P. 1
Makalah Tentang Novel

Makalah Tentang Novel

5.0

|Views: 629|Likes:
Published by Yudi Sulo Sampe

More info:

Published by: Yudi Sulo Sampe on Jan 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/31/2014

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Dengan mengucap rasa syukur kehadirat allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayatnya sehingga Penyusun telah berhasil menyelesaikan Makalah Tentang “Sepuluh Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia” ini dapat diselesaikan dengan baik. Shalawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada Nabi Besar Muhammad saw, keluarga sahabat serta para pengikutnya yang senantiasa istiqamah dalam mengemban risalahnya.
Terima kasih Penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penyelesaian Makalah ini. Terutama kepada Bapak Dosen Pembimbing. Tak ada gading yang tak retak, begitu kata pepatah. Demikian juga dengan Penyusun, sekalipun Makalah ini telah selesai melalui proses dan review yang cukup lama, namun masih terbuka kemungkinan adanya beberapa kekurangan di dalamnya. Oleh karena itu, masukan, kritik dan saran sangat kami harapkan untuk lebih menyempurnakan isi Makalah ini pada kesempatan mendatang. Mudah-mudahan sedikit yang kami bisa sumbangkan ini, akan dicatat oleh Allah SWT sebagai bagian dari amal sholeh Penyusun dan akan menjadi ilmu yang bermanfaat, yang senantiasa akan mengalirkan pahala bagi orang-orang yang mengajarkannya.

Garut, November 2009

Penyusun

Daftar Isi

Kata Pengantar .................................................................................................... i Daftar Isi ............................................................................................................. Pembahasan 1. Belenggu .................................................................................................. 1 ii

2. Aki ............................................................................................................ 6 3. Pada Sebuah Kapal .................................................................................. 11

4. Kemelut Hidup ......................................................................................... 16 5. Wanita Itu Adalah Ibu .............................................................................. 20 6. Pertemuan Jodoh ...................................................................................... 24 7. Menyongsong Badai ................................................................................ 8. Di Atas Puing-Puing ................................................................................ 9. Pelabuhan Hati ......................................................................................... 29 32 37

10. Wanita itu Adalah Ibu .............................................................................. 41 Daftar Pustaka ..................................................................................................... 44

1. BELENGGU
Pengarang : Armijin Pane (18 agustus 1908-6 Februari 1970) Penerbit : Dian Rakyat Tahun : 1940; Cetakan XIII, 1988

D

okter Sukartono (Tono) adalah seorang dokter yang bijaksana. la tak pernah meminta bayaran apabila mengetahui pasiennya adalah orang tidak

mampu hingga ia dikenal sebagai dnkter yang dermawan. Selain itu, ia mempunyai sifat ramah : terhadap siapa saja yang dikenalnya. Namun, karena kesibukannya sebagai dokter, Tono hampir tak mempunyai waktu untuk memberi perhatian kepada Tini (Sumartini), istrinya. Tini yang merasa tidak mendapat perhatian dari suaminya, mencari kesibukan di luar rumah. Akibat kesibukan mereka, Tono dan Tini jarang mempunyai waktu bersamasama. Hal ini menimbulkan akibat lain, mereka tidak dapat mengkomunikasikan pikiran masing-masing. Masalah-masalah yang timbul sering hanya dipikirkan sendiri-sendiri sehingga timbul kesalahpahaman yang sering menimbulkan pertengkaran yang mewarnai rumah tangga mereka. Pandangan Tono dan Tini juga berbeda dalam hubungan suami-istri. Tono berpendapat, tugas seorang wanita adalah mengurus anak, suami, dan segala hal yang berhubungan dengan rumah tangga. Sebaliknya, Tini menginginkan adanya persamaan hak antara pria dan wanita. Bahkan, ia menganggap pria sebagai saingan, sekalipun terhadap suaminya. Akibat pandangannya itu, Tini melupakan tugasnya sebagai seorang istri. Sebenarnya, penyebab utama ketidak harmonisan hubungan suami-istri itu terletak pada tidak adanya rasa saling mencintai di antara mereka. Tono memperistri Tini karena kecantikan, kecerdasan, dan keceriaan wanita itu yang dianggap pantas menjadi pendamping seorang dokter seperti dirinya. Bahkan, Tono tidak mempedulikan keadaan Tini yang tidak perawan lagi ketika menikah. Di lain pihak, Tini bersedia menjadi istri Tono karena ia ingin melupakan masa lalunya yang kurang baik. Ia berharap, dengan menjadi istri yang baik, masa

lalunya yang dianggap aib dapat terhapus. Akan tetapi, aib itu selalu membayangi kehidupannya hingga menimbulkan rasa rendah diri dalam diri Tini. Kekacauan rumah tangga Tono dan Tini diperburuk dengan hadirnya orang ketiga, yang memperkenalkan diri sebagai Nyonya Eni. Nyonya Eni sebenarnya bernama Yah (Siti Rohayah alias Siti Hayati). la seorang penyanyi keroncong dan juga seorang wanita panggilan. Dahulu, Yah adalah tetangga dan teman sekolah Tono. Diam-diam, ia mencintai Tono dan mendambakannya menjadi suaminya. Namun, kemudian, ia menjadi korban kawin paksa dan akhirnya ia melarikan diri hingga terjerumus dalam lembah kenistaan. Ketika Yah mengetahui alamat Tono, ia berpura-pura sakit dan memanggil dokter itu. Berkat pengalamannya bertemu dan bergaul dengan banyak laki-laki, Yah dapat memikat Tono dalam pelukannya. la mengetahui kelemahan Tini yang membutakan pikiran dan perasaan terhadap keinginan laki-laki. Kemudian Yah melimpahkan kasih sayangnya. Bagi Tono, curahan kasih sayang Yah itu tak ia rasakan dari istrinya sendiri. Kehadiran Yah bagi dokter itu, justru seolah-olah menemukan kembali kehangatan cinta yang selama ini ia dambakan. Yah menjadi curahan perasaan dan keluh-kesahnya. la mulai merasakan, sebuah cinta mulai bersemi di hatinya. Akhirnya, tempat tinggal perempuan itu menjadi rumah kedua Tono. Lambat-laun, hubungan gelap mereka diketahui juga oleh Tini. Lalu, tanpa sepengetahuan suaminya, ia mendatangi wanita yang telah merebut suaminya. Ia penasaran, macam apakah sosok perempuan itu. "Tini mulai tertarik hatinya. Patut Tono tertarik. Tidak benar ia penyanyi keroncong, tingkah lakunya tertib. Sambil merasa heran demikian diikutinya Yah naik tangga, diturutnya ajakan Yah supaya duduk" (him. 142). Menghadapi perilaku dan sikap Yah yang begitu santun dan tertib itu, Tini merasa malu sendiri. Perasaan marah dan cemburu yang dibawanya dari rumah, luluh sudah, dan berbalik mengagumi perempuan itu. Ia menyadari kelebihan Yah. la juga menyadari kekurangannya selama ini, telah menyia-nyiakan Tono,

memang dunia baru. mengabdikan diri dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sungguhpun kini Tono sendiri. betapa terkejutnya Tono. lautan lepas. Tini juga pergi ke Surabaya mengabdikan dirinya menjadi pengurus panti yatim piatu di kota itu. Yah telah pergi ke dunia yang baru. Yah tercenung sendiri. Tini kemudian membicarakan persoalan itu dengan suaminya. di sana gelap juga. ia sendiri tak dapat memaksakan kehendaknya. *** S ejauh ini. Namun.. Semula novel ini ditolak oleh Penerbit Balai Pustaka karena isinya dianggap tidak . Yah pergi ke New Caledonia. la berusaha untuk menahan istrinya agar tetap mau bersamanya. Sungguhpun berat bagi Tono untuk bercerai dari istrinya. sikap Tini tetap tak berubah. wanita yang selalu menjadi curahan hatinya itu. la terpaksa merelakan kepergian istrinya walaupun Tono masih tetap berharap agar hubungan mereka baik kembali. tapi semangatnya tahu. rela Yah merebut suaminya. di sana dunia Iain. Sejak kemunculan yang pertama... Perpisahan suami-istri itu rupanya tak terelakkan lagi." (him. la menekuni bidangnya. para pengamat sastra Indonesia selalu menempatkan novel ini sebagai novel terpenting yang terbit sebelum perang. 1940. Dengan ikhlas Tini menyatakan kerelaannya menerima kenyataan itu. kini tak ada lagi. Tono bermaksud mengunjungi Yah di rumahnya. Betapa terkejut Tono melihat sikap istrinya yang demikian. "Rohayah berbalik . di sebuah kapal yang membawanya ke negeri baru. Tono tidak ada di sana. Tono kini sendiri. Sekepergian sang istri.suaminya.. novel ini banyak memperoleh berbagai tanggapan dan pujian.. Kapan pun Tono akan tetap bersedia menerima Tini kembali. di New CaIedonia . tapi sunyi .. Pergi meninggalkan cinta sang dokter yang selalu mendambakan kehangatan hidup berumah tangga. ia tidak hanyut dalam kesedihan yang berlarut-larut. di sanalah. Apa yang ia ketahui tentang Yah dan kenyataan yang ia hadapi dalam hubungan suami-istri. 162). Namun. Di sana.

Hingga kini. Sumarno (FS UGM. Djoko S. 1988) berjudul "The Fiction of Armijn Pane. 28 Oktober 1988. tahun 1938. J. baik berupa makalah ilmiah maupun artikel. R. 1963). Belenggu. The Shackles of Doubt: Armijn Pane and His Art. Pada tahun 1965. berbagai ulasan dan tanggapan. penerbit Dian Rakyat—milik Sutan Takdir Alisjahbana—menerbitkan novel ini yang ternyata mendapat sambutan luas berbagai kalangan. Robert A. bersama Bila Malam Bsrtambah Malam dan Jalan Tak Ada Ujung sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Cina. Liang Liji. Pada tahun 1969. Baru pada tahun 1940. Universitas Palangkaraya) meneliti novel Belenggu sebagai novel eksistensial. juga menerjemahkan Belenggu ke dalam bahasa Inggris dengan judul Shackles yang diterbitkan Yayasan Lontar. 7. Saleh Saad (FS UI. dalam makalahnya "Pengajaran dan Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia di Tiongkok" yang dibawakan dalam Kongres Bahasa Indonesia V. novel ini memperoleh Hadiah Tahunan Pemerintah Indonesia. John H. Studi mengenai novel ini pernah dilakukan Ign. . Crawford (University of Melbourne. Jakarta. No. Canberra. Penelitian yang lebih mendalam dilakukan M. serta J Angles (Australian National University. Novel ini juga dipandang sebagai novel pertama Indonesia yang menampilkan gaya arus kesadaran (stream of consciousness). 1940 ini sebenarnya ditulis Armijn Pane. 1971) sebagai bahan penelitian sarjana mudanya. 1971). Passandaran (FKIP." Pada tahun 1988. McGlynn." Pada tahun 1982. Berlin) membuat tafsiran atas novel Belenggu dalam penelitiannya yang berjudul "Die Gedankkliche Exposition des Romans Belenggu von Armijn Pane. novel ini terbit dalam edisi bahasa Melayu di Kuala Lumpur dan hingga kini terus mengalami cetak ulang. masih banyak yang membahas novel ini.sesuai dengan kebijaksanaan Balai Pustaka. Pada tahun 1989. Menurut Prof. Novel Belenggu yang pertama kali muncul di majalah Pujangga Baru. Carle (RFJ. dengan berbagai tafsiran dan sudut pandang.

AKI Pengarang : Idrus (21 September 1921-18 Mei 1979) Penerbit : Balai Pustaka Tahun : 1949 .2.

Selain itu. meminta izin tidak bersekolah. Tidak terkecuali anggapan kepala kantornya. la berharap Sulasmi mau menyediakan segala perlengkapan yang diperlukan untuk menghadapi hari kematiannya itu. mereka sangat hormat kepada orang yang di mata mereka adalah orang yang berhati lurus dan bertingkah wajar. anak-anak Aki. 17). Bahkan. Akan tetapi. Biasanya. Sep itu seketika lamanya memperhatikan cakap Aki. Aki mengatakan dengan pasti bahwa ia akan mati pada tanggal 16 Agustus tahun depan. Di antara senyuman itu. la yang sudah merencanakan kenaikan pangkat dan gaji Aki. keadaan orang seperti itu disebabkan masa mudanya yang habis dengan main perempuan jahat. Penyakit TBC yang diderita Aki itu suatu ketika mencapai titik kritis. Diselidikinya tingkah laku lelaki itu. Sulasmi terkejut melihat kenyataan yang menimpa suaminya. la kalap. tidak percaya kepada omongan pegawai kesayangannya itu. Semua orang bersiap-siap. Pekerjaan itu tiada cacatnya" (him. Akbar dan Lastri. Akan tetapi. la pergi ke meja Aki. lelaki kurus kering ini tampak seperti berumur 42 tahun. Pegawaipegawai kantor menghiasi mobil kantor dengan bunga-bungaan. tapi satu kata pun tiada menandakan bahwa Aki telah gila. "Di sini didapatinya Aki sedang bercakap-cakap dengan seorang bawahannya tentang pekerjaan. tak lama kemudian suaminya siuman. Sebagai istri setia. ternyata hal itu tak dilakukan teman-temannya di kantor. tetapi Aki memang tidak gila. Kepala kantor berlatih menghapalkan pidato yang kelak akan dibacakan di kubur Aki. Dalam usia yang baru berumur 29 tahun. Rekan-rekan Aki di kantor menganggap lelaki itu sudah gila. diperhatikannya pekerjaan Aki yang sedang terbentang di atas meja. Lelaki itu . Puncaknya adalah ketidak bernafasan Aki untuk beberapa saat. Hari kematian yang dikatakan Aki telah tiba.P enyakit TBC yang diidap Aki menyebabkannya seperti orang yang sudah tua. bahkan sebuah senyum tersungging di bibirnya. bentuk tubuhnya yang bongkok membuat Aki menjadi bahan tertawaan yang mengasyikkan.

Lalu. dipanggilnya nama Aki berulang-ulang. sebagai pengganti kepala kantor yang telah meninggal tiga tahun yang lalu. Dan yang belum masuk kamar. mereka terkejut dan berlarian dari kamar ketika melihat Aki sedang merokok. Sehingga akhirnya semua pegawai itupun meninggalkan rumah Aki secepat datangnya" (him. Lalu. Sulasmi memberanikan diri untuk melihat suaminya. Ketika pukul tiga telah lewat. Mereka puntang-panting lari meninggalkan rumah Aki. tapi segera pun mereka lari puntangpanting keluar. bergabung dengan mahasiswa-mahasiswa yang usianya jauh di bawah Aki. Idrus dikenal sebagai pengarang yang menampilkan gaya penulisan yang menurut H. Bahkan. Aki hanya tertidur dan tebangun karena keributan pegawai-pegawai teman sekantornya. Akan tetapi. la mgin hidup seratus tahun lagi.sendiri memakai pakaian terbagus yang dimilikinya untuk menyambut Malaikatul maut yang akan menjumpainya pukul tiga sore nanti. Separuh hidupnya akan diabdikan sebagai pegawai dan separuh hidupnya lagi akan dipergunakan sebagai akademikus. 36). Tahulah para penunggu itu bahwa Aki telah meninggal. la tampak lebih muda dari usia yang 42 tahun. sejak peristiwa itu Aki selalu terlihat sehat. Ternyata. Aki kembali bersekolah di fakultas lukum. "Tiada seorang pun yang berani mengatakan. Saling berebut mereka masuk ke kamar Aki. Dilihatnya mata suaminya yang tertutup rapat. menjulurkan kepalanya juga. Sulasmi berlari ke luar kamar untuk menemui orang-orang yang menungguinya. Dengan diiringi tangis.B. tetapi tak ada jawaban. karena keinginan hendak tahu yang amat besar. Entah mengapa. Jassin sebagai kesederhanaan baru (nieuwc zakcUjheid)—Ajip Rosidi menyebut gaya ini dengan istilah gaya-menyoal-baru (nieuwe zakelijkhcids stijl) yang serba sederhana. ia terlihat atraktif. Tentang hidup? Lelaki yang telah sembuh dari TBC ini ingin hidup lebih lama lagi. . apa yang dilihat mereka dalam kamar itu. *** D alam sejarah kesusastraan Indonesia. Sulasmi bersyukur bahwa Aki tidak mati.

Selanjutnya Teeuw mengatakan. ada kesan bahwa Idrus ingin mengejek orangorang yang sangat ketakutan menghadapi kematian. maut pasti datang tanpa seorang pun tahu kapan waktunya. jadi. Demikian Teeuw (1980: 221) mengomentari novel Idrus ini. 1950 (sic/)". Padahal. adalah hal yang aneh dan lucu.Gaya penulisan demikian itu. Seseorang dapat menentukan saat kematiannya yang dipercayai oleh orang-orang di sekelilingnya. umumnya tampak kuat dalam cerpen-cerpen Idrus yang paling awal. 3. Cetakan IV. tema yang ditampilkan Idrus dalam Aki memang dapat dikatakan baru. "buku kecil ini menarik terutama karena leluconnya yang ringan. PADA SEBUAH KAPAL Pengarang : Nh." Dalam perjalanan novel Indonesia. 1985 . Dini (29 Februari 1936) Penerbit : Gramedia Tahun : 1973. yang dibiarkan berkembang sepenuhnya karena temanya yang tidak bersifat real itu. "Yang paling baik ialah roman pendeknya yang berjudul Aki.

keduanya telah menjalani kehidupan sebagai suami-istri meskipun belum resmi. Di jawatan itu ia mendapat pekerjaan lain. la merasa kehilangan orang yang dianggapnya luar biasa itu. Ketika ia melihat kesempatan menjadi pramugari udara. ia menolak cinta Carl seperti ia menolak cinta Yus. Sri pulang ke Semarang. . Sri harus menghadapi peristiwa pahit: Saputro gugur. Tujuh bulan setelah Sri tinggal di Jakarta. Tiga tahun bekerja menimbulkan rasa bosan dalam dirinya. Meskipun ayahnya bukan seorang pelukis terkenal. ia melamar. Sri hancur hatinya. seorang pelukis. Akan tefapi. ibunya meninggal dunia. Sri sangat mengagumi orang tuanya. Ibunya kemudian menghidupi anak-anaknya dengan membatik dan berjualan kue. Carl. Wanita itu mendidik anak-anaknya dengan keras dan kuno meskipun berhati baik. yakni bekerja sebagai wartawan dalam majalah yang diterbitkan perusahaan itu. Beberapa hari kemudian ia kembali ke Jakarta meneruskan pekerjaan dan kegiatan menarinya. ia tak lulus dalam tes itu. ia menolak kesempatan itu dan memilih menjadi penyiar di RRI Jakarta. mendekati Sri. Hasil tes di Jakarta membuatnya kecewa. Sri bekerja sebagai penyiar RRI di kota tempat tinggalnya. . Di antara pemuda yang mengelilinginya dan mengharapkan cintanya. Sri ditinggal wafat ayahnya. Akan tetapi. seorang petugas yayasan yang membantu mahasiswa-mahasiswa di negerinegeri berkembang. Noda di paruparunya menyebabkan ia tak diterima. Dia dan Saputro merencanakan akan menikah. Secara lahir dan batin. kenyataan berbicara lain. Namun. Setelah lulus dalam ujian seleksi di kotanya. Empat bulan kemudian Sri datang ke Jakarta untuk menerima penjelasan dari jawatan yang menangani tes itu. jatuh bersama pesawat yang ditumpanginya. Sri memilih seorang perwira penerbang bernama Saputro. la istirahat ke Yogya. la diminta datang ke Jakarta untuk mendapat penjelasan. Kepandaiannya menari membawa Sri menari di istana pada hari-hari bersejarah dan penyambutan tamu-tamu negara. ia dipanggil ke Jakarta untuk ujian selanjutnya.P ada umur tiga belas tahun. Selepas SMA. Semarang. Kesibukannya sebagai penyiar mengakibatkan Sri mengurangi kegiatan menari.

bahkan kelahiran anak pertama. Michel Dubanton. Sri memutuskan menerima lamaran Charles Vincent. Sebelum bertugas di kapal. terjadilah hubungan intim—bahkan terlalu intim —selama perjalanan itu. pelaut yang menaruh hati padanya. Setelah kembali ke Perancis. Perancis. Michel pernah menjadi tentara. Ia ikut berjuang membela dan merebut negerinya. Sri menemukan kasih sayang dan pengertian dari Michel. ternyata tidak membahagiakan Michel meskipun sudah dikaruniai dua orang anak. dari tangan jajahan Jerman. menikah dengan Nicole. Charles memutuskan perjalanan terpisah dengan istrinya.Akhirnya. Mulanya. la tidak mempedulikan reaksi keluarganya yang tak menyetujui perkawinan itu. Hubungan intim kedua insan yang kesepian itu tetap berlanjut setelah mereka tiba di Perancis. . Di kapal ini. Akhirnya. Michel sering menulis surat kepada Sri ketika dalam pelayaran. Pria itu keras terhadap Sri dan merasa tak mau disaingi oleh ketenaran istrinya sebagai penari. Michel jatuh hati pada seorang nyonya muda yang dikenalnya sebagai nyonya Vincent. Sri menemukan kembali eksistensi dan kebebasannya di kapal yang membawanya ke Perancis. Perkawinan yang diresrui keluarganya ini. yang tak lain adalah Sri. Sebaliknya. ternyata tak mengurangi percekcokan. Pertengkaran sering terjadi di antara mereka. la merasa bahagia ketika nyonya muda itu memiliki perasaan yang sama terhadapnya. sedangkan ia sendiri melakukan perjalanan dengan pesawat. Dalam perjalanan kali ini. Nicole mempunyai sifat cemburu yang berlebihan terhadap suaminya. tetapi beberapa waktu kemudian barulah tampak sifat asli Vincent. Ketika keluarga Vincent mendapat cuti ke Perancis. Sri diminta naik kapal laut. Sri tertarik kepada pria itu karena budinya halus dan mengerti perasaannya. Michel menemukan kelembutan dan kasih sayang pada diri Sri. dan Sri sering menunggu Michel dalam kerinduan ketika pria pujaannya sedang berlayar. seorang diplomat di kedutaan Perancis. ia bertemu dengan Michel. apalagi suaminya tampan dan lebih muda daripada dirinya.

Kemudian Sri dan suaminya kembali ke Jepang. Michel merupakan sosok lelaki yang mampu memberikan kesejukan. Dari pergaulannya dengan adik Charles.Dan ketika itulah aku melihat Michel. "Michel yang mengerti kesanggupanku untuk menjelajah keragaman dunia cinta yang tak terputuskan" (hlm. .. la mengambil keputusan itu." (hlm. ketika aku merasakan sentuhannya. la mengajukan permohonan untuk tetap bekerja sebagai pelaut dan meminta berlayar tidak terlalu jauh dari Paris.. ketika ia berkumpul kernbali dengan keluarganya. Itulah yang sering membuat Sri merasa tersiksa. Sri mengetahui tabiat suaminya yang mau menang sendiri—sekalipun terhadap istrinya— "Kehidupanku selama hampir empat tahun dengan Charles cuma berisi duri-duri yanr mengilukan. ia berniat memboyong istri dan anak-anaknya dari Jepang ke Perancis. tidak hanya karena novel ini menampilkan dua pencerita. 349) katanya. . Charles. Dalam saat-saat yang demikian itu. Ketika masa tugas Charles Vincent habis. Sri (Bagian satu: Penari) . Hubungan rumah tangga mereka masih diliputi ketegangan. Terpenting. 217). tetap lembut dalam gelagak nafsunya. aku mencintainya" (hlm. tak ditanggapi oleh suaminya. la menemukan kebahagiaan pada diri lelaki pelaut itu.. kata Sri tentang dua lelaki itu. Aku bahkan kadang-kadang berpikir siapakah sebenarnya yang kukawim itu..Aku selalu takut mendapat teguran. Dini. 179). Permintaan Sri untuk bercerai. setelah mendengar kabar itu.Sri makin merasakan perbedaan antara Michel dan suaminya. Dan sesudah masa liburku habis perjalanan pendek ini nanti ingin mendapatkan pelayaran-pelayaran yang singkat dan selalu dekat dengan Perancis. agar ia dapat terus berdekatan dengan Sri. "Kerja darat di Yokohama kubatalkan. *** H ampir semua pengamat sastra Indonesia mengomentari novel Pada Sebuah Kapal sebagai novel terpenting di antara karya-karya Nh. Kabar itu didengar oleh Michel dari seorang kawannya dalam perjalanan. Michel kemudian membatalkan niatnya untuk bekerja di darat di Yokohama. Itulah rencana yang telah diputuskan Michel.

Sri Rahayu Prihatmi (Pustaka Jaya. Hubungan gelapnya sama sekali tak membuat Sri merasa berdosa.dan Miche. Dini" (Leiden. Sejak tahun 1985 (cetakan keempat) diterbitkan oleh Gramedia. dan Th.ya bebas menentukan pilihannya tetapi juga merasa mempunyai hak yang sama dengan kaum pria. yakni kedudukan wanita dari perkawinan. . 1981) berjudul "Tokoh-tokoh Wanita dalam Novel Indonesia Mutakhir". 1981).B. sedangkan yang khusus meneliti novel ini dalam hubungannya pusat pengisahan (focus of narration) dan penokohannya dilakukan oleh Kismarmiati (FS Undip. Para peneliti asing atau yang dilakukan di luar negeri. Dini's Novel" (Sydney. misalnya A. 1984). 1975) meneliti novel ini secara cukup mendalam. Michel. Penelitian lain yang berhubungan dengan Pada Sebuah Kapal. penyelewengan yang terjadi antara Sri dan Michel merupakan wujud ketidakbahagiaan rumah tangga masing-masing. berapa jumlah kata pada bagian "Penari" dan berapa jumlah kata pada bagian "Pelaut". bahkan ia merasa menemukan kebahagiaan pada diri kekasihnya. A. Lukman Hakim (FKIP Muhammadiyah. Bellis berjudul "Writting in the margin: Characterization of Women in Nh. sesudah Hulubalang Raja—tetapi juga secara tema dianggap masih punya hubungan dengan tema-tema yang sejak Sitti Nurbaya selalu dipersoalkan. dan bukan pada diri suaminya. 1977). antara lain Asih Heryana (FSUI. Dalam Pada Sebuah Kapal. Novel ini pertama kali diterbitkan tahun 1973 oleh penerbit Pustaka Jaya hingga cetakan ketiga. yang sering me-lakukan penyelewengan. 1982). Studi terhadap novel ini. Hal itu pun yang dirasakan oleh Michel. pernah dilakukan oleh Agung Ardni Matararr (FS UI. 1979) yang berjudul "Dunia dan Pengucapan Nh. Sri ddak har. sebuah lagi yang meneliti novel ini dilakukan Paulus Yos Adi Riyadi (FS Unud. Soeradinata dalam "Nh. 1977). (Bagian dua: Pelaut)—yang kemudian dipandang sebagai novel beralur ganda. antara lain. Dini's Treatmen of Male Character in Her Novel" (Melbourne). Dalam hal ini. Dini" yang didalamnya secara cermat menghitung waktu penceritaan untuk menentukan sifat alur novel ini. dan Tineke Hellwig dalam "Autobiografie en Roman bij Nh.

Hanya untuk memenuhi . KEMELUT HIDUP Pengarang : Ramdan K. tidak terlalu dipusingkan oleh masalah ekonomi. tetapi kenyataannya lain. Perekonomian keluarga Abdurrahman morat-marit. yang biasanya menjadi masalah pokok bagi orang yang lebih rendah jabatannya daripada dia. Jabatan itu seharusnya membuat Abdurrahman bisa hidup enak.4.H Penerbit : Pustaka Jaya Tahun : 1977 A bdurrahman adalah seorang kepala kantor pada instansi perburuhan.

Saat yang ditakutkan Abdurrahman datang juga. la harus melepaskan jabatannya sebagai kepala kantor. Niatnya semula untuk mencari pekerjaan tetap dilakukannya. Keadaan itulah yang menjadi pangkal sengketa antara Abdurrahman dan Ina. putrinya yang ketiga. dan bisa main ke mana ia suka. istrinya. punya mobil. la berusaha menggugat lewat jalur hukum. ia harus menerima kenyataan lain. Tentu saja ia tak menolak pekerjaan itu. punya uang. Aminah. Susana tak tahan dengan kehidupan seperti itu. putri Abdurrahman. la pensiun. mengambil alih semua warisan yang bukan haknya.kebutuhan makan dan minum sehari-hari saja. Kenyataan itu dihadapi oleh Abdurrahman dengan tabah. Selain tidak biasa dengan kehidupan di Belanda. walaupun menurut pandangan orang-orang ia diperlakukan oleh adik tirinya sebagai bawahan. dipulangkan dari tugas belajarnya di Negeri Belanda. keluarga itu harus mengutang ke sana kemari. . rupanya Aminah hamil akibat perbuatan dengan pacarnya sebelum ia pergi ke Belanda. Hal itulah yang menyebabkan Susana. pamannya. Jalan yang paling cepat untuk mendapatkan semua itu hanya dengan cara memanfaatkan tubuh dan kecantikannya. Mariun. Asikin—adiknya lain ibu— pulang dari Jepang dan menawarkan pekerjaan kepada Abdurrahman untuk mengawasi pembangunan rumah Asikin di Kebayoran Baru. Ketidak harmonisan senantiasa mewarnai kehidupan mereka. mengambil jalan pintas. Belum beres masalah yang satu. lelaki itu didera masalah lain. Abdurrahman yang juga merupakan ahli waris tidak puas dengan perlakuan yang tidak adil dari adik ibunya itu. la harus mencari pekerjaan di Jakarta. Setelah menjalani pensiun. ia berkeyakinan akan cepat mendapat pekerjaan. Rupanya Tuhan sedang menguji Abdurrahman. Itu berarti penghasilannya sebagai pensiunan akan sangat tak berarti. Dengan mengandalkan sarjana ekonominya—yang baru saja diraihnya—. Kemelut demi kemelut senantiasa menimpa diri dan keluarganya. la ingin seperti tetangga-tetangganya. la harus mencari pekerjaan baru yang tidak mungkin didapatkannya di kotanya. walaupun terpaksa harus meninggalkan anak dan istrinya di Bandung. Secara kebetulan.

Ia bertambah sedih sewaktu mendengar penjelasan dari bagian personalia bahwa ia tidak dipilih karena ada yang mengabarkan bahwa ia meninggal dalam kecelakaan yang menimpanya. meskipun menderita cedera berat. datang berita yang menggembirakan bahwa ia mendapat panggilan kerja di Cibinong. Saat Abdurrahman tergeletak di rumari sakit. Sepulang dari mengurus warisan di Tasikmalaya. Keputusan Tini adalah mutlak: ia menceraikan suaminya. Keputusan ini tidak terlepas dari perintah Tini. Setelah sembuh. Adanya sedikit uang pemberian Susana mendorong Abdurrahman untuk mengurus masalah warisan yang masih terkatung-Katung. ibunya. ia tak bisa mengambil keputusan yang sama dengan Tini. Dalam ketermenungan memikirkan hari esok. dengan optimisme yang besar—walaupun kedatangannya telah melewati batas waktu yang ditentukan— Abdurrahman datang ke Cibinong. ia dapat sedikit melupakan kemalangannya. Orang yang mengabarkan berita bohong itu adalah orang yang kini . Asikin memecat Abdurrahman dari pekerjaannya. Abdurrahman bahkan berterima kasih kepada anaknya yang memberinya uang dan mau membiayai pengobatan Aminah yang tak kunjung sembuh. bus yang ditumpangi Abdurrahman menabrak pohon. adiknya. Untung Abdurrahman selamat. Tini sendiri sangat kecewa dan tidak menyangka kalau kejadian tersebut menimpa dirinya. Kejadian tersebut ternyata berbuntut lain. Kehidupan Abdurrahman jadi bertambah menyedihkan. Juga seperti ketika ia dipanggil Tini—ibu tirinya—yang memberitahukan bahwa Ina telah serong dengan Sukanda—suami Tini. Ia sungguh kecewa begitu mengetahui jabatannya telah diduduki orang lain. Hampir semua penumpang meninggal. Abdurrahman sangat bahagia bertemu dengan anaknya yang telah berubah sama sekali itu. Ia tetap tabah. Susana datang menemuinya.Hari demi hari berlalu dengan meninggalkan kepahitan. Hal seperti itu sulit bagi Abdurrahman. Abdurrahman jadi seperti terbiasa menghadapi kejadian-kejadian yang menimpa dirinya. Dengan kedatangan Susana. la hidup menumpang pada Fulia.

sikapnya yang gampang percaya. sutradara Asrul Sani mengangkat novel ini ke layar perak dengan judul yang sama. tidak menyerah pada keadaan yang terus dirundung kemelut. tekadnya. Studi terhadap novel ini pernah dilakukan oleh Metta Rosiati dan Haryono (ke-duanya dari FS Undip). Abdurrahman yang jujur dan polos itu tetap tawakal. Abdurrahman akhirnya pulang dengan tangan hampa. sama sekali tidak membuatnya putus asa. Tahun 1978. Mesti.menduduki jabatan yang seharusnya ditempati oleh Abdurrahman. Dilihat dan isi ceritanya. Tahun 1977 diterbitkan dengan judul Kemelut Hidup. Namun. kedua judul itu memang mewakili. *** S emula naskah novel ini berjudul Tawakal yang berhasil memenangkan hadiah Sayembara Mengarang Roman yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta tahun 1975. "Saya mesti dapatkan pekerjaan. . 139). serta rasa optimisme tak mampu menyurutkan tekadnya untuk mendapat pekerjaan. Mengapa nasibnya begini tidak dipikirkanya" (hlm. yaitu Suhendar. temannya sendiri. serta Nasrudin dan Pranoto Hartono (keduanya dari FS UGM). dengan sejuta harapan yang tak terpenuhi. la tetap tawakal. kemelut yang berturut-turut menimpa diri Abdurrahman. Besok saya akan turun lagi ke jalan untuk mencari pekerjaan. keluguannya.

ia dapat menumpahkan kasih sayangnya kepada putrinya seorang. Prapti. Begitu pula ia merasa sanggup membesarkan putri tunggalnya.5. Yang penting baginya. Cinta Hezan yang mendalam terhadap istrinya itu menyebabkan ia bertekad untuk tidak mempunyai istri lagi. ia merasa tidak mengkhianati cintanya kepada almarhumah. Dengan hidup tetap menduda. WANITA ITU ADALAH IBU Pengarang : Sori Siregar (12 November 1939) Penerbit : Balai Pustaka Tahun : 1982 M eninggalnya Laura membuat Hezan merasa begitu sangat kehilangan seseorang yang dicintainya. tanpa perlu mengakhiri status dudanya. .

Di depan anaknya. Meminta ayah untuk mencari pengganti Ibu. Hezan mencari kepuasan lewat perempuan-perempuan lain.. Prapti sendiri pernah mengusulkan agar ayahnya menikah lagi. Mitos untuk mempertahankan diri sebagai suami yang setia. Betapa tidak.Sungguhpun demikian. dalam perkembangannya kemudian. Namun. Yang jelas aku terkejut dengan saran yang diajukan Prapti. Sebelum itu. Namun ternyata. Bagi Hezan.21). "Aku malah telah berbuat lebih jauh. Prapti menyarankan kepadaku agar aku mencari penggantimu" (hlm. ia juga tidak ingin Prapti mengetahui apa yang selama ini ia pendam dengan penuh kegelisahan. ia khawatir hal itu justru merupakan pengkhianatan terhadap cintanya kepada istrinya. Bertahun-tahun sejak istrinya meninggal. Hezan juga tidak dapat membohongi dirinya sendiri bahwa sesungguhnya ia begitu kesepian. persoalannya bukan lagi pada kekhawatirannya mengkhianati cinta kepada istrinya. 34). di balik itu. ia merasakan kesepian itu. sebagai ayah yang ideal di mata putrinya. Apa yang dirasakan Hezan. almarhumah.. Jadilah duda itu hidup seolah-olah dalam dua dunia. apabila ia ingat kemunafikannya selama ini. dengan kawin lagi. yang membuatku melupakan Ibu" (hlm. Karena . Hezan sendiri menanggapinya secara lain. melainkan kemunafikannya sendiri. dan sebagai lelaki yang butuh kehangatan tubuh perempuan. dirasakan pula oleh Prapti berkenaan dengan usul agar ayahnya mencari pengganti ibunya. "Aku sebenarnya tidak tahu. Begitulah. Namun. justru makin menggelisahkannya.Hezan berperan sebagai ayah yang taat beragama dan setia mencintai almarhumah. almarhumah. gagasan yang dikemukakan Prapti kepadaku. Pada mulanya Hezan beranggapan bahwa tak ada artinya perkawinannya nanti jika hanya karena hendak menghindari dosa. Sampai di mana sebenarnya cintaku pada Ibu? Mungkin cintaku terlalu besar kepada ayah. Setelah lima belas tahun mendampinginya dan membesarkannya setelah kepergianmu. Hezan seolah-olah hendak mengadukan persoalannya kepada Laura. di hadapan hati nuraninya sendiri. Kesepian yang dirasakan Hezan makin terasa mengganggunya setelah Prapti menikah dengan Tonton.

49). Jadi. "Yang jelas aku tidak akan bisa menganggap istri baru seperti Laura. dan ia merasa cintanya tumbuh kembali. hanya karena ingin mcncurahkan perhatian dan kasih sayang kepada putri tunggalnya. datanglah sekali lagi. Nuning pula yang kemudian ia tetapkan sebagai calon istrinya yang baru.. 123). Belakangan.. di balik itu semua. Apalagi. sosok wanita yang sedikit banyak mengingatkannya kepada Laura. kau tidak akan pernah bisa dirampas oleh siapa saja" (hlm. perempuan yang sudah mulai berumur itu pur. Bertahun-tahun ia menduda. duda itu mencari kchangatan kepada perempuan lain. yang berarti mengalihkan cintanya dari Laura kepada wanita yang dinikahinya. Sementara Prapti sendiri telah menemukan sosok ibunya pada diri Nuning Maka. tanpa diketahui sedikit pun oleh putrinya. Itulah yang membuat Hezan lebih suka melakukan hubungan gelap—tanpa nikah— daripada harus kawin. "Cinta kita adalah cinta tua. Aku akan membukakan pintu ini lebar-lebar untukmu" (hlm. Pertentangan . sesungguhnya ia telah membangun topeng kemunafikan. la mulai merasakan sesuatu yang lain. Yang menarik dalam novel ini adalah adanya usaha pengarang untuk mengangkat konflik psikologis yang terjadi pada diri para tokohnya. seputar itulah persoalan yang dikembangkan dalam novel ini.bagaimanapun juga. perkawinannya itu mesti dilandasi oleh perasaan cinta. Aku akan melupakan semua perasaan yang terpendam ini. tidak ada alasan baginya untuk menolak Nuning sebagai ibu tirinya. Di luar. Namun. apa artinya perkawinan tanpa cinta?" (him. Cintaku kepada Laura tidak akan dapat kualihkan kepadanya. Lalu. Kalau kau memang telah ditakdirkan untuk menjadi milikku. mulai mencairkan sikap Hezan dalam hal keengganannya untuk menikah lagi. merasakan hal yang sama: "Datanglah. 121). Padahal cintanya sudah tumpah pada Laura. munculnya Nuning. *** N ovel ini sebenarnya lebih banyak mengungkapkan konflik batin seorang ayah yang merasa kesepian setelah istri tercintanya meriinggal dunia..

suami-istri Tionghoa itu ditahan polisi karena ditemukan membawa candu. Suparta berusaha mencarikan tempat duduk buat gadis itu. Suparta pun berkesempatan untuk mengantarkan gadis itu sampai ke . Cetakan V. Di Stasiun Cimahi. Perkenalan tersebut rupanya berkesan cukup dalam bagi sepasang anak muda itu.batin pada diri sang ayah atau anak (Prapti) cukup menarik karena persoalannya memang tidaklah sesederhana yang diduga. seorang murid Frobelkweeschool. yang semula dipenuhi barang-barang milik sepasang suami-istri Tionghoa. 1964 R atna. 6. secara tak sengaja berkenalan dengan pemuda Suparta dalam kereta yang membawanya dari Jakarta ke Bandung. PERTEMUAN JODOH Pengarang : Abdul Muis Penerbit : Balai Pustaka Tahun : 1932. Novel ini meraih Hadiah Perangsang Kreasi Sayembara Mengarang Roman Devvan Kesenian Jakarta pada tahun 1978.

la bersedia juga menghabiskan masa liburannya di Surnedang untuk sekaligus berkenalan secara baik-baik dengan keJuarga pemuda itu. Suparta yang sudah menjadi dokter berusaha mcnjumpai Ratna kembali. la pun menjadi pembantu Tuan dan Nyonya Kornel. Ratna terpaksa memutuskan keluar dari sekolahnya. mengutarakan niatnya untuk memperistri Ratna. . "Ibu Suparta termasuk golongan 'menak baheula'. la juga menyesalkan ketidaksetujuan ibunya terhadap keinginannya untuk memperistri Ratna. melalui sepucuk surat. Tuan Atmadja. 29). digunakannya untuk membiayai sekolah adiknya. Gaji yang ia terirna sebagai pelayan toko. Namun. Sambutan ibu Suparta ternyata tidak begitu ramah. toko itu harus ditutup atas perintah pengadilan. Akibatnya. Namun. Ratna kemudian bertekad untuk melupakan Suparta. mereka sepakat untuk meneruskan hubungan lewat surat. Suparta yang murid Stovia itu. Beberapa bulan kemudian. Pikirannya kemudian muncul. Ratna kecewa pada sikap Nyai Raden Tedja Ningrum yang memandangnya dengan cemooh setelah tahu bahwa Ratna turunan orang kebanyakan saja. Sementara itu. baru empat bulan ia bekerja. untuk menjadi pembantu rumah tangga. Usaha pembakaran kapur ayahnya. ia lewat di depan sebuah rumah besar. bangkrut. Sudarma. Ratna menyambut baik niat Suparta. yaitu orang tua turunan bangsawan yang masih berpegang teguh alam keadaan dan adat lembaga zaman dahulu" (hlm. Ibu Suparta juga bahkan sengaja menyinggung-nyinggung nama gadis lain yang dianggapnya lebih pantas untuk anaknya. Cobaan-cobaan itu tidak membuat Ratna patah semangat. la pun kemudian berusaha mencari pekerjaan. Ratna kembali melamar pekerjaan di kantor advokat. kemalangan lain terpaksa pula harus ia terima. Namun. la kehilangan jejak kekasihnya itu.halaman sekolahnya. Berita pertunangan Suparta dengan Nyai Raden Siti Halimah alias "Dewi Dekok" tidak membuatnya putus asa. ia terpaksa mengurungkan niatnya karena si advokat itu berusaha menggodanya. Namun. Selanjutnya. yang tak lain adalah teman sekelas Ratna di Frobelkweeschool. Dalam kebingungan. Meskipun tidak secara tegas.

Pembantu keluarga Kornel yang bernama Jene itu diduga diperalat oleh kekasihnya. dokter muda itu memperoieh alamat orang tua Ratna di Tagogapu. kekasih Jene. pembantu yang juga bekerja pada keluarga Kornel. adiknya. Jene tidak dikenakan hukum-an walaupun sebenarnya harus dituntut. Ratna masih harus ber-urusan dengan penegak hukum. Sementara itu. nyawanya masih dapat diselamatkan. Sidang pengadilan juga telah mempertemukan Ratna dengan Sudarma. Sangat kebetulan bahwa dokter yang merawat Ratna adalah Suparta. Berkat pertolongan direktris Frobelkweeschool. Suparta justru kehilangan jejak Ratna. atas ke-sepakatan Suparta dan Sudarma. Alangkah terkejutnya Suparta ketika mendengar bahwa Ratna sudah berangkat ke Jakarta bersama adiknya pagi itu. Untuk rnemulihkan nama baik Ratna. Beruntung. Sebab. Pertemuan itu tentu saja membesarkan hati kedua belah pihak. di rumah orang tua Ratna. Dalam keadaan sekarat. Lalu. Pencuri perhiasan Nyonya Kornel ternyata adalah A mat. sedangkan pemilik rumah tempat Ratna menumpang tidak mengetahui tujuan kakak beradik itu ke Jakarta. Di pengadilan terbukti bahwa Ratna tidak bersalah. Suparta juga tak menjumpai gadis itu. Hingga pada suatu ketika. Kehadirannya dalam keluarga itu tidak luput dari rasa iri Jene. ikut mempercepat kesembuhan wanita muda itu. Ratna melarikan diri. bagaimanapun. schattcr pegadaian Purwakarto yang bertindak sebagai saksi pertama. Ratna kemudian dibawa ke kantor polisi. Dalam pada itu. Orang tua Ratna yang melihat kesungguhan Suparta merasa tersentuh hatinya sehingga mereka rriemberitahukan alamat Ratna di Kebon Sirih. Ratna dituduh mencuri perhiasan Nyonya Kornel atas fitnah Jene. Ternyata.ketika sikap keras hati ibunya itu melunak. Keyakinan Suparta bahwa Ratna tidak bersalah. berbagai cobaan harus diterimanya dengan tabah. dokter muda itu menyiapkan seorang pengacara terkenal untuk mendam-pingi gadis pujaannya di pengadilan. Pengadilan juga memutuskan bahwa Amat bersalah dan diganjar lima tahun penjara. kemudian terjun ke sungai di sekitar jembatan Kwitang. Ketika para polisi yang menjaganya lengah. ia dibawa ke rumah sakit. selama Ratna menjadi pembantu keluarga Kornel. Ratna disuruh beristirahat di sebuah .

Ibu Suparta yang "menak baheula" akhirnya kalah oleh keinginan anaknya yang tidak lagi kukuh mempertahankan adat tradisi kemenakannya atau kebangsa-wanannya. Keadaan Tuan Atmadja sekarang sudah lebih baik lagi berkat bantuan kedua anaknya. misalnya. Tokohtokoh yang tidak terpelajar. Lambatlaun kesehatan Ratna mulai puiih. . tetapi karena hampir seluruh hayatnya ia tinggal di Jawa (Sastra Baru Indonesia 1. . Suparta melamarnya. kecuali Suparta yang setiap sore datang memeriksa kesehatannya. termasuk hubungannya dengan Suparta. Gadis itu tidak dii/inkan bertemu dengan sembarang orang. la juga mulai dapat mengingat-ingat segala sesuatunya. Rumah ayah Ratna kini lebih besar dibandingkan sebelumnya. Bukan saja karena pengarangnya merupakan hasil perkawinan antar-pulau.Salah Asuhan. Pertemuan Jodoh boleh dikatakan merupakan pengamatan pengarangnya terhadap lingkungan sekitarnya setelah ia lama berada di Jawa. jalinan peristiwanya disajikan secara meyakinkan. supaya nikah dilangsungkan hari ini. dalam dialognya menggunakan kata-kata bahasa Betawi.. 155). Begitu Ratna meninggalkan tempat peristirahatannya.paviliun "Bidara Cina". Kini. pengantin baru itu menempati sebuah rurnah besar. terutama di Bandung (Abdul Muis pernah bekerja sebagai klerek di Departemen Buderwijs en Eredienst dan menjadi wartawan di Bandung). Kebahagiaan pengantin baru itu bertambah lagi ketika mereka pulang ke Tagogapu. *** N ovel kedua Abdul Muis. Pertemuan Jcdoh tidak lagi berccrita tentang pemuda-pemudi Minangkabau. 1980)." (hlm.. tetapi tentang pemuda bangsawan Sunda dengan gadis Sunda keturunan orang kebanyakan. Dengan demikian. Pertemuan Jodoh ini menurut Teeuw merupakan roman peralihan. Tuan Atmadja sekeluarga berkumpul di rumah Sudarma menyelenggarakan pesta perkawinan Ratna dengan Dokter Suparta. bersebelahan dengan rurnah orang tua Ratna. Rumah itu sengaja dibangun Suparta sebagai hadiah perkawinan bagi istrinya. Seperti juga pada. Perwatakan tokoh-tokoh ceritanya juga tampil meyakinkan. "Dokter Suparta sendiri yang berkehendak.

Disebabkan oleh pengaruh hatinya yang sedang galau. ia memberikan kesan yang kurang enak terhadap rekan-rekan sekamarnya. Bertambah hari ayahnya bertambah merupakan tanda tanya baginya. Dai tidak bisa menerima kepntusan ayahnya ini. Pada beliaulah seharusnya saudara-saudaranya mencari pokok pangkal kesalahan. Kajian lebih mendalam dilakukan oleh K. Dai merasa dibuang dari rumahnya. 1982 T anpa merundingkannya dengan Dai (Damayanti). MENYONGSONG BADAI Pengarang : Luwarsih Pringgoadisuryo (1930) Penerbit : Pustaka Jaya Tahun : 1970. Cetakan II. 1962) dan Shaaban bin Abu (FS Unas. la merasa disingkirkan oleh ayahnya sendiri. Sikapnya yang dingin dan tak acuh menimbulkan salah paham dengan Yan. 7. orang yang selama ini menjadi ayah yang dihormati sekaligus sahabat.Studi mengenai novel ini pernah dilakukan oleh Jalal Ahmad bin Abdullah (FS UI. la menjadi kehilangan tempat berpijak. 1974). tetapi mau tak mau ia harus menjalankan keputusan itu. Di tempatnya yang baru—pondokan Bu Sri—Dai harus tinggal berempat sekamar. Menurut Shaaban novel ini merupakan lanjutan dari Salah Asuhan. Karmana Mah-mud (FS UGM. 6). "la tak dapat lagi menyelami jalan pikiran ayah. Ketentraman rumah tentu akan tetap terpelihara andaikata ayah tidak beristri lagi" (hlm. salah seorang rekan . 1984) dalam tesis S2-nya yang berjudul "Tinjauan Roman Pertemuan Jodoh atau Dasar Pendekatan Strukturalisme dan Semiotik". Dokter Mokhtar (ayah Dai) memutuskan untuk mengirim anaknya ke tempat Bu Sri di kota.

Dai dan Pram mempunyai hobi yang sama: keduanya suka pada kesegaran dan keindahan alam."(hlm. teman sedesanya. apalagi setelah ia berkenalan dengan Pramono. Sementara itu. Hal tersebut makin membuat Dai membandingkan Hariadi dengan Pramono. dan juga untuk kelangsungan hidupnya. Pram yang dikenalnya ternyata telah bekerja untuk membantu orang tuanya. dan terjadilah pertengkaran. "Sungguh Dai. Bu Sam. untuk memelihara semangat kerjanya. 70). Kenyataan ini membuat hubungan keduanya semakin akrab. engkau sendiri tidak akan tertolong dengan membenci orang. lama-kelamaan tidak disukai oleh gadis-gadis itu setelah pemuda tersebut berbuat kurang ajar kepada Dai. Menambah beban hidupmu belaka" (hlm. termasuk memberi tempat dalam hidupnya untuk ibu tirinya. Mereka sering berjalan-jalan bersama. engkau tidak keberatan untuk lebih banyak memberi. 72). Tak berapa lama kemudian.. Bu Sri berusaha menyadarkannya bahwa ayahnya membutuhkan Istri untuk ketenangannya. Dai dapat menyesuaikan dirinya untuk tinggal di rumah Bu Sri.. Dai diminta oleh Bu Sri untuk memahami bahwa hidup bukan hanya menerima dan memberi. . yang dianggap mengambil kedudukan almarhumah ibunya. pemuda yang sering datang mengunjungi Dai adalah Hariadi. hubungan Dai dengan ayahnya masih belum membaik. Berkat penanganan Bu Sri yang bijaksana. Kegembiraannya mulai pulih.sekamarnya. Bu Sri juga menasihati Dai bahwa tak ada gunanya membenci ibu tirinya. teman sekolahnya. Hanadi yang semula pertamanya mendapat simpati dari penghuni pondokan Bu Sri karena kepandaiannya bergaul dan kelincahannya berbicara. Selain Pram. la belum dapat memaafkan ayahnya yang beristri lagi—setelah ibu Dai meninggal— dan mengirim Dai ke tempat Bu Sri. tetapi "Demi kepenltingan kesempurnaan hidup kekeluargaan yang kau diidam-idamkan itu. . juga penuh kekeluargaan. pertengkaran itu dapat dilerai dan hubungan di antara anak pondoknya berangsur-angsur baik.

ia bertemu dengan Bu Sam. Maka. Namun. Saat itu. Persoalannya juga datang karena wanita. Beberapa waktu kemudian. Setelah lulus ia merencanakan akan melanjutkan sekolah di Jakarta. akan melanjutkan sekolah di Bogor. la tidak mau menerima sosok ibu tiri. la menyambut dengan gembira ketika ayahnya menengok ke tempat Bu Sri. datang kabar dari desa bahwa ayahnya sakit keras. sebelum ia mendengar hasil ujiannya. Damayanti dan ibu tirinya dapat menjalin hubungan dengan baik. kloplah novel ini bercerita tentang dunia wanita. . Pram. *** S ebuah novel yang bercerita tentang wanita dan ditulis oleh pengarang wanita.Lambat-laun timbul pengertian dalam diri Dai terhadap tindakan ayahnya. Hubungan ayah dan anak itu akhirnya dapat berbaik kembali. sementara pacarnya. Dai selesai menempuh ujian akhir. tampil kembali Bu Sri—ibu pondokannya yang arif dan hampir selalu berperan sebagai penengah—. Namun/ Damayanti menganggap bahwa hal itu sebagai tindak pengusiran. bahwa dirinya diasingkan agar berjauhan dengan ayahnya yang sebenarnya sangat ia cintai. Ia kembali ke rumahnya dengan perasaan gembira. Awalnya bermula dari dikirimnya tokoh Damayanti ke kota oleh ayahnya. dapat berkumpul kembali dengan ayah dan adik-adiknya. Kesalah-pahaman itu seolah-olah memperoleh pembenaran ketika ayahnya menikah lagi— setelah beberapa lama ia menduda—dengan Bu Sam. Rasa bencinya telah pupus. Belakangan. persoalannya juga berhasil ditengahi oleh wanita. rasa rindu kepada desa kelahirannya mendorongnya mengambil keputusan itu. Kenyataannya. Maka. Sampai di rumahnya. pupus sudah prasangka buruk Damayanti terhadap ayahnya dan juga ibu tirinya. Damayanti protes. Selain rasa khawatir akan kesehatan ayahnya. Tokoh inilah yang dapat meyakinkan Damayanti agar manjadi wanita yang bijaksana dan berpikiran luas.

Baru pada tahun 1982. "Terimalah ia sebagai adikmu" (hlm. Kebahagiaannya bersama suami dan tiga anaknya terganggu dengan hadirnya Retno. terbit pertama kali tahun 1970 oleh penerbit Pembangunan Jakarta. Arini dan Hendra hidup bersama tanpa nikah di Jakarta dalam sebuah kamar sewaan sederhana berdin-ding bambu. novel ini diterbitkan oleh Pustaka Jaya sebagai cetakan kedua. meskipun sesungguhnya ia masih mencintai Hardi. Arini. yaitu Tati Takkan Putus Asa (Pustaka Jaya. Sang suami. yang masih mencintainya. kata Hardi suatu ketika. 1957). Luwarsih juga telah menghasilkan dua novel. Pertemuan kembali Arini dengan Hendra. 1989). bekas pacarnya.Novel pengarang wanita yang kini menjabat Kepaia Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah LIP1 ini. 1973). Hardi. Kedua orang tua dan bibi Arini menolak dan berontak. menggodanya untuk lari dari rumah. 41). novel ini memperoleh Hadiah Utama Sayembara UNES-CO/IKAPI. akhirnya memutuskan untuk memperistri Rctno dan memohon kepada Arini agar bersedia dimadu. Kemudian Arini menyerahkan catatan hariannya kepada Yayuk yang berisi tragedi kehidupannya. Sebelum itu. DI ATAS PUING-PUING Pengarang : Th. . anak bungsu Arini. 8. Catatan harian itu dimulai dengan kegalauan Arini karena kegoncangan dalam rumah tangganya. Mereka pun meninggalkan Yogya dengan membawa serta Neni. dan Lain Sekarang Lain Esok (Pustaka Jaya. muhd suarninya. tetapi tidak dicintainya itu. JSIovel terakhirnya adalah Yang Muda Yang Menentukan (Grafiti Press. la tak mau dimadu. Pada tahun ituiah. Sri Rahayu Prihatmi (7 Mei 1944) Penerbit : Pustaka Jaya Tahun : 1978 Y ayuk bertemu dengan teman semasa kecilnya.

sampai datang berita dari Yogya yang memintanya agar pulang karena Iwan. Selama penantian itu. Di Jakarta "keluarga baru" Arini tidak lagi menempati kamar sempit karena Hendra telah sanggup mengontrak rumah sederhana yang masih berdinding bambu. orang tua. Di Yogya Arini dan Hendra bertemu kembali dengan suami. sehingga Arini harus mencari nafkah sebagai karyawan perusahaan menjahit. sementara Ita. Arini merasa lebih tentram. Dan semakin benci pula aku. anak keduanya yang dititipkan pada orang tuanya. Nasihat dari Pastor Paroki agar Arini bersabar dan meninggalkan "jalan sesat"-nya pun tidak bisa mengubah keputusannya." tulis Arini dalam catatan hariannya (hlm. 74). la tetap pada keputusannya untuk meninggalkan Yogya dan menempuh hidup baru di Jakarta. Bahkan rayuan Hardi membuat Arini semakin membencinya. menderita sakit keras.. Hal itu dilaksanakannya segera setelah Iwan sembuh dan Hendra berhasil memperoleh pekerjaan. "Kukira aku telah berhasil mematikan segala pertalianku dengannya lewat jalan menyuburkan perasaan benciku padanya. Terjadi pembicaraan singkat. la sempat lupa pada kepahitan hidup yang baru dilaluinya. Perhatian-perhatian kecil dari Hendra. Hendra kembali lebih dahulu untuk mencari pekerjaan. Akhirnya diputuskan agar Arini boleh hidup bersama Hendra beserta Iwan dan Neni. Undangan pertemuan dari mertuanya juga ditolak. Arini mengungkapkan dalam catatan hariannya: "Dan aku merasakan ketentraman rumah tangga yang sempurna ketika duduk bersama 'suami'-ku dikelilingi anak-anak. Arini menunggu sampai Iwan seuibuh dari sakitnya..Hendra tidak berhasil mendapat pekerjaan di Jakarta. ternyata Hardi masih membujuk Arini agar kembaii padanya. seperti pemberian kado ulang tahun. mulai menumbuhkan rasa cintanya lagi. tinggal bersama Hardi dan Retno. anak sulungnya. Meskipun mereka hidup kekurangan. dan anak-anak Arini. namun Arini tetap menolak untuk dimadu. Kupeiuki anakku sementara .

.'suami'-ku meletakkan tangannya di bahuku. Meskipun ayahnya masih tampak belum memberi maaf. Yayuk membuka kembali catatan harian Arini. 82). akhirnya bersedia ikut. mereka tidak mungkin menikah di gereja. Karena kesibukan keluarganya. Keluarga Arini juga tidak ada yang menyetujuinya untuk menikah lagi. Setelah dua tahun hidup bersama. Sebuah telegram sampai ke tangan Yayuk yang berisi berita kematian Hendra karena kecelakaan pesawat. Arini kemudian hamil dan melahirkan bayi perempuan. la menjalin cinta dengan seorang duda beranak dua. Rambutku pun mesra menyentuh dadanya" (hlm. karena duda itu juga beragama Katolik. tidak bisa me-nerima poligami. sedangkan ia sendiri melanjutkan usaha menjahitnya. Nasihat bibinya juga tidak menggoyahkan keputusannya. Dua tahun kemudian Arini mengunjungi Yayuk. Namun. Setelah kematian Hendra. Mereka sekeluarga mulai mengecap kebahagiaan. Kisah cerita Arini pun kembali berulang. baru setengah tahun kemudian Yayuk bisa mengunjungi Arini. namun cerita belum berakhir. ternyata Hardi masih juga mencoba membujuk Arini agar kembali kepadanya. Arini cukup senang ketika kedua orang tuanya datang menjenguk. Ternyata orang tua Hendra merestui hubungan mereka meskipun hanya berlandaskan surat kawin catatan sipil tanpa persetujuan gereja. Pada suatu ketika Hendra mengajak Arini mengunjungi orang tua Hendra di Semarang. Sekali lagi Arini menolak. Pertemuan antara mereka membangkitkan keharuan. Sampai di sini catatan harian Arini selesai dibaca Yayuk. Arini yang semula menolak karena merasa malu sebagai orang yang "penuh dengan dosa". Arini dan Hendra bisa membangun rumah sendiri. la bercerita bahwa anakanaknya tinggal bersama nenek mereka. Akhirnya Arini harus menerima nasib hidup "di atas puing-puing" sebagai janda dengan anak-anak yang harus tetap menjadi tanggung jawabnya.

juga dapat menimbulkan masalah.*** N ovel ini mendapat rekomendasi dari Dewan Juri Sayembara Mengarang Roman Dewan Kesenian Jakarta tahun 1976 sebagai karangan yang layak diterbitkan untuk bacaan biasa. perkawinan yang dilihat dari kaca mata agama Katolik. Bentuk novel ini sebenarnya cukup rumit. temanya juga sebenarnya cukup problematik. terkesan pula hendak mempertanyakannya kapan sebuah perkawinan mulai menghadapi keretakan. Dalam hal inilah Teeuw (1989: 194—195) mengomentarinya sebagai tema yang patut mendapat perhatian. Ternyata pilihan "hidup bersama" tanpa ikatan perkawinan. Walaupun pengarangnya sendiri tampak tidak hendak melakukan kritik atas aturan perkawinan menurut ajaran agama Katolik. apalagi jika dilihat dari norma-norma kemasyarakatan. . mengingat adanya catatan harian yang justru merupakan salah satu bagian penting dalam keseluruhan cerita berbingkai itu.

Suatu hari. Secara pasti kehidupan mereka tak lagi kekurangan. semuanya dapat berjalan sesuai dengan rencana. tampak ada sebuah rumah yang sedang dibangun. walaupun Rani sendiri mengetahui rencana itu. mengundang Rani untuk datang ke rumahnya. tampak jelas di hadapan mata Rani. Sofia. (17 Januari 1939) Penerbit : Pustaka Jaya Tahun : 1978 C inta Rani yang begitu besar kepada Ramelan. di sarnping mengajar di beberapa perguruan -tinggi. 8).I. Satu per satu anaknya lahir. Bahkan sebuah rumah gedung sedang dipersiapkan secara diam-diam. telah membuat gadis itu rela berkorban demi mewujudkan harapan cintanya itu. Tanpa sepengetahuan suaminya. seorang mahasiswa fakultas teknik. "Dua anak laki-laki yang beringas dan dua gadis manis yang cerdik" (hlm. la rela membiayai kuliah kekasihnya sampai Ramelan menyelesaikan studihya dan menjadi insinyur. suaminya sedang bergandengan tangan dengan seorang wanita muda. Masa-masa bahagia pun mereka rasakan.9. Ramelan kemudian bekerja di berbagai proyek. Rani memenuhi undangan itu. Mereka hidup dalam curahan kebahagiaan di sebuah rumah sederhana. Letaknya persis bersebelahan-Saat itu. la juga nekat lari dari orang tuanya. kemudian kawin dengan Ramelan secara sederhana. PELABUHAN HATI Pengarang : Titis Basino P. Sofia kemudian mengajaknya ke tingkat atas. teman Rani. Dari upahnya menerima jahitan. Dari Sana. Lambat-laun penghasilan Ramelan makin meningkat. Sebuah pcmandangan yang mem-buat Rani percaya dan tidak .

la yakin pada jalannya sendiri yang memang tidak hendak ia nodai. Rani memutuskan untuk tinggal bersama keempat anaknya. Rani sendiri tidak mau mempedulikan semua kabar busuk itu. Untuk mengisi kekosongan dan menambah biaya hidupnya sehari-hari. Wanita cantik itu mulai akrab dengan Rani.rupanya kedukaan Rani harus kembali terulang. rupanya keakraban itu justru dilihat lain oleh para tetangganya. la tak ingin lagi bertemu dengan laki-laki yang telah mengkhianati cintanya. di hadapannya kini sedang bermesraan dengan perempuan lain. kesimpulan pun jatuh sudah. Ramelan yang dahulu ditolongnya hingga menjadi insinyur. Rani kembali membuka usaha jahitan. pelanggannya itu. peristiwa itu makin membuatnya tak lagi perlu percaya kepada laki-laki. Ramelan sendiri masih tetap berusaha untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Namun. Dari hasil menyewakan kamarkamar itu. kehidupan Rani mulai membaik walaupun bekas suaminya tak pernah lagi me-ngirimkan uang untuk biaya anak-anaknya sekoiah. juga tidak digubris. Namun. Maka. Sungguhpun begitu. Rani kemudian merombak rumahnya dan menambah beberapa kamar untuk disewakan.percaya. Namun. Anak-anaknya pun mulai akrab dengan para penyewa kamar-kamar itu. ia melihat Laksmi. bagi Rani sendiri. Dari hasil jerih payahnya selama itu. . suaminya yang sedang mempersiapkan rumah impian untuk dirinya dan keempat anaknya. Salah seorang pelanggannya adalah Laksmi. sedang asyik bergandengan tangan dengan Ramelan. Para pe-langgannya pun dari hari. Ramelan adalah laki-laki jalang yang selalu berganti-ganti wanita. Gosip buruk pun berkembang hingga sampai pula ke telinga bekas suaminya. Ketika hendak berbelanja keperluan jahitannya di Blok M. Ramelan yang mencoba menyuruh Rani untuk tidak lagi menyewakan kamar-kamarnya. la mulai terbiasa dengan keadaannya sekarang. Sejak kejadian itu. Belakangan diketahui bahwa sesungguhnya Ramelan sudah resmi menjadi suami Laksmi. Inilah awal keretakan rumah tangga mereka. . ke hari makin bertambah.

Peristiwa itu bagi Rani. istri mudanya yang masih menangis. Rani menyongsong keempat anaknya. ia kembali kepada kesibukannya mengurusi anak-anaknya. 129). Tentu saja Rani tidak berkeberatan. bekas istrinya yang tabah. tetapi juga berhasil menjadi induk semang yang baik bagi mereka yang tinggal di . Dengan ketabahan itu. *** N ovel karya Titis Basino ini. seperti juga kejadian sehari-hari. Saat itu juga ia berangkat bersama keempat anaknya. ia sempat berjumpa lagi dengan bekas kekasihnya dahuiu sewaktu ia belum berhubungan dengan Ramelan. ia berhasil tidak hanya menjadi kepala keluarga bagi anak-anaknya. bagaimanapun. Namun. Pada hari yang ditentukan. ayah anak-anaknya itu. tampak jelas hendak mengangkat ketabahan seorang wanita. Ramelan telah mengakhiri hidupnya di hadapan Rani. selama ayat-ayat suci itu kubaca dengan khusyuk. Tanpa kusadari. sungguhpun sebelum pulang. Dalam keadaan seperti itu. melangkah ke masa depan. Laksmi. Wastu dan Pragantha. Sampai akhirnya. "Aku membaca surat Yasin yang ada di tangan kiri dan tangan kananku menggenggam erat tangan Ramelan. barangkali tidak lebih sebagai peristiwa biasa. datang telepon dari Laksmi yang mengabarkan bahwa Ramelan sakit keras dan kini sedang dirawat di rumah sakit Petamburan. Sore harinya. Kini Rani melihat. Ramelan telah berhenti bernapas" (hlm. ia datang ke tempat kedua mahasiswa itu melangsungkan ujian akhirnya. dua mahasiswa fakultas teknik yang sudah sejak lama tinggal di pondokan Rani. la pun memutuskan untuk menjenguk bekas suaminya. hanya terbaring tak berdaya. hati nurani Rani tak tega melihat bekas suaminya dalam keadaan demikian. Hasilnya adalah mereka lulus dan berhak menyan-dang gelar insinyur. betapa orang yang pernah ia cintai. Laksmi rupanya sudah menunggu di sana. meminta Rani agar menghadiri ujian skripsi mereka.Lebih dari dua tahun Rani menjalani kehidupan seperti itu. seorang ibu dengan keempat anaknya. dan keempat anaknya yang memandang kosong ke arah kegelapan malam.

. Lebih dari itu. Laksmi yang jauh lebih muda daripada Rani. boleh dikatakan berhasil lewat penokohan yang tidak terlalu kompleks. rupanya tidak sepenuhnya dapat memberi kebahagiaan pada diri Ramelan. Ramelan yang lupa pada perjuangan istrinya dan gampang terbawa arus oleh Hmpahan kesuksesannya.pondokannya. Penderitaan yang dialaminya. Pesan pengarangnya untuk menampilkan citra wanita sejati. akhirnya harus menghadapi kehidupan yang pendek. Secara keseluruhan novel ini dibangun oleh jalinan peristiwa yang lancar dan tidak terlalu rumit. sekaligus menjadi ibu yang bijaksana. Sebaliknya. telah membuatnya menjadi wanita yang matang. ia juga berhasil membangun citra dirinya sebagai wanita yang tak mudah goyah oleh cobaan apa pun.

Yang penting baginya. Sungguhpun demikian. Hezan mencari kepuasan lewat perempuan-perempuan lain. dengan kawin lagi. Dengan hidup tetap menduda. apabila ia ingat kemunafikannya selama ini. Namun. Hezan juga tidak dapat membohongi dirinya sendiri bahwa sesungguhnya ia begitu kesepian. di balik itu.10. "Aku sebenarnya tidak tahu. Yang jelas aku terkejut dengan saran yang diajukan Prapti. ia dapat menumpahkan kasih sayangnya kepada putrinya seorang. .. di hadapan hati nuraninya sendiri. gagasan yang dikemukakan Prapti kepadaku. Prapti.Hezan berperan sebagai ayah yang taat beragama dan setia mencintai almarhumah. Namun ternyata. Namun. ia juga tidak ingin Prapti mengetahui apa yang selama ini ia pendam dengan penuh kegelisahan. sebagai ayah yang ideal di mata putrinya. tanpa perlu mengakhiri status dudanya. justru makin menggelisahkannya. almarhumah. dan sebagai lelaki yang butuh kehangatan tubuh perempuan. Sebelum itu. Bertahun-tahun sejak istrinya meninggal. Prapti sendiri pernah mengusulkan agar ayahnya menikah lagi. Cinta Hezan yang mendalam terhadap istrinya itu menyebabkan ia bertekad untuk tidak mempunyai istri lagi. ia merasa tidak mengkhianati cintanya kepada almarhumah. Kesepian yang dirasakan Hezan makin terasa mengganggunya setelah Prapti menikah dengan Tonton. Jadilah duda itu hidup seolah-olah dalam dua dunia. ia khawatir hal itu justru merupakan pengkhianatan terhadap cintanya kepada istrinya. Begitu pula ia merasa sanggup membesarkan putri tunggalnya. ia merasakan kesepian itu. Mitos untuk mempertahankan diri sebagai suami yang setia. WANITA ITU ADALAH IBU Pengarang : Sori Siregar (12 November 1939) Penerbit : Balai Pustaka Tahun : 1982 M eninggalnya Laura membuat Hezan merasa begitu sangat kehilangan seseorang yang dicintainya. Hezan sendiri menanggapinya secara lain. Di depan anaknya..

Sementara Prapti sendiri telah menemukan sosok ibunya pada diri Nuning Maka.. yang membuatku melupakan Ibu" (hlm. 34). Prapti menyarankan kepadaku agar aku mencari penggantimu" (hlm. merasakan hal . Apalagi. yang berarti mengalihkan cintanya dari Laura kepada wanita yang dinikahinya. Padahal cintanya sudah tumpah pada Laura. dan ia merasa cintanya tumbuh kembali. "Aku malah telah berbuat lebih jauh. Lalu. la mulai merasakan sesuatu yang lain. apa artinya perkawinan tanpa cinta?" (hlm. Bagi Hezan. Apa yang dirasakan Hezan. "Yang jelas aku tidak akan bisa menganggap istri baru seperti Laura. kau tidak akan pernah bisa dirampas oleh siapa saja" (hlm. mulai mencairkan sikap Hezan dalam hal keengganannya untuk menikah lagi.Betapa tidak. Cintaku kepada Laura tidak akan dapat kualihkan kepadanya.21). dalam perkembangannya kemudian. Meminta ayah untuk mencari pengganti Ibu. Aku akan melupakan semua perasaan yang terpendam ini. Kalau kau memang telah ditakdirkan untuk menjadi milikku. 121). Belakangan.. "Cinta kita adalah cinta tua. Begitulah. sosok wanita yang sedikit banyak mengingatkannya kepada Laura. Pada mulanya Hezan beranggapan bahwa tak ada artinya perkawinannya nanti jika hanya karena hendak menghindari dosa. almarhumah. perkawinannya itu mesti dilandasi oleh perasaan cinta. persoalannya bukan lagi pada kekhawatirannya mengkhianati cinta kepada istrinya. Nuning pula yang kemudian ia tetapkan sebagai calon istrinya yang baru.. tidak ada alasan baginya untuk menolak Nuning sebagai ibu tirinya. Karena bagaimanapun juga. Itulah yang membuat Hezan lebih suka melakukan hubungan gelap—tanpa nikah— daripada harus kawin. melainkan kemunafikannya sendiri. perempuan yang sudah mulai berumur itu pur. 49). Setelah lima belas tahun mendampinginya dan membesarkannya setelah kepergianmu. dirasakan pula oleh Prapti berkenaan dengan usul agar ayahnya mencari pengganti ibunya. Sampai di mana sebenarnya cintaku pada Ibu? Mungkin cintaku terlalu besar kepada ayah. Hezan seolah-olah hendak mengadukan persoalannya kepada Laura. munculnya Nuning.

yang sama: "Datanglah. Pertentangan batin pada diri sang ayah atau anak (Prapti) cukup menarik karena persoalannya memang tidaklah sesederhana yang diduga. 123). Di luar. duda itu mencari kchangatan kepada perempuan lain. datanglah sekali lagi. Namun. Daftar Pustaka . Aku akan membukakan pintu ini lebar-lebar untukmu" (hlm. Jadi. seputar itulah persoalan yang dikembangkan dalam novel ini. sesungguhnya ia telah membangun topeng kemunafikan. Yang menarik dalam novel ini adalah adanya usaha pengarang untuk mengangkat konflik psikologis yang terjadi pada diri para tokohnya. di balik itu semua. Novel ini meraih Hadiah Perangsang Kreasi Sayembara Mengarang Roman Devvan Kesenian Jakarta pada tahun 1978. *** N ovel ini sebenarnya lebih banyak mengungkapkan konflik batin seorang ayah yang merasa kesepian setelah istri tercintanya meriinggal dunia. hanya karena ingin mcncurahkan perhatian dan kasih sayang kepada putri tunggalnya. Bertahun-tahun ia menduda. tanpa diketahui sedikit pun oleh putrinya.

S. Sofyan O.. Jakarta : PT Gramedia.Mahayana M. Ringkasan dan Ulasan Novel Indonesia Modern. (2000). . Dian A.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->