Kerajaan Kutai

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari
nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tiang untuk menambat hewan yang akan dikorbankan. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman mungkin adalah raja pertama Kerajaan Kutai yang bercorak Hindu. Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang ibukotanya pertama kali berada di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di

tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam yang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai
Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kundungga, gelar anumerta Dewawarman 2. Maharaja Asmawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain
Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India.Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu.Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sangsekerta.Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran namanama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Bogor 2. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Nanggung. Bogor 7. Prasasti yang ditemukan 1. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Desa Tugu. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. Kabupaten Bekasi. Prasasti Tugu. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Prasasti Pasir Awi. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Kabupaten Pandeglang. Ciampea. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Bogor . Selesai penggalian. Ciampea. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Prasasti Muara Cianten. Ciampea. Prasasti Kebon Kopi. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. 3. Bogor 5. Citeureup. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Bogor 6. Prasasti Ciaruteun. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Kecamatan Munjul. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. ditemukan di Kampung Batutumbu.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Prasasti Jambu. Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. 4.Tarumanagara Prasasti Tugu di Museum Nasional • Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. sekarang disimpan di museum di Jakarta. Banten. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Kecamatan Tarumajaya. Empat di Bogor.

yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. prasasti ditemukan di Pasir Muara. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. halaman 161. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. Cianten dan Ciaruteun. Pada zaman ini. berbahasa Sansekerta. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). ada pula gambar sepasang "pandatala" (jejak kaki). tempat itu masih dilaporkan dengan nama Pasir Muara. Isinya adalah puisi empat baris. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Sampai abad ke-19. pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. di tepi sawah. Prasasti ini peninggalan Purnawarman.Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. sarga 3. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. beraksara Palawa. Prasasti Telapak Gajah Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: . Selain itu. Prasasti Pasir Muara Di Bogor.

Berita Dinasti Sui. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka. yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien 2. 1. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan). di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. Berita Fa Hien. Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. Kecamatan Leuwiliang. 3. Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. Berita Dinasti Tang. Bahkan diberitakan juga. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. . Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini.asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. Menurut mitologi Hindu. ung.jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. sarga 1. Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah.

Ditinjau dari segi ini.561 M) Raja Tarumanagara ke-7. Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). ayah Suryawarman. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. parwa I. parwa II sarga 3 (halaman 159 . Pustaka Jawadwipa. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. yang kemudian digantikan oleh putranya. sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Dharmayawarman (382-395). Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. Pustaka Nusantara. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. Sayangnya.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Bogor dan Cirebon. . Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Naskah Wangsakerta Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. Hal ini berarti. Jakarta.VIII).

melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Manikmaya. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. digantikan menantunya. Garut. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. Tarusbawa. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. mendirikan kerajaan baru di Kendan. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. raja Tarumanagara terakhir. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Secara otomatis. Dalam tahun 526 M. misalnya. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 . Linggawarman. menantu Suryawarman. yaitu Tarusbawa. Pada tahun 669.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan.

Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia. yaitu Kerajaan Melayu dan Kerajaan Sriwijaya. Nama kerajaan Sriwijaya selanjutnya mendominasi hamper seluruh informasi tentang kerajaan dari Sumatra pada abad ke -7 hingga ke-11. Kerajaan Sriwijaya mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Raja Balaputradewa. Dari Prasasti Kedukan Bukit (683). Sepanjang abad ke-8. Dari cerita I-Tsing. Berdasarkan buktibukti sejarah yang bias ditemukan. putra Adwayawarman memerintah Kerajaan Melayu. Sejarah tentang Raja Balaputradewa dimuat dalam dua prasasti. Ekspansi wilayah Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 menuju ke arah selatan dan meliputi daerah perdagangan Jawa di Selat Sunda. digantikan oleh anaknya Anangwarman. Kerajaan Melayu Kerajaan-kerajaan Buddha di Sumatra muncul pada sekitar abad ke-6 dan ke-7. . Pada masa pemerintahan Sri Sanggrama Wijayatunggawarman. Serangan-serangan tersebut menyebabkan kemunduran kerajaan Sriwijaya. Daerah Jambi sebelumnya adalah wilayah kerajaan Melayu. ketika I-Tsing. Jambi. diketahui bahwa Kerajaan Melayu terletak ke dalam Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan terdekat antara India dan Cina. Adityawarman memerintah hingga tahun 1375. Pada masa itu. Kerajaan Melayu diperkirakan berpusat di daerah Jambi. Hal itu disebabkan oleh seranggan yang dilancarkan Kerajaan Chola di bawah pimpinan Rajendracoladewa atas wilayah Sriwijaya di semenanjung Malaya. Raja kerajaan Sriwijaya yang terakhir adalah Sri Sanggrama Wijayatunggawarman. Kemudian. hubungan Kerajaan Sriwijaya dan kerajaan Chola dari India yang semula sangat erat mulai renggang. Pada perkembangannya. Dengan dikuasainya wilayah Jambi. pada mulanya berpusat di sekitar Sungai Batanghari. dan Sunda (kini wilayah Jawa Barat). Kerajaan Sriwijaya memulai peranannya sebagai kerajaan maritim dan perdagangan yang kuat dan berpengaruh di Selat Malaka. Ekspedisi tersebut disebut ekspedisi Pamalayu. Kerajaan Melayu merupakan salah satu kerajaan tertua di Indonesia. Kerajaan Melayu muncul kembali sebagai pusat kekuasaan di Sumatra. Ia menyebutkan bahwa pada abad ke-7 terdapat sebuah kerajaan bernama Kerajaan Melayu yang secara politik dimasukkan ke dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya. pada tahun 1275. Raja Kertanegara dari kerajaan di Jawa mengadakan ekspedisi penaklukan ke Sumatra. wilayah Kerajaan Sriwijaya meluas kea rah utara dengan menguasai Semenanjung Malaya dan daerah perdagangan di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Pada abad 17. Di sepanjang alur Sungai Batanghari ditemukan banyak peninggalan berupa candi dan arca. dapat diketahui bahwa Raja Dapunta Hyang berhasil memperluas wilayah kekuasaannya dengan menaklukan daerah Minangatamwan. bias disimpilkan bahwa Sriwijaya telah menaklukan dan menguasai kerajaan-kerajaan disekitarnya. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Sriwijaya yang muncul pada abad ke-6. yaitu Prasasti Nalanda dan Prasasti Ligor. wilayah kerajaan Sriwijaya meluas hingga meliputi wilayah Kerajaan Melayu. Setelah cukup lama di bawah kekuasaan Sriwijaya. Pada tahun 692. kegiatan perdagangan luar negeri ditunjang juga dengan penaklukan wilayah-wilayah sekitar. adityawarman. pantai timur Sumatra. Sejarah mencatat ada dua kerajaan bercorak Buddha di Sumatra. Sumber sejarah lain yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk keberadaan Kerajaan Melayu adalah catatan dari seorang pengelana dari Cina yang bernama I-Tsing (671-695). tepatnya di tepi alur Sungai Batanghari. Semenanjung Malaya. Catatan mengenai kerajaan-kerajaan di Sumatra didapat dari seorang pendeta Buddha bernama I-Tsing yang pernah tinggal di Sriwijaya antara tahun 685-689 M. Menurut Kitab Negarakertagama. Daerah itu merupakan wilayah taklukan pertama Kerajaan Sriwijaya.

Setelah Balaputradewa dikalahkan. letak kerajaan di Jawa Tenggah dianggap tidak layak lagi untuk ditempati. seperti Candi Sewu. dan Bengawan Solo. Namun. Prasasti ini bertuliskan tahun654 Saka atau 732. terjadi serangan-serangan dari Sriwijawa ke Kerajaan Mataram Kuno. ditulis dengan huruf Palawa yang menggunakan bahasa Sansekerta. menunjukkan telah terjadinya perang saudara antara Rakai Pikatan dengan Balaputradewa. 2. Kerajaan Mataram Kuno diperintah oleh putranya yang bernama Rakai Panangkaran. Sungai Progo. Daerah tersebut memiliki banyak pegununggan dan sungai seperti Sungai Bogowanto. Menurut Prasasti Siwagraha. mengantikan kakeknya di kerajaan Sriwijaya. Kedududkan Sanjaya sangat kuat dan berhasil menyejahterakan rakyat Kerajaan Mataram Kuno. Perpindahan Kerajaan Mataram Kuno dari Jawa Tenggah ke Jawa Timur disebabkan oleh dua hal. Dewan yang terdiri atas lima patih yang dipimpin oleh seorang mahapatih ini sangat penting perananya. Rakai Pikatan mengusahakan agar rakyat dinasti Sanjaya dan Syailndra dapat hidup rukun. Setelah Samaratungga wafat. Pada abad ke-9 terjadi penggabungan kedua dinasti tersebut melalui pernikahan politik antara Rakai Pikatan dari keluarga Sanjaya dengan Pramodawardhani (Putri Raja Samaratungga). Selama abad ke-7 sampai ke-9. Raja Mataram Kuno setelah Rakai Panangkaran berturut-turut adalah Rakai Warak dan Rakai Garung. dibangun kuil pemujaan berbentuk candi. Masa pemerintahan Sanna dan Sanjaya dapat kita ketahui dari deskripsi kitab Carita Parahyangan. pada sekitar abad ke-8. Kerajaan Mataram Kuno didirikan oleh Raja Sanna. setelah Rakai Pikatan wafat. 1. yaitu Prasasti Balitung. Pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno juga sempat berpindah ke Jawa Timur. Hal ini dapat dapat diketahu dari Prasasti Nalanda (India). Balaputradewa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke Swarnadwipa(Sumatra). Terjadinya Letusan Gunung Merapi yang dianggap sebagai tanda pralaya atau kehancuran dunia. perkawinan antara Rakai Pikatan dengan Pramodawardhani tidak berjalan lancer. dari keluarga Syailendra. Candi Plaosan dan Candi Kalasan. diketahui bahwa Raja Rakai Panangkaran beragama Buddha. Dalam prasasti lain. Raja Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya Sanjaya. Daerah ini dahulunya adalah wilayah Dinasti Syailendra. Berdasarkan Prasasti Balitung. Pada masa ini. Rakai Pikatan dan raja-raja Mataram Kuno berikutnya masih tetap menganut agama Hindu Siwa. Seperti Candi Prambanan. Dinasti Sanjaya Prasasti Canggal yang ditemukan di halaman Candi Gunung Wukir memberikan gambaran yang cukup jelas tentang kehidupan politik Kerajaan Mataram Kuno. perkembangan sebuah Kerajaan Mataram Kuno. Hal ini ditempuh dengan cara mengundang pendeta-pendeta Hindu untuk mengajar di Kerajaan Mataram Kuno. Menurut beberapa Prasasti. Dari bukti-bukti tersebut. Persaingan dengan Dinasti Syilendra yang waktu itu diperintahkan oleh Raja Samaratungga dianggap menghalangi cita-citanya untuk menjadi Penguasa tunggal di Pulau Jawa. wilayah Kerajaan Mataram Kuno menjadi semakin luas kearah selatan (sekarang yogyakarta).Kerajaan Mataram Kuno Di wilayah Jawa Tenggah. yang menyatakan bahwa Raja Deewapaladewa dari Bengala menghadiahkan sebidang tanah kepada Raja Balaputradewa dari Swarnadwipa untuk membagun sebuah biara. Raja Mataram Kuno selanjutnya adalah Rakai Pikatan. penguasa Mataram Kuno. Kekuasaan beralih kepada Balaputradewa yang merupakan adik tiri dari Pramodawardhani. Raja Sanjaya dianggap sebagai pendiri Dinasti Sanjaya. Raja Mataram selanjutnya adalah Rakai Watuhumalang. Raja Mataram Kuno yang diketahui kemudian adalah Dyah Balitung yang bergelar Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Maha Dambhu . Raja Sanjaya juga mulai pembangunan kuil-kuil pemujaan berbentuk candi. Kemudian. Pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno disebut Bhumi Mataram yang terletak di pedalaman Jawa Tenggah. Stelah Raja Sanjaya meninggal. Raja Rakai Panangkaran banyak mendirikan candi. Besarnya pengaruh Kerajaan Sriwijaya itu menyebabkan Kerajaan Mataram Kuno semakin terdesak ke wilayah timur. Ia kemudian berkuasa sebagai raja. seperti Prasasti Ratu Boko (856). Sanjaya dinobatkan sebagai raja pada tahun 717 dengan gelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Sanjaya menyebarkan pengaruh Hindu di pulau Jawa. kerajaan Mataram Kuno diperintah oleh Rakai Kayuwangi dibantu oleh sebuah dewan penasehat yang juga jd pelaksana pemerintahan.

untuk mendirikan sebuah bangunan suci bagi Dewi Tara dan sebuah vihara bagi para pendeta. Kelurak. Penggantinya. . Rakryan I Halu. kekuatan ekonomi dan politik Kerajaan Sriwijaya makin mendesak kedudukan Mataram di Jawa. Prasasti Kalasan (778). Balaputradewa kemudian melarikan diri ke Kerajaan Sriwijaya dan menjadi raja disana. Pada masa itu. antara lain prasasti Kalasan. Raja Samaratungga meninggal dunia. Prasasti Nalanda (860). Pengaruh Dinasti Syailendra terhadap kerajaan Sriwijaya juga semakin kuat karena Raja Indra menjalankan strategi perkawinan politik. Sri Maharaja Tulodhong juga mengalami nasib serupa. ia melarikan diri ke Kerajaan Sriwijaya. Dibawah pimpinan Sri Maharaja Rakai Wawa. Pada abad ke-8. Pengganti Raja Indra adalah Raja Samaratungga. yaitu Rakryan I Hino sebagai tangan kanan raja yang didampingi oleh dua pejabat lainnya. Prasasti Ratu Boko (856). Bawahan Raja Mataram terdiri atas tiga pejabat penting. Sri Maharaja Daksa. Sementara itu. Hal itu kita ketahui dari prasasti Kalasan yang menyebutkan bahwa Rakai Panangkaran dari keluarga Sanjaya diperintah oleh Raja Wisnu untuk mendirikan Candi Kalasan. Selain struktur pemerintahan baru. Rakai Panangkaran kemudian memberikan Desa Kalasan kepada Sanggha Buddha. Prasasti yang juga dikenal sebagai Prasasti Mantyasih ini adalah prasasti pertama di Kerajaan Mataram Kuno yang memuat silsilah pemerintahan Dinasti Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno. Kedudukannya kemudian digantikan oleh Mpu Sindok yang waktu itu menjadi Rakryan i Hino. Setelah Raja Balitung wafat pada tahun 910. dalam sebuah perang saudara. dibangun Candi Borobudur. Raja Balitung juga menulis Prasasti Balitung. Seluruh masalah ini tidak dapat diselesaikan oleh Rakai Wawa. Raja Indra mengawinkan putranya yang bernama Samaratungga dengan salah seorang putri Raja Sriwijaya. dan Nalanda. penguasa Dinasti Syailendra. Kerajaan Mataram Kuno masih mengalami pemerintahan tiga raja sebelum akhirnya pusat kerajaan pindah ke Jawa Timur. Pada masa kekuasaannya. Dinasti Syailendra Dinasti Syailendra berkuasa didaerah Begelan dan Yogyakarta pada pertengahan abad ke-8. Raja Balitung menyempurnakan struktur pemerintahan dengan menambah susunan hierarki. yang pada masa pemerintahan Raja Balitung menjabat Rakryan i Hino. Kemudian. sebelum Candi tersebut selesai dibangun. yaitu Pramodhawardani. Disebutkan bahwa Raja Balaputradewa adalah putra dari Raja Samaratungga dan cucu dari Raja Indra. Dinasti Syailendra muncul dalam sejarah Kerajaan Mataram Kuno tidak lebih dari satu abad. seperti Kerajaan Singasari dan Majapahit. menyebutkan nama Rakai Panangkaran yang diperintahkan oleh Raja Wisnu.dan Rakryan I Sirikan Struktur tiga pejabat itu menjadi warisan yang terus digunakan oleh kerajaan-kerajaan Hindu berikutnya. Dinasti Sanjaya yang memerintah KerajaanMataram Kuno mulai terdesak oleh dinasti Syailendra. wilayah kerajaan mataram kuno juga dilanda oleh bencana letusan Gunung Merapi yang sangat membahayakan ibu kota kerajaan. Raja Balitung berhasil menyatukan kembali Kerajaan Mataram Kuno dari ancaman perpecahan. yang membuat kacau ibu kota. Ratu Boko. Namun. Beberapa sumber sejarah tentang Dinasti Syailendra yang berhasil ditemukan. menyebutkan Raja Balaputradewa kalah dalam perang saudara melawan kakaknya. Kerajaan Mataram Kuno dilanda kekacauan dari dalam. Ia wafat secara mendadak. Dimasa pemerintahannya. menyebutkan asal usul Raja Balaputradewa.adalah Raja Mataram Kuno yang sngat terkenal. tidak lama memerintah Kerajaan Mataram Kuno. sebuah candi Buddha.

tepatnya di muara Sungai Brantas. wilayah kekuasaan Kerajaan Medang Kemulan mencakup daerah Nganjuk. Mpu Sindok memerintah Kerajaan Medang Kemulan dari tahun 929 hingga 948. Prasasti bertahun 933 yang ditemukan di Tangeran. Dengan mundurnya putri mahkota. Prasasti Mpu Sindok ditemukan di Tangeran. Hal itu dilakukan Raja Airlangga untuk mencegah terjadinya perang saudara. Jenggala beribu kota di Kahuripan dan Panjalu beribukota di Daha. Setahun Kemudian. Raja Wengker berhasil ditaklukannya. Pasuruan. termasuk Sri Maharaja Dharmawangsa. dan Malang. Airlangga memutuskan untuk membagi kerajaan menjadi dua. Mereka hidup bersama dengan para pertapa selama hamper dua tahun sampai akhirnya Airlangga berhasil menguasasi Kerajaan Medang Kemulan kembali pada tahun 1019. rupanya sang putrid tidak berambisi menjadi raja dan memilih menjadi pertapa. Pada awalnya. pada tahun 1032. . Dari beberapa sumber yang ditemukan. pada tahun 1044. Pulau Jawa digambarkan mengalami sebuah pralaya (tragedy) yang menyebabkan banyak orang yang meninggal. Dalam peristiwa itu. Nama permaisuri Mpu Kebi atau Dyah kebi ini dapat ditemukan dalam Prasasti Cunggrang dan Prasasti Geweg. dan Nganjuk. setelah ia memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Airlangga kemudian mengangkat putrinya yang bernama Sanggraman Wijayatunggadewi menjadi Rakryan Mahamantri i Hino untuk menjadi raja. antara lain adalah Prasasti Mpu Sindok dan Prasasti Kalkuta. Airlangga berhasil mengalahkan Raja Wishnupraba dari Waratan. sumber sejarah yang lain adalah Prasasti Kalkuta. Prasasti bertahun 951 M ini berasal dari Raja Airlangga yang menyebutkan silsilah keturunan raja-raja dari Raja Mpu Sindok. Kerajan Jenggala (yang berarti hutan)dan Kerajaan Panjalu (kediri). Narottama. Airlangga (menantu Dharmawangsa) berhasil melarikan diri ke hutan Wonogiri bersama pengawalnya. Kerajaan ini didirikan oleh Mpu Sindok. Airlangga mulai menata negaranya. Namun.Kerajaan Medang Kemulan Kerajaan Medang kemulan diperkirakan terletak di Jawa Timur. kita memperoleh keterangan tentang para pengganti Mpu Sindok. Bangil. Mpu Sindok memerintah bersama permaisuri yang bernama Mpu Kebi. Dari Prasasti Pucangan. Ia dibantu oleh Narottama yang diberi gelar Rakryan Kanuruhan. Surabaya. Akhirnya. Selain Prasasti Mpu Sindok. Setelah musuh-musuhnys dikalahkan. yang bergelar Sri Prameswari Wardhani Mpu Kebi. Ibu kota Medang Kemulan adalah Watan Mas. Dengan bantuan seorang Brahmana bernama Mpu Bharada. Pada tahun 1029. menyebutkan bahwa Raja Mpu Sindok memerintah Kerajaan Medang Kemulan bersama permaisurinya Sri Wardhani Mpu Kebi. Prasasti yang menyebutkan keberadaan Kerajaan Medang Kemulan. Dari prasasti ini di ketahui bahwa pada tahun 1016 Kerajaan Medang Kemulan diserang oleh Kerajaan Wurawari dan Waram. Kerajaan Medang Kemulan dibagi dua. Jombang. Mpu Sindok pernah memangku jabatan sebagai Rakai Halu dan Rakai Mapatih i Hino pada kerajaan Mataram. diketahui bahwa sebelum menjadi raja. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Sri Dharmawangsa dengan gelar Teguh Anantawikramattanggadewa. Raja Wurawari yang dulu menghancurkan Dharmawangsa berhasil dikalahkan. Kedua kerajaan ini masing-masing dipimpin oleh dua putranya.

Penggunaan namanama tersebut menjadi tanda pengenal kepangkatan tertentu di Kerajaan Kediri. terjadi arus pelarian para Brahmana dari wilayah Kediri menuju Tumampel. Bameswara bergelar Sri Maharaja Rakai Sirikan Sri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayatunggadewa. karangan Mpu Dharmaja. Pemerintahan Kameshwara ditandai dengan pesatnya hasil karya sastra Jawa. Perang antara pasukan Kertajaya dan Ken Arok terjadi di Ganter (1222). Raja kerajaan kediri selanjutnya adalah Bameswara. Raja berikutnya adalah Gandra. Raja yang bergelar Sri Jayawarsha Digjaya Shastra Prabhu ini mengaku dirinya sebagai titisan Dewa Wisnu seperti Airlangga. diceritakan bahwa Raja Bameswara adalah keturunan pendiri Dinasti Isyana yang menikah dengan Chandra Kirana.Kerajaan Kediri Raja Sri Jayawarsha merupakan raja pertama Kerajaan Kediri. pemerintahan Kerajaan Kediri dipimpin oleh Raja Kameshwara. . putrid Jayabhaya. terjadi perang saudara ini diabadikan dalam bentuk Kakawin Bharatayuddha yang ditulis oleh Mpu Sedah dan Mpu Punuluh. Perlahan-lahan. Kediri mulai mengalami masalah dan ketidakstabilan. Hal ini karena Kertajaya berusaha membatasi dan mengurangi hak istimewa para kaum Brahmana saat itu. Jayabhaya bergelar Sri Maharaja Sri Warmmeswara Madhusudanawataranindita Suhrtsingha Parkrama Digjayotunggadewa Jayabhayalanchana. Pada masa pemerintahannya. Para pejabat diberi gelar tertentu dengan nama-nama hewan. Pada masa pemerintahannya. di daerah Tumapel (sekarang Malang) muncul kekuatan baru di bawah pimpinan Ken Arok. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan kekuasaan pasukan Kertajaya dan dengan sendirinya mengakhiri kekuasaan Kerajaan Kediri. Pada masa pemerintahan Jayabhaya. Pada masa pemerintahannya. Peristiwa kemenangan ini diabadikan dalam Prasasti Ngantang. cerita-cerita panji atau kepehlawanan banyak dihasilkan seperti juga bentu cerita kakawin. Jayabhaya berhasil memenangkan perang saudara tersebut sehingga wilayah Kediri berhasil disatukan lagi dengan wilayah Jenggala. tidak banyak diketahui. Dalam kitab Kakawin Smaradahana. Raja kerajaan Kediri berikutnya adalah Kertajaya atau Srengga. seperti Gajah atau Kebo. Kertajaya menyikapi arus pelarian ini dengan mengerahkan tentara Kerajaan Kediri untuk menyerbu Tumapel. Pengganti Jayabhaya yaitu Sarweswara dari Aryyeswara. Gandra menyempurnakan struktur pemerintahan yang diwariskan Kerajaan Medang Kemulan. Setelah Gandra.

Tohjaya berhasil dilarikan oleh para pengawalnya ke luar Istana. Dalam menjalankan pemerintahan. Kertanegara dibantu oleh tiga orang pejabat bawahan. Pada tahun1227. masa pemerintahan Ken Arok berakhir ketika ia dibunuh oleh anak tirinya Anusapati. Tohjaya membunuh Anusapati juga dengan mengunakan keris Mpu Gandring. Tunggul Ametung adalah Bupati Tumapel yang dibunuh Ken Arok. sebagai balas dendam terhadap kematian Ayahnya. anak Mahisa Wong Ateleng. Para Brahmana tersebut melarikan diri ke Tumapel. yaitu Panji Tohjaya. Ranggawuni dibantu oleh Mahisa Cempaka. Ketika Wishnuwardhana meninggal di Mandaragiri. Rakryan i Sirikan dan Rakryan i Halu. tetapi akhirnya meninggal di Katalang Lumbang. Tohjaya yang mengetahui bahwa ayahnya dibunuh oleh Anusapati. merencanakan pembalasan dendam. Setelah Wafat. Panji Sabrang. yaitu Rakryan Apatih. Pemberontakan Ranggawuni berhasil menyerbu masuk ke istana dan melukai Tohjaya dengan tombak. Setelah Ken Arok wafat. Setelah tohjaya wafat. Pada tahun 1254. Setelah ayahnya wafat. Tohjaya kemudian mengantikan Anusapati menjadi Raja di Kerajaan singasari pada tahun 1248. Wishnuwardhana menobatkan anaknya yang bernama Kertanegara sebagai Yuwaraja atau Kumararaja (Raja Muda). Kertanegara sebagai raja muda langsung dinobatkan sebagai Raja Singasari. Di Candi Jago (Jajaghu) sebagai Buddha Amoghapasha dan di Candi Weleri sebagai Siwa. jenazahanusapati diperabukan di Candi Kidal. . Tahta kerajaan Singasari kembali kosong. memperoleh anugrah kedudukan sebagai Ratu Angabhaya. Anusapati memerintah sampai tahun 1248. anak Anusapati. Panji Wregola. Dari perkawinannya dengan Ken Dedes. Untuk mengatur soal keagamaan.Kerajaan Singasari Sumber sejarah tentang Kerajaan Singasari di Jawa Timur adalah kitab-kitab kuno. yaitu Anusapati yang merupakan anak Tunggal Tunggul ametung dan Ken Dedes. masih terdapat pula tiga orang pejabat bawahan. Namun. ia mengalami kekalahan dan meninggal. yaitu Rakryan i Hino. diangkat pejabat yang disebut Dharmadhyaksa ri Kasogatan. Ken Arok mempunyai empat orang anak. Kemudian. Rakryan Demung. pejabat terpenting kedua di Kerajaan Singgasari dengan gelar Narasinghamurti. di Kerajaan Kediri berlangsung perselisihan antara Raja Kertajaya dengan para Brahmana. Kedua kitab itu berisis sejarah raja-raja. Agni Bhaya. Panji Sudhatu. Diceritakan bahwa Ken Arok dibunuh dengan menggunakan keris Mpu Gandring yang di pakai untuk membunuh Tunggul Ametung. naik tahta sebagai raja kedua Kerajaan Singasari. yaitu Mahisa Wong ateleng. Ken Arok mempunyai empat orang anak. ia dimuliakan di dua tempat yang berbeda. Kemudian Ken Arok dimakamkan di Kagenengan (sebelah selatan Singasari). saudara tiri Anusapati dari ibu yang sama. dan Rakryan Kanuruhan. Ken Arok menyatukan Kerajaan Kediri dan Tumapel. seperti Pararaton (Kitab Raja-Raja) dan Negarakertagama. serta mendirikan Kerajaan Singasari. Dengan wafatnya Tohjoyo. Dari istri yang pertamanya yang bernama Ken Umang. dalam pertempuran di Ganter. Kerajaan Singasari dan majapahit yang saling berhubungan erat. Anusapati yang bergelar Amusanatha. Dibawah ketiga Mahamantri. Ketika Ken Arok berkuasa di Tumapel. Ia bergelar Sri Rangga Rajasa (Rajasawangsa) atau Girindrawangsa di Jawa Timur. Mahisa Cempaka yang telah membantunya merebut tahta. dan Dewi Rimbu. Ken Arok juga memiliki seorang anak tiri. Ia tidak lama memerintah karena terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh orang-orang Sinelir dan Rajasa yang digerakkan oleh Ranggawuni. Ranggawuni naik tahta pada tahun 1248 M dengan gelar Sri Jaya Wishnuwardhana. dan Dewi Rambi. Kertanegara mendampingi ayahnya memerintah sampai tahun 1268.

Raja Kertanegara menolak mengirim upeti atau utusan sebagai pernyataan tunduk. Pada tahun 1292. Tujuh pengiriman arca dan penaklukan Kejaan Melayu adalah untuk menghadang rencana perluasan kekuasaan Kaisar Kubilai Khan dari Cina. Sementara itu. Raja Jayakatwang di Kerajaan Kediri yang menjadi bawahan Kerajaan Singasari melihat kesempatan yang baik untuk merebut kekuasaan. Raja Kediri. Raja Kertanegara menolak mengirim upeti atau utusan sebagai pernyataan tunduk kepada Cina. ia mengirim pasukan ke Sumatra untuk menguasai Kerajaan Melayu yang disebut sebagai ekspedisi Pamalayu. Raja Kertanegara beserta para pejabat dan pendeta sedang melakukan upacara Tantrayana sehingga dapat dengan mudah mereka semua dibunuh oleh musuh. beserta rayatnya menyambut hadiah itu dengan suka cita. Hal ini menunjukkan bahwa Kerajaan Melayu secara resmi berada dibawah kekuasaan Raja Kertanegara. Kerajaan Singasari akhirnya berhasil direbut oleh Jayakatwang. Kertanegara juga membawa putrid Melayu kembali ke Singasari untuk dinikahkan dengan salah seorang bangsawan Singasari. Kerajaan Melayu berhasil di taklukan tahun1260. Peristiwa ini diabadikan pada alas patung Amoghapasha di Padangroco (Sungai Langsat) yang berangka tahun 1286. Raja Melayu saat itu. Menurut cerita. Tribhuwana atau Raja Mulawarmandewa. . Kertanegara bercita-cita memperluas Kerajaan Singasari hingga keluar Pulau Jawa yang disebut dengan istilah Cakrawala Mandala. Sebagian besar pasukan Kerajaan Singasari sedang dikirim ke Sumatra untuk menghadapi serangan pasukan Cina. Pada tahun 1275. utusan Cina bernama Meng K'i dikirim pulang ke Cina sehingga Kaisar Kubilai Khan marah dan mengirim pasukan untuk menyerang Kerajaan Singasari. Ia mempunyai semangat Ekspansionis. Pada tahun 1289. pada saat serangan musuh dating. Diceritakan bahwa sudah beberapa kali utusan dari Cina dating ke Kerajaan Melayu menurut pengakuan untuk tunduk kepada Cina.Raja Kertanegara adalah raja yang terkenal dan terbesar dari kerajaan Singasari. Dalam ekspedisi tersebut. Raja Jayakatwang dengan pasukan Kerajaan Kediri menyerang Ibu kota Kerajaan Singasari.

yang memerintah adalah Ragajaya selitar tahun 1155. Pada tahun 1265 Saka tau 1343. Dari prasasti-prasasti yang ditemukan terlihat bahwa Marakatapangkaja sangat menaruh perhatian pada kesejahteraan rakyatnya. ia memerintah Kerajaan Bali yang berpusat di Singhamandawa. Selama masa pemerintahannya. Buleleng. Kemudian Jayasadhu Earmadewa. dibangun juga tempat-tempat suci dan pesanggrahan bagi peziarah dan perantau yang kemalaman. Ia juga mengusahakn pembangunan candi di Gunung Kawi. Pengganti ratu ini adalah Dharma Udayana Warmadewa. Wilayah kekuasaannya meliputi daerah yang luas termasak Gianjar. Pengganti Tabanendra Warmadewa adalah raja Jayasingha Warmadewa. Airlangga menikah dengan putrid Darmawngasa dari kerajaan Medang Kemulan. Tampaksiring dan Bwahan (Danau Batur). Pada masa pemerintahan Udayana. hubungan Kerajaan Bali dan Mataram Kuno berjalan sangat baik. Ia mengeluarkan 28 buah prasasti yang menunjukkan kegiatan pemerintahannya. Setelah Raja Jayasakti. Pengganti raja Marakatapangkaja adalah adiknya sendiri yang bernama Anak Wungsu. Beberapa ahli memperkirakan ratu ini adalah putrid Mpu Sindok dari kerajaan Mataram Kuno. Raja ini digantikan Sri Suradhipa yang memerintah dari tahun1037 Saka hingga 1041 Saka. Sayangnya upaya ini mengalami kegagalan. kerajaan Bali dipimpin oleh Sri Sakalendukirana. Pengganti Sri Keariwarmadewa adalah Ugrasena. . Sri Kesariwarmadewa adalah raja pertama di Bali dari Dinasti Warmadewa. cicit Mpu Sendok yang kemudian dikenal sebagai Mahendradata. Prasasti Sanur dibuat oleh Raja Sri Kesariwarmadewa. kemudian dipindah ke Gelgel dan Klungkung. Ia memerintah pada tahun 905 Saka atau 938. Putra kedua Udayana ini menjadi raja Bali berikutnya karena putra mahkota Airlangga menjadi raja Medang Kemulan. Raja ini berusaha mempertahahankan kemerdekaan Bali dari seranggan Majapahit yang di pimpin oleh Gajah Mada. Setelah Udayana wafat. Raja Suradhipa kemudian digantikanJayasakti. yaitu pembebasan beberapa desa dari pajak sekitar tahun 837 Saka atau 915. Ia meninggal pada tahun 1080 dan dimakamkan di Gunung Kawi (Tampak Siring). Pada sekitar tahun 855 Saka atau 933. Anak Wungsu adalah raja dari Wangsa Warmadewa terakhir yang berkuasa di kerajaan Bali karena ia tidak mempunyai keturunan. Desa-desa tersebut kemudian dijadikan sumber penghasilan kayu kerajaan dibawah pengawasan hulu kayu (kepala kehutanan). Marakatapangkaja naik tahta sebagai raja Kerajaan Bali. Bali dikuasai Majapahit. Raja terakhir Bali adalah Paduka Batara Sri Artasura yang bergelar Ratna Bumi banten (Manikan Pulau Bali). dekat Tampak Siring. Ia digantikan oleh Raja Jayapangus (1177-1181). Ratu ini bergelar Sri Maharaja Sri Wijaya Mahadewi. Pemerintahan kerajaan Bali selanjutnya dipimpin oleh seorang ratu. Hal ini disebabkan oleh adanya pernikahan antara Udayana dengan Gunapriya Dharmapatni. Pada masa itu banyak dihasilkan prasasti-prasasti yang menggunakan huruf Nagari dan Kawi serta bahasa Bali Kuno dan Sangsekerta. ia berhasil membagun pemandian suci Tirta Empul di Manukraya atau Manukaya. Setelah anak Wungsu. Masa pemerintahan kedua raja ini tidak diketahu secara pasti. Pusat kekuasaan mula-mula di Samprang. Ugrasena membuat beberapa kebijakan.Kerajaan Bali Informasi tentang raja-raja yang pernah memerintah di Kerajaan Bali diperileh terutama dari prasasti Sanur yang berasal dari 835 Saka atau 913. Setelah berhasil mengalahkan suku-suku pedalaman Bali. Pengganti Ugrasena adalah Tabanendra Warmadewa yang memerintah bersama permaisurinya.

Setelah Jayabhupati. putra Jayadewata. diperkirakan bahwa di Kerajaan Pajajaran telah terdapat penduduk yang beragama islam. Raja Pajajaran selanjutnya adalah Jayabhupati. Ketika perang Bubat terjadi. lalu Sang Ratu Jayadewata. tahta Kerajaan Pajajaran kemudian direbut oleh saudara Raja Sena yang bernama Purbasora. Pengganti Samiam. Ketika itu. jawa Barat. Sri Baduga Maharaja bersama seluruh pengiringnya tewas. Raja Sena dan keluarganya terpaksa meninggalkan keratin. Pada masa pemerintahannya. Hyang Bunisora berkuasa selama 14 tahun. berusaha mempertahankan ibu kota Pajajaran dari pasukan Maulana Hasanuddin dan putranya. Pada masa pemerintahan Sang Ratu Jayadewata. Oleh karena itu Jayadewata bermaksud meminta bantuan Portugis di Malaka untuk menghadapi kerajaan Demak. Hal ini tergambar dari tulisan seorang ahli sejarah Portugis yang bernama Tome Pires (1513) yang mengatakan bahwa di wilayah timur kerajaan ini terdapat banyak penganut Islam. Kerajaan Pajajaran selanjutnya diperintah secara berurutan oleh Wastu Kencana. Tidak lama kemudian. yaitu Prabu Ratu Dewata. Pada Prasasti Batu Tulis. Namun. Setelah pelabuhan Sunda Kelapa direbut oleh Kerajaan Demak. Usaha itu terlambat karena pada tahun1527. Pada masa pemerintahannya. pasukan yang dipimpin oleh Falatehan dari Demak berhasil menguasai pelabuhan Sunda Kelapa. pelabuhan terbesar Kerajaan Pajajaran. Raja Sena berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajajaran. Pada tahun1579. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1357 dan disebut dalam kitab Pararaton sebagai Perang Bubat. Maulana Yusuf. Tohaan. Kerajaan Pajajaran diambil alih oleh Hyang Bunisora (1357-1371). Orang-orang Hindu Pajajaran yang tidak mau tunduk pada penguasa Islam akhirnya melarikan diri kedaerah pedalaman dan kemudian hidup sebagai suku Badui. raja ini disebut juga Prabu Guru Dewataprani. Raha Wastu kemudian digantikan oleh Hayam Wuruk. Namun. Kerajaan diperintah oleh Rahyang Niskala Wastu Kencana. Raja pertama Kerajaan Pajajaran bernama Sena. Kerajaan Pajajaran akhirnya runtuh setelah Kerajaan Banten yang bercorak Islam berhasil menguasai Ibu kota kerajaan. pengaruh Islam dari Kerajaan Demak di Jawa Tegah mulai mengancam Kerajaan Pajajaran. yang berkuasa di Pajajaran adalah Ratu Samiam. Kerajaan Pajajaran harus menghadapi serangan Kerajaan Banten dari arah barat.Kerajaan Pajajaran Pusat Kerajaan Pajajaran awalnya terletak didaerah Galuh. Kerajaan Pajajaran mengembangkan ajaran Hindu Waisnawa. Tampaknya pengaruh Islam belum masuk ke pusat kerajaan. pusat kerajaan dipindahkan ke Kawali. . pengasuh putra mahkota Wastu Kencana yang masih kecil.

sebelum ia dapat menundukan Nusantara. Pada awal pemerintahannya Jayanegara harus menghadapi sisa pemberontakan yang meletus dimasa ayahnya masih hidup. Padahal rasa buah itu biasanya manis. Pada tahun 1295. Namun pemberontakan itu pemberontakan itu dapat dipadamkan oleh Gajah Mada. Ia menggabungkan diri dengan pasukan cina dan menyerang Raja Jayakatwang di Kediri. Hampir seluruh wilayah Nusantara tunduk pada Majapahit. Mereka tidak mengetahui bahwa Raja Kertanegara dari Singasari itu telah meninggal dikalahkan oleh Raja Jayakatwang dari Kediri.. Kerajaan Kediri tidak mampu menghadapi serangan itu. Hayam Muruk dinobatkan sebagai raja Majapahit dan bergelar Sri Rajasanagara. Ratu Tribuanatunggadewi mengundurkan diri setelah berkuasa 22 tahun. Ia mencari perlindungan kepada Bupati Madura yang bernama Arya Wiraraja. Gajah Mada diangkat sebagai Patih Hamangkubumi. Hayam Wuruk tidak memiliki putra mahkota. Meninggalnya Gajah Mada menjadi titik tolak kemunduran Majapahit. Raden Wijaya naik tahta sebagai Raja Majapahit pada tahun 1293 dengan gelar Sri Kertarajasa Jayawardhana. Raja Jayanegara diselamatkan oleh pasukan pengawal (Bhayangkari) yang dipimpin oleh Gajah Mada ia kemudian diungsikan ke Desa Bedager. Dibawah pemerintahan Hayam Wuruk dan Gajah Mada. Setelah Raden Wijaya wafat. putera permaisuri Tribuwaneswari yang bernama Jayanegara menggantikannya sebagai Raja Majapahit. Pembrontakan yang paling berbahaya adalah pemberontakan di Sadeng dan Keta pada tahun 1331. Pada tahun 1292. Gajah Mada meninggal tahun 1364. Tujuan mereka adalah menghukum Raja Kertanegara yang menyatakan tidak mau tunduk kepada Kaisar Kubilai Khan dari Cina. yaitu Candi Simping (Sumberjati) dan Candi Artahpura. mereka menenukan sebuah pohon maja yang berubah pahit. Raden Wijaya mengambil kesempatan untuk merebut kembali Kerajaan Singasari. berturut-turut pecah pembrontakan yang dipimpin oleh Rangga lawe dan disusul oleh Saro serta Nambi.kerajaan Majapahit Kerajaan bercorak Hindu yang terakhir dan terbesar di pulau Jawa adalah Majapahit. Mereka tidak menyaka kalau kesempatan itu dipakai oleh Raden Wijaya untuk balik menyerang mereka. Raden Wijaya wafat pada tahun 1309 dan mendapat penghormatan di dua tempat. Raden Wijaya berhasil melarikan diri. Sejak saat itu Kerajaan Majapahit dianggap sudah berdiri. Oleh karena ia tidak mempunyai putra ia kemudian digantikan oleh adik perempuannya Bhre Kahuripan yang bergelar Tribuanatunggadewi Jayawishnuwardhani. Pada tahun 1350. Ia wafat pada tahun 1372. Jawa Timur. Pembrontakan-pembrontakan itu bisa dipadamkan.000 buah kapal dengan 20. Melihat peluang ini. Raja Wijaya adalah menantu Raja Kertanegara dari kerajaan Singasari. Kemenangan itu membuat pasukan Cina bergembira dan berpesta pora. ia membangun pemuliman di Desa Tarik yang kemudian diberi nama Majapahit tersebut. Nama kerajaan ini berasal dari buah maja yang pahit rasanya. Setelah itu Gajah Mada bersumpah di hadapan Raja dan para pembesar kerajaan bahwa ia tidak akan amukti palapa (memakan buah palapa). Tahta kerajaan Majapahit diberikan pada menantunya yang bernama Wikramawardhana (suami dari putri mahkota Kusumawardhani). Pasukan Raden Wijaya berhasil mengusir armada Cina kembali ketanah airnya. armada Cina yang terdiri dari 1. Hayam Wuruk . Ketika orang-orang Madura bernama Raden Wijaya membuka hutan di Desa Tarik. Daerah ini merupakan daerah yang diberikan Raja Jayakateang dari Kerajaan Kediri kepada Raden Wijaya. Dari kitab Negarakertagama. Setelah Gajah Mada tidak ada negarawan yang kuat dan bijaksana. Pada saat Kerajaan Singasari diserbu dan dikalahkan oleh Jayakatwang. Dengan bantuan orang-orang Madura. Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Pada tahun 1350. digambarkan adanya beberapa pemberontakan di masa pemerintahan Ratu Tribuanatunggadewi.000 orang prajurit tiba di Tuban. Kerajaan Majapahit menguasai wilayah yang sangat luas. Selain pembrontakan Kuti dan Sumi. Suaminya bernama Cakradhara yang berkuasa di Singasari dengan gelar Kertawerdhana. Raja Jayanegara wafat tahun1328 karena dibunuh oleh salah seorang anggota dharmaoutra yang bernama Tanca. Raja Jayakatwang berhasil dikalahkan. lahirlah putra mahkota Kerajaan Majapahit yang diberi nama Hayam Wuruk. Keadaan semakin memburuk setelah Hayam Wuruk juga meninggal pada tahun 1389. Pada tahun 1334. Oleh karena itu mereka menamakna permukiman mereka itu sebagai Majapahit.

Kerajaan Majapahit runtuh sekitar tahun 1500-qn yang didasarkan pada tahun bersimbol Sima Bang Kertaning Bhumi. Wikramawardhana berniat untuk menjadi pendeta dan menunjuk putrinya. dia bukan anak dari permaisuri sehingga tidak berhak mewarisi tahta Kerajaan Majapahit. Tidak ada lagi raja yang kuat dan mampu memerintah kerajaan yang demikian luas. Suhita.sebenarnya memiliki putra yang bernama Bhre Wirabhumi. Masalah kembali timbul ketika tahta Kerajaan Majapahit kembali kosong setelah Kusumawardhani meninggal dunia pada tahun 1400. Parang saudara ini semakin melemahkan Kerajaan Majapahit. pecah perang antara keluarga Wikramawardhana dan Wirabhumi yang dikenal sebagai Perang Paregreg. Wirabhumi tetap diberi kekuasaan di wilayah kekuasaan di wilayah Kerajaan sebelah Timur. Dengan cara tersebut. yaitu Blambangan. Perang Paregreg baru berakhir pada tahun 1406 dengan terbunuhnya Bhre Wirabhumi. Pada tahun 1401. kemungkinan perpecahan antara Bhre Wirabhumi dan Wikramawardhana berhasil diredam. . Satu demi satu daerah kekuasaannya melepaskan diri. menjadi ratu Kerajaan Majapahit. Namun. Menurut catatan. Meskipun demikian.

Catatan dari zaman Dinasti Tang Cerita Cina pada zaman Dinasti Tang (618 M . bersama Malayu dan Tarumanagara yang sebelumnya telah ditaklukan Sriwijaya. Setelah Maharani Shima meninggal di tahun 732 M. yaitu Brantasenawa. Berita Cina Berita keberadaan Ho-ling juga dapat diperoleh dari berita yang berasal dari zaman Dinasti Tang dan catatan I-Tsing. yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri. Keterangan tentang Kerajaan Ho-ling didapat dari prasasti dan catatan dari negeri Cina. Letak pusat kerajaan ini belumlah jelas. Ketiga kerajaan tersebut menjadi pesaing kuat jaringan perdagangan Sriwijaya-Buddha. kemungkinan berada di suatu tempat antara Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Jepara sekarang. Kemudian Raja Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga. yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban. .Kerajaan Kalingga Letak pusat kerajaan Kalingga Kalingga adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732 M). Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian disebut Bumi Mataram. Maharani Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha yang menikah dengan raja ketiga dari Kerajaan Galuh. dan kemudian mendirikan Dinasti/Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno.906 M) memberikan tentang keterangan Ho-ling sebagai berikut. Parwati. yang kemudian menjadi raja kedua dari Kerajaan Galuh. Pada tahun 752. • Pada abad ke-5 muncul Kerajaan Ho-ling (atau Kalingga) yang diperkirakan terletak di utara Jawa Tengah. Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari Tejakencana. menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama Mandiminyak. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima. dan memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran. Putri Maharani Shima. Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara. akan dipotong tangannya. Kerajaan Ho-ling menjadi wilayah taklukan Sriwijaya dikarenakan kerajaan ini menjadi bagian jaringan perdagangan Hindu. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok.

telah dibuat berbagai bentuk bangunan. dan obat-obatan. Animisme adalah pemujaan terhadap roh nenek moyang yang telah meninggal. beratap daun palem. emas. cakra dan bunga teratai yang merupakan lambang keeratan hubungan manusia dengan dewadewa Hindu. Sedangkan. Bangunan-bangunan tersebut dinamakan peninggalan sejarah. Catatan dari berita Cina ini juga menyebutkan bahwa sejak tahun 674. dan budak. dan singgasananya terbuat dari gading. wangi-wangian. yaitu sebagai berikut. kelasangka. Dalam masyarakat Hindu kita mengenal adanya empat tingkatan masyarakat menurut kasta. kapak. Kasta Ksatria : Para raja dan bangsawan. Para pedagang India menjual barang-barang yang bernilai tinggi.• • • • • Ho-ling atau disebut Jawa terletak di Lautan Selatan. cula badak dan gading gajah. perhiasan. Prasasti menyebutkan tentang mata air yang bersih dan jernih. 2. tetapi cerita ini berbeda dengan cerita Nirwana dalam agama Buddha Hinayana. Peninggalan Hindu di Indonesia 1. Agama Hindu masuk ke Indonesia pada tahun 78 Masehi. Di Ho-ling ada pendeta Cina bernama Hwining. Peninggalan Sejarah dari Masa Hindu-Buddha dan Islam di Indonesia Nenek moyang kita memiliki kebudayaan yang tinggi. Ia bekerjasama dengan pendeta Jawa bernama Janabadra. Kedatangan Agama Hindu Bukti tertulis atau prasasti tentang kedatangan agama Hindu di Indonesia ditemukan di Kalimantan Timur (Kerajaan Kutai) dan di Bogor (Kerajaan Tarumanegara). Kitab terjemahan itu antara lain memuat cerita tentang Nirwana. seperti logam mulia. 1. 3. Kasta Brahmana : Para pendeta dan pemimpin upacara. Catatan I-Tsing Catatan I-Tsing (tahun 664/665 M) menyebutkan bahwa pada abad ke-7 tanah Jawa telah menjadi salah satu pusat pengetahuan agama Buddha Hinayana. 4. di sebelah timurnya terletak Po-Li (Pulau Bali) dan di sebelah barat terletak Pulau Sumatera. Ibukota Ho-ling dikelilingi oleh tembok yang terbuat dari tonggak kayu. kendi. Kasta Sudra : Para petani. Penduduk Kerajaan Ho-ling sudah pandai membuat minuman keras dari bunga kelapa Daerah Ho-ling menghasilkan kulit penyu. tetapi cerita ini berbeda dengan cerita Nirwana. Prasasti Prasasti peninggalan Kerajaan Ho-ling adalah Prasasti Tukmas. Di sebelah utaranya terletak Ta Hen La (Kamboja). Sedangkan. yang menerjemahkan salah satu kitab agama Buddha. Purwodadi di lereng Gunung Merbabu di Jawa Tengah. pedagang Indonesia menjual berbagai jenis kayu dan rempah-rempah. Pembeli barang-barang yang diperdagangkan itu adalah kaum . Sebelum kedatangan agama Hindu. Kasta Weisya : Para pedagang dan pekerja menengah. nenek moyang kita telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. kain. Ada anggapan bahwa masuknya agama Hindu ke Indonesia melalui perdagangan dengan bangsa India. A. buruh kecil. Prasasti itu dibuat pada batu dan ditulis dengan huruf Pallawa dengan bahasa Sanskerta. perak. Pada masa pemerintahannya Kerajaan Ho-ling sangat aman dan tentram. Prasasti bertuliskan huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Pada prasasti itu ada gambar-gambar seperti trisula. dinamisme adalah pemujaan terhadap benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib. Pada zaman kerajaankerajaan di Indonesia. Ia adalah seorang ratu yang sangat adil dan bijaksana. Sungai yang mengalir dari sumber air tersebut disamakan dengan Sungai Gangga di India. Raja tinggal di suatu bangunan besar bertingkat. sedangkan pada masa Islam banyak dibangun masjid. Pada masa Hindu– Buddha dibangun candi-candi. rakyat Ho-ling diperintah oleh Ratu Sima (Simo). Prasasti ini ditemukan di Desa Dakwu daerah Grobogan.

dan Siwa adalah Dewa tertinggi yang disebut ”Tri Murti”. Mataram Kuno 732 M Jawa Tengah Sanjaya. Nama Lokasi/Tempat 1. Balitung 4. yaitu sejumlah aturan atau kewajiban yang harus dilakukan oleh pengikutnya sebagai bagian dari alam semesta. antara lain Dewa Agni (api). Peninggalan Buddha di Indonesia 1. Di Gunung Bromo. Candi Gedongsongo Ungaran. Candi Penataran Jawa Timur 5. Di dalam Agama Hindu dikenal dewa-dewa yang memiliki kekuatan luar biasa. Anggapan masuknya agama Hindu melalui pedagang India didukung dengan adanya perkampungan kaum saudagar India yang dinamakan ”Kampung Keling”. No. Kecuali bentuk candi. Wisnu. 2. Candi-candi Peninggalan Hindu Agama Hindu banyak meninggalkan candi-candi. Galungan dan Kuningan adalah hari raya umat Hindu Bali yang dirayakan dua kali setahun. Raja dianggap sebagai titisan dewa. terutama kurban. di antaranya adalah sebagai berikut. yaitu Rig Weda. Majapahit 1292 M Jawa Timur Hayam Wuruk 3. suku Tengger biasa melaksanakan upacara Kasadha yang dilaksanakan setiap tahun. Semua isi kitab Weda bersangkutan dengan upacara agama. Dewa Wisnu (pemelihara). Hari raya Nyepi dirayakan setahun sekali. Jawa Tengah 3. Bangunan batu tempat menyimpan patung dan dijadikan tempat pemujaan disebut candi. Sama Weda. Salah satu ”Kampung Keling” yang tersisa ada di kota Medan.bangsawan. Kitab Weda terdiri dari empat bagian yang disebut ”Catur Weda”. Kerajaan Berdiri Tempat Raja Terkenal 1. . maka raja juga sering dibuat patungnya. dan Dewa Siwa (perusak). Keseluruhan alam pikiran dalam kitab Weda disebut ”Vedisme”. Dewa Bayu (angin). ada pula peninggalan Hindu yang berbentuk upacara tradisional yang dilakukan pada waktuwaktu tertentu. Tarumanegara 400 M Jawa Barat Purnawarman 3. Jawa Tengah 2. Weda merupakan kitab yang berisi filsafat dan ajaran agama. Kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia No. Dewa Brahma. dan Atharwa Weda. Dewa Indera (perang). Dewa Brahma (pencipta). Singasari 1222 M Jawa Tengah Ken Arok. Candi Dieng Dataran Tinggi Dieng. Kediri 1100 M Jawa Timur Jayabaya 5. Candi Gunung Wukir Daerah Magelang. Candi Muara Takus Jambi Candi-candi Hindu biasanya berfungsi sebagai tempat untuk pemujaan terhadap Dewa Tri Murti. masyarakat Bali yang beragama Hindu mengenal ritual tertentu. Kitab suci agama Hindu adalah Weda. Dewa Candra (bulan). dengan melakukan kegiatan diam dan mematikan semua penerangan di dalam rumah. Yajur Weda. Kutai 400 M Kalimantan Timur Mulawarman 2. Upacara ini merupakan budaya peninggalan Hindu Syiwa yang masih dilestarikan masyarakat suku Tengger sampai sekarang. Ajaran Buddha Inti ajaran Buddha adalah Dharma. misalnya upacara ngaben (pembakaran jenazah) dilakukan dengan tujuan agar roh dan jasad orang yang meninggal dapat kembali ke asalnya (Maha Atman). Pernahkah daerahmu mengadakan upacara adat atau tradisional? Coba sebutkan apa saja yang kamu ketahui tentang upacara itu! B. Fungsi candi juga sebagai tempat penyimpanan barang-barang milik raja. Dalam candi ada arca dan ruang khusus untuk pemujaan. Peninggalan Sejarah dari Masa Hindu√Budha dan Islam di Indonesia 3 Selain memiliki candi dan pura. Jawa Tengah 4. Kertanegara 6.

Peninggalan Buddha Candi-candi dengan stupa di atasnya merupakan simbol tempat peribadatan agama Buddha. dan tongkat atau jarum di atasnya. jarum untuk menjahit baju.300 gambar relief. Upacara tradisi agama Buddha dilaksanakan setiap tahun. di mana manusia masih dipengaruhi oleh nafsu yang tidak baik. panjang seluruhnya mencapai 2. berbicara benar. Jawa Tengah. Kamadhatu : Tingkat paling rendah. terdiri dari empat lorong dengan 1. 2. Candi ini terdiri dari tiga tingkatan yang menggambarkan Kamadhatu. Peringatan Tri Suci Waisak memiliki daya tarik wisata baik domestik maupun mancanegara. yaitu sebuah mangkuk untuk makan. 72 terletak pada stupa terawang. Kamadhatu adalah dasar candi dengan kaki candi tertutup 13. Tujuannya adalah untuk mengenang kelahiran. berniat benar. Pada tahap ini. Kesederhanaan Sang Buddha merupakan ciri utama yang diikuti oleh para biksu (laki-laki) dan biksuni (perempuan) di Wihara.Aturan itu bertujuan agar manusia melepaskan diri dari kekangan karma agar mencapai kesempurnaan hidup. berusaha benar. dan Arupadhatu. Jika diukur. a. hukuman. Tokoh ajaran Buddha adalah Sidharta Gautama atau Sang Buddha Gautama. manusia berjuang mengatasi godaan-godaan untuk melepaskan hawa nafsu yang tidak baik tersebut. dan Candi Sewu. Menurut kepercayaan agama Buddha.000 m3 batu andesit. antara lain Candi Kalasan. manusia tidak ada bedanya dengan binatang buas. Candi Pawon.212 panel berukir. yang dilahirkan pada tanggal 12 Rabiulawal 571 M (20 April 571 M). Beliau adalah putra dari . Candi Plaosan. dan berkehidupan benar. mangkuk yang ditelungkupkan. C. Candi-candi Buddha lainnya. yaitu Nirwana. Seluruh bahan termasuk dasar candi. 1. Upacara itu disebut ”Tri Suci Waisak” yang dilaksanakan di kawasan Candi Borobudur. dengan bentuk lingkaran-lingkaran yang memuat 72 patung Buddha di dalam stupa terawang dan satu stupa induk besar. alam semesta dibagi tiga. Kitab suci agama Buddha adalah ”Tripitaka”. Lebar tiap sisi candi 123 m. Rupadhatu : Tingkat kedua di mana manusia berusaha memerangi hawa nafsu yang tidak baik. dan karma. Kehidupan dan proses penitisan itu pada dasarnya adalah penderitaan.5 km dengan 1. dan karma. Arupadhatu. c.000 m3 batu serta 160 relief tersembunyi. Proses kehidupan manusia saat ini merupakan kelanjutan kehidupan sebelumnya. manusia harus berlaku benar. Ini disebut penitisan (reinkarnasi). dan pisau untuk mencukur rambut. Candi Mendut. hukuman. yaitu sebagai berikut. 3. Candi Sari. Rupadhatu. b. Jumlah patung 504 patung Buddha. Pada tahap ini. sedangkan 432 dalam relung terbuka. Arupadhatu : Tahap di mana manusia mencapai kesempurnaan dan terlepas dari urusan duniawi. dan moksa-nya sang Buddha. Simbol kekayaan yang dimiliki oleh penganut Buddha digambarkan dalam bentuk ”stupa” yang merupakan gambaran tumpukan baju. Perlengkapan hidup yang boleh dimiliki oleh seorang biksu atau biksuni hanya tiga macam. Rupadhatu. 2. Masuknya Agama Islam Agama Islam lahir di Tanah Arab oleh Nabi Muhammad saw. Peninggalan Islam di Indonesia 1. terdiri dari 55. kematian. Agar manusia lepas dari penderitaan. Untuk mengenang kebesaran Sang Buddha Gautama banyak candi diberi hiasan patung Siddharta Gautama. Candi Borobudur terletak di Magelang.

dan Persia. Seni sastra : Syair Melayu ajaran Hamzah Fansuri. d. Tuban. Kerajaan Ternate. Kitab/primbon : Kitab bercorak kegaiban. Pada abad ke-14. Jalur Perdagangan Perdagangan dan pelayaran berfungsi sebagai sarana dalam menyiarkan agama Islam. Jalur Seni dan Budaya Seni juga dapat menjadi sarana berkembangnya agama Islam di Nusantara. Malaka menjadi pusat perdagangan. dan Gresik. Contohnya adalah seni bangunan. perkawinan. Raja yang terkenal membawa kemajuan pesat adalah Sultan Iskandar Muda. mereka membawa pengaruh dan menyebarkan ajaran Islam. Kota dagang yang mula-mula menjadi Islam adalah Samudera Pasai. Sekarang kita mengenal pondok pesantren. seni ukir. Berikut peninggalan-peninggalan dari masa kejayaan kerajaan Islam. merupakan percampuran adat Aceh dan Islam. Bangunan : Masjid. a. Adat istiadat : 1. Seni wayang : Wayang kulit pada masa Sunan Kalijaga. seni tari. kerajaan pertama yang bercorak Islam adalah Kerajaan Samudera Pasai. Di antaranya. Para pedagang muslim masuk ke Indonesia kira-kira pada abad ke-7. jalur perdagangan. b. Dalam perkembangannya. gerbang/gapura masjid. Jalur Pendidikan Munculnya pesantren-pesantren yang mendapat perlindungan dari penguasa. Seni ukir : Ukiran kayu/batu yang bercorak Islami dan berkembang menjadi kaligrafi. Penyebaran agama Islam di Indonesia melalui beberapa jalur. pesantren modern. b. Makuta Alam. adat istiadat. Kerajaan Banten. pada abad ke-13 terbentuk masyarakat muslim di Indonesia. datanglah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu yang pertama. Kerajaan Tidore. Di Pulau Jawa. Peninggalan Sejarah dari Masa Hindu√Budha dan Islam di Indonesia 9 pengembangan Islam. c. dengan rajanya bernama Malikus Shaleh. Demak. mempercepat perkembangan Islam di Nusantara.Abdullah bin Abdul Mutholib dengan Aminah binti Wahab. 2. antara lain Samudera Pasai (abad ke-13). Kerajaan ini terletak di Aceh bagian utara (sekarang Kabupaten Lhokseumawe). . Misalnya: Masjid Agung Demak. Arab. dan Kerajaan Gowa–Tallo. dan pesantren kilat. Pada saat itu. Pada tanggal 17 Ramadhan 610 M (6 Agustus 610 M) ketika Muhammad sedang menyendiri dalam Gua Hira. serta jalur seni dan budaya. dan seni sastra. seni suara. jalur pendidikan. d. misalnya di Jepara. Agama dan peradaban Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang Gujarat. Peristiwa itu dikenal sebagai Nuzulul Qur’an (turunnya wahyu Qur’an pertama) yang menjadi kitab suci agama Islam. Cirebon. Kerajaan Demak. dari suku bangsa Qura’isy. e. Hikayat Banjar. f. Beberapa Peninggalan Islam Kerajaan-kerajaan Islam yang ada di Indonesia. Perkawinan Para pedagang dari luar Nusantara banyak yang menikah dengan penduduk asli sehingga lambat laun mereka juga menganut agama Islam. berisi ramalan dan penetapan hari baik yang ditulis oleh Sunan Bonang. c. Islam berkembang dari kota-kota pelabuhan Banten. Kerajaan Aceh (1514). Sambil berdagang. a.

Candi Plaosan. terletak di dekat Prambanan Candi Gebang.bercorak budha. Di kelompok ini ada 1 candi yang bentuknya khas. terletak di dekat Prambanan. Nganjuk. terletak didekat Candi Sewu Candi Ngawen. terletak di kabupaten Magelang. 2) Candi Peninggalan Kerajaan Medang (Dinasti Isyana) • • • • • • Candi Lor (Anjuk Ladang). gapura). Candi Sari. Candi Sajiwan. terletak di lereng Gunung Sumbing Candi Ijo. Gatotkaca. terletak di kabupaten sleman. terletak di Gunung Penanggungan 3) Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya • • • Kelompok Candi Muara Takus. Riau Kelompok CAndi Gunung Tua. terletak di kaki Gunung Sumbing Candi Pringapus.bernuansa arsitektur budha dan ajaran budha : • • • • • • • • • • • • • Candi Borobudur. 1.Peninggalan Sejarah yang Bercorak Hindu-Budha Peninggalan – peninggalan Sejarah yang Bercorak Hindu-Budha di Berbagai Daerah Peninggalan sejarah kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Budha di daerah-daerah Indonesia umumnya berupa seni bangunan (candi.bermitologi budha. Candi ini dibuat oleh raja yang beragama Hindu. yaitu Candi Biaro Bahal 4) Candi Peninggalan Kerajaan Singasari • • Candi Kidal. dan Candi Wisnu. Candi Brahma. Puntadewa. Candi Banyunibo. petirtaan/pemandian. Di bangun oleh Pramodhawardhani. dan lain-lain Candi Selogriyo. terletak didekat Prambanan Candi Bubrah. seni rupa (relief.Di kelompok ini ada 3 candi induk. Candi Syiwa. Candi Gunung Gangsir. Semar. Di dalamnya terdapat PAtung Padmapani dan Wajrapani Candi Pawon (Bajranalan). terletak di perbatasan Yogyakarta-Klaten. Tapanuli. Candi 1) Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Lama Candi yang bersifat Hindu • • • • • • • • • • • Candi Gunung Wukir. terletak di dekat Yogyakarta Kelompok Candi Lorojonggrang ( Prambanan ). Tampar. Seni Bangunan a. terletak di Bangkinang. terletak di di Bangil. terletak didekat Prambanan. terletak di Blitar Candi Belahan. dibangun oleh Raja Airlingga Pertapaan Pucangan. terletak di lereng Gunung Ungaran Candi Perot. benteng. terletak di dekat Yogyakarta Candi Sambisari. dan patung). terletak di dekat Muntilan. serta karya sastra. terletak di timur Gunung Sundoro Kelompok Candi Gedong Songo. terletak didekat Prambanan Candi Asu. terletak didekat Prambanan Candi Lumbung. misalnya : Bima. Sumatra Utara.terletak di Brebek. terletak di padang sidempuan. terletak di Kabupaten Magelang Candi Kalasan. terletak di sebelah selatan Muntilan Kelompok Candi Dieng. terletak di dekat Pringen . Dikelompok candi ini trdapat beberapa candi yang oleh penduduk setempat diberi nama tokoh wayang. terletak di dekat prambanan. Candi yang bersifat Budha. terletak di kabupaten Magelang. Arjuna. Dibangun pada masa Raja Pikatan Candi Sewu. Dibangun oleh Raja Panangkaran. Candi ini untuk menghormat Awalokiteswara. terletak di Malang Candi Jawi. terletak di Batu Malang Candi Sumber Nanas. terletak di Kabupaten Wonosobo. Candi Songgoroti. dan diperuntukan untuk umat yang beragama Budha Candi Mendut. terletak di dekat Candi Kalasan. terletak di lereng Gunung Sumbing Candi Argopuro.

terletak di Tampaksiring b. yamg berwujud sungai atau pegunungan. terletak di Malang 7) Candi Peninggalan Kerajaan Bali • Kompleks Candi Gunung Kawi. yaitu semacam candi yang dibelah dua. Candi ini menunjukan unsure Jawa asli Candi Samentar. c. terletak di Karanganyar. Candi Plumbangan. terletak di Mojokerto Candi Brahu. ditengahnya untuk jalan keluar masuk. Pertirtaan Pertirtaan merupakan pemandian suci untuk raja dan para bangsawan. Contoh benteng alam adalah benteng yang terdapat di Bukit Ratu Boko yang dikenal dengan nama Candi Ratu Boko. Contoh candi bentar adalah Candi Wringin Lawang . Benteng Istana kerajaan umumnya dibangun di balik benteng yany kuat Benteng ada 2 macam. terletak di Malang Candi Jago. terletak di Pare Candi Kalicilik. Bali Petirtaan Tirta Empul. dibangun dengan sengaja berwujud tembok. Bali. dan Candi Bajang Ratu. yaitu : • • Benteng Buatan. terletak di Blitar Candi Jabung. yaitu berupa bangunan seperti candi yang di tengahnya terdapat pintu untuk keluar masuk. terletak di Blitar Candi Sukuh. terletak di lereng timur Gunung Pananggungan. Mojokerto Petirtaan Gua Gajah. Terletak di desa Manukaya. terletak di Malang 5) Candi Peninggalan kerajaan Majapahit • • • • • • • • • • • • • Candi Simping Candi Rimbi. terletak di Gianyar. terletak di Mojokerto Candi Panataran. terletak di Kediri Candi Tigawangi. parit yang dalam dan ebar Benteng alam. Gapura Ada 2 macam bentuk gapura : • • Kori Agung. terletak di Kraksaan. terletak di Mojokerto Candi Panggih Candi Surawana. Candi ini dibangun oleh Balaputradewa. Tampaksiring. Candi Bentar. terletak di Porong Candi Tikus. terletak di lereng barat Gunung Pananggungan. Probolinggo Candi Pari. terletak di Trowulan.• • Candi Singasari. d. Contoh Kori Agung. antara lain : Candi Jedong. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga Pertirtaan di Candi Tikus. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga Pertirtaan Belahan. Contoh petirtaan yang penting adalah : • • • • • Petirtaan Jalatunda. terletak di Blitar 6) Candi Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan • Candi Badut.

Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan. Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. yakni agama Hindu dan Buddha. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. Bencana alam karena letusan G. yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. Atas : Arca Raja Airlangga.KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. kompleks Candi Dieng. pada abad ke10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. di Candi Belahan. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. At as: Candi Plaosan di Klaten. Sri Maharaja Rakai Warak. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. . Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa. dan Candi Plaosan. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. Setelah Raha Sanjaya wafat. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. Candi Mendut. Pada awal berdirinya. Akan tetapi. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah TAHUKAH KAMU Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). pendiri wangsa Sailendra. Jawa Tengah. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. Candi Borobudur. Candi Sewu. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran. yakni Raja Sanna. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. Jawa Tengah. Jawa Tengah. Kuno yang berlatar agama Buddha. Konon. Ia menggantikan raja sebelumnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful