ³Al-Isyarat wa al-Tanbihat´ pernah diterbitkan di Kairo pada tahun 1947 dan di Leiden. begitu judul kitab karya Ibnu Sina ini. juga sebagai pahlawan kesehatan Islam. atau Buku tentang Penyembuhan) sekarang ini tersimpan di Oxford University London. depan Kampus UMI. Gundisalvus. Ibnu Sina selain sebagai tokoh pemikiran dan ilmuwan besar Islam. yaitu Syeikh Ishak Safiuddin.Syifa (The Book of Recovery or The Book of Remedy = Buku tentang Penemuan. pemerintah Arab Saudi bekerjasama dengan pemerintah Mesir membentuk panitia penyunting ³Ensiklopedia Asy-Syifa´ pada tahun 1951. Sementara Bab ke-6 dari Kitab As-Syifa yang mengulas tentang landasan psikologi modern diterjemahkan dan diterbitkan oleh sebuah lembaga keilmuan di Praha dan juga diterjemahkan kedalam Bahasa Prancis. Kebesaran nama Ibnu Sina diabadikan oleh UMI Makassar pada sebuah Rumah Sakit yang berdiri megah di kawasan Panaikang. disamping sebagai rumah sakit pendidikan. serta meragukan pandangan Aristoteles yang menyamakan bintang-bintang tak bergerak. Belanda pada tahun 1892. bantahan terhadap pandangan Euclides. Kitab ini di dunia ilmu kedokteran menjadi semacam ensiklopedia filosofi dunia kedokteran. Ringkasan kajian dalam Asy-Syifa juga dimuat dalam buku ³An-Najat´ khusus mengulas tentang fisika dan metafisika dan dicetak di sebuah percetakan batu di Teheran. atau Sufficienta. Asy-Syifa. Azerbaijan yang . terdiri dari 18 jilid. Menurut riwayat ia adalah keturunan dari musa al-Kadhim. Sementara bidang logika dimuat dalam buku ³Al-Burhan´ dan terbit pada tahun 1954 di Kairo. Sepanjang hidupnya Ibnu Sina menulis berbagai macam karya yang berkaitan dengan bidang yang diminatinya yang jumlahnya mencapai 250 karya. Naskah selengkap buku As. Buku ini berkaitan dengan bidang astronomi berjudul ³Al-Magest´ diantara berisi. Ia adalah keturunan Ali bin Abi Thalib. baik dalam bentuk buku maupun risalah. Aquinas dari Orde Dominikian diilhami pemikiran Ibnu Sina dalam perumusan kembali teologi Katolik Roma. Mengingat pentingya karya Ibnu Sina. Menurutnya. Buku tersebut dicetak lintas negara seperti di Roma pada tahun 1593 M dan di Mesir pada tahun 1331 M. Sedangkan Gundisalvus dalam karyanya ³De Anima´ sebagian besar isinya disalin dari pemikiran Ibnu Sina. Robert Grosseteste dan Roger Bacon. Dinasti syafawi Nama safawiyah dinisbatkan kepada nama salah seorang guru sufi di Ardabil. sebuah kitab tentang cara-cara pengobatan sekaligus obatnya terdiri atas 18 jilid.Ia mendirikan tarekat di Ardabil. Dalam bahasan latin. bintang-bintang yang tak bergerak tidak berada dalam satu globe. dan lintas sosialekonomi dengan diperbolehkannya pemegang jamkesmas untuk berobat di RS tersebut. Bagi Keluarga Besar Universitas Muslim Indonesia (UMI). Pemikiran Ibnu Sina banyak mempengaruhi para teolog dan pemikir Barat seperti Thomas Aquinas.mengulas cara-cara pengobatan sekaligus obatnya dan kini menjadi semacam ensiklopedia filosofi dunia kedokteran. RS ini melayani pasien lintas agama. kitab ini di kenal dengan nama Sanatio.

Namun pada kenyataannya. kemudian memerang golongan Ahli ahli tid ah . syiah sebagai mazhab Negara. di sepanjang abad ke15 tarekat ini terang-terangan menunjukkan kesyi'ahannya. Karena prestasi dan ketekunannya dalam kehidupan tasawuk. Berbeda dengan dua kerajaan islam lainnya ( Usmani dan Mughal ) Kerajaan Safawi menyatakan. Safi Al-Din dijadikan menantu oleh gurunya Taj Al-Din ibrahim Zahidi ( 1216-1301 M)2. Syria dan Anatolia. Sehingga kerajaan ini dianggap sebagai pelekat pertama dasar terbentuknya negara Iran saat ini. Masa Berdirinya Kerajan Safawi bermula dari gerakan tarekat yang berdiri di Ardabil. Pengikut tarkat ini sangat teguh pada ajaran agamanya. Sang pendiri mengawali gerakannya dengan seruan untuk memurnikan dan memulihkan kembali ajaran Islam. Berdasarkan idiologi pemikeran syiah pada masa kerajaan safawa inilah maka pendidikan pada saat itu menjadi cenderung sebagai sarana untuk menyampaikan idiolagi pemiiran itu. Di negerinegeri yang berada di luar Ardabil inilah. sebuah kota di Azerbaijan. Pada awalnya gerakan Safawiyah bertuju memerangi orang orang yang ingkar. Pada mulanya gerakan tarekat yang dipimpinnya bertujuan untuk memerangi orang-orang yang ingkar terhadap ajaran agama dan "ahli bid'ah". A. Safi Al-Din berasal dari keturunan orang yang berada dan memiliki sufi sebagai jalan hidupnya. Safi Al-Din mendirikan tarkat Safawiyah setelah ia menggantikan guru dan sekaligus mertuanya yang wafat tahun 1361 M. Tahmasp I (1524-1576 M) 3). Pada waktu kerajaan Turki Usmani sudah mencapai puncak kejayaan. Syiria.kemudian di beri nama Safawiyah. kerajaan Safawi sering berselisih dengan kerajaan Turki Usmani Safi Al-Din ( 1252-1334 M ) dan nama Safawi itu terus dipertahankan sampai menjadi gerakan politik. dan Andalusia. Isma'il I (1501-1524 M) 2). Tidak seperti gerakan lainnya. gerakan tasawuf yang bersifat lokal ini berubah menjadi gerakan keagamaan yang mempunyai pengaruh besar di Persia. Berbeda dengan dua kerajaan islam lainnya ( Usmani dan Mughal ) Kerajaan Safawi menyatakan. dari Lahijan.gerakan Safawiyah memprakarsai penaklukan Iran dan mendirikan sebuah baru yang berkuasa dari 1501 sampai 1722. kerajaan ini dapat berkembang dengan cepat. khususnya syi'ah. Nama safawi ini terus dipertahankan sampai tarekat Sfawiyah menjadi gerakan politik dan menjadi sebuah kerajaan yang disebut kerajaan Safawi. Berikut urutan penguasa kerajaan Safawi : 1). Gerakan Safawi mewakili sebuah kebangkitan Islam Populer yang menentang dominasi militer yang meresahkan dan bersifat eksploitatif. Bentuk tarkat itu dari pengajian Tasawuf murni yang bersifat local menjadi gerakan keagamaan yang besar pengaruhnya di Persia. Tarekat ini diberi nama Safawiyah karena pendirinya bernama Syech Safuyudin Ishaq (1252-1334) seorang guru agama yang lahir dari sebuah keluaraga Kurdi di Iran Utara. Tarekat ini berkembang di daerah-daerah di mana terdapat heterodoksi. Sehingga kerajaan ini dianggap sebagai pelekat pertama dasar terbentuknya negara Iran saat ini. Dalam perkembangannya. Oleh karena itu. maka kebijakan pendidikan pemimpin pada saat itu pun lebih mengutamakan pada kepentingan idiologi dari yang dipahami. Isma'il II (1576-1577 M) . Beliau merupakan anak murid seorang imam Sufi yiaitu Sheikh Zahed Gilani (1216 1301. lalu di sampaikan.) Safi Al-Din kemudiannya menukar Ajaran Sufi ini kepada Ajaran Safawiyah sebagai tindak balas kepada pencerobohan tentera Mongol di wilayah Azerbaijan Pada mulanya gerakan tasawuf Safawiyah ini bertujuan untuk memerangi orang-orang ingkar dan golongan Ahl al-Bid ah Namun pada perkembangannya. syiah sebagai mazhab Negara dan dan dalam tujuan pendidikan. Safi al-Din menempatkan seorang wakil yang diberi gelar Khalifah untuk memimpin murid-murid di daerahnya masing-masing. kerajaan Safawi di Persia masih baru berdiri.

Safi Mirza (1628-1642 M) 7). ahli sejarah. Abbas II (1642-1667 M) 8). Unsur seni lainnya terlihat puyla sdalam bentuk kerajaan tangan.Oleh karena itu. filosoft. Bidang Ekonomi Stabilitas politik kerajaan Safawi pada masa Abass 1 ternyata telah memacu perkembangan perekonomian Safawi. menjadi kota yang sangat indah. dan seorang yang pernah mengadakan observasi mengenai kehidupan lebah-lebah. dan Muhammad Baqir Ibn Muhammad Damad. Inggris. Tahmasp II (1722-1732 M) 11). Abbas I (1587-1628 M) 6). dan Perancis sepenuhnya menjadi milik kerajaan Safawi. Di samping sektor perdagangan. tidak mengherankan apabila pada masa kerajaan ini tradisi keilmuan ini terus berlanjut. . pakaian dan tenun. Muhammad Khudabanda (1577-1587 M) 5). Bidang Perkembangan Fisik dan Seni Para penguasa kerajaan ini telah berhasil menciptakan Isfahan. Dengan dikuasainya bandar ini maka salah satu jalur dagang laut antara timur dan barat yang biasa diperebutkan oleh Belanda. 2. kerajaan ini juga mengalami kemajuan terutama didaerah Bulan Sabit Subur. Sulaiman (1667-1694 M) 9). lebih-lebih setelah kepulauan Hurmuz dikuasai odan pelabuhan Gumrun diubah menjadi Bandar Abbas. Kemajuan-kemajuan yang dicapai antara lain sebagai berikut.4). Kejayaan kerajaan Safawiyah Masa kekuasaan Abbas 1 merupakan puncak kerajaan safawiyah. mode. teolog. Di bidang seni. Dalamn bidang ini. generalis ilmu pengetahuan. Abbas III (1732-1736 M) B. Ada beberapa ilmuan yang selalu hadir di majlis Istana. yaitu Baha Al-Din Al-Syaerazi. Raja Ismail 1 pada tahun 1522 M membawa seorang pelukis timur ke Tabriz. permadani. 1. tembikar dan benda seni lainnya. 3. keramik. Husein I (1694-1722 M) 10). 4. kemajuan nampak begitu kentara dalam gaya arsitektur bangunanbangunannya. Bidang Politik Abbas 1 mampu mengatasi berbagai kemelut didalam negeri yang menganggu stabilitas negara dan berhasil merebut kembali wolayah-wilayah yang pernah direbut oleh kerajaan lain pada masa kerajaankerajaan sebelumnya. Bidang Ilmu Pengetahuan Dalam sejarah Islam bangsa Persia dikenal sebagai bangsa yang berperadaban tinggi dan berjasa mengembangkan ilmu pengetahuan. karpet. Pelukis ini bernama Bizhad. filosof. kerajaan ini mungkin dapat dikatakan lebih berhasil dari dua kerajaan besar Islam lainnya pada masa yang sama. Seni lukis mulai dirilis sejak zaman Tahmasp 1. ibu kota kerajaan. seperti terlihat pada masjid Shah yang dibangun tahun 1611 M dan masjid Syaikh Lutf Allah yang dibangun tahun 1603 M. Sadar Al-Din Al-Syaerazi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->