Seni Rupa Terapan di Jawa Timur Reog Ponorogo Warna-warna dan Bahan pada Topeng Singa Barong

Tiara Calista Shandy ± 7.1 ± 19 SMPN 1 Sidoarjo
Definisi Reog

seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi. Pagelaran Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog. Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa Barong". Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak. Jatilan. Sadar bahwa pasukannya terlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan maka pesan politis Ki Ageng Kutu disampaikan melalui pertunjukan seni Reog. raja hutan.Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Sejarah Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok. yang diperankan oleh kelompok penari gemblak yang menunggangi kuda-kudaan menjadi simbol kekuatan pasukan Kerajaan . dan ilmu kesempurnaan dengan harapan bahwa anak-anak muda ini akan menjadi bibit dari kebangkitan lagi kerajaan Majapahit kelak. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalam pemerintahan dan prilaku raja yang korup. dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. ia pun melihat bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berakhir. dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak (Dhadak) hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan Cinanya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirikan perguruan dimana ia mengajar anak-anak muda seni bela diri. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. yang merupakan "sindiran" kepada Raja Bra Kertabumi dan kerajaannya. ilmu kekebalan diri. yang menjadi simbol untuk Kertabumi.

dan warok ini memiliki ilmu hitam mematikan. para penari dalam keadaan 'kerasukan' saat mementaskan tariannya [3] . Seluruh tariannya merupakan tarian perang antara Kerajaan Kediri dan Kerajaan Ponorogo. Walaupun begitu.Majapahit yang menjadi perbandingan kontras dengan kekuatan warok. dan mengadu ilmu hitam antara keduanya. Populernya Reog Ki Ageng Kutu akhirnya menyebabkan Kertabumi mengambil tindakan dan menyerang perguruannya. Dewi Songgolangit. namun jalan ceritanya memiliki alur baru dimana ditambahkan karakter-karakter dari cerita rakyat Ponorogo yaitu Kelono Sewondono. Versi resmi alur cerita Reog Ponorogo kini adalah cerita tentang Raja Ponorogo yang berniat melamar putri Kediri. sendirian dan menopang berat topeng singabarong yang mencapai lebih dari 50kg hanya dengan menggunakan giginya. dan perguruan dilarang untuk melanjutkan pengajaran akan warok. Pasukan Raja Singabarong terdiri dari merak dan singa. Hingga kini masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan leluhur mereka sebagai pewarisan budaya yang sangat kaya. yang berada dibalik topeng badut merah yang menjadi simbol untuk Ki Ageng Kutu. Dewi Ragil Kuning. Dalam pengalamannya Seni Reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanya aliran kepercayaan yang ada secara turun temurun dan terjaga. dikawal oleh warok (pria berpakaian hitam-hitam dalam tariannya). Namun murid-murid Ki Ageng kutu tetap melanjutkannya secara diam-diam. mereka menganut garis keturunan Parental dan hukum adat yang masih berlaku. kesenian Reognya sendiri masih diperbolehkan untuk dipentaskan karena sudah menjadi pertunjukan populer diantara masyarakat. . and Sri Genthayu. sedangkan dari pihak Kerajaan Ponorogo Raja Kelono dan Wakilnya Bujanganom. namun ditengah perjalanan ia dicegat oleh Raja Singabarong dari Kediri. Upacaranya pun menggunakan syaratsyarat yang tidak mudah bagi orang awam untuk memenuhinya tanpa adanya garis keturunan yang jelas. pemberontakan oleh warok dengan cepat diatasi.

Adegan dalam seni reog biasanya tidak mengikuti skenario yang tersusun rapi. Tarian pembukaan lainnya jika ada biasanya berupa tarian oleh anak kecil yang membawakan adegan lucu. yang harus dibedakan dengan seni tari lain yaitu tari kuda lumping. baru ditampilkan adegan inti yang isinya bergantung kondisi dimana seni reog ditampilkan. Seni Reog Ponorogo terdiri dari beberapa rangkaian 2 sampai 3 tarian pembukaan. Yang lebih dipentingkan dalam pementasan seni reog adalah memberikan kepuasan kepada penontonnya. Adegan terakhir adalah singa barong. Disini selalu ada interaksi antara pemain dan dalang (biasanya pemimpin rombongan) dan kadang-kadang dengan penonton. khitanan dan hari-hari besar Nasional. biasanya cerita pendekar. Untuk hajatan khitanan atau sunatan. dengan muka dipoles warna merah. Tarian pertama biasanya dibawakan oleh 6-8 pria gagah berani dengan pakaian serba hitam.Pertunjukannya Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa peristiwa seperti pernikahan. Setelah tarian pembukaan selesai. Terkadang seorang pemain yang sedang pentas dapat digantikan oleh pemain lain bila pemain tersebut kelelahan. Tarian ini dinamakan tari jaran kepang. Jika berhubungan dengan pernikahan maka yang ditampilkan adalah adegan percintaan. Berikutnya adalah tarian yang dibawakan oleh 6-8 gadis yang menaiki kuda. Pada reog tradisionil. penari ini biasanya diperankan oleh penari laki-laki yang berpakaian wanita. Berat . Para penari ini menggambarkan sosok singa yang pemberani. dimana pelaku memakai topeng berbentuk kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak.

Sang pembarong yang perkasa dengan gemulai memainkan paduan dua unsur binatang ini sehingga menambah keelokan dan kegagahan Reog Ponorogo.biruan dan mengkilat. Pakaian pengiring menggunakan "penadon" berwarna hitam dipadu dengan kaos bergaris dengan perpaduan warna merah .warna ini bukanlah tanpa makna namun para pinesepuh telah menempatkan warna yang mempunyai makna atau yang menyimbolkan nafsu . ornamen Dhadak merak terdiri dari krakap berwarna merah atau hitam. hampir pasti mendominasi semua atribut dalam Reog. putih. kuning dan merah. juga dipercaya diproleh dengan latihan spiritual seperti puasa dan tapa. Properti Ketika Dhadak merak sudah mulai ngigel dan mengepakkan bulu . Barongan dan si Pembarong itu sendiri. putih atau merah dan lain sebagainya.topeng ini bisa mencapai 50-60 kg.nafsu yang ada dalam diri manusia. Secara garis besar warna .putih. Pesona warna yang terpancar dari warna . Kemampuan untuk membawakan topeng ini selain diperoleh dengan latihan yang berat. kalau kita amati ada 4 (empat) warna yang dominan dalam kesenian reog yaitu hitam.warna di kesenian Reog sungguh mengagumkan. Topeng yang berat ini dibawa oleh penarinya dengan gigi. Empat warna inilah. salah satunya pancaran warna bulu merak. Topeng Harimau ( Barongan / Cekathakan ) yang angker dan angkuh dihiasi oleh bulu burung merak yang hijau kebiru . yang nampak di mata hanyalah keindahan dan ketakjuban dari Dhadak merak. Selain warna bulu merak yang indah.warna itu menyimbolkan : . Warna warna mencolok inilah yang dominan dan menambah keindahan kesenian reog.bulu meraknya. kupingan bewarna kuning dan merah atau kuning . Warna . sampur biasanya menggunakan warna kuning.putih.

Nafsu ini berada pada tahap pertama yang tergolong sangat rendah. bila mana dia tidak melakukannya. Bahkan. dengan kesadaran itu ia terdorong untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan rendah dan selalu berupaya melakukan sesuatu yang mengantarkan kebahagian yang bernilai tinggi. Namun hitam juga menyimbolkan semangat. y Nafsu amarah yaitu jiwa yang masih cenderung kepada kesenangankesenangan yang rendah. tentram.1. nafsu yang sempurna berada dalam kebenaran dan kebajikan 3. sakau dan gundah gulana. karena nafsu ini tergolong tahap tertinggi. dan melambangkan kesucian. Orang yang masih memiliki nafsu lawammah ini biasanya disaat ia melakukan maksiat/dosa maka akan timbul penyesalan dalam dirinya. karena yang memiliki nafsu ini masih cenderung kepada perbuatanperbuatan yang maksiat. maka dia akan merasa gelisah. y Lawwamah yaitu jiwa yang sudah sadar dan mampu melihat kekurangan-kekurangan diri sendiri. y Nafsu Mutmainnah yakni jiwa tenang. tenang. karena kebiasaan berbuat keburukan tersebut. Warna Putih menyimbolkan nafsu muth mainah y Karena putih adalah warna yang bersih. 2. Secara alami nafsu amarah cenderung kepada hal-hal yang tidak baik. namun dalam kesempatan lain ia akan . Warna Hitam menyimbolkan nafsu lawwamah y Karena hitam memiliki makna yang terkait dengan keburukan. Warna Merah menyimbolkan nafsu amarah y Karena merah merupakan warna yang berani dan menandakan semangat berkobar. yaitu kesenangan yang bersifat duniawi.

dan warna putih adalah nafsu muthmainnah diwakili oleh figur Wibisana. pada jaman sekarang menjadi bahan antik yang tidak perlu atau sudah usang untuk dipelajari. Meskipun tidak diuraikan panjang lebar. merah. Makna mendalam yang dapat dipelajari dan dijabarkan secara detail ini. kuning. warna merah adalah nafsu ammarah diwakili figur Patih Kumbakarna. Wacana ini dapat diterangkan oleh sesepuh atau penangkapan secara alami oleh penonton dan penari. . yang notabene adalah kakak-beradik dari Kerajaan Simbol nafsu manusia ini dapat dipahami secara mendalam oleh beberapa atau pemain dan penonton kesenian reog. Selain itu ia juga menyesal kenapa ia tidak dapat berbuat kebaikan lebih banyak Dalam Serat Dewaruci empat nafsu itu dilambangkan dengan warna-warna.warna dominan dalam kesenian Reog inilah yang dapat dipetik dari tujuan Tontonan yang bisa membawa ke arah Tuntunan. hitam.mengulangi maksiat tersebut yang juga akan diiringi dengan penyesalan-penyesalan kembali. orang Jawa telah hafal karakter masing-masing tokoh dalam epik Ramayana di atas. warna kuning adalah nafsu sufiyah (suwiyah) yang diwakili oleh figur Sarpakenaka. dan putih. Padahal dari pengertian dan pemahaman sedikit inilah jiwa kita akan selalu terasah. warna hitam adalah lambang nafsu lawwamah yang dalam bentuk personifikasinya diwakili oleh figur Raja Dasamuka. Simbolisasi atas warna . Secara rinci dikatakan.

Para pengrajin reog juga berpendapat bahwa kulit harimau akan lebih bermanfaat bagi kelestarian seni Reog . Selain itu. Kulit itu diambil dari harimau jenis harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dan macan tutul (Felis pardus). membuat topeng Singa Barong ini mempunyai kharisma tersendiri jika digabungkan dengan rangkaian bulu burung merak.Topeng Singa Barong Kembali ke topik awal. para pengrajin menyebutnya macan gembong. nilai estetika dalam karakter yang kuat. Keberadaan kulit harimau pada topeng Singa Barong itu juga memberikan kekuatan dari para leluhur dan roh si harimau. Topeng Singa Barong yang dipakai dalam tarian Reog menggunakan kulit harimau sebagai bahan kerangkanya. Harimau Sumatera adalah yang terbaik dan terbanyak digunakan untuk topeng Singa Barong .

Ponorogo daripada dijual ke luar negeri. Mereka menambahkan bahwa harimau tidak akan punah di alam karena harimau betina dapat melahirkan 3-4 anak. Sehingga tidak ada salahnya bila induk yang sudah tua ataupun mati dimanfaatkan untuk kesenian Reog Ponorogo. Pengrajin Reog di Ponorogo hanya sebatas bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan lestarinya kesenian Reog Ponorogo. . Tentang dilarangnya penggunaan kulit harimau dan bulu burung merak tidak mempengaruhi pengrajin dalam perolehan bahan baku tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful