LAPORAN

PRAKTIK KERJA INDUSTRI DI

BENGKEL MESIN – SMKN 35
Jl.Kerajinan No. 42 Jakarta Barat

Disusun sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian nasional (UN) Tahun pelajaran 2011/2012 Di susun oleh:

NAMA NIS TINGKAT/KELAS PROGRAM KEAHLIAN

: AFRIZAL : 12379 : III M 2 : TEHNIK PEMESINAN

PEMERINTAH PROFINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN MENENGAH KAJURUAN DAN TINGGI

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 35
Kelompok tehnologi danindustri Jl.kerajinan no 42 ,krukut,taman sari-jakarta barat 11140 Telp.(021)6343146-6340028 Fax(021)6343146 e-mail:asemka_35jw@yahoo.co.id website:www.smkn35-jkt.sch.id

PENGESAHAN DAN PERSETUJUAN OLEH SEKOLAH

SMKN 35 JAKARTA BARAT

Jakarta, ………………………..2010 Disahkan Oleh Ketua Jurusan Materi Pembimbing

Drs.Yus Safrudin
NIP. 130 366 382

Drs. Nur Isya
NIP.

Mengetahui Kepsek SMK 35 Jakarta Jakarta Wakasek SMKN 35 Bidang Humas

Drs.Togar Sidabutar
NIP. 132 121 638

Suharto S.P.d
NIP.132 172 759

ii

PENGESAHAN DAN PERSETUJUAN OLEH

BENGKEL PEMESINAN SMKN 35

Jakarta, ….…..………..2010 Disetujui dan Disahkan Oleh, Kepala Bengkel PKL Pembimbing

Drs.Yus Safrudin
NIP. 130 366 382

Drs. Nur Isya
NIP.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih atas bantuanya dan perhatiannya.Humas dan Industri 3. Nur Agus Nasuha selaku Pembimbing Materi 5. Bapak Ir.Yus Safrudin selaku Ketua Jurusan Teknik Pemesinan 4. Widodo. Teman–teman yang secara langsung atau tidak langsung telah memberi semangat. Orangtua yang telah memberikan dorongan dan semangat selama menempuh pendidikan di SMKN 35 9.6 Agustus 2011 Penulis . MM selaku Waka. Bapak Indra selaku pembimbing Praktek di Perusahaan 7. penulis menyadari bahwa tanpa adanya bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak maka laporan tidak akan terwujud oleh karena itulah penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Korosi Specindo 6.Bid. Bapak Drs. Korosi Specindo Laporan ini di susun untuk di ajukan sebagai salah satu syarat untuk dapat mengikuti ujian nasional (UN) di Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 35 pada tahun ajaran 2012/2013. Di dalam penyusunan laporan ini. Jakarta.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang hanya dengan ridho dan kemurahannyalah sehingga penulis dapat menyelesaikan pelaksanaan praktek kerja industri dan menyelesaikan laporan ini yang di laksanakan di PT. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih jauh dari sempurna. Bapak Togar Sidabutar selaku kepala sekolah SMK NEGERI 35 jakarta 2. Bapak Drs. Bapak Ibu guru dan karyawan SMKN 35 Jakarta 8. Bapak Drs. Joko Suharto selaku Direktur PT.Untuk itu penulis sangat mengharapkan saran-saran dan kritik yang positif untuk lebih baiknya laporan ini. .

…….. L MESIN GERGAJI……………………………………………………......…… . C METODE PENULISAN DATA……………………………………………… D SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN………………………………….……. BAB II TINJAUAN UMUM BAB III TINJAUAN KHUSUS 1 2 2 3 A ALAT ALAT YANG DIPERGUNAKAN ………………. 8 9 13 11 12 13 14 15 16 15 21 22 K MESIN FRAIS…………………………………………………………. C MENGETAP………………………………………………………………… D MESIN GERINDA…………………………………………………………. G COATING ANTI GALLING………………………………………….. iv DAFTAR ISI…………………………………………………………………………….. M MESIN BOR…………………………………………………………..……………………… 7 B FINISHING………………………………………………………….. E MARKING…………………………………………………………………. F CARBON BLACK…………………………………………………..……….. H SANDBLAST………………………………………………………………... I J MESIN VIBRATOR………………………………………………………....DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PERSETUJUAN OLEH INDUSTRI…………………………………………. ii KATA PENGANTAR……………………………………………………………………... MESIN BUBUT…………………………………………………………….…...... i LEMBAR PERSETUJUAN OLEH SEKOLAH………………………………………….. v BAB I PENDAHULUAN A LATAR BELAKANG………………………………………………………… B TUJUAN PENULISAN LAPORAN…………………………………………...

BAB IV PENUTUP A KESIMPULAN………………………………………………………..… DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………… 23 23 24 ...…… B SARAN -SARAN………………………………………………………..

1 . di wajibkan melaksanakan pendidikan sistem ganda (PSG) di suatu perusahaan atau intansi pemeritahan segai salah satu syarat untuk dapat mengikuti ujian nasional (UN) pada tahun pelajaran 2011/2012. 4. B. Meningkatkan keterampilan yang membentuk siswa/siswi dengan program studi yang di pilih. bahwa setiap siswa diwajibkan untuk menyusun laporan dari Praktek Sistem Ganda (PSG). Meluaskan pandangan siswa terhadap berbagai jenis pekerjaan yang berhubungan dengan bidangnya. 5. hal ini telah di sadari sepenuhnya oleh pemerintah maka melalui Departemen pendidikan dan kebudayaan sekolah menegah kejuruan . Tujuan pendidikan sistem ganda secara keseluruhan diantaranya: 1. dalam rangka untuk sarana tenaga kerja pada perusahaan. Memberi peluang masuk penempatan tamatan dan mendorong siswa agar Mempunyai jiwa kewiraswastaan dan keingian untuk maju. 3. Sebagai bukti bersangkutan telah mengikuti dan melaksanakan PSG 3. Adapun tujuan dari penulisan laporan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Salah satu syarat mengikuti UN 2. 5. TUJUAN PENULISAN LAPORAN Sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Memberi kesimpulan kepada siswa untuk mempersyaratkan diri pada suasana Lingkungan kerja yang sebenarnya.BAB I PENDAHULUAN A. Memperkenalkan kemampuan siswa. LATAR BELAKANG Mengingat kemajuan teknologi yang terus menerus berkembang terdapat kesenjangan yang cukup besar dengan apa yang akan di hadapi oleh para siswa kejuruan di lapagan perusahaan . Mampu mencari alternatif pemecahan masalah kejuruan sesuai dengan program studi yang dipilih secara lebih luas dan mendalam yang terungkap dari karya tulis yang di susun. menambah pembendaharaan perpustakaan sekolah serta menunjang pengetahuan agkatan Selanjutnya dan lainnya. untuk melatih siswa dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang baik 4. 2.

Halaman Pengesahan Oleh Sekolah 3. Dari buku-buku diperpustakaan D. Tujuan penulisan laporan PSG C. Sistematika penulisan laporan BABII Tinjauan Umum BABIII Tinjauan Khusus BABIV Penutup 2 . Tanya jawab dengan para ahli dilapangan 3. METODE PENGUMPULAN DATA Adapun metode pengumpulan data yaitu berdasarkan dari beberapa hal seperti yang disesuaikan dibawah ini : 1. Halaman Pengesahan Oleh Perusahaan 4.C. Daftar Isi Laporan 5. Latar belakang B. Hasil Observasi lapangan kerja 2. Halaman Judul 2. SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN Dalam sistematika penulisan laporan ini akan menjelaskan isi laporan ini Kerangkanya terdiri dari: 1. Kata Pengantar BAB I Pendahuluan terdiri dari A. Metode Pengumpulan Data D.

4 . hingga saat ini lebih diakibatkan oleh perilaku yang tidak aman dengan factor sebagai berikut: 1.BAB II TINJAUAN UMUM Tidak hanya upah besar yang mejadi tolok ukur dalam menentukan jenis pekerjaan. Keselamatan kerja adalah hal yang seharusnya juga menjadi prioritas. Faktor lain yang mengganggu keselamatan kerja 24% disebabkan lingkungan atau peralatan yang tidak memenuhi syarat dan 73% karena perilaku yang tidak aman. Tidak memakai alat pelindung diri 5. Tidak mematuhi peraturan 3. dua hal terbesar yang menjadi penyebab kecelakaan kerja antara lain : • • Perilaku yang tidak aman dan Kondisi lingkungan yang tidak aman Meski demikian.hati 2. Kondisi badan yang lemah Persentase penyebab kecelakaan kerja yaitu 3% dikarenakan sebab yang tidak bisa dihindarkan. Sembrono dan tidak hati . seperti bencana alam. Tidak mengikuti standar prosedur kerja 4. penyebab kecelakaan yang pernah terjadi hingga menyebabkan keselamatan kerja terganggu. berdasarkan data dari Biro Pelatihan Tenaga Kerja. Apalah artinya gaji yang besar jika keselamatan diri tergadaikan? Bukankah kita tidak akan menikmatinya jika nyawa atau kesehatan kita terancam? Perlu Anda ketahui.

Jika demikian. Mengantisipasi keberadaan faktor penyebab bahaya dan melakukan pencegahan sebelumnya. cairan non-metal. mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit. bising. meningkatkan efisiensi kerja. Bahaya yang mengancam manusia dikarenakan jenis proyek: pencahayaan dan penerangan yang kurang. asap dan embun yang beracun. cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja adalah dengan menghindari terjadinya lima perilaku tidak aman yang telah disebutkan di atas. Memahami jenis-jenis bahaya yang ada di tempat kerja 3. faktor penyebab berbahaya yang paling sering ditemukan antara lain adalah : 1. Mengevaluasi tingkat bahaya di tempat kerja 4. Tujuannya antara lain untuk melindungi kesehatan tenaga kerja. 5 . dan bahaya yg ditimbulkan oleh peralatan. 2. Bahaya jenis fisika: lingkungan yang bertemperatur panas dan dingin. Berikut berbagai arah keselamatan dan kesehatan kerja : 1. harus diambil tindakan yang tepat terhadap tenaga kerja dan perlengkapan. agar tenaga kerja memiliki konsep keselamatan dan kesehatan kerja demi mencegah terjadinya kecelakaan. lingkungan yang beradiasi pengion dan non pengion. 2. hidrokarbon dan abu. bahaya dari pengangkutan.Tentu saja. uap steam. Mengendalikan terjadinya bahaya atau komplikasi. gas. vibrasi dan tekanan udara yang tidak normal. pendidikan akan kesehatan dan keselamatan kerja sangat penting artinya. Bahaya jenis kimia: terhirup atau terjadinya kontak antara kulit dengan cairan metal. 3. Terkait keselamatan kerja. Oleh karena itu.

memakai alat pelindung. 2. menggunakan cara kerja basah dan ventilasi pergantian udara. Berdasarkan UU Perlindungan Tenaga Kerja dan Kecelakaan Kerja. 6 . membuat daftar data bahan-bahan yang aman. setelah terjadi kecelakaan kerja. Apabila pemilik usaha tidak mendaftarkan tenaga kerjanya ikut serta asuransi tenaga kerja sesuai dengan UU Standar Ketenagakerjaan. pemilik usaha wajib memberikan subsidi kecelakaan kerja. menggunakan otomatisasi pekerjaan. melakukan pelatihan sistem penangganan darurat.Adapun cara pengendalian ancaman bahaya kesehatan kerja adalah : 1. menyusun peraturan kesehatan dan keselamatan kerja. Selain itu. Pengendalian administrasi : mengurangi waktu pajanan. maka pemilik usaha akan dikenakan denda. harus membantu tenaga kerjanya untuk mendaftar keikutsertaan asuransi tenaga kerja. pemilik usaha pada saat mulai memakai tenaga kerja. menutup mengisolasi bahan berbahaya. Pengendalian teknik: mengganti prosedur kerja. memasang tanda-tanda peringatan. demi menjamin keselamatan kerja.

ALAT-ALAT YANG DIPERGUNAKAN DALAM PEKERJAAN Alat-alat yang digunakan seperti : Kunci pas Kunci L Palu Obeng Tespen gergaji Mesin bor Mesin gerinda Mesin Masker Kacamata Kuas Meteran Mata bor Amplas Mesin frais Sigmat Mistar 7 .BAB III TINJAUAN KHUSUS 1.

2. Alat yang digunakan untuk memfinishing benda kerja ialah: Amplas Kikir Mata bor Pengertian uraian finishing dapat di simpulkan sebagai berikut:  amplas berguna untuk mengamplas bagian-bagian pada benda kerja yang ada bram dan corosi agar hilang dan sempurna. 8 .  Mata bor berguna untuk mencemper lubang untuk menghilangkan bram.Pengertian Finishing Finishing adalah suatu proses akhir dalam penyempurnaan benda kerja yang akan di produksi .FINISHING A.  Kikir berguna untuk mengkikir benda kerja agar rata dan sesuai dengan keinginan kita.

3.dan lainlain • • • • Pasang benda kerja pada ragum Beri minyak pada lubang benda kerja yang ingin ditap dan juga pada tap Masukkan tap kelubang benda kerja yang siap di tap Dengan memegang gagang tap putar tap kearah searah jarum jam dengan cara perlahan-lahan dan maju mundur. 9 . • Setelah benda kerja di tap check benda kerja menggunakan GO NO GO yang sesuai dengan nomor tap 4.tap. MESIN GERINDA A. Peralatran mengetap Cara mengetap • Siapkan peralatan untuk mengetap contohnya gagang tap. MENGETAP Pengertian mengetap adalah proses manual untuk membuat tread pada lubang di benda kerja.polish grinding Berguna untuk memkilapkan benda kerja dan membersihkan thread dari bram dengan cara disikat.oil.

Brush Flap Wheels B. Gerinda angin 10 .dan lain-lain.Gerinda angin Berguna untuk menggerinda\menghilangkan bram yang sulit dijangkau. Griding C.Grinding Grinding berguna untuk mengasah pisau pahat.mata bor.

Marking grafir 11 .5.MARKING STAMPING Adalah alat yang berguna untuk marking benda kerja menggunakan nomor dan angka yang ada diujung besi dengan cara diketok palu kearah bagian benda kerja yang ingin dimarkin Peralatan marking B.MARKING A.MARKING GRAFIR Adalah alat yang berguna untuk marking benda kerja menggunakan mesin grafir yang mengikuti arah cetakan pada huruf dan juga menggunakan skala.

Cara mengcarbon black Komposisi Chemical : • • 10 liter air dicampur 1 liter carbon black Terperatur 96˚– 98˚C Proses pelapisan : • Material harus bebas dari lemak dan karat : Dicuci dengan deterjen Dibilas dengan air bersih dengan air mengalir secara terus menerus • • • Setelah bersih material dicelupkan dalam chemical ±15 menit Diangkat kemudian dicuci dengan air bersih Dikeringkan 12 .MARKING ECHING Adalah alat yang berguna untuk marking benda kerja menggunakan aliran listrik yang diliri di ELECTROLYTIC MARKING SYSTEM dan menggunakan gairan OSTLING MARKING SYSTEM (SEA). B. Peralatan mengeching 6.C.CARBON BLACK A.Pengertian carbon black adalah untuk melapisi benda kerja agar tidak mudah berkarat.

COATING ANTI GALLING Coating ialah proses pengecetan terhadap benda kerja yang sesuai dengan ketentuan. A. bram dan karat Pre treatment : hidupkan oven . oil.Komposisi Coating : • • Lubricanting Solid Perbandinagn campuran : MoS2 : 1:1 hingga 1:3 ( cat dan thiner) B.Proses Coating : • • Material harus dibersihkan dari grease.panaskan material yang akan dicat pada temperatur 75˚C ± 5˚C selama 1 jam • • • Hidupkan kompresordan lakukan pengecetan dengan menggunakan spay gun Jarak antara spay gun dan material harus berkisar 15-20 cm Lakukan pemanasan kembali setelah proses cat selesai pada temperatur oven 150˚C ± 5˚C selama 1 jam • • • Dinginkan material diudara Matikan oven dengan memutar saklar temperatur oven Lepaskan saklar listrik 13 .• • Diolesi dengan minyak Jika akan dicat jangan diolesi minyak cukup dikeringkan saja 7.

Semprot dengan udara material yang sudah di blasting Ambil material dengan latexs.Menhidupkan mesin / proses blasting : • • • • • Hidupkan kompresor. A. dan buang air yang ada pada tangki Hidupkan mesin sand blast Buka keran saluran udara yang menuju kemesin sand blast Buang air yang ad pada saringan udara pada mesin sand blast Letakkan material yang akan di blasting didalam keranjang yang ada didalam mewsin sand blast • • • • • • • • • Tekan tombol vacum Tekan tombol untuk memutar keranjang Tekan pedal untuk penyemprot pasir Selama mesin berjalan preassure 70-80 Psi Proses blasting 20-30 menit Jika belum rata ulangi sekali lagi Tambah kan pasir untuk sand blast jika sudah habis Jika sudah selesain.8. dan masukkan kedalam kantung Corrosion inhibitor .SANDBLAST Sand balst ialah proses pelapisan benda kerja menggunakn pasir agar tidak mudah berkarat.

• Setelah mesin bersih masukkan cairan ST-AB dan ST-800 dengan perbandingan 1: 1.14 B.Mematikan mesin / terjadi gangguan selama mesin berjalan : • • • • • • Lepaskan pedal penyemprot pasir Matikan mesin pemutar pasir Matikan mesin vacum Tutup saluran udara dari kompresor Matikan mesin kompresor Matikan mesin sand blast 9.Pengertian mesin vibrator Adalah berguna untuk mengkilapkan benda kerja dan nenbuat benda kerja tidak cepat corosi. • • Nyalakan mesin vibrator dengan high speed .Cara nenakai mesin vibrator • Benda kerja yang ingin di cuci dengan mesin vibrator harus sudah difinishing terlebih dahulu. Masukkan benda kerja kedalam mesin vibrator selama 10 menit. .MESIN VIBRATOR A. B. • Nyalakan mesin dan air agar kotoran yang ada dimesin keluar dengan low speed.

. 15 • • Cuci kembali bemda kerja dengan sabun hingga bersih Semprot benda kerja hingga kering.• Setelah selesai angkat benda kerja menggunakan low speed.

Kegunaan daripada plat cekam tiga rahang ini untuk menjepit benda kerja yang sudah bulat atau benda kerja yang bersegi dua sama sisi misalnya : • Benda kerja yang bersegi tiga • Benda kerja bersegi enam • Benda kerja yang bersegi sembilan . macam dari pada mesin bubut ini adalah : • Untuk membuat suatu benda yang berpenampang bundar • Untuk membuat suatu lubang • Untuk membuat ulir • Untuk membuat suatu spiral Menurut jenisnya mesin bubut dibedakan berbagai bentuk antara lain : • Mesin bubut kepala lepas • Mesin bubut kepala tetap • Mesin bubut Repelar Fon Korosel Untuk lebih jelasnya dalam hal ini akan uraikan satu persatu tentang mesin bubut. 1. Plat cekam dengan empat rahang ini berfungsi sebagai penjepit benda kerja yang berbentuk : a. MESIN BUBUT Mesin bubut adalah sebuah mesin yang mempunyai mesin gerak utamanya berputar. Bulat c. Peralatan mesin bubut a. Plat cekam 3 (tiga) rahang Pelat cekam dengan tiga rahang ini mempunyai bentuk bundar dan plat cekam ini dengan tiga rahang dapat bergerak secara otomatis atau bekerja dengan sendirinya. Keempat cekam ini dapat bergerak bebas tetapi tidak secara otomatis melainkan dengan kunci plat cekam tersebut. namun plat cekam ini mempunyai rahang penjepitnya. Segi empat b. Plat cekam empat rahang Plat cekam empat rahang ini terbentuk bundar.BAB III TINJAUAN KHUSUS A. Yang membentuk beraturan b.

A. 11. bagian puncaknya menyudut 80º pahat bubut ini terdiri dari 2 macam yaitu : • • Pahat kiri Pahat kanan 2.MESIN FRAIS . Pahat bubut rata Gunanya untuk membuat dari pada bagian luar sehingga bulat dan rata. Macam-macam pahat bubut 1. Pahat bubut muka Pahat bubut ini gunanya untuk membubut permukaan ujung benda kerja yang bagian tebalnya hingga merata baik pekerjaan ini dipukul pada kepala lepas atau tidak.

.

.

Pada meja-meja inilah cetakan atau dies diletakkan. sehingga bentuk dan ukuran benda kerja sesuai dengan yang diinginkan. dengan cara diikat dengan baut dan mur. KOROSI SPECINDO adalah mesin frais hidrolik dengan bermacam-macam jenis. Mesin frais hidrolik adalah mesin yang dapat mencetak benda kerja yang terbuat dari besi-besi plat.Mesin frais Mesin frais yang terdapat di PT. yaitu meja atas atau disebut meja jalan karena meja inilah yang bergerak naik dan turun dan meja bawah atau penjepit. 18 Mesin ini mempunyai dua buah meja. Mesin frais hidrolik terdiri dari beberapa bagian utama antara lain : • • Meja jalan Meja penjepit .

19 Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengoperasikan mesin frais : • • • Mengunci blok pencetak dengan kuat Menyesuaikan benda kerja yang akan di frais dengan kemampuan mesin frais Memeriksa terlebih dahulu mesin frais sebelum dipergunakan A. dua tombol untuk menyalakan dan mematikan motor penggerak.Macam-macam mesin frais Sesuai dengan keperluan . Apabila tombol fungsi ditekankan. maka oli tersebut turun kembali dan meja tersebut ditarik dengan motor penggerak yang berada di atas badan meja mesin frais. yaitu : 1. Ketika meja jalan naik. berbeda dengan mesin-mesin lainnya yang banyak bergerak berputar ada empat tombol pada mesin frais ini. maka listrik akan mengalir ke motor penggerak sehingga motor berputar. putaran ini mengalir kebelakanggan badan mesin tempat oli berada yang kemudian naik ke atas tempat motor penggerak naik dan turunnya meja jalan.• • • • Blok pencetak Tangki pelumas Motor penggerak Badan mesin frais Cara kerja mesin frais sederhana karena geraknya hanya turun dan naik. sedangkan dua tombol lagi untuk menjalankan meja jalan frais turun dan naik. mesin frais dibuat dan dapat dibagi dalam dua golongan besar. Mesin frais utama .

Mesin frais universal . 2. Mesin frais lutut dan tiang Mesin frais lutut dan tiang dipergunakan pada bengkel-bengkel pada tempat latihan atau sekolah kejuruan dimana terdapat pelajaran praktek mesin. Mesin frais khusus Pada mesin frais kita juga dapat mengenal mesin frais lainnya. 20 Mesin frais yang tergolong jenis mesin frais lutut dan tiang diantaranya ialah : 1. yang dapat bergerak membujur secara otomatis atau dengan tangan. Sadel dipasangnya dapat melintang ke atas tiang dan mundur di atas lutut. Mesin frais datar (Horizontal) Mesin dari meja ini hanya dapat digerakkan pada tiga arah yaitu : • • • Arah membujur Arah melintang Arah tegak 2. Tiang ini dipasang lutut yang dapat bergerak naik dan turun. misalnya mesin frais baku. Mesin frais dibagi menjadi dua golongan yaitu : 1. Mesin frais meja Meja frais meja termasuk mesin frais produksi frais yang mengerjakan bentukbentuk pengerjaan frais dengan jumlah hasil yang sama dan banyak dalam waktu singkat. Bagian utama dari jenis mesin adalah tiang. Di atas lutut terdapat meja.2.

3.Meja dari mesin ini pada prinsipnya sama seperti pada mesin frais datar. 12. hanya pada mesin frais universal dapat berputar mendatar dan membuat sudut ± 45º kearah tiang mesin.MESIN GERGAJI . Mesin frais tegak Pada mesin frais tegak letak sumbu utama spindelnya tegak lurus terhadap meja mesin.

13.maka listrik akan mengalir ke motor penggerak dan akan berputar .perputaran motor dihubungkan dengan sebuah sabuk pada keping penerus dihubungkan dengan roda gigi penghubung.Mesin gergaji Mesin gergaji pada umumnya digunakan memotong benda kerja dengan menggunakna daun gergaji. 21 Cara kerja mesin gergaji dengan cara menyalakan mesin . Pada roda penghubung memutar keping penggerak dan penggerak batang penggerak dan menghasilkan gerakan maju mundur.MESIN BOR .

selanjutnya roda gigi berputar dengan luas pemutar yang menghasilkan tekanan pemakan. maka motor listrik yang berada di atas mesin akan berputar akan memutarkan poros mesin bor dengan sabuk pemutar.Mesin bor Mesin bor pada umumnyadigunakan untuk membuat lubang pada benda kerja. Mesin bor bangku 3. kemudian poros berputar di dalam rumah pipa yang mana dapat digerakkan keatas dan kebawah dengan bantuan roda gigi dan balok bergigi. Mesin bor pada umunya terbagi dari berbagai macam yaitu : 1. Mesin bor tangan 2. . yaitu dengan menyalakan mesin bor. Mesin bor tiang atau gerak Cara kerja mesin bor. Disamping itu dapat juga digunakan untuk bermacam-macam operasi.

Bengkel Mesin selain tempat praktek siswa juga membuat peralatan produksi yang dapat di jual ke pasaran 2. Adapun hasilnya akan penulis laporkan dalam bentuk karya tulis. yaitu: 1.22 BAB IV PENUTUP A. KESIMPULAN Setelah penulisan melaksanakan program praktek sistem ganda (PSG) pada BENGKEL MESIN SMKN 35. Peralatan di Bengkel Mesin bervariasi ada yang modern dan ada yang konvensional B. dengan ini penulis mempunyai kesimpulan sebagai berikut : 1. Agar lebih diperbanyak dan dipermodern peralatan di bengkel sehingga sesuai standar industri 2. Keselamatan dan kesehatan kerja perlu diperhatikan . SARAN-SARAN Beberapa saran yang ingin penulis sampaikan sebagai berikut bahan pertimbangan khususnya sebagai perusahan dan sekolah untuk kemajuan dan kebaikan dimasa mendatang.

23 .

DAFTAR PUSTAKA 1. Buku Jurnal Pelaksanaan Sisten Ganda . Daftar Pustaka Sekolah Menengah Kejuruan 35 Jakarta 3. Brosur-brosur tentang pemesinan 2.