Imam Muslim Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa Iranian

scholar Era Medieval Nama: Muslim ibn al-Hajjaj Lahir: 202 H [1] atau 206 H/ 821 M[rujukan?] 261 H / 875 M [2]

Meninggal:

Aliran/tradisi: Shafi'i Minat utama: Dipengaruhi: hadits Ahmad Ibn Hanbal

Muhammad al-Bukhari [3]

Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi(bahasa Arab: ), atau sering dikenal sebagai Imam Muslim (821-875) dilahirkan pada tahun 204 Hijriah dan meninggal dunia pada sore hari Ahad bulan Rajab tahun 261 Hijriah dan dikuburkan di Naisaburi.

Beliau juga sudah belajar hadis sejak kecil seperti Imam Bukhari dan pernah mendengar dari guruguru Al Bukhari dan ulama lain selain mereka. Orang yang menerima hadis dari beliau ini, termasuk tokoh-tokoh ulama pada masanya. Ia juga telah menyusun beberapa karangan yang bermutu dan bermanfaat. Yang paling bermanfaat adalah kitab Shahihnya yang dikenal dengan Shahih Muslim. Kitab ini disusun lebih sistematis dari Shahih Bukhari. Kedua kitab hadis shahih ini; Shahih Bukhari dan Shahih Muslim biasa disebut dengan Ash Shahihain. Kadua tokoh hadis ini biasa disebut Asy Syaikhani atau Asy Syaikhaini, yang berarti dua orang tua yang maksudnya dua tokoh ulama ahli hadis. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin terdapat istilah akhraja hu yang berarti mereka berdua meriwayatkannya.

Ia belajar hadis sejak masih dalam usia dini, yaitu mulai tahun 218 H. Ia pergi ke Hijaz, Irak, Syam, Mesir dan negara-negara lainnya.

Di Khurasan, ia berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih; di Ray ia berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu `Ansan. Di Irak ia belajar hadis kepada Imam Ahmad dan Abdullah

bin Maslamah. Muslim dalam Sahihnya maupun dalam kitab lainnya. dengan tetap mengakui mereka sebagai guru. sehingga hal ini menjadi sebab terputusnya hubungan dengan Az-Zihli. 25 Rajab 261 H / 5 Mei 875. beliau sering datang kepadanya untuk berguru. yang diterimanya dari Bukhari. sebab ia mengetahui jasa dan ilmunya. pada hari Senin. dan kepada ulama ahli hadis yang lain. dalam usia 55 tahun. Imam Muslim wafat pada Minggu sore. Dan ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az-Zihli. dan kunjungannya yang terakhir pada 259 H. di waktu Imam Bukhari datang ke Naisabur. tidak memasukkan hadis-hadis yang diterima dari Az-Zihli padahal ia adalah gurunya. dan dikebumikan di kampung Nasr Abad. Daftar isi [sembunyikan] 1 Karya 2 Shahih Bukhari dan Shahih Muslim 3 Referensi 4 Pranala luar [sunting] Karya Imam Muslim meninggalkan karya tulis yang tidak sedikit jumlahnya. salah satu daerah di luar Naisabur. Nampaknya pada hemat Muslim. yang lebih baik adalah tidak memasukkan ke dalam Sahihnya hadis-hadis yang diterima dari kedua gurunya itu. ia bergabung kepada Bukhari. Ia tidak meriwayatkan hadis dalam Sahihnya. di Mesir berguru kepada `Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya. padahal iapun sebagai gurunya. Beliau berkali-kali mengunjungi Baghdad untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadis. di Hijaz belajar kepada Sa`id bin Mansur dan Abu Mas`Abuzar. di antaranya : Al-Jami` ash-Shahih atau lebih dikenal sebagai Sahih Muslim Al-Musnad al-Kabir (kitab yang menerangkan nama-nama para perawi hadis) Kitab al-Asma wal-Kuna Kitab al-Ilal . Hal serupa ia lakukan terhadap Bukhari.

Namun prinsipnya. antara lain. Walaupun juga mengeluarkan hadis dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. Hanya pada umumnya kesahihan hadis riwayat Bukhari itu lebih tinggi daripada kesahihan hadis dalam Shahih Muslim.Kitab al-Aqran Kitab Su`alatihi Ahmad bin Hambal Kitab al-Intifa` bi Uhubis-Siba` Kitab al-Muhadramin Kitab Man Laisa Lahu illa Rawin Wahid Kitab Auladish-Shahabah Kitab Auhamil-Muhadditsin [sunting] Shahih Bukhari dan Shahih Muslim Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim. agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. [sunting] Referensi Search Wikisource Muslim ibn al-Hajjaj Wikisource Arab memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini: . Al-Bukhari mentakhrij hadis yang diterima para perawi tsiqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari. Sementara Muslim menganggap cukup dengan "kemungkinan" bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis. Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan .sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar. karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. tidak semua hadis Bukhari lebih shahih ketimbang hadis Muslim dan sebaliknya. bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya. Sementara Muslim. lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. Ia juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. karena alBukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadis mu'an'an. Dan sejumlah alasan lainnya.

^ Huda Info Solutions : Sahih Muslim English Translation by Abdul Hamid Siddiqui .Introduction ^ ^ [sunting] Pranala luar Biografi Imam Muslim Terjemahan bahasa Inggris tentang Sahih Muslim Kategori: Kelahiran 821 Kematian 875 Meninggal usia 54 Perawi hadits Cendekiawan Sunni Imam Sunni .