P. 1
Model Dan Bentuk Praktik Keperawatan Profesional Metode

Model Dan Bentuk Praktik Keperawatan Profesional Metode

|Views: 1,779|Likes:
Published by Meylani Meiilound

More info:

Published by: Meylani Meiilound on Jan 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2013

pdf

text

original

MODEL DAN BENTUK PRAKTIK KEPERAWATAN PROFESIONAL METODE PENUGASAN

NAMA KELOMPOK : 1. ADI SATRIANTO (08001) 2. RIO ADITAMA (08038) 3. SELVITA SARI DEVI (08039) 4. YUDIT SETYORINI (08049) PEMBIMBING : P. ERFANDI MACAM METODE PENUGASAN DALAM KEPERAWATAN Dalam pelaksanaan praktek keperawatan, akan selalu menggunakan salah satu metode pendekatan di bawah ini : 1. Metode fungsional. Yaitu pengorganisasian tugas pelayanan keperawatan yang didasarkan kepada pembagian tugas menurut jenis pekerjaan yang dilakukan. Metode ini dibagi menjadi beberapa bagian dan tenaga ditugaskan pada bagian tersebut secara umum, sbb : a. Kepala Ruangan, tugasnya : Merencanakan pekeriaan, menentukan kebutuhan perawatan pasein, membuat penugasan, melakulan supervisi, menerima instruksi dokter. b. Perawat staf : - Melakukan askep langsung pada pasien - Membantu supervisi askep yang diberikan oleh pembantu tenaga keperawatan c. Perawat Pelaksana :. Melaksanakan askep langsung pada pasien dengan askep sedang, pasein dalam masa pemulihan kesehatan dan pasein dengan penyakit kronik dan membantu tindakan sederhana (ADL). d. Pembantu Perawat :

dan membagikan alat tenun bersih. e. memberi informasi. menyampaikan pesan.Pelayanan pasien secara individu sering terabaikan. Metode penugasaa pasien/metode kasus Yaitu pengorganisasian pelayanan atau asuhan keperawatan untuk satu atau beberapa klien oleh satu orang perawat pada saat bertugas atau jaga selama periode waktu tertentu sampai klien pulang. .Memudahkan kepala ruangan untuk mengawasi staff atau peserta didik yang praktek untuk ketrampilan tertentu. Kepala ruangan bertanggung jawab dalam pembagian tugas tersebut dan menerima laporan tentang semua klien serta menjawab semua pertanyaan tentang klien 2. mencatat pasien masuk dan pulang. . menbenahi tempat tidur. Kepala ruangan bertanggung jawab dalam pembagian tugas dan menerima semua laporan tentang pelayanan keperawatan klien.Perawat terampil untuk tugas atau pekerjaan tertentu.Pasien mendapat banyak perawat.Pelayanan terputus-putus . v Contoh metode fungsional -Perawat A tugas menyutik.Kebutuhan pasien secara individu sering terabaikan . v Kerugian metode fungsional: .Membantu pasien dengan melaksanakan perawatan mandiri untuk mandi. .Sederhana . mengerjakan pekerjaan administrasi ruangan. . membuat permintaan lab untuk obat-obatan/persediaan yang diperlukan atas instruksi kepala ruangan.Kepuasan kerja keseluruhan sulit dicapai v Kelebihan dari metode fungsional : . membuat duplikat rostertena ruangan. perawat B tugasnya mengukur suhu badan klien. Tenaga Admionistrasi ruangan Menjawab telpon. . Seorang perawat dapat melakukan dua jenis tugas atau lebih untuk semua klien yang ada di unit tersebut. .Efisien. .Mudah memperoleh kepuasan kerja bagi perawat setelah selesai tugas.Kekurangan tenaga ahli dapat diganti dengan tenaga yang kurang berpengalaman untuk satu tugas yang sederhana.

Beban kerja tinggi terutama jika jumlah klien banyak sehingga tugas rutin yang sederhana terlewatkan. Metode ini menggunkan tim yang terdiri dari anggota yang berbeda-beda dalam memberikan askep terhadap sekelompok pasien. .Kemampuan tenga perawat pelaksana dan siswa perawat yang terbatas sehingga tidak mampu memberikan asuhan secara menyeluruh . .Membutuhkan banyak tenaga.Masalah pasien dapat dipahami oleh perawat. Kelompok ini dipimpin oleh perawat yang berijazah dan berpengalaman serta memiliki pengetahuan dalam bidangnya. selain itu pemimpin kelompok bertanggung jawab dalam mengarahkan anggota tim. . Selanjutnya pemimpin tim yang melaporkan kepada kepala ruangan tentang kemajuan pelayanan atau asuhan keperawatan klien.Saling memberi pengalaman antar sesama tim. .Pelakaana perawatan . . v Ketenagaan dari tim ini terdiri dari : . v Kelebihan metode kasus: . v Kelebihan metode tim: .Kepuasan tugas secara keseluruhan dapat dicapai. v Kekurangan metode kasus : . Pembagian tugas di dalam kelompok dilakukan oleh pemimpin kelompok.Pembantu perawatan Adapun tujuan dari perawatan tim adalah : memberikan asuhan yang lebih baik dengan menggunakan tenaga yang tersedia.Ketua tim . 3.Kebutuhan pasien terpenuhi.sebelum tugas dan menerima laporan kemajuan pelayanan keperawatan klien serta membantu anggota tim dalam menyelesaikan tugas apabila mengalami kesulitan. .Pasien merasa puas. Metode penugasan tim Yaitu pengorganisasian pelayanan keperawatan oleh sekelompok perawat.v Dalam metode ini staf perawat ditugaskan oleh kepala ruangan untuk memberi asuhan langsung kepada pasien yang ditugaskan contohnya di ruang isolasi dan ICU.Pendelegasian perawatan klien hanya sebagian selama perawat penaggung jawab klien bertugas.

Mengkaji kebutuhan .Memberi kepuasan anggota tim dalam hubungan interpersonal .Pasien dilayani secara komfrehesif .Memungkinkan menyatukan anggota tim yang berbeda-beda dengan aman dan efektif. Metode Perawatan Primer Yaitu pemberian askep yang ditandai dengan keterikatan kuat dan terus menerus antara pasien dan perawat yang ditugaskan untuk merencanakan. Penugasan ditentukan oleh kepala bangsal. . pelaksanaan dan evaluasi.menyiapkan penyuluhan pulang v Konsep dasar : 1. 4. 4. rencana. Ada otonomi 3.Terciptanya kaderisasi kepemimpinan . Ada keterlibatan pasien dan keluarganya v Ketenagaan : 1.. side.Menerima pasien . .Tercipta kerja sama yang baik . melakukan dan mengkoordinasikan askep selama pasien dirawat.Menerima dan menyesuaikan rencana . v Tugas perawat primer adalah : . Ada tanggung jawab dan tanggung gugat 2. 2. . . -Perawat yang belum terampil dan belum berpengalaman selalu tergantung atau berlindung kepada anggota tim yang mampu atau ketua tim.Rapat tim memerlukan waktu sehingga pada situasi sibuk rapat tim ditiadakan atau trburu-buru sehingga dapat mengakibatkan kimunikasi dan koordinasi antar anggota tim terganggu sehingga kelanncaran tugas terhambat.Mengkoordinasi pelayanan .an perawat non profesional sebagai asisten. v Kekurangan metode tim: -Tim yang satu tidak mengetahui mengenai pasien yang bukan menjadi tanggung jawabnya. . Beban kasus pasien maksimal 6 pasien untuk 1 perawat 3.Membuat tujuan. Perawat profesional sebagai primer d. Setiap perawat primer adalah perawat bed.Akontabilitas dalam tim kabur.

v Kelebihan dari metode perawat primer: . DAFTAR PUSTAKA http:model dan bentuk keperawatan profesional metode penugasan/www. Semua metode diatas dapat digunakan sesuai dengan situasi dan kondisi ruangan. v Keuntungan dan Kerugian Sama dengan gabungan antara metode tim dan metode perawat primer.Perlu kualitas dan .Memberikan kepuasan bagi klien dan keluarga menerima asuhan keperawatan.Mendorong kemandirian perawat. Sebagai konsultan dan pengendali mtu perawat primer 2. v Kelemahan dari metode perawat primer: . 3.Berkomunikasi langsung dengan Dokter . Memberi penugasan pada perawat asisten.Biaya relatif lebih tinggi dibandingkan metode lain. Menyusun jadwal dinas 4. Orientasi dan merencanaka karyawan baru.Hanya dapat dilakukan oleh perawat profesional.Perawatan adalah perawatan komfrehensif .com. 5.Model praktek keperawatan profesional dapat dilakukan atau diterapkan.Memberikan kepuasan kerja bagi perawat .kuantitas tenaga perawat. . Metode Modul (Distrik) Yaitu metode gabungan antara Metode penugasan tim dengan Metode perawatan primer.geogle.v Kepala bangsal : 1. . . Jumlah staf yang ada harus berimbang sesuai dengan yang telah dibahas pembicaraan yang sebelumnya. Metode ini menugaskan sekelompok perawat merawat pasien dari datang sampai pulang. . .Ada keterikatan pasien dan perawat selama dirawat .

2002). Perawat bertanggung jawab terhadap asuhan dan observasi pada pasien tertentu (Nursalam. Pada saat itu karena masih terbatasnya jumlah dan kemampuan perawat maka setiap perawat hanya melakukan 1 ± 2 jenis intervensi keperawatan kepada semua pasien di bangsal. Model ini berdasarkan orientasi tugas dari filosofi keperawatan. yaitu: 1. 3. Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Fungsional Model fungsional dilaksanakan oleh perawat dalam pengelolaan asuhan keperawatan sebagai pilihan utama pada saat perang dunia kedua. 2002).Jenis Model Asuhan Keperawatan Profesional ( MAKP) Menurut Grant & Massey (1997) dan Marquis & Huston (1998) ada 4 metode pemberian asuhan keperawatan profesional yang sudah ada dan akan terus dikembangkan di masa depan dalam menghadapi tren pelayanan keperawatan. Pasien akan dirawat oleh perawat yang berbeda untuk setiap shift dan tidak ada jaminan bahwa pasien akan dirawat oleh orang yang sama pada hari berikutnya. perawat melaksanakan tugas ( tindakan) tertentu berdasarkan jadwal kegiatan yang ada (Nursalam. 2. Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Primer . Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Kasus Setiap perawat ditugaskan untuk melayani seluruh kebutuhan pasien saat ia dinas. Metode penugasan kasus biasa diterapkan satu pasien satu perawat.Metode ini berdasarkan pendekatan holistik dari filosofi keperawatan. dan hal ini umumnya dilaksanakan untuk perawat privat atau untuk keperawatan khusus seperti isolasi. intensive care.

Pada metode keperawatan primer terdapat kontinutas keperawatan dan bersifat komprehensif serta dapat dipertanggung jawabkan. 1984). Model tim didasarkan pada keyakinan bahwa setiap anggota kelompok mempunyai kontribusi dalam merencanakan dan memberikan asuhan keperawatan sehingga timbul motivasi dan rasa tanggung . kelanjutan asuhan akan didelegasikan kepada perawat lain (associate nurse) Metode penugasan dimana satu orang perawat bertanggung jawab penuh selama 24 jam terhadap asuhan keperawatan pasien mulai dari pasien masuk sampai keluar rumah sakit. Jika perawat primer sedang tidak bertugas . setiap perawat primer biasanya mempunyai 4 ± 6 klien dan bertanggung jawab selama 24 jam selama klien dirawat dirumah sakit. Metode primer ini ditandai dengan adanya keterkaitan kuat dan terus menerus antara pasien dan perawat yang ditugaskan untuk merencanakan. Mendorong praktik kemandirian perawat. Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Tim Metode tim merupakan suatu metode pemberian asuhan keperawatan dimana seorang perawat profesional memimpin sekelompok tenaga keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan kelompok klien melalui upaya kooperatif dan kolaboratif ( Douglas. melakukan dan koordinasi keperawatan selama pasien dirawat. 4. Perawat primer bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi dan koordinasi dalam merencanakan asuhan keperawatan dan juga akan membuat rencana pulang klien jika diperlukan.Menurut Gillies (1986) perawat yang menggunakan metode keperawatan primer dalam pemberian asuhan keperawatan disebut perawat primer (primary nurse). ada kejelasan antara si pembuat rencana asuhan dan pelaksana.

Peran kepala ruang penting dalam model tim. Dalam penerapannya ada kelebihan dan kelemahannya yaitu (Nursalam. Memungkinkan komunikasi antar tim sehingga konflik mudah diatasi dan memberi kepuasan kepada anggota tim. Ketua tim sebagai perawat profesional harus mampu menggunakan tehnik kepemimpinan. Mendukung pelaksanakaan proses keperawatan. Komunikasi yang efektif penting agar kontinuitas rencana keperawatan terjamin. Model tim akan berhasil baik bila didukung oleh kepala ruang. Metode ini menggunakan tim yang terdiri dari anggota yang berbeda. Menurut Kron & Gray (1987) pelaksanaan model tim harus berdasarkan konsep berikut: a. b. Anggota tim menghargai kepemimpinan ketua tim.beda dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap sekelompok pasien. 2002): 1) Kelebihan : a. Perawat ruangan dibagi menjadi 2 ± 3 tim/ group yang terdiri dari tenaga professional. c. d. Memungkinkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh. c.jawab perawat yang tinggi sehingga diharapkan mutu asuhan keperawatan meningkat. b. 2) Kelemahan : . tehnikal dan pembantu dalam satu grup kecil yang saling membantu.

Henderson berpendapat peranan perawat membantu individu sehat sakit dengan suatu cara penambah atau pelengkap (supplementary atau emplementary). sedangkan bayi. 1978Keperawatan adalah suatu fungsi yang unik dari perawat untuk menolong klien yang sakit atau sehat dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan meningkatkan kemampuan.o Individu memerlukan bantuan untuk memperoleh kesehatan dan kemandirian atau meninggal dengan damai. pencegahan bahaya.Menurut OREM asuhan keperawatan dilakukan dengan keyakinan bahwa setiap orang memperlajari kemampuan untuk merawat diri sendiri sehingga membantu individu memenuhi kebutuhan hidup. memelihara kesehatan dan kesejahteraan. DOROTHEA OREM 1978 Keperawatan adalah sebuah pertolongan atas pelayanan yang diberikan untuk menolong orang secara keseluruhan ketika mereka atau orang yang bertanggung jawab atas perawatan mereka tidak mampu memberikan perawatan kepada mereka. pengetahuan dan kemandirian pasien secara rasional. air. VIRGINIA HENDERSON.Focus perawat adalah menolong pasien dan keluarga untuk MakanZmemperoleh kebebasan dalam hal memenuhi 14 kebutuhan Eliminasi BernapasZdan minum adekuat normaldasarZ Bergerak dan mempertahankan posisi yangZyaitu : Tidur Memilih baju yangZsampah tubuh Mempertahankan temperatureZdiinginkan lingkungan. lansia dan orang sakit membutuhkan bantuan untuk memenuhi aktivitas self care mereka. MODEL-MODEL KEPERAWATAN menurut para ahli TEORI DAN MODEL KONSEPTUAL DALAM KEPERAWATANTEORI DAN KONSEPTUAL DALAM KEPERAWATAN 1.Komunikasi antar anggota tim terbentuk terutama dalam bentuk konferensi tim. sosial. Orem mengklasifikasikan self care dalam 3 syarat :o Syarat universal : fisiologi dan psikososial termasuk kebutuhan udara.Keperawatan merupakan salah satu daya atau usaha manusia untuk membantu manusia lain dengan melakukan atau memberikan pelayanan yang professional dan tindakan untuk membawa manusia pada situasi yang saling menyayangi antara manusia dengan bentuk pelayanan yang berfokus kepada manusia seutuhnya yang tidak terlepas dari lingkungannya. kekuatan. struktur norma dan integritas yang dapat mengganggu . keinginan atau pengetahuan untuk mencapai atau mempertahankan kesehatan.o Individu membutuhkan kekuatan yang diperlukan .o Syarat pengembangan : untuk meningkatkan proses perkembangan sepanjang siklus hidup.Zdan istirahat tubuh dalam rentang normal dengan mengatur pakaian dan memodifikasi Menjaga tubuhZcocok 2. Perawat sebagai partner penolong pasien dan kalau perlu sebagai pengganti bagi pasien. aktivitas dan istirahat.Definisi ini merupakan awal terpisahnya ilmu keperawatan dan medik dasar. Dari definisi tersebut adalah asumsi tentang individu yaitu :o Individu perlu untuk mempertahankan keseimbangan fisiologis dan emosional. yang biasanya membutuhkan waktu dimana sulit untuk melaksanakan pada waktu-waktu sibuk. makanan. sehingga pasien dapat sembuh atau meninggal dengan tenang.o Penyimpangan kesehatan berhubungan dengan kerusakan atau penyimpangan cara. Teori ini dikenal dengan TEORI SELF CARE (Perawatan Diri )Orang dewasa dapat merawat diri mereka sendiri. eliminasi.

systemšmeliputi keluarga. 3. system pekerjaan dan kelompok sebaya. sekunder dan tertier. tekanan intra. inter dan ekstra personal. memikirkan. Oleh karena itu ada tiga tingkatan dalam asuhan keperawatan mandiri.o Perawat dan pasien saling berkolaborasi dalam tindakan keperawatan ( system pengganti sebagian )o Pasien merawat diri sendiri dengan bimbingan perawat ( system dukungan/pendidikan ). stress dan System sosial peran. IMOGENE KING 1971 Keperawatan adalah suatu profesi yang memberikan bantuan pada individu dan kelompok untuk mencapai.Keperawatan berhubungan langsung dengan lingkungan.Sebagai ilmu pengetahuan .Menurut Newman. memelihara dan mempertahankan derajat kesehatan dengan memperhatikan. tempat atau ruang dan waktu untuk membentuk suatu hubungan menanggulangi status kesehatan dalam proses interpersonal reaksi interaksi dan transaksi dimana perawat dank lien berbagi informasi mengenai persepsinya dalam keperawatan. Asumsi yang mendasari kerangka ini adalah :o Asuhan keperawatan berfokus pada manusia termasuk berbagai hal yang mempengaruhi kesehatan seseorango Tujuan asuhan keperawatan adalah kesehatan bagi individu. perjanjian. kelompok. 4. 1989 Keperawatan adalah suatu profesi yang unik dengan memperhatikan seluruh factor-faktor yang mempengaruhi respon individu terhadap penyebab stress. menghubungkan. Tiga system yang saling berinteraksi :šKeperibadian ( personal system ) setiap individu mempunyai system kepribadian System tertentu. pendidikan. asuhan keperawatan dilakukan untuk mencegah atau mengurangi reaksi tubuh akibat adanya stressor. dapatšinterpersonal terbentuk karena hasil interaksi berbentuk interaksi.kemampuan seseorang untuk melakukan self care. komunikasi. CALISTA ROY 1976 Keperawatan adalah sebagai ilmu pengetahuan melalui proses analisa dan tindakan yang berhubungan untuk merawat klien yang sakit atau yang kurang sehat. Metode pencegahan untuk mencegah stress yang disebabkan factor lingkungan dan meningkatkan system pertahanan pasien.o Manusia selalu berinteraksi secara konstan terhadap lingkungan dalam kerangka konsep ini. Sekunder = tindakan keperawatan untuk gejala penyakit atau reaksi tubuh lainnyašmengurangi atau menghilangkan karena adanya stressor.Menurut King. menentukan dan melakukan tindakan perawatan sehingga individu atau kelompok berprilaku yang sesuai dengan kondisi keperawatan. Primer = meliputi tindakan keperawatan stressor.Perawatan berfokus kepada mencegah serangan stress dalam melindungi klien untuk mendapatkan atau meningkatkan derajat kesehatan yang paling baik. kelompok dan masyarakat. secondary dan tertiary.o Perawat memberi keperawatan total ketika pertama kali asuhan keperawatan dilakukan karena tingkat ketergantungan pasien yang tinggi ( system pengganti keseluruhan ).Perawatan menolong pasien untuk menempatkan primary. mencegah terjadinya reaksišuntuk mengidentifikasi adanya tubuh karena adanya stressor. keagamaan.Asuhan keperawatan mandiri dilakukan dengan memperhatikan tingkat ketergantungan atau kebutuhan pasien dan kemampuan pasien. penyakit yang terdiri dari pencegahanšPeran ini disebut pencegahan primer. Tersier = meliputi pengobatan rutin dan teratur serta pencegahan kerusakan lebih lanjut atau komplikasi dari suatu penyakit. tujuan pemberian asuhan keperawatan dapat dicapai jika perawat dan pasien saling bekerja sama dalam mengidentifikasi masalah serta menetapkan tujuan bersama yang hendak dicapai.Kerangka ini dikenal dengan system kerangka terbuka. manusia. 5. BETTY NEWMAN.

o Kehidupan setiap manusia adalah sesuatu yang unik . terbuka. jalan hidup seseorang berbeda dengan yang lain. kemampuan untuk hidup mandiri/kemandirian. sirkulasi dan oksigenasi. Individu selalu berinteraksi secara konstan atau selalu beradaptif terhadap perubahan lingkungan.o Manusia diciptakan dengan karakteristik dan keunikan tersendiri misalnya dalam hal sifat dan emosi. nutrisi dan eliminasi. tindakan keperawatan ditujukan untuk meningkatkan adaptasi individu terhadap sehat dan penyakit. kasih sayang dan perhatian. keputusan dan emosi. 6.o Setiap orang selalu menggunakan koping baik yang bersifat positif maupun yang negatif Kemampuan beradaptasi seseorang dipengaruhišuntuk dapat beradaptasi. pencegahan penyakit. tidak ada dua hal didalam kehidupan ini yang dapat diulang dengan cara yang sama dibawah keadaan yang sama .Rogers menggambarkan individu dan lingkungan sebagai medan energi.Roy menggambarkan metode adaptasi dalam keperawatan : o Individu adalah makhluk biospikososial sebagai satu kesatuan yang utuh. MARTHA ROGERS.o Posisi individu pada rentang sehat sakit terus berubah. belajar. Keempat model adaptasi itu adalah :o Model fisiologi : cairan dan elektrolit.o Sehat adalah suatu keadaan proses dalam menjaga integritas dirio Peran perawat adalah membantu pasien beradaptasi terhadap perubahan yang ada. kimia dan endokrin Cagnator = memproses input melalui cara kognitif seperti persepsi. Untuk membentuk sikap dalam meningkatkan kemampuandan keterampilan setiap . keluarga dan masyarakat.Menurut Roy. proses informasi. berhubungan erat dengan keefektifan koping yang dilakukan untuk memelihara kemampuan beradaptasi. ABDELLAH FAYE Keperawatan adalah seni ilmu dalam memberikan pelayanan kepada individu. 1970. Seseorang dikatakan sehat jika mampu berfungsi untuk memenuhi kebutuhan biologis.keperawatan Metode yang digunakan adalah terapeutik. scientik dan knowledge dalam memberikan pelayanan yang esensial untuk meningkatkan dan mempengaruhi derajat kesehatan. oleh tiga kompPenyebabšonen yaitu : Factor kondisi dan situasi yang utama terjadi perubahan Keyakinan dan pengalaman dalam beradaptasi. Keperawatan adalah pengetahuan yang ditujukan untuk mengurangi kecemasan terhadap pemeliharaan dan peningkatan kesehatan . serta kebutuhan akan kemampuan melalui peran dan fungsi secara optimal untuk memelihara integritas diri. proteksi.šSetiap individu kebutuhan akan konsep diri yang positif. Menurutnya kehidupan seseorang dipengaruhi alam sebagai lingkungan hidup manusia dan pola pertumbuhan dan perkembangan seseorang.o berbeda berespon terhadap kebutuhan fisiologis.o Individu adalah makhluk biopsikososial sebagai satu kesatuan yang utuh yang meiliki mekanisme koping untuk dapat beradaptasi terhadap perubahan lingkungan.o Roy berpendapat ada 2 metode koping yaitu : Regulator = memproses input secar sistematis melalui jalur saraf. psikologis dan sosial.o Model fungsi peran : kebutuhan akan integritaso Model interdependen (kemandirian ) : hubungan seseorang dengan yang lain dan sumber system yang memberikan bantuan. berpola dan 7. ideal diri.o Model konsep diri : gambaran diri. Asumsi dasar teori rogers tentang manusia adalah :o Manusia adalah kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain.o Lingkungan adalah semua yang ada disekeliling kita dan berpengaruh terhadap perkembangan manusia.o Perkembangan manusia dapat dinilai dari tingkah lakunya.Teori Rogers berfokus pada proses kehidupan manusia. moral diri. neurology dan endokrin. perawatan rehabilitasi penderita sakit serta penyandang cacat.

Keempat fase . konstruktif dan produktif. perawat. Pengetahuan diri dalam konteks interaksi interpersonal merupakan hal yang penting untuk memahami klien dan mencapai resolusi masalah.o Cara Fase interpersonal terdiri dari 4 fase yaitu : orientasiLebih difokuskan untuk membantu pasien menyadari ketersediaan bantuan dan rasa percaya serta secara efektifZterhadap kemampuan perawat untuk berperan Fase falam pemberian askep pada klien.o Focus intervensiAnsietas yang disebabkan oleh hubungan interpersonal yang mempengaruhi perkembangan kepribadian . pengasuh pengganti. membangun. dimana pasien dapat merasakan nilaiZsituasi hubungan sesuai pandangan/persepsinya terhadap situasi. pendidik.o Masyarakat/lingkungan = budaya dan adapt istiadat merupakan factor yang perlu dipertimbangkan dalam menghadapi kehidupan.individu perawat untuk mencapai tujuan membantu manusia yang sakit maupun sehat. Proses interpersonal merupakan materina force dan alat edukatif yang baik bagi perawat maupun klien. identifikasiTerjadi ketika perawat memfasilitasi ekspresi perilaku pasien dan memberikan askep yang tanpa penolakan diri perawat memungkinkan pengalaman menderita sakit sebagai suatu kesempatan untuk mengorientasi kembali perasaan dan menguatkan bagian yang positif dan kepribadian pasien. menanggulangi atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan kesehatannya.o Tujuan asuhan keperawatan Kepribadian yang berkembang melalui hubungan interpersonal mendidik dalam pemenuhan kebutuhan klien. interpersonal dan kebutuhan serta selalu berupaya memenuhi kebutuhannya dan mengintegrasikan belajar pengalaman. Resolusi ini memungkinkan penguatan kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan menyalurkan energi kea rah realisasi potensi.o Kesehatan = didefinisikan sebagai perkembangan kepribadian dan proses kemanusiaan yang berkesinambungan kea rah kehidupan yang kreatif. menghasilkan pribadi dan cara hidup bermasyarakat. Tiap individu merupakan makhluk yang unik.o KlienSystem dari yang berkembang terdiri dari karakteristik biokimia. PEPLAU Keperawatan adalah suatu hasil proses kerja sama manusia dengan manusia lainnya supaya menjadi sehat atau tetap sehat (hubungan antar manusia)Pendidikan atau pematangan tujuan yang dimaksud untuk meningkatkan gerakan yang progresif dan kepribadian seseorang dalam berkreasi. pemimpin dan konselor sesuai dengan fase proses interpersonal. mempunyai persepsi yang dipelajari dan ide yang telah terbentuk dan penting untuk proses interpersonal.o Peran nurseNurse berperan mengatur tujuan dan proses interaksi interpersonal dengan pasien yang bersifat partisipatif. perawat berperan sebagai orang asing. pasien melepaskan diri dari perawat. pasien dan ansietas. 4 komponen sentral yaitu proses intervensiProsesZinterpersonal. Dalam hubungannya dengan pasien.Hubungan interpersonal yang merupakan factor utama model keperawatan menurut Peplau mempunyai asumsi terhadap 4 konsep utama yaitu :o Manusia = individu dipandang sebagai suatu organisme yang berjuang dengan caranya sendiri untuk mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh kebutuhan.o Keperawatan = dipandang sebagai proses interpersonal yang bermakna.Suatu model dapat diuraikan secara rinci kebutuhan utama/primer . fisiologis. narasumber.o Sumber kesulitanAnsietas berat yang disebabkan oleh kesulitan mengintegrasikan pengalaman interpersonal yang lalu dengan yang sekarang ansietas terjadi apabila komunikasi dengan orang lain mengancam keamanan psikologik dan biologic individu. baik dasar maupun 8. sedangkan pasien mengendalikan isi yang menjadi tujuan. Fase ini hubungan dalam prosesZmerupakan inti Fase resolusiSecara bertahap interpersonal. Respon pasien pada fase Pasrtisipan mandiri dalamiidentifikasi dapat berupa Individu : Individu yang tak berdaya danihubungannya dengan perawat mandiri terpisah dari perawat Fase eksplorasiMemungkinkan suatuisangat tergantung pada perawat.

Perawat mempunyai 6 peran sebagai berikut :iOrang asing ( stranger ) berbagi rasa hormat dan minat yang positif pada pasien. Konselor ( consellor ) meninhgkatkan pengalaman individu menuju keadaan sehat yaitu kehidupan yang kreatif. 9. 4 Sensorio respon antara lain : FungsiFungsi perawat memasukkan intervensiitakut untuk meningkatkan adaptasi terhadap penyakit dan evaluasi intervensi sebagai support (dorongan) atau terapeutik koping. konstruktif dan produktif.tersebut merupakan rangkaian proses pengembangan dimana perawat membimbing pasien dari rasa ketergantungan yang tinggi menjadi interaksi yang saling tergantung dalam lingkungan sosial. FLORENCE NIGHTINGALE 1895 Keperawatan adalah suatu proses menempatkan pasien dalam kondisi paling baik untuk beraktivitas yaitu lingkungan yang sehat dan udara yang bersih. memberikanisumber ( resources person ) jawaban yang spesifik terhadap pertanyaan tentang masalah yang lebih luas dan selanjutnya mengarah pada area permasalahan yang Pendidik ( memerlukan bantuan. LEVINE Keperawatan adalah bagian budaya yang direfleksikan dengan ide-ide dan nilai-nilai . Asumsinya bahwa definisi teori tersebut adalah sebagai berikut :o KondisiKlien memasuki system pelayanan kesehatan dalam bagian penyakit atau perubahan kesehatan. Intervensi membantu mempertahankan status kesehatan dan mencegah penyakit lebih lanjut.Intisari dari keperawatan adalah manusia. Intervensi terapeutik meningkatkan penyembuhan dan pemulihan kesehatan.Teori Levine berfokus pada satu orang klien. reaksi dan tindakan keperawatan . JEAN ORLANDO 1961 Keperawatan berlandaskan teori hubungan interpersonal yang menitikberatkan pada sifat unik individu atau klien dalam ekspresi verbal yang mengisyaratkan adanya kebutuhan dan cara-cara memenuhi kebutuhan. teori ini mempunyai implikasi utama dalam pengaturan perawatan akut.Teori Jean Orlando mengandung konsep kerangka kerja untuk perawat professional yang mengandung 3 elemen yaitu : perilaku klien. dimana perawat memandang manusia itu sama. dimana intervensi dapat bersifat mendorong atau terapeutik. merupakan suatu rangkaian disiplin dalam menguasai organisasi atau kumpulan yang dimiliki individu dalam menjalin hubungan manusia sekitarnya. 11. Perawat menghadapi klien seperti tamu yang Nara dikenalkan pada situasi baru.4 prinsip perlindungan yang mendorong tujuan perawatan untuk seseorang ke statusimempertahankan atau memulihkan Perlindungan terhadap energiKeseimbangan intake dan output energi untuk mencegahikesehatan : kelelahan Perlindungan terhadap integritas strukturaMempertahankan atau struktur tubuh (penyembuhan )ipemulihan Perlindungan terhadap integritas personalMempertahankan atau pemulihan rasa identitas dan harga diri (mengenali kualitas diri)iPerlindungan terhadap integritas sosialMemperkenalkan klien sebagai suatu makhluk sosial khususnya dengan orang lain. perawat . mengubah situasi perawat setelah perawat memperkirakan kebutuhan klien .o Responsibilitas tanggung jawabPerawat bertanggung jawab dalam mengenal respon (perubahan tingkah laku atau tingkat fungsi tubuh ) sebagai adaptasi klien atau usaha untuk Rasai Stressi Inflamasiiberadaptasi terhadap lingkungan. 10. Kepemimpinan (iteacher ) merupakan kombinasi dari hubungan yangisemua peran yang lain ileadership ) mengembangkan demokratis sehingga merangsang individu untuk berperan Perngasuh keunikan tiapipengganti ( surrogate ) membantu individu belajar tentang manusia sehingga dapat mengatasi konflik interpersonal.

NILAI DAN NILAIo KEYAKINAN adalahiPerawatan mempunyai faktor yang uniko Perawatan pelayanan yang diberikan secara langsung terhadap orang sakit atau sehat. Sakit dan perilaku. hubungan perawat dan klien merupakan hubungan yang sangat penting. Perawat berkonsentrasi pada peningkatan kesehatan mempertahankan suatu kesehatan dalam pencegahan penyakit. keluarga dan masyarakato Perawatan menggunakan proses untuk melakukan rencana perawatano Perawatan meliputi hubungan interpersonal yang berkelanjutan. atauiKEYAKINANo Persyaratan dasar pikiran anggapan terhadap konsep mengenai keperawatano Setiap keyakinan model keperawatan merupakan inti dari keperawatano Keyakinan ditransfer dari teori scientik atau praktek dan salah satu hasil dari penelitian. penguasaan ilmu pengetahuan adalah utama dalam memberikan tindakan perawatan megenai perilaku manusia dan respon menusia untuk menentukan masalah yang nyata atau potensial kebutuhan klien. lalu bertindak secara spontan atau berkolaborasi untuk memberikan pelayanan kesehatan. Tindakan berhubungan dengan proses perawatan manusia.o Keyakinan sebagian besar adalah satu model dengan model yang lainnya. JEAN WATSON 1979Keperawatan adalah filsafat dalam usaha merawat untuk memberi definisi hasil tindakan keperawatan dengan memperhatikan aspek humanistic dalam kehidupan.Tindakan keperawatan diarahkan pada pemeliharaan hubungan timbal balik dalam kesehatan. Henderson melihat klien mempunyai kebutuhan dasar sedangkan Roy TUJUANo menjadikan 4 model penyesuaian. Contoh : keyakinan mengenai manusia atau klien sangat berbeda. kelompok.mengetahui penyebab yang mempengaruhi derajat kesehatan .Model Jean Watson ini bentuk proses perawatannya menolong klien untuk mencapai atau memelihara kesehatan atau mati dengan tenang.12. untukiMeningkatkan kemampuan klien berperan aktif dalam mencapai kesehatan yang optimalo Membantu klien dalam perawatan untuk menuju kesehatan yang optimal atau meninggal dengan tenang .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->