P. 1
Ilmu ekonomi mikro

Ilmu ekonomi mikro

|Views: 776|Likes:
Published by Fery Afrianto

More info:

Published by: Fery Afrianto on Jan 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2013

pdf

text

original

TUGAS ILMU PENGGANTAR EKONOMI TENTANG SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI MAKRO DAN MIKRO

DI SUSUN OLEH : Kelompok 10 BAB 3 1. 2. 3. Nelly Darma Putri Miras David Rosalia

DOSEN PEMBIMBING : FERI ANTONI.SE.M.M

SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI (STIA) SETIH SETIO MUARA BUNGO TAHUN AJARAN 2011/2012

penelaahan ekonomi tersebut diusahakan untuk lebih dikembangkan lagi Oleh THOMAS AGUINAS dengan beberapa tambahan pemikiran yang bersumber dari buku injil . Ilmu ekonomi dianggap sebagai suatu disiplin baru mulai tahun 1776. Sebetulnya penelaahan ekknomi sudah mulai dipelajari orang sejak Aristoteles (350 sm ) . Tahun tersebut sering dianggap sebagai tahun kelahiran ilmu ekonomi dan Adam Sith dianggapa sebagai bapak Ilmu ekknomi karena beliaulah yang memberikan dasar dan konsep yang jelas secara utuh . yang berhasil mengangkat penelaahan ekonomi menjadi suatudisiplin baru . pada gilirannya. dan jasa yang diperjualbelikan. yang akan menentukan harga. barang. Dimana buku tersebut berjudul ³ AN INGUIRY INTO THE NATURE AND CAUSES OF THE WEALTH OF NATIONS. Sampai tahapan ini ekonomi sering disebut dengan FISIOKRAT. ADAM SMITH. pengganguran berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak ) terhadap hal-hal ter Sejarah Ilmu Ekonomi Ilmu ekonomi tidak diciptakan secara mendadak tetapi ia berkembang melalui suatu proses yang panjang. yaitu ADAM SMITH . dan bagaimana harga. yaitu sejak ditulisnya sebuah buku oleh seorang ahli ekonomi.SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI MAKRO DAN MIKRO Ilmu ekonomi mikro (sering juga ditulis mikroekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input. terutama mengenai pertumbuhan ekonomi inflasi. Pada tahun 1758 FRANCOIS QUESNAY mencoba untuk menjelaskan lebih jauh. ³LEBIH BERSIFAT FILOSOFIS´ . menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya. Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa. namun meskipun demikian sampai pada tahap ini perkembangan penelaahan belum sampai membentuk satu disiplin ilmu sendiri. Kemudian pada tahun 1270.Namun Penelaahan ekonomi pada waktu itu baru dipelajari pada tingkat yang sangat mendasar . Pada tahun 1776 muncul tokoh baru . yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Kebalikan dari ekonomi mikro ialah ekonomi mikro.

Pengertian tentang tradisi kalasik yang menjadi sumber dari teori ekonomi mikro perlu benar-benar di camkan karena kita akan sering menjumpainya . ilmu ekonomi sangat banyak dirasa manfaatnya oleh manusia di dalam usaha merekea untuk tarap hidup. 2. dan John Stuart Mill. karena itu kita akan sering menjumpai nama Keynes pada modul ±modul berikutnya. Jadi perlu kita perhatikan bahwa ilmu ekonomi berkembang melalui jalan yang panjang dan baru mendapat sambutan ilmu setelah setelah keluarnya buku Adam Smith tersebut di atas. Perkembangan pemikiran Neoklasik menerima berbagai kritik yang dikemukakan tajam dari para ahli ekonomi sejarah. Ahli-ahli ekonomi yang disebut belakangan seterusnya dikembangkan oleh Mazhab Austria dan diteruskan oleh oleh Leon Walras. Analisis neoklasik yang dikemukakan Sraffa. maka tidak mungkin terjadi dalam kenyataan struktur pasar persaingan . INTEREST AND MONEY´ yang menjadi dasar bagi perkembangan teori ekonomi makro . Ilmu ekonomi berkembang terus. Kritik itu mendapat peluang untuk dikaji oleh pemikir Neoklasik. seperti dikemukakan oleh Sraffa dan Robinson. yang akhirnya melahirkan teori-teori persaingan tidak sempurna. Sejak itu. David Ricardo. yaitu Thomas Malthus. Kritik itu senantiasa tidak setuju dengan asumsi-asumsi yang digunakan oleh pemikir ekonomi klasik dan neo-klasik.yang disebut ilmu ekonomi. Perlu kita camkan bahwa perkembangan teori ekonomi makro didasari oleh buku Keynes tersebut . bahwa pada kurva biaya rata-rata ada bagian yang menurun. dan kelembagaan. Robinson 1. Tradisi klasik ini menelorkan perkembangan bagian teori ekonomi yang dikenal sebagi teori ekonomi mikro. Dimana Keynes mendasarkan pada adanya campu tangan Revolusi Teori Ekonomi Mikro dan Makro Persaingan Tidak Sempurna Piero Sraffa dan Joan. Kalau kita melihat defresi ekonomi yang terjadi tahun 1930an dimana melahirkan ahli ekonomi yang baru yaitu JOHN MAYNARD KEYNES´ dengan bukunya yang sangat terkenal ³ GENERAL THEORI OF EMLOYMENT. Gagasan Adam Smith tersebut menjadi dasar bagi ahli ekonomi berikutnya . Sisi lain dari perkembangan ilmu ekonomi yang berasal dari Adam Smith adalah cabang yang dikembangkan oleh Karl Marx dan dianut oleh negara-negara sosialis komunis dan yang timbul belakangan dinegara-negara yang menganut faham ekonomi liberal yaitu golongan radikal atau golongan ³ New Left´ . Alfred Marshall. V. dll pada tahun 1890an.

seperti memperbanyak produksi. sifat-sifat tersendiri. pembayaran dengan kredit. sehingga mereka dapat mempengaruhi jumlah produksi di pasar. dan sekaligus menetapkan harga yang tinggi. Dengan demikian andaian-andaian yang digunakan dalam struktur pasar persaingan sempurna tidak realistik. sehingga merupakan rintangan bagi yang baru atau yang akan memasuki pasar. Dengan meningkatnya harga akan menciptakan laba maksimum. Chamberlin mengamati bahwa kondisi untuk persaingan sempurna sudah tertinggi. maka ini pun menimbulkan . pelayanan yang memuaskan. Robinson memperkuat argumantasi sraffa baik dalam berbagai tulisannya. pertanda-pertanda terjadinya persaingan monopoli antara lain terlihat dengan adanya kegiatan iklan. menurunkan harga. Persaingan Monopolistis dan Keseimbangan Perusahaan Monopolitis 1. maupun pada bukunya yang berjudul The Economic of Imperfect Competation.sempurna. sehingga dia menyusun teori persaingan monopoli. masing-masing produk mempunyai ciri-ciri khusus. Di samping itu perusahaan yang sukses ini akan selalu menciptakan rintangan-rintangan masuk. bukan karena kesalahan metodenya. yakni persaingan terjadi. tetapi karena asumsi-asumsi yang digunakan tidak sesuai dengan kenyataan ekonomi yang terjadi. 2. goodwill perusahaan. korting harga. Bagi perusahaan-perusahaan yang telah established. Kalau sebelumnya ada dua macam struktur pasar yakni persaingan sempurna dan monopoli murni. sehingga menimbulkan preferensi pada konsumen. Monopolistic competition (persaingan monopoli) terjadi karena setiap produsen menghasilkan produk yang hampir sama. Itulah yang dia monopoli. 3. tetapi dengan struktur monopoli. Tetapi karena loyalitas konsumen terhadap merk barang. Secara ekonomis masih dilakukan analisis dengan peralatan analisis marjinal. dan peranan konsumen yang lemah dalam penentuan harga barang. maka Chamberlin melihat bahwa kedua sruktur ditemukan serempak dalam kenyataan. tidak ada pada orang lain. Oleh karena itu akan dapat mengundang saingan sendiri untuk masuk ke pasar. sehingga tingkat laba menjadi normal kembali. Pemikiran Chamberlin sering terasing dan tidak riil tentang teori ekonomi. kredit dan sebagainya. dijumlahnya pun tidak banyak. Masing-masing barang mempunyai keunggulannya. Justru struktur monopoli banyak ditemukan dalam kenyataannya. Perusahaan skalanya semakin besar. telah sukses dan telah berdiri lama mempunyai good-will terhadap langganan-langganannya.

Bukti-bukti yang ditemukan belum memanfaatkan berlakunya teori ini. tetapi cenderung terjadi bilamana satu perusahaan dalam oligopoli menurunkan harga maka lawan-lawannya akan mengikuti. Pembatasan struktur pasar monopoli murni telah berlangsung sejak masa ekonomi Klasik. sedangkan ongkos tetap produksi per satuan meningkat. kelemahan administrasi. oligopoli parsial. tetapi struktur pasar oligopoli relatif baru. antara lain oligopoli penuh.monopoli. Hal ini terjadi. belum tentu akan diikuti oleh saingannya. Tetapi. struktur pasar oligopoli dapat dikatakan sebagai persaingan monopoli terutama untuk oligopoli yang berdiferensiasi. Dalam hal tertentu. kemungkinan berbagai kelemahan masih belum dapat diatasi. maupun dalam hal kebijaksanaan harga. Teori untuk struktur oligopoli belum dapat digeneralisasikan. sehingga perilakunya sukar untuk diprediksi. karena perusahaan-perusahaan itu telah mampu mengontrol harga. jika suatu perusahaan dalam struktur oligopoli menaikkan harga. sehingga lahir teori persaingan tidak sempurna. oligopoli yang kolusi dan nonklusif. Berbagai bentuk struktut oligopoli telah dibicarakan. mengakibatkan George Stigler menyusun teori tentang kurva permintaan yang patah (kinky demand curve). baik dalam perluasaan pasar dengan melalui berbagai kegiatan iklan. Keseimbangan perusahaan tidak lagi dalam kondisi optimal. Meskipun dalam pasar mereka melakukan persaingan. Struktur pasar yang oligopoli. Harga yang stabil ini dapat juga disebabkan selera dan teknologi yang stabil. antara lain disebabkan oleh tingkat harga yang stabil. Monopoli. dan persaingan tidak sempurna umumnya kebijaksanaan harga cenderung bersifat personal. Kenyataan ekonomi telah berubah selama akhir abad ke-19 sampai dengan 1930-an. dan pengeluaran-pengeluaran untuk biaya penjualan meningkat. karena masingmasing mempunyai ciri-ciri khas tersendiri. Hal ini kembali ke persoalan faktor personal dan impersonal. Selanjutnya under-capacity ini dapat dipakai sebagai strategi untuk rintangan masuk ke pasar industri. Oligopoli dan Konsentrasi 1. sehingga tingkat harga menjadi mahal. faktor terjadinya kolusif. 2. Meskipun demikian. Hal terakhir ini terutama disebabkan terjadinya under capacity dalam produksi. 4. 3. dan oligopoli tertutup dan . dan secara lebih khusus timbul struktur pasar persaingan monopoli dan oligopoli. oligopoli terbuka. Dalam struktur oligopoli khususnya.

dan di pihak lain terjadi perolehan REVOLUSI TEORI EKONOMI MAKRO Depresi Ekonomi dan Relevansi Teori 1. Pengangguran berarti yang tidak mempunyai sumber penghasilan yang secara ekonomis tidak mempunyai daya beli. Teori oligopoli sulit untuk menggeneralisasikannya. 5. sehingga ada teori untuk tipe-tipe tertentu oligopoli. karena perilakunya telah bersifat personal. Kalau simetrik maka terjadi persaingan harga. Misalnya. karena telah ditemukannya cara-cara pengukuran tingkat konsentrasi. yakni tidak adanya penyelesaian keseimbangan yang unique. karena masuknya faktor-faktor nonekonomi dan tidak adanya koordinasi baik langsung maupun tidak langsung di antara perusahaan-perusahaan yang independen. maka kondisi monopoli terjadi. Tetapi. persaingan tidak sempurna umumnya. Hubungan antara struktur dengan perilaku yang dikaitkan dengan kinerja industri semakin mantap digunakan dalam pembahasan-pembahasan oligopoli khususnya. dan perilaku perusahaan-perusahaan tersebut terkoordinir baik langsung maupun tidak langsung. . 4. akibat terjadinya akumulasi modal yang semakin tinggi. 3. kalau di antara perusahaan itu terjadi kolusi. semakin tinggi konsentrasi. tetapi derajat monopoli dalam suatu barang-barang atau jasa. Kolusi formal atau tidak formal. Perilaku harga pada oligopoli pimpinan juga tergantung apakah tipenya simetrik atau nonsimetrik. dalam usaha untuk mengatasi risiko ketidakpastian yang mendatangkan berbagai kerugian. Dengan ukuran ini. Masalah yang menjadi kontroversi dalam teori oligopoli adalah terjadinya indeterminasi. sehingga kegiatan ekonomi menurun dunia telah kelebihan penawaran karena produksi tidak terbeli. tetapi kalau nonsimetrik tingkat harga pimpinan diikuti atau dijadikan pedoman bagi perusahaan-perusahaan yang relatif kecil. yang mendatangkan pengangguran yang luar biasa. serta oligopoli pimpinan baik yang simetrik maupun nonsimetrik. Depresi ekonomi yang terjadi pada tahun-tahun 1930-an telah mendatangkan musibah bagi kegiatan ekonomi.oligopoli homogen dan berdiferensiasi. dapat ditentukan tidak hanya tingkat atau derajat oligopoli. yang berakibat perusahaan-perusahaan (produsen) mengurangi produksi. Apa yang diproduksi tidak dapat diserap pasar.

sehingga semua penganggur tertampung dan keadaan tetap dalam kesempatan kerja penuh (full employment). ketiga prinsip yang pokok ini dilengkapi dengan fungsifungsi permintaan. tidak dapat hanya dengan analisis mikro. Dalam hal ini Keynes dan beberapa ahli lainnya setuju pemerintah menggunakan pengeluaran untuk pekerjaan umum sehingga masalah depresi dapat diatasi. tidak sebagai alat penyimpan nilai atau kekayaan. Keynes adalah kecenderungan konsumsi (dipihak lain berarti kecenderungan menabung). Tetapi ada kelompokkelompok yang tidak bersedia bekerja dengan tingkat upah yang relatif lebih rendah. dan mencoba untuk menyelesaikannya. jika pengangguran terjadi. 5. Ternyata teori-teori klasik dan neoklasik mempunyai kelemahan yang berarti. dan preferensi likuiditas. teori lama itu tidak mengakui adanya pengangguran terpaksa. terjadi pula perbedaan paham tentang peranan pemerintah dalam mengatasi persoalan depresi ekonomi. pasar tenaga kerja dan pasar barang kurang erat dalam ajaran neoklasik. efisiensi kapital marjinal (MEC). Dalam teori kesempatan kerja. Mereka tidak mau berhenti dengan terjadinya penurunan tingkat upah. sehingga mendorong kekuatan untuk mencari jalan ke luar. Di samping persoalan tersebut. karena fungsi uang yang netral. karena variabel-variabel riil dalam pasar barang tidak dapat dipengaruhi secara langsung oleh variabel moneter. sehingga setiap penambahan uang semata-mata diperlukan untuk transaksi. Kaitan antarpasar uang. Perilaku orang menabung berbeda . Pengangguran yang terpaksa ini mengganggu pembahasan teori-teori yang ada. Lingkungan pembahasan telah menjadi lebih luas. 4. Selanjutnya. Tokoh yang terkenal mengajukan rekomendasi ini adalah J. dan fungsi produksi. sehingga andaian-andian yang dipakainya tidak sesuai lagi dengan ekonomi. dan tidak bersedia bekerja dengan tingkat upah yang rendah.M. maka pengusaha harus menurunkan tingkat upah. Berbagai teori ekonomi yang ada ternyata tidak mampu lagi untuk menjawab persoalan-persolan yang muncul. Dalam teori moneter klasik dan neoklasik terjadi pula dikotomi. Uang mempunyai fungsi hanya sebagai alat tukar.M. 3. Kesempatan Kerja dengan Intervensi Pemerintah 1.2. lebih menyeluruh. Menurut teori ini. keynes yang berjasa dalam mengajukan teori-teori baru yang merupakan revolusi dalam perkembangan teori ekonomi makro. penawaran. Inti teori ekonomi makro yang dikemukakan J. Para ahli ekonomi mencoba mencari sebab-musabab terjadinya depresi tersebut.

Oleh karena itu kegiatan ekonomi dapat mendatangkan resesi depresi. maka permintaan melakukan investasi. tetapi juga sebagai penyimpan nilai. Pasar tenaga kerja dihadapkan dengan persoalan adanya pengangguran terpaksa yang tidak dapat diselesaikan secara otomatis. Dengan demikian. sedangkan investasi yang menciptakan kenaikan pendapatan. ada kelompok masyarakat yang tidak bersedia menerima tingkat upah terlalu rendah. Kontroversi Teori Moneter 1. 3. Selanjutnya. pada suatu waktu. Namun demikian. tetapi oleh pendapatan. Walaupun tingkat upah diturunkan. tetapi permintaan yang digunakan untuk spekulasi merupakan hal yang baru sama sekali. penawaran uang tidak hanya untuk keperluan transaksi. maka permintaan efektif bangkit dan kecenderungan konsumsi kembali naik. Tingkat investasi yang dilakukan tergantung pada MEC. Jadi aspek (C+I) merupakan komponen permintaan efektif yang mendorong roda kegiatan ekonomi. Misalnya. oleh karena itu dapat terjadi jumlah investor yang diperlukan tidak sama dengan jumlah tabungan yang tersedia. atau sebaliknya. tetapi dengan komponen kedua itu. tetapi juga untuk keperluan spekulasi.dengan perilaku investor. Untuk mengatasi ini (karena tabungan tidak cukup untuk investasi). Kalau ini terjadi. Singkatnya. komponen yang baru ini telah mendekatkan model pembahasan ke dalam kenyataan ekonomi. serta membuka kemungkinan lahirnya teori-teori baru. Bukan investasi yang tergantung pada pendapatan. dan kebutuhan uang untuk transaksi dapat terganggu. penggunaan untuk spekulasi dapat meningkat. Variabel tabungan tidak dipengaruhi tingkat bunga. Karena fungsi uang bukan semata-mata untuk media-pertukaran. Dan penelitian-penelitian itu fungsi konsumsi . kecenderungan investasi diperkirakan meningkat. pembelian barang maupun jasa. harga obligasi dapat naik dan menimbulkan kelebihan penawaran. 2. jika tingkat bunga turun. sedangkan fungsi tabungan relatif stabil. Dapat terjadi investasi lebih kecil dari tabungan. fungsi investasi itu tidak stabil. Permintaan uang untuk transaksi tidak ada bedanya dengan yang ditemukan pada pasar uang klasik. Teori-teori ekonomi dari Keynes mendapat kritik yang membangun sehingga mendorong diskusi yang serius penelitian-penelitian untuk menguji hipotetisnya. sedangkan tabungan ditentukan oleh tinggi rendahnya pendapatan.

rasio kekayaan human wealth (kekayaan yang bersifat manusiawi) dan kekayaan yang nonhuman. perlu diingat acuan waktu masing-masing. Friedman melanjutkan penelitiannya ke bidang teori moneter dan memugar teori kuantitas uang. Freidman menganggap bahwa uang adalah kekayaan. serta kekayaan dalam harga berlaku. Permintaan akan uang ditentukan oleh tingkat harga obligasi. Ternyata. tetapi juga pendapatan relatif. yang dapat mendorong tingkat bunga turun sehingga volume investasi dapat meningkat. potensi saham. Teori moneter mengalami kontroversi. bukan hanya pendapatan absolut saja yang berpengaruh secara berarti pada konsumsi. Analisisnya tidak terlepas dari tradisi klasik. Tradisi klasik dalam hal ini adalah dalam mencapai pertumbuhan dengan akumulasi modal akan mengubah . bukan saja dalam pengertian keuangan tetapi juga dalam arti yang luas. Friedman melihat bahwa modelnya kurang elastik terhadap variabel suku bunga. sedangkan efek-Pigou dapat pula menjelaskan bahwa variabel kekayaan dapat mempengaruhi konsumsi. di satu pihak. 4. pendapatan permanen. dan siklus kehidupan. inflasi. Variabel terakhir ini merupakan pendapatan demikian. Namun demikian. untuk spekulasi di pihak lain. ketiga penemuan ini menyangkut jangka panjang sedangkan hipotetis pendapatan absolut adalah dengan acuan waktu jangka pendek. Efek-Keynes telah mencoba untuk melihat hubungan antara variabel harga dengan kebutuhan uang untuk transaksi preferensi likuiditas. Dengan demikian timbul sintetis antara pemikiran neoklasik dan Keynes. Dalam pengembangan teori-teori konsumsi. Penelitian-penelitian yang lebih intensif dilakukan dalam rangka mengadu teori mana yang relatif lebih sesuai dengan perkembangan kenyataan ekonomi. 2. Teori Unlimited Supplies of Labour merupakan teori tenaga kerja klasik yang disusun kembali oleh Arthur Lewis. karena Friedman mengulas teori kuantitas yang klasik. 3. Kalau efek-Keynes dapat mempengaruhi pasar uang.mempunyai berbagai variabel. sedangkan efek-Pigou mempengaruhi pasar barang. Aliran Supplyside Economics 1. berbagai penelitian dilakukan dan menemukan beberapa variabel yang mempunyai pengaruh pada konsumsi suatu masyarakat. tetapi ternyata bilangan k relatif stabil daripada pengganda permintaan terhadap uang. Dalam hal membandingkan kedua model itu (model Keynes dan Friedman). dan keperluan.

di mana ekonomi tidak dapat dikelola dari segi permintaan. kemudian keadaan itu dijumpai secara luas di negeri-negeri Asia. Teorinya adalah mengubah perilaku dengan rangsangan. Bahkan kebutuhan dalam negeri sebagian berasal dari impor yang relatif mahal. Pengelolaan ini diatur dari sisi permintaan pemerintah dikurangi penurunan pajak. return kekayaan meningkat. Gejala-gejala kejadian ekonomi 1960-an akhirnya secara nyata ditemukan pada tahun 1970an. bunga turun dan arus investasi bertambah. sedangkan impor relatif mahal dalam hal ini permintaan terhadap kenaikan upah tidak seperti pada pendekatan permintaan . Sistem ekonomi ini semula terdapat di Eropa masa klasik tetapi sektor subsisten mengecil. Keuntungan komparatif dapat dimiliki negeri ini. Tingkat upah subsisten itu ditentukan dengan kebutuhan minimum atau tingkat produktivitas rata-rata pada sektor pertanian. tetapi terdapat jumlah tenaga kerja berlimpah dengan tingkat upah subsisten. Investasi yang dilakukan di sektor kapitalis secara umum tidak meningkatkan upah. pendapatan naik. Sektor kapitaslis yang modern mempunyai tenaga kerja terampil. baik pajak-pajak pendapatan. barang-barang dapat diekspor. tetapi karena adanya proteksi maka persaingan dapat kalah dari negeri-negeri lain yang relatif mempunyai pasar bebas. dengan tingkat upah tinggi. maka pendapatan personal meningkat. produktivitas tinggi. Dengan menurunnya pajak. Dengan ekonomi yang efisien. maupun pajak perusahaan dan pajak kredit investasi. pendekatan kebijaksanaan yang menekankan sisi permintaan pun berakhir. Ekspor modal tentunya mengurangi pembentukan modal di dalam negeri. krisis energi. Pada sektor subsisten terjadi kelebihan tenaga kerja. Berbagai faktor yang bersifat struktural muncul yang tidak mungkin hanya dikelola secara makro melalui sisi permintaan. Produktivitas baik. Dua dekade tahun setelah Perang Dunia ke-2. Baby-boom tahun 1950-an. teknologi tradisional dengan tingkat upah yang rendah. Oleh karena itu. dan persoalan persediaan pangan merupakan masalah-masalah yang tidak dapat terselesaikan dengan pengelola ekonomi permintaan. maka dapat terjadi ekspor modal. kecenderungan konsumsi naik dengan kondisi ekonomi yang lebih efisien. regulasi ekonomi lingkungan hidup. namun lebih berarti dalam pembentukan laba dan laba ini sangat kecil yang diinvestasi kembali karena penanam modal mempunyai kepentingan di luar negeri. sedangkan di pihak lain tersebar luas sektor subsisten dengan produktivitas yang sangat rendah. 2. timbul gagasan untuk mengelola ekonomi dari sisi penawaran. 3.distribusi pendapatan dalam jangka panjang (distribusi personal).

karena tingkat akumulasi modal yang kecil. Di sini pun terdapat tiga variabel utama. Gejala itu menandakan menurunnya permintaan efektif keadaan itu berubah. Dengan demikian dapat terjadi ketidakstabilan dalam pertumbuhan. fungsi tabungan. tetapi unsur ketidakstabilan itu telah dihilangkan. di mana permintaan efektif bangkit kembali. maka muncul fenomena ekonomi yang lain di Amerika Serikat. setelah Amerika Serikat memasuki Perang Dunia ke-2. yang menyebabkan terjadinya kelebihan produksi atau kekurangan produksi. jika permintaan. dan fungsi investasi. Solow yang bertolak dari pemikiran ekonomi Neoklasik menyusun pula teori pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan teori produksi yang mengatasi kelemahan-kelemanah model Harrod-Domar. tabungan lebih besar dari investasi. karena pengeluaran pemerintah untuk membiayai perang dan industri senjata. pertambahan modal per kapita sama dengan jumlah tabungan per kapita dikurangi dengan jumlah pertumbuhan investasi per kapita. bahkan tingkat pertumbuhannya dapat lebih kecil dari tingkat pertumbuhan penduduk. yakni fungsi produksi. sedangkan tingkat investasi ditentukan oleh harapanharapan investor (pengusaha). Dalam model ini ada tiga fungsi utama. Karena persoalan-persoalan depresi ekonomi 1930-an telah teratasi. .efektif karena inflasi relatif rendah. 3. Dengan demikian. yakni untuk konsumsi dan untuk investasi. maka keadaan sebaliknya dapat terjadi. Teorinya berdasarkan 3 variabel utama. Teori Pertumbuhan Ekonomi 1. Artinya tingkat pertumbuhan yang direncanakan tidak sama dengan tingkat pertumbuhan yang aktual. 2. yakni tingkat pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh rasio tabungan dengan pendapatan dan rasio modal dengan tingkat pertambahan penduduk. Fungsi produksi dinyatakan dalam modal perkapita. dan tingkat pertumbuhan relatif tinggi. kemungkinan terjadi perangkap-pertumbuhan. muncullah hipotesis ekonomi dalam keadaan stagnasi. Output terbagi dua. Dengan demikian ekonomi terhindar dari stagflasi walaupun demikian. Harrod pada tahun 1939 telah menyusun model pertumbuhan ekonomi yang bertolak dari prinsip-prinsip yang dipakai Keynes. tingkat keseimbangan antara ketiga fungsi itu stabil yang sedang berkembang. Ada pertanda bahwa tingkat pertumbuhan penduduk menurun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->