P. 1
ENERGI DALAM EKOSISTEM

ENERGI DALAM EKOSISTEM

|Views: 2,272|Likes:
Published by Afiesh sp

More info:

Published by: Afiesh sp on Jan 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

pdf

text

original

IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam, S.Pd.

ENERGI DALAM EKOSISTEM Tujuan Pembelajaran:  Memahami bentuk aliran energi yang terjadi di dalam rantai makanan dan jarring-jaring makanan  Memahami bentuk-bentuk piramida ekologi di dalam ekosistem  Memahami prinsip produktivitas ekosistem  Memahami daur biokimia dan macam-macamnya di dalam ekosistem Tenaga atau energi dibutuhkan oleh seluruh organisme untuk melakukan suatu usaha atau aktivitas. Sebagai contoh, tumbuhan membutuhkan energi dari cahaya matahari, hewan dan manusia membutuhkan energi yang dihasilkan dai proses pengolahan makanan di dalam tubuh. Energi yang terdapat di lingkungan sekitarmu memiliki bentuk yang bermacammacam, seperti energi cahaya, energi listrik, energi kimia, energi panas, dan sebagainya. Setiap bentuk energi dapat diubah menjadi bentuk energi lainnya. para ilmuwan yang mempelajari perubahan energi tersebut menemukan fenomena bahwa energi tidak dapat diciptakan. Fenomena ini juga berlaku di dalam suatu ekosistem. Setiap organisme mendapatkan energinya dengan cara mengubah energi yang berasal dari lingkungannya, seperti tumbuhan yang bergantung pada cahaya matahari atau hewan dan manusia yang membutuhkan makanan sebagai sumber energinya. A. ALIRAN ENERGI 1. Tingkat Trofik Interaksi antara organisme dengan lingkungan dapat terjadi karena adanya aliran energi. Aliran energi adalah jalur satu arah dari perubahan energi pada suatu ekosistem. Proses aliran energi antarorganisme dapat terjadi karena adanya proses makan dan dimakan. Proses makan dan dimakan terjadi antara satu kelompok organisme dengan kelompok organisme lainnya. Setiap kelompok organisme yang memiliki sumber makanan tertentu disebut dengan tingkat trofik. Dalam suatu ekosistem terdapat beberapa macam tingkat trofik seperti produsen, konsumen dan decomposer. a. Produsen Energi memasuki suatu ekosistem dimulai dari energi radiasi (cahaya matahari) yang sebagian diserap oleh tumbuhan, ganggang, dan organisme fotosintetik lainnya. Energi cahaya matahari kemudian diubah menjadi energi kimia melalui proses fotosintetik. Energi kimia tersebut disimpan dalam bentuk senyawa organic seperti molekul glukosa. Molekul glukosa kemudian dipecah dan digunakan sebagai sumber energi untuk melakukan aktivitas seperti tumbuh dan berkembang, bernapas, memperbaiki jaringan yang rusak, dan lain sebagainya. Seluruh organisme berklorofil seperti tumbuhan dan ganggang hijau yang dapat mengolah makanannya melalui proses fotosintesis disebut organisme autotrof atau dalam suatu ekosistem disebut dengan produsen. b. Konsumen Organisme seperti hewan membutuhkan makanan berupa organisme lain (tumbuhan atau hewan lain) sebagai sumber energinya. Organisme yang tidak dapat mengolah makanannya disebut organisme heterotrof atau konsumen. Konsumen dalam suatu ekosistem dapat dikelompokkan menjadi beberapa tingkat. Konsumen tingkat I (konsumen primer) adalah kelompok organisme yang secara langsung memakan produsen. Anggota konsumen primer adalah kelompok herbivore atau pemakan tumbuh-tumbuhan, seperti belalang, kelinci, kambing, dan sebagainya. 12

Konsumen tingkat II (konsumen sekunder) adalah kelompok organisme yang memakan konsumen primer. S. piramida biomassa. Organisme yang memakan detritus disebut dengan detritivora. daun busuk. Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan Proses makan dan dimakan antara satu tingkat trofik dengan tingkat trofik lainnya membentuk urutan dengan arah tertentu yang disebut rantai makanan. Di dalam ekosistem alami. 13 . Umumnya. manusia. dan siput biasanya banyak terdapat di dalam tanah atau di dasar perairan. Satu konsumen primer dimakan oleh beberapa konsumen sekunder. Apa yang dimaksud dengan aliran energi? 2. begitu seterusnya. Latihan Soal 1. yaitu piramida jumlah. kutu kayu. PIRAMIDA EKOLOGI Tingkat trofik yang memiliki jumlah individu terbanyak diletakkan paling bawah. maka akan terlihat gambaran yang berbentuk piramida. Jelaskan perbedaan antara rantai makanan dengan jarring-jaring makanan! B. Detritus dapat berupa bangkai. karena hanya sedikit konsumen yang memakan satu jenis organisme. Konsumen tingkat III (konsumen tersier) adalah kelompok organisme yang memakan konsumen sekunder. dan sebagainya. ular. yaitu organisme herbivore dan omnivore yang memakan tumbuhan. Selain itu. Piramida ekologi terdiri dari tiga macam. konsumen primer. dan seterusnya. feses. atau satu konsumen tersier memakan beberapa konsumen sekunder.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Organisme detritivora seperti cacing tanah. Dekomposer atau Detritivora Beberapa organisme mendapatkan energinya dengan cara memakan detritus atau materi organic dari organisme lain. yang mengubah senyawa organic pada sisa-sisa organisme mati menjadi energi panas melalui proses respirasi. maka semakin luas bangunan piramida yang terbentuk. Produsen merupakan awal terjadinya aliran energi dengan cara menyerap energi cahaya matahari dan mengubahnya menjadi molekul kimia seperti glukosa. 1. kepiting. Sebutkan macam-macam tingkat trofik dalam suatu ekosistem! 3. Hubungan makan dan dimakan yang kompleks tersebut saling bercabang dan berkaitan sehingga membentuk jarring-jaring makanan. dan piramida energi. Semakin banyak jumlah organisme dalam satu tingkat trofik. Satu jenis produsen dapat dimakan oleh beberapa konsumen primer. konsumen sekunder. Piramida Jumlah Piramida jumlah menggambarkan jumlah organisme yang terdapat di dalam satu tingkat trofik. Energi kembali mengalir ke organisme karnivora atau omnivore yang memakan konsumen primer. di dalam suatu ekosistem membentuk suatu hubungan makan dan dimakan yang kompleks. Sisa-sisa materi organic tidak hanya dihancurkan oleh detritivora. yaitu organisme yang memakan tumbuhan dan hewan seperti ayam. serigala dan sebagainya.Pd. satu rantai makanan yang sederhana jarang sekali terjadi. dan seterusnya juga dapat merupakan anggota kelompok omnivore. Konsumen sekunder dan tersier beranggotakan kelompok karnivora atau pemakan daging seperti singa. Organisme yang menggunakan sisa-sisa materi organic dan produk terdekomposisi lainnya disebut decomposer atau saprotrof. Organisme lain seperti bakteri dan jamur juga menggunakan sisa materi organic tersebut sebagai sember energinya. c. dan lain sebagainya. energi dapat mengalir dari satu organisme ke organisme lainnya. 2. elang. Energi terus mengalir hingga ke organisme pemakan detritus. Molekul kimia yang dibentuk oleh tumbuhan kemudian dijadikan sumber energi bagi konsumen primer. Melalui rantai makanan.

Mengapa piramida energi memiliki tingkat keakuratan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis piramida lainnya? C. yaitu pada saat sample organisme diambil. Berbeda dengan bioma tundra yang memiliki tingkat intensitas cahaya matahari yang rendah. Misalnya. energi yang terkandung dalam 1 kg lemak akan lebih besar bila dibandingkan dengan 1 kg karbohidrat. Apa yang dimaksud dengan piramida biomassa? 3. Bioma hutan hujan tropis menghasilkan produktivitas yang tinggi karena pada daerah tersebut memiliki tingkat intensitas cahaya matahari dan curah hujan yang tinggi. Sebutkan macam-macam piramida ekologi! 2. 3. Jadi. Umumnya. maka yang didapat adalah berat basah biomassa. Piramida energi memiliki tingkat keakuratan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan piramida jumlah dan piramida biomassa. Kelemahan dari piramida biomassa dan piramida jumlah adalah kedua jenis piramida tersebut hanya menggambarkan jumlah atau biomassa suatu tingkat trofik pada satu waktu. 2. dua individu yang memiliki berat atau biomassa yang sama belum tentu memiliki jumlah energi yang sama. Piramida ini menunjukkan berat suatu tingkat trofik dalam ukuran gram pada suatu waktu. Produktivitas ekosistem terdiri dari produktivitas primer dan produktivitas sekunder. Piramida Biomassa Piramida biomassa adalah piramida yang menggambarkan total biomassa yang terdapat pada tiap tingkat trofik.Pd. piramida biomassa lebih sering menggunakan berat kering organisme karena bersifat konstan dibandingkan berat basah. Fitoplankton dan zooplankton memiliki tingkat reproduksi yang cukup singkat. Pemasukan dan penyimpanan energi dalam suatu ekosistem disebut produktivtas ekosistem. Sama seperti piramida jumlah. Contohnya. piramida biomassa juga dapat membentuk piramida biomassa terbalik. Jika yang dihitung adalah berat organisme hidup. sebagian digunakan dalam proses respirasi. maka perubahan cuaca dalam satu tahun tersebut juga diperhitungkan. Contohnya. Jumlah energi yang dihasilkan dari proses fotosintesis dikurangi dengan energi yang digunakan dalam aktivitas respirasi disebut produktivitas primer bersih (PPB). PRODUKTIVITAS EKOSISTEM Energi yang masuk atau diserap suatu organisme tidak seluruhnya digunakan untuk aktivitas tetapi ada sebagian yang disimpan. 14 . sehingga jumlahnya dapat meningkat atau berkurang dalam waktu yang cukup singkat. Piramida yang menggambarkan biomassa atau jumlah fitoplankton (produsen) dan zooplankton (konsumen primer) hanya dapat menggambarkan keadaan pada saat sample kedua jenis hewan tersebut diambil. Produktivitas Primer Produktivitas primer adalah kecepatan organisme autotrof menyimpan dan mengubah energi cahaya matahari menjadi molekul organic. Latihan Soal 1. Piramida Energi Piramida energi menggambarkan produktivitas energi suatu tingkat trofik dalam ekosistem selama periode tertentu. S. Seluruh energi atau bahan organic yang dihasilkan dari proses fotosintesis disebut produktivitas primer kotor (PPK). apabila jumlah energi yang dihitung adalah jumlah energi dalam periode satu tahun.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Hal tersebut menyebabkan piramida biomassa dan piramida jumlah yang telah dibuat sebelumnya tidak akurat untuk dipakai lagi. pada piramida biomassa yang menggambarkan piramida laut. Energi yang dihasilkan tersebut tidak seluruhnya disimpan dalam tubuh tumbuhan. 1. Pada piramida energi setiap factor yang berhubungan dengan produktivitas energi dalam satu tingkat trofik selalu diperhitungkan.

oksigen (O). yaitu daur materi kimia yang selama proses perpindahannya hanya terjadi proses perubahan bentuk (fasanya). Sebagai contoh. air. Daur Air Air merupakan sumber kehidupan di bumi. yaitu:  Daur materi senyawa. dan manusia akan dikembalikan ke lingkungan. sedangkan bentuk ikatan molekulnya tetap. fosfor. nitrogen. dan kembali lagi ke lautan. Perpindahan air yang berkesinambungan dan menyebabkan keseimbangan jumlah air yang terdapat di lautan. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa hanya sedikit dari energi cahaya matahari yang dapat diserap dan digunakan oleh tumbuhan sebagai sumber energinya. S. dan decomposer) hanya dapat menyerap sedikit energi dari makanan yang ia makan.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. sulfur (S). karnivora. Berikut ini akan dijelaskan mengenai daur air. Disebut daur biogeokimia karena melibatkan unsure biologi. sehingga energi yang ditransfer dari satu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya juga semakin berkurang. Perpindahan materi kimia dari lingkungan ke dalam tubuh organisme dan dikembalikan lagi kea lam. Oleh karena itu. daratan.Pd. hewan. Materi kimia yang digunakan oleh tumbuhan. Air mengalami proses perpindahan dari lautan ke atmosfer. hydrogen (H). 2. geologi. dan atmosfer disebut daur hidrologi atau daur air. dan kimia. omnivore. Di alam terdapat 30 sampai 40 unsur kimia yang dibutuhkan oleh pertumbuhan dan perkembangan organisme. dan sebagainya merupakan contoh daur materi unsure. Proses tersebut menghasilkan kondisi air kembali murni dari bahan-bahan pengotornya. yaitu daur materi kimia yang selama proses perpindahannya melibatkan perubahan bentuk dan ikatan molekul. Apa yang dimaksud dengan produktivitas ekosistem? 2. dan nitrogen merupakan materi yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. saampai manusia menggunakan air sebagai media untuk proses reaksi kimia dan transport energi. daur nitrogen. nitrogen (N). hewan. jumlah energi yang dapat disimpan sebagai biomassa jumlahnya sangat sedikit. Seluruh bentuk kehidupan mulai dari bakteri. melainkan dalam bentuk H2O (air) yang terdiri dari dua atom H dan satu atom O. oksigen. Hal tersebut terjadi karena sebagian energi yang didapatkan digunakan untuk proses respirasi dan aktivitas hidup lainnya. Sama seperti organisme autotrof. Daur karbon.  Daur materi unsure. disebut daur biogeokimia atau daur materi. dan dipakai kembali oleh organisme. energi dari materi kimia yang digunakan oleh organisme mengalami perputaran (daur). 15 . daratan. 1. Daur materi atau mineral yang terdapat dalam ekosistem dapat dibagi dalam dua golongan besar. Apa yang dimaksud dengan produktivitas sekunder? D. hydrogen adalah unsure yan dibutuhkan oleh organisme. diantaranya adalah karbon (C). Di dalam suatu ekosistem. Latihan Soal 1. Unsure tersebut tidak digunakan dalam bentuk H. dan sulfur. tumbuhan. organisme heterotrof (herbivore. dan lain sebagainya. Daur ini merupakan contoh daur materi senyawa. yang dalam prosesnya melibatkan komponen dalam ekosistem. karbon. Kebanyakan dari unsure ini digunakan dalam bentuk senyawa. DAUR BIOGEOKIMIA Oksigen. Air juga merupakan substansi terbesar penyusun organisme. Produktivitas Sekunder Kecepatan organisme heterotrof mengubah dan menyimpan energi yang didapatkan dari makanannya disebut produktivitas sekunder.

Peristiwa daur nitrogen meliputi beberapa peristiwa penting. Air yang berada di atmosfer tidak seluruhnya berasal dari proses evaporasi. karena ¾ bagian bumi tersusun oleh lautan. Bahan baker fosil kemudian digunakan sebagai bahan baker kendaraan bermotor. Sama halnya dengan tumbuhan. Di dalam lautan. Proses evaporasi merupakan proses penguapan air dari daratan dan lautan menuju atmosfer. dan gas alam. yaitu fiksasi nitrogen. dan dalam bentuk senyawa karbon anorganik terlarut lainnya. presipitasi (hujan. dan sebagainya. organisme heterotrof juga mengeluarkan unsur karbon melalui proses respirasi. Pada proses fotosintesis. karbon ada dalam bentuk senyawa karbonat (CO32-). karbon yang terdapat di dalam tubuh organisme dan di alam mengalami perputaran (siklus). Daur air melibatkan proses evaporasi (penguapan). dan manusia ikut terkubur di dalam tanah. karena seluruh proses saling berhubungan. karbon kembali dilepaskan ke atmosfer. Air yang menguap dari perairan daratan dan lautan akan mengalami proses kondensasi membentuk gumpalan awan di atmosfer. Tumbuhan menggunakan senyawa kompleks tersebut sebagai sumber energi untuk aktivitas hidupnya. karbon yang ada dalam bentuk senyawa karbon dioksida (CO2) diubah menjadi senyawa yang lebih kompleks yaitu glukosa (C6H12O6). salju). 2.Daur Nitrogen Nitrogen (N) merupakan salah satu unsure penting bagi organisme. Peristiwa pindahnya materi nitrogen dari lingkungan ke organisme dan kembali lagi ke alam disebut daur nitrogen. S. Sebagian besar air yang terkandung dalam atmosfer berasal dari lautan.03%. Daur karbon Karbon adalah unsure penyusun senyawa organic. bahan baker tersebut akan menghasilkan senyawa yang mengandung karbon seperti CO dan CO2 menuju atmosfer. nitrogen dapat digunakan oleh organisme untuk kelangsungan hidupnya. sebagian kecil berasal dari proses transpirasi. misalnya respirasi. Dalam waktu jutaan tahun. karbon tersebut akan terkumpul dan membentuk bahan baker fosil. batu bara. 16 . asimilasi. Bahan organic (glukosa) sebagian juga ditransfer ke organisme heterotrof seperti hewan dan manusia melalui proses makan dan dimakan. Setelah dipecah menjadi bentuk yang kurang stabil. Perpindahan unsure karbon dari lingkungan ke dalam organisme dan kembali lagi ke lingkungan disebut dengan daur karbon. dan kondensasi (pembentukan awan).Pd. dalam bentuk senyawa CO2. Karbon juga merupakan salah satu unsure penting penyusun organisme. Karbon yang berada di atmosfer (CO2) diambil oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. 6CO2 + 12H2O + cahaya matahari  C6H12O6 + 6 H2O  6CO2 + 12H2O + energi Karbon yang terdapat di dalam organisme tidak seluruhnya dikeluarkan melalui proses respirasi. Bersamaan dengan matinya organisme tersebut. 3. Atmosfer memiliki kandungan nitrogen sebanyak 78% dalam bentuk molekul gas N2. seperti minyak bumi. Dalam suatu daur tidak dapat ditentukan awal dan akhir terjadinya daur tersebut. Nitrogen yang berada di atmosfer bersifat sangat stabil sehingga sulit berikatan dengan unsure atau senyawa lain. nitrifikasi. yaitu penguapan air yang terkandung di dalam organ tumbuhan. sebagian karbon yang terdapat dalam tumbuhan. amonifikasi. bikarbonat (HCO3-). dan denitrifikasi. Kadar karbon yang terdapat di dalam atmosfer adalah 0. transpirasi (penguapan air dari organ tumbuhan). hewan. Agar dapat berikatan dengan unsure atau senyawa lain. molekul N2 harus dipecah terlebih dahulu menjadi bentuk yang kurang stabil. karena nitrogen merupakan salah satu komponen penyusun DNA. Air yang terkondensasi membentuk awan akan kembali turun ke tanah melalui proses presipitasi atau yang dikenal dengan hujan atau salju. mesin-mesin industri. Melalui proses respirasi. Melalui proses pembakaran.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam.

Interaksi antara bakteri Rhizobium dengan tumbuhan kacangkacangan disebut dengan simbiosis mutualisme (saling menguntungkan). S. Sel itu dinamakan heterokista. d. Proses tersebut umumnya dilakukan oleh bakteri denitrifikasi dalam suasana lingkungan anaerob. Nitrogen difiksasi agar dapat diikat dan digunakan oleh organisme.Pd. Asimilasi Di dalam proses asimilasi. Perubahan bentuk senyawa nitrogen ini disebabkan oleh peristiwa pembakaran. dan beberapa bakteri dari genus Bacillus. yang tidak reaktif. Selain itu. biasanya bakteri yang dapat melakukan proses denitrifikasi adalah Pseudomonas denitroficans. Pada ekosiste akuatik.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Nitrifikasi Perubahan senyawa ammonia (NH3) atau ammonium (NH4+ yang terbentuk ketika ammonia bereaksi dengan air) menjadi nitrat disebut nitrifikasi. Beberapa bakteri pengikat nitrogen tinggal di permukaan akar tumbuhan. a. Amonifikasi juga terjadi ketika organisme melakukan proses pengeluaran zat-zat sisa yang mengandung ammonia seperti urin. sambaran petir.Nitrobacter  NO3  c. atau ammonium kemudian mengubahnya menjadi molekul penyusun senyawa protein dan asam nukleat. ammonia (NH3). Proses nitrifikasi meliputi dua tahapan. dan aksi gunung berapi. Melalui proses makan. Ketiga macam bakteri yang dapat melalukan proses nitrifikasi umumnya terdapat di dalam tanah. Fikasasi Nitrogen Fiksasi nitrogen merupakan proses perubahan gas nitrogen (N2). Amonifikasi Amonifikasi terjadi ketika decomposer mengubah senyawa nitrogen organic yang terdapat pada organisme mati menjadi ammonia atau ammonium. ammonia (pada ikan air tawar). fiksasi nitrogen sebagian besar dilakukan oleh bakteri hijau biru (Cyanobacteria). Thiobacillus denitrificans. bakteri Rhizobium yang hidup di akar tumbuhan kacang-kacangan dan membentuk nodul. Metabolisme asam amino menghasilkan zat buangan yang mengandung nitrogen berupa urea (pada manusia).Nitrosomon  NO2 / Nitrosococ NO2. 4. senyawa nitrogen yang terdapat di dalam tumbuhan diubah menjadi senyawa protein dan asam nukleat penyusun tubuh hewan dan manusia. Hewan dan manusia melakukan proses perombakan protein di dalam tubuhnya membentuk asam amino. Tahap pertama. Contohnya. Daur Oksigen 17 . Tahap kedua yaitu proses oksidasi yang mengubah nitrit menjadi nitrat yang dilakukan oleh bakteri Nitrobacter. menjadi ammonia (NH3). proses industri. beberapa bakteri pengikat nitrogen yang memiliki enzim nitrogenase juga dapat mengubah N2 menjadi NH3. Cyanobacteria memiliki sel yang dapat mengikat nitrogendari atmosfer. as cus NH3/NH4. dan asam urat (pada burung). akar tanaman menyerap senyawa nitrat (NO3-). e. Denitrifikasi Proses denitrifikasi berlangsung di dalam tanah. Oleh karena itu. yang lebih reaktif. b. yaitu perubahan ammonia atau ammonium menjadi nitrit (NO2-) oleh bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus. Asimilasi juga terjadi ketika organisme heterotrof seperti hewan dan manusia mengkonsumsi tumbuhan. yaitu ketika terjadi proses perubahan senyawa nitrat (NO3-) menjadi gas N2 kembali ke atmosfer. Lingkungan anaerob adalah lingkungan yang memiliki kadar oksigen sangat kecil bahkan hamper tidak terdapat oksigen.

Sulfur kembali ke alam melalui proses dekomposisi oleh bakteri pembusuk. S. Sulfur juga dapat ditemukan dalam bentuk senyawa gas di atmosfer. selanjutnya akan menyebabkan ikan-ikan di perairan mati. Fosfor dapat ditemukan dalam bentuk fosfat (PO43-) yang dapat diserap oleh tumbuhan. Molekul fosfat yang terbawa oleh aliran air.Pd. dan proses metabolisme lainnya. Manusia dan hewan mendapatkan fosfat dari makanan yang mereka makan atau dari air minum yang masih mengandung molekul fosfat. Molekul fosfat yang terdapat di dalam air digunakan oleh fitoplankton. Peristiwa tersebut dinamakan eutrofikasi. Pembuangan air deterjen yang mengandung fosfat ke dalam perairan dapat menyebabkan pertumbuhan ganggang yang berlebihan. Kadar oksigen yang ada di atmosfer sebanyak 21%. Sebagian terus terbawa menuju lautan dan mengendap di dasar laut. Oksigen (O2) merupakan senyawa penting yang dibutuhkan dalam pernapasan organisme. Bebatuan yang mengandung ion fosfat mengalami erosi karena hujan. Daur Sulfur Sulfur merupakan salah satu komponen penyusun protein dan vitamin. Daur oksigen di dalam ekosistem merupakan perpindahan senyawa oksigen yang ada di atmosfer. dan litosfer. Factor utama yang memegang peranan penting dalam daur oksigen adalah proses fotosintesis. Dalam proses fotosintesis senyawa CO2 dan senyawa H2O diubah menjadi O2 dan glukosa. Beberapa gunung berapi secara alami dapat mengeluarkan gas yang mengandung sulfur. biosfer. Fosfat yang ikut terkikis terbawa air hujan menuju sungai. Sulfur terkandung di dalam tanah dan bebatuan dalam bentuk mineral tanah serta di dasar lautan dalam bentuk sediment. danau. Gas oksigen dihasilkan melalui proses fotosintesis. Melalui rantai makanan fosfat masuk ke dalam tubuh hewan di perairan. proses dekomposisi. ganggang. Tumbuhan mendapatkan sulfur dari dalam tanah dalam bentuk sulfat (SO42-) dengan cara menyerap air yang berada di sekitarnya. Oksigen hasil fotosintesis kemudian masuk ke atmosfer dan menggantikan oksigen yang hilang karena terhirup oleh organisme. Pada peristiwa respirasi dan pembusukan terjadi proses penyerapan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida. batuan. lautan. Ganggang yang jumlahnya tidak terkendali menyebabkan oksigen di air berkurang. fosfor kembali dilepaskan ke lingkungan perairan. dan tumbuhan air untuk metabolisme tubuhnya. Sulfur berfungsi mengaktifkan fungsi protein dan enzim pada tumbuhan. di dalam daur fosfor tidak terjadi proses pelepasan unsure atau senyawa fosfor ke atmosfer. 6. Fosfor dikembalikan ke lingkungan ketika terjadi proses dekomposisi organisme mati. Air yang mengandung molekul fosfat digunakan tanaman untuk pertumbuhan. Oksigen yang ada di atmosfer diserap oleh organisme melalui respirasi dan pembusukan.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Sulfur juga bias berasal dari letusan gunung berapi. Berbeda dengan daur sebelumnya. karena tidak ada gas yang mengandung fosfor. ATP. tidak seluruhnya diserap oleh tumbuhan. Beberapa diantaranya adalah Desulfobrio dan Desulfomaculum yang mengubah sulfat menjadi hydrogen sulfide (H2S). Endapan tersebut lama kelamaan semakin banyak dan oleh proses geologis selama bertahun-tahun jadi membetuk batuan atau daratan yang mengandung fosfat. Daur fosfor hanya berlangsung melalui lingkungan tanah. Aktivitas industri dan pembakaran bahan baker fosil dapat menghasilkan gas buangan berupa sulfur 18 . dan air tanah. Selanjutnya melalui proses dekomposisi organisme mati. Proses daur fosfor yang terjadi di perairan hamper sama dengan proses daur fosfor yang terjadi di daratan. tulang dan gigi. dan organisme. perkembangan. Daur Fosfor Makhluk hidup yang memerlukan fosfor sebagai bahan utama penyusun asam nukleat. 5. fosfolipid. dan aktivitas manusia. Hewan dan manusia mendapatkan materi sulfur dengan cara memakan tumbuhan. Hidrogen sulfide diubah kembali menjadi sulfur dan dilepaskan ke atmosfer oelh bakteri fotoautotrof anaerob Desulfobrio.

biomassa. Sebutkan organisme yang berperan dalam fiksasi nitrogen! 5. proses daur nitrogen! 7. b) sulfur bagi organisme! Latihan Soal Akhir Bab 1. dan piramida energi! 3. Sebutkan fungsi senyawa: a) fosfor. Sebutkan proses-proses yang terjadi pada daur air! 3. Mengapa dalam daur fosfor tidak melibatkan komponen atmosfer? 10.Pd. Apa yang dimaksud dengan: a) produktivitas primer? b) produktivitas primer kotor? c) produktivitas primer bersih? 4. Apa yang dimaksud dengan daur hidrologi atau daur air? 6. atau dapat juga bereaksi dengan senyawa atmosfer menghasilkan garam sulfur. Jelaskan dengan rumus senyawa kimia. Jelaskan dua golongan daur materi atau mineral dalam ekosistem! 5. Apa yang dimaksud dengan daur biogeokimia? 2. Latihan Soal 1. Jelaskan yang dimaksud dengan fiksasi nitrogen! b. dioksida (SO2) dan hydrogen sulfide (H4S) yang jumlahnya cukup banyak. S. Apa yang dimaksud dengan daur karbon? 4. Jelaskan perbedaan antara piramida jumlah. Jelaskan bentuk-bentuk aliran energi di dalam ekosistem! 2. Sebutkan beberapa bakteri yang berperan dalam daur sulfur! 19 . Sebutkan proses-proses yang terjadi pada daur nitrogen! 8. a. Jelaskan secara singkat terjadinya daur oksigen! 9.IPA Kelas 3 SMK PGRI Singosari Saiful Anam. Gas sulfur oksida yang masuk ke dalam atmosfer akan bereaksi dengan oksigen sehingga menghasilkan senyawa sulfur trioksida (SO3).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->