Cerita dari Maluku; Episode 6 ± Tentang Negeri Nusa Ina

Submitted by idenk on 25 February 2002 ± 18:09No Comment

23 Feb. Pagi ini aku bangun dengan kesehatan kurang prima. Ada sesuatu yang tak kupahami dan itu membuat tidurku senantiasa terjaga. Lolongan anjing yang kudengar semalam, menciptakan perasaan aneh. Namun, aku tak punya waktu untuk mengikuti perasaan aneh ini. Hari ini, kami mengadakan pertemuan dengan kaum muda di balai desa Haruru. Kami berjalan kaki ke sana bertemu dengan babi, sapi dan anak-anak bertelanjang dada sedang bermain bola. Anak-anak itu berbau tak sedap. Ingus dan kotoran memenuhi wajah mereka. Rambut mereka merah dan berminyak. Itulah keadaan kawan-kawanmu di Negeri Rempah, sungguh berbeda dengan anak-anak gedongan di Jakarta yang tiap hari makan Mc Donnald ! 30 tahun lalu, keadaan anak-anak seperti itu merupakan pemandangan di kampungku, dusun Sekarputih, Mojokerto (Jawa Timur). Aku masih kecil seperti mereka, dan jatuh iba terhadap teman-teman di kampungku itu. Aku suka bermain dengan mereka tetapi mbah putrimu selalu melarang. Kalau aku habis bermain dengan temantemanku yang beringus itu, mbah putrimu lalu memandikanku: menyabun dan membilas berkalikali. Tapi kali ini aku tak punya waktu untuk berdekatan dengan anak-anak karena, sekali lagi, mesti membantu fasilitator dari sini mempersiapkan segala sesuatu untuk pertemuan. Kaum muda itu berusia sekitar 19-20-an tahun, sebagian adalah pengungsi akibat kerusuhan kemarin. Sebagian adalah transmigran paksa dari kepulauan TNS (P. Teun, P. Nila dan P. Serua) yang terletak di Tenggara Barat Maluku (dekat kepulauan Tanimbar). Menilik asal usul orang tuanya, mereka adalah pendatang tetapi mereka lahir di tanah ini. Ada yang orang tuanya dari Bugis, Buton, TNS, Saparua. Mereka itu kini hidup dalam keadaan mengungsi di barak pengungsian Waipo, sedangkan kaum muda dari TNS tinggal di Waipia Sebelumnya mereka tinggal di kawasan kota Masohi, seperti di desa Sugiharto dan Apui (Islam), Letwaru dan Lesane (Kristen). Kaum muda itu berjumlah 15 orang, komposisi perempuan dan laki-laki seimbang, termasuk agamanya. Beberapa kaum muda perempuan kegiatan sehari-harinya adalah membantu ibunya berjualan atau melakukan kegiatan kerumahtanggaan. Hampir seluruhnya telah terdidik dalam kegiatan kerelawanan kemanusiaan dalam usaha mengatasi persoalan pengungsian. Meski ratarata lulusan SMA, wawasan dan ketrampilan kaum muda tersebut secara umum masih minim. Tetapi semangatnya untuk bangkit membangun ³hidup baru´ menyala-nyala. Pertemuan selesai pukul 19.00 waktu setempat dalam gelap gulita. karena listrik mati total.

Dalam pasaweri (doa adat) disebutkan: «. kalau kita lewat kompleks Batalyon 731. Aku tertarik dengan ceritera rakyat yang dituturkan mama Betty Patiata. kecuali yang di lorong penduduk. nak. seperti desa usai perang. Bagaimana kehancuran infrastruktur itu tak segera dipulihkan? Aku sedih melihat teman-temanmu. manusia membumihanguskan kehidupan manusia. Di sejumlah lokasi penuh semak tinggi seakan-akan sengaja dibiarkan untuk menutup puing-puing rumah di baliknya. aku mau lanjutkan ceriteraku tentang Nusa Ina. sebuah negeri yang terletak di Pulau Haruku. bom dan senapan? Ah. Tak ada orang yang berani menguburnya. Menurut ceritera. Katanya. Tetapi. Ah. kisah itu terjadi di atas tanah yang menyimpan tembuni (plasenta) kita. siapa yang berani menghadapi serangan lascar. Merangkaikan tuturan atau kesaksian tentang bagaimana manusia membantai manusia. keadaan listrik lebih sering padam. Perasaan ini pernah kujumpai saat berada di Sarajevo tahun 1998. yang berada di gunung. Di sebelah perbatasan itu berdiri tembok penjara Masohi. karena penjaganya juga menyelamatkan diri. Perlahan-lahan aku mulai paham terhadap perasaanku yang aneh. Terkadang dua minggu mati. merupakan gelanggang ³pertempuran´ antara Laskar Jihad (bukan penduduk muslim) versus orang-orang Haruru yang mempertahankan keamanan komunitas dan desanya. Menurut mama Tina. dan lainnya. Ia orang asli Oma. Ada kalanya menyala 2 jam pada pagi hari. Keadaan itu menekankan perbedaan dengan rumah-rumah di sekitarnya yang hanya tampak dari nyala samar pelitanya. sehari hidup.. Karena alat praoduksiku tergantung padanya. dan adakah masyarakat negeri Nusa Ina. hewan dan tumbuhan. merupakan perbatasan wilayah Kristen-Islam. membuka pelajaran sekolahnya. penghuni penjara dapat melarikan diri semua. pangkal ceritera Maluku Tengah berasal dari rahim perempuan yang disebut Ina (artinya ibu). sejak konflik tiga tahun lalu. baik yang berseragam gamis dan sorban maupun yang non (ada saksi yang mengatakan berseragam hijau loreng) dan semuanya menggunakan senjata tajam maupun senjata api ? Siapa pula yang berani menghadapi mortir. di situ bertebaran tubuh-tubuh manusia menggeletak tanpa nyawa. yang kemarin juga telah kututurkan padamu. sudahlah. Perbatasan tadi berupa tanah tinggi mirip bukit yang berjarak kira-kira 100 meter dari rumah tinggal kami. Konon. samurai. saat di Aceh dan tempat-tempat lain di ngeri-negeri Indonesia yang memiliki kisah pembantaian manusia. Ini berlaku untuk semua negeri di Nusa Ina. sungguh menganiaya perasaanku. saat di Jakarta paska kerusuhan Mei 1998. tak jauh dari rumah mama Tina. Gunung Binaiyya terletak di pusat Negeri Nusa Ina dan . manusia menghancurkan peradabannya sendiri. dengan alat-alat seperti senjata api. yang membungkuk di depan pelita (mereka buat dari kaleng kecil lalu diberi sumbu).Masalah padamnya listrik itu cukup meresahkanku. Gelap gulita. yang sama-sama memberi hidup dan di tengah udara yang sama-sama kita hirup. Kau tahu. bom. bahkan sampai ke lorong di depan rumah mama Tina. berdekatan dengan negeri Haruku yang kemarin kukunjungi. yakni pulau yang kini buminya kupijak. Padalah Masohi adalah ibukota Maluku Tengah. menurut riwayat. yang pada saat konflik pada bulan Desember 1999. oh. baik yang beragama Islam maupun Kristen. Sekarang ini sudah 1 bulan tak menyala. lampu-lampu berparade begitu terangnya. mulai dari pagar kompleks hingga ke dalam. nak! Apalagi. bagaimana anak-anak dapat belajar dalam keadaan penerangan seperti itu? Padahal. yang memiliki mortir. nak. yang menurut perkiraan tepatnya di Gunung Binaiyya (3018 m dan merupakan gunung tertinggi di Maluku) yang penguasanya adalah perempuan. nak.. pada saat konflik yang lalu. Kalau kita putar-putar kota Masohi pada malam hari.ina pohum ama latahala«««artinya ada penguasa yang menciptakan tanah.

dan membatas demarkasi Kristen-Islam. Dalam ceritera terdahulu. Si sulung. dasar bangunan itu selalu runtuh. Konon. lalu bermukim di Tamilou (beragama Islam). Suatu contoh. saat si bungsu Tamilou mempunyai hajat membangun mesjid. mereka itu tiga bersaudara yang pada waktu itu sedang berlayar dan mengalami serangan badai. Si bungsu. aku telah jelaskan tentang gandong dan pela. orang Maluku percaya bahwa mereka bersaudara. jika salah seorang saudara mempunyai hajat. Maka. Si nomor dua.dipercayai sebagai rahim (induk) asal usul Maluku. yang hidup dan tinggal di negeri-negeri adatnya dan memberi identitas anak negerinya dengan marga. tutup kepala «´. orang-orang dari negeri Rohomoni (P. Pada waktu itu sang Ina hanya tahu gunung dan belum tahu wilayah lain yang disebut laut. itu pembagian berdasar kesepakatan). Katong (kita) liat itu laskar yang serang-serang. Ada pela kawin yang sejarahnya telah kuceriterakan. Pada tahun 2001. Ia masih merasa seperti dalam mimpi dan tak percaya bahwa kehancuran negerinya ini merupakan kenyataan. seorang perempuan. Sejak itu keduanya tak pernah bertikai hingga dalam situasi kerusuhan lalu. Ia pun ceriterakan. Karena itu. kakak adik di Nusa Laut yanag beragama Islam dan Kristen itu sering bertengkar. Tiba-tiba matanya menerawang. celana putih. baku hantam. Induk itu. tempatnya disebut orang Nunusaku. pela darah dan pela tampa sirih dan pela batu karang. seorang laki-laki terlempar ke Seram. Karena kedua kakak negerinya yang beragama Kristen tadi tak hadir menyaksikan dan tak mungkin datang dalam situasi hidup disegregasi. ada 4 jenis. Khusus mengenai pela. Mereka. yang dibedakan karena sejarahnya. Diperkirakan kemudian sang Ina ini melahirkan anak-anak yang pada saat dewasa merantau ke negeri-negeri (orang Maluku menyebut negeri sama dengan desa menurut UU Pemerintahan Desa tahun 1974 dan dari sinilah mulai timbul kerancuan yang fundamental berkaitan dengan tanah adat) di sekitar Maluku. Jadi. Dorang (dia) pake baju putih panjang. ³beta seng (tidak) percaya orang Kristen dan Muslim baku bunuh. mendung hadir di wajahnya. seorang perempuan. mau tak mau mengganggu hubungan kekerabatan tersebut. sang adik yang bergama Kristen tetap di Nusa Laut dan sang kakak yang beragama Islam ke Amba Laut. Seram) dengan negeri Sirisori Kristen di Pulau Saparua dan dengan negeri Hutumori di Pulau Ambon. terlempar ke Pulau Saparua dan bermukim di tanah negeri Sirisori. Ketika pecah kerusuhan kemarin. Dulu. ungkap mama Betty. Pulau Nusa Laut itu bersaudara dengan P Amba laut yang letaknya berdekatan dengan P. Misalnya. Buru.Akhirnya. seperti kemarin (g). orang-orang Tamilou minta izin aparat tentara agar dapat mengundang an memberi jaminana keamanan terhadap kedua kakak negerinya. dasar bangunan itu dapat berdiri. Konon. Ketiga pela yang terakhir itu selalu ada hubungan dengan peperangan atau pertikaian. Setelah kedua kakak negerinya datang. Saparua dan Nusa Laut). terlempar ke Pulau Ambon dan selanjutnya bermukim di negeri Hutumori (beragama Kristen). Haruku) jika membangun mesjid juga dihadiri semua saudara negerinya yang beragama Kristen. antara lain. orang Maluku Tengah sampai ke Tenggara percaya bahwa mereka berasal dari satu rahim sang Ina. merantau ke pulau-pulau yang kemarin kusebut kepulauan Lease (Haruku. pasti dihadiri oleh kedua saudara yang lain. ada hubungan kekerabatan (gandong) antara negeri Tamilou di kecamatan Amahai (P. Dalam tradisi mereka. salah satu negeri diserang . percaya tak percaya. yang sekarang disebut Sirisori Kristen (karena ada Sirisori yang muslim. Lalu keduanya dipisah. kedua pulau tersebut paling aman dan tidak terprovokasi.

kasar. Namun. Apakah karena kebodohan pula hingga saat sekarang istilah itu tetap kita pergunakan. apa yang sejatinya dapat menjadikan mereka sebagai bangsa super dan penjajah? . menurut perasaan kawanku. tamak. orang-orang Batik Darat (beragama Islam) yang gaib itu akan bertandang ke saudaranya di Kei dan Tanimbar sampai hari Idhul Fitri ke 7. dalam berbagai bentuk seperti wabah penyakit. Upacara tersebut berlangsung kira-kira 1. kita dapat gali. Dipercayai. Konon. Aku bayangkan. yang artinya bodoh. Ceriteranya. Pada hari tersebut. jika kita ingin melihatnya dapat diantar oleh Mamaraja (ibu kepala adat). Kulanokulano itu mempunyai perkumpulan yang disebut keraha. nak. Bulu kuduk temanku terus menerus berdiri dan darahnya terkesiap mendengar doa-doa yang dilantunkan tabib perempuan tersebut. dan sebagainya. Persis yang digambarkan Pram dalam Arus Baliknya. Jika tidak. Contoh ini pada pela batu karang. tanaman kering. Persekutuan satu darah itu dilakukan dalam upacara menyatukan darah dalam satu tempat sirih. Kawanku menyaksikan peristiwa ini pada tahun 1996 dan hingga sekarang masih berlangsung. aku sering berpikir. Setelah upacara selesai. dihadiri masyarakat negeri Tanimbar-Kei dan. Orang-orang Eropa yang merasa pintar itu mengatai para kulano: molukue. upacara itu dipimpin oleh tabib perempuan yang bukan pemeluk Islam tapi dapat berdoa dalam bahasa Arab Al-Qur¶an dengan lafal yang sangat baik dan fasih. Mengapa negeri-negeri dengan sejuta ceritera itu disebut Maluku? Seorang penutur yang bernama Nus Ukru menceriterakan asal-usulnya sejak sejarah perdagangan rempah-rempah. Sungguh aneh. Di Nusa Ina sebelah Timur terdapat negeri yang dsiebut dengeri Batik Darat. dan juga bodoh. Bisa juga. yang bersangkutan akan mengalami bencana atau kutukan. dua negeri yang bertikai itu kemudian mengikat dalam perjanjian untuk bakubae (perdamaian) melalui cara persekutuan dalam satu darah. negeri ini gaib alias tak dapat dilihat secara kasat mata. paparaja Tanimbar-Kei mengadakan selamatan berupa tahlilan. ketika pedagang Portugis (dalam novel Arus Balik karya Pramoedya AT disebut orang Peranggi) hendak memperluas dan memonopoli pembelian rempah-rempah di kepulauan Utara (sekarang disebut Maluku Utara). tak beradat (tak berbudaya). Dan jika ada salah satu pihak yang melanggar. Cukup menarik. Kalau seluruh ceritera itu dapat dihimpun dan diteliti dalam perspektif sejarah. orang-orang yang tak kasat mata (gaib). Pada saat orang Peranggi itu rapat dengan keraha. Konon. orang Eropa itu menganggap kulano-kulano itu bodoh dan dapat dibodohi.oleh negeri lain. orang Batik Darat akan membuat keributan. orang-orang tak kasat mata tadi terasa bubar dan negeri pun terasa tenang. Para kulano yang tak paham artinya menganggap istilah baru itu suatu sebutan tentang tanah mereka.5 jam. karena cerita rakyat Maluku dari penuturan itu dipimpin oleh perempuan. Pada setiap bulan Romadlon. Seorang kawan pernah berada di sana pada saat upacara tahlilan berlangsung. negeri Batik Darat ini bersaudara dengan orang Tanimbar-Kei (orang-orang yang tinggal di satu negeri di Kepulauan Tanimbar yang beragama adapt). nak. legenda dan ceritera rakyat semacam ini menggambarkan bahwa orang Maluku adalah satu saudara yang lahir dari rahim sang Ina. dipercayai setelah diupacarai semacam itu orang-orang Batik Darat kembali ke negerinya. urai dan bentangkan sejarah perrempuan dari khasanah negeri Rempah. mereka mendekati kulano-kulano (raja-raja adat). Sekali lagi. Dalam keadaan demikian. orang-orang Peranggi yang datang kemari itu jorok. dari Pulau Panjang yang tak jauh dari Pulau Nusa Ina. kemudian negeri yang diserang itu dibantu oleh negeri tetangganya.

Makariki. Nila dan Serua (disingkat TNS). hanya ada 3 orang. Apalagi. bersabarlah jika tak kau dengar suaraku selama berhari-hari. Keduanya terletak di kota Masohi. contohnya desa Haruru. Tamilou (muslim). seringkali harus mengambil di kantor kecamatan. Bandabaru (translok muslim dari Pulau Banda). Letaknya di sebelah selatan Pulau Ina dan mengitari Teluk Elpaputih. Musafir (translok muslim dari Bugis). Tanjung. tuturan itu memperlihatkan tandatanda terputus pada tingkat generasimu Karena itu. Tanah kecamatan Amahai di´potong´ untuk pemukiman transmigran dari Tenggara Barat. Kota Masohi yang merupakan pusat pemerintahan Maluku Tengah terletak di kecamatan Amahai. Haruru (beragama campuran). jumlah dokternya hanya ada 6 orang. yang meliputi: desa Amahai. ekonomi dan lainnya melalui telpon. secara urut dari Barat meliputi: Seram Barat. Sedangkan wartel (warung telekomunikasi) yang dikelola swasta hanya ada 5 buah untuk dua kecamatan Amahai dan Waipia. Letak kecamatan Amahai. Banyak orang sakit yang memerlukan tindakan operasi. Seram Timur. Mayoritas desa-desa tersebut dihuni orang beragama Kristen. itu pun yang berpraktek hanya separuhnya. karena kami berada di sini. Werinama. 1 orang dokter khusus untuk rumah sakit pemerintah dan tak boleh praktek umum. dan sebelah Utara dengan kecamatan Seram Utara. Taniwel. aku ingin mengajak para pekerja social dan kemanusiaan mendokumentasikan tutur adat yang sejatinya bermuatan sejarah jati diri suatu masyarakat. berupa rumah sakit hanya ada 2. Maklum mereka pendatang yang bukan pemilik tanah adat. Kecamatan Amahai Aku catat secara khusus kecamatan ini. Karena. Jadi dokter yang praktek. musti berlayar dulu ke kota Ambon. Bula. Kalau kita hendak melakukan hubungan sosial. Liang. Pemukiman itu diberi status admistratif kecamatan dan dinamakan Waipia. Surat menyurat dialamatkan ke kantor desa. Tak mudah mencari data kependudukan di kantor. Waraka. Tanahnahu. yang satu kepunyaan pemerintah dan yang lain kepunyaan Katolik. Kecamatan ini mempunyai 17 desa. Amahai. Tetapi aku akan menelisik data sosio-demografi pada perjalananku selanjutnya dengan menyertakan kaum muda yang berada di sini. Kairatu. Seram Utara. Kebanyakan orang sakit ditangani mantri yang praktek di Puskesmas . Tetapi. Sohoko. orang Maluku pada dasarnya pandai bertutur. Tentu. sebelah Barat dengan kecamatan Kairatu. Tehoru. Ruta. tetapi.Anakku. nak! Maka. Di sini. kecuali ada skema pemerintahan yang sudah merupakan blue print dari Pusat. Nauluteto. sarana kesehatan. 1 orang dokter menjadi isteri militer dan tak boleh suaminya berpraktek/tugas. fasilitas medisnya sangat terbatas. Bayangkanlah. Ampera. menurut mama Tina. selain di rumah sakit. aku ceriterakan padamu tentang keadaan sosio-demografis Nusa Ina saat ini. Sehati (translok dari Saparua). Hatuheno. Kantor desa itu kosong saja. di sebelah Timur berbatasan dengan kecamatan Tehoru. Kini. yakni Pulau Teun. Sepa. 1 orang dokter merangkap sebagai kepala dinas kesehatan. Secara adminsitratif pulau ini diatur menjadi 10 kecamatan. sebuah ibukota kabupaten (masohi) hanya mempunyai 1 kantor Layanan Telkom (Yantel) yang terletak di samping kantor Kabupaten. itu merupakan barang mewah di sini. Waipia (dipecah dari Amahai untuk transmigran dari Tenggara Barat). Sampai saat ini kecamatan Waipia seperti menempel pada Amahai.

kita-kira 4 meter lebarnya (standar jalan antar kecamatan). besok kulanjutkan lagi. Ah. Satu (1) lagi terminal kecil yang terletak di pasar Makariki. Banyak juga yang ditangani dukun atau orang pandai. maka harus pergi ke mari terlebih dahulu. lagi-lagi suara itu«. nak.lolong panjang anjing yang beralari ke arah perbatasan.atau mereka melayani panggilan secara berkeliling. tetapi terputus sampai di Seram Timur (belum dibangun). yang meliputi 1 pasar Netral (bisa untuk Kristen dan Muslim) Kabaresi. Uniknya. Kegiatan jual beli di dua kecamatan itu difasilitasi oleh 6 pasar. terletak di kelurahan Apui. jalan aspal di sini sangat mulus. berupa HPH-HPH (Hasil Penguasaan Hutan) yang perlu jalan berkualitas bagus untuk mengangkut kayu-kayunya. mengapa kualitas jalannya mulus? Jawabnya berada di hutan-hutan yang tersebar di seluruh negeri Seram. Pelayanan transportasi berupa angkutan kota dan colt Isuzu L 300 yang parkir di 2 terminal. dan 4 lainnya adalah pasar Kristen. yang terletak di sebelah kompleks Batalyon 731. tentu engkau bertanya. yang mengelilingi pantai. Ceritera kusudahi sampai di sini. Satu (1) terminal berada di dalam kota untuk melayani trayek antar kecamatan. yang sekarang menjadi terminal Muslim. Sementara infrastruktur di sini sangat minim. Jadi kalau kita mau menggunakan jalur muslim. dibangun jalan trans-Seram. Bulu kudukku merinding! Ruth Indiah Rahayu . Untuk seluruh Seram. yang sekarang menjadi terminalnya orang Kristen. setiap desa mempunyai 1 Puskesmas. Tidurlah dalam kasih nan damai. Hutan-hutan itu telah dikapling oleh para pejabat dari Jakarta. naik mobilnya dari terminal ini. Kalau kita menggunakan rute Kristen. 1 pasar Muslim. Kalau tak salah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful