P. 1
Makalah

Makalah

|Views: 1,087|Likes:
Published by Kurniawan Exo

More info:

Published by: Kurniawan Exo on Jan 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/15/2013

pdf

text

original

MAKALAH

ILMU KEALAMIAHAN DASAR
(MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM ALAM)

Oleh:

Gygas Juni Pratama Shalahudin Sadam Husein Fatkhur Rohman Arifandi R. Utama

(201010130311112) (201010130311131) (201010130311 (201010130311 ) )

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011

³Ilmu lingkungan adalah ilmu inter-disipliner untuk mengukur dan menilai perubahan dan dampak kegiatan manusia terhadap ekosistem; sedemikian rupa sehingga manusia dapat mengelola ekosistem tersebut demi kelulushidupan (survival)-nya sendiri´ (Johnson 1977). Prinsip dasar Ilmu Lingkungan: Manusia pada hakekatnya adalah bagian dari lingkungan alam (ekosistem) dimana ia hidup Apabila kita ingin menanggulangi permasalahan lingkungan, maka kita perlu terlebih dahulu memahami sistem lingkungan dimana kita berada. Ekosistem adalah suatu kesatuan dinamis yang terdiri dari berbagai spesies makhluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkungan biotik maupun abiotik (materi dan energi). Memiliki komponen dan menjalankan fungsi/proses tertentu yang saling berkaitan dan bergantung satu dengan yang lainnya. Bagi setiap makhluk hidup, komponen ekosistem: (1) Menyediakan sumber daya untuk kebutuhan hidup, dan (2) Membentuk kondisi lingkungan

A. Populasi Populasi merupakan kelompok organisme atau individu spesies yang sama, yang

mendiami satu tempat tertentu pada satu waktu tertentu. Secara definif populasi dibatasi ruang dan waktu (limited and defined) sedangkan lingkungan merupakan variabel fisik dan hayati yang mempengaruhi keberadaan populasi, termasuk interaksi antara individu di dalam populasi itu sendiri maupun dengan spesies yang berbeda. Sedangkan untuk deme adalah populasi setempat yang setiap pasangan (jantan dan betina) memiliki peluang yang sama untuk kawin. 1. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan populasi adalah: a) Natalitas, Natalitas merupakan kemampuan suatu populasi untuk menambah jumlah anggotanya secara inheren/besar. Laju natalitas adalah sama dengan laju kelahiran dalam terminology ilmu kependudukan (demography). natalitas

Sedangkan natalitas ekologi adalah pertambahan jumlah anggota populasi dalam kondisi alam senyatanya. Tetapi untuk laju pertumbuhan dN menunjukkan jumlah bersih penambahan atau pengurungan dalam populasi yang merupakan hasil bukan saja oleh natalitas tetapi juga oleh mortalitas. b) Natalitas biasanya dinyatakan sebagai laju yang diperoleh dengan membagi jumlah individu baru yang dihasilkan dengan satuan waktu (dNt/dt. Untuk natalitas dNn menunjukkan jumlah individu baru yang ditambahkan kepada populasi. e) Migrasi (Imigrasi dan Emigrasi) . Mortalitas adalah pengurangan cacah individu suatu populasi. nol atau positip karena populasi dapat berkurang atau tetap bertambah besar. laju natalitas absolute) yang dapat juga dinyatakan dalam jumlah individu baru per-satuan waktu per-satuan populasi (dNt/Ndt) disebut natalitas spesifik). Jadi laju pertumbuhan mungkin negatip. Mortalitas fisiologik adalah pengurangan individu anggota populasi dalam kondisi yang ideal.maksimum adalah penambahan jumlah anggota populasi dalam kondisi ideal (tidak ada faktor eksternal yang membatasi). Laju mortalitas adalah sama dengan laju kematian dalam demografi manusia. Sedangkan mortalitas ekologik adalah pengurangan individu anggota populasi dalam kondisi alam senyatanya. maka sering mortalitas ditunjukkan dari segi kadar (persentase) survival. emigrasi. Laju natalitas dapat nol (0) atau positip. Moralitas dapat dibedakan atas mortalitas fisiologik dan ekologik. Semua organisme dalam kondisi ideal sekalipun akan mengalmi kematian sekalipun dalam umur relatif tua. c) Mortalitas. d) Umurnya mortalitas spesifik dinyatakan sebagai persentase yang mati dalam waktu yang tertentu dari populasi permulaan. Karena kita sering tertarik kepada organisme yang hidup dari pada mati. tetapi tidak pernah negatif. yang secara teoritis ditentukan oleh longivitas fisiologik. Angka kematian ini biasanya lebih besar dibandingkan dengan kematian dalam kondisi ideal dan bukan merupakan tetapan.

seekor burung dan sebuah pohon. Interaksi itu dapat bermacam-macam: a) Netral. jika anggota populasi akan dimakan oleh anggota populasi yang lain . misalnya seekor semut. misalnya populasi semut dan lebah. misalnya antara pohon dengan anggrek. dimana yang satu untung yang lain tidak rugi. misalnya antara populasi singa dan rusa. e) Parasitisme. b) Kompetisi. diantara populasi tidak ada saling mempengaruhi . d) Predasi. yang dimakan disebut mangsa. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan hidupnya 1. Satuan Makhluk Hidup dalam Ekosistem a) Individu Adalah satu makhluk hidup. kalau salah satu populasi jadi parasit dari populasi yang lain. b) Populasi .2. misalnya antara populasi semut dan kutu pohon. C. kalau hubungan antar populasi saling menguntungkan. interaksi antar populasi . yang makan disebut predator. misalnya populasi zebra dan rusa c) Mutualisme. Misalnya antara pohon dengan benalu f) Komensalisme. Komunitas Komunitas adalah kumpulan populasi berbagai jenis makhluk hidup yang saling berinteraksi. terjadi persaingan antar populasi. Faktor yang mempengaruhi kepadatan populasi adalah: a) Kompetisi b) Predasi c) Penyakit d) Cekaman atau stress B. Ekosistem Ekosistem adalah kesatuan dari komunitas dengan lingkungan hidupnya.

2. c) Komunitas Adalah kumpulan beberapa macam populasi yang menempati daerah yang sama pada waktu yang sama. Contohnya rawa. Contoh pengurai adalah jamur dan bakteri. Contohnya ekosistem sawah. y Konsumen adalah organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri dan bergantung pada organisme lain dalam hal makanan. f) Biosfer Adalah berbagai bioma di permukaan bumi yang saling berhubungan dan membentuk sistem yang lebih besar lagi. kolam. e) Bioma Adalah suatu ekosistem darat yang khas dan luas cakupannya. d) Ekosistem Adalah kesatuan komunitas dan lingkungannya yang membentuk suatu hubungan timbal balik di antara komponen-komponennya. y Pengurai adalah organisme yang menguraikan organisme mati. contohnya komunitas hutan jati. .Adalah kumpulan individu sejenis yang dapat berkembangbiak serta berada pada tempat yang sama dan dalam kurun waktu yang sama. ekosistem dibedakan menjadi ekosistem buatan dan ekosistem alami. Berdasarkan proses terbentuknya. Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alamiah. tanpa campur tangan manusia. kebun. padang rumput dan hutan pinus. Contoh populasi adalah sekelompok semut di atas meja. sungai dan laut. waduk dan akuarium. Komponen suatu ekosistem mencakup seluruh makhluk hidup dan makhluk tidak hidup yang terdapat di dalamnya. Komponen Ekosistem a) Komponen Biotik terdiri dari: y Produsen adalah organisme yang dapat menghasilkan makanan dan penyedia makanan untuk makhluk hidup yang lain. Jika suatu ekosistem sengaja dibuat manusia maka disebut ekosistem buatan.

pada suatu ekosistem akuarium. Interaksi Antara Komponen Ekosistem Didalam ekosistem. komponen biotik dan abiotik merupakan komponen pokok ekosistem yang dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. ekosistem ini terdiri dari ikan. batu. y Kompetisi pada tumbuhan: perebutan air. oksigen antara rumput. misalnya harimau dan kijang (harimau sebagai pemangsa dan kijang sebagai yang dimangsa) c) Simbiosis. plankton yang terapung di air sebagai komponen biotik. y y Kompetisi pada hewan: perebutan rumput antara kambing. Makhluk hidup yang bersimbiosis disebutsimbion Simbiosis dibedakan menjadi: . mineral. sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air. terjadi karena memperebutkan makanan yang sama. semak dan alang-alang. b) Predasi. Kompetisi pada hewan sejenis: perebutan betina oleh hewan jantan. memperebutkan habitat yang sama atau memperebutkan pasangan untuk berkembang biak. 3. yaitu hidup bersama antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda dalam hubungan yang erat. Antara komponen biotik dengan abiotik saling mempengaruhi.b) Komponen Abiotik terdiri dari: y y y y y y Cahaya matahari Tanah Air Udara Suhu Kelembaban Kedua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang teratur. tumbuhan air. terjadi antara konsumen tingkat II dan konsumen tingkat I. mineral dan oksigen yang terlarut dalam air. Misalnya. Di alam ekosistem terdapat pola interaksi sbb: a) Kompetisi. Hubungan antarkomponen dalam ekosistem tersebut disebut hubungan ekologi. sapi dan kerbau. pasir.

salah satu makhluk hidup mendapat keuntungan sedangkan makhluk hidup lainnya dirugikan. seperti apakah keadaan bumi pada masa lalu? Samakah dengan keadaan sekarang? Sejalan dengan perubahan waktu. pola interaksi antara dua makhluk hidup yang berbeda. lingkungan selalu mengalami perubahan. y Simbiosis Parasitisme adalah hidup bersama antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda.zat makanan dari tanaman inangnya). maka lingkungan kita adalah segala sesuatu yang berada di sekolah. Lingkungan merupakan segala sesuatu yang berada di luar individu. Contoh: benalu dan tanaman inang (benalu mengambil air dan zat. y Simbiosis Komensalisme adalah hidup bersama antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda. kerbau dan burung jalak (burung jalak mendapat makanan berupa kutu dari tubuh kerbau). Penicellium notatum dan bekteri. Jika kita berada di sekolah. misalnya anggrek mendapat cahaya matahari karena berada di pohon yang tinggi. dimana salah satu makhluk hidup menghambat pertumbuhan makhluk hidup lainnya. Contoh: Epifit dan pohon-pohon tinggi. Contoh: Lebah madu atau kupu-kupu dengan tanaman bunga (lebah mendapat madu sedangkan tanaman dapat mengalami penyerbukan). 4. remora mendapatkan sisa-sisa makanan ikan hiu yang tercecer dan sekaligus mendapat perlindungan. tali putri dan tanaman pagar (tali putri mengambil air dan zat-zat makanan dari tanaman pagar). ikan remora dan ikan hiu. Jika suatu lingkungan mengalami perubahan maka ekosistem yang terdapat di situ akan mengalami . salah satunya mendapat keuntungan sementara yang lainnya tidak mendapat keuntungan ataupun kerugian. kutu kepala dan manusia (kutu mengisap darah dari kepala manusia). d) Antibiosis. Makhluk hidup selalu berinteraksi dengan lingkungan. Kondisi yang Memengaruhi Perubahan Ekosistem Pernahkah terbayang oleh kamu.y Simbiosis Mutualisme adalah hidup bersama yang saling menguntungkan antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda. dimana Penicellium notatum menghasilkan antibiotik penisilin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Interaksi antara makhluk hidup dan tak hidup dalam suatu tempat tertentu disebut ekosistem.

Dengan peristiwa alam yang terjadi. Apa saja kegiatan manusia yang dapat menyebabkan perubahan ekosistem bahkan kerusakan ekosistem. tumbuhan. Begitu pula dengan bencana alam gempa yang terjadi di Indonesia. tanah. Namun pemanfaatannya secara berlebihan tanpa memikirkan akibatnya. y y y y Terjadinya tanah longsor. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan) Perburuan liar. y Terjadinya banjir. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhannya. Baik disengaja maupun tidak sengaja kebakaran hutan mengakibatkan kerusakan ekosistem yang ada di dalamnya. jika salah satu makhluk hidup berkurang makan akan mempengaruhi keadaan makhluk hidup yang lainnya. y Pencemaran. a) Perubahan Ekosistem secara Alamiah Akhir-akhir ini sering terjadi bencana alam berupa gunung meletus atau gempa bumi. sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan. (pencemaran udara. di hutan sekitar Gunung Merapi di Jawa Tengah banyak hewan.perubahan juga. Merusak hutan bakau. air. Bahkan dapat memusnahkan makhluk hidup yang ada di dalamnya. Misalnya. ekosistem akan berubah secara drastis. Peristiwa alam lain yang juga dapat merusak kesimbangan ekosistem adalah kebakaran hutan. Jika terjadi gunung meletus di Gunung Merapi maka makhluk hidup di sana akan banyak yang mati. Perubahan lingkungan dapat terjadi secara alamiah dan perubahan yang diakibatkan oleh kegiatan manusia. . manusia memanfaatkan alam dan lingkungannya. dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat menyebabkan terjadinya perubahan ekosistem. b) Perubahan Ekosistem Akibat Perbuatan Manusia Manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam sebuah ekosistem. dan makhluk hidup lainnya yang hidup di sana. sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.

Misalnya.y y y Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman. D. Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS) c) Pengaruh Penggunaan Bahan Kimia terhadap Lingkungan Kerusakan lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini sudah tergolong sangat parah. Petani biasanya menggunakan pupuk untuk menyuburkan tanaman. mempercepat pendangkalan perairan. Selain akibat dari peristiwa alam dan ulah manusia yang sengaja merusak lingkungan untuk kepentingan pribadi. penggunaan bahan kimia di lingkungan sekitar kita. Lingkungan biotik: Organisme lainnya (semua makhluk hidup yang terdapat dalam suatu ekosistem) . memiliki tingkat kerusakan lingkungan yang tinggi. Misalnya. tanpa kita sadari dapat merusak lingkungan dan ekosistemnya. Pembuangan sampah di sembarang tempat. namun tanaman pertanian memiliki kemampuan sendiri dalam menyerap pupuk. Pencemaran lingkungan sudah terjadi di hampir wilayah. Pada mulanya pupuk yang berada di dalam danau ini akan menyuburkan tanaman air. Lingkungan Hidup Organisme Ada 2 yaitu: 1. Namun. penggunaan pupuk buatan yang tidak sesuai dengan takaran yang seharusnya. Indonesia sebagai negara berkembang. Karena keinginan untuk menghasilkan produksi pertanian yang tinggi maka patani tidak jarang menggunakan pupuk secara berlebihan. Jika terjadi hujan. Akibatnya kelebihan pupuk tersebut akan mengendap di dalam tanah. menyumbat saluran irigasi serta instalasi pembangkit listrik tenaga air. Dengan pertumbuhan yang tidak terkendali dari tanaman air akan menutup perairan sehingga merintangi atau mengganggu transportasi air. aliran air itu bermuara di sungai atau danau. maka pupuk yang tidak digunakan itu akan ikut dalam aliran air. jika jumlahnya sangat banyak pertumbuhan tanaman air tersebut menjadi tidak terkendali. Walaupun diberikan dalam jumlah banyak.

cuaca.Lingkungan biotik dibedakan 3 kelompok: a) Produsen: Makhluk hidup yang yang menghasilkan makanan melalui proses fotosintesis. c) Pengurai: Makhluk hidup yang menguraikan sisa makhluk hidup yang sudah mati. Konsumen yang tidak mempunyaipredator disebut konsumen puncak.yaitu hewan-hewan yang memperoleh energi dari konsumen tingkat I. tikus). meliputikarnivora dan Omnivora. misalnya musang (memakan ayam). Karnivora adalah hewan-hewan pemakan daging. harimau. misalnya komodo. contoh: 1) Manusia. iklim. y Konsumen tingkat III. contoh hewan dan manusia Konsumen dibedakan menjadi beberapa tingkat. cahaya dll. dengan menguraikan zat organik dari tubuh yang mati menjadi zat anorganik. rusa. yaitu: y Konsumen tingkat I. b) Konsumen: Kelompok makhluk hidup yang makanannya tergantung secara langsung maupun tidak langsung pada produsen. dengan mengubah zat anorganik menjadi zat organik. ular sawah. udara. sehingga dapat digunakan kembali oleh produsen. hewan dan tumbuhan memerlukan oksigen untuk bernapas. Contoh: bakteri pengurai dan jamur yang bersifatsaprofit (jamur yang hidup pada sampah atau sisa-sisa makhluk hidup) 2. . air dan cahaya matahari untuk proses fotosintesis. elang (memakan ular sawah). suhu. yaitu hewan-hewan yang memperoleh energinya dari konsumen tingkat II. Hubungan antara komponen boitik dan abiotik y Komponen biotik bergantung pada komponen abiotik. 2) Tumbuhan hijau memerlukan karbondioksida. kambing) danOmnivora (hewan pemakan tumbuhan dan hewan misalnya ayam. misalnya adalah tumbuhan yang memiliki klorofil. misalnya serigala. yaitu hewan-hewan yang memperoleh energi langsung dari produsen. air. meliputiHe rbivora (hewan pemakan tumbuhan misalnya kelinci. y Konsumen tingkat II. termasuk kelompok ini adalah bakteri dan jamur. Lingkungan abiotik: Tanah.

contoh: 1) Cacing tanah dapat menggemburkan tanah. Perhatikan skema berikut: Konsumen II Produsen Konsumen III Konsumen I Pengurai Contoh rantai makanan:  Fitoplakton pengurai  Padi  Daun tikus ulat ular sawah burung elang pengurai zooplakton ikan kecil penyu pemakan daging elang pengurai  Jaring-jaring Makanan. adalah peristiwa makan dan dimakan dalam urutan tertentu yang membentuk rangkaian lurus sederhana dan tidak bercabang-cabang.3) Ikan hiu memerlukan air laut sebagai habitatnya.  Rantai Makanan. adalah kumpulan beberapa rantai makanan yang saling berhubungan. 2) Akar pepohonan dapat menyerap dan menahan air hujan. . y Komponen biotik mempengaruhi komponen abiotik.

daur nitrogen dan daur karbon E. Dalam ekosistem. terbagi menurut kedalamannya: y Litoral (Zona Tepi). larva nyamuk. Hewannya: arthropoda. adalah komposisi rantai makanan yang makin ke atas jumlahnya makin kecil. cacing. Piramida Makanan. energi mengalami perpindahan dari cahaya matahari konsumen pertama konsumen kedua konsumen ketiga. dan ular. paling kaya penghuni di tepi terdapat pohon yang akarnya mencapai dasar tepi danau. Controh: daur oksigen. produsen  Daur Zat. Burung Elang Burung Pemakan Serangga/Ulat Konsumen Tingkat III Konsumen Tingkat II Serangga dan Ulat Pemakan Daun Konsumen Tingkat I Daun-daun Tumbuhan Hijau Sebagai Produsen Produsen  Arus Energi. Ekosistem air tawar (danau dan sungai). tumbuhan leli dan paku yang mengapung. Berbagai Bentuk Ekosistem Alami. katak. . adalah perpindahan zat dari satu tempat ke tempat lain dan kembali ke tempat semula. adalah perpindahan energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup yang lain dalam rantai makanan. Antara lain: a) Ekosistem darat.

. misalnya apa makanannya dan hewan apa predatornya serta apa peranannya dalam ekosistem). kota. ladang. jadi niche menggambarkan alamat. Ekosistem air laut (estuari. ikan karnivor. dimana setiap jenis makhluk hidup menempati tingkat tertentu dari sumber makanan/energi. letak geografis. kebiasaan makan dan menduduki tingkatan trofik tertentu. sawah. Daerah ini masih dapat ditembus sinar matahari (daerah fotik) y Abisal. kebun. y Tingkat trofik: Tingkatan makanan di dalam ekologi. Neritik. (selain habitat juga meliputi cara makan dan perilakunya. dalamnya ± 200m dpl. bacteri pengurai. pesisir dan lautan). daerah yang berbatasan dengan darat. merupakan suatu badan air yang menggenang dan luasnya mulai dari beberapa meter persegi hingga ratusan meter persegi. pekerjaan dan perilaku organisme dalam lingkungannya.y Limnetik (Zona Tengah). masih bisa ditembus matahari. Faktor alam yang mempengaruhi ekosistem adalah lintang. dalamnya 200-1500m dpl. Zona laut berdasarkan kedalamannya terbagi atas: y y y Litoral. daerah yang kedalamannya lebih dari 1500m dan tidak dapat ditembus cahaya matahari (daerah afotik) Ekosistem buatan antara lain: Hutan buatan. desa. hanya terdapat jamur. y Nichia: Status fungsional atau jabatan dari suatu makhluk hidup di dalam ekosistem. y Profundal (Zona Dasar). kolam. y Habitat: Tempat hidup makhluk hidup tertentu. Batial. ikan herbivor dan ular. angin dan arus air. bendungan. Habitat setiap jenis makluk hidup mempunyai status fungsional. y Danau. terdapat fitoplankton. dan ikan pemakan sisa organisme mati. dengan keadaan tertentu.

d) Siklus nitrogen: Bila protein pada makhluk hidup yang telah mati diuraikan oleh pengurai menjadi senyawa N dalam tanah terutama gas NH3. Beberapa siklus materi: a) Siklus air: Pada makhluk hidup air kembali melalui proses penguapan dan pernafasan. Uap air dari sungai. di tanah kelompok I bakteri nitrifikasi mengubah ion NH4+ menjadi . Siklus Materi dan Aliran Energi dalam Ekosistem Alami Siklus materi: Materi dari tanah dan air serta udara. jika bereaksi dengan air akan memben-tuk ion NH4 yang langsung dapat diserap kembali oleh tumbuhan. Aliran materi seperti nutrien. Hewan memperoleh air berupa air minum dan makanan yang mengandung air. b) Siklus karbon: CO2 dari pernafasan. Siklus air kecil terjadi bila air laut menguap dan membentuk awan. karbon. Penguraian C dalam tumbuhan dapat terjadi sangat lambat sampai jutaan tahun. minyak bumi dll c) Siklus oksigen: Berhubungan langsung dengan siklus carbon. tanah maupun udara dalam bentuk mineral-mineral dan gas yang diambil lagi oleh produsen. air. danau dan akhirnya ke laut menjadi air permukaan.F. dan fosfor di alam berupa siklus yang abadi. danau. dan laut tersebut membentuk awan lagi dan seterusnya. air sebagian meresap ke dalam tanah menjadi air tanah. s. masuk ke produsen dan konsumen kemudian oleh pengurai dikembalikan lagi kedalam air. Kilat dan halilintar juga dapat mengubah N2 menjadi senyawa N yang jatuh ke tanah bersama air hujan. sedang tumbuhan memperoleh air dari tanah melalui akar. yaitu tjdnya pernafasan dan fotosintesis. yang akhirnya terbentuklah batu bara. sebagian lagi mengalir ke sungai. organic ini dimakan konsumen. mis: Azotobacter yang hidup bebas dan Rhizobium yang bersimbiosis dengan akar kacang-kacangan. Jika makhluk hidup mati maka senyawa karbon dalam tubuhnya akan diuraikan oleh pengurai menjadi senyawa an organic yang akan dimanfaatkan oleh tumbuhan dan seterusnya. diambil tumbuhan untuk proses fotosintesis yang kemudian disimpan dalam bentuk senyawa organic. nitrogen. Siklus air sedang tjd bila hujan tsb jatuh di daratan. kemudian mengalami proses pengembunan menjadi hujan yang jatuh ke laut lagi. Udara banyak sekali mengandung N2 (78%) tapi hanya bakteri pengikat N2 yang dapat memanfaatkannya secara langsung menjadi senyawa N dalam tanah.

atau unit global utama dari fauna dan flora. Aliran energi berupa makanan dan jaring makanan dari komponen-komponen produsen. energi ini kemudian pindah ke produsen . konsumen dan akhirnya ke pengurai. artinya energi yang sudah terlepas ke lingkungan tidak dapat kembali lagi masuk ke dalam sistem kehidupan. atau macam komunitas utama yang terdapat pada sebuah benua yang dapat dikenal berdasarkan fisiognomi (kenampakan)nya. G. ‡ Bioma: Kumpulan beberapa populasi (komunitas) yang khas. Hubungan antar komponen biasanya dibuat dalam bentuk piramida ekologis. aliran energi ini dapat berupa simbiosis antar organisme yang saling membutuhkan. Piramida ekologis: Bentuk diagram dari struktur trofik yang diukur dan dinyatakan dalam satuan besaran biomassa.senyawa nitrit. Aliran energi: Makhluk hidup memperoleh energi dari sinar matahari . Iklim yang sesuai menentukan keberadaan bioma tersebut. energi maupun jumlah individu. Piramida Ekologis ada 3: a) Piramida Jumlah Individu: menggambarkan jumlah individu dalam tingkat trofik. Macam-macam Bentuk Pola Kehidupan ‡ Deme: Populasi yang khas dalam daerah yang khas pula. c) Piramida Energi: menggambarkan jumlah energi dari individu pada tingkat trofik. . b) Piramida Biomassa: menggambarkan hubungan jumlah biomassa pada tingkat trofiknya. contohnya pingguin di kutub selatan. pemberian nama suatu bioma biasanya didasarkan pada vegetasinya. kemudian oleh bakteri nitrat akan diubah menjadi senyawa nitrat yang siap diisap oleh tumbuhan. sedangkan sebagian lain tersebar ke lingkungan. Biomassa: Jumlah berat kering seluruh makhluk hidup permeter persegi. konsumen dan pengurai.

Beberapa Bioma di Dunia: 1. luak. amplitudo besar sekali.  Di Afrika dan sebagainya: Veld. lemming. tikus gurun. antelop.  Di Rusia dan sebagainya: Steppa . Cirinya: y y Curah hujan antara 25-50 cm pertahun. tikus mole. euphorbia purba. hujan turun tidak teratur. ibeks. Cirinya: y y y y Curah hujan sangat rendah ( 25 cm pertahun) Pancaran sinar matahari sangat terik. y Hewan yang ada adalah unta. coyote. yang tahunan beradaptasi dengan kekurangan air dan penguapan tinggi. Contohnya kaktus. Amerika. . siang sangat tinggi 40 oC.  Di Hungaria dan sebagainya: Pustaz.  Di Amerika Utara dan sebagainya: Prairi.sub tropis. katak gurun. Suhu malam hari rendah. dan semak. Bioma ini terdapat di Afrika. rusa. kuda. rubah. dengan bentuk daun seperti duri/ tak berdaun. serigala. Penyebutan padang rumput berbeda tiap wilayah:  Di Argentina dan sebagainya: Pampas. penguapan tinggi. kucing liar. hewan yang khas tupai tanah. hamster. tokek. rhea. Australia dan Asia(china). ular. akar panjang dan memiliki jaringan penyimpanan air. Tumbuhan semusim kecil-kecil.. hewan yang khas bison. hewan yang sama dengan prairi. Bioma Gurun: Pada daerah tropis dan berbatasan dengan padang rumput. Bioma Padang Rumput: Terbentang dari daerah tropis . keledai. 2. kambing. rubah dan hyena. insekta.

luak. juga tanaman pemanjat seperti rotan dan liana. burung walet. yang akan berkecambah menjelang musim panas(disebut musim semi) y Jenis hewan yang hidup: tupai. biasanya pohon akan berhenti pertumbuhannya. pohon-pohon tinggi berdaun lebar dan selalu hijau. beruang. dormice.sub tropis. tusam. burung warbler. curah hujan 200-400cm/tahun Kelembaban tinggi dan suhu tetap sepanjang hari 25 oC Di sini tumbuhan dapat mencapai beratus-ratus spesies. cemara. tanaman semusim mati. rusa dan babi liar 5. Cirinya: y y Curah hujan 75 100 cm/tahun Pohon tidak begitu rapat dan spesies sedikit 10-20 spesies.3. menjelang musim dingin pohon2 menyesuaikan diri dengan menggugurkan daunnya. karenanya sebelum musim dingin disebut musim gugur. . Karena tinggi pohon tidak sama maka terjadi stratifikasi. Cirinya: y y y Curah hujan 40-60 cm /tahun. yang tinggal hanya bijinya. rubah merah. Bioma Hutan Gugur Daun (Deciduous Forest): Ciri khas daerah sub tropis. 4. Cirinya: y y y Hujan setiap hari. Jenis tumbuhan pinus. shg air membentuk salju. Suhu sangat rendah. ada juga yang berkanopi/tudung lebar. rakun. y Banyak terdapat tanaman epifit seperti anggrek. Bioma Hutan Hujan Tropis (Hutan Basah): Terdapat pada daerah tropis . Bioma Taiga: Terdapat pada daerah terdingin di belahan bumi utara dan di pegunungan tropik. mis di Siberia dapat mencapai -60oC. landak.

tumbuhan semusim berbunga sangat menyolok dengan masa pertumbuhan yang pendek 7. sedang atasnya mencair disebut permafrost. berang-berang. menjangan merah/elk. beruang hitam. singa. zebra. serigala abu-abu. kumbang dan rayap. dan Indonesia (NTB & NTT). kelinci. Disini dijumpai tanah yang lapisan bawahnya es. Cirinya: y Kondisi lingkungan: Curah hujan sedang (hujan selama 4 bulan. semut. trenggiling. Amerika selatan.y Hewan yang ada berbulu tebal seperti: kucing salju/lynk. serigala. kijang. Cirinya: y Iklimnya iklim kutub dengan musim dingin yang panjang serta gelap dan musim panas yang lama serta terang terus menerus. akasia (Afrika). banteng. Bioma Tundra: Terdapat di belahan bumi utara di dalam lingkaran kutub utara dan di pegunungan tropis pada ketinggian diatas 2500m. 6. Australia. selebihnya kemarau). rubah merah. Bioma Savana: Terdapat di kedua sisi katulistiwa. iklim kering. dan datang lagi pada musim panas). . y Tumbuhan yang ada: Pohon kerdil dan lumut kerak. burung pemakan bangkai. dan burung (berimigrasi pada musim dingin. y y Tumbuhan didominasi oleh rumput.eukaliptus (Australia) Hewan yang ada: Gajah. musim kering panjang dan pengap. berkembang di Afrika.

Cirinya: y Tumbuhan yang hidup adalah Rhizospora. sonnaretia. ketam dan siput. Bioma Hutan Mangove: Terdapat di daerah yang berawa atau berair payau (tepi pantai atau daerah berair). kebanyakan tumbuhan tersebut memiliki akar nafas (pneumatofora) dan berakar tunjang. remis. katak dan insekta lain. di dahan dan akar menempel kijing. Di dasar terdapat udang.8. ular. Hewan khasnya adalah ikan glodok atau ikan paru-paru (Periophthalmus). y Hewan dengan habitatnya berbeda: Burung pemakan ikan dan monyet (Di puncak pohon). . mangrove putih (Avicenia) dan Brugulera.

wikipedia.wordpress.com Ridwanaz.org/wiki/Ekosistem Deateytomawin.com/biologi .DAFTAR PUSTAKA Id.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->