Makna Dan Hakekat Tawakal Dari segi bahasa, tawakal berasal dari kata µtawakala¶ yang memiliki arti;

menyerahkan, mempercayakan dan mewakilkan. (Munawir, 1984 : 1687). Seseorang yang bertawakal adalah seseorang yang menyerahkan, mempercayakan dan mewakilkan segala urusannya hanya kepada Allah SWT. Sedangkan dari segi istilahnya, tawakal didefinisikan oleh beberapa ulama salaf, yang sesungguhnya memiliki muara yang sama. Diantara definisi mereka adalah: 1. Menurut Imam Ahmad bin Hambal. Tawakal merupakan aktivias hati, artinya tawakal itu merupakan perbuatan yang dilakukan oleh hati, bukan sesuatu yang diucapkan oleh lisan, bukan pula sesuatu yang dilakukan oleh anggota tubuh. Dan tawakal juga bukan merupakan sebuah keilmuan dan pengetahuan. (AlJauzi/ Tahdzib Madarijis Salikin, tt : 337) 2. Ibnu Qoyim al-Jauzi ³Tawakal merupakan amalan dan ubudiyah (baca; penghambaan) hati dengan menyandarkan segala sesuatu hanya kepada Allah, tsiqah terhadap-Nya, berlindung hanya kepada-Nya dan ridha atas sesuatu yang menimpa dirinya, berdasarkan keyakinan bahwa Allah akan memberikannya segala µkecukupan¶ bagi dirinya«, dengan tetap melaksanakan µsebabsebab¶ (baca ; faktor-faktor yang mengarakhkannya pada sesuatu yang dicarinya) serta usaha keras untuk dapat memperolehnya.´ (Al-Jauzi/ Arruh fi Kalam ala Arwahil Amwat wal Ahya¶ bidalail minal Kitab was Sunnah, 1975 : 254) Sebagian ulama salafuna shaleh lainnya memberikan komentar beragam mengenai pernak pernik takawal, diantaranya adalah ungkapan : Jika dikatakan bahwa Dinul Islam secara umum meliputi dua aspek; yaitu al-isti¶anah (meminta pertolongan Allah) dan al-inabah (taubat kepada Allah), maka tawakal merupakan setengah dari komponen Dinul Islam. Karena tawakal merupakan repleksi dari al-isti¶anah (meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT) : Seseorang yang hanya meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah, menyandarkan dirinya hanya kepada-Nya, maka pada hakekatnya ia bertawakal kepada Allah. Salafus saleh lainnya, Sahl bin Abdillah al-Tasattiri juga mengemukakan bahwa µilmu merupakan jalan menuju penghambaan kepada Allah. Penghambaan merupakan jalan menuju kewara¶an (sifat menjauhkan diri dari segala kemaksiatan). Kewaraan merupakan jalan mmenuju pada kezuhudan. Dan kezuhudan merupakan jalan menuju pada ketawakalan. (AlJauzi, tt : 336) Tawakal merupakan suatu hal yang sangat diperhatikan dalam Islam. Oleh karena itulah, kita dapat melihat, banyak sekali ayat-ayat ataupun hadits-hadits yang memiliki muatan mengenai tawakal kepada Allah SWT. Demikian juga para salafus shaleh, juga sangat memperhatikan masalah ini. Sehingga mereka memiliki ungkapan-ungkapan khusus mengenai tawakal.

Derajat Tawakal

Allah SWT berfirman: (QS. ( ) Derajat Tawakal yang keeman adalah : Memasrahkan jiwa sepenuhya hanya kepada Allah SWT. ( ) Derajat Tawakal yang ketiga adalah : Adanya ketetapan hati dalam mentauhidkan (mengesakan) Dzat yang ditawakali. Karena tawakal memang harus disertai dengan keyakinan akan ketauhidan Allah. Karena orang yang bertawakal harus sepenuh hatinya menyerahkan segala sesuatu terhadap yang ditawakali. Dan hal inilah yang merupakan hakekat dari tawakal. Demikian juga seorang hamba yang bertawakal. mengharapkan. jika tidak dengan sepenuh hati memasrahkan hatinya kepada Allah. mewakilkan. kemudian pergi kesana denan kendaraan yang dapat menyampaikannya ke tujuannya tersebut. ( ) Derajat tawakal yang kelimana adalah : Husnudzan (baca . ( ) Derajat tawakal yang ketujuh yaitu : Menyerahkan. 40 : 44) . maka sampai kapanpun ia tidak akan pernah sampai ke Mekah. 5. ( ) Derajat pertama dari tawakal adalah : Ma¶rifat kepada Allah SWT dengan segala sifat-sifatNya minimal meliputi tentang kekuasaan-Nya keagungan-Nya. dan menjadikan situasi bahwa hati yang tenang hanyalah ketika mengingatkan diri kepada-Nya. Karena tidak mungkin seseorang bertawakal terhadap sesuatu yang dia bersu¶udzan kepadanya. Jika hati memiliki ikatan kesyirikankesyirikan dengan sesuatu selain Allah. 2. maka tawakalnya tidak benar sama sekali. bahwa segala urusan akan kembali pada-Nya. kemudian dia hanya duduk di rumahnya. 3. Seperti seseorang yang ingin pergi haji. Tawakal tidak akan mungkin terjadi. 4. dan memasrahkan segala sesuatu hanya kepada Allah SWT. Hal ini seperti kondisi seorang bayi. Namun hendaknya ia memulai dengan menabung. ( ) Derajat tawakal yang keempat adalah : Menyandarkan hati sepenuhnya hanya kepada Allah SWT. ( ) Derajat tawakal yang kedua adalah : Memiliki keyakinan akan keharusan melakukan usaha. keluasan ilmu-Nya. dia hanya akan bisa tenang dan tentram jika berada di µsusuan¶ Allah SWT. 7. Karena siapa yang menafikan keharusan adanya usaha. maka batallah ketawakalannya. dimana tawakal tidak dapat terealisasikan tanpa adanya unsur-unsur tersebut. yang hanya bisa tenang dan tentram bila berada di susuan ibunya.Tawakal merupakan gabungan berbagai unsur yang menjadi satu. Unsur-unsur ini juga merupakan derajat dari tawakal itu sendiri: 1. 6. berbaik sangka) terhadap Allah SWT. yaitu Allah SWT. dan segala sesuatu terjadi karena kehendak-Nya. dsb. keluasan kekayaan-Nya. Tawakal hanya dapat dilakukan terhadap sesuatu yang dihusndzani dan yang diharapkannya.

kata tawakal disebut oleh Allah dalam AlQur¶an. 2. Allah berfirman dalam Al-Qur¶an (QS. 26:217. 5:23. Seorang hamba yang menyerahkan segala urusannya kepada Allah. bahwa Allah tidak akan menetapkan sesuatu kecuali yang terbaik bagi dirinya baik di dunia maupun di akhirat. 3 : 122) : Dan hanya kepada Allahlah.´ Lihat juga QS. 3: 173) ³Dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaikbaik Pelindung. Jika disimpulkan ayat-ayat tersebut mencakup tema berikut: 1. 17:2) Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku. 5:11. Tawakal Dalam Al-Qur¶an Al-Qur¶an sangat menaruh perhatian terhadap permasalahan tawakal ini. keingingan/ ambisi positif yang kuat) Allah berfirman (QS. Karena dia yakin." Lihat juga QS.3:160. 64:13.4:81. 4. Allah berfirman (QS. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. 9:51. 5. Tawakal harus senantiasa mengiringi suatu azam (baca. Berdasarkan pencarian yang dilakukan dari CD ROM Al-Qur¶an.11:123. 8 : 61) ³Dan bertawakkallah kepada Allah. 8:2. . 3. hendaknya orang-orang mu¶min bertawakal. 4:132. 4:109. hanya kepada Allah lah ia bertawakal. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya". 33:3. kita mendapatkan bahwa setidaknya terdapat 70 kali. Sehingga kita jumpai cukup banyak ayat-ayat yang secara langsung menggunakan kata yang berasal dari kata tawakal. 27:79. 4:171. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Orang yang beriman. Lihat juga QS. Tawakal merupakan perintah Allah SWT. 58:10. 25:58. maka bertawakkallah kepada Allah.Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. 33:48. maka ia tidak akan berbuat melainkan dengan perbuatan yang sesuai dengan kehendak Allah. 7:89. 3 : 159) Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. Allah sebaik-baik tempat untuk menggantungkan tawakal (pelindung) Allah berfirman (QS. Larangan bertawakal selain kepada Allah (menjadikan selain Allah sebagai penolong) Allah berfirman (QS.

dalam haditspun. (Dari 9 kitab hadits induk. tawakal memiliki porsi yang sangat banyak. Allah berfirman (QS. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. Muwatha¶ Malik dan Musnad Imam Ahmad bin Hambal. Nasa¶i. hingga saya melihat seorang nabi dengan rombongan yang kecil. Sedangkan pelacakan melalui CD ROM. Imam Nawawi mencantumkan 11 hadits. pertolongan dan anugrah dari Allah. telah mencakup sebagaian besar hadits-hadits tentang tawakal. kalau mereka mengetahui.29:58-59. Orang yang bertawakal hanya kepada Allah. Lihat juga QS.) Sebelas hadits yang dicantumkan Imam Nawawi dalam Riyadus Shalihin. Akan mendapatkan perlindungan. maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".17:65. dan ada . yaitu Shahih Bukhari. Mendapatkan kebaikan di dunia dan di akhirat (surga) Allah berfirman (QS.6. 8 : 49): "Barangsiapa yang tawakkal kepada Allah. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Ibnu Majah. Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda: ( ) Dari Abdullah bin Abbas ra. Timidzi. Sunan Abu Daud. 7. kita mendapatkan terdapat sekitar 900 an hadits yang terdapat kata yang berasal dari kata tawakal. Rasulullah SAW bersabda: Telah ditunjukkan kepadaku keadaan umat yang dahulu. Lihat juga QS. Allah berfirman (QS. Allah akan mencukupkan orang yang bertawakal kepada-Nya. pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dalam kitab Riyadhus Shalihin. Tawakal Dalam Hadits Selain dalam Al-Qur¶an. Dari haditshadits tentang tawakal ini. akan masuk ke dalam surga tanpa hisab. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. (yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakkal. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar. 8. Addarimi. 16: 41-42): * Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya. 65:3): Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Muslim. kita dapat menyimpulkan beberpa poin : 1.

Bukhari & Muslim). bahwa Rasulullah SAW senantiasa berdoa. Mendadak telihat padaku rombongan yang besar (yang banyak sekali).´ (HR. ³Hasbunallah wani¶mal Wakil¶ kalimat yang dibaca oleh Nabi Ibrahim as ketika dilempar ke dalam ap. dan di samping mereka ada tujuh puluh ribu yang masuk surga tanpa perhingungan (hisab). tapi orang-orang beriman bertambah imannya dan membaca. Engkau Maha Hidup dan tidak pernah mati. namun diberitahukan kepadaku bahwa itu adalah nabi Musa as beserta kaumnya. µYa Allah hanya kepadaMulah aku menyerahkan diri. dan hanya kepada Rab nya lah. Kemudian dikatakan kepadaku. dan ada juga pendapt-pendapat lain yang mereka sebut. mungkin mereka adalah sahabat-sahabat Rasulullah SAW. mungkin mereka yang lahir dalam Islam dan tidak pernah mempersekutukan Allah. µEngkau termasuk golongan mereka. Kemudian Rasulullah SAW keluar menemui mereka dan bertanya. Setelah itu nabi bangun dan masuk ke rumahnya. µsesungguhnya manusia telah mengumpulkan segala kekuatannya untuk menghancurkan kalian. Tawakal merupakan sunnah Rasulullah SAW. hanya karena-Mulah aku (melawan musuhmusuh-Mu). hanya kepada-Mulah aku beriman. Hasbunallah wa ni¶mal Wakil (cukuplah Allah yang mencukupi kami dan cukuplah Allah sebagai tempat kami bertawakal. dan juga telah dibaca oleh Nabi Muhammad SAW ketika diprovokasi oleh orang kafir. tiba-tiba di sana saya melihat rombongan yang besar sekali. Ada pula yang berpendapat. hanya kepada-Mulah aku bertaubat. sehingga orang-orang banyak yang membicarakan mengenai orang-orang yang masuk surga tanpa hisab itu. µEngkau telah didahului oleh Ukasyah.¶ Rasulullah SAW menjawab. Muslim) 3. Bukhari) 4.¶ Rasulullah SAW menjawab. Itulah umatmu. saya kira itu adalah umatku. Ya Allah aku berlindung dengan kemulyaan-Mu di mana tiada tuhan selain Engkau janganlah Engkau menyesatkanku. Tawakal akan mendatangkan nasrullah. µapakah yang sedang kalian bicarakan?¶. Allah merupakan sebaik-baik tempat untuk bertawakal.¶ Kemudian berdiri pula orang lain. µ Mereka tidak pernah menjampi atau dijampikan dan tidak suka menebak nasib dengan perantaraan burung. µdoakan saja juga supaya Allah menjadikan saya salah satu dari mereka. lihatlah ke ufuk kanan dan kirimu. mereka bertawakal. sendangkan jin dan manusia mati. Rasulullah SAW sendiri senantiasa menggantungkan tawakalnya kepada Allah SWT. hanya kepada-Mulah aku bertawakal. Mereka memberiktahukan segala pembicaraan mereka. Beliau bersabda.´ Lalu bangunlah Ukasyah bin Mihshan dan berkata. Ada yang berpendapat.´ (HR. (HR. bahkan ada nabi yang tiada pengikutnya. µYa Rasulullah SAW doakanlah aku supaya masuk dalam golongan mereka. . Salah satu contohnya adalah bahwa beliau selalu mengucapkan doa-doa mengenai ketawakalan dirinya kepada Allah SWT: ( ) Dari Ibnu Abbas ra. maka takutlah kamu dan janganlah melawan. supaya takut kepada mereka . Lalu dikatakan kepadaku.nabi yang mempunyai penigkut satu dua orang. Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda : ( ) Dari Ibnu Abbas ra. dan berkata. 2.

µIkatlah kendaraanmu lalu bertawakallah. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda: : ( ) Dari Umar ra. dengan memperbanyak unsur-unsur yang merupakan derajat dalam ketawkalan ke dalam diri kita. pastilah Allah akan memberikan rizki kepada kalian sebagaimana Allah memberi rizki pada seekor burung. Ketika tiba-tiba datang seorang musyrikin yang mengambil pedang beliau sambil berkata. ada seseorang berkata kepada Rasulullah SAW. µWahai Rasulullah SAW. Oleh kerananya. insya Allah tidak akan menjadikan seorang hamba menjadi hina dan tidak memiliki apa-apa. aku mendengar Rasulullah SAW bersabda. sekarang siapakah yang dapat melindungimu dari ku? 5. Tirmidzi) Penutup Tawakal yang merupakan perintah Allah dan sunnah Rasulullah SAW.´ (HR. Tawakal adalah setelah usaha. dan pulang sore hari dalam keadaan perut kenyang. siapa yang dapat melindungimu dariku?. Hilangnya usaha. jika dilakukan dengan baik dan benar. Namun tawakal harus terlebih dahulu didahului dengan adanya usaha yang maksiman. tiba-tiba pedang yang dipegangnya jatuh. . Namun dengan sangat tenang Rasulullah SAW menjawab Allah. Dalam sebuah hadits diriwayatkan: ( ) Dari Anas bin Malik ra. Tawakal yang benar tidak akan menjadikan seseorang kelaparan. ketika Rasulullah SAW sedang beristirahat di bawah sebuah pohon. Karena tawakal tidak identik dengan kepasrahan yang tidak beralasan.¶sekiranya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenar-benarnya. dalam kitab Riyadhus Shalihin. Dimana dikisahkan pada saat perang Dzatur riqa¶. aku ikat kendaraanku lalu aku bertawakal. (HR. berarti hilanglah hakekat dari tawakal itu. Pergi pagi hari dalam keadaan perut kosong. Tirmidzi) 6. Sehingga kitapun dapat masuk ke dalam surga Allah tanpa adanya hisab. marilah kita meningkatkan rasa tawakal kita kepada Allah. Amin. atau aku lepas ia dan aku bertawakal?¶ Rasulullah SAW menjawab.Sebagaimana yang terdapat dalam hadits no 5. Setelah tiga kali bertanya. Lalu Rasulullah SAW mengambil pedang tersebut seraya bertanya. sebagaimana yang dikisahkan dalam hadits di atas. sedangkan pedang beliau tergantung di pohon.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful