P. 1
ruang lingkup filsafat

ruang lingkup filsafat

|Views: 311|Likes:
Published by Thieq Tondano

More info:

Published by: Thieq Tondano on Jan 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2015

pdf

text

original

BAB I ISI

Pengertian tentang filsafat sedikit banyak sudah kita ketahui meskipun belum memadai,tetapi bila dikorelasikan dengan ilmu (science) tentu dapat pengertian yang agak lain, sebab ilmu kalau definisikan sebagai pengetahuan yang ber kehendak secara standar untuk menuntut menuju satu kebenaran yang bermetode, bersistem dan berlaku secara universal. Selanjutnya muncullah satu pertanyaan apakah filsafat itu juga merupakan ilmu atau bukan? Dengan melihat definisi tersebut apakah kita melihat bahwa filsafat berasal dari kehendak sadar manusia yang penuh dengan rasa ingin tahu tentang sesuatu dan bahkan selaga sesuatu filsafat juga bisa memperoleh sifat ilmiah maka ia di katakan ilmu, sebab dengan sadar menurut kebenaran, bermetode, bersifat dan hasil-hasil universal. di jelaskan dalam al-quran surat albaqarah: artinya : demikianlah allah menerangkan kepadamu ayat-ayatnya (hukum-hukumnya) supaya kamu memahaminya. Tetapi ada hal yang mendasar yang memberikan perbedaan filsafat dan ilmu yaitu dari sisi sudut pandang pembahasan .lihat dari pengertiannya bahwa ilmu adalah rangkaian aktivitas manusia yang rasional kognitif dengan berbagai metode berupa aneka prosedur dan tata langkah sehingga menghasilkan kumpulan pengetahuan yang sistimatis mengenai gejala-gejala kehalaman, kemasyarakatan, atau keorangan untuk tujuan mencampai, kebenaran,pemahaman,memberikan penjelasan untuk melakukan penerapan. Dalam al-quran di jelaskan: artinya dan antara mereka ada orang yang melihat kepadamu, apakah kamu memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta, walau pun mereka tidak memperhatikan. ilmu melihat objek cukup dalam tetapi tidak sedalam filsafat yang radikal, filsafat membahas objek sedalam-dalamnya. Contoh: apabila ilmu bertanya tentang bagaimana dan apa sebabnya? Maka filsafat lebih dari itu, ia bertanya apa itu sesungguhnya (esensinya)? Dari mana awalnya? Dan kemana akhirnya? Jika ilmu dalam membahas objek kajian berdas

.

T G Sindivu UA MAKALAH Pu sk esmas ³pu sat k esehat an masy ar ak at ´ Disu sun O L E H NAMA Kel as : : SUSANTI WAHYUINI IBARAHIM ³d u a sat u ´ Univer siat as Go r o nt al o Tahu n ak ad emik 2010/2011 .

Ensiklopedia Britanica. d. 3. cakupannya ada tiga bidang. Telaah mengenai berbagai akibat pengtahuan ilmiah bagi hal-hal yang berkaitan dengan penyerapan dan pemahaman manusia terhadap realitas. Peran ilmu dalam masyarakat. 2.BAB PEMBAHASAN II 1. merangkum tentang cakupan filsafat ilmu sebagai berikut: 1. Arthur Danto Dalam uraiannya dapat disimpulakan bahwa lingkupan filsafat ilmu mencakup: 1. meliputi: 1. Landasan-landasan ilmu. pra anggapan. aneka ragam soal dan metode-metode hampiran terhadap filsafat ilmu. 2. rasional dan ragmatis yang menjadi tempat tumpuannya. Aneka telaah mengenai saling keterkaitan diantara berbagai ilmu dan implikasinya bagi suatu teori alam semesta seperti idealisme. pokok-pokok asal filsafat ilmu dibagi dalam tiga bidang. yaitu: 1. Telaah mengenai beberaa konsep. berusaha melukiskan asal mula dan struktur alam semesta menurut teori-teori yang terbaik dan penemuan-penemuan dalam kosmologi. 3. Pater Anggeles membagi empat konsentrasi utama dalam filsafat ilmu : 1. dan metode ilmu. perluasan dan penyusunannya untuk mendaatkan pengetahuan yang lebih ajeg dan cermat. berikut landasan-landasan empiris. c. pra anggapan dan pangkal pendirian ilmu. Telaah dan pembenaran mengenai proses penalaran dalam ilmu berikut struktur perlambangannya. lambang ilmiah. e. entitas teoritis. bentuk logis. Persoalan-persoalan umum dengan pertalian umum yang filsafati sehingga pemecahannya merupakan suatu sumbangan kepada metafisika atau epistimologi seperti kepada filsafat ilmu yang sesungguhnya. Persoalan-persoalan konsep yang memiliki kaitan erat dengan ilmu itu sendiri sehingga pemecahannya dapat seketika dipandang sebagai sumbangan kepada ilmu dari pada kepada filsafat. materialime. . monisme dan pluralisme. Dunia sebagaimana digambarkan oleh ilmu. b. berikut analisis. yang menelaah hubungan-hubungan antara faktor-faktor kemasyarakatan dan ide-ide ilmiah. Telaah ini banyak menyangkut logika dan teori pengetahuan. Beberapa filusuf memberikan pendapatnya tentang ruang lingkup filsafat ilmu. 4. Cornelius Benjamin Dalam pandangannya. dalam bukunya Dictionary of Philosohy. 2. dan teori umum tentang tanda. 2. cara penyimpulan. Telaah mengenai saling keterkaitan antara berbagai macam ilmu. Israel Scheffier Filsafat ilmu yang mencari pengetahuan umu tentang ilmu atau dunia sebagaimana ditunjukkan oleh ilmu. Pater Anggeles Sebagaimana dikutip Liang Gie. Penjelasan mengenai konsep dasar. dan struktur logis dari system berlambang ilmiah. Berdasarkan sisi histories. Sifat dasar dan lingkup filsafat ilmu dan hubungannya dengan cabang ilmu lain. hubungan logika dan matematika dengan realitas. 3. Ruang Lingkup Filsafat Ilmu Hingga saat ini filsafat ilmu telah berkembang pesat sehingga menjadi suatu bidang pengetahuan yang amat luas dan sangat mendalam. menyelidiki metode umum. Diantara filusuf-filusuf tersebut adalah: a. serta sifat dasar manusia. dan konsep dasar ilmu-ilmu. Telaah mengenai metode ilmu. sumber dan keabsahan pengetahuan. 2.

berfilsafat itu berarti mengatur hidupnya seinsafinsafnya. 4. Apabila tujuan ilmu adalah kontrol. 5. pembuktian keabsahan dan embenaran dari konsep dan teori baru. f. dan tujuan seni adalah kreatifitas. Kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!". Filsafat ilmu yang berusaha memaparkan pra-anggapan dan kecenderungan ilmuan. bentuk keindahan komunikasi dan ekspresi. Kedudukan filsafat dari teori ilmiah. History of philosophi menyebutkan: peran/tugas filsafat . Dengan memperhatikan perkembangan filsafat ilmu dewasa ini. Filsafat ilmu sebagai pengetahuan kritis yang menelaah ilmu sebagai sasarannya. Noeng Muhadjir. malahan kebangsawanan filsafat diantara kerja manusia yang lain. (QS Al-Baqarah:31) Sutan Takdir Alisyahbana menulis dalam bukunya Pembimbing ke Filsafat Metafisika. 4. maka tujuan filsafat adalah pengertian dan kebijaksanaan (understanding and wisdom). Oemar A. Filsafat ilmu sebagai cabang pengetahuan yang menganalisis konsep dan teori dari ilmu. kemudian. Filsafat adalah suatu usaha untuk memahami alam semesta. meliputi penemuan ilmiah. Dalam tujuannya yang tunggal (yaitu kebenaran) itulah letaknya kebesaran. akan kebenarannya. filsafat itu dapat memberikan ketenangan pikiran-pikiran dan kemampuan hati. Unsur-unsur sisi ilmiah. 2. meliputi kenyataan dan kebenaran dan dua hal yang instrumentatif. senetral-netralnya dengan perasaan tanggung jawab. mengatakan ilmu memberi kepada kita pengetahuan dan filsafat memberikan hikmah. Filsafat ilmu yang berusaha menyusun pandangan-pandangan dunia berdasarkan teoriteori ilmiah yang penting. yang terdiri dari: kedudukan proporsi ilmiah dan konsep entitas. yakni tanggung jawab terhadap dasar hidup yang sedalam-dalamnya. Mengemukakan bahwa obyek studi filsafat minimal terdiri atas dua hal yang substansif. Gerakan-gerakan pemikiran ilmiah. Dr.3. Peran Filsafat Ilmu Menurut Harold H. baik Tuhan. 2. itulah tujuan tertinggi dan satu-satunya. meliputi konfirmasi dan logika inferensi. dan penyatuan teori-teori dan konsepkonsep ilmu yang terpisah. John Loosee. Kebenaran dalam arti yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. bagi manusia. Artinya: Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya. alam ataupun kebenaran. dalam bukunya Filsafat Ilmu: Positivisme. hubungan antara analisis filsafati dan praktek ilmiah. seorang fisuf pengamat sejarah menyimpulkan bahwa filsafat ilmu dapat dikelompokkan menjadi empat konsepsi: 1. Husein. Pentingnya pengetahuan ilmiah bagi bidang-bidang lain dari pengalaman dan soal manusia. filsafat memberikan kepuasan kepada keinginan manusia akan pengetahuan yang tersusun dengan tertib. Post Positivisme dan Post Modernimisme. Radhakrisnan dalam bukunya. maknanya dan menilainya. sekalipun menghadapi maut. 6. kesempurnaan. 3.

menerapkan tujuan. apakah kamu dapat menjadikan orang-orang tuli itu mendengar walaupun mereka tidak mengerti. Mengetahui isi filsafat tidak perlu bagi setiap orang. tetapi harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi filsafat adalah kreatif. kita jadi tahu tentang manusianya filsafat itu sendiri adalah bagian penting atau inti kebudayaan. mencetak manusiamanusia yang menjadikan penggolongan-penggolongan berdasarkan nation. Filsafat harus mengajar manusia. pengaturan. Urusan (concerns) utama agama ialah harmoni. pembebasan dan Tuhan. Berbeda dengan pendapat Soemadi Oerjabrata. menerapkan nilai. bagaimana ia harus hidup agar menjadi manusia yang baik berguna dan bangsa. etika (berperilaku). Jika kita tahu filsafatnya. apakah dapat kamu memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta. 3) Agar mungkin menjadi filsafat. ikatan. Filsafat hendaknya mengilhamkan keyakinan kepada kita untuk menopang dunia baru. 4) Agar menjadi warga negara yang baik.43) Peran filsafat ilmu ada bermacam-macam. 2) Agar mampu memahami filsafat.bukanlah sekedar mencerminkan semangat masa ketika kita hidup. Sekarang terdapat pernyataan: Apa peran filsafat ilmu setelah dipelajari? Atau dengan lain: Apa manfaatnya kita mempelajari filsafat ilmu?. Plato menghendaki kepala negara seharusnya filsuf. Studi filsafat harus membantu orang-orang untuk membangun keyakinan keagamaan atas dasar yang matang secara intelektual filsafat dapat mendukung kepercayaan tersebut tidak bergantung kepada konsepsi. yang pra-ilmiah. mengabdi kepada cita mulia kemanusiaan. Akan tetapi orang-orang akan berpartisipasi didalam membangun dunia perlu mengetahui ajaran-ajaran filsafat. Mengapa? Karena dunia dibentuk oleh dua kekuatan agama dan filsafat. ras dan keyakinan keagamaan. yang usang. yaitu mempelajari filsafat adalah untuk mempertajam pikiran maka H. baik dalam logika (kebenaran berfikir). Namun sekurang-kurangnya ada 4 macam peran yaitu: 1) Agar terlatih berfikir serius. perdamaian. De Vos berpendapat bahwa filsafat tidak hanya cukup diketahui. maupun metafisika (hakikat keaslian). kejujuran.{43} (QS. Berfilsafat pemikiran serius menemukan kebenaran tentang segala sesuatu dengan menggunakan pemikiran serius. {42}Dan di antara mereka ada orang yang melihat kepadamu. baik dalam ruang lingkupnya maupun dalam semangatnya. yang sempit dan yang dogmatis. menentukan arah dan menuntun pada jalan baru. Filsafat tidak ada arti sama sekali apabila tidak universal. melainkan membimbingnya maju.Yunus:42. Artinya: Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu. walaupun mereka tidak dapat memperhatikan. Kemampuan berfikir serius diperlukan oleh orang biasa. pengabdian. . penting bagi orang penting yang memegang posisi penting dalam membangun dunia. Orang mengharapkan bahwa filsafat akan memberikan kepadanya dasar-dasar pengetahuan yang dibutuhkan untuk hidup secara baik. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan filsafat adalah mencari hakikat kebenaran sesuatu.

Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. Banyak sekali pendapat para filsafat ilmu mengenai kelompok atau perincian problem apa saja yang diperbincangkan dalam filsafat ilmu. Dari uraian diatas dapat disimpulkan secara konkrit peranan filsafat ialah : a. tetapi secara kritis menyelidiki apa yang dikemukakan orang mempunyai pendapat sendiri. d. membangun diri kita sendiri dengan berfikir lebih mendalam kita menyagari dan menyelami kerohanian kita. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka.Artinya: Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. agar kamu mendapat petunjuk (QS: AlBaqarah:103). orang-orang yang bersaudara. hingga kita tak hanya ikut-ikutan saja. 3. Bagaimana dapat dikatakan bahwa teori atau dalil imliah adalah benar berdasarkan induksi dari sejumlah percobaan yang terbatas? 2. . Orang yang hidup secara canggal saja tidak mudah persoalan-persoalan apalagi melihat pemecahannya. Filsafat ilmu memberikan dasar-dasar baik untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) maupun untuk ilmu mendidik dan sebagainya. dan janganlah kamu bercerai berai. membutuhkan pada pandangan umum. Filsafat ilmu memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalan-persoalan dalam hidup sehari-hari. Dalam filsafat ilmu kita dilatih melihat dulu pasti yang menjadi persoalan dan ini merupakan syarat untuk memecahkannya. Filsafat ilmu berperan melatih untuk berfikir sendiri. Rahasia hidup yang kita selidiki justru memaksa kita berfikir. percaya akan setiap semboyan dalam suratsurat lebar. Filsafat ilmu menolong. 1. Untuk mendapat gambaran yang lebih jelas perlulah kiranya dikutipkan pendapat-pendapat sebagai berikut. Dari Michel Berry Filsafat penulis ini mengemukakan dua problem yaitu: a. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan. b. c. berdiri sendiri dengan cita-cita dan mencari kebenaran. Dari B. Van Mrasen dan H. Maka Allah mempersatukan hatimu. Bagaimana kuantitas dan rumusan dalam teori-teori ilmiah (misal: ciri genetic atau momentum dalam mekanika Newton) berkaitan dengan peristiwa-peristiwa dunia alamiah diluar pikiran kita? b. Filsafat ilmu memberikan pandangan yang luas membanding akuisme dan akusentrisme (egosantisme). lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah. Metodologi Yang membicarakan tentang sifat dasar dari penjelasan ilmiah (scientific explanation). e. untuk hidup dengan sesadar-sadarnya dan memberikan ini kepada hidup kita sendiri. Problem-Problem Filsafat Ilmu Problem menurut definisi A Cornelius Bejamin ialah ³sutu-situasi praktis atau teoritis yang untuk itu tidak ada jawaban lazim atau otomatis yang memadai dan yang oleh sebab itu memerlukan proses-proses refleksi´. mendidik. Margenau Menurut kedua ahli problem-problem utama dalam filsafat ilmu adalah: a.

bidang filsafat dapat secara sistematis dibagi menjadi enam cabang kelompok. yaitu: pengetahuan. proses. etika (ajaran moralitas). Rincian aneka ragam dari jenis problem-problem dalam lingkungan filsafat ilmu dari para filsuf tampak masih agak simpang siur. Problem-problem filsafat semuanya dapat digolongkan menjadi enam. politik. dan teori pengukuran (theory of measurement). Pentingnya ilmu bagi praktek dan pengetahuan tentang realitas. Pertanyaan-pertanyaan tentang ilmu misalnya pola-pola perbincangan ilmiah. metodologi (studi tentang metode). Dari sinilah lahir berbagai ilmu yang bermanfaat bagi kemaslahatan manusia. pemakalah dapat menyimpulkan bahwa: 1) Ruang lingkup filsafat ilmu adalah: . keberadaban. langkahlangkah pengujian teori ilmiah. Berdasarkan enam sasaran itu. serta status dari entitas-entitas teoritis. peran dan problem-problem filsafat ilmu. metafisika (teori mengenai apa yang ada). seni dan agama. 3. c. Saling hubungan diantara ilmu c. yaitu epistemology (teori pengetahuan). Dari JJC Smart Filsuf ini mengemukakan dua persoalan yaitu: a. Ontologi Permasalahan utama yang diperbandingkan adalah konsep-konsep subtansi. moralitas dan keindahan. Struktur logis atau ciri-ciri metodologis umum dari ilmu-ilmu b. Dari Victor Lenzen Filsuf ini mengajukan dua problem: a. misalnya bahwa hasil-hasil penyelidikan ilmiah akan menolong para filsuf menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang manusia dan alam semesta. ruang kausalitas. BAB III PENUTUP Akhirnya untuk memberikan gambaran singkat yang menyeluruh mengenai ruang lingkup. b. sifat dasar dari dalil dan cara-cara merumuskan konsep ilmiah. waktu. hubungan budi dan materi. Landasan Ilmu-ilmu Dengan melakukan suatu penelitian untuk mencapai suatu tujuan misalnya menggunakan landasan matematik. Hubungan ilmu-ilmu yang sedang tumbuh dengan tahap-tahap lainnyadari peradaban. Perbincangan filsafati yang mempergunakan ilmu. teori probabilita (probability theory). metode.logika penemuan (logic discovery). penyimpulan. Segenap problem ini perlu kiranya dipilahpilahkan dan disusun menjadi suatu kebulatan yang lebih sistematis. 4. Dari Philip Wiener Menurut beliau para filsuf ilmu dewasa ini membahas problema-problema yang menyangkut: a. yaitu: kesusilaan. b. dan estetika (teori keindahan). 5. Struktu ilmu yaitu metode dan bentuk pengetahuan ilmiah b. logika (teori tentang penyimpulan).

Kedudukan filsafati dari teori ilmiah. Unsur-unsur usaha ilmiah.baik untuk hidup kita sendiri maupun untuk ilmu pengetahuan dan lainnya. membangun diri kita sendiri. Metodology tentang ilmu. Memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalan kehidupan sehari-hari. Perkembangan histories dari filsafat ilmu. Etis tentang ilmu. Melatih kita untuk berfikir mandiri hingga tidak bertaklid buta Memberikan dasar-dasar. 3) Problem-problem filsafat ilmu secara general sebagai berikut: y y y y y Epistemology tentang ilmu.Sifat dasar dan lingkupan filsafat ilmu dan hubungannya cabang-cabang ilmu lain. y Hubungan antara ilmu dengan pengetahuan humaniora. Metafisis tentang ilmu. Memberikan pandangan yang luas. Pentingnya pengetahuan ilmiah bagi bidang-bidang lain dari pengalaman-pengalaman soal manusia. Logis tentang ilmu. . y y y y y y 2) Peran filsafat ilmu y y y y y Menolong mendidik. Gerakan-gerakan pemikiran ilmiah.

dalam Dictonary of Philosophi. Yogyakarta. 2001. ³Problem´. Gie The. Van. Filsafat Umum (Bandung CV Pustaka Setia. Dagobert D: ed. Rake Sarasin. Cet I. Surisumantri. Muhadjir. Philoshopy of Science. 1997). Coenelius. Liang. 1996. ed Contemporary Philoshopy A Survey. Fraanseen B. Pustaka sinar Harapan. Filsafat Ilmu: Positivisme. Syadali. Basic of Philoshopy Selected Reading with Introduction. Wiener. Liberti. Edisi II. Jogjakarta 2000. Mudzakir. Philip.DAFTAR PUSTAKA Bejamin A. Between Science and Philoshopy An Introduction to the Philoshopy of Science. Jakarta. Post Positivisme dan Post Modernimisme. Smart JJ. Pengantar Filsafat Ilmu. . Noeng. Introduction dalam Daniel J Brontein. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. 19975 Edition. H Margenau ³Philoshopy of Science´ dalam Raymond Klibansky. Jujun S. 1968. 1975.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->