Dasar – dasar Mesin Pendingin

Komponen mesin pendingin
Berdasarkan fungsi atau kegunaannya komponen mesin pendingin sistem kompresi dibedakan menjadi 2 bagian yaitu : A. Komponen pokok Yang dimaksud dengan komponen pokok adalah komponen atau alat yang harus ada dalam mesin pendingin ini terdiri dari : 1. Kompresor yaitu : alat yang digunakan untuk memampatkan uap bahan pendingin

2. Kondensor yaitu : alat yang digunakan untuk mengembunkan atau merubah uap bahan pendingin bertekanan tinggi menjadi cairan bahan pendingin bertekanan tinggi

3. Tangki penampung yaitu : alat yang digunakan untuk menampung cairan bahan pendingin bertekanan tinggi dari kondensor

Created by Rahmat Basuki,S.ST.Pi

Katup ekspansi Yaitu : alat yang digunakan untuk mengembangkan atau menurunkan tekanan cairan bahan pendingin 5. Evaporator yaitu alat yang digunakan untuk menguapkan atau merubah cairan bahan pendingin bertekanan rendah menjadi uap bahan pendingin bertekanan rendah 6. Akumulator (khusus untuk mesin pendingin sistem evaporator basah) yaitu : alat yang digunakan untuk memisahkan uap dan cairan bahan pendingin bertekanan rendah Spesifikasi komponen pokok 1.S.ST. Kompresor Berdasarkan cara kerjanya  Kompresor torak (reciprocating)  Kompresor rotary Berdasarkan konstruksinya  Kompresor tertutup Created by Rahmat Basuki.Pi .Dasar – dasar Mesin Pendingin 4.

Dasar – dasar Mesin Pendingin  Kompresor hermetic  Kompresor semi hermetic  Kompresor terbuka Berdasarkan penggunaannya  Kompresor single stage  Kompresor two stage 2. Evaporator Berdasarkan bentuknya  Evaporator bare  Evaporator plate  Evaporator finned (air blast evaporator) Berdasarkan penempatannya  Evaporator sistem basah  Evaporator sistem kering B.Pi .S. jenis alat bantu yang digunakan tergantung dari kapasitas mesin pendingin dan jenis bahan pendinginnya Created by Rahmat Basuki. Komponen bantu Yang dimaksud dengan komponen bantu adalah suatu komponen atau alat yang digunakan unuk membantu kelancaran kerja mesin pendingin. oleh karena itu tidak mutlak harus ada atau digunakan pada mesin pendingin. Katup ekspansi Berdasarkan cara kerjanya  Katup ekspansi manual  Katup ekspansi thermostatik  Eksternal  Internal  Katup ekspansi automatik  Kaup ekspansi float  Ekspansi kapiler 5.ST. Tangki penampung (receiver) Berdasarkan bentuknya  Tangki penampung horisontal  Tangki penampung vertical 4. Kondensor Berdasarkan media pendinginnya  Kondensor air  Kondensor shell and tube  Kondensor tube and tube  Kondensor shell and coil  Kondensor udara  Kondensor air dan udara (evaporative) 3.

Indikator Yaitu : alat yang digunakan untuk melihat ada tidaknya cairan bahan pendingin bertekanan tinggi yang mengalir ke katup ekspansi. alat ini ditempatkan pada saluran uap bahan pendingin bertekanan tinggi atau pada saluran antara kompresor sampai kondensor Jenis alat ini ada 2 macam yaitu : a) Oil separator yang dilengkapi dengan saluran pembuangan minyak pelumas.Pi . Didalam filter drier terdapat bahan pengering dissicant salah satu jenisnya adalah silica gel. alat ini dipasang pada saluran cairan bahan pendingin bertekanan tinggi atau pada saluran antara tangki penampung sampai katup ekspansi. alat ini ditempatkan pada saluran cairan bahan pendingin bertekanan tinggi atau antara tangki penampung sampai katup ekspansi dapat juga pada saluran setelah filter drier.S. ini digunakan pada mesin pendingin dengan bahan pendingin jenis amonia b) Oil separator yang dilengkapi dengan saluran pengembalian minyak pelumas ke kompresor ini digunakan pada mesin pendingin dengan bahan pendingin jenis halogen 2. oleh karena itu alat ini juga dapat untuk mendeteksi masih baik dan tidaknya filter drier Created by Rahmat Basuki.ST. Oil separator Yaitu : alat yang digunakan untuk memisahkan minyak pelumas dengan uap bahan pendingin bertekanan tinggi. Filter drier ini digunakan khusus untuk mesin pendingin dengan bahan pendingin halogen 3.Dasar – dasar Mesin Pendingin Adapun jenis alat bantu dan kegunaannya adalah sebagai berikut : 1. Filter drier Yaitu : alat yang digunakan untuk mengeringkan cairan bahan pendingin dari kandungan air.

6.S. alat ini hanyalah merupakan tempat persinggungan saluran cairan bahan pendingin bertekanan tinggi dari tangki penampung dengan saluran uap bahan pendingin bertekanan rendah dari evaporator. terutama pada mesin pendingin sistem evaporator kering Created by Rahmat Basuki. Alat ini digunakan untuk mesin pendingin sistem evaporator kering 5.Dasar – dasar Mesin Pendingin 4. kran ini pada umumnya dipasang pada saluran cairan bahan pendingin bertekanan tinggi atau sebelum katup ekspansi dan selain itu dapat pula dipasang pada bagian mesin pendingin lainnya seperti saluran by pass. saluran unload dll.ST.Pi . Kran selenoid Yaitu alat yang digerakkan dengan ada dan tidaknya aliran listrik. alat ini dipasang pada saluran uap bahan pendingin bertekanan rendah atau pada saluran evaporator sampai kompresor. Heat exchanger Yaitu : alat penukar panas untuk menambah kapasitas mesin pendingin. Akumulator Yaitu : alat yang digunakan untuk memisahkan uap cairan bahan pendingin bertekanan rendah .

katup atau keran. Alat pengaman Alat ini digunakan untuk mengamankan mesin pendingin apabila terjadi keadaan pengoperasian yang tidak sesuai dengan ketentuannya. jenis alat pengaman yang sering digunakan dapat berbentuk saklar. thermometer ruang pendingin. Alat ukur Alat ini hanya dapat digunakan untuk mengetahui keadaan pengoperasian mesin pendingin. Saklar pada alat ini akan terbuka atau memutuskan aliran listrik secara otomatis apabila tekanan penghisapan kompresor lebih rendah dari batas tekanan yang telah diatur pada alat tersebut Karena saklar tekanan rendah dikerjakan secara auto reset maka saklar akan menutup kembali secara otomatis setelah tekanan penghisapan normal kembali. alat ini akan bekerja secara otomatis yaitu terutama akan memutuskan aliran listrik apabila terjadi kelalaian. manometer tekanan pelumasan. Saklar pengaman yang digunakan pada mesin pendingin kerjanya dapat mempengaruhi oleh beberapa macam keadaan.Pi . manometer tekanan rendah. alat ini umumnya dihubungkan dengan saluran penghisapan kompresor. jenis alat ukur yang sering digunakan antara lain adalah manometer tekanan tinggi. dan thermometer media pendingin kondensor 2.Dasar – dasar Mesin Pendingin Komponen pengontrol Tujuan penggunaan komponen atau alat pengontrol adalah untuk memudahkan melakukan pengamatan keadaan pengoperasian mesin pendingin dan mengamankannya apabila terjadi kelalaian. Untuk itu maka pada saklar tekanan rendah terdapat 2 saklar pengatur tekanan yaitu : batas tekanan saklar akan membuka atau cut out dan batas tekanan saklar akan menutup kembali atau cut in. sehingga kemungkinan terjadinya kerusakan yang fatal dapat dihindari Berdasarkan kegunaannya terdapat 2 macam alat control meliputi : 1. Saklar tekanan rendah (Low pressure control) Yaitu merupakan saklar listrik yang kerjanya dipengaruhi oleh keadaan refrigerant dalam mesin pendingin yang bertekanan rendah.ST. Created by Rahmat Basuki. adapun jenis saklar pengaman yang kerjanya dipengaruhi oleh keadaan tekanan dan temperature adalah : 1.S. Jenis komponen pengontrol yang berbentuk saklar pengamanannya dapat digunakan pada mesin pendingin yang digerakkan oleh tenaga listrik.

Saklar tekanan tinggi (high pressure control) Yaitu merupakan saklar listrik yang kerjanya dipengaruhi oleh keadaan refrigerant dalam mesin pendingin yang bertekanan tinggi. Saklar pada alat ini akan terbuka apabila tekanan pengeluaran kompresor lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan yang telah diatur pada alat tersebut. saklar tekanan minyak pelumas dikerjakan secara manual artinya untuk mengembalikan posisi saklar agar tertutup kembali harus dilakukan dengan cara menarik atau menekan tangkai pembebasnya. 3. Pada alat ini menggunakan tekanan penghisapan kompresor sebagai pengimbang tekanan minyak pelumasnya. Created by Rahmat Basuki. sehingga hanya dapat dipasang pada mesin pendingin yang menggunakan jenis kompresor dengan pelumasan system tekan atau paksa. Saklar tekanan minyak pelumas (oil pressure control) Alat ini merupakan saklar listrik yang kerjanya dipengaruhi oleh tekanan minyak pelumas kompresor.2 Kg/cm2 atau 17 Psi. Namun karena saklar dikerjakan secara manual dengan hand reset.S.Pi . maka untuk menutup atau menghubungkannya kembali hanya dapat dilakukan dengan menarik atau menekan tangkai pembebasnya setelah tekanan pengeluaran kompresor lebih rendah dari batas tekanan yang diatur.Dasar – dasar Mesin Pendingin 2.ST. untuk itu ditentukan saklar akan terbuka apabila selisih antara tekanan minyak pelumas dan penghisapan kompresor kurang dari 1. alat ini umumnya dihubungkan dengan saluran pengeluaran kompresor.

S. Created by Rahmat Basuki. Saklar pada alat ini akan terbuka pada saat temperatur ruang pendingin telah mencapai batas temperatur yang telah diatur dan akan tertutup secara otomatis apabila temperatur ruang pendingin naik kembali.ST.Pi . oleh sebab itu tabung perasa selalu ditempatkan dalam ruang pendingin. Saklar temperature (thermostat) Saklar temperature yang digunakan pada mesin pendingin. Yang kerjanya dipengaruhi oleh temperatur ruang pendingin.Dasar – dasar Mesin Pendingin 4. Pada saklar temperatur dilengkapi tabung perasa (remote bulb) yang digunakan untuk mendeteksi temperatur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful