Analisis SWOT (singkatan bahasa Inggris dari “kekuatan”/strengths, “kelemahan”/weaknesses, “kesempatan”/opportunities, dan “ancaman”/threats

) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.

Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.aa

Sumber: google images

Ada dua macam pendekatan dalam analisis SWOT, yaitu:

A. Pendekatan Kualitatif Matriks SWOTPendekatan kualitatif matriks SWOT

sebagaimana dikembangkan oleh Kearnsmenampilkan delapan kotak, yaitu dua paling atas adalah kotak faktor eksternal(Peluang dan Tantangan) sedangkan dua kotak sebelah kiri adalah faktor internal(Kekuatan dan Kelamahan). Empat kotak lainnya merupakan kotak isu-isustrategis yang timbul sebagai hasil titik pertemua antara faktorfaktor internal daneksternal.

B. Pendekatan Kuantitatif Analisis SWOT

Data SWOT kualitatif di atas dapat dikembangkan secara kuantitaif melaluiperhitungan Analisis SWOT yang dikembangkan oleh Pearce dan Robinson(1998) agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sesungguhnya.Perhitungan yang dilakukan melalui tiga tahap, yaitu:

1. Melakukan perhitungan skor (a) dan bobot (b) point faktor setta jumlahtotal perkalian skor dan bobot (c = a x b) pada setiap faktor S-W-OT;Menghitung skor (a) masing-masing point faktor dilakukan secara saling bebas(penilaian terhadap sebuah point faktor tidak boleh dipengaruhi ataumempengeruhi penilaian terhadap point faktor lainnya. Pilihan rentang besaranskor sangat menentukan akurasi penilaian namun yang lazim digunakan adalahdari 1 sampai 10, dengan asumsi nilai 1 berarti skor yang paling rendah dan 10berarti skor yang peling tinggi.

Perhitungan bobot (b) masing-masing point faktor dilaksanakan secarasaling ketergantungan. Artinya, penilaian terhadap satu point faktor adalah denganmembandingkan tingkat kepentingannya dengan point faktor lainnya. Sehinggaformulasi perhitungannya adalah nilai yang telah didapat (rentang nilainya samadengan banyaknya point faktor) dibagi dengan banyaknya jumlah point faktor).

2. Melakukan pengurangan antara jumlah total faktor S dengan W (d) danfaktor O dengan T (e); Perolehan angka (d = x) selanjutnya menjadi nilai atau titikpada sumbu X, sementara perolehan angka (e = y) selanjutnya menjadi nilai atautitik pada sumbu Y;

3. Mencari posisi organisasi yang ditunjukkan oleh titik (x,y) pada kuadranSWOT.{sumber: daps.bps.go.id)

SWOT untuk organisasi

Dalam sebuah organisasi biasanya setiap awal periode kepengurusan akan dilaksanakan pembuatan rencana program kerja, untuk itu biasanya akan dilakukan sebuah analisis kondisi mengenai suatu organisasi tersebut. Analisis SWOT biasanya dicantumkan dalam GBHK (Garis-garis Besar Haluan Kerja) yang menjelaskan tentang kondisi lingkungan organisasi baik kondisi internal maupun external.

Analisis SWOT ini merupakan sebuah “penyelidikan” tentang situasi dan kondisi dalam suatu lingkungan. Contohnya adalah:

“Ada sebuah organisasi yang akan membuat program kerja, untuk itu mereka harus tahu tentang kondisi organisasi mereka dan lingkungan dimana organisasi itu berada. Untuk itu mereka melakukan analisis SWOT, pertama S, yaitu dengan mengetahui kekuatan organisasi –dalam hal ini, kekuatan bisa diartikan sebagai kondisi yang menguntungkan untuk organisasi- tersebut. Misalnya, pengurus yang setia terhadap organisasi, atau kas organisasi yang banyak, dll. Kedua W, yaitu dengan mengetahui kelemahan organisasi –dalam hal ini, kelemahan bisa diartikan sebagai suatu kondisi yang merugikan untuk organisasi- tersebut. Misalnya, kondisi anggota yang tidak aktif, dana yang tak ada, dll.

Ketiga O, yaitu dengan mengetahui kesempatan organisasi – dalam hal ini bisa diartikan sebagai suatu hal yang bisa menguntungkan jika dilakukan namun jika tidak diambil bisa merugikan, atau sebaliknya. Misalnya, sumber dana ada bila diminta. Keempat T, yaitu dengan mengetahui ancaman organisasi – dalam hal ini bisa diartikan sebagai suatu hal yang akan menghambat atau mengancam selama perjalanan kepengurusan. Misalnya, banyak pengurus dan anggota yang tidak aktif. (sumber:

Setelah dilakukan analisis SWOT maka jadi mengetahui kondisi nyata apa yang terjadi di lingkungan internal dan external organisas, maka dapat mulai membuat rencana program kerja yang sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan dan mampu untuk dilaksanakan oleh pengurus tersebut

Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisa SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu

SWOT itu sendiri merupakan singkatan dari Strength (S). Weakness. Tahap awal proses penetapan strategi adalah menaksir kekuatan. Analisa ini didasarkan pada hubungan atau interaksi antara unsur-unsur internal. Kata-kata tersebut dipakai dalam usaha penyusunan suatu rencana matang untuk mencapai tujuan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Opportunities (O). Analisa SWOT adalah suatu metoda penyusunan strategi perusahaan atau organisasi yang bersifat satu unit bisnis tunggal. Analisa ini lebih condong menghasilkan rencana jangka pendek. 2. Data yang terkumpul mengenai faktor-faktor internal tersebut merupakan potensi di dalam melaksanakan usaha yang direncanakan. Berikut saya lampirkan pengertiannya menurut salah satu pakar SWOT Indonesia. Hasil analisa dapat menyebabkan dilakukan perubahan pada misi. yaitu Fredy Rangkuti. dan Threats (T) yang artinya kekuatan. tujuan. Weakness (W). mengetahui segala unsur kekuatan yang dimiliki. kesempatan. Kurang lebih seperti ini : “Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Dalam penyusunan suatu rencana yang baik.membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru. dan Threats). Petunjuk umum yang sering diberikan untuk perumusan adalah : 1. efinisi analisis SWOT (Strength. yaitu kekuatan dan kelemahan. maupun segala kelemahan yang ada. Dilain pihak . Memanfaatkan kesempatan dan kekuatan (O dan S). dalam analisa SWOT informasi dikumpulkan dan dianalisa. Opportunities. dimana yang secara sistematis dapat membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor luar (O dan T) dan faktor didalam perusahaan (S dan W). Ruang lingkup bisnis tunggal tersebut dapat berupa domestik maupun multinasional. peluang dan ancaman atau kendala. terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman”. kelemahan. Analisa SWOT memungkinkan organisasi memformulasikan dan mengimplementasikan strategi utama sebagai tahap lanjut pelaksanaan dan tujuan organiasasi. kelemahan. Analisis ini diharapkan membuahkan rencana jangka panjang. perlu diketahui daya dan dana yang dimiliki pada saat akan memulai usaha. dan ancaman yang dimiliki organisasi. atau strategi yang sedang berjalan. kebijaksanaan. Atasi atau kurangi ancaman dan kelemahan (T dan W). yaitu rencana perbaikan (short-term improvement plan).

Strategi ini mencoba mencari kekuatan yang dimiliki perusahaan yang dapat mengurangi atau menangkal ancaman tersebut. Misalnya bila kekuatan perusahaan adalah pada keunggulan teknologinya. >> Strategi Kekuatan-Ancaman (S atau T atau Maxi-min) Dalam analisa ancaman ditemukan kebutuhan untuk mengatasinya. Pilihan strategi lain adalah mengatasi kelemahan agar dapat memanfaatkan kesempatan. maka keunggulan ini dapat dimanfaatkan untuk mengisi segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi dan kualitas yang lebih maju. yaitu kekuatan dan kelemahan terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman. Dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT adalah perkembangan hubungan atau interaksi antar unsur-unsur internal. Salah satu strategi yang dapat ditempuh adalah bekerjasama dengan perusahaan yang mempunyai kemampuan menggarap pasar tersebut. dengan harapan ancaman di suatu saat akan hilang. Misalnya jaringan distribusi ke pasar tersebut tidak dipunyai oleh perusahaan. Dengan mengetahui situasi yang akan dihadapi.perlu diperhatikan faktor-faktor eksternal yang akan dihadapi yaitu peluang-peluang atau kesempatan yang ada atau yang diperhatikan akan timbul dan ancaman atau hambatan yang diperkirakan akan muncul dan mempengaruhi usaha yang dilakaukan. Keputusan yang diambil adalah “mencairkan” sumber daya yang terikat pada situasi yang mengancam tersebut. Siasat lainnya adalah mengadakan kerjasama dengan satu perusahaan yang lebih kuat. >> Strategi Kelemahan-Kesempatan (W dan O atau Mini-maxi) Kesempatan yang dapat diidentifikasi tidak mungkin dimanfaatkan karena kelemahan perusahaan. yang keberadaanya dan kebutuhannya telah diidentifikasi pada analisis kesempatan. Misalnya ancaman perang harga. strategi yang umumnya dilakukan adalah “keluar” dari situasi yang terjepit tersebut. >> Strategi Kelemahan-Ancaman (W dan T atau Mini-mini) Dalam situasi menghadapi ancaman dan sekaligus kelemahan intern. anak perusahaan dapat mengambil langkah-langkah . Didalam penelitian analisis SWOT kita ingin memproleh hasil berupa kesimpulan-kesimpulan berdasarkan ke-4 faktor dimuka yang sebelumnya telah dianalisa : >> Strategi Kekuatan-Kesempatan (S dan O atau Maxi-maxi) Strategi yang dihasilkan pada kombinasi ini adalah memanfaatkan kekuatan atas peluang yang telah diidentifikasi. dan mengalihkannya pada usaha lain yang lebih cerah.

dan terakhir adalah bagimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru. selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada. Analisa SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya. kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT. yaitu strategi tingkat korporasi yang berupaya meningkatkan tingkat operasi organisasi.yang perlu dan bertindak dengan mengambil kebijakan-kebijakan yang terarah dan mantap. kelemahan (weaknesses). bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)yang ada. Kombinasi. dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada. opportunities. untuk menutupi segala ancaman yang ada di lingkungan eksternalnya. maka perusahaan dapat melihat posisi dia terhadap perusahaan yang lain ( pesaing ) di industri yang sama. dan threats). Perusahaan atau organisasi harus membuat analisis SWOT dengan menekankan kepada kekuatannya untuk menutupi atau mengalahkan kelemahannya. Strategi-strategi pertumbuhan perusahaan. Dengan analisis SWOT ini. yaitu strategi tingkat korporasi yang dibuat karena tidak adanya perubahan yang berarti. Threat ) merupakan analisis dari kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan dari suatu perusahaan atau organisasi serta peluang dan ancaman di lingkungan eksternalnya. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths. dapat di rumuskan grand strategy yang terdiri dari : • Strategi-strategi stabilitas perusahaan. • • • . dengan kata lain perusahaan dapat menerapkan strategi yang tepat. peluang (opportunities). Analisis SWOT ( Strength. Dengan analisis ini. dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. (sumber : e-je. Opportunity.com) Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths). Strategi-strategi pengurangan. weaknesses. Weakness.blogspot. yaitu strategi tingkat korporasi yang berupaya untuk mengurangi keragaman operasional organisasi. yaitu mengejar dua atau lebih strategi diatas. Juga menggunakan peluang-peluang yang terlihat dari analisis tersebut.

o Sesuatu yang harus diselesaikan atau dipecahkan ( Kamus BBI ). antara yang ditetapkan sebagai kebijakan dengan kenyataan implementasi kebijakan. yg meskipun sudah bisa diidentifikasikan. o o o o . tetapi pemecahannya mengharuskan adanya tindakan-tindakan publik / negara / pemerintah. opportunities. Suatu situasi menghambat organisasi untuk mencapai satu atau lebih tujuan ( James Stoner ). o MASALAH : adanya kesenjangan antara das sollen / teori dengan das sein / fakta empiris . values. Sesuatu yg menyimpang dari apa yg diharapkan / direncanakan / ditentukan untuk dicapai sehingga merupakan rintangan menuju tercapainya tujuan ( Prajudi Atmosudirjo ). MASALAH KEBIJAKAN : unrealized needs. Utomo Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan (PMPK) ( P roblem S olving & D ecision M aking) 2. tetapi pada saat sekarang. dan peluang. o Apa Itu MASALAH ?? 4. Situasi atau kondisi yang akan datang dan tdk diinginkan ( Dorothy Craig ). banyak perusahan-perusahaan yang belum go public sudah menggunakan analisis SWOT ini bersama-sama dengan penggunaan analisis Balance Scorecard Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan . however we identified. Suatu kesenjangan yang perlu ditutup antara hasil yang dicapai pada saat ini dan hasil yang diharapkan ( Roger Kaufman ).Presentation Transcript 1.Pada awalnya analisis SWOT ini di khususkan kepada perusahaanperusahaan yang sudah go public. PROGRAM S-1 PEMERINTAHAN INTEGRATIF (PIN) FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MULAWARMAN 2008 Tri Widodo W. the solution require public actions (tidak terwujudnya kebutuhan. Pemecahan Masalah 3. nilai.

o Ciri : berskala besar. salah satu caranya dengan penyusunan metode / prosedur / program tetap (SOP). dari PROBLEM ke DECISION 6. bersifat rutin dan biasanya timbul berulang kali shg pemecahannya dapat dilakukan dengan teknik pengambilan keputusan yg bersifat rutin. o o Masalah yg Terstruktur 9. dsb.o Suatu yang memerlukan jawaban. Apa Itu MASALAH ?? 5. . Scope : Pemecahan masalah dilakukan secara kelompok yang melibatkan pimpinan dan segenap staf pembantunya. masalah perijinan. o Definisi : masalah yg jelas faktor penyebabnya. repetitif & dibakukan. Teknik yg biasa digunakan : dilakukan atas dasar intuisi. o o Masalah sederhana ( simple problem ) CORAK / JENIS MASALAH .1 7. kebiasaan & wewenang yg melekat pada jabatannya. Jenis : masalah yg terstruktur ( structured problems) & masalah yg tidak terstruktur ( unstructured problems ). berdiri sendiri (kurang memiliki sangkut paut dengan masalah lain). tidak mengandung konsekuensi yg besar. pemecahannya tidak memerlukan pemikiran luas & mendalam . mengandung konsekuensi besar. pemecahannya memerlukan pemikiran yg tajam dan analitis . apabila tidak segera dijawab akan menimbulkan risiko.2 8. o Ciri : berskala kecil. Sifat pengambilan keputusan : relatif lebih mudah atau cepat. tidak berdiri sendiri (memiliki kaitan erat dengan masalah lain). Contoh : penggajian. kepangkatan dan pembinaan pegawai. pengalaman. o o Masalah rumit ( complex problem ) CORAK / JENIS MASALAH . Scope : pemecahan masalah dilakukan secara individual.

Definisi yg dibuat harus menyatakan dg jelas adanya ketidaksesuaian antara standar atau harapan yang telah ditetapkan sebelumnya dan kenyataan yg terjadi. 12. 1956). & Miller. Semua pihak yg terlibat diperlakukan sebagai sumber informasi. Backwards planning (Case & Bereiter. Sternberg. 3.Other Techniques (William G. & Krathwohl. o Masalah yg Tidak Terstruktur 10. Huitt. 1977. o o . Masalah harus dinyatakan secara eksplisit/tegas. o o o o o 11. Curah Pendapat ( Brainstorming ) dan Konsensus.BEBERAPA TEKNIK PEMECAHAN MASALAH o o o 1. Sifat pengambilan keputusan : relatif lebih sulit dan lebih lama . Rand. 1980. tidak rutin. untuk menghindarkan dari pembuatan definisi yg tidak jelas. 1972). 1984. 2. serta tidak repetitif kasusnya. Contoh: Masalah yang kita hadapi adalah melatih staf yang bekerja lamban. Categorizing / classifying (Feuerstein. Definisi yg dibuat harus menyatakan dengan jelas. 1954) Means-ends analysis (Newell and Simon. Hill. Englehart. Hoffman.o Definisi : penyimpangan dari masalah organisasi yang bersifat umum. Furst. Definisi yg dibuat bukanlah seperti sebuah solusi yang samar. tidak jelas faktor penyebab dan konsekuensinya. diperlukan teknik PK yang bersifat non-programmed decision-making. Penggunaan Kriteria dan Pembobotan. Data objektif dipisahkan dari persepsi.Pendefinisian Masalah yg baik o Fakta dipisahkan dari opini atau spekulasi. Skinner. 1988). Gagne. Teknik Moderasi ( Moderation Technique ). pihakpihak yang terkait atau berkepentingan dengan terjadinya masalah. 1992) o o Analysis (Bloom.

1987). 1977). 1977. 1984. Wonder & Donovan. 1982). 1977). 1956. be someone else &quot. 1985). Outrageous provocation (Beinstock. 1977. 1972). Huitt. o o o o o o 13. Inductive / deductive reasoning (Devine. Evaluating / judging (Bloom et al. 1956). 1988.. . Plus-Minus-Interesting (PMI) (de Bono. 1978. also called &quot.Brainstorming o Suatu metode untuk menghasilkan ide gagasan yang banyak mengenai topik tertentu secara kreatif dan efisien. 1976. 1984). 1981. by Wonder and Donovan (1984). Taking another's perspective (de Bono. referred to as &quot. Network analysis (Awani. 1992) o o Brainstorming (Brookfield. 1963). Pelligrino. by Wonder and Donovan (1984). o o o o o o o o o 14. Outcome psychodrama (Janis & Mann.. Johnson & Johnson. 1984. Values clarification (Fraenkel. Janis & Mann. Thinking aloud (Whimby & Lochhead. 1984. Osborn. Sternberg. Kirschenbaum. by Wonder and Donovan (1984). 1969). Imaging / visualization (Lazarus. 1984).Other Techniques (William G. 1987). Synthesizing (Bloom et al. Task analysis (Gagne. 1985. 1980. Osborn. Overload (Wonder & Donovan. Brookfield. 1988). Brookfield. insidious &quot. suspenders &quot. Incubation (Frederiksen. 1977). Sternberg. 1963). 1988). 1987. Random word technique (Beinstock. 1987. 1976. 1984). Gardner. 1983.o Challenging assumptions (Bransford & Stein. McKim. Handy & Hussain. Lakin. also called &quot. Relaxation (Benson.

Demikian proses penyampaian ide terus berlangsung sampai ide tersebut habis.     15. lakukan klarifikasi. Jika diperlukan. setiap individu termotivasi untuk melaksanakan (shared value ) . Resiko keputusan ditanggung kelompok. o 17.Kelemahan Brainstorming o o o Memakan waktu dan biaya lebih. Efisiensi pengambilan keputusan menurun.Keunggulan Brainstorming o o o o o Adanya spektrum pengetahuan yg lebih luas. Pencarian alternatif keputusan lebih luas & variatif. o 16. Dapat terwujudnya kreativitas & inovasi yg lbh luas.o Penyampaian ide-ide dilakukan melalui proses yang bebas dari penilaian dan kritik. penyederhanaan dan kombinasi. Tak ada penilaian atau kritik Begitu ide disampaikan ditulis pada kertas flipchart atau papan tulis dengan huruf yang dapat dibaca. keputusan bukan mencerminkan keinginan kelompok. Bila ada anggota yg dominan.Konsensus . Prosesnya:  o Topik atau masalah dirumuskan dan ditulis dengan jelas Tiap anggota tim secara bergantian memberikan idenya. Karena keputusan kelompok. karena adanya berbagai pandangan. Adanya kerangka pandangan / perspektif yg lbh lebar. Keputusan kelompok dapat merupakan kompromi atau bukan sepenuhnya keputusan kelompok. 18.

Sikap. o 19. Oleh karenanya perlu dilakukan prioritasi dengan memilah-milah. atau Kemudahan. SDM. Manfaat: Dapat mengurangi subyektivitas sehingga penilaian dapat menjadi lebih obyektif.o Ide Pokok: kesepakatan tentang masalah dan cara pemecahan. maka semakin tinggi prioritas masalah tersebut untuk dianalisis faktor penyebab dan solusinya. dll). Kenyamanan Pelayanan. pemilihan pegawai teladan dsb. artinya permasalahan dan/atau faktor penyebabnya akan diklasifikasikan berdasarkan kriteria tertentu (misalnya Kelembagaan. Digunakan kriteria dan bobot dengan angka-angka (skoring). o o . misalnya berdasarkan frekuensi kemunculan masalah tersebut. Kebijakan dll. Kebersihan. serta dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti pemilihan alternatif proyek. Prosesnya:       o o Tentukan Alternatif Tentukan Kriteria Tentukan Nilai Kriteria ( N ) Tentukan Bobot tiap alternatif ( B ) Hitung N x B dan Jumlahkan Jumlah NB tertinggi : alternatif terpilih 20. Sumber Daya. Teknik prioritasi disini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik tally .Penggunaan Kriteria dan Bobot o Metode yg dapat digunakan untuk melakukan evaluasi & memilih alternatif keputusan terbaik. Semakin banyak tally . Sangat efektif digunakan jika mereka yang terlibat memiliki pengetahuan yang relatif sama. Teknik Prioritasi . Seluruh permasalahan yang telah dikompilasi dan diklasifikasi tidak mungkin dapat dianalisis seluruhnya. Teknik Klasifikasi . Ketepatan. artinya permasalahan pelayanan diidentifikasikan sedetil dan sebanyak mungkin.Teknik Moderasi o Teknik Kompilasi .

Dalam keadaan kritis tersebut. artinya solusi yang ditawarkan akan diuji dengan prinsip ”Jika – Maka” (jika solusi A dilakukan. Hanya saja. karena rusaknya alat navigasi yg sungguh penting.o Penentuan Faktor Penyebab Masalah dan Solusinya. Dari saku-saku baju dan celana semua orang yg selamat terdapat sebungkus rokok. berarti solusi yang ditawarkan dapat diterima ( reliable ). begitu seterusnya sampai nomor limabelas. hampir seluruh bagian perahu itu terbakar habis serta rusak segala isinya. o 22.Anda sedang terapung-apung di dalam sebuah perahu pesiar di Lautan Pasific Selatan. Untuk satu masalah tertentu. Teknik Validasi . 3 kotak korek api. Anda saat itu sedang berada kurang lebih berjarak 1000 mil arah barat daya dari sebuah pulau terdekat. o (Contoh dalam Survei Pengaduan Pelayanan Publik) 21. Anda harus membuat keputusan sendiri tanpa berkonsultasi dengan rekan-rekan Anda. Jadi. Dibawah ini ada sebuah daftar barang yg kebetulan terlindung dan selamat setelah api mengamuk. dan nomor dua pada barang yang Anda anggap prioritas kedua. one cause. dan karena Anda beserta rekan-rekan Anda sedang sibuk sekali berusaha memadamkan api. Tambahan pula. dan bayangkanlah bahwa Anda benar-benar sedang menghadapinya. Anda beruntung mendapatkan sebuah sekoci karet yang masih dapat digunakan lengkap dengan dayungnya. Berikan nomor satu pada jenis barang yang Anda anggap paling penting. dan 5 lembar uang kertas ribuan. atas dasar keperluannya untuk dapat mempertahankan hidup. Sebagai akibat kebakaran yang tak diketahui asalnya. dll). Lokasi Anda kurang jelas dimana saat itu berada. Sekoci itu cukup untuk dapat mengangkut Anda beserta rekan-rekan Anda dan semua barang yg terdaftar di bawah. sebagai barang yang sangat . sekaligus mengambil keputusan yang tepat. menurut perkiraan yg cukup teliti. Karena itu perahu Anda sekarang sedikit demi sedikit mulai tenggelam. Anda dituntut untuk mampu memecahkan masalah dalam tempo yang sesingkatsingkatnya. tidak berlaku one problem. dapat saja disebabkan oleh beberapa faktor. dan membutuhkan beberapa solusi. maka masalah B dapat diatasi.LATIHAN KASUS Tersesat di Laut: Apa yang Harus Anda Prioritaskan? o o Petunjuk Kasus: Bacalah kasus dibawah ini dengan seksama. one solution . Jika logikanya dapat diterima. Tugas Anda sekarang adalah menyusun nilai pentingnya ke-15 barang tadi.

apa kira-kira faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan tersebut? Bagaimana proses “pengambilan keputusan” pada saat Anda bekerja dalam kelompok? Menurut Anda. Pelajaran-pelajaran apa lagi yang dapat Anda peroleh dari adanya kasus diatas? o o o 25. pemalas. sebagian terdapat persamaan.kurang penting. dan sebagainya).LESSON LEARNED o Apakah jawaban Anda sendiri dengan jawaban kelompok terdapat persamaan yang banyak. 23. lebih bermanfaat manakah proses pengambilan keputusan secara individual dan secara kelompok? Apa kelebihan dan kekurangannya masing-masing? (Perhatikan tentang kemungkinan munculnya perilakuperilaku individu dalam kelompok seperti: ingin memaksakan pendapat. Pengambilan keputusan 5. penakut.Pembuatan Keputusan mrpk bagian kunci kegiatan: . Administrasi 2. Setelah ini. pasif / apatis dan menyerahkan keputusan kepada rekannya. tugas berikutnya adalah membentuk kelompok dan melakukan hal yg sama.PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI INTI KEPEMIMPINAN o o o o o 1. Manajemen 3. atau berbeda sama sekali? Jika berbeda. berbelit-belit.Pengambilan Keputusan 26.Daftar 15 Barang 1 Kerat (24 Botol) Jamaica Rum Murni Alat-alat Pancing 2 Kotak Batang Permen Coklat 15 Kaki Tali Nilon 20 Kaki Persegi Plastik Racun Ikan Hiu Radio Transistor Kecil 2 galon campuran oli dan bensin Bantalan Penyelamat (alat apung yg disetujui pemerintah) Peta Laut Pasific 1 Kotak Perbekalan Tentara Kelas C Kelambu 5 Galon Air Cermin Cukur Janggut Sekstan Prioritas Nama Barang 24. Kepemimpinan 4. menyembunyikan informasi. pengeluh. Tulis catatan nomor-nomor Anda pada ruang tanda “Pilihan Sendiri”. sok tahu. Manusia 543215 27.

o keputusan lahir dari suatu proses yg rumit. kebijakan dan tujuan. Pengambilan keputusan  proses pendekatan sistematis terhadap suatu masalah. pengumpulan dan penganalisaan data dan informasi. o Keputusan  pengakhiran atau pemutusan dari suatu proses pemikiran untuk menjawab suatu pertanyaan. Farlan). Proses pemilihan salah satu dari antara dua atau lebih alternatif arah tindakan untuk mencapai suatu tujuan (Sondang Siagian) .  o o Kegiatan manajerial ialah memformulasikan.o o o o Eksekutif Manajer Karyawan Setiap manusia dalam kehidupannya 28. o Kegiatan identifikasi dan diagnosis masalah. penyusunan berbagai alternatif. evaluasi dan pemilihan alternatif pemecahan masalah (George Huber). khususnya mengenai suatu masalah atau problema. diskusi intensif. Perencanaan. Kegiatan organisasi ialah keputusan seorang manajer diberlakukan sebagai keputusan bersama dalam rangka mencapai tujuan bersama (Dalton Mc.TIPE KEPUTUSAN o Keputusan terprogram (terstruktur) . mulai dari identifikasi dan perumusan masalah. dan brain storming mendalam dg analisis yg tajam. berpikir bersama. serta pelaksanaan tindakan yang tujuannya untuk memperbaiki keadaan yang belum memuaskan.  Apa Itu Pengambilan Keputusan ? 30. Kegiatan yang berkaitan dengan manajerial maupun organisasi. Pengambilan Keputusan 29. pengembangan dan pemilihan alternatif. multi dimensional / interdisipliner .

Coba-coba (trial n error ) . Mis. 31. tidak biasa Kebijakan yang ada belum menjawab.  o Keputusan tak terprogram (tidak terstruktur)    Mengenai masalah khusus. o Modern  Teknik pemecahan masalah yang diterapkan pada :   Latihan pembuatan keputusan. 33. aturan. Seleksi dan latihan para pelaksana. because every policy determination is a decision Pemilihan Alternatif yg Terus-menerus & Tidak Pernah .  Berdasarkan pengolahan data berbantu komputer. 32. Penyusunan program komputer empiris.TEKNIK KPTS TERPROGRAM o Tradisional    Kebiasaan.TEKNIK KPTS TAK TERPROGRAM o Tradisional    Kebijakan intuisi berdasarkan kreativitas. Saluran informasi disusun dengan baik. o Modern  Menggunakan teknik “operation research”:   Formula matematika.Perbedaan Decision Making dengan Public Policy Making Nigro & Nigro : No absolute distinction can be made between policy making and decision making. khas. tertulis maupun tidak. Mengikuti prosedur baku. Simulasi komputer. pengalokasian sumber daya. berulang-ulang. Bersifat rutin. prosedur. Dibuat menurut kebiasaan.

o Keputusan yang Dilandasi Pra Konsepsi Pembuat Keputusan ( preconceived nations ) Tidak Ada Keinginan Melakukan Percobaan ( unwillingness to experiment ) Keengganan Membuat Keputusan ( reluctance to decide ).7 Kesalahan Umum dalam PK o Terlalu Menggantungkan pada Pengalaman Satu Orang ( overreliance on one’s own experience )  Shared decision produces wiser decisions.  o Terlalu Menyederhanakan Masalah ( over simplification )  Melihat masalah hanya dari gejala luarnya. tidak ada inovasi. Pemilihan Alternatif yg Sekali Dilakukan Langsung Selesai Meliputi Banyak Pengambilan Keputusan Penentuan Pilihan dari Berbagai Alternatif. Tidak meramalkan / memprediksikan keadaan masa depan.Selesai. A Course of Action A Single Choice PUBLIC POLICY MAKING DECISION MAKING 34. o o 36. yang akan kembali pada keadaan semula. tanpa mempelajari secara mendalam faktor kausalitasnya. o Asumsi Bahwa Masa Depan Akan Mengulangi Masa Lalu ( assumption that future will repeat past )  Perubahan dianggap hal normal. Rasional / logis dalam arti menuntut pendekatan ilmiah.  35.CIRI KEPUTUSAN YG BAIK o o Berkaitan langsung dgn sasaran dan tujuan.7 Kesalahan Umum dalam PK o Cara Berpikir Yang Sempit (cognitive nearsightedness)   Memenuhi kebutuhan sesaat Hanya mempertimbangkan satu aspek / dimensi masalah. Teknik pemecahan masalah selalu konvensional. Mengenai Sesuatu Hal dan Selesai. .

resiko. Mencari pola dari data yang terkumpul.o o o Mudah & dapat dilaksanakan (feasible. .  o Pemilihan alternatif terbaik  Berdasarkan alternatif. kemampuan berpikir dan pengalaman. o Pengembangan alternatif-alternatif   Berdasarkan data. Pergunakan analisis sebab-akibat. Seberapa jauh memecahkan masalah. disusun beberapa alternatif. Cari bagian-bagian yang perlu dipecahkan. Cari penyebabnya / masalah utama. alternatif terbaik dipilih atau pilih kompromi dari beberapa alternatif. executable ) . Tepat waktu dalam arti jangan mengambil keputusan kalau memang belum perlu.PROSES PEMBUATAN KPTS (2) o Evaluasi Alternatif-alternatif  Nilai efektivitas dari setiap alternatif. Mengumpulkan data.  38. Untuk setiap alternatif susun pro & kontra. konsekuensi.  Realistik bila dihubungkan dengan tujuan & sumber daya organisasi. o 37. Menggabungkan pendekatan teori.PROSES PEMBUATAN KPTS (1) o Pemahaman dan perumusan masalah     Identifikasi gejala yang muncul. Dapat difahami dan diterima semua pihak ( acceptable ) . tolok ukur. Semua alternatif harus feasible . o Pengumpulan dan analisis data yang relevan    Menentukan data yang relevan.

Proses Analisis PK ( Bromley ) 41.. Why is it happening? Write down a 5-sentence description of the problem in terms of &quot. or &quot.. including what is happening. with whom. &quot. be specific in your description. 43. 2005) 42. Disiapkan mekanisme laporan periodik. The following should be happening.o Implementasi keputusan    Susun rencana untuk menerapkan keputusan. o Evaluasi hasil keputusan 39. Bila perlu bangun sistem peringatan dini.Define the Problems o o o o o What can you see that causes you to think there's a problem? Where is it happening? How is it happening? When is it happening? With whom is it happening? ( HINT : Don't jump to &quot.. apa yang salah dengan penyelesaian sebelumnya? o .Who is causing the problem?&quot. where. The following is happening and should be: .5 Tahap PMPK (FEMA. but isn't .Pertimbangkan pertanyaan berikut pada saat melakukan Identifikasi Masalah o o o o Apa masalahnya? Apakah masalah saya? Dapatkah saya memecahkannya? Apakah sulit dipecahkan? Apakah benar-benar masalah. how. & why. o o 44. atau cenderung sebagai simpton yang luas? Kalau ini suatu masalah lama. As much as possible..Proses Analisis PK ( Clay & Schaffer ) 40. &quot.

o Apakah itu membutuhkan pemecahan secepatnya. dan bukan sekedar standar yg memuaskan. Masalah lainnya yg muncul. Alternatif diusulkan oleh semua orang yg terlibat dalam penyelesaian masalah. menengah maupun jangka panjang. Alternatif yg diusulkan harus dapat menyelesaikan masalah yg telah didefinisikan dengan baik. namun kepada karyawan yg terkena dampak diberikan paket kompensasi. atau dapatkah ditunda? Itu seperti menghindar dari permasalahan itu sendiri? Dapatkah saya mengesampingkan resiko? Apakah permasalahan mengandung dimensi etik? Dengan kondisi bagaimana penyelesaian itu harus memuaskan? Apakah penyelesaian berpengaruh terhadap sesuatu yang tidak seharusnya diubah? o o o o o 45. o o o o o 46. mungkin juga penting namun dapat diabaikan bila tidak secara langsung mempengaruhi pemecahan masalah utama yg sedang terjadi.Karakteristik Pembuatan Alternatif yg Baik o Semua alternatif yg ada sebaiknya diusulkan dan dikemukakan terlebih dahulu sebelum dilakukannya evaluasi terhadap mereka. dapat meningkatkan kualitas solusi dan penerimaaan kelompok. Semakin banyak orang yg mengusulkan. o Alternatif yg ada dinilai secara relatif berdasarkan standar tertentu. Alternatif yg ada saling melengkapi satu dengan lainnya. Alternatif yg diusulkan perlu mempertimbangkan konsekuensi yg muncul dalam jangka pendek. Kritik dapat menjadi penghambat baik terhadap proses organisasi maupun proses pembuatan alternatif pemecahan masalah. Contoh: Pengurangan tenaga kerja. Alternatif yg diusulkan harus sejalan dengan tujuan / kebijakan organisasi. . Gagasan yg kurang menarik bisa menjadi menarik bila dikombinasikan dengan gagasan lainnya.

o Penilaian terhadap alternatif yg ada dilakukan secara sistematis. atau terbuka terhadap kemungkinan baru? Alternatif itu sendiri.1 o Jika suatu alternatif berdasarkan pertimbangan mempunyai nilai lebih dari pada yang lain ◊ Berikan alternatif harga lebih dengan skor 1. . apakah etis atau praktis.Teknik Pemilihan Alternatif . sehingga semua alternatif yg diusulkan akan dipertimbangkan. Alternatif yg ada dinilai berdasarkan kesesuaiannya dengan tujuan organisasi dan mempertimbangkan preferensi dari orang-orang yg terlibat didalamnya. Bagaimana kemungkinan menyelesaikan masalah? Kelenturan : mengacu pada Kemampuan Anda menanggapi akibat yang tidak disengaja. baik secara langsung. Alternatif yg paling layak dipilih dinyatakan secara eksplisit / tegas. o 48. Kemungkinan & Kelenturan ( Suitability. o o o Karakteristik Evaluasi Alternatif yg Baik 47. Apakah tepat atau penting di dalam skala? Suatu jawaban yang memadai? Terlalu ekstrim? Kemungkinan : mengacu pada Berapa banyak sumber yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah? (misalnya.Teknik Pemilihan Alternatif .2 Matriks SFF : Kecocokan. Jika alternatif mempunyai nilai kurang dari pada yang lain ◊ Berikan harga alternatif lebih rendah dengan skor 0 . maupun tidak.3 o Bobot setiap alternatif dengan skala 1-5. apakah memberikan hasil). Alternatif yg ada dinilai berdasarkan dampak yg mungkin ditimbulkannya. apakah Anda dapat mengontrol hasil awal? o o Alternatif D Alternatif C Alternatif B Alternatif A Total Kelenturan Kemungkinan Kecocokan 49.Teknik Pemilihan Alternatif . Feasibility & Flexibility ) o o Harga setiap alternatif dengan skala 1-3 Kecocokan (keserasian): mengacu pada Alternatif itu sendiri.

walaupun mungkin muncul dampak positif lainnya.o Kriteria dapat ditambah dengan ”R” (keterkaitan: relatedness. Keterlibatan dari orang-orang yg akan terkena dampak dari penerapan solusi dianjurkan dengan tujuan untuk membangun dukungan dan komitmen. Penerapan solusi dilakukan dengan menggunakan strategi &quot.sedikit-demi sedikit&quot. Proses penerapan solusi meliputi juga proses pemberian umpan balik. dengan tujuan untuk meminimalkan terjadinya resistensi dan meningkatkan dukungan. relevancy ) Matriks USG : Kepentingan. Dampak jangka pendek. Sebuah solusi tidak dapat dianggap berhasil bila masalah yg menjadi pertimbangan utama tidak terselesaikan dengan baik. Penilaian terhadap keberhasilan penerapan solusi didasarkan atas terselesaikannya masalah yg dihadapi. Keseriusan & Pertumbuhan ( Urgency. bukan karena adanya manfaat lain yg diperoleh dengan adanya penerapan solusi ini. Adanya sistim monitoring yg dapat memantau penerapan solusi secara berkesinambungan. o Penerapan solusi dilakukan pada saat tepat dan dalam urutan yg benar. harus dikomunikasikan sehingga terjadi proses pertukaran informasi. maupun jangka panjang diukur. o o o o o Karakteristik Penerapan & Tindak Lanjut yg Baik 51. Seriousness & Growth ) Alternatif D Alternatif C Alternatif B Alternatif A Total Tumbuh Serius Urgensi 50. Berhasil tidaknya penerapan solusi.Teknik Analisis Dalam Rangka Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan o o o o ANALISIS SWOT POLA KERJA TERPADU PENDEKATAN DAYA DORONG PRO KONTRA (Pro’s n Con’s) 52.ANALISIS SWOT .

o 54.LINGKUNGAN ORGANISASI & SIFATNYA Threat (Ancaman) Weakness / Limitation (Kelemahan) Negatif Opportunity (Peluang) Strength (Kekuatan) Positif Eksternal Internal + / 55. analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan/organisasi. namun pada saat bersamaan dapat meminimalkan kelemahan dan ancaman (Freddy Rangkuti. kebijakan dan program kerja suatu organisasi dengan memperhatikan situasi dan kondisi lingkungan internal dan eksternal organisasi tersebut.+/+ -/. Memformulasikan strategi SWOT organisasi .-/+ MENUNJANG STRATEGI YANG BERSIFAT AGRESIF MENUNJANG STRATEGI UNTUK MELAKUKAN DIVERSIFIKASI MENUNJANG STRATEGI YANG BERSIFAT KONSERVATIF MENUNJANG STRATEGI YANG BERSIFAT BERTAHAN 56. . baik pada sisi positif maupun sisi negatifnya . 1997: 19).POLA KERJA TERPADU (PKT) 58. Tentukan nilai dukungan (ND) dan nilai bobot dukungan (NBD) dari setiap faktor lingkungan internal & eksternal. o o o o o o TAHAPAN SWOT 57. o o Identifikasikan faktor internal & eksternal.Analisis Lingkungan Strategis (SWOT ANALYSIS) o SWOT is acronym for the internal S trengths and W eaknesses of a firm and the environmental O pportunities and T hreats facing that firm (Pearce & Robinson.MATRIKS SWOT PELUANG (+) (-) ANCAMAN KELEMAHAN (-) (+) KEKUATAN +/. Menghitung nilai keterkaitan. Tentukan nilai urgensi (NU) dan bobot faktor (BF) dari setiap faktor lingkungan internal & eksternal. Jadi. dengan cara memaksimalkan kekuatan dan peluang.53. Menentukan alternatif tujuan organisasi . Menghitung total nilai bobot (TNB). Proses kreatif dalam merencanakan strategi. Menentukan peta posisi kekuatan organisasi . 2000).

STRUKTUR PKT Sasaran umum : Mewujudkan MAS.PETA ARUS MANAJEMEN PKT o o o o o Perilaku Individu Komunikasi Perilaku Kelompok Perilaku Pemimpin Pengamatan thd Perilaku PROSES MANUSIAWI PROSES MANAJEMEN PROSES ANALITIKA o o o o o o o o o Menetapkan sasaran Mewujudkan tujuan Mengambil keputusan Melaksanakan program Mengendalikan (monev) kegiatan Mengidentifikasikan masalah Mengembangkan alternatif Menguji dan memilih alternatif Menetapkan solusi. 60. D . Menerapkan perencanaan yg matang. Mempermudah waskat. C. SPESIFIK Melalui A. pelaksanaan yg tepat dan pengawasan yg ketat.o Alat kerja berupa perencanaan yg operasional untuk mewujutkan sasaran yg telah ditetapkan secara bersama antar pihak-pihak yg terkait. Tujuan:  o Meningkatkan keterampilan aparatur pemerintah & organisasi pada umumnya. Meningkatkan produktivitas di lingkungan kerja. B. Menyamakan pola manajemen diseluruh jajaran kerja.     Pola Kerja Terpadu (PKT) 59.

Pilihlah cabang mana yg mempunyai dampak paling besar terhadap sasaran pokok. Pohon sasaran adalah rangkaian hubungan sebab akibat yg merupakan kebalikan Pohon Masalah. Tentukan prioritas sasaran yg dapat menjamin terwujudnya sasaran yg setingkat lebih tinggi. . o o o o Prosedur: Periksalah Pohon Sasaran. paling relevan bagi unit kerja yg bersangkutan. o o o 62. o o o o o 63.Pohon Sasaran Definisi: Teknik untuk mengidentifikasi sasaran yg ingin diwujudkan o o o Prosedur: Periksalah Pohon Masalah.Pohon Alternatif Definisi: Teknik untuk mengidentifikasi alternatif pemecahan atau tindakan yang dpt dipakai untuk mencapai sasaran tertentu. Sadarilah adanya kemungkinan bahwa beberapa sasaran dalam pohon sasaran sebenarnya hanya merupakan akibat dari sasaran lain.61.Pohon Masalah Definisi: Teknik untuk mengidentifikasi masalah pada situasi tertentu dengan mengendepankan hubungan sebabakibat o o o o Prosedur: Mulailah dgn masalah yg harus dipecahkan Catat masalah-masalah lainnya Ajukan pertanyaan “apa yg menjadi sebab & apa yg menjadi akibat” Susun dalam bentuk yg menyerupai sebatang pohon (menyerupai sebuah bagan jenjang organisasi) Susunan berhenti sampai 4 (empat) jenjang.

Contoh POHON SASARAN TERWUJUDNYA PEKERJAAN KETATA USAHAAN SECARA LANCAR TERWUJUDNYA KEMUDAHAN MEMPEROLEH ARSIP DINAMIS AKIBAT Terciptanya pembinaan intensif atasan thd pengelola arsip Terwujudnya kemam.puan staf dlm penataan arsip Tercapainya kesem. Kaltim tahun Anggaran 2008 dilaksana kan oleh Bandiklat Prov.patan mengikuti diklat Tersedianya sarana tempat penyimpanan arsip Terciptanya disiplin petugas / pengelola arsip Terpenuhinya tingkat Keterampilan petugas penata arsip Terpenuhinya motivasi perja petugas penata arsip Terciptanya koordinasi sesama staf penata arsip SEBAB 67.Contoh POHON ALTERNATIF Alternatif TERWUJUDNYA PEKERJAAN TATA USAHA YG LANCAR TERWUJUDNYA KEMUDAHAN MEMPEROLEH ARSIP DINAMIS TERWUJUDNYA KEMAMPUAN STAF SUBAG ADM&UMUM DALAM MENATA ARSIP TERPENUHINYA TINGKAT KETERAMPILAN PETUGAS PENATA ARSIP MENGIRIM PETUGAS ARSIP MENGIKUTI PEND D3 KEARSIPAN DI U.LAT KEARSIPAN MENGIRIM PETUGAS PENATA ARSIP MENG IKUTI STUDI BANDING 68.o o o Kadang-kadang cabang sebuah pohon sasaran sudah merupakan alternatif pemecahan.cukup untuk mewujudkan sasaran setingkat lebih tinggi.20. 64.liki relatif terbatas Rendahnya disiplin Pengelola arsip Rendahnya tingkat Keterampilan Petugas penata arsip Kurangnya motivasi Kerja petugas Penata arsip Kurangnya koordinasi Sesama staf Penata arsip SEBAB 66.Contoh POHON MASALAH PEKERJAAN KETATA USAHAAN BELUM BERJALAN LANCAR ARSIP DINAMIS SULIT DIPEROLEH AKIBAT Pembinaan atasan thd Pengelola arsip Kurang intensif Kurangnya kemam. MENINGKATKAN KAPASITAS PENYE. Kaltim selama 5 hari dari tgl 10 Des s/d 15 Des 2008 berasal dari APBD Prov.SASARAN dan KEGIATAN TERSEDIANYA 20 ORANG STAF YANG TERAMPIL DI BIDANG PENATA ARSIP MELALUI PENYELENGGARAAN DIKLAT KEARSIPAN DI BADAN DIKLAT PROPINSI KALTIM SELAMA 5 HARI DARI TGL 10 DES S/D 15 DES 2004 DGN BIAYA SEBESAR Rp.LENGARAAB DIK.I.Diagram Pohon Pohon Masalah a b c d a2 b2 c2 d2 Pohon Sasaran a b c d a2 b2 c2 d2 Pohon Alternatif a b c 65.000. Kaltim bekerja sama dgn BKD Prov.BER ASAL DARI APBD PROP KALTIM TAHUN ANGGARAN 2004 DILAKSANAKAN OLEH BANDIKLAT PROP KALTIM BEKERJASAMA DGN BKD PROP KALTIM Melaksanakan Diklat Kearsipan di Bandiklat Prov.000. Kaltim SASARAN KEGIATAN ..puan staf dlm menata arsip Kesempatan mengikuti diklat terbatas Sarana tempat penyim panan arsip yg dimi.

. Setelah itu. ME … PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGENDALIAN SASARAN KEGIATAN POKOK KERJA PENANGGUNG JAWAB POKOK AKHIR JUMLAH S I A B I D I B A 70. Bila # 1 dianggap kurang penting . isi pada kotak vertikal di bagian bawah . 4. isi pada kotak horisontal yang ada di bagian bawah .REKAPITULASI BIAYA No. yakni faktor yang mungkin mempunyai dampak besar terhadap pengambilan keputusan organisasi di masa depan.PENDEKATAN DAYA DORONG o DEFINISI: Faktor utama yg berdampak terhadap semua keputusan besar yg mempengaruhi masa depan organisasi. Bila # 1 dianggap lebih penting . 72. Faktor lainnya menjadi bahan pertimbangan penting.PENJADUALAN SATUAN WAKTU WAKTU POKOK AKHIR NO 1. jumlahkan kotak-kotak hitam ke bawah . 6.  75. lanjutkan dengan nomor berikutnya & ulangi hal yg sama.Matriks Rencana Kerja (MRK) TER . 6) SDM.69. 5. tetapi ketika keputusan akhir dibuat. Beberapa contoh faktor: 1) Produk yang ditawarkan . yg terbesar berikutnya menjadi # 2.. Menetapkan Faktor Strategis Anda Sesuai Urutan Prioritas . TAHAPAN:  o Mendefinisikan dan Menentukan Faktor Strategis . berilah tanda X pada kotak dibawah # 2. Angka terbesar pada total akan menjadi # 1 pada Urutan ranking .PENDEKATAN DAYA DORONG Analisis Pembandingan Berpasangan 74. dapat dilakukan dengan menggunakan proses pembandingan berpasangan . …… NO URAIAN KERJA PENANGGUNG JAWAB WAKTU BIAYA 71. Itulah daya dorong organisasi Anda.PETUNJUK PENGGUNAAN MATRIKS PEMBANDINGAN BERPASANGAN o Evaluasi # 1 terhadap # 2. Ulang hal yg sama thd setiap nomor lainnya. 2.POKOK AKHIR : ……… PENANGGUNG GUGAT: ……… PAKET KERJA NO. harus ada satu faktor yang paling menentukan . Jumlahkan banyaknya X mendatar pada setiap nomor. biarkan kotak itu kosong. jumlahkan horizontal dengan vertikal untuk mendapatkan total . 2) Kebutuhan pasar . 3) Laba . dst. 5) Teknologi . 3. 4) Ukuran / pertumbuhan . POKOK AKHIR BIAYA 73. Bila dua o o .

Advantages n Disadvantages 79.COMPARATIVE ANALYSIS ACEH YOGYA decision option: Does Yogya need Special Autonomy? Not Enacted Yet α Enacted as Special Autonomous α Legal & Sociological Paths α People’s Political Pressure α Independent State in The Past α Part of RI from Beginning α 82. Sebelum Anda lanjutkan. Tahun lalu. 78. Selagi membaca. sehingga banjir bukanlah merupakan suatu masalah yang mendapat perhatian cukup besar. 76. yang terletak di wilayah Sebring. merupakan salah satu kota yang dilanda banjir paling parah sebenarnya terletak di dataran tinggi dan jauh dari bantaran sungai. Latar Belakang: Telah terjadi hujan badai yang cukup parah sehingga mengakibatkan sejumlah wilayah di Negara bagian dilanda bencana banjir bandang dengan tingkat yang berbeda-beda. 77.1 decision option: should I buy a new car? total 5 con's. cobalah untuk mengidentifikasi keputusan yang harus dibuat oleh manajer penanganan keadaan darurat atau manajemen penanganan keadaaan darurat resmi lainnya.PRO'S n CON'S For n Against. sebuah katup baru telah dibangun untuk menambah kapasitas waduk kota menjadi 44 juta gallon.atau lebih mempunyai total yg sama.DEBATE ON SPECIAL AUTONOM Proponent Opponent 2 decision option: Does Yogya need Special Autonomy? Unitary State υ Enriching Cultural Diversity υ Avoid Regional Disparity υ Distributive Equity υ Effective Dev’t & Management υ Promoting Democracy υ 81.Studi Kasus – Wilayah Sebring o Petunjuk: Bacalah kasus berikut ini. catatlah terlebih dahulu ide-ide Anda. Dua daerah di o . total score 16 total 6 pro's. total score 20 it'll be a load off my mind (2) big decisions like this scare & upset me (4) better reliability (5) disposal or sale of old car (2) better for family use (3) time and hassle to choose and buy it (2) lower servicing costs (4) higher insurance (3) lower fuel costs (3) cost outlay will mean making sacrifices (5) better comfort (3) con's pro's decision : buy a new car !! 80. 83. bandingkan masingmasing secara subyektif. Kota Westfield.

Petugas kemudian melihat air mulai memenuhi katup setinggi 2 kaki (kemudian diperkirakan waduk telah menampung 65 juta galon selama dan sesudah badai). 9:30 p. Ketika air mulai berkurang di bawah puncak bendungan. 8:00 p. Badan Pelayanan Cuaca Nasional menyarankan kpd masyarakat untuk waspada terhadap datangnya banjir bandang. merupakan kota terdekat dari Westfield.00 p.m. Masing-masing kota tersebut berpenduduk kira-kira 2400 jiwa yang sebagian besar dari mereka berdomisili di Rute 270 US. o o o o o o o 85. Ambry dan Gilson. Langkah pertama untuk menutup lubang katub dengan kantung pasir gagal karena dorongan air menyeret kantung-kantung pasir tersebut. Manajer program penanganan keadaan darurat mengadakan pertemuan dengan Walikota Westfield.m.30 a. petugas pengawas mendapati air telah mengikis katub dan meretakkan sisi bendungan.m. yang berjarak kurang dari lima menit perjalanan dari Westfield.m. insyinyur wilayah.m. Dinas PU.Kronologi Kejadian: o Sore hari. Hujan mulai turun dan ramalan cuaca memprediksikan akan adanya badai besar dengan kecepatan rendah yg akan mengakibatkan hujan deras.bagian hilir. Kantor Insinyur wilayah dan petugas pengawas bendungan ditugaskan untuk mengawasi dan melaporkan adanya masalah yg mungkin terjadi. 12.m.Tugas Anda o Identifikasikan. apa masalah yang dihadapi oleh warga Sebring? Pertimbangan 2 apa yang penting untuk digunakan dalam pengambilan keputusan pada kasus diatas? o . Hujan mulai turun.m. Kepala Pemadam Kebakaran dan Kepala Polisi untuk mendiskusikan masalah yg sedang terjadi. 84. 1:00 a. Air hujan telah menggenangi kota setinggi 5 inci sejak 3 jam terakhir. Petugas pengawas melihat sebagian lumpur meluap dari bendungan. 7:41 p. 11. 1:30 a.

Di awal Desember.m.000 jiwa terletak di bantaran sungai Androscoggin. o o Studi Kasus – Apa Pilihan Anda? 87. dimana sebagian besar dari mereka menderita sakit yang cukup parah dan sangat mudah terpengaruh cuaca dingin dan kelembapan udara.Tugas Anda o Identifikasikan. Owl’s Nest merupakan tempat penampungan bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dengan jumlah kurang lebih 250 penduduk yang tinggal di tempat itu. Sebagaimana kebanyakan daerah di bagian selatan. Aliran listrik terganggu Pada pukul 11. o Auburn. manajer keadaan darurat daerah menerima panggilan mengenai keadaan darurat yang mengabarkan bahwa generator di Rumah Perawatan(Penampungan) Owl’s Nest tidak berfungsi. namun bagaimanapun mereka berharap bahwa suhu udara bisa turun keesokan harinya. Untuk saat ini. di pohon dan saluran listrik. Bagaimanapun. Maine. Para pasien ini berada di fasilitas rumah penampungan ini. Auburn memiliki sejumlah populasi yang sebagian besar penduduknya adalah pensiunan dan para lanjut usia. Maine. sebuah kota berpenduduk 24. Tidak seperti angin timur laut yang umumnya tiba secara rutin tahun ini. Sehingga hujan yang turun membeku di jalan-jalan. Hal seperti ini bukanlah pilihan jangka panjang yang baik..o Apa keputusan terbaik yang harus diambil menurut analisis Anda? 86.00 p. apa alternatif / pilihan pemecahan masalah yang dapat dilakukan? o . Dimana 80 orang diantara mereka sangat terpengaruh akibat generator yang tidak berfungsi tersebut. 50 mil sebelah utara Portland. keadaan ini diiringi dengan aliran udara hangat dengan suhu permukaan di bawah titik beku. sebagian besar wilayah Barat Daya Maine telah berada dalam pengaruh suhu bertekanan rendah. apa masalah yang dihadapi oleh warga Auburn ? Identifikasikan. pengurus Owl’s Nest telah mengumpulkan para pasien yang terkena dampak di ruang rekreasi dan menggunakan selimut untuk menjaga mereka agar tetap hangat.

Jakarta: Rineka Cipta. (1992). Bahkan dalam perkembangannya “masalah” merupakan bagaian tidak terpisahkan dengan kehidupan itu sendiri. Helga. Terjemahan Indonesia oleh PT.Daftar Pustaka o Drummond. 1996. Problem solving and decision making: Consideration of individual differences using the Myers-Briggs Type Indicator. Analisis Keputusan Manajemen (Modern Managerial Decision Making). Judith R. Pengambilan Keputusan Yang Efektif (Petunjuk Praktis dan Komprehensif Untuk Manajemen). artinya tidak ada satupun manusia di dunia yang tidak pernah mempunyai masalah..J. 2005. Huitt. Organizational Behavior: A Diagnostic Approach.htm Radford. 7th Edition. Robbins. Dengan kata lain masalah . Jakarta: Erlangga. Stephen P. 1993. 1997. Pengertian Masalah merupakan bagian dinamika kehidupan manusia. Cet.managementhelp.F. Journal of Psychological Type. New Jersey: Prentice Hall Inc. New Jersey: Prentice Hall Inc. Jakarta: Gramedia.-1. 1995.. Teori dan Praktek Pengambilan Keputusan . 24. Jakarta: CV Haji Masagung. 1988. 1984... W. Independent Study .o Apa keputusan terbaik yang harus diambil menurut analisis Anda? 88. 1996. Supranto. FEMA. Johannes.P. Gordon. http://www. K. Perencanaan dan Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen . McNamara. Aplikasi . Kontroversi. Prenhallindo. Jakarta: Rineka Cipta. Perilaku Organisasi: Konsep.org/prsn_prd/prb_bsc. dan Charles Wankel.. Carter. 1991 Stoner. Basic Guidelines to Problem Solving and Decision Making .. S. Siagan. o o o o o o o o o Teknik Penyelesaian Masalah (Problem Solving) Fajar Sudarwo (Mas Jarwo) A. Jilid I. James A. Decision Making and Problem Solving. Teknik Pengambilan Keputusan ..

Salah satu rumus praktis nya dalam penyelesaian masalah adalah memahami. kepentingan. Secara praktis ada yang mengartikan bahwa ”masalah” adalah hambatan atau rintangan yang mengakibatkan realita tidak sesuai dengan rencana. Banyak orang atau sekumpulan orang bisa kecewa dan marah terhadap realitanya. tujuan. Oleh karena itu strategi utama untuk menyelsaikan persoalan adalah dengan meminta pertolong sang maha kuasa di luar dirinya (berdoa) dan menyerahkan sepenuhnya kepada sang waktu (sabar). Arti keseharian ”masalah” adalah seluruh fenomena kehidupan yang membuat kekecewaan atau kemarahan seseorang atau sekumpulan orang. Ada tiga kesadaran manusia ketika memahami masalah. Maka banyak orang yang mengalami kebingungan. Secara praktis seluruh proses penyelesaian masalah diserahkan total terhadap manusia itu sendiri. yaitu kesadaran yang bertumpu kepada kepercayaan total terhadap diri manusia itu sendiri. karena kesadaran ini bersumber dari mainstreaming spiritualitas diri manusia. B. dan perasaan manusia itu sendiri. kesadaran naif. Artinya seluruh persoalan kehidupan manusia tergantung terhadap diri orang itu sendiri. ketrampilan diri untuk membangun kekuatan menyelesaiakan segala persoalannya. namun sedikit orang yang bisa mengenal atau menemukan masalahnya. knowlidge. cita cita. kepanikan. Oleh karena itu kesadaran naif ini juga disebut kesadaran self covidance. artinya bahwa seluruh kehidupan manusia termasuk persoalannya adalah karena ada kekuatan dan kekuasaan sang maha kuasa di luar dirinya. target yang ada dibenak orang atau sekumpulan orang. Kesadaran ini juga disebut kesadaran spiritual.adalah indicator dari kehidupan itu sendiri. karena mereka tidak mampu nengenali masalahnya. idiologi. yaitu kesadaran akan adanya kekuatan diluar diri dunia manusia. Secara praktis seluruh proses penyelesaian masalah diserahkan kepada sang waktu dan kekuatan yang dipercaya ada di luar kemampuan nalar. Kesadaran manusia dalam memahami masalah Cara memahami masalah berhubungan dengan kesadaran yang mendominasi diri seseorang atau sekumpulan orang. yaitu: Pertama kesadaran magis. Oleh karena itu strategi utama untuk menyelesaikan masalah adalah dengan meningkatkan semangat. keinginan dan cita cita seseorang atau sekumpulan orang. mengenali sumber masalah itu sendiri dan membelajari teknik teknik menangani sumber . keraguan atau kemarahan baik kepada dirinya maupun kepada orang lain. motivasi dan memperkuat karakter. Kedua. Kesadaran magis ini meletakan masalah pada kekuatan magis. knowlidge. Pendekatan utama penyelesaian masalah manusia menggunakan cultural approach. Adalah merupakan anugrah atau keunggulan tersendiri bagi orang atau sekumpulan orang yang dapat mengenali ”masalah” nya. Indikasi atau tanda tanda masalah biasanya dapat dipahami dalam seluruh kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan. kebimbangan.

Paradigma intepretatip. bahasa atau tanda tanda kehidupan. C. Oleh karena itu cara praktis untuk menyelesaikan masalah menurut paradigma intepretatip adalah dengan meningkatkan kualitas. yaitu kawasan berpikir dalam memahami masalah kehidupan manusia dari perspektip perubahan struktur atau sytem sosial yang mengkonstruksi perilaku manusia. bahasa atau tanda tanda fenomena kehidupan manusia. Jangan sekali kali memendam dan menyembunyikan masalah dalam diri anda. intensitas. Paradigma Humanis radikal. Ketiga. Menurut paradigma struktural radikal bahwa masalah adalah merupakan akibat struktur atau system yang merugikan. yaitu kesadaran yang bertumpu kepada kepercayaan bahwa seluruh kehidupan manusia merupakan satu kesatuan system yang saling terkait satu sama lain seperti struktuk mekanik. Paradigma struktural radikal. kesadaran krtitis. Paradigma (Kawasan berpikir) dalam memahami masalah Dalam perspektip keilmuan soaial ada empat kawasan berpikir manusia dalam memahami masalah. Oleh karena itu cara praktis untuk menyelesaikan masalah menurut paradigma humanis radikal adalah dengan memerdekakan pikir agar mampu melahirkan berbagai kreativitas dan inovasi dalam menyelesaikan masalah. yaitu kawasan berpikir dalam memahami masalah dari perspektip pemaknaan simbol. Pendekatan penyelesaian masalah yang berbasis kepada kesadaran magis biasanya menggunakan developmen approach. curhat. ekonomi dan politik. Menurut paradigma humanis radikal. diskusi. media dan materi komunikasi. dialog. Ketiga. Oleh karena itu strategi utama dalam penyelesaian persoalan adalah menggunakan strategi transformatip dan advokasi. tetapi bukalah dan komunikasikan dengan orang lain yang dipercaya. menindas. Dengan demikian seluruh persoalan kehidupan manusia merupakan kaitan dari system atau struktur sosial. dan konseling adalah sangat dianjurkan sebagai media penyelesaian masalah.masalah tersebut. Oleh karena itu cara praktis untuk menyelesaikan masalah . Kedua. atau keluar dari pola umum. mengeksploatasi manusia. yaitu: Pertama. bahwa masalah adalah akibat dari terkungkungnya cara berpikir manusia itu sendiri. Musyawarah. Pendekatan penyelesaian masalah yang berbasis kepada kesadaran kritis biasanya menggunakan structural apprach. yaitu kawasan berpikir dalam memahami masalah dari perspektip kesadaran manusia yang menggugat atau mempertanyakan struktur berpikir dalam kepalanya yang mendominasi dan memaksakan atau mememenjara akal pikirannya sehingga tidak ada keberanian melakukan berbagai terobosan. frkekuensi. Menurut paradigma intepretatip bahwa masalah adalah merupakan kesalahan atau salah mengerti tentang memaknai simbol.

Masalah masalah yang paling mengemuka harus di masukan menjadi target dalam output. Pola pohon / akar masalah. cabang dan daun. batang adalah merupakan substansi yang menjadi pangkal munculnya fenomena yang mengakibatkan munculnya masalah. batang. Pola makan bubur panas Pola analisis makan bubur panas ini menggunakan analogi suatu bubur panas hubungannya dengan pusat dan pinggiran. D. Temperatur panas yang tertinggi bubur ada di tengah dan semakin meminggir temperatur panasnya semakin mengecil. masalah . 3.menurut paradigma struktur radikal adalah dengan mengkaitkan antara kehidupan manusia dengan struktur atau system yang berlangsung seperti kebijakan publik---UU/PP/PERDA dan struktur sosial ekonimi yang ada. Secara paradigmatik pola analisis sumber maslah ada dua. Matrik sebab akibat yang berbasis logika management Pola analisi matrik logika managemnt menggunakan analogi input output yang menghasilkan outcome dan impact. Analogi ini digunakan ketika orang menyelesikan masalah jangan memulai dari yang paling berat namun mulailah dari masalah yang paling ringan. Menurut paradigma fungsional bahwa masalah adalah merupakan akibat fungsi sosial yang tidak jalan sehingga merugikan dan manyulitkan masyarakat. Oleh karena itu cara praktis untuk menyelesaikan masalah menurut paradigma fungsional adalah dengan mengkaitkan antara kehidupan manusia dengan fungsi fungsi sosial yang berkaitan satu sama lain. sedangkar akar adalah merupakan sumber utama yang menyebabkan substansi yang menjadi pangkal munculnya fenomena yang mengakibatkan munculnya masalah. Simbol daun adalah masalah yang muncul banyak dipermukaan. 2. yaitu kawasan berpikir dalam memahami masalah kehidupan manusia dari perspektip fungsi fungsi sosial yang tidak jalan sehingga menimbulkan berbagai masalah yang dirasakan oleh manusia. Keempat. simbol cabang adalah merupakan fenomena yang mengakibatkan munculnya masalah dipermukaan. Paradigma pola menganalisis sumber masalah Berbagai teknik untuk memahami sumber masalah kehidupan manusia telah dipolakan dengan berbagai macam pola. yaitu paradigma sebab akibat dan linier dan paradigma non linier dan tidak selalu berlogika sebab akibat. Beberapa pola analisis sumber masalah dari paradigma linier yang berlogika sebab akibat contohnya: 1. paradigma fungsional. Pola analisis pohon masalah ini menggunakan analogi profile suatu pohon mulai dari akar.

Analisa ini sering menggunakan teknik spiritual untuk mencari sumber masalah. dituntut kemampuan untuk menembus dimensi waktu. Karena masalah yang muncul hubungannya dengan galksi mikro kosmos dan makro kosmos. dan dimensi fisik. . Analisa ini sering disebut juga dengan nama masa depan. Matrik skore masalah Matrik skore masalah adalah merupakan bagain statistik masalah dengan x dan y sebagai variabel masalah. variable perantara masalah dan variable yang diakibatkan. Matrik methaplan Pola matrik methaplan mengghunakan alat bantu karti masalah. WILLIAM GATE. PERANNYA AKAN DIGANTIKAN OLEH OTOMATISASI. DAN RUTIN AKAN BERKURANG ATAU HILANG. STRUKTURAL. • PEKERJAAN YANG BERSIFAT TRADISIONAL. 4. Sedangkang Y adalah variable masalah yang dianggap sebagi faktor masalah yang dipengaruhi atau diakibatkan atau variable independent. BANYAK PEKERJAAN YANG BERUBAH MENJADI AD HOC MENGIKUTI ASAS PRIORITAS DAN URGENY.substansial dimasukan dalam rumusan hasil dalam oucome. Seluruh kartu masalah dihubungkan satu sama lain dengan logika sebab akibat dan berpola linier. Setiap kartu hanya ada satu rumusan masalah. Analisa imaginatip multy dimensi Cara memahami masalah dengan pola imaginatip multy dimensi. dan sumber utama masalah dimasukan dalam rumusan benefisiaries dalam impact. Penyelesaian masalah selalu didekati dengan proses perencanaan masa depan secara komprehensip. POTENSI. Beberapa pola analisis sumber masalah dari paradigma non linier yang berlogika tidak sebab akibat contohnya: 1. dimensi tempat. DUKUNGAN DI MASA DATNG AGAR DAPAT MENJADI GUIDING STAR. MARY SHELLEY) • PEKERJAAN FISIK MANUSIA AKAN BERKURANG. X variabel masalah adalah merupakan fantor masalah yang mempengaruhi atau mengakibatkan atau variabel dependent. CONTOH RAMALAN PERUBAHAN MASA DEPAN: ( ALVIN TOFLER. HAMBATAN. Dari hasil hubungan antar kartu akan ditemukan kartu masalah yang dianggap sebagai kartu masalah yang menjadi sumber utama dari seluruh kartu masalah yang ada. KELEMAHAN. ANALISIS MASADEPAN: KEMAMPUAN UNTUK MELIHAT INTI PERSOALAN. Setelah di sekor akan diketemukan posisi masalah sebagai variabel penyebab utama. 5. JOHN NAISBITT.

• PROSES PEMPRIBADIAN MANUSIA MENGARAH INDIVIDUALISTIS YANG HUMANIS. ADAT SAMPAI ARSITEKTUR DAN SENI. • NILAI UNIVERSAL AKAN MENJADI ACUAN MASYARAKAT DUNIA. DAN KEGIATAN SOSIAL AKAN SEMAKIN TINGGI SEHINGGA IDENTITAS DIRI BUKAN LAGI BERDASARKAN NEGARA TETAPI BERDASARKAN PROFESI. DEBIROKRASI. Namun secara praktis masalah selalu dipahami dari berbagai sisi positipnya tidak harus divonis menjadi vaktor negatip. cair. • AKAN ADA BERBAGAI PERLAWANAN DAN PENGINGKARAN BERBAGAI “MAINTREAMING” KEHIDUPAN MULAI AGAMA. TEMPAT PERISTIRAHATAN. DAN DELEGASI • PENYELESAIAN PERSOALAN DI MASA DEPAN AKAN DITANGGULANGI OLEH TIM YANG BEKERJA BERDASARKAN ILMU PENGETAHUAN VIRTUAL KARENA ORGANISASI AKAN MENJADI ORGANISASI JARINGAN.• ORGANISASI MEMERLUKAN DEMOKRASI. Salah satu teknik menembus tembok adalah dengan cara menggunakan sifat sifat air yang dapat merembes dalam pori pori yang paling kecil atau menggunakan sifat uap yang dapat menembus segala celah sekecil apapun. KUASAI DIRI • KENALI POSISI DIRI / ORGANISASI HUBUNGANNYA DENGAN PETA LINGKUNGAN SEKITARNYA DAN GLOBAL. Untuk mengatasi untuk melewati tembok penghalang ini dengan cara membuat tembusan atau kemampuan menembus tembok. Kemampuan orang dalam mengatasi masalah dengan mengubah menjadi keberuntungan diperlukan social entrprenership yang luar biasa. 3. Brake through Pola membuat terobosan adalah menganalogikan bahwa masalah adalah bagaikan tembok penghalang. • ORIENTASI GAYA HIDUP KEMBALI KE ALAM. PEKERJAAN. • TEMPAT KERJA MANUSIA AKAN BERUBAH DARI KANTOR KE RUMAH. . 2. fleksibel dan tekun. E. Menjadikan masalah menjadi potensi atau keberuntungan Masalah tidak dianalisis untuk dicari sumbernya. namun diubah dan dikontruksi menjadi modal atau sumber keberuntungan. DESENTRALISASI. ATAU DALAM PERJALANAN. • MOBILITAS TEMPAT TINGGAL. BEBERAPA TIP MENGHADAPI SITUASI KRISIS • TENANG JANGAN PANIK. PENDIDIKAN. Secara kongkrit masalah harus dihadapi dengan cara lembut. TEMPAT REKREASI.

• BERSIKAPLAH TERBUKA. Beberapa pilihan di kalkulisi dengan menggunakan analisis SWOT. . Masalah selalu berhubungan dan terkait satu sama lain dengan masalah lainnya. F. BENCANA. l Kecepatan menggalang sumberdaya yang dibutuhkan. Hasil kalkulasi SWOT sangat membantu secara cepat untuk memilih solusi. • SEGERALAH BERTINDAK. • TIADA WAKTU TANPA KREATIP DAN INOVATIP. MENGENAL KENDARAAN YANG DIKEMUDIAKAN DLL • SELALU SEDIAKAN ALTERNATF • AMATILAH TERUS TINGKAH LAKU STAKE HOLDIR DIRI.• KENALI POTENSI DAN KEUNGGULAN DIRI. PENUMPANG. dikenali dan dimengerti secara utuh. l Kecepatan memunculkan berbagai pilihan tindakan. BANGUNLAH KEPERCAYAAN HINDARI PERILAKU YANG MENDATANGKAN KECURIGAAN. Munculkanlah secara cepat berbagai solusi untuk memecahkan masalah. l Kecepatan melakukan analisis persoalan. PEMAKAI JALAN LAIN. • KENALI DAN INGAT KEMBALI KAWAN DAN LAWAN. Masalah harus secapatnya dipahami. • BERPERILAKULAH SEPERTI PERILAKU ORANG YANG SEDANG PENGEMUDIKAN KENDARAAN DALAM MENGHADAPI JALAN. LINGKUP PROBLEM SOLVING l Kecepatan memahami persoalan. l Kemampuan menentukan pilihan tindakan. • CARI PELUANG JANGAN MENUNGGU PELUANG. CUACA. jangan sampai memilih solusi yang justru akan membuat masalah baru. Kecepatan melakukan analisis masalah menjadi vaktor penentu dalam menemukan berbagai solusi untuk penyelesainnya. semakin banyak pilihan akan semakin mudah untuk membuat langkah kongkritnya. Jangan melihat masalah hanya bagiannya namun harus di pahami secara cepat jangan sampai tertinggal dengan momentum nya.

Salah satu keberhasilan dalam menyelesaikan masalah adalah kemampuan dan kecepatan menggalang resources yang dibutuhkan dalam penyelesaian masalah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful