P. 1
Bab IV Hubungan Internasional

Bab IV Hubungan Internasional

|Views: 1,189|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Iqbal Samudera A on Jan 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2013

pdf

text

original

‡ Belajar yang tekun, mau sukses atau tidak pilihan ada di tangan anda..! 2.

Bagi yang nilainya sudah bagus harap dipertahankan, kapan perlu ditingkatkan..! 3. Walaupun Kn bukan penentu kenaikan kelas, target tuntas harus dicapai. 4. Ingat nilai semester 2 dikalkulasi dengan nilai semester 1, Maka bagi yang tidak tuntas nilai semester 2 harus melebihi SKM 5. Ikhtiar dan do·a harus seiring sejalan untuk meraih prestasi dan hidayah dari Allah Yang Maha Kuasa. 6. Ku do·akan semoga semua siswaku meraih prestasi yang terbaik, Ilmunya berkah, semakin kuat imannya, dimudahkan semua Urusannya Amin Yarabbalalamin«

Waktu : 8 x 45 Menit (Keseluruhan KD)
Kompetensi Dasar :
4.1. Mendeskripsikan pengertian, penting-nya, pentingdan sarana-sarana hubungan internasional saranabagi suatu negara. 4.2. Menjelaskan tahap-tahap perjanjian tahapinternasional. 4.3. Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik. 4.4. Mengkaji peranan organisasi interna-sional interna(ASEAN, AA, PBB) dalam me-ningkatkan mehubungan internasional. 4.5. Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia.

Standar Kompetensi :
4. Menganalisis
hubungan Internasional dan Organisasi Internasional

1.2.Waktu : 4 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4. pentingpentingnya. . Mendeskripsikan pengertian. 4. dan sarana-sarana hubungan saranainternasional bagi suatu negara. Menjelaskan tahap-tahap perjanjian tahapinternasional.

istilah-istilah. Menjelaskan berlaku dan berakhirnya perjanjian internasional serta jenis-jenis perjanjian internasional. . tahapistilahtahaptahap dan hal-hal penting dalam pembuatan halperjanjian internasional.(Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya hubungan internasional Mengidentifikasi sarana-sarana hubungan internasional saranaMenguraikan pengertian perjanjian internasional. jenisinternasional. Mengklasifikasikan penggolongan.

Tahap-tahap. serta Jenis-jenisnya). Jenis- . Internasional Para Ahli Arti Penting SaranaSarana-sarana Umum dan Para Ahli HUBUNGAN DAN PERJANJIAN INTERNASIONAL Hubungan Internasional Perjanjian Internasional Perjanjian Internasional (Penggolongan. Hal-hal penting. IstilahIstilahistilah. Berlaku TahapHaldan berakhirnya.Renstra RI Pengertian Hub.

antara lain : ‡ Politik internasional (International Politics). Affair).1. . (International Law). hubungan internasional adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. ‡ Organisasi Administrasi Internasional (International (International Organitation of Administration). Pengertian Renstra. Hubungan Internasional a. ‡ Hukum Internasional (International Law). Administration). KomponenKomponen-komponen yang harus ada dalam hubungan internasional. (International Politics). ‡ Studi tentang peristiwa internasional (The Studi of (The Forcight Affair).

Tygve Nathiessen. negara sepanjang hubungan bersifat internasional). hubungan internasional mrp bagian Nathiessen. . MC. Charles A. dari ilmu politik dan karena itu komponen-komponen komponenhubungan internasional meliputi politik internasional. adalah studi tentang keadaan-keadaan relevan yang keadaanmengelilingi interaksi. hubungan internasional. studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan kesatuansosial tertentu (negara. internasional). termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi. Clelland. 3. organisasi dan administrsi internasional dan hukum internasional. merupakan Sunaryo.Beberapa pengertian menurut para ahli : 1. bangsa maupun organisasi (negara. hubungan internasional Clelland. Warsito Sunaryo. 2.

 Faktor eksternal .  Faktor internal. c. Untuk membangun komunikasi lintas bangsa dan negara. kekhawatiran terancam kelangsungan hidupnya.b. karena tidak ada satu negarapun di dunia yang tidak bergantung kepada negara lain. mrp salah satu hubungan kerjasama yang mutlak diperlukan. . a. Suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Arti Penting Hubungan Internasional Hubungan antar negara. b. Mewujudkan tatanan dunia baru yang damai dan sejahtera.

Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya. Menciptakan saling penger-tian pengerantar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia. Memacu pertumbuhan ekoekonomi setiap negara. Perlu melakukan hubungan dan kerjasama internasional Setiap negara memiliki kelebihan. 2. kekurangan & kepentingan berbeda Didasari atas sikap saling mengmenghormati & menguntungkan. dengan tujuan : 1. 3. .Lanjutan ««««.

AsasAsas-asas hubungan internasional ‡ Asas Teritorial: Semua orang dan semua barang yang berada dalam wilayah suatu negara terikat dan tunduk pada hukum negara tersebut  Asas Kebangsaan (ekstrateritorial): Semua warga negara dimanapun dia berada tetap terikat pada hukum negara asalnya  Asas Kepentingan Umum : setiap negara berwenang melindungi dan mengatur kepentingan rakyatnya  Egality Rights: Adanya kesetaraan artinya para pihak yang mengadakan perjanjian berkedudukan sama  Pacta Sunt Servanda : Setiap perjanjian telah dibuat harus ditaati oleh pihakpihak-pihak yang mengadakannya  Receprositas: Tindakan suatu negara terhadap negara lain dapat dibalas setimpal. baik tindakan yang bersifat positif maupun negatif  Courtesy: Saling menghormati dan saling menjaga kehormatan negara  Rebug sig stantibus: Asas yang dapat digunakan terhadap perubahan yang mendasar/ fundamental dalam keadaan yang berhubungan dengan perjanjian internasional .Lanjutan ««««.

. dan Letak Geografis.FaktorFaktor-faktor penentu hubungan internasional     Kekuatan Nasional Jumlah Penduduk Sumber Daya.

SaranaSarana-sarana hubungan internasional Indonesia Departemen Luar negeri  Perutusan tetap RI  Perwakilan Diplomatik  Perwakilan Konsuler  Misi khusus  .

Lanjutan ««««. Semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat. hampir semua negara berkembang maupun negara maju telah mengadakan hubungan kerja sama dengan negara lain NEGARA MAJU A B NEGARA BERKEMBANG C NEGARA TERBELAKANG .

. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR Ayat (3) Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan pertimbangan DPR  Pasal 1 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Bangsa Perjanjian internasional (traktat = treaty) treaty)  Deklarasi Juanda 13 Desember 1957 yang diakui PBB pada tanggal 10 Desember 1982 dan disahkan oleh pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang No.Lanjutan ««««. membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain Ayat (2) Presiden dalam membuat perjanjian internasional yang menimbulkan akibat luas dan mendasar harus degan persetujuan DPR Ayat (3) Ketentuan lebih lanjut diatur dengan UU  Pasal 13 UUD 1945: Ayat (1) Presiden mengangkat duta dan Konsul Ayat (2) Dalam hal mengangkat duta. Bagi bangsa Indonesia hubungan kerjasama antar negara merupakan jalinan antar negara yang mengacu pada beberapa landasan hukum :  Pembukaan UUD 1945 alenia I dan IV  Pasal 11 UUD 1945 Ayat (1)Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan perang. 17 UndangTahun 1985 tentang Hukum Laut.

. ........... b...... Asas persamaan derajat: ................................................................................................................ a....... Pentingnya dan Sarana-sarana Hubungan Internasional Bagi Suatu Negara...Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian.......... bahwa dalam hubungan internasional asas persamaan derajat merupakan dasar yang menjadi kemauan bebas dan persetujuan dari beberapa atau semua negara.. dilanjutkan penugasan dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut : 1..................... Kemauan bebas: .............................. Berikan penjelasan singkatnya ! ................................... Menurut Hugo de Groot.........

... jumlah penduduk.. terdapat faktor-faktor faktorpenentu berupa . 3....... mengapa dalam mewujudkan hubungan internasional diperlukan adanya asas ³pacta sunt servanda´ ! .. ³pacta servanda´ ««««««««««««««««««««««««««««««««««... .............. ................................ Berikan tanggapan penjelasan......... Tuliskan perbedaan dan persamaan mendasar antara negara maju dengan negara berkembang dalam hubungan internasional perihal faktor-faktor penentu ³kekuatan nasional´ dan ³sumber daya´ di bawah ini ! Persamaan Perbedaan ....... Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini kaitannya dengan hubungan internasional ! Jumlah Penduduk Letak Geografis ......... .. kekuatan nasional... Dalam pelaksanaan hubungan internasional. sumber daya............................. 2................... dan letak geografis............ 4............................Lanjutan ««««..

. pada dasarnya adalah µhubungan hukumµ. Tahap-tahap Perjanjian Internasional Tahapa.2. Menurut Pasal 38 ayat (1) Statuta Mahkamah Internasional. lainnya´. ´Perjanjian internasional merupakan ´Perjanjian sumber utama dari sumber-sumber hukum sumberinternasional lainnya´. Dalam hubungan internasional telah melahirkan hak dan kewajiban antar subyek hukum (negara) yang saling berhubungan. Pengertian Hubungan internasional mrp hubungan antar negara.

. internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu. Beberapa pengertian yan dikemukakan oleh para ahli :  Prof Dr.Lanjutan ««««. SH. persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya. perjanjian LL. negara- .M. perjanjian internasional adalah suatu Oppenheimer-Lauterpacht. Subjek-subjek hukum dalam hal ini selain Subjeklembagalembaga-lembaga internasional. perjanjian internasional adalah suatu Schwarzenberger. persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang subjekmenimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum kewajibaninternasional. pihak G. Schwarzenberger. Mochtar Kusumaatmadja. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multirateral.M. LL. juga negara-negara.. akibat Oppenheimer-Lauterpacht.

.  Konferensi Wina tahun 1969. perjanjian Internasional adalah suatu persetujuan yang dinyatakan secara formal antara dua atau lebih negaranegara-negara mengenai pemantapan. perubahan atau pembatasan dari pada hak-hak dan kewajiban hakmereka secara timbal balik. adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih. Dalam hukum Internasional dikenal Istilah ´Tone Vides´ artinya Iktikat baik  Pendapat Accademy of Sciences of USSR. perjanjian internasional 1969. setiap subjek pembuat perjanjian hendaknya secara moral dan hukum benarbenarbenar bertanggungjawab terhadap apa yang telah dilakukannya. Dalam arti etis normatif. suatu perUSSR.Lanjutan ««««. yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat akibathukum tertentu.

hukum Wilayah kesehatan Menurut Subjeknya KLASIFIKASI PERJANJIAN INTERNASIONAL Negara. Ekonomi. Sesama subjek hukum Menurut Prosesnya Menurut Fungsinya Penting 3 tahap Sederhana 2 tahap Law making treaties Treaty contract . Subjek hukum.b. Penggolongan Perjanjian Internasional Lihat halaman 106 Menurut Isinya Politik.

4. Yaitu persetujuan yang tidak Mengatur masalah tamresmi dan pada umumnya tidak bahan penafsiran dibuat oleh kepala negara. Nama Traktat (Treaty) Konvensi (Convention) Protokol (Protocol) Uraian Keterangan Yaitu. dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi (high policy). 3. Persetujuan Yaitu prjanjian yang (Agreeteknis atau admistratif ment) . 2. Yaitu persetujuan formal yang bersifat multilateral. tik & bidang ekonomi. Istilah-istilah Lain Perjanjian Internasional IstilahNo 1. perjanjian paling formal Perjanjian ini khusus yang merupakan persetujuan mencakup bidang polidari dua negara atau lebih. Persetujuan ini harus dilegalisasi oleh wakilwakil berkuasa penuh (plaenipotentiones). berifat Agrement tidak diratifikasi karena sifatnya tidak seresmi traktat atau konvensi.c. klausal-klausal ttn.

Perikatan tidak seresmi traktat dan konvensi. 5. 7. Piagam itu dapat digunakan sebagai alat tambahan untuk pelaksanaan suatu konvensi (seperti piagam kebebasan transit). atau suatu permufakatan. 6.Lanjutan ««««. Perikatan (Arrangement) Proses Verbal Piagam (Statute) Yaitu istilah yg digunakan untuk transaksi-transaksi yang bersifat sementara. Yaitu catatan-catatan atau kesimpulan konferensi diplomatik. . Yaitu himpunan peraturan yang ditetapkan oleh persetujuan internasional baik mengenai pekerjaan maupun kesatuankesatuan tertentu seperti pengawasan internasional yang mencakup tentang minyak atau mengenai lapangan kerja lembaga-lembaga internaional. Proses verbal tidak diratifikasi.

dan sistematis serta tidak memerlukan ratifikasi. terinci. dan dokumen tidak resmi. Deklarasi sebagai traktat bila menerangkan suatu judul dr batang tubuh ketentuan traktat. sampai berhasil diwujudkan perjumpaan yang lebih permanen.Lanjutan ««««. 9. dan sebagai dokumen tidak resmi apabila merupakan lampiran pd traktat /konvensi. Deklarasi (Declaration) Yaitu perjanjian internasional yg berbentuk traktat. Modus Vivendi . Yaitu dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. 8. Deklarasi sebagai persetujuan tidak resmi bila mengatur hal-hal yang kurang penting.

Yaitu traktat yang dapat bersifat LBB menggunakan keresmi dan tidak resmi. Akibat pertukaran nota ini timbul kewajiban yang menyangkut mereka. 1928. serta masalah yang disetujui konferensi dan tidak memerlukan ratifikasi. pertukaran nota dilakukan oleh wakilwakil militer dan negara serta dapat bersifat multilateral. Yaitu ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. tentuan umum arbitrasi untuk menyelesaikan scr damai pertikaian internasional th. 10. Ketentuan Penutup (Final Act) 12. tetapi akhir-akhir ini banyak digunakan. 11. nama utusan yang turut diundang. . Biasanya. Pertukaran Nota Yaitu metode yang tidak resmi. Ketentuan Umum (General Act).Lanjutan ««««.

Pakta membutuhkan ratifikasi. 13. Pakta (Pact) 15. Covenant Yaitu anggaran dasar LBB (Liga Bangsa-Bangsa). . Charter Yaitu istilah yang dipakai dalam Misalnya. pendirian badan yang melakukan fungsi administratif.Lanjutan ««««. Atlantic perjanjian internasional untuk Charter. Yaitu istilah yang menunjukkan suatu persetujuan yang lebih khusus (Pakta Warsawa). 14.

Ratifikasi oleh badan legislatif (jarang digunakan). 3. 2. Ratifikasi oleh badan eksekutif (biasa dilakukan oleh rajaraja-raja absolut dan pemerintahan otoriter).d. Ratifikasi campuran DPR dan Pemerintah (paling (paling banyak digunakan karena peranan legislatif dan ekseeksekutif sama-sama menentukan dalam proses ratifikasi. sama- . Tahap-tahap Pembuatan Perjanjian Internasional TahapTahapTahap-tahap menurut konvensi Wina tahun 1969 :  Perundingan (Negatiation)  Penandatanganan (Signature)  Ratifikasi (Ratification) 1.

ratifikasi. ataupun (accession). pernyataan menerima (acceptance) dan dapat juga dengan cara (acceptance) pertukaran naskah yang sudah ditandatangani. . ‡ Pada saat peserta perjanjian mengikat diri pada perjanjian itu bila dalam naskah tidak disebut saat berlakunya. pernyataan turut serta (accession). Persetujuan untuk mengikatkan diri. dengan penandatangan. Konvensi Wina (tahun 1969) pasal 24 menyebutkan bahwa mulai berlakunya sebuah Perjanjian Internasional adalah sebagai berikut: ‡ Pada saat sesuai dengan yang ditentukan dalam naskah perjanjian tersebut. Misalnya. sangat tergantung pada persetujuan mereka.Lanjutan ««««.

. Hal-hal Penting dalam Proses Pembuatan HalPerjanjian Internasional UnsurUnsur-unsur penting dalam persyaratan adalah : ‡ Harus dinyatakan secara formal/ resmi. atau mengubah akibat hukum dari ketentuan-ketentuan ketentuanyang terdapat dalam perjanjian itu. meniadakan. dan ‡ Bermaksud untuk membatasi. Jika suatu negara mengajukan persyaratan.e. tetapi dengan syarat hanya terikat pada bagian-bagian tertentu yang bagiandianggap membawa keuntungan bagi kepentinganya. tidak berarti mengundurkan diri dari perjanjian (multilateral). Negara tersebut masih tetap sebagai peserta dalam perjanjian.

(Unanimity Persyaratan itu hanya sah atau berlaku bagi yang mengajukan persyaratan jika persyaratan ini diterima oleh seluruh peserta dari perjanjian. Teori ini biasanya dianut oleh organisasi-organisasi negara organisasiAmerika.Lanjutan ««««. . Teori yang cukup berkembang dalam persyaratan perjanjian internasional :  Teori Kebulatan Suara (Unanimity Principle).  Teori Pan Amerika. Setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan persyaratan dengan negara yang menerima persyaratan.

maka perjanjian mulai berlaku bagi negara itu pada tanggal tsb. dan masalah-masalah lain yang masalahtimbul yang perlu sebelum berlakunya perjanjian itu. pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh suatu perjanjian. persyaratan.f. kecuali bila perjanjian menentukan lain. . fungsifungsi-fungsi penyimpanan. perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding. berlaku sejak saat disetujuinya teks perjanjian itu. Bila persetujuan suatu negara untuk diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan. Berlaku dan Berakhirnya Perjanjian Internasional Berlakunya Perjanjian Internasional : Perjanjian internasional berlaku pada saat peristiwa berikut ini. cara dan tanggal berlakunya. Mulai berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut yang disetujui oleh negara perunding. KetentuanKetentuan-ketentuan perjanjian yang mengatur pengesahan teksnya.

5. DR. Syarat-syarat tentang pengakhiran perjanjian sesuai dengan Syaratketentuan perjanjian itu sudah dipenuhi. 3.. Adanya persetujuan dari peserta-peserta untuk mengakhiri pesertaperjanjian itu. 7. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Mochtar Kusumaatmadja. 2. 4. Adanya perjanjian baru antara peserta yang kemudian meniadakan perjanjian yang terdahulu.Lanjutan ««««. 6. . Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya objek perjanjian itu.H. Berakhirnya Perjanjian Intenasional Prof. mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena : 1. S. Masa beraku perjanjian internasional itu sudah habis. Telah tercapai tujuan dari perjanjian internasional itu.

Wilayah penerapan (teritorial scope). Kesadaran hukum nasional. (successive . Perjanjian harus dipatuhi (pacta sunt servada). Daya berlaku surut (retroactivity). (teritorial c. b. Pelaksanaan Perjanjian Internasional :  Ketaatan Terhadap Perjanjian a. (pacta b. Perjanjian penyusul (successive treaty).Lanjutan ««««. (retroactivity).  Penerapan Perjanjian a.

Metode dari aliran yang berpegang pada naskah perjanjian. kosa3. dalam prakteknya dilakukan dengan menggunakan tiga metode : 1.Lanjutan ««««. Metode dari aliran yang berpegang pada kehendak penyusun perjanjian dengan memanfaatkan pekerjaan persiapan. 2. dengan penafsiran menurut ahli yang umum dari kosa-katanya. Metode dari aliran yang berpegang pada objek dan tujuan perjanjian. . Penafsiran Ketentuan Perjanjian.

Kedudukan Negara Bukan Peserta Negara bukan peserta pada hakikatnya tidak memiliki hak dan kewajiban untuk mematuhinya. . mereka laindapat juga terikat.Lanjutan ««««. Selat Malaka dan lain-lain). dan Negara tersebut dikehendaki oleh para peserta. bila perjanjian itu bersifat multilamultilateral (PBB) atau objeknya besar (Terusan Suez. Panama. Akan tetapi. apabila: Negara tersebut menyatakan diri terikat terhadap perjanjian itu.

Pembatalan Perjanjian Internasional. . suatu perjanjian internasional dapat batal. antara lain : ‡ Negara peserta atau wakil kuasa penih melanggar ketentuanketentuan-ketentuan hukum nasionalnya. Berdasarkan Konvensi Wina tahun 1969. Paksaan tersebut baik dengan ancaman maupun penggunaan kekuatan. ‡ Terdapat penyalahgunaan atau kecurangan (corruption).Lanjutan ««««. baik melalui kelicikan atau penyuapan. karena berbagai alasan. (error) ‡ Adanya unsur penipuan dari negara peserta tertentu terhadap negara peserta lain waktu pembentukan perjanjian. ‡ Adanya unsur paksaan terhadap wakil suatu negara peserta. ‡ Bertentangan dengan suatu kaidah dasar hukum internasional umum. ‡ Adanya unsur kesalahn (error) pada saat perjanjian dibuat.

4. Jenis-jenis Perjanjian Internasional JenisPerjanjian Bilateral. Perjanjian ³ekstradisi´ antara Republik Indonesia dan Malaysia pada tahun 1974. Perjanjian antara Republik Indonesia dengan RRC (Republika Rakyat Cina) pada tahun 1955 tentang penyelesaian ³dwikewarganegaraan´. 3. . Perjanjian antara Republik Indonesia dan Australia mengenai pertahanan dan keamanan wilayah kedua negara pada tanggal 16 Desember 1995. ada beberapa contoh : 1. 2.g. Perjanjian antara Indonesia dengan Muangthai tentang ³Garis Batas Laut Andaman´ di sebalah utara Selat Malaka pada tahun 1971. bersifat khusus (treaty contract) dan tertutup.

Zona Ekonomi Eksklusif. Zona Bersebelahan. ‡ Konvensi Wina. ‡ Konvensi Hukum Laut Internasional tahun 1982 tentang ³Laut Teritorial. tahun 1961.Lanjutan ««««. tentang ³Hubungan Diplomatik´.´ Ada beberapa contoh : ‡ Konvensi Jenewa. Perjanjian Multilateral. . tahun 1949 tentang ³Perlindungan Korban Perang´. sering disebut sebagai law making treaties karena biasanya mengatur hal-hal halyang menyangkut kepentingan umum dan bersifat ³terbuka. dan Landas Benua´.

negara- . internet. Jelaskan mengapa sebelum suatu perjanjian internasional dibuat. Berikan penjelasan bagaimana kedudukan negara peserta dan bukan peserta pada saat suatu perjanjian internasional akan ditandatangani oleh negara-negara yang berkepentingan. majalah. buletin & sebagainya. kemudian lakukan halhal-hal berikut : 1. Berikan alasan penjelasan. perlu dilakukan perundingan (negosiasi) ! 5. koran. mengapa di dlm hubungan antar negara perjanjian internasional dianggap sangat penting ! 3. Rumuskan kembali pemahaman tentang pengertian perjanjian internasional ! 2.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 2 Carilah sumber informasi lain baik dari buku. Berikan penjelasan mengapa suatu perjanjian internasional ada yg harus diratifikasi dan ada yg tidak perlu diratifikasi ! 4.

Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik.. .Waktu : 2 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4.3.

(Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Mendeskripsikan pengertian perwakilan diplomatik dan perwakilan konsuler Mengidentifikasi fungsi/tugas dan tingkat perwakilan diplomatik dan Konsuler Mengidentifikasi perbedaan perwakilan diplomatik dengan perwakilan konsuler .

Landasan Hukum Perwakilan Negara RI di luar negeri Fungsi & Fungsi ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Pengangkatan Kronologis Tugas & Fungsi Perangkat Kekebalan & Keistimewaan PERWAKILAN DIPLOMATIK Perwakilan dalam arti politis (diplomatik) Perwakilan dalam arti non politis (konsuler) ‡ Tugas & Fungsi ‡ Mulai dan berakhirnya .

Perwakilan Negara RI di Luar Negeri a. . Prosedur maupun teknis pelaksanaannya. mengangkat dan menerima duta dari negara lain. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. Dalam hal mengangkat duta. diatur oleh Menteri Luar Negeri.1. Presiden sebagai Kepala Negara. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. 3. Landasan Hukum Pasal 13 UUD 1945 menyebutkan bahwa: 1. Presiden mengangkat duta dan konsul. 2.

( Mengadakan perundingan ttg masalah yang dihadapi kedua negara dan berusaha untuk menyelesaikannya. ( Apabila dianggap perlu.b. ( Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima. dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. ( Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. ( Mengadakan persetujuan dgn pem. ( Memelihara hub persahabatan antara kedua negara. ( Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang diijinkan oleh hukum internasional. sesuai UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. dsb. ( Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima. 2. Perwakilan Diplomatik Republik Indonesia No 1. Diplomatik Tugas Pokok Perwakilan Diplomatik Uraian ( Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. Fungsi Perwakilan Diplomatik Berdasarkan Kongres Wina 1961 . negara penerima. pemberian paspor.

( Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. setiap negara menggunakan sarana diplomasi ajakan. ada. ekonomi. ( Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dgn kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. diplomasi meliputi seluruh kegiatan politik luar negeri sebagai berikut: berikut: ( Menentukan tujuan dengan menggunakan semua daya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. 3. tersebut. Dalam arti luas. diplomatik. . dan menunjukkan kekuatan militer dan ekonomi. ( Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain.Lanjutan ««««. sehingga kepentingannya dapat diperkediperkenalkan kepada negara lain dengan jalan diplomatik. lain. sebaik-baiknya. konferensi. Peranan Perwakilan Diplomatik Dlm membina hubungan internasional. Pada umumnya dalam menjalankan tugas diplomasi antar bangsa. diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara.

negerinya´. Istilah diplomatik (diplomacy). ( Menerima pengaduan-pengaduan untuk diteruskan pengaduankepada pemerintah negara penerima. Untuk menjalin hubungan diantara negara-negara itu. ´berarti sarana yang sah (legal). ( Melindungi warga negara sendiri yang bertempat tinggal di negara penerima. penerima. sehingga jika terjadi sesuatu urusan. perwakilan tersebut dapat mengambil langkah-langkah langkahuntuk menyelesaikannya. 4. negarabiasanya negara tersebut saling menempatkan perwakilannya (Keduataan atau Konsuler). . menyelesaikannya.Lanjutan ««««. terbuka dan terang-terangan yang terangdigunakan oleh sesuatu negara dalam melaksanakan politik luar negerinya´. dalam hubungan internasional (diplomacy). Tujuan Diadakan Perwakilan Diplomatik ( Memelihara kepentingan negaranya di negara penerima. penerima.

Pembukaan/Pengangkatan Persyaratan yg harus dipenuhi dalam pembukaan/pertukaran perwakilan diplomatik (politis) maupun konsuler (non-politis) : (politis) (non-politis)  Harus ada kesepakatan kedua belah pihak (mutual conceat) (mutual conceat) yang akan mengadakan pembukaan atau pertukaran diplomatik maupun konsuler. declaration).2. Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti Politis (Diplomatik) a. Berdasarkan Pasal 2 Konvensi Wina 1961. . harus dituangkan dalam bentuk : Persetujuan bersama (joint agreement) dan Komunikasi bersama (joint (joint agreement) (joint declaration). prinsip(reciprositas).  Prinsip-prinsip yang beraku. yaitu setiap negara dapat Prinsipmelakukan hubungan atau pertukaran perwakilan diplomatik berdasarkan atas prinsip-prinsip timbal balik (reciprositas).

berpidato. menerima. menerima surat kepercayaan ( lettre de creance) yang creance) ditanda tangani kepala negara pengirim. pengirim. II Mendapat persetujuan (demende. IV Diplomat yg akan diditempatkan. III . agregation) agregation) dari negara yang menerima. Surat kepecayaan disediserahkan kepada kepala negara penerima (lettre de rapple) dlm suatu rapple) upacara dimana seorang diplomatik berpidato.b. Negara. Kronologi Pengangkatan Diplomatik I Kedua belah pihak sasaling tukar informasi tententang akan dibukanya perwakilan oleh Deparlu masingmasing-masing Negara.

b. Minsiter dan Inter-nuncios diakreditasikan pada Kepala Negara. c. Ammbassador and Legates Or Nuncious. Perwakilan Kunci). b. Catatan:disebut jugakonggres Achen. Envoys. Envoys Extra Ordinary and Minister Pleni Petentiary (Duta Besar Luar biasa dan Berkuasa Penuh) KONGGRES AIX LA CHAPELLA (1818) KONGGRES WINA (1961) a. d. Ammbassador Papa Legates Nuncios (Duta Besar.c. Envoys and Minister Pleni Petentiary. Klasifikasi Perwakilan Diplomatik CORPS DIPLOMATIQUE (PERWAKILAN DIPLOMATIK) KONGGRES WINA (1815) a. b. Minister Resident. diakredi-tasikan kepada Menteri Luar Negeri. c. a. Ammbassador (Nuncios) diakre-detasi pada Kepala Negara dan kepala misi yang lain yang sederajat. . Charge de Affaires. Charge D¶ Affaires.

Negosiasi. e.d. Relationship. Tugas dan Fungsi Perwakilan Diplomatik Tugas umum seorang perwakilan diplomatik a. d. Dalam melaksanakan tugasnya. d. Representasi b. Relationship. diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili Kepala Negaranya di negara penerima . Observasi. Proteksi. Observasi. Negosiasi.Proteksi. c.

Mengadakan persetujuan dgn pemerintah negara penerima. sesuai dengan undangundangundang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima. 4. menurut Konggres Wina 1961. 2. 5. Memelihara hubungan persahabatan kedua negara. 3. Fungsi Perwakilan diplomatik. . Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yang batasdiijinkan oleh hukum internasional. mencakup hal-hal berikut : hal1. Mewakili negara pengirim di dlm negara penerima.Lanjutan ««««.

e. Perangkat Perwakilan Diplomatik
Perwakilan diplomatik menurut ketetapan Konggres Wina Tahun 1815 dan Konggres Aux La Chapella 1818 (Konggres Achen), dilakukan oleh :
No
1.

Nama
Duta Besar Berkuasa Penuh (Ambassador) Ambassador) Duta (Gerzant) Gerzant) Menteri Residen

Uraian

Keterangan

Adalah tingkat tertinggi Ambassador ditempatkan pada dalam perwakilan diplomatik negara yang banyak menjalin yang mempunyai kekuasaan hubungan timbal balik. balik. penuh dan luar biasa. biasa. Adalah wakil diplomatik yang Dalam menyelesaikan persoapersoapangkatnya lebih rendah dari lan kedua negara, hrs berkonberkonduta besar. besar. sultasi dgn pemerintahnya. pemerintahnya. Seorang Menteri Residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. negara. Dia hanya mengurus urusan negara. negara. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara di mana mereka bertugas. bertugas.

2.

3.

Lanjutan ««««.
4. Kuasa Usaha (Charge de Affair) Affair) Kuasa Usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : Kuasa Usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan, Kuasa Usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan, ketika pejabat ini belum atau tidak ada di tempat. tempat.

Duta besar yang diangkat menjadi ketua perwakilan asing, disebut doyen. Tingkat perwakilan suatu negara ditentukan berdasarkan beberapa pertimbangan sebagai berikut : 1. Penting tidaknya kedudukan negara pengutus dan negara penerima perwakilan itu. 2. Erat tidaknya hubungan antar negara yang mengadakan hubungan itu. 3. Besar kecilnya kepentingan bangsa / negara yang mengadakan hubungan itu.

Lanjutan ««««.
5. Atase-Atase AtaseAdalah pejabat pembantu dari Duta Besar berkuasa penuh. penuh. Terdiri atas 2 (dua) bagian :  Atase Pertahanan Atase ini dijabat oleh seorang perwira TNI yang diperbandiperbantukan Departemen Luar Negeri dan ditempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), serta diberikan kedudukedudukan sebagai seorang diplomat. diplomat.  Atase Teknis Atase ini, dijabat oleh seorang pegawai negeri sipil tertentu yang tidak berasal dari lingkulingkungan Departemen Luar Negeri dan ditempatkan di salah satu KBRI untuk membantu Duta Besar. Tugasnya yaitu memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh.

Dia berkuasa penuh dalam melaksanakan tugas-tugas tugasteknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri. sendiri. Misalnya, Atase PerPerdagangan, Atase PerindusPerindustrian, Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Kebudayaan.

Para diplomat beserta stafnya. tidak tunduk pada kekuasaan peradilan pidana dan sipil dari negara penerima.  Menjamin pelaksana fungsi perwakiperwakilan diplomatik secara efisien.f. Para diplomatik exteritoriallityµ µextra teritoriallityµ). . Menurut Konvensi Wina 1961 Perwakilan diplomatik diberikan KekeKekebalan dan keistimewaan. hampir dalam segala hal harus diperlakukan sebagaimana mereka berada di luar wilayah negara penerima. disebut (exteritoriallityµ atau µextra teritoriallityµ). Kekebalan dan Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Asas kekebalan dan keistimewaan diplomatik. dgn maksud :  Menjamin pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik sebagai wakil negara.

Diplomatik.  Pribadi Pejabat Diplomatik. . Diplomatik. Kediaman). mencakup : (Immunity). Kekebalan diplomatik (Immunity). disebut jg daerah ekstrateritorial. yaitu hak untuk memberi kesempatan kpd suatu negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negara asing yang melarikan diri. Para diplomat tdk memiliki hak asylum.Lanjutan ««««. ekstrateritorial.  Korespondensi Diplomatik. yaitu kekebalan terhadap alat-alat kekuasaan negara penerima dan alatkekebalan dari segala gangguan yang merugikan para pejabat diplomatik.  Kantor Perwakilan (Rumah Kediaman). Kekebalan Perwakilan Diplomatik atau Involability (tidak dapat diganggu gugat).

rumah tangga. lain pajak penghasilan. radio. atas dasar ´timbal ± balik´ sebagaimana diatur di dalam Konvensi Wina 1961 dan 1963. kendaraan bermotor. yaitu mecakup :  Pembebasan dari kewajiban membayar pajak. . misi perwakilan. televisi dan sebagainya. terhadap barang-barang barangkeperluan dinas. antara pajak.Lanjutan ««««.  Pembebasan dari kewajiban pabean. bumi dan bangunan. kekayaan. bea keluar. keperluan rumah tangga dan sebagainya. bea cukai. barang keperluan sendiri. Keistimewaan Perwakilan Diplomatik Pemberian keistimewaan kepada perwakilan diplomatik. antara lain bea pabean. masuk.

 Konsul dan Wakil Konsul.3. . membawahi beberapa konsul yang Jenderal.  Agen Konsul. konsul yaitu mengepalai suatu Konsul. Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti Non Politis (Konsuler) Diwakili oleh Korps Konsuler dalam kepangkatan :  Konsul Jenderal. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. ditempatkan di ibu kota negara. dengan tugas untuk mengurus hal-hal yang Konsul. halbersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. kekonsulan yang kadang-kadang diperbantukan kepada kadangkonsul jenderal.

perhubungan. perdagangan. komunikasi dan persandian. 2. protokol. dan pelaporan. kebudayaan dan ilmu pengetahuan. . Melaksanakan pengamatan. 4. 6. 3. Melindungi kepentingan nasional negara dan warga negara yang berada dalam wilayah kerjanya. Melaksanakan usaha peningkatan hubungan dengan negara penerima di bidang perekonomian. Menyelenggarakan urusan pengamanan. konsuler. penilaian. Melaksanakan urusan tata usaha. keuangan. 5. Menyelenggarakan bimbingan dan pengawasan terhadap warga negara di wilayah kerjanya. perlengkapan dan urusan rumah tangga perwakilan Konsuler. Fungsi Perwakilan Konsuler 1. kepegawaian.a. penerangan.

lain2. tukarPengetahuan.  Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Tugas-tugas Yang Berhubungan dengan Kekonsulan 1. Bidang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan. mahasiswa. yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru Ekonomi. tukarmenukar pelajar. dan lain-lain. seperti. Bidang Ekonomi. pelaksanaan perjanjian perdagangan dan lain-lain. mengawasi pelayanan. Bidang-bidang lainBidanglain seperti :  Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim. promosi perdagangan. dengan menggalakkan ekspor komoditas nonmigas.  Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi administratif lainnya.b. .

Satu negara dapat mempunyai lebih dari satu perwakilan konsuler. 4.c. Mempunyai hak ekstrateritorial (tidak tunduk pada pelaksanaan kekuasan Peradilan). Berhak mengadakan hubungan yang bersifat politik. . Korps Diplomatik Memelihara kepentingan negaranegaranya dengan melakukan hubungan dengan pejabat-pejabat Tingkat pejabatPusat. Tidak mempunyai hak ekstrateekstrateritorial (tunduk pada pelaksapelaksanaan kekuasaan peradilan). Persamaan dan Perbedaan Diplomatik dan Konsuler Persamaan antara perwakilan diplomatik dan konsuler adalah bahwa keduakedua-duanya merupakan utusan dari suatu negara tertentu. Satu negara hanya mempunyai satu perwakilan diplomatik saja dalam satu negara penerima. 3. 2. Korps Konsuler Memelihara kepentingan neganegaranya dengan melaksanakan hubungan dgn pejabat-pejabat pejabattingkat daerah (setempat) Berhak mengadakan hubungan yang bersifat non politik. PERBEDAAN No 1.

2) Ia ditarik (recalled) oleh Pemerintah negaranya. 2) Penarikan dari negara pengirim 3) Pemberitahuan bahwa ia bukan lagi sebagai anggota staf Konsuler. Mulai dan Berakhirnya Fungsi Misi Perwakilan Diplomatik-Konsuler HAL Mulai berlakunya Fungsi DIPLOMATIK Yaitu saat menyerahkan surat kepercayaan (Lettred Creance/ menurut pasal 13 Konvensi Wina 1961) 1961) KONSULER (Pasal dan Konvensi Wina 1963) 1963) memberitahukan dengan layak kepada negara penerima. . 24. 4) Kalau negara penerima perang dengan negara pengirim (pasal 43 Konvensi Wina 1961). Wina 1963) 1963) 1) Fungsi seorang pejabat konsuler telah berakhir. dan 25 Konvensi 23. 24. penerima.d. Konsuler. 3) Karena tidak disenangi (dipersona non Grata). (Pasal 23. berakhir. Berakhirnya 1) Sudah habis masa Fungsi jabatan.

4. 6. lakukan Strategi Pembelajaran dgn Penugasan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) atau Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis. 5. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok. LangkahLangkah-langkah : 1.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 3 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Fungsi Perwakilan materiDiplomatik (Perwakilan Negara RI. dan ditulis pada lembar kertas. Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap wacana/kliping. Perwakilan Negara di Negara Lain dalam arti politis dan non politis) . Diberikan ´wacanaµ atau kliping sesuai topik bahasan. Buatlah kesimpulan bersama. Penutup. 3. 2. . Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 4 ² 5 orang.

Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia.4. . Mengkaji peranan organisasi internainternasional (ASEAN. AA.5.Waktu : 4 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis hubungan Internasional dan Organisasi Internasional Kompetensi Dasar : 4. 4. PBB) dalam memeningkatkan hubungan internasional.

(Indikator) Hasil Yang Diharapkan : Mengidentifikasi macam-macam organisasi internasional Menguraikan peranan dan tujuan organisasi internasional PBB dan ASEAN dalam meningkatkan hubungan internasional .

Pengertian Org. Internasional

ORGANISASI INTERNASIONAL

MacamMacammacam Org. Internasional

‡ ASEAN ‡ KTT AA ‡ PBB Pol Luar Negeri RI

Kerja sama dan Perjanjian Internasional

Kerja sama & Perjanjian Internasional

1. Peranan Organisasi Internasional (ASEAN, AA, PBB) dalam Meningkatkan Hubungan Internasional
a. Pengertian Organisiasi internasional atau disebut ´Multilateralisme´ adalah suatu istilah hubungan internasional yang menunjukkan kerjasama antar negara. beberapa negara. Dalam filosofi politis, lawan dari multilateralisme adalah unilateralisme. unilateralisme.

b. Organisasi Internasional ASEAN
ASEAN adalah singkatan dari "Association of "Association Southeast Asian Nations" atau Persatuan Nations" NegaraNegara-Negara Asia Tenggara. ASEAN didirikan Tenggara. pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. Bangkok.

ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. Menteri luar negeri penandatangan Deklarasi Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia), Narciso R. Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).

Tidak mempergunakan ancaman (menolak penggunaan kekuatan) militer. kesamaan. Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan nasional yang bebas dari campur tangan luar. 5. 4. 3. Penyelesaian perbedaan atau pertengkaran dan persengketaan secara damai. . Saling mengormati terhadap kemerdekaan. 2.Lanjutan ««««. didasarkan pada prinsip-prinsip : prinsip1. negaraPembentukan ASEAN. integritas wilayah nasional dan identitas nasional setiap negara. kedaulatan. Tidak saling turut campur urusan dlm negeri masingmasingmasing. dan 6. subversif dan intervensi dari luar. Asas keanggotaan ASEAN adalah terbuka. Menjalankan kerjasama secara efektif antara anggota. ASEAN memberi kesempatan kerja sama kepada negara-negara lain.

dan 6. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. Meningkatkan kerja sama yang aktif dlm bidang ekonomi. jasa dan meningkatkan taraf hidup. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian. 3. kemajuan sosial. industri. . Organisasi ASEAN didirikan dengan tujuan : 1. 4. 5. 2. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan regional. iilmu pengetahuan & adminsitrasi. Meningkatkan penggunaan pertanian. perdagangan. budaya. dan pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tengggara. teknik.Lanjutan ««««. sosial.

2. Struktur ASEAN Sebelum KTT Bali 1976 1. Komite-komite tetap dan komite-komite khusus.Lanjutan ««««. Komite-komite. Sidang para menteri lainnya (non-ekonomi). 3. 2. 1. 4. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap ibu kota negaranegara ASEAN. . Setelah KTT Bali 1976 Summit Meeting (Pertemua kepala pemerintahan) yang merupakan otoritas / kekuasaan tertinggi di dalam ASEAN. Standing Committe (Badan yang bersidang di antara dua sidang Menlu negara ASEAN untuk menangani persoalanpersoalan yang memerlukan keputusan para menteri). 5. ASEAN Ministering Meeting (Sidang tahunan para menteri luar negeri). 3. Standing Commite. 4. ASEAN Mininsterial Mee-ting (Sidang Tahunan Para Menteri).

Nama H. 10.R Dharsono Umarjadi Notowijono Datuk Ali Bin Abdullah Narciso G.E. 2. 7. Jr. 6. Severino Jr. 11. Sekretariat ASEAN berada di Jakarta yg dipimpin oleh Sekretariat Jenderal atas dasar pengangkatan oleh para Menteri Luar Negeri secara bergilir. 3. 9. 4. dengan masa jabatan selama 2 (dua) tahun. 5. No 1. H. Reyes Chan Kai Yau Phan Wannamethee Roderick Yong Rusli Noor Dato Ajit Singh Rodolfo C. Ong Keng Yong Negara Indonesia Indonesia Malaysia Filipina Singapura Thailand Brunei Darussalam Indonesia Malaysia Filipina Singapura Dari 7 Juni 1976 19 1978 Februari Sampai 18 Februari 1978 30 Juni 1978 30 Juni 1980 1 Juli 1982 15 Juli 1984 15 Juli 1986 16 Juli 1989 1 Januari 1993 31 Desember 1997 31 Desember 2002 sekarang 10 Juli 1978 1 Juli 1980 18 Juli 1982 16 Juli 1984 16 Juli 1986 17 Juli 1989 1 Januari 1993 1 Januari 1998 1 Januari 2003 . 8.Lanjutan ««««.

4. KTT ke-2 di Kuala Lumpur. 3. 27keJanuari 1992. 14-15 Des 1995.KTT Tidak Resmi ke-2 di Kuala keLumpurkeMalaysia. 1997. 5. Indonesia. 141987. pemimpinASEAN. Manila-Filipina. Singapura. KTT Resmi KTT Tidak Resmi KTT ke-1 di Bali-Indonesia. . ke14-15 Des 1987. 1995. di 2. tanggal 30 November 1996. 14Thailand. 271999. tanggal 14-16 1977. tgl 27-28 Nov 1999. KTT Tidak Resmi ke-1 di JakartakeBali-Indonesia. BangkokBangkokKTT ke-5 kedi Thailand. 4-5 Agustus 1977. 1992. 222000. 1976. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN adalah konferensi puncak antara pemimpin-pemimpin negara anggota ASEAN. KTT Tidak Resmi ke-3 di Filipina. Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN No 1. 22-25 Nov 2000. KTT ke-4 di Singapura. 1996. Malaysia. Lumpur-Malaysia. keKTT ke-3 di Manila-Filipina.Lanjutan ««««. Lumpur14Desember 1997. keJakarta2323-24 Februari 1976. 27-29 KTT Tidak Resmi ke-4 keSingapura.

keKTT ke-9 di Bali-Indonesia. 9. keBegawanDarussalam. ke5-6 . 2002. KTT ke-12 di Cebu-Filipina. 7. 11. KTT ke-6 di Hanoi-Vietnam. 10. 2006. 292004. 12-14 Desember 2005. keVientiane-Laos. 6. 29-30 November 2004. keLumpur122005. Desember 2006. KTT ke-8 di Phnom Penh-Kamboja. keBali2003. 8. November 2001. 7-8 Oktober 2003. keHanoi-Vietnam. 2001. KTT ke-10 di Vientiane-Laos. 12. Penh-Kamboja. KTT ke-11 di Kuala Lumpur-Malaysia. 151998.Lanjutan ««««. 4-5 November 2002. Cebu-Filipina. KTT ke-7 di Bandar Seri Begawan-Brunei Darussalam. 15-16 Desember 1998.

koran. Berikan penjelasan kembali mengapa tujuan ASEAN lebih dititik beratkan pada pertumbuhan bidang ekonomi. kemudian lakukan halhal-hal berikut : 1. majalah. Rumuskan kembali bagaimana negara-negara asia tenggara negaramendeklarasikan berdirinya organisasi ASEAN ! 2. Berikan penjelasan dasar-dasar yang melatarbelakangi dasarberdirinya organisasi ASEAN pada tahun 1967 ! 3. internet. Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah negara Indonesia memperoleh keuntungan dengan mendirikan organisasi ASEAN ! . kemajuan sosial dan pengembangan kebudayaan ! 4. Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) contoh persamaan dan sekurangberbedaan antara organisasi ASEAN dengan AFTA ! 5. buletin & sebagainya.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 4 Carilah sumber informasi lain baik dari buku.

India dan Pakistan yang dikoordinasi Ceylon). 24 April 1955. 18 s.Afrika KTT Asia-Afrika disebut juga Konferensi Bandung. kebanyakan dari negara yang baru saja memperoleh kemerdekaan. Sri Lanka (dahulu Ceylon). Soviet. Myanmar (dahulu Burma).d. Berlangsung dari tgl.c. Soviet. Burma) Diselenggarakan oleh Indonesia. Indonesia. Uni kolonialismeµ µneokolonialismeµ Serikat. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia . Afrika. atau negara imperialis lainnya. mrp Asiakonferensi tingkat tinggi antara negara-negara Asia dan negaraAfrika. . oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Roeslan Abdulgani. di Gedung Merdeka Bandung (Indoensia) dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan Asiaµkolonialismeµ atau µneokolonialismeµ Amerika Serikat. Abdulgani.

Menghormati hak setiap bangsa untuk mempertahankan diri sendiri secara individu maupun secara kolektif. besar maupun kecil. 4. Tidak melakukan campur tangan atau intervensi dalam persoalanpersoalan-persoalan dalam negeri negara lain. Dasasila Bandung adalah 10 (sepuluh) poin hasil pertemuan KTT AA yang dilaksanakan pada bulan April 1955 di Bandung. yang sesuai kolektif.Lanjutan ««««. 2. . Dengan substansi tentang "pernyataan mengenai dukungan bagi kedamaian dan kerjasama dunia" 1. Menghormati kedaulatan & integritas teritorial semua bangsa 3. Mengakui persamaan semua suku bangsa dan persamaan semua bangsa. Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serta haktujuanasasasas-asas yang termuat di dalam piagam PBB (Perserikatan (Perserikatan Bangsa-Bangsa). dengan Piagam PBB. Bangsa-Bangsa). PBB. 5.

ataupun lain-lain cara damai. Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan cara arbitrasi. 8. persetujuan. Tidak melakukan tindakan ataupun ancaman agresi maupun penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan kemerdekaan politik suatu negara. (a) Tidak menggunakan peraturan-peraturan dan pertahanan peraturankolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus dari salah satu negara-negara besar. 6. (b) Tidak melakukan campur tangan negaraterhadap negara lain.Menghormati 10. arbitrasi. 10. lainmenurut pilihan pihak-pihak yang bersangkutan.Lanjutan ««««««. yang sesuai pihakdengan Piagam PBB. atau penyelesaian masalah hukum.Menghormati hukum dan kewajiban±kewajiban internasional kewajiban± . seperti perundingan. 7. 9. Memajukan kepentingan bersama dan kerjasama. damai.

Pandit Jawaharlal Nehru (perdana menteri India). . Tiongkok. Republik Rakyat Tiongkok. Mesir. Gerakan Non-Blok (GNB) (Non-Aligned Movement/NAM) adalah suatu organisasi Internasional yang dibentuk pada tahun 1961 oleh Josep Broz Tito (presiden Yugoslavia). Brasil tidak pernah menjadi anggota resmi gerakan tersebut.Lanjutan ««««. GNB membawa negara-negara lain yang tidak ingin negaraberaliansi dengan negara-negara adidaya peserta Perang negaraDingin bersama. Gamal Abdul Nasser (presiden Mesir). Mesir. dan untuk suatu masa. Anggota-anggota penting termasuk India. Kwane (Presiden Ghana). AnggotaIndia. Sekarno (presiden Indonesia).

rasialisme dan zonisme. merupakan wadah perjuangan negara-negara yang sedang berkembang. kolonialisme. 2. . 3.Gerakan Non Blok. memegang teguh prinsip perjuangan melawan imperialisme. telah NegaraNondihasilkan asas-asas : asas1. neokolonialisme.Gerakan Non Blok. Dalam KTT Gerakan Negara-negara Non-Blok.Lanjutan ««««««.Gerakan Non blok. bukan merupakan blok tersendiri dan tidak termasuk salah satu blok yang ada.

neo-kolonialisme. Kairo (Mesir) 1964 3. kolonialisme. Kebanyakan dari pertemuan itu Afrika. Yugoslavia. memainkan peranan yang penting dalam even-even eventersebut. Kuba dan Siprus. Tempat dan Tahun Beograd (September 1961) 1961) Keterangan Dihadiri oleh 25 anggota. 2. imperialisme dan neo-kolonialisme. Kelompok ini mendedikasikan dirinya untuk melawan kolonialisme. PertemuanPertemuan-pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan NegaraNegara-Negara Non Blok No 1. Siprus. masing-masing 11 dari Asia dan masingAfrika bersama dengan Yugoslavia. Arabdigunakan untuk mendiskusikan konflik Arab-Israel dan Perang India-Pakistan.Lanjutan ««««««. India-Pakistan. Lusaka (Tanzania) 1969 . tersebut. Pertemuan tersebut dihadiri 56 negara anggota di mana anggotaanggota-anggota barunya datang dari negara-negara negaramerdeka baru di Afrika. Dihadiri oleh 54 negara dan merupakan salah satu yang paling penting dengan gerakan tersebut membentuk sebuah organisasi permanen untuk menciptakan hubungan ekonomi dan politik. Kenneth Kauda politik.

12. 11. 7. . 10. 4. Aljazair 1973 Kolombo (Sri Lanka) 1976 Havana (Kuba) 1979 New Delhi (India) 1983 Harare (Zimbabwe) 1986 Beograd (Yugoslavia) 1989 Jakarta (Indonesia) 1992 Kolombia 1995 Cairo (Mesir) 1998 Malaysia (Februari 2003) Namun. 6. 8. 13. Dingin. GNB kini tampak semakin tidak mempunyai relevansi sejak berakhirnya Perang Dingin. 5. 9.Lanjutan ««««««.

Lanjutan ««««««. neokolonialisme. Mendukung perjuangan dekolonialisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. Mengurangi ketegangan blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet (Rusia). Tujuan Gerakan Non Blok adalah : 1. 4. dan zionisme. rasialisme apartheid. Wadah perjuangan negara-negara yang sedang negaraberkembang. Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan kekerasan senjata. kolonialisme. 2. 3. .

Negara. Perserikatan Bangsa-Bangsa Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB Bangsa(United Nations/UN) mrp organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. sosial. 24 Oktober 1945. Didirikan. lembaga internasional.d. Mandarin. PBB dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional. Arab. Jumlah Anggota : 192 1945. Bermarkas di New York City (AS) . Bahasa Resmi : Inggris. Spanyol. internasional. Sekretaris Jenderal : Ban Ki-Moon (sejak 2006). dan perlindungan sosial. Rusia. ekonomi. Perancis. ekonomi. pengamanan internasional. Ki2006).

‡ Menjadikan PBB sebagi pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas. cita- . sosial budaya. Tujuan PBB adalah berikut ini. ‡ Memelihara perdamaian dan keamanan internasional. bangsa‡ Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah usaha internasional dalam bidang ekonomi. ‡ Mengembangkan hubungan-hubungan hubunganpersaudaraan antara bangsa-bangsa. dan hak asasi.Lanjutan ««««««.

Dalam hubungan-hubungan internasional semua anggota hubunganharus menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap orang lain. Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajibankewajiban-kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB. . 2. Semua anggota harus menyelesaikan persengketaanpersengketaanpersengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian. 4. Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya. AsasAsas-asas PBB adalah sebagai berikut : 1. 3. kemanan dan keadilan.Lanjutan ««««««.

Konferensi San Fransisco menghasilakan suatu piagam yang menyebutkan organ utama PBB sebagai berikut : DEWAN EKONOMI DAN SOSIAL DEWAN KEAMANAN SEKRETARIS DEWAN PERWALIAN MAJELIS UMUM MAHKAMAH INTERNASIONAL .Lanjutan ««««««.

kesehatan dan perikemanusiaan. Berhubungan dengan kerja sama ekonomi. Berhubungan dengan keuangan. . 2. Memilih anggota tidak tetap Dewan Keamanan. Berhubungan dengan perdamaian dan keamanan internasional. Ekonomi. 5. dsb. Penetapan keanggotaan. 4. Dewan Perwalian. Hakim Mahkamah Internasional. kebudayaan. pendidikan. Berhubungan dgn perwakilan internasional termasuk daerah yang belum mempunyai pemerintahan sendiri yg bukan daerah strategis. terdiri dari anggota dari seluruh negara anggota dan bertemu setiap tahun dibawah seorang Presiden Majelis Umum PBB yang dipilih dari wakilwakil-wakil. dan Sosial.Majelis Umum PBB atau Sidang Umum PBB. 7. 6. 3. Mengadakan perubahan piagam. Tugas dan kekuasaan Majelis Umum : 1.

Rusia. PBB. . hanya dimiliki negara-negara anggota tetap negaraDewan Keamanan PBB. yakni: Amerika Serikat. dan Cina.Dewan Keamanan PBB bertugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan antar negara. ditambah dengan 10 anggota tidak tetap yang dipilih untuk masa 2 tahun oleh Majelis Umum. Inggris. Dewan Keamanan terdiri dari lima anggota tetap yang mempunyai hak veto. Hak veto sampai dengan sekarang. Dewan ini mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan yang harus dilaksanakan para anggota di bawah Piagam PBB. Prancis.

Bertanggung jawab dlm menyelenggarakan kegiatan ekonomi dan sosial yang digariskan oleh PBB. 2. Memupuk hak asasi manusia. sosial dan budaya.Dewan Ekonomi dan Sosial dipilih oleh Sidang Umum untuk masa 3 (tiga) tahun dan bersidang sedikitnya tiga kali dalam setahun. Mengkoordinasi kegiatan-kegiatan dari bidang kegiatankhusus dengan berkonsultasi dan menyampaikannya pada sudang umum kepada mereka & anggota PBB. 3. 4. Mengembangkan ekonomi. . Tugas ECOSOC : 1.

Memberikan dorongan untuk menghormati hak-hak manusia. Fungsi Dewan Perwalian adalah: Mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian dalam negara untuk mencapai kemerdekaan sendiri. hakMelaporkan hasil pengawasan kepada Sidang Umum PBB. mrp lembaga (Trusteeship Council).Dewan Perwalian (Trusteeship Council). . membantu mengusahakan kemajuan penduduk Daerah perwalian untuk mencapai kemerdekannya. PBB yang dibentuk dalam rangka untuk mendorong.

Tugas pokok Mahkamah Internasional : 1. . 4. Menganjurkan Dewan Keamanan PBB untuk bertindak terhadap salah satu pihak yang menghiraukan keputusan Mahkamah Internasional. negara3. 2. Memeriksa perselisihan atau sengketa antara negaranegaranegara anggota PBB yang diserahkan kepada MI.Mahkamah Internasional (MI) ialah badan perlengkapan PBB yang anggotanya terdiri atas ahli hukum dari berbagai negara anggota dengan masa jabatan selama 9 tahun. Memberi pendapat kepada Majelis Umum tentang penyelepenyelesaian sengketa antara negara-negara anggota PBB. Memberi nasihat tentang persoalan hukum kepada Majelis Umum dan Dewan Keamanan.

. Ghana (1997 ± 2006) ‡ Ban Ki-Moon. Peru (1982 .. Norwegia (1945 ± 1953) ‡ Dag Hammarskjold. Mesir (1992 . ) Ki-Moon.1981) ‡ Javier Pérez de Cuéllar.1971) ‡ Kurt Waldhaim.1961) ‡ U Thant.Sekretariat PBB adalah salah satu badan utama dari PBB dan dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral PBB. Korea Selatan (2006 . Burma (1961 ..1996) Boutros-Ghali. Austria (1972 . dibantu oleh seorang staff pembantu pemerintah sedunia. Swedia (1953 ... 1996) ‡ Kofi Annan.1991) Cuéllar. 1991) ‡ Boutros Boutros-Ghali. (2006 .. Yang pernah menjadi Sekretaris Jenderal : ‡ Trygve Lie.

....................... Menghormati kedaulatan : .................. .......Penugasan Praktik Kewarganegaraan 5 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) . sesuai pendapat anda secara umum ! Pendapat anda tentang KTT Asia Afrika ? .... 2.............................. Berikan penjelasn singkatnya ! a... b... dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1................ Integritas teritorial semua bangsa : .................. Berikan ulasan kembali tentang Makna KTT Asia Afrika bagi negara Indonesia khususnya..... Salah satu isi Dasasila Bandung sebagai hasil dari KTT Asia Afrika tahun 1955 adalah Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa.............

............... Salah satu asas PBB adalah semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian..... Membahayakan Perdamaian ....... RRC dan Rusia ! «««««««««««««««««««««««««« 5.... .3............................................. Tuliskan sesuai hasil pengamatan anda tentang peran Dewan Keamanan PBB dalam menangani permasalahan-permasalahan konflik di bawah ini ! Palestina .. Irak ..................... Inggris................Israel ............... mengapa hak veto hanya dimiliki oleh negara-negara seperti Amerika......... Perancis.... 4................... kemanan dan keadilan................... Berikan tanggapan penjelasan.. Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Persengkataan Internasional ...........................

Kerjasama dan Perjanjian Internasional yang bermanfaat bagi Indonesia a. Artinya kita dalam politik luar negeri senantiasa aktif memperjuangkan terbinanya perdamaian dunia. aktif memperjuangkan ketertiban dunia.2. dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. Aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. Politik Luar Negeri Republik Indonesia Artinya kita bebas menentukan sikap dan pandangan kita terhadap masalah-masalah masalahinternasiointernasio-nal dan terlepas dari ikatan kekuatankekuatan-kekuatan raksasa dunia secara ideologis bertentangan (Timur dengan komunisnya dan Barat dengan liberalnya). BEBAS INDONESIA POLITIK LUAR NEGERI AKTIF .

 Kebijakan atau peraturan yang dibuat oleh menteri luar negeri. .  Ketetapan MPR mengenai Garis-Garis Besar Haluan GarisNegara (GBHN) terutama dibidang hubungan luar negeri. Landasan operasional adalah sebagai berikut. Landasan idiil adalah Pancasila 2. Landasan konstitusional UUD 1945 Pasal 11 dan 13.  Keputusan Presiden (Keppres) yang menyangkut politik luar negeri Indonesia. didasarkan pada landasan hukum : 1. 3.Pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Negara kita memperkuat sendi-sendi hukum internasional dan organisasi internsional untuk menjamin perdamaian yg kekal. 2. Negara kita membantu pelaksanaan keadilan sosial internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB.PrinsipPrinsip-prinsip -pokok yang menjadi dasar politik luar negeri Indonesia : 1. Negara kita menjalani politik damai. Negara kita dalam lingkungan PBB berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih dijajah. Negara kita bersahabat dengan segala bangsa atas dasar saling menghargai dengan tidak mencampuri soal susunan dan coroak pemerintahan negeri masing-masing. sebab tanpa kemerdekaan. . persaudaraan dan perdamaian internasional itu tidak akan tercapai. 5. Negara kita berusaha mempermudah jalannya pertukaran pembayaran internasional. 3. 4. 6.

Kerja Sama dan Perjanjian Internasional Yang Bermanfaat bagi Indonesia No 1.  Ada kejelasan (terhindar dari konflik) dalam pemanfaatan laut baik sebagai sarana transportasi air maupun untuk kepentingan penangkapan ikan. Perjanjian RI Malaysia tentang Penetapan Garis Landas Kontinen kedua nega-ra (di selat Malaka dan Laut Cina Selatan) ditandatangani pada tanggal 27 Oktober 1969 dan mulai berlaku tanggal 7 November 1969. mineral dan tambang.b.  . negara Cina dgn sukarela. apakah disahkan dengan keluarnya mau menjadi WNI atau Undang-Undang No. 2 kembali menjadi warga Tahun 1958. Jenis/Bentuk Bilateral  Keterangan/Uraian Manfaat Yang Diperoleh  Ada kejelasan dalam pengaPersetujuan RI dan RRC turan kewarganegaraan mengenai Dwi keturunan Cina yang sudah Kewarganegaraan. eksplorasi kekayaan laut. telah berumur 18 tahun.

sosial dan pengembangan Singapura dan Thailand budaya. Demikian juga. Malaysia. Filipina. Malaysia. dan khususnya negaFree Trade Area). Filipina. dengan mudah dilesaikan melalui jalan damai. ditandatangani pada tahun  Meningkatkan daya saing dan 1995 oleh negara-negara penghapusan bea ekspor Indonesia. .2. impor bagi negara-negara Singapura dan Thailand. Regional  Pembentukan ASEAN yang  Mempercepat proses pertumdiprakarsai oleh pemimpin buhan ekonomi. yang ra Indonesia. kemajuan Indonesia.  Persetujuan dibentuknya  Dapat meningkatkan investasi kawasan perdagangan bebas langsung ke negara-negara ASEAN yaitu AFTA (ASEAN ASEAN. yang berada di kawasan ASEAN (termasuk negara Indonesia). jika melalui Deklarasi Bangkok terjadi konflik hal ini dapat pada tanggal 8 Agustus 1967.

. Belanda (penjajah). dengan dikeluar-kannya internasional harus menghorUndang-Undang No. Pengesahan Konvensi Inter.  Pembentukan Gerakan  Sebagai wadah dalam upaya Negara-negara Non Blok memenumbuhkan sikap soliderilalui KTT yang pertama pada tas negara-negara di kawasan tahun 1961 di Beograd Asia Afrika dalam memper(Yugoslavia) dan dipelopori juangkan kemerdekaannya oleh negara Indonesia. 29 Tahun mati. Multilateral  Masuknya negara RI menjadi  Mempercepat proses penyeleanggota PBB (pertama kali saian konflik Indonesia pada tanggal 28 Sep 1950). rasialisme dan zionisme. Yugossekaligus melawan kolonialavia.3. lisme. sehingga kemudian keluar pada tanggal mau mengakui kedaulatan 7 Januari 1965 dan masuk Indonesia pada tanggal 27 kembali pada tanggal 28 Desember 1949. India dan Ghana. Masyarakat Indonesia akan nasional tentang Penghapusan lebih memahami bahwa sebasegala bentuk diskriminasi rasial gai bagian masyarakat 1965. dan 1999. September 1966. menghargai. menjunjung tinggi prinsip dan tujuan Piagam PBB serta HAM. Mesir.

Apakah yang dimaksud dengan hubungan internasional dan bagaimanakah arti penting hubungan internasional bagi suatu bangsa ? 2. Jelaskan tahapan dalam pembuatan perjanjian internasional menurut Konvensi Wina 1969 ! 4. Mengapa suatu negara perlu mengadakan hubungan internasional dan tujuan apakah yang ingin dicapai dalam hubungan tersebut ? 3.SOAL ESSAY/URAIAN Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas ! pertanyaan- 1. Dalam hubungan internasional. Uraikanlah jenis perjanjian internasional dan berikan contoh jenis perjanjian tersebut ! 5. bagaimanakah kronologis penempatan korps diplomatik menurut Kongres Auxla Chapella ! .

6. Uraikanlah.Lanjutan ««««««. apakah KTT Gerakan NegaraNegaraNegara Non Blok hingga dewasa ini masih dianggap relevan ! 9. Jelaskanlah dan beri alasan. arti penting ASEAN bagi kepentingan nasional Indonesia dalam bidang ekonomi dan sosial budaya ! 8. mengapa peran PBB tidak mampu efektif jika sudah berhubungan dengan negara-negara negarapemegang hak veto ! 10. Jelaskan dan beri alasan. bagaimana sesungguhnya peran dan fungsi PBB dalam tata pergaulan internasional ! .Berikan penjelasan. Sebutkanlah prinsip-prinsip pokok yang menjadi dasar bangsa prinsipIndonesia mengadakan hubungan dengan bangsa lain ! 7.Berikan 10.

" ujar wakil utusan China untuk PBB. 12 Januari 2007) . "Tidak seorang pun. Setelah memberikan penjelasan singkat tentang perkembangan situasi di Somalia." ujarnya. "Tidak ada diskusi tentang isu itu secara khusus dan saya tidak memiliki komentar apa pun. tentang serangan tersebut.Para anggota Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa tidak berkomentar tentang serangan militer Amerika Serikat ke Somalia. kecuali Amerika Serikat sendiri. tidak ada perdebatan tentang tindakan AS. Liu Zhenmin. Tidak ada rekomendasi. Mereka juga mendukung rencana PBB untuk mengirim tim kemanusiaan ke Somalia. KAMIS .STUDI KASUS Dewan Keamanan PBB Tidak Berkomentar MOGADISHU.id (Jumat." kata utusan Rusia. Ke-15 negara anggota DK PBB tidak mempertanyakan atau berkeberatan terhadap penjelasan utusan AS untuk PBB. Vitaly Churkin. Jackie Sanders. Sanders mengatakan. setelah pertemuan tertutup tentang Somalia. Sumber : Kompas. Anggota DK PBB hanya menyatakan dukungan untuk segera menempatkan pasukan penjaga perdamaian Afrika di Somalia. Sebelumnya. Sanders memberikan penjelasan kepada 15 anggota DK PBB bahwa sasaran serangan AS ke Somalia adalah pemimpin tingkat tinggi Al Qaeda. "Anggota DK menyatakan keprihatinan tentang ketidakstabilan situasi keamanan dan kemanusiaan di Somalia. Kamis (11/1).co.

jika anda : a. Sebagai perwakilan tetap negara Indonesia di PBB ! b. apa yang harus anda lakukan guna meningmeningkatkan kesadaran negara-negara anggota PBB (terutama pemegang negarahak veto) agar menghormati kedaulatan dan hukum internasional. mengapa anggota tidak tetap yang sebanyak 15 negara. Sebagai presiden atau rakyat Somalia ! c. jelaskan kembali apa telah ditulis baiksesuai dengan persepsi yang ada dibenak anda ! 2.Tagihan Tugas : 1. Berikan usulan konkrit. tidak mempermasalahkan tindakan Amerika sehubungan dengan ³pelanggaran hukum internasional´ ! 4. Setelah disimak dan baca baik-baik. Jelaskan dengan memberi alasan. Tentukan langkah-langkah nyata dalam upaya mengurangi tindakan langkahunilateral ³sepihak´ negara Amerika agar tidak mudah menyerang negara lain dengan alasan ³mengejar teroris´ yang belum tentu kebenarannya ! 5. Sebagai Sekretaris Jenderal PBB ! . Berikan beberapa penjelasan tentang judul berita yang dimaksud ³Dewan Keamanan PBB Tidak Berkomentar´ dalam serangan Amerika Berkomentar´ Serikat ke Somalia ! 3.

Carilah topik-topik dari berbagai sumber (mass media cetak atau elektronik dan internet) sekitar arti penting ASEAN bagi Indonesia.INQUIRI (TUGAS KELOMPOK) Carilah referensi dari berbagai sumber untuk mengkaji ulang tentang hubungan antara negara-negara ASEAN (berikut gambar-gambar pendukungnya) yang berkaitan dengan kerja sama bidang ekonomi. dan buatlah tulisan wujud implementasinya hingga dewasa ini ! 2. 3. sosial dan kebudayaan ! 1. Kemudian lakukan presentasi di dalam kelas ! . Pahami kembali tentang latar belakang berdiri dan tujuan kerja sama negara-negara ASEAN.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->