PROPOSAL TUGAS AKHIR

Analisa dan Perancangan Sistem Pengadaan Barang Di PT Vetco Gray Indonesia
Oleh: ANTON SUDARMEDI 0610128262053
YAYASAN PENDIDIKAN IBNU SINA SEKOLAH TINGGI TEKNIK JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA BATAM 29 Juni 2008

1

Sistematika Pembahasan 
          

Pendahuluan Latar Belakang Pokok Masalah Ruang Lingkup Sistematika Penulisan Metodologi Penelitian Karakteristik Sistem Metode Penelitian Pengumpulan dan Pengolahan Data Analisa dan Pembahasa Kesimpulan dan Saran Penutup

2

Latar Belakang
Secara umum 
  

Perkembangan Sistem informasi yang begitu pesat Kemajuan teknologi di bidang komputer. Keperluan akan informasi yang up-to-date, cepat dan akurat,dikarenakan arus globalisasi yang mengharuskan kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan. Penggunaan teknologi komputer disemua bidang, industri manufaktur, perbankan,jasa dan bahkan rumah tangga dan pendidikan

Secara Khusus 
 

Bekerja di Industri manufaktur sebagai staff pengadaan barang dan jasa Belum menggunakan sistem berbasiskan komputer dalam proses pengadaan barang. dapat membantu membuat sebuah sistem yang diharapkan mampu menyediakan informasi yang dibutuhkan serta cepat, tepat dan akurat dalam waktu yang singkat dan mudah dianalisa.

3

Pokok Masalah
³mengapa data pembelian barang tidak dapat dilihat dan tidak dapat diolah secara langsung apabila diperlukan´

4

Ruang Lingkup
Perancangan sistem informasi pengadaan barang di PT Vetco Gray Indonesia, yaitu tentang : Data Permintaan Barang, Pembelian Barang, Data barang, dan laporan-laporannya dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic Versi 6.0 dengan Microsoft Access sebagai basis datanya , serta membandingkan dengan sistem lama sebagai acuan. Tujuan Penelitian  Merancang sistem informasi pengadaan barang yang mempunyai basis data sehingga dapat diolah dengan komputer dan dapat diakses dengan mudah oleh semua bagian yang terkait. 

Manfaat Penelitian  

Dasar untuk merancang sistem informasi pengadaan barang yang akan meningkatkan efisiensi dan produktifitas bagian pengadaan barang dan yang berhubungan dengan pengadaan barang. Merancang sistem basis data yang akurat dan terstruktur, yang dapat di akses secara bersamaan oleh para penggunanya dan akan memudahkan pengguna dalam pengolahan datanya.
5

sebagai tindak lanjut dari pemecahan masalah yang dihadapi. pengertian pengadaan barang. ruang lingkup masalah. rancangan proses. Metode pengumpulan data. BAB II Landasan Teori Dalam bab ini akan dibahas tentang pengertian sistem. rancangan keluaran. surat penerimaan barang.Sistematika Penulisan       BAB I Pendahuluan Dalam bab ini diuraikan mengenai latar belakang masalah. perancangan tenaga kerja. Data yang diambil berupa data primer dari sistem yang sedang berjalan. 6 . pseudo code. usulan biaya. penerimaan barang. bagan terstruktur. rancangan waktu. juga data sekunder dari buku buku yang ada. BAB IV Pengumpulan dan Pengolahan Data Dalam tahap ini peneliti akan melakukan pengambilan data yang berkaitan dengan Sistim Pengadaan barang di PT Vetco Gray Indonesia. rancangan file. spesifikasi proses. kebutuhan sistem. metode pengumpulan data serta sistematika penulisan. Kemudian data diolah dan dianalisa untuk disajikan dalam bentuk yang lebih informatif. dan rancangan implementasi. BAB V Analisa Dan Pembahasan Dalam bab ini akan diuraikan tujuan perancangan sistem. diagram E-R. Hipotesis. surat pembelian. rancangan dialog. BAB VI Kesimpulan dan Saran Dalam bab ini akan diuraikan kesimpulan yang merupakan ringkasan isi dari penulisan skripsi ini dan saran yang merupakan suatu tindakan yang perlu dilakukan. kamus data.metode analisa data. cara pembayaran dan pengenalan perangkat keras serta pengenalan perangkat lunak yang digunakan. rancangan masukan. pengertian sistem informasi. BAB III Metodologi Penelitian Penjelasan tentang Metodologi Penelitian. moda pengiriman barang. tujuan dan manfaat penelitian. pengertian permintaan barang.

Penerbit Andi Offset Yogyakarta. ³Analisa & Desain Sistem Informasi´. berkumpul bersama-sam untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu´ (Jogiyanto H M. Hal 1) 7 . MBA.LANDASAN TEORI Pengertian Sistem Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefenisikan sistem. Thn 1989. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai berikut : ³Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. PhD. yaitu yang menekan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya. Akt.

Hal 2 Kedua kelompok definisi ini adalah benar dan tidak bertentangan. Mempelajari suatu sistem akan lebih mengena bila mengetahui terlebih dahulu apakah sistem itu.Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem sebagai berikut : ³Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu´ 2) Ibid. yang berbeda adalah cara pendekatannya. Dengan ndemikian definisi ini akan mempunyai peranan yangpenting di dalam pendekatan untuk mempelajari suatu sistem. 8 .

Karakteristik Sistem             Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu antara lain : Komponen Sistem Batasan Sistem Lingkungan Luar Sistem Penghubung Sistem Masukan sistem Keluaran sistem Pengolah Sistem Sasaran sistemSub SistemSub Sistem Lingkungan Luar BoundarySub SistemSub Sistem InterfaceInputPengolahOutput 9 .

Terdiri dari unsur-unsur : peralatan. Hal 69) Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa komputer adalah : Suatu mesin/sekelompok mesin. Karena terdiri dari unsure-unsur tersebut diatas yang tidak dapat dipisah-pisahkan dan merupakan suatu kesatuan. dikendalikan serta dikontrol oleh instruksi/program yang dimasukkan kedalam Memory/Storage Unitnya. ³Pengenalan Komputer´. instruksi (prosedur pengolahan) dan orang yang menyusun prosedur tersebut. maka dapat disebut sebagai alat pengolah data. 10 . sehingga komputer juga disebut sebagai system/sistim. Karena kerjanya adalah untuk pengolah data. John J Longkutoy.(Drs. Penerbit Mutiara Sumber Widya.Sistem Komputerisasi       Komputer adalah suatu peralatan (mesin) atau sekelompok peralatan (mesin) yang melaksanakan pekerjaan.

 Aspek-aspek dasar yang dimaksud adalah sebagai berikut : 1.Aspek Teknis :  Hardware (peralatan)  Software (prosedur)  Brainware (tenaga pelaksana) 2. Yang diartikan sebagai aspek-aspek dasar sistim komputerisasi adalah fasilitas-fasilitas yang secara prinsipil harus ada apabila suatu usaha sudah memasuki langkah maju dengan menggunakan peralatan komputer sebagai alat bantu dalam pengolahan data/pengolahan informasi.Aspek-aspek Dasar Sistem Komputerisasi. Aspek Non-Teknis :  Dukungan management  Disiplin baru  11 .

Pembangunan Sistem Komputerisasi Pembangunan suatu sistem aplikasi mengikuti prosedur-prosedur (merupakan standard) yang secara garis besar terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut : 1. output form dan lain-lain yang diperlukan bagi programmer untuk penyusunan instruksi bagi komputer.  12 . Programming  Aktifasi penyusunan instruksi untuk komputer sebagai pengalihan spesifikasi pengolahan termasuk testing instruksi tersebut oleh komputer. analisa peralatan. dan sumber data. Analisa Sistem  Yaitu penganalisaan masalah. kebutuhan. maka perlu dilakukan suatu tes bagi seluruh aspek yang menyangkut sistem tersebut. perencanaan teknik pengolahan data yang akan digunakan. penerapan prosedurnya.Pengujian Sistem  Untuk menentukan apakah sistem komputerisasi yang dibuat/disusun siap diimplementasi. 3. 4. dan penentuan informasi-informasi yang dikehendaki. 2. Desain Sistem  Desain terperinci dan penyusunan spesifikasi pengolahan termasuk input data. dan sekaligus mengukur kemampuan-kemampuan dari pada tenaga pelaksananya. seperti pengolahan dengan peralatan komputer.

Yang termasuk dalam aktifitas tersebut adalah :  Penyusunan prosedur yang mantap  Pengaturan jadwal pelaksanaan  Pembuatan formulir-formulir  Penyempurnaan dokumentasi  Latihan penerapan oleh tenaga pelaksana  Penyusunan/pembangunan file baru 13 . masih perlu dilakukan beberapa aktifitas yang penting sebagai dasar pelaksanaan operasi sistem yang baru. Tahapan implementasi yang dimaksud adalah sebagai berikut : Pemantapan Sistem Sebelum sistem yang baru ditetapkan. agar hasil yang akan diperlukan nanti sesuai dengan yang diharapkan.Implementasi Sistem Komputerisasi     Penerapan sistem baru (sistem komputerisasi) masih memerlukan pentahapan pelaksanaan.

Efektifitas. seperti mesin-mesin untuk perekaman data. Evaluasi yang dilakukan berkisar pada : Waktu pengolahan. terminal dan input/output devices lainnya  Pemeliharaan tape dan disk library  Pemeliharaan dokumentasi  Pemeliharaan supplies yang digunakan  Pengawasan terhadap instalasi 14 . dan sistem pengontrolan  Penyusunan prosedur pelaksanaan peralatan yang digunakan. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam penerapan sistem baru ini antara lain :  Penentuan jadwal pengolahan. Biaya Penerapan Sistem Komputerisasi  Penerapan suatu sistem baru dapat dianalogkan dengan pelaksanaan pekerjaan suatu pabrik.Efisiensi.Evaluasi Sistem  Evaluasi dari pada sistem yang baru perlu dilakukan dengan cara operasi paralel dengan sistem yang sedang berjalan atau sistem lama.

(Jogiyanto H M. Op cit. Scoot sebagai berikut. Op cit. Suatu SIM adalah kumpulan dari interaksi-interaksi sistem-sistem informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan manajerial maupun kebutuhan operasi. Hal 14) Menurut Barry E. SIM (sistem informasi manajemen) didefinisikan oleh George M. Cushing : Suatu SIM adalah kumpulan dari manusia dan sumber-sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian. Hal 14) 15 . SIM adalah sistem manusia/mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi.Sistem Informasi Manajemen (SIM)      Sistem informasi manajemen (management information system atau sering dikenal dengan singkatannya MIS) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.(Jogiyanto H M.

komputer tidak harus digunakan di dalam SIM. manajemen tingkat atas (top level management).      Dari beberapa definisi tersebut. Tujuan Sistem Informasi Manajemen (SIM)  Suatu SIM (Sistem Informasi Manajemen) dikembangkan dengan tujuan sebagai berikut :  Agar organisasi dapat beroperasi secara efisien  Agar organisasi dapat beroperasi secara efektif  Agar organisasi dapat memberikan pelayanan  Agar organisasi dapat meningkatkan kreasi terhadap produk yang dihasilkan. manajemen tingkat menengah (middle level management). tetapi kenyataannya tidaklah mungkin SIM yang komplek dapat berfungsi tanpa melibatkan elemen non komputer dan elemen komputer. Semua sistem-sistem informasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada semua tingkatan manajemen. dapat dirangkum bahwa SIM adalah : Kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi Menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen. Secara teori.  Agar organisasi dapat meningkatkan usahanya. SIM merupakan kumpulan dari sistem-sistem informasi. yaitu manajemen tingkat bawah (lower level management). SIM merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisasi. 16 .

DataBase Konsep Database  Database adalah kumpulan file-file yang saling berelasi. Hal 1)   Database adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan. relasi tersebut biasa ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada. Penerbit Andi Yogyakarta. Independensi data dicapai dengan menempatkan spesifikasi dalam tabel dan kamus yang terpisah secara fisik dari program. Dua tujuan utama dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan dan mencapai independensi data. instansi. diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. ³Konsep dan Perancangan Database´. Integrasi logis dari catatan-catatan dalam banyak file disebut konsep database. Independensi data adalah kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data. 17 . Harianto Kristanto. (Ir. Thn 1993.

6.2 Kegunaan Database / Syarat Database Penyusunan satu database digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada penyusunan data yaitu :  Redudansi dan inkonsistensi data  Kesulitan pengaksesan data  Isolasi data utuk standarisasi  Multiple user (banyak pemakai)  Masalah keamanan (security)  Masalah integrasi (kesatuan)  Masalah dan independence (kebebasan data) 2. 18 . kesulitan utama dalam merancang database adalah bagaimana merancang sehingga database dapat memuaskan keperluan saat ini dan masa mendatang. Ketika menentukan entity dan relasinya dibutuhkan analisis data tentang informasi yang ada dalam spesifikasi di masa mendatang.3 Perancangan Database Merancang database merupakan suatu hal yang sangat penting.6. Pada perancangan konseptual akan menunjukkan entity dan relasinya berdasarkan proses yang diinginkan oleh organisasi. Perancangan model konseptual perlu dilakukan disamping perancangan model phisik.    2.

Proses pada data flow diagram dapat merupakan sekumpulan program. Simbol yang digunakan di DFD ‡External entity (kesatuan luar) atau boundary (batas sistem) ‡Data flow (arus data) Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem ‡Process (proses) Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang.Data Flow Diagram (DFD) Data flow diagram (DFD) adalah gambaran sistem secara logikal yang berorientasi pada aliran data yang mendefinisikan pemetaan aliran informasi kedalam struktur program yang digunakan untuk memudahkan pemakai untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan atau dikembangkan. mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untu dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses ‡Data Store (simpanan data) Simpanan data merupakan simpanan dari data yang dapat berupa sebagai berikut ini: 19 . satu modul atau sub program dan dapat juga merupak transformasi data secara manual. sate program.

(Jogiyanto H M.  Aliran data.  ASI ini digambarkan dengan menggunakan simbol-simbol yang tampak sebagai berikut: 20 . Hal 800) ASI ini digunakan untuk:  Mendefinisikan hubungan antar bagian (pelaku proses/subjek)  Proses itu sendiri. Op cit. dalam bentuk dokumen input maupun dokumen output. bisa berbentuk proses manual atau proses komputer.ASI (Aliran Sistem Informasi) ASI merupakan bagan alir yang menggambarkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

21 .

Hal 3). juga sering disebut sebagai sarana (tool) untuk menghasilkan program-program aplikasi berbasiskan windows. Visual Basic merupakan sebuah pengembangan terakhir dari bahasa BASIC.7. Penerbit Elek Media Komputindo Jakarta.0  Visual Basic pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi pada sistem operasi Microsoft Windows. 22 .0´.2.   Visual Basic (yang sering juga disebut VB) selain disebut sebagai sebuah bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Tinjauan Umum Bahasa Pemrograman Visual Basic 6. Thn 1999. (Adi Kurniadi. ³Pemrograman Microsoft Visual Basic 6.

Single. properties adalah karakteristik atau atribut-atribut yang dimiliki oleh suatu obyek. sesuai dengan kebutuhan. Nama Obyek. 23 . kejadian jika obyek diubah dan lainlain. tidak seperti variabel dapat berubah. operator adalah suatu yang menghubungkan operand seperti jumlah. contoh : Tinggi Obyek. Jenis Data. Operator. Form. Method  Method adalah suatu perintah seperti fungsi dan prosedur. seperti kejadian jika obyek ditinggalkan. kejadian jika obyek diklik.Properties. jenis data tertentu yang perlu dimiliki oleh variabel dari jenis data ini adalah penggunaan memori. adalah suatu tempat untuk menampung data sementara yang memiliki jenis data tertentu sesuai dengan jenis data yang dikandungnya. kali dan lain-lainnya. Variabel. kurang. adalah suatu kejadian yang dimiliki oleh suatu obyek. dan lain-lain Event. Double. Lebar Obyek. Konstanta. adalah suatu tetapan yang tidak dapat berubah selama program berjalan. Contoh : Integer. dan lain-lainnya. form adalah tempat kita membuat tampilan program atau tempat untuk menempatkan obyek-obyek.

 Sarana akses data yang lebih cepat dan andal untuk membuat aplikasi Database yang berkemampuan tinggi. Dengan begitu anda dapat bermigrasi atau belajar bahasa pemrograman lainnya dengan mudah dan cepat. yang memiliki tampilan dan sarana yang sama dengan Visual C++. beberapa keistimewaan utama dari Visual Basic 6 ini diantaranya seperti :  Menggunakan platform pembuatan program yang diberi nama Developer Studio. tanpa harus belajar dari nol lagi. Visual Basic kini telah mencapai versinya yang ke-6. Wizard adalah sarana yang mempermudah di dalam pembuatan aplikasi dengan mengotomatisasi tugastugas tertentu.0  Sejak dikembangkan pada tahun 80-an. Memiliki compiler andal yang dapat menghasilkan file executable yang lebih cepat dan lebih efisien dari sebelumnya. 24 . Memiliki beberapa tambahan sarana Wizard yang baru.Keistimewaan Visual Basic 6.

 Konseling  Riset Laboratorium ( Laboratory Research ). Batu Ampar . Subjek penelitian ini adalah karyawan PT Vetco Gray Indonesia bagian Pengadaan Barang khususnya. di PT Vetco Gray Indonesia .METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian  Penelitian dilakukan oleh penulis pada bulan Agustus 2006 sampai dengan January 2007. yang membuat peralatan untuk pengeboran minyak dan gas. Perusahaan industri manufaktur.  Dalam proses penelitian ini ditunjukan untuk lebih mengenal hubungan antara bagian-bagian utama khususnya hasil pengadaan barang dan jasa terhadap kinerja bagian produksi.  Wawancara. dan yang terkait dengan bagian pengadaan barang pada umumnya. Batam.  Kepustakaan ( Library Research ). Dalam mencari dan mengumpulkan data sebagai bahan penelitian. Metode Pengumpulan Data  Penelitian adalah suatu proses mencari sesuatu secara sistimatis dalam waktu yang relatif lama dengan menggunakan metode ilmiah serta aturan yang berlaku. ada beberapa metode yang digunakan penulis yaitu :  Observasi. Indonesia. Jalan Kerapu No 14-15. 25 .

toko buku. perusahaan atau lembaga yang menerbitkan laporan hasil penelitian. sehingga lebih informatif jika digunakan oleh pihak lain. observasi dan dokumentasi. data ini dikumpulkan langsung oleh penulis diolah dan disajikan untuk menjawab pertanyaan penelitian. . seperti hasil wawancara. Beberapa tempat dimana data sekunder dapat diperoleh antara lain di perpustakaan.Jenis dan Sumber Data Data dari penelitian yang dilakukan diperoleh dari bermacam macam sumber.Formulir surat permintaan barang Data sekunder merupakan data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh pihak pihak lain yang melakukan penelitian dari sumber yang telah ada atau telah tersedia sebelumnya . namun dapat dikelompokan kedalam dua jenis data yaitu Data Primer  Data primer adalah data pokok yang diperlukan dalam penelitian dan didapatkan langsung oleh peneliti melalui pencatatan lapangan selama penelitian berlangsung. 26 . Data primer yang berhubungan dengan proses pengadaan barang di PT Vetco Gray Indonesia adalah. Data sekunder yang berhubungan dengan penelitian ini antara lain adalah Tabel pembelian barang dari laporan pembelian barang.

.Metode Pengolahan Data Pengolahan data dilakukan untuk. Setelah data terkumpul maka data diolah dengan langkah langkah sebagai berikut : Penyuntingan Peng Kode an Tabulasi Metode Analisa Data Proses Kategorisasi Proses Prioritas Penentuan Kelengkapan 27 .Melihat perubahan angka dan catatan hasil pengumpulan data menjadi informasi yang lebih mudah dipahami .Mencari penjelasan tentang pemecahan masalah dari data data yang dikumpulkan.

Berdasarkan kesimpulan kesimpulan yang diambil maka penulis akan memberikan beberapa masukan sebagai saran bagi manajemen di PT Vetco Gray Indonesia guna menyelesaikan masalah yang timbul dilihat dari hasil penelitian. Flowchart Penelitian Diagram alir berikut akan menunjukan proses dilakukannya penelitian yang dilakukan penulis.1. Diagram Alir Penelitian Gambar 3. selanjutnya hasil penelitian tersebut dirangkum oleh penulis dan disajikan dalam bentuk kesimpulan. pengolahan data. maka akan didapatkan hasil penelitian yang diharapkan dapat menjawab pokok masalah yang timbul. serta melakukan analisa data. 28 .    Kesimpulan dan Saran Setelah melakukan pengumpulan data.

penulis berhasil mendapatkannya dan alur pengadaan barang yang digambarkan dalam tata cara tersebut yaitu. Tata Cara Pembelian Barang  Sebagai perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi ISO 9000:2000 yaitu Sistem Manajemen Mutu. 29 . maka sudah seharusnya PT Vetco Gray Indonesia mempunyai Tata Cara atau Prosedur tertulis tentang Pengadaan barang. yaitu sebagai berikut :  Tata cara pengadaan barang  Formulir permintaan barang  Daftar jenis barang yang selalu dibeli  Daftar pemasok yang telah disetujui  Formulir permintaan barang  Formulir permintaan penawaran harga  Setelah mendapatkan semua data tersebut diatas maka penulis akan menjabarkan lagi sebagai berikut.PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA Pengumpulan Data  Dalam penelitian di PT Vetco Gray Indonesia ini penulis berhasil mengumpulkan data data yang berhubungan dengan pengadaan barang.

maka akan melihat ke data pemeblian dimasa lalu apakah pembelian dilakukan lewat kantor pusat di Singapur atau tidak. Kemudian User atau divisi yang bersangkutan akan melihat apakah pemasok sudah terdaftar atau belum. Plant Manager akan memeriksa formulir permintaan barang dan menandatangani persetujuan surat pembelian. User : Setelah melihat keperluan untuk pemakaian barang tertentu. apabila sudah maka dibuatlah formulir permintaan barang Purchasing/Pembelian akan mempersiapkan Surat Pembelian Intra perusahaan. 30 . membuat formulir permohonan Waiver agar supplier yang belum terdaftar dapat didaftarkan.    Dari diagram alir diatas dapat kita analisa sebagai berikut.

sehingga akan menimbulkan kesulitan dalam pencarian data. juga biaya yang digunakan untuk membuat formulir.Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan  Secara garis besar penulis dapat menganalisa sistem pembelian barang di. seperti menerbitkan Formulir Surat Permintaan Barang atau Purchase Request Form. Aliran sistem informasi Pembelian barang manual  Sistem arsip dokumen masih bersifat manual. hal ini akan akan banyak menimbulkan kesalahan tulis atau waktu yang terbuang untuk mengisi formulir. Kesulitan dalam melakukan pengendalian nomor urut formulir apabila terjadi kesalahan dalam pengetikan ataupun pengolahan 31 . Vetco Gray Indonesia pada saat ini. yaitu banyaknya pekerjaan yang dilakukan secara manual. juga akan memakan tempat dalam penyimpanan dokumennya. PT.

setelah itu diserahkan pada manajer yang bersangkutan untuk disahkan. jumlah yang diperlukan dan jika dikethaui berapa stok yang diminta.Penjelasanan tentang Aliran Sistem Informasi Pengadaan Barang di PT Vetco Gray Indonesia . 32 . adalah sebagai berikut  Bagian produksi atau pemakai barang mengisi Formulir Surat permintaan barang atau Purchase Request Form yang mempunyai nomor urut. pada saat pengisian dituliskan barang yang diperlukan. secara manual.

bisa melalui mesin fax atau surat elektronik atau diserhakan secara langsung. harga. store dan untuk dokumentasi. 33 . bagian pengadaan barang akan melakukan pengecekan stok barang. harga barang pada saat terakhir dan pemasok. 6. cara pengiriman. yang telah disetujui kemudian diserahkan kebagian Pengadaan barang atau Purchasing. Bagian pembelian akan membuat Surat Order Pembelian atau Purchase Order. diserahkan kepada Plant Manager untuk persetujuan. Setelah di ketik menggunakan Microsoft Excel. kemudian lembar berikutnya ke bagian akunting. yang mempunyai nomor urut pada formulirnya. pada Surat Order Pembelian tersebut juga tercantum jumlah barang yang akan dibeli.     Formulir surat permintaan barang atau Purchase request Form. maka Surat Order Pembelian di cetak dan dengan melampirkan Surat Permintaan barang dan harga terakhir dari pemasok . Pemasok setelah menrima Surat Order Pembelian akan mengirimkan barang ke store dengan melampirkan Surat Jalan atau Delivery Order dan menyerahkan Invoice atau Faktur ke bagian akunting. dan tanggal barang harus dikirim oleh pemasok.Bagian Akunting akan memproses pembayaran setelah menerima dokumen dari bagian store yang menyatakan bahwa Surat Order Pembelian dimaksud telah lengkap pengiriman barangnya. Purchase Order yang telah disetujui kemudian diserahkan salah satu lembarnya ke pemasok. dan barang telah diterima secara utuh dengan kondisi yang baik.

Diagram Aliran Data Sistem Informasi Pengadaan Barang  Diagram Aliran Data atau DAD adalah gambaran secara garis besar dari sistem yang sedang berjalan di bagian pengadaan barang di PT. Diagram Konteknya adalah seperti gambar dibawah ini. Vetco Gray Indonesia. 34 .

Vetco Gray Indonesia pada pengadaan barang adalah sebagai berikut Bagian produksi atau department lain yang kita sebut requestor melakukan orderan ke bagian pengadaan barang.       Keterangan : Dari gambar diatas di atas penulis dapat menerangkan bahwa sistem yang diterapkan oleh PT. dan sejarah dari barang yang akan dibeli. harga dan lain lain. seperti pemasok. 35 . dan disesuaikan dengan surat pengiriman barang yang diserahkan oleh pemasok. Bagian gudang menerima kopi dari Surat Pesanan Pembelian atau Purchase Order dari bagian pengadaan barang. setelah dilakukan pengecekan terhadap persediaan yang ada. Bagian penerimaan barang membuat laporan penerimaan barang kemudian diserahkan kepada bagian pengadaan barang. Bagian pengadaan barang menerbitkan Surat Pesanan Pembelian atau Purchase Order kepada pemasok. (Menerbitkan Formulir Surat Permintaan Barang). Berdasarkan surat pesanan pembelian tersebut bagian gudang akan menerima barang setelah dikirim oleh pemasok.

adapun sistem baru tersebut dijabarkan sebagai berikut. sebagai program pengembangannya. dan basis data.Rancangan Sistem Baru  Setelah melihat permasalahan yang ada di bagian pengadaan barang PT Vetco Gray Indonesia. dan melihat hasil dari penelitian maka penulis menawarkan pemecahan masalah tersebut dengan mengajukan sistem baru berbasiskan komputer yaitu dengan menggunakan database dengan Microsoft Visual Basi 6. Rancangan Umum Sistem Pembelian Barang  Sistem yang akan dirancang oleh penulis akan menggunakan system terdistribusi atau Client Server. Yaitu system dapat digunakan oleh banyak pemakai 36 .

  Penjelasanan tentang Aliran Sistem Informasi Pengadaan Barang yang diusulkan oleh penulis. 37 . adalah sebagai berikut Pemakai barang menjalankan aplikasi sistem pembelian dan mengisi data data yang ada pada Formulir Surat permintaan barang atau Purchase Request Form.

yang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak yang telah dirancang oleh penulis. maka bagian Pengadaan akan membuat Surat Order Pembelian atau Purchase Order. dan barang telah diterima secara utuh dengan kondisi yang baik. Purchase Order yang telah disetujui yang terdiri dari empat rangkap karbon kopi tersebut kemudian diserahkan salah satu lembarnya ke pemasok. store dan untuk dokumentasi. yang telah disetujui kemudian diserahkan kebagian Pengadaan barang atau Purchasing.     Formulir surat permintaan barang atau Purchase request Form. Pemasok setelah menerima Surat Order Pembelian akan mengirimkan barang ke warehosue atau store dengan melampirkan Surat Jalan atau Delivery Order dan menyerahkan Invoice atau Faktur ke bagian akunting. 38 . Setelah semua informasi telah tersedia lengkap. Bagian Akunting akan memproses pembayaran setelah menerima dokumen dari bagian store atau warehouse yang menyatakan bahwa Surat Order Pembelian dimaksud telah lengkap pengiriman barangnya. bagian pengadaan barang akan memeriksa harga barang pada saat terakhir dan pemasok. kemudian lembar berikutnya ke bagian akunting. Kemudian bagian pembelian akan mencetak Surat Pembelian pada formulir yang tersedia. bisa melalui mesin fax atau surat elektronik atau diserhakan secara langsung.

39 .

40 .

41 .

Adapun bentuk rancangannya laporannya adalah sebagai berikut : 42 . Dengan laporan tersebut akan sangat membantu para manajer dalam pengambilan keputusan.  Design output merupakan bentuk laporan ataupun informasi yang disajikan baik melalui printer maupun layar monitor. laporan yang dirancang harus sesuai dengan kebutuhan informasi yang diinginkan.Rancangan Keluaran.

 Rancangan Masukan Rancangan masukan atau design input adalah suatu bentuk rancangan bagaimana suatu data dimasukkan melalui media input atau keybord agar data-data dapat diproses sesuai dengan yang diinginkan. yang sudah dirancang menggunakan Visual Basic dan dirancang untuk memudahkan bagi pengguna dalam pengisian datanya Adapun bentuk racangan inputnya adalah sebagai berikut : 43 . Data data yang dimasukan tersebut dimasukan kedalam formulir elektronik.

44 . Rancangan Data base Rancangan database merupakan perancangan terhadap tabel tabel yang akan digunakan untuk menyimpan data yang dibutuhkan untuk proses pengolahan data baik proses pengentrian data. maupun proses pembuatan laporan dimana diantara satu tabel deng tabel yang lain saling berhubungan. Berikut adalah rancangan tabel yang dibutuhkan.

45 . dua tabel yaitu tb_Purchase_Request dan Tb_Purchase_Order merupakan tabel transaksi sedang kan tiga tabel lainnya yaitu tb_Master_User. Hubungan antara ketiga tabel data dengan tabel transaksi Tb_Purchase_Request merupakan hubungan one to many. dan TB_Master_Produk merupakan tabel yang berisi data. TB_Master_Supplier.Perancangan Relasi Database (ERD) Bentuk relasi (relational) database dari table-tabel di atas adalah sebagai berikut :  Rancangan database untuk aplikasi diatas menggunakan 5 tabel. dimana banyak data dari tabel data bisa dipakai dalam data Tb_Purchase_Request.

Rancangan dialog bertujuan agar pemakai memahami struktur program sehingga mempermudah dalam menjalankan program. 46 . dan keluaran setiap program dalam sistem dengan diagram arus data yang dirancang. Ada pun racangan dialog yang di desain adalah sebagai berikut :Rancangan Menu Struktur Menu merupakan daftar berjenjang butir-butir intruks yang dapat dipilih pemakai program untuk melaksanakan berbagai kegiatan pengoperasian program.Rancangan Dialog (Menu)   Rancangan dialog merupakan bagian yang mengambarkan hubungan tiap-tiap modul dalam program yang dikendalikan oleh modul utamanya. proses. Deskripsi program merupakan gambaran masukan.

Dokumen yang sering digunakan adalah formulir permintaan barang. dan kadang kadang disimpan di komputer dengan menggunakan Microsoft Excel atau program lainnya dan disimpan dalam file-file terpisah. Penulis mendapat beberapa masukan dari para pemakai sistem. baik dari bagian yang meminta barang maupun dari departement pengadaan barang. sistem manual merupakan sistem pencatatan data transaksi yang terjadi dalam hal ini permintaan barang dan pembelian barang dilakukan dengan pencataan berupa berkas atau kertas dan disimpan dalam bentuk file-file kertas. Pada umumnya masukan yang diterima mengenai sistem ini sangat baik sekali. 47 .ANALISA DAN PEMBAHASAN Analisa Sistem  Sistem pembelian barang yang ada di PT Vetco Gray Indonesia masih menggunakan sistem manual. juga pemandangan umum dari majemen.  Sistem komputerisasi pembelian barang yang dirancang oleh penulis telah berhasil diuji cobakan di tempat kerja penulis selama satu minggu atau 5 hari kerja. yaitu pada tanggal 7 April 2008 sampai dengan 11 April 2008. formulir pembelian barang. atau formulir lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan agar dapat mencatat keseluruhan transaksi.

harga dan pemasok sudah ada didalam data base. 48 . cepat dan akurat. sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan. Pihak Manajemen dapat melihat laporan laporan yang berhubungan dengan pembelian barang secara cepat. Bagian pembelian dapat lebih mudah mempersiapkan Surat Pembelian tanpa harus membuka dokument seperti sistem manual. Setiap transaksi pembelian terekam dalam data base dan memudahkan dalam penggunaan data dimasa depan. Data produk.     Secara umum hasil implementasi pengamatan dari implementasi sistem dapat digambarkan sebagai berikut : Pengguna sistem yang terdiri dari beberapa fungsi organisasi atau bagian merasakan bahwa dengan menggunakan sistem baru pekerjaan mereka menjadi sangat mudah. dan akurat.

lebih cepat dalam pemrosesan dan menghemat biaya juga. Laporan permintaan barang dapat dibuat langsung dari sistem. perbandingannya dapat dijelaskan sebagai berikut. permintaan barang secara bersamaan Sulit untuk melihat data Data pembelian masa lalu pembelian yang telah dapat dilihat secara cepat lampau. Setiap formulir harus disimpan sebagai arsip disuatu tempat. karena harus lewat sistem komputer mencarinya di tempat arsip. Data tersebut disimpan dalam media penyimpanan berupa hard disk.Pembahasan  Sistem informasi pembelian barang adalah merupakan pengembangan dari sistem pembelian barang yang sudah ada sebelumnya di PT Vetco Gray Indonesia. Membuat laporan permintaan barang dengan cara mengisi buku catatan permintaan barang. Sistem Baru Tidak perlu menggunakan formulir. langsung mengisi data permintaan barang di komputer Keterangan Hemat biaya pencetakan formulir 2 Data formulir disimpan dalam Tidak memakan tempat bentuk data elektronik untuk penyimpanan Sistem yang online memungkinkan bagian pembelian memproses banyak permintaan barang. Sistem yang dirancang oleh penulis menggunakan sistem arsip berkas secara elektronis dimana data disimpan dalam sebuah basis data yang dapat diakses secara bersamaan oleh banyak pengguna. 4 5 Menghemat waktu dan lebih cepat dalam mengambil keputusan 49 . Secara umum lebih baik dari sistem yang lama. No 1 Sistem Lama Pengguna barang apabila memerlukan barang harus mengisi formulir permintaan barang tertulis. Sistem komputer memungkinkan pengguna mencari data secara cepat 3 Bagian pembelian hanya bisa Bagian pembelian dapat memproses satu formulir memproses banyak formulir pembelian.

semua hal ini dapat teratasi dengan sistem yang ditawarkan oleh penulis.  Dengan penerapan aplikasi ini dapat membantu dalam pencarian barang yang dibutuhkan dengan cepat dan tepat. pembuatan laporan dapat dilakukan dengan mudah. Dengan menerapkan aplikasi disebuah perusahaan akan sangat membantu user ( pengguna ) dalam melaksanakan pekerjaan sehingga hasil pekerjaan akan sangat jauh lebih optimal dan lebih cepat dalam mengambil keputusan. 50 . cepat dan akurat sehingga efektivitas dan efesiensi dari pekerjaan dapat ditingkatkan. kemajuan pola pikir manusia dan membawa perubahan jaman dari jaman teknologi menjadi jaman informasi.  Dengan penggunaan program aplikasi ini.  Dapat mengatasi kesalahan dalam penyimpanan dan pengolahan data.  Perkembangan teknologi khususnya teknologi komputer yang begitu pesat pada saat ini adalah berkat.  Setelah dilakukan perancangan sistem informasi untuk pengadaan barang yang berbasiskan komputer dapat diambil beberapa kesimpulan bahwa :  Dengan sistem yang lama banyak kesulitan dan permasalahan yang dihadapi seperti Sering terjadinya kehilangan data karena tidak adanya laporan yang disimpan dalam bentuk file database atau tidak mempunyai back up data. mengetahui semua data secara jelas jika terjadi kerusakan spare part atau kekurangan.KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan.

 Sebuah sistem tidak akan berarti jika tidak diikuti oleh personil yang disiplin dalam melaksanakan pekerjaanya yang sesuai dengan prosedur yang ada dan peningkatan kemampuan dari personil. 51 .Saran  Setelah mendapat kesimputan diatas. Adapun saran-saran tersebut adalah sebagai berikut :  Sebelum menerapkan sistem yang baru. Hal ini sangat penting untuk mengetahui kelemahan-kelemahan dari sistem yang diterapkan.  Dengan sistem baru yang berbasiskan komputer diharapkan dapat memberikan perubahan kearah yang lebih baik pengolahan datanya dari pada pengolahan data yang lama. Vetco Gray Indonesia bahwa kehadiran sistem yang baru dapat mendukung dan mempermudah proses pengolahan data. untuk itu perlu dilakukan pelatihan terhadap para personil yang menggunakan sistem baru ini. maka penulis mengajukan beberapa saran sehubungan dengan penerapan dan pengembangan sistem lebih lanjut. terlebih dahulu meyakinkan dan menjelaskan kepada Manajemen PT.  Perlu dilakukan pengenalan dengan sistem baru.

     LEGAL NAME ESTABLISHED COMMERCIAL LICENSE TYPE OF INDUSTRY TYPE OF PRODUCT NO. OF EMPLOYEE : PT Vetco Gray Indonesia : January 1985 : October 1986 : OIL FIELD SERVICE / MANUFACTURING : OIL FIELD EQUIPMENT : 110 TYPE OF INVESTMENT : PMA ( multinational investment )   52 .

Pertama kali mengecap dunia pendidikan formal pada umur 7 tahun di SD Yos Sudarso tahun 1979-1985. SMK di STM 2 Yogyakarta 1988 -1991. Melanjutkan studi di STMIK Putera Batam tahun 20032006.BIOGRAFI Anton Sudarmedi. dan kini sedang menyelesaikan jenjang S1 di di STT Ibnu Sina.. jurusan Teknik Elektronika. SMP tahun1985-1988. jurusan Informasi Manajemen. dan kini bekerja di PT Vetco Gray Indonesia. 6 Mei 1972 anak kelima dari enam bersaudara. melanjutkan kuliah di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun1991-1994 program Ahli Teknik D3. 53 . Bekerja di beberapa perusahaan asing di Batam sejak tahun 1994. jurusan Teknik Informatika. menikah dan mempunyai dua orang anak.Fakultas Teknik. Anak dan istri telah menjadi salah satu motivator bagi penulis untuk berjuang untuk meneruskan studi. Lahir di Jakarta. perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan peralatan untuk industri pertambangan minyak dan gas.

Jr. Alfabeta.(2003). Ghalia Indonesia.0´. Bandung Husein Umar. Yrama Widya. Sistem Informasi Manajemen. Sistem Informasi dan Tekhnologi Informasi. (1996). HM. Richardus Eko Indrajit. Kurniawan Bagus. Jr. Jakarta Sugiyono. 54 . Mico Pardosi. Prentice Hall.Ir (1993).dr. Analisa dan Disain Sistem Informasi:.Drs. Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta.Pendekatan Kuantitatif. Elex Media Komputindo Indonesia. Bandung. Jakarta Raymond Mc Leod. Sistem Informasi Manajemen.(2000) Sistem Informasi Berbasis Komputer Edisi 2. PT.Metode Riset. Andi Yogyakarta Adi Kurniadi. Jogiyanto HM. Andi. Penertbit Dua Selaras Surabaya. (2000). Jilid ke-1. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis..Kualitatif dan R&D.DAFTAR PUSTAKA                Jogiyanto.Dr. Metode Penelitian. Yogyakarta Raymond Mc Leod. Jilid ke-2. Sistem Informasi Manajemen.Pengantar Analisis Data. (2002). Jakarta Irawan. Prentice Hall. CV. (1996). Yogyakarta.(1999) ³Pemrograman Microsoft Visual Basic 6. Andi Offset. Elek Media Komputindo Jakarta Purnawan Junaidi. BPFE. (1995). Rineka Cipta. Yogyakarta. (2004) Microsoft Visual Basic. Raja Grafindo. Jakarta Husein Umar (1999).Phd (1995). Jakarta. Jilid 1.(2006). Liberty.Prof. (1997). Daryantio.Dr. Harianto Kristanto. ³Konsep dan Perancangan Database´. (2003) Belajar Komputer Visual Basic.

³ Tak Ada Gading Yang Tak Retak´. sehingga nantinya akan lebih optimal dalam penyusunan tugas akhir atau Skripsi.Penutup   Selanjutnya. sungguh pintu hati penulis terbuka untuk menerima segala kritik serta saran sebagai penyempurna tugas akhir ini sehingga minimal dapat dipergunakan sebagai pengalaman dan referensi rekan-rekan mahasiswa STT Ibnu Sina. Akhirnya hanya kepada Allah SWT penulis berserah diri atas segala usaha yang telah penulis lakukan. 55 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful