Industri Minuman Ringan

Di Indonesia, minuman ringan mudah sekali diperoleh di berbagai tempat, mulai dari warung sampai toko-toko kecil. Minuman ringan dikonsumsi oleh semua lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga independen (LPEM Universitas Indonesia) dan sebuah perusahaan riset pemasaran DEKA menunjukkan bahwa :  Pada tahun 1999, 85% dari konsumen bulanan minuman ringan mempunyai pendapatan rumah tangga rata-rata di bawah Rp 1 juta (US$ 100) per bulan. 46% diantara mereka berpenghasilan kurang dari Rp 500.000 (US$50).  72% konsumen mingguan mempunyai penghasilan rata-rata kurang dari Rp 1 juta perbulan lebih dari 40 % diantara mereka adalah pelajar karyawan paruh waktu dan para pensiunan.  Diantara konsumen mingguan, minuman ringan dikonsumsi sama seringnya dengan minuman sirup dan makanan ringan, dan jauh lebih sering dikonsumsi dibandingkan dengan es krim. Dengan konsumsi minuman ringan yang sedemikian luasnya, produk minuman ringan bukanlah barang mewah melainkan barang biasa. Industri minuman ringan memiliki potensi yang amat besar untuk dikembangkan dengan jumlah konsumsi per kapita yang masih rendah dan penduduk berusia muda yang sangat besar. Saat ini, Indonesia mencatat tingkat konsumsi produk-produk Coca-Cola terendah (hanya 13 porsi saji seukuran 236 ml per orang per tahun), dibandingkan dengan Malaysia (33), Filipina (122) dan Singapura (141). Karena minuman ringan merupakan barang yang permintaannya elastis terhadap harga, berbagai upaya dilakukan agar harga produk-produk minuman ringan tetap terjangkau. Dibandingkan dengan Indonesia, konsumsi minuman ringan di negara tetangga jauh lebih tinggi (Indonesia:13; Malaysia:33; Filipina:122). Untuk ilustrasi, pada tahun 1977, konsumen bisa membeli 11 botol kecil minuman ringan mengandung soda atau teh siap minum dengan upah minimum harian di Jakarta dan 13 botol pada tahun 2001. Namun, sebagai perbandingan terhadap produk permen yang menaikkan harga, konsumen bisa membeli 205 permen dengan upah yang sama pada tahun 1997 dan hanya 136 pada tahun 2001. Elastisitas harga minuman ringan terhadap permintaan adalah -1.19 yang berarti bahwa saat terjadi kenaikan harga, volume penjualan akan berkurang dengan prosentase yang lebih besar daripada prosentase kenaikan harga tersebut.

Ditinjau dari segi penciptaan kesempatan kerja, industri minuman ringan memiliki efek multiplier yang besar pada tenaga kerja. Dengan rasio sebesar 4,025, industri minuman ringan menduduki pringkat ke - 14 dari 66 sektor industri lainya di seluruh Indonesia. Ini berarti bahwa untuk setiap peluang pekerjaan yang tercipta, atau hilang, di industri minuman ringan, empat kesempatan kerja akan tercipta, atau hilang, di tingkat nasional. Delapan puluh persen penjualan minuman ringan dilakukan oleh pengecer dan pedagang grosir dimana 90% diantaranya termasuk dalam kategori pengusaha kecil. Bagi para pengusaha kecil tersebut, produk minuman ringan merupakan barang dagangan terpenting mereka dengan kontribusi sebesar 35% dari total penjualan dan nilai keuntungan sebesar 34%. Industri-industri penunjang lainnya yang terkena dampak kegiatan industri minuman ringan meliputi gelas, tutup botol, transportasi dan media
Bersama-sama Kami Hadirkan Saat-saat Penuh Kesegaran Setiap Hari.

Coca-Cola Bottling Indonesia merupakan salah satu produsen dan distributor minuman ringan terkemuka di Indonesia. Kami memproduksi dan mendistribusikan produk-produk berlisensi dari The Coca-Cola Company. Perusahaan kami memproduksi dan mendistribusikan produk CocaCola ke lebih dari 400.000 outlet melalui lebih dari 120 pusat penjualan. Coca-Cola Bottling Indonesia merupakan nama dagang yang terdiri dari perusahaan-perusahaan patungan (joint venture) antara perusahaan-perusahaan lokal yang dimiliki oleh pengusahapengusaha independen dan Coca-Cola Amatil Limited, yang merupakan salah satu produsen dan distributor terbesar produkproduk Coca-Cola di dunia. Coca-Cola Amatil pertama kali berinvestasi di Indonesia pada tahun 1992. Mitra usaha CocaCola saat ini merupakan pengusaha Indonesia yang juga adalah mitra usaha saat perusahaan ini memulai kegiatan usahanya di Indonesia. Produksi pertama Coca-Cola di Indonesia dimulai pada tahun 1932 di satu pabrik yang berlokasi di Jakarta. Produksi tahunan pada saat tersebut hanya sekitar 10.000 krat. Saat itu perusahaan baru memperkerjakan 25 karyawan dan mengoperasikan tiga buah kendaraan truk distribusi. Sejak saat itu hingga tahun 1980-an, berdiri 11 perusahaan independen di seluruh Indonesia guna memproduksi dan mendistribusikan produk-produk The Coca-Cola Company. Pada awal tahun 1990-an, beberapa diantara perusahaan-perusahaan tersebut mulai bergabung menjadi satu.

bekerja keras untuk mengembangkan praktek-praktek yang terbaik di industri minuman. ia menciptakan nama dengan huruf-huruf miring mengalir. . seperti desain warna-warni untuk bus. Georgia. Sejarah Rasa menyegarkan Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8 Mei 1886 oleh John Styth Pemberton. serta serangkaian cinderamata seperti kipas. Robinson. seorang ahli farmasi dari Atlanta. layanan pelanggan dan konsumen. nama dagang Coke memperoleh pengakuan periklanan yang sama dengan Coca-Cola. Benda-benda tersebut kemudian dibagi-bagi di lokasi-lokasi penjualan penting yang berkesinambungan. jutaan krat produk kami didistribusikan dan dijual melalui lebih dari 400. Gaya periklanan yang inovatif.000 gerai eceran yang tersebar di seluruh Indonesia. diukur atau dikelola. Semua fungsi dan jajaran organisasi. Chandler yang kemudian mendirikan perusahaan Coca-Cola pada 1892. distribusi. Frank M.000 orang. Pada tahun tersebut ia menghabiskan US$46 untuk biaya periklanan. bahkan konsumen dianjurkan untuk membeli Coca-Cola dengan kata-kata berikut: "Mintalah Coca-Cola sesuai namanya secara lengkap. Dr. Tetapi konsumen tetap saja menghendaki Coke. mulai dari produksi. Pemberton menjual ciptaannya dengan harga 5 sen per gelas di apotiknya dan mempromosikan produknya dengan membagi ribuan kupon yang dapat ditukarkan untuk mencicipi satu minuman cuma-cuma. Kemudian. perusahaan mengikuti selera popular pasar. Tahun itu juga. Bersama-sama kami hadirkan saat-saat penuh kesegaran setiap hari. Pada tahun 1892. pemasaran. tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatan nama Coca-Cola dan mendorong penjualan. lampu gantung hias dari kaca. menyarankan nama Coca-Cola karena berpendapat bahwa dua huruf C akan tampak menonjol untuk periklanan. Chandler piawai dalam menciptakan perhatian konsumen dengan cara membuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo Coca-Cola. kualitas lebih dari sekedar apa yang dirasakan.Tepat pada tanggal 1 Januari 2000. Amerika Serikat. Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yang kemudian dikenal sebagai Coca-Cola. dan akhirnya pada tahun 1941. keuangan. dan lahirlah logo paling terkenal di dunia. Saat ini. Bagi perusahaan Coca-Cola. Spencer. Kualitas menjadi sebuah keutamaan dalam setiap tindakan kami. sepuluh dari perusahaan-perusahaan tersebut bergabung dalam perusahaan-perusahaan yang kini dikenal sebagai Coca-Cola Bottling Indonesia. dilihat. Upaya mengiklankan merek Coca-Cola ini pada mulanya tidak mendorong penggunaan kata Coke. Pemberton menjual hak cipta Coca-Cola ke Asa G. nama sebutan hanya akan mendorong penggantian produk dengan kata lain". dan pada tahun 1945. Coke resmi menjadi merek dagang terdaftar. dengan jumlah karyawan sekitar 10. sahabat sekaligus akuntan John.

atau yang berhubungan langsung dengan kegiatan penjualan. Kemampuan karyawan kami untuk menggunakan informasi akan terus meningkat. membutuhkan tim yang berdedikasi tinggi dan profesional dalam bidang manajemen sistem informasi. Peran penting sistem informasi terhadap kinerja bisnis kami. Tantangan akan muncul sesuai dengan kebutuhan. Masukan dari pelanggan sangat berharga untuk memastikan standar kualitas kami tertap terjaga Pengembangan pendekatan manajemen Sistem Informasi (Information System / IS) yang terarah pada organisasi kami merupakan bentuk pengaruh evolusi teknologi terhadap dunia usaha dewasa ini. manfaat dari sistem informasi akan dirasakan oleh seluruh komunitas bisnis kami. Setiap tantangan harus ditangani sesuai prioritas guna menjamin kepuasan terhadap jasa layanan pelanggan dalam skala bisnis yang luas. Kami memiliki Consumer Response Teams dan program-program yang dilaksanakan di semua area operasi di seluruh Indonesia untuk menampung setiap masukan yang disampaikan oleh para konsumen dan pelanggan kami. Perusahan kami menggunakan sistem terintegrasi yang menghubungkan seluruh aspek bisnis. terutama bagi pemegang saham. baik itu merupakan standar internasional maupun standar yang ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Industri makanan dan minuman. dan pelanggan kami akan membangkitkan kebutuhan akan layanan baru seiring kemajuan teknologi. . Masa depan akan menjelang. Teknologi akan terus berkembang dan menciptakan peluang baru untuk peningkatan produktifitas sumber daya manusia.yang memotivasi kami untuk bertindak memenuhi dan bahkan melampaui berbagai standar kualitas. Terlepas dari fokus dari aktifitas baik berupa supply chain. Seluruh hal tersebut membutuhkan dukungan dari tim yang profesional dalam organisasi kami.The Coca-Cola Quality System merupakan landasan kebijakan kami terhadap pengawasan mutu . Salah satu manfaat terpenting dari investasi CCBI pada teknologi sistem informasi selama lima tahun terakhir adalah dengan meningkatnya kemampuan karyawan di seluruh level organisasi kami. kualitas infrastruktur publik akan meningkat. financial. pengembangan sumber daya manusia dan nilai tambah lainnya. yang kemudian meneruskan masukan tersebut kepada pihakpihak yang tepat di dalam perusahaan untuk menjamin bahwa standar kualitas kami yang tinggi tetap terjaga.

serta ikut membantu proses evolusi guna meningkatkan kualitas investasi sistem informasi di perusahaan kami. kami menerapkan 4 pilar kunci sebagai parameter untuk menjalankan program-program CSR & Sustainability yang harmonis... Coke Farm Eco Mobile Coke Waterways Education Cente.. Water for Life Sanggar Merah putih Health Program: Polyclinics.. menyediakan beragam pilihan produk kepada pelanggan kami.. mempertahankan budaya kerja yang baik dan nilai-nilai positif di kalangan karyawan kami dan akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan ekonomi seluruh masyarakat di mana kami beroperasi.1 Bali Beach Clean-Up Kuta Beach Sea Turtle Conserva. 4 pilar kunci tersebut adalah menjaga dan melestarikan lingkungan.O. dan pada akhirnya untuk meningkatkan layanan terhadap pelanggan Di Coca-Cola Amatil Indonesia.. Disaster Relief news archive ..Departmen IS akan melanjutkan kemitraannya dengan pimpinan dari setiap lini bisnis internal. news archive ISC Tour Micro Economic Development (ME.. news archive Green Office Plant Visit news archive Partner Up R.E Foundation .L.

.

di tahun 1895 Coca-Cola telah terjual di seluruh wilayah Amerika Serikat. Diciptakan pertama kalinya di Atlanta.Sejarah Coca-Cola Info Produk Coca-Cola Coca-Cola Diet Coke Coca-Cola Zero Sprite Sprite Sprite Zero Fanta Fanta Strawberry Fanta Vitamin C Fanta Fruitpunch Fanta Orange Fanta Blueberry Frestea Frestea Jasmine Frestea Green Frestea ApelLemonMarkisa Minute Maid Minute Maid Pulpy Orange Minute Maid Pulpy Tropical Minute Maid Pulpy O’Mango Schweppes AdeS Powerade Profil Produk | Portfolio Produk | Kandungan Nutrisi Coca-Cola merupakan merek minuman ringan terpopuler dan paling laris dalam sejarah hingga saat ini. John S. Kini Coca-Cola telah tersedia di seluruh dunia. Georgia oleh Dr. Pemberton. Pertama kali terdaftar sebagai merek dagang di tahun 1887. Coca-Cola pertama kami perkenalkan sebagai minuman fountain dengan mencampurkan sirup rasa Cola dan air berkarbonasi. Can 250 ml Kaleng Ramping Can 330 ml Kaleng Reguler RGB* 200 ml Botol Harihari RGB* 295 ml Botol Sedang RGB* 1000ml Botol Ekonomis .

Isotonik A&W PET** 250 ml Teman Imut PET** 350 ml Teman Gaul PET** 425 ml Teman Seru PET** 500 ml Teman Jalanjalan PET** 1000 ml Botol Ngumpul PET** 1500 ml Botol Hemat PET** 2000 ml Botol Berbagi *) RGB = Returnable Glass Bottle **) PET = Polyethylene Terephthalate Takaran Saji Jumlah Saji per kemasan Jumlah per Saji : 200 ml : 1 Botol : .

.Program Promosi Kami mempunyai program promosi yang beragam. Restaurant.Energi : 84 kkal Lemak Total : 0 g (% AKG*) Karbohidrat Total : 22 g (% AKG*) Gula : 22 g Protein : 0 g (% AKG*) Natrium : 10 mg (% AKG*) *% AKG = persen Angka Kecukupan Gizi berdasarkan pada kebutuhan energi 2000 kkal. . dan Café ternama.Layanan Konsumen Di Coca-Cola. Sistem Distribusi ini mengandalkan dua kelompok usaha kecil dan menengah yang terbagi dalam dua kelompok besar: Area Marketing Contractor (AMC) dan Street Vending. Hal ini menunjukkan bahwa peranan Cold Drink Equipment (peralatan pendingin) sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan penjualan dan mendorong tingkat keuntungan para pelanggan kami. PRODUKSI DAN DISRTIBUSI . didesain untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen secara terus-menerus terhadap produkproduk Coca-Cola dengan menyediakan pelayanan yang optimal kepada seluruh pelanggan berdasarkan kebutuhan mereka masing-masing.Layanan Pendingin Produk Riset membuktikan bahwa 90% konsumen kami lebih menyukai membeli produk-produk CocaCola dalam keadaan dingin. Customer Service System (CSS). . mendorong Coca-Cola untuk secara serius dan berkesinambungan mengembangkan jaringan Distribusi Tak Langsung (Indirect Distribution) berbasis Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.HoReCa Dengan bekerjasama dengan berbagai Hotel. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen. sekaligus komitmen untuk menciptakan peluang kerja yang luas di sektor informal. tetapi juga meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk kami.Area Marketing Contractor Terbatasnya sumberdaya dan kemampuan untuk melakukan pengembangan daerah tertentu. yaitu: . yang tidak hanya untuk meningkatkan penjualan dan pemasaran. . sistem pelayanan pelanggan kami. PENJUALAN DAN PEMASARAN Kami memiliki beberapa program untuk mendukung penjualan dan pemasaran produk-produk kami. kami memberikan beragam penawaran menarik melalui program HoReCa ini. Kebutuhan energi Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.

Coca-Cola berinovasi dengan menciptakan produk-produk baru yang menjadikan produk minuman cepat saji Coca-Cola mempunyai rasa dan pilihan yang beragam. setelah pada tahun sebelumnya sukses meluncurkan Fanta Nanas. Coca-Cola terus berinovasi untuk menciptakan produk. Saat ini terdapat 10 pabrik pembotolan yang tersebar di seluruh Indonesia. . Pada tahun 2003. dan pengangkutan. pengkodean. Melalui riset dan pengembangan (Research & Development). kesehatan dan keselamatan kerja. Minuman Coca-Cola sebelum sampai ke tangan konsumen berawal dari bahan baku pilihan berkualitas tinggi yang diproses melalui beberapa tahapan.produk minuman Sirup dan Serbuk instan rasa buah. Fanta menghadirkan campuran dua rasa buah. pemeriksaan. Tim penjualan kami yang sangat besar tidak saja menjual produk-produk kami kepada para pelanggan. dikenal luas. Pabrik Coca-Cola di Indonesia terbuka untuk kunjungan bagi semua lapisan masyarakat : kalangan pendidikan. Coca-Cola yakin bahwa produk-produk yang ditawarkan akan mampu memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia. tetapi mereka juga memberikan saran bagaimana sebaiknya mereka menjual produkproduk Coca-Cola. Selama ini pabrik-pabrik kami di Indonesia telah menerima berbagai penghargaan dari The Coca-Cola Company atas pencapaian standar yang melampaui standar yang ditetapkan untuk pabrik-pabrik sejenis di berbagai lokasi lain di dunia. instansi pemerintah/swasta. Semua pabrik diwajibkan mematuhi dan bahkan kerap kali melampaui berbagai ketentuan internasional dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Coca-Cola Indonesia meluncurkan Frestea. Supervisor penjualan kami juga teratur mengunjungi para pelanggan dan memberikan bimbingan. orange dan mango. lingkungan. serta perlengkapan penjualan baru yang lebih berkualitas. serta mempunyai ciri khas tersendiri. organisasi sosial dll. Coca-Cola Indonesia meluncurkan Sunfill .Semua produk yang dijual dan didistribusikan oleh Coca-Cola Bottling Indonesia diproduksi di Indonesia. kemasan. Bekasi. Kebijakan penjualan dan distribusi secara menyeluruh diarahkan oleh National Office di Cibitung. namun penerapan kebijakan tersebut dilaksanakan oleh para manajer operasional dan regional yang handal dan berpengalaman beserta staf mereka. Dengan memahami kebutuhan dan perilaku konsumen. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih spesifik. serta potensi kekayaan alam Indonesia. minuman isotonik yang diperuntukkan bagi mereka yang aktif dan gemar berolahraga. serta menampung masukan yang disampaikan para pelanggan. pengemasan. Pada tahun ini pula. serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. pencampuran. yaitu: persiapan bahan. yang disebut "Fanta Oranggo". pada tahun 2002 Coca-Cola meluncurkan AQUARIUS. Dengan inovasi. pengisian dan penutupan. yang ingin melihat langsung proses produksi kami yang higienis dan berkualitas. pencucian. dan secara teratur melaksanakan audit di bidang pengawasan mutu. INOVASI KAMI Inovasi adalah salah satu kunci keberhasilan yang menjadikan Coca-Cola Indonesia semakin besar. Pada tahun yang sama. strategi pemasaran. teh dalam kemasan botol dengan aroma bunga melati yang khas. kreatif.

Kami menyadari bahwa untuk meraih semua peluang yang ada. Coca-Cola. serta meningkatkan kualitasnya. promo penukaran tutup botol. serta keinginan untuk menjadikan Coca-Cola Indonesia sebagai perusahaan minuman cepat saji yang lengkap. Selama sejarah keberadaan Coca-Cola di Indonesia yang cukup lama. kemasan. misalnya: Demam Piala EURO 2004. Promo Coca-Cola juga memanfaatkan momentum tertentu. kami tetap menyelenggarakan berbagai pelatihan serta mengembangkan SDM kami untuk menjamin bahwa kemampuan bisnis perusahaan senantiasa memenuhi tuntutan pasar. Berbagai program promosi diadakan sesuai dengan event yang sedang berlangsung. dan untuk dapat mengahadapi tantangan lingkungan bisnis yang kompetitif. Coca-Cola hadir dengan inovasi terbaru yaitu botol gelas berbobot lebih ringan 30 % dengan desain mungil. Selain berinovasi dalam produk. dibuat dari bahan yang ramah lingkungan. dan para karyawan mampu menghasilkan apa yang diharapkan dari mereka. Strategi pemasaran Coca-Cola mempunyai ciri khas tersendiri. maupun iklan TV. Inovasi kemasan produk akan terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru. Setelah meluncurkan Frestea dalam kemasan botol. Coca-Cola Indonesia meluncurkan Frestea dalam kemasan Tetra Wedge yang lebih mudah dan praktis untuk dibawa. tim-tim kami perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai.Selain berinovasi pada produk-produk baru. memberikan layanan yang terbaik kepada para pelanggan kami. Sasaran kami tak lain ialah kami memberi layanan yang prima dan memuaskan kepada lebih dari 200 juta konsumen melalui sekitar 400. yang unik dan kreatif. tapi kuat. Sementara itu. Kunci sukses inovasi tersebut adalah kolaborasi yang baik antara Coca-Cola Bottling Indonesia dan Coca-Cola Company. Pada tahun 2004 ini. dinamis dan penuh dedikasi. pada akhir tahun 2002. perlengkapan penjualan baru juga dikembangkan ke arah yang lebih baik. baik melalui konser musik. Dengan memanfaatkan event berskala nasional maupun internasional. Coca-Cola mencoba tampil dengan strategi pemasaran baru yang menarik masyarakat. .000 pelanggan kami yang tersebar di seluruh Indonesia. pameran. FOKUS DAN PENGEMBANGAN SDM Pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu focus utama manajemen kami dalam menyiapkan tenaga kerja yang handal. dan Fanta hadir dalam kemasan kaleng ramping baru yang unik. Pada tahun 2004 ini. Coca-Cola Indonesia menciptakan jenis krat baru yang lebih ringan. imut. dan strategi pemasaran. Coca-Cola juga mencoba mengembangkan desain kemasan minuman. iklan Coca-Cola versi Kabayan dinobatkan sebagai iklan paling efektif dalam bulan Pebruari dan Maret versi survey TV Ad Monitor MRI. hadiah kejutan. serta sikap yang tepat. Pada akhir 2003. pengembangan varian minuman cepat saji dengan rasa baru. kami juga secara berkesinambungan merekrut tenaga-tenaga muda berpotensi untuk menduduki posisi-posisi penting di masa mendatang. Sprite. Berkaitan dengan inovasi ini.

bergabunglah dengan GRADUATE TRAINEE PROGRAM di Coca-Cola Amatil Indonesia. Diantaranya terdapat The Coca-Cola Company. GTP merupakan pelatihan terstruktur selama satu tahun bagi professional muda/lulusan baru untuk membentuk pemimpin masa depan yang dinamis. sehingga diperlukan strategi untuk memperkuat organisasi.Kami memiliki satu tim khusus yang bertugas meningkatkan keterampilan-keterampilan fungsi teknis. Dibutuhkan komitmen yang kuat untuk menghadapi tantangan ini sebagai kesempatan untuk berkembang. GRADUATE TRAINEE PROGRAM Coca-Cola Amatil Indonesia menyadari bahwa kompetisi dan tantangan bisnis ke depan akan bertambah kompleks. berdedikasi tinggi dan tanggap. Jika anda bisa melalui seluruh proses development ini. anda akan menjalani peran sebagai pemimpin dan dapat menikmati remunerasi yang menarik. Anda akan menjalani program pengembangan selama 12 bulan yang akan membekali anda dengan kemampuan memimpin dan pelatihan professional yang dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan di perusahaan multinasional. Coca-Cola Amatil dan beberapa lembaga internasional lainnya. Kami menghadirkan kelompok fasilitator baik dari dalam organisasi sendiri. serta yang jauh lebih penting. Tim tersebut didukung dan disertifikasi oleh sejumlah lembaga pelatihan dan pengembangan SDM internasional. pengalaman kerja langsung dalam bidangbidang terkait. . "menjiwai pendidikan". Sejak tahun 1995 program ini telah menghasilkan delapan grup. maupun dari lingkungan luar yang memiliki kepiawaian bisnis yang tajam. bidang manajemen dan kepemimpinan karyawan. mencari kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan menyukai tantangan. Salah satu tantangan tersebut adalah untuk mempersiapkan para pemimpin masa depan dalam perusahaan Oleh karena itu CCAI membuat suatu program yang dinamakan Graduate Trainee Program (GTP). Para lulusan GTP diyakini akan bisa menempati posisi manajerial tingkat menengah melalui pengembangan terarah dan dalam waktu lebih cepat. yang sebagian dari mereka telah menduduki posisi kepemimpinan di dalam perusahaan Kami mengajak kandidat muda yang bersemangat dan berinovasi untuk bergabung dengan Program ini melalui area pilihan sebagai berikut: • • • • • • • Sales & Marketing Supply Chain Finance Strategic Planning Human resources Information Technology Business Services Jika anda mempunyai semangat untuk maju. yang merupakan bagian dari pengembangan SDM.

silakan download Form Aplikasi GTP berikut. 10 bulan masa training kami saat itu dibagi menjadi beberapa tahap. Anda harus mempunyai pengalaman akademis yang sangat baik dan kegiatan ekstrakurikuler. 1 bulan OJT di Plant Cibitung 4. Setelah melalui beberapa tahap seleksi yang berawal di kampus saya Psikologi UI. Kami tidak akan proses aplikasi yang tidak mencantumkan subject tersebut. Shintadwina Rahmadhani (20050605) Saya bergabung dengan Coca-Cola Amatil Indonesia di bulan Juli tahun 2005 melalui program NGTP (National Graduate Trainee Program) batch VI. 6 bulan OJT di Sales Center 3. Hanya pelamar yang memenuhi syarat yang akan diproses. Bersedia untuk berpergian dan siap ditempatkan di seluruh Indonesia. yaitu : 1. Pendaftaran ditutup tanggal 30 Oktober 2010.com.Untuk bisa bergabung. Struktur Program Jika anda tertarik untuk mengikuti program ini. Alhamdulillah saya dapat menjadi salah satu dari 13 orang trainee di Jakarta Operation yang ‘katanya’ akan menjadi future leader di Company ini. 1 bulan persiapan Final Presentation . diutamakan S2 dan memiliki pengalaman kerja maksimal 1 tahun. dengan mencantumkan CCAI GTP 2011 sebagai subject email anda. 2 bulan in class training & route riding 2.ccamatil. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang baik. anda harus Sarjana lulusan universitas terkemuka dengan nilai yang baik. lengkapi dan kirimkan lamaran anda ke CCAI_Recruitment@sea.

dan cepat merasa puas akan segala sesuatu 2. Ilmu yang ada di CCAI sangat banyak dan membuat kami tidak pernah berhenti untuk belajar hingga saat ini. Dengan bimbingan Pak Edward Parera sebagai mentor saya. serta tingginya nilai-nilai kekeluargaan dalam bekerja. Di awal tahun 2010 saya kembali mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan karier saya di NO sebagai Channel Strategy & Development Manager – Traditional di bawah Department baru yaitu Strategic Planning. Saat itu kami ikut bahu membahu bersama team SC untuk menjual produk Coca-Cola ke traditional market. ada satu hal yang saya rasakan sangat nyaman bekerja di company ini. Pengalaman bekerja di NO menjadi tantangan baru lagi untuk saya. Selesai OCA di Bali. kami langsung diterjunkan ke realita pekerjaan harian sales force di Sales Center. selalu berusaha mencintai pekerjaan yang diberikan kepada kita. karena memang nature nya yang sangat berbeda dengan Operation. dan memperoleh posisi baru sebagai Trade Marketing & Promotion Manager di Jakarta Operation. Bekerja dengan hati. saya memperoleh banyak support dari management Jakarta Operation pada saat itu. Masa 6 bulan di Sales Center dapat dikatakan sebagai the most challenging phase untuk Trainee saat itu selama masa training program. proses OJT ini secara tidak langsung mengajarkan kami untuk menjadi lebih adaptif terhadap lingkungan. Selesai menjadi Trainee. lakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya & bekerja untuk mencari ridho-Nya. menikah. Saat itu tujuan saya adalah bekerja dengan sebaik-baiknya membantu teman2 di SC dan belajar sebanyak2nya ilmu disana. Setelah itu peluang karier saya mengalir terbuka untuk OCA ke Balinusa Operation sebagai Area Marketing Manager. saya bekerja sebagai MDO (Marketing Development Officer) untuk area Jakarta East di Jakarta Operation. . Di Bali saya menemukan ‘keluarga’ baru saya yang sangat supportif dalam bekerja. mengenal secara dalam eksekusi pasar kita.Setiap tahapan semasa menjadi Trainee adalah pengalaman yang sangat menyenangkan sekaligus memberikan tantangan baru untuk saya. Dengan bekal pengetahuan mengenai system yang masih sangat minim. Jangan pernah berhenti belajar. Manfaat dari program ini memang baru kami rasakan setelahnya. dan memiliki rasa empati yang tinggi terhadap teman2 salesforce yang bekerja di lapangan tiap harinya. yaitu tidak adanya gap antar boss dan bawahan. saya memperoleh kesempatan untuk mengikuti program OCA di National Office sebagai Category Development Officer dalam bimbingan Ibu Vebbyna Kaunang. Saat itu saya gunakan sebaik-baiknya untuk belajar hal-hal baru dan membuka relasi dengan seluruh teman-teman di operation lain. Banyak trainee yang mulai ‘berguguran’ dan memutuskan untuk resign pada fase tersebut. Setelah 1 tahun lebih menjadi MDO. ‘mumpung’ bekerja untuk national level bukan hanya Jakarta saja J. saya kembali ke Jakarta. yaitu : 1. Saya jalani pekerjaan tersebut hamper 2 tahun dengan dukungan team saya yang sangat luar biasa. Selama program NGTP. membantu menyukseskan program marketing yang dibuat oleh region maupun NO. Ada beberapa hal yang saya bisa katakan mungkin adalah ‘kunci sukses’ untuk saya selama bekerja. Memang harus diakui pekerjaan tersebut bukan pekerjaan yang mudah dan ‘menyenangkan’ terutama untuk para lulusan S1/ S2 yang notabene biasanya bekerja di gedung tinggi ber-AC di kawasan segitiga emas Jakarta J.

. Respect terhadap sesama (rekan kerja.3. dll) Selalu berusaha membantu orang lain yang membutuhkan sesuai dengan kemampuan. OB. boss. anggota team. driver.

place dam promotion. Majunya teknologi turut membantu dalam perkembangan promosi yang berdampak langsung terhadap penjualan di era gloabalisasi ini. Produk ini muncul dari adanya needs atau keinginan dasar manusia dan wants yaitu kehendak kuat yang diiringi dengan kemampuan untuk memuaskan kebutuhan tadi. Bagaimana caranya agar suatu produk bisa ke tangan konsumen yang tepat. Fanta dan Frestea. radio. . Salah satu produknya yang terkenal adalah Coca Cola. telepon genggam dan sebagainya memberikan banyak pilihan untuk produsen berkomunikasi dengan konsumen. Selain itu juga Sprite. Promosi Coca-Cola Posted on January 5. harga yang kompetitif. internet. 2011 by dennie. Setelahnya muncul masalah lain. publicity. Coca Cola masih melakukan promosi baik above the line maupun below the line yang unik dan kreatif untuk menjaga komunikasi dengan konsumen. di sisi lain hal ini menimbulkan permasalahan mengenai pengintegrasian ke semua media yang digunakan untuk menjaga penyatuan pesan dari berbagai media tersebut. Dengan berbagai media komunikasi cetak maupun elektronik seperti majalah. Promosi berperan penting untuk positioning sehingga dapat diketahui kelebihan dari produk tersebut dan menjaga citra apabila ada permasalahan yang mengganggu kenaikan penjualan yang diinginkan produsen dan pemasar. Promosi merupakan bagian dari marketing mix yang sering disingkat menjadi 4 Ps yaitu product. mass seling. yakni mengenai pemasaran dari produk tersebut.atika Pendahuluan I. Latar belakang Inti dari pemasaran adalah berkisar dari sebuah produk. Dari kesadaran ini munculah berbagai macam produk. price. Namun. antata lain kualitas. Walaupun sudah cukup terkenal. Diperlukan strategi yang baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut II. Pada saat ini ada banyak perusahaan yang memproduksi satu jenis produk yang sama dan akhirnya menimbulkan kompetisi. dan sales promotion. ketersedian produk dan yang juga penting adalah komunikasi antar produsen dan konsumen agar mengetahui informasi mengenai produk dan keberadaannya. Salah satu bentuk komunikasi ini adalah promosi. Dalam memasarkan suatu produk. Permasalahan Coca Cola Bottling Indonesia (CCBI) adalah salah satu cabang perusahaan berlisensi dari Amerika Serikat sebagai penghasil minuman terkenal di Indonesia.Pengantar Pemasaran. televisi. Promosi sendiri terdiri dari beberapa bagian antara lain personal selling. ada berbagai macam hal yang harus diperhatikan.

Promosi berperan sebagai saluran komunikasi dengan konsumen. barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan. Kerangka konseptual Pemasaran adalah proses menciptakan suatu produk atau jasa berdasarkan kebutuhan dan keinginan sampai pada terjadinya pertukaran dipasar dengan hasil akhir kepuasan pelanggan sehingga didasarkan pada kepuasan pelanggan[1]. terdapat marketing mix yang disingkat menjadi 4 Ps yang penting dalam pemasaran yaitu product. Selain promosi. Menurut pendapat lain. price. Manfaat Makalah ini diharapkan dapat membantu dalam beberapa hal. promosi dan distribusi dari ide. Pemasaran adalah inti dari suatu perusahaan. Promosi adalah kegiatan mengkomunikasikan informasi dari penjual kepada pembeli atau pihak lain dalam saluran untuk mempengaruhi sikap dan perilaku[4]. Tujuan Tujuan dibuatnya makalah ini antara lain : Mengetahui sejarah dan perkembangan Coca Cola Mengidentifikasi bentuk inovasi promosi yang digunakan Coca Cola Mengidentifikasi media yang digunakan Coca Cola dalam berpromosi IV. pemasaran adalah proses merencanakan dan mengeksekusi konsepsi. place. harga. keinginan dan tujuan dari konsumen atau organisasi[2]. III. Promosi disebut juga saluran Mempelajari berbagai bentuk promosi Mempelajari perkembangan coca cola dalam menghadapi tekanan pasar Mempelajari inovasi terbaru dalam menghadapi pasar . Hubungannya dengan bisnis adalah pemasaran adalah bisnis itu sendiri.Dalam makalah ini akan dibahas mengenai berbagai macam inovasi strategi promosi yang telah digunakan Coca cola dan sejauh mana promosi tersebut berkembang serta integrasi di semua media tersebut. Pada makalah ini akan ditekankan dalam bidang promosinya saja. Bagaimana suatu pesan dikemas agar konsumen mengetahui produk dan pemasaran dapat terjalan. inti yang harus dikerjakan adalah mengenai pengolahan sebuah pesan. antara lain : ISI I. Pendapat lain lagi mengatakan bahwa pemasaran adalah yang menyediakan arah yang diperlukan bagi produksi dan membantu memastikan pembuatan produk yang tepat dan cara penyampaiannya kepada konsumen[3]. Pada awal sebelum memulai suatu bisnis. Hal ini dinamakan promosi. dan promotion.

Tujuan promosi Pada dasarnya tujuan promosi adalah meningkatkan awareness perusahaan dalam pasar. pemasar mengkomunikasikan informasi yang mereka miliki tentang suatu produk untuk mendorong pelanggan memilih produk mereka. inovasi menurut etimologi. terdapat dua jenis promosi yakni above the line dan below the line. Mass selling atau penjualan masal kegiatan berkomunikasi dengan sejumlah besar pelanggan potensial pada saat yang sama. Salah satu bentuk utama mass selling adalah iklan. Above the line berarti promosi yang dilakukan lewat media dimana agensi iklan dibayar karena menempatkan iklan tersebut misalnya lewat televisi. Iklan sendiri merupakan bentuk penyajian gagasan. Tujuan lain adalah menguatkan sikap yang menimbulkan perilaku yang menguntungkan atau benar-benar merubah sikap dan perilaku pasar target pasar atau menstimulasi permintaan. serta mempengaruhi perilaku. perubahan (secara) baru[6]. Misalnya melalui salesman. dibujuk dan diingatkan. Apabila ada keluhan di kemudian hari. dan sales promotion. Metode promosi Kotler menyebutkan banyak metode promosi dalam promotion mix. merumuskan fluktuasi permintaan. membujuk dan mengingatkan serta secara spesifik menentukan siapa objek yang diberitahu. Hal ini yang dimaksud penyediaan umpan balik yang telah disebut diatas. Selanjutnya. Selain itu juga. metode promosi publicity yang hampir sama dengan iklan. Bedanya adalah tidak dibayar. personal selling. menjawab berita negatif. terdapat empat metode promosi yang sering digunakan yaitu. Namun. Selain itu juga untuk berkomunikasi. radio. Peranan promosi Peranan promosi dalam suatu perusahaan antara lain adalah untuk menyediakan informasi. Sangat efektif apabila konsumen ingin melihat langsung cara kerja perusahaan namun membutuhkan biaya yang tidak sedikit. memberi dukungan kepada reseller. Semakin besar informasi yang dterima pelanggan semakin besar kemugkinan pelanggan membeli produk. konsumen akan langsung menghubungi salesman. untuk menciptakan positioning dan citra produk. Selanjutnya. merangsang permintaan. dsb. bioskop. berasal dari kata innovation yang bermakna ‘pembaharuan. Iklan adalah semua kegiatan komunikasi tidak langsung penyajian pesan nonpersonal. membujuk para pengambil keputusan. Positioning dalam pemasaran berarti pengetahuan dan seni yang menempatkan produk atau jasa di satu segmen atau lebih dalam suatu pasar yang luas sedemikian rupa sehingga membuatnya jelas berbeda dengan yang lainnya[5]. mengingatkan dan mempertahankan pelanggan royal. publicity. barang atau jasa yang dibayar yang bersifat non-privat tapi terdapat sponsornya. Selanjutnya adalah below the line yaitu kegiatan promosi lainnya yang biasanya tidak disadari oleh konsumen . mendorong trial produk. membedakan produk. mass seling. Bayaran yang dimaksud disini bukan kepada orang yang . Tiga tujuan utama adalah memberitahukan.distribusi. Personal selling melibatkan pembicaraan antara penjual dan pelanggan potensial yang menyediakan umpan balik langsung.Sedangkan. Promosi adalah bentuk kegiatan mencari informasi mengenai produk dan pelanggannya yakni agar mempertemukan produk dengan pelanggannya (konsumer) dan mempertemukan produsen dengan pasarnya. menghadang pesaing. koran.

Jika ingin membuat awareness mengenai barang baru digunakan iklan. Sedangkan pull strategy sebaliknya. peranan iklan sangat besar. . namun bila anggaran cukup besar digunakan iklan. Misalnya melalui kontes. Terakhir. Contoh lainnya adalah pameran. Push strategy digunakan untuk create consumer demand suatu produk. Apabila anggarannya tidak memungkinkan biasanya promosi ditekankan pada personal selling. Hal ini dilakukan untuk memperoleh kepercayaan mengenai mutu barang dari salesman. Untuk produk baru. Sehingga perusahaan akan melakukan promosi langsung kepada konsumen. kupon atau free sampling. sedangkan untuk produk lama untuk mengenalkan citra baru bagi produk lama tersebut. digunakan untuk build up consumer demand suatu produk. sifat pasar termasuk didalamnya geografis pasar dan konsentrasi pasar. apabila produk bisnis lebih tepat menggunakan personal selling sedangkan untuk produk barang konsumen menggunakan iklan. pameran digunakan untuk memperkenalkan produk. minat. Pada dasarnya. Dibanding iklan. tujuan perusahaan. Untuk ukuran pasar yang kecil. lalu. Lalu untuk barang yang mahal lebih baik menggunakan personal selling dibanding iklan yang digunakan untuk barang lebih murah. sales promotion adalah semua kegiatan promosi selain dari ketiga metode promosi yang telah disebutkan diatas yakni bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai insentif (special selling effort). digunakan iklan dan promosi penjualan apalagi untuk daerah yang tidak terkonsentrasi. yaitu push strategy dan pull strategy. strategi promosi juga mencakup pemaduan berbagai metode promosi untuk mempengaruhi keputusan pembeli[7]. Cara kerja seperti ini dilakukan public relation saat menarik perhatian jurnalis untuk menayangkan produknya. Namun tidak menutup kemungkinan penggunaan iklan untuk produk bisnis. konsumen akan meminta kepada retailer dan dilanjutkan kepada wholesaler dan akhirnya wholesaler akan meminta produk kepada perusahaan terkait. apabila terlalu sering konsumen malah tidak akan membeli produk dan menunggu sales promotion berikutnya. jenis pembeli serta jenis produk beserta tahapannya. Public relation adalah komunikasi dan hubungan perusahaan dengan publik baik formal maupun informal. Mengenai produknya. Proses dasar adopsi yang sesuai dengan model berorientasi pada tindakan lainnya disebut model AIDA. keputusan dan konfirmasi. percobaan. sales promotion lebih efektif mengirimkan pesan namun. Apabila promosi ini berhasil.mempublikasikannya tetapi kepada media yang menayangkan publicity itu sendiri. evaluasi. Strategi Promosi Terdapat dua jenis strategi promosi. Faktor-faktor yang mempengaruhi promosi Agar menghasilkan kombinasi promosi yang baik. sales promotion dan publicity melalui public relation. ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mempengaruhi kegiatan promosi itu sendiri antara lain anggaran. Sehingga perusahaan akan melakukan promosi kepada saluran distribusi dari wholesaler kepada retailer dan akhirnya retailer melakukan promosi kepada konsumen. Proses adopsi Terdapat enam langkah dalam proses adopsi yang dapat memberi pedoman dalam perencanaan promosi yaitu kesadaran. digunakan personal selling agar mencapai semua orang sebaliknya apabila pasar besar.

Struktur perencanaan dan pengelolaan pemasaran Terdapat spesialis yang memilih strategi yang yang tepat dengan keseluruhan strategi pemasaran. Dan dipasarkan pertama kali dengan iklan . Kritik promosi Promosi yang memang digunakan untuk menarik pelanggan seringkali menggunakan berbagai cara untuk menarik pelanggan bahkan sampai terjadi penipuan. terutama untuk iklan dan personal selling. Proses AIDA dan adopsi menekankan pada individu. menimbulkan minat (interest). tanpa adanya promosi. terdapat advertising manager yang bertugas untuk mengelola kegiatan penjualan masal perusahaan. kebutuhan yang tidak perlu ini juga akan tetap ada karena pada dasarnya manusia tidak pernah puas. Yang terakhir adalah sales promotion manager yang bertugas mengatur kegiatan promosi penjualan perusahaan dan menjembatani antara sales manager dan advertising manager. Pendapat ini muncul karena promosi memang menggunakan harga yang tidak sedikit. Kritik lain mengatakan mengenai produk yang berbahaya yang seharusnya tidak usah dipromosikan. Sales manager bertugas untuk mengelola kegiatan penjualan perorangan dan bertanggung jawab dam membagun saluran distribusi untuk menciptakan kebijakan tempat. advertising manager dan sales promotion manager. II. early inovator yang cukup terhormat dalam kalangan sejawat. Namun dilihat dari sisi lain.Model AIDA terdiri dari empat tugas promosi yaitu menarik perhatian (attention). late majority yang berhati-hati dengan gagasan baru. Selain itu. mereka antara lain adalah sales manager. laggards and nonadopters yang lebih suka melakukan segala sesuatu dengan cara mereka sendiri dan mencurigai setiap gagasan baru. early majority yang menghindari resiko dan menunggu untuk mempertimbangkan gagasan baru sampai banyak penerima awal yang telah mencoba dan menyukainya. berusia lebih tua dan terpaku dengan cara mereka sendiri. Individu-individu dalam masyarakat yang berbeda digolongkan menjadi empat kelompok yang muncul dari adoption curve model yaitu inovator yang pertama sekali menerima gagasan baru dan berani menempuh resiko. Nama Coca Cola sendiri dibuat oleh Frank Robinson. Selain itu. promosi juga disalahkan karena menyebabkan harga yang lebih tinggi. menimbulkan keinginan (desire) dan menimbulkan tindakan (action)[8]. Analisis Coca Cola lahir di dalam laboratorium Dr. Pembelaan terhadap kritik ini adalah. memiliki hubungan dengan wiraniaga dan media massa serta menyebarkan informasi dari mulut ke mulut. selain itu promosi dapat membantu menjaga harga yang lebih rendah dengan memfasilitasi persaingan harga. selama diperbolehkan menjual produk. mereka memilih media dan menyusun iklan yang tepat serta masalah publisitas yang ditangani langsung oleh public relation. Dari sini timbul pertanyaan apakah promosi dapat menimbulkan kebutuhan yang tidak perlu? Namun. promosi dapat merangsang permintaan dan pemasaran dalam jumlah lebih tinggi yang dapat membantu menurunkan harga. Hal ini tergantung dari kepribadian dari individu tiap konsumen. Georgia. promosi seharusnya juga diperbolehkan. Hal ini berusaha diatasi dengan undang-undang peraturan pemerintah serta self-regulation dari perusahaan bersangkut. Pemasar juga menekankan pula bahwa promosi tidak menimbulkan sifat materialistik. John Pemberton bulan mei 1886 di Atlanta.

pada tahun 70-an terdapat slogan “I’d like to buy the world a coke” yang membuat kata-kata “let’s have a coke” seakan-akan menjadi “mari kita satukan semuanya”. Salah satu yang juga terkenal dan cukup diingat buatan agensi iklan McCann Erickson. 1908 – Good til the last drop 1917 – Three million a day. 1944 – How about a Coke? 1945 – Coke means Coca-Cola. when you think of refreshment. 1941 – Coca-Cola is Coke! 1942 – The only thing like Coca-Cola is Coca-Cola itself. 1939 – Whoever you are. 1932 – Ice-cold sunshine. 1929 – The pause that refreshes. . whatever you do. 1905 – Coca-Cola revives and sustains. ada berbagai positioning yang berganti tiap tahun yang digunakan Coca Cola. 1938 – The best friend thirst ever had. 1926 – It had to be good to get where it is. 1924 – Refresh yourself. 1927 – Pure as Sunlight 1927 – Around the corner from anywhere. 1937 – America’s favorite moment. 1939 – Coca-Cola goes along. Hal ini terlihat dari seringnya pergantian slogan yang disesuaikan dengan jaman. 1906 – The great national temperance beverage. think of ice cold Coca-Cola. Hal ini membuat coca cola seakan-akan menyatukan berbagai kalangan. 1939 – Coca-Cola has the taste thirst goes for. Berikut berbagai slogan yang digunakan Coca cola dari tahun ke tahun di Amerika. 1938 – Thirst asks nothing more. Formula Coca Cola lalu dibeli oleh Asa Chandler yang gencar melakukan promosi senhingga mengalami keuntungan besar. 1945 – Passport to refreshment. wherever you may be. • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 1886 – Drink Coca-Cola. 1928 – Coca-Cola … pure drink of natural flavors. 1887 – Delicious! Refreshing! Invigorating! Exhilarating! 1891 – The Ideal Brain Tonic/The Delightful Summer-Winter beverage. 1922 – Thirst knows no season. 1923 – Enjoy life. Dalam masalah positioning. 1925 – Six million a day. Coca cola semakin mendunia berkat penjualan kepada perusahaaan pembotolan independen dengan adanya lisensi ke negara lain dan hal ini dipertahankan sampai sekarang. Walaupun sempat menyandang gelar “brand of the century”.dari spanduk dengan tulisan dari cat minyak bertuliskan “drink Coca Cola”. Frank Robison sempat mengalami kerugian dalam penjualannya. Lalu juga dikembangkan dalam iklan komersialnya dimana ditampilkan semua orang dari berbagai ras menyanyikan lagu “I’d like to buy the world a coke”. 1904 – Delicious and refreshing.

slogan disesuaikan dengan negara dimana Coca cola di konsumsi namun. 1963 – Things go better with Coke. 1993 – Always Coca-Cola. Hal . 1974 – Look for the real things. 1956 – Coca-Cola … makes good things taste better. 1969 – It’s the real thing. Hal ini menunjukan adanya adaptasi budaya yang digunakan untuk lebih mendekatkan produk dengan pasar. Crisp Taste of Coke 1959 – Be really refreshed. 2000 – Enjoy. Agensi iklan Coca cola selalu dapat menempatkan produknya sesuai dengan target pasarnya yang muda dan kreatif sehingga berusaha melakukan inovasi dalam melakukan promosinya namun tetap mengikuti apa yang ‘hit’ di masyarakat. Di Indonesia sendiri. List di atas juga menunjukan kreativitas yang selalu meningkat dari tahun ke tahun. 1979 – Have a Coke and a smile. 1949 – Coca-Cola … along the highway to anywhere. 2001 – Life tastes good. Coca Cola sudah masuk sejak tahun 1927 dan diproduksi secara lokal tahun 1992 melalui Coca Cola Amatil Limited dengan nama dagang Coca Cola Bottling yang dibeli oleh joint venture beberapa perusahaan lokal dengan pabrik pertama di Jakarta dan terus berkembang sampai berdiri 11 perusahaan independen untuk pendistribusian Coca Cola dan akhirnya bergabung di tahun 2000[9]. 2005 – Make It Real. Saat ini The Coca Cola Company adalah market leader dalam perusahaan minuman dengan salah satu produk minuman berkarbonasinya Coca cola. 1954 – For people on the go. 1976 – Coke adds life. 1958 – The Cold. 1971 – I’d like to buy the world a Coke. masih terdapat beberapa slogan yang digunakan secara global. 1966 – Coke … after Coke … after Coke. 1982 – Coke is it! 1985 – America’s Real Choice 1986 – Red White & You (untuk Coca-Cola Classic) 1986 – Catch the Wave (untuk New Coke) 1989 – Can’t Beat the Feeling. 2006 – The Coke Side of Life 2007 – Live on the Coke Side of Life 2009 – Open Happiness 2010 – Twist The Cap To Refreshness Pada perkembangan berikutnya. 1952 – What you want is a Coke.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 1947 – Coke knows no season. 1957 – The sign of good taste. 1948 – Where there’s Coke there’s hospitality. 2003 – Real.

serta outdoor print ad. Dalam kegiatan promosinya. dan saart ini telah memberikan pelayanan kepada lebih dari 320 orang pengusaha mikro dan terus berkembang. Personal selling Dalam promosinya. Propinsi Jawa Barat. Kabupaten Bekasi. Ide-ide yang dikeluarkan dalam iklan Coca Cola tergolong unik. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara PositiFIESTA yang diselenggarakan Coca Cola Indonesia sekaligus peluncuran slogan baru saat itu yaitu “Hidup ala Coca Cola”. Coca Cola selalu melakukkan peremajaan produk lewat promosinya. Buka Kesempatan Semangat Baru Di Balik Tutup Botol Coca-Cola” dengan hadiah tabungan senilai Rp 2 juta untuk 20000 pemenang. Coca cola mengembangkan indirect distribution berbasis UKM yang merupakan kerjasama dengan pengusaha mikro dan street vending untuk melayani area yang memiliki tingkat lalu lintas konsumen yang tinggi dalam bentuk kios berjalan. Yang lain misalnya pada tanggal 7 Januari 2007 di Plaza Barat Senayan Jakarta dilakukan pelepasan balon yang telah diisi berbagi impian dan cita-cita. kereta dorong dan rombong. restaurant dan café). radio. Publisitas Lewat hubungan masyarakatnya.id lewat bagian mitos atau fakta di website tersebut. Coca Cola memberikan pengembangan industri kecil di Kecamatan Cikarang Barat. Selain itu juga dengan bekerja sama dengan restoran semisal Mc’Donalds.ini menunjukan adanya kepercayaan dari penanam saham terhadap keberhasilan Coca cola ke depannya. Domino Pizza dan sebagainya melalui program HoReCa (hotel. Sales promotion Sales promotion dilakukan antara lain melalui program hadiah di balik tutup botol di akhir tahun 2009 dengan tema “Buka Coca-Cola. Mass selling Selain itu juga didukung dengan berbagai mass selling iklan yang marak di berbagai media seperti televisi. dibuka sistem tanya jawab langsung untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui website resminya di www. Dalam pembuatan iklannya. Coca Cola selalu melakukan pendekatan-pendekatan kreatif melalui berbagai macam metode promosi. Selain itu. Iklan terakhir yang dikeluarkan Coca Cola mempunyai big idea Piala Dunia yang sedang marak menunjukan timing yang tepat dari iklan Coca Cola. agar tetap eksis dan relevan dengan konsumennya yang merupakan remaja dewasa. Didalamnya juga dijelaskan mengenai penjagaan mutu dari Coca Cola itu sendiri melalui bagian Virtual Plant Tour. Selain itu. dan jutaan botol minum gratis.co. Di sana dijelaskan mulai dari pembuatan sampai penyimpanan hingga ada di tangan konsumen. Coca Cola bekerjasama dengan agensi iklan McCann Ericksonn.cocacola-bottling. . kreatif serta memiliki timing yang tepat.

Coca-Cola (Japan) Company. Jumlah ini. terdapat peremajaan produk yang terus dilakukan untuk memperbaharui positioning produk agar tetap sama dengan target pasarnya. European Beverage Innovation Award (September 2009). Ltd. (2008). Daftar pustaka McCarthy. Media yang digunakan dalam beriklan sangat beragam dan bersifat ‘baru’ karena penuh inovasi begitu juga halnya dengan strategi promosinya. New Jersey: Prentice Hall. brands dan marketing. E. Hal ini menunjukan adanya permasalahan di bauran pemasaran lainnya yang tidak dibahas dalam makalah karena makalah hanya membahas dari sisi promosi saja. Best Advertiser Award 2006. diversity. masih lebih kecil dibanding Malaysia. . Penutup Kesimpulan Inovasi strategi pemasaran yang diterapkan Coca Cola tergolong unik dan kreatif sesuai dengan jiwa target pasar yakni remaja menuju dewasa. (CCJC). Advertiser of the Year Award. Namun hal ini tidak membuktikan kenaikan penjualan di berbagai dunia terutama di Indonesia. Namun masih lebih kecil dibanding Malaysia. Anuncios Awards (2007) dan sebagainya[10]. dilaporkan bahwa penjualan Coca cola di Indonesia yakni 13 porsi saji seukuran 236 ml per orang per tahun. Dari sini dapat disimpulkan bahwa. Selain itu juga. (1993). community. Coca-Cola Spain. Brand Awareness/Positioning category. Dibutuhkan kerjasama antara berbagai bauran pemasaran yang tergabung dalam marketing mix. CM Data Bank (May 2007). “The Coke Show – Coca-Cola’s Consumer Generated Media Approach. “Destapados Copa Coca-Cola” activation (Argentina. walaupun Coca cola sudah melakukan berbagai macam inovasi dari sisi promosinya. Perreault.Efektifitas Coca cola mendapatkan banyak penghargaan di berbagai bidang antara lain di bidang sustainability. TIME magazine (December 2007) Silver Award. Filiphina dan Singapura. “Happiness Factory — The Movie. Hal ini lumayan menunjang penjualan Coca cola di Indonesia yakni 13 porsi saji seukuran 236 ml per orang per tahun. ” MIXX Awards (October 2007). Menonjolkan di satu sisi saja tidak akan memajukan penjualan secara signifikan. Jerome & Wiliam D. Coca cola sebagai salah satu minuman ringan di Indonesia telah berhasil meningkatkan awareness masyrakat mengenai keberadaan produk tersebut. Advertising: Principles and Practices. environment. Jakarta: Penerbit Erlangga Moriarty. BusinessWeek (April 2010) Bronze Media Lion (Cannes) and Gold Effie (Argentina). Penjualan masih lebih kecil dari negara lain. Sandra. et al.” 10 Best TV Ads of 2007 (#7). Filiphina dan Singapura[11]. October 2009). tetapi masih ada permasalahan dalam penjualan. Beberapa yang menarik mengenai penghargaan di bidang marketing adalahMost Innovative Companies for 2010. workplace. Dasar-dasar Pemasaran (Edisi Kelima).

(2010). Sandra. [2] Moriarty. Hari. Hari. (2010).coca-colabottling. Hari. Radiawan. Tandjung. Needs. Radiawan. et al. (2010). New Jersey: Prentice Hall. Radiawan. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.co. Depok. Hari. dan Etika. (2010). Hari. Depok. Direct Marketing. Depok.html (15 Mei 2010) [1] Tandjung. Marketing. Hari. Depok. Hari.id (15 Mei 2010) www. Depok. Diffussion of Innovation. Kuliah Pemasaran 17 Maret 2010. Radiawan. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kuliah Pengantar Periklanan 8 April 2010. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kuliah Pengantar Periklanan 11 Februari 2010. Radiawan. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.com (15 Mei 2010) www. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.com (15 Mei 2010) http://www. Tandjung. Marketing. (2008). Depok. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kuliah Pemasaran 10 Februari 2010. Depok. (2010). (2010). www. (1983). Hari. Depok. Advertising: Principles and Practices.Rogers. Kuliah Pengantar Periklanan 18 Februari 2010. Bussiness to Bussiness Advertisement. Positioning. Canada: The Free Press of Macmillan Publishing Co. Iklan. Kuliah Pengantar Periklanan 15 April 2010. Wants and Demand. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kuliah Pengantar Periklanan 25 Februari 2010.com/ourcompany/awards_recognition. (2010). . (2010). Everett M. Prilaku Konsumen.ccamatil. Hari.thecoca-colacompany. Tandjung. Masyarakat.thecoca-colacompany. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kuliah Pemasaran 10 Februari 2010. (2010). Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Depok. Kuliah Pemasaran 24 Februari 2010. Marketing.

299-301 [9] www.thecoca-colacompany. Kuliah Pengantar Periklanan 18 Februari 2010. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. [7] Ibid [8] Moriarty. Jakarta: Penerbit Erlangga [4] Ibid.. Marketing.294 [5] Radiawan. Jerome & Wiliam D.id (15 Mei 2010) [10] http://www.cit. Dasar-dasar Pemasaran (Edisi Kelima). Perreault. Everett M.co. Hari. (1993).[3] McCarthy. Diffussion of Innovation.html (15 Mei 2010) .coca-colabottling..(1983). (2010).com/ourcompany/awards_recognition. Depok. E. [6] Rogers. Canada: The Free Press of Macmillan Publishing Co.op.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful