P. 1
PermenPAN RB 34 2011 Ttg Pedoman Evaluasi Jabatan

PermenPAN RB 34 2011 Ttg Pedoman Evaluasi Jabatan

|Views: 1,274|Likes:
Published by malabar

More info:

Published by: malabar on Jan 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2014

pdf

text

original

MENTERI NECARA

PENDAYAGLIN,{A.N APAR{TUR Nf, GARA

w

DAN REFORMASI BIROKRASI REPLtsLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 34 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN EVALUASI JABATAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI,

Menimbang

:

a. bahwa dalam rangka penentuan nilai dan kelas jabatan
Negeri perlu dilakukan evaluasi jabatan;

Pegawai

b. bahwa berdasarkan huruf a di atas, dipandang perlu

menetapkan pedoman evaluasi jabatan Pegawai Negeri dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Mengingat

:

1. Undang-Undang Nomor

Tahun 1999 (Lembaran Negara, Republik lndonesia Tahun
3890);

Pokok-Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 3041), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43

I

Tahun 1974 tentang

'1999

Nomor'169' Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor

2. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional
lndonesia (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 127' fambahan
Lembaran Negara Nomor 4439);

3. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara
Tambahan Lembaran Negara Nomor 4168);

Republik lndonesia (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 2'

4. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun '1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik
lndonesia Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 3547) .sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010, (Lembaran Negara
Republik lndonesia Tahun 2010 Nomor 5121);

5.

Peraluran Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2000 Nomor 197, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4018) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 (Lembaran Negara R;publik lndonesia Tahun 2002 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4194); Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara.
2009 lentang Pembentukan Kabinet lndonesia Beratu ll periode 2009-20'14.

6.

7. Keputusan Presiden Republik lndonesia Nomor 84/P Tahun

8. Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025; 9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010 tentang Road Map
Reformasi Birokrastlahun 2010
10.

-

2014;

Peraturan Menteri Pendayagunaarl Aparatur Negara Nomor 33 Tahun 2011 tentafg Pedoman Analisis Jabatan;
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: KEPt23.2tM.P ANI2O04 tentang Pedoman Penataan Pegawai Negeri Sipil.

1

1.

.

.
Menetapkan
;

N/EMUTUSKAN:

PERATUMN. MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APAMTUR NEGARA DAN REFORI\4ASI BIROKMSI TENTANG PEDOMAN
EVALUASI JABATAN. Pasal
1

Pedoman Evaluasi Jabatan

ini digunakan sebagai panduan

dalam

menentukan nilai dan kelas jabatan Pegawai Negeri'

Pasal 2

Pedoman Evaluasi Jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah sebagaimana tersebut dalam Lampiran yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dari peraturan ini.
Pasal 3 Bagi lnstansi yang telah menetapkan nilai dan kelas jabatan yang belum sesuai dengan Peraturan Menteri ini, wajib menyesuaikan paling lambat 2 (dua) tahun setelah Peraturan Menteri iniditetapkan. Pasal 4

Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini, maka Keputusan Menteri

Negara

Pendayagunaan

Aparatur Negara

Nomor

KEP/23.1/M.PANA/Il/2004 tentang Klasifikasi Jabatan dicabut dan
dinyatakan tidak berlaku. PasalS Peraturan Menteri ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal:

I

Juli 2011

Menteri Negara

MENTERI NEGARA

PENDAYAGU AAI APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI AIROKRASI

LAMPIRAN
PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORI ASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 34 TAHUN 2OI1

PEDOMAN EVALUASI JABATAN

iPemenPAN dan RB Noinor 34 Tahun 2011

i,ENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI

DAFTAR ISI
Halaman
BAB I

PENDAHULUAN

1 1

1.1 Latar Belakang 1.2 Maksud dan Tujuan
'1,3
Ruang lingkup Pengertian

2 2 4

1.4
BAB II

PELAKSANMN EVALUASI JABATAN

2.1
2.2.

Mekanisme Penetapan NilaiJabatan dan Kelas Jabatan di lingkungan lnstansi Alur Penetapan NilaiJabatan dan Kelas Jabatan di lingkungan lnstansi
7 4

2.3. Penyusunan Peta Jabatan 2.4. Penyusunan lnformasi Faktor Jabatan 2.5. PenyusunanHasilEvaluasiJabatan
BAB III FAKTOR EVALUASI JABATAN

7 8
10
10 2E

3.1 FaktorEvaluasiJabatanStruktural 3.2 Faklor Evaluasi Jabatan Fungsional 3.3 Tabel Batasan Nilai dan Kelas Jabatan
BAB IV PENUTUP

42
43

lP€rmgnPAN dan RB Nomor 34 Tahln 2011

Contoh Berita Acara Hasil Evaluasi NilaiJabatan dan Kelas Jabatan 43 44 2. Contoh HasilEvaluasi Jabatan Shuktural 5. Contoh Hasil EvaluasiJabatan Fungsional 45 49 50 53 lPem€nPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . Contoh Peta Jabatan 3. Contoh lnformasi Faktor Jabatan Struktural 4.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI SIROKRASI DAFTAR LAMPIRAN Halaman '1. Contoh lnformasl Faktor Jabatan Fungsional 6.

di lingkungan masing- Tujuan ditetapkannya pedoman ini agar setiap kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi/kabupaten/kota memiliki pola dan standar dalam penyusunan peringkat jabatan pegawai negeri di lingkungannya masing-masing. Pedoman Evaluasi Jabatan ini menggunakan metode Sistem Evaluasi Faktor atau Factor Evaluation Sysfem (FES) yang dituangkan dalam suatu Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Amanat tersebut belum dapat dicapai dengan baik karena belum ada regulasi berupa pedoman evaluasi jabatan yang dapat digunakan untuk membobot suatu jabatan.1 LATAR BELAKANG Evaluasi Jabatan merupakan bagian dari proses manajemen sumber daya manusia yang digunakan untuk membobot suatu jabatan untuk menghasilkan nilai jahalan (job value) dan kelas jabatan (. Dalam Pasal 7 Ayat (1 ) Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian diamanatkan bahwa setiap Pegawai Negeri berhak memperoleh gaji yang adil dan layak sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggung jawabnya. Nilai dan kelas suatu jabatan digunakan untuk menentukan besaran gaji yang adil dan layak selaras dengan beban pekerjaan dan tanggungjawab jabatan tersebut. pemberian tunjangan serta sistem penggajian. I.2 MAKSUD DAN TUJUAN Pedoman ini dimaksudkan sebagai acuan bagi setiap kementerian/lembaga dan pemerintah provinsii kabupaten/kota untuk melaksanakan evaluasi jabatan dalam rangka penentuan nilai dan kelas jabatan Pegawai Negeri masing. seperti: penyusunan formasi. i PermenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . sistem karir./bb class). kinerja.MENIEKI NE('AKA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI BAB I PENDAHULUAN 1. Hasil evaluasijabatan berupa nilai dan kelas jabatan ini dapat digunakan antara lain dalam program kepegawaian. Evaluasi jabatan di lingkungan Pegawai Negeri dilakukan untuk menentukan nilai jabatan yang selanjutnya akan digunakan dalam penentuan kelas jabatan.

dan tidak membutuhkan suatu bidang ilmu atau spesialisasi pendidikan yang diperoleh melalui pendidikan sarjana/setara atau lebih tinggi. e. Mp . Pekerjaan Administratif Pekerjaan administratif adalah pekerjaan yang membutuhkan kemampuan analisa. tugas. dan lain-lain. b. I. Jabatan Fungsional Guru. dan hak seorang Pegawai Negeri dalam suatu satuan organisasi Negara. Peta Jabatan Peta Jabatan adalah susunan jabatan yang digambarkan secara vertikal maupun horizontal menurut struktur kewenangan. Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian Tingkat Ahli. wewenang. lnstansi pemerintah yang selanjutnya dalam pedoman ini disebut instansi adalah kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi/kabupaten/kota.4 PENGERTIAN a. dan tanggung jawab pegawai dalam penerapan prinsip dan konsep pengetahuan yang dapat diterapkan pada bidang pekerjaan administratif atau manajemen. interpretasi baru. dan metode baru. f. I PermenPAN dan RB Nomora+ rarrun d. Jabatan Jabatan adalah kedudukan yang menunjukkan tugas. pertimbangan. Jabatan Fungsional Perawat. Jabatan Fungsional Apoteker. dan tanggung jawab jabatan serta persyaratan jabatan. Jabatan Fungsional Psikolog Klinis. mengembangkan data. Evaluasi jabatan adalah suatu proses untuk menilai suatu jabalan secara sistematis dengan menggunakan kriteria-kriteria yang disebut sebagai faktor jabatan terhadap informasi faktorjabatan untuk menentukan nilaijabatan dan kelas jabatan. dan lain-lain. Jabatan Fungsional Pemeriksa Merek. bahan. Contoh: Jabatan Fungsional Pemeriksa Paten. Jabatan Fungsional Administrator Kesehatan. Peta jabatan menggambarkan seluruh jabatan yang ada dan kedudukannya dalam unit kerja. Contoh: Jabatan Fungsional Dokter. Evaluasi Jabatan c. Pekerjaan Profesional Pekerjaan profesional adalah pekerjaan yang membutuhkan pengetahuan di suatu bidang ilmu yang diperoleh melalui pendidikan sarjana/setara atau lebih tinggi yang digunakan untuk membuat penemuan baru.3 RUANG LINGKUP Ruang lingkup pedoman evaluasi jabatan ini meliputi seluruh jabatan di lingkungan kementerian/lembaga dan pemerintah provinsiikabupaten/kota.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 1. tanggungjawab.

lnformasi FaKor Jabatan lnformasi Faktor Jabatan adalah data yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan evaluasi jabatan atruktural maupun jabatan fungsional yang berasal dari hasil analisis jabatan slruktural maupun iabatan fungsional dan sumber-sumber lain misalnya hasil wawancara. I PermenPAN dan RB Nornor al ranun39111[ .MENTERI NEGARA PENDAYAGU AAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI g. k. dan lain-lain. Jabatan Fungsional Asisten Apoteker. Contohr Jabatan Fungslonal Pengetik. Jabatan Fungsional Analls Kepegawaian Tingkat Terampil. dan lain-lain. Pekerjaan Klerek Pekerjaan Klerek adalah pekerjaan pendukung peketjaan administrasi/kantor. Jabatan Fungsional Agendarls. Contoh: Jabatan Fungsional Teknisi Gigi. j. h. Jabatan Fungsional Kurir. lnformasi Faktor Jabatan Fungsional i. Pekerjaan Teknis Pekerjaan Teknis adalah pekerjaan pendukung pekeiaan profesional dan pekerjaan administratif . lnformasi Faktor Jabatan Fungsional adalah lnformasi faKor jabatan yang diperlukan dalam rangka evaluasi jabatan fungsional. lnformasi Faktor Jabatan Struktural lnformasi Faktor Jabatan Struktural adalah lnformasi faktorjabatan yang diperlukan dalam rangka evaluasi jabatan struktural.

Tim melaksanakan evaluasi jabatan dengan menggunakan lnformasi Faklor c. nllai dan kelasjabatan fungsional tertentu/jabatan fungsional umum.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI BAB II PELAKSANAAN EVALUASI JABATAN 2. Dalam pembahasan validasi tersebut. nilai dan kelasjabatan struktural. Hasil evaluasi jabatan berupa: a. dan wakil Kedeputian Bidang Kinerja dan PerundangUndangan Badan Kepegawaian Negara untuk memvalidasi hasil evaluasi jabatan. Tim mempresentasikan proses dan hasil evaluasi jabatan. b. Tim mengadakan pembahasan dengan wakil Kedeputian Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB. secara bersama-sama melakukan validasi nilai jabatan dan kelas jabatan untuk setiap jenjang jabatan yang ada dl lingkungan instansi tersebut. Jabatan. Peta Jabatan. lnformasi Faktor Jabatan Struktural. dan instansi yang bersangkutan. jabatan fungsional tertentu.1 MEKANISME PENETAPAN NILAI JABATAN DAN KELAS JABATAN DI LINGKUNGAN INSTANSI Mekanisme pelaksanaan Evaluasi Jabatan adalah sebagai berikut: a. Kedeputian Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB. dan 3) lnformasi Faktor Jabatan dan hasil evaluasi jabatan struktural dan jabatan fungsional tertentu/jabatan fungsional umum. baik jabatan struktural dan jabatan fungslonal tertentu/jabatan fungsional umum. c. Tim menyusun P€ta Jabatan dan lnformasi Faktor Jabatan untuk setiap iabatan struktural. Hasil pembahasan validasi berupa: 1) Peta Jabatan. PermenPAN dan RB Nomor s+ ranun zot tE . b. Kedeputian Bidang Kinerja dan Perundang-Undangan Badan Kepegawaian Negara. 2) Hasil Evaluasi Jabatan (NilaiJabatan dan K€las Jabatan). Hasil penyusunan berupa: a. maupun jabatan fungsional umum di lingkungan inslansi. yang sudah valid di llngkungan instansi. lnformasi Faktor Jabatan Fungsional Terlentu/Jabatan Fungsional Umum. lnstansi membenluk Tim Analisis dan Evaluasi Jabatan. b.

I PemenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . dan Kepala Badan Kepegawaian Negara/Deputi Bidang Bina Kinerja dan Perundang-undangan serta Pejabat yang ditugaskan pada instansi yang bersangkutan. yang ditandatangani oleh: 1) Deputi Bidang SDM Aparatur. dan tertentu/jabatan 4) lnformasi faktor iabatan struktural dan jabatan fungsional tertentu/jabatan fungsional umum. dan 3) Sekretaris Jenderal/Sekretaris Utama/Sekretaris/Sekretaris Daerah atau Pejabat yang ditugaskan. Dokumen Berita Acara disampaikan ke: 1) Ketua Tim Reformasj Birokrasi Nasional (TRBN) sebagai bagian dari dokumen usulan Reformasi Birokrasi. Direktur Gaji dan Kesejahteraan BKN. yang diparaf oleh Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur. 3) Hasil evaluasi jabatan struktural dan jabatan fungsional fungsional umum (Lampiran lV dan Lampiran Vl). Hasil rapat finalisasi nilai dan kelas jabatan dibuat dalam Berita Acara Hasil Validasi Nilai dan Kelas Jabatan di lingkungan instansi (Lampiran l). dan 3) Kepala BKN. Kementerian PAN dan RB atau Pejabat yang ditugaskan. dan pejabat struktural yang ditugaskan dari instansi yang bersangkutan. Dokumen Berita Acara terdiri dari: 1) Rangkuman nilai jabatan dan kelas jabatan. lnstansi mengadakan rapat finalisasi hasil evaluasi jabatan (nilai dan kelas jabatan) dengan Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB. 2) Kepala BKN atau Pejabat yang ditugaskan. 2) Peta jabatan.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI d. Dokumen Berita Acara dilengkapi dengan softcopy.PAN dan RB Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB. 2) Deputi Men.

dan Kepala BKN atau Pejabat yang ditugaskan Hasil rapat finaliaasi Nilai dan Kelas jabatan dibuat dalam Berita Acara Hasil Validasi Nilai dan Kelas Jabatan lPermenPAN ctan RB Nomorutanunzolt E .PAN dan RB Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB.MENTERT NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI ALUR PENETAPAN NILAI DAN KELAS JABATAN DI LINGKUNGAN INSTANSI Tim lnstansi Menyusun Peta Jabatan dan Informasi Faktor Jabatan Tim lnstansi Melaksanakan Evaluasi Jabatan t 3 Tim lnstansi MElakukan Pembahasan dengan Kedeputian SDM Aparatur Dan BKN Untuk Memvalidasi Hasil Evaluasi Jabatan (Nilai dan Kelas Jabatan) t 4 lnstansi mengadakan rapat finalisasi hasil evaluasi jabatan (Nilai dan kelas jabatan) dengan Deputi Men.

4) Tulis Hasil Kerja Jabatan yang diambil dari Hasil Kerja pada hasil 5) 6) anatisjs jabatan. d) Hubungan personal berdasarkan hubungan jabatan hasil analisis jabaian. dan tanggung-jawab penyeliaan.3 PENYUSUNAN PETA JABATAN a. Tulis Persyaratan Jabatan Tertentu apabila ada persyaratan yang khusus untuk jabatan tersebut dan lengkapi dengan informasi tanggal jabatan tersebut disusun. 3) Tulis Uraian Tugas dan Tanggung Jawab yang diambil dari Urajan Tugas dan Tanggung Jawab hasil analisis jabatan. c. e) Kesulitan dalam pengarahan pekerjaan berdasarkan tingkat kesulitan dan kerumitan pekerjaan dasar utama dalam unit kerja. Langkahlangkah penyusunan informasi faktor jabatan struktural adalah sebagai berikut: 1) Tulis Nama Jabatan yang diambjl dari Nama Jabatan hasil analisis jabatan. b) Pengaturan organisasi berdasarkan letak jabatan hasil analisis jabatan.4 PENYUSUNAN INFORMASI FAKTOR JABATAN a. 2) Tulis Peran Jabatan yang diambildari Peran Jabatan hasil analisis jabatan. Gunakan Lakukan inventarisasi setiap jabatan baik struktural ataupun fungsjonal (umum dan tertentu) yang terdapat dalam setiap unit kerja (paling tinggi eselon ). Susun jumlah pegawai untuk setiap jabatan yang termasuk dalam unit kerja (paling tinggi eselon ll). 2. Peta jabatan yang lersusun akan menjelaskan susunan dan hubungan kerja setiap jabatan dalam unit ke. wewenang. Kondisi lain berdasatkan tingkat kesulitan dan kerumitan dalam melaksanakan kewajiban. Penyusunan Informasi Faktor Jabatan StruKural Susun informasi faktor jabatan struktural berdasarkan hasil analisis jabatan seperti lampiran lll. d.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA OAN REFORMASI BIROKRASI 2. b.ja (paling tinggi eselon ll) tersebut sebagaimana Lampiran ll. Tulis tingkat faktor: a) Ruang lingkup dan dampak program berdasarkan rincian tugasjabatan. Susun seluruh jabatan tersebut secara vertikal dan horisontal berdasa*an kedudukan setiap jabatan dalam unit kerja (paling tinggi eseton ll). struktur organisasi yang ada. c) Wewenang penyeliaan dan manajerial berdasarkan wewenang jabatan hasil analisis jabatan. f) I PernenPAN dan RB No ^or 3lTahun ZOll E .

Pedoman berdasarkan jenis peraturan dan prosedur yang dibutuhkan untuk melakukan uraian pekerjaan serta pertimbangan yang diperlukan.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI b. Langkahlangkah penyusunan informasi faktor jabatan fungsional adalah sebagai berikut: 1) Tulis Nama Jabatan yang diambildari Nama Jabatan hasil analisis jabatan. i) c. 3) Tulis Uraian Tugas dan Tanggung Jawab yang diambil dari Uraian Tugas dan Tanggung Jawab hasil analisis jabatan. e) Ruang lingkup dan dampak berdasarkan cakupan pekerjaan dan dari hasil kerja atau jasa di dalam dan di luar organisasi. dampak f) Hubungan personal berdasarkan jabatan yang dihubungi dan cara berkomunikasi. b) Pengawasan penyelia berdasarkan pengawasan pejabat struktural atau c) pejabat yang jenjangnya lebih tinggi. Tulis Persyaratan Jabatan Fungsional apabila ada persyaratan yang khusus untuk jabatan tersebut dan lengkapi dengan informasi tanggal jabatan tersebut disusun. 2) Tulis Peran Jabatan yang diambildari Peran Jabatan hasil analisis jabatan. I PermenPAN dan RB Nomor:l tahun zOtt E . 4) Tulis Hasil Kerja Jabatan yang diambil dari Hasil Kerja pada hasil analisis jabatan. Penyusunan lnformasi Faktor Jabatan Fungsional Susun informasi faktorjabatan fungsional berdasarkan hasil analisis jabatan seperti lampiran V. Penyusunan Hasil Evaluasi Jabatan Susun hasil evaluasijabatan struktural dan fungsional berdasarkan informasi faktor jabatan struktural dan fungsional seperti Lampiran lV dan Lampiran Vl. h) Persyaratan fisik berdasarkan persyaraian dan tuntuian fisik minimal pelaksanaan tugas berdasarkan hasil analisis jabatan. dan d) Kompleksitas berdasarkan kesulitan dalam mengidentifikasi melaksanakan pekerjaan. 5) Tulis tingkat faktor: a) Pengetahuan yang dibutuhkan jabatan berdasarkan rincian tugasjabatan. g) Tujuan hubungan berdasarkan maksud dari komunikasi pada butir 6 sesuai dengan hasil analisis jabatan. dalam 6) Lingkungan pekerjaan berdasarkan kondisi kerja hasil analisis jabatan.

4) Bandingkan Total Nilai faktor jabatan dengan Tab€l Batasan Nilai dan Kelas Jabatan yang terdapat pada Bab Ill bagian 3. 3) Jumlahkan nilai sotiap iingkat faktor untuk mendapatkan Total Nilai faktor jabatan. pilih tingkat faktor yang sesuai dengan yang ada pada Bab lll untuk mendapatkan nilai seliap tingkat faktor. PermenPAN dan RB Nomor e+ rarunlg1lfl . 2) Untuk setiap informasi tingkat faktor jabatan. 5) Tentukan Kelas Jabatan StruKural dan Fungsional.IIENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Langkah-langkah penyusunan hasil evaluasi jabatan struktural dan fungsional adalah sebagai berikut: 1) Bandingkan setiap informasi tingkat faktor jabatan yang akan dinilai dengan tingkat faktor jabatan pada jenjang Faktor Evaluasi Jabatan Struktural dan Fungsional yang ada pada Bab lll.

atau jasa yang diberikan. DAMPAK lni menilai dampak pekerjaan. FES) Evaluasi jabatan struktural ini menggunakan metode FES yang terdiri dari: ruang lingkup dan dampak program. wewenang penyeliaan dan manajerial. proyek. dan kondisi lain. Tingkat faktor 1-1 .MENTERINEGARA PENDAYAG UNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI BAB III FAKTOR EVALUASI JABATAN BAGIAN . Unluk menentukan suatu tingkat faktor.RUANG LINGKUP DAN DAMPAK PROGRAM Faktor ini menilai tingkat kerumitan dan kedalaman lingkup dan dampak umum bidang program dan pekerjaan yang diarahkan oleh pejabat struktural. 1 2. pengaturan organisasi. harus dipenuhi: A. program. pertimbangkan semua bidang program. Dalam menerapkan faktor ini. dan tugas yang secara teknis dan administratif diarahkan oleh pejabat struktural. produk. dan lain-lain. RUANG LINGKUP Pekerjaan yang diarahkan bersifat prosedural. masyarakat luas.Nilai 175 A. produk yang dihasilkan. kesulitan dalam pengarahan pekerjaan. b. dan kegiatan lain di dalam atau di luar instansi. kegiatan. . hubungan personal. pekerjaan yang diarahkan. termasuk dampak pekedaan di dalam maupun di luar organisasi.I FAKTOR EVALUASI JABATAN STRUKTURAL DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM EVALUASI FAKTOR (FACTOR EVALUATION SYSTEM. FAKTOR 1. dan/atau program yang dicakup dalam luang lingkup" terhadap misi. instansi lain. termasuk yang dilaksanakan melalui pegawai bawahan dan pihak lain (konsultan atau kontraktor). maka kriteria ruang lingkup dan dampak sebagaimana didefinisikan di bawah ini. RUANG LINGKUP lni menilai tingkat kerumitan dan kedalaman dari: program (segmen program) yang diarahkan. Cakupan geografis dan organisasi dalam program (atau segmen program) dalam instansi dimasukkan ke dalam ruang lingkup. rutin. dan secara tipikal memberikan jasa atau produk kepada orang tertentu atau kepada unit organisasi terkecil di dalam ntsasl_ I PermenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 .

atau segmen program yang setara. Jasa yang diberikan secara langsung berdampak terhadap fungsi dan kegiatan lain di seluruh jajaran organjsasj yang didukung dan/atau populasj/pemakai dalam jumlah kecil. atau atau 2. DAMPAK Jasa atau produknya: 1. atau hanya mempengaruhi fungsi tertentu yang tedokalisasi. - Nilai 350 RUANG LINGKUP Segmen program atau pekerjaan yang diarahkan bersifat peker. Mengarahkan jasa anggaran. pekerjaan satpam. kantor daerah. Tingkat hktor 1-2 a.iaan administratif. DAMPAK Pekerjaan yang diarahkan memudahkan pekerjaan orang lain dalam unit organisasi langsung. Memberikan jasa kepada unit organisasi. populasi yang dilayani boleh terkonsentrasi pada satu kota saja atau tersebar pada suatu wjlayah geografis yang lebih luas. atau yang setara. atau kegiatan setara dalam segmen program instansi. atau jasa serupa. Ukuran populasi yang dilayani kantor lapangan setara dengan semua warga dalam sebuah kota kecil. kegiatan. staf. Tergantung pada sifat layanan yang diberikan. Fungsi. menunjang dan cukup mempengaruhi kantor lapangan. memberikan jasa kepada populasi/pemakai dengan lingkup sedang. manajemen. atau yang setara. atau kegiatan setara. llustrasi: 1. perpustakaan. pemeliharaan. atau pekerjaan penunjang laboratorium yang berada di bawah kelas 7. atau jasa yang diberikan mencakup geografis terbatas dan menunjang sebagian besar kegiatan kantor lapangan. 2. lokal atau terbatas pada sebuah kota kecil atau pedesaan. I permenPnN dan RB Nomor34 Tahun zotl E . pekerjaan klerek yang rumit. suplai. daftar gaji. kantor daerah.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI b. perlindungan. pekerjaan teknis. memberikan respon kepada permintaan atau kebutuhan spesifik dari pegawai. pekerjaan klerek. llustrasi: Mengarahkan pekerjaan kurir. Kantor lapangan yang memberikan jasa kepada masyarakat atau memberikan sebagian jasa sesuai kasus yang dibutuhkan kepada masyarakat dalam populasi kecil. yang menunjang suatu rumah sakit atau kantor lapangan instansi yang berukuran sedang dan memiliki kerumitan terbatas. b. kantor lapangan yang berukuran kecil. operasi dan sasaran kantor lapangan.

kota kecil. RUANG LINGKUP Segmen program atau pekerjaan yang diarahkan bersifat pekerjaan teknis. 3. suatu organisasj dengan ukuran yang serupa atau sekelompok organisasi yang secara keseluruhan adalah setara. Ukuran populasi sedang adalah setara dengan sekelompok warga dan/atau perusahaan di beberapa pedesaan. pekerjaan profesional. atau suatu daerah kecil di beberapa daerah. pengawasan. atau kelompok populasi yang setara. Tingkat faktor 1-3 . anggaran. I PemenPAN dan RB Nomor 34 Tahon 2011 . b. manajemen suplai. Pada tingkat lapangan (mencakup organisasi multimisi yang besar. populasi yang dilayani dapat terkonsentrasi pada satu wilayah geografis tertentu. pekerjaan instansi lain. dan pekerjaan administratif yang sangat banyak. atau bagian dari kota metropolitan. atau pekerjaan profesional.Nilai 550 A.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 3. atau yang sejenis) yang menunjang dan mempengaruhi operasi suatu organisasi biro atau organisasi markas komando militer penting. manajemen fasilitas. Fasilitas tersebut sangat penting untuk operasi lapangan yang dilakukan oleh satu atau beberapa instansi untuk beberapa daerah provinsi. atau masyarakat luas. operasi sektor industri. suatu daerah. pekerjaan administratif. dan/atau populasi yang sangat besar yang setara dengan beberapa contoh di bawah ini) pekerjaan tersebut secara langsung mempengaruhi atau menunjang fungsi yang sangat penting dari pekerjaan teknis. beragam. fungsi. bagian dari sebuah biro. dan jasa lainnya untuk pembangunan fasilitas yang komplek untuk satu atau beberapa instansi di beberapa lokasi. misalnya. DAMPAK Kegiatan. Dalam memberikan jasa secara langsung kepada masyarakat luas. atau meliputi sebagian besar dari populasi berbagai daerah. komplek. Mengarahkan kegiatan segmen program yang setara dengan kegiatan di atas tetapi berada pada tingkat organisasi yang lebih tinggi dalam instansi terkait. dan rumit. dan rumit. Segmen program atau pekerjaan yang diarahkan mencakup suatu daerah ibukota. llustrasi: 1. Mengarahkan perencanaan. Mengarahkan pelayanan administrasi (pegawai. sebagian besar program lini instansi tersebut diberikan untuk masyarakat dengan populasi ukuran sedang. 2. Tergantung pada total populasi yang dilayani dan tingkat kompleksitas dan intensitas pelayanan itu sendiri. atau jasa yang diberikan secara langsung mempengaruhi pekerjaan instansi.

2. Mengarahkan suatu segmen program yang mempunyai aspek utama dalam pengaturan. ruang angkasa. atau sebagian besar kantor lapangan instansi. departemen produksi perkapalan atau pusat logistik pesawat terbang. atau 2. 3. RUANG LINGKUP Mengarahkan suatu segmen program pekerjaan profesional. beberapa program di seluruh tingkat biro. PemenPAN dan RB Nomor 34 Tahun:9ll[ . atau mendapat perhatian yang berkesinambungan dari DPR atau dari media massa. Mengarahkan program atau segmen program yang sangat penting dari: a) pusat penelitian dan pengembangan yang besar dan komplek ruang angkasa. atau sangat penting untuk program pertahanan. yang meliputi: '1.Nilai775 A. atau pegawai) untuk seluruh kantor pusat instansi atau sebagian besar kantor lapangan. Menimbulkan dampak terhadap kantor pusat instansi. atau program yang sangat teknis yang setara. Segmen program yang diarahkan berguna untuk membentuk atau I 3. Segmen program yang diarahkan secara langsung mempengaruhi sebagian besar penduduk aiau sektor usaha. Mengarahkan pelayanan administrasi (analisis anggaran. manajemen. atau pekerjaan administratif yang rumit. pekerjaan sangat teknis. 4. pelayanan masyarakat. DAMPAK 1 . 2. atau kesehatan masyarakat. medis. administratif. alau menimbulkan dampak terhadap sebagian besar populasi bangsa atau satu atau beberapa segmen industri besar. hukum. peraturan. b. Segmen program yang diarahkan mempengaruhi beberapa segmen sektor industri besar. operasi utama beberapa instalasi industri besar yang sangat rumit milik pemerintah. atau penerimaan pajak untuk sebagian besar negara atau sejumlah daerah. pengembangan aspek penting dalam pengembangan ilmiah.MENTERI NEGARA PENDAYAG UNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Tingkat faktor 1-4. atau memfasilitasi pencapaian misi atau program nasional suatu instansi. pusat medis yang melakukan penelitian dan pengembangan atau beberapa program medis lain untuk kepentingan nasional. llustrasi: '1. b) c) dan bawah laut. atau mendapat perhatian yang berkesinambungan dari DPR atau dari media massa. dan kebijakan.

2. di seluruh jajaran instansi. I PermenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . atau produktifitas beberapa bagian penting dari misi utama instansi. Mengarahkan kebijakan instansi yang mempengaruhi masyarakat luas. atau di seluruh jajaran pemerintah): 1. yang merupakan kepentingan nasional atau kepentingan nasional instansi tersebut. Pekerjaan (apakah dilaksanakan pada tingkat kantor pusat atau bjro atau di bawahnya) memiliki dampak langsung yang cukup besar terhadap satu atau beberapa sektor industri penting. Jabatan ini memimpin organisasi penting yang mempunyai tugas mengembangkan. FAKTOR 2. Tingkat faktot 1 -5 - Nilai 900 RUANG LINGKUP DAN DAMPAK DIGABUNGKAN Mengarahkan suatu program yang ruang lingkup maupun dampak program atau organisasi yang diarahkan merupakan satu atau beberapa dari yang berikut ini: (secara nasional. atau 3. dan melaksanakan kebijakan' peraturan. terhadap misi nasional instansi. mendapat perhatian yang berkesinambungan dari DPR atau dari media massa. atau satu atau beberapa sektor industri besar. mengeluarkan. dan pedoman lain. L4engarahkan pengembangan beberapa sub-sistem yang paling kritis dan rumit dalam program pengembangan sistem persenjataan atau ruang angkasa yang sangat penting. program berbagai daerah. PENGATURAN ORGANISASI mempertimbangkan situasi organisasi dalam beberapa iingkat jabatan penyeliaan. atau mempengaruhi kegiatan penting sektor industri besar. yang digunakan seluruh jajaran instansi. Ilustrasi: 1. Jika jabatan itu bertanggung-jawab kepada dua jabatan' maka pilihlah tingkat faktor yang berhubungan dengan jabatan yang mempunyai tanggung-jawab atas Faktor ini penilaian kinerja.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI menyempurnakan struktur. atau proyek untuk kepentingan nasional. atau mempengaruhi masyarakat umum. yang memiliki dampak yang luas terhadap masyarakat. atau organisasi yang memiliki ruang lingkup dan dampak yang setara. di seluruh jajaran jndustri. ATAU Mengarahkan beberapa segmen program yang kritis. efisiensi. 2. efektifitas. seluruh jajaran kantor pusat. proyek ilmiah yang penting. atau terhadap pertahanan nasional.

atau jabatan yang tingkatnya seiara atau lebih tinggi dalam mata rantai pengawasan langsung.Nilai 350 Jabatan ini adalah jabatan struktural tertinggi. Tingkat faktor 2-3 . dan untuk menentukan strategi manajemen lainnya. 3. Memutuskan metodologi yang digunakan untuk mencapaj tujuan dan sasaran. 4. 5. memberikan berbagai input teknis dan melakukan pengawasan yang setara dengan semua atau hampir semua yang berikut ini : 6.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Tingkat faffior 2-1 - Nilai 100 Jabatan ini bertanggung-jawab kepada suatu jabatan yang berada pada satu atau beberapa tingkat di bawah jabatan struktural tertinggi. maka suatu tingkat faktor dapat digunakan untuk jabatan pada beberapa tingkat organisasi. Tingkat faktor digunakan untuk pengarahan program khusus. atau mengarahkan tugas yang jangka waktunya sama' Menyesuaikan kelas pegawai alau prosedur kerja dalam unit organisasi untuk membuat alokasi sumber daya pada jenjang yang lebih tinggi. WEWENANG PENYELIAAN DAN MANAJERIAL Faktor ini meliputi wewenang penyeliaan dan manajerial yang dijalankan secara berulang' Untuk dapat dinilai dalam faktor ini. dan kegiatan operasional dan penunjang. 1. Mempertimbangkan pembelian peralatan baru. dan informasi lain yang berguna untuk pejabat yang lebih tinggi dalam menentukan tujuan dan sasaran yang diutamakan.Nitai 250 Jabatan ini bertanggung-jawab kepada suatu jabatan struktural tertinggi atau jabatan yang setara dalam mata rantai pengawasan langsung. P€rmenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . Tingkat faktor 3-1 a. FAKTOR 3. Jika pekerjaannya dikontrakkan. - Nilai 450 Jabatan pada tingkat ini memenuhi ketentuan a atau b atau c di bawah ini: Merencanakan dan menjadwalkan pekerjaan yang berorientasi pada output setiap 3 bulan dan setiap tahun. statistik. estimasi. Mengawasi pengembangan data. Menyempurnakan metode dan prosedur kerja yang digunakan. b. 2. Tingkat fakor 2-2 . Jika wewenang duplikasi atau tidak dapat dibedakan di antara beberapa tingkat organisasi. fungsi staf. fungsi lini. Misalnya jabatan yang paling rendah dalam mata rantai komando. saran. suatu jabatan harus memenuhi ketentuan wewenang dan tanggung-jawab yang diuraikan untuk tingkat faktor tertentu.

dan enam atau lebih dari sepuluh wewenang dan tanggung-jawab berikut inil '1. 3. memberikan rekomendasi apakah pekerjaan tersebut harus dikontrakkan kepada pihak lsin. dan kemampuan pegawai. Memberikan persyaratan dan uraian teknis peker. 8. Merencanakan pekerjaan yang dilaksanakan oleh bawahan. Mengkoordinasikan dan mengintegrasikan jadwal pekerjaan koniraktor dengan pekerjaan bawahan atau pihak lain. atau dikoreksi produk mempengaruhi pembayaran kepada kontraktor. dan menyusun jadwal penyelesaian pekerjaan. 2. memberikan rekomendasi tentang tindakan lain dalam kasus yang lebih bsrat. Merencanakan dan dapat diterima. dan standar pekerjaan yang 5.MENTERINEOARA PENDAYAGUNAATI APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI '1. Memberikan pekerjaan kepada bawahan berdasarkan prioritas. pekerjaan dan rekomendasi 5. menetapkan dan menyesuaikan prioritas jangka pendek. 7.iaan yang akan dilaksanakan. 3. atau iasa kerja yang c. Menemukan cara pengembangan output atau meningkatkan kualitas pekerjaan yang diarahkan. Mengevaluasi kinerja bawahan. 4. menyusun jadwal. 6. Mewawancarai calon pegawai dalam unit kerja. tingkat kesulitan dan persyaratan tugas. ditolak. Melakukan tindakan disiplin ringan. Mengatur bawahan melakukan inspeksi yang dipersyaratkan. Mendengarkan dan menyelesalkan pengaduan dari pegawai. pengangkatan. 9. Melaksanakan sekurang-kurangnya tiga dari empat yang pertama. oruanisasi atau dikontrakkan kepada pihak lain. Mengembangkan standar kinerja. Menganalisis manfaat dan biaya pelaksanaan pekerjaan iika dilakukan dalam 2. Melacak kemajuan dan kualitas kerja. Memuluskan dapat diterima. seperli peringatan dan teguran. 1 0. 8. Memberikan saran atau petunjuk kepada pegawai masalah administrasi. batas waktu. memberikan 6. 7. Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan dan pelatihan pegawai dengan cara memberikan atiau mengatur pengembangan dan pelatihan yang diperlukan. I Perm6nPAN dan RB Nomor e+ ralun qll@ . promosi atau alih tugas ke jabatan lain. 4.

tim. pejabat dalam Menjalankan tanggung-jawab yang cukup besar dalam menangani. Mengarahkan program atau segmen program yang menggunakan sumber daya yanjbesar (misalnya program multi miliar rupiah dalam anggaran tahunan). Mengarahkan. jabatan mengarahkan pengembangan data.Nilai 775 paragraf a Untuk dapat mencapai tingkat ini. dan pelaksanaan kegiatan yang setara yang menunjang pengembanian tujuan dan sasaran yang berhubungan dengan manaiemen program dan pengembangan atau perumusannya pada tingkat yang lebih tinggi' b. atau memperoleh pendapat umum. mengkoordinasikan atau mengawasi pekerjaan 2. Mengambil keputusan tentang masalah pekerjaan yang diajukan oleh bawihan.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI lingkat faktor 3-2. 4. unit'organisasiatauorganisasilain. penyusunan makalah atau proposal legislasi. atau pegawal yang setara' Tahun 2011 I PermenPAN dan RB Nomor34 . Jabatan ini berhubungan erat dengan pejabat struktural tertinggi (atau pejabat pengembangan kepegawaian instansi) untuk mengembangkan tujuan dan sasaran staf. atau segmen Program Misalnya. pemimpin tim. Melaksanakan semua atau hampir semua wewenang dan tanggung-jawab penyeliaan pada tingkat faktor 3-1c dan sekurang-kurangnya delapan dari yang berikut ini: 1.Memastikankeadilan(diantaraunit. 3. 2. maka jabatan harus memenuhi ketentuan atau b di bawah ini: a. Program. ketua komite. Menjalankan wewenang 1. termasuk apakah akan mengontrakkan kepada pihak lain. dengan menlgunakan salah satu dari yang berjkut ini: pejabat penyelia' pemimpin tim dan/atau kerja: koordinator kelompok.proyek'danlainlain)tentang atau standar kinerja dan teknik penentuan nilai yang dikembangkan oleh bawahan' kontraktor atau memastikan keadilan tentang penitaian bawahan pada kemampuan pekerjaan yang diselesaikan oleh kontraktor. dan merencanakan pekerjaan kebutuhan staf jangka panjang. Memastikan pelaksanaan (oleh unit organisasi yang lebih rendah atau yang lain) tujuan dan sasaran segmen program atau fungsiyang diawasi. penyelia 5. 3. Menentukan tujuan dan sasaran yang perlu ditekankan. manajerial untuk menetapkan rencana dan jadwal kerja tahunan dan multitahun di lingkungan sendiriatau pekerjaan yang dikontrakkan.ataumemberikannasihatkepadapejabatyang kelasnya lebih tinggi. pengembangan keahlian dan wawasan. menentukan pendekatan atau solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah anggaran.kelompok. atau pegawai yang setara melakukan pengawasan serupa terhadap kontraktor.

kan dan menyelesaikan keluhan kelompok atau pengaduan pegawai. Meninjau dan menyetujui tindakan disiplin (misalnya teguran) pegawai fungsional bawahan. 'lO. atau beberapa fungsi staf yang setara. Mengawasi perubahan rencana jangka panjang. tujuan dan sasaran pekerjaan yang diarahkan.Mengambil keputusan tentang kebutuhan pelatihan yang mahal atau kontroversial dan pengajuan pelatihan pegawai. pemimpin tim.Menemukan dan melaksanakan cara untuk menghapuskan atau mengurangi hambatan dalam pekerjaan. Menyetului rencana kerja jangka panjang (multi-tahun) yang dikembangkan oleh pejabat penyelia unit organisasi bawahan dan mengelola seluruh pekerjaan untuk meningkatkan pencapaian tujuan dan sasaran 3. dan pelaksanaan suatu program. dan perjalanan dinas pegawai. Tingkat faktor 3-3 . atau jabatan direktur proyek yang mengkoordinasikan pekerjaan pihak lain. penugasan. 2. dan jabatan serupa. pengarahan.Nilai 900 Jabatan pada tingkat faktor ini harus memenuhi tingkat taktor 3-1 atau tingkat faktor 3-2 ditambah dengan kriteria paragraf a atau b di bawah ini: a. I PemenPAN dan RB Nomo. 13. meningkatkan pengembangan tim. upah lembur. 1. Merekomendasikan seleksi pejabat penyelia bawahan. termasuk pengembangan. dan pencapaian tujuan dan sasaran pejabat penyelia unit organisasi bawahan. Mengevaluasi pejabat penyelia bawahan atau pemimpin tim dan berfungsi sebagai pejabat peniniau pada evaluasi kinerja pegawai fungsional yang dinilai oleh pejabat penyelia bawahan. atau menyempurnakan metode kerja.34 Tahun 2011 | .MENTERI NEGARA PENDAYAG UNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMAST BIROKRASI 6. 8. '14. l2. beberapa segmen program (yang dikelola melalui beberapa unit organisasi bawahan). 9. Menyetujui anggaran biaya kenajkan kelas jabatan. pemimpin kelompok. Mendenga.Menentukan apakah pekerjaan yang dilakukan kontraktor sudah memenuhi siandar kecukupan yang diperlukan untuk otorisasi pembayaran. ll. Merekomendasikan penghargaan bagi pegawai fungsional dan perubahan kelas jabatan. 7. Melakukan atau menyetujui seleksi pegawai fungsional di lingkungannya. Mengawasi seluruh perencanaan. 'l5.

Mengelola perubahan tingkat alokasi dana ateu perubahan lain sebagai akibat dari perkembangan perubahan kebijakan atau undang-undang. atau perubahan besar pada struktur dan isi program atau segmen program yang diarahkan. Sifat hubungan yang ditentukan berdasarkan sub-faktor 4A. memiliki dampak yang besar terhadap kesulitan dan tanggung-jawab jabatan tersebut.2 . dan merupakan hubungan langsung. yang 6. wakil kelompok kepentingan masyarakat setempat. dalam rapat rutin. FAKTOR 4. harus didasarkan pada orang yang sama yang dihubungi. wewenang.MENTERI NEGARA PENDAYAG UNAATI APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 4. fingkat sub-faktor 1A. pegawai di kantor DPRD. Mengelola perubahan organisasi yang diarahkan. dan/atau dengan staf administrasi dan penunjang yang berada dalam organisasi yang sama dengan penyelia.Nilai 25 Hubungan dengan bawahan dalam unit organisasi yang diselia. 3. 5. Hubungan bersifat informal dan terjadi secara perseorangan di tempat kerja. dan tujuan (maksud) hubungan yang ditentukan berdasarkan sub-faktor 48. Mengalokasikan anggaran dalam organisasi. HUBUNGAN PERSONAL Faktor ini terdiri dari dua bagian yaitu sifat dan maksud hubungan/kontak yang dllakukan. SUB FAKTOR 4A . dan kesulitan dalam melakukan hubungan. 4.Nitai 50 Hubungan dengan salah satu dari mereka dl bawah ini: 1. Untuk dapat dinilai dalam faktor ini. 3. menjadi syarat yang diperlukan untuk perbaikan. f. Menetapkan tindakan kepegawaian dan proposal desain organisasi direkomendasikan oleh pejabat penyelia bawahan. 2. maka mereka yang dihubungi harus: ikut berperan dalam keberhasilan pelaksanaan pekerjaan. b. pqabal penyelia yang kelasnya lebih tinggi dan staf unit kerja di lapangan atau unit utama organisasi dalam instansi. atau melalui telepon. fingkat sub-hnor 1A-1 . dengan rekan yang setingkat yang mengawasi unit organisasi yang setara dalam instansi. atau pengaruh. 2. 4. anggota dunia usaha atau masyarakat luas.SIFAT HUBUNGAN Sub-faktor ini mencakup tingkat hubungan organisasi. I PermenPAN dan RB Nomor oa tatun zot tE .

atau pegawai yang setara dalam instansi lain. Tingkat sub-'€not 1A-3 - Nilai 75 Hubungan dengan salah satu dari mereka di bawah ini: 1. pqabal daerah atau nasional atau perwakilan aslsiasl perdagangan. 4.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 5. kelompok aksi profesi tingkat nasional. Hubungan memerlukan persiapan yang panjang berupa bahan pengarahan (baefing) atau materi teknls dengan topik yang rumlt.g1@ . wartawan media masa beaar atau koran daerah yang berpengaruh atau liputan radlo atau televlsi yang setara. para pejabat dengan kelas yang lebih tlnggi dalam instansi lain. 2. televisi atau radio tingkat ibukota. pegawai pemerintah daerah. daerah. asisten staf ahli DPR. masyarakat. 2. atau organisasi profesional. pejabat asosiasi perdagangan daerah atau instansi pemerintah. staf penunjang kantor pusat instansi. dan staf biro dan organisaai utama dalam instansi. pejabat penyelia yang kelasnya lebih tinggi. 4. organisasi keahlian tingkat nasional. dalam konferensi dan dalam rapat atau berlangsung melalui telepon. atau organisasi 3. orang atau kelompok organisasi yang berpengaruh dari luar instansi. 6. staf ahli DPR. wartawan media masa. dan ada kalanya memerlukan Persiapan khusus. para representatif yang diangkat dan berasal dari pemerintah daerah. 5. radio atau cara lain yang serupa. seperti direktur perusahaan yang mengadakan kontrak dengan instansi atau perwakilan organisasi pegawai. atau nasional. Tingkat sub-faktor 1A-4 - Nltai 1 00 Hubungan dengan salah satu dari mereka di b€wah ini: 1. Hubungan dapat bersifat informal. televisi. 6. 3. 5. wartawan media massa lokal. 6. dan/atau pejabat penyelia Hubungan terjadi dalam rapat dan konferensi dan mereka yang dihubungi tanpa rencana yang untuk ini pegawai terkait ditunjuk sebagai penghubung oleh pihak manajemen yang lebih tinggi. I PemenPAN dan RB Nomor a+ lat'un. majalah. staf perusahaan industri yang berskala besar. kelompok aksi masyarakat. staf kelompok kepentingan masyarakat yang memiliki pengaruh politik.

untuk tukar menukar informasi tentang operasi kerja dan masalah kepegawaian. Tingkat sub faktor 1B-1 . pidalo. atau melakukan persuasi terhadap orang atau kelompok untuk dapat menerima pendapal atau mengambil tindakan untuk mengembangkan tujuan dan sasaran program atau segmen program yeng diarahkan. negosiasi. yang berhubungan dengan tanggung jawab penyeliaan dan manajemen. kontraktor dan pihak lain. harus digunakan untuk memperoleh hasil yang diinginkan I Perm€nPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . Tlngkat sub faktor 48'4 - Nilai 125 Tujuan hubungan adalah untuk mempengaruhi.TUJUAN HUBUNGAN Sub faktor ini mencakup tujuan hubungan yang meliputi pengarahan. atau pemeriksaan dan mungkin memerlukan jawaban yang tidak diduga sebelumnya. merasa ragu. rapat. Pada tingkat ini. memotivasi. Hubungan biasanya partisipasi aktif dalam konferensi. negoslasi. keterbatasan sumber daya atau pengurangannya. dan untuk memberikan pelatihan. SUBFAKTOR 48 . Tingkat sub faktor 1B. mempertahankan atau merundingkan proyek. atau untuk mendapatkan komitmen atau distribusi sumber daya yang sangat penting bila terjadi pertentangan atau perlawanan yang gigih yang harus dihadapi karena adanya konflik organisasi atau filosofis yang cukup besar. aiau tidak bekerjasama sehingga kepemimpinan dan keterampilan komunikasi. segmen program unit organisasi yang diarahkan untuk memperoleh sumber daya dan kesesuaian dengan kebijakan. mereka yang dihubungi cukup merasa lakut. untuk merencanakan dan mengkoordinasikan pekerjaan dengan pegawai yang berada di luar organisasi bawahani dan/atau untuk menyelesaikan perbedaan pendapat diantara pejabat penyelia. peraturan.3 - Nilai 100 Tujuan hubungan adalah untuk menimbang. atau isu yang setara.Nilal 30 Tujuan hubungan adalah membahas pekerjaan untuk memberikan atau menerima pelayanan. Persiapan meliputi brlfing atau bahan pressntasiyang memerlukan analisls yang ekstensif oleh pegawai dan bawahan. pegawai. nasihat. dan komitmen. pengarahan @nefing). atau kontrak yang sudah ditetapkan.MENTERI i'IEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Hubungan terjadi dalam rapat. sasaran yang berbeda. Ttngkaa sub faktor ttB-z - Nilai 75 Tujuan hubungan adalah untuk menjamin bahwa informasi yang diberikan kepada pihak luar tepat dan konsisten. penyelesaian konflik. dan/atau meliputi bantuan oleh staf penunjang. presentasi. perwakilan. pemeriksaan atau presentasi masalah atau isu berdampak cukup besar pada program atau segmen program yang diarahkan. dan bimbingan kepada bawahan.

kelas peker. maka rujuklah bagian yang berjudul Situasi Khusus dl bagian akhir faktor ini.iaan dasar yang dicapai dengan metode tersebut merupakan kelas yang sesuai. Untuk dapat menerapkan faktor ini. tentukan berapa banyak situasi khusus yang dipenuhi oleh jabatan lersebut. maka tambahkan satu tingkat I I PermenPAN dan RB Nomor:+ ranun3glp . Jika memenuhi 3 atau lebih situasi khusus. Penyella tingkat dua Gunakan metode yang diuraikan di atas untuk penyelia tingkat pertama. atau pekerjaan yang dikontrakkan yang menjadi tanggung-jawab penyelia dalam hal teknis atau pengawasan baik secara langsung atau melalui penyelia bawahan. pemimpin tim. atau pihak lain. jika tingkat yang dipilih adalah 6-1.MENTERINEOARA PENOAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORiIASI BIROKRASI FAKTOR 5. KELAS PEKERJAAN DASAR: Kelas 4 dan dibawahnya atau yang setara Kelas 5 atau 6 atau yang setara Kelas 7 aiau 8 atau yang setara Kelas 9 atau 10 atau yang setara Kelas 11 atau 12 atau yang setara Kelas 13 atau yang setara Kelas 14 atau yang seiara Kelas 15 atau lebih tinggi atau yang setara TINGKAT FAKTOR: 5-1 NILAI: 5-2 5-3 54 5-6 205 340 505 650 800 930 '1030 5-8 FAKTOR 6. 6-2. alau 6-3. termasuk pekerjaan lini dan staf. Dad situasi khusus. Penyel la ting kat pettama Tentukan kelas tertinggi pekerjaan dasar jabatan fungsional yang diarahkan (yang berorientasi pada misi organisasi) yang merupakan 25o/o alau lebih beban kerja organisasi. Bagi sebagian besar penyelia tingkat dua. KONDISI LAIN Faktor ini mengukur berbagai kondisi yang mempengaruhi tingkat kesulltan dan kerumitan dalam melaksanakan kewajiban wewenang dan tanggung jawab penyeliaan. Langkah 1 Langkah 2 - bacalah setlap definisi tingkat faktor dan pilihlah tingkat faktor tertinggi yang dipenuhi oleh jabatan itu. KESULITAN DALAM PENGARAHAN PEKERJAAN FaKor ini mengukur kesulitan dan kerumitan pekerjaan dasar dalam organisasi yang dlarahkan.

- Pekerjaan yang diselja (disupervisi) meliputi pekerjaan kterek. 6-5. atau pekerjaan lain yang setara dengan ] PemenPAN dan RB Nomor 34 Tahln 2011 . dan jangan menambah tingkat faktor yang dipitih dalam langkah Tingkat faktor 6-1 Nilai 31 0 1. standar kualitas dan kuantitas dipenuhi dalam setiap jenis pekerjaan. prosedur. dimana pengkoordinasian pekerjaan yang dilakukan ATAU b. ketepatan waktu. Tingkat faktot 6-2- Nilai 575 a. pekerjaan teknis. penafsiran atau nasihat terhadap kesesuaian output unit lain dan dengan standar atau kebijakan instansi. (Wewenang teknis yang penuh dan final berarti bahwa pejabat penyelia bertanggungjawab atas semua keputusan teknis yang timbul dari pekerjaan itu tanpa nasehat atau bantuan teknis dalam masalah yang lebih sulit dan tidak lazim. jika tingkat faktor yang dipenuhl oleh jabatan itu adalah tingkat faktor 6-3. Tingkat Faktor 6-3 Nilai 975 - a. dan jabatan tersebut memenuhi 3 situasi khusus. I unit bawahan memerlukan upaya yang berkelanjutan guna memastikan standar kualitas dan jasa. bentuk. Koordinasi yang diperlukan untuk memastikan: konsistensi produk. bentuk. Pejabat penyelia berkoordinasi dengan pejabat penyelia dari unit lain untuk menangani persyaratan dan masalah yang mempengaruhi pihak lain di luar organisasi. dan kuantitas. prosedur.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA OAN REFORMASI AIROKRASI faktor pada tingkat faktor yang djpjlih datam tangkah 1. kelas 7. integrasi. atau pekerjaan lain yang setara dengan kelas 8 alau lebjh rendah. Jabatan tersebut mengarahkan pejabat penyelia bawahan yang menangani pekerjaan kelas atau yang lebih rendah. maka tingkat faktor untuk jabaian tersebut menjadi tingkat 64. untuk memastikan waktu. pekerjaan teknis. Pekerjaan yang diselia (disupervisi) meliputi pekerjaan klerek. atau konsolidasi pekerjaan administratif. dan tanpa peninjauan lebih lanjut kecuali dari sudut pandang evaluasi admjnistratif atau evaluasi program). kesesuaian. Penyeliaan pada tingkat ini memerlukan koordinasi. atau kelas 8 dimana penyelia memitiki wewenang teknis yang penuh dan final terhadap pekerjaan tersebut. jasa. Jika tingkat faktor yang dipilih datam langkah 1 adalah tingkat faktor 6-4. pekerjaan teknis. maka jangan merujuk Situasi Khusus. kesesuaian. yang memerlukan koordinasi dan integrasi pelaksanaan pekerjaan di dalam unit kerja atau dengan unit kerja lain untuk guna menghasilkan produUjasa akhir. atau 6-6. atau pekerjaan lain yang setara dengan kelas g atau kelas 10. pekerjaan ini bervariasi dari pekerjaan yang bersifat rutin hingga pekerjaan penyeliaan yang memerlukan koordinasi dalam unit kerja. Misatnya. alau pekerjaan kelas 6.

lerekomendasikan sumber daya untuk dikerahkan kepada proyek tertentu atau untuk dialokasikan di antara segmen program. dan keadaan sering bervariasi. atau pekerjaan kelas I atau kelas 10 dimana penyelia memiliki wewenang teknis penuh dan final terhadap pekerjaannya. Pekerjaan tersebut menuntut penyelia menyelesaikan konflik dan mempertahankan kesesuaian penafsiran. karena: . Tingkat ini dicapai bila pekerjaan yang diarahkan bersifat analisis. efisiensi. tafsiran. ATAU b. dan produktifitas segmen program dan/atau organisasi yang diarahkan. usulan tindakan. organisasi. yang mempengaruhi langsung organisasi. Mengidentifikasi dan mengintegrasikan program internal dan eksternal 2. fakta. mengevaluasi. yang kemudian diintegrasikan oleh pejabat penyelia. yang memerlukan konsolidasi atau koordinasi yang serupa dengan yang djuraikan pada tingkat faklot 6-2a di kalangan unit bawahan atau dengan unit luar. penilaian. informasi usulan tindakan.o.. . atau rekomendasi dan/atau memastikan penafsiran sesuai dan konsisten dengan penilaian. Pekerjaan mungkin diselesaikan oleh suatu tim. Jabatan ini mengarahkan penyelia bawahan dengan jabatan kelas I atau kelas 10 atau yang setara. Tingkat faftor 6. koordinasi melibatkan pekerjaan yang setara dengan salah satu dari yang berikut ini: 1. atau pebedaan penilaian. informasi.4. evaluasi. proyek atau segmen program pekerjaan profesional atau pekerjaan administratif dengan kelas 13. dan administrasi. logika. penilaian. dan menyempumakan proses dan prosedur guna memantau keefektifan. l\. melaksanakan. L4isalnya. 3. dan kebijakan. S+ r. atau keputusan dapat berakibat terhadap pekerjaan bawahan lain.Kepemimpinan mengembangkan. rekomendasi. dimana setiap anggota tim memberikan kontribusi bagian dari analisis. penafsiran. logika dan penerapan kebijakan.'lengintegrasikan pekerjaan tim atau kelompok dimana setiap anggota tim ikut berperan memberikan sebagian analisis.Nilai 1120 a. keuangan. atau kreatif. atau rekomendasi. I PermenPAN dan RB No. l\.nun zorr E . fakta. informasi. seperti yang berkaitan dengan faktor teknis. 4. pedoman tidak lengkap dan tidak dengan segera memberikan hasil yang identik. . fakta.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI kelas 11 atau kelas 12. Penyeliaan pada tingkat ini memerlukan koordinasi dan integrasi yang cukup besar dari sejumlah pekerjaan.

dan/atau pendanaan. kontrak. 7. teknologi. Optimalisasi pengurangan biaya operasional dan kepastian keefektifan program. Perumusan kebijakan dan perencanaan jangka panjang sehubungan dengan perubahan fungsi dan program yang memberikan pengharapan. Penyeliaan melibatkan sejumlah rekomendasi penting yang memiliki dampak langsung dan cukup besar terhadap organisasi dan proyek. dikesampingkan.orra rar'un111p . atau pekerjaan administratif yang setara dengan kelas '14. termasuk diperkenalkannya aiat yang menghemat tenaga kerja. sasaran. Jabatan itu mengarahkan penyelia bawahan dan/atau kontraktor yang pertama. membuat rekomendasi dalam sekurangkurangnya 3 bidang yang tercantum di bawah iniatau dalam bidang lain yang setara: 1. ATAU Meninjau dan menyetujui isi laporan. manajerial. dan hal-hal yang serupa. Sumber daya yang harus diterapkan untuk program tertentu (terutama mengenai anggaran organisasi). 5. atau yang setara dengan kelas 15 atau di atasnya. dokumen kasus. I PermenPAN dan RB No. Misalnya. mengarahkan pekerjaan kelas 11 atau kelas '12. administratif.MENTERINEGARA PENOAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORI\. penyempurnaan metode. 6. atau dokumen lain guna memastikan bahwa sudah sesuai dengan kebijakan dan pandangan instansi. keputusan. dan jadwaljangka pendek dan jangka panjang untuk menyesuaikan dengan perubahan perundang-undangan. Program internal dan eksternal dan kebijakan yang penting yang mempengaruhi seluruh organisasi. ATAU b. Merubah struktur organisasi. dan ekonomi selain sejumlah faktor yang disebutkan dalam butir pertama pada tingkat faktor 6-4a. untuk penyelia tingkat Tingkat faktor 6-5 . yang sangat mendesak. 4. proses otomatisasi. Melakukan restrukturisasi. 2. program. evaluasi ulang tujuan. yang tidak lazim untuk penelitian. rencana. seperti kondisi politik.Nilai I 225 a. reorientasi. Memutuskan proyek atau segmen program yang harus dilanjutkan. termasuk perubahan tertentu yang harus dilaksanakan. atau dikurangi. 3. Peketjaan dasar memerlukan koordinasi yang serupa dengan yang diuraikan pada tingkat faktor 6-3a di atas. b. Penyeliaan pekerjaan profesional.IASI BIROKRASI 5. Penyeliaan pada tingkat ini memerlukan koordinasi dan integrasi yang cukup besar terhadap sejumlah proyek atau segmen program pekerjaan profesional.

Nilai 1325 a. desain. SITUASI KHUSUS Pekerjaan penyeliaan mungkin dipersulit oleh situasi dan/atau kondisi khusus seperti: 1. I pekerjaan PermenPAN dan RB Noror. Mengelola pekerjaan melalui penyelia bawahan dan/atau kontraktor yang masingmasing mengarahkan pekerjaan dengan kelas 13. kesehatan masyarakat. ATAU b. ATAU c. Untuk dapat diberikan nilai pada'ragam pekerjaan'l a) tanggung-jawab teknis dan administrasi harus dialankan pada pekerjaan tersebut. analisis kebijakan.rn ZOt tE . S+ f"f. penyelia pada tingkat ini menyusun rekomendasi dan/atau keputusan akhir tentang sebagian besar bidang yang diuraikan pada tingkat faktor 6-5a. dan prosedur. Setiap "jenis pekerjaan' memerlukan kualifikasi yang berbeda atau pengetahuan dan pemahaman yang lengkap tentang aturan. Misalnya. peraturan. atau pekerjaan administratif yang setara dengan kelas 15 atau yang lebih tinggi. peraturan. Penyeliaan pada tingkat ini memerlukan koordinasi dan integrasi yang luar biasa darj sejumlah segmen program pekerjaan profesionat manajerial. Mengelola pekerjaan melalui penyelia bawahan dan/atau kontraktor yang mengarahkan pekerjaan dengan kelas 14 atau yang lebih tinggi. Ragam pekerjaan: Berikan nilai bila terdapat lebih dari satu jenis pekerjaan. yang setiap jenisnya membutuhkan pengetahuan yang berbeda di pihak penyelia dan terdapat dalam pekerjaan unit tersebut. pekerjaan dasar semacam ini memerlukan koordinasi yang serupa dengan yang diuraikan pada tingkat faktor 6-4a di atas untuk penyelia tingkat pertama. atau yang setara.MENTERINEGARA PENOAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI pengembangan. dan implikasi medis. Pekerjaan ini memerlukan koordinasi yang serupa dengan yang diuraikan pada tingkat faktor 6-5a di atas untuk penyelia tingkat pertama. atau implikasi lain yang setara. dan b) kelas pekerjaan itu tidak mungkin lebih dari satu kelas di bawah kelas dasar yang diqunakan dalam faktor 5. pelayanan masyarakat. Penyeliaan dan pengelolaan sumber daya pada tingkat ini meliputi sejumlah keputusan dan tindakan penting yang memiliki dampak langsung dan cukup besar terhadap organisasi dan program yang dikelola. tes dan evaluasi. Tingkat famor 6-6 .

5. yang menciptakan kebutuhan akan pelatihan yang ekstensif dan pedoman staf bawahan. penyesuaian tugas. yang membuat penyeliaar menjadi sulit untuk diialankan. Berikan nilai jika perubahan tugas kerja. Operasl gllinn keda (Sh. sesuai 6. St'tuasi kfiusus p enyusunan ataf: Berikan nilai bila: a) sejumlah pegawai secara teratur dilibatkan dalam program tertentu yang melibatkan perwakilan pegawai untuk menyelesaikan isu dan masalah pengelolaan sumber daya manusia yang sulit atau rumit. Perubahan teknologi: Berikan nilai bila proses dan prosedur kerja selalu bervarlasi karena adanya dampak perubahan teknologi.labatan tersebut menyelia pekerjaan bergiliran (shift) sekurangkurangnya dua giliran. atau lokasi yang terpencar dalam sebuah gudang besar atau dalam bangunan pabrik). asalkan kelas pekeriaan tldak didasarkan pada kemandirian dalam bertindak. kondisj kerja. dan c) tugas kerja. dan/atau pelatihan harus disesuaikan agar dengan keadaan. Pegawal berttuktuasi atau baaas waktu yang selalu berubah: Berikan nilai bila pegawai yang diselia memillkl fluktuasi besar dari segi ukuran (misalnya bila ada beberapa variasi musiman yang cukup besar dari segi staf) dan fluktuasi ini membebani penyelia tanggung-jawab yang cukup besar pada pelatihan. 3. atau dampak pribaditerhadap pekerjaan. tujuan. b) persyaraian untuk kegiatan penyuluhan dan pemberian motivasi bersifat teratur dan berulang.A: Berikan nilai bila . 7. I PemenPAN dan RB Nomor:+ ranun 311p . kebebasan dari penyellaan. 4. Dampak program teftentu: Berikan nilai bila penyelia bertanggung-jawab pada pekerjaan teknis atau pekerjaan administratif yang cukup berat dalam beberapa kelas di aias kelas pekerjaan yang dinilai dalam faktor 5. atau pemeliharaan arus karja yang lancar sambil menyerap dan melepaskan pegawai. dan batas waktunya sering terjadi mendadak dan tidak terduga yang mengharuskan p€nyelia selalu menyesuaikan operasi dalam menghadapi tekanan keadaan yang selalu berubah dan tidak dapat diprediksi.MENTERINEGARA PENDAYAG UNAAN APARATUR NEGARA DAI{ REFORMASI BIROKRASI 2. Penyebaran fisik: Berikan nilai bila beban kerja yang diselia dilaksanakan pada satu atau beberapa lokasi yang secara fisik terplsah dari unit utamanya (seperti dalam bangunan yang berbeda.

pedoman. atau berulang. ruang lingkup dan dampak. prosedur. komplsksitas. BAGIAN 2 FAKTOR EVALUASI JABATAN FUNGSIONAL DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM EVALUASI FAKTOR Faktor Evaluasi Jabatan Fungsional ini menggunakan metode FES yang terdiri dari. yang secara khusus mengikuti instruksi langkah demi langkah. praktek. Nllai 200 P€ngetahuan tentang prosedur. persyaratan fisik. Tingkat fakaor 1-1 . :a r"nun 11p . kebijakan. dan konsep. pengawasan penyelia. peraturan. I PermenPAN dao RB Nomo. peraturan. ATAU Pengeiahuan dan keterampilan yang setara. tuiuan hubungan. Bahaya khusus dan kondlsl keselamatan kerla: Berikan nilai bila jabatan penyeliaan m€niadi l€bih sulit dengan perlunya melakukan persiapan menghadapi keadaan yang tldak aman atau berbahaya yang terjadi selama pelaksanaan pekerjaan. yang sedikit atau sama sekali tidak membutuhkan pelatihan atau pengalaman sebelumnya. pengetahuan yang dibutuhkan jabatan. ATAU Keterampilan untuk menjalankan peralatan sederhana aiau peralatan )ang beroperasi secara berkala. teori.I{E}ITERI I{EGARA PENDAYAGUNAAT{ APARATUR NEGARA DAN REFORMA$ AIROKRASI 8. PENGETAHUAN YANG DIBUTUHKAN JABATAN Faktor ini mengukur slfat dan tingkal informasi atau fakta yang harus diketahui pegawai untuk melaksanakan pekerjaan. dan sedikit atau sama sekali tidak membutuhkan pelatihan atau pengalaman sebelumnya. aiau operasi dasar aiau umum. prinsip. dan sifat dan tingkat keahlian yang dibutuhkan untuk menerapkan pengetahuan tersebul. FAKTOR 1. antara lain: langkah-langkah. dan lingkungan pekerjaan. yang secara khusus membutuhkan sedikit pelatihan atau pengalaman sebelumnya. ATAU Tingkat faftor l-2 - Keterampilan dasar unluk mengoperasikan peralatan yang membutuhkan sedikit pelatihan dan pengalaman sebelumnya. hubungan personal. seperti peralalan keyboard. rutin.Nllai 50 Pengetahuan tentang tugas atau operasi yang sederhana.

dan keterampilan dalam penerapan pengetahuan tersebut untuk melaksanakan tugas. ATAU Keterampilan. yang membutuhkan pelatihan atau pengalaman luas.juan. menginterpretasikan hasil tes berdasarkan pengalaman dan observasi sebelumnya (tanpa membaca langsung instrumen atau alat pengukur lainnya). ATAU Pengetahuan dan keterampilan yang setara. Tingkat faktor 1-3 . seperti melaksanakan sejumlah tes atau operasi standar. prosedur. konsep. atau membuat intisari informasi dari berbagaj sumber dan mempertimbangkan karakteristik dan kualitas sumber informasi tersebut untuk diterapkan. 2. ATAU Pengetahuan dan keterampilan yang setara.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI SIROKRASI w ATAU Pengetahuan dan keterampilan yang setara. operasi. a+ rulrn gll@ . yang membutuhkan pelatihan dan pengalaman yang luas untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang tidak standar dan saling berhubungan. pelatihan. atau prosedur dasar: PermenPAN dan RB Nomor. dan menyelesaikan berbagai macam masalah. untuk mengoperasikan dan menyesuaikan peralatan dalam berbagai tu. dan metodologi pekerjaan profesional atau pekerjaan administratif. 3. Tingkat fakar 1-5 - Nilai 750 Pengetahuan (yang diperoleh melalui program pendidikan sarjana atau yang setara dalam pengalaman. untuk: '1. dan operasi. Tingkat taktor 1-4 Nilai 550 - Pengetahuan tentang sejumlah peraturan. yang membutuhkan pelatihan dan pengalaman yang cukup untuk melaksanakan pekerjaan klerek dan menyelesaikan masalah yang muncul.Nilai 350 Pengetahuan tentang sejumlah peraturan. atau operasi. prosedur. melaksanakan pekerjaan yang membutuhkan peralatan yang membutuhkan pertimbangan dan karakteristik tertentu. atau belajar sendiri) dasar tentang prinsip. ATAU Pengetahuan praktis tentang standar prosedur dibidang teknik. yang membutuhkan pelatihan dan pengalaman yang cukup.

yang dapat diperoleh melalui pendidikan diatas sarjana atau pengalaman yang luas. yang: (a) ditambah dengan keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman mengerjakan sendiri pekerjaan yang berulang. ATAU Pengetahuan dan keterampilan yang setara. prinsip dan praktek yang serupa untuk pekerjaan profesional yang sempit. dan metodologi pekerjaan profesional atau pekerjaan administratif seperti pada tingkat faktor 1-5. Pengetahuan tentang prinsip. dan keterampilan didalam penerapan pengetahuan tersebut dalam pekerjaan yang sulit dan kompleks. yang memberikan keahlian dalam pelaksanaan tugas. pengetahuan praktis tentang metode teknis melaksanakan pekerjaan seperti proyek yang membutuhkan teknik yang rumit dan khusus. atau (b) ditambah dengan pengembangan pengetahuan profesional atau pengetahuan administratif yang diperoleh melalui pengalaman atau lulus sarjana yang relevan. atau prosedur baru. operasi dan prosedur pekerjaan yang secara signifikan lebih sulit dan rumit dari yang dicakup pada tingkat faktor 1-5.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI ATAU Sebagai tambahan pengetahuan praktis pada tingkat faktor 1-4. ATAU Pengetahuan dan keterampilan setara. Tingkat faktor 1-6 . konsep.Nilai 1250 Pengetahuan tentang berbagai konsep. I PermenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . prinsip. Tingkat fa6or 1-7. ATAU Pengetahuan praktis yang komprehensif dan intensif dari suatu bidang teknlk. dan praktek pekerjaan profeslonal atau pekerjaan administratlf. dan keterampilan dalam penerapan pengetahuan tersebut dalam pengembangan metode' pendekatan. ATAU Pengetahuan dan keterampilan setara.Nitai 950 ATAU Pengetahuan praktis dengan cakupan yang luas tentang metode' teknik. dan keterampilan dalam penerapan pengetahuan tersebut dalam pekerjaan desain dan perencanaan yang sulit tapimerupakan proyek yang dijadikan contoh.

atau tlnjauan hanya untuk kesosuajan terhadap kebuakan. ATAU Pengetahuan dan keterampilan yang setara.lll:f DAN REFORMASI Tingkathhor 1-8 lliRilt* *.oo*o BIROKRASI - Nilal 1550 Pakar pekerjaan profesional atau pekerjaan administratif untuk: 1. dan berpartlsipasi dalam penetapan prioritas dan penetapan tujuan. Tingkat fahor 2-1 .Nilal 25 Untuk tugas sejenis dan berulang. Pegawai bekerja sesuai instruksi dan berkonsultasi dengan penyelia sebagaimana dibutuhkan untuk semua persoalan yang tidak spesifik dicakup di dalam instruksi atau pedoman.'. ATAU 2. Nilal 1850 Pakar pekerjaan profesional untuk menciptakan dan mengembangkan teori dan hipotesa 1-9 fingkat faktor - baru. menafsirkan. dan spesifik. menerapkan teori eksperimental dan pengembangan baru dalam masalah yang tidak sesuai dengan metode yang telah dapat dit€rima. atau mengembangkan program atiau kebijakan publik yang penting. disusunnya prioritas dan batas waktu. PENGAWASAN PENYELIA Faktor ini mengukur sifat dan tingkat pengawasan penyelia secara langsung atau tidak langsung.iawab pegawai tergantung sampai tingkat mana pegawal mampu mengembangkan urutan dan waktu berbagai macam pekerjaan. tanggungjawab pegawai. membuat keputusan atau rekomsndasl yang secara signifikan merubah. antara lain. memodifikasi atau merekomendasikan modlfikasi instruksi. tinjauan tertentu pada pekeriaan yang telah selesai untuk keakutatan. FAKTOR 2. dan evaluasi hasll pekerjaan. Tingkat evaluasi hasil pekerjaan tergantung pada sifat dan luasnya peninjauan. JPermenPAN dan RB Nomor 3l tatrun zott E . ATAU Pengeiahuan dan keterampilan yang setara. terperinci. tinjauan terperinci dari tugas yang telah selesai."=""o^Jf. dan ditetapkannya lujuan dan batasannya. tinjauan singkat dan terperinci dari setiap fase tugas. Pengawasan dilakukan dengan cara pemberlan tugas dan instruksi pada pegawai. Tanggung. penyelia membuat tugas tertentu disertai dengan instruksi yang jelas.

sulit.Nilai I 25 Penyella memberikan tugas berkelanJutan atau tugas tertentu dengan mengindikasikan secara umum apa yang harus diselesaikan. Untuk beberapa jabatan. Tinjauan pekerjaan meningkat sesuai dengan tugas yang lebih sulit dan pegawai tidak melaksanakan tugas yang sama sebelumnya. dan kuantitas yang diharapkan. dan batas waktu yang ditentukan. Pekerjaan yang lelah selesai biasanya dievaluasi unluk kesesuaian teknik. kelayakan dan kesesuaian pada kebiiakan dan persyaratan. latihan sebelumnya. proyek. dan menginterpretasikan kebijakan atas inisiatif sendiri sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. bertanggungjawab untuk perencanaan dan pelaksanaan tugas.MENTERI NEGARA PENDAYAG UNAAT{ APARATUR NEGARA DAN REFORMASI SIROKRASI Untuk semua iabatan. dan pekerjaan yang harus dilakukan. Penyelia menjamin bahwa pekerjaan yang telah selesai dan metode yang digunakan adalah secara teknik akurat dan memenuhi instruksi atau prosedur yang ada. Pegawai merencanakan dan melaksanakan langkahlangkah yang sesuai dan menangani masalah dan deviasi pekerjaan sesuai dengan instruksi. Pegawai yang mempunyai keahlian dalam pekeriaan. pemecahan sebagian besar konflik yang tlmbul. tapi melaporkan deviasi. masalah. atau yang tidak biasa. untuk jabatan yang lain. Tingkat faktor 2-4 - Nilal 450 Penyelia menentukan tujuan dan sumber daya yang tersedia. fingkat faffior 2-2 . dan ketaatan pada instruksidan prosedur yang diteiapkan. pengkoordinasian pekerjaan dengan yang lainnya sebagaimana diperlukan. termasuk metode kerja yang disarankan atau saran pada sumber materi yang tersedia. I PermenPAN dan RB Noror. pengawasan berdasarkan sifat peke4aan itu sendiri. dan situasi yang tidak lazim yang tidak dicakup dalam instruksi kepada penyelia untuk membuat k€putusan atau meminla bantuan. termasuk pengecekan kemajuan pekerjaan atau peninjauan pekerjaan yang telah selesai untuk tujuan keakuratan. pekerjaan diawasi dengan teliti. Pegawai menggunakan inisiatif dalam melaksanakan tugas yang berulang secara mandiri tanpa instruksi spesifik. Dalam situasi tertentu. Penyelia memberikan tambahan instruksi untuk tugas baru. Tingkaa fanor 2-3 . penyella melakukan peninjauan pekerjaan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil akhir biasanya tidak ditinJau secara terperinci. kebijakan. kecukupan. prioritas. pekerjaan diawasi sebagaimana pekerjaan itu dilaksanakan. e+ r"nun1111p . dan membantu pegawai pada situasi yang tidak lazim dan belum ada contoh yangjelas. atau praktek yang berlaku. Pegawai dan peny€lia berkonsultasi mengembangkan batas waktu. batasan. batas waktu dan prioritas tugas. kualitas.Nitai 275 Penyelia memberikan tugas dengan luiuan.

Pekerjaan yang telah selesai dievaluasi secara umum dalam hal kelayakan. dan bahan referensi seperti kamus. PEDOMAN mencakup sifat pedoman dan pertimbangan yang dibutuhkan untuk menerapkan pedoman tersebut. atau kontribusi pada kemajuan teknologi.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Dalam beberapa pekerjaan. bervariasi dalam hal spesifikasi' penerapan. Rekomendasi proyek baru dan perubahan tujuan biasanya dievaluasi untuk pertimbangan ketersediaan dana. studi. sumber-sumber lain. FAKTOR 3. dampak dari saran dan pengaruh pada seluruh program. praktek tradisional. Suatu pekerjaan dalam bidang pekerjaan yang berbeda. Oleh karena itu rintangan dan pertimbangan yang dibutuhkan pegawai juga bervariasi. tujuan program secara luas. atau kebijakan menyebutkan secara spesifik kondisi persyaratan pemakaian salah satu dari test tersebut Tingkat faktor 3-1 . Hasil kerja dipertimbangkan secara teknis dan biasanya diterima tanpa perubahan yang besar. Pegawai mempunyai tanggungjawab untuk perencanaan. Tetapi dengan ketidakadaan prosedur atau dengan penetapan tujuan secara luas. Tlngkat faffior 2-5 - Nilai 650 Penyelia memberikan tugas dengan petunjuk dalam terminologi misi atau fungsi yang didefenisikan dengan luas. pegawai menentukan pendekatan dan metodologi yang akan digunakan. Pegawai menginformasikan penyelia kemajuan dan masalah kontroversial. kesesuaian dengan pekerjaan yang lain. atau keefektifan dalam memenuhi persyaratan atau hasil yang diharapkan. Tetapi dalam suatu laboratorium. prosedur. atau pekerjaan secara mandiri. Sebagai contoh pedoman adalah panduan kerja. keberadaan instruksi. dan buku panduan teknik. dan kebijakan tertentu dapat membatasi peluang pegawai membuat atau merekomendasikan keputusan atau tindakan. evaluasi dalam hal seperti kesesuaian dengan tujuan program.Nilai 25 I PermenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . Pedoman tidak sama dengan Faktor 1. Ahli teknologi medis diharapkan memahami tes tersebut. Pengetahuan yang dibutuhkan jabatan Pedoman memberikan referensi data atau menentukan hambatan tertentu dalam penggunaan pengetahuan. dan pelaksanaan program. dalam bidang teknologi medis. Jika pekerjaan dievaluasi. prosedur dan kebijakan. pegawai dapat menggunakan pertimbangan yang luas dalam penelitian literatur dan pengembangan metode baru. dan kelersediaan pedoman. untuk diagnosa lertentu terdapat tiga atau empat jenis test yang dinyatakan dalam buku panduan. atau prioritas nasional. Sebagai contoh. kebijakan yang diberikan hanya menggunakan satu dari test tersebut. proyek. Contohnya. jenis Faktor ini panduan. desain.

pernyataan kebjjakan secara luas dan peraturan yang membutuhkan interpretasi yang luas. Pegawai menggunakan pertimbangan dalam menginterpretasikan dan mengadaptiasikan pedoman seperti kebUakan lembaga. kriteria. Pegawai menggunakan inisiatif dan akal pikiran dalam penyimpangan dari metode atau kecenderungan dan pola yang ada untuk mengembangkan metode. Tingkat fanor 3-2 - Nilai 125 Prosedur melaksanakan pekerjaan ditetapkan dan sejumlah pedoman tersedia. pegawai mengunakan pertimbangan dalam memilih pedoman. Tingkat fakor 3-4 . variasi. Tingkat faktor L5 - Pegawai harus menggunakan pertimbangan dan kecerdasan menginterpretasikan maksud dari pedoman yang ada untuk pemakaiannya pada pekerjaan. jumlah. Situasi dimana pedoman yang ada tidak dapat diterapkan atau lerjadi penyimpangan dari pedoman yang diajukan harus mengacu pada penyelia. dalam pekerjaan yang dilaksanakan. Pedoman pelaksanaan pekerjaan langka atau penggunaannya terbatas. atau kebijakan baru. langkah. penyimpangan harus disetujui oleh Penyelia. peraturan. KOMPLEKSITAS Faktor ini mencakup: L 2. pegawai dapat menentukan alternatif yang ada untuk digunakan. proses.Nilai 450 Kebjjakan dan peraturan dapat diterapkan tetapi dinyatakan dalam terminologi umum. atau metode.Nilai 275 Pedoman tersedia tapi tidak sepenuhnya dapat diterapkan pada pekerjaan atau mempunyai gap (kesenjangan) dalam spesifikasi. yang meliputi semua aspek penting tugas yang diberikan kepada pegawai. Pegawai diberikan wewenang teknis untuk mengembangkan dan menginterpretasikan pedoman. referensi. dan seluk-beluk tugas. kesulitan mengidentifikasi apa yang harus dilakukan. Pegawai harus patuh dan taat pada pedoman. Tingkat faktor 3-3 .MENTERINEGARA PENDAYAOUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Pedoman terperinci dan khusus. FAKTOR 4. Pegawai menganalisa hasil dan merekomendasikan perubahan. antara lain. sifat. dan langkah kerja untuk penerapan pada masalah atau kasus tertentu. dan prosedur yang paling tepat untuk diterapkan pada kasus tertentu dengan deviasi yang terkecil (minor). Nilai 650 Pedoman dinyatakan secara luas dan tidak spesiflk. dan I PermenPAN dan RB Nomor a+ rat'un 1111p .

cara mendapatkan informasi (transaksi). fase. Tjndakan yang akan diambil atau respons yang harus dibuat sudah dapat dilihat. variasi pendekatan. proses. atau persoalan yang terlibat dalam setiap tugas. Tindakan yang diambil atau respons yang dibuat adalah berbeda tergantung pada sumber informasi. seperti tugas yang berhubungan dengan bidang pekerjaan administratif atau bidang pekerjaan profesional. Pekerjaan mempersyaratkan beberapa keputusan tentang penginterpretasian data yang sangat besar.Nilai 225 Pekerjaan mencakup berbagai tugas yang membutuhkan berbagai macam proses dan metode yang berbeda dan tidak berhubungan. mencakup berbagai macam pilihan yang mempersyaratkan pegawai perlu mengenali keberadaan dan perbedaan diantara beberapa situasi yang secara mudah dapat dikenali. Tingkat faKor 4-2 berhubungan. atau metode yang Keputusan mengenai apa yang harus dilakukan. - Nilai 75 Pekerjaan terdiri dari tugas yang mencakup langkah. kesulitan dasar pelaksanaan pekerjaan. membutuhkan penilaian dari keadaan yang tidak lazim. tergantung pada analisa subjek. fingkat faktor +3 - Nilai 150 Pekerjaan mencakup berbagai tugas yang melibatkan proses dan metode yang berbeda dan tidak berhubungan. atau perbedaan sifat faktual lainnya. Tingkat faKor 4-4 . Keputusan mengenai apa yang harus dilakukan. yang diterapkan pada suatu aktifitas yang I PermenPAN dan RB Nomor:+ ranunlgllp . Tingkat faffior 41 - Nilai 25 Pekerjaan terdiri dari tugaslugas yang jelas dan berhubungan secara langsung. atau penyempurnaan metode dan teknik yang akan digunakan. Pekerjaan melibatkan kondisi dan elemen yang harus diidentifikasi dan dianalisa untuk melihat hubungan timbal balik. Keputusan mengenai apa yang harus dilakukan. Tingkatfaktor +5 - Nilai 325 Pekerjaan mencakup berbagai tugas yang membutuhkan berbagai macam proses dan metode yang berbeda dan tidak berhubungan.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI SIROKRASI 3. Sedikit atau sama sekali tidak ada pilihan yang harus dibuat di dalam memutuskan apa yang harus dilakukan. dan data yang tidak lengkap atau yang bermasalah. Pekerjaan secara cepat dapat dikuasai. atau tindakan yang diambil harus dipilih dari berbagai macam alternatif. perencanaan kerja.

Pekerjaan membutuhkan usaha yang berkelanjutan untuk menetapkan konsep. RUANG LINGKUP DAN DAMPAK Faktor ini mencakup hubungan antara cakupan pekerjaan. atau program. PermenPAN dan RB Nomor a+ tatrun zot Tingkat faktor 5-2 - I tE . yang dihasilkan dari suatu unsur yang berubah dan berkelanjutan dalam program. Keputusan mengenai apa yang harus dilakukan. atau pengembangan informasi baru. FAKTOR 5. Hanya pekerjaan yang mempunyai dampak yang dipertimbangkan.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI SIROKRASI luas atau analisa yang sangat dalam. metodologi. Hasil kerja dan jasa yang diberikan untuk memfasilitasi pekerjaan orang lain tetapi mempunyai sedikit dampak di luar unit organisasi langsung. atau interpretasi dan evaluasi proses. dan merupakan bagian dari suatu tugas atau proyek dengan ruang lingkup yang lebih luas. fenomena yang tidak dapat diduga. membutuhkan banyak isu atau elemen yang tidak terdefinisikan. atau berdampak pada penelitian. Dampak mengukur apakah hasil pekerjaan memfasilitasi pekerjaan orang lain. Tugas ditandai dengan luas dan tingginya intensitas usaha yang diperlukan dan melibatkan beberapa fase yang harus diikuti secara bersamaan dengan dukungan dari dalam atau dari luar organisasi. antara lain: tujuan. membutuhkan ketidakpastian yang besar dalam hal pendekatan. pengembangan teknologi.Nilai 25 Tugas meliputi pekerjaan tertentu bersifat rutin dengan beberapa prosedur yang terpisah. regulasi. khususnya untuk bidang pekerjaan administratif dan bidang pekerjaan profesional. dan kedalaman tugas.6 - Nilai 150 Pekerjaan terdiri dari fungsi dan proses yang luas dari bidang pekerjaan administratif dan pekerjaan profesional. teori. penetapan kriteria baru. Keputusan mengenai apa yang harus dilakukan. dan dampak dari hasil kerja atau jasa di dalam dan di luar organisasi. atau persyaratan yang bermasalah. Konsep dampak dan ruang llngkup pekerjaan akan memberikan gambaran menyeluruh dalam melakukan evaluasi secara konsisten. atau untuk memecahkan masalah yang sulit. yang membutuhkan analisa dan pembuktian yang ekstensif untuk menentukan sifat dan lingkup masalah. Pekerjaan membutuhkan teknik baru. Tingkat faftor 5-1 . keluasan. Nilai 75 Pekerjaan meliputi pelaksanaan peraturan. atau prosedur tertentu. Tingkat faffior 1. pelayanan tepat waktu.

pemecahan masalah kritis. atau hasil penelitian. Tingkat faktor . kelayakan.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Hasil kerja atau jasa mempengaruhi keakuratan. atau pertanyaan yang tidak lazim. memformulasikan proyek. kesulitan komunikasi dengan mereka yang dihubungi.ia atau jasa mempengaruhi desain atau operasi dari sistem. Gunakan hubungan personal faktor 6 untuk memilih tingkat Faktor 7 tu. pengembangan aspek utama dari program atau misi pekerjaan administratif atau pengembangan ilmiah atau sifat-sifat dari orang yang banyak. HUBUNGAN PERSONAL Faktor ini meliputi pertemuan langsung. Tingkat faktor 5-4 - Tingkatfaktor 5-6 . menilai efektifitas program. I PemenPAN dan RB Nomor Sa tanun. pengetesan operasi. melalui telepon dan dialog melalui radio dengan orang yang tidak berada dalam rantai penyeliaan.iuan hubungan. Hubungan antara Faktor 6 dan 7 menghendaki hubungan yang sama yang akan dievaluasi. Nilai 255 Pekerjaan meliputi penetapan kriteria. fisik.Nilai 325 Pekerjaan meliputi pengisolasian dan pendefinisian kondisi yang tidak diketahui. dan ekonomi masyarakat. atau kondisi sosial. Tingkat faktor ini didasarkan pada apa yang dibutuhkan untuk berhubungan. atau akseptabilitas dari proses atau pelayanan lebih lanjut. Tingkat faktor 5-5 .i . pengembangan. tingkat pegawai dan mereka yang dihubungi mengetahui peran dan wewenang masing-masing).q11[ . dan penentuan dimana hubungan diadakan (antara lain. masalah. FAKTOR 6. atau peralatan.ja atau jasa mempengaruhi berbagai aktivitas lembaga.Nilai 150 Pekerjaan meliputi perencanaan. kelayakan kegiatan seperti investigasi lapangan. Hasil ker.Nilai 150 Pekerjaan meliputl perlakuan terhadap berbagai macam masalah. Hasil kerja atau jasa mempengaruhi pekerjaan para ahli lainnya. atau operasi instansi lain. atau menginvestigasi atau menganalisa berbagai kondisi. dan pelaksanaan program utama pekerjaan administratif atau pengembangan ilmiah. Program tersebut penting untuk misi suatu lembaga atau mempengaruhi sejumlah besar orang dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Hasil ke. atau pengembangan teori baru. aktifitas utama industri. program. atau situasi konvensional sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. pertanyaan.

kantor regional. dan jenis kerja. penunjukan . DAN/ATAU Hubungan dengan anggota masyarakat sebagai individu atau grup. seperti kantor pusat. kantor. pengaturan mungkin harus dibuat untuk menemani anggota staf. misalnya antara lain. a. Tingkat taktor 6"2.Nilai 25 Hubungan dengan pegawai di dalam lembaga yang sama tetapi di luar unit organisasi. hubungan biasanya ditetapkan atas dasar rutin. Ciri khas hubungan pada tingkat ini terdapat pada anggota DPR. media berita atau kelompok aksi masyarakat. DAN/ATAU Hubungan dengan anggota masyarakat luas di dalam situasi yang tertentu. kontrakor atau perwakilan dari organisasi profesional. atau unit kerja. dan satu atau lebih pihak tidak terinformasi mengenai peranan dan wewenang maing-masing. tujuan dari hubungan tidak jelas pada awalnya untuk satu atau lebih kelompok.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Nilai 10 Hubungan dengan pegawai di unit organisasi. misi. dan setiap hubungan mungkin dilaksanakan di bawah peraturan yang berbeda. pimpinan perwakilan dari pemerintahan luar negeri. Ciri khas hubungan dalam tingkat ini adalah orang sebagai pengacara. kantor distrik atau kantor lapangan atau kantor pelaksana lainnya. Sebagai contoh hubungan yang tidak ditetapkan atas dasar rutini tujuan dan maksud dari setiap hubungan berbeda. setiap pihak mungkin sangat tidak jelas peranan atau wewenangnya. Tingkat faktor 61 - Nilai 60 Hubungan dengan individu atau grup dari luar instansi.Nilal 110 Hubungan dengan pejabat tinggi dari luar instansi pada level nasional atau internasional. antara lain. peMakilan media nasional. dan peranan dan wewenang masing-masing dikembangkan dan diidentifikasikan selama berhubungan. biasanya pada ruang kerja pegawai. proyek. Contoh. Pegawai yang dihubungi biasanya berbeda dalam fungsi. tujuan hubungan dan dengan siapa berhubungan relatif jelas. Tingkat faffior 63 - mungkin dibuat diawal. dan di dalam unjt pendukung. hubungan dengan pejabat yang secara relatif tidak mudah dapat dicapai. gubernur.l: perwakilan dari berbagai tingkat dalam suatu lembaga. pimpinan perusahaan nasional atau internasional. Ciri khas hubungan pada tingkat ini adalah dengan orang yang mencari reservasi tiket pesawat atau pelamar kerja pada pusat informasi pekerjaan. atau bupati/walikota Tingkat faktor 6-4 . Ciri khas hubungan pada tingkal ini hanya pada bagaimana cara memulai hubungan. pimpinan organisasi nasional.

menyeimbangkan. isu yang signifikan atau kontroversial dan berbeda pandangan. memotivasi. pencapaian kompromi. atau menyelesaikan masalah mengenai hal-hal yang kontroversial atau signifikan. Hal ini termasuk kemampuan dan karakteristik fisik. dengan meyakinkan mereka. mendorong. skeptis. merangkak. Orang yang dihubungi secara khusus mempunyai pandangan. mengkoordinasikan. atau pengembangan alternatif yang sesuai. atau memperoleh informasi dengan membuat laporan kepada informan. dan menggapai. Hubungan personal yang dibuat sebagai dasar yang dipilih untuk faktor ini harus sama dengan hubungan personal faktor 6. al. Untuk hal-hal tertentu. al. atau mengarahkan pekerjaan atau untuk memecahkan masalah dengan mempengaruhi atau memotivasi individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama dan yang pada dasarnya mempunyai sikap bekerjasama. tujuan akhir. Tingkat faftor 7-3 - Nilai 120 Tujuan hubungan adalah untuk mempengaruhi. membela. syarat ketangkasan dan kegesitan. meringkuk. PERSYARATAN FISIK Faktor ini mencakup persyaratan dan tuntutan fisik yang diperlukan pegawai. dan penggunaan tenaga fisik yang pedu dalam pekerjaan tersebut. Pegawai harus mempunyai keahlian dalam mendekati individu atau kelompok untuk mencapai tujuan yang dijnginkan. atau presentasi yang meliputi masalah atau persoalan yang sangat penting. TUJUAN HUBUNGAN Tujuan hubungan mencakup pertukaran informasi. pertemuan.Nilai 50 Tujuan hubungan adalah untuk merencanakan. Orang yang dihubungi mungkin penakut. menegosiasi. tujuan. yang membutuhkan pegawai untuk mencapai pengertian umum dari masalah dan solusi yang memuaskan. dan sasaran. membungkuk. Tlngkat famor 7-2 . Tingkat faktor 7-l - Nilai 220 Tujuan hubungan adalah untuk mempertimbangkan. FAKTOR 8. seperti untuk mencapai kesesuaian dengan kebijakan dan peraturan yang ada melalui persuasi atau neggsiasi. Pekerjaan biasanya mencakup partisipasi aktif dalam konferensi.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI FAKTOR 7. fakta atau informasi bervariasi dari yang mudah dimengerti sampai dengan yang sangat teknis. mengangkat. berlutut. atau memberikan fakta atau informasi tanpa menghiraukan sifat fakta tersebut a. frekuensi dan jntensitas penggunaan fisik harus ] PermenPAN dan RB Nomor 34 T6hun 2011 . menginterogasi.l. dan sasaran yang berbeda. mendaki. atau berbahaya. Tingkat fa6or 7-1 . tidak mau bekerjasama. mengawasi orang atau group (kelompok).Nilai 20 Tujuan hubungan adalah untuk memperoleh. mengklarifikasi. ceramah.

FAKTOR 9. LINGKUNGAN PEKERJAAN Faktor ini mempertimbangkan resiko dan ketidaknyamanan dalam lingkungan pekerjaan. membawa benda ringan seperti kertas. Walaupun penggunaan alat pengaman dapat menghilangkan bahaya atau ketldaknyamanan. perumahan. antara lain. atau sejenisnya. atau sifat dari pekerjaan dan peraturan keamanan yang dibutuhkan. ruang rapat dan pelatihan. atau mengendarai mobil. mengangkat benda berat di atas 20 kg. kantor. yang membutuhkan tindakan pencegahan keamanan khususnya pada tempat-tempat seperti. pekerjaan yang membutuhkan berdiri lebih lama akan membutuhkan tenaga fisik yang lebih besar dari pada suatu pekerjaan yang membutuhkan berdiri hanya sebentar. Tingkat faktor 8-1 . dan mempertahankan diri sendiri atau yang lain terhadap serangan fisik. fingkat faktot 8-2 - Nilai 20 Pekerjaan membutuhkan tenaga fisik seperti berdiri dalam waktu yang lama. atau permukaan berbatu. aktivitas memerlukan membengkok. Tingkat faktor 8-3 . Pekerjaan tersebut mungkin membutuhkan karakteristik dan kemampuan fisik seperti ketangkasan dan kegesitan di atas rata-rata. berjalan di jalan yang kasar. menghindari licin dan jatuh' pengamatan peraturan kebakaran dan tanda lalu lintas Situasi kerja cukup terang. mengangkat benda yang cukup berat berulang seperti mesin ketik atau kotak dokumen. mengapai. Tingkat faktor 9-1 - Nilai 5 Lingkungan membawa resiko dan ketidaknyamanan setiap hari. Tingkat laktor 9-2 . meringkuk atau merangkak di daerah terlarang. Tidak ada persyaratan flsik khusus yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan. menunduk. yang memerlukan tindakan ahan keamanan khusus antara lain. tidak panas. buku atau bagian yang kecil. meringkuk. merentangkan.Nilai 20 Lingkungan pekerjaan membawa resiko dan ketidaknyamanan yang cukup besar. kendaraan umum' antara lain' penggunaan praktek kerja yang aman pada peralatan kantor. bekerja disekitar benda 2011 I PemenPAN dan RB Nomor 34 Tahun . Walaupun demikian mungkin kadang-kadang berjalan. membungkuk. situasi tertentu membutuhkan persyaralan tambahan terhadap pegawai dalam melaksanakan peraturan dan teknik keamanan. dan cukup ventilasl. Pegawai dapat duduk dengan nyaman untuk melakukan pekerjaan. perpustakaan. berdiri. tidak rata.Ii4ENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI dipertimbangkan.Nilai 5 Pekerjaan adalah menetap.Nilai 50 Pekerjaan ini membutuhkan tenaga fisik yang besar dan luar biasa seperti sering menaiki langga yang tinggi.

atau baju pelindung. sepatu boot. atau mesin. yang memungkinkan serangan fisik. jaket. atau situasi sejenis dimana kondisi tidak dapat dikontrol.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI bergerak. seperti topeng. berhadapan dengan penyakit menular atau iritasi bahan kimia. jumlahkan nilai semua faktor untuk mendapatkan Total Nilai faktor. Pegawai dipersyaratkan menggunakan pakaian pelindung. Total Nilai faktor yang berada pada batasan nilai menunjukkan kelas jabatan. yang mempersyaratkan pengamanan dan tindakan pencegahan antara lain: bekerja pada tempat yang sangat tinggi dibawah kondisi cuaca yang ekstrim. Batasan Nilai 190-240 245-300 305-370 375-450 455-650 655-850 855-1100 1105-1350 1355-1600 1605-1850 1855-2100 2105-2350 2355-2750 2755 3150 3155-3600 3605-4050 4055-ke atas Kelas Jabatan 1 2 3 4 5 6 7 8 s 10 1'l 12 13 14 15 16 17 I permenpntt dan ng ruomor:l tafrun ZOll E . 9-3 fingkat lahor - BAGIAN 3 TABEL BATASAN NILAI DAN KELAS JABATAN Untuk dapat menentukan kelas jabaian. baju. kereta. kacamata debu. Nilai 50 Lingkungan pekerjaan membawa resiko tinggi dengan berhadapan pada situasi bahaya yang sangat potensial atau stres lingkungan yang tidak umum. sarungtangan.

/bb c/ass). Mangindaan PermenPAN dan RB Nomor sq rahun zot I En . Pedoman Evaluasi Jabatan ini dimaksudkan sebagai acuan bagi setiap kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi/kabupaten/kota untuk melaksanakan evaluasi jabatan dalam rangka penentuan bobot jabatan Pegawai Negeri di lingkungan instansi masing-masing. Pedoman Evaluasi Jabatan ini ditetapkan agar setiap kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi/kabupaten/kota memiliki pola dan standar dalam melakukan penyusunan bobot jabatan pegawai negeri di lingkungannya masing-masing.MENTERINEGARA PENOAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFOR ASI BIROKRASI BAB IV PENUTUP Evaluasi jabatan adalah suatu kegiatan dalam proses manajemen sumber daya manusia yang digunakan untuk menilai suatu jabatan secara sistematis dengan menggunakan kriteria-kriteria yang disebut sebagai faktor jabatan. . Bobot jabatan ini berguna untuk menentukan besarnya gaji yang diberikan kepada pemangku jabatan tersebut sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggungjawab jabatannya. Dalam melakukan evaluasi Jabatan digunakan metode Sistem Evaluasi Faktor atau Factor Evaluation Syslern (FES) yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu Evaluasi Jabatan Struktural dan Evaluasi Jabatan Fungsional. Hasil dari evaluasi jabatan adalah bobot jabatan yang terdiri dari nilai jabatan (/bb valuel dan kelas jabatan (.

. Kepala Badan Kepegawaian Negara... .20 .. Contoh Berita Acara Hasil Evaluasi NilaiJabatan KOP KEMENTERIAN/LEMBAGA. BERITA ACARA HASIL VALIDASI NILAI JABATAN DAN KELAS JABATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN/LEMBAGA.. bulan . .... dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya...... Jakarta............. tanggal .. dengan hasil sebagaimana terlampir' Nilai Jabatan dan Kelas Jabatan di Berita Acara Hasil Validasi Nilai Jabatan dan Kelas Jabatan di lingkungan Kementerian/Lembaga ..... .. dan Sekretaris Jenderal/Sekretaris Utama/Sekretaris Kementerian/Lenrbaga .... (atau yang ditugaskan) Deputi Men... .. Pada hari ini ..' Sekretaris Jenderal/Sekretaris Utama/Sekretaris Kementerian/Lembaga .. .ti... dan telah dilakukan Rapat Kelas Jabatan di lingkungan lingkungan . ................ (atau yang ditugaskan) KePala Badan Kepegawaian Negara... ...PAN dan RB Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB... Validasi Kementerian/Lembaga .. Tahun Finalisasi Validasi Nilai Jabatan Kementerian/Lembaga.lENTER| NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI LAMPIRAN I dan Kelas Jabatan. (atau yang ditugaskan) PermenPAN dan RB Nornor 34 Tahun 2011 .dilakukan bersama oleh Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB.....

hkr.dur Tud.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Lampiran ll Contoh Peta Jabatan.l.nl. Asisten Deputi (esejahteraan SoM Apar:tur Ueih.ih SOM Apa.m (.3ld. (rr.qln IOM ap alu I PormenPAN dan RB Nomor34 Tahun 201'l .

I c. pendidikan 3. 6. Mengkoordinasikan pemantauan. Asisten Deputi Kesejahteraan Sumber Daya Manusia Aparatur. Mensosialisasikan kebijakan l. Gaji dan tunjangan. dan pelaporan di bidang kesejahteraan Sumber Jabatan ini Daya Manusia Aparatur. dan evaluasi pelaksanaan kebijakan di bidang kesejahteraan SDM Aparatur. tabungan hari tua. analisis & evaluasi. Manusia 2. Memberikan informasi dan solusi terhadap permasalahan yang dikonsultasikan oleh para pejabat pengelola kepegawaian di instansi pusat dan daerah di bidang kesejahteraan SDM Aparatur. b. URAIAN TUGAS 1.MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Lamplran lll Contoh lnformasi Faktor Jabatan Struktural. asuransi kesehatan. dan Fasilitas Lainnya bagi Pejabat Negara dan Pejabat lainnya.4enteri Negara PAN dan RB yang telah ditetapkan di bidang kesejahteraan SDI\4 Aparatur. PemenPAN dan RB Nomor s+ tanun zot tE . 4. asuransi putera/puteri Pegawai Negeri. Mengkoordinasikan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah (LAKIP) di bidang kesejahteraan SDM Aparatur. Hak Keuangan. Mengkoordinasikan penyiapan perumusan kebijakan di bidang kesejahteraan Sumber Daya Manusia Aparatur (Pegawai Negeri dan Pejabat Negara) dengan instansi terkait. Honorarium. Uang Kehormatan. pemantauan. Tabungan perumahan. meliputi: a. pensiun. analisis. PERAN JABATAN memimpin pelaksanaan penyiapan dan perumusan kebijakan. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi I. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB UTAMA A. INFORMASI FAKTOR JABATAN STRUKTURAL Nama Jabatan . II. Merumuskan kebijakan di bidang kesejahteraan Sumber Daya Aparatur. Kedeputian Sumber Daya Manusia Aparatur. 5.

TINGKAT FAKTOR FAKTOR I: RUANG LINGKUP DAN DAMPAK PROGRAM 1. Terumuskan kebijakan di bidang kesejahteraan Sumber Daya Manusia Aparatur meliputi gaji dan tunjangan. Dokumen Rencana Slrategis Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur. usaha kesejahteraan. Rencana dan jadwal keda tahunan dan multj tahun pekerjaan di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur termasuk pekerjaan Yang dikontrakkan I PermenPAN dan RB Nomor3+ rahun 311S . yang meliputi pengembangan beberapa aspek penting dalam pengembangan kebijakan/peraturan di bidang Kesejahteraan SDM AParatur. FAKTOR 2: FAKTOR 3: WEWENANG PENYELIAAN DAN MANAJERIAL Jabatan ini beMenang menetapkan antara lain: 1. PENGATURAN ORGANISASI Jabatan ini bertanggungjawab kepada Deputi Men PAN dan RB Bidang SDM Aparatur. Jumlah draft Peraturan di bidang kesejahteraan SDM Aparatur yang diusulkan. Jabatan ini mengarahkan pekerjaan administratif yang rumit. 2. III.MENTERINEGARA PENDAYAG UNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 7.4 Aparatur. dan insentif/fasilitas lainnya. Mengarahkan dan mendistribusikan tugas bawahan di bidang kesejahteraan SDM Aparatur. TANGGUNG JAWAB 1. L Melaporkan kegiatan di bidang kesejahteraan SDM Aparatur sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas. B. IV. 2. Menjamin kesesuaian rencana dan program Keasdepan Kesejahteraan Sumber Daya Manusia Aparatur dengan Rencana Stratejik Kedeputian SDI\. 2. Jabatan ini berdampak terhadap pencapaian misi atau program instansi Pemerintah Pusat dan Daerah serta mendapat perhatian yang berkesinambungan dari DPR atau dari media massa. HASIL KERJA JABATAN '1.

Mengarahkan suatu segmen program pengembangan keseiahteraan SDM Aparatur yang membutuhkan sumber daya yang cukup besar (lebih dari 2 miliar rupiah anggaran tahunan). Sifat Hubungan Jabatan ini berhubungan dengan: I PermenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . dan insentif/fasilitas lainnya. Memastikan pelaksanaan tuiuan dan sasaran pekerjaan penyiapan perumusan kebijakan di bidang Gaji dan Tunjangan.Mengusulkan biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan dan perjalanan dinas pegawai di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM AParatur. 'l3. atau penyempurnaan prosedur kerja di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur. 9. Mengevaluasi dan menilai prestasi kerja kepala bidang gaji dan tunjangan dan kepala bidang usaha kesejahteraan dan menetapkan prestasi kerja kasubbid gaji' kasubbid tunjangan.Menemukan dan melaksanakan cara untuk mengurangi hambatan pencapaian output organisasi' peningkatan pengembangan tim kerja. Menentukan hasil pekerjaan yang dilakukan oleh konsultan dasar pembayaran honorarium tenaga konsultan. sebagai 1 1. Menentukan pendekatan atau solusi terbaik dalam perencanaan kebutuhan staf jangka panjang maupun pekerjaan yang dikontrakkan. 4. Menentukan tujuan dan sasaran yang pedu diprioritaskan. dan pejabat fungsional analis kesejahteraan sdm aparatur. Meninjau dan menyetujui tindakan pelanggaran disiplin pega'/vai di bawahnya. bidang Usaha Kesejahteraan SDM Aparatur. FAKTOR 4: HUBUNGAN PERSONAL A.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 2. l2. 8. 5. Mendengarkan dan menyelesaikan masalah pegawai di di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur' 10. Melakukan atau menyetujui jenis jabatan fungsional yang ada di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur. 6. Mengambii keputusan tentang permasalahan dalam pekerjaan yang diajukan oleh pejabat struktural di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM AParatur' 7.

atau staf teknis dari instansi/kementerian/lembaga lain. tabungan hari tua. pegawai di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur. peraturan. atau konsolidasi pekerjaan administratif kelas 1'l atau kelas 12 dan memiliki wewenang teknis secara penuh dan final terhadap pekerjaan 2. pejabat penyelia yang kelasnya lebih tinggi atau staf dari unit kerja lajn dalam instansi. asuransi. atau pengetahuan dan pemahaman yang lengkap tentang aturan. Jabatan ini memerlukan kualifikasi yang secara substansial dalam bidang gaji. Jabatan ini memerlukan koordinasi. 2. tabungan perumahan. tabungan perumahan. dan prosedur di bidang gaji. asuransi. FAKTOR 6: KONDISI LAIN 1. tunjangan. tabungan hari tua. PERSYARATAN JABATAN TERTENTU (iika ada) Terakhir diperbaharui: 6 Juni 201 1 I PermenPAN dan RB Nomor 34 rahun]11lEl . pejahal penyelia yang kelasnya lebih tinggi. pensiun. B. atau kontrak yang sudah ditetapkan.llfftt'fEr$ AEea'sA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORIT4ASI BIROKRASI 1. FAKTOR 5: KESULITAN DALAM PENGARAHAN PEKERJAAN Jabatan ini mempunyai tingkat kesulitan dalam mengarahkan pekerjaan dasar di lingkungan Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Aparatur seperti gaji. 3. asuransi. pensiun. tunjangan. penjenjangan jabatan dan insentif/fasilitas lainnya. dan integrasi. pensiun. IV. tenaga konsultan. dan tabungan perumahan. tabungan hari tua. peraturan. dan penjenjangan jabatan. Tujuan Hubungan Hubungan yang dilakukan adalah untuk memperoleh kepatuhan pada kebijakan. tunjangan. yang dlcakup dalam jabatan fungsional Analis Kepegawaian (Kesejahteraan SDM Aparatur) dengan kelas 8 dan jabatan fungsional Aktuaris dengan kelas 8.

. FORMULIR HASIL EVALUASI JABATAN STRUKTURAL : Organisasl : Nama lnstansi : Nama Jabatan Allsten Dgpuil Kesejahteraan Sumber Dq/a Manusia Aparatur Kedeputian Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasl Birokasi Faktor Evaluasi Nilai yang diberikan 775 1 Siandar Jabatan Struktual Yang Digunakan (Jlka Ada) Keterangan Tingkat 2 3 4 5 6 K E Faktor 1: Ruang Llngkup dan Dampak Program Faktor2: Pengaturan Organlsasi Faktor 3 : Wewenang Penyeliaan dan Manajerial Faktor 4: Hubungan Personal a..) Pimpinan Unit Kerja lPermenPAN dan RB Nomor s+ tatrun zott E ........ Sifat Hubungan b......IEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI SIROKRASI Lampiran lV Contoh Hasil Evaluasi Jabatan Struktural......... Tujuan Hubungan Faktor 5: Kesulitian Dalam Pengarahan Pekerjaan Faktor 6 : Kondisi Lain fakot 1-4 250 900 Tingkat faktot 2-2 Tingkat fador 3-3 50 100 Tigkat ta4ot 4A-2 Tingkat fa4or 4B-3 505 975 fingkat hktot Tingkat fa4ot G3 s I Total Nllai 3555 M P u L Kelas Jabalan 15 (3155-3600) A N Tim Analisis dan Evaluasl Jabatan: Ketua Tim Pejabat Yang Bersangkutan (.MENTERI I......................

seperti bagaimana mengisi formulir.MENTERINEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI Lampiran V Contoh lnformasi Faktor Jabatan Fungsional. Melakukan orientasi bagi pegawai baru. menyelesaikan masalah dalam penggajian. informasi lowongan pegawai. lt. INFORMASI FAKTOR JABATAN FUNGSIONAL Nama t. Melakukan tugas seperti perhitungan uang pesangon. Menindaklanjuti tanggal jatuh tempo. ] Permenpnlt Oan RB Nomor:+ tahun 2011 E . 6. TANGGUNG JAWAB Menjamin kesesuaian data kepegawaian dan hal-hal yang berkaitan dengan penggajian pegawai. Merakit dan memelihara folder resmi pegawai. memverifikasi anuitas pensiun. 9. Memasukan data ke sistem penggajian pegawai National Finance Center (NFc). 3. 8. dan mengevaluasi dan membuat rekomendasi tentang tindakan kepegawaian tertentu Memberikan informasi rutin tentang kepegawaian. 4. URAIAN TUGAS 1. URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB A. seperti menyesuaikan catatan dalam komputer dengan deskripsi jabatan dan data organisasi. Jabatan : Analis Kepegawaian Tingkat Terampil PERAN JABATAN Jabatan ini merupakan jabalan klerek pendukung administrasi untuk memproses tindakan kepegawaian di National Finance Center (NFC): administrasi kepegawaian. atau melakukan berbagaitugas yang berhubungan dengan satu atau lebih bidang analis kepegawaian. seperti jatuh tempo masa CPNS. seperticakupan asuransi kesehatan. Mengevaluasi formullr kepegawaian untuk melengkapi dan kesesuaian isinya. 5. pengendalian administrasi kepegawaian. memastikan 2. dll. dan tenggat waktu pendaftaran B. 7. administasi penggajian. Menyelesaikan masalah dan perbedaan yang ada. Menyelesaikan permintaan pegawaidalam hal perubahan data.

2. untuk menganalisis situasi. kebijakan. IV. prosedur. TINGKAT FAKTOR FAKTOR 1: PENGETAHUAN YANG DIBUTUHKAN JABATAN 1. kebijakan. 3: PEDOMAN '1. Pengetahuan tentang peraturan. menjawab pertanyaan dasar. I PermenPAN dan RB Nomor 34 Tahun 2011 . HASIL KERJA JABATAN 1.PEN DAYAJtfilllE$lti?iff R N EGARA DAN REFORMASI BIROKRASI III. 3. 3. prosedur dan operasi instansi. Pengetahuan tentang peraturan kerahasiaan informasi untuk menjamin kerahasiaan dokumen dan data pegawai dan untuk menjaga semua informasi kepegawaian dan informasi gaji 4. dan prosedur NFC. dan tenggat waKu. 4. Pejabat ini melayani dibawah pengawasan pejabat struktural atau pejabat yang jenjangnya lebih tinggi. 2. Data penggajian yang akurat. 2. Pejabat ini melapor pada pejabat struktural pegawai yang jenjangnya lebih tinggi jika pedoman tidak tersedia atau penyimpangan diperlukan. dan terminologi kepegawaian. dan menyelesaikan masalah teknis kecil. untuk menentukan tujuan' prioritas. Jumlah orientasi pegawai baru. Data kepegawaian yang mutakhir. Pedoman termasuk peraturan kepegawaian nasional. 3. Pengetahuan tentang prosedur dan struktur dala kepegawaian untuk memelihara data referensi dan / atau organisasi data. Pengetahuan tentang formulir kepegawaian dan terminologi dan prosedur NFC dan untuk melakukan tindakan kepegawaian dan Penggajian. dan praKek yang ada Pekerjaan dievaluasi untuk melihat kesesuaiannya dengan instruksi' Evaluasi semakin sering dilakukan apabila tugas yang diberikan lebih sulit atau belum biasa. dan untuk menbantunya dalam situasi yang tidak biasa dan tidak jelas. 2. FAKTOR 2: PENGAWASAN PENYELIA '1. FAKTOR Peiabal ini mengambil inisiatif dalam melakukan tugas dan mengikuti instruksi. Pejabat ini menggunakan pertimbangan sendiri dalam memilih dan menerapkan pedoman yang sesuai dengan keadaan kasus tertentu 3.

lllicRimRNEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI FAKTOR 4: KOMPLEKSITAS 1. masyarakat umum. 3. Pejabat ini melakukan berbagai tugas klerikal kepegawaian. dan memaslikan semua dokumentas tertata dengan baik 8: 9: PERSYARATAN FISIK Pekerjaan ini rutin dan tidak membutuhkan persyaratan tisik tertentu. 5: RUANG LINGKUP DAN DAMPAK 1. dan hubungan dan dampak dari faktor-faktor yang relevan dan kondisi yang ada. IV. FAKTOR Pejabat ini membuat keputusan dengan cara memeriksa alternatif yang membutuhkan pendekatan yang berbeda dan tidak berhubungan. 4. FAKTOR LINGKUNGAN PEKERJAAN Pekerjaan dilakukan dalam lingkungan kantor secara umum. Pejabat ini menentukan pentingnya informasi tambahan. akurasi. Pekerjaan ini mempengaruhi waktu. Hubungan mencakup: . 6: HUBUNGAN PERSONAL Hubungan mencakup semua tingkatan pegawai. dan / atau kantor laPangan. yang berkaitan dengan proses dan prosedur yang berbeda. 3. FAKTOR 7: TUJUAN HUBUNGAN Hubungan dilakukan untuk memberikan dan menerima informasi. . dan staf administrasi organisasi yang dilayani. FAKTOR Pelabat ini meneliti formulir untuk memastikan semua sudah seperti yang diperlukan. FAKTOR menjawab pertanyaan dasar. . pejabat struktural. 2. PERSYARATAN JABATAN TERTENTU (Jika Ada) Terakhir diperbaharui: 6 Juni 2011 I PermenPAN dan RB Nomor:n 1311111@ . Pejabat ini menerapkan peraturan dan prosedur untuk melakukan berbagai kegiatan pendukung kepegawaian dan menjawab pertanyaan di bidang kepegawaian. dan keandalan proses kepegawaian lebih lanjut.pENDAyAJt'iillS. 2. memberikan instruksi standar. Pejabat ini mengidentifikasi sifat dan ruang lingkup situasi tertentu. memberikan informasi faktual kepada yang dilayani.

lnstansi .......... FORMULIR HASIL EVALUASI JABATAN FUNGSIONAL Nama Jabatan Organisasi Nama lnstansi Analis Kepegawaian Tingkat Terampil Biro Kepegawaian ....... .....) Pejabat Yang Berangkutan Pimpinan Unit Kerja (......) I PermenPAN dan RB Nomor s4 tatrun zolt E ................................MENTERINEGARA PENOAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI SIROKRASI Lampiran Vl Contoh Hasil Evaluasi Jabatan Fungsional..................... .. Nilai yang Faktor Evaluasi diberikan 350 125 125 150 '1 2 3 4 5 6 7 B I K E Standar Jabatan Fungsional Yang Diounakan (lika ada) Keterangan Tingkat Faktor 1-3 Tingkat FaKor 2-2 Tingkat FaKor 3-2 Tingkat Faktor 4-3 Tingkat Faktor 5-2 Faktor 1: Pengetahuan Yang Dibutuhkan Jabatan Faktor 2: Pengawasan Penvelia Faktor 3: Pedoman FaKor4: Kompleksitas Faktor 5: Ruang Lingkup dan Damoak Faktor 6: Hubungan Personal Faktor 7: Tuiuan Hubunoan Faktor 8: Persyaratan Fisik Faktor 9: Linokunoan Keria 45 5 5 Tingkat Faktor 6-2 Tinokat Faktor 7-A Tingkat Faktor 8-1 Tinokat Faktor g-1 s I Total Nilal 880 M P U L A N Kelas Jabatan 7 (855-1100) Tim Analisis dan Evaluasi Jabatan: Ketua Tim (..............

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->